BPJS Kesehatan Gandeng Tokoh Agama Jadi Mitra Strategis Sosialisasi JKN di Blora



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — BPJS Kesehatan Cabang Pati terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digelar di Kabupaten Blora pada Jumat 10 April 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Aisyiyah, Fatayat NU, serta GP Ansor sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya kepesertaan JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh agama menjadi langkah strategis dalam menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Ia menilai bahwa pendekatan melalui jalur keagamaan mampu membangun kesadaran kolektif terkait pentingnya jaminan kesehatan sebagai kebutuhan dasar.

“Sinergi dengan tokoh agama sangat penting karena mereka memiliki kedekatan dengan masyarakat dan mampu menyampaikan pesan secara efektif,” ujar Nuzuludin Hasan.

Lebih lanjut, Nuzuludin Hasan menjelaskan bahwa Program JKN hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, pemahaman yang baik akan mendorong masyarakat untuk lebih sadar dalam menjaga status kepesertaan agar tetap aktif.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa JKN adalah kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh setiap individu,” imbuh Nuzuludin Hasan.

Pada kesempatan itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Blora, Muhammad Saifuddin menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya BPJS Kesehatan dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait jaminan kesehatan. Ia menilai bahwa Program JKN selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang selama ini dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah.

“Program JKN sangat membantu masyarakat, terutama dalam memberikan kepastian akses layanan kesehatan yang layak,” ucap Muhammad Saifuddin.

Edukasi Secara Aktif

Kesiapan Muhammadiyah untuk, lanjut Muhammad Saifuddin, turut serta dalam menyosialisasikan program tersebut melalui berbagai forum yang dimiliki. Menurutnya, kolaborasi ini penting agar manfaat JKN dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami siap ikut serta menyampaikan informasi ini melalui berbagai kegiatan keagamaan agar manfaatnya semakin luas dirasakan,” kata Muhammad Saifuddin.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Blora, M Yusuf Aksin Saqo mengatakan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan Program JKN. Ia menilai bahwa keterlibatan pemuda dapat mempercepat penyebarluasan informasi yang benar ditengah masyarakat.

“Peran pemuda sangat penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan membangun kesadaran masyarakat,” kata M Yusuf Aksin Saqo.

Lanjut M Yusuf Aksin Saqo, GP Ansor siap menjadi bagian dari upaya tersebut dengan mengedukasi masyarakat secara aktif. Menurutnya, semakin banyak pihak yang terlibat, maka semakin kuat pula pemahaman masyarakat terhadap pentingnya jaminan kesehatan.

Pendekatan Berbasis Komunitas

“Kami di GP Ansor siap menjadi bagian dari upaya ini agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan,” ujar M Yusuf Aksin Saqo.

Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Blora, Imatul Imro'ah  menyampaikan bahwa edukasi terkait JKN perlu dilakukan secara berkelanjutan agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai bahwa peran perempuan, khususnya ibu dalam keluarga, sangat penting dalam memastikan perlindungan kesehatan anggota keluarga.

“Edukasi yang berkelanjutan sangat diperlukan agar masyarakat benar-benar memahami manfaat JKN,” ujar Imatul Imro'ah.

Ia juga menyampaikan bahwa Fatayat NU siap membantu menyampaikan informasi tersebut melalui jaringan yang dimiliki. Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas akan lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Kami siap membantu menyampaikan informasi ini kepada para ibu dan keluarga agar semakin banyak yang terlindungi,” tandas Imatul Imro'ah.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga membagikan buku kumpulan khutbah Jumat bertema 'Mensyukuri Nikmat (Jaminan Kesehatan Nasional)'. Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para tokoh agama dalam menyampaikan pesan tentang pentingnya jaminan kesehatan sebagai bagian dari hak dasar setiap individu, sehingga dapat memperkuat pemahaman masyarakat secara luas. (Humas/Redaksi)



Share:

Koperasi Merah Putih Sumberpitu Digenjot, Jadi Motor Ekonomi Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sumberpitu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora terus dikebut. Proyek ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan koperasi.

Pendampingan pembangunan dilakukan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05/Cepu, Kodim 0721/Blora, Serka Yoni Utamariyadi. Ia aktif memantau progres di lapangan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan target waktu.

“Pembangunan ini untuk kepentingan bersama. Karena itu, dibutuhkan dukungan seluruh pihak. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis hasilnya akan maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Yoni saat meninjau lokasi pembangunan, Sabtu (11/4/2026).

Menurut dia, kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap bersemangat dalam menyelesaikan pembangunan.

“Kami siap mendampingi setiap kegiatan masyarakat yang berdampak positif, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian desa,” katanya.

Sejauh ini, pembangunan gedung KDKMP berjalan lancar. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, serta dukungan kondisi cuaca yang relatif kondusif, menjadi faktor pendukung utama kelancaran proyek tersebut.

Komandan Koramil (Danramil) 05/Cepu Kapten Inf Lukman Hakim juga memastikan bahwa pendampingan oleh Babinsa dilakukan secara intensif agar pembangunan dapat rampung tepat waktu.

“Dengan pengawasan yang berkelanjutan, kami berharap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, gedung KDKMP akan difungsikan sebagai pusat aktivitas ekonomi warga. Selain menjadi tempat distribusi kebutuhan pokok, koperasi ini juga diharapkan mampu menjadi offtaker hasil pertanian masyarakat setempat.

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan usaha bersama, meningkatkan pendapatan warga, serta mendorong terwujudnya desa yang mandiri.

Pembangunan ini juga mencerminkan komitmen TNI AD melalui Kodim 0721/Blora dalam mendukung program prioritas nasional yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Pendim/Redaksi)

Share:

Jembatan Garuda Klopoduwur Dikebut, Pengecoran Pondasi Jadi Fokus Utama

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora terus menunjukkan progres positif. Pada Sabtu (11/4/2026), kegiatan difokuskan pada pengecoran pondasi sebagai bagian penting dalam struktur utama jembatan.

Tahapan ini menjadi kunci untuk memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang. Dengan penggunaan material yang berkualitas serta pengerjaan yang teliti, pondasi diharapkan mampu menopang beban secara maksimal dan memberikan keamanan bagi pengguna.

Kegiatan di lapangan melibatkan personel Kodim 0721/Blora bersama masyarakat setempat. Gotong royong yang terjalin mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Komandan Koramil (Danramil) 03/Banjarejo, Kapten Inf Munawar, menegaskan komitmen TNI dalam membantu pembangunan wilayah.

“Pengecoran pondasi ini merupakan tahap yang sangat penting dalam pembangunan jembatan. Kami bersama masyarakat terus bekerja sama agar proses berjalan lancar dan hasilnya kokoh serta dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan pembangunan di desa.
Ke depan, Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, membuka akses antar wilayah, serta meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Klopoduwur dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

Soal Aspirasi Petani Tebu, Bupati Blora Kawal Serapan Panen dan Revitalisasi Pabrik GMM Todanan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Bupati Blora, Arief Rohman menerima audiensi perwakilan petani tebu di Rumah Dinas Bupati, Jumat 10 April 2026. Pertemuan ini digelar untuk memastikan hasil panen tebu di Blora dapat terserap maksimal, sekaligus mengawal proses revitalisasi Pabrik Gula (PG) GMM milik Perum Bulog.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Blora, Kasdim 0721/Blora, serta Kapolres Blora. Audiensi ini berlangsung hangat, meski sebelumnya para petani beberapa waktu lalu sempat menggelar aksi demonstrasi di depan Pendopo Kabupaten Blora saat bupati sedang berada di luar kota untuk mengurus persoalan yang sama.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman membeberkan secara lengkap hasil perjalanannya ke Jakarta demi memperjuangkan nasib para petani tebu.

”Saya kemarin berkunjung ke Perum Bulog di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi para petani tebu di Blora. Kami memastikan tebu dari petani dapat terserap dengan baik dan revitalisasi Pabrik Gula GMM milik Bulog di Blora berjalan, mulai dari perbaikan mesin hingga pergantian atau penataan pengelola manajerial pabrik,” jelas Bupati Blora.

Lebih lanjut, Arief memaparkan langkah konkret yang sudah dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Blora bersama Perum Bulog.

”Menyampaikan hasil pertemuan di Perum Bulog, kami telah menyerahkan surat dari kami dan petisi para petani. Kami diminta untuk bersama APTRI dan dinas terkait mendata tebu di Blora, ada berapa tebu yang siap panen berdasarkan data riil. Bulog menyampaikan akan membentuk tim terkait ini,” kata Bupati Blora.

”Kami juga meminta tuntutan terkait manajemen akan dipenuhi, tapi butuh waktu karena ada prosedural BUMN. Insyaallah Senin atau Selasa depan kami akan ke Bulog kembali untuk kelanjutan dari tuntutan para petani. Dan kemarin saya minta ke direksi Bulog untuk mengajak perwakilan petani,” tegas bupati.

Bupati Arief juga menjamin kesiapannya untuk mendampingi petani membawa masalah ini ke tingkat pusat.

”Kami siap untuk mengantar para petani jika ingin menyalurkan aspirasi secara langsung ke kementerian dan DPR RI. Tuntutan kita ya penyelamatan pabrik ini, kita kawal terus ini. Saya akan bersurat ke DPR RI dan Kementerian Pertanian untuk menjembatani teman-teman petani tebu menyampaikan aspirasi secara langsung,” ungkap Bupati Blora, Arief Rohman.

Langkah cepat dan transparan dari Bupati Blora ini mendapat apresiasi dari perwakilan petani tebu Blora. Sunoto, salah satu perwakilan petani tebu, menyampaikan rasa terima kasihnya.

”Terima kasih atas jerih payah dan usahanya dalam menyampaikan aspirasi para petani. Perjuangan ini sudah diupayakan sejak 2025 oleh Pak Bupati dan Bu Wabup. Pesan saya, jangan sampai para petani tebu mudah terhasut dan dialihkan, serta perjuangan ini jadi sia-sia,” ujar Sunoto.

Hal senada diungkapkan oleh Darmawan. Pihaknya memaklumi ketidakhadiran bupati saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

”Kami sangat berterima kasih sudah diterima di sini, walaupun beberapa waktu di depan pendopo kami mengadakan aksi demonstrasi. Kami memaklumi Pak Bupati tidak bisa menemui kami karena sedang di Jakarta. Intinya kami berterima kasih dan mengapresiasi Pak Bupati bolak-balik ke Jakarta, dan kami memohon maaf. Untuk jangka panjang, perbaikan pabrik tetap kami kawal. Untuk jangka pendek, yang terpenting tebu dari petani terserap, dan untuk ini kami minta pengawalan,” kata Darmawan.

Sementara itu, perwakilan petani tebu  lainnya, Nur Amin, menaruh harapan besar agar Pemkab terus mendampingi petani.

”Sebagai orang tua kami, tolong Pak, Pabrik GMM diselamatkan. Walaupun di tahun ini belum langsung beroperasi optimal, minimal ada kepastian perbaikan. Supaya para petani sudah bisa ayem (tenang). Intinya kami minta tolong ke Pak Bupati, agar ekonomi petani membaik,” tandas Nur Amin. (Humas/Redaksi)

Share:

Perkuat Ekonomi Desa, Babinsa Koramil 07/Sambong Kawal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali diperkuat dalam upaya mendukung program pemberdayaan ekonomi desa. Babinsa Koramil 07/Sambong, Kodim 0721/Blora, Serka Kasmari melaksanakan monitoring Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Brabowan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Jumat 10 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konkret mengawal program strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa, khususnya melalui pengembangan koperasi sebagai penggerak sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Babinsa Koramil 07/Sambong, Serka Kasmari menyampaikan bahwa  keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga memastikan program KDKMP berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami tidak hanya hadir, tetapi juga ikut mengawal agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Koperasi ini harus menjadi kekuatan ekonomi baru di desa,” ujar Serka Kasmari.

Menurut Serka Kasmari, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih  memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian desa sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

“Jika dikelola dengan baik, koperasi ini bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan pendapatan, tetapi juga penciptaan lapangan kerja,” kata Serka Kasmari.

Kegiatan monitoring, lanjut Serka Kasmari, diisi dengan interaksi langsung bersama warga guna menyerap aspirasi serta memastikan pengelolaan koperasi berjalan sesuai harapan.

Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme terhadap program yang dinilai mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga desa," jelas Serka Kasmari.

Salah satu warga desa Brabowan, Dwipuji mengatakan bahwa suasana gotong royong tampak selama kegiatan berlangsung. Babinsa dan warga bekerja bersama dalam suasana kebersamaan yang mencerminkan kuatnya kemanunggalan.

"Bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat dapat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan dan memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat desa," ujar Dwipuji. (Pendim/Redaksi)
Share:

Dibawah Terik Matahari, TNI dan Warga Gotong Royong Wujudkan Jembatan Impian di Jiken


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Terik matahari tak menyurutkan semangat personel TNI bersama warga Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, dalam menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Garuda. Pada Jumat 10 April 2026, mereka terus mengebut proses pengecoran pondasi jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Di lokasi pembangunan, kebersamaan terlihat nyata. Warga dan personel Kodim 0721/Blora bahu-membahu mengangkut material, merakit besi, hingga melakukan pengecoran pondasi di kedua sisi jembatan.

Komandan Koramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, mengatakan bahwa pengerjaan pondasi menjadi tahap krusial dalam memastikan kekuatan struktur jembatan.

“Pengecoran ini kami lakukan secara bertahap untuk memperkuat struktur dasar jembatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang baik berkat sinergi yang terus terjalin antara TNI dan masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mempermudah akses pendidikan.

Bagi warga, kehadiran jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan harapan baru akan konektivitas yang lebih aman dan layak. (Pendim/Redaksi)


Share:

Pangdam Mayjen TNI Achiruddin Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Prabowo di Magelang


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —MAGELANG – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. memimpin tugas pengamanan VVIP Presiden RI dalam rangka kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di wilayah Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).

Seluruh pasukan pengamanan Kodam IV/Diponegoro  digelar sesuai sektor tugas dan tanggungjawabnya guna menjamin dan memastikan seluruh rangkaian kunker Presiden RI berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Dalam tugas Pengamanan VVIP tersebut, juga melibatkan perbantuan personel dari unsur Polri dan Pemda sesuai kebutuhan di sektor Pam Terluar. Sinergi lintas instansi ini menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan situasi kondusif selama rangkaian kunjungan berlangsung.

Menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto, proses sterilisasi dilakukan secara ketat di kawasan pabrik PT VKTR Sakti Industries. Pengawasan akses masuk, pengamanan perimeter, serta pengendalian area dilakukan berlapis untuk memastikan standar keamanan terpenuhi secara maksimal.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden dijadwalkan meninjau sekaligus meresmikan fasilitas produksi kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan industri ramah lingkungan dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Dengan kesiapan personel di lapangan serta koordinasi yang solid antarinstansi, pengamanan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh pihak serta memastikan seluruh rangkaian kunjungan Presiden RI di Magelang berjalan tanpa hambatan. (Pendam IV/Diponegoro)

Share:

Waspada 11 Ciri - Ciri Orang Licik Yang Harus Anda Hindari


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebelas Ciri-ciri orang licik yang perlu Anda waspadai antara lain:

​1. Berpura-pura Mencintai dan Peduli 

​Mereka menggunakan kasih sayang sebagai instrumen kendali. Perhatian yang mereka berikan biasanya memiliki "udang di balik batu". Mereka hanya terlihat peduli saat mereka membutuhkan sesuatu dari Anda atau saat ingin mendapatkan kepercayaan penuh guna memanipulasi keadaan di kemudian hari.

​2. Menghindar dari Tanggung Jawab

​Orang licik adalah ahli dalam permainan lepas tangan. Saat terjadi kesalahan, mereka memiliki seribu alasan untuk menyalahkan keadaan atau orang lain. Mereka ingin menikmati hasilnya, tetapi tidak sudi menanggung risikonya.

​3. Mudah Melupakan Janji

​Bagi mereka, janji hanyalah alat penenang sementara. Mereka akan mengobral janji manis untuk mendapatkan apa yang diinginkan saat itu, namun dengan sengaja "melupakannya" tanpa rasa bersalah ketika saatnya tiba untuk menepati.

​4. Berusaha Memecah Belah Hubungan

​Strategi devide et impera (adu domba) adalah keahlian mereka. Mereka sering menyebarkan rumor atau memutarbalikkan fakta untuk merusak hubungan antar teman atau rekan kerja agar mereka bisa menjadi pihak yang paling diuntungkan atau dipercaya.

​5. Berperilaku Terlalu Manis atau Ramah

​Hati-hati dengan "Love Bombing" atau keramahan yang berlebihan. Orang licik sering menggunakan pesona buatan untuk melumpuhkan logika korbannya. Jika seseorang terasa "terlalu sempurna" atau ramah secara tidak wajar dalam waktu singkat, itu bisa jadi tanda peringatan.

​6. Menghindari Keterbukaan dan Transparansi

​Mereka hidup dalam bayang-bayang. Orang licik cenderung tertutup mengenai niat asli mereka dan sering memberikan informasi yang setengah-setengah. Ketidakterbukaan ini bertujuan agar mereka memiliki ruang untuk bermanuver atau berbohong jika diperlukan.

​7. Selalu Memanfaatkan Kelemahan Orang Lain

​Bukannya membantu, mereka justru mencatat kekurangan atau rahasia Anda untuk dijadikan senjata. Mereka memetakan kelemahan orang di sekitar mereka agar tahu kapan dan di mana harus menyerang atau memeras secara emosional.

​8. Mencari Keuntungan Pribadi Lewat Kesulitan Orang Lain

​Istilahnya adalah "menari di atas penderitaan orang lain". Mereka melihat kegagalan atau masalah Anda sebagai peluang emas bagi mereka untuk naik jabatan, mendapatkan materi, atau sekadar terlihat lebih unggul.

​9. Kurang Empati dan Emosi Palsu

​Mereka mungkin bisa akting menangis atau terlihat sedih, namun itu biasanya hanya manipulasi emosi. Di balik itu, mereka tidak benar-benar merasakan apa yang Anda rasakan. Hubungan bagi mereka bersifat transaksional, bukan emosional.

​10. Senang Melihat Orang Lain Menderita

​Ada kepuasan batin bagi si licik saat melihat orang yang mereka anggap saingan jatuh. Meskipun di depan publik mereka menunjukkan simpati, di balik layar mereka merayakan kegagalan tersebut sebagai kemenangan pribadi.

​11. Membalas Kebaikan dengan Pengkhianatan

​Inilah ciri yang paling menyakitkan. Orang licik tidak mengenal balas budi. Setelah Anda membantu mereka mencapai puncak, mereka tidak segan-segan untuk "membuang" atau menusuk Anda dari belakang jika Anda dianggap sudah tidak berguna lagi.

​Catatan Penting:

Mengetahui ciri-ciri ini bukan untuk membuat kita menjadi paranoid, melainkan agar kita lebih selektif dalam memberikan kepercayaan. Jaga jarak yang sehat dengan orang-orang yang menunjukkan pola perilaku diatas.

Source: Daily Growth
#FYP #Trending #Dailygrowth

Share:

Koperasi Desa Merah Putih Pojokwatu Rampung, Siap Jadi Penggerak Ekonomi Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kabar menggembirakan datang dari Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) setempat telah rampung 100 persen dan siap difungsikan sebagai pusat penggerak ekonomi masyarakat, Kamis 9 April 2026.

Keberadaan KDKMP Desa Pojokwatu diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan fasilitas yang telah tersedia, koperasi ini nantinya akan melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari penyediaan bahan kebutuhan pokok hingga mendukung aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa.

Proses pembangunan yang berjalan lancar hingga tahap penyelesaian tidak lepas dari sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan partisipasi aktif masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kunci utama sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa kendala berarti.

Di sisi lain, peran Babinsa Pojokwatu Koramil 07/Sambong, Serka Utoyo, dalam pendampingan pembangunan turut memberikan motivasi serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana. 

"Hal ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk kemajuan desa," ujar Serka Utoyo.

Untuk diketahui, dengan rampungnya pembangunan KDKMP, masyarakat Desa Pojokwatu menaruh harapan besar agar koperasi ini dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Ke depan, KDKMP diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi desa yang mendorong kemandirian serta meningkatkan taraf hidup warga secara merata. (Pendim/Redaksi)

Share:

Hot News

BPJS Kesehatan Gandeng Tokoh Agama Jadi Mitra Strategis Sosialisasi JKN di Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — BPJS Kesehatan Cabang Pati terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan kegiatan sosialisa...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »