Babinsa Koramil 11/Jati Monitoring Pembangunan KDKMP di Singget Blora



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Personel Babinsa Koramil 11/Jati, Kopka Ahmad Rumman melaksanakan monitoring lanjutan terhadap pekerjaan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Desa Singget, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Minggu, 05 April 2026.

Monitoring dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta mengecek kualitas pekerjaan dan material yang digunakan. Babinsa hadir langsung di lokasi untuk melihat tahapan pembangunan yang sedang berlangsung dan berdialog dengan pekerja.

Kopka Ahmad Rumman menyampaikan bahwa pendampingan Babinsa merupakan wujud dukungan TNI dalam menyukseskan program pemerintah di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Koperasi Desa Merah Putih ini nantinya diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi warga, sehingga kami pastikan pembangunannya berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.

Pembangunan KDKMP di Desa Singget mendapat perhatian serius karena koperasi ini akan menjadi wadah usaha bersama masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal, mulai dari pertanian, perdagangan, hingga jasa. Keberadaannya diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Selain memantau fisik bangunan, Babinsa juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan. Berdasarkan hasil pemantauan, progres pembangunan dilaporkan berjalan baik dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.

Dengan pendampingan aktif dari Babinsa, diharapkan pembangunan KDKMP di Desa Singget dapat selesai sesuai target waktu dan segera difungsikan untuk kepentingan ekonomi masyarakat desa. (Pendim/Redaksi)
Share:

Blora Jadi Pilot Project Nasional: Akan Dibangun.Pabrik Bioetanol


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
Kabupaten Blora mencetak sejarah baru dalam peta ketahanan energi nasional. Tak hanya sukses menjadi lumbung jagung, Bumi Mustika kini diproyeksikan menjadi titik awal pengembangan industri bioetanol berbasis jagung di Indonesia.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal 1 dan Tanam Jagung Serentak Kuartal 2 di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Jumat 3 April 2026.

Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI, Dr. Yudi Sastro  mengungkapkan rencana besar pemerintah untuk membangun pabrik bioetanol di Blora. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas status Blora sebagai daerah swasembada jagung.

"InshaAllah, pabrik bioetanol akan kita mulai dari Blora. Kita garap dari hulu hingga hilir dalam bentuk bioenergi. Tim kami akan turun langsung melakukan pendampingan. Potensi jagung di Blora sangat besar, dan ini saatnya kita kembangkan etanol jagung mulai dari sini," tegas Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI.

Senada dengan hal tersebut, Panglima Kopassus, Letjen TNI Jon Afriandi menekankan pentingnya kedaulatan energi yang lahir dari ketahanan pangan. Ia mengapresiasi langkah Bupati Blora dalam memfasilitasi integrasi tersebut.

"Luar biasa, jagung bukan cuma pangan tapi juga energi. Kita harapkan Blora menjadi pilot project. Sumber dayanya sangat cocok. Mari kita bergerak dari Blora untuk bangsa, meningkatkan ketahanan pangan sekaligus kedaulatan energi Indonesia," ujar Letjen Jon Afriandi.

Sementara itu, salah satu petani lokal dari Randublatung, Bambang Sunarto
menyambut baik rencana besar ini. Ia berharap program ini tidak hanya mengangkat nama Blora di level nasional melalui jagung, tetapi juga sektor pendukung lainnya.

"Harapan kami, Blora juga bisa menjadi daerah peternakan nomor satu. Dari Randublatung, kita angkat potensi Blora lainnya ke tingkat nasional," harap Bambang Sunarto.

Selain isu jagung, kehadiran Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani membawa angin segar bagi para petani tebu di Blora. Ia menegaskan komitmen Bulog untuk mengawal distribusi hasil panen tebu petani dan melakukan pembenahan internal di PT Gendhis Multi Manis (GMM) Todanan.

"Saya imbau petani tebu tidak perlu bimbang dan ragu, Bulog akan bantu menyalurkan hasil panen. Kami juga sedang memproses usulan perbaikan GMM, termasuk reorganisasi direksi dengan melibatkan putra-putri terbaik Blora," ungkap Dirut Bulog.

Bupati Blora, Arief Rohman menegaskan bahwa sinergi antara Pemkab, TNI, Kementan, dan Bulog adalah kunci untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Kolaborasi ini adalah bukti bahwa Blora siap menjadi penopang utama pangan dan energi nasional," tandas Bupati Blora. (Humas/Redaksi) 


Share:

Sinergi TNI-Rakyat, Kebut Pembangunan Jembatan Garuda di Jati Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Personel Koramil 11/Jati, Kodim 0721/Blora, bersama masyarakat Desa Jati, Kecamatan Jati, terus mempercepat pembangunan Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Dukuh Jati, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa guna menunjang konektivitas dan mobilitas warga.

Sejak pagi hari, personel TNI bersama warga bahu-membahu melaksanakan pekerjaan pembangunan, mulai dari pembuatan pondasi di bantaran sungai, pengangkutan material secara manual, hingga proses pengecoran pondasi jembatan.

Jembatan beton dengan panjang 15 meter dan lebar 4 meter ini merupakan Jembatan Garuda pertama di Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Pembangunannya merupakan bagian dari program bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang direalisasikan melalui Kementerian Pertahanan RI bersama TNI Angkatan Darat.

Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta menyediakan akses yang aman, khususnya bagi para pelajar.

Babinsa Desa Jati, Koptu Pujiono, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan sangat penting mengingat jembatan tersebut menjadi akses vital bagi warga, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat.

Di lapangan, proses pembangunan tidak lepas dari berbagai kendala, diantaranya kondisi tanah yang labil sehingga kerap terjadi longsoran yang menutup lubang pondasi, serta keterbatasan sarana yang mengharuskan pengangkutan material dilakukan secara manual.

Sementara itu, Danramil 11/Jati, Kapten Inf Puryanto, mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat bersama personel TNI dalam menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.

“Jembatan Garuda ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Dengan keterlibatan TNI, proses pengerjaan dapat dipercepat. Diharapkan pembangunan segera selesai sehingga mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Jati dan sekitarnya,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Visualisasi Jalan Salib di Gereja Santo Pius X Blora, Mengenang Kesengsaraan Yesus Kristus



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Umat Katolik di Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggelar visualisasi Jalan Salib di lingkungan Gereja Santo Pius X Blora, pada Jumat 3 April 2026.

Cuaca pagi yang sejuk di lingkungan gereja Santo Pius X menjadi spirit religius dan membangkitkan keimanan umat Katolik sehingga visualisasi Jalan Salib berjalan khidmat, tertib dan lancar dalam rangka memperingati wafat Yesus Kristus.

Romo Kepala Paroki Santo Pius X Blora, Benediktus Prima Novianto Saputro menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa atas pelaksanaan visualisasi Jalan Salib yang diperankan oleh remaja Katolik (Rekat), Orang Muda Katolik (OMK) dan anggota komsos setempat serta para orang tua.

“Kami dari gereja Santo Pius X Blora, hari ini menampilkan visualisasi Jalan Salib, yaitu peristiwa penyaliban Tuhan Yesus. Kali ini divisualisasi di sekitar gereja dan di dalam gereja. Para pemain adalah anak-anak remaja Katolik, anak muda Katolik juga dibantu oleh anggota Komsos dan para orang tua,” jelas Romo Benediktus Prima Novianto Saputro, setelah acara visualissasi Jalan Salib.

Jadi, lanjut Romo Benediktus Prima Novianto Saputro, mereka bergabung bersama-sama, untuk menampilkan visualisasi Jalan Salib, yang terbaik.

“Dan hari ini juga dihadiri oleh umat Katolik, mereka melihat bahwa anak-anak dapat memerankan visualisasi Jalan Saib ini dengan baik. Kami sangat bersyukur, jerih payah anak-anak, latihan mereka tidak sia-sia, dan akhirnya bisa tampil pula dengan baik,” ungkap Romo Benediktus Prima Novianto Saputro.

Dalam visualisasi tersebut, menurut Romo Benediktus Prima Novianto Saputro, anak-anak diajak untuk menghayati peran, bagaimana Tuhan Yesus itu menderita. Ia menyelamatkan manusia dengan jalan penderitaan dan wafat di kayu salib.

"Melalui visualisasi tersebut, supaya umat lebih benar-benar menghayati kisah sengsara Yesus yang sudah menebus dosa umat manusia, supaya umat berani melayani seperti apa yang telah diteladankan oleh Yesus Kristus ini," pinta Romo Benediktus Prima Novianto Saputro. (Humas/Redaksi)
Share:

Bawa Solusi untuk Petani Tebu Blora, Dirut Bulog Janji Rombak PG GMM dan Serap Tebu Rakyat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
Kabar segar bagi para petani tebu di Kabupaten Blora datang langsung dari pucuk pimpinan Perum BULOG. Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan kunjungan kerja maraton untuk memastikan stabilitas industri pangan di daerah tersebut, Jumat (3/4/2026).

Memulai agenda dengan berdiskusi bersama perwakilan petani tebu hingga melakukan panen jagung di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Rizal menegaskan bahwa Bulog tidak akan tinggal diam terhadap kendala yang dihadapi petani lokal.

Rizal menyampaikan bahwa langkah pertama yang diambil adalah memberikan jaminan pasar bagi hasil panen masyarakat.

"Perum Bulog bersedia membantu menyerap seluruh tebu petani Blora untuk disalurkan ke empat pabrik gula milik negara di wilayah Jawa Tengah. Ini adalah langkah antisipasi sambil kita menunggu perbaikan Pabrik Gula GMM Bulog selesai," tegasnya di sela-sela kunjungan.

Tak hanya soal serapan hasil tani, restrukturisasi besar-besaran juga akan menyasar internal manajemen pabrik. Rizal mengungkapkan komitmennya untuk membawa semangat baru dengan melibatkan tenaga ahli lokal.

"Kami akan segera melakukan penggantian direksi pimpinan dan pengurus Pabrik Gula GMM Bulog dengan melibatkan potensi putra daerah," tambahnya.

Dari sisi teknis produksi, Dirut Bulog memastikan adanya perubahan orientasi mesin pabrik agar lebih berpihak pada petani.

Menurutnya, mesin yang ada saat ini akan dimodifikasi total. "Kami memastikan akan memperbaiki mesin Pabrik Gula GMM Bulog. Yang tadinya mesin untuk gula rafinasi dan gula tebu, akan diubah semuanya hanya fokus untuk gula tebu petani," jelas Rizal.

Terakhir, Rizal meredam kekhawatiran mengenai nasib para pekerja selama masa transisi perbaikan pabrik. Ia menjamin operasional SDM tetap berjalan meski pabrik sedang dalam tahap renovasi mesin.

"Untuk sementara waktu, kami akan memberdayakan SDM pekerja untuk disalurkan ke beberapa perusahaan Bulog di sekitar Blora, mencakup wilayah Jateng-DIY. Tujuannya agar pekerja tetap bisa produktif dan bekerja sambil menunggu perbaikan Pabrik Gula GMM Bulog tuntas," pungkasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik balik bagi kemajuan sektor perkebunan di Blora, sekaligus memperkuat peran Bulog sebagai penyangga kedaulatan pangan nasional hingga ke level daerah. (Humas/Redaksi) 


Share:

Babinsa Koramil Kedungtuban Pantau Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Proses pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, terus mendapat pendampingan dari aparat kewilayahan setempat.

Babinsa Koramil 08/Kedungtuban, Sertu Ngadimin, melakukan pemantauan langsung di lokasi pembangunan koperasi yang merupakan bagian dari desa binaannya. Dalam kegiatan tersebut, ia juga berkoordinasi dengan perangkat desa terkait progres pengerjaan yang saat ini memasuki tahap pengecoran lantai.

Sertu Ngadimin menegaskan pentingnya pengawasan di lapangan guna memastikan kualitas pembangunan sesuai standar teknis.

“Kami hadir untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar teknis, karena ini akan menjadi aset penting bagi masyarakat desa,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Ia berharap, keberadaan koperasi tersebut nantinya mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga Desa Sogo.

“Semoga koperasi ini menjadi pusat aktivitas ekonomi dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Danramil 08/Kedungtuban, Kapten Czi Sundiro, membenarkan adanya pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa. Menurut dia, kehadiran Babinsa turut membantu menjaga disiplin kerja sekaligus memperlancar komunikasi antara warga dan pelaksana kegiatan.

“Dengan pengawasan yang terus dilakukan, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

TNI Percepat Pembangunan Jembatan Garuda di Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — TNI AD melalui Kodim 0721/Blora bersama masyarakat mempercepat pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (4/4).

Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun mengatakan, progres pembangunan saat ini telah memasuki tahap pembangunan pondasi siklop di kedua sisi jembatan.

“pembangunan pondasi dilakukan sebagai bagian dari penguatan struktur dasar jembatan,” kata Maningsun.

Ia menyampaikan, pembangunan jembatan tersebut bertujuan menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak digunakan dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Menurut dia, jembatan yang baru dirancang lebih kokoh dan aman guna menunjang aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.

Jembatan Garuda memiliki peran strategis sebagai akses penghubung warga, khususnya dalam mendukung kegiatan pendidikan dan perekonomian masyarakat setempat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Babinsa Nglungger Turun Tangan Pantau Pembangunan Koperasi Merah Putih


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Nglungger, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora terus digenjot guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.

Pembangunan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sektor ekonomi berbasis desa. Babinsa Koramil 10/Kradenan, Kodim 0721/Blora, Sertu Bunawan aktif memantau sekaligus membantu langsung proses pembangunan di lapangan, Jumat (03/4/2026).

Kehadirannya tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pekerjaan fisik bersama para tukang.

Dalam kesehariannya Sertu Bunawan turut membantu pekerjaan seperti plamir dan pengecatan dinding bangunan.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap keberhasilan program di wilayah binaannya, sekaligus mempercepat proses penyelesaian pembangunan.

“Kami terus memantau perkembangan pembangunan KDKMP agar berjalan sesuai rencana. Jika dibutuhkan, kami juga turut membantu pekerjaan di lapangan untuk mempercepat proses penyelesaian,” ujar Sertu Bunawan.

Kehadiran Babinsa pun memberikan semangat bagi warga, serta memperkuat sinergi dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Jasad Lansia yang Hanyut di Sungai Wulung Blora Ditemukan Sejauh 2 KM, Polisi: Korban Murni Tenggelam

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri akhirnya berhasil menemukan jasad R (74), seorang nenek yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Wulung, Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (2/4/2026) pagi setelah dilakukan pencarian intensif selama 24 jam.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasihumas AKP Midiyono, S.H. membenarkan penemuan tersebut. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB di aliran sungai yang masuk wilayah Desa Gondel, atau sekitar 2 kilometer dari titik awal keberadaan korban.

"Setelah dilakukan pencarian dan penyisiran oleh tim BPBD dan Basarnas selama kurang lebih 24 jam, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi oleh petugas," ujar AKP Midiyono.

Berdasarkan kronologi kejadian, korban diketahui sempat berada di pinggiran sungai pada Selasa (31/3/2026) malam. Keesokan harinya, Rabu (1/4/2026) pagi, saksi M (59) sempat membujuk korban untuk pulang ke rumah, namun korban menolak. Saat saksi kembali ke lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, korban sudah tidak ditemukan di tempat semula.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa korban selama ini dikenal warga memiliki riwayat gangguan mental serta penglihatan (katarak). Menurut informasi warga sekitar, R sudah berulang kali mencoba turun ke dasar sungai, namun sebelumnya selalu berhasil diselamatkan oleh warga.

"Korban diketahui sudah pikun dan mengalami gangguan mental. Kondisi arus sungai saat kejadian juga terpantau cukup deras," tambahnya.

Tim medis dari Puskesmas Ketuwan yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

"Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban meninggal dunia murni akibat tenggelam. Tidak ada tanda kekerasan. Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan selesai, jenazah langsung kami serahkan kepada pihak perangkat desa untuk dimakamkan secara layak," pungkas AKP Midiyono.

Dalam proses evakuasi ini, sejumlah unsur terlibat mulai dari Polsek Kedungtuban, Koramil, BPBD Blora, Basarnas, Satpol PP, hingga tim kesehatan dan perangkat desa setempat. (Humas/Redaksi)
Share:

Hot News

Babinsa Koramil 11/Jati Monitoring Pembangunan KDKMP di Singget Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Personel Babinsa Koramil 11/Jati, Kopka Ahmad Rumman melaksanakan monitoring lanjutan terhada...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »