Ketua DPRD Ikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Blora menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Bupati Blora, Arief Rohman, saat membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Blora, Senin, 1 Juni 2026.

Dalam amanatnya, Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah," tegasnya.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

"Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi," jelasnya.

Menurutnya, Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya.

"Ditengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," tambahnya

Lebih lanjut disampaikan, Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Imbuhnya, nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani berbagai perbedaan dan mengjentikan konflik.

Selain itu, para pemimpin di tingkat pusat maupun daerah diingatkan agar setiap kebijakan publik yang diambil senantiasa berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan.

"Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita," tegasnya.

Mengakhiri sambutan, seluruh masyarakat diajak untuk terus meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya," pungkasnya.

Upacara berlangsung khidmat, dihadiri Ketua DPRD Blora, Forkopimda Blora, Sekretaris Daerah, Kepala OPD Pemkab Blora. Sedangkan peserta upacara juga terdiri dari unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, pelajar, serta anggota Pramuka dari berbagai sekolah di Kabupaten Blora.

Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Kav. Lilik Suprihatin dari Kodim 0721/Blora, sedangkan Komandan Upacara dijabat Kapten Arm. Gunawan S. dari Kodim 0721 Blora.

Adapun dalam pelaksanaannya, pasukan pengibar bendera berasal dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Blora. Pembacaan Pembukaan UUD 1945 akan dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa, kemudian Tim korsik berasal dari Kodim 0721 Blora.

Adapun rangkaian upacara, diawali dengan masuknya Komandan Upacara dan Bupati Blora selaku Inspektur Upacara ke lapangan upacara. Kegiatan dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, serta pengibaran Bendera Merah Putih.

Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Inspektur Upacara kemudian menyampaikan amanat peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilanjutkan dengan pembacaan doa.

Rangkaian upacara ditutup dengan Andika Bhayangkari, laporan akhir Komandan Upacara kemudian penghormatan pasukan. (Humas/Redaksi)


Share:

Koramil 14/Todanan Percepat Penyelesaian Pembangunan Jembatan Aramco Demi Kelancaran Mobilitas Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Aramco di dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, terus dipercepat guna mendukung kelancaran akses transportasi dan mobilitas masyarakat. Pada Senin (1/6/2026), personel Koramil 14/Todanan Kodim 0721/Blora bersama warga setempat mengintensifkan pekerjaan pembangunan agar jembatan segera rampung dan dapat difungsikan.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap pemlesteran dinding sisi kanan dan kiri jembatan. Proses tersebut dilaksanakan secara cermat dan sesuai standar konstruksi guna menjamin aspek keamanan, kekuatan, serta kelayakan jembatan sebelum digunakan oleh masyarakat.

Di lokasi kegiatan, tampak personel TNI dan warga bekerja bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan. Kolaborasi yang terjalin antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi wujud nyata semangat gotong royong sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus terpelihara.

Babinsa Desa Karanganyar, Serda Supriyanto, menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Aramco menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Oleh karena itu, pekerjaan akan terus dioptimalkan agar dapat segera diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

"Pekerjaan akan terus kami percepat. Saat ini fokus kami pada penyempurnaan dinding sisi kanan dan kiri jembatan, sehingga nantinya jembatan ini benar-benar siap digunakan serta aman bagi masyarakat," ujar Serda Supriyanto.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah desa, dan partisipasi aktif masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus terjaga menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan di lapangan, seperti kondisi cuaca yang tidak menentu dan medan pekerjaan yang cukup menantang.

Diharapkan, keberadaan Jembatan Aramco nantinya dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Karanganyar dan sekitarnya, khususnya dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, sosial, serta memperkuat konektivitas antarwilayah. (Pendim/Redaksi)


Share:

Gebrakan Baru Bupati Arief Rohman, Gandeng UNISDA Lamongan, Siapkan Fakultas Kedokteran di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pemkab Blora menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Islam Darul Ulum Lamongan (UNISDA), Selasa (26/5/2026), di ruang Pertemuan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis penguatan sumber daya manusia (SDM), termasuk rencana pendirian Fakultas Kedokteran UNISDA dengan RSUD Cepu sebagai rumah sakit mitra pendidikan.

Bupati Blora, Arief Rohman,  mengatakan, keberadaan Fakultas Kedokteran tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan sekaligus membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Blora.

“Rencana pendirian Fakultas Kedokteran UNISDA nantinya tempat praktiknya di RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. Salah satu syarat universitas memiliki fakultas kedokteran adalah memiliki mitra rumah sakit daerah, dan RSUD Cepu ditunjuk sebagai mitra,” ujarnya.

Menurut Bupati Blora, potensi pengembangan RSUD Cepu masih sangat terbuka lebar. Karena itu, Pemkab Blora terus mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas layanan kesehatan, termasuk penambahan tenaga dokter spesialis.

Bupati Blora mengaku telah menugaskan Dinas Kesehatan untuk segera menambah dokter spesialis kulit dan kelamin guna melengkapi kebutuhan layanan medis di rumah sakit tersebut.

Selain sektor kesehatan, Bupati Arief menekankan pentingnya pembangunan SDM sebagai fondasi kemajuan daerah. Ia menyebut Pemkab Blora terus membangun jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

“Dimanapun anak Blora kuliah, kampusnya pasti kita ajak MoU. Tujuannya agar kami bisa memantau dan mendukung anak-anak Blora yang sedang menempuh pendidikan,” kata dia.

Pemkab Blora, lanjut Bupati Blora, menargetkan angka lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dapat mencapai 70 persen. Namun saat ini, angka partisipasi pendidikan tinggi di Blora masih berada di kisaran 55 persen.

“Selain infrastruktur, kita juga harus membangun SDM. Kalau ingin maju, ya SDM-nya harus ditingkatkan. Karena anggaran terbatas, maka harus menggandeng kampus-kampus, baik negeri maupun swasta,” ucapnya.

Terkait operasional Fakultas Kedokteran, Bupati Arief berharap proses persiapan dapat segera diselesaikan oleh kedua belah pihak sehingga pada 2027 mendatang sudah dapat berjalan.

Bupati Blora juga meminta adanya kuota khusus bagi putra-putri Blora untuk dapat menempuh pendidikan di Unisda Lamongan.

“Karena nanti ada aktivitas perkuliahan di RSUD Cepu, kami juga meminta kuota khusus untuk anak-anak Blora yang kuliah di Unisda,” katanya.

Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu,  Wilys Yuniarti menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, kesempatan menjadi rumah sakit mitra pendidikan harus dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan SDM kesehatan.

“Karena kami mendapat kesempatan baik ini, mari kita teruskan dan kembangkan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UNISDA, Muhammad Hafidh Nashrullah  menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan Pemerintah Kabupaten Blora terhadap kerja sama tersebut.

“Kami bersinergi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan sumber daya manusia di wilayah yang kami tempati,” katanya.

Ia menjelaskan, kerja sama tidak hanya terbatas pada Fakultas Kedokteran, tetapi juga akan dikembangkan di berbagai bidang lain seperti penelitian, kuliah kerja nyata (KKN) tematik, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Senat, Afif Hasbullah,  juga menawarkan peluang pendidikan doktoral bagi aparatur birokrasi di lingkungan Pemkab Blora.

“Kami juga membuka kesempatan bagi teman-teman birokrasi di Blora untuk mengambil program S3 Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam di Unisda dengan biaya yang terjangkau,” ujarnya. (Humas/Redaksi)


Share:

Bupati Blora: Dimana Ada Anak Blora Kuliah, Kampusnya Kita Ajak MoU


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Bupati Blora, Arief Rohman menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama kemajuan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Blora terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

Hal tersebut disampaikan Bupati Blora  saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Blora dengan Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan di Ruang Pertemuan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Selasa (26/5/2026).

Menurut Bupati Blora kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Blora sekaligus memperluas akses kuliah bagi generasi muda.

“Dimanapun anak Blora kuliah, kampusnya pasti kita ajak MoU. Tujuannya agar kami bisa memantau dan mendukung anak-anak Blora yang sedang menempuh pendidikan,” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora menyebut, Pemkab Blora memiliki target meningkatkan angka lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hingga mencapai 70 persen. Namun hingga saat ini, angka partisipasi pendidikan tinggi di Kabupaten Blora masih berada di kisaran 55 persen.

Karena itu, Pemkab Blora terus mendorong kolaborasi dengan berbagai kampus sebagai upaya mempercepat peningkatan kualitas SDM daerah.

“Selain infrastruktur, kita juga harus membangun SDM. Kalau ingin maju, ya SDM-nya harus ditingkatkan. Karena anggaran terbatas, maka harus menggandeng kampus-kampus, baik negeri maupun swasta,” katanya.

Bupati Blora menilai, penguatan sektor pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing daerah di masa mendatang. Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seimbang dengan pembangunan kualitas manusia.

Kerja sama dengan Unisla Lamongan sendiri tidak hanya mencakup pengembangan pendidikan, tetapi juga penelitian, pengabdian masyarakat, hingga peningkatan kapasitas SDM di Kabupaten Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pengerjaan Jembatan Aramco di Karanganyar Capai Tahap Pemasangan Besi Pembatas


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres yang signifikan. Setelah menyelesaikan tahap pengecoran lantai jembatan, personel TNI bersama masyarakat melanjutkan pekerjaan dengan pemasangan besi pembatas jembatan, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan secara terpadu melalui semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan warga setempat. Kehadiran personel TNI di lapangan tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

PS. Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, mengatakan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara terencana dan terorganisir guna memastikan hasil pembangunan yang berkualitas dan sesuai target.

“Personel Kodim bersama warga melaksanakan pekerjaan secara bertahap dan penuh ketelitian. Mulai dari persiapan material hingga proses pemasangan besi pembatas dilakukan dengan mengutamakan faktor keamanan dan kualitas konstruksi,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan jembatan tersebut. Semangat gotong royong yang terus terpelihara diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Pembangunan Jembatan Aramco diharapkan selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keberadaan jembatan tersebut nantinya akan menjadi sarana pendukung mobilitas masyarakat, memperlancar akses transportasi, serta mendorong peningkatan aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah sekitar.

Melalui keterlibatan aktif TNI bersama masyarakat dalam pembangunan infrastruktur, diharapkan terwujud kemanunggalan TNI-Rakyat yang semakin kokoh dalam mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Pendim/Redaksi)


Share:

Salat Idul Adha 2026 di Baitunur, Bupati Blora Ketuk Pintu Langit Doakan Jemaah Haji

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) —  Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman mengajak jamaah Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitunur Blora untuk mendoakan warga Blora yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci agar diberikan kesehatan dan kembali ke daerah sebagai haji yang mabrur dan mabrurah.

Bupati Arief juga mendoakan masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan berhaji agar dimudahkan menunaikan rukun Islam kelima tersebut pada masa mendatang.

Ajakan itu disampaikan Bupati Arief saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Salat Idul Adha, yang diikuti ribuan jamaah dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Rabu (27/5/2026).

Salat Idul Adha dipimpin Imam KH Muharror Ali, sedangkan khotbah disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora Dr H Roziqun SAg MPdI.

Dalam sambutannya, Bupati Arief menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama. 

“Hari ini, gema takbir membumbung tinggi, mengingatkan kita pada fondasi keimanan yang kokoh dari Nabiyullah Ibrahim AS dan keikhlasan mutlak dari Ismail AS. Idul Adha bukan hanya ritual tahunan menyembelih hewan kurban, tetapi momentum besar untuk memperkuat solidaritas sosial dan meneguhkan peran kita sebagai warga masyarakat yang baik,” ujar Bupati Arief.

Ia mengatakan pesan Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar mengenai Idul Adha sebagai modal sosial kebersamaan sangat relevan diterapkan di Kabupaten Blora.

Karena itu, Bupati Arief mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara, tokoh agama, pengusaha hingga pemuda, menjadikan ibadah kurban sebagai pemantik gerakan sosial yang lebih luas.

“Melalui momentum Idul Adha 1447 Hijriah ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat Blora untuk menjadikan ibadah kurban sebagai pemantik gerakan sosial yang lebih masif,” katanya.

Sementara itu, dalam khotbahnya, Dr H Roziqun mengingatkan bahwa makna berkurban tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan ternak, tetapi juga kerelaan mengorbankan kepentingan pribadi demi kesejahteraan bersama.

“Berkurban saat ini tidak hanya diartikan menyembelih sapi atau kambing, melainkan kerelaan untuk mengorbankan ego pribadi, menyisihkan sebagian rezeki, serta mendonasikan waktu dan tenaga demi kesejahteraan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Usai pelaksanaan Salat, Bupati Blora Arief Rohman menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada panitia Masjid Agung Baitunur Blora.

Panitia mencatat, pada Idul Adha tahun ini terdapat lima ekor sapi dan sembilan ekor kambing yang disembelih di Masjid Agung Baitunur untuk didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Di Gor Mustika

Sementara itu, Wakil Bupati Blora Hj Sri Setyorini melaksanakan Salat Idul Adha di halaman GOR Mustika Blora bersama masyarakat. Shalat dipimpin Imam Ustadz Armin Nurhartanto, sedangkan khutbah disampaikan Ustadz Budi Sudiarso.

Dalam sambutannya, Sri Setyorini menekankan pentingnya menjadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Wabup mengutip pesan Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar bahwa Idul Adha tahun ini, yang dirayakan serentak oleh umat Islam di Indonesia, harus menjadi modal sosial yang kuat untuk mempererat persatuan.

“Melalui momentum Idul Adha 1447 Hijriah ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat Blora, para aparatur sipil negara, tokoh agama, pengusaha, hingga pemuda, mari kita jadikan ibadah qurban tahun ini sebagai pemantik gerakan sosial yang lebih masif,” ujar Sri Setyorini.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memperhatikan pemerataan distribusi hewan kurban, khususnya bagi wilayah pelosok yang masih minim penerimaan daging kurban.

“Jika di satu rukun tetangga atau desa terdapat kelebihan hewan qurban, distribusikanlah secara merata ke wilayah pelosok Blora yang masih minim hewan qurban. Jangan biarkan ada warga kita yang merayakan hari raya ini dalam kelaparan atau merasa diabaikan. Inilah esensi sejati dari Sesarengan mBangun Blora yang berlandaskan nilai-nilai kesalehan sosial,” katanya. (Humas/Redaksi)
Share:

Komunitas Difabel Blora Sembelis 1 Ekor Sapi Kurban dari Pemkab


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) — Pada momen Iduladha 1447 H / 2026 M,  Kelompok difabel Blora yang tergabung dalam Difabel Blora Mustika (DBM) menerima satu ekor sapi kurban, dari Bupati Blora, Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini bersama dengan Paguyuban Kepala OPD Pemkab Blora, yang diserahkan pada Rabu 27 Mei 2026, di Halaman Sekretariat DBM Blora.

Perwakilan Paguyuban Kepala OPD Pemkab Blora, Kepala Dinas Kearsipan Daerah Kabupaten Blora, Mohamad Toha Mustofa  berharap hewan kurban yang diberikan dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi para penerima, Difabel Blora Mustika.

"Mudah- mudahan apa yang kita berikan dengan berkurban yang pertama semoga diterima oleh Allah SWT, yang kedua bisa bermanfaat untuk bapak ibu penerima semuanya" ungkap Kepala Dinas Kearsipan Daerah Blora.

Kepala Dinas Kearsipan Daerah Kabupaten Blora meminta didoakan, agar seluruh pihak yang berkurban diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan amanah dan tugasnya.

"Kepada yang berkurban semoga senantiasa dimudahkan segala urusannya, diberikan kelancaran dalam mengemban amanahnya" harap Kepala Dinas Kearsipan Daerah Blora.

Pada kesempatan itu, salah satu perwakilan dari Difabel Blora Mustika, Siti Muntarin mengaku senang dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Bupati Blora, Wakil Bupati Blora, serta jajaran OPD kepada kelompok difabel DBM di Blora.

"Kami sangat berterima kasih karena dari Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati dan Kepala OPD sudah perhatian kepada teman-teman semua dengan berkurban disini," ucap Siti Muntarin.

Menurut Siti Muntarin, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan komunitas difabel menjadi momen yang membahagiakan sekaligus menambah semangat kebersamaan mereka.

"Jadi momen penyembelihan kurban disini tentu kami sangat senang sekali dan teman-teman juga bersemangat," kata Siti Muntarin.

Perwakilan dari Difabel Blora Mustika,
ikut mendoakan agar seluruh pihak yang berkurban diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki.

"Semoga bapak ibu semua diberikan kesehatan dilancarkan rezekinya" harap Siti Muntarin.

Penyerahan hewan kurban tersebut,  dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora, Asisten Administrasi Umum, sejumlah Kepala OPD seperti Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Kearsipan Daerah, Kasatpol PP Damkar, Direktur RSUD Cepu, Kepala Bagian Umum Setda Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

TNI dan Warga Pasang Besi Pembatas di Jembatan Aramco Untuk Tingkatkan Keselamatan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Dalam upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, personel TNI bersama warga melaksanakan pemasangan besi pembatas di Jembatan Aramco yang berada di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Sabtu (30/5/2026).

Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto, mengatakan pemasangan besi pembatas tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan masyarakat yang melintasi jembatan.

“Pemasangan ini bertujuan memperkuat infrastruktur agar lebih aman dan nyaman digunakan masyarakat, baik pengendara roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

Menurutnya, Jembatan Aramco merupakan infrastruktur yang memiliki daya tahan kuat. Dengan pemasangan besi pembatas, diharapkan tingkat keamanan pengguna jalan semakin meningkat.

“Saat ini progres pengerjaan terus kami kebut. Dalam waktu dekat jembatan ini sudah dapat difungsikan dan dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas,” pungkasnya.

Dengan adanya pemasangan besi pembatas tersebut, diharapkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat melintasi Jembatan Aramco dapat semakin terjamin. (Pendim/Redaksi)


Share:

Pulang Kampung, Rektor UIN Pekalongan Siap 'Sulap' Tanah Kelahirannya Jadi Lebih Edukatif



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pemerintah Kabupaten Blora bersama Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menandatangani Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja tentang Sinergi Penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi, Selasa (26/5/2026). Kerja sama tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui sektor pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si menegaskan bahwa percepatan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Menurutnya, dibutuhkan pola kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai elemen, termasuk perguruan tinggi sebagai pilar penting pembangunan.

“Kita ingin terus berkomitmen bagaimana percepatan pembangunan di beberapa sektor ini akan kita lakukan. Tapi kami menyadari betul bahwa membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Pola kerja sama dan kolaborasi pentahelix dengan berbagai pilar, termasuk perguruan tinggi, adalah hal yang penting,” ujar Bupati.

Ia menyampaikan, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Blora telah menjalin kerja sama dengan 53 perguruan tinggi negeri maupun swasta sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan berbasis kolaborasi.

Bupati juga mengapresiasi komitmen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang kembali memperpanjang kerja sama dengan Pemkab Blora. Menurutnya, sinergi tersebut harus diwujudkan dalam program nyata yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Hari ini kita perpanjang lagi MoU yang sudah kita lakukan. Berbagai aspek yang saya harap nanti bisa kita tuangkan dan implementasikan. Peningkatan SDM ini menurut saya menjadi kunci utama,” katanya.

Dalam ruang lingkup kerja sama tersebut, terdapat sejumlah fokus utama yang akan segera diimplementasikan, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penelitian dan pengembangan inovasi daerah, pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga penguatan kewirausahaan dan wadah kemahasiswaan.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah terkait agar segera melakukan koordinasi intensif dengan pihak UIN Pekalongan guna menyusun program kerja yang matang hingga tahun 2030.

“Saya instruksikan jangan biarkan dokumen ini tidur. Segera lakukan koordinasi, susun program kerja secara matang, lakukan monitoring dan evaluasi minimal satu tahun sekali agar target yang kita canangkan bisa tercapai optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Zaenal Mustakim menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Blora atas keberlanjutan kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2021.

Ia mengungkapkan, salah satu program awal yang telah dijalankan bersama adalah program “1 Desa 2 Sarjana”. Ke depan, pihaknya berharap kerja sama dapat semakin diperluas melalui berbagai Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di berbagai bidang.

“Banyak sekali yang bisa kita kerjasamakan dan mudah-mudahan ke depan kita bisa terus menjalin sinergi ini dengan baik untuk kedua lembaga ini, Pemda Blora dan UIN Gus Dur bisa bersama-sama membangun masyarakat yang lebih baik dan lebih edukatif,” ujarnya.

Sebagai putra asli Blora, Prof. Zaenal mengaku memiliki panggilan moral untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Blora.

“Blora yang dulu dikenal tertinggal, sekarang saya bangga menjadi orang Blora karena selama enam hingga tujuh tahun kepemimpinan Pak Bupati Arief Rohman mampu mengubah wajah Blora semakin baik dan maju,” pungkasnya. (Humas/Redaksi)


Share:

Hot News

Ketua DPRD Ikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Blora menjadi momentum untuk mengi...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »