CPP Gundih Kembali Beroperasi, Pertamina EP Asset 4 Siap Penuhi Target Produksi 2020


Gundih - Pertamina EP Asset 4 Cepu Field akan kembali mengoperasikan fasilitas Central Processing Plant (CPP) Gundih pada Selasa, 29 September 2020. Pengoperasian CPP Gundih ini sebagai bagian untuk memenuhi target produksi di triwulan keempat tahun 2020.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Cepu Field Manager, Afwan Daroni.

"Dengan kembali beroperasinya CPP Gundih, kami optimis target produksi, khususnya gas, bisa terpenuhi pada akhir tahun 2020," ucapnya.

Afwan juga menyampaikan rasa syukur atas kinerja tim recovery CPP Gundih yang bekerja dengan baik meski dalam situasi pandemi Covid-19. Selama lima bulan, proses pemulihan fasilitas pengolahan CPP Gundih berfokus pada area Thermal Oxidizer (TOx), optimasi Biological Sulfur Recovery Unit (BSRU), dan Maintenance & Preservasi CPP Gundih serta beberapa area lainnya.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras dari seluruh tim recovery, CPP bisa beroperasi pada September. Pandemi tidak menjadi penghalang karena kami menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku," katanya

Secara terpisah, Asset 4 General Manager, Agus Amperianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas langkah-langkah perbaikan yang dilakukan oleh tim.

“Kerjasama tim sangatlah hebat, dari kejadian kebakaran yang cepat ditangani tanpa kendala hingga penyelesaian perbaikan kerusakan yang bisa bekerja dengan sigap, saya berikan apresiasi setinggi-tingginya,” jelasnya.

Agus berharap bahwa dengan normalnya operasional CPP Gundih dapat kembali menyalurkan gas untuk PT SPP, PLTGU Tambak Lorok Semarang, jaringan gas (jargas) PGN di Blora dan Semarang.

Secara umum produksi Pertamina EP Asset 4 hingga Agustus 2020 adalah 15.085 barel per hari dan 144,72 juta kaki kubik per hari untuk gas. Sementara, secara khusus Cepu Field ditarget 2020 untuk dapat memenuhi 2.006 barel per hari untuk minyak dan 60,56 juta kaki kubik per hari untuk gas. (Meg/Red)

Share:

Bupati Saksikan Penandatanganan Kerjasama Produksi Minyak PT.BPE Dengan Penambang Sumur Ledok


BLORA - Pada Rabu (30/09/2020), Bupati Blora H. Djoko Nugroho menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Produksi Minyak Bumi pada Sumur Tua di Lapangan Ledok, Kecamatan Sambong antara BUMD PT. Blora Patra Energi (BPE) dengan Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Timba Ledok.


 

Direktur Utama PT BPE, Christian Prasetya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pengajuan permohonan pengelolaan sumur minyak tua di lapangan Ledok oleh PT Blora Patra Energi (BPE) kepada Kementerian ESDM RI. Yang melalui proses panjang sejak 2017, dan pada akhirnya diberikan ijin kepada PT.  BPE untuk pengelolaannya.



“Berdasarkan ijin tersebut, maka PT BPE berinisiasi untuk mengadakan Perjanjian Kerja Sama Dengan Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Timba Ledok di Kantor Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Timba Ledok, dan ditandatangani oleh kedua belah pihak,” ucapnya.



Dalam hal pengelolaan sumur minyak tua ini, menurutnya PT. BPE juga berhasil meraih penghargaan di bidang produksi minyak terbaik sekaligus penerapan  Health Safety Security Environment (HSSE) terbaik dari PT Pertamina.



“Khusus untuk lapangan Ledok ini memiliki 196 titik sumur tua dengan 64 kelompok penambang. Dengan adanya kerja sama ini, maka para penambang akan memperoleh dana bagi hasil sebesar 77% dari penjualan minyak ke PT Pertamina. Selain itu, para penambang juga akan mendapat fasilitas asuransi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya.



Bupati Blora yang menyaksikan penandatanganan ini berharap agar Lapangan Ledok dapat berkontribusi lebih besar lagi bagi Kabupaten Blora.



“Semoga hasil perjanjian kerja sama ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga masyarakat Blora, khususnya Desa Ledok,” ujar Djoko Nugroho.



“Lapangan Ledok ini memiliki potensi minyak yang luar biasa. Setiap tahun produksinya terus meningkat. Periode Januari-Agustus 2020 telah menghasilkan lebih dari 6 juta liter. Semoga produksi tahun ini akan lebih tinggi daripada tahun 2019 yang lalu sebanyak 9 juta liter lebih,” harap Bupati Blora.



Untuk diketahui, Acara ini juga dihadiri oleh Camat Sambong, Kabag Perekonomian, dan Ketua KPRI Karya Sejahtera. Direncanakan, setelah perjanjian kerja sama ini, PT BPE juga akan melakukan Perjanjian Kerja Sama Dengan Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Tua di Lapangan Semanggi. (ADY/Red).

Share:

68 Pelanggar ProKes Di Kridosono Malam Hari Dikenai Sanksi Oleh Aparat Gabungan


BLORA - Setidaknya ada 68 pelanggar protokol kesehatan (Prokes) yang dikenakan sanksi sosial kerja bakti membersihkan lingkungan di sekitar lapangan Kridosono, Kabupaten Blora Jawa Tengah, saat aparat gabungan dari Satpol PP, Subdenpom, Kodim 0721 serta Anggota Polres Blora menggelar operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan, Selasa, (29/09/2020) malam tadi.


Operasi yustisi yang digelar malam hari tersebut dilakukan untuk mencegah pelanggaran protokol kesehatan seperti timbulnya kerumunan masyarakat ataupun penggunaan masker. Nampak petugas gabungan berjalan kaki berkeliling lapangan Kridosono mengecek satu demi satu angkringan ataupun pedagang kaki lima beserta para pengunjungnya, jika ditemukan warga yang berkerumun ataupun tidak memakai masker, maka petugas gabungan tersebut memberikan sanksi sesuai dengan Perbup No.55 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.


Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK melalui Kabag Ops Kompol Supriyo,S.Sos,M.Si mengungkapkan bahwa operasi yustisi akan terus digelar dengan waktu dan sasaran berbeda, dimana setiap hari tempat dan lokasi selalu berubah ubah. Kabag Ops menambahkan dalam operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan, yang dikedepankan adalah Satpol PP kabupaten Blora, namun demikian TNI Polri di Blora akan mendukung penuh pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut.


"Pandemi masih belum berakhir, dan tentunya sudah menjadi tugas kita bersama untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Blora, seluruh elemen masyarakat harus kompak, dan wargapun wajib patuh protokol kesehatan," ucap Kabag Ops.


Untuk diketahui, dalam operasi yang digelar malam hari tersebut petugas gabungan memberikan sanksi kepada 68 pelanggar protokol kesehatan, dimana pelanggaran didominasi oleh tidak memakai masker dan kepada pelanggar diberikan sanksi membersihkan lingkungan Kridosono dengan menggunakan rompi orange bertuliskan pelanggar protokol kesehatan. (ADY/Red)

Share:

Operasi Yustisi Di Pasar Pon Blora, Puluhan Pelanggar Prokes Dikenakan Sanksi Sosial


BLORA - Untuk mencegah penyebaran Covid-19 diwilayah kabupaten Blora Jawa Tengah, aparat gabungan Polres Blora, Satpol PP serta Kodim 0721/Blora terus menggelar operasi yustisi penegakkan Perbup No.55 Tahun 2020 diwilayah setempat.


Selasa, (29/09/2020) tim gabungan tersebut menggelar operasi yustisi di pasar hewan Blora atau pasar Pon Blora. Dalam kegiatan tersebut petugas gabungan menyisir los los pedagang serta tempat display hewan, jika ditemukan warga yang melanggar protokol kesehatan (Prokes) 

dikenakan sanksi sesuai aturan yang ada.


Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK melalui Kabag Ops Kompol Supriyo,S.Sos,M. Si mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dalam rangka penanganan Covid-19.


"Operasi Yustisi akan terus kita gelar, harapannya adalah untuk menekan sekecil mungkin penularan Covid-19 di Kabupaten Blora," ucap Kabag Ops Polres Blora.


Untuk diketahui, dalam operasi yustisi di pasar pon, sebanyak 34 warga pelanggar protokol kesehatan dikenakan sanksi sosial membersihkan lingkungan pasar dengan mengenakan rompi orange dengan tulisan "Pelanggar Protokol Kesehatan".


Salah satu pengunjung pasar pon, Mindar,  mengapresiasi kegiatan tersebut dirinya berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan untuk antisipasi Covid-19, dirinya menyadari bahwa masih ada warga yang belum memakai masker saat dipasar, dan dengan adanya sanksi dari petugas diharapkan masyarakat lebih tertib protokol kesehatan.


"Dengan sanksi dari petugas diharapkan warga lebih patuh protokol kesehatan, namun demikian harapan kami semua, semoga virus ini segera sirna, sehingga kegiatan bisa kembali normal," tutur Mindar. (ADY/Red)

Share:

Pelayanan Terhenti, Pegawai Disdukcapil Blora Jalani Tes Swab Covid-19


BLORA - Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Blora,  Jawa Tengah ditutup sementara. Pasalnya, para pegawai menjalani tes swab, Senin (28/09/2020). 


Ahamad Andru, warga Kunduran saat mau mengurus akte kelahiran terpaksa harus pulang kembali dengan adanya tes swab yang sedang dijalani para pegawai Disdukcapil.


“Katanya untuk sementara tutup, ada tes Swab untuk semua karyawan dan petugas disini," ucap  Ahmad Andri saat ditemui di depan kantor Disdukcapil.


Andri berharap untuk  secepatnya Disdukcapil bisa segera dibuka kembali untuk melayani masyarakat. Selama mematuhi protokol kesehatan dirinya mengatakan tidak takut dengan adanya virus corona.


Sementara itu, Plt. Dinas Kesehatan,  dr. Heny Indriyanti mengatakan ada satu pegawai Disdukcapil yang dinyatakan terpapar Covid-19. Untuk itu para pegawai Disdukcapil Blora  yang khususnya dibagian pelayanan semua menjalani tes swab, Senin (28/09/2020).


“Karna yang positif ini bertugas di bagian pelayanan, sehingga semua petugas dukcapil  yang ada dipelayanan depan semua dilakuan swab tes hari ini,” kata dr. Heny Indriyanti saat ditemui di ruang kerjanya.


dr. Heny juga menjelaskan  untuk hari Sabtu dan Minggu kemarin semua ruangan sudah di semprot dengan cairan disinfektan.  Untuk pelayanan sendiri ia menyarankan tetap dibuka dengan mengganti semua pegawai dibagian pelayanan dengan pegawai yang ada di Kecamatan saat ini.


"Untuk pelayanan tetap bisa dibuka,  Kepala Disdukcapil bisa meminjam tenaga yang ada di kecamatan untuk bisa membantu pelayanan yang ada di kantor dukcapil," Ungkap dr. Heny Indriyanti. (ADY/Red)

Share:

Antisipasi Maling Kayu, Polres Blora Intensifkan Patroli Hutan


BLORA - Untuk mencegah pembalakan liar, serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah kecamatan Kunduran Kabupaten Blora Jawa Tengah, Polsek Kunduran Polres Blora Polda Jateng intensif melakukan patroli hutan. Patroli digelar baik siang ataupun malam dengan lokasi yang berbeda.


Seperti yang dilakukan oleh satu regu Patroli Polsek Kunduran yang dipimpin oleh Kanit Sabhara Iptu Kumaidi, Senin, (28/09/2020) melaksanakan patroli ke wilayah hutan di dukuh Nglencong desa Botoreco, Kunduran.


Kapolsek Kunduran Iptu Lilik Eko Sukaryono,SH,MH mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mau under-estimate dengan situasi yang ada, untuk itulah meskipun ditengah tugas pengamanan Pilkada dan tugas kemanusiaan penanganan Covid-19, pihaknya tetap secara intensif menggelar patroli dihutan negara.


"Kita tidak mau underestimate, patroli hutan tetap berjalan intensif, dengan tujuan untuk menjaga kelestarian hutan negara," ungkap Iptu Lilik.


Lebih lanjut perwira Polri yang juga pembina Sekolah Sepak Bola (SSB) Bhayangkara FC Blora ini menguraikan bahwa, sebagian besar masyarakat Kunduran adalah petani, dimana dimusim kemarau seperti ini masih ada warga yang membuka lahan pertanian baru dengan cara membakar hutan, bahkan setelah membakar ditinggalkan begitu saja.


"Kami imbau warga untuk ikut aktif berperan menjaga kelestarian hutan, jika ditemukan warga yang melakukan pembalakan liar, ataupun membakar hutan, maka akan kita lakukan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang ada," tandas Kapolsek Kunduran. (ADY/Red)

Share:

Putusan MK, Judicial Review Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Untuk Blora


Jakarta - Sidang putusan atas permohonan Aliansi Masyarakat Sipil Blora (AMSB) terkait Judicial Review Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas (JR DBH Migas), pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sudah disampaikan dalam sidang MK hari ini senin 28 September 2020 pukul 12.03 WIB. 

 

Sidang ke 3 (pasca 2 sidang pendahuluan) menerangkan bahwa berdasarkan penilaian atas fakta dan hukum sebagaimana diuraikan di

atas, Mahkamah berkesimpulan:

[1] Mahkamah berwenang mengadili permohonan a quo;

[2] Para Pemohon tidak memiliki kedudukan hukum;

[3] Permohonan para Pemohon tidak dipertimbangkan.

                    

Amar Putusan

 

"Mengadili Menyatakan permohonan para Pemohon tidak dapat diterima," jelasnya.

 

MK menimbang  substansi permohonan a quo adalah berkenaan dengan pembagian dana bagi hasil di mana persoalan dana bagi hasil

tersebut merupakan hak daerah sehingga merupakan bagian dari persoalan hak

dan/atau urusan yang menjadi kewenangan daerah. Oleh karena itu, sesuai

dengan pertimbangan hukum Mahkamah di atas, maka pihak yang dapat

mengajukan permohonan pengujian norma yang dimohonkan pengujian oleh para

Pemohon adalah Pemerintah Daerah, bukan orang perorangan, kelompok orang,

kesatuan masyarakat hukum adat, badan hukum publik atau privat [Pasal 51 ayat (1) UU MK beserta Penjelasannya].

 

"Dengan demikian, para Pemohon tidak

memiliki kedudukan hukum untuk bertindak sebagai Pemohon dalam permohonan

a quo," tegasnya.

 

Sementara itu, Pengurus AMSB Seno Margo Utomo menjelaskan via whatsApp nya meski tidak puas dengan keputusan Majelis Hakim kami para pemohon menerima keputusan ini.  Dan kami akan terus melanjutkan perjuangan ini dg menyampaikan Putusan MK ini ke pemkab dan DPRD Blora.

 

Aliansi Masyarakat Sipil Blora (AMSB) sudah memulai perjuangan legal formal ini. Dan pihak majelis hakim dari awal sudah menanyakan kenapa Pemkab Blora tidak sebagai pemohon dalam JR ini.

 

"Pasca putusan ini pemkab dan DPRD bisa bijak dan  berkehendak untuk jadi pemohon dalam JR seri 2  nanti," harap AMSB. (ADY/Red)

Share:

Batik Corona Andalan DBM Banjir Pesanan

Batik Corona DBM
BLORA - Wabah Corona Virus Desease (Covid-19) menjadi inspirasi perajin Batik Difabel Indonesia di Kabupaten Blora menciptakan kain batik motif Corona, Gaung pun bersambut. Sejumlah pesanan terus berdatangan. Baik dari instansi pemerintah, anggota dewan, hingga para pecinta batik di Blora dan sekitarnya.

Ketua Difabel Blora Mustika (DBM) Abdul Ghofur mengungkapkan ide pembuatan batik motif Corona muncul dari keprihatinan penyandang disabilitas atas besarnya dampak wabah tersebut terhadap sejumlah kalangan. Tak terkecuali terhadap produksi batik Difabel Blora.

"Kita buat batik Corona ini karena kita ingin mengenang sejarah. Karena dampak dari Corona ini sungguh luar biasa. Tidak hanya Indonesia tapi dunia. Termasuk didalamnya penyandang disabilitas yang tidak bisa bekerja akibat wabah ini. Jadi kita ingin kenang sejarah itu, Bahwa ada wabah yang membuat seluruh perekonomian terdampak," kata Ghofur saat ditemui awak media di Sekretariat Batik Difabel Indonesia di Desa Kamolan, Blora, Jumat (25/09/2020).

Menurut Ghofur, Wabah Covid-10 yang sudah berlangsung 6 bulan membuat perajin batik difabel tidak lagi bisa bekerja. Bahkan tidak hanya batik difabel, sejumlah perajin batik lain di Blora pun sudah ada yang alih profesi.

"Kita cukup bersyukur mas, dengan membuat motif ini (Corona) kita bisa kembali bekerja. Banyak perajin batik lain yang sudah tidak produksi. Mereka pilih alih profesi karena tidak ada pesanan sama sekali," ungkapnya.

Batik, sambung Ghofur Difabel Indonesia dibuat oleh para penyandang disabilitas. Dalam sehari, mereka bisa mengerjakan lima sampai sepuluh motif kain batik.

"Kalau batik difabel ini kan sesuai namanya, yang buat penyandang disabilitas semua, ada yang amputasi kaki, amputasi tangan, polio dan sebagainya," sambungnya.

Sejak seminggu diproduksi, lanjut Ghofur  kini pesanan batik motif Corona sudah banyak dipesan. Setidaknya sudah ada 50 pesanan yang datang.

"Kemarin dari Jakarta pesan 6 sudah kita kirim. Sekarang ini pesanan dari instansi pemerintah kabupaten dan anggota dewan. Kita sangat mengapresiasi dukungan mereka terhadap pemberdayaan teman-teman disabilitas," ujar Ghofur.

Ghofur pun berharap kedepan banyak instansi lain yang memesan batik motif corona produksi difabel Blora.

"Kalau kita harapannya cuma satu, pesanan lebih banyak dan datang terus, agar temen-temen difabel tetap bisa bekerja dan berdaya," pungkasnya. (ADY/Red)
Share:

Perbaikan CPP Gundih Utamakan Aspek HSSE

BLORA – Pertamina Ekplorasi dan Produksi (EP) EP Asset 4 Cepu Field, terus berupaya melakukan perbaikan pada  Central Processing Plant (CPP) Gundih yang berlokasi di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora, Jawa Tengah.

“Kami terus bekerja, saat ini perbaikan CCP Gundih memasuki tahap instalasi Thermal Oil Heater  atau TOH,” terang Cepu Field Manager, Afwan Daroni, Jumat (25/09/2020).

Afwan Daroni melanjutkan, meski dalam situasi pandemic Covid-19 progres yang dilakukan timnya masih sesuai dengan rencana awal, dan segala upaya yang dikerlakan oleh tim masih on the track.

Meski demikian, kata Afwan, tidak menutup kemungkinan adanya langkah-langkah percepatan, namun dengan tetap mengutamakan aspek health, safety, security and environment (HSSE) atau kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Terpisah, General Manager Asset 4, Agus Amperianto, mengapresiasi progres perbaikan CPP hingga saat ini. Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan Management Walkthrought ke CPP Gundih.

"Seluruh tim yang terlibat dalam proses pemulihan CPP patut diapresiasi. Situasi pandemi tidak mengendurkan semangat dan upaya tim," kata Agus.

Prokes

Saat kunjungan lapangan ke CPP Gundih, Agus memastikan segala pekerjaan di lapangan sesuai dengan rencana awal, dan tetap memerhatikan protokol kesehatan (prokes).

Pekerjaan perbaikan fasilitas pengolahan gas di Blora tersebut, telah memasuki bulan keenam pascA terbakarnya  unit TOX. Jika sesuai target, CPP Gundih akan kembali beroperasi pada November 2020 depan, beber Agus Amperianto.

Perlu diketahui, pasca terbakarnya fasilitas Thermal Oxidizer (TOX) CPP Gundih, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora, Kamis (9/4/2020). Seluruh operasi shutdown (dimatikan) untuk stabilisasi, dan pendinginan seluruh fasilitas.

Terbakarnya unit TOX CPP Gundih itu, sempat membuat warga Blora selatan panik  akibat  kobaran api dan asap tebal dari proyek pengembangan gas Jawa (PPGJ) Gundih. Dampaknya suplai gas ke Tambaklorok Semarang terhento total.

Akibat kobaran api itu, sejumlah petugas di kompleks CPP Gundih sempat kalang kabut, bahkan sejumlah kendaraan bermotor harus diungsikan, dibawa keluar lokasi CPP. Warga merasa lega setelah kobaran api padam dan kondusif. (ADY/Red)
Share:

Petugas Gabungan Amankan Deklarasi Pilbup Blora 2020

Anjing Pelacak
BLORA - Ratusan personil gabungan yang terdiri dari 124 anggota Polres Blora, satu pleton Kodim 0721/Blora, satu pleton Satpol Pp serta petugas damkar melakukan apel pengamanan deklarasi Bersama Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Blora Tahun 2020 Aman Dan Sehat di jalan Halmahera depan kantor PKPRI Blora. Sabtu, (26/09/2020).

Apel personil gabungan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Kompol Drs. Joko Watoro. Dalam arahannya Wakapolres Blora mengungkapkan bahwa pengamanan Pilkada Tahun 2020 ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, dimana Pilkada Tahun ini digelar saat pandemi Covid-19 sehingga dalam pengamanan juga membutuhkan cara tindak yang berbeda. Dimana selain mengamankan jalannya kegiatan, aparat keamanan dituntut untuk memastikan jalannya setiap tahapan Pilkada 2020 menerapkan protokol kesehatan untuk antisipasi Covid-19.

"Selain memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, kita disini juga memastikan bahwa jalannya deklarasi hari ini menerapkan protokol kesehatan, sehingga aman dari Covid-19," ungkap Wakapolres.

Lebih lanjut Kompol Joko Watoro menambahkan bahwa dalam pengamanan hari ini Polres Blora bersama aparat gabungan akan melakukan pengamanan maksimal dimana untuk sementara jalan Halmahera dari perempatan trafight light Biandono hingga Perempatan Wisma Pratama di tutup karena digunakan untuk kegiatan.

"Kita tidak mau underestimate, pengamanan maksimal kita lakukan dengan harapan kegiatan berjalan aman dan bebas dari Covid-19," tandas Kompol Joko Watoro. (ADY/Red)
Share:

Perhutani Bersama Polri Gelar Simulasi Penanggulangan Kebakaran Hutan Jati Randublatung

Simulasi Penanganan Karhutla
Perhutani Dan Polisi Randublatung
BLORA - Bertempat di hutan petak 40 RPH Kedungringin BKPH Ngliron KPH  Randublatung, Perhutani bersama Kepolisian Sektor  (Polsek) Randublatung Polres Blora Polda Jateng  menggelar pelatihan dan simulasi penanggulangan kebakaran hutan (23/09/2020)

Hal ini dilakukan oleh Perhutani KPH  Randublatung dalam rangka pencegahan dan penangulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Randublatung ketika musim kemarau seperti saat ini.

Kegiatan tersebut di hadiri dan diikuti oleh Administratur Perhutani KPH Randublatung Achmad Basuki, Anggota Polsek Randublatung Bripka Munadi, para petugas lapangan Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH)  dan Satgas Karhutla Desa Ngliron Kecamatan Randublatung.

Menurut Achmad Basuki yang memimpin apael mengatakan pada setiap musim kemarau sangat rawan sekali terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan baik yang terjadi karena alam maupun akibat ulah manusia, sehingga diperlukan upaya-upaya sedini mungkin baik sebelum, saat kejadian dan setelah kejadian seperti yang kita lakukan pelatihan penanggulangan karhutla saat ini.

"Penaganan karhutla harus dilakukan secara terkoordinasi dan kerjasama terpadu antara Perhutani, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat,” tegas  Administratur Perhutani KPH Randublatung.

Sementara itu, Bripka Munadi Babinkamtibmas Desa Nggliron andalan Polsek Randublatung Bersama Perhutani bersemangat dan merasa bangga bisa terlibat dalam kegiatan pelatihan dan simulasi Karhutla kali ini.

“Kami merasa bangga bisa terlibat dalam kegiatan pelatihan dan simulasi Karhutla, ini adalah merupakan kewajiban kami sebagai anggota Polri dalam rangka pengabdian kami kepada masyarakat dan lingkungan,” ujar Bripka Munadi. (ADY/Red)
Share:

Perhutani Randublatung Latih LMDH Dan Mandor Tanam Jati Plus

BLORA - Menjelang musim tanam tahun 2020 mulai Nopember hingga  Desemser,  Perum Perhutani KPH Randublatung menyelenggarakan penyegaran pembuatan tanaman kehutanan bagi para Mandor tanam dan anggota LMDH di hutan petak 40 RPH Kedungringin BKPH Ngliron. (23/09/2020).

Administratur Perhutani KPH Randublatung Achmad Basuki menjelaskan bahwa
Kegiatan tersebut   dilakukan dengan mentaati protokol kesehatan covid-19, dan ini bertujuan untuk meningkatakan kapasitas sumber daya manusia yang menangani di bidang tanaman di Perhutani KPH Randublatung bersama  anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sebagai mitra Perhutani dalam membangun hutan.

"Sehingga pada saatnya sudah mulai turun hujan kegiatan penanaman bisa berjalan dengan baik untuk menuju Perhutani sukses tanaman," kata Administratur Perhutani KPH Randublatung.

Pada kegiatan pelatihan ini, sambung  Achmad Basuki para peserta diingatkan kembali bagimana tehnik - tehnik pembuatan tanaman mulai dari persiapan, pembuatan larikan, pemasangan acir, membuat lobang tanam dan lain lain, yang dilakukan dengan teori dan dilanjutkan dengan praktek lapangan.

"Para petugas tanaman (Mandor Tanam) Perhutani dan anggota LMDH harus menguasai tehnik-tehnik pembuatan tanaman kehutanan," jelas Achmad Basuki.

“Saya ingatkan kembali kepada para mandor tanam dan LMDH, dalam pembuatan tanamaman harus betul-betul menerapkan tehnik yang benar serta semangat dan dedikasi yang tinggi,  hal ini sangat penting dilakukan karena keberhasilan tanaman yang dibuat tergantung pada dedekasi dan kemampuan tehnis dari para mandor tanam.

"Termasuk LMDH sekarang harus juga menguasai bagaimana cara pembuatan dan tehnik – tehnik yang harus dilakukan dalam pembuatan tanaman kehutanan, karena dalam pelaksaanaan Perhutanan Sosial para masayarakat / LMDH wajib untuk membuat tananaman kehutanan disamping tanaman polowijo dalam petak Perhutanan Sosial”. Ujar Administratur Perhutani KPH Randublatung.

Sementara itu, Sutrimo (39th) Ketua LMDH Wana Sumber Rejeki Desa Bangklean kecamatan Jati mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat kedepan, agar para anggota lebih menguasai bagaimana cara pembuatan dan tehnik – tehnik yang harus dilakukan dalam pembuatan tanaman kehutanan.

“Kami sangat terima kasih sekali kepada Perhutani Randublatung atas di selenggarakan pelatihan ini, sekarang kami mengetahui bagaimana tahapan pembuatan tanaman yang baik dan benar," ucap Sutrimo.

Untuk diketahui, hadir pada acara tersebut Administratur Perhutani KPH Randublatung Achmad Basuki, Wakil Administratur Mugni, Nara sumber penyegaran adalah Kasi Pengelolaan Sumberdaya Hutan dan Lingkungan (PSDHL) Yosep Todeng dan Kasi Perencanaan Pengembangan Bisnis (PPB) Lukman Jayadi, sedangakan peserta penyegaran adalah 45 Orang dari unsur Mandor Tanam, 34 orang dari anggota LMDH. (ADY/Red)
Share:

Bupati Blora : Pencegahan Stunting Harus Tetap Dilakukan Meski Pandemi Corona

BLORA - Bupati Blora H.  Djoko Nugroho pada Rabu siang (23/09/2020), menghadiri acara Advokasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Dalam Pencegahan Stunting, yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Henny Indriyanti,M.Kes dalam laporannya menyampaikan kepada Bupati bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak usia balita. Yang mana Kabupaten Blora merupakan salah satu kabupaten locus stunting di Jawa Tengah.

“Sedangkan menurut data dari Tim Nasional Penanggulangan Kemiskinan di Blora sendiri terdapat 10 (sepuluh) desa lokus stunting yaitu Desa Jetak, Klokah, Adirejo, Patalan, Temurejo, Bangowan, Sumberpitu, Cabean, Getas dan Kapuan,” ucap dr. Henny.

Sedangkan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2013 prevalensi balita stunting di Kabupaten Blora menurutnya sebesar 55,1%, kemudian Riskesdas tahun 2018 turun menjadi 32,86%.

Lalu hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2017 menunjukkan bahwa balita stunting di wilayah Kab Blora sebesar 34 %. Sedangkan dari hasil penimbangan serentak yang dilakukan oleh Puskesmas se Kabupaten Blora tahun 2017 sebesar 15,5 % turun menjadi 8,3 % di tahun 2018 dan turun menjadi 8.2 % di tahun 2019.

“Kunci keberhasilan pencegahan stunting terletak pada perbaikan gizi dan tumbuh kembang anak. Sesuai dengan strategi nasional pencegahan stunting ada 5 (lima) pilar percepatan pencegahan stunting yaitu Komitmen dan visi kepemimpinan; Kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku; Konvergensi, Koordinasi, dan konsolidasi program pusat, daerah, dan Desa; Gizi dan ketahanan pangan; serta Pemantauan dan evaluasi,” terangnya.

Masih menurut dr. Henny, strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Pencegahan stunting bertujuan untuk pertama meningkatan kesadaran masyarakat dan mengubah perilaku kunci yang berpengaruh pada faktor risiko stunting, melalui strategi komunikasi perubahan perilaku dan kedua diterbitkannya regulasi/kebijakan di tingkat Kabupaten terkait komunikasi perubahan perilaku dalam pencegahan stunting diikuti regulasi/kebijakan ditingkat Kecamatan.

Dalam acara yang dihadiri para OPD terkait, Camat dan Kepala Puskesmas ini, Bupati menekankan pentingnya pencegahan stunting agar tetap dilakukan meskipun saat ini di Blora sedang mengalami pandemi Covid-19.

“Bangsa kita saat ini sedang mengalami betapa susahnya situasi kondisi pandemi, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai P. Rote banyak yang berteriak-teriak agar Pilkada serentak ditunda. Semakin ditunda pemerintah semakin susah, karena harus diisi oleh Plt yang terbatas kewenangannya. Mau sampai kapan ditunda? Corona mau berakhir kapan juga tidak ada yang tahu. Dan, ada pula yang berpendapat untuk tetap dijalankan. Semuanya mempunyai alasan dan pendapat yang masuk akal ditengah pandemi ini. Betapa luar biasa nya bangsa kita. Jadi apapun keputusan pemerintah harus kita dukung,” ungkap Bupati.

Sementara itu, menurut Bupati situasi kondisi di Kabupaten Blora juga sama susahnya seperti kekeringan, Pilkada, dan Covid-19. Menurutnya ini merupakan kompleksitas yang sungguh luar biasa.

“Jangan dianggap enteng kondisi ini. Namun ada yang aneh antara perilaku dengan ketakutan, masyarakat kita itu aneh. Mereka begitu cuek tapi begitu ada tetangga atau kerabat yang kena mereka menjadi panik bahkan nyatru, dikucilkan. Covid itu ada dan nyata. Di Blora sudah 26 yang jadi korban,” tegas Bupati.

“Dalam keadaan normal saja, Blora yang stunting banyak. Apalagi pandemic seperti ini. Kemarin OPD-OPD fokus dalam penanganan Covid, dan dalam keadaan normal saja, yang nikah dibawah umur juga banyak, alasannya beraneka ragam, inilah yang bisa memicu terjadinya stunting. Kita harus bisa merumuskan cara jitu untuk berkomunikasi dengan masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam acara tersebut juga hadir Rita Ultrajani, SKM,M.Kes , Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sebagai narasumber acara. (ADY/Red)
Share:

Kepala Puskesmas Ngroto Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Ikut Berduka Cita
BLORA - Satu lagi tenaga medis di Kabupaten Blora meninggal dunia akibat Covid-19. Kali ini menimpa  Kepala Puskesmas Ngroto Kecamatan Cepu, bernama Nuryanta.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Henny Indriyanti mengatakan, Pasien meninggal dunia pukul 00.30 wib dini hari tadi. Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit dr Moewardi Solo setelah mendapatkan perawatan isolasi.

"Iya mas, semoga almarhum Khusnul Khotimah. Meninggal hari ini 00.30 wib," kata Henny melalui pesan singkat, Rabu (23/09/2020).

Henny mengungkapkan untuk pemakaman akan dilakukan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti Kecamatan Randublatung.

"Dimakankan di TMP Randublatung," jelas Henny.

Sementara itu, Dihubungi terpisah, Wakil Bupati Blora Arif Rohman mengucapkan duka cita atas meninggalnya satu lagi tenaga medis di Kabupaten Blora.

"Iya mas, setelah pak Hery, satu lagi tenaga medis kita yang meninggal dunia. Almarhum adalah perawat. Saat ini bertugas di Puskesmas Ngroto Cepu. Ini saya perjalanan ziarah ke TMP Randublatung," kata Arif Rohman.

Arif menjelaskan juga sempat mengirimkan pesan terakhir almarhum saat masih menjalani perawatan di rumah sakit Cepu, Blora.

"Assalamualaikum Wr Wb. Yang saya hormati Bapak Ibu semuanya, Ibu Plt Kadin, Para Kabid, Kasi dan staff DKK dan Bapak Ibu Kepala Puskesmas beserta staff. Disini perlu saya sampaikan, Saya mohon maaf yang sebesar besarnya. Saya menyatakan diri sebagai suspek/ODP, saat ini sedang isolasi di RSU Cepu sampai hasil swab keluar. Kondisi saya saat ini demam tinggi, gak mau makan, badan sangat lemah. Bila masih diberi umur panjang saya mohon doanya. Dan apabila sudah waktunya mudah-mudahan diberi akhir yang Khusnul Khotimah. Amin yra," ucapnya. (ADY/Red)
Share:

Polres Blora Bersama Perhutani Gencar Patroli Hutan Negara

Patroli Hutan Negara
BLORA - Untuk antisipasi pembalakan liar serta kebakaran hutan dan lahan, aparat gabungan yang terdiri dari Polsek Jiken Polres Blora, bersama perhutani setempat menggelar patroli gabungan blusukan hutan negara di wilayah kecamatan Jiken, Rabu, (23/09/2020)

Patroli diawali di titik kumpul bersama di Pos Perhutani Cabak selanjutnya di lanjutkan dengan menyisir hutan di sepanjang jalur kecamatan Jiken hingga perbatasan kecamatan Sambong.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK melalui Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi,SH,MH mengungkapkan bahwa patroli hutan intensif dilakukan baik siang maupun malam untuk antisipasi pembalakan liar dan kebakaran.

Untuk patroli hutan itu sendiri, Kapolsek sengaja menggandeng perhutani dengan tujuan agar patroli lebih maksimal dan tepat sasaran, karena tentunya Perhutani yang punya wilayah, lebih memahami dan hafal situasi hutan setempat.

"Kita gandeng perhutani yang sudah hafal situasi, sehingga lebih maksimal dan tepat sasaran," beber Kapolsek.

Selain melakukan patroli petugas gabungan juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar hutan untuk tidak membakar hutan saat membuka lahan pertanian baru, apalagi setelah membakar ditinggalkan begitu saja, karena jika merembet dan meluas maka akan dikhawatirkan menimbulkan kebakaran.

"Kami imbau kepada warga apabila membuka lahan pertanian baru, jangan sampai membakar lahan dan hutan karena berbahaya," tandas Kapolsek.

Kapolsek menegaskan apabila ada warga yang tertangkap melakukan pembalakan liar ataupun membakar hutan, maka pihaknya akan memberikan tindakan sesuai dengan aturan yang ada.

"Jika ada yang tertangkap melakukan pembalakan liar atau membakar hutan, maka akan kita berikan tindakan tegas sesuai aturan," pungkas Kapolsek. (ADY/Red)
Share:

Limbah Medis Covid-19 Blora Capai 369 Ton, Wow...!!!

Limbah Medis Covid-19
BLORA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora menyebut jumlah konsumsi limbah medis Covid-19 saat ini telah mencapai 369 ton. Limbah tersebut berasal dari seluruh Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Blora.

"Sampai bulan Agustus kemarin sudah hampir sama atau melebihi jatah tahun 2019 sebelum ada Covid-19. Jumlahnya sekitar 369 ton. Sekitar itu. Jadi tengah tahun itu hampir sama satu tahun kemarin" ucap Kadinas DLH Dewi Tedjowati kepada wartawan, Selasa (22/09/2020).

Dewi mengungkapkan, selama ini penanganan limbah B3 medis Covid-19  dilakukan oleh masing-masing rumah sakit ataupun puskesmas. Hal ini disebabkan pihaknya tidak memiliki anggaran untuk penanganannya.

"Kami sudah menyiapkan tempat khusus di masing-masing lokasi Covid itu. Cuma untuk pengangkutan dan pemusnahan kita titipkan kepada Rumah Sakit maupun Puskesmas. Karena kita tidak punya anggaran transportasi dan sebagainya. Dan terlalu jauh kalau dihandle DLH," jelasnya.

Kadinas DLH mengatakan limbah medis Covid-19 masuk dalam kategori Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) medis. Sehingga penanganannya tidak bisa dilakukan sembarangan.

"Kalau untuk limbah B3 itu apakah punya industri atau Rumah Sakit itu semuanya dilakukan oleh pihak ketiga yang memiliki ensenelator. Tapi yang sudah berijin. Transporternya pun juga harus yang sudah berijin. Jadi nanti diangkut dan diserahkan pihak ketiga yang pemusnah limbah" ungkapnya.

Lebih lanjut Dewi mengungkapkan, Pemusnahan limbah B3 medis biasanya dilakukan sebulan sekali. Rumah Sakit maupun Puskesmas akan memilih menyimpan dulu limbah tersebut di tempat khusus yang sudah mereka sediakan.

"Saya tidak tahu kontraknya antara perusahaan dengan pihak Rumah Sakit. Tapi masing-masing Rumah Sakit dan Puskesmas sudah punya tempat penyimpanan sementara. Itu mereka simpan disitu nanti satu bulan mereka angkut. Karena mereka tidak bisa ambil sedikit-sedikit, karena mahal," pungkasnya. (WN/Red)
Share:

Rakernas Daring, Blora Raih Penghargaan Capaian 5 Kali WTP

Bupati Blora Rakernas Secara Daring
BLORA - Bupati Blora, H.  Djoko Nugroho pada Selasa siang (22/09/2020) menghadiri Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 secara daring dari Ruang Rapat Bupati.

Rakernas ini diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, dan dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Dalam rangka penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, tetap harus memperhatikan prinsip transparansi dan akuntabilitas.


Sri Mulyani Indrawati meminta laporan keuangan APBN/APBD dapat dijalankan dengan baik, transparan, dan akuntabel.

Melalui Rakernas dengan tema: “Tantangan akuntabilitas keuangan negara di dalam penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi”, Sri Mulyani Indrawati berharap dapat meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada Kabupaten Blora yang telah meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) minimal 5 kali berturut-turut atas penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah sejak 2015.

Bupati Blora meminta semua OPD di Kabupaten Blora dapat menjalankan arahan yang sudah disampaikan oleh Menteri Keuangan.

“Hal ini penting agar nama Blora di bidang pengelolaan dan pelaporan keuangan tetap baik, mengingat selain sudah mendapatkan WTP 5 kali berturut-turut, kita juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat terkait pelaporan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19,” terang Djoko Nugroho.

Rakernas secara virtual ini juga dihadiri oleh Sekda, Inspektur, Asisten Administrasi Umum,  Kepala BPPKAD, dan Kepala Bappeda Kabupaten Blora. (ADY/Red)
Share:

Geram Geruduk kejari Blora, Terkait Dugaan Kasus - Kasus Sempat Mandeg

Kejari Blora
BLORA – Hampir selama  40 menit perwakilan Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) beraudiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora guna menanyakan kasus-kasus yang "ngendon" cukup lama, Senin (21/9/2020) dimulai sekira pukul 11:00 WIB.

“Aksi ini kami lakukan guna menepis dugaan bahwa terjadi 86 atau istilahnya jual beli kasus yang menerpa kami beberapa waktu lalu selaku pihak yang mengadukan atau melaporkan ke Kejaksaan Negeri Blora,” kata Eko Arifianto, Koordinator Geram.

Walaupun tidak bisa bertemu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Blora langsung, namun 6 orang perwakilan Geram ditemui oleh Kasi Intelijen sekaligus Humas Kejaksaan Negeri Blora Muhammad Adung, SH.

“Ya, setelah sempat adu argumen soal administrasi,  audiensi kita saling evaluasi dan memberikan masukan mengenai penanganan kasus yang ada,” ujar Eko.

Menambahi cerita Eko, Juru Bicara Gerakan Rakyat Menggugat Seno Margo Utomo mengatakan bahwa kedatangan Geram lebih lanjut ingin mempertanyakan proses dan progress penanganan kasus-kasus paska pelaporan yang sempat mandeg selama 3 bulan kemarin karena ada wabah Covid-19.

“Ini adalah salah satu bentuk dukungan kita pada Kejaksaan Negeri Blora. Kita akan commit apabila nanti ada temuan baru terkait penyelidikan dan penyidikan. Intinya mau dibuat transparan,” jelasnya.

Sementara itu, Muhammad Adung, SH selaku Kasi Intel yang merangkap Humas Kejari menyatakan hingga saat ini proses hukum yang ada masih tetap berjalan.

“Memang cukup lama, karena kemarin ada perintah dari pusat di bulan Maret-April-Mei untuk tidak melakukan pemeriksaan. Pertimbangan waktu itu Covid-19 memang lagi ramai-ramainya. Kita lagi kerja sekarang. Ini masih berjalan. Saya gak main-main. Saya fair orangnya. Kalau memang di situ ada tindak pidana saya akan lanjutkan,” tegas Adung.

Menurut Kasi Intel Kejari Blora, semua proses hukum yang ditangani Kejaksaan Negeri Blora saat ini berjalan sama.

“Cuma media tidak ada yang nanya terkait kasus RSUD Blora. Saya gak mau 86. Saya gak ada beban di Blora. Saya gak akan main-main kalau di sini. Reputasi pangkat saya dan jabatan. Gak peduli saya siapa dia?. Saya mau dipindah ke Papua gak peduli, kalau ada kaitannya dengan pejabat-pejabat itu. Tapi saya minta teman-teman fair juga sama saya. Hari ini saja kita melakukan pemeriksaan dua orang Kasubag Keuangan RSUD Blora,” ungkap Adung.

Untuk diketahui, beberapa komitmen tercapai dalam pertemuan tersebut, diantaranya Kejaksaan Negeri Blora tetap melanjutkan proses penanganan kasus-kasus hukum di Kabupaten Blora, seperti kasus pungli RSUD dr R Soetijono Blora, kasus jual beli kios Pasar Cepu, kasus kunjungan kerja (kunker) fiktif DPRD Blora dan dugaan korupsi Desa Pilang.

Selain itu akan dilakukan pengungkapan tersangka kasus di ranah elite dan tidak hanya di level bawahan saja, serta akan segera dilakukan ekspose kasus-kasus hukum di Blora dengan menyiapkan transparansi progress setiap kasus yang akan di-publish ke media massa. (ADY/Red)
Share:

Wakil Bupati Blora Pamitan, Cuti Pilkada Blora 2020

Arief Rohman Berpamitan
BLORA - Berkenaan dengan tahapan Pilkada 2020, Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, M.Si yang mencalonkan diri sebagai Calon Bupati, pada Senin pagi (21/09/2020), berpamitan dengan para ASN/PNS di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Blora.

Dengan berjalan kaki diikuti ajudannya dari rumah dinas yang berjarak sekitar 100 meter, Arief Rohman, memasuki halaman Setda disambut Sekda Komang Gede Irawadi, SE, M.Si dan sejumlah ASN.

Acara dilanjutkan dengan apel pagi yang dipimpin oleh Wakil Bupati. Dalam kesempatan itu, di depan seluruh peserta apel pagi, Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si mengapresiasi kerja keras seluruh ASN Kabupaten Blora meskipun sedang dalam kondisi sulit, di tengah pandemi Covid-19.

“Tetap semangat teman-teman ASN Kabupaten Blora. Tetap jaga kesehatan karena pandemi ini belum usai. Kami berpesan agar seluruh tugas bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar pelayanan masyarakat tetap berjalan,” ucap H. Arief Rohman, M.Si.

Selanjutnya, Wakil Bupati yang akan maju sebagai Calon Bupati Blora berpasangan dengan Tri Yuli Setyowati, ST, MM sebagai Calon Wakil Bupati nya ini, Arief Rohman mohon diri, pamit karena harus menjalani cuti untuk tahapan Pilkada Blora 2020.

“Yang kedua kami secara pribadi ingin pamit dan mohon diri untuk melaksanakan cuti selama mengikuti tahapan Pilkada, tanggal 23 September nanti sudah penetapan calon, kemudian 24 pengundian nomor urut dan masa kampanye dimulai 26 September hingga 5 Desember 2020. Sehingga kami akan cuti sebagai Wakil Bupati hingga Desember nanti,” tambah Arief Rohman.

“Kami mohon doanya semoga pelaksanaan Pilkada Blora 2020 nanti berjalan lancar. Ketiga pasangan calon yang sudah mendaftar semuanya mempunyai niat baik untuk membangun Blora. Sebagai ASN atau PNS, kami berpesan agar jenengan semua bisa menjaga netralitas dan professional,” sambungnya.

Usai apel pagi, Arief Rohman melakukan ramah tamah dan dialog dengan Sekda, para Asisten Sekda, dan para Kepala Bagian di lingkungan Setda Blora. (ADY/Red)
Share:

Polres Blora Launching Kendaraan Tim Tindak Covid-19

Kapolres Bersama Kasatlantas Lounching Kendaraan Tim Tindak Covid-19
BLORA - Berbagai upaya terus dilakukan oleh Kepolisian Resor (Polres)  Blora Polda Jawa Tengah untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Blora. Selasa, (22/09/2020) maka Polres Blora launching Kendaraan Tim Tindak Covid-19 di halaman belakang Mapolres.

Lauching Kendaraan Tim Tindak Covid-19 Yang di rangkaikan dengan pemberian hadiah kepada peserta ujian SIM terbaik dalam rangka HUT Lalu lintas Bhayangkara ke-65 tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kompol Drs.Joko Watoro, Pejabat Utama Polres Blora, Para Kanit/Kasi serta perwira staf dan  perwakilan anggota.

Dalam Launching Kendaraan Tim Tindak Covid-19 tersebut, dihadirkan kendaraan dinas patroli dari tingkat Polres hingga Polsek Jajaran.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan berpesan agar Satlantas semakin meningkatkan pelayanan yang baik untuk masyarakat.

"Semoga satuan lalu lintas semakin sukses dan bisa bermanfaat dalam memberikan pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat," ucap Kapolres Blora.

Selanjutnya Kapolres membeberkan
bahwa hari ini Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65 Tahun 2020 sekaligus di launching Kendaraan Tim Tindak Covid-19 Polres Blora, dimana sesuai dengan perintah Kapolda, bahwa seluruh kendaraan dinas kepolisian adalah kendaraan Tim Tindak Covid-19. Jadi setiap ada kegiatan penanganan Covid-19, Polres Blora bersinergi dengan Satpol PP, TNI dan instansi terkait lainnya bersama - sama menggelar operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan sesuai dengan Inpres No. 06 Tahun 2020 serta Perbup No. 55 Tahun 2020.

"Bahwa Polri selaku penjaga keamanan, harus berperan aktif dalam tugas kemanusiaan penanganan Covid-19, tentunya bersinergi dengan Jajaran Kodim 0721 serta Pemkab Blora," tandas Kapolres Blora.

Lebih lanjut, Kapolres menguraikan bahwa sampai saat ini pandemi Covid-19 masih ada, namun demikian agenda kegiatan masyarakat terus berjalan, baik kegiatan ekonomi maupun politik, yaitu Pilkada serentak 2020. Untuk itu anggota harus selalu waspada terutama dalam penerapan protokol kesehatan, untuk antisipasi penyebaran Covid - 19.

"Tugas kedepan semakin berat, yaitu pengamanan Pilkada dalam situasi pandemi Covid-19, untuk itu anggota harus tetap semangat, tidak usah gusar, niati tugas dengan ibadah. Semoga tugas kemanusiaan yang kita laksanakan menjadi ladang amal bagi kita semua," pungkas Kapolres Blora. (ADY/Red)
Share:

Di Blora, BI Sosialisasikan Uang Edisi Khusus Rp.75.000,-

Uang Pecahan Rp.75.000,-

BLORA - Bupati Blora H. Djoko Nugroho meluncurkan (launching) penggunaan aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Bank Indonesia bersama Bank Jateng untuk transaksi pembayaan pajak daerah dan PBB P2.

Launching dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, dengan dihadiri Kepala OPD terkait, para Camat dan kalangan perbankan, Senin (21/09/2020) lalu.

Acara ditandai dengan penekanan tombol digital di video wall oleh Bupati, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, serta Direktur Operasional dan Digital Banking Bank Jateng.

Dalam sambutannya,  Djoko Nugroho mengapresiasi pelaksanaan launching Aplikasi QRIS Pajak Daerah dan PBB P2 di Kabupaten Blora, kerjasama Bank Indonesia, Bank Jateng dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, yang dilanjutkan dengan penukaran Uang Pecahan Khusus (UPK) Rp 75.000,-. (tujuh puluh lima ribu rupiah) edisi kemerdekaan RI ke-75.

“Ini acara yang luar biasa. Terimakasih BI dan Bank Jateng yang sudah banyak membantu kita dalam menyukseskan pembangunan dan perekonomian kita. Kegiatan ini berkualitas, semuanya menggunakan kartu non-tunai, Blora top," kata Bupati Blora.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andry Prasmuko, berterimakasih kepada seluruh jajaran Pemkab Blora karena dalam tempo waktu yang singkat setelah Sekda mengikuti sosialisasi QRIS ternyata ditindaklanjuti dengan cepat.

“Ini pertama kalinya kami datang ke Kabupaten di Jawa Tengah untuk melaunching QRIS ini. Ini adalah salah stau alternative pembayaran non-tunai,” kata Andry.

Usai launching, dilanjutkan Penukaran Uang Pecahan Khusus (UPK) Rp75.000,00 dari Perwakilan BI Jawa Tengah sebanyak 2131 lembar kepada Pemkab Blora melalui PD BPR Blora Arta.

Untuk diketahui, uang pecahan edisi khusus Rp75.000,00 ini akan dibagikan kepada seluruh ASN yang sudah memesan sesuai identitas KTP. (WN/Red)
Share:

12 Orang Terjaring Razia Disiplin Prokes Di Pasar Bogorejo

Pelanggar Prokes
BLORA - Aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Anggota Posmil serta Polsek Bogorejo Polres Blora menggelar operasi yustisi penegakkan disiplin protokol kesehatan (Prokes) di pasar Karang Kecamatan Bogorejo, Selasa, (22/09/2020).

Operasi yustisi tersebut digelar dalam rangka menegakkan Inpres No.06 Tahun 2020 serta Perbup No. 55 Tahun 2020 Tentang penegakkan disiplin protokol kesehatan dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid - 19.

Nampak petugas gabungan mengecek para pedagang serta pengunjung pasar, jika ditemukan warga yang melanggar protokol kesehatan, maka dikenai sanksi sesuai aturan yang ada.

Kapolsek Bogorejo AKP Markus mengungkapkan bahwa dalam kegiatan tersebut petugas memberikan sanksi kepada 12 warga.

"Kita temukan 12 warga yang melanggar protokol kesehatan dan pelanggaran di dominasi tidak memakai masker," ungkap Kapolsek.

Kepada pelanggar protokol kesehatan tersebut dikenakan sanksi untuk kerja bakti membersihkan lingkungan pasar. Suyati, salah satu pedagang pakaian di pasar Karang mengaku kaget dengan kedatangan petugas gabungan secara tiba tiba. Dirinya menjelaskan bahwa sebagian besar pedagang di pasar karang telah tertib dan memakai masker.

"Kaget tadi, ternyata operasi masker, untuk pedagang di pasar karang sudah tertib, namun kadang masih ada pembeli yang tidak memakai masker," tutur Suyati.

Untuk diketahui, operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan akan terus digelar diseluruh wilayah Kabupaten Blora, dengan tujuan utama untuk mewujudkan kegiatan perekonomian yang aman dan bebas dari Covid-19. (ADY/Red)
Share:

TNI Polri Dan Satpol PP Masuk Pelosok Desa, Razia Prokes Untuk Cegah Covid-19

Sanksi Bersih2 Pelanggar Prokes
BLORA - Berbagai upaya terus dilakukan oleh aparat gabungan di Kabupaten Blora Jawa Tengah, untuk menekan seminimal mungkin penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten perbatasan Jawa Tengah dengan  Jawa Timur tersebut.

Dengan diberlakukannya sanksi Perbup No. 55 Tahun 2020, petugas gabungan Satpol PP, Kodim 0721, serta Polres Blora bersama instansi terkait lainnya gencar menggelar operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan (Prokes), bukan hanya dalam kota atau pusat keramaian saja, namun razia protokol kesehatan juga dilakukan hingga pelosok desa.

Seperti yang dilakukan di wilayah kecamatan Jepon, dimana petugas gabungan dari Satpol PP, Koramil serta Polsek Jepon, Senin, (21/09/2020) menggelar razia protokol kesehatan di kawasan jalan Jepon - Turirejo.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK melalui Kapolsek Jepon Iptu Supriono,SH,MH mengungkapkan bahwa razia protokol kesehatan hari ini digelar di dua titik yaitu di kawasan pasar kambing kelurahan Jepon serta di pertigaan desa Turirejo. Mengenai dipilihnya dua lokasi tersebut, Kapolsek mengatakan bahwa lokasi pasar kambing dan pertigaan desa Turirejo adalah salah satu titik berkumpulnya warga, terutama dalam transaksi jual beli, dimana banyak pedagang sayuran maupun makanan yang membuka lapaknya dilokasi tersebut, apalagi dipasar kambing jepon, setiap pasaran pahing dan kliwon ramai dikunjungi warga dari berbagai penjuru Blora.

"Intinya kita ajak warga patuh protokol kesehatan, jika ditemukan warga yang melanggar, maka akan kita berikan sangsi sesuai aturan yang ada," kata Kapolsek Jepon.

Razia masker yang digelar di desa Turirejo tersebut sempat mengagetkan warga setempat, Jari, salah satu warga genengan Desa Turi mengaku kaget, namun secara khusus mengapresiasi.

"Sempat kaget tadi, kok banyak petugas disini, tidak seperti biasanya. Namun secara pribadi saya dukung razia ini, jujur saja di desa masih ada warga yang membandel, seperti tidak memakai masker," Ucap pria yang membuka Toko Elektronik di Turi.

Dalam razia protokol kesehatan tersebut setidaknya petugas gabungan memberikan sangsi sosial untuk kerja bakti membersihkan lingkungan kepada 41 pelanggar, setelah diberikan sanksi sosial, diberikan masker gratis untuk dipakai.

Sementara itu, Camat Jepon Ani Wahyu Kumalasari,S.Stp,MA membeberkan bahwa razia protokol kesehatan oleh petugas gabungan diwilayahnya akan terus digelar berkelanjutan, harapanya dapat menyadarkan masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan, sehingga kegiatan perekonomian warga bisa terus berjalan namun aman dari Covid-19.

"Razia akan terus digelar, tentunya dengan sinergitas aparat gabungan, diharapkan dapat menekan sekecil mungkin penularan Covid-19, terutama diwilayah Kecamatan Jepon," Ucap Camat yang juga seorang Bhayangkari ini. (ADY/Red)
Share:

Bupati Launching Aplikasi QRIS Bersama BI Dan Bank Jateng

Bupati Lounching QRIS

BLORA - Bupati Blora H.  Djoko Nugroho pada hari Senin (21/09/2020), meresmikan sekaligus  melaunching penggunaan aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Bank Indonesia bersama Bank Jateng untuk transaksi pembayaran pajak daerah dan PBB P2.

Launching dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, dihadiri Kepala OPD terkait, para Camat dan kalangan perbankan. Yang ditandai dengan penekanan tombol digital di video wall oleh Bupati, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, serta Direktur Operasional dan Digital Banking Bank Jateng.

Dalam sambutannya, Bupati Blora  mengapresiasi pelaksanaan Launching Aplikasi QRIS Pajak Daerah dan PBB P2 di Kabupaten Blora, kerjasama Bank Indonesia, Bank Jateng dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, yang dirangkaikan dengan Penukaran Uang Pecahan Khusus (UPK) Rp 75.000,-. (tujuh puluh lima ribu rupiah) edisi kemerdekaan RI ke-75.

“Ini acara yang luar biasa. Terimakasih BI dan Bank Jateng yang sudah banyak membantu kita dalam menyukseskan pembangunan dan perekonomian kita. Kegiatan ini berkualitas, semuanya menggunakan kartu non-tunai, Blora top. Semenjak digagas BI, transaksi non tunai mulai menerapkan 1 Januari 2018, untuk belanja pegawai, e-retribusi, e-SPBU dengan menggunakan kartu, dan kini disempurnakan dengan QRIS yang tanpa kartu. Luar biasa,” ucap Bupati.

Menurut Djoko Nugroho, jika ada daerah yang mendeklarasikan diri sebagai wilayah bebas korupsi tetapi belum menerapkan aplikasi QRIS ini maka belum ada apa-apanya.

“Dengan adanya QRIS ini, maka transaksi keuangan di Kabupaten Blora semakin berkualitas. Terimakasih untuk semuanya,” tandas Bupati.

Rahadi Widayanto, Direktur Operasional dan Digital Banking Bank Jateng, menyampaikan bahwa pemberlakuan QRIS dalam aktifitas pemerintahan akan berdampak positif pada pola transaksi publik pada masa mendatang.

“QRIS merupakan bentuk transaksi non tunai tanpa kartu sehingga bisa meminimalisir potensi sampah plastik, dan ramah lingkungan. QRIS juga menghindari kontak langsung pembeli dan penjual dalam proses transaksi sehingga sangat cocok saat pandemi seperti ini,” terangnya.

Harapannya dengan adanya QRIS, transaksi pembayaran bisa lebih efisien atau murah, inklusi keuangan di Indonesia lebih cepat, UMKM bisa lebih maju, dan pada akhirnya bisa dorong pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andry Prasmuko, berterimakasih kepada seluruh jajaran Pemkab Blora karena dalam tempo waktu yang singkat setelah Sekda mengikuti sosialisasi QRIS ternyata ditindaklanjuti dengan cepat.

“Ini pertama kalinya kami datang ke Kabupaten di Jawa Tengah untuk melaunching QRIS ini. Ini adalah salah stau alternative pembayaran non-tunai,” kata Andry.

Menurutnya, QRIS ini unggul, dalam artian Universal, yakni QRIS bersifat inklusif, digunakan untuk seluruh lapisan masyarakat dan bisa digunakan buat transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri.

Kemudian Gampang, yakni masyarakat bisa bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel. Untung, yakni transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang bisa digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel.

Serta Langsung, yakni transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran. Jadi, tujuan adanya QRIS ini tak lain agar pembayaran digital jadi lebih mudah bagi masyarakat dan dapat diawasi oleh regulator dari satu pintu.

Usai launching, dilanjutkan Penukaran Uang Pecahan Khusus (UPK) Rp 75.000,- dari Perwakilan BI Jawa Tengah sebanyak 2131 lembar kepada Pemkab Blora melalui PD BPR Blora Arta. Yang mana uang pecahan edisi khusus Rp 75.000,- ini akan dibagikan kepada seluruh ASN yang sudah memesan sesuai identitas KTP. (ADY/Red)
Share:

Di Perbatasan, Aparat Gabungan Blora Beri Sanksi Sosial Pelanggar Prokes

Operasi Yustisi Di Cepu
BLORA - Untuk menegakkan Perbup No.55 Tahun 2020 dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19. Aparat gabungan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah terus gencar melakukan operasi yustisi untuk patuhi protokol  kesehatan (Prokes). Hal itu dilakukan di wilayah perbatasan Jawa Tengah - Jawa Timur tepatnya di kecamatan Cepu, Minggu, (20/09/2020).

Aparat gabungan yang terdiri dari anggota Satpol PP, BPBD, Kodim 0721, Subdenpom, serta Anggota Polres Blora menggelar operasi yustisi di pasar Plaza Cepu. Petugas gabungan blusukan pasar sembari memantau aktifitas warga, jika ditemukan warga yang melanggar protokol kesehatan, akan diberikan sangsi sesuai dengan peraturan yang ada.

Dalam razia yang dilakukan oleh petugas gabungan tersebut, ditemukan 53 orang yang tidak memakai makser, dan sesuai dengan aturan maka pelanggar tersebut diberikan sangsi sosial untuk kerja bakti di pasar.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK melalui Kabag Ops Kompol Supriyo,S.Sos,M.Si mengungkapkan bahwa operasi yustisi ini akan terus digelar untuk mencegah penularan Covid-19.

"Kita bersama Kodim 0721 dan instansi terkait akan mendukung Satpol PP dalam operasi yustisi ini, tujuannya untuk mewujudkan kegiatan masyarakat yang disiplin protokol kesehatan, sehingga kegiatan perekonomian bisa terus berjalan, namun aman dari Covid-19," ungkap Kompol Supriyo.

Perwira Polisi yang hobi olahraga lari ini menambahkan sesuai data yang didapat dari Satpol PP dalam razia protokol kesehatan di Pasar cepu hari ini, setidaknya ada 53 pelanggar yang  dikenakan sangsi sosial.

"Harapannya masyarakat sadar dan mau open untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan," tandas Kompol Supriyo.

Sementara itu, Jeni salah satu pedagang di pasar Plaza Cepu mengapresiasi kegiatan tersebut, pihaknya mendukung penuh protokol kesehatan serta berkomitmen untuk melaksanakan imbauan pemerintah.

"Sejak awal saya sudah berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan, terutama dilapak tempat saya jualan, saya sadar, pasar rawan penularan, untuk itulah diharapkan kehadiran petugas bisa berkelanjutan, sehingga tidak ada lagi warga yang membandel, "Ucap warga kelurahan Balun Cepu ini. (ADY/Red)
Share:

Peringati World Clean Up Day 2020, PT GMM-Bulog Bersih-Bersih Di Pasar Todanan

World Clean Up Day 2020
Di Pasar Todanan
BLORA - PT GMM-Bulog, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam)  Todanan menggelar peringatan World Clean Up Day 2020 dilokasi Pasar Todanan, Jum'at (18/09/2020)

Acara yang dilaksanakan pada Pukul 07:00 WIB tersebut diikuti Camat Todanan, Edi Widayat, Kapolsek Todanan, Iptu Kusnio, Danramil Todanan Kapten Sudiyono, PMI, UPT Puskesmas Todanan dan UPT Puskesmas Gondoriyo.

Direktur Operasional (Dirops) PT GMM Ihsan menjelaskan bahwa menjaga lingkungan dan kebersihan bukan hanya dilakukan oleh petugas kebersihan atau segelintir orang saja, Tapi, kita semua harus ikut menjaga lingkungan.

"Kita semua harus ikut berpartisipasi menjaga lingkungan dan melakukan  kebersihan," ujarnya

Maka dari itu, sambung Dirops kami mewakili management PT. GMM-Bulog sangat mendukung kegiatan World Clean up Day 2020 ini.

"Dalam kegiatan ini, kami menurunkan sekitar 10 karyawan," jelas Ihsan saat diwawancarai media usai kegiatan.

Sementara itu, Camat Todanan, Edi Widayat mengatakan bahwa pihaknya sangat berterimakasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam peringatan World Cleen Up Day itu.

"Untuk kegiatan ini diikuti kurang lebih 100 orang, yang menyasar disekitar lokasi pasar Todanan. Hingga terkumpul sampah organik seberat 82,69 KG, dan sampah non organik seberat 28,69 KG,"  ungkap Edi.

Pantuan dilapangan, peringatan acara tersebut berlangsung dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker. (WN/Red)
Share:

Bupati Kukuhkan Dandim Blora Sebagai Ketua Bulan Dana PMI 2020

Bupati Bersama Dandim Blora
BLORA - Bupati Blora H.  Djoko Nugroho pada Kamis siang (17/09/2020) lalu, telah mengukuhkan Dandim 0721/Blora, Letkol Inf. Ali Mahmudi, SE, sebagai Ketua Pelaksana Penggalangan Bulan Dana PMI Kabupaten Blora tahun 2020.

Pengukuhan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-75 Palang Merah Indonesia (PMI).

“Terimakasih Pak Dandim atas kesediannya menjadi Ketua Bulan Dana PMI Kabupaten Blora 2020. Kami percaya bahwa pekerjaan yang paling mulia dan grade nya paling atas itu adalah bekerja di bidang sosial dan kemanusiaan. Pahalanya paling besar dan rasanya senang bisa membantu sesama,” ucap Bupati.

Djoko Nugroho juga berpesan bahwa tantangan saat ini adalah melawan pandemi Covid-19 serta ancaman kekeringan atau kesulitan air bersih saat kemarau di bulan September hingga beberapa bulan kedepan.

“Oleh karena itu, kami minta agar berapapun hasil penggalangan bulan dana PMI nanti bisa digunakan untuk penanganan Covid-19 ataupun bantuan air bersih. Program-program anggaran yang sudah dibuat tolong direfokusing untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan penularan Covid-19,” tambah Bupati.

Karena menurut Bupati, edukasi tentang Covid-19 kepada masyarakat merupakan hal yang sangat penting dilakukan dan merupakan investasi masa depan.

“Kita semua tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan selesai. Maka dari itu edukasi menjadi sebuah investasi masa depan kita. Tolong PMI bisa fokus untuk ini. Jika butuh bantuan logistik bisa minta Pak Sekda,” lanjut Bupati.

 Sebelumnya, Bupati juga melepas keberangkatan dua unit truk tanki air bersih PMI Blora yang akan menyalurkan bantuan air ke Dukuh Ngetrep Desa Tutup, dan Dukuh Growong Desa Sukorejo (Kecamatan Tunjungan) yang sudah mengalami kekeringan.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Blora, Ir. Sutikno Slamet menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan Bupati. Dirinya juga mengatakan bahwa PMI telah melaksanakan sejumlah kegiatan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19.

“Diantaranya penyemprotan disinfektan di ruang publik, perkantoran, fasilitas umum, penyemprotan disinfektan di lingkungan rumah pasien Covid-19, pembagian masker untuk masyarakat, serta sosialisasi bahaya Covid-19 berikut edukasi pencegahannya. Sedangkan untuk bantuan air bersih rata-rata tiap tahun kami salurkan sebanyak 250 hingga 300 truk tanki. Adapun kegiatan donor darah tetap dibuka selama pandemi Covid-19 sesuai protokol kesehatan,” terang Sutikno Slamet.

Pada kesempatan itu, Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Ali Mahmudi, SE, dalam sambutannya menyatakan kesiapannya menjadi Ketua Penggalangan Bulan Dana PMI tahun 2020.

“Amanah yang dipercayakan ini akan kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga penggalangan bulan dana PMI kedepan bisa lebih baik lagi meskipun kita semua masih dalam suasana pandemi Covid-19. Justru kondisi ini harus bisa memompa semangat kita untuk menolong sesama,” ucapnya.

Dalam penggalangan bulan dana kali ini, sementara kupon PMI akan dibagikan kepada seluruh masyarakat dengan menggandeng Camat, Lurah, Kades serta para ASN, TNI, Polri.

Sedangkan untuk pelajar belum bisa dilaksanakan karena sebagian besar masih belajar daring. Namun tidak menutup kemungkinan akan dikerjasamakan dengan Dinas Pendidikan.

Bulan depan, dalam rangka HUT TNI ke-75, pihaknya dari Kodim 0721/Blora juga akan melaksanakan kegiatan sosial berupa donor darah bersama seluruh anggota guna mencukupi kebutuhan darah di UTD PMI Blora.

Dalam acara tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Kehormatan PMI Kab.Blora, Dra. Hj. Umi Kulsum, jajaran Forkopimda, kalangan perbankan dan para Camat serta seluruh pengurus PMI baik tingkat Kabupaten maupun PMI tingkat Kecamatan, plus para relawan. (ADY/Red)
Share:

Curi Celana Dalam Di Indomaret Kunduran, Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Kasat Reskrim Polres Blora
BLORA - Terkait pencurian celana dalam (CD) jenis Boxer yang terjadi di swalayan Indomaret di Desa Jagong Kecamatan Kunduran, Kasat Reskrim Polres Blora AKP.  Setiyanto,SH,MH mengungkapkan bahwa terduga pelaku pencurian tersebut adalah pelaku tunggal dan dalam pengakuannya kepada petugas, terduga pelaku mengaku mencuri celana dalam untuk dipakai sendiri.

"Terkait kejadian kemarin sore, terduga pelaku telah berhasil kita amankan, dan dirinya adalah pelaku tunggal, kondisi sehat," ungkap Kasat Reskrim. Jumat, (18/09/2020) kepada awak media.

Sebut saja, HR (51Th) seorang laki - laki warga Perumahan Puri Anjasmoro Semarang, berhasil diamankan polisi lantaran mencuri celana dalam jenis boxer di swalayan Indomaret yang terletak di Jalan Raya Blora - Purwodadi, Desa Jagong Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora Jawa Tengah. Kamis, (17/09/2020) sore kemarin.

Kejadian berawal dari lokasi Indomaret di desa Jagong Kunduran dimana pelaku mengambil celana dalam di Indomaret dengan modus membuka box kemasan kemudian mengambil celana dalam dan dimasukan kedalam saku celananya.

Sementara itu, untuk mengelabui penjaga toko, box kemasannya ditinggalkan di display indomaret Jagong  tersebut.

Setelah berhasil mengambil celana dalam, pelaku langsung keluar menuju mobilnya yang diparkir di depan Indomaret, namun salah satu karyawan Indomaret curiga dengan gerak - gerik HR, ketika dihampiri oleh karyawan tersebut, HR gugup dan langsung melarikan diri dengan menggunakan mobil warna putih miliknya ke arah Barat.

Mendapat laporan dari karyawan Indomaret perihal pencurian tersebut, Polsek Kunduran bersama anggora Resmob Satreskrim Polres Blora melakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan Polsek Wirosari dan Polsek Panunggalan Polres Grobogan. Sempat terjadi aksi kejar kejaran, akhirnya terduga pelaku terpepet di salah satu jalan yang sedang dalam renovasi di wilayah kecamatan Panunggalan Kabupaten Grobogan.

HR nekat mengemudikan kendaraannya dengan kencang meskipun medan jalan tidak memungkinkan, dan nahas ban mobil sebelah kirinya meletus sehingga mobilnya pun terguling dan akhirnya HR berhasil diamankan oleh anggota Polsek Kunduran bersama Anggota Resmob dan dengan dibantu oleh anggota Polsek Panunggalan.

"Adapun barang bukti yang berhasil kita amankan adalah 1 (satu) unit Mobil jenis BRIO warna putih yang dijadikan sarana melakukan pencurian, 3 (tiga) buah Hand Phone serta 5 (lima) buah celana dalam Merk Indomaret Boxer Pria," jelas Kasat Reskrim.

Berdasar hasil pemeriksaan petugas, lanjut Kasat pelaku mengaku telah melakukan pencurian celana dalam di empat lokasi berbeda yaitu di Indomaret diwilayah Kecamatan Jiken, Jepon, Blora kota dan terakhir dikecamatan Kunduran.

"Atas perbuatannya tersebut terduga pelaku dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," pungkas Kasat Reskrim (ADY/Red)
Share:

TNI-Polri Tegakkan Hukum ProKes Sampai Ke Desa, Upaya Cegah Covid-19

Operasi Masker Di Kedungtuban
BLORA -  Petugas Gabungan Dalam Rangka Penerapan Disiplin Dan  Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (ProKes) Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 bagi pelanggar protokol kesehatan sesuai dengan potensi wilayah dan kearifan lokal di Kecamatan Kedungtuban.
Bertempat di Halaman Pendopo Kecamatan Kedungtuban Jl. Cepu Randublatung Km 12 Desa Ngraho Kec. Kedungtuban Kab. Blora. Jumat (18/09/2020).

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kedungtuban Iptu Sujiharno menjelaskan bahwa kesempatan operasi kali ini  menjalankan tugas negara.
Diutamakan keselamatan peribadi terlebih dahulu, Jaga kesehatan selalu karena, kita menghimbau kepada masyarakat sampai batas waktu yang tdk ditentukan.

"Kita tidak bosan-bosannya selalu mengingatkan kepada diri sendiri, keluarga dan orang lain untuk selalu menjaga kesehatan," ucap Kapolsek.

Kita laksanakan, lanjut Iptu Sujiharno tugas ini dengan ikhlas, Kita laksanakan perintah Inpres nomor 06 tahun 2020 dan Perbup 55 Tahun 2020.

"Walaupun ini penindakan, namun demikian tetap dengan cara - cara yang  humanis," kata Iptu Sujiharno.

Sementara itu, Danramil 08/Kedungtuban Kapten Inf. Jumanto mengatakan bahwa dalam kegiatan Operasi Masker dan Patroli gabungan di wilayah Kedungtuban ini dengan sasaran antara lain, Jalan utama Kedungtuban - SPBU, Warung makan dan minuman di sepanjang Jl. Cepu Randublatung Kec. Kedungtuban, dan Pasar Kedungtuban.

"Hasil dari kegiatan operasi tersebut, Teguran lisan 13 orang, Pelaksanaan kerja sosial di fasilitas umum ada 6 orang, dan
d. Denda administratif sebesar seratus ribu rupiah 1 orang," jelasnya.

Untuk diketahui, Selain sudah memasuki tahap Penegakan Perbup 55, namun demikian juga masih ada Himbauan-himbauan yang disampaikan kepada warga masyarakat antara lain anatara lain yaitu Agar masyarakat hindari  berkerumun, makan atau ngopi agar tidak dikonsumsi di tempat namun dibungkus dan dibawa pulang,   menggunakan masker dan cuci tangan denganhandsaitizer guna antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan bisa mematikan.

Pada kesempatan itu pula, aparat gabungan  menghimbau kepada warga dari luar kota yang baru datang /pulang untuk mendatangi posko Kesehatan guna didatakan dan mengecek kesehatanya demi kepentingan bersama mengantisipasi agar dipastikan sehat.

Terakhir, memberikan himbauan untuk kesadarannya bila termasuk ODP agar karantina mandiri selama 14 hari. Dan apabila ditemukan warga yang terdapat gejala mengarah ke Covid-19 apalagi setelah bepergian agar segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau Posko COVID-19 di Desa/Kel yang telah disediakan. (WN/Red)
Share:

Perhutani Randublatung Bagikan Sembako Ke Tukang Becak Dan Tukang Ojek

Bantuan Perhutani Randublatung
BLORA - Setelah beberapa waktu yang lalu membagikan paket sembako kepada para pekerja hutan, kali ini Perhutani KPH Randublatung membagikan lagi ratusan paket sermbako yang di berikan kepada masyarakat sekitar lingkungan kantor Perum Perhutani KPH Randublatung khususnya para tukang becak, tukang ojek dan para pendagang kecil yang dilaksanakan kantor Perhutani. Jumat (18/09/2020)

Pemberian bantuan paket sembako yang berisi beras, Minyak goreng Gula, Teh, serta mie isntan tersebut bertujuan untuk sedikit meringankan kepada masyarakat seperti para Tukang Becak,  Tukang Ojek, dan  pedagang kecil (Penjual es, penjual gorengan dll) di kecamatan Randublatung yang sangat terdampak sekali dengan adanya pandemi  covid-19 yang sampai saat ini belum selesai.

Administratur Perhutani KPH Randublatung Achmad Basuki menyampaikan bahwa melalui program bina lingkungan dengan pemberian bantuan ini adalah bentuk kepedulian Perhutani terhadap masyarakat yang terdapak akibat pandemi Covid-19.

"Ini adalah bentuk kepedulian Perhutani kepada masyarakat terutama temen – temen tukang becak, tukang ojek, dan pedagang gorengan yang selama pandemi covid 19 sangat terdampak sekali, semoga hal ini dapat sedikit meringankan beban hidup mereka," ucapnya.

Sementara itu, Sujiyo (46th) tukang becak yang setiap harinya mangkal di depan kantor KPH Randublatung sangat senang menerima paket sembako dari perhutani.

"Kami senang sekali dan sangat berterima kasih kepada Perhutani yang telah memperhatikan para tukang becak ini, semoga perhatian yang dilakukan Perhutani kepada orang kecil ini akan menjadikan keberkahan kita semua," ujarnya.  (ADY/Red)
Share:

Satlantas Polres Blora Ajak Warga Minum Jamu, Tingkatkan Imun

Kasatlantas Polres Blora
BLORA - Rutin Di lakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres)  Blora Polda Jawa Tengah membagikan jamu sekaligus  mengkampanyekan protokol kesehatan. Jumat, (18/09/2020) Anggota Satlantas Polres Blora yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Dodiawan,SH,SIK memberikan jamu gendong kepada warga yang sedang melintas di depan taman Sarbini jalan A. Yani.

Model sosialisasi unik tersebut digelar disimpang empat Kantor Pos Blora, dimana Satlantas Polres Blora telah membuka stand jamu gendong atau jamu tradisional yang disiapkan gratis untuk warga Blora.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK melalui Kasat Lantas AKP Dodiawan mengatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu rangkaian kegiatan menjelang Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke-65, dimana Satlantas Polres Blora mendukung penuh program pemerintah dalam penanganan,   pengendalian dan pencegahan Covid-19 dengan cara menumbuhkan jamu untuk meningkatkan imunitas.

"Kita ajak warga Blora untuk menerapkan pola hidup sehat, salah satunya dengan minum jamu untuk meningkatkan imun tubuhnya," ucap AKP Dodiawan.

Yang sedang melintas Tito, salah satu warga Karangjati Blora yang minum jamu gratis dilokasi depan taman Sarbini, merasa senang dan  mengapresiasi kegiatan bagi-bagi jamu gratis kali ini.

"Saya senang dengan kegiatan ini, apalagi minum jamu adalah salah satu tradisi nenek moyang kita, dimana dengan minum jamu badan jadi lebih seger, apalagi jamunya gratis, mantab," kata warga kelurahan Karangjati tersebut. (ADY/Red)
Share:

Hot News

Sejumlah Titik di Ruas Jalan Jepon-Bogorejo Blora Mulai Dibangun

  𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sejumlah titik (enam titik) di ruas jalan Jepon-Karang-Bogorejo, yang merupakan jalan alternatif menuju wilayah J...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »