CEGAH GELOMBANG MASSA UNRAS 212 KE JAKARTA POLRES BLORA BERLAKUKAN SIAGA 1


Pemeriksaan Kendaraan Pribadi
Di Perbatasan Blora Barat
Blora,- Kapolres Blora AKBP. Surisman SIK, MH menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Blora agar tidak turut melakukan aksi unjuk rasa (unras) Super Damai di lokasi Monas Jakarta pada Jumat 2 Desember 2016 mendatang, jajaran Kepolisian Resor Blora melakukan penyekatan gelombang massa terkait rencana aksi demo 2 Desember nanti atau disebut dengan istilah “212”. Polres Blora sebagai salah satu Kepolisian penyangga Ibu Kota jawa tengah akan melakukan penyekatan / pencegahan di berbagai jalur pintu keluar. diantaranya di wilayah Kecamatan Jati di Desa Singget berbatasan dengan Kabupaten Grobogan, wilayah Kecamatan Kunduran di Desa Gagakan berbatasan dengan Kabupaten Grobogan dan di wilayah Kecamatan Blora di desa Polaman berbatasan dengan Kabupaten Rembang. “saat ini kita sedang berusaha mencegah masyarakat Blora untuk pergi berunjuk rasa ke Jakarta.” terang Kapolres Blora AKBP Surisman SIK,MH.
Untuk mengantisipasi hal itu, jajaran Polres Blora telah melakukan dialog bersama sejumlah elemen, juga para tokoh agama dan masyarakat. Polisi juga telah memberikan sejumlah himbauan kepada masyarakat terkait rencana aksi demo tersebut. “Kita melakukan kerjasama dan sinergitas antara Furkopimda dan Furkopimca se-Kabupaten Blora, dalam memeberikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelarangan Unras ke Jakarta tanggal 2 Desember 2016,” jelas Kapolres Blora.

Disamping itu sebagai upaya preemtif dan preventif, Polres Blora menggandeng ormas dan tokoh agama untuk melakukan kegiatan keagamaan seperti tausiah dan doa bersama di masjid-masjid. Polisi juga mengintensifkan komunikasi dengan warga secara door to door. “Kami juga melakukan kegiatan masuk kampus dan sekolah serta apel bersama kewilayahan agar segenap masyarakat tidak turun ke Jakarta untuk melakukan unjuk rasa yang dapat berpotensi terjadinya gangguan Kamtibmas,” tegas Kapolres Blora AKBP.Surisman SIK,MH. (adi sanrico)
Share:

RANPERDA APBD BLORA TAHUN 2017 DISEPAKATI

Penandatanganan Pimpinan DPRD Blora
Pengesahan Ranperda APBD 2017 Bersama
Bupati Blora
Blora,- Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017 disepakati Bupati dan DPRD Kabupaten Blora (29/11/2916).
Setelah dilakukan rapat di ruang rapat utama DPRD Kab. Blora, dengan agenda acara pemandangan umum fraksi-fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang RAPBD Kab. Blora tahun anggaran 2017. Kemudian dilanjut dengan Jawaban Bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi. Akhirnya, Bupati dan DPRD Kab. Blora menyetujui Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2017.
Ketua DPRD Kab. Blora, Bambang Susilo selaku pimpinan sidang, mengatakan, setelah disetujuinya RAPBD Kab. Blora Tahun Anggaran 2017, maka setelah 3 (tiga) hari harus dikirim ke Gubernur Jawa Tengah untuk dimintakan evaluasi dalam kurun waktu 15 hari. Kemudian RAPBD tersebut baru ditetapkan menjadi APBD.
“Dengan terbitnya RAPBD tepat waktu ini, harapan kami pembangunan di Kab. Blora akan segera mulai diawal tahun seperti tahun 2016,” katanya.
Terkait dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru akan diumumkan diakhir tahun. DPRD berharap, bisa bekerja lebih cepat sehingga kegiatan-kegiatan dimasing-masing SKPD bisa terlaksana.
“Kami berharap SKPD ini tidak molor-molor khususnya kegiatan infrastruktur yang banyak ditunggu masyarakat,” harapnya.
Ditanya bilamana penetapan APBD Blora lebih cepat dibandingkan APBD Provinsi Jawa Tengah. Bambang menjelaskan, apabila nanti dalam perjalanan ada bantuan keuangan provinsi ke Kab. Blora. Maka, didalam penjabaran APBD, Bupati akan menjelaskan disitu bahwa Kab. Blora mendapatkan bantuan dari Provinsi sekian milyar. Jadi, tidak menunggu APBD perubahan, tandasnya.
Terkait OPD baru, Bupati Djoko Nugroho menjelaskan bahwa OPD dilakukan dalam rangka penajaman dimana sebelumnya telah dilakukan evaluasi. Sedangkan untuk mengukur hasil dari mutasi pejabat, menurutnya adalah hasil karya pembangunan di Kab. Blora. Kalau bangunannya tidak benar berarti mutasinya tidak benar, katanya.

“Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dipecah menjadi 2 Dinas, karena keduanya sangat penting dan itu mengurusi kebutuhan mendasar masyarakat. Pertanian digabung dengan Perkebunan, kemudian Peternakan digabung Perikanan. Kami harapkan Peningkatan Belanja Daerah. InsyaAllah hasilnya nanti akan lebih bagus,” harapnya. (adi sanrico)
Share:

APEL SIAGA 1 POLRES BLORA ANTISIPASI MASSA DEMO 2 DESEMBER 2016

Apel Siaga Jajaran Polres
Di Halaman Mapolres Blora
Blora,- Meskipun di kawasan Kabupaten Blora tidak ada gerakan 2 Desember 2016 (aksi demo dugaan penistaan agama melibatkan Basuki Tjahaja Purnama) untuk mendukung aksi serupa di Jakarta, polisi tetap melakukan siaga penuh, (30/11/2016) pagi, ratusan personil menjalani apel siaga di halaman Mapolres Blora, untuk mengantisipasi aksi yang mungkin muncul secara dadakan.
Semua personil yang tersebar di tiap satuan maupun Polsek mengikuti apel gabungan yang dipimpin Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda, SE. Para peserta apel diminta siaga di mapolres dan seluruh jajaran demi kepentingan pengamanan yang bersifat insidentil.
“Kalau ada apa-apa terkait aksi 2 Desember, pasukan inilah yang akan ditugaskan, kita jaga dan kita kawal aksi damai Bela Islam Jilid III ini di Jakarta tetap jaga suasana kondusifitas di wilayah kabupaten Blora dengan baik,” pintanya saat memberikan wejangan apel siaga.
Menurut Kabag Ops Polres Blora, Kompol I Gede Arda, SE bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi. Disamping itu apel siaga juga sebagai bentuk soliditas Polri yang 16 ribu anggota gabungan dari berbagai Polda melakukan pengamanan di Jakarta.
Sebelumnya, langkah-langkah preventif dan pencegahan juga sudah dilakukan oleh Polres Blora bersama instansi samping. Upaya tersebut salah satunya dengan pendekatan kepada sejumlah tokoh agama untuk tidak mengerahkan massa yang akan berunjuk rasa ke Jakarta.

Di samping itu, Kapolres Blora AKBP Surisman SIK,MH juga menginstruksikan kepada anggota untuk meningkatkan pengamanan dibeberapa objek vital dan tempat-tempat ibadah. Hal ini sebagai antisipasi apabila ada oknum masyarakat yang tidak puas imbas dari upaya yang telah dilakukan oleh aparat gabungan yang melarang masa untuk ke Jakarta.  “Teman-teman kita di Ibu Kota sedang siaga karena kedatangan tamu para demonstran yang menuntut dugaan penistaan agama. Tidak hanya polisi laki-laki, polwan berjilbab juga siaga menghadapi pendemo dengan lantunan asmaul husna. Kita yang di sini tetap harus waspada,” tegas Kompol I Gede Arda, SE (adi sanrico)
Share:

PENYAKIT KAKI GAJAH SUDAH MASUK TUNJUNGAN

Warga Tunjungan Tetes Vaksin \
Agar Terhidar Penyakit Kaki Gajah
Blora,- Selaras dengan Program Kementerian Kesehatan RI Puskesmas Desa Tamanrejo mengadakan sosialisasi dan pencegahan penyakit kaki gajah yang mulai merebak di wilayah Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tunjungan AKP. Supriyo SH menyampaikan dukungannya kepada puskesmas Tunjungan dengan program yang bagus ini. Karena kesehatan sangat mahal harganya sesuai kata pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati. Selain dengan ilmu yang telah kita peroleh, juga dengan vaksinasi yang akan dilaksanakan waktu dekat ini. Mudah–mudahan Kecamatan Tunjungan bisa terbebas dari penyakit kaki gajah.Tutup kapolsek.
Rencananya puskesmas selain sosialisasi guna mencegah penyakit kaki gajah juga akan mengadakan pemberian vaksinasi kepada masyartakat Kecamatan Tunjungan selama 5 tahun kedepan, disetiap tahunnya akan diberikan satu dosis obat. Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut masyarakat Kecamatan Tunjungan bisa terbebas dari penyakit kaki gajah (30/11/2016).
Kepala Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Blora menyampaikan terima kasih kepada Kepala Puskesmas Tamanrejo yang telah mengadakan sosialisasi dan pemberian obat vaksin pencegahan penyakit kaki gajah ini diharapkan program ini dapat cepat terlaksana sehingga masyarakat Kecamatan Tunjungan dapat terbebas dari penyakit kaki gajah tersebut.

Dukungan Kapolsek di buktikan dengan diperitahkannya Polmas dan Bhabinkamtibmas  Brigadir Polisi Ferry Antok ikut serta mensosialisasikan pemberian vaksin kaki gajah kepada warga di Desa Binaannya. Selain itu Polmas dan Bhabinkamtibmas mengajak seluruh warga di Desa binaannya untuk mencegah berkembang biaknya cacing filaria. “Ini bentuk kecil apa yang bisa Polsek Tunjungan bantu untuk menghindari berbagai penyakit yang disebabkan nyamuk,” Jelas Kapolsek Tunjungan AKP. Supriyo SH. (adi sanrico)
Share:

ANTISIPASI AKSI DEMO 212 KAPOLSEK TODANAN RESOR BLORA RAJIN SAMBANGI TOKOH MASYARAKAT

Kapolsek Todanan AKP. Sutrisno SH
Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat Todanan
Blora,– Seruan unjuk rasa nasional dalam aksi bela Islam jilid III diantisipasi oleh Polres Blora beserta seluruh jajarannya. Setiap pimpinan di tingkat Polsek diwajibkan untuk berdialog dengan tokoh agama, masyarakat maupun adat melalui pendekatan hati ke hati, agar tidak terprovokasi atau terpancing untuk ikut berunjuk rasa dalam aksi bela Islam jilid III. (29/11/2016).
Seperti yang dilakukan oleh Kapolsek Todanan Resor Blora yang bersama-sama dengan unsur pimpinan di tingkat desa melakukan silaturahmi dengan tokoh agama di wilayah kecamatan Todanan.
Kapolsek Todanan AKP Sutrisno SH berusaha memberikan pemahaman kepada seluruh tokoh agama yang didatangi untuk mempercayakan penegakan hukum oleh Polri dalam kasus penistaan agama yang dilakukan oleh saudara Basuki Tjahaya Purnama (Ahok).
Kunjungan dilakukan terhadap tokoh agama dan masyarakat yakni H Maskur di rumahnya Desa Bedingin, Kecamatan Todanan Kabupaten Blora. Seluruh tokoh agama dan masyarakat yang  sebelumnya sudah dikunjungi merasa senang atas kunjungan yang dilakukan oleh aparat kepolisian bersama dengan anggota TNI dan aparat pemerintahan desa, dan berharap agar kunjungan ini dapat berlanjut dan berkesinambungan untuk menjalin tali silaturahmi dan komunikasi.

Kapolres Blora AKBP Surisman mengakui bahwa telah memerintahkan jajarannya untuk terus menerus secara intens berkunjung dan berdialog dengan warga masyarakat, terutama para tokoh agama Islam. “Kegiatan tersebut akan terus menerus dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat Sergai khususnya para tokoh agama tidak terprovokasi dan tidak ada yang berunjuk rasa dalam aksi bela Islam tanggal 2 Desember 2016 nanti,” pungkas Kapolres Blora. (adi sanrico)
Share:

FESTIVAL HADROH DAN MUSIK RELIGI SE-KABUPATEN BLORA

Festival Hadroh dan Musik Rebana
Dihadiri Wakil Bupati Blora
Blora,- Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman M.Si menghadiri acara Festival Hadroh dan Musik Rebana Se-Kabupaten Blora di Blok T (eks terminal lama). Acara yang diadakan dalam rangka memperingati Maulud Nabi Muhammad Saw ini dihadiri juga Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI)  Kabupaten Blora Slamet Pamudji dan KH. Muhtadi Noor. (29/11/16).
Festival Hadroh dan musik religi yang digelar selama 2 hari (29-30/11) ini diikuti peserta sebanyak 17 grup yang terdiri dari para pelajar dan umum. Adapun yuri berjumlah 4 orang yakni dari Kabupaten Blora dan Tuban.
Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman M.Si mewakili Bupati Blora dalam sambutannya sangat mengapresiasi kepada para peserta, yang mana kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan kepada Rosullulah Muhammad Saw.

H. Arief Rohman M.Si juga berharap kegiatan festival hadroh ini bisa diadakan secara kontinyu yang tak lain bertujuan agar Blora lebih berkah, lebih tentram dan semakin mencintai seni budaya. "Dengan diadakan kegiatan festival hadroh secara kontinyu diharapkan dapat lahir grup-grup hadroh baru, yang juga merupakan bagian dari seni dan budaya khususnya kebudayaan islam yang ada Di Blora," ungkapnya. (adi sanrico)
Share:

KANIT DIKYASA POLRES BLORA MENJADI PEMBINA UPACARA DI SMP NEGERI 2 BLORA

Kanit Dikyasa Ipda Sri Retno Yoga
Menjadi Pembina Upacara Di Halaman SMP N 2 Blora
Blora,- Pada pagi hari ini Selasa tanggal 29 Nopember 2016 dalam rangka peringatan hari KORPRI , Kanit dikyasa polres blora  Ipda Sri Retno Yogo  menjadi pembina upacara di SMP Negeri 2 Blora, diikuti ratusan siswa, termasuk guru dan staf SMP Negeri 2 Blora.
Pada kesempatan ini Kanit dikyasa polres blora  Ipda Sri Retno Yogo  menyampaikan arahan kepada seluruh siswa tentang masalah Kenakalan Remja, Narkoba dan ketertiban dalam berlalulintas.
Dengan diadakannya kegiatan ini dimaksud agar para generasi muda khusunya di daerah Blora ini selalu menghindari barang berbahaya seperti Narkoba dan sabu – sabu, menurut Ipda Sri Retno Yogo  ini kasus Narkoba selama ini terjadi kepada anak di bawah umur mulai dari SMP hingga SMA. 
Selain hal  diatas Ipda Sri Retno Yogo  juga menyampaikan bahwa siswa siswi SMPN 2 Blora adalah generasi penerus bangsa,  calon pemimpin masa depan untuk itu seluruh siswa agar lebih giat belajar untuk meraih prestasi dan yang tidak kalah penting agar kegiatan yang diluar sekolah, harus diisi dengan kegiatan kegiatan yang positif.”ungkap Ipda Sri Retno Yogo  .
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Blora Andreas Sutrasno, S.Pd.,MM.Pd. sangat senang dengan didatangi personil Polres blora  Ipda Sri Retno Yogo  sebagai irup pada upacara kali ini.

Andreas Sutrasno juga  mengucapkan banyak terima kasih kepada Polri Khususnya Sat Lantas Polres blora  Ipda Sri Retno Yogo  yang telah peduli terhadap dunia pendidikan khusunya di SMPN 2 Blora. “Kami berharap kepada semua siswa dan siswinya Semoga arahan yang disampaikan oleh bapak Kanit dikyasa polres blora  Ipda Sri Retno Yogo  bisa menjadi motivasi kepada anak didik kami untuk meraih prestasi,” Jelas Kepala Sekolah Andreas Sutrasno. (adi sanrico)
Share:

DANDIM BLORA OPTIMIS PROGRAM PEMBANGUNAN JAMBAN SEGERA RAMPUNG

Pembangunan Jamban Di Kecamatan Banjarejo
Blora,– Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos, (29/11/2016) mengaku sangat optimis bahwa program pembangunan jamban yang merupakan dana hibah dari provinsi Jawa Tegah diwilayah Kodim 0721/Blora akan segera rampung.
Optimisme orang nomor satu di Kodim 0721/Blora itu, lantaran melihat cukup semangat dan partisipatifnya seluruh jajaran Koramil Kodim Blora bekerjasama dengan para Kepala desa dan masyarakat. “Kalau saya lihat dengan semangatnya para anggota dan masyarakat, maka pembangunan jamban segera selesai”. Ungkapnya.
Kunjungan yang dilakukan Dandim Letkol Inf Susilo di beberapa desa khususnya di wilayah binaan Koramil 03/Banjarejo, “Presentase kerja hampir 85 %, jadi wajar kalau saya sangat optimis pembangunan Jamban hampir rampung,” lanjutnya.

Dandim berharap pembangunan jamban bisa cepat selesai, agar masyarakat yang tersentuh progam ini, bisa secepatnya menikmati hasilnya dan masyarakat bisa merasakan manfaat dari program ini, mereka yang selama ini belum bisa membuat jamban sendiri, kini bisa bernafas lega, kebiasaan yang tidak benar akan segera hilang dan musnah. Tandanya. (adi sanrico)
Share:

POS PANTAU DAN PENYEKATAN JALUR ANTISIPASI DEMO BELA ISLAM JILID III

Pos Pantauan Polres Blora
Di Perbatasan Blora Barat
Blora,– Sat Shabara Polres Blora telah mendirikan tenda sebagai tempat Pos pemantauan untuk antisiapasi demo Damai Bela Islam Jilid III. Polres Blora memerintahkan anggotanya untuk bergantian berjaga di perbatasan yang kemungkinan masyarakat bergerak menuju Jakarta melalui jalan tersebut. (27/11/2016) Selasa ini 29 sampai 2 Desember mendatang kita akan melaksanakan penyekatan di perbatasan. Misalnya di daerah skitar perbatasan Kabupaten Blora dengan Kabubapten tetangga yakni di wilayah kecamatan Jati dan Kecamatan Kunduran perbatasan antara Kabupaten Blora dengan Kabupaten Purwodadi. Untuk di jalur utara penyekatan di daeah Polaman Kecamatan Blora yang berbatasan dengan Kabupaten Rembang.
Kapolres Blora  AKBP Surisman mengatakan bahwa Penyekatan dilakukan oleh personil Polres Blora dari berbagai fungsi, baik itu Sat Sabhara, Satlantas, Satreskrim, Sat Intel, Propam serta melibatkan personil Polsek jajaran. Itu dilakukan untuk memantau sekaligus meminimalisir jumlah masa yang akan berangkat ke Jakarta, khusunya dari wilayah Kabupaten Blora.
“Apabila ada massa dalam jumlah besar yang akan melaksanakan demo di Jakarta, akan kita sampaikan himbauan bahwa penyampaian aspirasi tidak perlu di Jakarta. Tidak perlu mengerahkan massa besar-besaran, semuanya dapat disampaikan dengan damai,” tegas AKBP Surisman.
Selain langkah penyekatan, Polres Blora juga akan melaksanakan monitoring dan patroli untuk mengantisipasi agar tidak terjadi aksi massa yang berlebihan. Khusus untuk masyarakat Blora, pihaknya menghimbau agar bijaksana dalam menyikapi perkembangan situasi saat ini. Jangan sampai isu-isu yang berkembang ini ditanggapi dengan negatif, sehingga akan menjadi bumerang bagi kita semua.
Bila mana ada warga yang berniat untuk ke Jakarta mohon hendaknya ditanyai apa keperluan dan tujuannya berangkat ke sana, apabila berniat untuk mengikuti demo tersebut langsung kita lakukan negosiasi oleh polisi wanita (polwan), disinilah peran polwan lebih pada pendekatan secara kekeluargaan, dan alasan kenapa mengikut sertakan polwan di daaerah penyekatan tersebut agar masyarakat yang akan menuju ke Jakarta kembali kerumah dan tidak mengikuti demo Bela Islam Jilid III ini, selain hanya untuk penyekatan.

Dalam rangka mempersiapkan langkah-langkah penyekatan maupun pengamanan sebagaimana disebut diatas, Polres Blora akan melaksanakan sispamkota (sistem pengamanan tingkat kota). Sispamkota ini melibatkan personil Polri, TNI dan instansi terkait, agar masing-masing pihak lebih memahami tugas dan fungsi masing-masing. (adi sanrico)
Share:

KAPOLRES BLORA PIMPIN GELAR PASUKAN ANTISIPASI DEMO 212

Apel Konsolidasi
Dalam Rangka Mengawal Kebhinekaan
Di Halaman Mapolres Blora
Blora,- Kapolres Blora AKBP Surisman, (28/11/2016) pagi, memimpin apel gelar pasukan dalan rangka persiapan demo tanggal 2 Desember 2016 mendatang. Apel bersama dalam rangka koordinasi menjelang demo serentak yang dikenal dengan sebutan 212 itu berlangsung di halaman Mapolres Blora, Jalan Blora Jepon KM 5, dihadiri oleh ratusan personil gabungan terdiri dari unsur Polri/TNI, Satpol PP dan Dishub.
Mengantisipasi aksi demo besar-besaran yang menuntut gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) segera diadili, Polres Blora menggelar Apel Gelar Pasukan, kegiatan yang digelar serentak dalam rangka antisipasi unjuk rasa besar kelompok buruh dan FPI di Jakarta 2 Desember besok. Kegiatan tersebut dilakukan oleh seluruh jajaran Polres se-Polda Jawa Tengah.
Kapolres Blora AKBP Surisman SIK,MH membacakan amanat Kapolda Jateng Irjen Drs Condro Kirono. mengatakan, setiap orang bebas melakukan penyampaian pendapat di depan umum, karena itu adalah hak setiap orang serta sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan tidak boleh melakukan aksi yang mengundang SARA dan cacian terhadap negara. "Boleh lakukan aksi di depan publik sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan tidak boleh melakukan aksi yang anarkis yang mengganggu ketertiban masyarakat," tegas AKBP Surisman. 
Polres Blora melakukan apel gelar serentak, kita siap mendukung dalam hal operasi cipta kondisi. Itu sudah kita laksanakan melalui operasi lalu lintas.
Melalui kegiatan tersebut Kapolres berharap, mereka yang akan melakukan aksi demo ke Jakarta akan berpikir ulang, serta bisa mengurungkan niatnya. Kapolres pun memberikan perintah kepada seluruh Kapolsek, Babinkamtimas untuk selalu memonitor perkembangan di lapangan. "Kami berharap apabila dari TNI ada informasi tolong disampaikan ke kami," paparnya.

Menurut Kapolres, hingga sampai saat ini untuk wilayah Kabupaten Blora belum ada masa yang akan berangka ke Jakarta. Namun tidak menutup kemungkinan mereka berangkat secara individu. "Bilamana kita mengetahui tolong di cegah dengan bahasa yang santun, namun bila tidak mau, kita tidak boleh menghalangi, tapi kita bisa berpesan jangan anarkis," tandasnya. (adi sanrico)
Share:

SOSIALISASI KARYA BHAKTI MANDIRI DI DESA KEDUNGBACIN

Sosialisasi Karya Bakti Mandiri
Oleh Pasiter Kodim 0721/Blora Di TPA Kedungbacin
Blora,- Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Surana beserta Tim dari Kabupaten Blora sosialisasi Karya Bhakti Mandiri pada masyarakat Desa Kedungbacin Kecamatan Todanan Blora. Kegiatan itu berlangsung di Tempat Pendidikan Alqur’an (TPA) Desa Kedungbacin. (28/11/2016)
Hadir di kegiatan tersebut Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Surana, BPMPKB Suyono, Bapeda Bambang , BPU Sutono, ST, Danramil Todanan Kapten Inf Suahmad, Kapolsek Todanan diwakili Aiptu Sukimin , Kepala Desa Kedungbacin Rasmo serta masyarakat setempat.
Sosialisasi tersebut guna memaparkan Kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan yakni, Drainase MD 50 x P. 175 M, Talud P. 125 M x T. 2 M, Plat Jembatan P. 12 M X L. 3 M, Talud II P. 35 M x T. 2 M , Talud III P. 68 M x T. 1,8 M. Sumber dana APBD Kabupaten Blora senilai Rp.350.000.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah). Rencana pelaksanaan 01 Desember 2016 sampai selesai. Jelas Pasiter Kodim Blora Kapten Inf Surana di hadapan tamu undangan yang Hadir.
Pasiter berharap sosialisasi yang disampaikan transfaran ini, agar semua lapisan masyarakat mengetahui dan mengerti, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan nanti bisa berjalan dengan baik, lancar dan tertib, sehingga bisa terwujud kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
Kepala Desa Kedungbacin Rasmo menyampaikan ucapan terimaksih bahwa Proyek Karya Bhakti mandiri bisa turun di Desa Kami, “Proyek ini bukan semata-mata turun begitu saja tapi melalui proses panjang,” jelas Kades Kedungbacin Rasmo.

Dalam pelaksanaan Sosialisasi Karya Bhakti, Kades Kedungbacin bertanggung jawab dan mengkoordinir masyarakat untuk  menyengkuyung dan bergotong royong  sampai selesai. (adi sanrico)
Share:

FESTIVAL BARONGAN NUSANTARA 3

Festival Barongan Nusantara
Di Alun-alun Kota Blora
Blora,– Festival Barongan Nusantara kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten Blora dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Blora ke 267. Festival Barongan Nusantara yang diselenggarakan 22 hingga 27 November 2016 berlansung sangat meriah dan terdapat berbagai rangkaian kegiatan. Diawali dengan lomba mewarnai Barongan yang diikuti oleh Siswa Siswi PAUD dan TK se Kabupaten Blora (22/11), Seminar Budaya (23/11), Gelar Wayang Krucil (24/11), Pameran Seni Budaya (24-26/11), Pameran Kerajinan dan UMKM (24-26/11), Parade Barongan (26/11) dan ditutup dengan Pagelaran Barongan (26/11).
Rangkaian kegiatan yang paling ditunggu masyarakat Kabupaten Blora adalah Parade dan Pagelaran Barongan. Bupati Blora Djoko Nugroho melepas peserta Parade Barongan Nusantara 3 di Alun-alun Kabupaten Blora. Sabtu, (24/11). Acara ini dihadiri pula oleh Ibu Umi Kulsum Djoko Nugroho, Wakil Bupati Blora H Arief Rohman M.Si beserta Ibu Ainus Sholichah.
Parade Barongan Nusantara dibuka dengan penampilan grup Seni Barong Risang Guntur Seto dari Kabupaten Blora dan diikuti oleh 26 peserta diantaranya dari Grup seni Barong Risang Guntur Seto Blora, Boyolali, Jepara, Demak, grup Barongan Brai dari 13 Kecamatan di Kabupaten Blora dan 9 grup Barongan Ampyak-ampyak. Warga pun beramai-ramai memenuhi Alun-alun Kabupaten Blora, Jalan Pemuda hingga Gedung DPRD Blora yang merupakan rute parade.
Di malam harinya, diselenggarakan Pagelaran Barongan Nusantara 3 yang merupakan puncak acara di Blok T Blora dengan bintang tamu Didi Nini Thowok. Tampil pula kesenian barongan dari Kabupaten Kendal, group seni Barong Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, group Barongan UNNES, serta grup seni Barong Risang Guntur Seto dari Kabupaten Blora.
Bupati Blora Djoko Nugroho menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya parade ini. Diharapkan kegiatan ini dapat diadakan setiap tahunnya dan semakin meriah. Dengan adanya Festival Barongan ini diharapkan dapat memupuk budaya Blora dan mengenalkan Barongan kepada masyarakat.
Adapun pemenang lomba Parade Barongan Nusantara 3 sebagai berikut:
Juara 1 diraih Barong Harimo Kuncoro Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan
Juara 2 diraih Barong Putro Kusumo Desa Palon, Kecamatan Jepon
Juara 3 diraih Barong Singo Kembang Joyo Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora

(adi sanrico)
Share:

BUPATI BERSAMA DANDIM DAN DINTANBUNAKIKAN BLORA TURUN SAWAH

Forkopimda Dalam  Acara Gerakan Tanam Padi
Sistem Jajar Legowo Di Kelurahan Tambakromo Kec. Cepu
Blora,–  Bupati Blora Djoko Nugroho bersama Dandim 0721/Blora Letkol Inf Susilo diwakili Kasdim Mayor Kav Burhanuddin dan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan) Blora berinergi melakukan tanam padi bersama seluas 3 Hektare. Kegiatan ini dalam acara gerakan tanam padi sistim jajar legowo dengan alat tanam Transplater di areal persawahan Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora (28/11/2016).
Gerakan menanam padi sistim jajar legowo dengan alat tanam Transplater yang bekerjsama dengan Pemkab Blora, Dinas Pertanian Dan TNI Kodim Blora ini  dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional menuju masyarakat Blora lebih makmur dan sejahtera. Kata Kasdim Blora Mayor Kav Burhanuddin, ST mewakili Dandim Blora saat dilokasi.
Penanaman padi bersama ini diikuti oleh Djoko Nugroho, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan) Blora Reni Miharti, Dandim 0721/Blora diwakili Kasdim Blora Mayor Kav Burhanuddin, ST, Camat Cepu, Danramil Cepu, Kapolsek Cepu, Kalur Tambakromo, serta tamu undangan yang hadir.

Bupati Blora Djoko Nugroho menyambut gembira dan mengucapkan terimaksih atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menuturkan banyak hal, selain bagaimana cara menggunakan alat tanam Transplater yang benar dan merawatnya agar alat tersebut bisa tahan lama. Ungkapnya. “Menurut Bupati alat tanam Transplater tersebut bisa diandalkan, kerja cepat dan biaya operasi berkurang sehingga sangat menguntungkan para petani,” Jelas Bupati Blora. (adi sanrico)
Share:

AKREDITASI PUSKESMAS JIKEN OLEH KEMENKES JAKARTA

Penerimaan Tamu Kemenkes Jakarta
Dalam Akreditasi Puskesmas Jiken
Blora,- Untuk meningkatkan pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) perlu dilakukan standar pelayanan yang baik secara nasional, seperti yang di alami Puskesmas Jiken kemarin, (28/11/2016) pukul 08.00 WIB telah dilakukan penilaian perihal pelayanan yang ada di Puskesmas Jiken. Hadir pula dalam penyambutan tim penilai akreditasi Puskesmas Ipda sukarjiyo mewakili Kapolsek Jiken bersama unsur Muspika, Kepala UPTD Puskesmas Jiken, Bapak Basri, Sarjanakep, M.Kes., tamu undangan yaitu muspika jiken, Camat Drs. Joko sulistiyono dan Danramil Jiken Kapten Sudiyono menerima Team Penilaian Surveyor Akreditasi Puskesmas di Ruang pertemuan UPTD puskermas jiken.
Team Penilai dari KEMENKES Jakarta berjumlah tiga orang yg diketuai oleh Jumingen, S.Pd, M.Pd, adapun penilaiannya meliputi antara lain Administrasi, Sistem pelayanan, giat puskesmas di masyarakat, hubungandengan instansi terkait di wilayah Jiken, juga disambut dengan tarian tarian daerah oleh anak muda setempat. kegiatan berjalan dengan tertib dan aman.

Diharapkan dengan penilaian kali ini, tingkat pelayanan puskesmas jiken akan lebih meningkat, lebih cepat pelayanannya untuk warga Kecamatan Jiken dan masyarakat sekitarnya. “Tingkat pelayanan puskesmas harus ditingkatkan untuk melayani masyarakat, agar mendapat jaminan pelayanan kesehatan yang baik,” jelas Jumingen, S.Pd, M.Pd (adi sanrico)
Share:

TEKAN ANGKA KECELAKAAN PENGENDARA DIBAWAH UMUR, SAT LANTAS GENCARKAN PENYULUHAN KE SEKOLAH

Siswa SMP N 6 Blora
Menerima Sosialisasi Dan Penyuluhan Keselamatan
Berlalu lintas Yang Benar
Blora,- Pendidikan keselamatan berlalu lintas tak henti-hentinya digaungkan Polantas di seluruh penjuru negeri. Hal tersebut dilakukan guna mengingatkan dan menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas dalam tubuh masyarakat Indonesia. Sehingga, tidak hanya angka kemacetan dan kecelakaan yang dapat ditekan, namun juga mampu menumbuhkan budaya disiplin dalam berlalu lintas.
Begitu juga apa yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Blora. Berbagai upaya telah dilakukan, seperti kegiatan pada Senin, 28 November 2016 dimana unit dikyasa Satlantas Blora bersama para personil satgas 2 Ops Zebra Candi 2016 melakukan Sosi­alisasi dan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada ratusan pelajar SMP Negeri 6 Blora.
Kasat Lantas Polres Blora AKP Febriyani Aer. SIK mengatakan, Sosialisasi dan penyuluhan keselamatan berlalu lintas dikalangan pelajar ini merupakan upaya dalam memberikan pemahan mengenai undang-undang nomor 22 tahun 2009  tentang lalu lintas dan angkutan jalan  serta menanamkan kesadaran pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
”Sosialisasi ke kalangan pelajar ini menjadi bagian da­lam pemahaman lalu lintas yang tertuang di undang-undang nomor 22 tahun 2009. Menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara sejak dini secara otomatis akan menumbuhkan budaya disiplin berlalu lintas” ujarnya
Rata-rata pelajar SMP masuk dalam usia rawan resiko kecelakaan lalu lintas. Untuk itu, pembekalan mengenai kedisiplinan pun diberikan agar meningkatkan kesadaran para siswa terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).
”Usia 17-24 tahun apalagi usia dibawahnya adalah usia rentan resiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kami juga memberikan pembekalan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran pen­ting­nya keselamatan berlalu lintas kepada kalangan pelajar SMP dan SMA di kota Blora ini” jelasnya.
Di sisi lain, pihak sekolah dan orang tua siswa juga di­min­ta agar berperan aktif memberi pemahaman akan pentinya disiplin berlalu lintas kepada para pelajar .”Dalam hal ini, peran serta pihak se­kolah dan orang tua murid juga sangat dibutuhkan dengan membuat peraturan yang me­larang siswanya membawa kendaraan bermotor ke se­ko­lah sebelum memiliki SIM. Pa­ra orang tua hendaknya meng­awasi anaknya agar tidak me­ngendarai kendaraan bermotor di jalan raya sebelum berusia 17 tahun dan membuat SIM,” terang AKP Febriyani Aer.

Sat lantas Polres Blora pemang­ku kepentingan telah berkomitmen untuk terus melakukan upaya-upaya menekan angka kecelakaan di Kabupaten Blora ini. Baik penyuluhan maupun penindakan akan intens kami lakukan demi menumbuhkan budaya disiplin berlalu lintas hingga pada akhirnya mampu menurunkan angka ke­ce­la­ka­an.  (adi sanrico)
Share:

KORAMIL 08/KEDUNGTUBAN KARYA BHAKTI BUAT JALAN TEMBUS

Warga Dukuh Kauman Desa Ketuan Kecamatan Kedungtuban
Membuat Jalan Tembus
Blora,- Koramil 08/Kedungtuban bersama Polsek Kedungtuban dan  warga masyarakat setempat melaksanakan kegiatan Karya Bhakti dengan sasaran buat jalan tembus Panjang 750 meter x Lebar 3 meter, Jalan tembus tersebut menghubungkan dua dukuhan yakni, Dk. Dungjati ke Dk. Kauman Desa Ketuan Kecamatan Kedungtuban, Kabuaten Blora, (28/11/2016).
Kades Ketuan Muktar menjelaskan, maksud dari buat jalan tembus tersebut untuk memperlancar tranfortasi usaha pertanian masyarakat sekitarnya, semula tidak ada jalan. Bantuan dari bapak TNI Koramil Kedungtuban dan Polsek Kedungtuban sangat mendukung pada kegiatan ini, bisa memberikan semangat dan motivasi warga masyarakat untuk segera menyelesaikan pekerjaan tersebut. “Terimaksih kepada Danramil dan Kapolsek yang telah menerjunkan anggotanya untuk gotong royong bersama masyarakat,” Jelas Kades Ketuan Muktar.
Pada kesempatan itu, Danramil 08/Kedungtuban Kapten Inf Darmanto membenarkan yang disampaikan Kades bahwa lokasi tersebut memang belum ada jalan. Menurutnya, jalan ini kedepan sangat membantu warga masyarakat dalam mengakses usaha pertanian, selain itu tentunya membantu pemerintah daerah Kabupaten Blora. “Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat membantu percepatan pemerataan pembangunan di daerah,” Jelas Danramil Kapten Inf Darmanto.

Salah satu warga Ngarji, mengucapkan terimaksih kepada Bapak TNI Koramil Kedungtuban dan Bapak Polisi Polsek Kedungtuban yang telah meluangkan waktunya membantu gotong royong bersama dalam menyelesaikan pembuatan jalan usaha pertanian. “Semoga kegiatan seperti ini selalu ada dan berkesinambungan”. Harapnya. (adi sanrico)
Share:

UNIT RESKRIM POLSEK RANDUBLATUNG BERHASIL AMANKAN KOMPLOTAN PELAKU CURAT

Kawanan Diduga Pelaku Curat
Bersama Aparat TNI Polri Randublatlung
Blora,- Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Randublatung Resor Blora amankan 3 (tiga) orang yang di duga pelaku curat yang berhasil melarikan diri pada saat kejadian kecelakan tunggal di wilayah Jln. Randublatung-jati. Pelaku diamankan Unit Reskrim Polsek Randublatung bersama anggota Koramil 0721 Randublatung setelah melakukan pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polres Pati. (28/11/2016).
Kejadian bermula kemarin hari sabtu malam tanggal 26 November 2016 unit Reskrim Polsek Randublatung menerima informasi dan dimintai bantuan oleh Reskrim resor pati untuk melakukan pemantauan dan penyekatan kendaraan KBM Daihatsu Xenia hitam No. Pol K-8755-UB yang di kendarai oleh 4 orang terduga pelaku curat tersebut.
Setelah dilakukan pengejaran oleh tim Resmob Pati dan Purwodadi yang diduga ke arah Randublatung, Blora. Kemudain KBM Xenia hitam tersebut sempat berhenti dan balik arah ke Kec. Jati dan dilakukan pengejaran kembali namun tidak di ketemukan. Selang 30 menit ada laporan dari warga bahwa terjadi kecelakaan tunggal di Dukuh Tlogo, Ds. Plosorejo, Kec. Jati, Kab. Blora. Kemudian anggota Polsek Randublatung, Jati, Resmob Pati dan Resmob Blora mendatangi TKP dan ternyata merupakan KBM xenia yang di pakai pelaku Curas tersebut.
Informasi dari masyarakat jumlah penumpang KBM Laka tersebut berjumlah 4 orang, 3 orang melarikan diri dan ada satu tertinggal di samping kiri sopir dalam keadaan Luka berat dan sudah tidak bisa tertolong nyawanya.

Barang bukti 1 unit mobil Dhaihatsu Xenia K-8722-UB, 1  tang besar, dan 1 buah senjata tajam celurit atau badik yang dibuang pelaku di wilayah Kecamatan Jati, Blora. Dan hari ini senin pagi 28 November 2016 3 terduga pelaku curas yang berhasil melarikan diri tersebut berhasil di amankan unit Reskrim Polsek bersama anggota Koramil Randublatung. Pelaku cura tersebut adalah Saiful Bin Rukun, alamat Dk. Rames, Ds. Sukoharjo, Kec. Wedarijaksa, Kab. Pati, Khusrul Aktar, alamat Kabupaten Demak dan Arifin, alamat Kabupaten Jepara. “Ketiga pelaku tersebut masih di amankan di Kepolisian Sektor (Polsek) Randublatung Resor Blora untuk di mintai keterangan. Sedangkan proses pemeriksaan lebih lanjut serta pengembangan kasus di serahkan ke sat Reskrim Resor Pati sebagai yang lebih berwenang,” Jelas Kapolsek Randublatung. (adi sanrico)
Share:

Bupati dan DPRD Sepakati 4 Ranperda

Penyerahan 4 Ranperda
Blora,– DPRD Kab. Blora menyelenggarakan Rapat Paripurna dengan agenda acara pembahasan bersama antara Bupati Blora dengan DPRD Kab. Blora tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kab. Blora dan Penyampaian Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2017 disertai Nota Keuangannya. Rapat digelar di ruang rapat utama Kantor DPRD. Kab. Blora, (28/11).
Dalam rapat tersebut, Bupati Blora bersama DPRD Kab. Blora menyepakati 4 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Ranperda tersebut yaitu Ranperda tentang Ketertiban Umum, Ranperda tentang Pencabutan Perda Nomor 7 Tahun 2002 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Desa dan Pamong Desa, Ranperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak, Ranperda tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan.
Dalam rangka pembentukan Ranperda, DPRD Kab. Blora membentuk 2 Panitia Khusus (Pansus) dengan tugas dan tanggungjawab masing-masing. Pansus satu bertugas membahas 3 Ranperda yaitu, Ranperda tentang Ketertiban Umum, Ranperda tentang Pencabutan Perda Nomor 7 Tahun 2002 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Desa dan Pamong Desa, Ranperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak.
Pansus dua bertugas membahas 2 Ranperda, yaitu Ranperda tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan, Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kab. Blora Pada Badan Usaha Milik Daerah Tahun 2017-2021.
“Dalam melaksanakan tugasnya hingga saat ini ada 4 Ranperda yang proses pembahasannya telah memasuki pembicaraan pada tingkat dua untuk diambil keputusan-keputusan, masih ada sisa 1 Ranperda yang memerlukan pembahasan lebih lanjut,” kata Ketua DPRD Kab. Blora Bambang Susilo.
Sedangkan Ranperda tentang Penyertaaan Modal Pemerintah Kab. Blora pada Badan Usaha Milik Daerah Tahun 2017-2021 masih perlu pembahasan lanjutan, karena banyak terdapat kekurangan baik secara substantif maupun materi Ranperda itu sendiri, jelasnya.
Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutannya, mengatakan, Ranperda tentang Ketertiban Umum menyangkut tugas Satpol PP. Suah saatnya Blora tertib sudah saatnya Blora sehat.
“Yang paling parah Cepu, kedepan tempat-tempat tertentu akan ditertibkan. Taman seribu lampu dan pasar adalah tempat yang paling kumuh. Mungkin saudara-saudara kita akan mendengar kegaduhan antara aparat kita dengan masyarakat. Namun seyogyanya niat kita adalah baik,” katanya.
Sedangkan substansi tentang Nota Keuangan Ranperda APBD Kab. Blora Tahun 2017. Dalam Rencana Pendapatan Daerah dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) sebesar Rp. 1.902.921.446.000,-, dengan rincian Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 190.393.348.000,-, Dana Perimbangan sebesar Rp. 1.375.420.824.000,-, Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah Rp. 337.107.274.000,-.
Dalam penyusunan Belanja Daerah memperhatikan prinsip efisiensi dengan tetap mengutamakan kepentingan masyaraka. Belanja Daerah pada RAPBD Tahun 2017 sebesar Rp. 1.937.921.446.000,-, dengan rincian Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 1.216.247.892.000,-, Belanja Langsung sebesar Rp. 721.673.553.500,-,
Adapun Pembiayaan Daerah pada RAPBD Tahun 2017 yang dianggarakan, untuk Rencana Peneriamaan Pembiayaan dianggarkan sebesar 35 milyar rupiah yang besarannya sama dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Pada Tahun Sebelumnya (Silpa). Rancangan Pengeluaran Pembiayaan yang dianggarkan sebesar 35 milyar rupiah.
“Dari perhitungan tersebut struktur anggaran RAPBD Tahun 2017 mengalami defisit sebesar 35 milyar rupiah. Defisit ini dapat ditutup dengan Pembiayaan Netto sebesar dengan jumlah yang sama, sehingga secara riil pada RAPBD Tahun 2017 memiliki Silpa sebesar nol rupiah,” jelasnya.

Dari perhitungan tersebut berarti RAPBD KAB. Blora Tahun 2017 tidak mengalami defisit riil sehingga tidak perlu menutup defisit tersebut dari sumber pembiayaan lain, pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

DALAM RANGKA MERAJUT KEBERSAMAAN DALAM KEBHINNEKAAN, KAPOLRES BLORA SERUKAN CINTA DAMAI

Kata Sambutan Kapolres Blora
Di Halaman Pabrik Gendis Multi Manis Todanan
Blora,- Pengajian Akbar yang bertempat di halaman pabrik Gendis Multi Manis (GMM) kecamatan Todanan Kabupaten Blora tadi malam Minggu 28 November 2016, telah berlangsung pengajian akbar Blora bersholawat dengan tema “Merajut Kebersamaan dalam Kebhinnekaan.” (28/11/2016). Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Blora, AKBP Surisman, SIK,MH. Wakil Bupati Blora Arif Rohman, Muspika Kec. Todanan, Toga, Tomas, para tamu undangan dan jamaah yang hadir dalam acara pengajian tersebut.
Sebagai pelaksana kegiatan adalah PT. Gendis Multi Manis (GMM) Blora dengan menghadirkan penceramah Habib Muhammad Syarif Al Habsyi, dan Habib Abdul Rahman Fahmi Assegaf. Pada kesempatanya Kapolres Blora memberikan sambutanya yakni : 
1.    mengajak masyarakat untuk selalu menjalin kerukunan umat beragama jangan sampai ada kejadian kerusuhan dan tetap menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Blora.
2.    Ulama adalah pemuka agama atau pemimpin agama yang bertugas untuk mengayomi, membina, dan membimbing umat Islam, baik dalam masalah agama maupun masalah kehidupan sehari – hari, yang diperlukan baik dari sisi keagamaan maupun sosial kemasyarakatan, untuk itu Kapolres mengharap supaya para Alim Ulama mengajak kaum Muslimin dan juga Masyarakat untuk ikut menjaga keamanan.
Antusias Warga Kecamatan Todanan Dan Sekitarnya
Di Halaman Pabrik Gendis Multi Manis Todanan
3.    Situasi yang aman bukan terjadi secara kebetulan atau tiba – tiba, namun semua itu berkat usaha dan doa kita, untuk menciptakan rasa aman kita sebagai petugas selalu berupaya dengan mengadakan patroli siang malam, dan berupaya selalu dekat di masyarakat.
4.    Ulama sebagai pendamping dan penasehat para Umaro/pemimpin dalam melaksanakan tugas pemerintahan, untuk itu kami memohon kepada para Ulama untuk turut mendoakan agar wilayah Blora selalu di beri keamanan.
Habib Muhammad Syarif Al Habsyi memberikan tausyiah yang pada intinya adalah bahwa kita tidak boleh terpancing untuk menuding apalagi membenci atau memusuhi agama atau aliran kepercayan yang lain bahkan memesuhi sesama orang Islam. 

Mari kita menjaga aqidah Islam untuk bisa hidup rukun sesama muslim maupun agama lainya dengan baik. Jangan mudah mengatakan Syirik terhadap perbuatan yang kita belum tahu ilmunya dan kita tetap berjalan pada aqidah Islam yang Rohmatan Lilalamin. “Kegiatan pengajian Akbar mendapat pengamanan dari personil Polsek Todanan dibantu dari Sat Dalmas Polres Blora dan Banser serta selesai pada jam 23.00 Wib dalam kedaan aman dan tertib,” Jelas Kapolsek Todanan. (adi sanrico)
Share:

Hot News

Emansipasi Wanita Ujung Tombak Pembentukan Karakter Bangsa

Sekelumit sejarah. Di era jawa kuno ; Wanita dilambangkan dalam simbol-simbol kehidupan. Kekuatan ( Api ), pengayom ( Bumi / Pra...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »