Bupati Blora Ajak Ansor Punyai Program Unggulan dan Inovasi


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Inaugurasi Pelantikan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Blora Masa Khidmat 2025-2029, di pendopo rumah dinas Bupati Blora, pada Minggu 15 Februari 2025, oleh Korwil GP Ansor Jateng- DIY, H. Mochamad Hanies Cholil Barro, dengan disaksikan oleh Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin, PW GP Ansor Jawa Tengah H. Shidqon Prabowo, dan Bupati Blora. 

Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin juga menyampaikan orasi arahannya kepada segenap pegurus cabang Ansor Kabupaten Blora yang baru saja dilantik.

"Setelah Ketua PC GP Ansor Blora dilantik, M. Yusuf Saqo, kemudian mengukuhkan Satkorcab Banser Blora, dan MDS Rijalul Ansor Blora," ujar Addin Jauharudin.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman mengungkapkan siap bersinergi dengan Kepengurusan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Blora, dalam berbagai hal mulai dari pertanian organik, pemberdayaan masyarakat, kegiatan keagamaan, dan lainnya. 

"Bersinergi mulai dari pertanian organik, pemberdayaan masyarakat, kegiatan keagamaan," ungkap Bupati Blora.

Lebih kanjut, Bupati Blora mengatakan bahwa Ketua Umum GP Ansor saat ini memiliki program-program yang sangat inovatif dan out of the box. Ia menilai Ansor sekarang semakin mantap dalam merancang berbagai program.

"Beragam program GP Ansor telah tersedia dan tinggal bagaimana jajaran dibawah (Kabupaten) mampu menangkap serta mengimplementasikannya secara optimal," kata Bupati Blora. 

Bupati Blora menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten siap untuk bergerak bersama dan bersinergi dalam mendukung pelaksanaan program-program tersebut.

“Ansor untuk bersinergi dengan Pemda kira-kira program apa yang akan kita laksanakan, Karena Ketum GP Ansor ini concern sekali dengan pangan. Tentunya kita tadi sambut dengan panen padi organik, ada juga kelapa, dan sebagainya, Intinya kita siap. Kami dari Pemkab akan siap untuk bergerak sama dan bersinergi,” ungkap Bupati Blora 

Bupati Blora berharap agar Ansor Kabupaten Blora mampu untuk tampil beda dengan inovasi maupun program unggulannya.

“Intinya Kami berharap Ansor Blora akan mampu tampil beda kira-kira program inovasi apa yang mau dilaksanakan dari seluruh jajaran kita dari Pemkab maupun TNI Polri saya kira sangat siap untuk bisa bersinergi dan bergerak sama,” ujar Bupati Blora.

Sementara itu, Ketua PC NU Blora, HM Fatah menyampaikan bahwa Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Blora berbahagia sekaligus ucapan selamat atas pelantikan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Blora masa khidmat 2025–2029. 

Ia mengungkap bahwa Ansor memiliki berbagai badan dan sayap organisasi, seperti Banser, Bagana, dan Rijalul Ansor, yang menunjukkan kesiapan dalam mengemban amanah besar. Salah satunya adalah memperkuat ideologi Ahlussunnah wal Jamaah, hingga menjaga soliditas dan sinergitas internal organisasi," ungkap M Fatah.

Lebih lanjut, M Fatah menjelaskan bahwa Ansor mengemban amanah khidmah kepada masyarakat dalam tataran yang nyata. Seperti halnya pada hari yang sama tersebut sudah diadakan panen bersama padi organik, yang merupakan contoh faktual yang luar biasa termasuk dengan adanya Patriot ketahanan pangan di Blora.

“Ini memang program besar PC NU Blora, Ansor, dan seterusnya, yang sangat penting mendukung program Bapak Bupati menyukseskan bertani organik. Kedepannya semoga Blora berhasil menjadi salah satu Kabupaten pelopor bertani organik,” jelas M Fatah.

Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo berharap kepengurusan yang baru dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blora dan NU Blora, mengingat seluruh elemen tersebut merupakan stakeholder yang saling berkaitan.

"Tagline GP Ansor Jawa Tengah adalah sebagai khadimul ummah atau pelayan masyarakat. Menurutnya, sejak berdiri, Ansor lahir bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani umat. Semangat pengabdian itulah yang menjadi denyut nadi gerakan Pemuda Ansor hingga saat ini," tegas Shidqon Prabowo.

Lebih lanjut, Shidqon Prabowo mengatakan dua tantangan utama yang harus dijawab bersama, yakni penguatan sumber daya manusia dan penggerakan ekonomi kader. Kedua hal tersebut, sebagaimana telah disampaikan Ketua Umum, perlu menjadi fokus gerakan di Kabupaten Blora khususnya, serta menjadi perhatian seluruh stakeholder Ansor Jawa Tengah.

“Kita punya dua tantangan pertama adalah SDM masyarakat yang sudah disampaikan oleh ketua umum, yang kedua adalah gerakan perekonomian, dua nilai ini harus digerakkan di Kabupaten Blora khususnya stakeholder Ansor Jawa Tengah,” tandas Shidqon Prabowo. (Humas/Redaksi)

Share:

Tradisi Pedang Pora Iringi Momen Haru Pisah Sambut Dandim 0721/Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Nuansa haru dan kebersamaan terasa kuat dalam acara pisah sambut Komandan Kodim 0721/Blora yang digelar di Markas Kodim, Jalan Pemuda No. 44 Blora, Senin (16/2/2026). Tradisi Pedang Pora menjadi pengiring sakral dalam pergantian tongkat komando dari Letkol Inf Agung Cahyono, S.Sos., M.Han., kepada pejabat baru, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos.

Sejak awal kegiatan, suasana penuh kehangatan sudah tampak. Komandan baru bersama Ketua Persit KCK Cabang XLII Ny. Dessy Yudhi Agus disambut langsung oleh pejabat lama dan istri melalui prosesi pengalungan Syal dan pemberian Handbuket. Jajaran prajurit berbaris rapi, memberi penghormatan, menghadirkan rasa bangga sekaligus perpisahan yang tidak mudah.

Langkah demi langkah prosesi berlangsung khidmat. Tradisi Pedang Pora bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol penghormatan terakhir sekaligus ikatan batin antara komandan, prajurit, dan satuan. Pemasangan foto pejabat lama di dinding kehormatan menjadi penanda bahwa jejak pengabdian telah tertoreh dan akan selalu menjadi bagian dari sejarah satuan.

Dalam sambutan perpisahannya, Letkol Inf Agung Cahyono menyampaikan pesan dengan suara bergetar. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas loyalitas, kerja keras, dan kebersamaan seluruh prajurit, PNS, serta keluarga besar Persit selama dirinya memimpin.

Ia menegaskan kebanggaannya kepada seluruh anggota yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tanpa pamrih. Permohonan maaf juga disampaikan dengan tulus apabila selama masa kepemimpinan masih terdapat kekurangan. Dengan penuh harap, ia menitipkan pesan agar soliditas dan kekompakan satuan terus dijaga, meski dirinya akan melanjutkan tugas di Mabesad.

Momen semakin emosional saat prosesi pelepasan digelar. Salam perpisahan, jabat tangan, dan tatapan hangat antar anggota menggambarkan kedekatan yang telah terbangun selama masa pengabdian.

Sementara itu, Dandim baru Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menyampaikan penghormatan atas fondasi kepemimpinan yang telah dibangun pendahulunya. Ia mengajak seluruh jajaran untuk melanjutkan semangat pengabdian dengan kebersamaan dan rasa saling percaya.

Ia juga mendoakan agar pejabat lama meraih kesuksesan di penugasan berikutnya dan meniti karir hingga jabatan tertinggi di lingkungan Kodam IV/Diponegoro.

Acara ditutup dengan sesi perpisahan penuh rasa kekeluargaan. Satu per satu anggota memberikan penghormatan terakhir, mengantar langkah pejabat lama dengan doa dan rasa bangga, menegaskan bahwa pergantian jabatan boleh terjadi, namun ikatan persaudaraan di dalam satuan tetap abadi. (Pendim/Redaksi)
Share:

TMMD Sengkuyung di Desa Sumber Kradenan, Bangun Jalan Rabat Beton 280 Meter


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, memfokuskan pembangunan Jalan Rigid/Rabat Beton sepanjang 280 meter sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga, sekaligus mempermudah transportasi hasil pertanian.

Mewakili Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman,  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Blora, Agus Puji Mulyono,  bertindak sebagai inspektur upacara pada pembukaan TMMD tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan menjadi kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus pintu masuk peningkatan ekonomi desa.

Dalam amanat Bupati Blora yang dibacakannya, Agus Puji Mulyono menyampaikan bahwa TMMD merupakan potret nyata kolaborasi lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini menjadi pengingat bahwa kemajuan Indonesia dimulai dari desa.

“Kegiatan ini bukan hanya membangun infrastruktur fisik, melainkan upaya kita untuk merawat semangat gotong royong yang menjadi jiwa bangsa Indonesia. TMMD adalah wadah di mana TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat bahu-membahu dalam satu irama Pembangunan,” jelas Agus Puji Mulyono.

Ia merinci, sasaran fisik TMMD di Desa Sumber meliputi pembangunan Jalan Rabat Beton sepanjang 280 meter yang diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan aktivitas warga, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah desa. Selain itu, juga dilakukan rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Sasaran Fisik yaitu Pembangunan Jalan Rabat Beton sepanjang 280 Meter yang akan memperlancar akses mobilitas warga, serta rehabilitasi 2 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Kasri dan Bapak Tarmudji agar lebih layak dan sehat,” kata Agus Puji Mulyono.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik berupa pemberian wawasan kebangsaan, edukasi hukum dan kesehatan, hingga pemberdayaan UMKM untuk memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat desa. 

Seluruh kegiatan ini didukung oleh anggaran dari sinergi APBD Provinsi, APBD Kabupaten, serta dukungan BAZNAS.

“Ini adalah amanah rakyat yang harus kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegas Agus Puji Mulyono.

Pada kesempatan tersebut, Agus Puji Mulyono juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Komandan Kodim 0721/Blora yang baru, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos.

“Secara khusus, di hadapan seluruh masyarakat Desa Sumber, saya kembali mengucapkan selamat datang kepada Bapak Dandim 0721/Blora yang baru. Semoga kemanunggalan TNI dan rakyat di Kabupaten Blora semakin kokoh di bawah kepemimpinan Bapak,” ungkap Agus Puji Mulyono.

Ia pun mengajak masyarakat Desa Sumber untuk berperan aktif menyukseskan pembangunan jalan rabat beton tersebut serta menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. 

“Jadikan TMMD sebagai momentum untuk membangkitkan kembali semangat kerja bakti di lingkungan kita,” tandas Agus Puji Mulyono.

Kepada seluruh personel TMMD, Agus Puji Mulyono berpesan agar melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, mengutamakan faktor keamanan, serta menjalin komunikasi yang harmonis dengan masyarakat setempat.

Hadir pada kesempatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Blora, para kepala perangkat daerah dan instansi vertikal, pejabat utama Kodim 0721/Blora, Forkopimcam Kradenan, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Dim 0721, Kepala Desa Sumber, serta tamu undangan lainnya. (Humas/Redaksi)
Share:

Rakornis TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026, Kodim 0721/Blora Siapkan Sinergi Pembangunan di Wilayah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kodim 0721/Blora menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Aula Makodim 0721/Blora, Jalan Pemuda No. 44, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini merupakan tahap awal kesiapan pelaksanaan program TMMD yang direncanakan berlangsung di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan.

Rakornis mengusung tema 'TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa' sebagai wujud komitmen TNI AD bersama Pemerintah Daerah dalam mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0721/Blora Mayor Inf Bani. Bupati Blora diwakili oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora Yayuk Windrati. Hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan OPD Kabupaten Blora, Forkopimcam Kradenan, Perwira Kodim 0721/Blora, Dansubdenpom Blora, Persit KCK Cabang XLII Dim 0721/Blora, serta unsur terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Kasdim 0721/Blora, Mayor Inf Bani menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam rangka pemerataan pembangunan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TMMD tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga nonfisik melalui berbagai penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat. Diperlukan koordinasi dan sinergi seluruh instansi agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran,” tegas Kasdim 0721/Blora.

Untuk diketahui, program TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 direncanakan dibuka pada Selasa, 10 Februari 2026, Rakornis dilaksanakan untuk menyamakan persepsi, memantapkan perencanaan, serta membagi peran dan tanggung jawab masing-masing unsur yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026.

Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 280 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 0,2 meter, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak dua unit. Selain itu, sasaran nonfisik akan diisi dengan kegiatan penyuluhan dari instansi terkait guna meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat.

Melalui Rakornis ini diharapkan seluruh unsur pendukung memiliki kesiapan optimal sehingga pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Ketua DPRD Hadiri HPN 2026 Jalin Hubungan Harmonis Pemerintah Daerah dan Wartawan di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggelar sarasehan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan mengangkat tema 'Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat' dan subtema 'Kontribusi Jurnalis dalam Menangkal Disinformasi Program Presiden', di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Rabu 4 Pebruari 2026.

Pada kesempatan itu, Sekda Blora, Komang Gede Irawadi mengatakan Pemkab Blora terus memperkuat transformasi layanan informasi publik dengan membangun sistem terintegrasi dibawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blora.

Menurut Sekda Blora, pemerintah daerah tidak hanya bekerja dibalik meja, melainkan bergerak dalam ekosistem digital untuk merespons isu dan keluhan masyarakat secara cepat.

“Seluruh admin media sosial, pengelola website, dan PPID di tiap OPD kini berada dalam satu komando di Dinas Kominfo. Tidak ada lagi OPD yang berjalan sendiri-sendiri dalam merespons isu,” ucap Sekda Blora.

Sekda Blora mengajak media menjaga ruang digital tetap sehat dan kondusif serta menjadi jangkar kebenaran dalam menangkal hoaks.

“Pers harus menjadi jangkar kebenaran. Mari membangun Blora dengan narasi positif, dan jadilah kontrol sosial yang konstruktif,” harap Sekda Blora.

Sementara itu, Ketua PWI Blora, Heri Purnomo mengatakan bahwa sarasehan HPN 2026 tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat profesionalitas insan pers, sekaligus memperteguh peran pers sebagai penyampai informasi yang akurat dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi.

“Bangsa kuat artinya jika pers sehat. Pers yang profesional, beretika, independen, dan bertanggung jawab akan memajukan ekonomi dan membuat bangsa menjadi kuat,” kata Ketua PWI Blora.

Ketua PWI Blora berharap kegiatan itu dapat menjadi momentum untuk membahas berbagai persoalan pers di daerah, sekaligus mencari solusi bersama agar jurnalis semakin berdaya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Harapan kami nanti kita berdiskusi tentang permasalahan-permasalahan pers yang ada di Blora dan mendapat pencerahan,” ujar Heri Purnomo.

Saat hadir dalam sarasehan HPN 2026, 
Ketua DPRD Blora, Mustofa mengatakan hubungan kerja sama antara DPRD, pemerintah daerah, dan wartawan di Blora selama ini terjalin harmonis, termasuk dalam mendukung fungsi pers sebagai kontrol sosial.

Mustofa menyebut anggaran kerja sama dengan wartawan tidak terkena pemangkasan meskipun pemerintah melakukan efisiensi anggaran.

“Walaupun di tengah efisiensi anggaran, tidak ada satu pun yang dipotong. Bahkan nanti kita tambah,” kata Mustofa.

Mustofa menilai pemberitaan media dapat mendorong percepatan penyelesaian persoalan publik, termasuk infrastruktur jalan dan evaluasi program pemerintah.

“Ketika ada jalan jelek diviralkan, biar dianggarkan. Begitu viral secara nasional, langsung dianggarkan pemerintah pusat,” tandas Ketua DPRD Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Babinsa Koramil 11/Jati Bantu Warga Dirikan Rumah, Perkuat Gotong Royong di Desa


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SUARABARU.ID) — Babinsa wilayah Desa Pengkoljagong, Koramil 11/Jati membantu warga mendirikan rumah milik Prapto di Dusun Rejosari, RT. 019 RW. 002 Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Rabu 4 Februari 2026.

Kehadiran Babinsa mendapat respons positif dari warga sekitar. Mereka menilai bantuan tenaga yang diberikan turut mempercepat proses pengerjaan rumah dan menambah semangat kerja bersama.

Kegiatan gotong royong tersebut diharapkan dapat terus terjaga sebagai bagian dari nilai kebersamaan antara aparat dan masyarakat," ujar Prapto.

Pada kesempatan itu, Babinsa Pengkoljagong, Serma Pujianto mengatakan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan bagian dari peran pembinaan teritorial yang dilakukan aparat kewilayahan untuk mempererat hubungan petugas dengan masyarakat. 

"Petugas turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pembangunan bersama warga setempat," ujar Serma Pujianto.

Menurut Serma Pujianto, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap budaya gotong royong sekaligus upaya memperkuat kebersamaan di wilayah binaan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus membangun kedekatan dengan warga serta mendorong semangat kebersamaan dan saling membantu,” kata Serma Pujianto. (Pendim/Redaksi)
Share:

DPRD Soroti Turunnya APBD Blora 2026, Dorong Penguatan PAD


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora menyoroti penurunan pendapatan transfer ke daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 yang turun signifikan dibandingkan Perubahan APBD tahun 2025.

Ketua DPRD Blora, Mustopa mengatakan bahwa penurunan tersebut harus segera diantisipasi dengan penguatan kebijakan fiskal daerah, mulai dari penataan belanja, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga memastikan program pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan.

“Penurunan transfer ini harus menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah perlu menyusun skala prioritas yang lebih ketat agar program penting tidak terdampak,” ujar Mustopa kepada awak media di Blora, Jumat (30/1/2026).

Ia menyebutkan, total pendapatan transfer ke daerah pada APBD 2026 tercatat sebesar Rp1,58 triliun atau turun Rp362,29 miliar dibandingkan Perubahan APBD 2025 yang mencapai Rp1,94 triliun. 

"Kondisi ini dinilai berpotensi menekan ruang fiskal daerah dan berdampak pada pembiayaan pembangunan serta pelayanan publik," jelas Mustopa.

Menurut politisi PKB tersebut, untuk menutup potensi kekurangan akibat berkurangnya dana transfer, Pemkab Blora perlu mempercepat penguatan PAD melalui peningkatan kinerja pajak dan retribusi daerah, penataan aset, serta pengawasan potensi kebocoran penerimaan.

"DPRD juga menyoroti penurunan sejumlah komponen transfer, terutama Dana Desa dan Dana Bagi Hasil (DBH). Alokasi Dana Desa (ADD) 2026 turun Rp38,82 miliar, dari Rp256,66 miliar pada 2025 menjadi Rp217,85 miliar," tandas Mustopa.

Sementara DBH mengalami penurunan pada beberapa sektor, di antaranya DBH Pajak Bumi dan Bangunan turun Rp58,43 miliar, DBH PPh Pasal 21 turun Rp9,50 miliar, DBH Cukai Hasil Tembakau turun Rp8,53 miliar, serta DBH Minyak Bumi turun Rp66,62 miliar. Di sisi lain, DBH kehutanan dari provisi sumber daya hutan naik Rp385,27 juta.

"DBH Pajak Bumi dan Bangunan turun Rp58,43 miliar, DBH PPh Pasal 21 turun Rp9,50 miliar, DBH Cukai Hasil Tembakau turun Rp8,53 miliar, serta DBH Minyak Bumi turun Rp66,62 miliar. Di sisi lain, DBH kehutanan dari provisi sumber daya hutan naik Rp385,27 juta," kata Mustopa.

Mustopa menegaskan, penurunan DBH menuntut penyesuaian belanja tanpa mengorbankan belanja prioritas. Selain itu, DPRD meminta Pemkab Blora melakukan mitigasi dan advokasi ke pemerintah pusat dan provinsi agar pengurangan alokasi, termasuk pada Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, tidak mengganggu layanan dasar masyarakat.

"DPRD memastikan akan mengawal pembahasan APBD 2026 agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat meski kondisi fiskal daerah tengah mengalami tekanan," tegas Ketua DPRD Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Renovasi Masjid Anda Mubadir dan Kurang Manfaat

Jangan renovasi, jangan perbesar bangunan masjid
kalau sholat Subuh berjamaah di masjidmu
belum pernah penuh.

Kalau sholat lima waktu
masih banyak shaf kosong,
berarti jangan direnovasi dulu.
Ini bukan anti bangunan.
Bukan menyepelekan fisik masjid.
Bukan pula meremehkan keindahan.
Ini soal parameter.

Parameter masjid waktunya direnovasi
bukan diukur dari ramainya sholat Jumat
atau membludaknya jamaah sholat Ied.
Karena Jumat dan Ied itu momentum.
Musiman.
Datang dan pergi.

Yang mencerminkan hidup-matinya masjid
adalah sholat lima waktunya.
Terutama Subuh.

Subuh adalah sholat dengan pahala terbesar. Paling berat. 
Hanya iman dan kejujuran.
Kalau Subuh masih sepi,
itu bukan tanda masjid kekurangan bangunan,
tapi kekurangan kehadiran manusia.
Kekurangan sentuhan.
Kekurangan rasa aman.
Kekurangan fungsi sosial.

Bangunan yang makin megah
ndak otomatis membuat masjid makin hidup.
Kubah bisa diperbesar.
Marmer bisa diganti.
Lampu bisa dibuat lebih mewah.
Tapi kalau shaf lima waktu masih renggang,
yang dibesarkan hanya temboknya,
bukan jiwanya.

Masjid itu hidup bukan karena dindingnya,
tapi karena manusia di dalamnya.
Shaf yang terisi rapat
lebih mendesak daripada plafon baru.
Adzan yang didengar dan didatangi
lebih penting daripada cat yang masih mengkilap.

Di Masjid Pemuda Indonesia,
ini adalah prinsip kami.
Kami menahan diri dari renovasi besar
selama sholat lima waktu—terutama Subuh—
belum benar-benar hidup.

Kami memilih menghidupkan masjid
sebelum membesarkan bangunannya.
Menghadirkan rasa aman.
Menyediakan makan dan minum.
Membuka pintu 24 jam.
Menerima manusia apa adanya.
Karena ketika manusia merasa masjid adalah tempat terbaik yang mau menerima mereka,
mereka akan datang tanpa dipaksa.

Dan ketika shaf sudah penuh,
renovasi bangunan
bukan lagi ambisi,
tapi kebutuhan yang datang dengan sendirinya.

Ya Alloh,
jangan jadikan kami sibuk memperindah rumah-Mu,
namun lalai menghidupkan jamaah-Mu.
Aamiin.

(Foto dalam gambar ini adalah momen satu di antara sekian subuh hari di Masjid Pmuda Ind) 

#cakibramasjid
#masjidpemudaindonesia
#masjid
Share:

Berhenti Menganggap Sepeda Onthel Cuma Alat Olahraga


CIANJUR SATU - Cuma membakar kalori? Itu terlalu dangkal. Cuma memamerkan jersey mahal? Itu terlalu sepele.

Orang sering bertanya. "Om, ngapain capek-capek nulis buku soal sepeda?" "Kan tinggal gowes saja, beres."

Dulu, aku juga berpikir begitu. Bahwa sepeda hanyalah tumpukan logam beroda dua. Alat transportasi. Atau alat rekreasi akhir pekan.

Tapi ribuan kilometer di jalanan mengubah mataku. Aku berhenti melihat sepeda sebagai benda mati.

Aku mulai melihatnya sebagai Guru yang Diam.

Jalanan aspal mengajarkan kejujuran. Tanjakan mengajarkan kerendahan hati. Angin sakal mengajarkan kesabaran. Dan ban bocor di tengah hutan mengajarkan kepasrahan pada Ilahi.

Sepeda adalah simulator kehidupan yang paling nyata.

Pengalaman batin inilah yang aku tuangkan. Bukan sekadar teori. Tapi darah, keringat, dan kontemplasi.

Dalam 4 Ebook ini, aku merangkum segalanya:

Sisi Teknis: Panduan touring yang logis, bukan nekat.

Sisi Batin: Bagaimana mengubah kayuhan menjadi meditasi.

Sisi Manusia: Kisah roda yang mengubah cara pandang dunia.

Ini bukan bacaan berat untuk akademisi. Ini tulisan ringan untuk teman duduk ngopi.

Didesain khusus untuk kita. Yang tidak lagi mengejar piala. Tapi mengejar kewarasan di usia yang terus bertambah. Yang ingin tua dengan tubuh aktif dan jiwa yang tenang.

Marcus Aurelius menulis jurnal untuk menata pikirannya. Aku menulis ebook ini untuk menata arah hidupku—dan mungkin hidupmu.

Kalau kamu ingin bersepeda dengan lebih sadar. Lebih aman. Dan jauh lebih bermakna.

Jangan biarkan ilmunya berhenti di sini.

Klik link di bio. atau klik link nya di kolom komentar, Temukan keempat ebook-nya sekarang.

Mari belajar. Sebelum jalanan yang mengajari kita dengan cara yang keras.

Penulis
Dicky Baratawiria
SMP Negeri 4 Bandung
Share:

Hot News

Bupati Blora Ajak Ansor Punyai Program Unggulan dan Inovasi

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Inaugurasi Pelantikan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Blora Masa Khidmat 2025-2029, di pendopo ...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »