SATLANTAS POLRES BLORA LAKUKAN KEGIATAN KINERJA ANEV

Kegiatan Kinerja Anev Di Ruang Rapat Mapolres Blora
Blora,- Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Blora giat mencegah dan memperkecil angka kecelakaan lalulintas (laka lantas) di jalan raya, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Blora maka Satlantas Polres Blora bekerja sama dengan stakeholder pemangku kepentingan laka lantas di wilayah Kabupaten Blora mengadakan rapat analisa dan evaluasi (ANEV) di tubuh Polri khususnya jajaran Polres Blora. di ruang Rapat Mapolres Blora. (09/12/2016) Kegiatan kinerja Anev tersebut melibatkan pihak-pihak terkait, diantaranya Satuan Lalu lintas Blora, Dinas Perhubungan, Bina Marga Kabupaten, Jasa Raharja dan Bina Marga Provinsi.
Kasat Lantas AKP. Febriyani Aer S.I.K. menjelaskan bahwa Satlantas Blora telah membuat program Cegah anak-anak mengendarai motor (Camot). Cegah anak-anak mengendarai motor pada usia dini sudah dimulai sejak 19 November 2016 lalu. Terus giat melaksanakan Sosialiasi ke 14 sekolah di Kabupaten Blora. Hal itu  dilakukan secara berkelanjutan terus menerus. “Dalam rapat koordinasi ini kami menganev semua faktor-faktor penyebab laka lantas di kabupaten  Blora. Salah satunya pelaku laka lantas yaitu usia produktif 16-25 tahun. Rapat melakukan mapping mulai dari struktur jalan, rambu-rambu, situasi dan kondisi jalan, dan situasi kondisi lingkungan jalan raya,” kata Kasat Lantas Polres Blora
Menurut Febriyani Aer, antisipasi yang sudah dilakukan satuan lalu lintas yaitu pendirian pos pantau rawan laka di jepon dan tawangharjo. Setiap hari dan jam-jam  tertentu petugas melaksanakan patroli rutin ke pos pantau tersebut. Bentuk kegiatannya adalah menganalisa dan mengevaluasi seluruh kegiatan yang berkaitan tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat agar pengguna jalan raya mentaati peraturan lalu lintas. “Ternyata rata-rata pelaku laka lantas terjadi pada anak-anak yang mengendarai motor di usia dini, hal ini sangat membahayakan karena anak-anak belum menguasai motor, kondisi jalan dan belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM), maka Satlantas Blora akan terus melakukan pembinaan ke Sekolah-sekolah secara berkesinambungan,” ujar AKP. Febriyani Aer. (adi sanrico) 
Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

Top ! Desa Bangowan Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik 2024 di Indonesia

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mulai melakukan penilaian dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (AD...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »