LOMBA CIPTA MENU B2SA DALAM RANGKA HPS KE-38 JAWA TENGAH

Lomba Cipta Menu B2SA Dalam HPS Ke-38 Jawa Tengah
Di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora

Blora,- Sabtu 27 Oktober 2018 ) bertempat di pendopo rumah dinas Bupati Blora telah di laksanakan Lomba Cipta Menu B2SA "Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman" Tahun 2018 Dengan Tema Pengembangan Pangan Lokal Mendukung Kedaulatan Pangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blora, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Forkompinda Blora beserta ibu, Kepala SKPD se-Blora beserta Ibu, Dewan Penyantun TP-PKK Kabupaten Blora, Pengurus TP-PKK Kabupaten Blora Dan Ketua TP-PKK Kecamatan Blora beserta Peserta Lomba Cipta Menu B2SA dan juga tamu undangan, juga juri Lomba.

Kegiatan di awali dengan pembukaan dan Laporan ketua panitia. Selanjutnya sambutan Bupati Blora H.Djoko Nugroho dan Sambutan Ketua PKK Kabupaten Blora. Selesai sambutan Ketua PKK Blora adalah acara inti, yaitu pembukaan secara simbolis lomba memasak yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua PKK Blora yang di dampingi oleh ibu-ibu Forkompinda.

Memasuki acara yang di nanti-nanti yakni pengumuman juara lomba memasak B2SA,  setelah melalui proses sidang juri lomba, akhirnya dewan juripun mengumumkan hasil penilaiannya.

Adapun hasil lomba adalah sebagai berikut, untuk Juara Harapan 3 diraih oleh  Perwakilan ibu Ibu Ikatan Dokter sementara Juara Harapan 2 adalah dari perwakilan ibu-ibu Darma Wanita dan juara Harapan 1 ibu-ibu PKK kecamatan cepu.

Sedangkan, Ibu ibu PKK kecamatan Todanan yang keluar sebagai juara 3, Juara 2 diraih oleh Ibu ibu PKK Kecamatan Jiken, dan untuk Juara 1 adalah Perwakilan  ibu PKK dari Kecamatan Blora.

"Alhamdulilah berkat doa dari rekan rekan, menu kami juara 1, sejak masih muda memang saya hobi memasak, dan terimakasih buat bapak Kapolres, Pak Dandim, Pak Danyon yang berkenan icip-icip masakan hasil menu saya, alhamdulilah setelahnya menu saya menjadi juara," Ucap Siti juru masak dari perwakilan ibu PKK kecamatan Blora yang keluar sebagai juara pertama.

Sementara Danyonif 410/Alg Letkol Inf Irvan Christian Tarigan, S.I.P yang didampingi oleh Ketua Ny. Fransiska Irvan Christian Tarigan mendukung penuh kegiatan tersebut dan harapan kedepan agar tim yang mendapat juara 1 tersebut dapat mewakili Kabupaten Blora untuk menjadi yang terbaik di Provinsi Jawa Tengah nantinya,” pungkasnya. (Sandi/PenYon/Red)

Share:

RAKOR FORKOMPINDA BERSAMA LINTAS ORMAS KABUPATEN BLORA

Rapat Koordinasi Forkopimda Blora Terkait Kondusifitas Di Kabupaten Blora

Blora,- Kamis 25 Oktober 2018) bertempat di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Blora telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda dan Perwakilan Ormas Islam se- Kabupaten Blora dalam rangka menyikapi perkembangan situasi pasca kejadian pembakaran bendera di Kabupaten Garut Jawa Barat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blora H Djoko Nugroho, Jajaran Forkopimda, Kepala Kemenag, Kepala Kesbangpol dan Ketua MUI Blora atau yang mewakili Ketua FKUB Blora atau yang mewakili serta Perwakilan Kapolsek Jajaran Polres Blora dan perwakilan Ormas Islam se-Kabupaten Blora.

Kegiatan di awali dengan pembukaan dan doa yang selanjutnya dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Blora AKBP Saptono,S.I.K,M.H.Di hadapan peserta Rapat Kapolres Blora menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakan acara ini adalah untuk menyikapi kejadian di Garut Jawa Barat.

"Menyikapi situasi yang ada mari kita menjadikan hal menjadi baik, jangan mudah terprovokasi atau terpancing, selalu menyaring dan mengklarifikasi isu dan kejadian yang ada sehingga tidak merugikan masyarakat," kata Kapolres Blora.

Lebih lanjut AKBP Saptono mengungkapkan bahwa bagi Polri menjamin keamanan dan kenyamanan adalah kewajiban yang mutlak, karena dengan hal tersebut pembangunan dan pertumbuhan ekonomi akan berjalan serta dapat dinikmati oleh masyarakat.

"Pada Pemilu 2019 tahapan kampanye sudah berjalan, mari kita bersama-sama memelihara Situasi kamtibmas hingga akhir Pemilu nanti, Polri akan menjamin masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya tanpa rasa takut," ungkap AKBP Saptono.

Sementara itu, Bupati Blora H.Djoko Nugroho berharap masyarakat dan kelompok Ormas jangan mudah terprovokasi dan panas serta jaga silahturahmi dalam pergaulan.

Bupati mengungkapkan bahwa Kejadian yang terjadi di luar kota Blora sudah ada yang menangani, jangan sampai warga Blora ikut terprovokasi.

Di akhir sambutan Bupati Mengajak Ormas Islam NU, Muhammadiyah,  LDII dan Ormas Islam lainnya untuk menciptakan perdamaian di Kabupaten Blora.

Dalam kesempatan itu, Ketua NU menyampaikan saran atau usul dari peserta Rapat. Seluruh peserta rapat mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengajukan pertanyaan maupun saran dalam forum ini.

Kegiatan di akhiri dengan Pernyataan sikap dari Forkompinda dan Ormas se- Kabupaten Blora untuk menjaga kondusifitas di Blora dilanjutkan penandatanganan Pernyataan sikap untuk berkomitmen menjaga situasi kondusif di Blora.

Adapun hasil dari Rapat adalah semua yang hadir sepakat dan berkomitmen akan selalu menjaga situasi yang aman kondusif di Kabupaten Blora.

“Agenda selanjutnya direncanakan akan dilaksanakan Silahturahmi Ormas Islam meliputi NU, Muhammadiyah, LDII dan Ormas Islam lainnya,  demi terciptanya situasi yang adem, aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Blora,” pungkasnya. (Heripur/Red)
Share:

HPS KE-38 BLORA DI BUKA GUBERNUR JAWA TENGAH GANJAR PRANOWO


Pelajar SMPN 1 Blora Diajak Gubernur Jawa Tengah
Ganjar Pranowo Gunting Pita Pembukaan HPS Ke-38 di Blora
Blora,- Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo SH., MIP,  pada Jumat (26/10/2018) pagi membuka Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke XXXVIII tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2018, di Alun-alun Kota Blora.

Bersama-sama Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI, Bupati Blora dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Saat membuka acara tersebut Gubernur berharap Blora ke depan bisa menjadi lumbung pangannya Jawa Tengah.

Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Jateng, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI dan seluruh tamu undangan di Kabupaten Blora.

Menurut Bupati, saat ini Blora telah surplus beras. Hanya 30 persen hasil panen yang dikonsumsi dalam daerah. Selebihnya dikirim keluar daerah bahkan luar negeri. Begitu juga dengan jagung yang menempati urutan kedua di Jawa Tengah setelah Grobogan.

“Kami senang bisa menjadi tuan rumah Hari Pangan Sedunia ke XXXVIII tingkat Jawa Tengah. Momentum ini kami manfaatkan untuk mempromosikan potensi Blora, yang tidak hanya kayu jati saja. Namun juga banyak potensi sayur, umbi dan buah-buahan unggulan yang tumbuh di Blora,” jelas Bupati.

Tak hanya itu, Bupati juga menyampaikan potensi hortikultura seperti kedelai, cabai merah, bawang merah, aneka buah-buahan unggul seperti kelengkeng, durian, alpukat, pepaya dan lainnya.

“Tolong dibantu agar Kabupaten Blora bisa lebih swasembada pangan. Kami ingin ada Pabrik Pakan Ternak di Blora karena hasil jagung melimpah. Kalau ada investor tolong Pak Gubernur ditempatkan di Blora saja,” pintanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ketika memberikan sambutan menginginkan agar berbagai langkah akan dilakukan untuk mewujudkan Kabupaten  Blora menjadi lumbung pangan Provinsi Jawa Tengah, diantaranya memaksimalkan fungsi hutan sebagai lahan bercocok tanam tanpa harus merusaknya.

Menurut Gubernur, Blora sangat bisa menjadi lumbung pangan, hanya saja kendalanya karena sebagian wilayahnya berupa hutan, maka harus bisa memanfaatkan hutan untuk menanam tanaman pangan.

“Saya teringat 2015 lalu bersama Pak Jokowi panen jagung di bawah tegakan hutan jati di Blora, itu adalah salah satu contoh pemanfaatan lahan hutan untuk tanaman pangan, forest for food. Hutan tidak hanya menghasilkan kayu saja, namun juga bahan pangan,” ungkap Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo kagum melihat potensi Blora yang luar biasa, pihaknya pun siap melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Blora untuk pengusahaan Pabrik Pakan Ternak. Selain menyerap hasil komoditas pertanian juga dapat  menyerap tenaga kerja untuk warga Kabupaten Blora.

Kepada generasi muda, Gubernur berpesan agar anak-anak lebih dikenalkan dengan potensi makanan lokal yang lebih bergizi ketimbang makanan olahan yang serba instan.

Ganjar mengatakan bahwa di Indonesia ini ada dua jenis makanan yang paling disukai, yakni mie dan biskuit. Padahal bahan dasar keduanya itu tidak dari Indonesia. Sehingga harus dikurangi dan kenalkan anak-anak kita pada potensi makanan lokal, sayuran serta buah buahan.

“Ini jadi PR kita semua, bahwa anak-anak generasi penerus masih banyak yang tidak tahu potensi makanan lokal. Untuk mewujudkan kedaulatan pangan dari pangan lokal, kita harus menanamkan kesadaran dan pengetahuan potensi makanan lokal pada mereka,” tegas Ganjar Pranowo.

Di sela sambutannya saat pembukaan, ia pun memanggil dua pelajar untuk naik panggung melakukan tanya jawab tentang pengetahun potensi pangan lokal berupa umbi-umbian dan sayuran.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan RI, Dr Ir Agung Hendriadi MEng yang hadir dalam kesempatan ini, turut mengapresiasi kemajuan Kabupaten Blora dalam hal ketahanan pangan.

Kata Pria yang juga kelahiran Blora ini merasa senang karena tanah kelahirannya kini sudah banyak kemajuan.

“Hari Pangan Sedunia yang kita peringati rutin setiap tahun ini menjadi tonggak bangkitnya potensi pertanian untuk ketahanan pangan. Tidak hanya meningkatkan produksi bahan pangan saja, namun juga inovasi serta teknologinya. Kami dari BKP siap membantu Blora untuk pembangunan di bidang ketahanan pangan,” ujarnya.

Turut hadir dalam pembukaan jajaran Pemprov Jateng, Forkopimda Blora beserta istri, Bupati dan Walikota se-Jawa Tengah serta perwakilan OPD terkait.

Usai pembukaan dilakukan peninjauan stand pameran yang diikuti oleh 35 Kabupaten dan Kota se-Jawa Tengah di kawasan Alun-alun dan Jalan Pemuda Kota Blora.

Perlu diketahui, Pameran menyajikan aneka kuliner, buah-buahan, sayuran, bibit tanaman, kerajinan hingga peralatan pertanian, berlangsung hingga 26 Oktober 2018. (Sandi/Red)
Share:

ANGGOTA 410 IKUTI GARJAS PERIODIK GUNA HASIL AKHIR PEMBINAAN

Tes Kesegaran Jasmani Prajurit Yonif Alugoro
Di Lapangan Suntle Ban Yonif 410

Blora,- Tepat pada Kamis 25 Oktober 2018, Prajurit Yonif 410/Alugoro telah melaksanakan kegiatan  tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik II Tahun Anggaran (TA) 2018 dilapangan Suntle Ban Yonif 410/Alugoro.

Kegiatan Garjas Periodik II TA.2018 dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 25 hingga  26 Oktober 2018, seluruh prajurit wajib mengikuti kegiatan yang dilaksanakan dua kali dalam setahun tersebut, bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kebugaran setiap prajurit yang sekaligus mengukur kemampuan fisik Prajurit Alugoro.

Sebelum melaksanakan Tes Kesegaran Jasmani terlebih dahulu para prajurit Alugoro melaksanakan tes tekanan darah (tensi) dengan tujuan agar dalam pelaksanaannya berjalan dengan lancar dan aman.

Hadir dalam pelaksanaan Garjas Periodik II TA 2018 Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf Irvan Christian Tarigan, S.I.P serta Wadanyonif 410/Alugoro Mayor Inf Acuk Andrianto, selain mengawasi jalannya Garjas Danyonif 410/Alg serta Wadanyonif 410/Alg juga ikut melaksanakan lari guna memotivasi para prajuritnya agar tetap semangat dalam berlari.

Pada kesempata itu, Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf Irvan Christian Tarigan, S.I.P mengungkapkan bahwa Kesegaran Jasmani A Sejauh 3200 Meter serta Kesegaran Jasmani B merupakan kegiatan pokok yang setiap hari anggota Yonif 410/Alugoro lakukan dan Tes Garjas Periodik  ini sangat bermanfaat sekali, guna mengukur hasil akhir pembinaan.

Ketangkasan Renang Militer dasar sejauh 50 Meter menjadi akhir dalam kegiatan tes Kesegaran Jasmani Peridik II Ta 2018 untuk Prajurit Yonif 410/Alugoro dan dilaksanakan di Kolam Renang Mantingan Kabupaten Rembang.

“Tes Garjas Periodik  ini sangat didukung penuh guna mengukur hasil akhir pembinaan selama ini,” pungkas Danyonif 410. (Sandi/PenYon/Red).
Share:

RUMAH ANGGOTA TNI ROBOH DITERJANG ANGIN DIBANTU ANGGOTA POLSEK DAN KORAMIL

Rumah Anggota TNI AD Roboh Diterjang Angin
Gotongroyong Akan Didirikan Kembali Oleh
Anggota Polsek Randublatung Dan Anggota Koramil

Blora,- Musim kemarau masih terasa sampai hari ini di wilayah Blora. Namun di wilayah kecamatan Randublatung sudah mulai turun hujan, bahkan Rabu (24/10/2018) pukul 18.00  WIB petang kemarin, turun hujan yang lebat di sertai angin yang mengakibatkan rumah roboh di wilayah Kecamatan Randublatung.

Hujan lebat yang disertai angin kencang itu merobohkan sebuah rumah milik Didik Purwanto (31th) anggota TNI AD warga Dukuh Ngadirojo RT.07 RW.01 Desa Sumberejo  Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora.

Bukan hanya rumah saja yang roboh, ketika kejadian tersebut ada dua unit sepeda motor yang ikut tertimpa rumah tersebut, yakni dua unit sepeda motor. Atas kejadian tersebut diperkirakan korban menderita kerugian materiil sebesar 70 juta rupiah.

Sebuah peristiwa yang terjadi begitu cepat, mengakibatkan rumah roboh namun demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pada Kamis (25/10/2018) anggota polsek Randublatung bersama anggota Koramil dan warga sekitar melaksanakan kerja bhakti bersama, gotong royong mendirikan rumah yang roboh tersebut.

Kapolsek Randublatung AKP Supriyo,S.Sos,M.Si melalui Kanit Lantas Ipda Panca Driyanto menyampaikan bahwa Polsek Randublatung ikut berempati atas kejadian yang menimpa keluarga Didik Purwanto.

"Kami keluarga Polsek Randublatung prihatin dan ikut berempati, pagi ini bersama rekan-rekan Koramil dan warga akan kita dirikan kembali rumah bapak Didik," Ucap Ipda Panca saat di lokasi rumah roboh.

Sementara masih terlihat sisa puing-puing rumah yang roboh tertiup angin kencang semalam segera dibersihkan, guna mendirikan rumah Didik Purwanto agar bisa ditempati kembali.

“Pagi ini dengan penuh semangat Warga bersama Polri dan TNI gotong royong bersama mendirikan rumah itu kembali,” pungkasnya. (Heripur/Red)
Share:

ANGGOTA YONIF 410 BERGOTONG-ROYONG DALAM TMMD KE-103 KODIM REMBANG

Anggota Yonif 410 Gotong Royong Bersama Warga Pasedan
Membangun Jalan Desa

Rembang,- TNI Beserta Rakyat bersama-sama membangun Jalan, Pos Kampling, serta Bedah Rumah warga di Salah satu Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang, ini merupakan momen untuk membentuk suatu kebersamaan antara TNI dengan Rakyat, karena kembali lagi Rakyat merupakan Ibu Kandung dari TNI.

Profesionalisme TNI untuk Rakyat merupakan tujuan dari terselenggaranya  Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-103 Untuk Wilayah Kodim 0720/Rembang, terkhusus untuk Satuan Yonif 410/Alugoro sebanyak 40 Personel yang dipimpin oleh Lettu Inf Supriyanto memberikan kesan sendiri selama 1(satu)  Minggu.

Anggota TNI Yonif 410/Alugoro berada di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang, Jauh dari keluarga serta sulitnya sinyal pada daerah tersebut tidak menjadi halangan maupun rintangan dalam membantu masyarakat wilayah tersebut, dikarenakan hati nurani terpanggil untuk saling membantu dalam berkehidupan sosial``pungkasnya.

Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf Irvan Christian Tarigan mengungkapkan bahwa agar Semua Prajuritnya dalam melaksanakan TMMD Ke-103 Untuk Wilayah Kodim 0720/Rembang tepatnya di wilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang memberikan seluruh jiwa raganya, sehingga dapat meringankan beban rakyat terlebih jalan maupun kondisi wilayah tersebut memang jauh serta sangat terpencil.

“Di Pasedan sinyalpun tidak ada, maka dari itu kita wajib memberikan yang terbaik untuk masyarakat sekitar daerah tersebut,” ungkap Danyonif 410.

Komunikasi sosial terhadap warga sangat disambut baik oleh masyarakat di wilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang, terbukti warga sering  berbondong-bondong khususnya para ibu-ibu yang memberikan makanan maupun minuman pada saat bekerja di desanya.

“Sungguh merupakan kebahagiaan yang luar biasa, TNI Melaksanakan gotong royong dengan masyarakat, dan semoga kedepannya TNI dengan Rakyat semakin jaya serta tidak bisa terpisahkan,” ucap salah seorang ibu yang mengantarkan makanan dan minuman itu. (Sandi/PenYon/Red)
Share:

“BERSAMA SANTRI DAMAILAH NEGERI” TEMA HARI SANTRI NASIONAL DI BLORA

Gelar Apel dan Kirab Hari Santri Nasional PCNU Kabupaten Blora

Blora,- Senin,(22/10/2018) adalah puncak Perayaan Hari Santri Nasional di wilayah Kabupaten Blora.Bertempat di Alon Alon Kabupaten Blora hari ini di gelar Apel dan Kirab Hari Santri Nasional PCNU Kabupaten Blora. Apel dipimpin langsung Oleh Bupati Blora Djoko Nugroho.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati H.Arief Rohman.Msi,Kapolres Blora AKBP Saptono,S.I.K,M.H, Forkopimda Kabupaten Blora atau yang mewakili,Forkompinda Kecamatan Blora,Para kiai,tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Adapun peserta Apel adalah masing masing satu pleton dari,TNI,Polri,Satpol PP, GP Ansor,Banser,PC IPNU,PC PMII dan peleton Pelajar dan santri.

Dalam Amanatnya Bupati Blora membacakan Amanat dari Menteri Agama Republik Indonesia yang intinya bahwa Hari Santri tahun ini merupakan momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi Islam di Indonesia.

Dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran, dan komitmen cinta tanah air, diharapkan para santri semakin vokal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai serta menekan lahirnya konflik di tengah-tengah keragaman masyarakat.

"Marilah kita tebarkan kedamaian, kapanpun, dimanapun, kepada siapapun".Amanat menteri Agama RI yang dibacakan Bupati Blora.

Dengan Tema "Bersama Santri Damailah Negeri" Kementerian Agama pada peringatan tahun 2018 ini mengangkat isu perdamaian sebagai respon atas kondisi bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan, seperti maraknya hoaks, ujaran kebencian, polarisasi simpatisan politik, propaganda kekerasan, hingga terorisme.

Seusai membacakan Amanat Menteri Agama Republik Indonesia Bupati Blora dihadapan peserta Apel Mengucapkan selamat hari Santri kepada seluruh warga Blora dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga toleransi dan kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Apel di tutup dengan doa bersama yang kemudian dilanjutkan pelepasan secara simbolis Kirab Santri yang diikuti oleh 10.000 an santri dari seluruh Kabupaten Blora Oleh Bupati Blora.

Kapolres Blora AKBP Saptono,S.I.K,M.H Melalui Kabag Ops mengungkapkan bahwa Polres Blora telah siagakan anggota untuk pengamanan maupun pengawalan kegiatan hari santri nasional di wilayah Kabupaten Blora.
"Baik Apel Maupun Kirab telah kami ploting anggota untuk pengamanan dan pengawalan sehingga tidak menganggu arus lalu lintas,dan tidak menimbulkan kemacetan," Ucap Kabag Ops.

Lebih lanjut Kabag Ops menjelaskan bahwa tidak hanya pengawalan di Lokasi saja,namun pemberangkatan dari Kecamatan pun di kawal dari Polsek jajaran masing masing.

Kirab yang start dari Alon Alon Blora dan Finish di Gor Mustika Berjalan ramai dan meriah,jalanan penuh dengan santri yang mengikuti Kirab.Dengan pengamanan dan pengawalan dari Polres dan Polsek Blora Kirab berjalan aman dan lancar tanpa menimbulkan kemacetan. (Heripur/Red)
Share:

KEBAKARAN 2 KIOS DI PASAR KUNDURAN KABUPATEN BLORA

2 Kios Pasar Kunduran Kabupaten Blora Terbakar
Blora,- Kejadian begitu cepat, api berkobar di 2 kios milik Sobirin (50th) dan  Jan-Seleb keduanya berada di pasar Kunduran Sabtu 20 Oktober 2018 sekira Pukul 18 .15 WIB.

Kios tersebut berada di pasar Kecamatan  Kunduran sebelah Belakang, kebetulan milik warga Kelurahan Kunduran RT 09/02 Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora itu terbakar belum dapat di prediksi kerugiannya. Jan-selep yang terbakar 1 kios dan kandang ayamnya juga.

Kronologi kejadiannya, Perkiraan mulai terjadinya kebakaran sekitar Pkl 18.15 WIB sumber api di perkirakan di kios milik Sobirin,

“Kami belum dapat memperkirakan kerugian atas kebakaran ini, dan belum tahu penyebabnya dari mana,” ucap Sobirin

Kebakaran dapat di padamkan oleh masyarakat sekitar pasar kunduran di bantu 3 unit mobil pemadam kebakaran dari  Damkar Kabupaten Blora.

Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, Kerugian Materiil barang sembako milik Sobirin sebagian besar terbakar. Dan sebagian milik Jan selep. Sementara diduga penyebab kebakaran dari konsleting listrik. (JW/Red)
Share:

NOVITA PERSEMBAHKAN EMAS PERTAMA BLORA DI PORPROV JATENG 2018

Bupati Blora Foto Bersama Peraih Emas Novita Andriyani
Dan Ketua Koni Blora

Blora,- Kabupaten Blora mengawali perolehan medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV 2018 di Solo dari cabang lari half maraton (21 kilometer). Adalah Andriyani yang mempersembahkan medali emas pertama bagi Kabupaten Blora, Sabtu (20/10/2018).

Pelari Novita itu finish di urutan pertama dengan catatan waktu  1 jam 33 menit 33 detik. Medali perak direbut pelari Salatiga, Lydia Novinasari (1 jam 35,23 menit) dan medali perunggu diraih pelari Blora lainnya, Vivi Tri Setiani (1 jam 37,54 menit).

Sedangkan di bagian putra, Ari Swandana asal Blora hanya meraih medali perak. Pelari asal Kudus, Ranto, mematahkan ambisi Blora untuk menyandingkan medali emas di half maraton Porprov. Dia mencatatkan waktu terbaik 1 jam 14 menit 42 detik. Ari Swandana finish di urutan kedua dengan membukukan waktu 1 jam 15 menit 43 detik. Medali perunggu half maraton putra juga diraih pelari Blora, Noce Matital,  dengan torehan waktu 1 jam 17 menit 52 detik.

‘’Meski tidak menyandingkan medali emas, namun kami tetap bangga dan bersyukur. Pelari Blora telah berupaya tampil maksimal. Mudah-mudah medali emas pertama itu menjadi pelecut bagi atlet Blora lainnya untuk mempersembahkan emas berikutnya di Porprov Jateng,’’ ujar Bupati Djoko Nugroho yang hadir menyaksikan lomba lari half maraton Porprov di kawasan Stadion Sriwedari, Solo.

Bupati Blora pun mendapat kehormatan mengalungkan medali untuk pemenang kategori putri. Adapun penyerahan medali bagi atlet putra dilakukan Wakil Ketua Umum IV KONI Jateng, Amir Machmud NS.

Lomba lari half maraton jalan raya yang dimulai pukul 05.30 wib dengan start dan finis di depan Stadion Sriwedari itu menyuguhkan persaingan sengit di kategori putra. Ari Swandana ditempel ketat Ranto sejak bendera start dikibarkan.

Ari Swandana sempat memimpin hingga kilometer  17. Namun, Ari Swandana yang stamina mulai menurun, berhasil dimanfaatkan Ratno pelari Kudus.

‘’Awalnya saya tempel terus Ari sejak kilometer pertama hingga 17. Kemudian perlahan-lahan saya bisa menyalip dia. Hingga saya finis di urutan pertama,’’ ucap  Ranto.

Di bagian putri, tanda-tanda Novita Andriyani bakal meraih medali emas, sudah terbaca sejak start. Dengan mengatur kestabilan kecepatan larinya, Novita Andriyani yang pernah meraih dua medali emas di Porprov Jateng XIV di Banyumas 2013 lalu memimpin sejak awal hingga garis finish.

‘’Saya jaga ritme sedemikian rupa. Dan saya bersyukur bisa mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Blora,’’ ujarnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Blora, Hery Sutiyono, mengapresiasi prestasi yang ditorehkan atletnya tersebut.

Menurutnya, medali emas, perak dan perunggu yang diraih para pelari half maraton Blora diharapkan bisa menjadi embrio bagi para atlet Blora lainnya untuk menggapai prestasi maksimal di Porprov.

‘’Sehingga target 10 besar dengan mendapatkan minimal 25 keping medali emas bisa terealisasi,’’ pungkasnya. (Heripur/Koni/Red)
Share:

7 PRAJURIT YONIF 410 ALIH TUGAS DI KODIM JAJARAN KOREM 073

Add caption

Blora,- Pada Sabtu 20 Oktober 2018 ada 7 prajurit satuan Batalyon Infantri (Yonif )410/Alugoro melaksanakan upacara Alih tugas di Aula Mako Yonif 410/Alugoro yang dipimpin langsung oleh Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf Irvan Christian Tarigan, S.I.P

Perwakilan prajurit serta perwakilan anggota Persit yang dipimpin oleh Ketua Persit KCK Cabang LX Yonif 410 Koorcabrem 073 Ny. Fransiska Irvan Christian Tarigan menghadiri pelaksanaan upacara Alih Tugas sebanyak 7 orang yang dipimpin oleh Serka Raden W.

Acara tersebut merupakan penghormatan terakhir dari satuan kepada personel yang telah melaksanakan pengabdian kepada Satuan Yonif 410/Alugoro selama ini.

Dalam amanatnya, Danyonif 410/Alugoro mengucapkan bahwa dalam acara upacara Alih tugas ini, yang perlu diingat prajurit adalah agar berdinas yang baik di tempat satuan yang baru serta tidak melupakan almamater dari mana prajurit berasal. Selamat kepada prajurit yang akan bertugas di Kodim Jajaran Korem 073/Makutarama.



“Menjaga nama baik satuan Yonif 410/Alugoro di satuan yang baru yaitu dengan tidak membuat pelanggaran serta tetap menjalin komunikasi yang baik dengan teman maupun rekan dari satuan lama," pungkasnya..

Pelaksanaan upacara alih tugas berjalan dengan hikmat serta diakhiri dengan ucapan selamat Yang diawali dari Danyonif 410/Alugoro yang diikuti oleh seluruh peserta upacara Alih Tugas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wadanyonif 410/Alugoro Mayor Inf Acuk Andrianto yang didampingi oleh Wakil Ketua Persit KCK Cabang LX Yonif 410 Koorcabrem 073  Ny. Silfi Acuk Andrianto. (Sandi/PenYon/Red)
Share:

KONI BLORA TARGETKAN MINIMAL 10 BESAR DI PORPROV 2018 KE-XV

Rapat Koordinasi Antar Pengurus Cabor
Di Aula Koni Blora

Blora,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Blora Siap bertanding di laga Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) ke XV Jawa Tengah 2018 di Solo 19-26 Oktober, dengan target minimal 10 besar, hal ini dilontarkan Ketua umum KONI Blora saat Rapat Koordinasi persiapan menjelang Porprov Jateng 2018 dengan 24 Cabor yang ikut bertanding di Solo, Senin(15/10/2018)

Rapat persiapan koordinasi jelang Porprov Yang tinggal 4 hari lagi diaula KONI Blora di pimpin oleh ketua umum KONI Blora Hery Setiyono dengan menanyakan satu persatu kesiapan atlit kepada  ketua dan pelatih masing -masing  Cabor yang telah mengikuti TC beberapa bulan lalu,semuanya dengan penuh semangat menjawab telah siap bertanding di laga tertinggi Jawa Tengah yakni Porprov Jteng 2018 di Solo, bahkan mereka ingin cepat -cepat bertanding.

"Mereka ingin waktu diputarcepat, ingin segera bertanding, karena merasa cukup untuk latihan di dalam TC beberapa bulan lalu,melihat semangat mereka, Blora minimal 10 besar lah, lebih baik dari tahun kemarin," jelasnya

Munculnya sejumlah aturan dan persyaratan baru menjelang Porprov XV Jateng 2018 dinilai membingungkan daerah. Hal ini juga disampaikan ketua umum Hery setiyono kepada seluruh cabor saat rakor siang tadi, Hery Sutiyono,mengemukakan, dalam pekan ini pihaknya menerima beberapa surat dari KONI Jateng dan panitia Porprov. Surat tersebut antara lain berisi perubahan peraturan maupun penambahan persyaratan bagi atlet yang akan berlaga di Porprov.

Dia menyebutkan, salah satu perubahan peraturan itu adalah kewajiban melampirkan kartu tanda anggota (KTA) bagi TNI dan Polri serta kartu tanda mahasiswa (KTM) bagi mahasiswa sebagai pengganti kartu tanda penduduk (KTP). Padahal, kata Hery Sutiyono, sejak awal dalam aturan dinyatakan bahwa atlet yang akan tampil di Porprov harus melampirkan KTP kabupaten dan kota kontingen yang diperkuatnya.

‘’Tiba-tiba saja ada perubahan aturan KTP bisa diganti KTA atau KTM. Ada apa ini ?,’’ tegas Hery Sutiyono, kemarin.

Dia mencurigai ada rencana terselubung untuk meloloskan atlet dari provinsi lain agar bisa berlaga di Porprov Jateng melalui perubahan aturan tersebut. Padahal, kata dia, dalam rapat koordinasi pengurus KONI kabupaten dan kota se Jateng bersama KONI Jateng di Solo, 20 September, perubahan aturan itu tak pernah disinggung.

‘’Dalam pertemuan yang dibuka ketua KONI Jateng itu antara lain disepakati persyaratan pendaftaran atlet yang masih kurang harus segera dilengkapi. Misalnya masih belum melampirkan KTP atau KK dan persyaratan lainnya. Kok sekarang tiba-tiba saja KTP bisa diganti KTA atau KTM,’’ tandasnya.
Dalam rakor di Solo tersebut pengurus KONI Jateng juga mewacanakan penandatanganan pakta integritas bagi atlet yang berlaga di Porprov. Pakta integritas itu bertujuan agar atlet tidak pindah ke provinsi lainnya untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

Menurut Hery Sutiyono, lampiran pakta integritas atau surat pernyataan pengikatan diri sebagai atlet Jateng di atas kertas bermaterai itu baru diterima KONI kabupaten Rabu (10/10) sore dan sudah harus ditandatangani Kamis (11/10). Padahal, tidak semua atlet berada di daerahnya masing-masing.

Selain itu, kata Hery, dari komunikasi yang dilakukannya dengan pengurus KONI Jateng, jika tidak menandatangani pakta integritas itu, sang atlet tidak boleh tampil di Porprov.

‘’Pertanyaannya sekarang, apa yang diberikan KONI Jateng untuk ‘’mengikat’’ atlet tersebut agar tidak pindah. Apakah ada insentif yang diberikan. Ini yang perlu dibahas lebih lanjut, bukan sekadar tandatangan pakta integritas saja. Apalagi saya dengar ada konsekuensi denda dan pidana jika atlet melanggar pakta integritas,’’ tegas Hery Sutiyono.

Perlu diketahui bahwa dari 46 Cabor yang di pertandingkan di Porprov XV Jateng 2018, Blora hanya mengikuti 24 Cabor saja. (Heripur/Red).
Share:

PENGERASAN JALAN LEWAT TMMD SKY III DI KECAMATAN RANDUBLATUNG

Wabup Blora Bersama Forkopimda Membuka TMMD
Di Desa Kadengan Kecamatan Randublatung

Blora,- TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0721/Blora tahun anggaran 2018 di  Desa Kadengan, Kecamatan Randublatung,  Kabupaten Blora kemarin dibuka oleh Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, Msi. Senin 15 Oktober 2018.

Direncanakan kegiatan fisik utama akan mengeraskan jalan berlumpur sejauh 1,100 KM di Desa Kadengan yang menghubungkan Dukuh Bacek ke Dukuh Ngumbluk. Pada upacara pembukaan ditandai penyerahan alat oleh Wakil Bupati Arief Rohman kepada perwakilan warga.

Selain itu,  TNI Kodim Blora bersama-sama warga masyarakat akan membangun  tembok penahan beton panjang 21 meter dan tinggi 3,5 meter. Untuk sasaran non fisiknya cukup bervariasi, diantaranya penyuluhan pendidikan karakter, penyuluhan kewajiban WNI dalam bela negara, penyuluhan kerukunan umat beragama, dan penyuluhan kamtibmas serta pencegahan terorisme, peningkatan hasil pertanian, menjaga kebersihan lingkungan, pertolongan pertama pada kecelakaan.

Salah seorang tokoh Desa Kadengan Sujakmo mengemukakan bahwa jalan yang akan dikeraskan melalui TMMD Sengkuyung Kodim Blora tersebut, selama ini jika musim penghujan tidak bisa dilewati sepeda motor.

‘’Setiap musim penghujan jalannya licin, jangankan mobil, sepeda motorpun tidak bisa lewat,’’ungkapnya. 

Sementara itu, disela-sela pembukaan, Dandim 0721/Blora,  Letkol Inf. Ryzadly Syahrazzy Themba S.Sos, menandaskan seperti pelaksanaan TMMD Sengkuyung I dan II, untuk TMMD Sengkuyung Tahap III kali ini, jajarannya akan berupaya untuk menciptakan overprestasi dan pelibatan warga secara maksimal.

‘’Over prestasi yang sudah kami rencanakan adalah pembangunan 10 unit jamban. Untuk pelibatan warga kami upayakan maksimal, yakni antara 30 hingga 40 orang.Mereka akan bersama-sama dengan TNI dan unsur lainnya merampungkan seluruh target TMMD baik fisik maupun non fisik,’’ tandas Dandim Ryzad. 

Bupati Blora yang diwakili Wakil Bupati Arief Rohman menyatakan, melalui TMMD,  gotong royong sebagai saripati nilai-nilai ke-Indonesia-an dan esensi kultur ketimuran dapat terjaga dengan baik.

Selain itu Bupati Blora menjelaskan bahwa yang membuatnya bangga bahwa  TMMD sangat intens mengedukasi masyarakat akan nilai-nilai Pancasila.

‘’Saya menangkap semangat dari desa untuk siap memperkuat benteng perlindungan dan perlawanan terhadap aksi-aksi yang mengancam NKRI, seperti radikalisme, terorisme dan narkoba,” pungkasnya. (Heripur/pen0721/red)
Share:

KEJUARAAN VOLY TINGKATKAN SINERGITAS ALUGORO-POLRES BLORA

Pertandingan Voly Di Desa Kalisari Kecamatan Randublatung

Blora,- Final yang sangat sengit memberikan semangat juang Tim Voly Alugoro  melawan Tim Voly dari Kepolisian Resor (Polres) Blora pada Turnamen Bola Voly Putra Muhammad Miftakun Cup I pada Minggu 14 Oktober 2018 di Desa Kalisari Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora.

Adapun hasil keseluruhan turnamen tersebut yaitu Juara 4 diraih oleh Tim Voly Desa Bleboh Kecamatan Jiken, Juara 3 diraih Tim Voly Desa Ngliron Kecamatan Randublataung, Juara 2 Tim Voly 410/Alugoro, sedangkan Juara 1 diraih Tim Voly Polres Blora.

Menurut Ketua Tim Oficial Lettu Inf Cecep Hidayat bahwa ribuan suporter memadati dan mengelilingi Lapangan Voly Desa Kalisari dengan mendukung timnya dengan penuh sprotifitas.

Tim Voly Polres Blora berhasil mengalahkan tim Voly Alugoro dengan Skor 3-0, akan tetapi hasil tersebut tidak menyurutkan Sinergitas TNI dan Polri.

“Hasil boleh kalah, akan tetapi Sinergitas tidak bisa terkalahkan antara Alugoro dengan Polres Blora,” ungkapnya.

Sementara itu,  Danyonif 410/Alg Letkol Inf Irvan Christian Tarigan, S.I.P yang didampingi oleh Ketua Persit KCK Cabang LX Yonif 410 Koorcabrem 073 Ny. Fransiska Irvan Christian Tarigan memberikan apresiasi dan dukungan kepada Tim Voly Alugoro yang telah berjuang demi nama baik kesatuan.

“Harapan kedepannya agar terjalin hubungan yang baik bersama masyarakat di Kabupaten Blora,” jelas Danyonif 410.

Perlu diketahui, pada akhir acara Ketua Tim Oficial Lettu inf Cecep Hidayat menerima Piala serta uang pembinaan dari Ketua Panitia yakni Kepala Desa Kalisari Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora.

Kepala Desa Kalisari Kecamatan Randublatung berharapan kegiatan ini dilaksanakan  agar terjalin hubungan yang baik bersama masyarakat khususnya dengan wilayah Kecamatan Randublatung.

“Kedepan agar pada turnamen-turnamen selanjutnya Tim Voly Alugoro dapat memeriahkan lagi,” ucap Kades Kalisari.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan foto bersama pemenang kejuaraan Turnamen Bola Voly Putra Muhammad Miftakun Cup I. (koed /PenYon/Red).
Share:

WAKIL BUPATI HADIRI KONFERENSI MWC NU BLORA I

Wakil Bupati Blora menghadiri acara
Konferensi MWC Nahdlatul Ulama (NU) Blora I
Blora,- Pada Minggu (14/10/2018), Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si menghadiri dan memberikan pengarahan dalam acara Konferensi Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Blora I.

Bertempat di Madrasah Ibtida’iyah (MI) Syalafiah Ma’arif Bakal, Desa Andongrejo, Kecamatan Blora Kota, konferensi dihadiri oleh Ketua Tanfidziah Pimpinan Cabang NU Blora, Muh Fatah, Ketua MWC NU Blora I Nur Rohim, dan seluruh pengurus ranting NU se-wilayah Blora I.

Kepada seluruh jajaran pengurus ranting se wilayah MWC NU Blora I, Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si meminta agar NU bisa mengambil peran dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Blora. Pembangunan yang dimaksud adalah pembangunan mental spiritual masyarakat serta pendidikan agama.

“NU harus bisa memberikan manfaat kepada umat. Terus tingkatkan kegiatan rutin mingguan dan bulanan di tingkat ranting seperti hanya pengajian selapanan, majelsi dzikir, sholawatan dan sebagainya. Kami percaya NU bisa menciptakan kerukunan dan kesejukan di Blora jelang Pesta Demokrasi 2019,” ucap Wakil Bupati.

Dengan adanya kegiatan rutin yang dilaksanakan di tingkat ranting atau desa, pihaknya berharap NU bisa membangun kondusifitas masyarakat bawah di tengah kuatnya isu politik dan maraknya berita hoax yang bisa menimbulkan perpecahan antar warga.

“Bersama NU, Negara Kesatuan Republik Indonesia pasti akan tetap utuh dan bersatu. NU harus bisa terus ikut mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” lanjutnya.

Pihaknya bersama Bupati Djoko Nugroho, dengan menggandeng Kemenag dan Dinas Pendidikan terus mengupayakan agar pendidikan agama yang ada di Madrasah Diniyah (Madin) bisa dikembangkan. Salah satunya dengan mengadakan akreditasi Madin sehingga kualitas pendidikan agama bisa meningkat.

Ketua MWC NU Blora I Nur Rohim menyampaikan tujuan dilaksanakannya Konferensi kali ini adalah untuk melakukan evaluasi kinerja pengurus MWC NU masa khidmat 2013-2018 dan menyusun rencana kerja lima tahun kedepan yang akan dijalankan oleh kepengurusan berikutnya.

“Usai pembukaan konferensi ini nanti akan dilanjutkan dengan evaluasi, penyusunan program kegiatan atau program kerja dan pemilihan pengurus baru. Semoga MWC NU Blora I bisa memberikan kiprah yang lebih besar untuk kemaslahatan umat,” terangnya.

Setidaknya ada 150 peserta yang datang guna mengikuti acara Konferensi MWC NU Blora I. Sebelum pembukaan telah lebih dahulu dilakukan pembacaan tahlil bersama-sama. (Heripur/Red)
Share:

DI DUGA KONSLETING LISTRIK 2 RUMAH LUDES TERBAKAR



Petugas Damkar Berusaha Memadamkan Api
Blora,- Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Blora, 2 rumah milik Saridin (50th) dukuh Keser, desa Keser RT 2/1 Kecamatan Tujungan Ludes terbakar rata tanah. Jumat, (12/10/2018).

Kejadian sekitar pukul 08.30 Wib, api diduga berasal dari atap rumah akibat konsleting listrik,tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian di perkirakan ratusan juta rupiah.

"Saya orang yang pertama kali melihat kejadian itu, karena pemilik rumah tidak di tempat, saya lewat pintu belakang, saya melihat api berkobar dari atap rumah, waktu itu yang saya pikirkan adalah sapi, saya langsung lepas tali sapi dengan sabit sehingga ketiga sapi milim Saridin selamat, namun sebagian kulinya ada yang terbakar," cerita Gunadi tetangga Saridin.

Api begitu cepat menyebar karena angin kencang hingga 2 rumah kayu milik Saridin beserta isinya ludes terbakar, termasuk didalamya satu buah sepeda motor tinggal kerangka dan dua sepeda ontel juga tinggal kerangka.

Warga bergotong royong berusaha memadamkan api agar kobaran api tidak merambat ke rumah warga lainya.

5 buah Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Satpol PP Blora tiba di lokasi, langsung  memadamkan api yang masih tersisa, dari data Satpol PP sampai bulan oktober 2018, kebakaran di Keser tercatat yang ke 47 di Kabupaten Blora. (Heripur/Red)
Share:

BUPATI BLORA LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR, PENGAWAS DAN DIREKSI PERUSDA

Sumpah/Janji Pejabat Administrator, Pengawas Dan Direksi Perusda
Di Aula Setda Blora

Blora,- Penataan roda pemerintahan kembali dilakukan Bupati Blora, dengan melaksanakan pelantikan sejumlah pejabat administrator dan pengawas eselon III dan eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora, Jumat (12/10/2018).

Bertempat di Ruang Pertemuan Setda Kabupaten Blora, pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Djoko Nugroho dengan didampingi oleh Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si. Setidaknya ada 74 pejabat yang dilantik dari berbagai OPD, sekaligus dirangkaikan dengan pelantikan tiga orang direksi Perusda Wira Usaha.

Tidak hanya melantik, Bupati Djoko Nugroho juga mengambil sumpah/janji jabatan kepada seluruh pejabat yang dilantik, disaksikan Kepala OPD terkait dan didampingi rohaniawan.

Usai melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji, Bupati dalam sembutannya memberikan semangat kerja dan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Menurut Bupati, mutasi yang dilakukan dengan pelantikan pejabat ini merupakan bagian dari kehidupan dalam berorganisasi di lingkungan Pemerintahan.

“Memang banyak yang menilai bahwa saya ini adalah Bupati yang paling sering melakukan pelantikan. Kalau tujuannya baik untuk penataan pemerintahan yang lebih efektif, mengapa tidak. Bisa saja hari ini ada pelantikan, dan besok pagi ada pelantikan lagi. Itu hal yang wajar dan memungkinkan,” ucap Bupati.

Menurut Bupati Djoko Nugroho, pelantikan kali ini dilakukan karena adanya aturan dari Pemerintah Pusat yang akan menghapus UPT di beberapa OPD menjadi Koordinator, sehingga perlu adanya penataan pejabat yang ada di dalamnya dan penyesuaian.

Khusus untuk Direksi Perusda Wira Usaha, Bupati meminta tiga orang Direksi yang dilantik bisa melakukan inovasi bidang usaha pada Perusda yang dipimpin.

“Selama ini yang kita kenal Perusda Wira Usaha hanya berusaha di bidang Apotek dan Percetakan. Coba kembangkan ke bidang lainnya, misalkan yang potensi adalah bidang pengelolaan hasil pertanian. Bagaimana caranya agar petani kita tidak selalu rugi ketika panen,” terang Bupati.

Adapun tiga orang Direksi Perusda Wira Usaha adalah
1. Djantik Retno Subarini SE, MM sebagai Direktur Utama Perusda
2. Erna Wijayanti, SE sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi
3. Moesafa, S.Fil.I sebagai Direktur Operasional

Sementara itu daftar 74 Pejabat Administrator dan Pengawas yang dilantik dapat dilihat di laman Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora di  https://bkd.blorakab.go.id/packages/upload/portal/files/upload%20dokumen/Daftar%20Pejabat%20Yang%20Dilantik.pdf

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Bupati, Wakil Bupati, Kepala OPD terkait dan Direktur BUMD lainnya yang hadir sebagai undangan, dengan cara berjabat tangan. (Heripur/Red)
Share:

POLRES BLORA AMANKAN FINAL PIALA DANDIM 0721 BLORA

Forkopimda Blora Berfoto Dengan Juara Usai Final
Di Lapangan Kridosono Blora
Blora,- Masih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke 73. Salah satu even yang menarik perhatian masyarakat Blora adalah dilaksanakannya Kompetisi Sepakbola Piala Dandim U-21.

Piala Dandim Ini di ikuti 16  tim dari 16 Kecamatan Se-Kabupaten Blora. Dimana Setelah melalui perjuangan berat babak demi babak akhirnya sore ini menampilkan final ideal antara Kesebelasan Kecamatan Kunduran melawan Kesebelasan KecamatanTodanan.

Setelah Selasa, (10/10/2018) kemarin digelar pertandingan perebutan juara ke 3 dan ke 4 antara Kesebelasan Kecamatan Jepon vs Kecamatan Cepu yang akhirnya dimenangkan oleh Kecamatan Jepon.

Sehingga Juara Ketiga di dapatkan oleh Kecamatan Jepon dan Cepu sebagai juara ke 4. Lalu Sore ini Rabu (10/10/2018) masih bertempat di stadion yang sama yaitu Kridosono Blora di gelar pertandingan Final.

Hadir dalam kegiatan Dandim 0721, Jajaran Forkompimda dan Kapolres Blora AKBP Saptono,S.I.K,M.H yang diwakili oleh Kabag Ops Kompol Zuwono,SE,M.Si dan juga Pejabat Utama Polres Blora beserta Kapolsek jajaran dan Pejabat Utama Kodim 0721/Blora.

Kapolres Blora AKBP Saptono,S.I.K,M.H melalui Kabag Ops Polres Blora Kompol Zuwono,SE,M.Si. menjelaskan bahwa Kepolisian Resor (Polres) Blora mengerahkan 79 anggota bersama anggota Kodim untuk  mengamankan gelaran Final Piala Dandim Blora.

Tribun stadion penuh dengan supporter dari kedua kesebelasan. Suara nyanyian dan yell yell menyemarakan dan menggema di stadion Kridosono. Lebih lanjut, Kabag Ops Kompol Zuwono menjelaskan bahwa untuk antisipasi kejadian yang tidak di inginkan Polres Blora telah siap untuk pengawalan dan juga pengamanan.

"Rombongan Tim dari kedua kesebelasan telah di kawal dari Polsek setempat dan untuk pengamanan di lapangan serta lokasi parkir kendaraan telah dijaga dari anggota Polres," ungkap Kabag Ops.

Sinergitas TNI Polri terlihat Polri dan TNI berjaga bersama mengamankan pertandingan Final Sepakbola Piala Dandim 0721 Blora.

"Bukan hanya anggota berseragam saja, anggota berpakaian preman juga kami sebar untuk antisipasi curanmor,k arena situasi sangat ramai," pungkas Zuwono.

Perlu diketahui bahwa hasil pertandingan yang sengit akhirnya Kesebelasan Kecamatan Todanan keluar menjadi pemenang setelah menaklukan Kecamatan Kunduran dengan skor 2-0.

Usai pertandingan dilanjutkan penyerahan hadiah berupa piala dan uang pembinaan kepada juara 1,2,3, dan 4. Penyerahan piala dirangkaikan dengan penyerahan sepeda angin untuk Babinsa terbaik dari 16 Koramil di seluruh Kabupaten Blora dan juga penyerahan bantuan sosial sembako kepada warga yang kurang mampu. (Heripur/Red)
Share:

Hot News

Emansipasi Wanita Ujung Tombak Pembentukan Karakter Bangsa

Sekelumit sejarah. Di era jawa kuno ; Wanita dilambangkan dalam simbol-simbol kehidupan. Kekuatan ( Api ), pengayom ( Bumi / Pra...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »