Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Blora Lantik 191 Pejabat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Bupati Blora melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 191 pejabat administrator, pengawas, dan pejabat fungsional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Blora di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Rabu 13 Mei 2026.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Blora dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 22 orang merupakan pejabat eselon III setingkat sekretaris dinas dan camat, kemudian 48 orang pejabat eselon III setingkat kepala bidang dan sekretaris kecamatan, sisanya merupakan pejabat eselon IV dan pejabat fungsional pada sejumlah organisasi perangkat daerah.

Bupati Blora, Arief Rohman  menyampaikan bahwa mutasi, promosi, dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi pemerintahan sebagai bagian dari pembinaan karier aparatur sipil negara sekaligus penyegaran organisasi.

“Pelantikan pada hari ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukan sekadar simbol kedudukan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab.

“Saya berharap pejabat yang dilantik hari ini dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan tugas yang baru, memahami tugas pokok dan fungsi jabatan dengan baik, membangun komunikasi yang harmonis, meningkatkan koordinasi antar perangkat daerah, serta menciptakan budaya kerja yang produktif dan kolaboratif,” harap Bupati Blora.

Bupati Blora mengingatkan seluruh ASN agar mampu bekerja secara cepat, tepat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta terus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Bupati Blora menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Blora dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta memperkuat reformasi birokrasi diseluruh sektor.

“Saya meminta seluruh pejabat agar selalu menjunjung tinggi disiplin, profesionalitas, dan etika birokrasi dalam setiap pelaksanaan tugas, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan masyarakat maupun mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah,” kata Bupati Blora.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora juga memastikan seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau ada temuan jual beli jabatan, laporkan kepada kami,” tegas Bupati Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Blora Diharapkan Tingkatkan Akses dan Ekonomi Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Babinsa Koramil 15/Japah, Serda Mustakhim, menyampaikan harapannya terhadap pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang saat ini tengah berlangsung di Dukuh Gabeng, Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026).

Jembatan gantung dengan panjang 40 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dinilai menjadi kebutuhan penting masyarakat untuk memperlancar akses transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

“Selama ini akses masyarakat cukup terbatas, terutama pada kondisi tertentu. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga diharapkan semakin lancar dan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Serda Mustakhim.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Gabeng tersebut kini telah memasuki tahap penyelesaian pengecoran pondasi tiang utama.

Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel TNI dari Koramil 15/Japah bersama puluhan warga setempat.
Sementara itu, Danramil 15/Japah Kapten Czi Didik Pujiono mengatakan, sebanyak lima personel TNI diterjunkan untuk mendampingi warga dalam proses pengerjaan tahap krusial tersebut.

“Hari ini kami telah menyelesaikan pengecoran pondasi tiang utama agar konstruksi jembatan nantinya kokoh, aman, dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut telah lama dinantikan warga karena dinilai mampu mempermudah distribusi hasil pertanian serta meningkatkan konektivitas antar wilayah di Kecamatan Japah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan jajaran TNI atas terealisasinya pembangunan jembatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Kehadiran jembatan ini akan sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bagian dari program TNI AD yang dilaksanakan di berbagai daerah dengan mengedepankan kolaborasi antara aparat dan masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Launching 1.061 KDKMP Nasional, Blora Siap 55 Gerai Koperasi Merah Putih





‎𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — ‎BOJONEGORO —  Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, dalam rangka meninjau kesiapan peluncuran serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei 2026. Peninjauan dilaksanakan di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Selasa 12 Mei 2026.Disampaikan, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat desa, pusat pengembangan produk UMKM, sekaligus penghubung ekonomi desa dengan pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital dan e-commerce.‎‎Saat menghadiri kunjungan kerja Wakil Panglima TNI tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan bahwa Pemkab Blora siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan program KDKMP di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah.‎‎“Program ini sangat baik untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di desa. Kami optimistis KDKMP mampu membantu masyarakat, terutama dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok seperti gas dan pupuk agar lebih mudah diakses masyarakat,” ujar Bupati Blora.‎‎Selain mendukung percepatan pembangunan sarana dan prasarana, lanjut Bupati Blora, Pemkab Blora juga berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola koperasi."Melalui pelatihan dan pendampingan agar koperasi dapat berkembang secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan," ujar Bupati Blora.‎Pada kesempatan itu, Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto menyampaikan bahwa  Kabupaten Blora ditargetkan memiliki 295 kantor KDMP/KDKMP hingga Juli 2026."Pembangunan telah berjalan di 233 titik dan ditargetkan selesai seluruhnya pada akhir Juli 2026," jelas Dandim 0721/Blora.‎‎Untuk tahap launching nasional, lanjut Dandim 0721/Blora, pada 16 Mei mendatang, Kabupaten Blora siap mengoperasikan 55 gerai KDKMP yang tersebar di 16 kecamatan se-Blora.‎‎“Kami terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat pemenuhan sarana dan prasarana sehingga pelaksanaan launching KDKMP di Kabupaten Blora dapat berjalan optimal,” ungkap Dandim 0721/Blora.‎‎Dalam peninjauan tersebut, Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita mengapresiasi progres pembangunan KDKMP di wilayah Bojonegoro, Lamongan, dan Blora yang dinilai menunjukkan kesiapan yang baik menjelang peluncuran nasional.‎‎“Kesiapan operasional harus dipastikan secara matang agar pelaksanaan program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Wakil Panglima TNI. (Humas/Redaksi)
Share:

Petani Kedungtuban Ditemukan Meninggal Mendadak di Lahan Perhutani, Diduga Karena Sakit



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Seorang petani, Samijan (76) ditemukan meninggal dunia (MD) secara mendadak di lahan milik Perhutani Petak 77C, RPH Pucung, Dukuh Wadung, Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora Jawa Tengah, pada Rabu, 13 Mei 2026 sekira pukul 10.00 WIB.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono membenarkan kejadian ditemukan orang meninggal dunia tersebut, di Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban.

“Korban saat itu sedang berada di lahan garapannya, menurut keterangan saksi, korban sempat mengeluh pandangan mata gelap dan merasa masuk angin, lalu minta dikeriki oleh saksi Sdri. Alif Surini dan Sdri. Kaswi,” jelas Kasihumas Polres Blora.

Setelah dikeriki, korban sempat merasa mendingan dan menyuruh kedua saksi pulang. Lanjut Kasihumas Polres Blora, namun tak lama kemudian saksi melihat korban sudah terbaring dan tidak merespon saat dipanggil. 

"Saksi lalu memberitahu warga dan saksi Saudara Sugito yang datang ke lokasi mendapati korban sudah meninggal dunia," ucap Kasihumas Polres Blora.

Dikemukakan, mendapat laporan dari Kepala Desa Kedungtuban, Irwan Teguh Pamungkas, petugas Polsek Kedungtuban dipimpin Kapolsek Iptu Hadi Setyo P bersama Ka SPKT, Kanit Reskrim, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tim medis Puskesmas Kedungtuban langsung mendatangi TKP.

“Dari hasil pemeriksaan luar oleh Bidan Desa Kedungtuban Sdri. Widya Liana, A.Md.Keb, korban dinyatakan meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Kasihumas Polres Blora.

Menurut Kasihumas Polres Blora, korban diketahui tinggal seorang diri karena istri sudah meninggal dan anak-anaknya berada diluar kota Blora.

“Kesimpulan sementara korban meninggal karena sakit. Keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menuntut pihak manapun, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” imbuh Kasihumas Polres Blora. 

Untuk diketahui, Polisi telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, dan membuat Laporan Polisi Nomor: LP/Gangguan/6/V/2026/SPKT/Sek Kdtbn/Res Blora. Barang bukti yang diamankan berupa celana pendek kain warna hitam yang dikenakan korban. (Humas/Redaksi)
Share:

TNI Rampungkan Perbaikan Jembatan Garuda, Akses Warga Desa Jati Kembali Lancar


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  TNI melalui Komando Distrik Militer 0721/Blora berhasil menuntaskan perbaikan Jembatan Garuda yang berada di Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora.

Infrastruktur penghubung sepanjang 15 meter dengan lebar 4 meter tersebut kini kembali dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses utama antarwilayah.

Danramil 11/Jati, Kapten Inf Puryanto, menyampaikan bahwa proses perbaikan telah selesai dilaksanakan dan jembatan siap digunakan kembali oleh masyarakat.

“Dengan selesainya perbaikan ini, masyarakat dapat kembali memanfaatkan jembatan sebagai akses utama guna menunjang aktivitas sehari-hari,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Sebelumnya, Jembatan Garuda mengalami kerusakan cukup parah yang menghambat mobilitas warga dan aktivitas perekonomian masyarakat setempat. Menindaklanjuti kondisi tersebut, personel TNI bersama warga bergotong royong melaksanakan perbaikan secara menyeluruh.

Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi pengecoran tiang pondasi, perbaikan lantai jembatan, pemasangan pagar pembatas, hingga pengecatan fasilitas jembatan.

Kapten Inf Puryanto menegaskan, perbaikan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah serta membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

“Perbaikan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sosial warga,” katanya.

Rampungnya perbaikan Jembatan Garuda mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Jati. Akses yang sebelumnya terganggu kini kembali normal, aman, dan nyaman dilalui.

TNI juga memastikan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pemulihan infrastruktur guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Pendim/Redaksi)


Share:

Bupati Bangga, BPR BKK Blora Buktikan Kelasnya Sebagai TOP BUMD Bintang 4


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Bupati Blora, Arief Rohman memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja PT BPR BKK Blora (Perseroda) yang dinilai mampu menunjukkan performa positif dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Blora

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Arief  saat menghadiri Gebyar Undian Tabungan 2026 PT BPR BKK Blora yang digelar meriah dengan berbagai hadiah menarik bagi para nasabah, Rabu (13/5/2026) di Hotel Azana Garden Hill Blora

Bupati menegaskan bahwa keberadaan BPR BKK Blora diharapkan mampu membantu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora di tahun 2026, yang mana pada tahun 2025  pertumbuhan ekonomi Blora tercatat meningkat menjadi 5,4 persen.

“Kami berharap pada tahun 2026 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora bisa lebih tinggi lagi. Ini salah satu peran yang kami harapkan dari BPR BKK, yakni bergerak di sektor-sektor riil dengan bisa memberikan kontribusi kaitannya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Bupati juga mengapresiasi berbagai penghargaan yang telah diterima oleh BPR BKK Blora, menurutnya penghargaan yang diterima menjadi bukti nyata bahwa telah dikelola secara profesional dan berintegritas tinggi.

“Atas berbagai prestasi yang sudah diraih BPR BKK Blora sebagai TOP BUMD Awards Bintang 4 dari Majalah Top Business, penghargaan dari Infobank, serta penghargaan lainnya, ini adalah sebagai bukti nyata bahwa bank ini sudah  dikelola dengan profesional dan berintegritas tinggi tentunya capaian ini merupakan sebuah kebanggan untuk kita dan  memotivasi kita khususnya para nasabah ini,” ujar Bupati.

Bupati menilai capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Blora sekaligus mampu meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap BPR BKK Blora.
“Saya berharap ini bisa memacu juga inovasi-inovasi yang lain yang sudah dilakukan BPR BKK, tadi disampaikan terkait keberpihakan sektor-sektor ekonomi masyarakat, UMKM, sektor pertanian, maupun sektor yang lain, dan juga terima kasih sudah memberikan devidennya untuk kabupaten maupun provinsi,”ungkap Bupati.

“Kita tentunya ingin agar keberadaan BPR BKK Blora ini mampu membantu tumbuhnya perekonomian di Kabupaten Blora,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora turut mengundi hadiah utama berupa satu unit mobil Toyota Avanza. Hadiah utama tersebut berhasil dimenangkan oleh nasabah BPR BKK Kecamatan Sambong.

Sekaligus menyerahkan Bantuan CSR Jambanisasi dari PT BPPR BKK Blora sebesar 50.960.000 kepada Desa Kembang Kecamatan Todanan.
Dalam Gebyar Undian Tabungan 2026 tersebut, PT BPR BKK Blora menyediakan berbagai hadiah menarik, di antaranya 1 unit mobil Toyota Avanza, 13 unit sepeda motor, 13 kulkas, 13 sepeda gunung, 13 kompor gas, 13 televisi, 13 kipas angin, dan 13 dispenser.

Melalui kegiatan undian tabungan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus membudayakan menabung dan menjadikan BPR BKK Blora sebagai tempat menabung dan berinvestasi yang terpercaya.

“Kita harap bapak ibu para nasabah bisa woro-woro ke yang lainnya agar di BPR BKK ini sebagai tempat untuk menabung dan berinvestasi,” ujarnya.

Bupati juga mengucapkan selamat kepada para nasabah yang nantinya beruntung memperoleh berbagai hadiah undian lainnya.

“Selamat kepada para nasabah yang nantinya beruntung meraih hadiah. Terus tingkatkan tabungan dan saldonya, semoga ke depan semakin banyak manfaat yang diberikan BPR BKK bagi nasabah, masyarakat, Kabupaten Blora, maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya.

Direktur Utama PT BPR BKK Blora  Puguh Haryono, mengungkapkan bahwa kinerja BPR BKK Blora menunjukan tren positif.

“Sebagai bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Blora, kami memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah, dengan rasa syukur kinerja keuangan BPR BKK Blora tetap terjaga dengan baik dan  memberikan tren yang positif” ujarnya.

Kinerja positif tersebut tercermin dari kontribusi deviden yang berhasil disetorkan pada tahun 2026 sebesar Rp9.078.785.484, dengan rincian Rp4.630.187.597 kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Rp4.448.604.887 kepada Pemerintah Kabupaten Blora.

Selain itu, BPR BKK Blora juga mencatat Return on Investment (ROI) sebesar 32,64 persen yang menjadi indikator bahwa pengelolaan perusahaan berjalan secara optimal dan memberikan  manfaat nyata bagi pemangku kepentingan.

Pihaknya berharap capaian kinerja yang telah diraih dapat menjadi fondasi bagi BPR BKK Blora untuk terus berkembang secara berkelanjutan.

“Kami berharap nasabah dapat terus menikmati kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam bertransaksi di seluruh jaringan kantor BPR BKK Blora,” pungkasnya.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar Undian Tabungan 2026 merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk apresiasi kepada para nasabah yang telah memberikan kepercayaan dan loyalitas kepada BPR BKK Blora.

“Kegiatan ini kami maknai sebagai wujud apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas para nasabah yang senantiasa menjadi bagian penting dalam perjalanan kami,” ungkapnya.

Pihaknya menyadari bahwa kepercayaan masyarakat merupakan aset paling berharga dalam industri jasa keuangan.

“Kepercayaan tersebut tidak hanya membangun loyalitas, tetapi juga menjadi amanat yang harus kami jaga melalui pelayanan yang terus ditingkatkan secara konsisten,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan undian tabungan tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin gemar menabung sekaligus memperkuat keyakinan bahwa BPR BKK Blora merupakan mitra keuangan yang dapat diandalkan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin gemar menabung sekaligus memperkuat keyakinan bahwa BPR BKK Blora siap mendukung masyarakat dalam merencanakan masa depan, mengembangkan usaha, maupun memenuhi kebutuhan finansial,” tambahnya.

Menurut Puguh Haryono, capaian tersebut bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan menjadi pengingat agar perusahaan terus berbenah dan meningkatkan standar pelayanan kepada seluruh nasabah.

"Pada tahun 2026, PT BPR BKK Blora berhasil meraih penghargaan TOP BUMD Awards dengan predikat Bintang 4. Selain itu, BPR BKK Blora juga memperoleh penghargaan sebagai The Best BPR BKK Pemerintah Daerah untuk kategori aset Rp250 miliar hingga Rp500 miliar," jelas Direktur Utama PT BPR BKK Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Nglebur Rampung 100 Persen


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora Jawa Tengah, rampung 100 Persen, Warga Kaligede Tak Lagi Terisolasi.

Jembatan gantung dengan panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter tersebut menjadi penghubung vital antara warga Dukuh Kaligede dan Janjang, sekaligus sebagai akses utama jalan pertanian masyarakat.

Keberadaan Jembatan Garuda membawa harapan baru bagi sekitar 20 kepala keluarga dengan lebih dari 100 jiwa warga Kaligede. Selama ini, warga harus menempuh perjalanan memutar hingga puluhan kilometer akibat keterbatasan akses penghubung.

Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, masyarakat tidak lagi terisolasi dan mobilitas warga menjadi jauh lebih mudah.

Tidak hanya membantu aktivitas warga dan distribusi hasil pertanian, jembatan tersebut juga memberikan manfaat besar bagi anak-anak sekolah yang kini dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman, cepat, dan efisien menuju sekolah mereka.

Jembatan Garuda menjadi simbol hadirnya pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat pedesaan.

Program pembangunan yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto diharapkan terus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses infrastruktur.

Dengan berdirinya Jembatan Garuda, masyarakat Desa Nglebur kini memiliki akses yang lebih baik untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial sehari-hari. (Pendim/Redaksi)

Share:

20 Calon Pejabat Eselon II Ikuti Uji Kompetensi di Mabes Polri


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
JAKARTA – Untuk memastikan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama diduduki oleh figur yang tepat, Wakil Bupati Blora meninjau langsung pelaksanaan penilaian kompetensi (asesmen) bagi 20 calon pejabat eselon II, di Ruang Assessment Center Polri, Gedung TNCC, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, pada Selasa 12 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menjelaskan bahwa uji kompetensi yang dijalani para kandidat berfokus pada dua aspek utama, yakni penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural.

"Evaluasi mendalam ini diperlukan untuk menyeleksi 20 kandidat yang akan mengisi empat kursi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Sekretaris DPRD (Sekwan)," ungkap Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Blora Jawa Tengah dengan institusi kepolisian.

"Kegiatan ini merupakan kerja sama yang luar biasa bagi kami. Karena sudah diselenggarakan sebanyak empat kali, yakni pada tahun 2021, 2022, 2024, dan di tahun 2026 ini," ujar Wakil Bupati Blora.

Menurut Wakil Bupati Blora, keterlibatan Mabes Polri dalam proses seleksi ini memberikan data yang sangat objektif dan komprehensif bagi Pemkab Blora dalam memetakan kualitas sumber daya birokratnya.

"Kami melihat dari hasil asesmen ini,  bahwa kami menjadi paham profil, potensi, dan kompetensi para calon pejabat eselon II. Ini sangat membantu kami," kata Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora memberikan ucapan  semangat kepada seluruh peserta asesmen dan memanjatkan harapan agar proses seleksi ini membuahkan hasil terbaik bagi kemajuan Kabupaten Blora.

"Semoga usaha yang kita lakukan bersama Mabes Polri ini mendapatkan rida Allah SWT dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang amanah. Selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini," tandas Wakil Bupati Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Garuda Desa Kapuan Rampung 100 Persen, Warga Kini Nikmati Akses Lebih Mudah dan Aman


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Program pembangunan Jembatan Garuda yang merupakan bagian dari program Bapak Presiden Republik Indonesia kini telah selesai 100 persen dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Jembatan yang berada di Sungai Ndoyo, Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora ini menjadi penghubung strategis antara Desa Kapuan dan Desa Cabean.

Jembatan tersebut dibangun dengan ukuran panjang 12 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 3,5 meter. Kehadiran jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses pelayanan kesehatan.

Selain menjadi penghubung antar desa, Jembatan Garuda juga mendukung konektivitas menuju Bandara Ngloram sehingga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Cepu dan sekitarnya.

Sebanyak 3.048 jiwa tercatat menjadi penerima manfaat langsung dari pembangunan jembatan ini. Warga kini dapat melintas dengan lebih aman, nyaman, dan efisien, terutama saat musim hujan yang sebelumnya kerap menghambat akses transportasi.

Hariyono Kepala Desa Kapuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas selesainya pembangunan jembatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah melalui Program Jembatan Garuda ini. Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat kami karena menjadi akses utama penghubung Desa Kapuan dengan Desa Cabean serta jalur menuju Bandara Ngloram. Semoga keberadaan jembatan ini membawa manfaat besar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kepala Desa Kapuan.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik serta mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)

Share:

Blora Terima 55 Truk Operasional Koperasi Merah Putih, Langsung Didistribusikan ke Lokasi Koperasi


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARLORA.MY.ID) —  Sebanyak 55 unit kendaraan truk diserahkan Pemerintah Kabupaten Blora untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada Minggu 10 Mei 2026, oleh Bupati Blora,  didampingi Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, Wakil Bupati Blora, Sri Setiyorini, Forkopimda, Sekda Blora di halaman Batalyon Infantri 410/Alugoro.

Bupati Blora, Arief Rohman menjelaskan bahwa sesuai Instruksi Presiden Republik Indonesia Pemerintah Kabupaten Blora menyatakan dukungan penuh terhadap program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.

"55 truk ini diserahkan kepada desa yang nanti akan mengikuti launching pada 16 Mei 2026, oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, Dan tentunya truk ini akan digunakan untuk operasional," jelas Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora menjelaskan bahwa program ini menjadi momentum penting dalam kebangkitan koperasi modern yang produktif, profesional, berbasis digital, serta mampu menjadi pusat pelayanan dan penggerak ekonomi masyarakat desa.

"Kami berharap dukungan bapak ibu kades bapak ibu camat semuanya untuk bagaimana koperasi yang ada ditempatnya masing masing mengelola unit usaha yang akan ditentukan," ujar Bupati Blora.

Termasuk juga berupaya, lanjut Bupati Blora, untuk berinovasi untuk mencari Mitra yang usahanya nanti bisa di singkron kan dan bekerjasama dengan SPPG yang ada.

"Lokasinya mana aja, kira kira koperasi yang berdekatan dengan SPPG mana saja. Pada intinya kami siap mendukung program dari bapak Presiden terkait KDKMP ini, untuk bagaimana nanti bermanfaat bagi masyarakat desa dan kelurahan nya masing masing," imbuh Bupati Blorad.

Terkait Kendaraan operasional ini, kata Bupati Blora, diharapkan dapat menjadi sarana pendukung distribusi usaha koperasi, memperkuat rantai pasok desa, mendukung logistik dan perdagangan hasil masyarakat, serta mempercepat pelayanan ekonomi di desa.

"Saya berharap seluruh kendaraan operasional tersebut dapat dikelola secara tertib, profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota koperasi maupun masyarakat luas. kami minta bapak ibu kades juga menjaga termasuk ketentuan penggunaannya seperti apa jangan sampai viral untuk mengangkut yang tidak sesuai dan coba nanti dilihat aturnya jangan sampai tiba tiba nanti disewakan viral. Jadi tolong benar benar dilihat peruntukannya seperti apa aturannya asal sesuai tentunya nanti tidak masalah. Tolong dimanfaatkan dengan baik," kata Bupati Blora.

Disampaikan, kepada para pengurus dan pengawas KDKMP, saya berpesan agar menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya.

"KDKMP jangan hanya dibentuk secara administratif, tetapi harus benar-benar aktif menjalankan usaha, sehat kelembagaannya, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," tandas Bupati Blora.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, menjelaskan bahwa  Blora salah satu yang mengikuti launching KDKMP di 1000 titik dan di Jawa Tengah ada 8, salah satunya adalah Kabupaten Blora mendapat kehormatan menjadi bagian dari pelaksanaan launching nasional tersebut, yang akan diikuti sebanyak 55 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Blora.

"Dan nanti 55 titik ini nanti akan mengikuti launching Untuk pelaksanaan di Kabupaten Blora, kegiatan akan dipusatkan di KDKMP Trembulrejo, sedangkan KDKMP lainnya akan mengikuti secara daring melalui Zoom dari masing-masing lokasi. Sedangkan untuk kendaraan bertahap nanti akan diserahkan seperti ada roda tiga pick up nanti juga proses datang ke blora, dan sejumlah tempat juga masih melakukan pemenuhan perlengkapan seperti AC, gerai dan aksesoris lainnya," jelas Dandim 0721/Blora.

Tak hanya itu, lanjut Dandim 0721/Blora, nantinya perwakilan pengurus akan mengikuti palatihan di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah selama 2 hari.

"Mulai besok ada pelatihan di Boyolali, dan itu juga dari desa yang menyarankan dan itu ada seleksi dimana semua itu dari Agrinas yang menyeleksi," ucap Dandim 0721/Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Nglebur Masuki Tahap Finishing


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, kini memasuki tahap finishing. Personel TNI bersama masyarakat setempat terus melakukan pengecekan akhir, pengecatan, serta perapihan bagian jembatan agar segera dapat difungsikan dan dimanfaatkan warga.

Babinsa Desa Nglebur Koramil 06/Jiken, Sertu Bambang Maskumambang, mengatakan bahwa progres pembangunan jembatan telah mencapai tahap akhir dan dalam waktu dekat siap digunakan masyarakat.

“Alhamdulillah, pembangunan Jembatan Perintis Garuda saat ini sudah memasuki tahap finishing. Tinggal perapihan dan pengecekan akhir agar jembatan benar-benar aman dan nyaman digunakan masyarakat,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, proses pengerjaan dilakukan secara maksimal guna memastikan kualitas dan keamanan jembatan sebelum resmi digunakan warga.

“Insya Allah dalam waktu dekat jembatan ini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, baik menuju kebun maupun mendukung kegiatan ekonomi warga,” tambahnya.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus menjadi akses penghubung yang aman dan nyaman bagi warga Desa Nglebur dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

Naas Seorang Pria Nglawiyan MD Saat Bersihkan Kolam Ikan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Seorang pria, Sunardi (72) warga Dukuh Nglawiyan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Jawa Tengah  ditemukan meninggal dunia (MD) diduga akibat tersengat listrik saat membersihkan kolam ikan berada disebelah rumahnya, pada Minggu, 10 Mei 2026 sekira pukul 08.00 WIB.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Blora, AKP Nur Dwi Edie W menjelaskan bahwa polsek menerima laporan dari Ketua RT Nglawiyan, Mohamad Hadi Lukmono, personel Polsek Blora, Kanit Reskrim Ipda Eko Purnomo dan KSPKT langsung mendatangi TKP untuk evakuasi.

“Korban ditemukan pertama kali oleh istrinya, Saudari Suciati, dalam posisi telentang didalam kolam dan sudah tidak bergerak. Saksi kemudian berteriak minta tolong hingga warga berdatangan,” jelas Kapolsek Blora.

Korban sempat akan dibawa ke rumah sakit, lanjut Kapolsek Blora, namun meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS, dari hasil pemeriksaan tim medis, pada tubuh korban ditemukan luka bakar akibat sengatan arus listrik di telapak tangan kanan dan tidak ada tanda kekerasan.

“Murni meninggal dunia akibat kesetrum, diduga arus listrik berasal dari kabel mesin pompa air yang terkelupas didalam kolam. Mesin tersebut digunakan korban untuk menguras kolam,” ungkap Kapolsek Blora.

Masih kata Kapolsek Blora, barang bukti yang diamankan berupa kaos biru dongker motif kotak-kotak, celana training hitam yang dikenakan korban, serta seutas kabel mesin pompa air warna hitam yang terkelupas.

“Kami turut berduka cita. Kejadian ini jadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengecek instalasi listrik, terutama yang digunakan diarea berair. Pastikan kabel tidak terkelupas dan gunakan alat pengaman listrik,” harap  Kapolsek Blora.

Dikemukakan, Laporan Polisi Nomor  LP/Gangguan/B/11/V/2026/SPKT/Sek.Blora telah diterbitkan, Polsek Blora telah melakukan olah TKP, mencatat identitas saksi, memintakan VER.

"Petugas Polsek Blora menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan," ujar Kapolsek Blora.  (Humas/Redaksi)


Share:

Pengecatan Tahap Akhir, Pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0721/Blora Segera Rampung


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, yang dilaksanakan oleh Satgas Jembatan Garuda Kodim 0721/Blora kini memasuki tahap akhir. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan pengecatan pagar pembatas jembatan, Senin 11 Mei 2026.

Jembatan yang berdiri kokoh tersebut tampak semakin megah setelah dibalut warna merah putih, sebagai simbol semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan.

Keberhasilan pembangunan Jembatan Garuda disambut antusias dan penuh rasa syukur oleh masyarakat setempat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi warga, khususnya dalam menunjang akses pendidikan, perekonomian, serta memperlancar mobilitas masyarakat sehari-hari.

Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., melalui Danramil 11/Jati Kapten Inf Puryanto menyampaikan bahwa progres pembangunan yang telah mencapai tahap akhir merupakan hasil kerja keras serta sinergi antara TNI dan masyarakat.

“Alhamdulillah, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Jati kini telah memasuki tahap akhir, yakni pengecatan. Capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi warga,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata, namun juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membangun harapan, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan selesainya tahap pengecatan tersebut, Jembatan Garuda diharapkan dalam waktu dekat sudah dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat Desa Jati dan wilayah sekitarnya. (Pendim/Redaksi)

Share:

Rumah Warga Pojokwatu Sambong Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebuah rumah milik Sdri. Sulastri, 74 tahun, di Dukuh Pojok RT 05 RW 01, Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora ludes terbakar pada Minggu, 10 Mei 2026 sekira pukul 00.30 WIB.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H. membenarkan kejadian tersebut. “Kebakaran diketahui pertama kali oleh saksi Sdri. Eni yang mendengar suara berisik dari samping rumah. Setelah dicek bersama suaminya Sdr. Herli, terlihat kobaran api sudah membakar bagian tengah dan dapur rumah korban,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H.

Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sambil menghubungi Damkar. Tim Pemadam Kebakaran Cepu tiba di lokasi pukul 01.00 WIB dan berhasil memadamkan api total pada pukul 02.30 WIB dilanjutkan pendinginan.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Korban saat kejadian sedang tidur di rumah tetangga. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” tambah AKP Midiyono.

Akibat kejadian, rumah bagian dapur dan tengah beserta isinya hangus. Kerugian materil meliputi kayu reng dan usuk atap, 5 lemari, 1 kulkas, 1 magicom, 1 kompor, meja kursi, dan 2 tempat tidur. Total kerugian ditaksir sekitar Rp60.000.000.

Polsek Sambong yang dipimpin Kapolsek AKP Subardi langsung mendatangi TKP bersama Kanit Reskrim Aiptu Anang Deby Setiawan, S.H., Bhabinkamtibmas Aipda Hendy, anggota jaga, Banit Reskrim, Babinsa Serka Utoyo, Satpol PP Kecamatan Sambong, dan Tim Damkar Cepu. 

“Laporan Polisi sudah dibuat dengan Nomor: L/GANGGUAN/B/02/V/2026/SPKT/POLSEK SAMBONG. Kami imbau masyarakat untuk selalu cek instalasi listrik secara berkala dan matikan alat elektronik bila tidak digunakan untuk cegah korsleting,” tutup AKP Midiyono. (Humas/Redaksi)

Share:

Duka Bupati Blora: Kerabat Dekat Wafat Dalam Perjalanan Haji Ke Tanah Suci


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kabar duka menyelimuti calon jemaah haji Kabupaten Blora Jawa Tengah, salah satu jemaah haji kloter 46 asal Blora, Sutrisno Agus Widodo, meninggal dunia (MD) dalam perjalanan menuju Tanah Suci, Jumat 8 Mei 2026, kepergian jemaah haji tersebut, meninggalkan duka mendalam, bagi Bupati Blora, yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan almarhum.

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan bahwa dirinya sangat terkejut, mendengar kabar tersebut,  sebab, saat prosesi pelepasan jemaah haji di pendopo rumah dinas Bupati  Blora beberapa hari lalu, kondisi Sutrisno Agus Widodo sangat sehat dan bugar.

"Pas berangkat itu saya melepas orangnya baik-baik saja. Itu masih saudara saya juga. Waktu dilepas di pendopo sehat-sehat saja, dari laporan setelah berangkat dari Bandara Solo juga baik-baik saja,” ungkap Bupati Blora kepada awak media, Sabtu 9 Mei 2026.

Almarhum Sutrisno Agus Widodo, lanjut  Bupati Blora berangkat menunaikan ibadah haji bersama istri, berdasarkan informasi yang diterima, ia mengalami gangguan kesehatan mulai muncul saat pesawat melakukan pengisian bahan bakar di Medan.

"Waktu pesawat ngisi BBM di Medan, tiba-tiba napasnya sesak, lalu dilarikan ke rumah sakit. Istrinya juga ikut turun mendampingi," jelas Bupati Blora.

Dikemukakan, meski sempat mendapatkan penanganan medis, di  rumah sakit Medan, namun Sutrisno Agus Widodo tidak tertolong, almarhum tidak memiliki riwayat penyakit serius dan usianya tergolong masih muda, yakni di bawah 50 tahun.

Lanjut Bupati Blora, Sutrisno Agus Widodo dikenal sebagai sosok yang sangat aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Warga Dukuh Seren, Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo ini merupakan pengurus Takmir Masjid didesanya.

"Kalau lihat orangnya enggak ada riwayat sakit. Beliau aktif di masjid, sebagai pengurus takmir juga. Mungkin kecapekan karena di rumah sebelumnya banyak menerima tamu atau bagaimana,” imbuh Bupati Blora.

Menyambut kepulangan jenazah di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Bupati Blora mengajak seluruh masyarakat Blora untuk mengirimkan doa terbaik bagi almarhum.

"Kita ikut berduka. Beliau orang baik. InshaAllah syahid di jalan Allah dan berpulang dengan predikat haji mabrur. Mohon doa dari sedulur Blora semua untuk almarhum, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Aamiin," tandas Bupati Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pengecoran dan Pemasangan Pagar Dikebut, Jembatan Garuda di Jati Blora Hampir Rampung


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap penting pembangunan, anggota TNI bersama warga setempat tampak bergotong royong melanjutkan proses pengecoran dan pemasangan pagar pembatas jembatan, Minggu (10/5/2026).

Pembangunan jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi serta mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat di wilayah setempat.

Danramil 11/Jati, Kapten Inf Puryanto, mengatakan progres pembangunan hingga saat ini berjalan sesuai rencana. Menurut dia, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mempercepat pengerjaan di lapangan.

“Kami optimistis pembangunan Jembatan Beton Garuda ini dapat selesai tepat waktu. Sinergi antara anggota TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat pengerjaan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Jati sangat membantu dalam setiap tahapan pembangunan.

“Antusiasme dan partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa keberadaan jembatan ini memang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga,” katanya.

Dengan pembangunan yang terus dikebut, Jembatan Garuda diharapkan segera dapat difungsikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga, pendidikan, distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)

Share:

TNI Bersama Warga Kebut Pemasangan Pagar Pengaman Jembatan Gantung Garuda di Nglebur Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) —  Semangat gotong royong kembali ditunjukkan prajurit TNI bersama masyarakat dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan akses warga. Personel Kodim 0721/Blora bersama warga Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, bahu membahu mempercepat pemasangan pagar pengaman di Jembatan Gantung Garuda, yang menjadi jalur vital penghubung aktivitas masyarakat sehari-hari. Sabtu, 9 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan anggota TNI dan masyarakat setempat. Dengan penuh semangat, mereka bekerja bersama mulai dari pengangkutan material, pemasangan rangka pagar, hingga penguatan konstruksi pengaman jembatan.

Danramil 06/Jiken Kapten Inf Sumarno menyampaikan bahwa keberadaan pagar pengaman sangat penting guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas, khususnya petani yang setiap hari memanfaatkan jembatan tersebut.

“Pemasangan pagar pengaman ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan warga. Kami hadir untuk membantu kesulitan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Masyarakat Desa Nglebur menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang dan terbantu dengan keterlibatan TNI dalam pembangunan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan warga.

Selain mempercepat proses pekerjaan, kebersamaan antara TNI dan warga dalam kegiatan ini juga menjadi wujud nyata budaya gotong royong yang terus terjaga di tengah masyarakat.

Diharapkan, dengan selesainya pemasangan pagar pengaman Jembatan Gantung Garuda, akses transportasi warga menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah Desa Nglebur dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

Bupati Dorong TIMPORA Blora Perkuat Komunikasi dan Kerja Sama Awasi Orang Asing


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) — Bupati Blora membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Blora digelar di hotel Azzana, Kamis 7 Mei 2026, hadiri Forkopimda Blora, kepala OPD Kabupaten Blora, para camat se-Kabupaten Blora, dan instansi terkait.

Bupati Blora, Arief Rohman menegaskan bahwa kegiatan rapat koordinasi ini merupakan bagian penting dalam memastikan keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Kabupaten Blora berjalan tertib, terpantau, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian penting dari upaya kita dalam memastikan bahwa keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kabupaten Blora berjalan tertib, terpantau, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora
menyampaikan bahwa TIMPORA menjadi forum koordinasi lintas instansi yang melibatkan Imigrasi, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BIN, Kejaksaan, hingga instansi teknis lainnya dalam menyusun strategi, bertukar informasi, serta mengambil langkah pengawasan yang terukur dan tepat sasaran.

"Agar TIMPORA Kabupaten Blora terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan TIMPORA tingkat provinsi maupun pusat agar setiap kebijakan pengawasan tetap berada dalam kerangka nasional yang solid dan berkesinambungan," jelas Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga Kabupaten Blora tetap kondusif, aman, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Saya berharap kegiatan rapat hari ini dapat menjadi wadah bagi kita untuk memperkuat koordinasi, menyatukan persepsi, dan menemukan solusi atas berbagai tantangan yang mungkin muncul terkait keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah kita,” ucap Bupati Blora.

Bupati Blora mendorong agar TIMPORA Kabupaten Blora terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan TIMPORA tingkat provinsi maupun pusat agar setiap kebijakan pengawasan tetap berada dalam kerangka nasional yang solid dan berkesinambungan.

"Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen mendukung pengawasan orang asing secara terpadu,  pengawasan yang baik bukan untuk menghambat investasi, melainkan memastikan investasi berjalan sehat, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Bupati Blora.

Bupati Blora menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, khususnya Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora, atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik.

“Kami percaya bahwa pengawasan yang baik bukan berarti menghambat investasi, melainkan memastikan bahwa investasi tersebut berjalan secara sehat, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Blora,” tandas Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora, Gilang Danurdara menyampaikan bahwa wilayah kerja Kantor Imigrasi Blora meliputi Kabupaten Blora, Rembang, dan Grobogan. Kehadiran kantor imigrasi tersebut diharapkan mampu menciptakan keamanan negara sekaligus memfasilitasi pembangunan nasional, khususnya di Kabupaten Blora.

“Kami berharap dengan adanya Kantor Imigrasi di Blora ini, masyarakat dapat berbagi maupun menanyakan informasi terkait pelayanan WNI, pelayanan WNA, penegakan hukum, hingga intelijen. Kami siap memberikan pelayanan,” ungkap Gilang Danurdara.

Lebih kanjut, Gilang Danurdara  mengatakan bahwa TIMPORA menjadi bentuk kerja sama lintas instansi yang konstruktif dan kolaboratif dalam pelaksanaan pengawasan orang asing. Ke depan, koordinasi tersebut juga akan diperkuat melalui operasi gabungan antaranggota TIMPORA.

“Anggota TIMPORA berperan penting dalam menjamin terlaksananya fungsi pengawasan orang asing sesuai kewenangan institusi masing-masing,” katanya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora mengapresiasi pelaksanaan rapat koordinasi TIMPORA sebagai wadah pertukaran informasi dan penguatan sinergi dalam penyelesaian berbagai persoalan pengawasan orang asing.

Disampaikan, bahwa saat ini terdapat tujuh warga negara asing yang terdata berada di wilayah Kabupaten Blora.

"Melalui rapat koordinasi, diharapkan TIMPORA dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan daerah dan keamanan negara di Kabupaten Blora," tandas Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora.  (Humas/Redaksi)

Share:

Hot News

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Blora Lantik 191 Pejabat

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Bupati Blora melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 191 pejabat administrator, pengawa...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »