Dandim 0721/Blora Pimpin Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Sendangwungu


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kodim 0721/Blora secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis 21 Mei 2026.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhy Agus Setiyanto, S.Sos., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Penutupan TMMD ditandai dengan penyerahan simbolis peralatan kerja, penandatanganan naskah serah terima hasil TMMD antara Kodim 0721/Blora dengan Pemerintah Kabupaten Blora oleh Bupati Blora diwakili Asisten 1 Setda Blora Agus Puji Mulyono, S.Sos, M.Si., serta pemukulan kentongan bersama unsur Forkopimda sebagai tanda berakhirnya kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0721/Blora membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han.

Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Bupati/Walikota beserta jajaran Forkopimda dan dinas terkait atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan TMMD.

Pangdam juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, pemuda, pelajar, serta masyarakat yang selama satu bulan penuh telah bekerja sama dan bergotong royong menyelesaikan seluruh program TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik.

“Saya berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya juga menitipkan pesan agar apa yang telah kita bangun bersama ini dapat dipelihara dan dirawat dengan baik sehingga memiliki masa pakai yang panjang,” demikian amanat Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga menekankan kepada seluruh Dansatgas TMMD agar segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap hasil kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan pada pelaksanaan TMMD di masa mendatang.

Sementara itu, berdasarkan laporan Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun, pelaksanaan TMMD yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 berhasil mencapai target 100 persen.

Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan jembatan panjang 6 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan talud sepanjang 200 meter sisi kanan/kiri jalan, serta pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak dua unit.

Selain sasaran fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan non fisik berupa penyuluhan, sosialisasi, serta pelatihan pemberdayaan masyarakat yang bekerja sama dengan dinas dan instansi terkait di Kabupaten Blora.

Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini menjadi bukti komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Usai upacara penutupan, unsur Forkopimda bersama jajaran TNI-Polri dan tokoh masyarakat meninjau hasil pembangunan RTLH serta melakukan pemotongan pita di lokasi jembatan sebagai tanda peresmian infrastruktur baru di Desa Sendangwungu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, jajaran TNI-Polri, unsur Forkompimcam Banjarejo, kepala desa, serta masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa serta memperkuat ketahanan nasional dari tingkat akar rumput. (Pendim/Redaksi)
Share:

Polres Blora Ringkus Komplotan Spesialis Pembobol Toko di Todanan, Kerugian Pemilik Capai Rp 45 Juta


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kepolisian Sektor Todanan, Polres Blora  mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang menyasar Toko Bima Perkasa di Desa Todanan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora Jawa Tengah. Tiga orang tersangka spesialis pembobol toko lintas wilayah diringkus polisi.

Aksi pencurian ini, diketahui terjadi pada Kamis 30 April 2026 sekira pukul 07.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban pemilik toko atas nama SK mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah setelah ratusan pres rokok berbagai merek digondol para pelaku.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto mengungkapkan bahwa kasus menonjol tersebut, menyampaikan  penangkapan komplotan pelaku ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang baik antar wilayah kepolisian di jajaran Polda Jawa Tengah.

"Benar, Unit Reskrim Polsek Todanan bersama Unit Resmob Polres Blora berhasil mengungkap kasus pembobolan toko di wilayah Kecamatan Todanan. Para pelaku merupakan komplotan spesialis pembobol toko lintas wilayah yang terorganisir," ungkap Kapolres Blora, kepada awak media Rabu 20 Mei 2026.

Ketiga tersangka yang diamankan, lanjut Kapolres Blora, masing-masing berinisial S (48) dan TO (27) yang merupakan warga Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, serta HA (36) warga Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang Jawa Tengah.

"Aksi pencurian ini pertama kali diketahui oleh karyawan toko saat hendak masuk kerja," jelas AKP Wawan Andi Susanto.

Lebih lanjut, Kapolres Blora menjelaskan bahwa mereka mendapati etalase rokok didekat kasir dalam kondisi berantakan. Saat diperiksa lebih lanjut, pintu gudang penyimpanan dan pintu belakang toko sudah dalam keadaan terbuka.

"Setelah dicek bersama pelapor, ratusan pres rokok persediaan di dalam gudang telah raib. Total kerugian yang dialami pihak toko mencapai Rp 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah)," kata Kapolres Blora.

Dikemukakan, pengungkapan kasus ini bermula pada Jumat 15 Mei 2026, saat Anggota Unit Resmob Polres Blora menerima informasi bahwa Unit Resmob Polresta Cilacap telah mengamankan tiga orang pelaku curat. Berdasarkan hasil pemeriksaan di Cilacap, komplotan tersebut mengaku pernah melancarkan aksinya di wilayah hukum Polres Blora, tepatnya di Kecamatan Todanan.

"Mendapat informasi penting tersebut, Unit Resmob Polres Blora bersama Unit Reskrim Polsek Todanan langsung bergerak menuju Polresta Cilacap untuk melakukan konfirmasi dan pemeriksaan mendalam. Hasilnya, ketiga pelaku mengakui telah membobol Toko Bima Perkasa di Todanan," ucap Kapolres Blora.

Disampaikan, dari tangan para tersangka dan tempat kejadian perkara, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 10 bungkus rokok yang tercecer di belakang toko, satu buah tangga bambu yang digunakan memanjat, satu buah linggis dan obeng sebagai alat pembobol, serta uang tunai sebesar Rp 1.200.000,- yang merupakan uang sisa hasil penjualan rokok curian.

"Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan," tegas Kapolres Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Kodim 0721/Blora Percepat Pembangunan Jembatan Aramco Untuk Dukung Akses Masyarakat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Aramco di dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Rabu (20/5/2026), pengerjaan infrastruktur tersebut telah memasuki tahap penyelesaian pengecoran badan jembatan.

Pembangunan yang dilaksanakan personel Kodim 0721/Blora bersama masyarakat ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu membuka akses transportasi masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan infrastruktur, terutama saat musim hujan.

Di lokasi kegiatan, personel TNI bersama warga tampak bergotong royong melaksanakan berbagai tahapan pekerjaan dengan penuh semangat dan kebersamaan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan jembatan tersebut.

Selain membantu mempercepat proses pembangunan, kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat juga memberikan motivasi serta menumbuhkan semangat gotong royong warga dalam mendukung pembangunan di wilayahnya.

Keberadaan Jembatan Aramco nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas antarwilayah serta mendukung peningkatan perekonomian warga melalui kemudahan distribusi hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat pemasaran.

Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman dan terpencil.

Menurutnya, proses pengerjaan terus dipercepat agar manfaat jembatan dapat segera dirasakan masyarakat.

“Pekerjaan terus kami tingkatkan secara bertahap. Saat ini sejumlah titik telah menyelesaikan tahap pengecoran badan jembatan. Kami berharap pembangunan ini dapat segera rampung sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Aramco bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga simbol hadirnya negara melalui TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah terpencil.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan.

“Kami bersama pemerintah daerah dan masyarakat terus bekerja sama menyelesaikan pembangunan ini. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama agar jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” tandasnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

55 Koperasi Merah Putih di Blora Diresmikan, Danrem 073/Makutarama Minta Manfaatkan Keberadaan KDKMP



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebanyak 55 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)  yang berada di 16  kecamatan di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah diresmikan secara serentak, pada Sabtu 16 Mei 2026. Peresmian tersebut serentak dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni 1.061 KDKMP di Seluruh Wilayah Republik Indonesia.

Peresmian Seluruh Indonesia dipusatkan di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, di Blora mengikuti secara virtual (zoom) yang dipusatkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.

Hadir Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Arm. Ezra Nathanael, beserta jajaran, Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Forkopimda Blora, Ketua TP PKK Kabupaten Blora beserta jajaran,  Kepala Perangkat Daerah terkait, Forkopimcam Ngawen, Lurah/Kepala Desa se-Kecamatan Ngawen, Pimpinan BUMN/ BUMD, Para ketua organisasi dan komunitas, Segenap pengurus KDKMP, dan warga desa Trembulrejo.

Bupati Blora, Arief Rohman berharap Kehadiran KDKMP ini mampu menjadi pilar penguat pangan, pertanian, dan sinergi lintas sektor di tingkat desa.  Sinergi antara jajaran TNI melalui Korem 073/Makutarama dan Kodim0721/Blora selama ini telah terbukti nyata, baik dalam pendampingan ketahanan pangan maupun pembinaan masyarakat.

"Kami berharap, dengan operasionalisasi KDKMP ini, kemitraan antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat dapat semakin solid demi kesejahteraan masyarakat Blora," harap Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora menjelaskan bahwa dari 295 Desa/Kelurahan di Kabupaten Blora, saat ini setidaknya 223 KDKMP sudah jadi dan sejumlah lainnya masih dalam proses, sedangkan  62 titik KDKMP belum dibangun.

"Untuk peresmian ini kami pusatkan Trembulrejo karena sudah berjalan sistem dan manajemennya. Tentunya ini menjadi salah satu contoh untuk KDKMP yang lain Kita berharap  KDKMP ini mampu menggerakan perekonomian masyarakat setempat dan saya juga harap keberadaan KDKMP ini bisa bekerja sama dengan MBG yang ada sehingga nantinya bisa bekerja sama dalam penyediaan kebutuhan bahan pokoknya," jelas Bupati Blora.

Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael  mengucapkan terimakasih atas Sinergi antara pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dengan jajaran TNI  hingga peresmian di Blora ini terlaksana.

"Kami harap setelah diresmikan ini nanti yang sudah beroperasi harus bisa berjalan secara maksimal. Program ini harus kita dukung bersama dan mari kita bersama sama bahu membahu memanfaatkan keberadaan KDKMP dengan baik," jelas Komandan Korem 073/Makutarama.

Komandan Korem 073/Makutarama mengajak, untuk mendukung bersama keberadaan KDKMP dan mendukung program Pemerintah untuk mencapai masyarakat yang adil dan sejahtera.

"Mari kita dukung program Pemerintah untuk mencapai masyarakat yang adil dan sejahtera," pinta Komandan Korem 073/Makutarama. (Humas/Redaksi)


Share:

Pengecoran Jembatan Aramco Todanan, Semangat Gotong Royong Kodim 0721/Blora dan Warga Luar Biasa!


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat terus terlihat dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Selasa (19/5/2026). Saat ini, pembangunan jembatan memasuki tahap penting, yakni pengecoran badan jembatan sebagai bagian dari proses percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur tersebut.

Di tengah kondisi medan yang cukup berat dan cuaca panas, personel Kodim 0721/Blora bersama warga tetap antusias melaksanakan pekerjaan pengecoran. Kebersamaan dan kekompakan terlihat saat personel TNI dan masyarakat bahu membahu mengangkut material, melakukan pengecoran, hingga merapikan konstruksi jembatan.

Koordinator lapangan pembangunan Jembatan Aramco, Letda Inf Taslan mengatakan, progres pembangunan terus menunjukkan hasil positif berkat sinergi dan kerja sama yang baik antara personel Kodim dan masyarakat setempat.

“Pengecoran badan jembatan mulai dilakukan sebagai tahapan penting menuju penyelesaian pembangunan. Semangat personel di lapangan bersama masyarakat sangat luar biasa. Mereka bekerja tanpa mengenal waktu demi menghadirkan akses yang layak bagi warga,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Aramco nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat pedesaan, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi dan distribusi hasil pertanian.

“Dengan hadirnya jembatan ini, mobilitas masyarakat akan lebih mudah, aman, dan cepat. Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Di lokasi pembangunan, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat tampak begitu kuat. Warga dari berbagai kalangan turut membantu proses pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga pelaksanaan pengecoran.

Melalui sinergi dan budaya gotong royong tersebut, pembangunan Jembatan Aramco diharapkan dapat segera selesai sehingga mampu membuka akses antarwilayah serta mendukung percepatan pembangunan dan kemajuan wilayah di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)
Share:

Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Inspeksi Mendadak di Pasar Pon Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Untuk memastikan kondisi hewan kurban sehat dan layak jual jelang Idul Adha, Bupati Blora, Arief Rohman inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pon Blora, tempat jual beli hewan sapi dan kambing, pada Sabtu 16 Mei 2026, bersama Sekretaris Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Lilik Setyawan, Kabid Kesehatan Hewan drh. Rasmiyana, serta tim kesehatan hewan.

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas jual beli hewan kurban (sapi dan kambing) di Pasar Pon Blora meningkat tajam, dalam satu hari, transaksi sapi di pasar hewan terbesar di Kabupaten Blora itu, diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

“Hari ini kami mengadakan tinjauan terkait kesiapan menjelang Idul Adha, kurang dua pasaran Pon lagi. Hari ini transaksi hampir mencapai 600 ekor lebih. Kalau rata-rata harga per ekor Rp 15 juta, berarti hampir ada 9- 12 miliaran rupiah perputaran ekonomi di sini. Bahkan tadi ada yang terjual sampai Rp 25 juta,” ungkap Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora menyampaikan bahwa tingginya aktivitas perdagangan hewan kurban tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Blora.

"Pedagang yang datang pun tidak hanya berasal dari Blora, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Pati, Solo, hingga Boyolali," ujar Bupati Blora.

Di Pasar Pon Blora, lanjut Bupati Blora,
jenis sapi yang paling banyak diperjualbelikan untuk kebutuhan kurban antara lain sapi Limousin, Simental, dan Peranakan Ongole (PO).

"Mayoritas sapi yang dijual merupakan sapi jantan dengan bobot berkisar 400 hingga 600 kilogram," ungkap Bupati Blora.

Dalam kesempatan itu, Bupati Blora  menerima sejumlah masukan dari pengunjung, terkait penataan Pasar Pon Blora, terutama kondisi lantai pasar yang dinilai perlu diperbaiki, agar lebih aman bagi hewan ternak.

“Tadi ada usulan terkait penataan Pasar Pon ini, apakah dipaving atau bagaimana nantinya agar sapinya tidak terpeleset,” kata Bupati Blora.

Selain meninjau aktivitas perdagangan, Bupati Blora bersama petugas kesehatan hewan, juga memantau proses pemeriksaan kesehatan ternak yang masuk ke area pasar. Setiap sapi yang datang dilakukan penyemprotan disinfektan serta pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan sapi bunting.

Dalam sidak tersebut, petugas memeriksa kondisi fisik hewan, mulai dari kesehatan mata, mulut, kulit, hingga kelengkapan dokumen kesehatan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

Bupati Blora mengimbau masyarakat agar membeli hewan kurban ditempat resmi dan memastikan ternak yang dibeli memiliki surat keterangan kesehatan dari petugas yang berwenang.

“Dengan adanya pemeriksaan ini, kami berharap masyarakat bisa memperoleh hewan kurban (sapi) yang aman, sehat, dan layak untuk dikurbankan,” kata Bupati Blora.

Pada kezempatan itu, Kabid Kesehatan Hewan DP4 Kabupaten Blora,  Rasmiyana menjelaskan bahwa  pemeriksaan rutin dilakukan karena aktivitas jual beli hewan kurban terus meningkat menjelang Idul Adha.

"Hewan yang dinyatakan sehat kemudian diberi tanda khusus agar mudah dikenali pembeli," ucap Kabid Kesehatan Hewan DP4 Blora.

Sementara itu, para pedagang menyambut baik pelaksanaan sidak tersebut, salah satu pedagang, Miyono  menilai pemeriksaan kesehatan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hewan yang dijual di pasar pon.

"Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang dan pembeli mengenai ciri-ciri hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat, seperti usia hewan yang cukup, kondisi fisik tidak cacat, serta memiliki nafsu makan yang baik," tandas Pedagang Pasar Pon. (Humas/Redaksi)

Share:

Gotong Royong TNI dan Masyarakat Bangun Jembatan Aramco di Karanganyar Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali ditunjukkan prajurit Kodim 0721/Blora melalui jajaran Koramil 14/Todanan bersama masyarakat dalam pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Senin (18/5/2026).

Dengan penuh semangat, anggota TNI bersama warga bahu-membahu melaksanakan pembangunan jembatan yang nantinya menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat. Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah.

Di sela kegiatan gotong royong, PS. Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, melalui kegiatan gotong royong tersebut diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu mempercepat pembangunan di wilayah.

“Sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mendukung kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tegasnya.

Dengan kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Aramco diharapkan dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta meningkatkan roda perekonomian warga sekitar. (Pendim/Redaksi)


Share:

Pengkab Pelti Kerja Sama Dengan UNY, Latih Petenis Usia 8–12 Tahun di Blora



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Bupati Blora, Arief Rohman mengapresiasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sekaligus penelitian yang dilakukan Universitas Negeri Yogyakarta, yang salah satunya melalui pembinaan untuk potensi olahraga tenis lapangan di Kabupaten Blora.

Adapun program yang diselenggarakan tersebut berupa Pelatihan Implementasi Model Latihan Forehand dan Backhand Groundstroke Berbasis Acentos Method untuk Peningkatan Konsistensi bagi Petenis Usia 8–12 Tahun Kabupaten Blora, yang digelar melalui kerja sama UNY dengan berkolaborasi dengan Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pengkab Pelti) Blora.

Dihadiri puluhan petenis anak-anak, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Blora, pada Jumat 15 Mei 2026, di lapangan tenis rumah dinas Bupati Blora, hadir Ketua Pengkab Pelti Blora Eko Rubiyanto, dan tim peneliti UNY, dipimpin Prof. Dr. Ngatman.

Bupati Blora, Arief Rohman  menyampaikan rasa apresiasi kepada tim akademisi UNY yang telah menghadirkan kegiatan berbasis riset untuk mendukung pembinaan olahraga di Kabupaten Blora.

“Saya atas nama pemerintah Kabupaten Blora memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Tim Guru Besar UNY, ini Pak Ngatman dan rombongan yang sudah melaksanakan banyak kegiatan di Kabupaten Blora,” kata Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, pelatihan ini menjadi bukti nyata sinergi dengan dunia dalam menghadirkan inovasi yang langsung dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Dan ini tadi disampaikan, ini adalah salah satu bentuk konkret, nyata dari hilirisasi hasil penelitian akademis di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Blora,” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora menilai bahwa potensi olahraga tenis di Kabupaten Blora cukup besar, terutama dari kalangan anak-anak yang memiliki minat terhadap olahraga tersebut.

“Kita tahu bahwa hanya potensi anak-anak kita yang hobi tenis ini di Blora lumayan bagus, lumayan banyak, sehingga kami berharap nantinya dari penelitian ini, dengan metode ini, ini akan menghasilkan suatu rekomendasi atau suatu hasil yang bisa meningkatkan prestasi anak-anak kita,” ucap Bupati Blora.

Lebih lanhut, Bupati Blora menyampaikan bahwa pendekatan ilmiah dalam pembinaan olahraga menjadi hal penting untuk meningkatkan kualitas atlet sejak usia dini.

“Bagaimana dipenelitian ini, tadi disampaikan tentang sentuhan sports science, terus kemudian mungkin nanti soal kemampuan membaca arah bola, kecepatan mengambil keputusan, terus ketepatan teknik pukulan, dan juga bagaimana mengevaluasi permainan anak-anak ini. Tentunya ini adalah aspek-aspek yang nanti akan diteliti,” jelas Bupati Blora.

Bupati Blora mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya agar ilmu dan metode latihan yang diperoleh dapat meningkatkan kemampuan bermain tenis.

“Dan muaranya adalah meningkatkan prestasi untuk anak-anak kita. Semoga ini dari generasi ini yang sudah dilakukan pembinaan, nanti akan menghasilkan bibit nggul untuk nanti berprestasi di tingkat regional, di tingkat nasional, maupun di tingkat internasional,” tandas Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Ketua Tim PKM dan Penelitian UNY, Ngatman menjelaskan bahwasannya latar belakang kegiatan ini merupakan salah satu program hilirisasi hasil penelitiannya.

"Dengan harapan dari hasil atau temuan model latihan baru ini nanti bisa dipakai sebagai salah satu alternatif untuk memberikan pelatihan dalam penanaman teknik dasar yang benar dalam bermain tenis, khususnya untuk teknik forehand dan backhand groundstroke,” kata Ketua Tim PKM dan Penelitian UNY.

Ketua Tim PKM dan Penelitian UNY. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah UNY memperkuat kerja sama dengan Kabupaten Blora, termasuk dalam rencana pembukaan program studi di luar kampus utama UNY.

“Kemudian yang kedua, memang kewajiban kami dalam hal ini UNY karena salah satu programnya adalah memobilisasi beberapa kegiatan yang ada di UNY sehubungan dengan akan dibukanya program studi di luar kampus utama UNY di Kabupaten Blora dengan harapannya kegiatan-kegiatan yang berbasis pada pengabdian bahkan nanti baksos di Kabupaten Blora,” tandas Ketua Tim PM dan Penelitian UNY. (Humas/Redaksi)


Share:

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Pengkolrejo Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Semangat kebersamaan dan gotong royong tampak nyata dalam proses pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berada di Dukuh Gabeng, Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Minggu (17/5/2026). Anggota Tentara Nasional Indonesia dari Kodim 0721/Blora bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pekerjaan pembangunan demi mempercepat penyelesaian akses penghubung vital bagi warga.

Kegiatan gotong royong tersebut meliputi sejumlah pekerjaan fisik, diantaranya pengecoran konstruksi jembatan. Kebersamaan antara personel TNI dan masyarakat tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga semakin mempererat hubungan kekeluargaan dan sinergitas di wilayah.

Partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda menunjukkan tingginya dukungan warga terhadap pembangunan infrastruktur desa yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan perekonomian masyarakat setempat.

Di tempat terpisah, Komandan Koramil 15/Japah Kapten Czi Didik Pujiono menyampaikan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.

“Dengan adanya kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan masyarakat, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan serta dapat diselesaikan lebih cepat,” ujarnya.

Ia juga berharap semangat gotong royong dan kekompakan tersebut terus terjaga sebagai budaya positif dalam mendukung pembangunan serta memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Hot News

Dandim 0721/Blora Pimpin Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Sendangwungu

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kodim 0721/Blora secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »