Launching Desa Wisata Sedulur Sikep Sambongrejo Kecamatan Sambong

 


 

BLORA - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sido Rukun meluncurkan (melaunching) Desa Sambongrejo Kecamatan Sambong Kabupaten Blora sebagai Desa Wisata Samin Sedulur. Dalam agenda itu juga dihelat test tour dengan menyuguhkan aneka potensi wisata, produk, kesenian dan kuliner serta tracking berbasis kearifan lokal.

 

Test Tour Desa Wisata merupakan hasil dari pendampingan dalam rangka peningkatan kapasitas pengelolaan dan pengembangan desa wisata di kabupaten Blora. Sebelumnya dilakukan pembinaan dan pendampingan dengan menggandeng Desa Wisata Institut dari Yogyakarta

 

"Kini dilaksanakan tahapan akhir yaitu Test Tour atau Uji Coba Paket Wisata sekaligus di launching sebagai Desa Wisata," kata Janurman, Ketua Pokdarwis Sido Rukun Desa Sambongrejo, Sabtu, (30/10/2021).

 

Launching dilakukan Bupati Blora Arief Rohman,S.IP, M.Si di pendopo Samin Sedulur Sikep Sambongrejo, Sabtu (30/10/2021) malam.

 

Hadir pada launching tokoh Samin Sedulur Sikep Pramugi Prawiro Wijoyo, Kepala Dinporabudpar Slamet Pamuji, SH., M.Hum., Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Irfan Agustian Iswandaru,AP., M.Si, Kabid Pariwisata Dinporabudpar Wahyu Tri Mulyani, AP, MA yang kini menjabat Kepala Bidang Penelitian dan Perencanaan Bappeda Blora, Forkopimcam Sambong, Perhutani Cepu dan Kades Sambong serta para pendamping dari Desa Wisata Institut Yogyakarta.

 

Bupati Blora, H. Arief Rohman, antara lain menyampaikan, bahwa kita memang berupaya sektor pariwisata kedepannya menjadi salah satu sektor andalan di Blora.

 

"Alhamdulillah, malam hari ini senang sekali, sowan Mbah Pram berserta rombongan dalam rangka kita untuk launching desa wisata. Bu Wahyu juga (saat menjabat Kabid Pariwisata Dinporabudpar) kemarin propernya juga desa wisata ini. Kita berharap agar ini sinergi semuanya," kata Bupati Blora.

 

Bupati Blora mengatakan, ada hikmahnya, ketika penerbangan Citilink perdana di bandara Ngloram diundur.

 

"Semakin banyak orang bertanya. Teman-teman Diaspora bertanya, jadinya kapan. Nanti harus kita buat berkesan ketika penerbangan pertama, kita harus persiapkan lebih matang lagi. Termasuk, salah satu objek wisata yang dikunjungi adalah kampung Samin ini,” kata Bupati Blora.

 

"Termasuk seluruh hotel, nanti saya minta, kalau menerima tamu ini harus ada paket wisatanya. Pak Menteri Desa kapan hari sudah pesan saya lagi terkait desa adat, tolong ini nanti dikawal juga teman-teman, agar bisa ditetapkan sebagai desa adat," lanjut Bupati.

 

Dalam acara itu, Bupati Blora mendapat kesempatan untuk memotong tumpeng setelah dipanjatkan doa oleh Pramugi Prawiro Wijoyo, tokoh Samin Sedulur Sikep setempat.

 

Tumpeng yang dipotong Bupati, diserahkan kepada Ketua Pokdarwis Sido Rukun, Janurman.

 

Selain itu, Bupati juga diminta untuk menulis kalimat motivasi dan kesan yang ditandatangani pada kanvas untuk Pokdarwis Desa Tempuran dan Desa Sambongrejo.

 

Disela-sela acara, Pramugi Prawiro Wijoyo, berkesempatan memakaikan iket (udeng/ikat kepala) Samin Sedulur Sikep Sambongrejo kepada Bupati Blora.

 

Pramugi mengatakan, peluncuran desa wisata Sambongrejo oleh Bupati Blora sangat tepat dan telah diinginkan.

 

"Sebenarnya, ya inilah yang saya inginkan," ucap Pramugi.

 

Walaupun tanggal 30 Oktober 2021 baru diresmikan Bupati sebagai desa wisata, menurut dia, kampung ini telah didatangi pengunjung, walaupun sifatnya pengunjung lokal, dari Perguruan Tinggi atau tamu dari luar negeri dan dari teman-teman media se Jabanusa itu, sudah sejak dulu.

 

"Namun, ucapan terimakasih kepada Pak Bupati karena sudah dijadikan desa wisata," kata dia.

 

Dirinya juga berharap, mudah-mudahan wisata di Blora khususnya di kampung Samin Sambongrejo, tambah maju pesat sehingga membawa nama baik, perekonomian desa baik dan menjunjung nama Blora ke tingkat nasional.

 

Hal senada disampaikan Kades Sambongrejo, Wahono Heru Prayitno.

 

"Pendampingan dari Dinporabudpar sangat penting sekali untuk warga desa kami yang saat ini membetuk Pokdarwis. Sehingga bisa di uri-uri, bisa dikemas berkat bimbingan dari Bu Wahyu dan teman-teman serta dari Desa Wisata Institut Yogyakarta, yang mendampingi," ungkapnya.

 

Pemdes Sambongrejo, kata Heru, siap mendukung dan membantu untuk kelancaran dan kemajuan ke depan.

 

Dalam kesempatan itu Wahyu Tri Mulyani, mengatakan, tahun ini Dinporabudpar khususnya Bidang Pariwisata mengadakan pendampingan desa wisata kebetulan di Tempuran dan Sambongrejo.

 

"Dimana, pendampingan itu dalam rangka peningkatan kompetensi pengelola desa wisata, kelembagaannya, bagaimana mengemas potensi desa sehingga menjadi produk paket wisata yang menarik untuk ditawarkan pengunjung," terangnya.

 

Sehingga di dalam tahapan pendampingan itu mengadakan Test Tour, ujicoba kepada pengelola, sejauh mana mereka kemampuannya menerima pendampingan selama ini.

 

"Sehingga dengan adanya test tour ini kedepannya, kalau ada kunjungan wisata, teman-teman pengelola ini sudah siap, sehingga desa wisata yang ada di kabupaten Blora, semakin menjadi lebih baik dan siap dikunjungi wisatawan dari luar daerah kabupaten Blora," jelasnya.

 

 

Di akhir acara launching, tokoh samin sedulur sikep Sambongrejo Pramugi Prawiro Wijoyo memberikan petuah (ular-ular) yang intinya mengajak semua warga untuk hidup rukun dan gotong royong. (Red).

Share:

Satlantas Polres Blora Tindak Tegas Pengendara Kendaraan Knalpot Brong

 


 

BLORA - Satuan Lalu Lintas, (Satlantas) Polres Blora memberikan tindakan tegas kepada masyarakat pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai dengan standart yang dapat menimbulkan kebisingan di jalan raya. Jumat, (29/10/2021).

 

Penindakan tersebut karena banyaknya laporan dari masyarakat baik langsung maupun dari media sosial yang merasa terganggu oleh bisingnya knalpot - knalpot brong di jalanan Blora.

 

Kasat Lantas Polres Blora AKP Edi Sukamto,SH,MH mengatakan pihaknya akan menindak tegas bagi kendaraan yang menggunakan knalpot brong atau yang tidak sesuai standart. Sebab suara yang ditimbulkan mengganggu masyarakat pengguna jalan yang lain.

 

“Dari laporan masyarakat terkait suara bising yang dikeluarkan dari pengguna knalpot yang tidak standart. Yang mengganggu ketenangan dan kenyamanan masyarakat, baik bagi pengguna jalan, maupun masyarakat yang tempat tinggalnya di pinggir jalan raya,” ucap Kasat Lantas Polres Blora.

 

Kasat Lantas mengatakan untuk menciptakan Kamseltibcar Lantas Satlantas Polres Blora melakukan patroli secara intensif baik siang atau malam. Selain itu pihaknya juga telah memasang banner - banner imbauan hati - hati dan waspada terhadap kecelakaan dilokasi rawan laka.

 

"Jika kita temukan pengendara dengan knalpot brong atau yang tidak standart. Kita lakukan pemeriksaan surat surat kendaraan dan lisensi pengemudi. Dan petugas juga tak ragu untuk memberikan tindakan tilang bagi pelanggar yang kedapatan menggunakan knalpot brong,” tandas Kasat Lantas.

 

AKP Edi Sukamto menambahkan, selain melakukan penindakan, Satlantas Polres Blora juga terus memberikan edukasi tertib berlalu lintas baik secara langsung melalui public address ataupun melalui media sosial.

 

Bahkan Satlantas Polres Blora juga mengimbau dan mensosialisasikan kepada bengkel atau toko sparepart kendaraan untuk tidak melayani pemasangan atau penjualan knalpot brong.

 

“Diharapkan dengan adanya kegiatan penindakan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya masyarakat pengguna jalan,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Bengkel Motor di Blora, yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan bahwa pemasangan knalpot brong tersebut, memang inisiatif pemilik kendaraan bermotor, mereka nekat memasang knalpot brong. Padahal harga knalpot brong kisaran 1jutaan, tetapi karena hobby dan kreatifitas anak muda.

 

"Sebelum memasang knalpot sudah kita beritahu, resiko di perjalanan para pengguna kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong silahkan tanggung sendiri, kalau ditilang pak polisi ya harus mau, karena melanggar knalpot tidak standart," ucapnya sambil memperbaiki motor di bengkelnya.

 

Untuk diketahui, data bulan ini Satlantas Polres Blora telah memberikan tindakan tegas kepada 180 pengendara dengan knalpot brong. Selain dikenakan tilang, pengendara juga wajib mengganti knalpot dengan standar bawaan pabrik. Dan knalpot brongnya diserahkan kepada petugas untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan. (ADY/Red) 

Share:

Tinjau Proyek Jalan Kamolan - Banjarejo, Bupati Komitmen Tingkatkan Anggaran Tahun 2022

 


  

BLORA - Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sam Gautama Karnajaya dan Camat Banjarejo, Teguh Imam Santoso, Bupati Blora H. Arief Rohman meninjau pelaksanaan proyek pembangunan ruas jalan Kamolan - Banjarejo, tepatnya di depan Polsek Banjarejo. Rabu (27/10/2021).

 

"Hari ini kita tinjau pengerjaan ruas jalan Kamolan - Banjarejo, tempatnya di depan polsek Banjarejo, dengan panjang sekitar 230 meter dengan konstruksi rigit beton," jelas Bupati Arief.

 

"Untuk tahun ini setidaknya ada sektiar kurang lebih 40 proyek pengerjaan jalan di Kabupaten Blora," imbuhnya.

 

Bupati H. Arief juga menyampaikan bahwa belum semua jalan yang rusak, bisa diperbaiki di tahun anggaran 2021 ini, namun berkomitmen, untuk tahun berikutnya akan meningkatkan anggaran perbaikan infrastruktur jalan.

 

"Memang kita akui belum semua yang rusak tergarap, kita komitmen tahun depan akan kita tingkatkan anggaran infrastrukturnya hingga dua kali lipat agar lebih banyak kerusakan jalan kabupaten yang tertangani. Sebab untuk pembagunan jalan ini menjadi prioritas," ucap Bupati.

                   

Bupati Arief berkomitmen tahun 2022 akan tingkatkan anggaran untuk infrastruktur jalan hingga dua kali lipat.

 

Minta Masyarakat Sabar

 

Bupati juga meminta kepada masyarakat Kabupaten Blora mohon untuk bersabar, mengingat saat ini beberapa ruas sudah mulai dibangun, dan akan lanjutkan ditahun berikutnya.

 

"Untuk itu pihaknya meminta doa agar untuk proses pembangunan jalan, agar jalan di Blora halus semua," pinta Bupati.

 

Pada kesempatan itu, Samgautama Karnajaya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blora, menjelaskan bahwa untuk tahun ini, perbaikan jalan Kabupaten ruas Kamolan - Banjarejo mendapatkan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar, untuk pembetonan atau rigid beton dan Aspal.

 

“Untuk titik perbaikannya, menyesuaikan titik terparah atau melanjutkan tahun sebelumnya. Asal masih di ruas jalan yang sama, maka akan kita sesuaikan. Pembangunan Jalan Banjarejo – Kamolan dengan aspal sepanjang 1,2 kilometer kemudian rigit beton 230 meter,”  ungkapnya.

 

Samgautama juga menjelaskan rencana pengecoran ruas jalan Kamolan - Banjarejo, akan dimulai  besok dan proses pembangunan jalan ditargetkan selesai di Desember tahun ini.

 

"Semoga tidak hujan, dan pengecoran berjalan lancar," tandas Kepala Dinas PUPR Kabupaten  Blora.

 

Untuk diketahui, Dalam kunjungannya Bupati H. Arief Rohman melihat langsung progres pembangunan jalan, yaitu pemasangan kerangka besi untuk rigit beton, pengecoran akan dilaksanakan sesudah kerangka terpasang dan ditargetkan pengerjaan hingga Desember nanti. (ADY/Red)

Share:

Satlantas Blora Pasang Banner Imbauan di Sepanjang Jalan Blora - Rembang

 


 

BLORA - Satuan Lalu Lintas, (Satlantas) Polres Blora Polda Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk menjaga keselamatan dalam berkendara. Selain melalui sosialisasi tertib lalu lintas secara langsung melalui public adress, ajakan tersebut juga disampaikan melalui pemasangan banner banner imbauan.

 

Salah satunya adalah di sepanjang jalan raya Blora - Rembang, Jumat, (29/10/2021). Kasat Lantas Polres Blora AKP Edi Sukamto,SH,MH menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi dan menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blora.

 

Spanduk ataupun benner yang dipasang bertuliskan imbauan keamanan keselamatan ketertiban kelancaran berlalu lintas (kamseltibcarlantas) di sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

 

"Spanduk dan banner imbauan dipasang untuk mengantisipasi kecelakaan lalulintas. Ini kita pasang terutama di kawasan rawan laka lantas dan di jalan jalan protokol dalam kota," kata Kasat Lantas.

 

Perwira Polri berlatar belakang pendidikan Brimob ini menjelaskan bahwa selain patroli lalu lintas, pemasangan banner imbauan dipandang perlu karena merupakan ajakan tidak langsung kepada masyarakat. Dan diharapkan dengan membaca banner banner imbauan di jalanan, bisa tertanam dalam hati pengendara agar selalu mementingkan keselamatan dalam berkendara.

 

"Jika warga membaca, tentunya akan diresapi. Dan jika diresapi, maka akan timbul kesadaran untuk berhati hati demi keselamatan di jalan raya," beber AKP Edi, sapaan akrab Kasat Lantas Blora.

 

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Blora agar senantiasa berhati-hati saat berkendara dan tetap patuhi rambu lalu lintas serta tetap tertib protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19," tandasnya.

 

Kasat Lantas berharap, puluhan banner imbauan yang dipasang diharapkan menjadi peringatan kepada para pengguna jalan, agar lebih hati-hati saat melintas saat berkendara. (ADY/Red)

Share:

Blora Kembangkan Budidaya Porang Komoditas Ekspor

 


 

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. pada Jumat (29/10/2021) melaksanakan  tanam perdana bibit tanaman porang untuk komoditas ekspor di wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan.

 

Kegiatan tanam perdana ini dilaksanakan kerjasama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah dengan Dapil III Komisi IV DPR RI, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, serta Kelompok Tani Sidomulyo.

 

Hadir melakukan penanaman porang bersama Bupati, anggota Komisi IV DPR RI dari Dapil III Jateng, Firman Soebagyo, SE., MH., Kepala BPTP Jawa Tengah, Dr. Ir. Joko Pramono, MP; perwakilan Dinas Pertanian, Camat Tunjungan, dan Kades Sukorejo.

 

Penanaman dilakukan Bupati dengan menaruh bibit tanaman porang pada lahan demplot percontohan yang sudah disiapkan seluas 1 haktare dan menyiramnya dengan air.

 

“Alhamdulillah terimakasih Pak Firman Subagyo senior kami di DPR RI dan Kepala BPTP Jawa Tengah yang telah memilih Blora sebagai lokasi pembangunan demplot atau denfarm teknologi budidaya porang dengan benih unggul untuk komoditas ekspor. Ini membanggakan dan semoga bisa berdampak untuk kemajuan sektor hortikultura di Kabupaten Blora,” ucap Bupati Arief.

 

Bupati berharap adanya denfarm porang di Tunjungan ini bisa menjadi lokasi pembelajaran budidaya porang yang dibimbing langsung dari BPTP Jawa Tengah. Sehingga seluruh petani porang yang ada di Kabupaten Blora bisa semakin sukses dalam melakukan budi daya.

 

“Porang dulu dianggap tanaman liar, namun kini nilai ekonominya sangat tinggi dan menembus pasar ekspor. Oleh karena itu, kita ingin nantinya seluruh petani porang yang ada di Blora bisa dibentuk kelompok atau komunitas untuk belajar bersama disini. Apalagi denfarm ini menjadi pusat pengembangan teknologi budidaya porang BPTP Jateng di Kabupaten Blora,” tambah Bupati.

 

Tidak hanya porang saja, Bupati kedepan juga ingin meningkatkan kerjasama pengembangan potensi pertanian dan peternakan lainnya dengan BPTP Jawa Tengah.

 

“Beberapa bulan lalu BPTP juga membantu kita tentang teknologi budidaya padi di sawah tadah hujan dengan demplot Desa Prantaan, Kecamatan Bogorejo, dan sekarang porang di Tunjungan. Semoga kedepan juga bisa mengawal pengembangan teknologi peternakan sapi, kopi, cabai dan potensi lainnya,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Firman Soebagyo, selaku anggota DPR RI dari Dapil III Jateng, mengatakan bahwa sangat mendukung program pembangunan sektor pertanian dan peternakan yang digagas Bupati Arief Rohman. Pihaknya menyatakan kesiapannya untuk mengawal perencanaan kebijakan anggaran dari Pusat.

 

“Program Pak Bupati untuk pengembangan pertanian dan peternakan di Blora ini banyak dan bagus. Salah satunya porang ini, maka tugas kami akan mendukung anggaran dan pelaksanaannya di Kabupaten Blora,” ucap Firman Subagyo.

 

Dirinya berharap kelompok tani Sidomulyo yang terlibat dalam penanaman porang di denfarm Desa Sukorejo ini bisa bersungguh-sungguh mengikuti arahan BPTP Jawa Tengah.

 

“Memang panennya dua tahun lagi, namun di sela-sela tanaman bisa ditumpangsari dengan komoditas tanaman lain yang masa panennya lebih pendek. Kami berharap BPTP bisa meneliti tanaman sela apa yang cocok untuk lahan porang ini sehingga keuntungan jangka pendeknya juga bisa diperoleh,” tambah Firman.

 

Pada kesempatan itu, Kepala BPTP Jawa Tengah, Dr. Ir. Joko Pramono, MP; membenarkan jika masa tanam porang hingga panen membutuhkan waktu 2 hingga 3 tahun.

 

“Masa tanam porang ini lama namun hasilnya sangat menjanjikan. Memang cocoknya ditanam di bawah tegakan, biasanya disela tanaman jati, atau lahan hutan rakyat. Maka ini akan menjadi riset kami untuk menentukan tanaman sela nya agar bisa dipanen lebih cepat sambil menunggu porangnya jadi,” kata Joko Pramono.

 

“Kami akan mendampingi dari aspek teknologi untuk pengembangan porang di Blora ini. Sebagai wujud dukungan terhadap program Bapak Bupati dan Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian. Semoga denfarm porang ini berhasil dan bisa kita kembangkan lebih luas di Blora,” lanjut Joko.

 

Untuk diketahui, budidaya porang memang belum begitu terkenal di Kabupaten Blora. Meski demikian, beberapa waktu lalu menurut Bupati sudah ada satu petani porang dari Jepon yang telah menembus pasar ekspor. Sehingga komoditas ini akan terus dikembangkan dengan dukungan BPTP Jawa Tengah. (ADY/Red)

Share:

Satlantas Polres Blora Tindak Tegas Pengendara Kendaraan Knalpot Brong

 


 

BLORA - Satuan Lalu Lintas, (Satlantas) Polres Blora memberikan tindakan tegas kepada masyarakat pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai dengan standart yang dapat menimbulkan kebisingan di jalan raya. Jumat, (29/10/2021).

 

Penindakan tersebut karena banyaknya laporan dari masyarakat baik langsung maupun dari media sosial yang merasa terganggu oleh bisingnya knalpot - knalpot brong di jalanan Blora.

 

Kasat Lantas Polres Blora AKP Edi Sukamto,SH,MH mengatakan pihaknya akan menindak tegas bagi kendaraan yang menggunakan knalpot brong atau yang tidak sesuai standart. Sebab suara yang ditimbulkan mengganggu masyarakat pengguna jalan yang lain.

 

“Dari laporan masyarakat terkait suara bising yang dikeluarkan dari pengguna knalpot yang tidak standart. Yang mengganggu ketenangan dan kenyamanan masyarakat, baik bagi pengguna jalan, maupun masyarakat yang tempat tinggalnya di pinggir jalan raya,” ucap Kasat Lantas Polres Blora.

 

Kasat Lantas mengatakan untuk menciptakan Kamseltibcar Lantas Satlantas Polres Blora melakukan patroli secara intensif baik siang atau malam. Selain itu pihaknya juga telah memasang banner - banner imbauan hati - hati dan waspada terhadap kecelakaan dilokasi rawan laka.

 

"Jika kita temukan pengendara dengan knalpot brong atau yang tidak standart. Kita lakukan pemeriksaan surat surat kendaraan dan lisensi pengemudi. Dan petugas juga tak ragu untuk memberikan tindakan tilang bagi pelanggar yang kedapatan menggunakan knalpot brong,” tandas Kasat Lantas.

 

AKP Edi Sukamto menambahkan, selain melakukan penindakan, Satlantas Polres Blora juga terus memberikan edukasi tertib berlalu lintas baik secara langsung melalui public address ataupun melalui media sosial.

 

Bahkan Satlantas Polres Blora juga mengimbau dan mensosialisasikan kepada bengkel atau toko sparepart kendaraan untuk tidak melayani pemasangan atau penjualan knalpot brong.

 

“Diharapkan dengan adanya kegiatan penindakan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya masyarakat pengguna jalan,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Bengkel Motor di Blora, yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan bahwa pemasangan knalpot brong tersebut, memang inisiatif pemilik kendaraan bermotor, mereka nekat memasang knalpot brong. Padahal harga knalpot brong kisaran 1jutaan, tetapi karena hobby dan kreatifitas anak muda.

 

"Sebelum memasang knalpot sudah kita beritahu, resiko di perjalanan para pengguna kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong silahkan tanggung sendiri, kalau ditilang pak polisi ya harus mau, karena melanggar knalpot tidak standart," ucapnya sambil memperbaiki motor di bengkelnya.

 

Untuk diketahui, data bulan ini Satlantas Polres Blora telah memberikan tindakan tegas kepada 180 pengendara dengan knalpot brong. Selain dikenakan tilang, pengendara juga wajib mengganti knalpot dengan standar bawaan pabrik. Dan knalpot brongnya diserahkan kepada petugas untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan. (ADY/Red)
Share:

GP3M Sebuah Gerakan Berdayakan Perempuan Marjinal

 


 

BLORA - Acara yang melibatkan para kaum perempuan dan anggota Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Blora ini, Bupati Blora H. Arief Rohman berharap perhatian, terhadap pengembangan potensi ekonomi kaum perempuan marjinal bisa terus didorong.

 

“Apalagi saat ini kondisi masih pandemi, sehingga kita harus melakukan inovasi untuk kaum ibu-ibu, agar mandiri dan berdaya. Turut serta mengembangkan potensi dirinya, untuk menumbuhkan peluang ekonomi berbasis keunggulan daerah atau desanya,” ungkap Bupati.

 

Pasalnya, menurut Bupati, Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M) merupakan program pendidikan pemberdayaan, dengan sasaran perempuan marjinal, untuk dapat meningkatkan keterampilan tradisional sesuai potensi daerah, sehingga tidak ada lagi perempuan yang termajinalkan.

 

Dorong Kaum Perempuan

 

GP3M adalah gerakan yang diprakarsai pemerintah, sebagai upaya untuk mendorong kaum perempuan di Kabupaten Blora, agar menjadi lebih berdaya dan memiliki jiwa wirausaha, sehingga mampu berproses menuju kemandirian.

 

“Sehingga kegiatan ini, merupakan salah satu terobosan yang tepat, mengingat dampak pandemi Covid-19 telah mengakibatkan krisis multidimensi, terutama turunnya pertumbuhan ekonomi global dan berakibat buruk terhadap laju pertumbuhan ekonomi nasional,” lanjut Bupati Arief.

 

Melalui kegiatan ini, harapannya dapat membangun dan memicu semangat perempuan Blora, untuk lebih giat serta mempunyai wawasan, dalam memanfaatkan segala potensi sumber daya alam, yang bervariasi di daerah ini untuk dikelola dan dimanfaatkan optimal, demi membangun ketahanan ekonomi dan kesejahteraan keluarga.

 

Tingkatkan Sinergitas

 

Pada kesempatan ini, Bupati berpesan, kerjasama dan sinergitas dari instansi terkait dan stakeholder agar terus ditingkatkan, dalam menunjang terlaksananya berbagai program Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri.

 

“Contohnya Kepada Kepala Dindagkop UKM dan Ketua Dekranasda Kabupaten Blora, ke depan para pelaku UKM yang ikut dalam kegiatan ini, agar mendapatkan pendampingan, serta produk-produk yang dihasilkan, agar diberikan ruang untuk dipasarkan ke masyarakat yang lebih luas, sehingga apa yang menjadi harapan bersama dalam meningkatkan sumber daya manusia yang lebih baik, khususnya kaum perempuan," pinta Bupati.

 

Usai membuka acara, Bupati Arief melihat pameran aneka ragam produk kerajinan, dan produk UMKM hasil produksi, dari masing-masing PKBM se Kabupaten Blora. Menurut Bupati produk yang dihasilkan tidak kalah menarik dengan daerah lain.

 

“Hanya saja dari segi pengemasan dan pemasarannya harus selalu dikawal, agar lebih layak dipasarkan keluar kota. Kita minta OPD terkait untuk mendampingi,” tambah H. Arief.

 

Diikuti 200 Perempuan

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Hendi Purnomo, menerangkan sasaran peserta gebyar dan sarasehan GP3M ini sebanyak 200 perempuan terdiri 150 peserta pelatihan PKBM dan 50 dari SKB.

 

“Bentuk kegiatan, yang pertama adalah sarasehan, yang kedua adalah pameran produk hasil pelatihan desa vokasi dan peningkatan kualitas hidup perempuan dari PKBM se-Kabupaten Blora,” ucap Hendi Purnomo.

 

Dalam acara tersebut, selain dimeriahkan dengan pameran produk UMKM juga diisi penampilan kesenian kothek lesung, tari guyub samin, dan live music. Seluruh peserta acara diwajibkan mengenakan masker dan tidak berkerumun terlalu lama. (ADY/Red)

Share:

Satlantas Polres Blora Pasang Benner imbauan di daerah yang di anggap Rawan



 

BLORA - Mengantisipasi dan menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blora, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora, pada Selasa, (26/10/2021) memasang banner dan spanduk imbauan.

 

Spanduk ataupun benner yang dipasang bertuliskan imbauan keamanan keselamatan ketertiban kelancaran berlalu lintas (kamseltibcarlantas) di sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

 

Kasat Lantas Polres Blora AKP Edi Sukamto,SH,MH mengungkapkan bahwa pemasangan banner dan spanduk imbauan dilakukan untuk memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat, sehingga bisa menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

 

"Spanduk dan banner imbauan dipasang untuk mengantisipasi kecelakaan lalulintas. Ini kita pasang terutama di kawasan rawan laka lantas dan di jalan jalan protokol dalam kota," kata Kasat Lantas.

 

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Blora agar senantiasa berhati-hati saat berkendara dan tetap patuhi rambu lalu lintas serta tetap tertib protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19," tandasnya.

 

Kasat Lantas berharap, puluhan banner imbauan yang dipasang diharapkan menjadi peringatan kepada para pengguna jalan, agar lebih hati-hati saat melintas saat berkendara.

 

"Saya harapkan pengguna jalan raya lebih hati-hati, dengan kesadaran yang tinggi taati peraturan lalu lintas," harap AKP Edi Sukamto. (ADY/Red)


Share:

Ratusan Anak PAUD An-Nawa Blora ikuti Lomba Sholawat, Peringati Hari Santri

 


 

BLORA -  Ratusan Anak Paud An-Nawa Khozinatul Ulum Blora mengikuti gebyar Maulid dan hari santri  kemarin. Yaitu dengan lomba sholawat.

 

Wakil Kepala Paud An-Nawa Khozinatul Ulum Blora, Arohmin Sholikhah menjelaskan bahwa antusias anak sudah mulai sejak dini, ada 250 anak, terdiri dari 9 kelas.

 

"Tujuannya memang untuk memperingati Maulid Nabi Dan Hari Santri," jelas Arohmin Sholikhah, wakil kepala Paud An-Nawa Khozinatul Ulum Blora.

 

Acara kali ini dilaksanakan di gedung Paud An-Nawa Khozinatul Ulum Blora. Ada beberapa sholawat yang disajikan.

 

Mulai Allahul Kahfi, Sholawat Badar, Tibbil Qulub, Ya'lal Waton, imbuhnya.

 

"Harapannya, dengan kegiatan ini dapat melatih kepercayaan diri anak, melatih rasa cinta ke nabi Muhammad sejak dini," ucap Arohmin Sholikhah.

 

Sementara itu, Siti Ainurrohmah, salah satu orang tua anak mengaku senang dengan perlombaan tersebut. Dia juga bangga dengan buah hatinya yang sangat baik melantunkan sholawat nabi.

 

"Bagus sekali.  Anak-anak sudah terbiasa untuk cinta nabi," ucapnya.

 

Siti Ainurrohmah juga berharap, Kedepan kegiatan seperti ini terus ditingkatkan. Anak-anak dapat mengenal kekasih Allah sejak dini.

 

"Mereka nampak sangat percaya diri dan bahagia sekali melantunkan sholawat nabi. Terima kasih An-Nawa," tandas Siti Ainurrohmah. (ADY/Red)

Share:

Untuk Pelayanan Prima, Kasat Lantas Polres Blora Cek Kendaraan Bermotor Dinas Satlantas

 


  

BLORA - Dalam rangka menunjang kinerja anggotanya, Kasat Lantas Polres Blora Polda Jawa Tengah AKP Edi Sukamto,SH,MH mengecek kendaraan Dinas Satlantas Polres Blora.  Jum’at, (22/10/2021)

 

Pada pengecekan kendaraan dinas milik Satlantas Polres Blora, Kasat Lantas mengatakan, bahwa anggota yang memegang kendaraan dinas harus dijaga perawatan kendaraan yang digunakannya.

 

“Saya tekankan agar tidak ada yang menyalahgunakan dalam penggunaan kendaraan dinas,” kata Kasat Lantas AKP Edi Sukamto.

 

Lebih lanjut Perwira Polri yang berlatar pendidikan Brimob ini membeberkan bahwa hari ini diperiksa 30 sepeda motor dinas, dan 4 kendaraan roda empat dan dalam pemeriksaan tidak ditemukan kendala, kendaraan tersebut siap dan ready untuk operasional pelayanan masyarakat.

 

“Saya ucapkan terima kasih kepada anggota yang sudah hadir dalam pengecekan kelengkapan kendaraan dinas dan yang telah menjaga dengan baik kendaraan dinasnya,” tandasnya.

 

Kepada anggota, Kasat Lantas menegaskan agar sarana dan prasarana dinas yang ada betul betul dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam tugas tugas harkamtibmas maupun pelayanan kepada masyarakat.

 

"Yang utama adalah tugas menjaga Kamtibmas, serta pelayanan kepada masyarakat. Manfaatkan kendaraan dinas ini untuk melayani warga dengan tulus dan ikhlas," pungkas Kasat Lantas. (Red)

Share:

Ketua DPRD Kukuhkan Satgas Covid-19 Pelajar Mengawal Ketertiban Prokes di Blora

 


 

BLORA - Satuan Petugas (Satgas) COVID-19 Pelajar se-Kabupaten Blora dikukuhkan atau diluncurkan (launching).  Pengukuhan Satgas COVID-19 Pelajar di Sekolah, dilakukan Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K, dan Ketua DPRD HM. Dasum, SE., MMA., bertempat di Ruang Pertemuan Setda Blora, Selasa  (19/10/2021) siang.

 

Secara simbolis pengukuhan dilakukan dengan pemasangan emblem satgas pada lengan kanan perwakilan 3 pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Blora.

 

Acara itu disaksikan pula Wakil Bupati Blora, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, dan para Kepala Sekolah.

 

Dalam kesempatan ini, Bupati mengapresiasi langkah strategis Kepolisian Resor (Polres) Blora yang telah menginisiasi pembentukan Satgas Covid-19 Pelajar di Kabupaten Blora.

 

“Bismillahirrohmanirohima. Hari ini kita kukuhkan Satgas Covid-19 Pelajar se Kabupaten Blora bersama Pak Kapolres dan Forkopimda untuk tingkat SD, SMP dan SMA sederajat. Terimakasih Pak Kapolres atas gebrakan ini. Satgas Pelajar ini merupakan langkah bagus untuk mengawal ketertiban protokol kesehatan di sekolah,” ucap Bupati Arief.

 

Meskipun pandemi sudah turun, lanjut Bupati, namun kita harus tetap waspada. Apalagi PTM terbatas mulai dilakukan, sehingga kita tugaskan Satgas Covid-19 Pelajar ini untuk menjadi agen ketertiban prokes di sekolah agar PTM terbatas bisa terlaksana dengan aman dan sehat.

 

"Sekaligus kita minta untuk mendukung kesuksesan vaksinasi untuk pelajar, maupun keluarganya di rumah,” tambah Bupati.

 

Bupati Blora menginginkan agar para generasi muda ini juga bisa ikut mendukung percepatan vaksinasi. Utamanya bisa mengajak orang tua dan kakek neneknya untuk ikut vaksinasi.

 

“Tolong kepada Bapak Ibunya, atau Kakek Neneknya yang belum ikut vaksin bisa diajak vaksinasi. Biasanya kalau yang ngomong anak atau cucu, akan nurut. Pasalnya saat ini vaksinasi Blora baru mencapai 39 persen, sehingga kita dorong terus agar vaksinasi terus berjalan dan mencapai target 50 persen agar PPKM level bisa turun jadi level 1,” tandas Bupati Blora.

 

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK mengungkapkan bahwa Satgas Covid-19 pelajar ini akan terus dilaksanakan secara maksimal, sehingga bisa mewujudkan kegiatan PTM yang aman dan sehat.

 

“Tentunya kita berharap agar PTM berjalan aman dan bebas dari Covid-19. Untuk itulah kita bentuk Satgas Covid-19 pelajar,” kata Kapolres Blora.

 

Salah satu pelajar dari SMA di Blora, Ernando mengaku tugas dari satgas pelajar ini berperan untuk mengajak para siswa lain untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

 

“PTM yang sudah berjalan ini, tentu perlu pengawasan, salah satunya tugas Satgas covid-19 pelajar ini,  untuk mengingatkan para pelajar agar selalu mematuhi protokol kesehatan, dengan harapan kedepan pembelajaran bisa berjalan normal kembali. Kita siap untuk ini,” ucap Ernando. (ADY/Red).

Share:

Pemkab Blora terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI

 


 

BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora tahun ini menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, berupa piagam yang ditandatangani langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dan trophy berlapis kaca.

 

Penghargaan diserahkan Kementerian Keuangan melalui Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Midden Sihombing; kepada Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pada Kamis siang (14/10/2021) di Ruang Pertemuan Setda Kabupaten Blora.

 

Turut mendampingi, Kepala Kantor KPPN Purwodadi, Subur Riyadi; dan Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE., M.Si. Dan disaksikan Plt. Kepala BPPKAD Kabupaten Blora, serta OPD terkait lainnya.

 

Di depan Bupati dan segenap jajaran Pemkab Blora, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Midden Sihombing, menerangkan bahwa penghargaan ini diberikan kepada Kabupaten Blora yang dinilai oleh Kementerian Keuangan telah berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan Tahun 2020 dengan capaian Opini WTP.

 

“Ini sebagai bentuk apresiasi Kementerian Keuangan atas laporan keuangan yang baik pada Pemkab Blora atas pelaksanaan pembangunan periode anggaran 2020 dengan predikat opini WTP. Apalagi Blora sudah 7 kalinya Opini WTP sehingga juga dapat tropi dari Bu Menteri Keuangan,” ungkap Midden Sihombing.

 

Kedepan, pihaknya berharap penyajian laporan keuangan Pemerintah Kabupaten bisa ditingkatkan lebih baik lagi didasarkan pada penyerapan anggaran yang lebih awal.

 

“Kita tidak hanya menilai laporan keuangannya saja, namun juga penyerapan anggarannya. Khususnya kami minta agar penyerapan dana desa bisa didorong lebih awal dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” tambah Midden Sihombing.

 

Pihaknya ingin Pemkab Blora kedepan bisa lebih sempurna lagi dengan pengelolaan keuangan yang professional. Mengingat Kabupaten di ujung timur Jawa Tengah ini juga sudah beberapa tahun terakhir menerapkan transaksi non tunai dalam menajalankan pemerintahannya.

 

Sementara itu, Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengucapkan terimakasih kepad Menteri Keuangan RI yang telah memberikan penghargaan melalui Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Tengah.

 

“Maturnuwun, terimakasih atas penghargaan yang diberikan. Ini bukan akhir, ini menjadikan pelecut awal kami untuk meningkatkan kualitas laporan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Blora kedepan. Mohon kami untuk terus dibimbing dan diberikan arahan agar bisa lebih sempurna,” kata Bupati Arief.

 

Dalam kesempatan ini, Bupati juga berkomitmen untuk penyerapan anggaran tahun depan bisa dilaksanakan lebih awal sehingga pembangunan bisa maju.

 

“Kami kemarin dilantik bulan Februari, sehingga tahun anggaran sudah berjalan. Maka tahun 2022 nanti kita berkomitmen di awal tahun seluruh kegiatan bisa dimulai lebih dini. Semua perencanaan proyek proyek strategis sudah kita susun dengan matang di perubahan anggaran 2021 ini,” tegas Bupati.

 

Bupati juga meminta arahan terkait sumber pembiayaan daerah dari sektor Dana Bagi Hasil (DBH) Migas agar disampaikan ke Menteri Keuangan RI. Pasalnya menurut Bupati, Blora yang masuk wilayah kerja penambangan (WKP) Migas Blok Cepu tidak mendapatkan DBH Migas yang semestinya karena kesalahan peraturan dasar pembagian DBH.

 

“Kami mohon nanti dari Ditjen Perbendaharaan juga bisa mendorong perubahan ini. Kita juga ingin memaksimalkan sumber-sumber pembiayaan daerah lainnya dari sektor pajak. Beberapa waktu lalu, kita koordinasi dengan KPP Pratama Blora agar sebisa mungkin seluruh investor yang berusaha di Blora memiliki NPWP beralamatkan di Blora. Sehingga kita juga bisa mendapatkan dana bagi hasil pajaknya meskipun tidak sebesar DBH migas,” tambah Bupati.

 

Dalam pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Rapat evaluasi penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa (DD) dan Government Finance Statistics atau lebih dikenal GFS, yakni sistem pengumpulan data statistik keuangan mengenai kegiatan pemerintahan yang berhubungan dengan transaksi- transaksi keuangan negara. (ADY/Red)

Share:

Pelayanan di Satlantas Polres Blora Kini Wajib Menggunakan Aplikasi Peduli lindungi

 


 

BLORA - Mulai saat ini bagi masyarakat yang ingin memasuki kantor pelayanan Satlantas Polres Blora, diwajibkan menscan barcode peduli lindungi terlebih dahulu sebelum memasuki area pelayanan.

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Lantas AKP Edi Sukamto,SH,MH mengatakan mulai saat ini pihaknya sudah memberlakukan ke seluruh layanan Satlantas Polres Blora. Pemberlakukan tersebut sudah dimulai, baik di layanan Satpas SIM maupun di Kantor Satlantas Jalan Pemuda 22 Blora.

 

“Bagi masyarakat yang akan melakukan pembuatan, memperpanjang SIM, ataupun mengurus surat surat dikantor Satlantas, diwajibkan menscan barcode peduli lindungi yang ditempel ditempat yang sudah disiapkan," kata Kasat Lantas.

 

Kasat Lantas melanjutkan, pada intinya pihak Satlantas Polres Blora meminta masyarakat yang akan memasuki ruang pelayanan harus menginstal aplikasi peduli lindungi terlebih dahulu, kemudian mereka diwajibkan untuk menscan barcode pada aplikasi peduli lindungi.

 

“Kalau misalnya petugas sudah melihat cek in warna biru, maka pemohon bisa untuk melakukan kegiatannya begitu,” jelasnya.

 

Menurut pantauan dilapangan sebenarnya sudah banyak warga yang mengurus surat surat dikantor Satlantas sudah divaksin, namun belum mendownload aplikasi peduli lindungi.

 

Pada tahap ini pihak Satlantas masih memberikan sosialisasi terus kepada masyarakat, baik secara langsung ataupun melalui media sosial Satlantas sendiri.

 

“Kami akan terus mensosialiasikan terkait penggunaan aplikasi tersebut, karena akan berguna saat kita berpergian ataupun beraktifitas dimasa pandemi Covid-19,” paparnya.

 

AKP Edi menambahkan, untuk masyarakat yang belum mempunyai aplikasi kami minta mereka untuk mendownload, ataupun memasukkan NIK di web resmi https://www.pedulilindungi.id/ untuk pengecekan apakah pemohon sudah vaksin atau belum, sedangkan masyarakat yang belum memiliki handphone android, masyarakat bisa menunjukkan, surat keterangan sudah vaksin. Sementara itu, minimal dalam aplikasi bagi pemohon minimal berwarna kuning, artinya sudah vaksin dosis 1.

 

“Bagi yang tidak mempunyai handphone android, kami akan cek apakah mereka sudah vaksin atau belum, dengan menunjukkan kartu vaksin,” jelasnya.

 

Masih tambah AKP Edi, bagi masyarakat yang belum divaksin jangan takut untuk datang, karena untuk membantu masyarakat yang belum mendapat vaksinasi, pihaknya telah menyiapkan kegiatan vaksinasi setiap hari Sabtu di kantor Satpas SIM sesuai dengan jadwal yang ada. (ADY/Red)

Share:

Dugaan Manipulasi Data Guru Honorer akan ditindak tegas Bupati Blora



 

BLORA (SUARABARU.ID) - Dugaan banyaknya temuan manipulasi data pengabdian guru honorer, di sejumlah sekolah di Kabupaten Blora, mendapat perhatian langsung Bupati Blora H. Arief Rohman, dirinya mengaku akan menindak jika ada oknum pegawai yang terbukti terlibat.

 

"Bukti fakta silahkan diajukan ke Posko, nanti kita rekonsiliasi dari temuan itu, kalau memang ada oknum yang ikut bermain akan kita tindak," kata Bupati Arief saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (12/10/2021) kemarin.

 

Bupati Arief juga menyampaikan, telah membuka posko pengaduan di Kantor Dinas Pendidikan. Pihaknya mempersilahkan para peserta test, untuk melaporkan dugaan kecurangan tersebut ke posko pengaduan.

 

"Kita buka posko pengaduan. Hari ini ada yang WA juga ke saya. Kita buka ruang untuk sanggah atau klarifikasi. Kalau ada yang menemukan bukti fakta di lapangan, adanya manipulasi termasuk ijazah dan yang berkaitan dengan P3K, hari ini kita tunggu. Ini jadi PR kita untuk evaluasi," tegas Bupati Blora.

 

Temuan Progata Blora

 

Dugaan manipulasi data pengabdian guru honorer ini, sebelumnya diungkap Ketua Persatuan GTT/PTT (Progata) Blora, Aries Eko Siswanto. Sejumlah Kepala Sekolah diduga melakukan manipulasi data guru honorernya, agar bisa ikut seleksi test P3K.

 

"Karena kan syarat dapat dapodik mengabdi sebelum 12 Maret 2019. Tapi kita dapat laporan, banyak manipulasi data itu yang dilakukan Kepala Sekolah, dibuatkan sebelum 12 Maret padahal mereka baru masuk setelah 12 Maret,"  ucap Aries, saat melaporkan dugaan kecurangan itu ke Dinas Pendidikan, Senin (10/10/2021) sebelumnya.

 

Setidaknya sudah ada 2 dugaan kecurangan yang ia terima. Diantaranya di SDN 2 Tempellemahbang dan SDN 2 Turirejo di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.

 

"Informasinya yang di SDN 2 Turirejo ini anaknya pengawas. Dia bahkan bisa dikatakan tidak guru mengabdi. Karena jarang datang, kadang datang tiap hari Sabtu saja, bahkan kadang juga tidak pernah datang. Tapi kemarin waktu test dia lolos. Inikan merugikan guru yang sudah lama mengabdi disana," terang Ketua Persatuan GTT/PTT (Progata) Blora.

 

Ada Yang Mundur

 

Namun, Kata Aries untuk kasus di SDN 2 Turirejo ini, guru honorer tersebut sudah mengajukan surat pengunduran diri.

 

"Mungkin dia tahu salah. Makanya langsung mengundurkan diri. Makanya hari ini kita laporkan ke Diknas untuk disanggah. Tapi bisa disanggah apa tidak karena dia sudah dinyatakan lolos ujian," ujar Aries.

 

Sementara itu, untuk kasus di SDN 2 Tempellemahbang, kata Aries terjadi kecurangan yang sama. Bahkan guru honorer tersebut diketahui baru mengabdi tahun 2020.

 

"Makanya ini banyak teman-teman guru yang protes. Seharusnya kan sudah tidak bisa," pungkas Ketua Persatuan GTT/PTT (Progata) Blora. (ADY/Red)
Share:

Gubernur Jawa Tengah Minta Vaksinasi Lansia di Blora Digenjot Lagi

 


 

BLORA - Senin siang (11/10/2021) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Pandemi Covid-19 secara daring, yang diikuti oleh seluruh Kepala Daerah, Bupati/Walikota se-Jawa Tengah.

 

Kabupaten Blora, Bupati Arief Rohman didampingi Wakilnya, Tri Yuli Setyowati, Sekretaris Daerah, Komang Gede Irawadi dan Asisten 1 Bupati, Irfan Iswandaru, serta Pimpinan Forkopimda Blora, dan OPD yang terkait di bidang Kesehatan di Ruang Pertemuan Setda Blora.

 

Dalam rapat tersebut, Gubernur Ganjar Pranowo menyoroti banyaknya Kabupaten yang naik menjadi level 3 pada penerapan PPKM periode 05 hingga 18 Oktober 2021 karena masih belum tercukupinya capaian vaksinasi di setiap daerah.

 

“Kemarin banyak Bupati/Walikota yang ngontak saya karena daerahnya kembali ke level 3, ternyata indikatornya vaksinasi rendah, belum mencapai 50 persen dari jumlah sasaran. Maka inilah yang akan menjadi fokus kita. Meskipun angka kasus positif terus menurun, vaksinasi harus terus digenjot. Maka harus ada komunikasi yang baik untuk percepatan dan distribusi vaksinya,” ucap Gubernur Ganjar.

 

“Kami siap membantu daerah-daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah. Habis rapat ini akan kami perintahkan Kepala Dinas Kesehatan segera komunikasi dengan seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Silahkan dilaporkan kemampuan vaksinasi dan kuota vaksin yang ada. Jika masih, segera habiskan. Maka kita akan mintakan stok lagi ke Menkes,” imbuh Gubernur Ganjar.

 

Pada kesempatan itu Bupati Blora, H. Arief Rohman dan Wakilnya Tri Yuli Setyowati kompak ikuti rakor virtual penanganan Covid-19 yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

 

Soroti Vaksinasi Lansia

 

Adapun untuk Blora, Gubernur Ganjar Pranowo menyoroti masih rendahnya tingkat vaksinasi di kalangan lansia. Yang mana saat ini data per 10 Oktober 2021 capaian vaksinasi lansia di Kabupaten Blora baru mencapai 33 persen. Pihaknya berharap Pemkab bisa melakukan inovasi untuk percepatan vaksinasi lansia.

 

“Karena vaksinasi lansia juga menjadi salah satu indikator penetapan level PPKM. Kendalanya apa bisa disampaikan, inshaAllah kita dari provinsi siap membantu Pak Bupati dan jajarannya di Blora,” tambah Ganjar.

 

Merespon arahan Gubernur Ganjar Pranowo, Bupati H. Arief Rohman, pun menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran Dinas Kesehatan dan TNI Polri, siap melakukan percepatan vaksinasi hingga ke desa-desa.

 

“Saat ini vaksinasi keseluruhan se Kabupaten Bloa untuk dosis pertama baru 35, 6 persen, sedangkan untuk lansia per 10 Oktober kemarin baru 33 persen. Oleh karena itu akan kita lakukan beberapa langkah strategis. Serbuan vaksinasi pedesaan akan kita gencarkan dengan menggandeng seluruh bidan desa, babinsa dan bhabinkamtibmas,” ucap Bupati Arief.

 

“Kita akan lakukan jemput bola ke desa-desa. Selain itu TNI Polri juga terus membantu kami melakukan vaksinasi di sekolah-sekolah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi. RS daerah maupun swasta juga kita minta setiap Jumat-Sabtu melaksanakan vaksinasi untuk umum,” sambungnya.

 

Minta tambahan Kuota Vaksin

 

Guna memperlancar kegiatan tersebut, Bupati Arief juga meminta agar Gubernur bisa terus menambah kuota vaksin untuk Kabupaten Blora.

 

“Tenaga kami siap, namun terkadang stok vaksinnya menipis. Kami mohon Pak Gubernur bisa menambah kuota vaksin kepada daerah atau kabupaten yang capaiannya masih rendah seperti Blora ini,” tandas Bupati.

 

Pihaknya berharap jika vaksinasi ini bisa terus digenjot maka target 50 persen masyarakat tervaksin bisa tercapai sehingga level PPKM Kabupaten Blora bisa naik ke level 2 bahkan level 1, imbuhnya.

 

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora mengatakan bahwa jumlah sasaran vaksinasi di Kabupaten Blora menurut Kepala Dinas Kesehatan Edi Widayat, secara umum sebanyak 715.441 jiwa. Sedangkan untuk sasaran lansia sebanyak 111.318 jiwa.

 

“Per 10 Oktober kemarin, capaian vaksinasi kita 35,6 persen dari 715.441 jiwa, yakni baru 254.718 jiwa. Sedangkan lansia yang sudah tervaksin 30,5 persen atau 33.920 jiwa dari target 111.318 jiwa,” ungkap Edi Widayat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

 

Untuk diketahui , Rakor tersebut juga diikuti seluruh Bupati/Walikota se-Jawa Tengah. Yang mana seluruh Kabupaten/Kota diminta untuk mempersiapkan kepulangan atlet dan rombongan peserta PON XX Papua 2021, guna karantina sementara setibanya di Jawa Tengah sebelum pulang ke keluarga masing-masing. Sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19 dan malaria. (ADY/Red)

Share:

Hot News

Sejumlah Titik di Ruas Jalan Jepon-Bogorejo Blora Mulai Dibangun

  𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sejumlah titik (enam titik) di ruas jalan Jepon-Karang-Bogorejo, yang merupakan jalan alternatif menuju wilayah J...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »