OPERASI PATUH CANDI 2018 POLRES BLORA TILANG RATUSAN PENGENDARA PADA HARI KE-4

Operasi Patuh Candi 2018
Di Wilayah Kabupaten Blora

Blora,- Kepolisian Negara Republik Indonesia secara serentak menggelar Operasi Patuh di seluruh wilayah Indonesia. Hingga hari keempat, Kepolisian Resor (Polres) Blora, Polda Jawa Tengah telah mengeluarkan ratusan surat tilang bagi para pelanggar tata tertib berlalu lintas.

Operasi ini berlangsung 14 hari mulai 26 April hingga 09 Mei 2018 guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas sebagai upaya menciptakan situasi lalu lintas yang kondusif.

"Rekapitulasi sampai hari keempat hasil penindakan pelanggaran lalu lintas, jumlah tilang 325, jumlah teguran 107. Dengan rincian pelanggaran SIM 29, untuk STNK 279, dan barang bukti kendaraan bermotor tanpa dilengkapi dokumen resmi sebanyak 17," jelas Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H melalui Kasat Lantas Polres Blora AKP Febriyani Aer, S.I.K, M.H, Senin (30/04/2018).

Operasi ditujukan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang digelar di seluruh wilayah Kabupaten Blora tak luput terjaring razia Satgas Operasi patuh candi 2018 Polres Blora.

"Kita tidak hanya lakukan penindakan tilang, tetapi tindakan yang sifatnya teguran yang santun dan humanis juga kita lakukan," tambah Kasat Lantas.

Mayoritas yang terkena tilang adalah pengendara roda dua, terpaksa dilakukan penindakan adalah para pengendara yang tidak mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM). Selain itu juga ditilang, surat pajak kendaraan yang masa berlakunya sudah habis.

"Ya, rata-rata tidak punya SIM, kemudian ada juga masa berlaku STNK-nya habis, ada yang pajak berlakunya habis tapi dianggapnya STNK-nya masih berlaku, padahal  tidak," tandas AKP Febi.

Perlu diketahui, apabila pemilik kendaraan tidak membayar pajak, STNK tersebut tidak berlaku. AKP Febi menyatakan, jika pajak tidak dibayar, pengesahan dari pihak kepolisian dinyatakan tidak ada.

Jadi, kalau pajak itu tidak dibayar, di dalam undang-undang disebutkan STNK itu berlaku 5 tahun apabila disahkan oleh pihak kepolisian.

Nah, disahkan itu berarti pengendara harus membayar pajak setiap tahun, kata-kata disahkan oleh pihak kepolisian ini yang nanti disebut STNK itu masih berlaku, kendaraannya masih bisa digunakan di jalan," tegasnya. (Heripur)
Share:

ISSI BLORA GONDOL MEDALI DI EVENT SKALA NASIONAL


Tim Garuda FJC ISSI Blora Berhasil
Membawa Pulang Tiga  
Medali,
Pada 
Temanggung Cup 2018
Blora,-  Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) cabang Blora, Jawa Tengah raih medali di event skala Nasional yakni Kapolres Temanggung Cup 2018. Minggu (29/04/2018).

Ketua cabang olahraga ISSI Cabang Blora Suma Novendi mengatakan bahwa Sabtu 28 April 2018 kemarin memberangkatkan 3 atlit BMX untuk ikut kejuaraan skala Nasional Kapolres Temanggung Cup 2018.

Menurutnya, Holytrack Bambu Runcing, Parakan Temanggung adalah merupakan sirkuit BMX terbaik di Jawa Tengah,dan berskala Nasional, di tempat inilah para atlit BMX Nasional lahir.

“Temanggung Cup 2018 ini merupakan ajang bergengsi BMX tahun 2018, saya berharap di event ini 3 Atlit ISSI Blora dapat  membawa pulang medali Emas," Jelas Suma Ketua Umum ISSI Blora.

Walau berat, Lanjut Suma, bahwa ISSI Blora tetap semangat dan berjuang untuk meraih medali di event Skala Nasional tersebut.

Perjuangan yang berat ini akhirnya tidak sia-sia, Tim Garuda FJC ISSI Blora berhasil membawa pulang tiga  medali, kelas Men Elite Robert berada di peringkat 2, Rafelino Rahendra kelas Challange Boy 13-14th sebagai juara 1 dan Ainun Najjah, kelas Women Open di peringkat 5,

“Event berskala Nasional ini di ikuti dari berbagai Kabupaten/Kota antara lain Blora, Temanggung, Jepara, Kendal, Sumedang, Malang, Banyuwangi, Kediri dan Jogjakarta,” pungkasnya. (Heripur)
Share:

ANTISIPASI KEBOCORAN, JAJARAN POLRES BLORA GIATKAN PATROLI PIPA MINYAK PERTAMINA

Anggota Polsek Bersama Petugas Pertamina
Memeriksa Jaringan Pipa Minyak

Blora,- Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran Kepolisian Resor (Polres) Blora menggelar patroli di lokasi obyek vital nasional. Patroli dilakukan oleh jajaran anggota Polsek, disetiap asset milik pertamina termasuk ke jalur saluran pipa minyak mentah, bersama pihak keamanan perusahaan, Sabtu (30/04/2018).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai perintah lisan Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H kepada Kapolsek yang wilayahnya ada tempat pengolahan Minyak dan Gas bumi. Seperti diwilayah Kecamatan Jiken, Ngawen, Cepu, Sambong, dan Kecamatan  Kradenan.

"Patroli gabungan ke obyek vital nasional  terutama anak perusahaan PT. Pertamina ini dalam rangka memeriksa kerawanan di jalur pipa, terkait dengan kebocoran maupun gangguan lainnya," jelas AKBP Saptono.

Selain itu, patroli tersebut juga sebagai antisipasi terhadap gangguan issu sosial, serta sebagai langkah antisipasi indikasi adanya pencurian pipa yang dapat merugikan perusahaan maupun lingkungan.

"Termasuk kerawanan pencurian juga kita antisipasi," tegas Kapolres Blora.

Nantinya, patroli akan dilakukan berkesinambungan, dengan waktu yang dilakukan secara acak. Mengingat Kabupaten Blora merupakan salah satu produsen Minyak dan gas Bumi di Indonesia.

"Kedepan ini akan dilakukan rutin seminggu sekali, guna antisipasi tindak kriminalitas, serta deteksi dini terjadinya kebocoran seperti yang terjadi diwilayah lain," pungkas AKBP Saptono. (JW)
Share:

LASKAR ARYA PENANGSANG PERSIKABA BLORA TERSINGKIR


Striker Persikaba, Andi Hardianto, Berupaya Lepas
Dari Kawalan Pemain Lawan Di Pertandingan
Liga 3 Jateng. Persikaba Bermain Imbang 0-0
Melawan Berlian Rajawali Unika 
Di Semarang, Minggu (29/04/2018)
Blora,-  Hasil imbang 0-0 menghadapi tuan rumah Berlian Rajawali Unika Semarang, Minggu (29/04/2018), membuat Persikaba tersingkir.

Tim berjuluk Laskar Arya Penangsang itu terjerembab di dasar klasemen akhir Grup C Liga 3 Jateng. Andri Mulyono Jati dan kawan-kawan pun harus mengakhiri kiprahnya di Liga 3 Jateng dengan mengantongi nilai enam.

‘’Kami mohon maaf, tahun ini kembali tidak bisa melaju ke babak delapan besar,’’ ujar Ketua Umum Persikaba, Agus Puryanto, usai pertandingan.

Di pertandingan terakhir yang berlangsung di Stadion Citarum Semarang, Minggu (29/04/2018), Persikaba tidak bisa diperkuat tiga pemain intinya. Ketiganya yakni kapten Andri Mulyono Jati, Gandi Supriyanto dan Putra Yuliyono, tidak bisa merumput lantaran akumulasi kartu kuning.

Bahkan di laga hidup mati melawan Berlian Rajawali Unika, Persikaba harus bermain dengan sepuluh orang pemain lantaran striker Suranto mendapatkan kartu merah pada menit ke-87.

‘’Seandainya tiga pemain kami tidak absen, mungkin saja Persikaba bisa memenangkan pertandingan menghadapi Berlian Rajawali,’’ kata Agus Puryanto.
Persikaba sebenarnya mengusai jalannya pertandingan. Semangat tinggi dan pantang menyerah yang ditunjukan pemain Persikaba membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.

“Bahkan Persikaba beberapa kali mendapat peluang emas mencetak gol. Hanya saja peluang itu tak mampu dikonversi menjadi gol,” jelas Ketua Umum Persikaba Blora.

Pelatih Sonny Kurniawan menarik gelandang Romadhona Adityatama di menit 57. Dia digantikan striker Yulianus Bumere. Masuknya pemain asal Papua itu menjadikan Persikaba bermain dengan lima striker.  Empat penyerang yaitu Andi Hartanto, M Subhkan, Sukirno Bagong dan Suranto telah diturunkan sejak kick off babak pertama.

Hal itu beralasan, Persikaba berambisi meraih kemenangan di laga terakhir. Namun hasil akhir berkata lain. Persikaba hanya mampu bermain imbang 0-0 menghadapi Berlian Rajawali Unika Semarang.

Dengan hasil draw tersebut, Berlian Rajawali Unika Semarang dipastikan meraih satu tiket lolos ke babak delapan besar. Tim tersebut mendampingi Bhayangkara Muda FC Semarang yang sudah lebih dulu memastikan diri lolos babak delapan besar.

Di pertandingan terakhir Minggu (29/04/2018), Bhayangkara kalah 3-0 menghadapi tuan rumah Persiharjo Sukoharjo. Namun meski nilai yang dikantongi Sukoharjo sama dengan Berlian Rajawali yakni tujuh, namun Berlian lebih berhak lolos karena unggul head to head.

Agregat gol Persiharjo maupun Berlian sebenarnya sama, yakni plus satu. Hanya saja dengan penerapan sistem head to head, Berlian Rajawali Unika-lah yang dipastikan lolos. Sebab, saat bertanding di Sukorharjo, Berlian Rajawali Unika menahan imbang tuan rumah dengan skor 2-2. Sedangkan ketika berlaga di Semarang, Berlian unggul 3-1 melawan Persiharjo. (*) 


Berikut Hasil Klasemen Akhir Grup C Liga 3 Jateng

1. Bhayangkara Muda FC      6     3     2     1     8-6    11*
2. BR Unika Semarang          6     1     4     1     6-5     7*
3. Persiharjo Sukoharjo         6     2     1     3    10-9    7
4. Persikaba Blora                 6     1     3      2    5-9     6 

*Lolos Babak Delapan Besar (Heripur)
Share:

KPU BLORA SOSIALISASI PILGUB JATENG MELALUI ACARA 2TH CB CEMEN

Anggota CB Cemen Blora
Tunjukkan Kebolehan Berkendara
Di Sirkuit Super Mario Kunden Blora

Blora,- Minggu pagi 29 April 2018 pukul 07.00 WIB bertempat di Lapangan Golf Blora telah dilakukan Sosialisasi Pemilihan Gubernur Jateng 27 Juni 2018 dalam acara Anniversary 2th CB Cemen dan Safety riding Sat Lantas Polres Blora yang dihadiri sekira 2000 orang.

Acara diawali dengan senam bersama, tahlil bersama, dilanjutkan Safety Raider Satlantas Blora, di lapangan Sirkuit Super Mario eks lapangan golf Kunden Blora.

Ketua Panitia Wahyu Shahala Prima mengatakan bahwa pesan dari Polres Blora para Bikers selalu mematuhi Rambu-rambu lalu lintas, agar supaya menghormati pengguna jalan yang lain dan jangan blayer-blayer.

Sat Lantas Polres Blora yang diwakili oleh Kanit Binmas Polsek Blora Iptu Sihmarni menjelaskan bahwa pentingnya Safety Riding oleh karena Kepolisian telah melaksanakan Operasi Patuh Candi 2018 menjelang Bulan Suci Romadhan,

Iptu Sihmarni juga mengucapkan selamat berulang tahun kepada CB Club Blora, Kanit Binmas Polsek Blora itu berpesan pengendara sepeda motor harus berhati-hati dalam mengendarai sepeda motor harus menggunakan Helm Standard dan wajib memakai Helm.

Jangan menggunakan HP, Pengendara harus menggunakan jaket, Menyalakan lampu pada siang hari,” tegas Kanit Binmas Polsek Blora.

Sementara itu, Sosialiasasi KPU Kabupaten  Blora disampaikan oleh Komisioner KPU Moesafa S.Fil menerangkan di atas panggung hiburan CB Club Blora diantaranya,  bahwa saat ini Provinsi Jateng akan mempunyai gawe/Kerja yakni Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah.

Menurut Moesafa yang mana Pilgub bisa terlaksana antara lain harus ada Penyelenggara Pemungutan dan Penghitungan suara yang didukung oleh Anggota PPK, PPS dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Selanjutnya harus ada yang dipilih atau adanya pasangan yang dipilih.

Pilgub Jateng, Lanjut Moesafa ada dua Paslon, Paslon Nomor urut 1 yaitu Ganjar Pranowo dan H. Taj Yasin yang dukung oleh Partai PDI, PPP, Nasdem dan Demokrat sejumlah 48 kursi yang ada di DPRD Provinsi.

Dan Paslon nomor urut 2 Sudirman Said dan Dra. Ida Fauziah  yang didukung Partai Gerindra, PAN, PKB dan sebanyak 42 Kursi DPRD Provinsi.

Pasangan Calon dianggap kesemuanya baik,oleh karena itu dengan Paslon ini mari kita menentukan Calon yang menurut Anda baik

Pemilih itu sendiri yaitu semua warga negara Indonesia yang telah terdaftar sebagai Daftar Pemilih yaitu diatas 17 tahun atau dibawah umur 17 sudah menikah.

Moesafa mengajak warga Blora yang sudah Terdaftar, membawa KTP-Elektronik dan C6.

Pemungutan suara akan dilaksanakan pada hari Rabu Pon 27 Juni 2018 dan mari berbondong-bondong ke TPS terdekat, membawa KTP-Elektronik dan C6. Pihak panitia akan memberikan Surat suara kemudian di Coblos di Bilik suara yang telah disediakan,” jelas Moesafa.

Perlu diketahui, bahwa dalam pemilihan bisa tidak berhasil apabila terjadi jual beli suara atau money Politik. Dengan Pilgub Jateng BECIK TUR NYENENGKE agar bersama-sama menggunakan hak pilihnya. Selamat untuk anniversary 2th CB Cemen

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris KPU Kabupaten Blora Suharto SE. MSi., Komisoner KPU Kabupaten Blora Moesafa S.Fil, Kasubag Teknis KPU Blora Edi Purwanto, Ketua Panitia Penyelenggara CB Cemen Wahyu Shahala Prima, Paguyuban CB Cemen dari Plat K, meliputi Blora, Rembang, Pati, Jepara, Kudus, dan Purwodadi. Plat Luar Kota juga dari Sragen, serta Ngajuk, Jombang Jawa Timur.

Diakhir acara, anggota CB Cemen Blora dan masyarakat Blora dihibur dengan orkes dangdut lokal Nglawiyan Blora sampai pukul 16.00 WIB.  (JW)
Share:

DIDUGA KORBAN PERAMPOKAN, TUKANG SAYUR KELILING TERGELETAK BERSIMBAH DARAH

Darmi Bersimbah Darah Ditolong Warga
Sebelum Dibawa Ke Puskesmas

Blora,– Tukang sayur keliling bernama Dasmi (40th) warga Dukuh Krangkong, Desa Jeruk, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, di temukan warga  dalam kondisi luka parah dan kritis, Dasmi diduga korban perampokan atau pencurian dengan kekerasan (curas), Sabtu (28/04/2018).

Dasmi ditemukan tergelak di pinggir jalan kampung masuk wilayah Desa jeruk dengan wajah merah berlumur darah,  dan semua harta benda korban seperti uang tunai, sepeda motor, keranjang dan lainnya raib dibawa kabur pelaku.

“Sepulang dari cek rel Kereta Api sekitar pukul 04.45 WIB, saya kaget melihat ada wanita wajahnya berlumur darah tergeletak di pinggir jalan,” ungkap Suwardi (34th), karyawan PT KAI yang juga tetangga korban.

Suwardi berusaha mendekat dan melihat korban, yang ternyata mirip Dasmi tetangganya, lantas Suwardi secepatnya memberitahu Sumarjo (40th) tetangganya untuk bersama mengecek korban, ternyata perempuan bersimbah darah adalah benar Dasmi.

Setelah yakin korban adalah Dasmi, keduanya langsung ke rumah Heri Mulyono (42th) suami korban, memberitahu kejadian itu. Begitu dapat informasi, Heri langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), lalu Heri membawa isterinya ke Puskesmas Doplang, dan melapor kejadian tersebut ke Polsek Randublatung.

Diperoleh keterangan, Sabtu sekitar pukul 03.30 WIB, korban (Darmi penjual sayur keliling) pergi ke pasar Wulung, Randublatung untuk belanja (kulakan=jawa) sayuran dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit New warna hitam K-3898-WY dan membawa keranjang (tombong=jawa).

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka gigi atas rampal empat biji, gigi bawah kanan  masih nempel dan patah separuh, bibir atas robek dua sentimeter, dagu luka robek, di antara kedua mata luika robek, wajah lebam kebiruan, tulang pipi bagian kiri agak masuk ke dalam.

Dari kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil uang tunai sekitar Rp.2.000.000, dan satu unit  sepeda motor Honda Supra Fit seharga Rp.7.000.000.

Setelah mendapat laporan kejadian curas, Kapolsek Randublatung AKP Supriyo bersama sejumlah anggotanya langsung ke Tempat Kejadian, selajutnya melakukan olah TKP, dan mengamankan satu buah jilbab warna kuning berlumuran darah.

Selain itu, diamankan dua buah batu terdapat bercak darah, dua buah sandal japit warna biru, satu buah spion sepeda motor Honda, satu buah tali tas, bambu yang terdapat gantolan dari kawat, obeng, dan satu buah kain lap warna putih berlumuran darah.

Menurut Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Kapolsek Randublatung AKP Supriyo, pihaknya sudah mendatangi dan olah TKP, pemeriksaan tim medis Puskesmas doplang, memeriksa sejumlah saksi, dan penyelidikan.
“Kami amankan sejumlah alat bukti, memeriksa saksi, dan menurunkan tim untuk proses penyidikan lebih lanjut," tegasnya (Heripur/JW)
Share:

TAHAP FINISHING DANDIM 0721/BLORA BERKUNJUNG KE LOKASI TMMD

Dandim Blora Memeriksa Pekerjaan TMMD
Di Akhir Pelaksanaannya Di Banjarejo

Blora,- Diakhir pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun 2018, Untuk mengecek hasil yang telah dicapai secara fisik. Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba, S.Sos yang didampingi Ketua Persit KCK Cabang XLII Ny. Echy Themba Jumat  28 april 2018 berkunjung kelokasi TMMD.
Dalam agenda itu turut menyambut, Danramil 03/Banjarejo Kapten Chb Sudiyono, Kepala desa Ibu Supinah, Bati Bakti TNI Kodim 0721 Peltu Haryanto, dan Babinsa Serda Imawan.

Dengan dibangunnya Jembatan dan perbaikan jalan makadam ini nanti akan membuka jalur ekonomi, pendidikan dan transportasi yang dapat membantu perekonomian warga setempat kata Dandim 0721/Blora

Kepala desa Bacem Supinah mengatakan dengan dibangunnya jalan makadam dan Jembatan ini, pastinya akan memberikan manfaat kepada warga kami, selanjutnya  mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih yang setinggi tingginya kepada bapak-bapak anggota TNI. 


"Mudah-mudahan bapak beserta ibu Dandim  berkenan melihat secara langsung kondisi jalan yang saat ini sedang dikerjakan,” lanjutnya

Dandim 0721/Blora mengatakan, agar warga selalu memupuk gotong royong antara masyarakat dengan TNI dan Polri, agar tercipta kemanunggalan yang baik.

“Sasaran fisik yang di bangun agar mendorong kemajuan ekonomi di desa Bacem dengan dibangunnya jalan makadam dan jembatan agar akses transportasi lebih mudah," pungkasnya. (JW/PendimBla)
Share:

KAPOLDA JATENG HADIRI TABLIGH AKBAR MUSWIL JATMAN, DAN AJAK UMAT ISLAM SUKSESKAN PEMILU SERENTAK

Kapolda Jateng Hadir Dalam
Musyawarah Wilayah JATMAN
Di Ponpes Al Alif  Tunjungan

Blora,- Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono menghadiri acara Pengajian Akbar dan Musyawarah Wilayah (Muswil) Jamiyah Ahlith Thoriqoh Almu’tabaroh An Nahdliyyah (JATMAN) di Pondok Pesantren Al Alif Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Blora. Sabtu (28/04/2018).

Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono dalam sambutannya mengatakan, ucapan terimkasih atas sambutannya dalam kegiatan Tabligh Akbar dan Muswil JATMAN ini.

Selian itu Kapolda juga mohon maaf karena bapak Kapolri Jendral Pol Muhammad Tito Karnavian tidak bisa hadir dikarenakan kesibukan kunjungan di Kalimatan Tengah bersama Panglima TNI.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jateng juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H bersama jajarannya dalam menjalin hubungan harmonis antara Polri dengan Ulama di Kabupaten Blora.

Irjen Pol Condro Kirono berpesan pentingnya menjaga keamanan dan ketentraman lingkungan di masyarakat. Karena tidak lama lagi ada dua hajatan besar di depan mata yang akan terlaksana yakni Pilkada 2018 dan Pemilu Serentak 2019.

Karena itu, ia meminta agar semua pihak bisa saling bahu-membahu menciptakan kondusifitas selama perhelatan pesta demokrasi.

"Polri bersama jajaran TNI, pemerintah daerah dan umat Muslim di Indonesia, mari kita bersama-sama menjaga keamanan, ketentraman dan ketertiban di lingkungan masyarakat, sehingga keutuhan NKRI ini dapat terus terjaga," ujar Kapolda jateng.

Pada kesempatan ini pula, Irjen Pol Condro Kirono mengajak jamaah yang hadir untuk menghindari radikalisme agama. Ia menegaskan, menyelesaikan masalah dengan kekerasan bukan merupakan ajaran Islam.

"Nabi Muhammad tidak pernah mengajarkan kekerasan bahkan pada orang lain. Maka kita juga harus mencontoh tauladan beliau. Selesaikanlah segala permasalahan dengan cara musyawarah dan mufakat," tambahnya.

Polri meyakini dengan proses pemilu yang berjalan lancar, bisa berdampak positif terhadap jalannya pembangunan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Pesta demokrasi berjalan dengan lancar dan aman serta pertumbuhan ekonomi dan pembangunan dapat berjalan dengan lancar," tegasnya.

Setelah sambutan Kapolda Jateng menyerahkan kenang-kenangan peralatan olahraga dan bantuan kepada Pengasuh Ponpes Al Alif K.H Munasir. Kemudian dilanjutkan penyerahan hadiah umroh gratis oleh Kapolda Jateng kepada Pasidi pimpinan Pondok Pesantren Yatim Piatu Darul Hadlonah Kecamatan Tunjungan yang sudah lama membina dan mendidik anak-anak yatim dan piatu.

Sedangkan Sutrisno adalah petugas takmir Masjid Al Istiqomah yang ada di komplek Mapolres Blora. Sehari-hari ia bertugas membersihkan masjid dan sudah berjalan 12 tahun lebih.

“Hadiah Umroh gratis sebelumnya kita serahkan di Polres Kudus, Magelang dan hari ini Di Polres Blora. Hadiah ini sebagai bentuk Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang di masa hidupnya rajin beribadah dan ikhlas membantu orang lain. Bukan hanya orang umum yang diberi umroh gratis namun untuk anggota Polri pun juga ada,” tutupnya.

Perlu diketahui, bahwa sesuai jadwal, Pasidi dan Sutrisno akan berangkat umroh pada bulan syawal atau setelah lebaran.

Dalam acara Tabligh Akbar itu turut mendampingi Kapolda antara lain, Dir Binmas Polda Jateng, Wakil Bupati Blora H. Arif Rohman, Kapolres jajaran eks Wil Pati, Komdan Kodim 0721/Blora, Komadan Batalyon Yonif 410/Alugoro. (Red/hmsresBla)
Share:

PUNCAK PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2018


MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

SAMBUTAN
PADA PUNCAK PERINGATAN
HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2018


RABU, 02 MEI 2018



Assalamu’alaikum wr. wb.
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua Hadirin Peserta Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Yang Berbahagia, Alhamdulillah, marilah kita senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, kita memperoleh kesehatan, kekuatan, dan kesempatan sehingga dapat menghadiri puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 pada hari ini, Rabu 2 Mei 2018, dalam suasana yang khidmat dan penuh rasa cinta pada Tanah Air, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hadirin sekalian yang berbahagia,
Bagi kita selaku pemangku kepentingan utama di bidang pendidikan, tanggal 2 Mei merupakan hari yang sangat penting, penuh dengan makna, inspirasi, dan motivasi dalam memajukan peradaban nasional kita melalui pengembangan sumber daya manusia. Di dalam pengembangan sumber daya manusia itu sendiri, pendidikan, terlebih pendidikan tinggi, memegang peranan kunci.

Dengan tidak melupakan jenis pendidikan non-formal dan informal, peranan pendidikan tinggi sebagai terminal akhir dalam jenjang pendidikan formal sejak sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas, amatlah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Mengapa demikian? Karena di dalam pendidikan tinggi terdapat keharusan melakukan riset untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kesejahteraan manusia Indonesia dan dunia.

Dewasa ini, kita menyaksikan negara-negara di dunia semakin berupaya keras dalam memajukan pendidikan tingginya, tidak hanya dalam sistem pembelajaran, namun juga dalam lingkup riset, teknologi, dan inovasi. Hal itu antara lain terlihat dari publikasi ilmiah internasional di mana setiap negara mengandalkan perguruan tingginya masing-masing untuk melakukan riset dan mempublikasikannya di jurnal-jurnal ilmiah internasional bereputasi. Bagi mereka, keberadaan riset amat penting dalam menyokong kesejahteraan masyarakatnya.

Keharusan perguruan tinggi melaksanakan riset serta inovasi semakin penting dalam situasi sosial yang penuh disrupsi di era sekarang ini, terutama dengan dorongan Revolusi Industri 4.0. Di dalam bukunya, The Fourth Industrial Revolution, Klaus Schwab menerangkan tentang arus revolusi yang menggabungkan teknologi fisik, digital dan biologis yang berdampak pada semua disiplin ilmu. Internet of things, genetic editing, artificial intelligent, big data mining, mobil swakendara, superkomputer, adalah bentuk-bentuk teknologi yang merevolusi cara kita menjalani kehidupan.

Revolusi ini, di satu sisi telah mengubah ciri dan cara lama dalam banyak aspek kehidupan, di antaranya dalam bidang pekerjaan dan atau profesi yang akan dimasuki oleh para lulusan dari perguruan tinggi. Di sisi lain, revolusi ini menjadi tantangan yang harus dijawab oleh pendidikan tinggi.

Pelaksanaan pembelajaran, termasuk di dalamnya riset-riset yang dilakukan insan perguruan tinggi harus bisa menjawab kondisi disruptif ini. Jika tidak, maka proses pendidikan tinggi kita tidak dapat menyentuh kenyataan sosial yang sebenarnya. Perguruan tinggi sebagai pelaksana amanah pendidikan tinggi harus lebih sensitif terhadap segala perubahan yang terjadi di masyarakat.

Perguruan tinggi haruslah peka terhadap tantangan yang dihadapi oleh masyarakat, karena dengan kepekaan itulah perguruan tinggi dapat secara cepat memberikan rekomendasi serta solusi untuk menjawab segala permasalahan.

Hadirin sekalian yang berbahagia,
Menghadapi revolusi industri 4.0, Kemenristekdikti sudah bergerak. Kami menggagas beberapa kebijakan untuk menjawab kebutuhan di era ini. Salah satu kebijakan yang akan segera diimplementasikan adalah Program Pendidikan Jarak Jauh atau PJJ, di mana dalam waktu dekat Kemenristekdikti akan mengeluarkan permenristekdikti untuk mendukung pelaksanaan program ini.

Adapun salah satu implementasi dari kebijakan mengenai PJJ nantinya adalah pembangunan universitas siber (Cyber University) yang dipersiapkan untuk pembelajaran daring. Pendidikan tinggi ke depan akan menawarkan banyak pilihan model pembelajaran, mulai dari face to face, online learning, hingga blended learning. Kita tidak dapat memungkiri bahwa saat ini pendidikan memang sudah mengarah ke online learning, meski di sisi lain tak sedikit perguruan tinggi yang masih mengalami kendala dalam infrastruktur.

Ke depan pengembangan PJJ diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat dalam menempuh jenjang pendidikan tinggi berkualitas secara signifikan. Saat ini, angka partisipasi kasar atau APK pendidikan tinggi baru 31,5%. Kenyataannya, jika pembelajaran hanya diterapkan secara konvensional, peningkatan APK hanya berkisar di 0,5% per tahun. Namun dengan terobosan PJJ ini, diharapkan APK pendidikan tinggi mampu melesat mencapai 40% di tahun 2022-2023, asalkan PJJ dapat diakses oleh lebih banyak orang dan secara efektif diterapkan.

Di sisi lain, hal yang tak kalah penting dalam menghadapi era yang penuh dengan turbulensi ini adalah internasionalisasi pendidikan tinggi. Globalisasi menjadi sesuatu yang mutlak terjadi. Artinya, peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia pun harus ditinggikan.

Globalisasi menjadi sesuatu yang mutlak terjadi. Artinya, peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia pun harus ditinggikan. Para dosen, mahasiswa, maupun lulusan yang dicetak oleh perguruan tinggi dituntut untuk dapat beradaptasi dalam menghadapi segala bentuk perubahan.

Pengembangan jejaring akademik internasional juga diperkuat dengan cara melakukan kolaborasi dengan akademisi kelas dunia untuk menghasilkan temuan-temuan baru.

Bapak dan Ibu sekalian yang saya hormati,
Riset yang bermuara pada inovasi menjadi daya ungkit perekonomian bangsa. Permasalahannya, perguruan tinggi yang seharusnya menjadi kawah candradimuka penelitian justru belum begitu tampak hasilnya.

Dari sudut pandang sebagian masyarakat, pendidikan tinggi hanya dilihat sebagai sebuah jenjang untuk melanjutkan studi setelah menuntaskan bangku sekolah menengah. Hal tersebut menjadi tantangan yang kita hadapi bersama saat ini, di mana pendidikan tinggi  belum menjadi sebuah agenda publik masyarakat.

Memang jika mengacu pada Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17445/MPK.A/TU/2018, tema peringatan Hardiknas tahun 2018 adalah ”Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

Kendati demikian, Kemenristekdikti berdasarkan tantangan yang tengah dihadapi pada era disrupsi ini, secara khusus mengangkat sub tema Hardiknas tahun 2018 ”Membumikan Pendidikan Tinggi, Meninggikan Kualitas Sumber Daya Manusia. Bahkan, sebagai kontribusi nyata, pada momen Hardiknas tahun 2018 ini Kemenristekdikti juga mendukung program nasional dengan menyelenggarakan Sarasehan bertajuk ”Sumbangsih Pendidikan Tinggi untuk Wujudkan Citarum Harum” yang penyelenggaraannya dipusatkan di Kota Bandung pada tanggal 3 Mei ini. Sarasehan ini akan menjadi wadah bagi para akademisi dengan pemangku kepentingan, serta komunitas untuk duduk bersama mencari solusi guna mengurai permasalahan yang terjadi di sepanjang DAS Citarum dari hulu sampai hilir.

Hadirin sekalian yang berbahagia,
Tema tersebut dapat kita maknai bahwa pendidikan tinggi Indonesia harus bisa menjawab problem sosial yang dewasa ini terus bertambah banyak, baik dalam jenisnya maupun substansinya.

Harapan ini dapat diwujudkan oleh para ahli di bidangnya masing-masing, yang umumnya dihasilkan oleh perguruan tinggi. Semakin banyak sumber daya manusia yang berkualitas yang dihasilkan oleh perguruan tinggi, Insya Allah, semakin banyak alternatif solusi yang dapat diberikan untuk menjawab masalah di masyarakat. Hal ini sesuai dengan misi Kemenristekdikti sendiri, yaitu meningkatkan akses, relevansi, dan mutu pendidikan tinggi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Pemerintah senantiasa memperluas akses bagi lulusan sekolah menengah atas untuk memasuki pendidikan tinggi melalui pembukaan maupun peningkatan daya tampung di PTN maupun PTS.

Untuk relevansi, pemerintah terus mendorong agar pengelolaan program studi diarahkan pada kebutuhan pasar. Sedangkan dalam rangka mewujudkan peningkatan mutu, Kemenristekdikti juga terus mendorong agar PTN dan PTS senantiasa mendongkrak mutu lembaga dan proses pembelajarannya.

Tiga pilar ini, meliputi akses—relevansi—mutu, diperlukan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas. Upaya membumikan pendidikan tinggi ini juga selaras dengan asas-asas pendidikan tinggi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, terutama dalam asas manfaat.

Pendidikan tinggi kita harus memberi kemanfaatan bagi lingkungan sekitarnya, di samping asas-asas lainnya, seperti kebenaran ilmiah, kejujuran, keadilan, kebajikan, tanggung jawab, kebhinekaan, dan keterjangkauan. Apalagi penyelenggaraan pendidikan tinggi kita mengandung tiga unsur kewajiban: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang kemudian tertuang dalam Tri Dharma Pendidikan Tinggi.

Ketiga komponen tersebut harus membumi. Materi pembelajaran di ruang kelas, laboratorium, dan di ruang terbuka harus kontekstual dengan dunia nyata. Penelitianpenelitian yang dilakukan oleh dosen atau pun mahasiswa harus menjadi bagian dari upaya menyelesaikan masalah sosial. Sedangkan dimensi pengabdian kepada masyarakat menjadi media yang bersentuhan langsung dengan ikhtiar membumikan pendidikan tinggi.

Dalam rangka memberikan arah dan corak yang lebih sistematis dan terukur pada ketiga kewajiban dasar pendidikan tinggi tersebut, kami telah menyediakan acuan yang tertera dalam Permenristedikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Dengan adanya permenristekdikti ini, kami berkeinginan bahwa pendidikan tinggi mampu menghasilkan SDM yang berkualitas sekaligus membumi di Tanah Air Indonesia.

Hadirin sekalian yang berbahagia,
Jika setiap perguruan tinggi kita memperhatikan dengan sungguh-sungguh Permenristedikti Nomor 44 Tahun 2015 tersebut, niscaya kita dapat meninggikan kualitas SDM Indonesia. Hal ini karena mustahil bagi sebuah perguruan tinggi untuk dapat menghasilkan SDM yang berkualitas, apabila penyelenggaraan pendidikannya tidak memenuhi standar, baik dalam standar yang terkait dengan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.

Sebaliknya, perguruan tinggi yang telah memenuhi standar nasional pendidikan tinggi tersebut, sudah tentu mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi begitu cepat, sebagaimana berlangsung pada era disrupsi ini. Mereka memiliki tenaga pendidik dan kependidikan yang memenuhi standar, melakukan riset-riset mutakhir yang terstandar, serta melaksanakan pengabdian masyarakat dengan standar tertentu sehingga perguruan tinggi akan terbiasa dengan berbagai tantangan.

Disamping Undang-Undang Dikti dan Permenristekdikti, kebijakan lain yang kami terapkan untuk membumikan pendidikan tinggi sekaligus meninggikan kualitas SDM Indonesia adalah membuka kerja sama dengan berbagai pihak dari luar negeri. Kehadiran perguruan tinggi dan dosen kelas dunia dengan kualifikasi dan reputasi internasional, yang kita dorong untuk menjadi mitra kerja sama dengan perguruan tinggi dan dosen kita di sini, diharapkan menjadi pemicu dan pemacu peningkatan kualitas SDM pendidikan tinggi kita, di samping internasionalisasi perguruan tinggi dan dosen dalam negeri.

Demikian pula skema pemberian beasiswa kepada para dosen untuk melanjutkan studi, baik di luar negeri maupun di dalam negeri, merupakan bagian dari ikhtiar membumikan pendidikan tinggi sekaligus meninggikan kualitas SDM Indonesia. Kita berharap tenaga pendidik yang cakap mampu menumbuhkan iklim pembelajaran yang baik, hingga akhirnya menghasilkan lulusan yang cakap pula.  

Hadirin sekalian yang berbahagia,
Seperti di instituasi lainnya, upaya mewujudkan misi Kemenristekdikti ini memerlukan waktu yang panjang, kerja keras, dan konsistensi. Yang jelas, kiranya kita semua sepakat bahwa bila semua PTN dan PTS memenuhi standar SNDikti, perguruan tinggi akan mampu menghasilkan lulusan yang bukan hanya menjadi pendukung (supporter) bagi suatu perubahan; melainkan juga sebagai motor penggerak (driver) untuk memfasilitasi perubahan masyarakat.

Lebih dari itu, jika memungkinkan pendidikan tinggi perlu memainkan perannya sebagai pemungkin (enabler) bagi perubahan dan inovasi-inovasi sosial, sebagaimana dituntun dan dituntut dalam era disruptif ini. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, mari kita bergandengan tangan demi kejayaan Tanah Air dalam semangat Hari Pendidikan Nasional. Saya ucapkan selamat dan terima kasih untuk semua pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, penggiat, dan pecinta dunia pendidikan di seluruh Ibu Pertiwi. Semoga Allah SWT, Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang, meridhai usaha kita.

Wassalamu’alaikum wr. wb.
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Mohamad Nasir

Share:

DEKLARASI ODF BLORA DAN GERMAS HIDUP SEHAT


Deklarasi ODF Dan Germas
Wilayah Kecamatan Blora
Di Blok T
Blora,- Jumat 27 April 2018 pukul 06.30 s.d 08.30 WIB bertempat di Komplek Blok T Terminal Lama Kabupaten Blora telah dilaksanakan kegiatan deklarasi Open Defecation Free (ODF) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sat (Germas) yang dihadiri lebih kurang 300 orang.

Ketua Panitia penyelengara ODF Germas dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pagi ini semoga bisa bermanfaat, Perubahan gaya hidup masyarakat maka dapat terjadi pergeseran penyakit.

Lanjutnya. Berlaku hidup peaksanaan dari keluarga, Pembelajaran dan kemandirian. Konsumsi sayur buah tidak merokok dan mengunakan jamban yang sehat ditunjangn dengan kegaitan fisik 30 menit per hari.

Mengkonsumsi buah dan sayur serta 6 bulan sekali periksa kesehatan untuk mendeteksi penyakit pada tubuh kita,” katanya.

Kegiatan ini dalam rangkaian kegiatan senam bareng ODF dan Germas. “Kegiatan  pagi ini mudah-mudahan penuh barokah. Germas ini di dalamnya ada 6 gerakan masyarakat / Germas yang di dahului dengan aktifitas fisik,” ucap Sarmidi Camat Blora dalam sambutannya.

Konsumsi, lanjut Sarmidi, buah dan sayur, Pemeriksaan kesehatan secara rutin di UPT Puskesmas Blora dan UPT Puskesmas Medang. Pemcegahan dan penangulangan stanting penyakit-penyakit di era digital ini sangat luar biasa dan muncul berbagai penyakit, yang penting kesehatan dan pendidikan katanya.                       

Sementara itu, Kadinas Kesehatan Blora Dr. Heny indriyani mengatakan bahwa di Kecamatan Blora ke-2 yang mendeklarasikan ODF ini yang pertama Kecamatan Cepu. Di bulan Nopember 2018 Kabupaten Blora sudah ODF.

Tidak hanya dinas kesehatan yang bertanggung jawab, termasuk masyarakat harus berusaha keras seluruhnya dan harus di bantu semua sektor oleh seluruh komponen masyarakat.

Lebih lanjut Dr. Heny menjelaskan bahwa pada saat makan harus ada sayur dan buah. Terlalu banyak nasi hidup kita tidak sehat. Tensi gula darah kolesterol, rokok efeknya pada anak-anak dan ibu-ibu tidak baik. Sehingga Blora bisa meningkatkan indek pembangunan kesehatan.

Kalau merokok di belakang rumah saja. Rajinlah berolah raga, Istirahat yang cukup, maksimal jam 10 malam hrus istirahat,” tegas Kadinas Kesehatan Blora.  (JW/Heripur)
Share:

CAMAT BLORA KUNJUNGI GEBYAR PAUD SE-KECAMATAN BLORA

Camat Blora Berjabat Tangan Dengan
Salah Satu Dalang Cilik Peserta Gebyar PAUD
Di TK Negeri Pembina Blora

Blora,- Gebyar PAUD Tingkat Kecamatan Blora, hari ini Rabu,25 April 2018 di gelar oleh Ikatan Guru Taman Kanak Indonesia (IGTKI) dan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di TK Negeri Pembina.

Acara gebyar PAUD Tingkat Kecamatan di ikuti seluruh TK Se-Kecamatan Blora. Berbagai lomba di gelar dalam acara tersebut, antara lain ada lomba mewarnai, lomba menari, lomba dalang cilik, futsal anak-anak dan masih banyak lagi lomba lainnya.

"Ini merupakan kreatifitas yang luar biasa,anak-anak usia dini diperkenalkan dengan bermacam-macam lomba, untuk melatih mental mereka," Jelas Camat Blora, Sarmindi saat meninjau lokasi gebyar Paud di TK Negeri Pembina Blora.

Kegiatan hasil kerjasama dari IGTKI dan HIMPAUDI ini sangat bagus sekali karena anak usia dini bisa mengembangkan bakatnya dan berkreasi sesuai kemampuanya masing-masing lanjut sarmidi.

Salah satu lomba yang menarik perhatian adalah dalang cilik, dengan lihainya memainkan wayangnya yang sangat sederhana dengan cerita kucing sama srigala yang mau dimakan Harimau,

Yang berakhir dengan matinya srigala karena tidak bisa memanjat pohon,sedangkan kucing bisa memanjat pohon, demikian cerita salah satu peserta dari TK Bhayangkara Blora.

Gebyar Paud ini natinya akan dilanjutkan ke tingkat Kabupaten dan bagi para pemenang hari ini akan di ikutkan ke tingkat Kabupaten Blora,” pungkas Camat Blora. (Heripur)
Share:

WARGA PERGI KE BANK / ATM GRATIS KAWALAN POLISI POLRES BLORA

Anggota Polres Blora Siap Kawal
Warga Pergi Ke Bank / ATM

Blora,- Mengantisipasi maraknya aksi tindak kejahatan jajaran Kepolisian Resor  (Polres) Blora terus menggelar patroli baik dimalam hari maupun siang hari.

Setelah melakukan berbagai razia baik pengendara mobil, motor dan ran razia  pedagang miras.

Polisi menggelar patroli di beberapa kantor bank serta beberapa Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan.

Kapolres Blora AKBP Saptono SIK MH. Melalui Kasat Sabhara Polres Blora AKP Siswanto mengatakan, apa yang dilakukan ini sebagai langkah polisi memberikan rasa aman dan nyaman bagi para nasabah.

Sehingga mereka tidak merasa takut untuk melakukan aktifitasnya di bank. Untuk itu Polisi akan selalu melakukan pengecekan baik di sekitar kantor bank maupun dibeberapa ATM.

Nantinya anggota akan melakukan pengecekan baik kondisi ATM apakah ada yang janggal serta melihat aktifitas perbankan.

Jajaran Polres Blora ingin memberikan rasa aman dan nyaman baik kepada para nasabah maupun para pegawai bank.

“Kami ingin mereka dapat melaksanakan aktifitasnya ke Bank atau ATM tanpa adanya gangguan,” tegas AKP Siswanto.

Kasat Sabhara Polres Blora juga mengimbau kepada para nasabah bank yang akan melakukan proses perbankan, meliputi transfer atau menabung hendaknya tidak perlu membawa harta benda yang dapat memancing pelaku kejahatan.

Selain itu, Lanjut Kasat, manfaatkan jasa petugas Polisi untuk menemani atau melakukan pengawalan.

Hal ini dilakukan apabila memang membutuhkan jasa petugas untuk mengawal. Apabila nasabah ingin mengambil uang dengan jumlah yang cukup banyak.

“Kami juga memberikan jasa pengawalan kepada para nasabah yang memang membutuhkan apabila mengambil uang dengan jumlah banyak. Kami tidak memungut biaya untuk memberikan jasa pengawalan,” pungkas Kasat Sabhara Polres Blora. (Heripur)
Share:

Hot News

Sejumlah Titik di Ruas Jalan Jepon-Bogorejo Blora Mulai Dibangun

  𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sejumlah titik (enam titik) di ruas jalan Jepon-Karang-Bogorejo, yang merupakan jalan alternatif menuju wilayah J...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »