Koperasi Desa Merah Putih Pojokwatu Rampung, Siap Jadi Penggerak Ekonomi Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kabar menggembirakan datang dari Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) setempat telah rampung 100 persen dan siap difungsikan sebagai pusat penggerak ekonomi masyarakat, Kamis 9 April 2026.

Keberadaan KDKMP Desa Pojokwatu diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan fasilitas yang telah tersedia, koperasi ini nantinya akan melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari penyediaan bahan kebutuhan pokok hingga mendukung aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa.

Proses pembangunan yang berjalan lancar hingga tahap penyelesaian tidak lepas dari sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan partisipasi aktif masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kunci utama sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa kendala berarti.

Di sisi lain, peran Babinsa Pojokwatu Koramil 07/Sambong, Serka Utoyo, dalam pendampingan pembangunan turut memberikan motivasi serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana. 

"Hal ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk kemajuan desa," ujar Serka Utoyo.

Untuk diketahui, dengan rampungnya pembangunan KDKMP, masyarakat Desa Pojokwatu menaruh harapan besar agar koperasi ini dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Ke depan, KDKMP diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi desa yang mendorong kemandirian serta meningkatkan taraf hidup warga secara merata. (Pendim/Redaksi)

Share:

Kodim 0721/Blora Bersama Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Nglebur


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, anggota Kodim 0721/Blora bersama masyarakat Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, melaksanakan kegiatan gotong royong pemasangan rangka besi disisi sungai sebagai bagian dari pembangunan Jembatan Gantung Garuda, Kamis 9 April 2026.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam upaya meningkatkan konektivitas wilayah serta memperkuat akses transportasi bagi warga. Pemasangan rangka besi menjadi tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan, yang berfungsi sebagai fondasi penopang utama agar konstruksi jembatan memiliki kekuatan dan ketahanan optimal.

Sejak pagi hari, anggota Kodim 0721/Blora bersama warga tampak antusias dan kompak bahu-membahu mengangkat material, merakit, serta memasang struktur besi di lokasi pembangunan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi cerminan kuatnya kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto melalui Danramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Nglebur dan sekitarnya, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi,” ujar Danramil 06/Jiken.

Danramil 06/Jiken menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kami hadir tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam membantu kesulitan masyarakat di wilayah. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, kami ingin terus memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan,” imbuh Danramil 06/Jiken.

Sementara itu, salah satu warga Desa Nglebur, Bambang menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan tersebut. Selama ini, akses penyeberangan sungai seringkali menjadi kendala, khususnya saat musim hujan dengan debit air yang meningkat.

"Dengan dibangunnya Jembatan Gantung Garuda, diharapkan akses antarwilayah menjadi lebih aman, cepat, dan efisien, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat," ujar Bambang.

Untuk perhatian, kegiatan pemasangan rangka besi ini akan dilanjutkan dengan tahapan konstruksi berikutnya hingga jembatan dapat difungsikan secara optimal untuk kepentingan masyarakat luas. (Pendim/Redaksi)

Share:

Diduga Penyakit Vertigo Kambuh, Petani di Bogorejo Ditemukan MD di Sawah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Seorang petani berinisial S (55), warga Desa Gayam, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia (MD) di area persawahan desa Gayam pada Rabu 8 April 2026 sekira pukul 04.30 WIB. 

Korban diduga terjatuh dan tak sadarkan diri akibat penyakit vertigo yang dideritanya kambuh saat sedang beraktivitas.

Kronologinya, peristiwa pilu ini bermula saat korban berpamitan kepada istrinya, S, untuk pergi ke sawah pada Selasa (07/04/2026) sekira pukul 14.30 WIB. Hingga petang hari, korban tak kunjung pulang ke rumah. Sang istri yang saat itu sedang dalam kondisi kurang sehat sempat merasa gelisah, namun baru bisa melakukan pencarian pada Rabu dini hari sekira pukul 04.00 WIB.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Plh. Kapolsek Bogorejo,  Iptu Gito Prayitno menjelaskan bahwa korban ditemukan pertama kali oleh istrinya sendiri di sawah yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah.

"Istri korban mencari menggunakan senter dan melihat cangkul berdiri di pinggir sawah. Setelah didekati, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di sawah yang tergenang air," jelas Iptu Gito Prayitno.

Melihat kondisi suaminya, lanjut Iptu Gito Prayitno, saksi langsung berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Bogorejo. 

"Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Bogorejo segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar jenazah," kata Iptu Gito Prayitno.

Masih kata Plh. Kapolsek Bogorejo, 
berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh tim Puskesmas Bogorejo, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan baik benda tumpul maupun tajam pada tubuh korban. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari enam jam sebelum ditemukan.

"Korban diketahui memiliki riwayat sakit vertigo. Diduga saat penyakitnya kambuh, korban terjatuh dengan posisi wajah terbenam di air sehingga mengakibatkan pecahnya pembuluh darah di otak karena kesulitan bernapas," imbuh Plh. Kapolsek Bogorejo.

Plh. Kapolsek Bogorejo menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

"Setelah pemeriksaan usai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman," ucap Plh. Kapolsek Bogorejo. (Humas/Redaksi)

Share:

KDKMP Pulo Blora Hampir Rampung, Peran Aktif Babinsa Dorong Percepatan Pembangunan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Pulo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, saat ini memasuki tahap akhir. Progres pembangunan menunjukkan percepatan signifikan yang diharapkan segera memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat. Rabu 8 April 2026

Percepatan tersebut tidak terlepas dari peran aktif Babinsa Koramil 08/Kedungtuban Kodim 0721/Blora, Sertu Eko Fitrianto, yang secara konsisten melaksanakan monitoring dan pengawasan di lapangan. Selain menjalankan fungsi pengawasan, Babinsa juga terlibat langsung dalam pekerjaan fisik bersama para tukang dan warga.

Di lokasi pembangunan, Sertu Eko Fitrianto turut membantu berbagai pekerjaan, di antaranya pemasangan kusen aluminium pada bagian gerai dan klinik, serta pengecatan plafon bangunan. Keterlibatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab aparat kewilayahan dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.

“Kami terus memantau perkembangan pembangunan KDKMP agar berjalan sesuai rencana. Apabila diperlukan, kami juga turut membantu pekerjaan di lapangan guna mempercepat proses penyelesaian,” ujar Sertu Eko Fitrianto.

Lebih lanjut disampaikan, sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam mendorong percepatan pembangunan secara optimal.

Sementara itu, Danramil 08/Kedungtuban, Kapten Czi Sundiro, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam mengawal percepatan pembangunan merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan di wilayah binaan,” tegasnya. (Pendim/Redaksi)

Share:

Jembatan Garuda Jadi Harapan Baru, TNI dan Warga Bersinergi di Jati Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Personel Koramil 11/Jati Kodim 0721/Blora bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan Jembatan Garuda yang berada di Desa Jati, Kecamatan Jati. Rabu 8 April 2026.

Proyek ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah.

Jembatan yang melintasi Sungai Dukuh Jati tersebut dibangun secara gotong royong. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah mobilitas warga, khususnya di kawasan pedesaan.

Jembatan Garuda dirancang dengan konstruksi beton sepanjang 15 meter dan lebar 4 meter. Infrastruktur ini dinilai strategis karena menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang digagas Presiden Prabowo Subianto, melalui kolaborasi antara Kementerian Pertahanan RI dan TNI Angkatan Darat.

Selain meningkatkan aksesibilitas, jembatan tersebut juga ditujukan untuk memberikan jalur yang aman dan layak bagi masyarakat, terutama pelajar. Di sisi lain, keberadaannya diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga setempat.

Danramil 11/Jati Kapten Inf Puryanto mengatakan, percepatan pembangunan terus dilakukan mengingat pentingnya fungsi jembatan tersebut bagi masyarakat.

“Pengerjaan kami lakukan secara maksimal bersama warga agar jembatan ini segera dapat digunakan, terutama untuk mendukung kegiatan ekonomi dan akses pendidikan,” ujarnya.

Sejak pagi hari, prajurit TNI dan masyarakat tampak bekerja bahu-membahu dalam proses pembangunan. Sejumlah tahapan teknis, seperti pembuatan pondasi cakar ayam sebagai struktur utama penopang jembatan, terus dikebut.

Melalui pembangunan ini, manfaatnya diharapkan dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah. (Pendim/Redaksi)

Share:

‎Gastra Aktif Lagi: Jurus 'Sedekah Subuh' Bupati Blora Sejahterakan Anak Yatim


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Setelah vakum sementara selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, Pemkab Blora kembali melaksanakan Program Gerakan Subuh Sejahtera (Gastra) di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Minggu, 5 April 2026. Kegiatan Gastra ini diisi dengan salat subuh berjemaah, zikir, serta sedekah subuh yang secara konsisten digelar setiap selapan atau 35 hari sekali.
‎Program Gastra ini menjadi salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Blora dalam meningkatkan kepedulian sosial, khususnya untuk menyantuni anak-anak yatim piatu di seluruh wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah.
‎Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman menegaskan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan aparatur, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
‎“Dibeberapa daerah ada pengurangan PPPK, namun di Blora kami pastikan tidak ada pengurangan. Kami akan tetap mengamankan PPPK,” tegas Bupati Blora.
‎Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya perhatian terhadap anak-anak yatim. Ia mengungkapkan telah meminta data dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Dinas Sosial untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara maksimal.
‎Menurutnya, selain melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Gerakan Subuh Sejahtera akan kembali diaktifkan sebagai wadah gotong royong dan kepedulian bersama.
‎“Saya ingin seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, ikut berpartisipasi. Mekanismenya akan kita bagi, dan saya akan pantau langsung. Ini sebagai bentuk rasa syukur kita sekaligus untuk membantu anak-anak yatim dan kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.
‎Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk berkontribusi secara rutin melalui sedekah harian.
‎“Kalau sehari Rp2.000 saya kira tidak berat. Kalau bisa terkumpul Rp10 juta per hari, maka dalam seminggu bisa mencapai Rp50 juta. Ini nanti kita kembalikan untuk santunan anak yatim maupun masyarakat yang belum tercover Baznas,” tambahnya.
‎Tak hanya itu, Pemkab Blora juga berencana menguatkan gerakan berbagi setiap hari Jumat, seperti pembagian nasi atau bentuk bantuan lainnya yang akan dikoordinasikan lebih lanjut.
‎Melalui program ini, Bupati berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, baik di tingkat nasional maupun global.
‎“Kami berharap melalui kegiatan sedekah dan berbagi ini, kita bisa saling membantu dan menolong, sehingga Kabupaten Blora tetap aman, sejahtera, maju, dan berkah menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ungkapnya.
‎Bupati juga meminta dukungan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar turut aktif membantu masyarakat yang membutuhkan.
‎Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini, mulai dari Baznas, BUMD, Bagian Kesra, hingga seluruh panitia dan jamaah yang istiqomah mengikuti kegiatan Gastra setiap selapan.
‎Kegiatan yang terbuka bagi seluruh ASN Kabupaten Blora dan masyarakat umum ini ditutup dengan tausiyah dan doa bersama. (Humas/Redaksi)
Share:

Babinsa Koramil 12/Ngawen Pantau Progres Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Kelurahan Ngawen



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan ekonomi kerakyatan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 12/Ngawen Kodim 0721/Blora, Koptu Isnadi melaksanakan pemantauan dan pengecekan progres pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Selasa 7 April 2026.

Hingga saat ini, pembangunan gedung telah memasuki tahap pemasangan teras kanopi dan berjalan dalam kondisi aman, tertib, serta kondusif.

Koptu Isnadi menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya sebatas melakukan pengawasan, namun juga memberikan motivasi kepada para pekerja agar proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.

“Pendampingan ini merupakan bentuk nyata peran Babinsa dalam mengawal program pembangunan infrastruktur di tingkat kelurahan dan desa, sehingga dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemantauan dilakukan secara berkala guna memastikan progres pembangunan berjalan lancar dan sesuai target.

“Gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih ini sangat dinantikan oleh masyarakat sebagai sarana peningkatan ekonomi dan kesejahteraan anggota koperasi ke depan,” imbuhnya.

Sementara itu, Danramil 12/Ngawen, Kapten Cke Masrukin, secara terpisah menegaskan bahwa Babinsa akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan, termasuk dalam pendampingan pembangunan fasilitas umum.

“Pembangunan gedung koperasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas yang representatif bagi pelaku UMKM dan petani lokal, baik dalam memasarkan produk maupun mengelola keuangan secara mandiri,” jelasnya.

Dengan adanya Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tersebut, diharapkan mampu mendorong peningkatan perputaran ekonomi masyarakat serta mewujudkan pengelolaan ekonomi yang lebih baik, transparan, dan berkelanjutan. (Pendim/Redaksi)
Share:

Tepis Isu Tutup Mata, Polres Tindak Tegas Penambangan Minyak Ilegal di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Merespons isu yang beredar, terkait dugaan pembiaran terhadap aktivitas sumur minyak tak berizin di wilayah Kabupaten Blora, Polres Blora menegaskan komitmennya dalam menangani aktivitas penambangan minyak ilegal di wilayah hukumnya, hal itu disampaikan oleh Kapolres Blora, pada Minggu 5 April 2026, di Mapolres Blora.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin mengatakan bahwa penegakan hukum telah berjalan sebagaimana mestinya, langkah strategis telah dijalankan, baik secara preventif maupun represif, untuk  menjaga stabilitas keamanan dan kelestarian lingkungan.

"Kami telah melakukan penyidikan terhadap tiga orang tersangka terkait aktivitas tersebut, yang saat ini proses hukumnya sudah masuk tahap dua di Kejaksaan Negeri Blora. Lokasi sumur yang dimaksud juga telah kami tutup," ujar Kasat Reskrim Polres Blora.

Selain tindakan tegas, lanjut Kasat Reskrim, Polres Blora juga mengedepankan pendekatan humanis untuk mencegah munculnya titik pengeboran baru.

"Personel di lapangan terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada warga sekitar mengenai risiko keselamatan dan dampak lingkungan yang membahayakan akibat eksplorasi minyak tanpa prosedur resmi," jelas Kasat Reskrim Polres Blora.

Lebih lanjut Kasat Reskrim Polres Blora menjelaskan bahwa Polres Blora juga intens berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang, mengingat banyaknya warga yang menggantungkan hidup pada sektor ini.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pengeboran sumur baru. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk meminimalisir dampak lingkungan, termasuk menangani rembesan minyak yang mengalir ke area persawahan milik warga agar tidak merusak mata pencaharian petani," imbuh AKP Zaenul Arifin.

Masih kata Kasat Reskrim Polres Blora,
meskipun menghadapi tantangan berupa potensi konflik sosial karena ketergantungan ekonomi masyarakat pada sumur minyak tersebut, Polres Blora tetap memprioritaskan keamanan wilayah.

"Prioritas keamanan wilayah sebagai fondasi utama dalam penyelesaian masalah minyak ilegal di Kabupaten Blora secara tuntas," tandas Kasat Reskrim Polres Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pengecoran Cakar Ayam Jembatan Gantung di Nglebur Blora, Wujud Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan jembatan gantung di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahapan pengecoran pondasi cakar ayam sebagai bagian dari penguatan struktur dasar jembatan, Selasa (07/4/2026).

Jembatan gantung dengan panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dibangun sebagai sarana penghubung antar wilayah yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi warga.

Kegiatan pengecoran dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan personel Kodim 0721/Blora bersama masyarakat setempat. Hal ini merupakan implementasi nyata dari pembinaan teritorial dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Komandan Koramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, menyampaikan bahwa proses pengecoran pondasi merupakan tahapan krusial dalam pembangunan jembatan.

“Pengecoran cakar ayam ini menjadi bagian penting untuk memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan. Kami bersama masyarakat terus bersinergi agar proses pembangunan berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kehadiran jembatan gantung ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan gantung di Desa Nglebur diharapkan dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan. (Pendim/Redaksi)

Share:

Hot News

Koperasi Desa Merah Putih Pojokwatu Rampung, Siap Jadi Penggerak Ekonomi Warga

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Kabar menggembirakan datang dari Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Pembang...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »