Pembangunan Jembatan Garuda di Nglebur Jiken Tahap Pemasangan Tali Sling


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Dalam rangka mendukung peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora Jawa Tengah, terus menunjukkan progres yang signifikan. Saat ini, proyek infrastruktur yang berada di wilayah teritorial Kodim 0721/Blora tersebut telah memasuki tahap pemasangan tali sling. Rabu, 29 April 2026.

Pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi sarana vital yang mampu menunjang mobilitas warga, khususnya masyarakat Desa Nglebur dan sekitarnya, sehingga akses transportasi antarwilayah dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Danramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, saat meninjau langsung di lokasi kegiatan, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bentuk nyata komitmen dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan.

“Pada tahap saat ini, personel Kodim 0721/Blora bersama masyarakat dan tim teknis tengah melaksanakan pemasangan tali sling bagian bawah guna memastikan kekuatan dan kestabilan struktur jembatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, selama ini akses masyarakat Desa Nglebur dan sekitarnya masih tergolong terbatas. Dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, baik dalam sektor perekonomian, pendidikan, maupun pertanian.

“Kami berkomitmen untuk tetap mengedepankan kualitas dan keamanan dalam setiap tahapan pembangunan. Meskipun pengerjaan dilakukan secara optimal, standar keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Dengan progres yang terus berjalan, diharapkan pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat guna mendukung aktivitas sehari-hari secara lebih optimal. (Pendim/Redaksi)

Share:

Peringati Hari Otonomi Daerah, Wabup Blora Instruksikan Reformasi Birokrasi Berbasis Hasil



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Memperingati Hari Otonomi Daerah, Wakil Bupati Blora sebagai inspektur upacara, yang digelar di halaman Kantor Bupati Blora, pada Senin 27 April 2026, dihadiri jajaran Forkopimda Blora, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian Sekretariat Daerah, para camat se-Kabupaten Blora, dan unsur pelajar, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan TNI/Polri.

Mengusung tema 'Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita',  peringatan tahun ini menekankan pentingnya kemandirian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola potensi lokal. Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk sinkronisasi kebijakan, menjadi kunci dalam mendukung pencapaian pembangunan nasional secara optimal.

‎Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini  menyampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Otonomi daerah dinilai sebagai instrumen strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia," kata Wakil Bupati Blora,

‎Sejumlah langkah strategis, antara lain, lanjur Wakil Bupati Blora, integrasi perencanaan dan penganggaran nasional dan daerah guna menghindari tumpang tindih program, ‎Reformasi birokrasi berbasis hasil (outcome) melalui digitalisasi dan inovasi daerah, ‎Penguatan kemandirian fiskal untuk mengurangi ketergantungan terhadap transfer pusat, ‎Peningkatan kolaborasi antar daerah dalam menangani isu lintas wilayah.

"Fokus pada pemenuhan layanan dasar serta pengurangan kesenjangan antar wilayah, ‎Penguatan stabilitas dan ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai potensi krisis," ujar Wakil Bupati Blora.

‎Selain itu, kata Wakil Bupati Blora, pemerintah daerah juga didorong untuk mendukung agenda strategis nasional, antara lain swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan kewirausahaan, serta reformasi birokrasi yang transparan dan akuntabel, pentingnya semangat otonomi daerah dalam meningkatkan kinerja pemerintahan di daerah.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah harus mampu berinovasi, mandiri, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ucap  Wakil Bupati Blora.

‎Lebih lanjut, Wakil Bupati Blora menjelaskan bahwa sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara optimal dan merata,” imbuh Wakil Bupati Blora.

‎Dikemukakan bahwa pelaksanaan otonomi daerah yang telah berjalan selama tiga dekade menjadi landasan penting untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diyakini mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan. Pemerintah daerah juga diimbau untuk menyelenggarakan kegiatan secara sederhana, efisien, dan tidak berlebihan, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait penghematan anggaran.

"‎Dengan semangat otonomi daerah, seluruh elemen pemerintahan diharapkan terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi guna mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia," tandas Wakil Bupati Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Warga Tambakromo Cepu Ditemukan Meninggal di Sumur, Diduga Karena Depresi



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —Seorang laki-laki, PL (30), warga Dukuh Jambe, Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah, pada Senin, 27 April 2026, ditemukan meninggal dunia (MD) didalam sumur di area persawahan, sekira pukul 09.00 WIB.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono menjelaskan bahwa menerima laporan kejadian orang meninggal dunia didalam sumur di area persawahan, di Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu.

“Benar, Polsek Cepu telah menerima laporan adanya warga yang meninggal dunia karena tenggelam di sumur. Petugas bersama tim medis Puskesmas Cepu langsung mendatangi TKP,” jelas Kasihumas Polres Blora.

Lebih lanjut, Kasihumas Polres Blora,
menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, sekira pukul 06.00 WIB korban sempat mengeluh tidak enak badan dan diantar berobat. Setelah kembali ke rumah, keluarga korban pergi ke ladang. Kemudian sekira pukul 09.00 WIB, saksi mendengar suara dari arah sumur dan mendapati korban sudah dalam kondisi tenggelam.

"Saksi kemudian meminta pertolongan dan memberitahu keluarga korban," ujar Kasihumas Polres Blora.

Disampaikan, petugas Polsek Cepu bersama dr. Nana Farida dari Puskesmas Cepu melakukan pemeriksaan terhadap korban.

"Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia oleh karena kehabisan oksigen. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” ungkap Kasihumas Polres Blora.

Dari keterangan pihak keluarga, lanjut 
Kasihumas Polres Blora, korban memiliki riwayat perawatan karena depresi dan rutin kontrol di Puskesmas Cepu. Korban juga pernah beberapa kali melakukan percobaan serupa sebelumnya.

"Polsek Cepu telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ucap Kasihumas Polres Blora.

Untuk perhatian, Polres Blora mengimbau jika Anda atau orang terdekat mengalami krisis atau membutuhkan bantuan terkait kesehatan mental, hubungi hotline Kemenkes 119 ext.8, atau datang ke Puskesmas dan layanan psikologi terdekat. (Humas/Redaksi)

Share:

Pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0721/Blora Masuki Tahap Pengecoran Pengaman


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda yang dilaksanakan oleh Kodim 0721/Blora bersama masyarakat terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pengecoran pengaman di sisi kanan dan kiri jembatan. Selasa 28 April 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi proyek Jembatan Garuda, dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026).

Peltu Jasman selaku Bintara Tinggi (Bati) Staf Teritorial menyampaikan bahwa pengecoran pengaman merupakan bagian penting dalam mendukung keselamatan pengguna jembatan. Oleh karena itu, setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas dan kekuatan konstruksi.

“Pengerjaan dilakukan secara teliti dan penuh kehati-hatian agar hasil yang dicapai maksimal serta memiliki daya tahan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keterlibatan anggota TNI bersama masyarakat menjadi faktor utama dalam percepatan pembangunan. Sinergi tersebut tercermin dari semangat gotong royong yang ditunjukkan di lapangan.

Prajurit Kodim 0721/Blora bersama warga setempat bekerja sama menyelesaikan setiap tahapan pembangunan dengan penuh tanggung jawab, guna menghadirkan akses penghubung yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah. (Pendim/Redaksi)
Share:

Ulang Tahun ke-76 RSUD dr. R. Soetijono Blora Resmikan Gedung Baru dan Acara Jalan Sehat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Perayaan ulang tahun ke-76 RSUD dr. R. Soetijono Blora pada Minggu 25 April 2026, Bupati Blora meresmikan Gedung Rawat Inap Nusa Indah, didampingi Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Forkopimda Blora, Perwakilan Kepala OPD, dan jajaran direksi RSUD dr. R. Soetijono, serta keluarga besar RSUD dr. R. Soetijono Blora.

Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Puji Basuki mengatakan bahwa pada ulang tahun ke-76 ini mengambil tema 'pelayanan prima menuju rumah sakit Mandiri dan berdaya saing', dengan tujuan pada kondisi saat ini adanya efisiensi dari seluruh jajaran pusat ataupun daerah termasuk rumah sakit,  ingin menyemangati semuanya dengan kemandirian.

"Kami berkomitmen terus memberikan semangat dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat," jelas Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora.

Lebih lanjut, Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora menjelaskan bahwa pada awal tahun RSUD mendapatkan predikat zona integritas, ini tentunya sejalan dengan semangat untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya pasien-pasien yang ada di RSUD dr. R. Soetijono Blora ini.

"Tentunya mutu yang sudah kita bentuk atau yang sudah kita implementasikan ini belum mencapai target yang sesuai harapan kita semuanya. Namun saya terima kasih kepada seluruh bapak ibu semua, yang hari demi hari pelayanan semakin membaik walaupun masih banyak yang perlu kita tingkatkan terutama dari sisi pelayanan," ujar Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora.

Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman mengucapkan selamat ulang tahun ke-76 kepada RSUD dr. R. Soetijono Blora. Semoga semakin matang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan masyarakat.

"Dalam acara ini kami juga meresmikan Gedung Rawat Inap Nusa Indah, dimana diruang ini ada kamar - kamar satu president Suite, dan 6 kamar VVIP dan VIP," ucap Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, pada peresmian Gedung Rawat Inap Nusa Indah ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan mutu layanan rumah sakit.

"Saya berharap gedung ini dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien, sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal," harap Bupati Blora.

Selanjutnya, penyerahan Ambulance PSC 119 dari Kepala Dinas Kesehatan Daerah kepada Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora ini merupakan, lanjut Bupati Blora, bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sistem layanan kegawatdaruratan. Dengan adanya tambahan armada ini, diharapkan respon terhadap kondisi darurat masyarakat dapat semakin cepat, tepat, dan terintegrasi.

"Semoga dengan penunjang fasilitas yang ada ini semakin memberikan respon dan pelayanan lebih baik kepada masyarakat," imbuh Bupati Blora.

Bupati Blora juga mengapresiasi dedikasi seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD dr. R. Soetijono Blora yang telah bekerja dengan penuh pengabdian.

"Matur nuwun atas dedikasi panjenengan. Kedepan, saya berharap RSUD ini terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat," pinta Bupati Blora.

Usai peresmian, seluruh rombongan melanjutkan pengecekan masing masing kamar yang tersedia pada Gedung Nusa Indah, untuk diketahui, pada Gedung Nusa Indah ini juga memberikan fasilitas berupa kamar president Suite, VVIP dan  VIP.

Usai peninjauan ruangan, Bupati Blora bersama Wakil Bupati  Blora dan rombongan melanjutkan kegiatan jalan sehat bersama, sebagai bentuk sarana untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan semangat kerja, serta membangun budaya hidup sehat di lingkungan RSUD dr. R. Soetijono Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

​Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Blora Ajak Fatayat NU Kembangkan Pertanian Organik


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Upaya penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga dan pengembangan pertanian organik menjadi sorotan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Pendopo Kabupaten Blora. Pemkab Blora mendorong kader Fatayat untuk mengambil peran aktif dalam mendukung ketersediaan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Minggu 26 April 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Blora Ainia Shalichah, Wakil Ketua PCNU Blora Imron, Ketua Muslimat NU Blora Komariyah, jajaran PC Ansor Blora, serta kader Fatayat se-Kabupaten Blora.

Bupati Blora, Arief Rohman  mengatakan bahwa potensi pertanian di Blora sangat besar dan perlu didukung oleh partisipasi masyarakat, termasuk kader Fatayat NU. Ia menilai, gerakan menanam sayur-mayur dan cabai di lingkungan rumah tangga dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Rumah-rumah kader Fatayat bisa ditanami cabai dan sayur mayur untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Ini bisa disinergikan dengan PKK,” ujarnya.

Menurut Gus Arief sapaan akrab Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, bahwa inisiatif pertanian organik yang telah dirintis oleh PCNU Blora menunjukkan hasil yang positif. Karena itu, ia mendorong kader Fatayat yang memiliki minat di bidang pertanian untuk ikut mengembangkan sistem tanam organik.

“Potensi di Blora ini luar biasa. Fatayat bisa berpartisipasi, terutama yang memiliki hobi bertani, untuk mengembangkan pertanian organik,” kata Bupati Blora.

Selain sektor pangan, Gus Arief juga menyinggung pentingnya peningkatan layanan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan serta dukungan terhadap program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berharap Fatayat dapat bersinergi dalam pelaksanaan berbagai program tersebut.

Ketua PC Fatayat NU Blora, Imatul Imro'ah menjelaskan bahwa tema Harlah ke-76 adalah “Fatayat NU yang berdaya, berdampak, dan mendunia”.

Ia menyebut, aspek “berdaya” mencakup penguatan kapasitas perempuan, baik dari sisi ekonomi melalui UMKM, intelektual, maupun spiritual. Sementara “berdampak” berarti Fatayat harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, seperti pada isu kesehatan ibu dan anak, pencegahan kekerasan terhadap perempuan, dan literasi digital.

“Adapun ‘mendunia’ menegaskan bahwa kader Fatayat diharapkan mampu berkontribusi di tingkat global dengan membawa nilai Islam yang ramah dan moderat,” ujarnya.

Wakil Ketua PCNU Blora, Imron, turut mengajak kader Fatayat untuk memperkuat spiritualitas, salah satunya melalui pembacaan sholawat Nariyah.

“Fatayat tidak lagi berada di belakang, tetapi harus tampil di depan dan menjadi inspirasi,” katanya.

Kegiatan Harlah ke-76 Fatayat NU ini juga diisi dengan khotmil Qur’an, pemotongan tumpeng, penyerahan hadiah lomba Daiyah Online Hymne Fatayat, serta mauidhah hasanah oleh Nyai Siti Masitoh Ismari. (Humas/Redaksi)

Share:

PKK Blora Tanam Bibit Pohon di Kawasan Situs Kesongo Gabusan



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Blora melaksanakan penanaman bibit pohon di kawasan Situs Kesongo, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, pada Jumat, 24 April 2026, dipimpin oleh Ketua TP PKK Kabupaten Blora.

Penanaman ini dihadiri oleh unsur Kepala Dinas PMD, perwakilan Dinas P4, dan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum. TP PKK Kecamatan Jati, Forkopimcam Jati, TP PKK desa se-Kecamatan Jati,  Pemerintah Desa Gabusan, serta Kelompok Tani Hutan.

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang disinergikan dengan peringatan Hari Kartini ke-147 Tahun 2026. Kegiatan tersebut juga menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.

‎Adapun jenis bibit yang ditanam dan didistribusikan dalam kegiatan ini meliputi tanaman jambu biji, beringin, gayam, trembesi, soko, dan tanaman palem.

‎Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Shalichah Arief Rohman mengatakan pentingnya pemeliharaan tanaman sebagai faktor penentu keberhasilan kegiatan penghijauan.

‎“Keberhasilan penanaman tidak hanya terletak pada proses tanam, tetapi juga pada perawatan yang berkelanjutan. Tanaman yang telah ditanam diharapkan dapat tumbuh optimal, memberikan manfaat, serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya sumber mata air,” ujar Ketua TP PKK Blora.

Sementara itu, ‎Plt. Camat Jati, Suwiji  menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan di wilayahnya. Ia menjelaskan kondisi Situs Kesongo saat ini relatif aman tanpa aktivitas erupsi, meskipun masih terdapat sejumlah area yang belum tertutup vegetasi.

‎Lebih lanjut, Plt. Camat Jati menjelaskan bahwa kegiatan penghijauan ini memiliki nilai strategis, mengingat kawasan Situs Kesongo direncanakan sebagai salah satu destinasi desa wisata di Kabupaten Blora.

‎“Keberadaan pepohonan dan kawasan hutan memiliki fungsi penting sebagai penyedia oksigen, penyerap karbon dioksida, serta menjaga keseimbangan cadangan air tanah. Untuk itu, diperlukan komitmen bersama dalam menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam,” ungkap Plt. Camat Jati.
‎(Humas/Redaksi)


Share:

Seorang Remaja di Todanan Ditemukan MD, Diduga Masalah Pribadi


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Seorang remaja laki-laki berinisial AFS, 14 tahun, warga Dukuh Sumberejo, Desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Minggu, 26 April 2026, sekira pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Todanan, Iptu Suhari melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, Polsek Todanan telah mendatangi TKP adanya laporan warga terkait seorang remaja yang meninggal dunia diduga karena gantung diri. Saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono.

Peristiwa pertama kali diketahui oleh orang tua korban yang pulang dari bekerja. Saat membuka pintu kamar, korban sudah dalam kondisi tergantung. Sontak saksi berteriak meminta tolong sehingga warga sekitar berdatangan. Kepala Desa Kedungbacin kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Todanan.

Petugas Polsek Todanan bersama Koramil, Satpol PP, dan tim medis Puskesmas Gondoriyo segera mendatangi lokasi. Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

“Dari keterangan saksi dan hasil pemeriksaan, dugaan sementara korban mengakhiri hidupnya karena masalah pribadi. Namun kami tetap melakukan pendalaman,” tambah AKP Midiyono.

Polisi telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, mengamankan barang bukti, dan membuat laporan. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

AKP Midiyono mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih memperhatikan kondisi psikologis anak dan remaja.

“Jika ada permasalahan, mari kita bicarakan baik-baik. Jangan memendam sendiri. Silakan minta bantuan keluarga, tokoh agama, atau layanan konseling,” pesannya.

Polres Blora mengimbau jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami krisis dan membutuhkan bantuan, hubungi 119 ext. 8 untuk Layanan SEJIWA Kemenkes, atau layanan konseling terdekat. Anda tidak sendiri. (Humas/Redaksi)
Share:

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Blora Masuki Tahap Pemasangan Tiang Pylon


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap lanjutan, pekerjaan konstruksi kini difokuskan pada pemasangan tiang pylon atau menara sebagai komponen utama jembatan gantung. Senin 27 April 2026.

Tim teknisi di lapangan, Nur Solikin (37), menjelaskan bahwa pemasangan tiang pylon dilakukan setelah pondasi yang telah dicor dinyatakan kering dan siap menopang konstruksi berikutnya.

“Hari ini mulai dilaksanakan pemasangan tiang pylon/menara setelah pondasi dipastikan siap. Tahap ini menjadi bagian penting dalam keseluruhan pembangunan jembatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, tiang pylon memiliki fungsi vital sebagai penopang utama kabel jembatan, sehingga dalam pengerjaannya diperlukan ketelitian tinggi serta kekuatan konstruksi yang optimal.

Di lapangan, personel TNI bersama masyarakat setempat melaksanakan pekerjaan secara gotong royong, mulai dari pengangkutan material, proses pengelasan, hingga perakitan struktur baja. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan dimulainya tahap pemasangan tiang pylon, pembangunan Jembatan Perintis Garuda memasuki fase lanjutan setelah sebelumnya menyelesaikan struktur dasar, meliputi pondasi, blok angkur, dan kait angin.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat segera rampung sehingga mampu meningkatkan aksesibilitas serta memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya para petani dan warga yang memanfaatkan jalur tersebut dalam aktivitas sehari-hari. (Pendim/Redaksi)


Share:

Hot News

Pembangunan Jembatan Garuda di Nglebur Jiken Tahap Pemasangan Tali Sling

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Dalam rangka mendukung peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat, pembangunan J...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »