Mengabdi 31 Tahun, Sekda Blora Beri Teladan: Pensiun Langsung Lanjut Doktoral


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Suasana haru sekaligus penuh kehangatan terasa di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Selasa (2/6/2026). Di tengah penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 62 Pegawai Negeri Sipil (PNS), ada satu sosok yang menjadi perhatian banyak orang, yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi.

Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi sebagai aparatur sipil negara di Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi akan memasuki masa pensiun dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Agustus 2026.

Bagi Pemerintah Kabupaten Blora, momen tersebut bukan sekadar penyerahan SK pensiun biasa. Sebab, Komang dikenal sebagai ASN paling senior sekaligus pejabat dengan pangkat tertinggi di lingkungan Pemkab Blora.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, mengaku momen itu terasa istimewa karena dirinya bersama Wakil Bupati dapat menyerahkan langsung SK pensiun kepada para ASN yang telah mendedikasikan puluhan tahun hidupnya untuk melayani masyarakat.

Dengan didampingi oleh Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Bupati menyerahkan SK Pensiun kepada 62 ASN yang akan purna tugas

“Bapak Ibu sekalian pagi hari ini terasa istimewa karena penyerahan SK purna tugas ini ada salah satu ASN terbaik kita, ASN senior di Kabupaten Blora, Bapak Sekda Komang beliau ini pangkatnya pangkat tertinggi IV/e sebagai ASN tertinggi yang ada di Kabupaten Blora,” terang Bupati

“Jadi kami merasa hari ini sangat luar biasa karena kita bisa menyerahkan langsung dan berkumpul bersama bapak ibu semuanya sudah memberikan pengabdian untuk Pemerintah Kabupaten Blora yang berada di tugasnya ini Pak komang 31 tahun jadi PNS di Blora, ada Ibu Tri Marheni beliau sudah 41 tahun jadi PNS di Kabupaten Blora.” sambungnya

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa para ASN yang memasuki masa purna tugas berasal dari berbagai profesi, mulai dari guru, tenaga kesehatan, dokter, bidan hingga pegawai pemerintahan. Semuanya telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.

“Ini masa pengabdian yang tidak sedikit, artinya bapak ibu semuanya yang sekarang kita lepas ini sudah membantu Kabupaten Blora ada dalam berbagai bidangnya,” paparnya

Salah satunya adalah Sekda Komang, selama 31 tahun mengabdi, Ia telah menjadi bagian dari berbagai perjalanan pembangunan Kabupaten Blora. Karier birokrasi yang panjang mengantarkannya hingga menduduki jabatan tertinggi di kalangan ASN daerah sebagai Sekretaris Daerah.

Namun yang menarik, di saat banyak orang memilih menikmati masa pensiun dengan beristirahat, menjalankan usaha, dan sebagainya, Komang justru menyiapkan langkah baru. Ia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Bupati Arief Rohman yang menyebut rencana tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa.

“Tapi kalau Pak Sekda ini pensiun malah mau sekolah S3, ini luar biasa, jadi ini mau pensiun malah mendaftar doktoral di UNY mau sekolah S3 jadi hobinya karena beliau ini belajar jadi walaupun pensiun masih kuliah lagi.” Paparnya

Pilihan Komang untuk kembali ke bangku kuliah menjadi pesan tersendiri bahwa belajar tidak mengenal batas usia maupun jabatan. Masa pensiun bukan akhir perjalanan, melainkan awal babak baru untuk terus berkembang dan berkarya.

Menurutnya, pensiun sejatinya bukan berhenti mengabdi, melainkan untuk melanjutkan pengabdian dengan memberikan kemanfaatan di tengah-tengan masyarakat

“Saya tentunya berpesan agar bapak ibu semuanya yang selama ini sudah memberikan kemanfaatan untuk bangsa dan negara, untuk masyarakat, kami mohon bapak ibu sebagai sosok yang menjadi panutan di lingkungannya masing-masing untuk tetap membantu,” katanya.

Bupati menegaskan, pengalaman puluhan tahun yang dimiliki para pensiunan tetap menjadi aset berharga bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Pengalaman bapak ibu selama puluhan tahun di birokrasi ini menjadi modal yang dibutuhkan oleh masyarakat dan juga memberikan saran masukan kepada kami.” Tambahnya

Di hadapan para calon purnatugas, Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun untuk Kabupaten Blora.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mengaturkan rasa terima kasih penghargaan yang setinggi-tingginya atas semua dedikasi loyalitas, pengabdian yang sudah bapak ibu berikan selama ini, kalau ujian itu istilahnya sudah cumlaude semua, sudah lulus semua.”pungkasnya

Sehubungan dengan telah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki batas usia pensiun, Pemerintah Kabupaten Blora akan menyerahkan SK Pensiun kepada 62 orang PNS yang akan memasuki masa purna tugas. Jumlah tersebut terdiri atas 31 orang PNS dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli 2026 dan 31 orang PNS dengan TMT 1 Agustus 2026.

Untuk PNS yang pensiun dengan TMT 1 Juli 2026, terdiri dari 1 pejabat administrator, 3 pejabat pengawas, 22 pejabat fungsional, dan 5 pelaksana. Sementara itu, PNS yang pensiun dengan TMT 1 Agustus 2026 terdiri dari 1 pejabat pimpinan tinggi, 1 pejabat administrator, 1 pejabat pengawas, 23 pejabat fungsional, dan 5 pelaksana. (Pendim/Redaksi)


Share:

Akhirussanah MIN Blora, Bupati Minta Tingkatkan Inovasi dan Kolaborasi Dengan Perguruan Tinggi


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Acara akhirussanah dan pelepasan siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Blora, Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Sabtu 30 Mei 2026.

Akhirussanah tersebut dihadiri Bupati Blora, Arief Rohman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Roziqun, Bunda Literasi Kabupaten Blora, Ainia Shalichah, jajaran guru MIN dan tenaga kependidikan, komite sekolah, serta para orang tua dan wali murid.

Saat menghadiri acara tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman mendorong Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Blora untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui inovasi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.

"Langkah ini penting untuk mewujudkan MIN Blora sebagai madrasah favorit di Kabupaten Blora," ujar Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora menyampaikan bahwa peningkatan kualitas lulusan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Menurutnya, sekolah yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas akan semakin diminati oleh masyarakat.

"Kalau kualitas lulusan terus meningkat, Insya Allah nanti yang daftar akan semakin banyak. Kunci menjadi sekolah favorit adalah melakukan inovasi dan pembaruan-pembaruan," kata Bupati Blora.

Bupati Blora mengatakan MIN Blora memiliki potensi besar untuk berkembang karena merupakan satu-satunya Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Kabupaten Blora.

"Keunggulan yang telah dimiliki, seperti kemampuan hafalan Al-Qur'an para siswa, perlu terus diperkuat dengan kompetensi lain yang relevan dengan perkembangan zaman," ungkap Bupati Blora.

Dikemukakan, Pemerintah Kabupaten Blora siap mendukung pengembangan MIN Blora melalui berbagai bentuk kerja sama dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, hingga penguatan karakter dan keterampilan siswa.

"Kami optimistis MIN Blora bisa terus berkembang. Dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah, perguruan tinggi, komite sekolah, orang tua, dan seluruh pihak, sekolah ini bisa menjadi madrasah yang semakin maju dan menjadi pilihan masyarakat," ucap Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, keberadaan perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis dalam mendampingi sekolah mengembangkan berbagai program unggulan.

"Dengan dukungan akademisi dan dunia pendidikan tinggi, madrasah dapat lebih cepat beradaptasi terhadap kebutuhan pendidikan masa depan," kata Bupati Blora.

Bupati Blora menegaskan bahwa lokasi sekolah yang berada di wilayah pedesaan tidak menjadi penghalang untuk menjadi lembaga pendidikan unggulan. Yang terpenting, kata dia, sekolah memiliki keunggulan, inovasi, dan kualitas lulusan yang mampu menjawab harapan masyarakat.

"Meskipun lokasinya di desa, kalau punya keunggulan pasti akan dilirik orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya di sini," jelas Bupati Blora.

Sementara itu, Kepala MIN Blora, Umi Khoirunisyaatin menyampaikan bahwa pada Tahun Pelajaran 2025/2026 sebanyak 46 siswa kelas VI dinyatakan lulus.

"Para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan membawa nama baik almamater,"  harap Kepala MIN Blora. (Humaa/Redaksi)


Share:

TNI Bersama Warga Mulai Pengecoran Lantai Jembatan Aramco di Sambongwangan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Personel Koramil 09/Randublatung bersama warga Desa Sambongwangan mulai melaksanakan pengecoran lantai Jembatan Aramco yang berada di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Selasa (2/6/2026). Tahap ini menjadi bagian penting dalam proses pembangunan jembatan yang selama ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Pelaksanaan pengecoran dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat setempat. Sinergi yang terjalin antara aparat kewilayahan dan warga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto, menjelaskan bahwa proses pengecoran lantai jembatan merupakan tahapan krusial yang membutuhkan ketelitian serta pelaksanaan sesuai standar konstruksi guna menjamin kualitas dan keamanan bangunan.

“Pengecoran lantai jembatan merupakan tahap yang sangat penting dan harus dilaksanakan sesuai standar konstruksi. Ketelitian dalam proses ini menjadi kunci utama agar jembatan memiliki kekuatan maksimal serta aman digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum memasuki tahap pengecoran, sejumlah pekerjaan pendukung telah diselesaikan dengan baik, mulai dari pembangunan pondasi, perakitan tulangan besi, hingga pembuatan dan pemasangan bekisting sebagai penopang utama proses pengecoran.

“Seluruh tahapan awal telah dilaksanakan secara optimal sebagai dasar pembangunan jembatan. Dengan fondasi yang kuat, diharapkan struktur jembatan menjadi kokoh, stabil, dan memiliki usia pakai yang panjang,” tambahnya.

Dengan dimulainya pengecoran lantai jembatan, progres pembangunan Jembatan Aramco terus menunjukkan perkembangan yang positif. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi, mendukung aktivitas perekonomian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Desa Sambongwangan dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)


Share:

Ketua DPRD Ikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Blora menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Bupati Blora, Arief Rohman, saat membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Blora, Senin, 1 Juni 2026.

Dalam amanatnya, Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah," tegasnya.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

"Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi," jelasnya.

Menurutnya, Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya.

"Ditengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," tambahnya

Lebih lanjut disampaikan, Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Imbuhnya, nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani berbagai perbedaan dan mengjentikan konflik.

Selain itu, para pemimpin di tingkat pusat maupun daerah diingatkan agar setiap kebijakan publik yang diambil senantiasa berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan.

"Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita," tegasnya.

Mengakhiri sambutan, seluruh masyarakat diajak untuk terus meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya," pungkasnya.

Upacara berlangsung khidmat, dihadiri Ketua DPRD Blora, Forkopimda Blora, Sekretaris Daerah, Kepala OPD Pemkab Blora. Sedangkan peserta upacara juga terdiri dari unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, pelajar, serta anggota Pramuka dari berbagai sekolah di Kabupaten Blora.

Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Kav. Lilik Suprihatin dari Kodim 0721/Blora, sedangkan Komandan Upacara dijabat Kapten Arm. Gunawan S. dari Kodim 0721 Blora.

Adapun dalam pelaksanaannya, pasukan pengibar bendera berasal dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Blora. Pembacaan Pembukaan UUD 1945 akan dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa, kemudian Tim korsik berasal dari Kodim 0721 Blora.

Adapun rangkaian upacara, diawali dengan masuknya Komandan Upacara dan Bupati Blora selaku Inspektur Upacara ke lapangan upacara. Kegiatan dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, serta pengibaran Bendera Merah Putih.

Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Inspektur Upacara kemudian menyampaikan amanat peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilanjutkan dengan pembacaan doa.

Rangkaian upacara ditutup dengan Andika Bhayangkari, laporan akhir Komandan Upacara kemudian penghormatan pasukan. (Humas/Redaksi)


Share:

Koramil 14/Todanan Percepat Penyelesaian Pembangunan Jembatan Aramco Demi Kelancaran Mobilitas Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Aramco di dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, terus dipercepat guna mendukung kelancaran akses transportasi dan mobilitas masyarakat. Pada Senin (1/6/2026), personel Koramil 14/Todanan Kodim 0721/Blora bersama warga setempat mengintensifkan pekerjaan pembangunan agar jembatan segera rampung dan dapat difungsikan.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap pemlesteran dinding sisi kanan dan kiri jembatan. Proses tersebut dilaksanakan secara cermat dan sesuai standar konstruksi guna menjamin aspek keamanan, kekuatan, serta kelayakan jembatan sebelum digunakan oleh masyarakat.

Di lokasi kegiatan, tampak personel TNI dan warga bekerja bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan. Kolaborasi yang terjalin antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi wujud nyata semangat gotong royong sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus terpelihara.

Babinsa Desa Karanganyar, Serda Supriyanto, menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Aramco menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Oleh karena itu, pekerjaan akan terus dioptimalkan agar dapat segera diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

"Pekerjaan akan terus kami percepat. Saat ini fokus kami pada penyempurnaan dinding sisi kanan dan kiri jembatan, sehingga nantinya jembatan ini benar-benar siap digunakan serta aman bagi masyarakat," ujar Serda Supriyanto.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah desa, dan partisipasi aktif masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus terjaga menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan di lapangan, seperti kondisi cuaca yang tidak menentu dan medan pekerjaan yang cukup menantang.

Diharapkan, keberadaan Jembatan Aramco nantinya dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Karanganyar dan sekitarnya, khususnya dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, sosial, serta memperkuat konektivitas antarwilayah. (Pendim/Redaksi)


Share:

Gebrakan Baru Bupati Arief Rohman, Gandeng UNISDA Lamongan, Siapkan Fakultas Kedokteran di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pemkab Blora menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Islam Darul Ulum Lamongan (UNISDA), Selasa (26/5/2026), di ruang Pertemuan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis penguatan sumber daya manusia (SDM), termasuk rencana pendirian Fakultas Kedokteran UNISDA dengan RSUD Cepu sebagai rumah sakit mitra pendidikan.

Bupati Blora, Arief Rohman,  mengatakan, keberadaan Fakultas Kedokteran tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan sekaligus membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Blora.

“Rencana pendirian Fakultas Kedokteran UNISDA nantinya tempat praktiknya di RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. Salah satu syarat universitas memiliki fakultas kedokteran adalah memiliki mitra rumah sakit daerah, dan RSUD Cepu ditunjuk sebagai mitra,” ujarnya.

Menurut Bupati Blora, potensi pengembangan RSUD Cepu masih sangat terbuka lebar. Karena itu, Pemkab Blora terus mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas layanan kesehatan, termasuk penambahan tenaga dokter spesialis.

Bupati Blora mengaku telah menugaskan Dinas Kesehatan untuk segera menambah dokter spesialis kulit dan kelamin guna melengkapi kebutuhan layanan medis di rumah sakit tersebut.

Selain sektor kesehatan, Bupati Arief menekankan pentingnya pembangunan SDM sebagai fondasi kemajuan daerah. Ia menyebut Pemkab Blora terus membangun jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

“Dimanapun anak Blora kuliah, kampusnya pasti kita ajak MoU. Tujuannya agar kami bisa memantau dan mendukung anak-anak Blora yang sedang menempuh pendidikan,” kata dia.

Pemkab Blora, lanjut Bupati Blora, menargetkan angka lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dapat mencapai 70 persen. Namun saat ini, angka partisipasi pendidikan tinggi di Blora masih berada di kisaran 55 persen.

“Selain infrastruktur, kita juga harus membangun SDM. Kalau ingin maju, ya SDM-nya harus ditingkatkan. Karena anggaran terbatas, maka harus menggandeng kampus-kampus, baik negeri maupun swasta,” ucapnya.

Terkait operasional Fakultas Kedokteran, Bupati Arief berharap proses persiapan dapat segera diselesaikan oleh kedua belah pihak sehingga pada 2027 mendatang sudah dapat berjalan.

Bupati Blora juga meminta adanya kuota khusus bagi putra-putri Blora untuk dapat menempuh pendidikan di Unisda Lamongan.

“Karena nanti ada aktivitas perkuliahan di RSUD Cepu, kami juga meminta kuota khusus untuk anak-anak Blora yang kuliah di Unisda,” katanya.

Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu,  Wilys Yuniarti menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, kesempatan menjadi rumah sakit mitra pendidikan harus dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan SDM kesehatan.

“Karena kami mendapat kesempatan baik ini, mari kita teruskan dan kembangkan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UNISDA, Muhammad Hafidh Nashrullah  menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan Pemerintah Kabupaten Blora terhadap kerja sama tersebut.

“Kami bersinergi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan sumber daya manusia di wilayah yang kami tempati,” katanya.

Ia menjelaskan, kerja sama tidak hanya terbatas pada Fakultas Kedokteran, tetapi juga akan dikembangkan di berbagai bidang lain seperti penelitian, kuliah kerja nyata (KKN) tematik, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Senat, Afif Hasbullah,  juga menawarkan peluang pendidikan doktoral bagi aparatur birokrasi di lingkungan Pemkab Blora.

“Kami juga membuka kesempatan bagi teman-teman birokrasi di Blora untuk mengambil program S3 Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam di Unisda dengan biaya yang terjangkau,” ujarnya. (Humas/Redaksi)


Share:

Bupati Blora: Dimana Ada Anak Blora Kuliah, Kampusnya Kita Ajak MoU


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Bupati Blora, Arief Rohman menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama kemajuan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Blora terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

Hal tersebut disampaikan Bupati Blora  saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Blora dengan Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan di Ruang Pertemuan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Selasa (26/5/2026).

Menurut Bupati Blora kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Blora sekaligus memperluas akses kuliah bagi generasi muda.

“Dimanapun anak Blora kuliah, kampusnya pasti kita ajak MoU. Tujuannya agar kami bisa memantau dan mendukung anak-anak Blora yang sedang menempuh pendidikan,” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora menyebut, Pemkab Blora memiliki target meningkatkan angka lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hingga mencapai 70 persen. Namun hingga saat ini, angka partisipasi pendidikan tinggi di Kabupaten Blora masih berada di kisaran 55 persen.

Karena itu, Pemkab Blora terus mendorong kolaborasi dengan berbagai kampus sebagai upaya mempercepat peningkatan kualitas SDM daerah.

“Selain infrastruktur, kita juga harus membangun SDM. Kalau ingin maju, ya SDM-nya harus ditingkatkan. Karena anggaran terbatas, maka harus menggandeng kampus-kampus, baik negeri maupun swasta,” katanya.

Bupati Blora menilai, penguatan sektor pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing daerah di masa mendatang. Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seimbang dengan pembangunan kualitas manusia.

Kerja sama dengan Unisla Lamongan sendiri tidak hanya mencakup pengembangan pendidikan, tetapi juga penelitian, pengabdian masyarakat, hingga peningkatan kapasitas SDM di Kabupaten Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pengerjaan Jembatan Aramco di Karanganyar Capai Tahap Pemasangan Besi Pembatas


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres yang signifikan. Setelah menyelesaikan tahap pengecoran lantai jembatan, personel TNI bersama masyarakat melanjutkan pekerjaan dengan pemasangan besi pembatas jembatan, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan secara terpadu melalui semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan warga setempat. Kehadiran personel TNI di lapangan tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

PS. Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, mengatakan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara terencana dan terorganisir guna memastikan hasil pembangunan yang berkualitas dan sesuai target.

“Personel Kodim bersama warga melaksanakan pekerjaan secara bertahap dan penuh ketelitian. Mulai dari persiapan material hingga proses pemasangan besi pembatas dilakukan dengan mengutamakan faktor keamanan dan kualitas konstruksi,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan jembatan tersebut. Semangat gotong royong yang terus terpelihara diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Pembangunan Jembatan Aramco diharapkan selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keberadaan jembatan tersebut nantinya akan menjadi sarana pendukung mobilitas masyarakat, memperlancar akses transportasi, serta mendorong peningkatan aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah sekitar.

Melalui keterlibatan aktif TNI bersama masyarakat dalam pembangunan infrastruktur, diharapkan terwujud kemanunggalan TNI-Rakyat yang semakin kokoh dalam mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Pendim/Redaksi)


Share:

Salat Idul Adha 2026 di Baitunur, Bupati Blora Ketuk Pintu Langit Doakan Jemaah Haji

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) —  Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman mengajak jamaah Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitunur Blora untuk mendoakan warga Blora yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci agar diberikan kesehatan dan kembali ke daerah sebagai haji yang mabrur dan mabrurah.

Bupati Arief juga mendoakan masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan berhaji agar dimudahkan menunaikan rukun Islam kelima tersebut pada masa mendatang.

Ajakan itu disampaikan Bupati Arief saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Salat Idul Adha, yang diikuti ribuan jamaah dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Rabu (27/5/2026).

Salat Idul Adha dipimpin Imam KH Muharror Ali, sedangkan khotbah disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora Dr H Roziqun SAg MPdI.

Dalam sambutannya, Bupati Arief menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama. 

“Hari ini, gema takbir membumbung tinggi, mengingatkan kita pada fondasi keimanan yang kokoh dari Nabiyullah Ibrahim AS dan keikhlasan mutlak dari Ismail AS. Idul Adha bukan hanya ritual tahunan menyembelih hewan kurban, tetapi momentum besar untuk memperkuat solidaritas sosial dan meneguhkan peran kita sebagai warga masyarakat yang baik,” ujar Bupati Arief.

Ia mengatakan pesan Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar mengenai Idul Adha sebagai modal sosial kebersamaan sangat relevan diterapkan di Kabupaten Blora.

Karena itu, Bupati Arief mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara, tokoh agama, pengusaha hingga pemuda, menjadikan ibadah kurban sebagai pemantik gerakan sosial yang lebih luas.

“Melalui momentum Idul Adha 1447 Hijriah ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat Blora untuk menjadikan ibadah kurban sebagai pemantik gerakan sosial yang lebih masif,” katanya.

Sementara itu, dalam khotbahnya, Dr H Roziqun mengingatkan bahwa makna berkurban tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan ternak, tetapi juga kerelaan mengorbankan kepentingan pribadi demi kesejahteraan bersama.

“Berkurban saat ini tidak hanya diartikan menyembelih sapi atau kambing, melainkan kerelaan untuk mengorbankan ego pribadi, menyisihkan sebagian rezeki, serta mendonasikan waktu dan tenaga demi kesejahteraan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Usai pelaksanaan Salat, Bupati Blora Arief Rohman menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada panitia Masjid Agung Baitunur Blora.

Panitia mencatat, pada Idul Adha tahun ini terdapat lima ekor sapi dan sembilan ekor kambing yang disembelih di Masjid Agung Baitunur untuk didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Di Gor Mustika

Sementara itu, Wakil Bupati Blora Hj Sri Setyorini melaksanakan Salat Idul Adha di halaman GOR Mustika Blora bersama masyarakat. Shalat dipimpin Imam Ustadz Armin Nurhartanto, sedangkan khutbah disampaikan Ustadz Budi Sudiarso.

Dalam sambutannya, Sri Setyorini menekankan pentingnya menjadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Wabup mengutip pesan Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar bahwa Idul Adha tahun ini, yang dirayakan serentak oleh umat Islam di Indonesia, harus menjadi modal sosial yang kuat untuk mempererat persatuan.

“Melalui momentum Idul Adha 1447 Hijriah ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat Blora, para aparatur sipil negara, tokoh agama, pengusaha, hingga pemuda, mari kita jadikan ibadah qurban tahun ini sebagai pemantik gerakan sosial yang lebih masif,” ujar Sri Setyorini.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memperhatikan pemerataan distribusi hewan kurban, khususnya bagi wilayah pelosok yang masih minim penerimaan daging kurban.

“Jika di satu rukun tetangga atau desa terdapat kelebihan hewan qurban, distribusikanlah secara merata ke wilayah pelosok Blora yang masih minim hewan qurban. Jangan biarkan ada warga kita yang merayakan hari raya ini dalam kelaparan atau merasa diabaikan. Inilah esensi sejati dari Sesarengan mBangun Blora yang berlandaskan nilai-nilai kesalehan sosial,” katanya. (Humas/Redaksi)
Share:

Hot News

Mengabdi 31 Tahun, Sekda Blora Beri Teladan: Pensiun Langsung Lanjut Doktoral

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Suasana haru sekaligus penuh kehangatan terasa di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Selasa ...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »