Petani Sumber Tewas Terserempet KA Ambarawa Ekspres di Kradenan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kepolisian sektor  Kradenan bersama Koramil Kradenan dan Puskesmas Menden mendatangi TKP orang meninggal dunia, akibat terserempet Kereta Api Ambarawa Ekspres, Minggu, 31 Mei 2026 sekira  pukul 10.30 WIB., lokasi kejadian di sepanjang rel KM-72+0 petak Randublatung-Wado, Dukuh Mberan RT 006 RW 003 Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora Jawa Tengah.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono menyampaikan bahwa korban bernama Wiji Bin Wajir  (56), warga Dukuh Sumber RT 009 RW 002 Desa Sumber, berangkat dari rumah pukul 08.00 WIB untuk menyemprot hama padi di sawah yang berada disebelah rel.

“Setelah selesai menyemprot, sekitar pukul 10.30 WIB., korban naik sepeda motor Honda Supra X hitam-merah melintas dari barat ke timur di sepanjang jalur rel. Saat di KM-72 datang KA Ambarawa Ekspres dari arah barat ke timur sambil membunyikan klakson terus-menerus. Saksi Saib dan Supriyanti sudah berteriak mengingatkan, namun korban tidak mendengar. Korban terserempet dan terpental sekitar 10 meter,” jelas  Kasihumas Polres Blora.

Pelapor Daman, lanjut Kasihumas Polres Blora, penjaga palang pintu Mberan Sumber, langsung menghubungi Polsek Kradenan, sekira Pukul 11.00 WIB.,  petugas Polsek Kradenan dipimpin Kapolsek AKP Umbaran Wibowo tiba di TKP.

"Tim medis Puskesmas Menden melakukan visum luar dan memastikan korban mengalami luka serta patah tulang dibeberapa bagian tubuh. Jenazah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," ujar Kasihumas Polres Blora.

Disampaikan, Barang bukti yang diamankan berupa sepeda motor Honda Supra X, alat semprot hama, obat hama, sabit, kaos biru lengan pendek, dan celana pendek kolor hitam. Diimbau
kepada warga, khususnya petani yang lahannya berbatasan dengan rel kereta api, agar tidak menjadikan jalur kereta sebagai jalan pintas.

“Jalur rel bukan jalan umum. Matikan musik/headset, berhenti, tengok kanan-kiri sebelum menyeberang. Patuhi rambu dan petugas palang pintu. Satu detik lengah bisa berakibat fatal,” ucap Kasihumas Polres Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Aramco Desa Sambongwangan Masuki Tahap Finishing, Siap Dukung Mobilitas dan Perekonomian Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Personel Koramil 09/Randublatung Kodim 0721/Blora bersama masyarakat terus mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Kamis (4/6/2026). Pembangunan jembatan tersebut kini telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Keberadaan Jembatan Aramco diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Sambongwangan dan sekitarnya.

Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto, mengatakan bahwa progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap finishing dengan fokus pada penyempurnaan seluruh bagian konstruksi agar jembatan siap digunakan secara aman dan nyaman.

“Pekerjaan sudah memasuki tahap finishing. Saat ini kami fokus pada penyempurnaan di berbagai bagian agar jembatan ini benar-benar siap digunakan dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, tahap penyelesaian akhir meliputi pengecatan badan jembatan, perapian struktur konstruksi, serta pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh komponen, mulai dari rangka utama hingga bagian pendukung lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas dan keamanan jembatan sebelum dioperasikan.

Kapten Kav Teguh Linarto menambahkan, keberhasilan pembangunan Jembatan Aramco merupakan hasil sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi yang terjalin dengan baik menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan, termasuk kondisi cuaca yang tidak menentu.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Jembatan Aramco memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi warga, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai tahap akhir, Jembatan Aramco Desa Sambongwangan diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kelancaran mobilitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Randublatung. (Pendim/Redaksi)


Share:

Dua Warga Jerman Terpesona Destinasi Wisata di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Dua warga Jerman, Joann Liewald dan Claudia Liewald terpesona dengan berbagai destinasi wisata di Blora. Menurutnya Blora tempat yang sangat bagus untuk dikunjungi. Terlebih orang-orang di Blora ramah-ramah. 
Sejak Senin 1 Juni hingga hari ini (03/06), mereka telah mengunjungi beberapa tempat.

Pada Senin, mereka berkunjung di Loco Tour sejak pagi hingga sore. Lalu berlanjut pada malam hari menikmati kuliner di Sate Pak Daman. 
Di rumah makan Sate Pak Daman, kedua bule itu dijamu Bupati Blora Arief Rohman. Joann Liewald dan Claudia Liewald berterimakasih lantaran Pemerintah Kabupaten Blora menyambut dengan baik. 

"Government is very friendly," tutur Joann Liewald. 

Sementara mencicipi Sate Kambing adalah pengalaman pertama bagi mereka. Claudia menilai makanan khas Blora itu lezat. 

"Kami makan sate yang sangat lezat. Sate lokal dari daging kambing. Kami sudah tahu sate ayam dan sate sapi, tapi belum pernah mencoba sate kambing. Jadi, itu sesuatu yang baru bagi kami," jelas Claudia.

Setelah jamuan malam itu, Selasa (2/06) Joann Liewald dan Claudia Liewald melanjutkan kunjungan. Yakni ke Goa Terawang dan Wisata Banyu Bening (WBB). 

Kunjungan berlanjut pada Rabu (03/06). Mereka menyambangi Kopi Santen dan Kampung Samin Klopoduwur. 

Dari berbagai tempat yang telah disambangi, Joann Liewald terpesona dengan berbagai destinasi wisata yang ada di Blora. Karena bervariasi dan menjadi hal baru bagi dia.

"Ini tempat yang sangat, sangat bagus dan semua orang sangat ramah kepada kami," bebernya. 

Saat di Loco Tour ia menyaksikan banyak kereta tua. Ia bersama istrinya juga menaiki kereta tua itu. Hal itu jadi pengalaman yang menarik.

"Menyenangkan sekali pergi dengan kereta api," ujarnya.

Sementara saat di Goa Terawang, selain melihat goa yang unik dengan pencahayaan dari atas, pohon-pohon jati yang besar di sekitar goa menyajikan pemandangan indah.

"Di Goa Terawang, ya, monyet-monyet tentunya, lalu goa itu sangat indah dan mistis. Ya, saya bisa merasakan aura mistis di dalam tempat itu, sangat bagus saat cahaya masuk ke dalam. Sangat luar biasa, saya menyukainya," jelas Claudia.

Ia mengapresiasi kebersihan di Goa Terawang lantaran dirawat dengan baik. Lingkungan lestari.

"Di dalamnya di mana-mana semuanya sangat bersih. Mereka merawatnya dengan sangat baik. Jadi, kami senang melihat orang-orang menjaga alam dengan sangat baik. Itu sangat bagus," terang Joann menambahkan.

Joann Liewald dan Claudia Liewald akan melanjutkan kunjungan ke tempat-tempat ikonik dan bersejarah di Blora lainnya sampai 5 Juni. Mereka baru angkat kaki dari Blora 6 Juni  untuk kembali ke Jerman. 

Kunjungan mereka di Blora ini awalnya untuk menjenguk penulis Soesilo Toer, adik dari Sastrawan kondang Pramoedya Ananta Toer. Lalu berlanjut dengan menyambangi berbagai destinasi wisata. 

Mereka rela menempuh perjalanan antar benua untuk bertemu Soesilo Toer, bukanlah tanpa sebab.

Joann bercerita, semua bermula dari ibunya, Margit Liewald yang waktu itu ikut penggalangan dana melalui Amnesty Internasional untuk turut serta membebaskan Pramoedya Ananta Toer keluar dari penjara.

Joann bilang dia sempat berjumpa dengan Pramoedya Ananta Toer sebelum tahun 2000. Ia pun mengaku punya kedekatan emosional dengan keluarga besar Pramoedya Ananta Toer.

"Saya tahu Pramoedya sudah meninggal. Saya juga tahu adiknya, Soesilo Toer. Dan tahun lalu, saat liburan, kami baru mengetahui kalau Soesilo masih hidup, jadi kami ingin mengunjunginya," terang dia. (Humas/Redaksi)
Share:

Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Masuki Tahap Finishing, TNI dan Warga Percepat Penyelesaian


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Personel Koramil 14/Todanan Kodim 0721/Blora bersama masyarakat setempat terus mengintensifkan pekerjaan finishing guna memastikan jembatan dapat segera difungsikan untuk mendukung aktivitas warga.

Pada Rabu (3/6/2026), personel TNI melaksanakan berbagai pekerjaan penyempurnaan, meliputi pengurugan dan penimbunan akses jalan menuju badan jembatan, pengecatan, perapian konstruksi, serta pengecekan menyeluruh terhadap seluruh komponen dan sarana pendukung lainnya. Seluruh tahapan dilakukan secara cermat untuk menjamin keamanan, kekuatan, dan kelayakan jembatan sebelum digunakan oleh masyarakat.

Di lokasi kegiatan, tampak personel TNI bekerja bahu-membahu bersama warga dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih tersisa. Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan.

Plh. Danramil 14/Todanan Kodim 0721/Blora, Letda Inf Taslan, menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Aramco menunjukkan hasil yang sangat baik dan saat ini telah memasuki tahap finishing.

“Pekerjaan telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Saat ini kami fokus pada penyempurnaan seluruh bagian jembatan agar benar-benar siap, aman, dan nyaman digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat yang selama ini aktif bergotong royong dalam setiap tahapan pekerjaan.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci utama percepatan pembangunan. Meskipun menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu serta kondisi medan yang cukup berat, seluruh pihak tetap berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Keberadaan Jembatan Aramco memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas dan konektivitas masyarakat Desa Karanganyar dan sekitarnya. Jembatan ini diharapkan mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi warga.

Dengan segera rampung dan difungsikannya jembatan tersebut, akses menuju lahan pertanian, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat akan semakin mudah dan lancar. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Pendim/Redaksi)


Share:

Polsek Blora Evakuasi Tukang Bangunan Kesetrum Listrik Tegangan Tinggi di Mlangsen


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kepolisian Sektor Blora menangani kasus orang kesetrum di wilayah hukumnya, kali ini terjadi di proyek perumahan ruko Gabus ikut tanah Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora, pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekira pukul 11.30 WIB., korban Supardi (44), warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora Jawa Tengah, hingga saat ini dirawat di UGD RSU Permata.

Kapolsek Blora, AKP Nur Dwi Edie W bersama Kanit Reskrim IPDA Eko Purnomo dan piket jaga langsung mendatangi tempat kejadian untuk olah TKP, mencatat identitas, dan memeriksa saksi Sutriyono dan Ruli.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Blora, AKP Nur Dwi Edie W menyampaikan bahwa  korban bekerja sebagai tukang bangunan, saat memasang pagar besi hollow di lantai 2, besi yang dipegang menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. Korban langsung terpental jatuh dan ditolong oleh rekan kerja.

“Besi yang dibawa korban membentur kabel bertegangan tinggi sehingga tersengat arus listrik, rekan kerja langsung menolong dan membawa ke RSU Permata. Hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar dan kulit terkelupas di kedua kaki, dada, serta telapak tangan kiri. Pakaian yang dikenakan juga terbakar, tidak ditemukan tanda kekerasan,” ungkap  Kapolsek Blora.

Kapolsek Blora mengimbau kepada para pekerja proyek dan tukang bangunan agar lebih waspada, pada saat bekerja dekat jaringan listrik bertegangan tinggi.

“Pastikan area kerja aman, gunakan APD lengkap, dan koordinasi dengan PLN bila bekerja dekat kabel tegangan tinggi. Jangan memindahkan besi atau bahan panjang tanpa pengawas,” pesan   Kapolsek Blora. (Humas/ Redaksi)


Share:

Mengabdi 31 Tahun, Sekda Blora Beri Teladan: Pensiun Langsung Lanjut Doktoral


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Suasana haru sekaligus penuh kehangatan terasa di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Selasa (2/6/2026). Di tengah penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 62 Pegawai Negeri Sipil (PNS), ada satu sosok yang menjadi perhatian banyak orang, yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi.

Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi sebagai aparatur sipil negara di Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi akan memasuki masa pensiun dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Agustus 2026.

Bagi Pemerintah Kabupaten Blora, momen tersebut bukan sekadar penyerahan SK pensiun biasa. Sebab, Komang dikenal sebagai ASN paling senior sekaligus pejabat dengan pangkat tertinggi di lingkungan Pemkab Blora.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, mengaku momen itu terasa istimewa karena dirinya bersama Wakil Bupati dapat menyerahkan langsung SK pensiun kepada para ASN yang telah mendedikasikan puluhan tahun hidupnya untuk melayani masyarakat.

Dengan didampingi oleh Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Bupati menyerahkan SK Pensiun kepada 62 ASN yang akan purna tugas

“Bapak Ibu sekalian pagi hari ini terasa istimewa karena penyerahan SK purna tugas ini ada salah satu ASN terbaik kita, ASN senior di Kabupaten Blora, Bapak Sekda Komang beliau ini pangkatnya pangkat tertinggi IV/e sebagai ASN tertinggi yang ada di Kabupaten Blora,” terang Bupati

“Jadi kami merasa hari ini sangat luar biasa karena kita bisa menyerahkan langsung dan berkumpul bersama bapak ibu semuanya sudah memberikan pengabdian untuk Pemerintah Kabupaten Blora yang berada di tugasnya ini Pak komang 31 tahun jadi PNS di Blora, ada Ibu Tri Marheni beliau sudah 41 tahun jadi PNS di Kabupaten Blora.” sambungnya

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa para ASN yang memasuki masa purna tugas berasal dari berbagai profesi, mulai dari guru, tenaga kesehatan, dokter, bidan hingga pegawai pemerintahan. Semuanya telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.

“Ini masa pengabdian yang tidak sedikit, artinya bapak ibu semuanya yang sekarang kita lepas ini sudah membantu Kabupaten Blora ada dalam berbagai bidangnya,” paparnya

Salah satunya adalah Sekda Komang, selama 31 tahun mengabdi, Ia telah menjadi bagian dari berbagai perjalanan pembangunan Kabupaten Blora. Karier birokrasi yang panjang mengantarkannya hingga menduduki jabatan tertinggi di kalangan ASN daerah sebagai Sekretaris Daerah.

Namun yang menarik, di saat banyak orang memilih menikmati masa pensiun dengan beristirahat, menjalankan usaha, dan sebagainya, Komang justru menyiapkan langkah baru. Ia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Bupati Arief Rohman yang menyebut rencana tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa.

“Tapi kalau Pak Sekda ini pensiun malah mau sekolah S3, ini luar biasa, jadi ini mau pensiun malah mendaftar doktoral di UNY mau sekolah S3 jadi hobinya karena beliau ini belajar jadi walaupun pensiun masih kuliah lagi.” Paparnya

Pilihan Komang untuk kembali ke bangku kuliah menjadi pesan tersendiri bahwa belajar tidak mengenal batas usia maupun jabatan. Masa pensiun bukan akhir perjalanan, melainkan awal babak baru untuk terus berkembang dan berkarya.

Menurutnya, pensiun sejatinya bukan berhenti mengabdi, melainkan untuk melanjutkan pengabdian dengan memberikan kemanfaatan di tengah-tengan masyarakat

“Saya tentunya berpesan agar bapak ibu semuanya yang selama ini sudah memberikan kemanfaatan untuk bangsa dan negara, untuk masyarakat, kami mohon bapak ibu sebagai sosok yang menjadi panutan di lingkungannya masing-masing untuk tetap membantu,” katanya.

Bupati menegaskan, pengalaman puluhan tahun yang dimiliki para pensiunan tetap menjadi aset berharga bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Pengalaman bapak ibu selama puluhan tahun di birokrasi ini menjadi modal yang dibutuhkan oleh masyarakat dan juga memberikan saran masukan kepada kami.” Tambahnya

Di hadapan para calon purnatugas, Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun untuk Kabupaten Blora.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mengaturkan rasa terima kasih penghargaan yang setinggi-tingginya atas semua dedikasi loyalitas, pengabdian yang sudah bapak ibu berikan selama ini, kalau ujian itu istilahnya sudah cumlaude semua, sudah lulus semua.”pungkasnya

Sehubungan dengan telah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki batas usia pensiun, Pemerintah Kabupaten Blora akan menyerahkan SK Pensiun kepada 62 orang PNS yang akan memasuki masa purna tugas. Jumlah tersebut terdiri atas 31 orang PNS dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli 2026 dan 31 orang PNS dengan TMT 1 Agustus 2026.

Untuk PNS yang pensiun dengan TMT 1 Juli 2026, terdiri dari 1 pejabat administrator, 3 pejabat pengawas, 22 pejabat fungsional, dan 5 pelaksana. Sementara itu, PNS yang pensiun dengan TMT 1 Agustus 2026 terdiri dari 1 pejabat pimpinan tinggi, 1 pejabat administrator, 1 pejabat pengawas, 23 pejabat fungsional, dan 5 pelaksana. (Pendim/Redaksi)


Share:

Akhirussanah MIN Blora, Bupati Minta Tingkatkan Inovasi dan Kolaborasi Dengan Perguruan Tinggi


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Acara akhirussanah dan pelepasan siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Blora, Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Sabtu 30 Mei 2026.

Akhirussanah tersebut dihadiri Bupati Blora, Arief Rohman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Roziqun, Bunda Literasi Kabupaten Blora, Ainia Shalichah, jajaran guru MIN dan tenaga kependidikan, komite sekolah, serta para orang tua dan wali murid.

Saat menghadiri acara tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman mendorong Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Blora untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui inovasi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.

"Langkah ini penting untuk mewujudkan MIN Blora sebagai madrasah favorit di Kabupaten Blora," ujar Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora menyampaikan bahwa peningkatan kualitas lulusan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Menurutnya, sekolah yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas akan semakin diminati oleh masyarakat.

"Kalau kualitas lulusan terus meningkat, Insya Allah nanti yang daftar akan semakin banyak. Kunci menjadi sekolah favorit adalah melakukan inovasi dan pembaruan-pembaruan," kata Bupati Blora.

Bupati Blora mengatakan MIN Blora memiliki potensi besar untuk berkembang karena merupakan satu-satunya Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Kabupaten Blora.

"Keunggulan yang telah dimiliki, seperti kemampuan hafalan Al-Qur'an para siswa, perlu terus diperkuat dengan kompetensi lain yang relevan dengan perkembangan zaman," ungkap Bupati Blora.

Dikemukakan, Pemerintah Kabupaten Blora siap mendukung pengembangan MIN Blora melalui berbagai bentuk kerja sama dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, hingga penguatan karakter dan keterampilan siswa.

"Kami optimistis MIN Blora bisa terus berkembang. Dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah, perguruan tinggi, komite sekolah, orang tua, dan seluruh pihak, sekolah ini bisa menjadi madrasah yang semakin maju dan menjadi pilihan masyarakat," ucap Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, keberadaan perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis dalam mendampingi sekolah mengembangkan berbagai program unggulan.

"Dengan dukungan akademisi dan dunia pendidikan tinggi, madrasah dapat lebih cepat beradaptasi terhadap kebutuhan pendidikan masa depan," kata Bupati Blora.

Bupati Blora menegaskan bahwa lokasi sekolah yang berada di wilayah pedesaan tidak menjadi penghalang untuk menjadi lembaga pendidikan unggulan. Yang terpenting, kata dia, sekolah memiliki keunggulan, inovasi, dan kualitas lulusan yang mampu menjawab harapan masyarakat.

"Meskipun lokasinya di desa, kalau punya keunggulan pasti akan dilirik orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya di sini," jelas Bupati Blora.

Sementara itu, Kepala MIN Blora, Umi Khoirunisyaatin menyampaikan bahwa pada Tahun Pelajaran 2025/2026 sebanyak 46 siswa kelas VI dinyatakan lulus.

"Para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan membawa nama baik almamater,"  harap Kepala MIN Blora. (Humaa/Redaksi)


Share:

TNI Bersama Warga Mulai Pengecoran Lantai Jembatan Aramco di Sambongwangan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Personel Koramil 09/Randublatung bersama warga Desa Sambongwangan mulai melaksanakan pengecoran lantai Jembatan Aramco yang berada di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Selasa (2/6/2026). Tahap ini menjadi bagian penting dalam proses pembangunan jembatan yang selama ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Pelaksanaan pengecoran dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat setempat. Sinergi yang terjalin antara aparat kewilayahan dan warga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto, menjelaskan bahwa proses pengecoran lantai jembatan merupakan tahapan krusial yang membutuhkan ketelitian serta pelaksanaan sesuai standar konstruksi guna menjamin kualitas dan keamanan bangunan.

“Pengecoran lantai jembatan merupakan tahap yang sangat penting dan harus dilaksanakan sesuai standar konstruksi. Ketelitian dalam proses ini menjadi kunci utama agar jembatan memiliki kekuatan maksimal serta aman digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum memasuki tahap pengecoran, sejumlah pekerjaan pendukung telah diselesaikan dengan baik, mulai dari pembangunan pondasi, perakitan tulangan besi, hingga pembuatan dan pemasangan bekisting sebagai penopang utama proses pengecoran.

“Seluruh tahapan awal telah dilaksanakan secara optimal sebagai dasar pembangunan jembatan. Dengan fondasi yang kuat, diharapkan struktur jembatan menjadi kokoh, stabil, dan memiliki usia pakai yang panjang,” tambahnya.

Dengan dimulainya pengecoran lantai jembatan, progres pembangunan Jembatan Aramco terus menunjukkan perkembangan yang positif. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi, mendukung aktivitas perekonomian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Desa Sambongwangan dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)


Share:

Ketua DPRD Ikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Blora menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Bupati Blora, Arief Rohman, saat membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Blora, Senin, 1 Juni 2026.

Dalam amanatnya, Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah," tegasnya.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

"Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi," jelasnya.

Menurutnya, Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya.

"Ditengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," tambahnya

Lebih lanjut disampaikan, Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Imbuhnya, nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani berbagai perbedaan dan mengjentikan konflik.

Selain itu, para pemimpin di tingkat pusat maupun daerah diingatkan agar setiap kebijakan publik yang diambil senantiasa berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan.

"Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita," tegasnya.

Mengakhiri sambutan, seluruh masyarakat diajak untuk terus meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya," pungkasnya.

Upacara berlangsung khidmat, dihadiri Ketua DPRD Blora, Forkopimda Blora, Sekretaris Daerah, Kepala OPD Pemkab Blora. Sedangkan peserta upacara juga terdiri dari unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, pelajar, serta anggota Pramuka dari berbagai sekolah di Kabupaten Blora.

Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Kav. Lilik Suprihatin dari Kodim 0721/Blora, sedangkan Komandan Upacara dijabat Kapten Arm. Gunawan S. dari Kodim 0721 Blora.

Adapun dalam pelaksanaannya, pasukan pengibar bendera berasal dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Blora. Pembacaan Pembukaan UUD 1945 akan dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa, kemudian Tim korsik berasal dari Kodim 0721 Blora.

Adapun rangkaian upacara, diawali dengan masuknya Komandan Upacara dan Bupati Blora selaku Inspektur Upacara ke lapangan upacara. Kegiatan dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, serta pengibaran Bendera Merah Putih.

Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Inspektur Upacara kemudian menyampaikan amanat peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilanjutkan dengan pembacaan doa.

Rangkaian upacara ditutup dengan Andika Bhayangkari, laporan akhir Komandan Upacara kemudian penghormatan pasukan. (Humas/Redaksi)


Share:

Hot News

Petani Sumber Tewas Terserempet KA Ambarawa Ekspres di Kradenan

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( S EPUTARBLORA.MY.ID ) — Kepolisian sektor  Kradenan bersama Koramil Kradenan dan Puskesmas Menden mend...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »