Ajang Nguri-uri Budaya Lokal, Pemkab Blora Gelar Ruwatan Massal 2026


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pemerintah Kabupaten Blora Jawa Tengah menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai ajang spiritual sekaligus pelestarian kearifan lokal, menggelar acara ruwatan massal. Hadir Bupati Blora dalam acara ruwatan massal tahun 1448 H / 2026 M di stadium budaya Tirtonadi Blora, Sabtu 11 Juli 2026.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan apresiasinya atas terselenggara acara yang menjadi ajang nguri-uri, melestarikan budaya daerah. Rangkaian kegiatan ini berlangsung semarak dengan suguhan berbagai kesenian kebanggaan masyarakat Blora, mulai dari seni barongan, wayang kulit, hingga tari tayub.

"Saya mengapresiasi dan berterima kasih atas terselenggaranya acara ruwatan massal 2026 ini untuk nguri-uri budaya. Ini dimaksudkan sebagai doa bersama agar Blora senantiasa terhindar dari musibah, diberikan kelancaran, kemakmuran, dan menjadi kabupaten yang maju serta berkah," ujar Bupati Blora.

Bupati Blora menegaskan bahwa acara ini menjadi tonggak penting pelestarian budaya ditengah derasnya arus globalisasi yang perlahan mulai menggeser eksistensi budaya lokal. Diperlukan upaya bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga erat identitas budaya Blora.

"Kita terus berupaya agar budaya dan kesenian kita selalu dilestarikan. Ini menjadi kekuatan sekaligus khasanah kekayaan kita bersama," tegas Bupati Blora.

Warga Jepang hingga Papua

Sementara itu, Ketua Panitia Ruwatan Massal 2026, Edi Purwanto menjelaskan  bahwa antusiasme masyarakat dalam mengikuti tradisi ini terbilang sangat tinggi, tahun ini, ruwatan diikuti oleh 40 keluarga sukerta dengan total peserta mencapai kurang lebih 81 orang,
peserta terjauh yang hadir langsung di lokasi berasal dari Yogyakarta dan Pekalongan.

"Terdapat juga peserta ruwatan yang berasal dari Kota Chiba (Jepang) dan Merauke (Papua), namun mereka berhalangan hadir langsung karena terbentur tugas," ungkap Edi Purwanto.

Lebih lanjut, Edi Purwanto mengatakan bahwa ruwatan ini sarat akan makna dan nilai, selain sebagai upaya pelestarian seni budaya, ritual ini merupakan bentuk doa dan ikhtiar untuk memohon keselamatan serta menjauhkan diri dari sukerto atau sengkala (marabahaya/kesialan).  Ia berharap kedepan tradisi ruwatan massal ini bisa menjadi agenda rutin yang terus dilestarikan oleh masyarakat Blora.

"Harapannya acara ruwatan ini bisa dilaksanakan rutinan setiap tahun. Mungkin kedepannya bisa dikembangkan dengan lokasi dan kemasan yang berbeda mengikuti perkembangan zaman, namun tanpa menghilangkan esensi utamanya," tandas Edi Purwanto. (Humas/Redaksi)


Share:

Minggu Gembira, TNI dengan Masyarakat Nonton Bareng Piala Dunia Argentina vs Swiss


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss yang digelar jajaran Kodim 0721/Blora bersama masyarakat di sejumlah titik pada Minggu (12/7/2026).

Kegiatan nobar berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang memadati lokasi sejak sebelum pertandingan dimulai. Selain menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara prajurit TNI dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0721/Blora terus membangun kedekatan dengan warga melalui momentum positif yang mampu memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan komunikasi yang harmonis di tengah masyarakat. (Pendim/Redaksi)


Share:

Kondisi Jalan Mantap di Blora Mantap Capai 70 persen, Bupati Janji Bisa Tuntas 100 Persen


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Ditengah gemuruh gamelan dan antusiasme ribuan warga yang memadati arena pagelaran wayang kulit di halaman Balaidesa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora Jawa Tengah, pada Jumat 10 Juli 2026, Bupati Blora optimisme besar terhadap masa depan Kabupaten Blora.

Dalam acara Tasyakuran Sedekah Bumi (Gasdeso) Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora Jawa Tengahyang menghadirkan pagelaran wayang kulit lakon Babad Wanawarta oleh dalang Ki Sigit Ariyanto, Bupati Blora, Arief Rohman memaparkan capaian sektor pertanian, peternakan, ekonomi, hingga pembangunan sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora saat ini mencapai 5,49 persen.

Menariknya, panggung budaya yang biasanya menjadi ruang pelestarian tradisi malam itu juga dimanfaatkan sebagai sarana mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia desa.

Disampaikan, Badan Pusat Statistik mencatat, saat ini Blora sebagai daerah dengan populasi sapi potong terbesar di Jawa Tengah. Di sektor tanaman pangan, Blora menjadi penghasil jagung terbesar kedua serta masuk enam besar daerah penghasil padi di provinsi Jateng.

Tidak hanya ekonomi, lanjut Bupati Blora, pembangunan infrastruktur juga terus menunjukkan kemajuan. Kondisi jalan mantap di Kabupaten Blora kini telah mencapai sekitar 70 persen.

“Jalan Tunjungan-Japah sekarang sudah bagus dan mulus. Ini berkat dukungan pemerintah pusat melalui dana Inpres dan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Harapan kami sebelum masa jabatan berakhir, jalan di Kabupaten Blora bisa tuntas 100 persen,” ujar Bupati Blora.

Dari Wayang Menuju Pembangunan SDM

Bupati Blora mengajak kepala desa, perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader PKK, Karang Taruna, RT/RW, hingga kader Posyandu untuk melanjutkan pendidikan melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Negeri Semarang (UNNES).

“Saya, Mas Dalang Sigit, dan Pak Kades Imroni sama-sama alumni UNNES. Tahun ini program RPL dibuka lagi dengan kuota 230 mahasiswa. Ini kesempatan besar bagi para pegiat desa untuk meningkatkan kapasitas diri,” kata Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, pembangunan fisik tidak akan berjalan optimal tanpa didukung kualitas SDM yang memadai. Karena itu, pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Blora.

“Kalau SDM maju, pelayanan publik di desa juga akan semakin baik. Ini yang terus kami dorong,” ucap Bupati Blora.

Bupati Blora juga menginformasikan, hingga kini hampir 1.000 warga Blora telah menempuh pendidikan tinggi melalui berbagai program kerja sama dengan UNNES. Selain capaian pembangunan, Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Blora tengah mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang direncanakan berlangsung pada 2027.

“Insya Allah tahun 2027 mendatang akan dilaksanakan Pilkades Serentak di Kabupaten Blora,” kata Bupati Blora.

Dikesempatan yang sama, Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Padmasari Mestikajati mengapresiasi konsistensi Desa Trembulrejo dalam menjaga tradisi dan kebudayaan lokal, kegiatan sedekah bumi yang rutin digelar setiap tahun menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi dan fisik, tetapi juga menjaga akar budaya masyarakat.

“Setiap tahun Desa Trembulrejo selalu menghadirkan pagelaran budaya seperti wayang kulit dan ketoprak. Tradisi seperti ini harus terus dijaga karena menjadi identitas masyarakat sekaligus sarana pendidikan budaya bagi generasi muda,” kata Padmasari Mestikajati.

Regenerasi Pemimpin Desa

Sementara itu, Kepala Desa Trembulrejo, Muhamad Imroni mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai mengambil peran dalam pembangunan desa.

Menjelang Pemilihan Kepala Desa serentak yang direncanakan berlangsung pada 2027, Ia mendorong munculnya kader-kader pemimpin baru yang memiliki kapasitas dan komitmen membangun desa.

“Monggo para pemuda dan pemudi Trembulrejo yang ingin memajukan desa agar mulai menyiapkan diri. Siapa pun yang memiliki niat baik untuk membangun desa, silakan ikut berpartisipasi dalam Pilkades 2027 nanti,” tandas Kepala Desa Trembulrejo.  (Humas/Redaksi)


Share:

Pegiat dan Perangkat Desa di Blora Ikuti Program Rekognisi Pembelajaran Lampau di Unnes Semarang


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) ditingkat desa. Bupati Blora, Arief Rohman mendorong para pegiat desa, termasuk perangkat desa yang belum memiliki gelar sarjana, untuk segera mendaftarkan diri dalam program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Blora saat menghadiri acara pendampingan pendaftaran calon mahasiswa baru program RPL UNNES yang berlangsung di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Jumat 10 Juli 2026.

Bupati Blora, Arief Rohman meminta agar kuota yang tersedia tahun ini dapat terpenuhi secara maksimal. Berbeda dari tahun sebelumnya, sasaran peserta program RPL kali ini diperluas secara signifikan demi merangkul lebih banyak elemen masyarakat desa.

"Tahun ini sasaran peserta kita perluas. Tidak hanya untuk perangkat desa saja, tetapi juga kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengelola BUMDes, kader PKK, Karang Taruna, pengurus RT/RW, hingga kader Posyandu," ujar Bupati Blora.

Untuk mendukung antusiasme para aparatur dan pegiat desa tersebut, lanjut Bupati Blora, Pemerintah Kabupaten Blora dipastikan akan kembali menyiapkan stimulan pendidikan.

"Pemkab Blora akan memberi beasiswa, walaupun nominalnya tidak sebesar gelombang sebelumnya," imbuh Bupati Blora.

Masih kata Bupati Blora, program studi RPL yang dibuka di UNNES tahun ini mencakup berbagai disiplin ilmu yang relevan dengan tata kelola dan pengembangan potensi desa.

"Diantaranya adalah Akuntansi, Manajemen, Pendidikan Ekonomi Administrasi Perkantoran, Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, Pendidikan Nonformal, Ilmu Hukum, serta Pendidikan Kesejahteraan Keluarga," jelas Bupati Blora.

Untuk perhatian, masa pendaftaran program RPL Unnes ini berlangsung singkat, yakni mulai 13 Juli 2026 hingga 19 Juli 2026. Bagi masyarakat dan pegiat desa di Kabupaten Blora yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai syarat dan alur pendaftaran, dapat memantau kanal media sosial resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Blora.  (Humas/Redaksi)


Share:

Makin Seru, TNI dan Masyarakat Nobar Piala Dunia di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Antusiasme masyarakat Kabupaten Blora dalam menyaksikan gelaran Piala Dunia 2026 semakin terasa.

Jajaran Kodim 0721/Blora kembali menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) bersama masyarakat di berbagai titik wilayah binaan, menciptakan suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Sejak sebelum pertandingan dimulai, warga dari berbagai kalangan berdatangan memenuhi lokasi nobar.

Mereka menikmati jalannya pertandingan dengan tertib, penuh sportivitas, dan saling mendukung tim favorit masing-masing. Sorak sorai penonton semakin menambah semarak suasana, menjadikan nobar sebagai hiburan yang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang hangat antara prajurit TNI dan masyarakat.

Melalui kebersamaan tersebut, terjalin komunikasi yang semakin erat serta memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.
Pelaksanaan nobar berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga pertandingan usai.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bersifat humanis ini menjadi wujud nyata kedekatan dengan rakyat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat di wilayah Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)


Share:

Pemkab Boyolali Belajar Kelola Potensi Sumber Daya Alam Migas di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Boyolali Jawa Tengah di ruang pertemuan Sekretariat Daerah Blora, pada Rabu 8 Juli 2026, kunjungan kerja tersebut menjadi ajang mempererat sinergi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan potensi sumber daya alam, khususnya sektor minyak dan gas bumi (migas) serta sumber daya mineral.

Rombongan dari Pemerintah Kabupaten Boyolali dipimpin oleh Bupati Boyolali  bersama jajaran kepala OPD, pimpinan BUMD PT Aneka Karya, serta pimpinan Bank Jateng Cabang Boyolali. Kedatangan rombongan dari Pemkab Boyolali diterima oleh Bupati Blora bersama Wakil Bupati Blora para kepala OPD dan kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Blora.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Boyolali, yang merupakan bentuk eratnya hubungan dan kolaborasi antardaerah di Provinsi Jawa Tengah.

"Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan yang luar biasa bagi kami menerima kunjungan resmi dari Pemerintah Kabupaten Boyolali. Kunjungan hari ini terasa sangat spesial karena menjadi momen kunjungan balasan yang sangat hangat," ujar Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Blora bersama jajaran PDAM Tirta Amerta Blora melakukan studi tiru ke Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mempelajari tata kelola air bersih dan pelayanan publik. Kini, melalui kunjungan balasan tersebut diharapkan kerja sama antardaerah semakin kuat.

"Ini adalah wujud nyata kolaborasi maju bersama antardaerah di Jawa Tengah. Semoga melalui pertemuan ini kita dapat saling berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi untuk kemajuan daerah masing-masing," imbuh Wakil Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Blora, Ahmad Gojali, menjelaskan bahwa tujuan kunjungan Pemerintah Kabupaten Boyolali adalah mempelajari tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mengelola potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Blora.

"Fokus pembelajaran yang ingin diketahui adalah pengelolaan sumur tua dan sumur rakyat yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Blora," jelas Ahmad Gojali. (Humas/Redaksi)


Share:

Nobar Perempat Final Piala Dunia 2026, TNI dan Warga Ramaikan Berbagai Titik di Wilayah Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Belgia pada Sabtu dini hari (11/07/2026) disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Blora.

Sejumlah Koramil jajaran Kodim 0721/Blora menggelar nonton bareng (nobar) bersama warga di berbagai titik sebagai sarana mempererat kebersamaan dan komunikasi dengan masyarakat.
Kegiatan nobar berlangsung serentak dengan melibatkan anggota TNI dan masyarakat yang bersama-sama menyaksikan jalannya pertandingan dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban.

Selain menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola dunia, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Antusiasme warga terlihat sejak pertandingan dimulai hingga peluit panjang dibunyikan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di setiap lokasi nobar. (Pendim/Redaksi)


Share:

208 Mahasiswa Kampus Elit IPB, UNS, dan Al-Anwar Serbu Desa-Desa di Blora, Siap Bantu Pembangunan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebanyak 208 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan STAI Al-Anwar Rembang diterima Pemerintah Kabupaten Blora di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Selasa 7 Juli 2026.

Bupati Blora, Arief Rohman  menyampaikan apresiasi kepada ketiga perguruan tinggi yang selama ini telah menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Blora melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Bora, kami mengucapkan apresiasi penghargaan setinggi-tingginya kepada IPB, UNS, dan STAI AL Anwar yang selama ini sudah bermitra dengan kami, sudah menjalin persaudaraan, kerjasama panjang, dan tentunya diwujudkan dalam bentuk tridharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” ujar Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, kehadiran mahasiswa KKN merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dalam menghadirkan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

"Kabupaten Blora masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketahanan pangan, pembangunan ekonomi, peningkatan daya saing desa, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS)," jelas Bupati Blora.

Bupati Blora berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat semakin memperkuat pembangunan daerah.

"Sinergi ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta nilai-nilai keagamaan diyakini menjadi modal penting untuk mewujudkan Kabupaten Blora yang maju, berkelanjutan, dan semakin sejahtera," tandas Bupati Blora.

Sementara itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno mengungkapkan bahwa UNS siap membantu desa-desa di Kabupaten Blora untuk mengembangkan potensinya.

“Terima kasih Pak Bupati atas kesediaannya menerima adi-adik mahasiswa di Kabupaten Blora, Jadi program utama kita ya terkait dengan SDGs, ya terkait dengan pengentasan kemiskinan, terkait dengan pendidikan, terkait dengan kesehatan, dan juga kerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu agar masyarakat untuk mengembangkan diri sesuai dengan potensi di masing-masing desa. Harapan kami ya adik-adik bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di desa lokasi, pada khususnya dan Kabupaten Blora,” ungkap Joko Sutrisno.

Pada kesempatan itu, Ketua Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Dr. Ir. Burhanuddin menyampaikan bahwa pihak IPB siap mendukung pembangunan Kabupaten Blora dengan berbagai inovasi.

“Terima kasih Pak Bupati, Blora memang bergelora,  inovasi ini menjadi titik fokus kami. Jadi kami ingin selaras dengan Kabupaten Blora supaya menjadi kabupaten yang paling inovatif,” tambah Burhanuddin. (Humas/Redaksi)

Share:

Sentuhan Magis Penyuluh Agama Blora: Ubah Ritual Nikah Jadi Ladang Pahala Lewat 'Gembol Catin'


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Bupati Blora, Arief Rohman menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Blora yang mengusung tema 'Merawat Negeri, Menjaga Harmoni', Rabu 8 Juli 2026) di PP Al Mujahidin Randublatung.

Kegiatan tersebut diisi dengan seminar, cek kesehatan gratis, bakti sosial, penanaman pohon, pelepasan burung merpati sebagai simbol kedamaian, serta penyerahan Sedekah Pohon.

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi atas kiprah IPARI yang dinilai telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, saya mengucapkan selamat memperingati HUT IPARI yang ke-3. Di usia yang masih muda ini, IPARI telah menunjukkan peran strategisnya sebagai garda terdepan dalam membangun mental, spiritual, dan kohesi sosial masyarakat. Sesuai dengan tema hari ini, Merawat Negeri, Menjaga Harmoni, komitmen ini harus terus kita tancapkan kuat-kuat di Blora," ujar Bupati.

Bupati juga mengapresiasi lahirnya gerakan "Jejak Jati" yang merupakan akronim dari Jaga Ekoteologi, Jalin Persaudaraan, Tanam Iman.

"Saya mengapresiasi gagasan luar biasa hari ini, yaitu gerakan Jejak Jati (Jaga Ekoteologi, Jalin Persaudaraan, Tanam Iman). Filosofi ini sangat mendalam," katanya.

Menurut Bupati, gerakan tersebut sejalan dengan nilai-nilai ekoteologi yang mengajarkan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama.

"Melalui dimensi Ekoteologi, kita disadarkan bahwa merawat alam adalah bagian langsung dari manifestasi keimanan. Agama tidak hanya mengatur hubungan vertikal manusia dengan Sang Pencipta atau horizontal dengan sesama manusia, tetapi juga hubungan sirkular dengan alam semesta," ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, Bupati bersama jajaran IPARI dan para tamu undangan mengikuti gerakan Jejak Jati melalui penanaman pohon bersama, pelepasan burung merpati secara simbolik, serta penyerahan Sedekah Pohon.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora juga menyampaikan dukungan terhadap program Gembol Catin (Gerakan Ekoteologi Memberi Bibit Pohon Oleh Calon Pengantin) sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak awal membangun rumah tangga.

"Hari ini, komitmen ekoteologi itu kita wujudkan secara nyata melalui aksi Sedekah Pohon serta simbolis penyerahan dan penanaman pohon lewat program Gembol Catin," tegas Bupati.

Melalui program tersebut, diharapkan setiap ikatan pernikahan tidak hanya melahirkan keluarga yang sakinah, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan bagi lingkungan melalui budaya menanam pohon sebagai investasi bagi generasi mendatang.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar IPARI Kabupaten Blora atas dedikasinya dalam menjaga kerukunan umat beragama sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

"Terima kasih kepada seluruh keluarga besar IPARI Kabupaten Blora yang terus menjadi garda terdepan dalam membangun kehidupan beragama yang rukun, moderat, dan peduli terhadap kelestarian alam. Semoga ikhtiar bersama ini menjadi amal kebaikan yang memberi manfaat bagi masyarakat dan masa depan Blora," pungkasnya. (Humas/Redaksi)

Share:

Kodim 0721/Blora Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 10 Titik, Perkuat Kebersamaan Masyarakat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kodim 0721/Blora kembali menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan pertandingan Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Maroko yang dilaksanakan secara serentak di 10 titik jajaran Koramil bersama masyarakat, Jumat 10 Juli 2026 dini hari.

Kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum pertandingan dimulai. Warga dari berbagai kalangan hadir memenuhi lokasi nobar untuk menyaksikan laga perempat final Piala Dunia 2026 dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh keakraban.

Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan Nobar Kebangsaan bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat.

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti nonton bareng, kedekatan TNI dengan rakyat akan semakin erat," ujar Dandim.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Kodim 0721/Blora dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif melalui pendekatan humanis serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian Nobar Kebangsaan di 10 titik berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat semangat persatuan di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)


Share:

285 Mahasiswa KKN Dilepas Bupati, Regular di 4 Kecamatan Wilayah Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora  melaksanakan pengiriman mahasiswa untuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), pada Senin 6 Juli 2026 pelepasan  dilaksanakan di pendopo rumah dinas Bupati Blora, diikuti oleh ratusan mahasiswa berbagai program studi.

Pelepasan KKN dipimpin langsung oleh Rektor IAI Khozinatul Ulum Blora, KH. Ahmad Zaki Fuad,  bersama Bupati Blora, Arief Rohman ditandai dengan pemakaian jaket almamater KKN kepada empat perwakilan mahasiswa.

“Total mahasiswa yang mengikuti KKN tahun ini adalah 285 orang. Sebanyak 261 mahasiswa akan mengikuti KKN regular di 4 Kecamatan wilayah Kabupaten Blora, seperti Kedungtuban, Jati, Kradenan, dan Randublatung. KKN mulai 7 Juli besok hingga akhir Agustus. Selanjutkan paparan hasil KKN akan digelar pada September,” ucap Ahmad Zaki Fuad.

Sedangkan 24 mahasiswa lainnya, lanjut  Rektor IAI Khozinatul Ulum Blora, bersama 6 dosen pembimbing akan mengikuti KKN Internasional di Malaysia, yakni di Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia, kemudian akan diterjunkan di lembaga pendidikan terdekat dengan kampus, sharing penelitian, kolaborasi dan pertukaran budaya selama 25 hari.

"Tidak hanya pengabdian kepada masyarakat tetapi juga meningkatkan ketrampilan komunikasi internasional dan mengenalkan Islam moderat dari Indonesia ke Malaysia,” ujar Ahmad Zaki Fuad.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman mengapresiasi IAI Khozinatul Ulum Blora yang secara konsisten dan progresif menyelenggarakan KKN ke-16, bahkan melebarkan jangkauan globalnya melalui KKN Luar Negeri ke-2 di Malaysia. Ini adalah bukti nyata eksistensi IAIKU sebagai institusi yang responsif terhadap tantangan zaman.

“Terimakasih IAI Khozinatul Ulum yang terus konsisten melaksanakan KKN hingga kali ke 16 dan kedua di tingkat internasional. Bagi yang KKN di Blora, kami minta dibantu 2 program utama yakni pendataan dan pemetaan anak tidak sekolah (ATS), serta pendalaman program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) di masing-masing sekolah yang ada di desa,” ucap Bupati Blora.

Bupati Blora berharap seluruh mahasiswa bisa membuat database ATS di desa lokasi KKN masing-masing. Dipetakan usia, alamat rumahnya, kondisi ekonominya hingga penyebab ia putus sekolah.

“Pemkab ingin agar seluruh ATS bisa terdata dengan baik. Jangan sampai ada yang luput, kita atasi bersama ATS agar bisa kembali ke bangku sekolah. Jika tidak memungkinkan sekolah reguler, bisa diusahakan ke kejar paket. Oleh karena itu mahasiswa bisa bersinergi dengan pemerintah desa masing-masing dalam melakukan pemetaan,” ajak Bupati Blora.

Kepada 24 mahasiswa yang akan berangkat ke Malaysia, Bupati Blora minta mahasiswa bisa mengemban misi penting sebagai duta budaya dan agen intelektual. Dikancah internasional, kalian dituntut untuk menunjukkan komparasi adaptif.

"Pelajari bagaimana tata kelola komunitas masyarakat disana, serap aspek positifnya, dan formulasikan pemikiran kritis tersebut untuk diaplikasikan sekembalinya ke tanah air. Ini adalah langkah konkret pembentukan global mindset yang berakar pada ke-Islam-an dan kearifan lokal,” tandas Bupati Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Ikut Turun Ke Sawah, Bupati Blora Kaget Lihat Hasil Panen Padi Organik Garapan NU


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Ditengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, model pertanian organik berbasis pemberdayaan petani yang dikembangkan PCNU Kabupaten Blora mulai menunjukkan hasil. Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman turun langsung mengikuti panen padi organik di Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Sabtu 4 Juli 2026.

Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi milik petani bernama Slamet dengan estimasi hasil mencapai 2 ton gabah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh, Ketua PCNU Blora H. M. Fatah, M.Ed., Camat Kedungtuban, jajaran LPPNU Blora, serta ratusan petani organik binaan.

Di balik panen tersebut, terdapat ekosistem pertanian yang tengah dibangun oleh PCNU Blora melalui pendampingan budidaya, penguatan kelembagaan petani, hingga pemasaran hasil panen. Saat ini, program tersebut telah menjangkau lahan seluas 41,3 hektare dengan melibatkan 139 petani binaan.

Pada musim tanam pertama tahun 2026, total produksi yang dihasilkan petani binaan diperkirakan mencapai sekitar 120 ton gabah kering panen (GKP). Namun, sebagian besar hasil produksi masih digunakan untuk konsumsi rumah tangga petani karena mayoritas peserta program merupakan petani gurem dengan kepemilikan lahan yang relatif terbatas.

Meski demikian, sebagian hasil panen telah berhasil masuk ke rantai pemasaran yang lebih terstruktur. Melalui Koperasi Berkah Jagad Nusantara milik LPP PCNU Blora, hasil panen petani dibeli secara langsung sehingga memberikan kepastian pasar bagi petani.

Pada musim panen tahun ini, koperasi tersebut diperkirakan menghimpun sekitar 19 ton gabah dari petani binaan untuk diproses dan dipasarkan lebih lanjut.

Gus Arief sapaan akrab Bupati Arief Rohman menilai, model yang dikembangkan PCNU dan LPPNU Blora menjadi contoh bagaimana sektor pertanian tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga membangun rantai nilai dari hulu hingga hilir.

"Kami mengapresiasi pendampingan yang dilakukan PCNU dan LPPNU Blora. Tidak hanya mendampingi proses budidaya, tetapi juga sampai tahap pengemasan dan pemasaran produk. Ini penting agar petani mendapatkan nilai tambah yang lebih besar," kata Gus Arief dalam sambutannya.

Menurut Gus Arief, pertanian organik memiliki prospek yang semakin menjanjikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pangan sehat dan ramah lingkungan. Selain itu, sistem pertanian organik juga dinilai mampu menjaga kualitas tanah dan mendukung keberlanjutan produksi pangan jangka panjang.

Gus Arief menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah, terutama dalam mendukung agenda ketahanan pangan dan energi yang menjadi prioritas nasional.

"Saat ini pemerintah sangat konsen pada ketahanan pangan dan energi. Karena itu pengembangan pertanian organik perlu terus diperluas dan diperkuat. Kami ingin sektor pertanian menjadi semakin produktif sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Sementara itu, Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh mengapresiasi langkah PCNU Blora yang tidak hanya mendorong peningkatan produksi pertanian, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendekatan kelembagaan.

Menurutnya, keberhasilan program pertanian tidak cukup diukur dari besarnya hasil panen, melainkan dari kemampuan petani memperoleh akses teknologi, pendampingan, dan pasar yang berkelanjutan. 

Dengan luas lahan binaan yang terus bertambah dan sistem pemasaran yang mulai terbentuk, Blora berupaya menempatkan pertanian organik bukan sekadar gerakan budidaya, tetapi juga sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi pedesaan dan ketahanan pangan daerah. (Humas/Redaksi)
Share:

Jembatan Aramco di Desa Karangtengah Blora Rampung, Permudah Akses Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, telah rampung 100 persen. Jembatan yang dibangun melalui Program Presiden Republik Indonesia tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.

Danramil 12/Ngawen, Kapten Cke Masrukin, mengatakan penyelesaian pembangunan jembatan merupakan hasil kerja sama antara personel Satgas, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bergotong royong selama proses pengerjaan.

"Alhamdulillah, pengerjaan Jembatan Aramco telah mencapai 100 persen. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Satgas bersama masyarakat yang selalu bergotong royong. Semoga jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari," kata Masrukin, Minggu (5/7/2026).

Menurut dia, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan akses transportasi yang lebih baik.

Sejak proses pembangunan dimulai, Jembatan Aramco menjadi salah satu infrastruktur yang dinantikan masyarakat Desa Karangtengah. Selama ini, warga berharap adanya akses yang lebih aman dan layak untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Keberadaan jembatan itu diharapkan mempermudah akses masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghasilan utama warga.

Selain mempercepat mobilitas, jembatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui konektivitas yang lebih baik antarwilayah.

Kepala Desa Karangtengah, Didik Hariyanto, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan TNI atas rampungnya pembangunan Jembatan Aramco.

"Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden RI serta TNI yang telah membangun Jembatan Aramco. Jembatan ini merupakan harapan masyarakat selama ini dan kini telah terwujud. Semoga membawa manfaat dan kemajuan bagi Desa Karangtengah," ujar Didik.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Aramco, masyarakat diharapkan dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman, memperlancar aktivitas sosial maupun ekonomi, serta meningkatkan konektivitas di Kecamatan Ngawen. (Pendim/Redaksi)

Share:

Blora Ikuti 37 Cabor Pada Porprov Jateng Oktober 2026


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —   Bupati Blora mengukuhkan kontingen Kabupaten Blora sebanyak  347 orang, Sabtu 4 Juli 2026, di pendopo rumah dinas Bupati Blora, yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026, yang akan di gelar di Semarang Raya pada 25  Oktober 2026 hingga 31 Oktober 2026.

Bupati Blora, Arief Rohman  menyampaikan rasa bangga dan optimisme terhadap semangat para atlet, pelatih, maupun ofisial yang akan mewakili Kabupaten Blora pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

"Saudara-saudara semuanya adalah duta Kabupaten Blora di Semarang Raya, nanti membawa nama baik pribadi, keluarga dan juga Kabupaten Blora," ungkap Bupati Blora.

Dikemukakan, para atlet memikul harapan besar masyarakat Blora untuk terus menorehkan prestasi dan membawa nama daerah semakin dikenal ditingkat Provinsi Jawa Tengah.

"Dipundak saudara-saudara akan ada harapan dari seluruh masyarakat Blora untuk terus berprestasi. Targetnya semoga bisa menyamai Porprov kemarin syukur-syukur bisa meningkat, yang penting masuk 10 besar," tegas Bupati Blora.

Disampaikan, Pemerintah Kabupaten Blora, menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat, meskipun nominalnya masih akan dihitung lebih lanjut sesuai kemampuan daerah.

"Kepercayaan penuh diberikan kepada Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, sebagai Ketua Kontingen untuk memimpin seluruh pasukan Kabupaten Blora selama mengikuti Porprov Jateng," tandas Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Ketua KONI Kabupaten Blora, Setiyono menjelaskan bahwa pelaksanaan Porprov akan dipusatkan di kawasan Semarang Raya. Kabupaten Blora akan berpartisipasi dalam 37 Cabang Olahraga (Cabor).

"Dari 47 cabang olahraga anggota KONI Kabupaten Blora, yang berhasil lolos dalam kualifikasi sebanyak 37 cabor atau sama dengan 62 persen dari cabor yang dipertandingkan dalam Porprov. Jumlah selengkapnya kontingen Blora sebanyak 347 yang terdiri dari 243 atlet, 69 pelatih, dan ofisial 35 orang," jelas Ketua KONI Blora.

Lebih lanjut, Ketua KONI Blora
mengatakan bahwa pada Porprov tahun ini akan dipertandingkan sebanyak 59 cabor, dengan total 833 nomor pertandingan dan perlombaan dan yang diikuti Kontingen Kabupaten Blora sebanyak 206 nomor.

"Mengenai target kontingen Blora, dengan selalu memohon kehadirat Allah SWT, kami kontingen Blora bertekad setidaknya akan mempertahankan peringkat ke-6 dalam seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah dan sekuat tenaga akan menenuikan amanah dari Pemkab Blora, amanah Bapak Bupati agar kami juga bisa memperbaiki peringkat yang lebih baik,'' kata Ketua KONI Blora.

Meski demikian, Ketua KONI Blora,  optimis dengan berbagai dukungan yang diberikan berbagai selama proses pembinaan olahraga dalam rangka menghadapi Porprov Jawa Tengah  tahun 2026.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Blora Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, Forkopimda Blora, serta seluruh pemangku kepentingan yang terus memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga di Kabupaten Blora," ucap Ketua KONI Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Kodim 0721/Blora Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Prajurit TNI dari Koramil 09/Randublatung dan Koramil 10/Kradenan, jajaran Kodim 0721/Blora, menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia bersama masyarakat di aula masing-masing Koramil, Minggu 5 Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Pada kesempatan itu, masyarakat bersama prajurit menyaksikan pertandingan Piala Dunia antara Tim Nasional Paraguay melawan Tim Nasional Perancis. Suasana kebersamaan tampak begitu terasa sepanjang jalannya pertandingan, di mana seluruh peserta menikmati laga dengan tertib, aman, dan penuh semangat sportivitas.

Kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kebersamaan dalam menyaksikan pertandingan sepak bola, terjalin komunikasi yang semakin harmonis antara prajurit TNI dan masyarakat.

Danramil 09/Randublatung Kapten Kav Teguh Linarto menyampaikan bahwa kegiatan nobar diharapkan mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekaligus menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan.

"Selain menjadi ajang hiburan bersama, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat serta menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, hubungan yang telah terjalin dengan baik dapat semakin erat," ujarnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

Groundbreaking Pembangunan Kampus PSDKU UNY di Blora Desember 2026

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Program Studi Diluar Kampus Utama Universitas Negeri Yogyakarta di Kabupaten Blora memasuki tahap percepatan. Setelah proses hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten Blora kepada UNY dengan  Berita Acara Serah Terima (BAST), berbagai langkah teknis mulai disiapkan agar pembangunan kampus segera terealisasi.

Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Blora mewakili Bupati Blora, Arief Rohman  dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tindak lanjut berita acara serah terima hibah tanah PSDKU UNY yang digelar di Hotel UNY, Selasa 30 Juni 2026. Forum tersebut dihadiri Rektor UNY Prof. Dr. Sumaryanto, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kemdiktisaintek Dr. Agus Sunarya Sulaeman, Sekretaris Daerah Blora,  Komang Gede Irawadi beserta jajaran OPD jajaran Pemkab Blora, serta tim teknis pembangunan.

Dalam Focus Group Discussion tersebut, tiga aspek utama menjadi pembahasan, yakni percepatan perizinan, persiapan pembangunan fisik, serta penyelesaian legalitas aset.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini  menyampaikan bahwa hibah tanah untuk PSDKU UNY bukan sekadar proses administrasi penyerahan aset, melainkan bentuk investasi strategis untuk masa depan daerah.

"Investasi terbaik untuk masa depan daerah adalah investasi dibidang sumber daya manusia. Pengesahan BAST hibah tanah ini bukan hanya prosesi administrasi penyerahan aset semata, tetapi menjadi fondasi bersejarah untuk mendekatkan akses pendidikan tinggi berkualitas bagi putra-putri daerah Blora dan sekitarnya," ujar Wakil Bupati Blora.

Menurut Wakil Bupati Blora, Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen mengawal seluruh tahapan setelah proses hibah selesai agar pembangunan tidak berhenti pada dokumen administrasi.

"Kita tidak ingin penyerahan lahan ini berhenti di atas kertas. Pertemuan hari ini menjadi momentum penting untuk melangkah ke tahap taktis selanjutnya," kata Wakil Bupati Blora.

Pemkab Blora, lanjut Wakil Bupati Blora, telah melibatkan sejumlah perangkat daerah untuk memastikan proses pembangunan berjalan tanpa hambatan, mulai dari Sekretariat Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), BPPKAD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), DPMPTSP, hingga Bagian Hukum.

Sementara itu, Rektor UNY, Sumaryanto mengapresiasi langkah Pemkab Blora yang memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan PSDKU. Ia menyebut banyak daerah lain yang ingin mengikuti langkah Blora dalam memperluas akses pendidikan tinggi.

"Sudah banyak daerah yang ingin mengikuti jejak Blora, diantaranya Purworejo, Wonosobo, Musi Rawas Sumatera dan banyak lagi. Apa yang dilakukan Blora ini menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pemerintah pusat dapat bersinergi," ujar Sumaryanto.

Lebih lanjut, Sumaryanto mengatakan bahwa  pembangunan PSDKU UNY di Blora merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan berkualitas yang lebih dekat dengan masyarakat, UNY telah menyiapkan target tahapan pembangunan. Setelah lahan seluas 10.000 meter persegi atau kurang lebih setara dengan satu lapangan sepak bola selesai dilakukan pengurukan, UNY akan menggelar kegiatan bersama masyarakat.

"Target kami, setelah lahan selesai dihurug pada minggu kedua bulan Oktober, akan kita adakan senam bersama. Kemudian saat HUT Blora nanti kita lakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama," jelas Sumaryanto.

Selain pembangunan infrastruktur, lanjut Sumaryanto, UNY juga berupaya melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan kampus tersebut. Salah satunya dengan membuka peluang tenaga pendidik berasal dari Blora.

"Tenaga pendidik nantinya kami upayakan juga dari lokal Blora, tidak lagi semuanya dari UNY pusat. Ini sesuai dengan moto UNY, Membangun Indonesia Menata Dunia," kata Sumaryanto.

Pada kesempatan itu, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kemdiktisaintek, Agus Sunarya Sulaeman memberikan apresiasi terhadap langkah UNY dalam menginisiasi pembangunan PSDKU di Blora, konsep pembangunan yang dilakukan UNY menunjukkan upaya menghadirkan manfaat besar dengan dukungan pembiayaan yang efisien.

"Kami sangat mengapresiasi UNY yang telah menginisiasi pembangunan dengan biaya yang ringan namun menghasilkan manfaat yang maksimal," tandas Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kemdiktisaintek. (Humas/Redaksi)

Share:

Pria Asal Todanan Curi Sepeda Motor Terancam 5 Tahun Penjara


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kepolisian Sektor Todanan Polres Blora  mengungkap kasus tindak pidana pencurian satu unit sepeda motor yang terjadi didalam rumah warga Desa Ngumbul, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora Jawa Tengah. Petugas juga mengamankan seorang tersangka beserta sejumlah barang bukti.

Disampaikan, peristiwa pencurian tersebut menimpa korban berinisial UA (23) asal Kecamatan Todanan. Kejadian bermula pada Jumat 19 Juni 2026 pada malam hari, saat orang tua korban memarkirkan sepeda motor Honda Vario warna hijau hitam di ruang tamu rumahnya setelah bepergian. Keesokan harinya, pada Sabtu 20 Juni 2026, seluruh penghuni rumah pergi bekerja untuk beraktivitas sehingga kondisi rumah dalam keadaan kosong. Sebelum pergi, saksi telah mengunci seluruh pintu rumah dan menyembunyikan kunci pintu depan dibawah cangkul yang berada disamping pintu.

Nahas, saat korban dan orang tuanya kembali ke rumah pada sore hari sekira pukul 17.15 WIB, mereka mendapati sepeda motor tersebut sudah tidak ada di tempat semula. Berdasarkan informasi di lapangan, pencuri tersebut diketahui beraksi saat rumah korban sedang dalam keadaan kosong. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materil senilai Rp8.000.000,- yang merupakan uang muka pembelian kendaraan tersebut.

Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto membenarkan adanya pengungkapan kasus pencurian tersebut, petugas bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari korban dan langsung melakukan serangkaian penyelidikan di lapangan.

"Kami berhasil mengamankan seorang tersangka pria berinisial M (30), yang merupakan warga Kecamatan Todanan. Tersangka melancarkan aksinya saat rumah dalam keadaan kosong," ucap  Wakapolres Blora, kepada awak media. Senin 29 Juni 2026.

Dari tangan tersangka, lanjut Wakapolres Blora, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Infinix Smart 8 warna *shiny gold* serta uang tunai sisa dari hasil kejahatan senilai Rp227.000.

"Selain itu, petugas juga menyita satu unit sepeda motor Honda Vario warna hijau hitam milik korban, Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor (STCKB), dua buah kunci motor, serta satu lembar surat keterangan perjanjian utang dari perusahaan pembiayaan sebagai dokumen pendukung," jelas Wakapolres Blora.

Saat ini, kata Wakapolres Blora, tersangka M beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Blora untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama lima tahun," tegas Wakapolres Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Hot News

Ajang Nguri-uri Budaya Lokal, Pemkab Blora Gelar Ruwatan Massal 2026

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Pemerintah Kabupaten Blora Jawa Tengah menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah s...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »