Konvergensi Penurunan Stunting di Blora Dinilai Tim Provinsi



BLORA - Aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Blora pada tahun 2021, dinilai Tim Penilai Provinsi Jawa Tengah.

Pemerintah Kabupaten Blora melakukan pemaparan kinerja aksi konvergensi penurunan stunting Kabupaten Blora pada tahun 2021 dihadapan tim penilai dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah.

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM turut hadir secara langsung mengikuti sesi pemaparan bersama dengan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Dinas Sosial P3A,  di Lor In Hotel, Solo, Senin itu, (30/05/2022) itu 

Sementara itu, Kepala Bappeda Blora,  Ahmad Mahbub Djunaidi, M.Si,menjadi pemapar materi.

Dihadapan tim penilai dari Bappeda Jawa Tengah,  Wakil Bupati mengungkapkan bahwa Pemkab Blora berkomitmen serius untuk melaksanakan aksi konvergensi penurunan stunting.

"Terkait hasil pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting, kita laporkan hasil pelaksanaan tahun 2021 yang telah kita lakukan bersama-sama di Blora di hadapan tim penilai dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah," ungkap Wabup.

Wabup Etyk juga tandaskan kepada tim penilai bahwa Pemkab Blora benar-benar berkomitmen dengan pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting. 

"Dalam kegiatannya juga menggandeng dan libatkan semua pihak untuk 'mengeroyok'  bersama permasalahan stunting agar bisa teratasi," terang Wabup Etyk.

Diapresiasi tim penilai

Sementara itu, Kepala Bappeda Blora, Mahbup Djunaidi menjelaskan,  pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting di Blora  bisa dipertanggungjawabkan dihadapan tim penilai.

"Alhamdulillah yang kita laksanakan dalam konvergensi stunting tahun 2021 dari aksi 1 sampai dengan 8 semuanya bisa kita pertanggungjawabkan kepada tim penilai," terang Mahbub

Dikemukakan, alhamdulilah pula,  kinerja tim aksi konvergensi stunting Kabupaten Blora juga diapresiasi Tim Penilai dari Jawa Tengah.

"Alhamdulillah Tim penilai  mengapresiasi kinerja temen-temen tim terkait aksi konvergensi penurunan stunting Kabupaten Blora, luar biasa," imbuh Mahbup Djunaidi 

Dia menegaskan,  bahwa  upaya penurunan stunting menjadi perhatian dari Bupati Blora dan Wakil Bupati Blora.

"Bupati Blora punya keinginan  ke depan Blora menuju Zero New Stunting," tambah Mahbub

Selain itu,  lanjutnya, tim percepatan penurunan stunting di Kabupaten Blora untuk senantiasa berinovasi,agar persoalan stunting bisa segera terselesaikan.

Diketahui,  prevalensi stunting di Kabupaten Blora berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (riskesdas) dan survei status gizi balita (SSGI) dari tahun 2013 -  tahun 2021,  mengalami penurunan.

Prevalensi stunting di kabupaten blora berdasarkan laporan rutin online berbasis aplikasi e-PPGBM (Elektronik Pencatatan Pelaporan Berbasis Masyarakat) dari tahun 2020 sd Februari 2022  juga mengalami penurunan. 

Di tahun 2020 lalu, di tingkat  Jawa Tengah, Kabupaten Blora  mendapatkan apresiasi sebagai terbaik I Kabupaten pelaksana 8 Aksi Konvergensi Pencegahan Stunting Terintegrasi. (ADY/Red)
Share:

288 Calon Haji Blora Ikuti Manasik, Pemkab Siapkan Bus Gratis Untuk Antar Jemput


 
BLORA  -  Sebanyak 288 Jamaah Calon Haji (JCH) Blora yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini Ikuti  manasik haji, Jumat (27/05/2022 ).

Manasik  yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Blora  itu digelar di Pendopo Rumah Bupati mulai hari ini hingga Sabtu besok.

Saat membuka manasik, Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menyampaikan, nantinya Pemkab Blora  akan melakukan  antar dan jemput ke Asrama Haji Donohudan,  Boyolali.

''Kita siapkan 10 bus untuk antar jemput ke Donohudan bagi  jamaah calon haji tahun ini," ungkap Bupati yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Blora.

Di depan ratusan jamaah calon haji, Bupati Arief  mengajak syukur, setelah dua tahun berhenti tidak ada pemberangkatan Haji,  akhirnya kini akan ada pemberangkatan lagi. 

"Alhamdulillah saya ikut senang. Setelah dua tahun Haji off gara gara pandemi, kini akan diberangkatkan kembali. Dan jenengan semuanya ini merupakan para jamaah calon haji terpilih yang akan berangkat tahun ini. Maka patut bersyukur, karena kadang ada juga sudah punya uang tapi belum bisa berangkat," ucap Bupati H. Arief. 

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Blora, H. M. Kafit, S.Ag., M.Pd., menyampaikan, bahwa jumlah jamaah calon haji Blora tahun 2022 ini sebanyak 288,  terdiri dari laki laki 128 orang dan perempuan 158 orang.  Sedangkan 2 orang lainnya merupakan petugas TPHD dan KBIHU. 

Dijelaskan, jamaah calon haji Blora akan berangkat  pada 30 Juni mendatang.

Sebanyak 216 calon haji masuk kloter 40, sedangkan sisanya 72 calon haji berangkat dalam kloter 41.

Di tahun ini,  jamaah calon haji termuda adalah Mazid Ilma Rofida yang berumur 21 Tahun, sementara  tertua Suparman yang berumur 65 Tahun. 

"Perlu diketahui bahwa  tahun ini diberlakukan jamaah calon haji maksimal berumur 65 tahun oleh Pemerintah," tambah HM Kafit.

Sementara itu, suasana semringah mewarnai ratusan jamaah calon haji Blora yang berkumpul di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Suparti, calon jamaah haji dari Kelurahan Jetis Blora, menyatakan dirinya merasa senang karena  akhirnya bisa segera berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. 

"Senang, setelah tertunda dua tahun akibat pandemi corona. Akhirnya tahun ini akan berangkat juga. Mohon do'anya semoga semuanya lancar dan dapat kembali ke Blora menjadi haji yang mabrur, aamiin," kata Suparti. 

Usai dibuka Bupati, para jamaah calon haji ini mendapatkan materi pembinaan manasik Haji dari Kantor Kemenag Blora, dan Ketua MUI Kabupaten Blora, KH. Muharror Ali, yang juga Pengasuh Ponpes Khozinatul Ulum Blora. (ADY/Red)
Share:

Ditangan Pemuda Blora, Limbah Plastik Disulap Jadi Keranjang, Ini Caranya


BLORA - Bertempat di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinnaker) Kabupaten Blora, hari kedua para peserta pelatihan pemanfaatan limbah industri, langsung mempraktekkan teori yang sudah mereka peroleh dari dua instruktur, di hari pertama kemarin. Sabtu, (21/5/2022).

Pelatihan pemanfaatan limbah industri yang dilaksanakan oleh DPC Barisan Muda Wirausaha Indonesia (BMWI) Kabupaten Blora, kembali dilaksanakan dengan agenda langsung praktek bagi peserta yakni membuat anyaman dari limbah plastik. 

"Hari ini, di hari kedua peserta masih antusias untuk mengikuti pelatihan ini, bahkan ada peserta baru dari Desa Kembang, Todanan dan Desa Cabean, yang agendanya adalah praktek langsung membuat keranjang dari bahan limbah plastik ini, nampaknya mereka semua bisa," ungkap Agung Wibowo, Ketua Panitia Pelaksana BMWI Blora.

Anyaman Lebih Cepat

Dari hasil pantauan dua  Instruktur yang didatangkan dari Klaten, Paryono dan Prihatin Sambudi, menjelaskan bahwa para peserta meskipun baru pertama kali ikut pelatihan, terlihat sudah menguasai teknik - teknik membuat anyaman keranjang tersebut.

"Dari 50 mal, yang disediakan panitia pelatihan, kita bagi satu kelompok dua orang mendapatkan satu mal, untuk memproduksi satu keranjang, dan dengan peralatan yang dibawa masing - masing peserta, berupa gunting, tang, palu dan obeng, itu mempercepat prosesnya, karena peserta tidak bingung," ungkap Paryono.

Lebih lanjut Prihatin Sambudi menyampaikan bahwa dari waktu mulai pekerjaan sekitar pukul 10.00 WIB, dalam waktu dua jam peserta dari Desa Temurejo, berhasil membuat satu keranjang, dengan kualifikasi bagus dan presisi, sehingga menurut Instruktur, dua peserta dari Desa Temurejo, bisa diandalkan untuk menjadi pelatih di Desanya.

"Hari kedua pelatihan pemanfaatan limbah industri dari bahan janur plastik, dapat membuahkan hasil yang positif, menjadi produk keranjang," ucap Prihatin sambil membimbing peserta pelatihan.

Desa Siap Produksi

Sementara itu, setelah melihat dan mendampingi peserta dari Desanya, Kepala Desa Karangjong, Giyono berniat untuk memproduksi di Desanya, dengan menggerakkan Ibu - Ibu dan Pemuda Desa Karangjong untuk memproduksi secara massal keranjang dari limbah plastik.

"Melihat hasilnya bagus - bagus ini, saya akan coba memproduksi di Desa Karangjong, dengan menggerakkan Ibu - Ibu PKK dan Pemuda, kebetulan yang ikut pelatihan BMWI ini, adalah Perangkat baru yang masih muda, jadi bisa menjadi pelatihnya nanti di Desa," ungkap Kades Giyono kepada awak media ini.

Di saat yang sama Bupati Blora, H. Arief Rohman M.Si., dan Ketua Praja Apdesi Kabupaten Blora, Agung Heri Susanto, melalui pesan WhatsAppnya kepada DPC Barisan Muda Wirausaha Indonesia Kabupaten Blora menyampaikan apresiasi dan dukungannya untuk para peserta pelatihan pemanfaatan limbah industri kali ini, diharapkan bisa datangkan pundi - pundi rupiah. (ADY/Red)
Share:

Satgas TMMD Kodim Blora Ngaji Bersama Anak - Anak Pengkoljagong


BLORA - Prada Asrofi dan Prada M. Anun Najib, personel Batalyon Arhanud 15/DBY manfaatkan waktu sore hari untuk mengaji bersama-sama dengan anak-anak Santri Dusun Jagong Desa Pengkoljagong lokasi TMMD Kodim 0721/Blora, Rabu (18/05/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Iwan yang merupakan pengelola Mushola Al-Ikhlas Dusun tersebut mengaku senang dengan kehadiran Tentara Nasional Indonesia  (TNI)  dikampung tersebut. 

"Selain supel dalam bergaul, menurutnya bapak TNI Satgas TMMD ini sangat peduli dan benar-benar menyatu dengan warga Pengkoljagong," ucap Ustadz Iwan.

Terlebih ada beberapa anggota Satgas dari Batalyon Arhanud 15/DBY yang mau mengajari dan mengaji bareng bersama anak - anak di Mushola tersebut. Ditemui saat bersama-sama anggota Satgas TMMD yang ikut mengaji, Ustadz Iwan sangat gembira dan bersyukur kampungnya menjadi sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reg ke-113 tahun ini.

Ia juga berharap, semoga tali silaturahmi dengan para anggota Yonarhanud 15/DBY ini berlanjut untuk selamanya seperti keluarga meskipun program TMMD sudah selesai. (ADY/Red)
Share:

Peran Petanisia Blora Luar Biasa, Dukung Penanganan Pandemi dan Bantu Masyarakat



BLORA - Bupati Blora  mengapresiasi peran aktif dari DPC Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Blora, yang telah bersinergi dalam membantu penanganan pandemi serta melakukan percepatan vaksinasi di Blora.

Tak hanya itu, DPC Petanesia juga selalu aktif hadir berperan dalam berbagai bidang. Seperti halnya kemanusiaan, sosial, keagamaan, dan lainnya di Kabupaten Blora. Kehadiran Petanesia sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Blora.

Hal tersebut disampaikan Bupati Blora H.Arief Rohman, S.IP, M.Si., saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan dan pembacaan Ikrar Pengurus DPC Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Blora  masa bakti 2021-2026. Acara diselenggarakan di Pendopo Bupati Blora, Rabu (18/5/2022).

“Kemarin ketika covid-19, peran Petanisia Blora sangat luar biasa. Mengadakan kegiatan bersama pemerintah TNI Polri, vaksinasi dan yang lainnya.  Belum lagi di kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial keagamaan,  teman-teman perannya luar biasa,” ungkap Bupati Arief.

Pengurus DPC Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Blora  masa bakti 2021-2026 yang dilantik,  diantaranya Ketua Dewan Fatwa DPC Petanesia, KH Muhammad Nasir, dengan anggota dewan fatwa salah satunya adalah H. Arief Rohman.

Sementara itu, untuk pengurus, Ketua pengurus DPC Petanesia Blora adalah KH Cholidin.  
“Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemkab Blora mengucapkan selamat sukses atas dilantiknya seluruh pengurus, ini luar biasa, biasanya pengurusnya dilantik dulu baru kerja, ini di Blora sudah kerja dulu baru dilantik ini yang luar biasa semua unsur tergabung disini,” ucap Arief Rohman.

Sambut Baik Petanesia

Bupati Arief menyambut baik dukungan dari DPC Petanesia Blora yang turut serta mendukung pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan serta memberi manfaat kepada masyarakat.

Mengingat Kabupaten Blora masih dihadapkan dengan tantangan seperti angka kemiskinan, persoalan infrastruktur, dan sebagainya.



“Silakan untuk bersinergi dengan pemerintah, apa yang bisa kita sinergikan yang muaranya bagaimana keberadaan Petanesia ini menjadi solusi,  menjadi sesuatu yang bermanfaat dan untuk kemaslahatan umat,” Jelas Bupati Arief

Dikatakan, Blora masih banyak problem yang dihadapi. Mulai dari kemiskinan, IPM, termasuk persoalan seperti infrastruktur. Kita terus sinergi antara  Petanesia dengan pemerintah dengan TNI-Polri,” tambahnya

Bupati Arief ingin nantinya Petanesia mampu hadir hingga tingkat desa-desa, sehingga perannya menjadi lebih optimal dalam memberikan manfaat pada masyarakat.

“Kita juga ingin bagaimana kondusifitas Blora dan bagaimana kita mengatasi PR yang ada, kita ingin keberadaan Petanesia tidak hanya tingkat kabupaten tapi di tingkat kecamatan bahkan desa biar hadir perannya lebih optimal, dengan sinergi ini kami yakin akan memberikan kemanfaatan kemaslahatan bagi kabupaten Blora,” pungkas Bupati.

Terpisah, Ketua DPC Petanesia Blora, KH Cholidin menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Blora yang telah bersinergi dengan Petanesia.

“Kami apresiasi dengan adanya wujud sinergitas dari Pemkab Kabupaten Blora yang dipimpin Bapak Bupati Blora, TNI-Polri, banyak kegiatan yang sudah kami laksanakan dan tentunya kegiatan tersebut juga atas dukungan di kabupaten Blora selama ini,” Ungkapnya

Pihaknya juga menyampaikan sudah banyak kegiatan yang terlaksana dengan turut bersinergi dengan Pemkab Blora dan TNI-Polri diantaranya adalah vaksinasi.

“Banyak kegiatan yang telah terlaksana bersinergi dengan Pemkab Blora, TNI, Polri antara lain vaksinasi dimana sudah 16 kali lebih kita  selenggarakan, selain itu juga ada aksi kepedulian sosial rutin kepada warga kurang mampu, sebenarnya masih banyak lagi yang sudah kami lakukan dengan bersinergi,” terangnya

Dewan Fatwa DPC Petanesia Blora, KH Muhammad Nasir menambahkan, bahwa dengan sinergi yang baik, Petanesia dapat terus memberikan kemaslahatan bagi masyarakat Blora.

“Saya selaku ketua dewan fatwa, di Blora ini selalu mengharap kondusif, oleh karena itu petanesia blora bisa terus bersinergi, membangun kondusifitas, stabilitas bersama dengan Pemkab Blora, TNI-Polri, semoga program Petanesia terus mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat,” jelas KH Muh Nasir

Hadir pada kesempatan tersebut, DPP Petanesia Prof Dr Ir Sriyana, MS, dan DPW Petanesia Jawa Tengah, KH Muhammad Munir dan segenap pengurus DPC Petanesia Kabupaten Blora.  (ADY/Red)

Share:

Bupati Terima Penghargaan Menteri PAN-RB Atas Pelayanan Publik Prima “A” DPMPTSP Blora


BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pada Rabu (18/5/2022) menerima Piagam Penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.

Penghargaan ini diberikan Menteri Tjahjo Kumolo atas hasil evaluasi kinerja pelayanan publik tahun 2021 kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah baik Pemprov maupun Kabupaten. Yang mana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Blora memperoleh Predikat “A” kategori Unit Penyelenggara Pelayanan (UPP) Pelayanan Prima.

Bupati Arief pun mengungkapkan rasa bangganya dan bersyukur atas raihan ini. Menurut Bupati, ini merupakan hasil kerja bersama selama tahun 2021 untuk memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Utamanya para ASN di lingkup DPMPTSP Blora yang telah sesarengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Begitu juga Dinas perangkat daerah lainnya, mari kita terus berikan pelayanan yang terbaik, mudah, cepat, dan murah. Apalagi kini kita sudah memiliki Mal Pelayanan Publik yang diresmikan Pak Menteri pertengahan 2021 lalu, harus terus dioptimalkan” ungkap Bupati Arief.

Menurut Bupati, penghargaan ini bukan sebuah tujuan akhir. Namun justru ini menjadi pelecut semangat untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dengan memunculkan inovasi-inovasi terbaru.

“Kita minta seluruh Dinas, Perangkat Daerah tidak puas dengan penghargaan ini. Terus lakukan inovasi pelayanan. Keberadaan MPP akan terus kita kembangkan. Karena kita sadar masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Kedepan harus lebih baik lagi, kalau bisa kita raih predikat “A” plus plus atau sangat memuaskan. Tidak hanya dari Pak Menteri, namun juga dari masyarakat. Karena sejatinya kita ini merupakan pelayan masyarakat,” sambung Bupati.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Blora, Bondan Arsiyanti, SH., M.Si., mengaku bahwa ini merupakan kejutan di awal kepemimpinannya di OPD yang menjadi sentral pelayanan publik pengelola MPP di tingkat Kabupaten ini.

“Kaget bercampur senang, karena saya baru dilantik Bapak Bupati sebagai Kepala DPMPTSP pada 26 Februari 2022. Sedangkan Pak Menteri PANRB mengumumkan penghargaan hasil penilaian pelayanan publik secara nasional tanggal 8 Maret 2022 secara daring (online) dan luring terbatas. Tepat saat ulang tahun Bapak Bupati, dan jelang satu tahun berdirinya MPP di Kabupaten Blora. Piagamnya baru kita terima sekarang,” ungkap Bu Danik, sapaan akrab Bondan Arsiyanti.

Dirinya berharap capaian pelayanan publik ini bisa terus ditingkatkan, tentunya dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati.

“Ini semua berkat kerja keras teman-teman ASN yang sudah berjibaku berusaha memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat Blora. Kami sebagai Kepala DPMPTSP yang baru siap untuk meneruskannya dan mengembangkannya dengan berbagai inovasi. Mohon doanya semoga kedepan bisa tambah lebih baik lagi,” tambahnya. 

Untuk diketahui, di Jawa Tengah, Pemda yang memperoleh Predikat “A” kategori Unit Penyelenggara Pelayanan (UPP) Pelayanan Prima ada 12. Meliputi Kota Semarang, Kota Surakarta, Banyumas, Cilacap, Blora, Jepara, Kendal, Salatiga, Batang, Pati, Kebumen, dan Grobogan. (ADY/Red)
Share:

Ini Rekomendasi dari DPRD Kabupaten Blora, atas Jawab LKPJ Pemkab Blora 2021


 
BLORA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora memberikan beberapa rekomendasi terkait pelaksanaan pembangunan yang dikerjakan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Blora dalam kurun waktu setahun pada 2021. Rekomendasi ini keluar saat DPRD Kabupaten Blora menggelar paripurnanya kedua pada tahun 2022 ini.

Rapat paripurna yang digelar pada Selasa, 17 Mei 2022, dihadiri tak lebih 35 anggotanya dari 43 jumlah anggota, memberikan 3 rekomendasi yang dijabarkan dalam berbagai poin.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora menggelar sidang rapat paripurna sampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blora Akhir Tahun Anggaran 2021. 

Ketua DPRD Kabupaten Blora H.M Dasum, S.E. MMA membuka secara langsung Rapat Paripurna di Pendopo DPRD dengan Agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blora Akhir Tahun Anggaran 2021
Rapat Paripurna ini dihadiri oleh Bupati Blora H. Areif Rohman S.IP M.Si , Unsur Pimpinan dan Anggota DPRD, Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Blora serta OPD Terkait. Selasa, (17/5/2022).


Pembacaan laporan Pembahasan LKPJ Tahun 2021 dibacakan oleh Aditya Candra Yogaswara, yang menyampaikan beberapa rekomendasi yang diberikan antara lain :

1.    Percepatan Pemulihan Ekonomi pada Semester 2 Tahun 2022 dengan rekomendasi sebagai berikut :
    Untuk menjaga perekonomian daerah tahun 2022 dan 2023 tetap positif bahkan meningkat, serta mampu memulihkan ekonomi masyarakat. Beberapa strategi lama pada tahun 2021 masih dapat dilanjutkan  melalui:
    Percepatan penanganan pandemi Covid-19 di sektor kesehatan dengan mempercepat penuntasan program vaksinasi dan bosternya bagi seluruh masyarakat;
    Pemberian bantuan sosial kepada masyarakat terutama untuk membantu masyarakat yang masih belum sepenuhnya kembali bekerja dan mengalami penurunan pendapatan dalam upaya menjaga daya beli masyarakat;
    Pemulihan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan di daerah secara bertahap dengan fokus pada wisatawan domestik dan pengembangan wisata yang adaptif terhadap  pandemi Covid-19;
    Meningkatkan pelayanan perizinan dan kemudahan lainnya untuk menarik investasi masuk ke Kabupaten Blora
    Pembangunan infrastruktur guna memperluas akses dan distribusi barang dan jasa perekonomian yang diarahkan secara padat karya, dimana selain membantu menggerakkan ekonomi masyarakat, juga dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengurangi pengangguran.

2.    Percepatan Capaian IPM sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan manusia dengan rekomendasi sebagai berikut : Untuk meningkatkan daya saing SDM daerah sampai tahun 2025 yang akan datang (akhir RPJPD 2005-2025). Pemerintah daerah segera melakukan audit program dan kegiatan yang menghambat capaian IPM, kemudian  merancang program dan kegiatan jangka menengah yang lebih inovatif untuk mengejar ketertinggalan dengan Kabupaten lain di Jawa Tengah yang IPM nya sudah antara 70 - 73;

3.    Percepatan Pengurangan Penduduk miskin dengan rekomendasi sebagai berikut :
    Kemiskinan yang meningkat di tahun 2021 hendaknya menjadi perhatian yang serius dari pemerintah daerah, karena hal ini menunjukkan bahwa, strategi dan arah kebijakan serta program dan kegiatan yang orientasinya untuk penurunan jumlah orang miskin  di Kabupaten Blora belum cukup efektif mencapai tujuannya.
    Untuk itu Direkomendasikan agar strategi dan pendekatan program/kegiatan yang orientasinya untuk penanggulangan kemiskinan yang selama ini diyakini belum efektif mengurangi penduduk miskin terus di evaluasi.
    Ditengah perlambatan ekonomi dunia karena corona virus tentu diperlukan kerja lebih keras lagi dengan inovasi yang lebih baru. Diharapkan pada tahun berikutnya penurunan angka kemiskinan lebih progresif capaiannya, mampu mengejar target SDGs bahwa tahun 2030 dunia tanpa kemiskinan dalam bentuk apapun. Hal ini mengingat target akhir RPJMD tahun 2026 kemiskinan Kabupaten Blora tinggal 10,28% tidak gagal dicapai, ternyata sampai 2021 kemiskinan masih 12,39% dari jumlah penduduk.

Setelah penyampaian rekomendasi tersebut Bupati Blora memberikan sambutan mengenai rekomendasi yang diberikan oleh DPRD, dalam sambutannya Bupati menyampaikan apresiasi terhadap Anggota DPRD Kabupaten Blora yang telah melakukan pembahasan mengenai LKPJ tahun anggaran 2021 serta akan menindaklanjuti penyampaian rekomendasi tersebut.

“Kami sampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Blora yang telah melaksanakan pembahasan dan analisis terhadap LKPJ Bupati Blora Akhir Tahun Anggaran 2021 hingga menghasilkan Keputusan DPRD perihal Rekomendasi atas LKPJ Bupati Blora Akhir Tahun Anggaran 2021 yang penyampaiannya diagendakan pada Rapat Paripurna hari ini” ucap Bupati Blora.

“Kami akan memperhatikan dengan seksama semua catatan strategis yang tertuang dalam rekomendasi DPRD untuk selanjutnya akan kami tindaklanjuti dan kami konsolidasikan dengan seluruh jajaran eksekutif untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.” Lanjutnya.

“Saya mengimbau kepada seluruh Pimpinan Perangkat Daerah untuk segera menindaklanjuti dan memperhatikan rekomendasi tersebut sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing, yang nantinya akan dilaporkan sebagai materi dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun yang akan datang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Terhadap beberapa kinerja daerah yang belum maksimal dalam pencapaiannya berdasarkan hasil rekomendasi DPRD, akan kami evaluasi baik dari sisi perencanaan, penganggaran maupun pelaksanaan agar dapat berjalan secara efektif dan efisien," tutupnya.

Selain penyampaian rekomendasi mengenai LKPJ Bupati Blora Tahun Anggaran 2021 dalam rapat paripurna tersebut juga disampaikan mengenai perubahan  Alat Kelengkapan Dewan dari Fraksi Demokrat Hanura.(ADY/Red)

Share:

Petugas Gabungan Imbau Warga Blora Jangan Panik, Laporkan Bila Ternaknya ada Gejala PMK


BLORA - Petugas gabungan yang terdiri dari anggota Satbinmas Polres Blora bersama anggota Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora melakukan pemantauan dan pengawasan di pasar hewan Blora atau Pasar Pon Kabupaten Blora, untuk menangkal wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
Selasa Pon, (17/05/2022).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku yang sudah merebak di wilayah kabupaten tetangga. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Blora Gundala Wejasena serta Kasat Binmas Polres Blora AKP Sudarto masing masing beserta anggota.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan melakukan penyemprotan disinfektan pada kendaraan yang digunakan untuk mengangkut hewan ternak yang akan diperjualbelikan.

Selain itu, petugas juga blusukan ke dalam pasar hewan guna menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar waspada terhadap penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak.

Kepala Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Blora, R Gundala Wejasena,
menyampaikan agar masyarakat jangan panik. Petugas gabungan di Blora akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan hewan ternak sapi di wilayah Blora.

"Kita lakukan pengawasan di Pasar Pon Blora sebagai bentuk pengendalian PMK. Yang paling penting masyarakat jangan panik. Kita telah terjun ke lapangan supaya PMK tidak menyerang kabupaten Blora. Kita sudah tahu di Jawa Timur dan Rembang sudah ada yang positif PMK," kata Gundala Wejasena.

Lebih lanjut, R Gundala menambahkan bahwa pihaknya bersama petugas gabungan telah melakukan berbagai kegiatan pencegahan salah satunya adalah dengan Biosecurity yaitu penyemprotan disinfektan terhadap kendaraan kendaraan yang digunakan memuat hewan ternak yang akan masuk kabupaten Blora bahkan sapi sapi di pasar hewanpun dilakukan penyemprotan. 

"Kepada warga, jika menemukan penyakit seperti luka luka dimulut atau dikuku pada hewan ternak segera laporkan, dan jangan panik," tandasnya.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Blora AKP Sudarto menyebutkan bahwa sesuai dengan perintah Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH pihaknya telah menerjunkan anggota terutama Bhabinkamtibmas agar ikut aktif dalam melakukan pemantauan dan pengawasan hewan ternak hingga ke pelosok desa. 

"Selain tingkat Polres, kegiatan sinergi antisipasi PMK juga kita lakukan hingga pelosok desa melalui Bhabinkamtibmas. Harapannya jika diketahui kasus tersebut bisa segera ditindaklanjuti, tentunya dengan sinergi instansi terkait," ucap Kasat Binmas. (ADY/Red)
Share:

Perlu Sinergitas Multi Stakeholder Untuk Cegah dan Tekan Pernikahan Dini, Kepala Dinas P3AP2KB: Blora Menduduki Peringkat Ke-13 dari 35 Kabupaten Kota se-Jateng


BLORA - Mewakili Bupati Blora, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST., MM., pada Senin siang (16/05/2022) membuka dan mengisi materi Talkshow “Menyongsong Masa Depan Unggul; Stop Pernikahan Anak” di Pendopo Rumah Dinas Bupati. 

Dalam acara talkshow yang diselenggarakan oleh Kohati Badko HMI Jawa Tengah - DI Yogyakarta ini, Wabup Tri Yuli menekankan pentingnya sinergitas multi stakeholder dalam mencegah dan menekan angka pernikahan anak maupun pernikahan dini. 

“Tingginya angka pernikahan anak di Blora ini menjadi PR kita bersama. Berbagai pihak harus bersama-sama sesarengan mencegah dan menangani pernikahan bawah umur. Karena dampaknya akan sangat bahaya bagi keberlangsungan kehidupan generasi muda Blora kedepan,” ungkap Wabup Tri Yuli.

Menurutnya mulai dari pimpinan daerahnya, Dinas Kesehatan, Dinas Dalduk KB, Dinas Sosial P3A, PKK, Kemenag, hingga berbagai organisasi seperti Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, kemudian Pramuka, Forum Anak, Forum Genre, Osis dll, harus berjalan bersama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya pernikahan anak.

“Biasanya pernikahan anak ini disebabkan oleh faktor ekonomi keluarga, kemudian lingkungan sosial utamanya di pedesaan, kualitas pendidikan orang tua, rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi, hingga pola pengasuhan yang primitive. Yang bahaya karena MBA atau hamil sebelum nikah. Jika ini dibiarkan, dampaknya bisa berbahaya,” tegas Wabup Tri Yuli.

Beberapa diantaranya, angka perceraian meningkat karena secara ekonomi dan psikis belum siap mempunyai anak, sang ibu yang belum matang fisiknya rentan terkena kanker mulut rahim, hingga bayi yang dilahirkan bisa cacat dan stunting karena perkembangan janin tidak maksimal pada rahim muda.

“Oleh sebab itu, melalui acara yang baik ini mari kita bersama-sama belajar untuk mengajak masyarakat di sekitar kita, teman kita untuk memahami bahayanya nikah dini. Ojo kawin bocah,” sambungnya.

Wakil Bupati mengapresiasi keaktifan Forum Anak, Forum OSIS dan Forum Genre yang ada di Kabupaten Blora. Apalagi Genre sudah terbentuk hingga tingkat Kecamatan, yang diharapkan bisa memberikan edukasi kepada teman sebaya bersama PIK-R di tingkat desa.

“Biasanya kalau yang ngomongi itu orangtua pada takut, mereka juga takut cerita kepada orang tua. Namun ketika yang menasehati teman sebaya, biasanya remaja ini akan terbuka. Maka celah inilah yang harus bisa kita maksimalkan. Apalagi Bunda Genre kita, Bunda Aini Solichah ini sangat aktif berkegiatan dengan adik-adik Genre,” tambah Wabup.

Pihaknya berharap, peran serta generasi muda juga bisa ikut menekan potensi pernikahan anak. 

“Yang dimaksud pernikahan anak adalah pernikahan usia dibawah 19 tahun. Yang mana telah diatur dalam UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang perkawinan. Kita perlu pahamkan ini ke masyarakat luas,” terang Wabup.

Turut menjadi pemateri dalam talkshow ini adalah Kepala Dinas  Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Jawa Tengah Retno Sudewi Apt.M.Si., MM., dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Hj. Ainia Sholichah, SH. M.Pd.AUD., M.Pd.BI.

Retno Sudewi dalam paparannya menyampaikan bahwa berdasarkan data yang ada di Pemprov Jateng, angka pernikahan anak di Kabupaten Blora untuk periode 2021 sebanyak 448 kasus.

“Blora menduduki peringkat ke-13 dari 35 Kabupaten Kota se-Jateng yang pernikahan anaknya banyak. Posisi pertama Cilacap. Meskipun berada di tengah, upaya pencegahan dan penanganan pernikahan anak ini harus kita lakukan bersama-sama. Saya kagum dengan Blora karena strategi daerah dalam penanganan pernikahan anaknya sudah sesuai strada jateng dan stranas yang diinginkan Pak Presiden. Tinggal bagaimana kita action bersama di lapangan,” ajaknya.

Sedangkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Hj. Ainia Sholichah, menyampaikan data pernikahan anak selama tahun 2021 dari Kantor Kemenag Blora sebanyak 640 kasus. Dengan rincian laki-laki 100 kasus dan perempuan 540 kasus.

“Artinya ada 100 laki-laki dan 540 perempuan dibawah 19 tahun yang menikah selama tahun 2021 di Kabupaten Blora. Kita identifikasi datanya, yang paling banyak adalah Kecamatan Jati, ada 64 perempuan dan 54 laki-laki dibawah umur 19 tahun telah menikah. Ini menjadi perhatian kita bersama,” ungkap Aini Shalicah.

“Maka harus ada pendekatan, edukasi yang baik kepada anak anak, pelajar SMP, SMA, SMK sederajat, dan orang tuanya. Jika anak-anak remaja kita dekati melalui Forum Anak, Genre, Forum Osis, Karang Taruna dll. Maka untuk orang tuanya bisa kita dekati lewat Muslimat, Aisyiyah, PKK dan lainnya. Mari kita bergerak bersama untuk menekan angka pernikahan anak di Kabupaten Blora,” tambahnya.

Talkshow ini diikuti oleh perwakilan pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Blora, Forum OSIS, Forum Anak Blora, GenRe Blora, Fatayat, Muslimat, Aisyiyah, PKK, dan para pengurus dan anggota Kohati HMI Jawa Tengah - DI Yogyakarta. Yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Selain talkashow, juga dilaksanakan penandatanganan deklarasi gerakan Jo Kawin Bocah, dan penandatanganan MoU antara Kohati Jateng - DI Yogyakarta dengan Kepala Dinas P3AP2KB Jateng tentang pencegahan pernikahan anak. (ADY/Red)
Share:

8 Nasehat KH. Maimoen Zubair Yang Menggetarkan Hati

Ada 8 Nasehat KH. Maimoen Zubair Yang Menggetarkan Hati

1. Ora kabeh wong pinter kuwi bener ( Tidak semua orang pintar itu benar)

2. Ora kabeh wong bener kuwi pinter… ( Tidak semua orang benar itu pintar)

3. Akeh wong pinter ning ora bener…
(Banyak orang yang pintar tapi tidak benar)

4. Lan akeh wong bener senajan ora pinter…
( Dan banyak orang benar meskipun tidak pintar)

5. Nanging tinimbang dadi wong pinter ning ora bener, Luwih becik dadi wong bener senajan ora pinter… ( Daripada jadi orang pintar tapi tidak benar, lebih baik jadi orang benar meskipun tidak pintar)

6. Ono sing luwih prayoga yoiku dadi wong pinter sing tansah tumindak bener.
( Ada yang lebih bijak, yaitu jadi orang pintar yang senantiasa berbuat benar)

7. Minterno wong bener..kuwi luwih gampang tinimbang mbenerake wong pinter…
(Memintarkan orang yang benar .. itu lebih mudah daripada membenarkan orang yang pintar)

8. Mbenerake wong pinter..kuwi mbutuhke beninge ati, lan jembare dhodho.
(Membenarkan (membuat benar) orang yang pintar itu membutuhkan beningnya hati, dan lapangnya dada)

KH. Maimoen Zubair.
Share:

Polres Blora Dukung Penuh TMMD Reguler ke-113, di Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati


BLORA - Anggota Kepolisian Resor (Polres)  Blora aktif ikut menyukseskan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-113 Kodim 0721/Blora Tahun Anggaran 2022 di Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati, Kabupaten Blora.

Satu regu anggota Polsek Jati Polres Blora Polda Jawa Tengah setiap hari bergantian membantu kegiatan pembangunan yang dilakukan di wilayah setempat. Polisi bergotong-royong kerja bakti bersama TNI, dan masyarakat setempat membangun infrastruktur desa.

“Kami ditugaskan membantu menyukseskan TMMD," jelas Kapolsek Jati Iptu Subardi, Minggu, (15/05/2022).

Adapun sasaran fisik pembangunan meliputi pembangunan tiga ruas jalan antara lain ruas 1. panjang 1.100 meter x lebar 2,5 meter, ruas 2. panjang 3.300 meter x lebar 2,5 meter (makadam) dan ruas 3 panjang 3.400 meter x lebar 2,5 meter, serta dengan ketebalan jalan 15 Cm dan talud badan jalan panjang 20 meter x tinggi 3 meter.

Dalam pelaksanaannya, Kapolsek menugaskan anggotanya setiap hari secara bergantian.

Selain ikut mengerjakan pembangunan fisik yang menjadi sasaran utama TMMD, khusus anggota Polsek Jati juga melaksanakan berbagai penyuluhan ke masyarakat di sela-sela pekerjaan fisik. Penyuluhan atau sosialisasi antara lain mengenai pemberantasan narkoba kepada para pelajar SD, SMP, dan warga desa setempat.

Menurut Iptu Subardi, kegiatan TMMD kali ini sebagai bentuk dan wujud sinergitas antara Polri dan TNI untuk bersama-sama membangun sarana prasarana desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Adapun anggota Polsek Jati yang turun ke lapangan membantu pengerjaan proyek TMMD dikoordinasikan oleh Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas beserta anggota Unit Sabhara. (ADY/Red)
Share:

Kepala BKKBN Pusat Dorong Blora Jadi Percontohan Penanganan Stunting


BLORA - Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Dr. (H.C) Hasto Wardoyo, Sp.OG (K)., mendukung dan siap mendorong Blora menjadi Kabupaten percontohan penanganan stunting di Jawa Tengah, bahkan Nasional.

Hal ini ia ungkapkan ketika melakukan kunjungan kerja ke Blora, Sabtu (14/5/2022), bersama Anggota Komisi IX DPR-RI, Dr. H. Edy Wuryanto, S.KP., M.Kep. 

Di hadapan Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, OPD terkait, hingga Pengurus TP PKK, IBI, Muslimat, Fatayat, dan GenRe; Kepala BKKBN yang juga mantan Bupati Kulonprogo ini mengungkapkan rasa kagumnya dengan penanganan stunting di Kabupaten Blora.

“Blora ini ternyata potensinya luar biasa, penanganan stuntingnya juga bagus. Kami siap mendorong dan mengawal Blora menjadi kabupaten percontohan dalam penanganan stunting. Apalagi angka stunting di Kabupaten Blora yang tahun lalu datanya mencapai 21,5 persen, kini di 2022 berdasarkan hasil penimbangan bayi serentak dilaporkan, stuntingnya hanya 7,87 persen,” ucap Hasto.

Menurutnya, ini menandakan adanya kekompakan dari seluruh stakeholder Kabupaten dalam rangka mengkroyok penanganan stunting.

“Karena pada dasarnya, stunting atau gagal tumbuh bagi anak-anak usia nol sampai seribu hari pertama ini adalah sebuah hilir. Sedangkan hulunya atau penyebabnya sangat komplek, sehingga harus melibatkan banyak Dinas, Stakeholders dari berbagai disiplin ilmu,” tambahnya.

“Stunting itu disebabkan oleh tiga faktor, yakni gizi makanan yang buruk, kesehatan yang tidak terjaga, dan pola pengasuhan yang salah. Akibatnya juga tiga, badan anak tidak bisa berkembang dengan baik atau tidak tinggi, sakit-sakitan, dan tidak cerdas,” sambung Hasto.

Pihaknya mengajak masyarakat Blora untuk selalu memperhatikan pemberian gizi makanan kepada anak usia satu hingga seribu hari pertama.

“Penuhi kebutuhan vitaminnya melalui buah dan sayur, kemudian setiap hari jangan lupa protein hewaninya minimal telur. Plus nya di Blora ada pusat kelorina, atau berbagai produk turunan dari daun moringa (kelor) yang ternyata mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi. Sehingga cocok untuk penanganan stunting. Kami lihat desa-desa di Blora mulai menggalakkan konsumsi kelor ini, bagus,” ungkap Hasto.

Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa angka stunting di Blora berdasarkan data riil penimbangan bayi serentak di 2022 ini memang tinggal 7,87 persen. Namun demikian, pihaknya terus meminta tim penanggulangan stunting yang dipimpin Wakil Bupati bermitra dengan Dinas Kesehatan, Dindalduk KB, dan TP PKK terus bergerak ke desa-desa agar tidak muncul kasus stunting baru dengan menggalakkan sosialisasi cegah stunting.

Salah satunya menurut Bupati melalui pembentukan Generasi Berencana (GenRe) yang beranggotakan remaja desa.

“Alhamdulillah selain kita galakkan kelor, di Blora ini GenRe nya juga sangat aktif. Bersama Bunda GenRe, kini sudah ada 2000 lebih anggota GenRe di Kabupaten Blora. Mereka memperoleh pemahaman tentang bahaya stunting, bahaya nikah dini, hingga bahaya narkoba. Sehingga bisa menjadi duta hidup sehat, cegah pernikahan dini bagi teman sebayanya. Karena salah satu penyebab stunting adalah pernikahan dini,” terang Bupati.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Hj. Ainia Sholichah Arief Rohman, menerangkan bahwa seluruh kader PKK hingga tingkat Desa mendapatkan dukungan anggaran dari Pemdes dalam memberikan makanan tambahan cukup gizi untuk balita melalui kegiatan Posyandu.

“Selain itu kita juga aktif melakukan pendataan dan pengawalan ibu hamil. Jangan sampai kehamilannya memiliki resiko tinggi, namun tetap sehat hingga melahirkan dan menyusui. Kita ingin program Pak Bupati tentang Blora New Zero Stunting bisa tercapai. Jangan ada lagi kasus stunting baru yang muncul,” jelas Hj. Ainia.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana BKKBN Pusat dengan stakeholder terkait di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Sosialisasi dikemas dengan pertunjukan wayang kulit pagelaran padat, serta ada bazar UMKM, pelayanan KB, dan pameran olahan kelor di Alun-alun Blora. (ADY/Red)
Share:

Ketua DPRD Hadiri Undangan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI


SEMARANG - Beberapa waktu lalu, HM. Dasum, Ketua DPRD Kabupaten  Blora bersama Bupati, Wakil Bupati Blora, Sekretaris Daerah Blora dan Jajarannya menghadiri undangan penyerahan Laporan Hasil  Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) atas laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021 di Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah, Rabu (27/4/2022).

Dalam kesempatan tersebut Mbah Dasum, panggilan akrab HM. Dasum mengucapkan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BPK-RI Provinsi Jawa Tengah beserta seluruh jajarannya atas kerjasama yang baik sehingga kinerja Pemerintah setiap tahunnya menjadi lebih dan lebih. 

“Kita patut bersyukur pula bahwa Kinerja Pemerintah Kabupaten Blora sesuai dengan Opini Badan Pemeriksa Keuangan kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," tandas Dasum.

Pemerintah Kabupaten Blora dalam hal ini Eksekutif dan Legislatif akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk  meningkatkan penyajian kewajaran informasi keuangan dalam laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi Pemerintah.

Lebih lanjut HM. Dasum menjelaskan bahwa  efektifitas sistem pengendalian intern, ketaatan pada peraturan perundang-undangan, sekaigus berusaha memperbaiki kelemahan - kelemahan yang ada ,untuk mempertahankan dan meningkatkan opini atas laporan keuangan BPK  yang telah dicapai untuk masa yang akan datang. 

"Semoga LHP (BPK) RI atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021 yang telah diserahkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan kita untuk terciptanya tata kelola Pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara pada lembaga Pemerintah Kabupaten Blora," pungkas Ketua DPRD Blora. (ADY/Red)
Share:

Kenakan Pakaian Adat Bali, Wakil Bupati Pimpin Upacara Hardiknas 2022 di Blora


BLORA - Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022 tingkat Kabupaten Blora dengan mengusung tema ‘Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar’ yang digelar pada Jumat pagi (13/05/2022) berlangsung khidmat. 

Pelaksanaan Upacara Peringatan Hardiknas yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 2 Mei, pada tahun ini dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2022. Mengingat, pada tanggal 2 Mei 2022 di hari yang sama bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 2022 dan cuti bersama.

Keterangan mengenai pelaksanaan Peringatan Hardiknas sudah disampaikan melalui surat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, nomor 28254/MPK/TU.02.03/2022 tertanggal 22 April 2022. 

Upacara pun diselenggarakan secara tatap muka terbatas, minimalis, dan dengan protokol kesehatan dan dimulai sejak pukul 08.00 WIB. 

Mengenakan pakaian adat khas Bali, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., memimpin jalannya upacara yang bertempat di Halaman Kantor Bupati Blora tersebut.

Dalam upacara tersebut, Forkopimda Blora, Sekretaris Daerah Kab. Blora, Asisten dan Staf Ahli, Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya, Kepala OPD, hingga seluruh peserta acara juga mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah.

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati membacakan amanat dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim.

Disampaikan dalam amanat Menteri Nadiem Makarim bahwa selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama. Bahkan, kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya.

Nadiem menyampaikan bahwa hari ini kita mampu menjadi pemimpin untuk pemulihan dan kebangkitan.

“Hari ini, saudara-saudariku, adalah bukti. Bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” terang Amanat Nadiem Makarim yang dibacakan Wakil Bupati

Dikatakannya, kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. 

“Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,” terang Nadiem. 

“Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk "menghukum" guru atau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar; supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan,” imbuhnya

Lanjutnya, semangat yang sama juga sudah kita dengar dari para seniman dan pelaku budaya, yang sekarang mulai bangkit lagi, mulai berkarya lagi dengan lebih merdeka.

Mendikbudristek mengungkapkan bahwa tahun ini Presidensi Indonesia di G20 membuktikan bahwa kita mampu menjadi pemimpin gerakan pemulihan dunia.

“Semua perubahan positif yang kita usung bersama ini tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia, tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi G20. Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia,” pungkasnya. 

Sementara itu Wabup Blora ketika ditemui usai kegiatan, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan upacara pada hari ini sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

“Hari ini kita melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Bupati Blora, Alhamdulillah kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan khidmat,” terangnya

“Pelaksanaan upacara pada hari ini Jumat 13 Mei 2022 ini  sesuai dengan kebijakan Mendikbudristek, dan kita semua mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah,” tambahnya  (ADY/Red)
Share:

Bupati Blora Dukung Penuh TMMD Reguler ke-113, Bangun Jalan Hutan Alas Malang


BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, siap mendukung penuh pelaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-113 Tahun 2022 yang akan dilaksanakan Kodim 0721/Blora di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Hal ini diungkapkan Bupati ketika menghadiri acara pembukaan dan  penandatanganan naskah pelaksanaan TMMD Reguler ke-113 di Ruang Pertemuan Setda Blora, Rabu (11/05/2022). 

Di depan Danrem 073/Makutarama, Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., Dandim 0721/Blora, Letkol. Inf. Andy Soelistyo KP, S.Sos., M.Tr. (Han)., dan Forkopimda lainnya. Bupati Blora menyambut baik program TMMD sebagai wujud sinergitas TNI Polri dan Pemerintah Kabupaten Blora dalam menyukseskan pembangunan daerah.

“Menurut kami pemilihan Desa Pengkoljagong sebagai lokasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-113 ini sangat tepat. Kami siap mendukung. Bahwasanya, desa ini merupakan Kampung Pancasila, dan masuk salah satu desa hutan yang ada di wilayah Blora Selatan. Ada beberapa dukuhan yang lokasinya di tengah hutan, salah satunya Alas Malang yang akses jalannya memprihatinkan,” ungkap Bupati H. Arief.

Sehingga pihaknya sangat berharap melalui TMMD ini akses jalan hutan menuju Alas Malang yang menghubungkan ke pusat Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati bisa dibangun agar nyaman dilalui masyarakat.

“Kami akan sangat terbantu dengan adanya TMMD yang menyasar pembangunan infrastruktur desa-desa hutan seperti ini. Hal ini selaras dengan visi misi kami, dimana pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama. Terimakasih Pak Danrem dan Dandim, serta seluruh jajaran. Harapannya TMMD ini bisa berjalan sukses dan kedepan bisa kita lanjutkan ke desa-desa lainnya. Semangat Sesarengan mBangun Blora,” tambah Bupati.

Sementara itu, Dandim 0721/Blora, Letkol. Inf. Andy Soelistyo KP, S.Sos., M.Tr. (Han)., menyampaikan bahwa kegiatan TMMD Reguler ke 113 mulai dilaksanakan hari ini, Rabu (11/5/2022) hingga 9 Juni 2022 mendatang.

“Selama satu bulan ini kita akan melaksanakan pembangunan fisik dan non fisik di Desa Pengkoljagong. Kegiatan fisik meliputi pembangunan jalan hutan penghubung Alas Malang - Bulurejo, Desa Pengkoljagong. Berupa  jalan grosok sepanjang 1.100 meter, lebar 2,5 meter, kemudian jalan makadam 3.300 meter selebar 2,5 meter, jalan grosok/leveling sepanjang 3.400 meter, lebar 2,5 meter, dan talud badan jalan sepanjang 20 meter tinggi 3 meter untuk mencegah longsor,” terang Dandim.

Lanjut Dandim, Sedangkan untuk sasaran kegiatan non fisik mencakup penyuluhan hukum perdata, penyuluhan wasbang dan PPBN, penyuluhan dikmas/laka, penyuluhan pendampingan industri rumah tangga, penyuluhan peningkatan hasil pertanian, penyuluhan administrasi kependudukan, penyuluhan lingkungan hidup, penyuluhan KB, penyuluhan perkawinan dan perceraian, penyuluhan pernikahan dini dan stunting hingga keterampilan.

“Total ada 150 personil yang kita turunkn untuk bergotong royong bersama masyarakat membangun desa,” tegas Dandim.

Pada kesempatan itu, Danrem 073/Makutarama, Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., pun mengapresiasi kekompakan Forkopimda Blora dalam menyukseskan pelaksanaan TMMD Reguler ke 113 yang ada di Kabupaten Blora.

“TMMD ini untuk mendukung pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan khususnya di daerah terpencil dan menjalin tali silaturahmi serta meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat,” ucapnya.

Ditambahkannya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama Rakyat serta memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah untuk mendukung suksesnya pembangunan nasional.

“Dengan kegiatan TMMD saling kerjasama secara langsung antara TNI dengan lintas sektoral dan elemen masyarakat sehingga terjalin ikatan kebersamaan dan kekuatan yang sulit dipisahkan oleh kekuatan apapun,” ujar Danrem 073.

Kepala Desa Pengkoljagong, Sugiyono, menyambut baik adanya program TMMD di desanya. Ia pun mengungkapkan bahwa masyarakat siap untuk mendukung program tersebut.

“Kita warga Pengkoljagong siap untuk mengawal dan bersama-sama menyukseskan kegiatan TMMD, gotong-royong sampai ini selesai,” kata Kades.

Diceritakannya, bahwa wilayah Pengkoljagong merupakan desa yang mayoritas wilayahnya sekitar 63 persen lebih adalah hutan. Jauh dari pusat Kota, dan terdapat dukuh Alas Malang yang mempunyai akses jalan penghubung ke Dukuh Bulurejo kondisi rusak berat sehingga sulit dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. 

“Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama yang apabila diperbaiki akan mempercepat akses warga Dukuh Alas Malang ke Desa Pengkoljagong maupun ke Pusat Kec. Jati. Kami sangat berterimakasih karena TMMD akan membangun jalan ini,” tambah Kades Sugiyono. 

Usai penandatanganan naskah TMMD, rombongan Danrem, Dandim, dan Forkopimda melaksanakan tinjauan ke lapangan untuk memantau langsung dimulainya kegiatan pembangunan jalan di Alas Malang yang berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Blora.  (ADY/Red)
Share:

Pastikan Layanan Publik Mulai Berjalan, Bupati Sidak MPP dan Presensi Online ASN


BLORA - Untuk memastikan layanan masyarakat telah berjalan dengan baik pasca libur lebaran. Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., pada Senin siang (09/05/2022) melaksanakan sidak ke Mal Pelayanan Publik (MPP). Sidak didampingi Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si, dan Asisten Administrasi, Pujo Catur Susanto, SE., MM.

Setibanya di MPP, Jl. Blora-Cepu km 5, Bupati dan rombongan langsung memantau pelayanan masyarakat. Tampak warga sedang mengantri mengurus sejumlah dokumen di MPP Blora. Bergegas, Kepala DPMPTSP Bondan Arsiyanti, SH., M.Si., dan Sekretaris Dindukcapil Dra. Zulis Susilarti, menghampiri Bupati dan menjelaskan jenis jenis pelayanan yang buka.

Sejumlah pos layanan ada yang kosong karena hanya membuka pelayanan hingga pukul 12.00 WIB saja. Sedangkan untuk pos layanan instansi vertikal masih ada yang belum buka.

Usai dari MPP, Bupati dan rombongan bertolak ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD), untuk mengecek presensi onli ne ASN se Kabupaten Blora. Setibanya di BKD, Bupati bersama Wakil Bupati, Sekda, dan Asisten Administrasi langsung menuju sekretariat untuk cek presensi online.

Didampingi Kepala BKD, Drs. Heru Eko Wiyono, M.Si., Bupati pun langsung duduk untuk memegang mouse computer yang digunakan untuk server presensi online ASN. Beberapa Dinas, SKPD dilihat langsung oleh Bupati.

“Ya, hari ini kita laksanakan sidak ke MPP bersama dengan Bu Wakil Bupati, Pak Sekda  dan jajaran. Alhamdulillah pelayanan sudah berjalan. Kita ingin hari pertama kantor langsung cek pelayanan publik utama, dan kita memastikan bahwa layanan untuk masyarakat telah berjalan. Bahkan 4 Mei kemarin MPP mulai buka melayani pemudik,” ucap Bupati.

Pihaknya juga minta MPP ini bisa terus memberikan pelayanan secara prima jadi tidak boleh kendor. 

"Jadi setelah launching tahun lalu kita niatkan memang ini untuk pelayanan kepada masyarakat , ini menjadi spirit kita bahwa pelayanan adalah yang utama, " imbuhnya. 

Terkait adanya sejumlah loket atau pos layanan yang kosong, pihaknya mengaku dalam waktu dekat akan melaksanakan rapat khusus membahas tentang MPP ini. 

"Mungkin beberapa OPD yang masih kosong akan kita rapatkan, persoalannya apa atau karena SDM atau karena yang lain, termasuk mekanisme operasionalnya seperti apa. Akan kita undang semuanya, termasuk instansi vertikal seperti Samsat, Imigrasi dan lainnya," imbuhnya.

Sedangkan ketika di BKD, Bupati menyampaikan bahwa pihaknya memastikan seluruh ASN taat mulai masuk kerja  Senin, 9 Mei 2022.

“Kita lihat presensi online secara langsung dari BKD. Salah satunya melihat Bappeda, presensinya sudah bagus. Sedangkan di BKD sendiri ada dua yang izin karena masih tugas belajar. Kita ingin kedepan kualitas presensi online ini bisa terus ditingkatkan dan diintegrasikan dengan command center yang ada di Setda. Sehingga akan kelihatan langsung mana ASN yang kerap terlambat dan tidak masuk,” tambah Bupati.

Pihaknya juga mendorong BKD bisa berkoordinasi dengan Dinkominfo dan Dinas Pendidikan, agar presensi online dari pedesaan dan sekolah yang sulit signal bisa diperlancar. Dirinya meminta agar Dinas Pendidikan bisa memetakan sekolah mana saja yang sulit presensi online. (ADY/Red)
Share:

Hot News

Top ! Desa Bangowan Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik 2024 di Indonesia

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mulai melakukan penilaian dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (AD...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »