TNI Bersama Warga Kebut Pemasangan Pagar Pengaman Jembatan Gantung Garuda di Nglebur Blora
Bupati Dorong TIMPORA Blora Perkuat Komunikasi dan Kerja Sama Awasi Orang Asing
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) — Bupati Blora membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Blora digelar di hotel Azzana, Kamis 7 Mei 2026, hadiri Forkopimda Blora, kepala OPD Kabupaten Blora, para camat se-Kabupaten Blora, dan instansi terkait.
Bupati Blora, Arief Rohman menegaskan bahwa kegiatan rapat koordinasi ini merupakan bagian penting dalam memastikan keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Kabupaten Blora berjalan tertib, terpantau, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kegiatan hari ini merupakan bagian penting dari upaya kita dalam memastikan bahwa keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kabupaten Blora berjalan tertib, terpantau, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Bupati Blora.
Lebih lanjut, Bupati Blora
menyampaikan bahwa TIMPORA menjadi forum koordinasi lintas instansi yang melibatkan Imigrasi, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BIN, Kejaksaan, hingga instansi teknis lainnya dalam menyusun strategi, bertukar informasi, serta mengambil langkah pengawasan yang terukur dan tepat sasaran.
"Agar TIMPORA Kabupaten Blora terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan TIMPORA tingkat provinsi maupun pusat agar setiap kebijakan pengawasan tetap berada dalam kerangka nasional yang solid dan berkesinambungan," jelas Bupati Blora.
Menurut Bupati Blora, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga Kabupaten Blora tetap kondusif, aman, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Saya berharap kegiatan rapat hari ini dapat menjadi wadah bagi kita untuk memperkuat koordinasi, menyatukan persepsi, dan menemukan solusi atas berbagai tantangan yang mungkin muncul terkait keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah kita,” ucap Bupati Blora.
Bupati Blora mendorong agar TIMPORA Kabupaten Blora terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan TIMPORA tingkat provinsi maupun pusat agar setiap kebijakan pengawasan tetap berada dalam kerangka nasional yang solid dan berkesinambungan.
"Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen mendukung pengawasan orang asing secara terpadu, pengawasan yang baik bukan untuk menghambat investasi, melainkan memastikan investasi berjalan sehat, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Bupati Blora.
Bupati Blora menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, khususnya Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora, atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik.
“Kami percaya bahwa pengawasan yang baik bukan berarti menghambat investasi, melainkan memastikan bahwa investasi tersebut berjalan secara sehat, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Blora,” tandas Bupati Blora.
Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora, Gilang Danurdara menyampaikan bahwa wilayah kerja Kantor Imigrasi Blora meliputi Kabupaten Blora, Rembang, dan Grobogan. Kehadiran kantor imigrasi tersebut diharapkan mampu menciptakan keamanan negara sekaligus memfasilitasi pembangunan nasional, khususnya di Kabupaten Blora.
“Kami berharap dengan adanya Kantor Imigrasi di Blora ini, masyarakat dapat berbagi maupun menanyakan informasi terkait pelayanan WNI, pelayanan WNA, penegakan hukum, hingga intelijen. Kami siap memberikan pelayanan,” ungkap Gilang Danurdara.
Lebih kanjut, Gilang Danurdara mengatakan bahwa TIMPORA menjadi bentuk kerja sama lintas instansi yang konstruktif dan kolaboratif dalam pelaksanaan pengawasan orang asing. Ke depan, koordinasi tersebut juga akan diperkuat melalui operasi gabungan antaranggota TIMPORA.
“Anggota TIMPORA berperan penting dalam menjamin terlaksananya fungsi pengawasan orang asing sesuai kewenangan institusi masing-masing,” katanya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora mengapresiasi pelaksanaan rapat koordinasi TIMPORA sebagai wadah pertukaran informasi dan penguatan sinergi dalam penyelesaian berbagai persoalan pengawasan orang asing.
Disampaikan, bahwa saat ini terdapat tujuh warga negara asing yang terdata berada di wilayah Kabupaten Blora.
"Melalui rapat koordinasi, diharapkan TIMPORA dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan daerah dan keamanan negara di Kabupaten Blora," tandas Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora. (Humas/Redaksi)
Pemasangan Lantai Rampung, Jembatan Perintis Garuda Semakin Dekati Tahap Penyelesaian
803 Jemaah Haji Blora Diberangkatkan, Bupati Minta Jaga Kekompakan dan Kesehatan
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
Pemberangkatan dilakukan sejak Rabu 6 Mei 2026 sekira pukul 00.00 WIB., hingga pagi hari, dengan titik pemberangkatan dari pendopo rumah dinas Bupati Blora, sebanyak 803 jemaah calon haji Kabupaten Blora yang terbagi dalam kloter 44, kloter 45 dan kloter 46 diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan untuk kemudian ke Tanah Suci.
Pemberangkatan jemaah calon haji Kabupaten Blora oleh Bupati Blora, Arief Rohman, bersama Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini dan Forkopimda Blora dan Plt Kepala Kemenhaj Blora.
Saat memberangkatkan Kloter 46, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan arahan dan mendoakan para jemaah calon haji Kabupaten Blora agar diberikan kelancaran dalam melaksanakan ibadah di tanah suci dan kembali ke tanah air lagi dengan selamat sebagai haji yang mabrur.
“Alhamdulillah dipagi yang berbahagia ini kita bisa hadir bersama dalam rangka untuk pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2026, setelah tadi malam jam 12 kami bersama Ibu Wakil melepas kloter 44, tadi pagi kloter 45, Alhamdulillah dihari ini kita akan melepas kloter 46,” ujar Bupati Blora.
Lebih lanjut, Bupati Blora menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mengucapkan selamat dan turut berbahagia, khususnya kloter 46 yang pagi hari ini diberangkatkan ke embarkasi dan selanjutnya ke tanah suci.
"Para jemaah calon haji adalah orang-orang terpilih yang ditakdirkan untuk menunaikan Ibadah Haji, sehingga hal tersebut patut untuk disyukuri," ucap Bupati Blora.
Ini merupakan salah satu nikmat, lanjut Bupati Blora, yang patut disyukuri karena bapak ibu semua adalah orang terpilih, setelah antri sekira 13 tahun rata-rata, akhirnya panjenengan ditakdirkan bisa untuk berangkat haji.
"Kepada ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) untuk menjaga kekompakan, kesehatan, pasalnya mereka akan mengkoordinir para jamaah," pesan Bupati Blora.
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora, Ali Muchyidin mengungkapkan bahwa untuk Kloter 46 ini terdapat 185 jemaah calon haji yang diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan, untuk nantinya bergabung dengan jamaah asal Rembang.
“InshaAllah nanti akan sampai ke embarkasi, diterima oleh embarkasi masuk asrama jam 13.00 dan Insya Allah akan terbang ke Jeddah besok jam 13.15. Oleh karena itu harapan kami bersama semoga nanti diberi kesehatan lancar semuanya baik di Makkah, Madinah dan sebagainya,” ungkap Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora,
Disampaikannya, saat ini seluruh jemaah calon haji asal Kabupaten Blora, sebanyak 803 orang dari kloter 44, 45, dan 46 telah diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan sejak pukul 00.00 WIB (kloter 44), pukul 05.00 WIB (kloter 45) dan pukul 08.00 WIB (kloter 46). Nantinya setibanya di Donohudan, mereka akan mengikuti pemeriksaan kesehatan.
“Semua kloter sudah berangkat semua, tetap jaga kesehatan, masih akan melalui tes kesehatan di embarkasi semoga nanti semuanya sehat dan bisa terbang ke tanah suci,” tandas Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora. (Humas/Redaksi)
Kemanunggalan TNI-Rakyat Kuatkan Pembangunan Jembatan Garuda di Jati Blora
Wujudkan PAUD Inklusif, Bunda PAUD Blora Terima Penghargaan Community Leader 2026
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — JAKARTA — Bunda PAUD Blora, Ainia Shalichah meraih penghargaan kategori Outstanding Community Leader in Early Childhood Advocacy dalam ajang Indonesia Leading Women Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur CNN Indonesia, Desi Anwar, di Auditorium Menara Bank Mega, Selasa (5/5).
Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Ainia dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Blora. Ia dinilai aktif mendorong kolaborasi pembelajaran yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan bagi anak-anak.
“Pendidikan anak, terutama di usia dini, begitu penting. Hal inilah yang terus kami suarakan,” ujar Ainia.
Menurut dia, pembelajaran yang menyenangkan di kelompok bermain yang dikelola secara baik memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Ia menekankan bahwa usia 0–8 tahun merupakan masa emas yang menentukan perkembangan anak di masa depan.
“Intervensi melalui program PAUD berperan penting dalam menentukan masa depan anak,” ungkap Ainia yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora
Penghargaan disaksian sejumlah tokoh besar perempuan, antara lain Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan.
Dalam kesempatan itu, Founder sekaligus Ketua Yayasan CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, mengatakan ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan ruang untuk menghormati perjalanan panjang perempuan dalam menghadirkan perubahan.
“Ini bukan sekadar pemberian trofi, tetapi tentang jejak yang telah ditinggalkan oleh perempuan-perempuan hebat bagi bangsa Indonesia,” ujarnya saat membuka acara.
Sementara itu, tokoh perempuan Sinta Nuriyah Wahid menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa.
“Perempuan bukan bayang-bayang pria. Perempuan berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. Perempuan adalah tiang negara,” ujarnya saat menerima trofi dalam ajang tersebut.
Penghargaan yang diterima Ainia dinilai mencerminkan kepemimpinan perempuan berbasis dampak nyata, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pendidikan anak usia dini di daerah. (Humas/Redaksi)
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Blora Masuki Tahap Perakitan Lantai
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahapan krusial, saat ini pekerjaan difokuskan pada perakitan papan lantai jembatan. Rabu 6 Mei 2026.
Tahap perakitan lantai jembatan merupakan bagian penting dalam keseluruhan proses konstruksi, setelah sebelumnya berhasil diselesaikan pekerjaan pondasi, perakitan rangka, serta pengecoran kaki jembatan. Dimulainya tahapan ini menandakan pembangunan telah memasuki fase penyempurnaan struktur utama.
Sejak pagi hari, personel bersama warga di lapangan melaksanakan pekerjaan dengan penuh dedikasi, ketelitian, dan tanggung jawab. Setiap komponen papan lantai dirakit secara cermat dengan mengedepankan standar kualitas konstruksi, guna menjamin kekuatan, keamanan, serta daya tahan jembatan dalam jangka panjang.
Dalam keterangannya, Danramil 06/Jiken Kapten Inf Sumarno menyampaikan, “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara optimal, dengan mengedepankan kualitas, keamanan, dan ketepatan waktu.”
Lebih lanjut disampaikan, “Kami berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, memperlancar aktivitas perekonomian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.”
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda memiliki nilai strategis bagi masyarakat Desa Nglebur dan wilayah sekitarnya. Selain sebagai sarana penghubung antarwilayah, jembatan ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Progres pembangunan yang berjalan secara bertahap ini mencerminkan komitmen kuat dalam menghadirkan infrastruktur yang andal dan berkualitas. Sinergi antara personel di lapangan dan dukungan aktif masyarakat setempat menjadi faktor utama dalam menjamin kelancaran setiap tahapan pekerjaan.
Dengan terus berlanjutnya proses pengerjaan, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan menjadi sarana vital dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)
SPPG Karangjati 3 Milik Polres Blora Diresmkkan, Targetkan Sebanyak 1.050 Penerima Manfaat
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui penguatan layanan diberbagai wilayah. Salah satunya dengan beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangjati 3 yang diresmikan pada Senin 4 Mei 2026.
SPPG Karangjati 3 yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Blora, diresmikan oleh Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, dihadiri Wakil Bupati Blora yang sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Blora, Sri Setyorini, bersama Forkopimda Blora.
Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan apresiasi atas hadirnya SPPG Karangjati 3 sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak.
“Pemerintah Kabupaten Blora menyambut baik berdirinya SPPG Karangjati 3 ini. Diharapkan layanan ini mampu menyediakan makanan bergizi sesuai standar nasional sehingga dapat mendukung pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak,” ujar Wakil Bupati Blora.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Blora mendorong agar pengembangan SPPG kedepan dapat menjangkau wilayah pedesaan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara merata.
“Kedepan, kami berharap pembangunan SPPG tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dapat menjangkau desa-desa seperti di wilayah Menden dan Jati, agar pemerataan layanan gizi dapat terwujud,” harap Wakil Bupati Blora.
Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto menjelaskan bahwa SPPG Karangjati 3 merupakan unit ketiga yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Blora.
“SPPG Karangjati 3 ini merupakan unit ketiga yang kami kelola. Kami optimistis pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagaimana unit sebelumnya,” jelas Kapolres Blora.
Untuk menjamin kualitas layanan, pihaknya juga melibatkan tim Dokkes Polres Blora dalam melakukan pengawasan secara berkala terhadap kebersihan dan mutu makanan.
“Kami telah menugaskan tim Dokkes untuk melakukan pengecekan rutin, baik dari sisi kebersihan maupun kualitas makanan yang disajikan, sehingga tetap memenuhi standar kesehatan,” ungkap Kapolres Blora.
Pada tahap awal operasional, lanjut Kapolres Blora, SPPG Karangjati 3 menargetkan sebanyak 1.050 penerima manfaat yang terdiri dari pelajar, balita, serta kelompok B3.
"Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi di Kabupaten Blora serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia," tandas Kapolres Blora. (Humas/Redaksi)
Dandim 0721/Blora Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda, Pastikan Kualitas dan Progres Sesuai Target
Hot News
TNI Bersama Warga Kebut Pemasangan Pagar Pengaman Jembatan Gantung Garuda di Nglebur Blora
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.ID ) - Semangat gotong royong kembali ditunjukkan prajurit TNI bersama masyarakat dalam upaya meningk...





