Duka Bupati Blora: Kerabat Dekat Wafat Dalam Perjalanan Haji Ke Tanah Suci


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kabar duka menyelimuti calon jemaah haji Kabupaten Blora Jawa Tengah, salah satu jemaah haji kloter 46 asal Blora, Sutrisno Agus Widodo, meninggal dunia (MD) dalam perjalanan menuju Tanah Suci, Jumat 8 Mei 2026, kepergian jemaah haji tersebut, meninggalkan duka mendalam, bagi Bupati Blora, yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan almarhum.

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan bahwa dirinya sangat terkejut, mendengar kabar tersebut,  sebab, saat prosesi pelepasan jemaah haji di pendopo rumah dinas Bupati  Blora beberapa hari lalu, kondisi Sutrisno Agus Widodo sangat sehat dan bugar.

"Pas berangkat itu saya melepas orangnya baik-baik saja. Itu masih saudara saya juga. Waktu dilepas di pendopo sehat-sehat saja, dari laporan setelah berangkat dari Bandara Solo juga baik-baik saja,” ungkap Bupati Blora kepada awak media, Sabtu 9 Mei 2026.

Almarhum Sutrisno Agus Widodo, lanjut  Bupati Blora berangkat menunaikan ibadah haji bersama istri, berdasarkan informasi yang diterima, ia mengalami gangguan kesehatan mulai muncul saat pesawat melakukan pengisian bahan bakar di Medan.

"Waktu pesawat ngisi BBM di Medan, tiba-tiba napasnya sesak, lalu dilarikan ke rumah sakit. Istrinya juga ikut turun mendampingi," jelas Bupati Blora.

Dikemukakan, meski sempat mendapatkan penanganan medis, di  rumah sakit Medan, namun Sutrisno Agus Widodo tidak tertolong, almarhum tidak memiliki riwayat penyakit serius dan usianya tergolong masih muda, yakni di bawah 50 tahun.

Lanjut Bupati Blora, Sutrisno Agus Widodo dikenal sebagai sosok yang sangat aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Warga Dukuh Seren, Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo ini merupakan pengurus Takmir Masjid didesanya.

"Kalau lihat orangnya enggak ada riwayat sakit. Beliau aktif di masjid, sebagai pengurus takmir juga. Mungkin kecapekan karena di rumah sebelumnya banyak menerima tamu atau bagaimana,” imbuh Bupati Blora.

Menyambut kepulangan jenazah di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Bupati Blora mengajak seluruh masyarakat Blora untuk mengirimkan doa terbaik bagi almarhum.

"Kita ikut berduka. Beliau orang baik. InshaAllah syahid di jalan Allah dan berpulang dengan predikat haji mabrur. Mohon doa dari sedulur Blora semua untuk almarhum, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Aamiin," tandas Bupati Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pengecoran dan Pemasangan Pagar Dikebut, Jembatan Garuda di Jati Blora Hampir Rampung


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap penting pembangunan, anggota TNI bersama warga setempat tampak bergotong royong melanjutkan proses pengecoran dan pemasangan pagar pembatas jembatan, Minggu (10/5/2026).

Pembangunan jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi serta mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat di wilayah setempat.

Danramil 11/Jati, Kapten Inf Puryanto, mengatakan progres pembangunan hingga saat ini berjalan sesuai rencana. Menurut dia, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mempercepat pengerjaan di lapangan.

“Kami optimistis pembangunan Jembatan Beton Garuda ini dapat selesai tepat waktu. Sinergi antara anggota TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat pengerjaan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Jati sangat membantu dalam setiap tahapan pembangunan.

“Antusiasme dan partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa keberadaan jembatan ini memang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga,” katanya.

Dengan pembangunan yang terus dikebut, Jembatan Garuda diharapkan segera dapat difungsikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga, pendidikan, distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)

Share:

TNI Bersama Warga Kebut Pemasangan Pagar Pengaman Jembatan Gantung Garuda di Nglebur Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) —  Semangat gotong royong kembali ditunjukkan prajurit TNI bersama masyarakat dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan akses warga. Personel Kodim 0721/Blora bersama warga Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, bahu membahu mempercepat pemasangan pagar pengaman di Jembatan Gantung Garuda, yang menjadi jalur vital penghubung aktivitas masyarakat sehari-hari. Sabtu, 9 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan anggota TNI dan masyarakat setempat. Dengan penuh semangat, mereka bekerja bersama mulai dari pengangkutan material, pemasangan rangka pagar, hingga penguatan konstruksi pengaman jembatan.

Danramil 06/Jiken Kapten Inf Sumarno menyampaikan bahwa keberadaan pagar pengaman sangat penting guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas, khususnya petani yang setiap hari memanfaatkan jembatan tersebut.

“Pemasangan pagar pengaman ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan warga. Kami hadir untuk membantu kesulitan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Masyarakat Desa Nglebur menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang dan terbantu dengan keterlibatan TNI dalam pembangunan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan warga.

Selain mempercepat proses pekerjaan, kebersamaan antara TNI dan warga dalam kegiatan ini juga menjadi wujud nyata budaya gotong royong yang terus terjaga di tengah masyarakat.

Diharapkan, dengan selesainya pemasangan pagar pengaman Jembatan Gantung Garuda, akses transportasi warga menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah Desa Nglebur dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

Bupati Dorong TIMPORA Blora Perkuat Komunikasi dan Kerja Sama Awasi Orang Asing


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) — Bupati Blora membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Blora digelar di hotel Azzana, Kamis 7 Mei 2026, hadiri Forkopimda Blora, kepala OPD Kabupaten Blora, para camat se-Kabupaten Blora, dan instansi terkait.

Bupati Blora, Arief Rohman menegaskan bahwa kegiatan rapat koordinasi ini merupakan bagian penting dalam memastikan keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Kabupaten Blora berjalan tertib, terpantau, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian penting dari upaya kita dalam memastikan bahwa keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kabupaten Blora berjalan tertib, terpantau, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora
menyampaikan bahwa TIMPORA menjadi forum koordinasi lintas instansi yang melibatkan Imigrasi, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BIN, Kejaksaan, hingga instansi teknis lainnya dalam menyusun strategi, bertukar informasi, serta mengambil langkah pengawasan yang terukur dan tepat sasaran.

"Agar TIMPORA Kabupaten Blora terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan TIMPORA tingkat provinsi maupun pusat agar setiap kebijakan pengawasan tetap berada dalam kerangka nasional yang solid dan berkesinambungan," jelas Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga Kabupaten Blora tetap kondusif, aman, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Saya berharap kegiatan rapat hari ini dapat menjadi wadah bagi kita untuk memperkuat koordinasi, menyatukan persepsi, dan menemukan solusi atas berbagai tantangan yang mungkin muncul terkait keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah kita,” ucap Bupati Blora.

Bupati Blora mendorong agar TIMPORA Kabupaten Blora terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan TIMPORA tingkat provinsi maupun pusat agar setiap kebijakan pengawasan tetap berada dalam kerangka nasional yang solid dan berkesinambungan.

"Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen mendukung pengawasan orang asing secara terpadu,  pengawasan yang baik bukan untuk menghambat investasi, melainkan memastikan investasi berjalan sehat, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Bupati Blora.

Bupati Blora menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, khususnya Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora, atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik.

“Kami percaya bahwa pengawasan yang baik bukan berarti menghambat investasi, melainkan memastikan bahwa investasi tersebut berjalan secara sehat, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Blora,” tandas Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora, Gilang Danurdara menyampaikan bahwa wilayah kerja Kantor Imigrasi Blora meliputi Kabupaten Blora, Rembang, dan Grobogan. Kehadiran kantor imigrasi tersebut diharapkan mampu menciptakan keamanan negara sekaligus memfasilitasi pembangunan nasional, khususnya di Kabupaten Blora.

“Kami berharap dengan adanya Kantor Imigrasi di Blora ini, masyarakat dapat berbagi maupun menanyakan informasi terkait pelayanan WNI, pelayanan WNA, penegakan hukum, hingga intelijen. Kami siap memberikan pelayanan,” ungkap Gilang Danurdara.

Lebih kanjut, Gilang Danurdara  mengatakan bahwa TIMPORA menjadi bentuk kerja sama lintas instansi yang konstruktif dan kolaboratif dalam pelaksanaan pengawasan orang asing. Ke depan, koordinasi tersebut juga akan diperkuat melalui operasi gabungan antaranggota TIMPORA.

“Anggota TIMPORA berperan penting dalam menjamin terlaksananya fungsi pengawasan orang asing sesuai kewenangan institusi masing-masing,” katanya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora mengapresiasi pelaksanaan rapat koordinasi TIMPORA sebagai wadah pertukaran informasi dan penguatan sinergi dalam penyelesaian berbagai persoalan pengawasan orang asing.

Disampaikan, bahwa saat ini terdapat tujuh warga negara asing yang terdata berada di wilayah Kabupaten Blora.

"Melalui rapat koordinasi, diharapkan TIMPORA dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan daerah dan keamanan negara di Kabupaten Blora," tandas Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora.  (Humas/Redaksi)

Share:

Pemasangan Lantai Rampung, Jembatan Perintis Garuda Semakin Dekati Tahap Penyelesaian


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Pada Jumat 8 Mei 2026, personel di lapangan berhasil menyelesaikan pemasangan lantai jembatan sebagai bagian utama konstruksi jembatan gantung.

Danramil 06/Jiken Kapten Inf Sumarno mengatakan, pemasangan lantai jembatan merupakan tahapan penting dalam proses pembangunan karena menjadi penopang utama beban konstruksi jembatan.

“Hari ini pemasangan papan lantai jembatan telah selesai dilaksanakan. Pengerjaan terus kami percepat agar jembatan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Kapten Inf Sumarno.

Ia menjelaskan, setelah sebelumnya pekerjaan pondasi, blok angkur, serta struktur penahan lainnya berhasil diselesaikan, pembangunan kini memasuki fase konstruksi atas dengan pemasangan lantai jembatan.

Proses pemasangan di lapangan dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat setempat. Dengan menggunakan peralatan sederhana, pemasangan papan lantai dilakukan secara bertahap hingga tersusun rapi dan kokoh.

Lantai jembatan memiliki fungsi vital sebagai penopang utama beban pada jembatan gantung. Oleh karena itu, proses pemasangan dilakukan dengan penuh ketelitian guna memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi dalam jangka panjang.

Dengan selesainya pemasangan lantai jembatan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda selanjutnya akan memasuki tahap pemasangan pagar pengaman jembatan.

Diharapkan, percepatan pembangunan jembatan tersebut dapat segera menghadirkan akses transportasi yang aman dan layak bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini harus menyeberangi sungai dengan berjalan kaki. (Pendim/Redaksi)
Share:

803 Jemaah Haji Blora Diberangkatkan, Bupati Minta Jaga Kekompakan dan Kesehatan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
Pemberangkatan dilakukan sejak Rabu 6 Mei 2026 sekira pukul 00.00 WIB.,  hingga pagi hari, dengan titik pemberangkatan dari pendopo rumah dinas Bupati Blora, sebanyak 803 jemaah calon haji Kabupaten Blora yang terbagi dalam kloter 44, kloter 45 dan kloter 46 diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan untuk kemudian ke Tanah Suci.

Pemberangkatan jemaah calon haji Kabupaten Blora oleh Bupati Blora, Arief Rohman, bersama Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini dan Forkopimda Blora dan Plt Kepala Kemenhaj Blora.

Saat memberangkatkan Kloter 46, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan arahan dan mendoakan para jemaah calon haji Kabupaten Blora  agar diberikan kelancaran dalam melaksanakan ibadah di tanah suci dan kembali ke tanah air lagi dengan selamat sebagai haji yang mabrur.

“Alhamdulillah dipagi yang berbahagia ini kita bisa hadir bersama dalam rangka untuk pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2026, setelah tadi malam jam 12 kami bersama Ibu Wakil melepas kloter 44, tadi pagi kloter 45, Alhamdulillah dihari ini kita akan melepas kloter 46,” ujar Bupati Blora. 

Lebih lanjut, Bupati Blora menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mengucapkan selamat dan turut berbahagia, khususnya kloter 46 yang pagi hari ini diberangkatkan ke embarkasi dan selanjutnya ke tanah suci.

"Para jemaah calon haji adalah orang-orang terpilih yang ditakdirkan untuk menunaikan Ibadah Haji, sehingga hal tersebut patut untuk disyukuri," ucap Bupati Blora.

Ini merupakan salah satu nikmat, lanjut Bupati Blora, yang patut disyukuri karena bapak ibu semua adalah orang terpilih, setelah antri sekira 13 tahun rata-rata, akhirnya panjenengan ditakdirkan bisa untuk berangkat haji.

"Kepada ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) untuk menjaga kekompakan, kesehatan, pasalnya mereka akan mengkoordinir para jamaah," pesan Bupati Blora.

Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora, Ali Muchyidin mengungkapkan bahwa untuk Kloter 46 ini terdapat 185  jemaah calon haji yang diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan, untuk nantinya bergabung dengan  jamaah  asal Rembang.

“InshaAllah nanti akan sampai ke embarkasi, diterima oleh embarkasi masuk asrama jam 13.00 dan Insya Allah akan terbang ke Jeddah besok jam 13.15. Oleh karena itu harapan kami bersama semoga nanti diberi kesehatan lancar semuanya baik di Makkah, Madinah dan sebagainya,” ungkap Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora,

Disampaikannya, saat ini seluruh  jemaah calon haji asal Kabupaten Blora, sebanyak 803 orang dari kloter 44, 45, dan 46 telah diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan sejak pukul 00.00 WIB (kloter 44), pukul 05.00 WIB (kloter 45) dan pukul 08.00 WIB (kloter 46). Nantinya setibanya di Donohudan, mereka akan mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Semua kloter sudah berangkat semua, tetap jaga kesehatan, masih akan melalui tes kesehatan di embarkasi semoga nanti semuanya sehat dan bisa terbang ke tanah suci,” tandas Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Kemanunggalan TNI-Rakyat Kuatkan Pembangunan Jembatan Garuda di Jati Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali tercermin dalam pembangunan infrastruktur desa. Anggota Kodim 0721/Blora bersama warga melaksanakan gotong royong pemasangan dinding pembatas Jembatan Garuda di Sungai Klanding, Dukuh Jati, Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Kamis 7 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadirkan fasilitas umum yang aman, kokoh, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pemasangan dinding pembatas dilakukan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menyempurnakan konstruksi Jembatan Garuda agar lebih kuat dan layak digunakan dalam jangka panjang.

“Kami bersama warga hari ini melaksanakan pengecoran dinding pembatas jembatan. Pengerjaan terus kami percepat agar jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Koptu Pujiono selaku Babinsa Desa Jati di sela kegiatan.

Ia menambahkan, Jembatan Garuda memiliki peran strategis sebagai akses utama masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari sektor pertanian, pendidikan, hingga mendukung pertumbuhan perekonomian warga desa.

Antusiasme dan semangat gotong royong warga Desa Jati pun terlihat begitu kuat. Masyarakat turut terlibat langsung dalam proses pembangunan sebagai bentuk kepedulian dan harapan bersama terhadap hadirnya akses transportasi yang lebih baik.

Melalui kebersamaan dan kerja sama yang erat antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat segera rampung sehingga mampu memperlancar mobilitas warga serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Pendim/Redaksi)

Share:

Wujudkan PAUD Inklusif, Bunda PAUD Blora Terima Penghargaan Community Leader 2026


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — JAKARTA — Bunda PAUD Blora, Ainia Shalichah meraih penghargaan kategori Outstanding Community Leader in Early Childhood Advocacy dalam ajang Indonesia Leading Women Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur CNN Indonesia, Desi Anwar, di Auditorium Menara Bank Mega, Selasa (5/5).

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Ainia dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Blora. Ia dinilai aktif mendorong kolaborasi pembelajaran yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan bagi anak-anak.

“Pendidikan anak, terutama di usia dini, begitu penting. Hal inilah yang terus kami suarakan,” ujar Ainia.

Menurut dia, pembelajaran yang menyenangkan di kelompok bermain yang dikelola secara baik memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Ia menekankan bahwa usia 0–8 tahun merupakan masa emas yang menentukan perkembangan anak di masa depan.

“Intervensi melalui program PAUD berperan penting dalam menentukan masa depan anak,” ungkap Ainia yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora

Penghargaan disaksian sejumlah tokoh besar perempuan, antara lain Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan.

Dalam kesempatan itu, Founder sekaligus Ketua Yayasan CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, mengatakan ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan ruang untuk menghormati perjalanan panjang perempuan dalam menghadirkan perubahan.

“Ini bukan sekadar pemberian trofi, tetapi tentang jejak yang telah ditinggalkan oleh perempuan-perempuan hebat bagi bangsa Indonesia,” ujarnya saat membuka acara.

Sementara itu, tokoh perempuan Sinta Nuriyah Wahid menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa.

“Perempuan bukan bayang-bayang pria. Perempuan berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. Perempuan adalah tiang negara,” ujarnya saat menerima trofi dalam ajang tersebut.

Penghargaan yang diterima Ainia dinilai mencerminkan kepemimpinan perempuan berbasis dampak nyata, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pendidikan anak usia dini di daerah. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Blora Masuki Tahap Perakitan Lantai


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahapan krusial, saat ini pekerjaan difokuskan pada perakitan papan lantai jembatan. Rabu 6 Mei 2026.

Tahap perakitan lantai jembatan merupakan bagian penting dalam keseluruhan proses konstruksi, setelah sebelumnya berhasil diselesaikan pekerjaan pondasi, perakitan rangka, serta pengecoran kaki jembatan. Dimulainya tahapan ini menandakan pembangunan telah memasuki fase penyempurnaan struktur utama.

Sejak pagi hari, personel bersama warga di lapangan melaksanakan pekerjaan dengan penuh dedikasi, ketelitian, dan tanggung jawab. Setiap komponen papan lantai dirakit secara cermat dengan mengedepankan standar kualitas konstruksi, guna menjamin kekuatan, keamanan, serta daya tahan jembatan dalam jangka panjang.

Dalam keterangannya, Danramil 06/Jiken Kapten Inf Sumarno menyampaikan, “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara optimal, dengan mengedepankan kualitas, keamanan, dan ketepatan waktu.”

Lebih lanjut disampaikan, “Kami berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, memperlancar aktivitas perekonomian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.”

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda memiliki nilai strategis bagi masyarakat Desa Nglebur dan wilayah sekitarnya. Selain sebagai sarana penghubung antarwilayah, jembatan ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.

Progres pembangunan yang berjalan secara bertahap ini mencerminkan komitmen kuat dalam menghadirkan infrastruktur yang andal dan berkualitas. Sinergi antara personel di lapangan dan dukungan aktif masyarakat setempat menjadi faktor utama dalam menjamin kelancaran setiap tahapan pekerjaan.

Dengan terus berlanjutnya proses pengerjaan, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan menjadi sarana vital dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)


Share:

Hot News

Duka Bupati Blora: Kerabat Dekat Wafat Dalam Perjalanan Haji Ke Tanah Suci

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Kabar duka menyelimuti calon jemaah haji Kabupaten Blora Jawa Tengah, salah satu jemaah haj...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »