H+3 Idul Fitri 1447 H, Kodim 0721/Blora Siagakan Personel di 5 Pos Pengamanan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah, Kodim 0721/Blora bersama aparat terkait siaga di 5 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Blora. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026 sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. 

Disampaikan keberadaan 5 pos pengamanan Lebaran 2026 ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membantu kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik pada Idul Fitri 1447 H.

Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto melalui Perwira Seksi Operasi Kodim 0721/Blora, Lettu Inf Santoso menyampaikan bahwa sejumlah pos yang menjadi titik pengamanan antara lain berada di kawasan Alun-alun kota Blora, di wilayah Kecamatan Cepu, Randublatung, Jiken, dan Kecamatan Kunduran. 

"Penempatan personel dilakukan sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam memberikan pelayanan maksimal bagi para pemudik," jelas Lettu Inf Santoso. Selasa 24 Maret 2026.

Lebih lanju, Lettu Inf Santoso  mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui kehadiran personel di lapangan.

“Kami menurunkan personel untuk bersiaga di lima pos pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan pelayanan kelancaran arus balik kepada masyarakat yang sudah  melaksanakan mudik,” ujar Lettu Inf Santoso.

Pengamanan dilakukan, lanjut Lettu Inf Santoso, selama 24 jam dengan sistem dua shift setiap harinya. Masing-masing pos diisi oleh sejumlah personel yang bertugas secara bergantian agar pengawasan tetap optimal.

“Kami ingin memastikan para pemudik merasa aman dan terbantu selama melintasi wilayah Kabupaten Blora,” imbuh Lettu Inf Santoso. (Pendim/Redaksi)

Share:

Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Perkuat Pengamanan Lebaran 2026 di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan instansi terkait terus diperkuat dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M di wilayah Kabupaten Blora. Senin 23 Maret 2026.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pendirian Pos Terpadu yang menjadi pusat kendali pengamanan sekaligus pelayanan bagi masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Pos Terpadu utama berada di Alun-Alun Blora, serta didukung pos-pos lainnya di sejumlah titik strategis seperti Cepu, Randublatung, Jiken, dan Kunduran.

Kegiatan ini melibatkan unsur gabungan, antara lain Kodim 0721/Blora, Subdenpom Blora, Polres Blora, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Senkom, Linmas, serta Pramuka, yang bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., melalui Pasiops Kodim 0721/Blora, Lettu Inf Santoso menegaskan bahwa pengamanan Lebaran merupakan prioritas bersama guna menjamin stabilitas wilayah tetap kondusif.

“Sinergi ini merupakan bentuk komitmen kami bersama seluruh unsur terkait untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Lettu Inf Santoso.

Ia menambahkan bahwa selain aspek pengamanan, Pos Terpadu juga difungsikan sebagai pusat layanan terpadu yang menyediakan informasi, pelayanan kesehatan, serta respons cepat terhadap kondisi darurat di lapangan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban selama perjalanan mudik maupun balik, sehingga situasi tetap aman dan terkendali,” tambah Lettu Inf Santoso.

Untuk perhatian, dengan kesiapsiagaan seluruh personel gabungan, diharapkan pelaksanaan perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Blora dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat. (Pendim/Redaksi)

Share:

Dandim 0721/Blora Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H


Segenap Pimpinan, Anggota Kodim 0721/Blora menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul fitri 2026, pada Sabtu 21 Maret 2026.

Sekretaris DPRD Blora, Catur Pambudi Amperawan, S.Sos., menyampaikan bahwa apel yang di ikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Blora tidak lain adalah untuk memulai tugas dan pengabdian.

Keluarga besar Kodim 0721/Blora mengucapkan selamat hari raya Idul fitri  1 Syawal 1447 Hijriah.

“Mohon maaf lahir dan bathin, semoga dengan saling membukakan pintu maaf, lebur semua kesalahan kita selaku manusia dan yakinlah, setelah lebur semua kesalahan antar manusia, Allah SWT niscaya akan memberikan ridlo kepada kita sekalian,"  ucap Dandim 0721/Blora. 

*بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ   الرَّحِيْـــــم*  

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1447 H.

TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM  BARAKALLAHU FIIKUM

Mohon maaf lahir bathin atas segala kekhilafan dan kesalahan kami,
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur yang barokah dan dapat bertemu lagi di bulan Ramadhan yang akan datang. Insya Allah, Aamiin Yaa Rabbal Alamin.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos.
Dandim 0721/Blora
Share:

Sinergi Lintas Sektoral, Kodim 0721/Blora Amankan Arus Mudik Lebaran 2026


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Dalam rangka mendukung kelancaran serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kodim 0721/Blora melaksanakan pengamanan melalui pos terpadu dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Blora. Kamis 19 Maret 2026.

Kegiatan pengamanan tersebut melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari TNI, Sub Denpom Blora, Polres Blora, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Linmas, serta Pramuka. Sinergi lintas sektoral ini bertujuan untuk memastikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama periode mudik berlangsung.

Komandan Kodim 0721/Blora, Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., melalui Perwira Seksi Operasi Lettu Inf Santoso, menyampaikan bahwa keberadaan pos terpadu dan pos pelayanan memiliki peran penting dalam mendukung pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pos terpadu dan pos pelayanan ini didirikan untuk memantau arus mudik, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik berupa tempat istirahat, sarana ibadah, maupun penyediaan informasi terkait kondisi arus lalu lintas, khususnya di wilayah Kabupaten Blora,” ujar Dandim 0721/Blora.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Kodim 0721/Blora terus memperkuat sinergi dengan Polres Blora dan seluruh instansi terkait dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Melalui upaya tersebut, diharapkan pelaksanaan arus mudik dan perayaan Idul Fitri tahun 2026 di wilayah Kabupaten Blora dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan selama libur Lebaran dapat berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” tandas Dandim 0721/Blora. (Pendim/Redaksi)

Share:

Amankan Lebaran 2026, Dandim 0721/Blora Terjunkan 50 Personel


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kodim 0721/Blora mengambil langkah antisipatif dengan menerjunkan 50 personel untuk mengamankan perayaan Lebaran tahun 2026 di wilayah Kabupaten Blora. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat selama arus mudik maupun perayaan hari raya.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, menyatakan bahwa personel tersebut akan disebar ke lima pos pengamanan strategis, yaitu Pos Alun-alun Blora, Pos Cepu, Pos Randublatung, Pos Jiken, dan Pos Kunduran. 

"Penempatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengawasan di titik-titik yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat dan lalu lintas kendaraan," ujar Dandim 0721/Blora, Rabu (18/3/2026).

Dengan kehadiran aparat di lapangan, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal. Kodim 0721/Blora juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mematuhi aturan demi kelancaran dan keamanan bersama selama perayaan Lebaran.

Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menambahkan bahwa Kodim 0721/Blora juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik. 

"Kami akan bekerja sama dengan semua pihak untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat," tambah Dandim 0721/Blora.

Kodim 0721/Blora juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Lebaran. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan kepada aparat keamanan," pesan Letkol Kav Yudhi Agus.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan kerjasamanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Blora. 

"Kami berharap masyarakat dapat menikmati perayaan Lebaran dengan aman dan nyaman," kata Dandim 0721/Blora.

Dengan persiapan yang matang, Kodim 0721/Blora siap mengamankan perayaan Lebaran tahun 2026 di wilayah Kabupaten Blora. Masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam merayakan hari raya ini. (Pendim/Redaksi)

Share:

Sambut Idul Fitri 1447 H, Kodim 0721/Blora Gelar Bazar Ramadhan Murah Untuk Masyarakat

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Bazar Ramadhan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan yang dipusatkan di Mabes TNI tersebut secara resmi dibuka oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto melalui video conference pada Jumat 13 Maret 2026.

Sejalan dengan kegiatan tersebut, Komando Distrik Militer 0721/Blora ikut menyelenggarakan Bazar Ramadhan TNI yang digelar di halaman Makodim Blora, Jl. Pemuda, Kabupaten Blora Jawa Tengah.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan bazar Ramadhan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, selain membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Lebaran. Selain itu, bazar ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto.

Bazar Ramadhan yang digelar oleh Kodim 0721/Blora tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga tampak memadati lokasi bazar untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Berbagai komoditas yang disediakan antara lain beras seharga Rp55.000, minyak goreng Rp15.000/liter, gula Rp17.000, serta telur seharga Rp25.000/kilogram. Selain itu, turut dipasarkan berbagai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari desa binaan yang juga dijual dengan harga terjangkau.

Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar Ramadhan yang digelar oleh Kodim 0721/Blora tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, khususnya pada bulan Ramadhan ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

Melalui penyelenggaraan Bazar Ramadhan ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di wilayah Kabupaten Blora selama bulan suci Ramadhan. (Humas/Redaksi)
Share:

Tinjau Korban Kebakaran 'Pasar Darurat' Ngawen, Bupati Blora Serahkan Bantuan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Menyusul terjadinya musibah kebakaran yang menimpa sejumlah kios dan rumah warga yang difungsikan sebagai pasar darurat oleh sejumlah pedagang Pasar Ngawen  Sabtu 7 Maret 2026,, Bupati Blora Dr.H.Arief Rohman,beserta Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, datangi langsung para korban dan serahkan bantuan, Rabu 11 Maret 2026.

Dengan didampingi Ketua Baznas Blora, Kepala Dinsos PPPA, BPBD,PMI, serta Forkopimcam Ngawen, Bupati Arief meninjau lokasi kebakaran dan menyerahkan bantuan mulai dari uang tunai dari Baznas sejumlah Rp. 33.500.000 untuk 9 korban kebakaran, bantuan sembako, hingga perlengkapan darurat.

"Mohon bersabar nggih bapak ibu semuanya, turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa rumah dan pasar darurat ini, ini ada sedikit bantuan dari kami semoga bisa sedikit meringankan beban bapak ibu," ungkap Bupati Arief

Untuk penyebab dari kebakaran tersebut diduga karena hubungan pendek arus listrik pada salah satu kios. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai hingga miliaran rupiah.

Musibah kebakaran tersebut terjadi pada rumah hingga kios-kios pasar darurat milik Suwadi, Suparman, Bagus Rahman,Sutikno, Bayu Ari, Nihayatun Ni'mah, Sutimah, Rumiyati, dan Anik Dwi.

Setelah meninjau dan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran tersebut, Bupati Arief meninjau dan mengecek progress pembangunan Pasar Ngawen yang tengah berlangsung. Pasar ini tengah dibangun dengan anggaran APBN sekitar Rp 30 Miliar.

Saat ditinjau, nampak para pekerja proyek tengah sibuk melakukan pengerjaan. Saat ini progress pembangunan pasar sudah mencapai 26 persen dan diperkirakan akan selesai pada bulan Juni mendatang.

"Semoga proses pembangunan berjalan lancar dan segera selesai nanti sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh para pedagang pasar," harap Bupati Blora.  (Humas/Redaksi)
Share:

'Pasar Darurat' Ngawen dan Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp 2,2 Miliar


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan bedak pasar darurat rakyat Ngawen, tepatnya disisi barat Jalan Raya Ngawen – Japah, Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora pada Sabtu 7 Maret 2026, yang terjadi sekira pukul 23.10 WIB., menghanguskan sejumlah rumah serta bedak para pedagang pasar darurat dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 2,225 miliar.

Untuk diketahui, pasar darurat sebagai tempat sementara para pedagang pasar utama Ngawen yang sedang dibangun, adapun penyebab kebakaran tersebut diduga kuat berasal dari hubungan pendek arus listrik atau korsleting pada stopkontak di salah satu bedak milik warga. Api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya karena material bangunan yang didominasi kayu dan barang-barang dagangan yang mudah terbakar.

Kapolsek Ngawen, AKP Lilik Eko Sukaryono menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui oleh korban S, yang saat itu berada didalam rumah,  korban melihat percikan api mulai merambat ke atap kayu yang bersumber dari bedak milik korban A.

"Korban sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya, namun api justru semakin membesar. Korban kemudian berteriak minta tolong hingga didengar oleh warga dan saksi yang melintas di lokasi," jelas AKP Lilik Eko Sukaryono, Senin 7 Maret 2026.

Warga kemudian, lanjut Kapolsek Ngawen, menghubungi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Ngawen. Meski petugas tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah laporan diterima, api sudah terlanjur meluas ke beberapa unit bedak darurat lainnya.

"Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari Damkar, BPBD Kabupaten Blora, anggota Polsek Ngawen, dan Koramil Ngawen. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar satu jam kemudian," ujar Kapolsek Ngawen.

Dikemukakan, berdasarkan data di lokasi kejadian, sebanyak sembilan warga menjadi korban terdampak dengan kerugian yang bervariasi. Kerugian terbesar dialami oleh korban SP dengan aset berupa bedak dan dagangan sembako senilai Rp 1 miliar, serta korban S yang kehilangan rumah, barang dagangan, dan satu unit sepeda motor, taksiran kerugian sekira Rp 605 juta.

"Korban lainnya juga kehilangan bedak yang berisi dagangan pakaian, sandal, sepatu, hingga makanan beku, Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil memang cukup besar karena mencakup bangunan rumah dan stok dagangan para pedagang pasar darurat," tandas  Kapolsek Ngawen.

Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Atas kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggunaan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali," pinta Kapolsek Ngawen. (Humas/Redaksi)

Share:

Dandim 0721/Blora Pimpin Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 di Desa Sumber


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kodim 0721/Blora secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Rabu 11 Maret 2026.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhy Agus Setiyanto, S.Sos., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut mengusung tema 'TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa'.

Penutupan TMMD ditandai dengan penyerahan simbolis peralatan kerja, penandatanganan naskah serah terima hasil TMMD antara Kodim 0721/Blora dengan Pemerintah Kabupaten Blora oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., serta pemukulan kentongan bersama unsur Forkopimda sebagai tanda berakhirnya kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0721/Blora membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Bupati/Walikota beserta jajaran Forkopimda dan dinas terkait atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan TMMD.

Pangdam juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, pemuda, pelajar, serta masyarakat yang selama satu bulan penuh telah bekerja sama dan bergotong royong menyelesaikan seluruh program TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik.

“Saya berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya juga menitipkan pesan agar apa yang telah kita bangun bersama ini dapat dipelihara dan dirawat dengan baik sehingga memiliki masa pakai yang panjang,” demikian amanat Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga menekankan kepada seluruh Dansatgas TMMD agar segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap hasil kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan pada pelaksanaan TMMD di masa mendatang.

Sementara itu, berdasarkan laporan Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun, pelaksanaan TMMD yang berlangsung sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026 berhasil mencapai target 100 persen.

Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 280 meter dengan lebar 3 meter serta pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak dua unit.

Selain sasaran fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan non fisik berupa penyuluhan, sosialisasi, serta pelatihan pemberdayaan masyarakat yang bekerja sama dengan dinas dan instansi terkait di Kabupaten Blora.

Program TMMD Sengkuyung Tahap I ini menjadi bukti komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Usai upacara penutupan, unsur Forkopimda bersama jajaran TNI-Polri dan tokoh masyarakat meninjau hasil pembangunan RTLH serta melakukan pemotongan pita di lokasi jalan rabat beton sebagai tanda peresmian infrastruktur baru di Desa Sumber.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, jajaran TNI-Polri, unsur Forkompimcam Kradenan, kepala desa, serta masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa serta memperkuat ketahanan nasional dari tingkat akar rumput. (Humas/Redaksi)
8
Share:

Hot News

H+3 Idul Fitri 1447 H, Kodim 0721/Blora Siagakan Personel di 5 Pos Pengamanan

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah, Kodim 0721/Blora bersama aparat terkait siaga di 5 pos pengamanan dan pelayanan yang t...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »