KIBARKAN MERAH PUTIH DI WADUK PG BLORA

Upacara HUT Ke-72 Diatas Air Waduk Gendis Tirta Mulya Todanan PT GMM Bulog Blora
Blora,- Pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih HUT ke-72 Kemerdekaan RI diatas air Waduk Gendhis Tirta Mulya milik PT Gendhis Multi Manis (PT GMM) Bulog, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Kamis (17/08/2017), berjalan lancar & khidmad.
“Sempat grogi, namun begitu melihat merah putih berkibar perlahan, hati saya bergetar, dan bermangat,” ungkap Yuni Lindawati, Manager SDM PT GMM Bulog.
Pengalaman yang diakuinya luar biasa, dan baru kali pertama ikut upacara diatas air kedalaman  11 meter, membuat  rasa bangga  menumbuhkan  semangat  nasionalisme,  juga   dilontarkan  Putri Dewi Atikasari,  public   relations (PR) pabrik gula (PG) Blora.
“Melihat bendera merah putih naik keatas, saya benar-benar bangga, bersemangat, dan tidak ada rasa takut berdiri diatas air,” ungkap Putri Dewi Atikasari.
Upacara HUT RI yang dilaksanakan kali pertama diatas air  oleh PG pelat merah (BUMN) yang digagas General Meneger (GM) PG Blora Bambang Subekti, dipimpin Direktur Operasional (Dirops) PT GMM Bulog Saldi Aldryn.
Hadir dalam prosesi upacara tujuh belasan dirangkai dengan kegiatan Blora Aquatic Fantasy I (BAF-I), dihadiri sejumlah direksi PT GMM Bulog, pejabat Pemkab Blora, Forkopimcam Todanan, Ketua KONI, sejumlah pengurus cabang olahraga, dan masyarakat sekitar PG.
Heroisme   pelaksanaan   upacara   HUT  ke-72   Kemerdekaan,   diawali   dari  perngibar   bendera   berenang menuju tiang bendera, sementara 100 orang lebih berdiri diatas deck yang mengapung di air, dan saat prosesi pengibaran merah putih tidak menyentuh air.

“Alhamdulillah lancar dan khidmat, kami ingin  menumbuhkan rasa nasiolisme yang lebih dalam kepada jajaran manajamen/karyawan PG Blora serta masyarakat luas,” tandas Saldi Aldryn. (adi sanrico)
Share:

KIBARKAN MERAH PUTIH DI GOA TERAWANG

Perhutani Blora Kibarkan Merah Putih Di Goa Terawang Todanan
Blora,- Bendera Merah Putih Ukuran 10 X 6  Meter, Dikibarkan Oleh Atlit Federasi Panjat Tebing Indonesi (FPTI) Cabang Blora, Di Goa Terawang Todanan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora, Dalam Rangka Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-72.
Komunitas Pemanjat Tebing Yang Tergabung Dalam Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI)  Cabang Blora, Memiliki Cara Tersendiri Untuk Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-72 tahun ini.
Para Pecinta Olahraga Ekstrem Ini Memilih Menggelar Upacara Di Tebing Goa Terawang Setinggi 15 Meter, Kegiatan Ini Bekerjasama Dengan Perum Perhutani KPH Blora, Karena Goa Terawang Salah Satu Destinasi Wisata Alam Milik Perum Perhutani KPH Blora.
Upacara Pengibaran Bendera Yang Di Ikuti Karyawan Perhutani Dan Forkompimda Blora Dengan Mengibarkan  Bendera Merah Putih Sepanjang 10X6 Meter tersebut  Dilakukan Didalam Goa, Yang Diatasnya Berlubang Sehingga Pemanjat Tebing Turun Kebawah Melalui Tali Untuk Mengibarkan Bendera Merah Putih.

Administratur Perum Perhutani KPH Blora Rukman Supriatna, S.Hut, M.Par menjelaskan bahwa Tujuan Pengibaran Bendera Didalam Goa Selain Untuk Memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke-72, Juga Salah Satu Ide Untuk Mengembangkan Daya Tarik Wisata Alam Goa Terawang.
Rukman Supriatna menambahkan Perhutani KPH Blora Akan Mengibarkan Bendera tersebut Selamanya. “Dengan Di Bentangkanya Bendera Merah Putih Didalam Goa Wisata Alam Goa Terawang Akan Banyak Dikunjungi Sekaligus Akan Menambah Rasa Nasionalisme Yang Sekarang Ini Mulai Memudar,” tegas Rukman Supriatna, S.Hut, M.Par.
Kepala Kesbangpol Blora Nur Hidayat Yang Hadir Mewakili Bupati Blora Mengatakan bahwa Ini Merupakan Ide Kreatif Dari Perum Perhutani Blora, Namun Kegiatan ini  Juga Memberi Aprisiasi Yang Sangat Tinggi Terhadap Ide Yang Penuh Tantangan Ini, “Harapan Pemkab Blora Kepada Perhutani Agar Hal Ini Tidak Berhenti Disini Saja, Agar Destinasi Wisata Yang Ada Di Blora Semakin Maju,” Ucap Nur Hidayat.


Dalam Melaksanakan Pengibaran Bendera Didalam Goa Dengan Ketinggian 15 Meter Ferdiansyah Dan Kawan –Kawan FPTI Blora Mempersiapkan Latihan Selama Dua Hari,  Yang Paling Berat Saat Membawa Bendera Ke Atas Karena Sangat Berat, Saat Turun Untuk Melakukan Pengibaran Bendera Ia Merasa Deg-Degan Juga. “Karena Sudah Latihan, Akhirnya Pengibaran Bendera Merah Putih, Di Dalam Goa Sepanjang 10x6 Meter ini, Dalam Rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Ri Ke-72 Berhasil Dilaksanakan,” pungkas Ferdiansyah. (adi sanrico)
Share:

“DP” PG BLORA JUARA I DAYUNG BAF-1

Lomba Dayung Di Waduk Gendhis Tirta Mulya Todanan
Blora,- Kontingen dari  Departemen Pengolahan (proses) pabrik  gula (PG)  Blora milik PT GMM Bulog, keluar sebagai juara pertama dalam lomba dayung Blora Aquatic Fantasy I (BAF-I) yang di gelar di Waduk Gendhis Tirta Mulya, kompleks PG Blora. Juara II dan III, dimenangkan oleh Departemen Tenaga Kejra Bongkar Muat (TKBM), dan Departemen Engineering. Lomba dayung Perahu Naga BAF-1, diikuti   delapan tim, dan satu tim atlet junior Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PODSI) Kabupaten Blora.
“BAF I ini even kali pertama, akan terus kami tingkatkan di tahun-tahun mendatang,” jelas Direktur Operasional (Dirops) PT Gendhis Multi Manis (GMM) Bulog, Saldi Aldryn.
BAF-I   yang   disaksikan   masyarakat   dari   berbagai   penjuru   itu,   dihadiri   pengurus   Komite   Nasional Olahraga Indonesia Sukiman (Ketua II), Wahono Ketua III, jajaran direksi PT GMM Bulog, dan pejabat Pemkab Blora, berlangusng meriah.
Sesi paling menarik adalah lomba eksebisi antara juara I Departemen Pengolahan (DP), melawan atlet junior PODSI Blora. Tim juara BAF-1 (kontingen PG Blora) yang berusaha maksimal memenangkan nomor eksebisi itu, tidak berdaya menghadapi atlet PODSI, dan finish diurutan kedua.
“Kami bangga melihat semangat karyawan PG Blora berolahraga dayung, PODSI mendukung BAF-1 dan kegiatan berikutnya,” kata Ketua II KONI Blora, Sukiman.
Sementara itu Dirops PT GMM Bulog Saldi Aldryn, menyatakan tekatnya untuk menggiatkan olahraga dayung pada karyawan PG, dan berkeinginan menggelar even serupa di waktu-waktu mendatang.
“Hanya   sepekan   latihan,   anak-anak  sudah   familier,   sudah  siap   lomba,   dan  bersemangat.   Kami  akan tingkatkan even ini di tahun-tahun mendatang agar olagaraga ini lebih memasyarakat,” tandas Saldi.

Diberitakan sebelumnya, kali pertama di Blora, bahkan di Pulau Jawa, PG pelat merah menggelar berbagai kegiatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, dirangkai kegiatan bertajuk Blora Aquatic Fantasy I (BAF-I), diantaranya digelar lomba dayung.BAF-1, dilaksanakan di Waduk Gendhis Tirta Mulya milik PT GMM Bulog berlokasi di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Blora. Waduk dengan panjang mencapai 300 meter lebih, kedalaman 11 meter, dan airnya cukup jernih dari hasil sterilisasi dengan peralatan canggih milik PG. (adi sanrico)
Share:

PELAYANAN SAMSAT BLORA BERPAKAIAN ADAT SAMIN

Pelayanan Samsat Blora Berpakaian Samin Blora
Blora,- Suasana berbeda terlihat diruangan Samsat Blora. Dimana semua petugas loket pelayanan baik pelayanan di SAMSAT, terlihat menggenakan pakaian adat Samin Blora saat melaksanakan tugas melayani masyarakat, Rabu (16/08/2017).
Kepala Samsat Blora Agus Riyadi SE, MM. melalui Kepala Seksi PKB/BBNKB Pudji Astutik SH. mengatakan sebagai bentuk kegembiraan dari personil Samsat dalam memeriahkan HUT Republik Indonesia, mereka sengaja menampilkan hal yang berbeda, yakni semua personil yang bertugas menggenakan pakaian adat Blora.
Dikatakan Pudji Astutik, alasan memakai pakaian adat karena ingin menyampaikan pesan bahwa Indonesia itu penuh keberagaman sehingga tidak boleh ada perpecahan. "Kami ingin mengajak masyarakat untuk menelaah kembali arti Bhinneka Tunggal Ika, yang telah menghantarkan bangsa ini merdeka, melalui simbol baju adat yang kami pakai," tuturnya di sela-sela sambil melayani masyarakat.
Dengan pakaian adat yang dikenakan oleh para personil Samsat, ia berharap akan semakin menumbuhkan jiwa nasionalisme dijajaran anggota. "Kami berpakaian adat dari Blora, sebagai bentuk penghormatan kami akan keberagaman di negeri ini," ucap Pudji Astutik.

Lanjutnya, meski mengenakan pakaian adat, pelayanan terhadap masyarakat tetap dilakukan dengan baik. Salah satu warga Blora yang sedang mengurus perpanjangan STNK, Heri Sucipto mengaku kaget melihat penampilan para petugas yang berada dikantor SAMSAT hari ini. "Kaget para petugasnya berpakaian adat orang Blora asli, terasa lebih humanis," ujarnya. (adi sanrico)
Share:

POLRES BLORA BERSAMA FORKOPIMDA MUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA

Kapolres Blora Bersama Forkopimda Blora Musnahkan Barang Bukti Narkoba
Blora,-  Narkotika merupakan musuh nyata bagi Negara, sedang diperangi secara serius, karena Narkotika dapat merusak badan sekaligus masa depan generasi penerus bangsa bila di salah gunakan. Banyak jenis Narkotika yang sedang beredar di Negeri kita dengan berbagai harga dan cara memperolehnya secara diam-diam untuk digunakan, kalangan pelajar, masyarakat bawah, dan menengah, sampai kelas atas.
Bahaya narkoba yang semakin mengkhawatirkan masyarakat, membuat jajaran Kepolisian Resor (Polres) Blora dengan sigap dan tanggap menindak lanjuti setiap laporan masyarakat terkait peredaran narkoba di Kabupaten Blora. Menindak lanjuti dari kasus peredaran dan penggunaan Narkoba tersebut, Sat Narkoba Polres Blora tidak tinggal diam, demi memberantas dan membersihkan berkembang biaknya dari wabah bahaya Narkoba khususnya di wilayah Hukum Polres Blora.
Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H didampingi Wakapolres Kompol Indriyanto Dian Purnomo, S.H dan Kasat Narkoba AKP Suparlan sekaligus disaksikan langsung oleh Forkopimda Blora yakni Bupati Blora H. Djoko Nugroho, Ketua DPRD H. Bambang Susilo, Ketua Kejari, Ketua Pengadilan Negri Blora, Kasdim 0721 Blora serta Toga dan Tomas yang hadir dalam pemusnahan barang bukti Narkoba di halaman belakang Mapolres Blora. Selasa (15/08/2017).
Keberhasilan Sat Narkoba Polres Blora dalam pengungkapan kasus pengedar narkoba diwilayah Kabupaten Blora selama kurun waktu 7 bulan terakhir tahun 2017 dari Januari hingga Juni 2017.
AKBP Saptono memaparkan, keberhasilan Polisi dalam mengungkap kasus dan menangkap bandar-bandar narkoba tidak terlepas dari peran aktif informasi masyarakat. “Alhamdulillah berkat usaha dan kerja keras Sat Narkoba Polres Blora serta peran aktif masyarakat dalam membantu tugas Kepolisian membuahkan hasil masksimal, terbukti hari ini kita musnahkan barang bukti narkoba selama kurun waktu 6 bulan terakhir  yang sudah inkrah,” kata AKBP Saptono.
Lanjut Kapolres, Pemusnahan barang bukti narkoba oleh Polres Blora bersama Forkompimda terdiri dari sembilan Laporan Polisi. Dari Januari sampai dengan Juni 2017 sejumlah 11 kasus dengan jumlah tersangka 16 orang.
“Dengan perincian kasus tindak pidana sabu-sabu 8 kasus dan tindak pidana bahan berbahaya 3 kasus. Total jumlah barang bukti narkotika yang dimusnahkan hari ini sebanyak 12,477 gram,” ungkap AKBP Saptono.
Bupati Blora Djoko Nugroho sangat mengapresiasi program Kapolres Blora tentang pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh Sat Res Narkoba Polres Blora. dirinya mengucapkan terimakasih atas kerja keras menyelamatkan generasi bangsa dari pengaruh narkoba. “Saya sangat terkesan dengan keberhasilan Sat Res Narkoba Polres Blora, dalam waktu 6 bulan berhasil menangkap 13 tersangka dengan jumlah barang bukti narkoba yang luar biasa seperti ini,” ujar Djoko Nugroho.
Menurutnya, Langkah kongkret dari Sat Res Narkoba Polres Blora dalam upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba akan di dukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. Rencananya akan dibentuk Badan Narkotika Kabupaten (BNK) yang sementara kantornya menempati di rumah dinas ketua DPRD Blora. “Mengingat perkembangan narkoba yang signifikan di Kabupaten Blora, Rencana pembentukan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) akan segera direalisasikan. Karena belum memiliki kantor induk, untuk sementara menempati rumah dinas Ketua DPRD yang masih kosong bisa ditempati,” Imbuh Bupati Blora.
Selain itu Kapolres AKBP Saptono juga menerangkan bahwa di Kabupaten Blora sudah masuk kategori daerah rawan narkoba karena dari segi geografis wilayah berbatasan dengan beberapa Kabupaten dan Provinsi Jawa Timur. “Blora sudah bisa dikatakan daerah rawan narkoba, karena perkembangan peredaran narkoba dari 2 tahun terakhir meningkat. Modus operandi para pengedar narkoba sudah seperti kurir di kota-kota besar, sehingga kami perlu kerja keras ungkap kasus narkoba ini,” terang Kapolres.
Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Suparlan menambahkan bahwa harga per-gram untuk narkoba jenis sabu-sabu seharga 1 sampai 2 juta rupiah. “harga satu gram emas lebih mahal satu gram sabu-sabu, kalau emas per-gram 500 ribu, untuk sabu-sabu bisa 1-2 jutaan per gram, karena itu lebih menggiurkan usaha narkoba,” papar AKP Suparlan kepada rekan media diselingi candaan.

Menurutnya, atas perbuatan para Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) dari UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan 5 hingga 15 tahun penjara dan untuk tersangka kasus bahan berbahaya dijerat dengan undang-undang kesehatan. (adi sanrico)
Share:

GMM BULOG GELAR BAF-1 UPACARA 17-AN DIATAS AIR DAN AKSI LOMBA DAYUNG

Persiapan BAF-1 di Waduk Gendhis Tirta Mulya, dan uji coba sistem pengamanan air untuk even yang kali pertama
di gelar di Pulau Jawa oleh PT GMM Bulog PG Blora.
Blora,-Untuk kali pertama di Blora, bahkan di Pulau Jawa, pabrik gula (PG) menggelar kegiatan meliputi upacara HUT Kemerdekaan RI, rangkaian kegiatannya, dan aneka lomba dilaksanakan diatas air. PG itu adalah PT GMM Bulog (PG Blora), acaranya bertajuk Blora Aquatic Fantasy I (BAF-I). “Kami bersama petani, dan masyarakat akan memperingati HUT Ke-72 Kemerdekaan RI secara heroik,dan beda,” papar Direktur Operasioanl (Dirops) GMM Bulog, Saldi Aldryn, Minggu (13/8).
Disebut  heroik  dan beda,    jelasnya,  baik  upacara  bendera,  kegiatan kekompakan, serta  aneka  lomba digelar diatas air. Direksi, staf, karyawan, petani dan warga sekitar PG kompak  menyatu di ajang BAF-1 untuk mewujudkan nasionalisme yang mendalam.
Menurut Saldi, untuk merealisasi kegiatan itu pihaknya menggandeng pengurus cabang olahraga (cabor) dayung (PODSI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Disporabudpar Blora, dan para pihak. Lokasi BAF-1, dilaksanakan di Waduk  Gendhis Tirta Mulya milik PT Gendhis Multi Manis (GMM) Bulog yang berlokasi di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Blora, pada Kamis (17/08/2017).
Waduk yang berada di kompleks PG Blora (PT GMM Bulog) itu mencapai 500 meter lebih, kedalaman 11 meter, dan airnya cukup jernih dari hasil sterilisasi dengan peralatan canggih milik PG, kata Saldi.
Sedangkan kegiatan BAF-1, diawali upacara bendera diatas air petugas pengibar bendera memulainya dengan berenang, peserta upacara juga diatas air menggunakan perahu milik Pengkab PODSI Blora. Setelah upacara, dilanjutkan lomba dayung dari jajaran menajemen/karyaan PT GMM, petani tebu, para stakeholder, disusul lomba mancing dengan peserta sekitar 500 orang.
Di event langka ini masyarakat bebas untuk menyaksikannya. “Keamanan dijaga dengan baik,   karena tujuan BAF-1 untuk menggairahkan wisata, minat warga pada olahraga dayung, dan menjalin sinergitas semua pihak,” tandas Dirops PT GMM Bulog Saldy Aldryn.
Ketua Pemcab PODSI Blora, Sukiman, menyambut positif BAF-1, maka pihaknya mendukung kegiatan ini dengan ,mengirim tiga perhau naga, delapan perahu kano, dan sejumlah instruktur. “Bagus, kami dukung BAF-1, dan tahun-tahun mendatang,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Blora Herry Sutiyono, memberi apresiasi positif BAF-1, kegiatan yang mewujudkan nasionalisme, semangat olahraga, wisata, dan hiburan. “Semoga kedepan ada BAF-2, 3, dan seterusnya,” kata pelatih atletik (PASI) Blora tersebut. (adi sanrico)
Share:

SAT RESKRIM POLRES BLORA BERHASIL TANGKAP PELAKU SPESIALIS CURANMOR

Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor
Blora,-  Satuan Reserse Kriminal Polres Blora menangkap seorang pria terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Diketahui, pelaku bernama Hendi Kristanto ini sudah beraksi berkali-kali bahkan sudah pernah masuk penjara. “Dia melakukan itu memang biasa, mata pencahariannya itu. barangnya lalu dijual. Duitnya untuk kebutuhan sehari-hari dan juga untuk berpesta. Karena mudahnya dia mencuri motor, Dia sudah sering kali beraksi dan pernah dipenjara,” jelas Kapolres Blora AKBP Saptono S.I.K, M.H. (14/08/2017).
Kapolres Blora menjelaskan penangkapan pelaku curanmor pemain lama ini bermula dari hilangnya sepeda motor milik Nurjanah (26th), warga Kecamatan Ngrao, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang hilang pada hari Jumat 28 Juni 2017 lalu. Sepeda motor miliknya yang terpakir di Café DJS hilang ketika ditinggal bekerja dalam keadaan terkunci.
Kemudian selang kurun waktu kurang lebih 4 jam, sekira pukul 01.00 WIB saat Pemilik Sepeda Motor Nurjanah bersama temannya Febri Novitasari hendak pulang, mendapati sepeda motor miliknya tidak berada di tempat dan hilang.
“Sepeda motor korban hilang dari parkiran di Café DJS Cepu saat dirinya sedang bekerja, kemudian melaporkannya ke Polsek Cepu, sambil memberitahu ciri-ciri tersangka yang terekam kamera CCTV,” ujar Kapolres Blora.
Jajaran Polres Blora kemudian berhasil menangkap seorang pelaku Hendi Kristanto (33th), warga Kampung Asem, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Pada saat dilakukan penangkapan tersebut Polisi terpaksa menembak kaki tersangka. “Ketika melakukan penangkapan tersangka yang memang sudah dikenal resedivis mencoba melawan, sehingga oleh petugas dilumpuhkan,” ungkap AKBP Saptono.
Pelaku berikut barang bukti kunci T dan obeng yang digunakan beraksi langsung diamankan ke Mapolres Blora untuk dilakukan pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut kasus tersebut oleh penyidik. “Pelaku dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumanya 7 tahun penjara,” tegas AKBP Saptono.

Kapolres Blora menghimbau kepada segenap warga masyarakat agar berhati-hati saat memarkir sepeda motor. Terlebih apabila ditinggal untuk waktu yang cukup lama, pastikan motor dalam keadaan terkunci, “Agar lebih aman dianjurkan menggunakan kunci ganda seperti gembok dan rantai,” pungkas AKBP Saptono. (adi sanrico)
Share:

DANDIM BLORA AJAK WARGA BLORA DOA BERSAMA

Dandim Blora Letkol Inf Susilo, S.Sos
Blora,- Dalam rangka Peringati Hari Ulang Tahun (HUT)  Kemerdekaan RI ke-72 tahun ini, Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S.Sos mengajak seluruh warga Kabupaten Blora baik Islam maupun non Islam  untuk senantiasa turut berdoa dan menggelar aksi 171717.
“Doa tersebut sebagai wujud syukur atas nikmat kemerdekaan selama 72 tahun yang telah diberikan kepada Indonesia melalui perjuangan para pahlawan,“ Kata Dandim Letkol Inf Susilo, S. Sos saat diruang kerjanya, Senin (14/08/2017)
Dandim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos mengatakan, aksi doa bersama ini seraya menindak lanjuti apa yang disampaikan oleh Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo yakni atas dasar kekhawatirannya terhadap kondisi Bangsa Indonesia sekarang ini. Ia berharap dengan aksi tersebut dapat memperkuat persatuan bangsa.
Menurut Dandim, bila masyarakat saling sayang menyayangi, hormat menghormati maka keutuhan bangsa bisa terjaga. Dan Negara Kesatuan Republik Indonesia akan menjadi negara yang disegani oleh negara lain karena posisinya yang memang diperhitungkan.
“Jangan sampai negara kita terpecah, karena rakyatnya tidak bisa menjaga persatuan. Sekali lagi harus diingat, bangsa kita besar karena keberagaman yang semuanya dituang dalam Pancasila sebagai dasar negara,” katanya.

Ditambahkan oleh Dandim Letkol Inf Susilo, S. Sos bahwa Sasaran yang ingin dicapai, kita kalau berdoa kepada Tuhan dengan sungguh sungguh, jutaan orang sama-sama berdoa, Tuhan itu maha mengabulkan doa orang banyak. (adi sanrico)
Share:

LOMBA TENDANG BOLA DENGAN TERONG

Lomba Tendang Bola Dengan Terong
Blora,- Dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Wanita Yang Ke-69  Kepolisian Resor (Polres) Blora Mengadakan Berbagai Rangkaian Kegiatan, Salah Satuya Adalah Lomba Menggiring Bola Dengan Terong, Yang Diikuti Seluruh Anggota Polres Blora. (09/08/2017)
Jumat Siang Di Mapolres Blora, Setelah Senam Bersama Dihalaman Parkir Polres Blora Diadakan Berbagai Lomba Dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Polwan Ke-69, Antara Lain Lomba Menggiring Blora Dengan Terong, Voli Air, Balapan Sandal Bakiak Beregu, Menari Berpasangan Dengan Bola Diantara Kepala Dan Estafet Memakai Sarung, Lomba Yang Paling Seru Adalah Menggiring Bola Dengan Terong,  “Terong Di Tali Rafia Dibagian Belakang, Digunakan Untuk Menggiring Bola Dimasukan Ke Gawang Masing-Masing,” Jelas Kapolres Blora AKBP Saptono, SIK melalui Kasat Lantas AKP Febriyani Aer SIK, MM.

Lebih lanjut, Ketua Panitia Hut Polawan Ke-69 Kasat Lantas Polres Blora AKP Febriyani Aer SIK, MM Melalui Polwan Senior Iptu Sih Marni didampingi Kanit PPA  Mengatakan Acara Ini Merupakan Bagian Dari Rangkaian Acara Peringatan HUT Polwan Ke-69 Yang Di Mulai Sejak Tiga Hari Lalu. Diharapakan Agar Polwan Polres Blora Ke Depan Lebih Baik Dalam Menjalankan Tugas Mengayomi Masyarakat. “Dalam Rangka Menjalankan Tugas Melindungi Kaum Perempuan Dan Anak Dibawah Umur Dari Kasus Pelecehan Seksual Dan Penganiayaan,” tegas Iptu Sih Marni.  (adi sanrico)
Share:

STEM MENJADI PEM-AKAMIGAS MAHASISWA TETAP OPTIMIS DI INDUSTRI MIGAS

Rapat Terbuka Pelantikan Mahasiswa Baru STEM-Akamigas
Blora,- Sekolah Tinggi   Energi   dan   Mineral  Akamigas   (STEM-Akamigas),  segera   berganti   nama menjadi Politeknik Energi dan Mineral (PEM-Akamigas) Cepu, Blora.  Kedepan, PEM Akamigas tidak hanya membuka program S1, D3 dan D4, namun juga ahli migas dari program pasca sarjana. “Kedepan PEM Akamigas akan melahirkan ahli-ahli  migas dari program pasca sarjana, saat ini sedang persiapan,” jelas Ketua STEM Akamigas, Prof. Dr. RY Perry Burham, M.Sc, baru-baru ini.
Pergantian nama STEM ke PEM Akamigas, lanjutnya, menambah semangat baru kepada 897 mahasiswatahun akademik 2017/2018 yang dilantik bersamaan di gedung wisuda Graha Oktana STEM Akamigas. Hadir di acara pelantikan mahasiswa baru Wakil SKK Migas Sukandar, Kepala BPSDM ESDM Prof. Dr.IGN Wiratmaja Puja, pejabat ESDM, KKKS, Bupati Blora H. Djoko Nugroho, dan undangan lainnya.
Perry Burham menambahkan, dengan jumlah mahasiwa baru sebanyak 897 orang, ini berarti mengalami peningkatan sebanyak 134 orang dari tahun akademik 2016/2017 berjumlah 765 mahasiswa.
Menurutnya, mahasiswa sebanyak itu berasal dari masyarakat umum, program beasiswa, aparatur, kerja sama dengan Pemda penghasil migas, dan karyawan dari industri sektor energi sumber daya mineral (ESDM). “Perubahan itu sudah ada SK Nomor 2173/C.Ca/KL/2017 dari Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi,” jelasnya.
Lanjut Perry Burhan, STEM Akamigas   sebelumnya berstatus Sekolah Tinggi,   segera   akan   menjadi Politeknik, dan meningkat lagi menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Dengan perubahan itu, pihaknya optimis kedepan akan memberikan dampak lebih positif.
Sementara itu saat prosesi pelantikan mahasiswa baru, ditandai serah terima calon mahasiswa kepada Ketua   STEM  Akamigas,   dilanjutkan   penanda tanganan   naskah   serah   terima   dari   stakeholder   diwakili Pertamina, ucapan janji, dan pemakaiakan seragam mahasiswa yang diiringi lagu mars STEM.

Di acara yang sama Wakil SKK Migas Sukandar menjelaskan, STEM Akamigas adalah salah satu unit organisasi   di   lingkup   Badan   Pemberdayaan   Sumber   Daya   Manusia   (BPSDM)   Kementerian   Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), bertugas menyelenggarakan studi bidang ESDM. Diakuinya, bahan bakar dari fosil (BBM) di Indonesia separohnya adalah hasil impor, namun untuk enegi gas terus berkembang, “Pencarian cadangan migas beralih dari kawasan Indonesai barat ke kawasan Indonesia timur yang cadangan energinya masih cukup besar,” pungkas Sukandar. (adi sanrico)
Share:

GELAR LOMBA, KEDUNGTUBAN BASIS CATUR KABUPATEN BLORA

Camat Kedungtuban Dasiran berpose bersama para juara
Blora,- Setelah dilantik dua bulan lalu, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Percasi Kabupaten Blora telah berhasil membentuk Pengurus Kecamatan (PK) Percasi di 16 kecamatan se-Kabupaten Blora. (08/08/2017)                      
Pelantikan PK Percasi ditandai pelantikan oleh Ketua Umum Pengkab Percasi Kabupaten Blora Siswanto SPd. MH di Pendopo Kecamatan Kedungtuban. Usai pelantikan diselenggarakan Lomba Catur Camat Kedungtuban Cup. Sebanyak 90 peserta hadir dari 16 kecamatan di Kabupaten Blora dan juga dari Kecamatan Wirosari dan Kabupaten Grobogan.                       
Camat Kedungtuban Dasiran menyatakan lomba terbuka ini dibagi dua kategori yaitu kategori umum dan kategori pelajar. "Warga banyak usul, kami yang dituakan di Kedungtuban tentunya salut pada para pecatur," ujarnya disampingi Ketua PK Percasi Kedungtuban Ardi Kristanto.                       
Untuk kategori pelajar, juara 1 Heri dari SMP N 1 Kedungtuban, juara 2, Nadia (SDN 1 Ngraho), juara 3 Tegar (MI Al Hidayah), selanjutnya Rizal (SMP Muhammadiyah Wado), Aken MI Assalam 1 Wado), Danang (SMPN 1 Kedungtuban).                       
Lilik Yulianto pecatur Pra Porprov Kabupaten Blora asal Japah berhasil meraih juara 1 kategori senior. Diikuti Arifin dari Ngawen, Rizki Ispriyanto dari Tunjungan. Selanjutnya Arie (Wirosari), Yusman (Blora), Kartono (Wirosari), Bela Adilah, Jayus, Yono (Cepu), Arifin (Kedungtuban), Kiswandi (Krdungtuban), Rifki (Randublatung), Gendut Murjito (Cepu), Budi Solikhin (Blora) dan Bambang (Ngawen).                       

Ketua Umum Pengkab Percasi Kabupaten Blora Siswanto, SPd. MH menyampaikan catur Kedungtuban adalah yang terbaik di Kabupaten Blora. “Dilihat dari sisi pembinaan, prestasi, dan pemassalan,” pungkas Siswanto SPd MH. (adi sanrico)
Share:

PERHUTANI RANDUBLATUNG BERHASIL SITA 159 BATANG KAYU JATI ILEGAL

Wakil Adm Perhutani Randublatung Wil.Selatan Haris Setiana SSi. MSi (dua dari kiri), di Area TPK Perhutani Randublatung Bersama Keamanan Hutan Eddy Dan Saksi Ahli Dari Kejaksaan Negeri Blora Sugiono (baju putih)
Blora,- Administratur (Adm) Perhutani Kantor Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung Ir. Joko Sunarto Bersama Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Jati Polres Blora Berhasil Menyita Seratus Lima Puluh Batang Kayu Jati Olahan Ilegal Di Dukuh Kwojo Desa Gempol Kecamatan Jati baru-baru ini. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Administratur Perhutani Randublatung Wilayah Selatan Haris Setiana SSi. MSi, di Area Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Perhutani Randublatung.

Administratur (Adm) Perhutani Kantor Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung Ir. Joko Sunarto melalui Wakil Administratur Wilayah Selatan Haris Setiana SSi. MSi   Menunjukan Barang Bukti Seratus Lima Puluh Sembilan Batang Kayu Ilegal Berbagai Ukuran Yang Di Sita Dari Hasil Penggerebegan Bersama Jajaran Polsek Jati di TPK,   Lokasi Penggrebekan di Dukuh Kwojo Desa Gempol Kecamatan Jati, Berada Di  Rumah Milik Warga Bernama Puji Dan Gunadi (19/07) Kemarin.

Menurut Haris Setiana Menerangkan Kronologi Kejadian Bermula Dari Laporan Warga Bahwa Dirumah Puji Dan Gunadi Dukuh Kwojo Tersimpan Kayu Jati Ilegal Hasil Hutan Perhutani, Selanjutnya Perhutani Melakukan Penyelidikan Ternyata Benar Dirumah Tersebut Disimpan Kayu Jati Ilegal. Kemudian Perhutani Randublatung  Bekerjasama Dengan Polsek Jati Melakukan Penggerebegan Di Lokasi tersebut.

Lanjut Haris Setiana, Pada Saat Penggrebekan Pemilik Rumah Tidak Ada Di Tempat,  Penggerebegan Melibatkan Tujuh Puluh Personil Gabungan BKPH Satu Personil, CPM TNI Dan Enam Anggota Dari Polksek Jati, Barang Bukti Kayu Jati Kemudian Diangkut Truk Dibawa Ke TPK Randublatung 1, Dan Untuk Penyelidikan Lebih Lanjut Diserahkan Ke Polsek Jati.

Adapun Jumlah Kayu Jati Ilegal Yang Di Sita Dari Rumah Puji Sebanyak 76 Batang Sama Dengan 3,7896 Meter Kubik, Lalu Dirumah Gunadi Sebanyak 59 Batang Sama Dengan 1,99943  Meter Kubik Dan Barang Bukti Temuan 24 Batang Sama Dengan 2, 23617 Meter Kubik, “Jumlah Total Seratus Lima Puluh Sembilan Batang Sama Dengan 8,0252 Meter Kubik, Berhasil Kami Amankan Bersama Polsek Jati,” Tegas Haris Setiana.


Dijelaskan oleh Wakil Administratur Perhutani Randublatung Wilayah Selatan Bahwa Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Hutan, Pasal 12 Huruf E Jo Pasal 83 Ayat 1 Huruf A, Bahwa Mengangkut Menguasai Atau Memiliki Hasil Hutan Kayu Yang Tidak Dilengkapi Secara Bersama Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan, Dijerat Pidana Penjara Paling Lama Lima Belas Tahun Penjara Dan Denda Paling Banyak Satu Milyar  Rupiah, “Untuk Pengusutan Lebih Lanjut Kami Serahkan Ke Polsek Jati,” Pungkas Haris Setiana. (adi sanrico)
Share:

MINI MARKET DAN WARGA MASIH BELUM PASANG BENDERA MERAH PUTIH


Tugu Pancasila Di Kililingi Bendera Merah Putih
Blora,- Bulan Agustus Adalah Bulan Negara Republik Indonesia Memperingati Hari Ulang Tahunnya, Merupakan Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Tahun Ini Merupakan HUT RI Ke-72. Pemerintah Kabupaten Blora Sudah Menghimbau Kepada Warga Masyarakat Kabupaten Blora Untuk Mengibarkan Bendera Merah Putih Satu Bulan Penuh, Di Mulai 01 Agustus Sampai 30 Agustus 2017, Namun pada Hari Pertama Bulan Agustus Masih Ada Warga masyarakat Dan Minimarket Serta Toko Swalayan Yang Masih Belum Mengibarkan Bendera Merah Putih Di Pintu Gerbangnya.

Pantauan www.seputarxfmblora.com Pagi Hingga Siang, Beberapa Toko Swalayan Skala Nasional Di Kecamatan Kota Blora Masih Belum Memasang Bendera Merah Putih tersebut, Juga Disepanjang Jalan Blora-Rembang Kilometer Empat Tepatnya Di Seputaran Desa Tambaksari Masih Sepi Akan Umbul–Umbul Dan Bendera, Hingga Masuk Lorong Pun Belum Ada Warga Yang  Memasang Bendera Merah Putih.  

Salah Satu Wakil Kepala Toko Minimarket Hardiman Mengaku Belum Memasang Bendera Karena Belum Ada Perintah Dari Pihak Management Untuk Pasang Bendera,   Padahal Mereka Tahu Kalau Ini Sudah Bulan Agustus, Sedangkan Supardi Salah Satu Warga Ngareng Desa Tambaksari Juga Mengaku Belum Memasang Bendera Merah Putih Karena Belum Ada Pemberitahuan Dari Ketua RT.

Camat Kota Blora Sarmidi Telah Memberitahu Melalui Surat Pemberitahuan Kepada Seluruh Kepala Desa Dan Kepala Kelurahan Se-Kecamatan Kota Blora, Sesuai Intruksi Dari Pusat Maupun Pemerintah Kabupaten Blora. Agar Warga Blora Memasang Bendera Dan Umbul –Umbul Satu Bulan Penuh. “Memang Tahun Sebelumnya Hanya Memasang Bendera Empat Hari Di Tanggal 15-19 Agustus, Tahun Ini Warga Diharapkan Memasang Bendera Merah Putih Satu Bulan Penuh,” Jelas Sarmidi.


Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Blora AKP Sudarno SH Kota Melalui Himbauan  Babinkamtibnas Dan Babinsa Untuk Mengecek Langsung Ke Desa Dan Kelurahan  Bagi Warga Blora Dan Minimarket Yang Belum Memasang Bendera Merah Putih,  Agar Segera Memasang Bendera Merah Putih. 
“Kepada Masyarakat Blora Khususnya Di Wilayah Kecamatan Blora, Segeralah  Memasang Bendera Merah Putih, Sebagai Wujud Rasa Nasionalisme Dan Kecintaan Terhadap Bangsa Dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Karena Dijaman Seperti Sekarang Ini Dikhawatirkan Rasa Nasionalisme Mulai Berkurang,” Tegas AKP Sudarno. (adi sanrico)
Share:

PENUTUPAN TMMD SENGKUYUNG II TAHUN 2017 DI TODANAN

Pemotongan Pita Di Lokasi TMMD Oleh Dandim Blora
Blora,- Kodim 0721/Blora menggelar Upacara Penutupan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2017 di Lapangan Desa Todanan  Kecamatan Todanan Kabupaten Blora, selaku irup Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S.Sos, Komandan Upacara Danramil 09/Randublatung Kapten Inf Jumanto, peserta upacara Regu Korsik, Dua peleton Pasukan Kodim 0721/Blora, satu Peleton Pasukan Polres Blora, Satpol PP Blora, Polhut Blora, Banser, serta Pelajar  di wilayah Kecamatan Todanan, Rabu (02/08/2017).

Dandim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S.Sos secara simbolis menyerahkan alat peralatan kerja serta melaksanakan pemukulan kentongan yang di dampingi unsur Forkopimda Blora sebagai tanda ditutupnya kegiatan TMMD Sengkuyung tahap II tahun 2017. selanjutnya Penandatanganan naskah serah terima, oleh Dandim  0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos dengan Bupati Blora Djoko Nugroho.

Letkol Inf Susilo, S. Sos selaku Irup membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Mulyono menyampaikan, selama satu bulan lamanya sejak awal Juli 2017, para prajurit TNI, anggota Polri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan segenap komponen masyarakat, telah bekerja keras dengan penuh kebersamaan, dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD Reguler ke-99 tahun 2017.

Kebersamaan tersebut merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa pada masa sekarang ini, termasuk membantu Pemda mempercepat  meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara.

Oleh karena itu pada kesempatan yang sangat baik ini, sebagai kepala staf Angkatan darat dan selaku Penggung jawab Operasional TMMD, saya menyampaikan terimaksih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu secara moril dan materiil sehingga kegiatan TMMD ke-99 tahun ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar.

“Dengan berakhirnya pelaksanaan TMMD ini, bila terdapat tutur kata dan tingkah laku para prajurit saya, yang tidak berkenan di hati masyarakat, baik sengaja maupun tidak sengaja selama berinteraksi, saya selaku Penanggung jawab Operasi TMMD menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” kata Dandim Blora membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat.

Sebagai acara tambahan dilakukan tanam pohon Kelapa oleh Forkopimda Blora, lokasi di sekitar lapangan upacara.

Selanjutnya, Dandim Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos beserta rombongan melaksanakan peninjauan lokasi TMMD. Dandim melakukan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya jalan transportasi masyarakat serta penanaman pohon jambu.


Hadir dalam upacara tersebut Bupati Blora Djoko Nugroho, Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos, Forkopimda Blora, Forkopimcam se-Kabupaten Blora, Kades se-Kecamatan Todanan, Toga Tomas serta tamu undangan lainnya. (adi sanrico)
Share:

RUMAH ZAKAT SALURKAN BANTUAN UNTUK SISWA BERPRESTASI

Rumah Zakat Salurkan Beasiswa Berprestasi di Desa Sempu
Blora,- Rumah Zakat Salurkan Beasiswa Berprestasi di Desa Sempu Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora baru-baru ini. Puluhan anak-anak sekolah yang berprestasi di Desa Sempu Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora, menerima bantuan dari Rumah Zakat (30/07/2017).

Relawan Inspirasi Rumah Zakat (RZ) Tulus Prihadi yang berada di desa tersebut mengatakan bahwa beasiswa diberikan kepada anak-anak berprestasi dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), "Semoga dengan penyaluran beasiswa kepada anak-anak berprestasi ini dapat mengurangi beban orang tua dalam membiayai anak-anaknya bersekolah," kata Tulus Prihadi.

Menurutnya, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk pembinaan yang bertujuan untuk membangun sumber daya manusia yang berkulitas. Karena generasi pelajar yang memiliki ibadah dan pengetahuan yang baik akan memberikan manfaat bagi orang lain, "Pembinaan sepekan sekali atas tindak lanjut dari beasiswa ini dilakukan agar anak-anak dan para orang tua memiliki pengetahuan keagamaan, akhlak yang baik, dan bermanfaat bagi orang lain," lanjutnya


Semantara itu, salah satu orang tua siswa Supriyanto penerima beasiswa mengaku senang atas bantuan dari Rumah Zakat tersebut. Masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat,  Semoga apa yang diberikan menjadi ladang amal di akhirat nanti, “Semoga setiap bantuan yang dkeluarkan, Allah SWT akan menggantikan dengan yang lebih baik, lebih banyak dan membawa keberkahan bagi keluarga dan kehidupan," pungkasnya (adi sanrico)
Share:

Hot News

Top ! Desa Bangowan Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik 2024 di Indonesia

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mulai melakukan penilaian dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (AD...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »