Sejumlah Titik di Ruas Jalan Jepon-Bogorejo Blora Mulai Dibangun


 
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sejumlah titik (enam titik) di ruas jalan Jepon-Karang-Bogorejo, yang merupakan jalan alternatif menuju wilayah Jatirogo, Kabupaten Tuban  Jawa Timur,  mulai dibangun. Saat ini ruas jalan tersebut sudah mulai tahap pengecoran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Samgautama Karnajaya mengatakan bahwa saat ini telah mulai dilakukan pengecoran ruas jalan Jepon- Bogorejo dan ada beberapa titik dalam pelaksanaannya.
 
“Jepon – Bogorejo panjang Ruas 15,25 Km,  dengan kondisi rusak ringan 4,15 Km Rusak Berat 1,3 Km.  Untuk pekerjaan tahun ini ditangani dengan DAK dengan output Rencana 1,65 Km," jelas Samgautama Karnajaya. Selasa, (21/05/2024).
 
Dikemukakan, tahun depan rencananya juga akan diusulkan kembali pembangunan ruas jalan Jepon – Bogorejo dengan anggaran DAK, imbuh Samgautama Karnajaya. 

“Tahun depan, rencananya kami usulkan kembali. Untuk itu, kami harap masyarakat bisa sabar dan mendukung dalam pembangunan Blora,” harap Samgautama Karnajaya.
 
Sementara itu, Bupati Blora,  H. Arief Rohman mengatakan bahwa saat ini jalan Kabupaten ruas Jepon - Bogorejo - batas Tuban arah Jatirogo  (Jawa Timur), tengah dibangun  dengan konstruksi rigid beton dengan anggaran Rp 6,48 Miliar. Pembangunan tersebut merupakan lanjutan pembangunan tahun 2022 dan 2023.
 
“Selama proses pembangunan, dilakukan  buka tutup arus lalu lintas. Target pengerjaan selesai bulan Oktober 2024.  Semoga bisa lebih cepat dan kualitasnya bagus,” jelas Bupati Blora.
 
Lebih lanjut, Bupati Blora menjelaskan bahwa  memasuki musim kemarau ini, sejumlah proyek pembangunan jalan mulai dilaksanakan,  pembangunan jalan kabupaten di wilayah lain juga sedang disiapkan.
 
Dengan adanya pembangunan ruas jalan itu, masyarakat yang melintas diminta berhati -  hati dan sabar mengingat banyaknya buka tutup pada jalur tersebut.
 
Salah satu warga Bogorejo, Supangat mengaku senang dan mengucapkan terimakasih kepada Bupati atas dibangunnya jalan Jepon - Bogorejo hingga Sendangrejo.
 
"Terimakasih Pak Bupati, jalannya sudah dibangun dengan rigid beton," ucap Supangat.
 
Supangat berharap semoga berkelanjutan karena masih ada beberapa titik yang belum tersentuh beton.
 
"Kami optimis Pak Bupati bisa melanjutkan pembangunan Blora yang lebih baik. Kami sangat berterimakasih. Apalagi ini merupakan jalur utama penghubung Blora – Tuban (Jawa Timur)," ujar  Supangat. (Prokompim/Redaksi) 
Share:

APTRI Blora Bangkit Sinergi dengan Pemda dan Berperan dalam Program Pergulaan Nasional


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP,M.Si menghadiri acara pelantikan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Rabu, (15/5/2024)

Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.,  menyampaikan apresiasinya kepada jajaran pengurus APTRI karena telah mebangkitkan kembali organisasi ini yang  telah lama vakum.

“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada APTRI yang mana sudah tertidur lama, kini bangun kembali sebagai wadah berikutnya kepada para petani tebu di Kabupaten Blora,” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora meminta kepada berbagai Pihak untuk dapat bersinergi agar para Petani merasakan masa-masa Keemasan , seperti yang dulu pernah di alaminya.

“Dulu Kita pernah berjaya, jadi saya minta kepada GMM dan BULOG, kejayaan masa lalu ketika tebu benar-benar manis ini bisa kita rasakan kembali, termasuk soal harga,” kata Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora mengatakan bahwa dalam tujuannya untuk mencapai kejayaan, Bupati Blora  memberikan kesempatan kepada jajaran pengurus APTRI untuk bisa melaksanakan audiensi ke BULOG pusat kaitannya dengan pendampingan para petani tebu.

“Setelah ini, perwakilan APTRI yang telah dilantik kita sowan ke BULOG Pusat. Nanti tolong diagendakan. Kita ingin petani yang dulu merasakan hasil yang bagus, bisa merasakan kembali. Bagaimana Petani didampingi mulai dari pemilihan bibit, pemupukan, sehingga pasca panen dapat dirasakan petani. Karena kebetulan, direkturnya ini Pak Bayu orang Ngawen, nanti saya minta waktu Pak Bayu,” ucap Bupati Blora.

Selain itu, Bupati Blora juga mendorong pemanfaatan lahan milik Perhutani agar dapat digunakan untuk peningkatan areal lahan tanaman tebu di Blora.

“Kemudian juga perluasan lahan menjadi konsen kita. Beberapa waktu lalu kami sudah koordinasi dengan perhutani, ada beberapa lahan yang bisa dimanfaatkan, kita juga perlu memetakan lahan yang memang sekiranya marginal bisa ditanami tebu , nanti kita perluas lagi,”, ungkap Bupati Blora.

Bupati Blora turut mengharapkan dengan bangkit kembalinya APTRI  dapat memunculkan perannya dalam Program Pergulaan Nasional.

“Keberadaan  APTRI ini kami harapkan bisa bersinergi dengan Pemda, untuk bagaimana kita berperan dalam Program Pergulaan Nasional. InshaaAllah kami beserta jajaran Forkompimda siap mengawal agar kita bisa mensukseskan Program Pemerintah terkait dengan Pergulaan Nasional,”  harap Bupati Blora.

Untuk diketahui, pengurus APTRI Kabupaten Blora yang telah dilantik berdasarkan Surat Keputusan DPD Jateng, Nomor 025/Kep/DPD APTRI JTG/2024, tentang struktur dan personalia DPC APTRI Wilayah Kerja PG GMM Blora masa bhakti 2024-2029, disebutkan Penasehat Abu Nafi, SH dan Ir. Bambang Sulistya, M.MA. Kemudian Ketua Sunoto, Wakil Ketua I Sakijan, Wakil Ketua II Moerdono, Sekretaris Anton Sudibyo, Wakil Sekretaris Agus Joko Susilo, Bendahara Mulyadi, Wakil Bendahara Sri Suprihatin.

Sedangkan Biro Kaderisasi dan Organisasi Sugiyanto dan Jani. Biro Koperasi, Kemitraan dan Pegembangan Usaha Sumarsono dan Dwiyanto. Biro Pengembangan SDM dan Litbang Ahmad Supaedi dan Yatman. Biro Hubungan Masyarakat, Publikasi dan Informasi Nur Hasyim dan Darmadi. Biro Hukum dan Advokasi Wahyuningsih dan Mulyono. Biro Kemitraan Industri dan Peningkatan Teknologi Suhadi dan Mudho. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Ke-10 Blora Raih Opini WTP dari BPK RI, Bupati: Untuk Masyarakat Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — SEMARANG — Pemerintah Kabupaten Blora berhasil memperoleh predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, atas pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2023. 

Penghargaan tersebut, merupakan kali kesepuluh secara berturut-turut yang diterima Kabupaten Blora, sejak pemeriksaan tahun anggaran 2014.

Penghargaan Opini WTP disampaikan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Hari Wiwoho kepada Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dan Wakil Ketua DPRD Blora Sakijan, SH, di Gedung BPK RI Perwakilan Jateng, Semarang, Selasa (14/5/2024), bersamaan dengan Kabupaten Temanggung.

Hal itu ditandai dengan penyerahan dokumen hasil pemeriksaan dan penandatanganan berita acara.

"Alhamdulillah kami statusnya adalah WTP yang kesepuluh, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab, Pak Sekda besrta seluruh OPD dan juga dewan yang sudah bersinergi, ini kami persembahkan untuk masyarakat Blora," jelas  Bupati Blora

Disampaikan Bupati Blora, bahwa Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik dan sesuai dengan regulasi.

"Kami bertekad untuk selalu mengikuti segala aturan dan pedoman telah diterbitkan dalam pelaksanaan kegiatan, sebagai acuan bagi kami agar dapat menyiapkan LKPD menjadi lebih baik, akuntabel terukur dan terarah di masa yang akan datang, baik dalam pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah, pembangunan serta kemasyarakatan," kata  Bupati Blora

Selanjutnya atas hasil pemeriksaan tersebut, Bupati Blora mengaku akan menindaklanjuti catatan dan masukan dari BPK RI sesuai dengan arahan dan ketentuan.

Bupati Blora menyampaikan terima kasih kepada Kepala BPK Provinsi Jawa Tengah beserta jajaran yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Kabupaten Blora dan Temanggung dengan memberikan Opini WTP atas audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023.

Perlu diketahui, Opini WTP yang diberikan BPK RI kepada Kabupaten Blora, menunjukkan bahwa LKPD Pemerintah Kabupaten Blora pada tahun 2023 telah disajikan secara jujur, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.

Menjadi Motivasi

Bupati Blora berharap, agar prestasi tersebut menjadi penyemangat jajarannya, untuk terus menjadi lebih baik kedepannya. 

"Semoga dengan prestasi Opini WTP yang kesepuluh ini akan semakin memacu kita untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan, pembenahan-pembenahan," imbuh Bupati Blora

Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah, Hari Wiwoho menuturkan bahwa setelah melalui berbagai tahapan pemeriksaan, pada saat ini BPK RI memberikan opini atas LKPD Kabupaten Blora tahun anggaran 2023.

"BPK memberikan opini atas  LKPD dua kabupaten, satu, untuk Kabupaten Blora adalah wajar tanpa pengecualian dan Kabupaten Temanggung wajar tanpa pengecualian," ucap Hari Wiwoho

Pihaknya ingin agar adanya Opini WTP dari BPK RI tersebut bisa memberikan motivasi bagi Kabupaten Blora dan Temanggung agar semakin baik dalam kinerjanya.

"Kami mengucapkan selamat atas opini yang sudah diraih, ini prestasi bapak ibu semua, dan kami berharap bahwa Opini ini dapat memberikan dorongan motivasi bapak ibu semua agar berkinerja lebih baik terkait dengan bagaimana merealisasikan anggaran, bagaimana penerimaannya, sehingga kita berharap bahwa tujuan bernegara kita segera tercapai," tandas Hari Wiwoho

Sebelumnya, Pemkab Blora telah menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2023 unaudited ke BPK RI Perwakilan Jawa Tengah pada 15 Maret 2024. Sehingga dengan telah diserahkannya LKPD unaudited kepada BPK tersebut dan dilakukan serangkaian audit/pemeriksaan secara terperinci dan saat ini telah sampai pada penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kab.Blora, Asisten Administrasi Umum, Kepala BPPKAD Blora, Sekretaris Inspektorat Kab. Blora, Sekretaris Bappeda Blora. (Prokompim/Redaksi)
Share:

DPRD Blora gelar Rapat Paripurna terkait LKPJ Bupati Blora Akhir Tahun Anggaran 2023


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora menggelar sidang dengan agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blora Akhir Tahun Anggaran 2023.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Blora H.M Dasum, S.E M.MA., dan juga dihadiri oleh Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati S.T, M.M yang mewakili Bupati Blora dalam menyampaikan sambutan. Rabu, (8/5/2024).

Rapat paripurna DPRD Blora tentang laporan LKPJ Bupati Blora akhir tahun anggaran 2023 dilaksanakan di ruang sidang DPRD Blora.

Ketua DPRD Blora H.M Dasum mengatakan bahwa pada kesempatan ini rapat paripurna DPRD Kabupaten Blora dalam acara rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blora Akhir Tahun Anggaran 2023.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim Rapat paripurna DPRD Blora dibuka untuk umum," kata H.M Dasum.

Pada kesempatan itu, juru bicara gabungan Komisi-komisi DPRD Blora, Santoso Budi Susetyo menyampaikan bahwa  Indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Blora masih membutuhkan perhatian lebih. Meskipun angka IPM Kabupaten Blora selalu mengalami peningkatan setiap tahun, namun Kabupaten masih jauh di bawah rata-rata IPM Provinsi Jawa Tengah.

“IPM Kabupaten Blora tahun 2023 sebesar 70,63 persen meningkat dibanding tahun sebelumnya dimana tahun 2022 IPM Kabupaten Blora sebesar 69.95 persen,” kata juru bicara gabungan Komisi-komisi DPRD Blora, Santoso Budi Susetyo, saat menyampaikan laporan LKPJ Bupati Blora akhir tahun anggaran 2023. 

Meskipun naik, lanjut Santoso Budi Susetyo, IPM Kabupaten Blora masih jauh di bawah rata-rata IPM Provinsi Jawa Tengah tahun 2023 rata rata sebesar 73,39 persen.

Lebih lanjut, Politisi PKS tersebut menyampaikan, melihat Kabupaten Blora masih di bawah rata rata IPM Provinsi Jawa Tengah maka perlu dilakukan percepatan peningkatan kualitas pelayanan dasar penunjang pencapaian indikator IPM diberbagai aspek dengan harapan pada akhir RPJMD tahun 2026 IPM Kabupaten Blora bisa menyamai IPM kabupaten/kota di Jawa Tengah sebesar 80-85 persen.

“Agar bisa menyamai IPM kabupaten/kota di Jawa Tengah sebesar 80-85 persen hinggw akhir RPJMD tahun 2026 nanti, kabupaten Blora perlu melakukan percepatan peningkatan kualitas pelayanan dasar penunjang pencapaian indikator IPM. Seperti Pendidikan, Kesehatan dan daya beli masyarakat,” ucap Santoso Budi Susetyo. (Redaksi)
Share:

FKDT Siap Sukseskan Program Sekolah Sisan Ngaji di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Ikut serta Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Blora menyatakan siap  mensukseskan program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) yang telah dilaunching Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Rabu, 20 Maret 2024.

Hal itu disampaikan, Ketua FKDT Blora, Cuk Suwartono saat sosialisasi program SSN bersama FKDT Kabupaten Blora, di pendopo rumah dinas Bupati Blora. Senin,  (6/5/2024)

Baca Juga : 
 
“Banyak program dari Bupati yang mendukung niatan kita untuk mencetak generasi penerus yang mempunyai akhlakul karimah, seperti halnya program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) ini. Maka itu harus kita sukseskan,” tandas Ketua FKDT Blora.
 
Hadir dalam sosialisasi tersebut, 420 peserta yang terdiri dari kepala madrasah diniyah tingkat Ula, Wustho, dan Ulya, yang ada di wilayah Kabupaten Blora.

 
Dikemukakan, FKDT Kabupaten Blora  mendukung adanya sinergi antara sekolah SD/SMP dengan Madrasah Diniyah yang ada di Kabupaten Blora. Sehingga Madrasah Diniyah bisa ikut serta berperan mendukung program SSN.
 
Sementara itu, Bupati Blora, H. Arief Rohman  mengapresiasi dukungan dari FKDT terhadap program SSN yang ada di Blora tersebut. 

“Saya berharap program ini akan didukung semua pihak, termasuk FKDT.  Guru-guru yang ada di FKDT ini tentunya juga memiliki kualifikasi dan kompetensi dalam rangka menyukseskan program SSN,” ucap Bupati Blora.
 
Kerja Sama
 
Bupati Blora juga meminta agar Dinas Pendidikan menggandeng Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Blora untuk ikut bekerjasama memberikan dukungan dalam pelaksanaan program SSN  tersebut di sekolah-sekolah.

 
“Program ini bisa terselenggara dengan baik, kalau sekolah-sekolah melakukan inovasi.  Mungkin ada sekolah yang guru agamanya ada yang kurang, Kadinas Pendidikan bisa kerja sama dengan FKDT yang menyatakan sudah siap  untuk melakukan pola-pola kerjasama,” ungkap Bupati Blora.
 
"Program SSN dapat diselenggarakan dengan baik di sekolah-sekolah.  Mengingat, tantangan zaman untuk generasi penerus kedepan akan semakin kompleks," harap 
Bupati Blora.
 
Upaya ini dapat mengantisipasi, kata Bupati Blora, dampak kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat. Jadi anak tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga belajar kebaikan dengan pembekalan pendidikan karakter dan pembiasaan yang membentuk budi pekerti yang luhur.
 
“Program SSN ini diinisiasi dalam rangka menanamkan kepada peserta didik agar mempunyai kebiasaan yang baik dalam melaksanakan ibadah. Baik itu tata cara sholat, fiqihnya, baik itu bacaan ngajinya, dan sebagainya, ini juga ada beberapa sekolah yang sudah memberi contoh,” jelas  Bupati Blora.
 
Bupati Blora juga meminta agar sinergi nantinya tidak hanya dilevel kabupaten saja, tetapi juga di tingkat kecamatan dimana Korwil Bidik dan Kecamatan bisa bersinergi dengan FKDT yang ada di wilayah masing-masing. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Bupati Blora Sambut Atlet dan Official Popda 2024 eks-Karesidenan Pati


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sejak hari Senin, 6 Mei 2024  hingga Rabu, 8 Mei 2024, Kabupaten Blora menjadi tuan rumah dalam  penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tahun 2024 tingkat eks-Karesidenan Pati. Setidaknya ada 9 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan.
 
Pada Minggu, 5 Mei 2024 pukul 19.00 WIB , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menerima para tamu atlet dan official dari kabupaten tetangga di wilayah eks-Karesidenan Pati itu, dengan makan malam bersama di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.
 
Dalam acara tersebut  sekaligus dirangkai dengan ramah tamah para atlet pelajar dengan Bupati Blora bersama Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora.

Baca Juga :

Disampaikan Kepala  Dinporabudpar Kabupaten  Blora, Iwan Setiyarso menyampaikan bahwa 9 cabor yang akan dipertandingkan di wilayah Blora selama 3 hari, masing-masing Voli Indoor, Sepak Takraw, Taekwondo, Karate, Basket, Pencak Silat, Voli Pasir, Sepakbola, dan Bulutangkis.
 
"Adapun venue yang akan digunakan diantaranya Gor Mustika, Gor Kolonel Sunandar, Lapangan Tennis Indoor Pringgodani, Eks Lapangan Golf, Lapangan Kridaloka Jepon, dan Gedung Serbaguna Jepon," jelas Iwan Setiyarso.

 
Dikemukakan, ada Ratusan atlet pelajar dari Blora, Rembang, Pati, Kudus, dan Jepara yang akan berkompetisi di gelaran Popda 2024 tingkat eks-Karesidenan Pati kali ini.  
 
Sementara itu, Bupati Blora, H. Arief Rohman, menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan Popda 2024 tingkat eks-Karesidenan Pati di Blora ini.
 
"Selamat datang di Kabupaten Blora kepada seluruh atlet pelajar dari Rembang, Pati, Kudus dan Jepara. Semoga bisa menorehkan prestasi terbaik. Manfaatkan ajang Popda ini bukan hanya untuk mencari medali, namun juga untuk melatih sportivitas, kebersamaan, dan gotong royong," ucap Bupati Blora.
 
Dinporabudpar diminta untuk koordinasi dengan Dinas Pendidikan agar selama pelaksanaan Popda bisa disaksikannya oleh para pelajar Blora secara bergiliran dari sekolah -  sekolah yang dekat dengan venue. Selain menyemangati para atlet juga mendorong minat olahraga para pelajar.
 
"Khusus untuk kontingen Kabupaten Blora, semoga bisa juara dan maju ke tingkat Jawa Tengah, aamiin," tandas Bupati Blora. (Redaksi)
Share: