MAHASISWA UNS SOLO PAPARKAN KEGIATAN KKN DIHADAPAN WABUP

Mahasiswa UNS Memaparkan KKN Di
Kecamatan Banjarejo
Blora,- Usai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, memeparkan kegiatannya selama KKN dihadapan Wakil Bupati Blora Arief Rohman. (29/08/2016), Mereka memaparkan kegiatan yang telah dilaksanakan di 8 desa yang menjadi lokasi KKN. Tema yang diusung kali ini, Tematik Integratif “Pendidikan dan Kesehatan”, diharapkan mampu meningkatkan derajat pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Hal ini disampaikan Dosen Pembimbing KKN, Suryadi dalam sambutannya ia mengatakan KKN tujuannya agar mahasiswa belajar menerapkan ilmu yang didapat di kampus untuk diterapkan di masyarakat. “Tentu ini harus diselaraskan dan disesuaikan kondisi masyarakat, KKN ini program agar disaat mahasiswa terjun dimasyarakat tidak bingung lagi, segera bisa mengambil keputusan untuk mengabdikan dirinya dimasyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan Tematik Integratif maksudnya bahwa program kerja atau tema yang dibawakan sesuai dengan kondisi, bahwa KKN membawa tema dan program kerja, jelasnya. Sebelum diterjunkan ke lapangan, lanjutnya mahasiswa dibekali bagaimana kondisi sesungguhnya di lapangan. Mahasiswa juga diminta survey lapangan dan berkoordinasi dengan kepala desa, supaya tema dan program kerja yang dilakukan bisa sesuai. Sedangkan Integratif maksudnya, kampus juga melibatkan dinas instansi dan pakar atau praktisi yang sesuai dibidangnya selama program KKN berlangsung. “Dari Bappeda kami diarahkan ke Pendidikan dan Kesehatan tapi tidak menutup kemungkinan tema lainnya seperti peternakan sesuai kebutuhan,” terangnya.
Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta mengucapkan terima kasih atas perkenannya untuk KKN disini. “Selama satu setengah bulan di Kecamatan Banjarejo banyak kesalahan mohon maaf utamanya bapak ibu kepala desa kami juga ucapkan terima kasih atas bimbingannya semoga menjadi amal sholeh,” pungkasnya.
Perwakilan Tim KKN Rofila Kennedy memaparkan, selama 45 hari terhitung sejak 14 Juli, mahasiswa yang mengikuti program KKN di Kec. Banjarejo ditempatkan di 8 (delapan) desa. Selama KKN, masing-masing tim KKN membuat program kerja pokok dan program kerja pendukung. Tiap desa tentu program kerjanya berbeda sesuai dengan kondisi dan permasalahan desa. “Selama KKN kami menemukan permasalahan yang perlu kami pecahkan. Disini tugas kami belajar dan mengabdi. Hari ke 45  mengabdi di kota Mustika dihadapan Wakil Bupati Blora kami laporkan sekaligus presentasi setiap desa,” tuturnya.
Program kerja utama yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan, sedangkan program kerja pendukung disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat, seperti pelatihan batik, sablon, dan pembuatan pupuk kompos, paparnya. Acara yang diselenggarakan di ruang pertemuan Setda Blora ini, Arief berharap kerjasama ini bisa terus ditingkatkan kedepannya tidak hanya 8 desa ini saja tetapi juga bisa ditingkatkan di desa-desa yang lain. “Kedepannya KKN ditempatkan di desa-desa hutan. Teori yang didapatkan di kampus bisa diterapkan di lapangan agar bisa menjadi pengalaman dan menjadi bekal dikemudian,” katanya.

Keberadaan perguruan tinggi, menurutnya bisa membantu dalam rangka meningkatkan Indek Pembangunan Manusia. Disektor pendidikan dan kesehatan Pemkab. Blora perlu terus melakukan intervensi agar permasalahan ini bisa segera diatas. Potensi lainnya dalam rangka mensejahterakan masyarakat Blora perlu terus digali dan dikembangkan, harapnya. (adi sanrico)
Share:

KODIM 0721/BLORA GELAR BERBAGAI PERLOMBAAN HUT RI KE-71

Lomba Panjat Pinang Keluarga
Kodim 0721./Blora
Blora,- Fun Games keluarga besar Kodim 0721/Blora, Minggu (28/08/2016) dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-71 Tahun 2016. Menggelar berbagai macam perlombaan, kurang lebih 376 orang pengunjung merasa terhibur dan antosias pingin melihat lebih dekat, yakni cuaca panas tetap berdiri d trotoar jalan raya.
Perlombaan digelar di halaman Klenteng hok tik bio Jl. Pemuda No. 38 Blora.  ada 11 (sebelas) Perlombaan diantaranya 1. masukan pensil dalam botol, 2. makan krupuk, 3. ambil uang di buah smangkapake mulud, 4. Jalan bersama pake bakiak, 5. Rias dengan ditutup mata, 6. panjat pinang, 7. Ibu-Ibu sepak bola pake sarung,  8. balab karung, 9. bawa klereng pake sendok , 10. Bawa balon dihimpit berdua, 11. Pindahkan air pake sedotan.
Sebelum dimulai terlebih peserta melaksanakan apel diambil langsung oleh Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos, dalam sambutannya menyampaikan, diadakan berbagai macem perlombaan ini yang pesertanya adalah dari personel TNI, Ibu-Ibu persit, masyarakat maupun anak-anak bertujuan selain untuk memeriahkan HUT RI ke-71 tahun 2016 untuk mempersatukan dan menjaga kekompakan antara sesama rekan, khususnya pimpinan dengan bawahan. Terpenting untuk menjalin kekeluargaan dan talisilaturahmi antara personel TNI dengan Masyarakat, sehingga terwujud kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang berkesinambungan. Tandas Dandim Blora.
Ketua panitia Perlombaan Kpt Inf Muntoyono menghimbau kepada seluruh peserta laksanakan kegiatan ini penuh rasa tanggung jawab, utamakan sportivitas dan jaga keamanan baik personil maupun matriil. Jelasnya.
Sementara itu, Ketua klenteng hok tik bio Blora Darmawan Jaya melalui Bambang Suharto dikegiatan perlombaan ini, kami sangat mendukung dan mengapresiasi karena perlombaan ini bisa menjadikan hiburan rakyat. “Terimaksih Bapak Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo yang telah mengupayakan kegiatan ini, kami bangga dan senang dan kami mohon maaf tidak bisa  membantu apa-apa, semoga dikegiatan ini bisa menambah kedekatan hubungan kekeluargaan. Ujarnya.

Haryanto salah satu pengunjung dr Klurahan Blangkle merasa senang dan terhibur adanya perlombaan yg diadakan oleh Kodim Blora, dan pesertanya berbaur antara TNI, Ibu Persit dan Masyarakat, berharap perlobaan ini dilakukan di setiap tahun agar bisa menjadi hiburan masyarakat. Harapnya. (adi sanrico)
Share:

BLORA JUARA I DEKRANASDA CARNIVAL 2016 TINGKAT PROVINSI

Gubernur Jawa Tengah Ditengah2 Juara 1
Blora,- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengucapkan selamat kepada Tim Kabupaten Blora  atas diraihnya juara I pada acara Dekranasda Carnival 2016 di Kabupaten Magelang, (27/08/2016). Gubernur Ganjar Pranowo menyerahkan langsung piala dan penghargaan kepada tim Kabupaten Blora di depan panggung kehormatan.
Acara tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT Jawa Tengah ke 66.
“Selamat kepada Blora, Blora keren,” ucap Ganjar Pranowo didampingi istri  Siti Atiqoh.
Tim Kabupaten Blora tampil memukau dari 35 peserta yang mewakili Kabupaten/Kota Se Jawa Tengah. Tim Dekranasda Carnival Kabupaten Blora yang menampilkan 5 kostum utama bertema Gembong Amijoyo “Barongan”, Dewi Sri, Merak Ijo, Sate Blora dan Jati Denok. Masing-masing menampilkan karakternya yang berani, cantik, tegas dan gemulai berkolaborasi apik dengan sedulur sikep (samin) di depan panggung kehormatan.
Ketua Dekranasda Kabupaten Blora Hj.Umi Kulsum Djoko Nugroho mengatakan, meski sempat hujan, namun Tim Blora tampil dengan semangat yang luar biasa.
“Walaupun diguyur hujan, ternyata semangat adik-adik untuk tampil luar biasa. Saya salut dan acungkan 2 jempol untuk kontingen Blora,” ujar Hj. Umi Kulsum Djoko Nugroho.
Desainer kostum David Pradana mengungkapkan untuk menyiapkan kostum dibutuhkan waktu dua bulan.  
“Sejak 2 bulan lalu kami menyiapkan 5 kostum utama ini. Alhamdulillah kerja keras kami berbuah manis, bisa mengharumkan nama Blora berkat bantuan banyak pihak mulai dari Komunitas Seni Budaya (KSB) Blora, Viesta Shop Art dan Galery, Bidang Pariwisata DPPKKI dan teman-teman tim rewo-rewo yang setiap hari menemani membuat kostum hingga tengah malam. Semoga tahun depan kita bisa tampil lebih baik dan mempertahankan gelar,” kata David kepada wartawan.
Adapun untuk juara kedua diraih oleh tim carnival Kabupaten Banyumas, juara ketiga Kabupaten Kebumen. Harapan 1 diraih Kabupaten Brebes, kemudian harapan 2 diraih Kabupaten Pati dan Juara harapan 3 diraih Kabupaten Wonosobo.
Dekranasda Carnival merupakan event tahunan yang diselenggarakan sebagai salah satu rangkaian acara Pesta Rakyat Hari Ulang Tahun (HUT) Jateng.
Tim Blora ditetapkan sebagai pemenang karena kostum yang dibuat orisinalitasnya tinggi dan asli sesuai potensi budaya yang ada di Kabupaten Blora. Begitu juga saat menampilkan kostum di depan juri, ada naskah cerita yang dimainkan oleh pasukan sedulur sikep dengan tokoh sentral Dewi Sri dan 4 kostum lainnya.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman, Kepala DPPKKI Slamet Pamuji, pimpinan SKPD terkait dan beberapa unsur Forkopimda Blora serta pengurus dekranasda. (adi sanrico) 
Share:

TRADISI PEMBARETAN GUNUNG WARU YONIF 410/ALUGORO


Pembacaan Ikrar Oleh Danyonif 410/Alugoro
Blora,- Yonif adakan tradisi jalan kaki pembaretan di Gunung Waru Sebanyak 270 personel dipimpin oleh Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos, dengan kemampuan masing–masing berangkat star dari Asmil Yonif pada hari Jumat pukul 15.00 Wib. (26/08/2016)
Terakhir kegiatan tradisi pembaretan dilaksanakan pada tahun 2005 dan atas saran para anggota Yonif yang dulu telah melaksanakan pembaretan agar Tradiisi yang telah lama tidak hilang maka di timbulkan kembali atau diadakan lagi, Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos. selaku Danyonpun mengapresiasi kegiatan tersebut dan mendukung penuh kegiatan para luluhur atau pendahulu – pendahulu prajurit  Alugoro tersebut, karena tugu yang dibagun oleh para pendahulu tersebut merupakan usaha jerih payah yang harus kita wujudkan sebagai bentuk penghormatan bagi pendahulu Prajurit Alugoro.

Puncak gunung Waru pada ketinggian + 400 meter yang berada  di Desa Waru Kecamatan Jepon Kabupaten Blora menjadai saksi bisu saat pembacaan ikrar para prajurit Yonif 410/Alugoro karena tepat pukul 24.00 Wib pada Jumat malam dipimpin oleh Danyonif 410/ Alugoro dengan hembusan angin yang sangat kencang ikrar prajurit Alugoro di suarakan dengan keras dan suasana pun menjadi hening seketika itu karena sebanyak 270 personel resmi melaksanakan traidisi pembaretan yang telah 10 tahun tidak dilaksanakan oleh prajurit Alugoro. “Somaga Tradisi yang telah dilaksanakan tersebut mampu menjadikan para prajurit Alugoro memberikan kecintaan dan kebanggan serta pengabdian terhadap satuan, sehingga setiap prajurit dapat menjunjung tinggi nama, derajat dan martabat satuan serta kehormatan sebagai Prajurit Alugoro,” tegas Danyonif selesai memberikan amanat usai Ikrar. (adi sanrico)
Share:

MANTAN ATLET DAYUNG INTERNASIONAL MENGHUBUNGI MENPORA

Karni Bersama Medalinya
Blora,- Adanya bonus miliaran rupiah yang diberikan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada para atlet peraih medali di ajang Olimpiade Rio 2016 ternyata berdampak juga kepada para atlet lawas yang kini kehidupannya tak seberuntung atlet sekarang.
Hal itu ditunjukkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nachrowi, yang memberikan perhatian khusus kepada mantan atlet yang pernah meraih prestasi di ajang internasional. Salah satunya Bu Karni (49) mantan atlet dayung internasional yang kini hanya bekerja sebagai tukang sapu di Taman Tirtonadi Kota Blora.
Setelah beberapa kali diberitakan di media, Kamis (25/8) kemarin Menpora langsung menelpon Bu Karni melalui Wakil Bupati (Wabup) Blora H.Arief Rohman M.Si. Menpora berbicara langsung dengan Bu Karni yang pernah meraih 3 medali emas dari ASEAN Games, SEA Games dan kejuaraan internasional dayung Dragon Boat di Hong Kong.
”Saya sudah mendengar kabar tentang Bu Karni. Bagaimana kabar ibu sekarang? Sehat kan? Ibu adalah inspirasi buat kami, pahlawan kami di bidang olahraga. Kami turut prihatin, semoga ada jalan keluar. Tolong Pak Wabup, Bu Karni lebih diperhatikan lagi,” ujar Imam Nachrowi melalui telepon selular.
Sambungan telepon dengan Menpora terjadi saat Wabup bersama Bank Jateng dan Forkopimcam Blora Kota mendatangi rumah Karni di Dukuh Mogo Desa Purwosari, Kecamatan Blora.
Sekedar mengingatkan, Bu Karni adalah salah satu mantan atlet dayung Blora, yang bernasib kurang beruntung. Di saat rekan-rekan seperjuangannya sesama mantan atlet dayung telah diangkat menjadi PNS, Karni hanya berstatus pegawai honorer dan bertugas menyapu Taman Tirtonadi yang dikelola Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Blora.
”Saya gagal jadi PNS karena faktor ijazah. Saat ada pemberkasan pegawai honorer yang akan diangkat menjadi PNS pada 2010, ijazah saya dianggap tidak sesuai. Saya mengabdi menjadi pegawai honorer sejak 1998, namun ijazah SD saya tahun 2008,” tandas Karni, yang mengaku hanya lulusan SD.
Karni Telepon Langsung Menpora
Karni mengaku merasa lega bisa berbicara Menpora Imam Nachrawi melalui sambungan telepon. ”Saya lega bisa berbicara langsung dengan Pak Menteri dan mencurahkan isi hati,” kata Karni, wanita kelahiran 1 Januari 1968 ini. Sampai sekarang, saya belum PNS. Saya menyadari, hanya tamatan SD. Jadi, saya syukuri saja,” tambahnya.
Kedatangan Wakil Bupati Arif Rohman ke rumah Karni mewakili Bupati Djoko Nugroho menindaklanjuti informasi pemberitaan atlet dayung berprestasi yang menjadi petugas kebersihan taman Tirtonadi.
”Bu Karni ini sebenarnya bukan dilupakan, tetapi sejak lama sudah diperhatikan oleh Pemkab dengan dijadikan tenaga honorer. Gajinya pun sudah setara UMR senilai Rp 1,2 juta per bulan. Ia gagal jadi PNS pasalnya Bu Karni saat itu belum punya Ijazah SD sehingga tidak bisa mengikuti pemberkasan. Sedangkan kini usianya sudah 49, maksimal pengangkatan saat usia 35. Kami mengusulkan kepada Menpora agar Bu Karni bisa jadi bintang iklan salah satu produk minuman jamu,” kata Wabup Arif Rohman.
Pada kesempatan tersebut, Wabup juga melakukan telewicara dengan Gubenur Ganjar Pranowo. Menurutnya, Pemkab akan berupaya memperjuangkan nasib Karni agar lebih bahagia di hari tua. Misalnya, menjadi pelatih dayung atau diberikan modal untuk usaha.

”Anak Bu Karni yang sekarang masing kelas XII SMK di jurusan mesin. Nanti anaknya bisa kami perhatikan, misalnya dalam hal pendidikannya kelak maupun pekerjaannya,” tandas Wabup. Dalam kesempatan itu, diberikan pula bantuan dana sosial dari Pemkab dan Bank Jateng kepada Karni. (adi sanrico)
Share:

PENUTUPAN DIKLAT KEPEMIMPINAN TAHUN 2016

Bupati Blora Dalam Upacara Penutupan Diklat
Di Hotel Mustika Blora
Blora,- Bupati Blora H. Djoko Nugroho menutup Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan LXXI Tahun 2016 di ruang pertemuan Hotel Mustika Blora.  (26/08/2016). Acara ini dihadiri oleh Sekertaris Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah Drs. Budi Santoso, MM, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Blora Suwignyo, Undangan yang merupakan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupten Blora, Tenaga Pengajar/Narasumber, serta seluruh peserta Diklat PIM IV.
Pelaksanaan Diklat PIM IV merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Blora melalui Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Blora, bersama dengan Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya aparatur guna tercapainya pelayanan prima terhadap masyarakat. Dalam Diklat PIM IV ini, peserta diwajibkan membentuk Proyek Perubahan (PROPER) yang dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah yang ada di Kabupaten Blora.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Blora Suwignyo, melaporkan bahwa Diklat ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan Pejabat Struktural Eselon 4 Kabupaten Blora. Ketigapuluh peserta diklat dinyatakan lulus dengan 6 peserta memperoleh predikat Sangat memuaskan, 20 peserta dengan predikat memuaskan dan 4 memperoleh predikat cukup memuaskan.
Diklat ini dilaksanakan pada 14 April 2016 hingga 26 Agustus 2016 dengan 25 orang pengajar. Sedangkan untuk sistem pembelajaran yang digunakan adalah on-off class, dimana on class dilaksanakan di Hotel Mustika.
Sekertaris Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah Drs. Budi Santoso, MM,yang pada kesempatan kali ini membacakan sambutan dari Kepala Badan Diklat Jateng, menyampaikan bahwa diharapkan dengan adanya Diklat PIM IV ini dapat membentuk jiwa kepemimpinan pada peserta diklat. Juga menyampaikan bahwa dengan pola baru Diklat PIM ini, peserta yang dinyatakan lulus diklat maka dapat diartikan bahwa peserta kompeten untuk menduduki jabatannya.
Dalam sambutannya, Bupati Blora H. Djoko Nugroho memberikan ucapan selamat kepada semua peserta diklat PIM IV yang dinyatakan lulus. Juga berpesan kepada peserta untuk memanfaatkan ilmu yang didapatkan selama diklat ini pada unit kerjanya masing-masing. Lulusan Diklat PIM IV diharapkan dapat menjadi pemimpin perubahan yang dapat memberikan hasil positif dalam pelaksanaan tugas dan peningkatan pelayanan publik.
Dengan adanya inovasi yang dilakukan oleh peserta diklat PIM IV melalui proyek perubahan yang dibuat, diharapkan dapat memberikan manfaat kepada Kabupaten Blora. Apabila proyek perubahan dijalankan dengan baik, diyakini dapat membuat Blora menjadi lebih baik lagi.

Bupati Blora menyampaikan bahwa dalam menjalankan suatu hal perlu adanya komitmen. Dengan komitmen maka seorang pemimpin dapat menjadi pemimpin yang baik untuk orang yang dipimpinnya. Serta, jangan takut untuk melakukan inovasi, jangan takut untuk mengalami kegagalan, karena kegagalan merupakan pembelajaran untuk dapat menjadi yang terbaik. (adi sanrico)
Share:

MALAM TASYAKURAN HUT RI KE-71 KECAMATAN JAPAH

Malam Tasyakuran HUT RI ke-71 di Kecamatan Japah
Blora,- Bupati Blora H.Djoko Nugroho bersama Ibu Umi Kulsum Djoko Nugroho menghadiri malam tasyakuran HUT RI Ke-71 di Kecamatan Japah. Acara digelar di lapangan sepakbola Desa Padaan ini juga dihadiri oleh Kepala BPMPKB Winarno S.Sos, Camat Japah Kiswoyo. (25/08/2016).
Acara dengan tema Japah Semarak Pesta Rakyat ini menampilkan pentas seni yang diikuti oleh pelajar SD serta SMP Japah, hiburan musik dari Group Alphad Band Padangan, serta dipenghujung acara disuguhi musik campursari.
Bupati Blora H.Djoko Nugroho saat memberikan sambutan sangat mengapresiasi kepada para jajaran Forkopimcam, instansi terkait dan warga masyarakat Kecamatan Japah yang sudah ikut menyemarakkan HUT RI Ke-71. "Pak Camat, Pak Kapolsek Pak Danramil, semuanya terimakasih atas penyenggaraan acara ini. Dan semoga Japah, Blora semakin sejahtera," ungkapnya.
Pak Kokok sapaan akrab Bupati Blora H. Djoko Nugroho juga berpesan agar mengikuti dan menindaklanjuti moto Presiden RI yakni "Indonesia Kerja Nyata". “Ayo kita laksanakan moto Pak Presiden kita yaitu Indonesia kerja nyata. Dengan kerja kerja dan kerja, Insya Allah kita semua akan lebih baik," himbaunya.
Dikesempatan yang sama Camat Japah Kiswoyo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga Kecamatan Japah yang sudah ikut dan berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan HUT RI Ke-71. "Terima Kasih kepada semua warga Japah sudah ikut berpartisipasi dan menyemarakkan dengan mengadakan lomba di setiap desa, pemasangan umbul-umbul, tasyakuran di malam 17, bersih-bersih lingkungan dan banyak kegiatan lainnya," ucapnya. (adi sanrico)
Share:

WARGA KEDUNGSATRIAN MEMBUAT TALUD DESA SECARA SWADAYA

Pembangunan Talud Desa Kedungsatrian
Blora,– Babinsa Koramil 12/Ngawen Kodim 0721/Blora Serda Sutarno bersama masyarakat melaksanakan karya bakti pembuatan talud di Desa Kedungsatrian Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora. (25/08/2016).
“Kegiatan Karya Bhakti Koramil, selain untuk membantu warga juga salah satu cara untuk menjalin hubungan komunikasi serta talisilaturahmi dengan masyarakat di wilayah binaan”. Jelas Danramil Ngawen Kapten Inf Muntoyono
Pembuatan talud tersebut yakni sepanjang 670 meter dengan tinggi 0,6 meter. Samudi Kades Kedungsatrian mengapresiasi keterlibatan TNI yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu warga Kami. Jelas Kades.
“Semoga keterlibatan TNI bisa memotivasi dan menjadi pelopor masyarakat khususnya Desa Kedungsatrian agar lebih giat lagi. Bukan hanya dalam kegiatan kerja bakti saja melainkan di berbagai kegiatan kemasyarakatan sehingga dengan kehadiran TNI di wilayah akan menjaga stabilitas yang kondusif,” katanya.

Kades Kedungsatrian Samudi berharap hubungan komunikasi antara Babinsa dengan masyarakat yang sudah berjalan dengan baik bisa dijaga dan ditingkatkan agar lebih harmonis. Selain untuk mempererat hubungan komunikasi dengan masyarakat karya bakti juga merupakan bentuk wujud kepedulian Babinsa sebagai fungsi pelaksanaan tugas pokoknya. Jelas Kades Kedungsatrian. (adi sanrico)
Share:

KARNAVAL HUT KE-71 KECAMATAN BOGOREJO

HUT RI Di Kecamatan Bogorejo
Blora,- Banyak cara dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-71 di Kabupaten Blora, mulai dari lomba gerak jalan, baris-berbaris, permainan, sampai bersih-bersih lingkungan.
Seperti saat ini, di Kecamatan Bogorejo digelar Karnaval yang diikuti dari sekolah, instansi pemerintah Kecamatan dan seluruh Desa di Bogorejo. Arak-arakan karnaval dimulai dari depan Kelurahan Bogorejo dan berakhir di Desa Karang. Di depan pasar Bogorejo disediakan panggung kehormatan untuk aktraksi para peserta karnaval. (25/08/2016).
Banyaknya masyarakat yang menonton tentu menjadikan para peserta antusias mengikuti karnaval dengan menampilkan beragam kreasi seni dan budaya. Bupati Blora H. Djoko Nugroho yang juga hadir dalam acara tersebut sangat mengapresiasi semangat para peserta karnaval.
Hadir pula dalam acara tersebut, Camat Bogorejo Sarmidi SP.MM, jajaran Forkopimcam Bogorejo, dan semua instansi pemerintah Kecamatan Bogorejo.

Untuk diketahui, sebelumnya juga diadakan Upacara peringatan Proklamasi kemerdekaan dipuncak Bukit Pencu Desa Gandu, yakni destinasi yang oleh Pemerintah Kabupaten Blora rencananya akan dikembangkan menjadi wisata pemandangan alam. (adi sanrico)
Share:

DIALOG INTERAKTIF DENGAN KETUA BPD PERHIMPUNAN HOTEL DAN RESTORAN INDONESIA JAWA TENGAH

Wakil Bupati Blora Memberikan Sambutan
Blora,- Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman M.Si menjadi Narasumber dalam acara Kunjungan Kerja dan Dialog Interaktif dengan Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Jawa Tengah, Heru Isnawan yang juga menjadi Narasumber pada dialog ini. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Arra Amandaru Cepu. Rabu (24/08/2016). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Blora.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari General Manager Hotel Arra Amandaru Cepu, Heri Kristanto. Dalam sambutannya, GM Hotel Arra menyampaikan bahwa ketika industri migas berakhir, hotel menjadi sepi, dan pariwisata di Cepu pun menjadi lesu. Oleh karena itu perlu adanya pengoptimalan potensi pariwisata yang ada Cepu maupun Blora. Hal ini ditujukan agar industri perhotelan dan restoran serta objek wisata yang ada di Blora tidak mati suri lagi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman M.Si menyampaikan bahwa Blora memiliki banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan. Potensi wisata tersebut diantaranya adalah argowisata Waduk Greneng dan wisata geologi Ledok. Untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Blora, nantinya akan diselenggarakan berbagai festival diantaranya adalah festival barongan.
Wakil Bupati Blora juga telah merencanakan penyelenggaraan Liga Voli Nasional di Blora. Acara ini nantinya akan disiarkan langsung di televisi. Dengan adanya penyelenggaraan Liga Voli Nasional ini diharapkan dapat sekaligus mempromosikan pariwisata Kabupaten Blora di kancah Nasional.
Dialog Interaktif  Potensi Kegiatan Nasinal
Di Kabupaten Blora
Kedepannya, Pemerintah Kabupaten Blora juga akan mengundang penyelenggara kegiatan Nasional untuk mengadakan kegiatan di Blora. Selain itu juga akan dilakukan penataan ulang kota dan penataan transportasi umum. Juga akan mengundang Konsultan yang berfokus kepada branding pariwisata Blora.
Ketua BPD PHRI Jawa Tengah, Heru Isnawan menyampaikan bahwa sebenarnya Blora memiliki banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan. Akan tetapi perlu dilakukan promosi yang modern dan unik agar pariwisata Blora dapat dikenal oleh masyarakat. Selain itu juga perlu adanya perbaikan infrastruktur guna mendukung potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Blora. Ketua BPD PHRI Jawa Tengah berharap agar kepengurusan PHRI Kabupaten Blora segera terbentuk guna membantu mengembangkan pariwisata Blora.

Dalam dialog interaktif yang dilaksanakan, Wakil Bupati Blora serta Ketua BPD PHRI mendengarkan masukan serta saran yang disampaikan oleh para pelaku industri perhotelan serta restauran yang hadir pada diskusi ini. Salah satu saran yang disampaikan adalah, perlu adanya penyelenggaraan berbagai event ataupun festival bertaraf Nasional serta melakukan promosi secara online guna menarik wisatawan datang ke Blora. Selain itu juga, terdapat saran untuk melakukan kerja sama dengan PT KAI prihal transportasi umum menuju Blora. Agen wisata ataupun tour keliling Blora juga perlu dibentuk menunjang perkembangan pariwisata Blora. (adi sanrico)
Share:

PERSONEL KORAMIL KEDUNGTUBAN BHAKTI SOSIAL DONOR DARAH

Donor Darah Anggota Koramil 08/Kedungtuban
Blora,- Sejumlah personel Koramil 08/Kedungtuban Kodim 0721/Blora, partisipasi melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah, yang diselenggarakan oleh Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora kerja sama dengan  Palang Merah Indonesia (PMI) Blora, Selasa (23/08/2016) berlangsung di Aula Kecamatan Kedungtuban.
"Donor Darah tersebut dalam rangka kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-71 Tahun2016”,  kata Danramil Kedungtuban Kapten Inf Darmanto
Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Inf. Susilo, S.Sos. melalui Danramil 08/Kedungtuban Kapten Inf Darmanto mengungkapkan, dalam rangka menjalin komunikasi sosial kemasyarakatan, jajarannya selalu tampil dan ikut andil dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. "Seperti yang dilakukan hari ini Selasa (23/08/2016), kami mengirimkan sejumlah personel untuk mengikuti kegiatan donor darah di Aula Kantor Kecamatan Kedungtuban," tandasnya.

Sejumlah personel tersebut merupakan representasi dari masing-masing personel yang ada di Koramil 08/Kedungtuban Kodim 0721/Blora. Dengan teknis ini, diharapkan punya andil di peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-71 Tahun2016 yang diselenggarakan oleh tingkat Kecamatan kedungtuban Kabupaten Blora. Jelas Danramil Kapten Inf Darmanto. "Mudah-mudahan apa yang kami dharma bhaktikan itu bisa bermanfaat bagi masyarakat serta bisa membantu tersedianya stok darah PMI Blora," jelas Danramil Kedungtuban. (adi sanrico)
Share:

PEMBERANGKATAN CALON JAMAAH HAJI KABUPATEN BLORA

Bupati Menyampaikan Pesan Kepada Calon Haji
Blora,- Bupati Blora Djoko Nugroho didampingi Forkopimda Kabupaten Blora, Kepala Kantor Kemenang Kabupaten Blora, Ketua MUI Kabupaten Blora serta para undangan lainnya, pagi hari 24 Agustus 2016 pukul 04.00 WIB bertempat di Pendopo rumah dinas Bupati Blora melepas jamaah calon haji Kabupaten Blora Tahun 1437 H / 2016 M. Jamaah calon haji dari Kabupaten Blora tergabung dengan Kloter 39 SOC berjumlah 354 orang.
Dalam sambutannya Bupati Blora DJOKO NUGROHO, bahwa ibadah haji adalah merupakan perjalanan spiritual yang diperintahkan oleh Alloh SWT yang ditujukan bagi umat Islam yang mampu secara fisik dan mental, Bapak/Ibu calon jamaah haji yang telah diberi kesempatan untuk menunaikan haji adalah merupakan orang – orang yang telah dipilh oleh Alloh SWT untuk itu gunakan sebaik–baiknya untuk beribadah.
Bupati Blora Memberangkatkan Calon Haji Kab.Blora
Kloter 39 SOC
Selain itu saya berpesan selama di tanah suci jaga kekompakan, kesehatan, jaga nama baik Indonesia khususnya Kabupaten Blora, sellu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan petugas haji apabila dirasa ada yang mengganggu baik kesehatan, maupun yang lainnnya, dan ujian yang sering dhadapi oleh para jamaah haji adalah kesabaran untuk itu bersabarlah selama melaksanakan ibadah haji.

Semoga Bapak/Ibu jamaah haji selalu diberi kemudahan, kelancaran dan saya berharap setelah pulang ada peningkatan kualitas iman, ilmu, amal saleh baik secara individu maupun secara sosial, dan kepada para keluarga yang ditinggal, hendaknya ikhlas merelakan keluarganya untuk menunaikan ibadah haji, berdoa semoga jamaah yang menunaikan ibadah haji diberi kelancaran selama beraktifitas ditanah suci dan pulang kembali ke Blora dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur. (adi sanrico)
Share:

SELAMAT BERTUGAS WADAN

Penyematan Baret Biru Oleh Danyonif 410/Alugoro
Blora,- “Selamat Bertugas Wadan,” Kata itulah yang terucap oleh Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos. saat amanat pelepasan Wadan Yonif 410/Alugoro Mayor Inf Madian Surya pada hari Selasa 23 Agustus 2016 pukul 09.18  WIB yang akan melaksanakan tugas ke luar negeri bersama PBB di Negara Kongo, salam perpisahanpun tak luput dari ucapan yang disampaikan oleh Wakil Komandan (Wadan) Batalyon 410/Alugoro yang sudah berdinas kurang lebih 1 tahun tersebut.
Penghormatan dan penciuman tunggul Alugoro merupakan pengabdian terakhir Mayor Inf Madian Surya dalam melaksanakan tugas sebagai Wadan Yonif 410/Alugoro, disertai juga pelepasan baret hijau yang berlambangkan Infanteri dan digantikan atau dipasankan dengan baret biru oleh Danyonif 410/Alugoro yang berarti sudah resmi menjadi pasukan perdamian PBB yang mewakili Tentara Nasional Indonesia untuk bertugas di Luar Negeri.
Mayor Inf Madian Surya didampingi oleh Ny Deska Madian Surya memohon doa restu kepada keluarga besar Yonif 410/Alugoro dan seluruh masyarakat Blora agar pelaksanaan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Kongo diberikan keselamatan dan kesehatan ungkapnya, setelah selesai melaksanakan acara tradisi pelepasan di Aula Yonif 410/Alugoro.

Untuk jabatan Wadan Yonif 410/Alugoro untuk sementara belum ada yang mengisi setelah Mayor Inf Madian Surya dilepas, “Ada dan tidak adanya Wadan di satuan ini tetap berjalan dan sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Danyonif Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos. (adi sanrico)  
Share:

PESTA LAMPU KERLAP KERLIP MBLORO MOBYOR-MOBYOR

Peserta Karnaval Lampion HUT RI
Di Blora 2016
Blora,- Suasana malam di Kota Blora meriah, sepanjang jalan Pemuda bak ditaburi ribuan lampu hias hingga ke Blok T (eks.Terminal Lama). Kamis malam (18/08/2016) Pemkab. Blora menggelar acara Pesona Malam Seribu Lampion Mbloro Mobyor-Mobyor. Rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan ke-71 RI ini, memikat ribuan warga Blora untuk menyaksikan berbagai lampion kreasi peserta pawai. “Pesona Malam Seribu Lampion” benar-benar menjadi hiburan yang ditunggu-tunggu warga. Sepanjang bahu kanan-kiri jalan pemuda, rute dilalui peserta pawai sudah dipadati warga yang sudah menunggu sejak sore.
Untuk mengantisipasi warga yang berusaha merangsek jalan dilaluinya pawai. Mulai alun-alun Blora hingga sepanjang jalan Pemuda sampai Blok T. Panitia memasang barikade dan menutup perempatan-perempatan disepanjang jalan pemuda. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan demi kelancarannya acara. Untuk mengantisipasi kemacetan, kendaraan dari arah Rembang yang akan menuju Cepu, di perempatan Karangjati diarahkan melalui jalan Ki Soreng menyusuri jalan utama Desa Nglawiyan hingga sampai perempatan Bangkle. Sedangkan kendaraan dari arah Semarang yang akan menuju Cepu, sampai di perempatan Biandono diarahkan melewati jalan Agil Kusumadya. Panitia juga menempatkan petugas jaga dari TNI-Polri, Satpol PP, Linmas dan petugas dari Bidang Perhubungan DPPKKI sendiri.

Kepala DPPKKI Kab. Blora menjelaskan, Pawai diawali kelompok eksibisi awal yaitu kelompok bendera merah putih, kemudian diikuti kelompok Bhineka dan selanjutnya dari DPPKKI yang menampilkan “Sawung Tladung” dari STM Muhammadiyah Blora. Kemudian dilanjutkan peserta pawai dari tingkat SMP sederajat, SMA sederajat, kelompok Dinas Instansi dan Kecamatan serta kelompok umum. “Total peserta lomba ada 54 kelompok peserta yang terdiri-dari tingkatan SMP, SMA, Dinas dan Umum,” terangnya. (adi sanrico)
Share:

WARGA BINAAN RUTAN BLORA DAPAT REMISI MASA TAHANAN

Pemusnahan Barang Bukti Sitaan Razia
Blora,- Sebanyak 63 warga binaan Rumah Tahanan Blora mendapatkan remisi atau pengurangan masa kurungan pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 kemerdekaan RI. (17/08/2016) “Adanya pemberian remisi dari negara biar membangkitkan semangat tahanan-tahanan yang lain agar berperilaku baik selama menjalani masa tahanan,” kata Kepala Rutan Blora , Fajar saat menyampaikan sambutan.
Dengan rincian Remisi Umum I Pidana Umum sebanyak 60 orang, Remisi Umum II Pidana Umum 1 orang dan Remisi Umum I Pidana Khusus sebanyak 2 orang. Sedangkan warga binaan yang ada di Rutan Blora, tuturnya sebanyak 208 orang dengan rincian Narapidana laki-laki sebanyak 103 orang, narapidana perempuan sebanyak 2 orang, Tahanan laki-laki sebanyak 100 orang dan Tahanan perempuan sebanyak 3 orang. “Remisi, jelasnya tidak serta merta turun dari langit, namun diawali dengan berperilaku baik, taat peraturan sesuai administratif maupun substansif,” tegas Fajar.
Kegiatan-kegiatan pembinaan di Rutan, kata Fajar  meliputi ketrampilan las, menjahit, pembuatan keset, paving batako dan juga belajar Barongan kesenian khas Blora. Pihak Rutan juga bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Blora dalam pembinaan rohani. Fajar selaku Kepala Rutan menandaskan bahwa Rutan Blora bebas narkoba. Dirinya berani menjamin demikian karena test urine baik petugas Lapas dan warga binaan bebas narkoba hasilnya negatif. Termasuk saya memberikan contoh, tandasnya. “Perang narkoba, kamipun menandatangani pakta integritas sekecil apapun kegiatan kami akan kami laporkan,” katanya.

Atas kerawuhan Wakil Bupati Arief Rohman dan rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab. Blora, selaku Kepala Rutan dirinya menyampaikan terima kasih. Hal ini sebagai wujud perhatian warga binaan. Meskipun jumlahnya terbatas, rasio petugas Rutan dengan warga binaan tidak sebanding, namun petugas tetap menjalankan tugas dengan semangat. Rutan juga rutin melakukan razia, kalaupun ada pelanggaran kami akn tindaklanjuti sesuai prosedur yang ada. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Blora yang selalu membantu pengamanan Rutan Blora. Secara umum ungkapnya, Rutan Blora aman dan kondusif. Rutan Blora juga siap mendukung program-program dan kebijakan pemerintah demi kemajuan Kabupaten Blora. Seusai acara, Wakil Bupati Arief Rohman dan rombongan dari Forkopimda melakukan pemusnahaan barang-barang hasil sitaan razia. (adi sanrico)
Share:

SENTUHAN BATIK SAMIN BLORA PROSPEKTIF

Guru Besar USM Prof.Dr.Hj.Kesi Widjajanti, SE.MM
Bersama Pengrajin Batik Desa Klopoduwur
Blora,- Guru Besar Universitas Semarang (USM) Prof. Dr. Hj. Kesi Widjajanti,SE.MM  mengungkapkan produksi batik samin Blora yang dikelola oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis) di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo prospektif dikembangkan. Oleh karenanya perlu peningkatan managemen pemasaran yang profesional. Menurutnya, batik Samin Blora akhir-akhir ini sangat dikenal. “Batik Samin Blora terkenal, sehingga perlu pembinaan dan managemen pemasaran yang baik. Termasuk menjaga kualitas serta inovasi motif,” ujar Kessi Widjajanti saat berkunjung di lokasi pembuatan kain batik desa Klopoduwur. (15/08/2016) 
Kedatangannya bersama Tim Peneliti USM selain melihat dari dekat proses pembuatan batik di desa Klopoduwur juga melakukan penelitian tentang seni budaya warga Samin Karangpace. Di kampung Samin Karangpace Tim Peneliti USM diterima oleh tokoh setempat, Lasio dan Wahini serta sejumlah tokoh Samin Sikep Engkrek lainnya. Istri almarhum Bupati Blora Basuki Widodo itu sempat menanyakan tentang pendidikan warga Samin Klopoduwur. “Bu Wahini, bagaimana cara mendidik anak di rumah ?,” tanya Kessi kepada Wahini, istri Lasio. Selain itu, Tim Peneliti USM juga menanyakan sejarah keberadaan samin Klopoduwur dan aktifitas kesehariannya.

Kunjungan Tim Peneliti USM didampingi Kepala Bidang Pariwisata DPPKKI Kabupaten Blora Sugiyanto, Kepala Seksi Desinfo Samedi Djoko Waspodo. Ikut menyambut, Kepala Desa Klopoduwur dan Ketua Pokdarwis setempat. “Tentu saja sangat berterimakasih atas kedatangan Tim Peneliti USM. Benar bahwa batik Blora secara umum sangat prospek untuk dikembangkan, khususnya di wilayah destinasi wisata,” ujar Sugiyanto. Rombongan USM mendapatkan sejumlah leaflet dan buku panduan wisata. (adi sanrico).
Share:

PERSONEL YONIF JALANI TRADISI DARI TREMBUL

Danyonif 410/Alugoro Memberi Minum Kepada
Anggota Baru Menggunakan Air Kendi
Blora,- Sejumlah 16 orang personel Yonif 410/Alugoro pimpinan Lettu Inf Agus Supriyanto Jab. Pasintel Yonif 410/Alg melaksanakan tradisi satuan, Desa Trembul Rejo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora merupakan tempat star para Prajurit Yonif 410/Alugoro untuk melaksanakan tradisi bagi anggota baru.
Rasa lelah pun terbayar oleh perasaan bangga saat tiba di gerbang satuan Yonif 410/Alugoro, kegiatan itu merupakan tradisi turun-temurun dari pendahulu yang telah lama dinas di satuan Yonif 410/Alugoro maupun yang telah pindah.
Penyiraman air kembang serta minum air kendi juga tak luput dilakukan oleh para peserta tradisi tersebut, dalam amanat yang disampaikan oleh Danyonif 410/Alugoro  Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos. yang didampingi oleh Ketua Persit KCK Cabang LX Yonif 410 menyampaikan bahwa selamat datang bagi para prajurit baru dan segera beradaptasi kepada lingkungan disekitar wilayah satuan.

Setelah semua melaksanakan tradisi seluruh personel Yonif 410/Alugoro mengucapkan selamat telah bergabung menjadi anggota satuan serta junjung nama baik satuan “Selamat Datang Anggota Yonif 410/Alugoro,” ucap Danyonif 410/Alugoro (adi sanrico)
Share:

PEMBUATAN KERAMIK MELALUI KREANOVA BLORA

Peragaan Pembuatan Keramik Oleh Warga Desa Balong
Blora,- Perajin keramik Desa Balong, Kecamatan Jepon, diundang untuk memperagakan pembuatan keramik pada ajang Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Kreanova) dan pameran yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Blora melalui Bappeda. “Perajin keramik Balong kami undang untuk memperagakan pembuatan keramik yang inovatif kepada publik. Dengan alat putar dan ketrampilam yang dimiliki ditunjukkan kepada publik melalui ajang krenova,” ujar Sekretaris FPED, Raharjo, di Blora.  (07/08/2016).
Peragaan keramik dilaksanakan di GOR Mustika Blora pukul 13.00 WIB sampai selesai. “Pengunjung dipersilahkan mencoba untuk memperagakan pembuatan keramik,” ujarnya.
Usaha keramik muncul dan berkembang karena pembinaan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora serta Forum Pengembangan Ekonomi Daerah (FPED) Blora didukung CSR dari EMCL serta pembinaan dari ISI Yogyakarta.
Kepala Bappeda Kab. Blora, Sam Gautama mengatakan lomba diikuti 26 peserta. Pameran diselenggarakan di GOR Mustika, dimulai hari Sabtu (6/8) sampai dengan Senin (8/8). Peserta pameran tidak hanya dari peserta Kreanova namun juga stand pendukung dari dinas maupun UMKM. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Blora Arief Rohman.
Pemenang lomba Kreanova untuk Kategori Pelajar, juara I diraih Asyfaun Ni’matusholihah karyanya olahan kecap dan dodol dari kulit pisang. Juara II diraih Anisa Agustina dengan karyanya Suluh Si Kuning Penerang Gizi untuk Masyarakat Blora. Sedangkan Juara III diraih Diah Kemala Mutmainah Manisan Kulit Markisa. Untuk Juara Harapan diraih Habib Haidar Dananjaya dengan karyanya Paket Murah Penerang Rumah.
Untuk Kategori Umum juara I diraih Sutrisno dengan hasil karyanya Pembasmi Hama Tikus Bertekanan sebagai Pengganti Pengasapan Secara Manual, Juara II diraih Marjati dengan karyanya Tas Limbah Plastik, Juara III diraih Veri Dwi Susanto karyanya Miniatur Berbahan Bambu, Juara Harapan Sabun Cair TopCling karya dari M. Lilik Zubaidi.

Kategori Mahasiswa juara I diraih Rudi Romadhon dengan karyanya Aplikasi Rumah Pintar Kendali Peralatan Listrik Rumah Menggunakan Perintah Suara Melalui Ponsel Android. Juara II diraih Bima Dwi Saputra dengan karyanya Sistem Pengisian Listrik Pada powerBank Dengan Memanfaatkan Tenaga Angin Pada Sepeda Motor. Juara III diraih Yosep Widianto dengan karyanya Pemanfaatan Dinamo Sepeda Onthel Sebagai Sumber Energi. (adi sanrico)
Share:

LOMBA HUT RI KE 71 UNTUK YONIF 410

Lomba Bakian Bersama Anggota Yonif 410/Alugoro
Blora,- Tidak sekedar untuk mencari kemenangan, akan tetapi kemeriahanlah yang diutumakan, terbukti sejumlah personel yang mengikuti lomba HUT Republik Indonesia (RI) seperti, makan kerupuk, balap karung, masukan belut kedalam botol, tarik tambang, hal itu membuat semua peserta lomba dan penonton yang hadir dalam kegiatan tersebut tertawa terbahak–bahak karena aksi dan kekonyolan yang jarang dipertontokan di Asrama militer (Asmil) Yonif, dan salah satunya adalah Danyonif Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos.
Aksi jaga gengsi pun tidak luput di perhitungkan karena menjaga nama baik kompi baik kompi yang berada di Blora serta Kompi C yang berada di Pati pun ikut serta dalam ajang tahunan yang setelah sekitar 10 tahun baru ada  tersebut di Asrama militer Yonif 410/Alugoro Blora kali ini.

Danyonif Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos. menjelaskan bahwa kemeriahan yang dilakukan oleh satuan Asmil 410/Alugoro merupakan wujud nyata bahwa TNI pun tidak hanya melaksanakan kegiatan yang bersifat militer saja akan tetapi ajang lomba yang bersifat meriah ini dapat memupuk jiwa korsa maupun persaudaraan bagi Negara kita tanah air Indonesia, “ Acara Lomba Peringatan HUT RI Antar Kompi Seperti ini, tidak semata–mata kemenangan, namun yang dicari adalah  kerukunan antar prajurit baik sesama prajurit maupun warga sekitarnya,” ujar Danyonif 410/Alugoro. (adi sanrico)
Share:

UPACARA PERINGATAN HUT JATENG MEMAKAI BUSANA SAMIN

Upacara Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Tengah
Peserta Upacara Berpakaian Samin
Blora,- Upacara Bendera peringatan Hari Ulang Tahun Jawa Tengah ke-66 di halaman Setda Kab. Blora. Peserta upacara mengenakan busana Samin, (15/08/2016). Peringatan tahun ini berbeda dengan peringatan sebelumnya karena peserta upacara menggunakan busana adat Jawa Tengah sesuai Surat edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 065.5/0168 tahun 2016 bahwa Pada tanggal 15 setiap bulannya wajib menggunakan pakaian-pakaian adat.
Pakaian Samin merupakan busana adat yang menjadi kebanggaan masyarakat Kab. Blora. Pemkab. Blora sejak Februari 2014 telah mengeluarkan Peraturan bagi Pegawai Negeri Sipil agar mengenakan pakai Samin setiap hari Kamis pada Minggu keempat.
“Kalau Bapak Gubernur mirsani (melihat) upacara hari ini di Blora bangga dengan Sedulur-Sedulur Sikep Kab. Blora, karena hari ini Sedulur-Sedulur Sikep Kab. Blora melaksanakan Upacara Bendera memperingati Hari Jadi Jawa Tengah dengan baik sekali,” ucap Bupati Blora Djoko Nugroho saat menjadi Inspektur Upacara.
Busana Samin merupakan pakaian keseharian Sedulur-Sedulur Sikep (sebutan pengikut ajaran Samin Surosentiko). Filosofi pakaian Samin mencerminkan kesederhanaan dan kejujuran. Sedangkan model pakaian Samin adalah lengan panjang sedangkan celana diatas mata kaki. Warna baju dan celana Samin berwarna merah namun bisa juga dengan warna lainnya. Baju Samin mencerminkan kesederhanaan menyimpan kejujuran yang luar biasa. Pada bagian kepala memakai ikat kepala atau biasa disebut udeng.
Sementara itu dalam sambutan tertulisnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa ini salah satu ciri bahwa kita kompak dan sebagai bentuk kontribusi ASN untuk manghayu bagio Hari Ulang Tahun Jateng dari sisi nguri-nguri Budaya Jawa utamanya melestarikan baju adat Jawa Tengah.
Selaku Gubernur Jawa Tengah ini sebagai bentuk kebersamaan dan satunya derap langkah untuk bekerja dan berkarya nyata utamanya melayani rakyat dengan pelayanan yang semakin baik.
“Saya wanti-wanti betul untuk terus menambah 4 (empat) pokok spirit pelayanan yang cepat, mudah, murah serta harus ramah itulah Jawa Tengah,” tandasnya.
Seusai Upacara Bendera, Bupati Djoko Nugroho menyerahkan piala dan penghargaan Penilaian kinerja Pelayanan Publik untuk Kecamatan dan Kelurahan se Kab. Blora. Diringkat Kecamatan juara I, II, III masing-masing diraih Kecamatan Cepu, Sambong dan Japah. Sedangkan ditingkat kelurahan juara I, II, III masing-masing diraih KelurahanTegalgunung Kec. Blora, Kelurahan Tambakromo Kec. Cepu, Kelurahan Wulung Kec. Randublatung.

Bupati yang akrab disapa Kokok ini juga menyerahkan 1 (satu) unit kendaraan operasional pemadam kebakaran (Damkar) yang diterima langsung Kepala Pelaksanana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Sri Rahayu. (adi sanrico)
Share:

TIM LOMBA BINTER KODAM IV/DIPONEGORO MENILAI BINTER KODIM BLORA

Penilaian Binter Di Kodim Blora
Blora,- Dalam rangka lomba Binter (Pembinaan Teritorial) yang Ke XX Tahun 2016-2017, Tim Lomba Binter tingkat Kodam IV/Diponegoro pimpinan Waaster Kasdam IV/Diponegoro Letkol Arh Ananta Wira I.P.S.Sos melaksanakan tugas penilaian di Kodim 0721/Blora. Kehadiran Tim Lomba Binter tingkat Kodam IV/Diponegoro itu, disambut langsung oleh Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos beserta Kasdim Blora Mayor Kav Burhanuddin, ST, Perwira Staf, serta 4 (empat) orang Danramil, 4 (empat) orang Babinsa,Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Pemuda. tempat di Aula Makodim setempat
Pada kesempatan itu, Dandim Letkol Inf Susilo, S. Sos memberikan paparan tetang geografi, demografi dan komunikasi sosial di wilayah satuan Kodim 0721/Blora. “Situasi Kabupaten Blora sampai saat ini dalam keadaan cukup aman dan kondusif”. Jelas Dandim Blora.
Di kesempatan yang sama, Waasterkasdam IV/Diponegtoro Letkol Arh Ananta Wira I.P.S.Sos sebagai pimpinan rombongan mengucapkan terimakasih atas sambutan yang sangat baik ini, Waaster berharap  sambutan ini semoga bisa dijadikan tolak ukur satuan Kodim Blora, “saya bangga gedung yang sudah tua ini terawat dengan baik dan terlihat sangat megah dan bersih, ini perlu dipertahankan”.Tandasnya
Lomba Binter (Pembinaan Teritorial)
Waaster (Wakil Asinten Teritorial) Letkol Arh Ananta Wira I.P.S.Sos menjelaskan, Lomba Pembinaan Teritorial (Binter) bertujuan untuk mengukur sejauh mana Kodim mampu menyelenggarakan kegiatan pembinaan teritorial, pembinaan satuan, dan meningkatkan mekanisme kerjasama kemitraan dengan instansi pemerintah daerah serta segenap komponen masyarakat di wilayah tugasnya. “Adapun penilaiannya meliputi, pengecekan pangkalan, Binter program, dan Binter non program. Kemudian, pengecekan ke staf intel, staf ops, staf log, staf pers dan Staf teritorial dilanjutkan pengecekan ke koramil 01/Kota (Model),” jelas Letkol Arh Ananta Wira I.P.S.Sos.

Sasaran lomba Binter yang ingin dicapai adalah, agar kegiatan Binter dilaksanakan Kodim, baik program maupun non program sesuai yang diharapkan. Yakni, terselenggaranya tertib administrasi Kodim, meningkatkan kemampuan aparat Kodim, dan tumbuhnya kreatifitas para Dandim dalam mengembangkan metode Binter yang bersifat non program. Jelas Ketua Tim Lomba Binter Letkol Arh Ananta Wira I.P.S.Sos (adi sanrico)
Share:

JAJARAN POLRES BLORA BERHASIL MENANGKAP PELAKU PEMBUNUHAN GURU SD KURIPAN GROBOGAN

Tersangka Dan Kapolres Blora
AKBP Surisman
Blora,- Berkat kerja keras team Resmob Sat Reskrim Polres Blora bersama team Resmob Polda Jawa Tengah, tiga kali 24 jam akhirnya berhasil dapat mengungkap kasus pembunuhan yang mayatnya dibuang di saluran air (11/08) sekitar pukul 10.00 wib di RT.05 RW.02 Desa Sambongrejo, Kecamatan Ngawen.
Menurut Kapolres Blora AKBP Surisman keberhasilan meringkus pelaku pembunuhan terhadap pegawai negeri sipil Suparman warga Kecamatan Porwodadi Kabupaten Grobogan, yang mayatnya ditemukan kemarin, di Kecamatan Ngawen berkat kejelian anggotanya dalam mengurai akar permasalahan dan hasil olah tempat kejadian perkara.Yang terlebih dahulu menulusuri siapa suparman dan apa aktifitasnya sebelum terbunuh, dan akhirnya Resmob Sat Reskrim Polres Blora dapat mengumpulkan data serta meringkus Tersangka Saiful Anwar warga Desa Paseban, Kecamatan Kebunagung Kabupaten Demak sabtu (13/08) yang diketahui ternyata masih kawannya sendiri. “Tersangka ingin menguasai harta korban, yakni sebuah mobil dan sejumlah uang,” kata AKBP Surisman.

Kapolres Blora AKBP Surisman menambahkan saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Blora guna penyidikan lebih lanjut, tersangka terancam hukuman mati. sedangkan untuk kepentingan proses hukum selanjutnya Kasat Reskrim Polres Blora AKP Asnanto juga diminta untuk pengembangan kasus dimungkinkan ada tersangka lainnya. (adi sanrico)
Share:

Hot News

Sejumlah Titik di Ruas Jalan Jepon-Bogorejo Blora Mulai Dibangun

  𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sejumlah titik (enam titik) di ruas jalan Jepon-Karang-Bogorejo, yang merupakan jalan alternatif menuju wilayah J...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »