Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Capai 80 Persen, Perkuat Akses dan Perekonomian Warga
HKG PKK Tingkat Jateng Diperingati di Blora, Wagub Apresiasi Inovasi Kencan Bumil dan SIM PKK
Dandim 0721/Blora Pimpin Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Sendangwungu
Polres Blora Ringkus Komplotan Spesialis Pembobol Toko di Todanan, Kerugian Pemilik Capai Rp 45 Juta
Kodim 0721/Blora Percepat Pembangunan Jembatan Aramco Untuk Dukung Akses Masyarakat
55 Koperasi Merah Putih di Blora Diresmikan, Danrem 073/Makutarama Minta Manfaatkan Keberadaan KDKMP
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebanyak 55 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berada di 16 kecamatan di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah diresmikan secara serentak, pada Sabtu 16 Mei 2026. Peresmian tersebut serentak dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni 1.061 KDKMP di Seluruh Wilayah Republik Indonesia.
Peresmian Seluruh Indonesia dipusatkan di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, di Blora mengikuti secara virtual (zoom) yang dipusatkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.
Hadir Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Arm. Ezra Nathanael, beserta jajaran, Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Forkopimda Blora, Ketua TP PKK Kabupaten Blora beserta jajaran, Kepala Perangkat Daerah terkait, Forkopimcam Ngawen, Lurah/Kepala Desa se-Kecamatan Ngawen, Pimpinan BUMN/ BUMD, Para ketua organisasi dan komunitas, Segenap pengurus KDKMP, dan warga desa Trembulrejo.
Bupati Blora, Arief Rohman berharap Kehadiran KDKMP ini mampu menjadi pilar penguat pangan, pertanian, dan sinergi lintas sektor di tingkat desa. Sinergi antara jajaran TNI melalui Korem 073/Makutarama dan Kodim0721/Blora selama ini telah terbukti nyata, baik dalam pendampingan ketahanan pangan maupun pembinaan masyarakat.
"Kami berharap, dengan operasionalisasi KDKMP ini, kemitraan antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat dapat semakin solid demi kesejahteraan masyarakat Blora," harap Bupati Blora.
Lebih lanjut, Bupati Blora menjelaskan bahwa dari 295 Desa/Kelurahan di Kabupaten Blora, saat ini setidaknya 223 KDKMP sudah jadi dan sejumlah lainnya masih dalam proses, sedangkan 62 titik KDKMP belum dibangun.
"Untuk peresmian ini kami pusatkan Trembulrejo karena sudah berjalan sistem dan manajemennya. Tentunya ini menjadi salah satu contoh untuk KDKMP yang lain Kita berharap KDKMP ini mampu menggerakan perekonomian masyarakat setempat dan saya juga harap keberadaan KDKMP ini bisa bekerja sama dengan MBG yang ada sehingga nantinya bisa bekerja sama dalam penyediaan kebutuhan bahan pokoknya," jelas Bupati Blora.
Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael mengucapkan terimakasih atas Sinergi antara pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dengan jajaran TNI hingga peresmian di Blora ini terlaksana.
"Kami harap setelah diresmikan ini nanti yang sudah beroperasi harus bisa berjalan secara maksimal. Program ini harus kita dukung bersama dan mari kita bersama sama bahu membahu memanfaatkan keberadaan KDKMP dengan baik," jelas Komandan Korem 073/Makutarama.
Komandan Korem 073/Makutarama mengajak, untuk mendukung bersama keberadaan KDKMP dan mendukung program Pemerintah untuk mencapai masyarakat yang adil dan sejahtera.
"Mari kita dukung program Pemerintah untuk mencapai masyarakat yang adil dan sejahtera," pinta Komandan Korem 073/Makutarama. (Humas/Redaksi)
Pengecoran Jembatan Aramco Todanan, Semangat Gotong Royong Kodim 0721/Blora dan Warga Luar Biasa!
Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Inspeksi Mendadak di Pasar Pon Blora
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Untuk memastikan kondisi hewan kurban sehat dan layak jual jelang Idul Adha, Bupati Blora, Arief Rohman inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pon Blora, tempat jual beli hewan sapi dan kambing, pada Sabtu 16 Mei 2026, bersama Sekretaris Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Lilik Setyawan, Kabid Kesehatan Hewan drh. Rasmiyana, serta tim kesehatan hewan.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas jual beli hewan kurban (sapi dan kambing) di Pasar Pon Blora meningkat tajam, dalam satu hari, transaksi sapi di pasar hewan terbesar di Kabupaten Blora itu, diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
“Hari ini kami mengadakan tinjauan terkait kesiapan menjelang Idul Adha, kurang dua pasaran Pon lagi. Hari ini transaksi hampir mencapai 600 ekor lebih. Kalau rata-rata harga per ekor Rp 15 juta, berarti hampir ada 9- 12 miliaran rupiah perputaran ekonomi di sini. Bahkan tadi ada yang terjual sampai Rp 25 juta,” ungkap Bupati Blora.
Menurut Bupati Blora menyampaikan bahwa tingginya aktivitas perdagangan hewan kurban tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Blora.
"Pedagang yang datang pun tidak hanya berasal dari Blora, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Pati, Solo, hingga Boyolali," ujar Bupati Blora.
Di Pasar Pon Blora, lanjut Bupati Blora,
jenis sapi yang paling banyak diperjualbelikan untuk kebutuhan kurban antara lain sapi Limousin, Simental, dan Peranakan Ongole (PO).
"Mayoritas sapi yang dijual merupakan sapi jantan dengan bobot berkisar 400 hingga 600 kilogram," ungkap Bupati Blora.
Dalam kesempatan itu, Bupati Blora menerima sejumlah masukan dari pengunjung, terkait penataan Pasar Pon Blora, terutama kondisi lantai pasar yang dinilai perlu diperbaiki, agar lebih aman bagi hewan ternak.
“Tadi ada usulan terkait penataan Pasar Pon ini, apakah dipaving atau bagaimana nantinya agar sapinya tidak terpeleset,” kata Bupati Blora.
Selain meninjau aktivitas perdagangan, Bupati Blora bersama petugas kesehatan hewan, juga memantau proses pemeriksaan kesehatan ternak yang masuk ke area pasar. Setiap sapi yang datang dilakukan penyemprotan disinfektan serta pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan sapi bunting.
Dalam sidak tersebut, petugas memeriksa kondisi fisik hewan, mulai dari kesehatan mata, mulut, kulit, hingga kelengkapan dokumen kesehatan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).
Bupati Blora mengimbau masyarakat agar membeli hewan kurban ditempat resmi dan memastikan ternak yang dibeli memiliki surat keterangan kesehatan dari petugas yang berwenang.
“Dengan adanya pemeriksaan ini, kami berharap masyarakat bisa memperoleh hewan kurban (sapi) yang aman, sehat, dan layak untuk dikurbankan,” kata Bupati Blora.
Pada kezempatan itu, Kabid Kesehatan Hewan DP4 Kabupaten Blora, Rasmiyana menjelaskan bahwa pemeriksaan rutin dilakukan karena aktivitas jual beli hewan kurban terus meningkat menjelang Idul Adha.
"Hewan yang dinyatakan sehat kemudian diberi tanda khusus agar mudah dikenali pembeli," ucap Kabid Kesehatan Hewan DP4 Blora.
Sementara itu, para pedagang menyambut baik pelaksanaan sidak tersebut, salah satu pedagang, Miyono menilai pemeriksaan kesehatan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hewan yang dijual di pasar pon.
"Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang dan pembeli mengenai ciri-ciri hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat, seperti usia hewan yang cukup, kondisi fisik tidak cacat, serta memiliki nafsu makan yang baik," tandas Pedagang Pasar Pon. (Humas/Redaksi)
Gotong Royong TNI dan Masyarakat Bangun Jembatan Aramco di Karanganyar Blora
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali ditunjukkan prajurit Kodim 0721/Blora melalui jajaran Koramil 14/Todanan bersama masyarakat dalam pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Senin (18/5/2026).
Dengan penuh semangat, anggota TNI bersama warga bahu-membahu melaksanakan pembangunan jembatan yang nantinya menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat. Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah.
Di sela kegiatan gotong royong, PS. Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, melalui kegiatan gotong royong tersebut diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu mempercepat pembangunan di wilayah.
“Sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mendukung kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tegasnya.
Dengan kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Aramco diharapkan dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta meningkatkan roda perekonomian warga sekitar. (Pendim/Redaksi)
Hot News
Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Capai 80 Persen, Perkuat Akses dan Perekonomian Warga
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Dusun Kemuneng, Desa Karanganyar, Kecamatan Tod...





