Di Polres Blora, Booking SKCK bisa Lewat WA


BLORA - Mudah Dan Tidak Repot, Urus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Di Polres Blora Bisa Pesan Lewat WhatsApp (WA). Lebih Mudah Urus SKCK Lewat WA Di Polres Blora, Ini Nomor Hot Linenya.

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi maka pemanfaatan teknologi informasi dalam menunjang pelayanan publik
banyak diterapkan pada perusahaan swasta maupun instansi pemerintahan.

Inovasi pelayanan publik dengan optimalisasi teknologi informasi tersebut semata-mata bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi konsumen atau masyarakat dalam memperoleh pelayanan yang efektif dan efisien.

Untuk mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi, (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, (WBBM) di wilayah hukumnya, Polres Blora terus meningkatkan pelayanan publik dengan inovasi kreatifnya.

Terkait dengan pelayanan publik dibidang pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian, Satuan Intelkam Polres Blora Polda Jawa Tengah memiliki sebuah inovasi yang diberi nama SKCK Blewah Mbloro, yaitu SKCK booking lewat aplikasi Whatsapp (WA).

Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK mengungkapkan bahwa alasan kenapa memanfaatkan aplikasi WA adalah karena saat ini seluruh masyarakat memiliki smartphone yang terdapat aplikasi Whatsapp didalamnya.

"Kita ingin mempermudah layanan kepada masyarakat, salah satunya adalah inovasi kreatif SKCK Blewah Mbloro," ucap Kapolres Blora, Rabu, (31/03/2021).

Kapolres membeberkan, masyarakat yang memiliki keinginan untuk membuat SKCK cukup chat ke nomor WA: 0895615940903. Selanjutnya pemohon akan dilayani dan dipandu oleh admin layanan terkait persyaratan pengurusan, metode pembayaran PNBP, proses pengurusan sampai diterbitkannya SKCK.

Untuk persyaratan permohonan SKCK cukup dikirim via WA antara lain scan/foto SKCK lama, scan/foto KTP, scan/Foto KK, scan/foto Akte lahir dan file pas foto pemohon ukuran 4x6 background merah.  Adapun untuk biaya pengurusan SKCK sesuai PNBP adalah Rp. 30.000,00 (tiga puluh ribu rupiah).

Masih tambah Kapolres Blora, selain memiliki keunggulan bisa diurus dari jarak jauh, SKCK Blewah Mbloro juga memiliki keunggulan salah satunya adalah pemohon bisa terlebih dahulu mendapatkan file scan SKCK-nya yang akan dikirim via WA jika pemohon menghendaki, untuk SKCK aslinya bisa diambil dikantor layanan dikemudian hari oleh yang bersangkutan sehingga masyarakat yang terikat oleh pekerjaan dikantor tidak repot-repot ijin kepada atasan untuk meninggalkan pekerjaannya.

Terpisah, Ulfa Rahmawati warga desa Sumurboto, kecamatan Jepon akan menggunakan WA-nya untuk mengurus SKCK ke Polres Blora. Fasilitasnya lebih praktis.

"Saya mau melamar pekerjaan ada syaratnya SKCK, senang bisa mendapatkan hanya lewat WA," pungkas Ulfa.
(Redaksi)

Share:

Bupati Blora Minta Layanan Air PDAM Jangkau Daerah Pelosok

BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP.,M.Si meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Blora untuk bisa mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat Blora, sejalan dengan program dari kepala daerah ‘Banyune Lancar Terus’.

Hal tersebut diungkapkan Bupati saat memimpin RAT PDAM Kabupaten Blora, Senin (29/03/2021) kemarin di Ruang Rapat Bupati didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM.

“Saya harapkan agar PDAM nantinya dapat mendukung program kami supaya airnya lancar terus, PDAM juga harus bisa mensupport daerah-daerah yang belum bisa terlayani air PDAM secara optimal. PDAM harus bisa merencanakan dengan baik untuk bisa menyediakan air bersih bagi masyarakat Blora, terus tingkatkan kualitas pelayanan,” harapnya.

Bupati menyampaikan bahwa kedepan akan ada dua potensi sumber air bersih di Kabupaten Blora, yakni Bendung Randugunting di Kecamatan Japah dan Bendung Gerak Karangnongko di Kecamatan Kradenan yang diharapkan bisa untuk memperluas jaringan PDAM.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mendengarkan penyampaian Laporan Keuangan Audited PDAM Blora tahun buku 2020 dan mendengarkan paparan rencana untuk tahun 2021 mendatang.

Sementara itu, Kepala Subbagian Pembinaan BUMD dan BLUD Bagian Perekonomian Setda Blora, Tulus Prasetyono, SP mengungkapkan bahwa pada kesempatan tersebut turut dibahas mengenai rencana-rencana pengembangan layanan PDAM kedepannya.

Termasuk harapannya menjangkau daerah-daerah yang belum terlayani dengan memaksimalkan potensi air yang ada.

 “Tadi disampaikan bahwa dari PDAM sendiri juga sudah punya program, PDAM juga meminta bantuan dari provinsi untuk pengembangan kesana” jelas Tulus

“Termasuk dengan adanya  dukungan yang dibangun dari nasional seperti di Randugunting itu air baku sekitar 100 liter per detik,” lanjutnya

Dikatakannya, PDAM juga berharap dukungan dari Pemkab Blora seperti halnya dukungan administrasi agar pelayanan air bersih dapat dikembangkan dengan baik. Sehingga masyarakat yang ada di daerah pelosok bisa terlayani akses air PDAM.

Pada kesempatan tersebut hadir Direktur Utama PDAM Tirta Amerta Kabupaten Blora beserta jajarannya, Kepala Bagian Perekonomian Setda Blora dan Kasubag Pembinaan BUMD dan BLU. (ADY/Red).
Share:

Peduli Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus, Seorang Polisi Di Blora Bentuk Yayasan Terapi Tumbuh Kembang Anak

BLORA - Berawal dari keprihatinan akan susah dan mahalnya biaya terapi tumbuh kembang bagi anak anak berkebutuhan khusus diwilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah. Aiptu Hadi Sutomo,SH Seorang anggota Polres Blora Polda Jawa Tengah membentuk sebuah Yayasan yang bergerak di bidang anak - anak berkebutuhan khusus (ABK).

Bersama dengan 6 orang rekannya dari berbagai elemen masyarakat, Aiptu Hadi Sutomo anggota Satlantas Polres Blora mendirikan Yayasan yang diberi nama Yayasan Pelita Insan Mandiri Cepu.

Yayasan Pelita Insan Mandiri Cepu tersebut bergerak dibidang terapi tumbuh kembang anak serta pendidikan bagi anak - anak berkebutuhan khusus. Aiptu Hadi Sutomo menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah berdiri Taman Kanak Kanak (TK) dan Klinik Terapi Tumbuh Kembang Anak dibawah naungan Yayasan tersebut.

"Saat ini yang sudah berjalan adalah klinik Cahaya Bangsa Terapi dan TK Cahaya Insani Cepu, yang melayani anak kebutuhan khusus," ucap Aiptu Hadi Sutomo, Senin, (29/03/2021).

Berdasarkan fakta di lapangan, sebagian besar masyarakat masih merasa malu dan beban moral bahkan ada yang ditutup - tutupi jika mempunyai anak berkebutuhan khusus, untuk itulah Aiptu Hadi Sutomo, sebagai anggota Polri mengajak kepada para orang tua yang di amanahi Tuhan, anak berkebutuhan khusus untuk dijaga, dirawat dan diberikan pelayanan pendidikan seperti anak -  anak normal pada biasanya.

"Melalui Yayasan ini kami ajak para orang tua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus agar selalu semangat dan jangan putus asa, anak adalah titipan Tuhan yang harus kita jaga, kita rawat dan kita berikan pendidikan yang seharusnya demi kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia,” tandas Aiptu Hadi.

Masih tambah Aiptu Hadi, Bagi masyarakat Blora dan sekitarnya yang membutuhkan terapi tumbuh kembang anak dan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus bisa datang ke Yayasan Pelita Insan Mandiri Cepu untuk bisa berkonsultasi dan assesment dengan Tim Terapis Education kami.

Untuk diketahui, hingga  saat ini diwilayah kabupaten Blora belum ada tempat Terapi Tumbuh Kembang Anak bagi anak berkebutuhan khusus(ABK). Masyarakat Blora / Para orang tua yang memiliki anak berkebutuhan Khusus bila ingin terapi tumbuh kembang anak harus ke kota besar misalnya ke Semarang ataupun Pati. sehingga memerlukan biaya yang mahal, tenaga dan waktu dikarenakan lokasinya yang jauh.

Sedangkan Lokasi Yayasan Pelita Insan Mandiri Cepu adalah di Jl Balun Srikaton Lorong 7 No.48A Cepu kab. Blora Jawa Tengah. Lokasinya dekat dan terjangkau.

Yayasan Pelita Insan Mandiri Cepu yang ia prakarsai bersama ke enam rekannya tersebut sudah terdaftar resmi di Notaris, di KemenkumHam, di Kemendikbud dan sudah punya NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional), sehingga Legalitasnya ada dan jelas kedudukannya.

Pada masa Pandemi Covid-19 ini, Yayasan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat. Jadwal Terapi dan sekolah TK cahaya insani buka setiap hari Senin-Jumat namun jamnya dijadwalkan sendiri sendiri. Jadi 1 anak ditangani 1 terapis education. Kebersihan dan Kesehatan terjaga dengan baik, sehingga kita bersama sama memutus mata rantai covid 19.

Selain memprakarsai berdirinya Yayasan tersebut, tentunya dengan ijin dari Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK dan Kasat Lantas AKP Edi Sukamto, Aiptu Hadi Sutomo juga membantu saat pelajaran olahraga, khususnya saat kegiatan dilapangan pada hari Kamis dan Jumat pagi. Dimana Aiptu Hadi Sutomo laju dari rumahnya di Kecamatan Ngawen ke Kecamatan Cepu dengan jarak tempuh skitar 50 KM.

"Mari Kita Tetap Semangat Selalu berbuat Kebaikan dan Bermanfaat, semoga kita semua selalu mendapatkan nikmat Sehat dan berkah barokah Allah SWT
Amin ya Robbal alamin," pungkas Aiptu Hadi Sutomo. 

Terpisah, Ketua Difabel Blora Mustika (DBM), Abdul Ghofur mengungkapkan, selama 1 Bulan terakhir ini, pihaknya baru mendata sebanyak 60 penyandang disabilitas perempuan di 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Jepon, Banjarejo dan Kunduran. Hasilnya, ditemukan  beberapa diantara mereka belum memiliki e-KTP dan belum tersentuh bantuan, untuk kecamatan lain masih perencanaan.
 
"Itu baru 3 Kecamatan yang kita data. Memang hanya berapa diantaranya belum punya e-KTP. Tapi, Itu artinya kan pasti masih ada lagi kasus serupa di beberapa Kecamatan lain. Selain belum ber e-KTP, kebanyakan mereka hanya berdiam diri di rumah. Tanpa adanya pemberdayaan," pungkas  Ghofur. (JW/Red)
Share:

Bupati Ajak Forum OSIS Berkontribusi, Dukung Pembangunan Blora

BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si menghadiri acara Youth Leader of Mustika Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Forum OSIS Kabupaten Blora, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Minggu pagi (28/03/2021).

Pada kesempatan tersebut, Arief Rohman turut menjelaskan tantangan-tantangan bagi Kabupaten Blora kedepannya. Meliputi masih tingginya angka kemiskinan, masalah infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi yang minus, dan sebagainya.

“Adanya 94 sekolahan ini harus menjadi Forum yang efektif dalam rangka menghadapi tantangan-tantangan kedepan,” pesan Arief

“Forum ini harus menjadi jembatan OSIS satu sama lain maupun organisasi lainnya, mampu menjembatani. Tolong nanti bisa di connect kan, karena ini Forum OSIS juga menjadi wadah untuk adik-adik belajar,” sambungnya

Bupati berpesan agar Forum OSIS Blora dapat terlibat aktif, berkontribusi, dan memberi masukan kepada pemerintah dalam membangun Blora kedepannya. Pihaknya juga meminta agar OSIS aktif mengikuti perkembangan zaman dan melahirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Buatlah kegiatan-kegiatan kreatif yang kekinian yang diminati kalangan pelajar. Zamannya milenial, OSIS nya harus milenial juga. Jangan sampai ketinggalan, harus mengikuti perkembangan zaman,” tambah Bupati

Dihadapan para pelajar tersebut, Bupati menitipkan pesan agar OSIS mampu menjadi agen edukasi protokol kesehatan di sekolah. Terlebih, dalam waktu dekat pembelajaran tatap muka akan dilangsungkan.

“Minggu depan kita sudah mulai meminta sekolah yang sudah siap untuk segera melakukan belajar tatap muka. Karena tugas Forum OSIS juga, ketika sudah dimulai belajar tatap muka nanti untuk bisa menyukseskan. Dari OSIS harus bisa memberi edukasi kepada teman-teman terkait protokol kesehatan pada para pelajar lainnya,” pesan Arief

“Supaya rencana adanya pembelajaran tatap muka berjalan lancar dan tidak menimbulkan klaster Covid-19 di sekolahan. Tolong dijaga peran dari pihak sekolah dan pihak OSIS untuk membantu” pungkasnya

Sementara itu, Ketua Umum Forum OSIS Blora Tahun 2020, Genta Pamungkas, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan reorganisasi dari forum OSIS Blora untuk kepengurusan baru tahun 2021-2022.

“Kegiatan ini kami melibatkan 94 ketua OSIS terbaik se Kabupaten Blora. Pelaksanaannya dibagi dua tempat di pendopo Rumah Dinas Bupati dan Dinporabudpar,” Jelasnya

Menurut Pamungkas, selama masa pandemi, Forum OSIS tetap melaksanakan program dengan baik serta dituntut untuk lebih inovatif.

“Forum telah melaksanakan tugas dengan baik. Pandemi bukan penghalang kita dalam melaksanakan tugas ,pandemi membuat kita menjadi lebih inovatif dan kreatif melakasanakn program kegiatan” kata Ketua Forum OSIS 2020

Ia berharap agar Ketua Forum OSIS periode selanjutnya dapat merangkul dan mensinergikan seluruh OSIS yang ada untuk mendukung memajukan Kabupaten Blora.

Dalam acara tersebut turut dilakukan penyampaian laporan pertanggungjawaban sekaligus pemilihan Ketua Forum OSIS Kabupaten Blora Tahun 2021. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinporabudpar Kab. Blora, Ketua MKKS SMA dan SMK Kab. Blora, Ketua Forum OSIS Jawa Tengah M. Ridwan Rizal, dan pengurus Forum OSIS Kabupaten Blora. (ADY/Red)
Share:

Pandemi covid-19, Polisi Sambangi Puri Kelor di Kunduran Blora

BLORA - Kapolsek Kunduran Polres Blora Polda Jawa Tengah AKP Sudarno,SH didampingi Para Kanit dan Bhabinkamtibmas menyambangi kampung kelor yang ada di wilayah desa Ngawenombo, Sabtu kemarin, (27/03/2021).

Kampung Kelor di wilayah kecamatan Kunduran Blora tersebut adalah salah satu Kampung Konservasi Kelor bernutrisi tinggi yang ada di Kabupaten ujung timur Provinsi Jawa Tengah. Dimana kampung kelor tersebut sudah terkenal hingga keluar kota dengan produk makanan ataupun minuman yang sudah teruji klinis mempunyai nutrisi yang tinggi.

Dalam sambang tersebut Kapolsek Kunduran AKP Sudarno memantau langsung proses pengolahan daun kelor. Dimana ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk menjadikan daun kelor menjadi sebuah produk makanan atupun minuman yang bernutrisi tinggi.

Kapolsek AKP Sudarno menyampaikan bahwa dalam beraktivitas karyawan harus memperhatikan protokol kesehatan. Salah satunya adalah membiasakan 5 M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker serta menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas untuk antisipasi Covid-19.

Tak hanya itu, Kapolsek juga memberikan motivasi kepada para karyawan agar selalu semangat dalam beraktifitas, dan jika perlu harus selalu ada inovasi produk kelor, sehingga pelangganpun tidak bosan karena selalu ada varian yang baru.

"Dengan langsung ikut membaur bersama warga, tentunya akan muncul kedekatan emosional, dan jika sudah terjalin hubungan emosi yang baik, maka akan lebih mudah untuk menggali informasi ataupun menggerakkan warga juga menyampaikan imbauan imbauan kamtibmas," kata AKP Sudarno.

Apalagi Kampung Kelor Kunduran atau yang lebih terkenal dengan sebutan Puri Kelor Indonesia (Kelorina) ini memperkerjakan beberapa karyawan. 

Disini, pengunjung tidak hanya diajari menanam kelor saja. Tetapi mulai dari pengolahan tanah, pembibitan, perawatan, pemanenan hingga pengolahannya diajarkan semuanya dengan detail. Sehingga nutrisi kelor yang terkandung di dalam daunnya tetap terjaga dengan baik. Bahkan cara memasak kelor juga diajarkan, baik untuk sayuran, obat kesehatan, hingga aneka jajanan bergizi tinggi.

"Untuk itulah, kita disini mengajak warga agar selalu membiasakan protokol kesehatan saat beraktifitas apalagi dengan kegiatan yang padat. Ingat, Virus Corona masih belum mereda. Jadi harus selalu waspada," tambah AKP Sudarno.

Bambang, kita satu karyawan Puri Kelorina mengapresiasi kedatangan Kapolsek ditempatnya bekerja. Siti menyampaikan bahwa dengan kehadiran petugas polisi maka, dirinya bersama kawan kawan menjadi lebih tenang, dan lebih aman. 

"Tentunya dengan kehadiran petugas kepolisian kami menjadi lebih tenang," kata Bambang.

Untuk diketahui, Puri Kelor Indonesia oleh  Bambang telah berhasil menanam kelor seluas 3 hektar sekaligus membangun Puri Kelor Indonesia (Kelorina) sebagai pusat pendidikan dan pelatihan budidaya kelor. Pengunjung tidak hanya diajari menanam kelor saja. Tetapi mulai dari pengolahan tanah, pembibitan, perawatan, pemanenan hingga pengolahannya diajarkan semuanya dengan detail. Sehingga nutrisi kelor yang terkandung di dalam daunnya tetap terjaga dengan baik. Bahkan cara memasak kelor juga diajarkan, baik untuk sayuran, obat kesehatan, hingga aneka jajanan bergizi tinggi. (ADY/Red)
Share:

Program Padi SRI Organik Pertamina EP Bisa Hasilkan Pendapatan Empat Kali Lipat


BLORA - Program Padi SRI Organik terus dikembangkan oleh Pertamina EP dengan menggandeng Aliksa. Hal ini tidak lepas keberhasilan hasil panen mitra binaan Pertamina EP Asset 4 Cepu Field Bina Alam SRI yang mencapai 9,3 ton per hektar (Ha) awal Maret 2021.

“Hasil tersebut terhitung menggembirakan karena menurut data dari tim Aliksa secara umum produksi tertinggi 8,4 ton/Ha,” ujar Kautsar Restu Yuda, CSR Staff Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, Jumat (26/03/2021).

Hal tersebut diamini Direktur Aliksa, Alik Sutaryat. “Produktivitas panen padi dengan metoda SRI Organik secara umum antara 6,3 hingga 8,4 ton/Ha,” ucapnya.

Masih menurut Alik, sebagai perbandingan produktivitas padi konvensional terendah 4,5 ton/Ha, sementara tertinggi 5,8 ton/Ha.

Keunggulan beras yang dipanen dari program SRI Organik tidak hanya dalam aspek produktivitas, melainkan juga harga jual.

“Harga beras SRI Organik rata-rata di nilai Rp 15.000/kg. Sedangkan beras konvensional hanya Rp 10.000/Kg,” ujar Alik menambahkan.

Jika dihitung pendapatan per hektar dalam satu musim tanam, maka petani SRI Organik memperoleh penghasilan 32.800.000/Ha. Sementara itu untuk petani konvensional hanya seperempatnya atau Rp 8.200.000/Ha.

Selain dari aspek keberhasilan produktivitas dan pendapatan, program ini juga berkembang secara luasan lahan.

“Mulai dari 2,6 hektare (ha) saat panen perdana menjadi 13,36 Ha pada awal 2021. Bersama rekan-rekan Aliksa, kami menargetkan luasan lahan kelompok mencapai 20 Ha,” ucap Restu.

Restu berharap ketertarikan para petani di wilayah lain bertambah. Untuk saat ini program tersebut sudah meluas dari Desa Bajo ke desa-desa sekitar di Kecamatan Kedungtuban dan diharapkan bisa menjangkau kecamatan lain, khususbya ring satu perusahaan. (ADY/Red)

Share:
BLORA - Bhabinkamtibmas yang ada di setiap Polsek adalah garda terdepan Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara nyata dan terdekat. Namun tidak hanya kegiatan yang berhubungan dengan kasus atau hukum saja, para anggota Bhabinkamtibmas ini sering terjun ke masyarakat terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bangowan Polsek Jiken Polres Blora Polda Jawa Tengah Bripka Nyamat Ari Widodo,ST.
Dalam sebuah kegiatan gotong royong pembangunan talud desa, dirinya terlihat ikut serta berbaur dalam kegiatan bersama warga desa binaannya. Jumat, (26/03/2021).

“Pembangunan talud itu sudah dimulai seminggu yang lalu, dan selaku Bhabinkamtibmas saya siap membantu bergotong royong bersama masyarakat desa Bangowan sampai proses pembangunan ini selesai,” kata Bripka Nyamat.

Bripka Nyamat menambahkan, upaya Bhabinkamtibmas ini untuk membantu pemerintah daerah dalam proses mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan.

Keaktifan Bhabinkamtibmas yang ikut membantu warga membangun talud tersebut mendapat tanggapan positif dari kepala desa Bangowan Sudarto. Kepala desa mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bhabinkamtibmas Bripka Nyamat dalam setiap kegiatan di desanya.

"Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih. Tentunya dengan bantuan pak Bhabinkamtibmas warga jadi lebih semangat dan pekerjaanpun akan cepat selesai," tutur Kepala Desa.

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi,SH,MH mengatakan untuk membantu dan mendukung program pemerintah sebagai upaya guna mensejahterakan masyarakat, selama pembangunan infrastruktur desa, Kapolsek mengerahkan seluruh anggota Bhabinkamtibmas untuk siap membantu masyarakat membanguan berbagai infrastruktur baik talud maupun perbaikan Jalan di masing masing Desa Binaannya.

"Sesuai tugas pokok satuan Bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat yang selalu siap melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat, Bhabinkamtibmas bertanggung jawab penuh untuk mensukseskan dan membantu masyarakat disegala macam bidang untuk menumbuhkan citra Polri yang positif di mata masyarakat umum," ungkap Kapolsek Jiken. (JW/Red)
Share:

Satlantas Polres Blora Spontan bagi - bagi Sedekah

BLORA (SUARA BARU.ID) - Belum genap sebulan bertugas sebagai Kasat Lantas Polres Blora Polda Jawa Tengah, AKP Edi Sukamto,SH,MH langsung menggebrak dengan terobosan kreatifnya, peduli kaum duafa spontan bagi bagi sedekah.

Mantan Kasat Sabhara Polres Klaten Polda Jateng ini langsung menjalin hubungan mesra dengan instansi ataupun stakexholder terkait penyelenggaraan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di kabupaten Blora.

Bukan hanya terobosan dalam pelaksanaan tugas kepolisian saja, namun perwira Polri yang hobi olahraga bersepeda ini juga menggelorakan kegiatan bhakti sosial kepada kaum duafa.

Setiap pagi setelah pelaksanaan apel pagi, sambil memantau anggota yang melaksanakan penjagaan dan pengaturan arus lalu lintas, Kasat Lantas AKP Edi Sukamto,SH,MH membagikan paket sembako kepada kaum duafa. Adapun sasarannya adalah kaum duafa seperti tukang becak, tukang parkir ataupun para pemulung yang dipandang pantas untuk mendapatkan bantuan.

AKP Edi Sukamto mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu wujud kepedulian Kepolisian Resor (Polres)  Blora dalam hal ini melalui Satuan Lalu Lintas kepada kaum duafa.

"Sesuai dengan instruksi dari Bapak Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK bahwa Polri harus bisa peka  lingkungan dan peduli terhadap sesama. Untuk itulah kami lakukan kegiatan sosial ini. Tidak banyak yang kami berikan, semoga bermanfaat bagi mereka," ungkap AKP Edi Sukamto, Kamis, (25/03/2021).

Yang membedakan dalam kegiatan sosial yang dilakukan oleh AKP Edi Sukamto ini adalah bakti sosial tersebut dilakukan secara spontan, bila dijalan ditemui warga yang pantas mendapat bantuan, maka akan diberikan.

"Kita siapkan beberapa paket sembako di mobil, dan jika kita temui saudara kita yang pantas mendapat uluran tangan, maka secara spontan kita berikan," tandas AKP Edi.

Masih lanjut AKP Edi Sukamto, bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan, selain sebagai sarana silaturahmi dan mendekatkan diri dengan warga, bakti sosial ini sekaligus sebagai sarana ibadah.

"Semoga bisa terus berlanjut dan bisa tepat sasaran kepada saudara kita yang membutuhkan," pungkasnya.

Seorang tukang becak yang setiap mangkal di Blora, Purnomo merasa senang dan terharu ada Bapak Polisi yang peduli kepada warga yang kurang mampu, di musim Corona saat ini.

"Terima kasih pak polisi  Lalu lintas Blora, belum dapat penumpang sudah menerima bantuan, Alhamdulillah," ucap Purnomo lirih sembari memegangi becaknya. 
(ADY/Red)
Share:

Bupati Blora: PR Kita Banyak, Eksekutif dan Legislatif harus Kompak

BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP. M.Si, bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM, usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD di ruang sidang utama gedung dewan, Jl. Ahmad Yani no.36. Selasa siang kemarin (23/03/2021). 
Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati mengapresiasi kerja cepat para anggota dewan dalam pembahasan peraturan daerah sebagai landasan pelaksanaan pembangunan daerah.

“Terimakasih kepada Pak Ketua DPRD dan seluruh anggotanya yang sudah ikut gerak cepat dalam melaksanakan pembahasan raperda. Kami berharap sinergitas eksekutif dan legislative ini bisa terus terjalin semakin baik dan kompak karena PR kita untuk membangun Blora sangat banyak,” ucap Bupati.

Pada kesempatan ini, Bupati menyampaikan komitmennya terhadap pembangunan daerah Kabupaten Blora melalui program 99 hari kerja. Beberapa hal seperti pembangunan karakter/ akhlak, pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik menjadi prioritasnya bersama Wakil bupati dalam mewujudkan perubahan Blora ke arah yang lebih baik. Rabu (23/03/2021)

“Hal tersebut mustahil terwujud tanpa adanya dukungan serta partisipasi aktif dari segenap anggota DPRD dan masyarakat Kabupaten Blora. Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan, petunjuk, bimbingan dan perlindungan kepada kita semua dalam menjalankan amanat untuk Sesarengan mBangun mBlora menuju Blora yang unggul dan berdaya saing,” harap  H. Arief Rohman.

Untuk diketahui, dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Blora, HM. Dasum, SE, M.MA menjelaskan bahwa kesempatan baik ini juga dilaksanakan Persetujuan Bersama Bupati Blora dengan DPRD Kabupaten Blora tentang 3(Tiga) Rancangan Peraturan Daerah dirangkaikan dengan Rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Blora Tahun Anggaran 2020.

Adapun 3 Ranperda yang disepakati adalah 
1. Raperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 3 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Yang Menjadi Kewenangan Pemerintahan Daerah Kabupaten Blora;
2. Raperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 4 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Hutan; dan
3. Raperda tentang Perusahaan Umum Daerah Blora Wira Usaha.

Sementara itu, DPRD Blora memberikan rekomendasi sebagai bahan dalam percepatan dan kelancaran pelayanan vaksinasi covid-19, percepatan pemulihan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kualitas hidup masyarakat kepada Bupati Blora, imbuhnya.

"Perlunya, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan peningkatan infrastruktur wilayah yang berwawasan lingkungan," pungkas Ketua DPRD Blora. (ADY/Red)
Share:

DPRD Blora Gelar Rapat Paripurna Persetujuan bersama Bupati, 3 Raperda dan rekomendasi LKPJ TA.2020

BLORA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora 0 menggelar rapat paripurna dalam acara persetujuan bersama Bupati Blora dengan DPRD tentang tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) dirangkaikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blora Tahun Anggaran (TA) 2020.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Blora HM. Dasum, SE, M.MA didampingi sejumlah unsur pimpinan DPRD Blora di ruang pertemuan setempat, Selasa (23/03/2021).

Rapat dihadiri Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Forkopimda Blora, Anggota DPRD, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Dalam pengantarnya, Ketua DPRD Blora menyampaikan bahwa berdasarkan keputusan Badan Musyawarah DPRD, susunan rapat paripurna meliputi, Pembukaan, Laporan Panitia Khusus Pembahasan Raperda, Penandatanganan Berita Acara Persetujuan.

Kemudian, Laporan Rekomendasi DPRD atas Pembahasan LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2020, Sambutan Bupati dan Penutup.

“Berdasarkan keputusan DPRD Nomor 180.18/37/2020 tanggal 20 November 2020, pada tahun 2021 telah diprogramkan 15 Raperda Umum dan 3 Raperda Komulasi Terbuka yang akan ditetapkan,” terang HM. Dasum.

Dari 18 Raperda tersebut ada 6 Raperda yang merupakan inisiatif DPRD dan 9 Raperda yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten  Blora.

HM. Dasum menjelaskan, menindaklanjuti Surat Gubernur Jawa Tengah nomor 180/0001521, tertanggal 19 Januari 2021 perihal Hasil Fasilitasi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Blora dan telah difinalisasi terhadap 3 Raperda pada 22 Maret 2021.

Adapun ketiga Raperda tersebut adalah, Raperda tentang Perusahaan Umum Daerah Wira Usaha. Raperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 03 Tahun 2008 tentang urusan Pemerintahan Yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten Blora.

Berikutnya, Raperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 04 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Hutan. 
Laporan Panitia Khusus Pembahasan Raperda disampaikan oleh juru bicara Pansus Aditya Candra Yogaswara. Yang selanjutnya dimintakan persetujuan secara aklamasi kepada anggota rapat paripurna DPRD.

Berikutnya, penandatanganan persetujuan bersama antara Bupati Blora dan Pimpinan DPRD, yang sebelumnya naskah berita acara dibacakan oleh Plt. Sekretaris DPRD Blora Drs. Suryanto, M.Si.

Rangkaian rapat paripurna dilanjutkan dengan Laporan Pembahasan, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blora yang dibacakan oleh Pansus DPRD Santoso Budi Susetyo, S.Sos.

Pada intinya, berdasarkan hasil laporan tersebut, DPRD memberikan rekomendasi sebagai bahan dalam percepatan dan kelancaran pelayanan vaksinasi Covid-19, percepatan pemulihan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kualitas hidup masyarakat.

Kemudian, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan peningkatan infrastruktur wilayah yang berwawasan lingkungan. 
Dengan keputusan Anggota DPRD Blora, maka keputusan DPRD tentang rekomendasi atas LKPJ Blora Tahun Anggaran 2020 ditandatangani.

“Selanjutnya akan kami jadikan bahan pertimbangan guna perbaikan dan penyempurnaan dalam penyusunan perencanaan dan atau kebijakan strategis yang selaras dengan visi Bupati Blora yang baru-baru ini dilantik, yaitu Sesarengan mBangun Blora, Unggul dan Berdaya Saing,” ungkap HM. Dasum pimpinan rapat paripurna.

Pada kesempatan itu Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si menyampaikan sambutan dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Blora untuk bersama Sesarengan mBangun Blora, Unggul dan Berdaya Saing. (ADY/Red)
Share:

Pemkab Blora Gelar Rakor Pinjaman Modal Pembangunan Infrastruktur

BLORA. Tingginya kebutuhan anggaran penanganan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Blora, direspon Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM, dengan menggelar Rapat Koordinasi Pinjaman Daerah untuk modal pembangunan infrastruktur, pada Selasa (23/03/2021).

“Ya rencananya hari ini kita laksanakan rapat awal untuk membahas rencana pinjaman daerah untuk modal percepatan pembangunan jalan dan jembatan, sesuai apa yang telah saya sampaikan pada saat pidato perdana pasca pelantikan 26 Februari lalu,” ucap Bupati Arief Rohman, saat ditemui Selasa pagi.

Menurut Bupati, rapat nantinya akan dipimpin oleh Wakil Bupati Tri Yuli  Setyowati didampingi Ketua DPRD, dan Sekda, serta beberapa OPD terkait. Karena pihaknya akan kegiatan lain dengan Kapolres dan Dandim di Kecamatan Jati.

“Hari ini yang paparan adalah Bank Jateng sebagai salah satu calon pemberi pinjaman modal,” tambah Bupati.

Sementara itu, Selasa siang, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rapat dengan Ketua DPRD, komisi DPRD yang membidangi, Sekda, Kepala BPPKAD, Bappeda, DPUPR, dan beberapa OPD terkait untuk mendengarkan paparan dari Bank Jateng.

“Tadi sudah kita dengarkan paparan dari Bank Jateng yang disampaikan oleh Pak Pramono sebagai Kepala Divisi Korporasi. Paparan yang disampaikan akan kita pelajari bersama dan kita sampaikan ke Pak Bupati. Pada dasarnya langkah ini telah mendapatkan dukungan dari Ketua DPRD dan teman-teman dewan, sehingga nanti tahapannya seperti apa akan kita tempuh satu-satu agar pembangunan jalan di Kabupaten Blora bisa segera kita lakukan,” ucap Wakil Bupati.

Sementara itu, Sekda Komang Gede Irawadi, SE, M.Si, mengatakan bahwa sebelum mengambil pinjaman ini, pihaknya meminta Bappeda dan BPPKAD untuk mengkaji regulasi aturan hukumnya, mengkaji tahapan dan penggunaan anggarannya.

“Kita juga perlu mengurus perizinan ke Kementerian Dalam Negeri terlebih dahulu, karena pinjaman yang akan diambil nanti masuk kategori pinjaman jangka menengah,” ujar Sekda.

Di sisi lain, Kepala DPUPR Kabupaten Blora, Ir. Samgautama Karnajaya, MT, menyampaikan bahwa kondisi kerusakan jalan mencapai sekitar 70 persen dan membutuhkan total anggaran sekitar 3 triliun juga ingin memperbaikinya.

“Opsi pinjaman ini kami dukung, namun tahapannya harus dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan. Tentang berapa dana yang akan dipinjam Pemkab, nanti akan dibahas lebih lanjut. Semoga tahun 2022 sudah bisa dilakukan untuk peningkatan pembangunan jalan dan jembatan,” bebernya. (ADY/Red)
Share:

Wakil Bupati Blora Tebar 10.000 Benih Ikan Di Embung Keruk Randublatung

BLORA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) 
Blora melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakikan) pada Senin (22/03/2021) melaksanakan kegiatan tabur benih ikan secara massal di Embung Keruk, Kecamatan Randublatung. Acara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, ST, MM, didampingi Kepala Disnakikan drh. R. Gundala Wijasena, MP.

Di tengah cuaca yang cerah, Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Etik melepaskan satu-per satu kantong air yang berisi ratusan bibit ikan di tepi embung. Diikuti Kepala Disnakikan, Adm Perhutani KPH Randublatung, Camat Randublatung, Lurah dan perwakilan masyarakat.

“Kami mewakili Bapak Bupati Arief Rohman, mengaku senang bisa melepaskan ribuan bibit ikan di Embung Keruk ini. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program gemar makan ikan yang digalakan oleh Pemerintah dalam rangka mencukupi kebutuhan gizi masyarakat yang berujung pada keluarga sehat dan berkualitas, sehingga tercipta generasi muda Indonesia yang hebat,” ungkap Wakil Bupati.

“Semoga bermanfaat bagi warga sekitar, khususnya warga Kecamatan Randublatung dan sekitarnya. Tunggu saat yang tepat untuk dapat dipancing, dan silakan dinikmati oleh warga sekitar embung. Jangan disetrum atau dijaring,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, drh. R. Gundala Wijasena, MP, dalam keterangannya menjelaskan bahwa jenis ikan yang ditebar hari ini adalah benih ikan nila sejumlah 10 ribu ekor.

“Yang dilepas tadi nila, jumlahnya ada 10 ribu ekor. Memang masih kecil-kecil, diharapkan masyarakat sekitar bisa ikut menjaga dan kelak bisa dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan lauk sehari-hari. Gemar makan ikan, salah satunya kita dorong melalui kegiatan ini,” ujar Gundala.

Sementara itu, Camat Randublatung, Budiman, S.STP, MM, di akhir acara mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Blora yang telah bersedia memberikan program bantuan bibit ikan untuk Embung Keruk di wilayahnya.

“Terimakasih Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, serta Dinas Peternakan dan Perikanan yang telah mengupayakan dan mewujudkan penyebaran benih ikan di Embung Keruk. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan disambut positif oleh masyarakat. Kita tahu embung ini jauh dari kota, berada di tepi hutan, pinggiran pedesaan, dan jauh dari sungai besar sehingga jarang ada bibit ikannya,” pungkasnya. (ADY/Red)
Share:

Bantuan Untuk Warga Korban Kebakaran Dari Polsek Blora

BLORA - 
Sukarni, (63th) warga dukuh Bubak RT 04/02 Desa Purwosari Kecamatan Blora Kabupaten Blora yang mengalami musibah kebakaran rumah 
Pada Sabtu, (20/03/2021) lalu, kini merasa berbahagia  menerima bantuan sembako dari Polsek Blora Polres Blora Polda Jawa Tengah.

Bantuan sembako itu diserahkan langsung Kapolsek Blora AKP Joko Priyono,SH didampingi Wakapolsek Iptu Ashari Yuwono dan sejumlah anggotanya di lokasi kejadian.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Blora AKP Joko Priyono,SH mengatakan kegiatan pemberian paket sembako kepada masyarakat ini merupakan giat Polri Peduli yang dilaksanakan pihaknya sebagai wujud perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang mengalami musibah kebakaran. 

"Pemberian sembako kepada mbah Sukarni ini adalah wujud perhatian kami kepada masyarakat yang tengah mengalami musibah," kata Kapolsek Blora AKP Joko Priyono, Senin, (22/03/2021).

Untuk diketahui, Rumah Mbah Sukarni mengalami musibah kebakaran pada 
Sabtu, (20/03/2021) lalu.  Rumah mbah Sukarni terbakar Diduga akibat terjadi konsleting listrik. 

"Tidak banyak yang kami berikan, semoga bermanfaat untuk mbah Sukarni dan keluarga," lanjut AKP Joko.

Sementara itu, mbah Sukarni merasa senang dengan bantuan yang diberikan oleh Polsek Blora. Namun demikian ia menuturkan sebenarnya tidak mengharapkan bantuan.

"Sebenarnya kami tidak menginginkan bantuan, namun demikian apa daya? musibah telah terjadi. Terima kasih atas bantuan dari Polsek Blora," ucap mbah Sukarni. (JW/Red)
Share:

Weekend di Blora, bisa Perpanjangan SIM Satnight di Gerai Satlantas Alun alun

BLORA - Sabtu malam Minggu biasanya digunakan untuk hang-out.  Bisa bersama keluarga, sahabat atau kekasih. Saatnya  weekend. Nah, buat sahabat yang tinggal di Blora, Jawa Tengah tidak ada kegiatan di malam Minggu, sekarang bisa dimanfaatkan untuk perpanjangan SIM. 

Ya, Polres Blora membuka gerai perpanjangan SIM keliling pada Sabtu malam Minggu. Kapolres Blora, Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK menyebutnya dengan SIM Satnight (Saturday Night).

"Pelayanan perpanjangan SIM A dan SIM C di Sabtu malam Minggu, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB," jelas AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK.

Kegiatan ini adalah yang perdana dilaksanakan setelah sempat terhenti beberapa waktu lalu karena adanya pandemi Covid-19. Dan pada Sabtu (20/03/2021) malam, warga Blora sudah bisa kembali memanfaatkan SIM Satnight Satlantas Polres Blora untuk memperpanjang SIM sambil menghabiskan waktu malam Minggu.

Tepatnya, di sebelah timur rumah dinas Bupati, di seputaran alun-alun Blora.

Kasat Lantas Polres Blora AKP Edi Sukamto,SH,MH menambahkan layanan SIM Keliling pada malam minggu, lokasinya sengaja dipilih seputaran alun-alun kota Blora.

"Di lokasi itu merupakan salah satu lokasi favorit bagi masyarakat, utamanya para kawula muda ketika malam Minggu," jelasnya.

Mantan Kasat Sabhara Polres Klaten ini mengatakan selain sebagai salah satu program Polri PRESISI dari Kapolri. Dibukanya SIM Satnight itu adalah salah satu program Polres Blora menuju Zona Integritas dalam rangka mewujudkan Wilayah Bebas Dari Korupsi, (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, (WBBM) salah satunya adalah peningkatan mutu pelayanan yaitu dengan memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan perpanjangan SIM sambil menikmati liburan akhir pekan dengan santai.

Adapun animo masyarakat yang memanfaatkan pelayanan SIM Satnight malam ini cukup bagus, dimana ada 23 orang, yaitu 6 orang pemohon perpanjangan SIM A dan 19 orang pemohon perpanjangan SIM C.

Karena masih dalam suasana pandemi covid-19, pelaksanaan SIM Satnight Satlantas Polres Blora betul betul memperhatikan protokol kesehatan, warga diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak saat antri.

"Selain memberi layanan perpanjangan SIM, kami juga mensosialisasikan tertib berlalu lintas kepada masyarakat. Hal itu dalam rangka untuk mengurangi angka fatalitas kecelakaan", pungkas Kasat Lantas

Pelayanan SIM Satnight Satlantas Polres Blora tersebut mendapat tanggapan positif dari warga Blora, salah satunya adalah Amin Nurdin, warga kelurahan Sonorejo, Blora ini mengatakan bahwa ia senang dengan adanya pelayanan SIM di alun alun, kota.

"Alhamdulilah sambil momong keluarga, bisa perpanjangan SIM C. Pelayanannya ramah dan cepat," kata Amin Nurdin. (JW/Red)
Share:

Komisi A DPRD Blora Pastikan Tidak Ada Penundaan Pengisian Perangkat Desa

BLORA - Bertempat di Pendopo Manggala Praja Kecamatan Jati, Sabtu (20/03/2021), Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Jati, menyelenggarakan sosialisasi terkait pengisian Perangkat Desa, yang telah lama tertunda, padahal sudah mendapatkan rekomendasi pengisian dari Bupati Blora yang lama, H. Djoko Nugroho.

"Semestinya, sesuai dengan Peraturan Daerah dan Perbup, sejak dua Perangkat Desa yang kosong, Kepala Desa wajib segera mengisinya, baik dengan mutasi maupun melakukan penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa, dapat melaksanakan seleksi, dan dapat bekerjasama dengan pihak ketiga, untuk pelaksanaan ujian seleksinya, misalnya dengan akademisi yang kompeten, jadi hasilnya nanti, Desa akan memiliki Perangkat Desa yang mumpuni" papar Ketua Komisi A, DPRD Blora H. Supardi.

Transparan Dan Akuntabel

Untuk mewujudkan itu, lanjut Politisi dari Partai Golkar ini, meminta agar Kepala Desa, melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tokoh Masyarakat dan Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD), dan Karang Taruna Desa.

"Semua elemen desa yang diajak bicara baik itu BPD, LKMD dan Tokoh Masyarakat, adalah kunci, terlaksananya pengisian Perangkat Desa, karena itulah bentuk daripada transparansi dan akuntabilitas oleh seluruh Pemerintah Desa, kami ingatkan jaga kondusifitas, pro kontra itu biasa, namanya juga demokrasi, tidak bisa memuaskan semua pihak, namun proses yang fair play, tentunya itu menjadi ukurannya," tandas Mbah Pardi, panggilan akrab H. Supardi, mantan Kades Bogorejo itu. 

Apresiasi Praja Jati

Sementara itu, Ketua Praja Kecamatan Jati, Agus Supriyono, yang juga Kepala Desa Doplang, menyampaikan apresiasi atas pengarahan dari Komisi A, DPRD Kabupaten Blora
yang juga dihadiri oleh Santoso Budi Susetyo (PKS), Yusuf Abdurrahman (Partai Demokrat) dan Aditya Candra Yogaswara (Partai Nasdem).

"Kami sampaikan apresiasi yang setinggi - tingginya atas kehadiran dari Komisi A DPRD Blora, untuk sosialisasikan Perbup terkait pengisian Perangkat Desa, dan kami bertekad akan melaksanakan ini, dengan sebaik - baiknya, untuk mendapatkan Perangkat yang kompeten dan profesional, maka prosesnya harus baik dan kondusif," tandasnya. (ADY/Red)
Share:

Petugas Gabungan Di Sambong Blora Gelar Razia Prokes

BLORA - Setidaknya 14 warga yang melanggar protokol kesehatan dikenakan sanksi sosial kerja bakti membersihkan lingkungan, saat petugas gabungan dari Polsek Sambong Polres Blora Polda Jawa Tengah, bersama Satpol PP dan Koramil Sambong menggelar 
razia protokol kesehatan (Prokes) di jalan desa Gadu, Sabtu, (20/03/2021).

14 warga yang melanggar protokol kesehatan dikenakan sanksi sosial kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di pendopo kecamatan Sambong yang dipimpin oleh Camat Sambong.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Sambong Iptu Rustam,SH mengungkapkan bahwa Polres Blora akan selalu bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Blora. Salah satunya adalah mendukung pelaksanaan operasi yustisi dalam rangka menegakkan protokol kesehatan untuk antisipasi covid-19.

"Polres Blora dalam hal ini Polsek Sambong akan terus mendukung pelaksanaan operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan untuk antisipasi Covid-19, harapannya masyarakat bisa sadar akan pentingnya protokol kesehatan dimasa pandemi corona," ucap Kapolsek Sambong.

Adapun pelanggaran dalam kegiatan tersebut didominasi oleh pelanggaran tidak memakai masker. "Entah lupa, ketinggalan atau memang tidak punya, masker, para pelanggar kita kenakan sanksi untuk kerja bakti membersihkan lingkungan, harapannya semoga warga selalu memakai masker terutama saat keluar rumah," tandas Iptu Rustam.

Mantan Kanit Laka Satlantas Polres Blora ini menguraikan bahwa selain kegiatan penindakan, pihaknya tidak bosan untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Diantaranya adalah dengan memberdayakan sambang Bhabinkamtibmas.

"Kita berdayakan Bhabinkamtibmas agar aktif menyampaikan imbauan protkes, salah satunya adalah disiplin 5 M. Yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, serta menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas," pungkas Iptu Rustam. (JW/Red)
Share:

PJSI Blora Masa Bhakti 2021 - 2026 di Kukuhkan


BLORA - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Blora, di ikuti seluruh pengurus, atlit Judo, dan perwakilan KONI Kabupaten Blora, bertempat di Tempat Muskab di RM Ayam Sako barat SMPN 2 Blora,
mengambil tema "Cepat Senyap Kuat Akurat" biar mata dunia memandang Blora kita dasyat dan perkasa. Sabtu (20/03/2021).

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blora diwakili Wakil Sekretaris Umum Marsono, SE.  mengatakan bahwa pengurus Judo Blora sudah lama habis sehingga perlu mengadakan Muskab.

"Setelah ada pra Muskab, lalu segera menyusun pengurus lengkap," jelas Marsono.

Lanjut Sekretaris KONI, Jangan harap atlit menjadi juara kalau hanya latihan seminggu sekali atau seminggu dua kali.

"Atlit harus latihan setiap hari, pagi atau sore, kalau ingin menjadi juara," ucap Marsono.

Dalam Porprov 2022 mendatang, Kabupaten Blora akan menjadi tuan rumah 10 cabang olahraga (Cabor). Diantaranya, Panjat tebing, Panahan, Judo, Aeromodeling, Binaraga, Angkat besi, Bola voli, Tenis meja, dan Sambo.

"Tuan rumah tanpa kualifikasi, kalau bisa Judo di isi semua," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PJSI Blora terpilih Iptu M. Isnaeni, SH. MH.  mengatakan siap menghadapi Porprov mendatang
Saya ingin minta dukungan seluruh pengurus agar meningkatkan prestasi yang telah kita peroleh, terutama dalam menghadapi Porprov 2022.

"Kita harus mempersiapkan diri, kita akan berhasil," tegas Isnaeni.

Dalam pelaksanaan musyawarah kabupaten kali ini Isnaeni berharap tetap mengikuti protokol kesehatan (Prokes) sehingga bisa mencegah covid-19.

"Kita menjaga selalu  kesehatan agar bisa berprestasi dalam olah raga Judo," pungkas Isnaeni yang sehari hari menjadi Kasat Sabhara Polres Blora. (ADY/Red)

Share:

Praja Datangi DPRD Blora, Terkait Carut marut Pengisian Perangkat Desa

BLORA - Terbukti Carut marut Pengisian perangkat desa di kabupaten Blora sampai saat ini ternyata masih menyimpan misteri, Hari ini sejumlah Ketua praja kecamatan se-kabupaten dan Ketua Praja Kabupaten Blora beserta pihak lembaga Bantuan Hukum Sentra Mandiri masih melakukan audensi terkait pengisian perangkat dengan Komisi A DPRD Kabupaten Blora yang membidangi.

Menurut lembaga Bantuan Hukum Sentra Mandiri yang menyoroti terkait Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2020 yang dirasa kurang terbuka dicurigai menutup kesempatan peserta.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Sentra Mandiri Siswanto menyampaikan, dalam perbup sudah 2 kali dirubah dari perbup 37 dirubah sekarang perbup 36 dan saya cenderung setuju dengan perbup 37 karena perbup 36 kurang pas dilaksanakan pada masa sekarang.

“Perbup 36 untuk di perhatikan adalah pasal 10, pasal 18, pasal 23, yang intinya menghambat para peserta pengisian perangkat desa, terkait skoring terhadap para calon peserta,” jelasnya saat malakukan audensi bersama Komisi A DPRD Blora beserta Ketua Praja Kecamatan se-Kabupaten Blora di Ruang Rapat DPRD Blora, Kamis kemarin (18/03/2021).

Dalam Audensi terlihat Kasubag Bantuan Hukum, Slamet Setiyono mewakili Kepala Bagian hukum Setda Blora. Dalam Audensi tersebut Ia menyampaikan, pembuatan perbup ini sudah melalui tahapan tahapan yang sudah sesuai dengan regulasi dan menyerap aspirasi dari semua pihak.

“Pembuatan perbup tersebut, kita sudah melalui tahapan tahapan serta menyerap aspirasi dari semua pihak, bahkan membuat perbup tidak mudah harus melewati uji apakah tidak berantakan dengan regulasi diatas, melawan HAM, melanggar Hukum serta mendapatkan pengawasan dari semua pihak,” Katanya.

Selaku Kasubag Bantuan Hukum, Slamet Setiyono juga menanyakan perihal apakah Ketua Lembaga Bantuan Hukum ini juga seorang advokat yang sudah masuk dalam daftar resmi dan menjabat Perangkat desa yang dilanjutkan dengan penjelasan terkait perbup bahwa perbup terkait pengisian perangkat ini pada dasarnya UU desa no 16 tahun 2014 ini kewenangan penuh kepala desa,

Sementara itu, Ketua Praja Kabupaten Blora Agung Heri Susanto sekaligus Kepala Desa (Kades) Sidorejo menyampaikan semua Kades sangat terbuka dengan kritik dan saran dari semua pihak.

Bahkan, kata Agung, kami juga ikut memperjuangkan apa yang menjadi keinginan perangkat desa contoh soal masa jabatan sampai ke Jakarta.

“Sebenarnya pengisian perangkat desa ini, kalau di telisik dari UU Desa dan Permendagri ini adalah kewenangan kepala desa. Pelaksanaan pengisian perangkat desa di dalam perbup sudah diberikan pilihan. Baik secara mandiri, melalui pihak ketiga atau melalui fasilitas pemerintah dan pembuatan perbup ini melindungi calon peserta lokal bukan membatasi,” Pungkasnya. (ADY/Red)
Share:

16 Orang Lulus Pelatihan Program Pembuatan Roti & Kue di BLK Dinperinnaker Blora


BLORA - Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja (Dinperinnaker) Kabupaten Blora Melaksanakan Penutupan Pelatihan untuk Program Pembuatan Roti & Kue, di Aula UPTD BLK, Rabu (17/03/2021)

Kegiatan ini dilaksanakan dengan dana APBN tahun 2021 dengan jumlah peserta 16 orang, yang telah dilaksanakan selama 18 hari dan di akhiri dengan Uji Kompetensi dengan skema "Pembuatan Roti & Kue"

Kepala UPTD BLK Dinperinnaker Blora, Dra. Amik Kristanti memberikan arahan kepada peserta pelatihan agar ketrampilan yang telah diperoleh membawa manfaat dan membuka usaha mandiri seperti menerima pesanan kue kering, mengingat sudah mendekati bulan ramadhan 2021.

"Semoga banyak yang memesan kue kering, mengingat sudah mendekati bulan ramadhan 2021," ucapnya.

Dengan diadakan pelatihan ini, lanjut Amik Kristanti semoga bisa memberikan ketrampilan kepada pencari kerja sehingga memberikan peluang untuk bekerja di dunia industri maupun usaha mandiri.

"Pelatihan disini bisa  memberikan peluang Para pencari kerja
untuk bekerja di dunia industri maupun usaha mandiri," jelasnya.

Untuk diketahui, Pesan Kepala UPTD BLK kepada para lulusan, bagi masyarakat yg ingin mengikuti kursus pelatihan atau jika ada saudara, tetangga, bisa mendaftarkan diri mengikuti pelatihan di UPTD BLK Dinperinnaker Kabupaten Blora. Khususnya usia produktif untuk mengikuti pelatihan secara GRATIS. Informasi lebih lanjut, bisa langsung datang ke Dinperinnaker Blora.
Jl. Gor I No.1, Kec.Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah Kode Pos 58219.
(UPTD-BLK/ADY/Red).

Share:

TNI Polri Awasi Pembagian BLT Dana Desa di Blora

BLORA -  Kodim 0721/Blora bersama Polres Blora Polda Jawa Tengah   melaksanakan pemantauan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Pemantauan dilakukan untuk antisipasi gangguan kamtibmas serta untuk memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas desa Mojorembun Polsek Kradenan Polres Blora Bripka Mujayin bersama Babinsa Koramil Kodim 0721/Blora Sertu Mujiyana melakukan pemantauan pembagian BLT DD yang dilakukan di Balai Desa Mojorembun, Kamis, (18/03/2021).

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Kradenan AKP Lilik Eko Sukaryono,SH mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu sinergitas TNI Polri diwilayah dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

"Polsek Kradenan bersama Koramil selalu berjalan berdampingan, tujuan utama adalah untuk menjaga kondusifitas wilayah, serta untuk antisipasi kerumunan saat pembagian BLT Dana Desa untuk antisipasi penularan Covid-19," ucap AKP Lilik.

Adapun menurut data dilapangan jumlah bantuan yang disalurkan hari ini kepada 87 keluarga penerima manfaat.

"Selain menjaga keamanan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa tak bosan menyampaikan imbauan Kamtibmas yaitu mengajak warga membiasakan 5 M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas," pungkas AKP Lilik.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa saat penyaluran BLT DD tersebut mendapat tanggapan positif dari Kepala Desa Mojorembun  M. Syaifudin Zuhri,  mengatakan dengan adanya kedua aparat TNI Polri kegiatan berjalan aman dan lancar, tentunya warga merasa lebih tenang.

"Dengan kehadiran pak Polisi dan Tentara kami merasa lebih tenang, kami ucapkan terima kasih atas keaktivan Polsek dan Koramil Kradenan," tandas Kepala Desa Mojorembun. (JW/Red)
Share:

Jalan Rusak 964 KM, Wakil Ketua DPRD Usul Bupati Blora Pinjam 500 Milyar

BLORA - Mencermati kondisi jalan rusak di Kabupaten Blora yang mencapai 964 kilometer (78 persen) dari total ruas jalan Kabupaten Blora yang mencapai 1,200 kilometer. Dari 964 kilometer tersebut, 300 kilometer diantaranya rusak berat, 664 rusak sedang, rilis Siswanto lewat WA.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora Siswanto menyambut baik wacana Bupati Blora untuk melakukan pinjaman. Wacana pinjaman sudah disampaikan Bupati Blora H. Arief Rohman pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blora, usai pelantikan.

"Wacana pinjaman sudah disampaikan Pak Arief Rohman pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blora, usai pelantikan," ucap Siswanto.

Mengenai kemana harus meminjam, sambung Siswanto, kami  mengusulkan agar Bupati Blora Pak Arief Rohman mengajukan pinjam ke pemerintah pusat melalui program Pinjaman Daerah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui PT. SMI (Persero) yang dibawah koordinasi Kementerian Keuangan.

"Pinjaman Daerah melalui PEN bunga rendah, bisa diangsur 2 sampai 7 tahun dengan menggunakan APBD Kabupaten Blora," jelas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora diruang kerjanya. 

Lebih lanjut, Siswanto mengatakan kita usulkan  agar Bupati Blora Pak Arief Rohman bisa gerak cepat agar bisa realisasi pada APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2022 yang penyusunan Rencana Kerja Penerintah Daerah (RKPD) dimulai melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Blora, akhir Maret 2021 ini.

"Kami mengusulkan agar Bupati Blora secara cepat membuat ajuan pinjaman  agar secara bersama-sama dibahas dengan DPRD Kabupaten Blora, Saya setuju jika pinjaman dilakukan untuk penanganan infrastruktur saja, khususnya perbaikan jalan dan jembatan. Bukan untuk kepentingan lainnya," tandasnya.

Hasil analisa, melihat rusaknya jalan, maka pinjam sebanyak 500 Milyar bisa untuk membangun 150 kilometer jalan yang rusak berat. Artinya, PR jalan rusak selesai 50  persen, imbuh Siswanto. (ADY/Red)
Share:

Respon Persoalan Pupuk di Blora, Bupati Rakor dengan Stakeholder


BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman S.IP,.M.Si duduk bersama sejumlah stakeholder dan perwakilan kelompok tani dalam rapat koordinasi (Rakor) guna membahas pupuk bersubsidi, Rabu (17/03/2021) di Ruang Pertemuan Gedung Samin Blora.

Didampingi Sekda Blora  dan perwakilan DPRD, Bupati berharap, agar permasalahan terkait pupuk bersubsidi dapat diminimalisir dan dicegah agar tidak terjadi lagi. Pasalnya sebentar lagi para petani akan memasuki masa tanam kedua.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Blora berharap agar persoalan pupuk di masa tanam kesatu kemarin tidak terulang di masa tanam kedua, karena itu kuncinya komunikasi sangat penting,” ucap Bupati.

Untuk mensinergikan segenap komponen, Arief turut menghadirkan jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, sejumlah 6 ADM Perhutani KPH yang ada di Blora, Perwakilan Bank BRI, perwakilan PT Pusri Palembang dan PT Petrokimia Gresik Wilayah Blora, Ketua  Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)  Kabupaten Blora, Distributor, serta perwakilan Kios Pupuk Lengkap (KPL) dari 16 kecamatan .

"Saya juga sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pertanian kaitannya dengan persoalan pupuk di Kabupaten Blora. Nanti usulan-usulan seperti apa, termasuk Kartu Tani, perwakilan dari BRI kita hadirkan langsung dalam rapat kali ini," kata Arief

"Muaranya agar kepentingan masyarakat kepentingan petani bisa terlayani. Minimal gesekan-gesekan yang ada di masa tanam pertama lalu, tolong usahakan yang kedua ini bisa diatasi secara bareng-bareng," imbuhnya

Sementara itu, Ketua  Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kab. Blora yang juga Sekretaris Daerah Kab. Blora, Komang Gede Irawadi, SE, M.Si berharap agar pada masa tanam kedua persoalan kaitannya dengan pupuk bersubsidi bisa diminimalisir.  Termasuk mendorong sekitar 21 ribu Kartu Tani agar segera didistribusikan kepada para petani

"Terkait dengan Kartu Tani kemarin Pak Bupati sudah membahas dengan BRI, kita bersyukur sudah siap kartu tani sebanyak 21 ribu lebih dan tinggal mendistribusikan" papar Komang

"Mudah-mudahan sampai akhir Maret sudah terdistribusikan. Saya minta Dinas Pertanian dan BRI agar melakukan rekonsiliasi agar bisa terdistribusikan dengan baik" lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, turut dibahas mengenai alokasi pupuk bersubsidi, lahan pertanian yang ada di hutan, serta mendengarkan tanggapan dan kendala yang dialami distributor maupun KPL yang ada di lapangan.

Harapannya dengan duduk bersama dan komunikasi yang baik tersebut dapat mengatasi persoalan pupuk bersubsidi kedepannya.

"Silahkan sampaikan permasalahan bapak ibu kepada Pak Bupati sehingga permasalahan pupuk ini bisa cepat selesai bersama" pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, Ir. Reni Miharti, M.Agr.Bus turut memaparkan terkait kondisi pupuk bersubsidi khususnya Urea dan NPK di Kabupaten Blora yang berdasarkan usulan di E-RDKK 2021, alokasinya dinilai masih belum mencukupi.

Reni juga menjelaskan, terkait dengan kebutuhan lahan, dari ERDKK berdasarkan pendataan lahan hutan yang diasumsikan seluas 13.062 hektar ternyata pada ERDKK 2021 yang masuk hanya 8.162 hektar.

Lanjut Reni, sedangkan terkait Kartu Tani sudah disiapkan oleh BRI dan ditargetkan pada akhir Maret sudah  didistribusikan.

“Alhamdulillah, Kartu tani sudah di Kancab Cepu dan Kancab Blora dengan jumlah cukup banyak, dari BRI telah koordinasi kaitannya dengan rekonsiliasi dan pendistribusian, sesuai dengan target sebelum akhir Maret sudah selesai,” ungkap Reni

Dalam rapat tersebut Bupati dan stakeholder saling berdiskusi dan mendengarkan permasalahan yang dihadapi di lapangan.  Hasil rapat tersebut nantinya akan dirangkum dan digunakan oleh Bupati untuk mengambil kebijakan strategis sekaligus untuk berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian agar persoalan pupuk bersubsidi di Blora bisa diselesaikan segera.

“Hasilnya akan kita sampaikan ke Pak Dirjen Prasarana Dan Sarana Pertanian (PSP)  Kementerian Pertanian. InshaAllah besok Jumat kita sudah diberi waktu untuk bertemu. Semoga nanti ada jalan cerah untuk petani Kabupaten Blora,” pungkas Bupati H. Arief Rohman. (ADY/Red) 

Share:

Aksi Jalan Kaki Mundur Hingga DPRD Blora, Tuntut Keadilan Pelanggaran Parades Se-Kabupaten Blora

BL.ORA - Siang ini kembali Aksi tunggal jalan kaki mundur, Aksi aktivis Lilik Yuliantoro kali ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap carut marut proses rekruitmen dan mutasi perangkat desa Kabupaten Blora di depan Gedung DPRD Kabupaten Blora, Rabu (17/03/2021).

Aksi aktivis bernama Lilik Yuliantoro ini dilakukan mulai di Dinas PMD Kabupaten Blora, menuju ke Inspektorat dan berakhir di kantor DPRD. Sambil menggendong sebuah tas bertuliskan '”AKSI JALAN KAKI MUNDUR MENUNTUT KEADILAN PELANGGARAN PARADES SE KABUPATEN BLORA' Lilik melakukan aksinya tanpa mengenakan kaos dan memakai “udheng” (ikat kepala) samin dengan pengawalan ketat dari Polres Blora dan Satpol PP Kabupaten Blora.

Dalam aksi damai ini menyampaikan 4 Tuntutan dalam mencari keadilan :

1. Menuntut proses hukum tentang pelanggaran yang teriadi pada saat proses rekruitmen dan mutasi perangkat desa sekabupaten Blora;

2. Meminta agar adanya keterbukaan publik tentang rekruitmen perangkat Desa, agar tidak terjadi lagi hak rakyat yang dikebiri;

3. Meminta kembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan hukum, proses semua yang terjadi berdasarkan hukum dan undang undang yang berlaku;

4. Meminta kepada pemerintah Kabupaten Blora untuk diulang nya semua proses rekruitmen dan mutasi perangkat Desa agar terciptanya pemerintahan yang bersih dimulai dari bawah ( pemerintahan Desa).

Aksi ini diterima Kasubag Humas Protokol dan Publikasi Sekretariat Sekretariat DPRD Kabupaten Blora, Akhmad Zuhri. Beliau mengungkapkan permohonan maaf, bahwa para Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Blora sedang ada kunjungan kerja Alat Kelangkapan Dewan di luar daerah sejak Senin (15/093/2021).

Akhmad Zuhri mengatakan pihaknya akan menyampaikan perihal tuntutan aspirasi tersebut kepada Para Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Blora,.

"Ya, kami akan segera menyampaikan apa yang disuarakan oleh mas Lilik kepada pimpinan dan anggota DPRD, karena yang berhak menjawab adalah beliau-beliau untuk kemudian supaya dapat ditindaklanjuti,"  pungkas Akhmad Zuhri. (ADY/Red)
Share:

Dinperinnaker Blora Berikan Pelatihan AMT Di Desa Karanganyar

BLORA - Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja (Dinperinnnaker) Kabupaten Blora melakukan Kegiatan Berbasis Kompetensi Tahun 2021 di Pendopo Desa    Karanganyar Kecamatan Bogorejo, Selasa (16/03/2021)

Plt. Kepala Dinperinnaker Blora Sudharmono, S.Sos., M.Si.,   memberikan arahan kepada peserta pelatihan untuk bersungguh dalam mengikuti  pelatihan sapai selesai, menyampaikan saat membuka kegiatan pelatihan berbasis kompetensi program peningkatan kesempatan kerja, meminta agar selalu berkarya memanfaatkan potensi yang ada di desa, dan selalu menciptakan inovasi.

“Kami dari Dinas memberikan arahan dan motivasi agar peserta pelatihan bisa lebih serius dalam mengikuti materi yang di sampaikan oleh intsruktur dan narasumber karna mengingat waktu yang sangat terbatas,” ungkapnya

Pada kesempatan itu, Kasi Pelatihan, Muhamad Muniri, menyampaikan laporan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi Achievement motivation training (AMT) program peningkatan kesempatan kerja, yang di laksanakan di Desa Karanganyar Kecamatan Bogorejo, kegiatan ini dilaksakan dari sumber dana APBD tahun 2021 dengan jumlah peserta 20 orang, dilaksakan selama 3 hari. 

"Dengan diadakan pelatihan ini semoga bisa memberikan ilmu pengetahuan dan ketrampilan sehingga bisa memberikan peluang usaha mandiri bagi masyarakat Desa Karanganyar Kecamatan Bogorejo khususnya," tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Karanganyar, Tompo dalam sambutanya mengucapkan terimakasih, kepada Dinperinnaker Kabupaten Blora yang telah memberikan perhatian kepada desa kami, dan memberikan kegiatan pelatihan.

"Dinperinnaker telah  memberikan kegiatan pelatihan, semoga kedepanya bisa lebih bermanfa'at untuk masyarakat Karanganyar," Pungkas Tompo. (Sf/Red)
Share:

DPRD Bersama Forkopimda Blora Serius Tangani Penyerapan Gabah Dan Ketersediaan Pupuk

BLORA - Bertempat di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah (Setda) Blora, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, didampingi  Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Ketua DPRD Blora, HM Dasum, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blora, yakni  Kajari, Kapolres dan Dandim Blora. Senin kemarin (15/03/2021).

"Saya minta segera dibuat hotline, untuk menyelesaikan aduan - aduan masyarakat terkait sektor pertanian ini, jadi tidak langsung ke Bupati terus, dan untuk Satgas Pupuk akan segera kita bentuk, dengan menyertakan Aparat Penegak Hukum, dari Kejaksaan dan Kepolisian, karena distribusi pupuk ini, sudah disorot oleh Bareskrim Polri, saat kita bertemu kemarin di Jakarta," ungkap Bupati H. Arief Rohman yang akrab di panggil Mas Arief.

Terkait dengan penyerapan gabah petani, juga terjadi anomali, saat panen raya produksi melimpah, namun penyerapannya tidak maksimal dan mutunya tidak bagus, karena kadar air masih tinggi, akibat musim penghujan, Ketua DPRD Blora HM Dasum, meminta agar dicarikan solusinya secepatnya.

"Persoalan penyerapan gabah petani yang tidak maksimal, dan harganya pun anjlok, ini kembali terjadi saat panen raya di Blora, harganya jauh dari HPP, saya tahu persis, karena saya juga pelaku, saya juga petani, harga gabah hanya laku Rp. 3.100 - Rp. 3.200, per kilogram, padahal HPPnya sesuai Permendag adalah Rp. 4.200,- per kilo gram, makanya itu resi gudang jangan dibiarkan mangkrak, aktifkan lagi," ujar politisi dari partai Banteng Mencereng ini.

Sementara itu, perwakilan dari Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Blora, menyampaikan bahwa periode ini hanya diberikan target 4000 ton beras. Tanpa merinci apakah per tahun atau per panen masa tanam. Sehingga, bila dibandingkan dengan jumlah produksi petani saat panen masa tanam pertama Januari - Maret yang mencapai 182.000 ton.

"Target penyerapan gabah kering panen di Bulog hanya 4000 ton, dengan kualitas sesuai dengan Permendag Nomor 24 Tahun 2020, adalah kadar air maksimal adalah 25% dan kotoran/bulir hampa sebesar 10%, sesuai dengan itulah kami melaksanakan penyerapan gabah petani, namun kondisinya di lapangan, kualitas gabah kadar airnya sangat tinggi, tidak sesuai dengan syarat Permendag tersebut, sehingga tidak masuk ke kami," ungkapnya.

Menghadapi situasi tersebut, Bupati Arief meminta kepada Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi, untuk menggelar rapat khusus dengan para pengusaha pengeringan gabah dan pengusaha beras di seluruh Blora, agar bisa dicarikan solusi untuk menyerap dan mengeringkan gabah petani, dengan harga yang layak.

"Besok Rabu saya ingin diadakan rapat khusus dengan para pengusaha pengeringan padi, tolong digendakan untuk mengetahui berapa jumlah tempat pengeringannya, dan berapa ton per hari yang bisa dikeringkan di Blora, dan untuk masalah pupuk saya akan ke Dirjen Pertanian dan Ketahanan Pangan, untuk minta tambahan kuota pupuk, baik subsidi maupun non subsidi, supaya kelangkaan pupuk ini tidak terjadi lagi di masa tanam kedua," tandas Bupati Arief. (ADY/Red)
Share:

Perhutani Siap Kawal LMDH Untuk Pengajuan Bibit Jagung Dan Kedelai Ke Dinas Petanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Rembang

MANTINGAN - Perhutani  Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan siap Kawal pengajuan bibit jagung dan kedelai dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dipertan) Kabupaten Rembang. Sedangkan Tahun 2021  bagi Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) tahun 2020 sudah pernah menerima bantuan  jagung dan kedelai tidak akan mendapatkan bantuan lagi sesuai dengan surat edaran dari Dipertan Rembang. (16/03/2021)

Administratur KPH Mantingan Widodo Budi Santoso melalui Kepala Sub Seksi Komonikasi Perusahaan dan Kelola Sosial  Ismartoyo saat bincang-bincang dengan beberapa LMDH  menjelaskan bagi bagi LMDH yang mengajukan bantuan benih Jagung dan kedelai ke Dipertan akan dikawal Perhutani. pengawalan bertujuan memudahkan petani dalam mendapatkan bantuan benih dalam tahun 2021.

"Sebanyak 31 LMDH wilayah di KPH Mantingan mengajukan bantuan bibit jagung dan kedelai ke Dipertan Kabupaten Rembang,"  jelas Ismartoyo. 

Lanjut Ismartoyo, untuk jumlah bantuan bibit jagung yang dajukan mencapai 10 Kwintal 520,59 kg, untuk biji kedelai sebanyak 791,06 kg. luas lahan yang akan ditanami seluas 754,11 hektar.

"Untuk lahan garapan di sesuaikan dengan pengajuan LMDH yang sudah ditanda tangani dalam perjanjian penggarapan Agroforestry (26/02)," papar Ismartoyo. 

"Sedangkan yang belum ada penandatanganan perjanjian Agroforestry nanti akan dilakukan di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH)," jelas dia.

Pendamping Perhutani dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Tajam Zulfa Wafda membeberkan untuk LMDH yang sudah pernah mendapatkan bantuan bibit jagung tahun 2020 nantinya tidak akan mendapatkan jatah bantuan lagi.

"Dengan banyaknya bantuan yang dialamatkan kepada LMDH akan menambah ketahanan pangan di masing-masing  LMDH dan pangkuan desa setempat,” Terang Zufwa Wafda.

Untuk yang baru mendapatkan bantuan tahun 2021, Zulfa Wafda menambahkan nantinya kami dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta Penyuluh Kehutanan Lapangan (PKL) akan memberikan pengawalan bimbingan dalam penanaman lahan hutan negara.

"Agar nantinya dalam penanaman tetap memperhatikan  tanaman pokoknya, kapan ada pemupukan dan diperhatikan pertumbuhannya agar panennya bisa melimpah," jelas Zulfa.
(Kom-PHT/Mnt/Sgt/Red).
Share:

Bhabinkamtibmas Polres Blora Bersinergi Dengan Babinsa Bantu Warga Rehab Jalan


BLORA -
Bhabinkamtibmas Desa Sambongrejo Polsek Tunjungan Polres Blora Polda Jawa Tengah Bripka Joko Supriyanto bersama Babinsa Koramil Tunjungan Serka Bakiman, bersama masyarakat setempat melakukan kerja bakti pavingisasi jalan di dukuh Gunungrowo Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Selasa, (16/03/2021).

Kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa itu sebagai bentuk keakraban dan kepedulian demi kenyamanan dan keamanan jalan penghubung antar dukuhan tersebut.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Tunjungan AKP Budiyono,SH kegiatan ini sengaja dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat setempat. Jalan penghubung antar dukuhan tersebut adalah satu satunya akses penghubung yang sering dilewati oleh warga setempat, dan pada musim hujan ini sudah mulai tergerus oleh air sehingga perlu diadakan rehab.

"Sebagian besar kerusakan jalan dipengaruhi oleh air hujan, untuk itu demi keselamatan warga maka pavingisasi dilakukan," ucap Kapolsek Tunjungan AKP Budiyono,SH.

Kapolsek Tunjungan menambahkan dengan aktifnya Bhabinkamtibmas dan Babinsa diharapkan akan terjalin hubungan yang harmonis antara aparat dengan warga masyarakat.

"Jika terjalin hubungan yang harmonis, maka dalam menjaga kondusifitas wilayahpun mudah, karena kita semua bisa bergerak bersama dengan elemen masyarakat yang ada," beber Kapolsek Tunjungan.

Adapun kegiatan tersebut adalah salah satu Proyek Padat Karya Tunai Tahun 2021/2022 dengan sumber dana dari Bantuan Keuangan Provinsi Jateng yang di padukan dengan anggaran Dana Desa untuk keperluan pavingisasi jalan antar dukuhan tersebut. 

Warga sangat mengapresiasi atas kerjasama anggota TNI-Polri bersedia membantu melakukan gotong royong pavingisasi jalan, salah satunya adalah perangkat desa Sambongrejo, Sariman.

"Sebuah kebersamaan yang indah, dimana terlihat gotong royong dan guyup rukun antara aparat dengan masyarakat. Kami mewakili warga mengucapkan terimakasih atas keaktifan Bhabinkamtibmas dan Babinsa," kata Sariman. (ADY/Red)

Share:

Vaksin Covid-19 Tahap Kedua Untuk DPRD Blora


BLORA - Pimpinan, Anggota dan Sekretariat DPRD Kabupaten Blora, menerima suntikan vaksin Covid-19 tahap kedua di Kantor DPRD Kabupaten Blora, Senin (15/3/2021).
Iwan Krismiyanto mengaku, jika sampai saat penyuntikan tahap kedua, dirinya tidak mengalami gejala klinis atau gangguan pada tubuhnya. Seperti diketahui, ia mendapat vaksinasi tahap pertama pada 25 Februari 2021 lalu.

"Hari ini penyuntikan vaksin dosis kedua. Alhamdulillah lancar semuanya, tidak ada gejala apapun, dan tidak sakit,  yang menjadi pertanyaan saya semua WNI berhak mendapatkan Vaksinasi ini, namun bagaimana dengan warga yang tidak masuk kriteria, pertanggungjawabannya bagaimana bagi warga yg tidak boleh mendapatkan vaksin ini?” Tanya Iwan ditengah pelaksanaan vaksinasi.

Proses penyuntikan vaksin Covid-19 tahap pertama ini, kata Agus Untoro Waluyo yang memang baru melaksanakan penyuntikan vaksin yang pertama dikarenakan pada tanggal pelaksanaan vaksin yang pertama beliau sedang tahap pengobatan, Agus berharap dapat meyakinkan masyarakat bahwa sangat untuk di vaksin, dirinya juga meminta agar masyarakat harus sudah siap untuk di vaksin.

Sakijan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora penyuntikan vaksin terhadap masyarakat rencananya akan dilaksanakan secepatnya. Hal itu dilakukan guna mempercepat proses vaksinasi agar angka penyebaran Covid-19 di Blora dapat secepatnya terkendali.

"Hal ini demi menekan penyebaran COVID-19 di Blora. Semuanya harus siap, ini cara kita untuk menekan penyebaran Covid-19. Karena, kita bisa memiliki kekebalan imun, sehingga bisa terhindar dari virus Corona ini," katanya.

Secara terpisah dari petugas mengatakan, untuk vaksinasi pun tidak semua orang bisa lolos. Sebab ada beberapa syarat yang harus di penuhi untuk di vaksin. Salah satunya tensi darah tinggi lebih dari 190/110 tidak dapat mengikuti vaksinansi.

"Jadi, yang betul-betul clear (dapat melalui tahapan-tahapan/skrining) di bisa divaksin, Pemerintah juga sudah memberikan arahan mengenai siapa yang bisa mendapatkan vaksin Covid-19 dan tidak boleh mendapatkan vaksin Covid-19 Sinovac,” ucap dr. Sistika.

Menurutnya, penyuntikan vaksin COVID-19 ini merupakan ikhtiar agar masayarat terhindar dari Virus Corona dan diharapkan pandemi COVID-19 bisa segera berakhir.

"Ikhtiar ini harus maksimal lahir dan batin, termasuk dengan divaksin seperti sekarang," ucapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Blora HM. Dasum disela-sela pelaksanaan vaksin menyampaikan bahwa vaksin saat ini juga telah menyasar semua elemen seperti tokoh masyarakat, ulama, PNS dan bahkan sudah menyasar masyarakat umum seperti lansia.

"Termasuk DPRD Blora saat ini. Ini menjadi langkah kongkrit pemerintah untuk segera mengakhiri covid ini," Dasum juga meminta masyarakat untuk tidak takut dengan vaksin yang diberikan oleh pemerintah, dari vaksin yang telah dilakukan ole pemerintah hanya 0,0 sekian persen yang alami permasalahan ketika vaksin dilakukan, Sehingga ini membuktikan vaksin ini benar benar efektif.

"Kalaupun saat ini banyak yang menolak karena hoaks saja yang banyak bermunculan. Untuk itu mari kita perangi hoaks terkait vaksin. Yakinlah vaksin ini aman dan efektif," ungkapnya.

Politisi PDI P tersebut berharap agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan meski telah divaksin oleh pemerintah.

"Ingat vaksin tetap jalan tapi tetap jalankan protokol kesehatan dengan ketat. Jangan dikendorkan lagi setelah vaksin," pungkasnya. (ADY/Red)

Share:

Kokohkan Struktur, PKS Lantik DPC Se-Blora

"Dengan keberadaan struktur sampai bawah, masyarakat harus merasakan manfaat dan  pelayanan dari PKS," 
(Santoso Budi Susetyo, Ketua DPD PKS Blora)

Minggu, 14 Maret 2021, dengan menerapkan protokol kesehatan PKS Blora  melantik pengurus tingkat kecamatan atau Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS se-kabupaten Blora.

Acara yang bertempat di aula sekretariat PKS ini selain dihadiri pengurus dari 16 kecamatan juga menghadirkan Sutrisno, Sekretaris Badan Pembinaan Daerah Dapil 3 Jawa Tengah

Sutrisno berpesan kepada seluruh pengurus yang hadir untuk berkomitmen kepada visi, misi dan arah kebijakan partai.

"Kuatkan pembinaan kader, kokohkan struktur partai sampai tingkat paling bawah, raih kemenangan dalam rangka berkontribusi bagi NKRI," arahan dari pria asli Kabupaten Pati ini.

Semantara itu, Santoso Budi Susetyo, SSos ketua DPD PKS Blora, setelah melantik dalam sambutannya mengamanatkan kepada seluruh pengurus tingkat kecamatan agar bisa mengembangkan pengurus partai sampai tingkat desa atau ranting.

"Saat ini pengurus ranting PKS kisaran 65%, target kita pada tahun  ini menjadi 100%," ungkap pria yang juga anggota DPRD Blora ini.

Struktur partai adalah salah satu manifestasi dari pengelolaan partai yang profesional sedangkan soliditas menjadi modal utama untuk menjaganya, imbuh Budi.

Budi mengingatkan kepada seluruh kader dan pengurus agar bisa menjaga citra partai  dan keberadaan PKS bermanfaat bagi masyarakat.

"Pelayanan merupakan kata kunci bagi gerak langkah PKS, hendaknya setiap kader bisa menerjemahkan secara kongkrit di tengah-tengah masyarakat," pesan politisi yang baru saja melaunching buku bertajuk Orang Lapangan ini. (ADY/Red)
Share:

Inspektorat Blora Soroti Perpindahan Kantor Dipertan KP Blora

BLORA - Viralnya kondisi Gedung Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, yang acak - acakan dan jauh dari profesional, terkonfirmasi dengan rusaknya plafon, sampah yang bertebaran dan noda tinta komputer yang berceceran, sehingga diasumsikan sebagai bentuk kekesalan oleh pihak terkait.

Kepindahan Gedung Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terjadi karena adanya kebijakan Bupati Arief Rohman, MSi untuk menggunakan kantor tersebut menjadi Gedung Mal Pelayanan Publik, sebagaimana telah ditandatanganinya MoU dengan Mendagri beberapa hari yang lalu.

"Kondisi keuangan kita, tidak mungkin membangun lagi gedung baru untuk Mall Pelayanan Publik (MPP), jadi kita nanti pakai Gedung Dispertan KP atau Gedung Konco Tani, yang paling layak untuk MPP," ungkapnya dalam setiap pidato pengarahannya.

Diperiksa Inspektorat Daerah

Untuk melaksanakan perpindahan tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, memilih pindah di Desa Purwosari yaitu di Gedung Balai Benih, yang juga merupakan fasilitas Dispertan KP, yang lokasinya cukup jauh dari Kota, lebih dari 5 kilometer.

Namun sayang proses pemindahan aset Dinas tersebut, terkesan serampangan dan justru mengakibatkan rusaknya fasilitas gedung yang ada. Seperti pecahnya plafon, dinding, lantai yang berceceran tinta serta sampah, berserakan di hampir seluruh gedung.

Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Blora, Kunto Aji dalam pesannya melalui whattsapp mengaku telah memanggil Kepala Dinas terkait, Reni Miharti, untuk dimintai keterangan terkait kondisi tersebut. Minggu (14/03/2021).

"Ya dari dinas pertanian baru evakuasi barang - barang untuk pindahan jadi msh berserakan.., untuk tempat parkir memang sudah di bongkar waktu saya cek, dan saya konfirmasi mau difungsikan utk tempat parkir di kantor balai benih," ungkapnya.

Perpindahan Tidak Profesional

Saat dikonfirmasi apakah ada unsur kesengajaan atau kemarahan dari Instansi terkait, karena harus pindah ke kantor yang lebih jauh, yaitu Balai Benih Purwosari. Kepala Inspektorat Daerah menyayangkan kejadian tersebut, dan mengakui sebagai bentuk ketidak profesionalan instansi terkait.

"Saya kira ga begitu ya, setelah saya konfrmasi kesan berserakan karena proses usung usung barang, kurang prosfesional ya," ujarnya melalui whattsapp.

Sementara terkait perpindahannya yang jauh dari kota, Kunto Aji mengaku kurang tahu, pertimbangan teknis dari Kepala Dinas terkait.

"Kalo ini saya kurang tau...,ini lebih pertimbangan  teknis kadis ya..mungkin kurang luas, kurang menyatu dengan alam lingkungan ya (pertanian), dan lain - lain," pungkasnya. (JW/Red)
Share:

Hot News

Emansipasi Wanita Ujung Tombak Pembentukan Karakter Bangsa

Sekelumit sejarah. Di era jawa kuno ; Wanita dilambangkan dalam simbol-simbol kehidupan. Kekuatan ( Api ), pengayom ( Bumi / Pra...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »