Pria Asal Tuban Jatim Diduga Selundupkan 200 LPG 3 Kilogram Ditangkap Polisi Blora



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) — Satuan Reserse Kriminal Polres Blora Polda Jawa Tengah menggagalkan upaya penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar gas jenis LPG 3 kilogram bersubsidi.

Seorang pria berinisial FS (38), warga Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban Jawa Timur, diamankan petugas saat melintas di wilayah Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat perihal adanya kendaraan yang mencurigakan di jalan raya Blora – Cepu.

"Petugas mendapatkan informasi terkait satu unit kendaraan pick up Mitsubishi L300 dengan nomor polisi S-8220-HM yang mengangkut muatan tertutup terpal dengan bak yang dimodifikasi lebih tinggi," jelas Kapolres Blora kepada awak media, Senin 20 April 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, lanjut Kapolres Blora, petugas kemudian memberhentikan kendaraan tersebut di Jalan Raya Blora – Cepu KM-7, tepatnya disebelah timur Pasar Jepon, Kelurahan Jepon, pada Kamis 9 April 2026, sekira pukul 20.00 WIB.

Saat dilakukan pemeriksaan, kata Kapolres Blora, petugas menemukan 200 tabung gas LPG 3 kilogram  bersubsidi dalam keadaan berisi. Berdasarkan hasil interogasi awal, ratusan tabung gas tersebut diduga berasal dari wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dan rencananya akan dipasarkan secara ilegal di wilayah Kabupaten Blora.

"Tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Blora untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Akibat perbuatan ini, negara diperkirakan mengalami kerugian materiil sebesar Rp 3.800.000," ungkap  Kapolres Blora.

Lebih lanjut, Kapolres Blora menjelaskan bahwa selain mengamankan tersangka FS, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya satu unit armada pick up L300 warna hitam, 200 tabung LPG 3 kilogram, satu buah terpal, troli besi, sejumlah plastik segel berwarna kuning, serta satu unit ponsel.

"Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang Perubahan atas UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, pelaku terancam hukuman pidana penjara paling lama enam tahun serta denda paling banyak Rp 60 miliar," tandas Kapolres Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

IPAL Belum Standar, Dapur SPPG Bogowanti Blora Terancam Ditutup Sementara


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Desa Bogowanti, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora Jawa Tengah, belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar, temuan ini memicu perhatian serius dari Satuan Tugas MBG Kabupaten Blora.

Fakta IPAL belum sesuai standar tersebut terungkap dalam sidak, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora saat  melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara langsung, pada Senin 20 April 2026.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora  didampingi Kepala Dinas Kesehatan Blora meninjau sejumlah titik, mulai dari area dapur, lokasi pengolahan limbah, hingga lingkungan sekitar yang diduga terdampak pembuangan limbah dari SPPG.

“Kami hadir menindaklanjuti laporan dari warga bahwasanya IPAL-nya belum memenuhi standar. Dan kebetulan pembuangan IPAL-nya meluber ke tetangga, kita lihat-lihat SPPG-nya sudah memenuhi standar tapi ada satu yang belum dipenuhi adalah IPAL,” ungkap Ketua Satgas MBG Blora.

Satgas MBG Blora sebelumnya telah menegaskan kepada seluruh dapur SPPG, agar memenuhi standar kelayakan, termasuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta IPAL sesuai ketentuan.

“Kemarin satu bulan yang lalu sudah saya kumpulkan, bahwasana saya nyuwun tulung karena ini memang perintah aturan dari BGN bahwa harus ada SLHS dan IPAL, dan saya sudah beri waktu sampai dengan 1 April 2026, dan tadi sudah saya cek IPAL  belum memenuhi standar,” imbuh Ketua Satgas MBG Blora.

Atas temuan tersebut, Ketua Satgas MBG Blora langsung melaporkan kondisi itu kepada Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Blora untuk segera ditindaklanjuti.

Tak hanya itu, Ketua Satgas MBG Blora juga mengusulkan agar operasional dapur Bogowanti tersebut dihentikan sementara hingga seluruh standar dipenuhi.

“Terkait IPAL ini sudah melenceng dari perjanjian, mau tidak mau hari ini saya laporkan ke korwil, apa tindakan korwil, saran dari BGN kalau tidak ada SLHS dan IPAL maka ditutup sementara, keputusan ada di tangan korwil,” tandas Ketua Satgas MBG Blora. (Kudnadi Saputro)


Share:

Pemasangan Rangka Besi Dimulai, Pembangunan Jembatan Garuda Blora Masuki Tahap Krusial


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memasuki tahap krusial dengan dimulainya pemasangan rangka besi dan bondek, Selasa (21/4/2026).

Tahap ini menjadi penentu dalam percepatan penyelesaian proyek jembatan yang diharapkan segera dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung vital antarwilayah.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/Banjarejo, Kapten Inf Munawar, mengatakan pemasangan rangka besi merupakan bagian inti dari konstruksi jembatan yang membutuhkan ketelitian tinggi serta koordinasi yang solid di lapangan.

“Pemasangan rangka besi dan bondek ini merupakan struktur utama jembatan. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai perencanaan dan standar teknis agar hasilnya kokoh dan aman digunakan,” ujar Munawar.

Ia menambahkan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan positif berkat sinergi antara personel di lapangan, masyarakat, serta dukungan dari berbagai pihak
.
“Kami optimistis pembangunan Jembatan Garuda dapat selesai tepat waktu. Semangat gotong royong dan kolaborasi yang terjalin menjadi kunci percepatan pekerjaan ini,” katanya.

Dengan dimulainya tahap pemasangan rangka besi, proses pembangunan diharapkan terus berjalan lancar hingga tahap akhir. Keberadaan jembatan ini nantinya diyakini mampu meningkatkan mobilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah setempat. (Pendim/Redaksi)


Share:

Hadiri Muscab PKB, Bupati Sampaikan Tren Positif Ekonomi Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — 
Bupati Blora Arief Rohman menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Blora di Azana Garden Hill Resort, Minggu 19 April 2026. 

Dalam forum konsolidasi tersebut, Arief yang juga Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah menyoroti tren positif indikator makro ekonomi daerah selama masa kepemimpinannya.

Merefleksikan satu tahun perjalanannya memimpin Blora bersama Wakil Bupati Sri Setyorini, bupati yang akrab disapa Mas Arief ini menyampaikan bahwa kerja keras pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil nyata.

"Bahwasanya satu tahun saya bersama Bu Wabup, tentu masih banyak kekurangan, tapi kita harus optimis untuk Blora. Pertumbuhan ekonomi kita di 2025 berhasil tumbuh 5,34 persen, meningkat dibanding tahun 2024 dan bahkan lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, angka kemiskinan juga berhasil ditekan turun menjadi 10,68 persen di tahun 2025," papar Arief di hadapan para peserta Muscab.

Untuk menjaga momentum pembangunan tersebut, ia meminta dukungan penuh dari seluruh elemen, termasuk lintas partai politik. 

"Mohon doa dan masukannya untuk empat tahun ke depan dari semuanya, utamanya partai-partai, agar Blora lebih baik lagi. Selamat bermuscab untuk PKB, semoga menghasilkan keputusan yang terbaik," tambahnya.
Selain membahas visi daerah, Muscab ini juga menjadi ajang perayaan atas lonjakan suara PKB yang mencapai 40 persen pada pemilu terakhir. Ketua DPC PKB Blora, Abdul Hakim, merinci bahwa partainya berhasil mendulang 141.870 suara dari masyarakat Blora.

"Alhamdulillah, pemilu yang lalu PKB Blora mencatatkan perolehan 141.870 suara, atau naik sekitar 40 persen dibanding pemilu sebelumnya," ungkap Abdul Hakim.

Peningkatan suara tersebut sukses dikonversi menjadi kursi strategis. PKB Blora menyumbang 2 kursi untuk DPR RI, 2 kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah, serta mendominasi DPRD Kabupaten Blora dengan 11 kursi. "Sekaligus (kami berhasil meraih posisi) Ketua DPRD Kabupaten dan Bupati. Semoga prestasi ini bisa dipertahankan, bahkan dinaikkan," harapnya.

Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi partai dari tingkat pusat hingga daerah. Tampak hadir Wakil Sekretaris DPP PKB sekaligus Sekjen Perempuan Bangsa Nur Nadlifah, Anggota DPR RI Eva Monalisa, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Abdullah Aminuddin dan Niken Mayasari. Hadir pula perwakilan dari PCNU Kabupaten Blora, serta jajaran partai parlemen maupun non-parlemen se-Kabupaten Blora.

Dalam kesempatan itu, instruksi tegas untuk menjaga muruah partai juga digaungkan. Mewakili Ketua DPW PKB Jawa Tengah Sarif Abdillah, Abdullah Aminuddin mengingatkan seluruh kader bahwa PKB harus selalu berkhidmat kepada umat, khususnya kepada Nahdlatul Ulama.

Pesan yang lebih menukik disampaikan oleh Nur Nadlifah saat membacakan amanat Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin). Pria yang akrab disapa Gus Imin itu meminta kader PKB untuk tidak sekadar menjadi politisi musiman.

"Kader PKB harus ada setiap saat di tengah-tengah masyarakat. Jadilah bagian dari rakyat setiap hari, bukan setiap lima tahunan. Pemimpin bukan (dilihat dari) yang paling keras suaranya, tapi yang paling jelas arahnya dan berani mengambil tanggung jawab," tegas amanat tersebut. (Humas/Redaksi)
Share:

Kodim 0721/Blora Gelar Rakornis TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Dalam rangka persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026, Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang bertempat di Aula Makodim 0721/Blora, Jalan Pemuda No. 44 Blora, Senin 20 April 2026.

Kegiatan Rakornis tersebut merupakan langkah awal guna menyamakan persepsi serta memantapkan sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TMMD yang akan dilaksanakan di Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora.

Rapat koordinasi dihadiri oleh Dandim 0721/Blora yang diwakili oleh Kasdim Mayor Inf Bani, Bupati Blora yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora Yayuk Windrati, S.IP., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 0721/Blora, unsur Forkopimcam Banjarejo, serta undangan lainnya.

Turut hadir Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Kodim 0721/Blora, Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Bhayangkari Polres Blora, Kepala Desa Sendangwungu beserta perangkat desa.

Dalam sambutan Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., yang dibacakan oleh Kasdim, disampaikan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 direncanakan akan dibuka pada tanggal 22 April 2026 dan ditutup pada tanggal 21 Mei 2026, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Disampaikan pula bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam rangka membantu pemerintah daerah guna mempercepat pembangunan di wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program TMMD dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral dengan melibatkan seluruh komponen bangsa, baik pemerintah daerah, instansi terkait, maupun masyarakat, sehingga diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” demikian amanat Dandim.

Adapun sasaran kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 meliputi sasaran fisik dan nonfisik. Sasaran fisik berupa pembangunan jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan jalan sepanjang 200 meter, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 2 unit.

Sementara itu, sasaran nonfisik meliputi kegiatan penyuluhan kepada masyarakat yang akan dilaksanakan oleh instansi terkait di Kabupaten Blora, guna meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat dalam berbagai bidang.

Lebih lanjut, Dandim berharap seluruh unsur yang terlibat dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara optimal, sehingga pelaksanaan TMMD dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan mencapai hasil yang maksimal sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Blora melalui Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora Yayuk Windrati, S.IP., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026, termasuk dukungan anggaran sebesar Rp365.000.000 yang bersumber dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program TMMD sangat ditentukan oleh sinergi dan koordinasi seluruh pihak, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Kami mengharapkan seluruh perangkat daerah terkait dapat meningkatkan koordinasi secara intensif, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat guna menjaga semangat gotong royong sebagai ciri khas pelaksanaan TMMD,” ujarnya.

Melalui Rakornis ini diharapkan seluruh rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 dapat dipersiapkan secara matang, sehingga pelaksanaannya berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Ini Pesan Bupati Blora Pada Wisuda 181 Sarjana IAI Khozinatul Ulum


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebanyak 181 wisudawan dan wisudawati Institut Agama Islam (IAI) Khozinatul Ulum Blora resmi menyandang gelar sarjana dalam prosesi wisuda ke X di Graha Nusantara berlangsung khidmat, Minggu 19 April 2026. 

Pada wisuda ini,juga dihadiri oleh Pengasuh PP Khozinatul Ulum Blora Putra, Bapak KH. Muharror Ali, Pengasuh PP Khozinatul Ulum Blora Putra, Ibu Hj. Umi Hani Sri Maryani, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Bapak Prof . Dr. Phil. Sahiron, M.A., Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag, Kepala Kantor Kemenag Blora, Rektor IAI Khozinatul Ulum Blora, Bapak H. Ahmad Zaki Fuad, S.Th.I., M.Ag dan Segenap civitas akademika, ketua prodi, para dosen dan staf IAI Khozinatul Ulum Blora. 

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para lulusan. Keberhasilan ini dinilai bukan sekadar capaian akademik, melainkan awal dari tanggung jawab intelektual dan sosial yang lebih besar.

"IAI Khozinatul Ulum Blora tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga kader-kader umat dan bangsa yang dibekali ilmu agama, nilai-nilai pesantren, dan integritas moral. Saya yakin, para lulusan hari ini adalah generasi penerus yang akan berkontribusi membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin," ungkap Bupati Blora.

Menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif, para lulusan didorong untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja (job seeker), melainkan menjadi pencipta lapangan kerja (job creator).

"Tantangan mencari pekerjaan saat ini tidak mudah. Untuk itu, ciptakanlah pekerjaan! Create it! Anak muda sekarang sangat kreatif, saya yakin inovasi baru akan muncul untuk membuka peluang usaha bagi diri sendiri maupun orang lain," tegasnya.

Prosesi wisuda kali ini terasa istimewa dengan kehadiran Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A, M.Pd. Beliau menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Manifestasi Ekoteologi sebagai Worldview bagi Sarjana Keagamaan Islam”.

Tema tersebut dinilai sangat relevan dalam menjawab tantangan zaman. Para sarjana keagamaan diharapkan memiliki kesadaran ekologis yang kuat, menjadikan kelestarian lingkungan sebagai bagian integral dari pengabdian masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Blora juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas akademika IAI Khozinatul Ulum atas dedikasinya mencerdaskan generasi bangsa, serta selamat kepada para orang tua yang telah sukses mengantarkan putra-putrinya hingga jenjang pendidikan tinggi.

Pada wisuda periode ini, IAI Khozinatul Ulum meluluskan 181 sarjana dari berbagai program studi (Prodi), dengan rincian sebagai berikut:

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK): 108 lulusan Prodi PAI, 15 lulusan Prodi PGMI, dan 22 lulusan Prodi PIAUD.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI): 22 lulusan Prodi Manajemen Bisnis Syariah dan 5 lulusan Prodi Ekonomi Syariah.

Fakultas Ushuluddin (FU): 8 lulusan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) serta 2 lulusan Prodi Ilmu Hadis (ILHA). (Humas/Redaksi)

Share:

Warga dan TNI Kompak Bangun Jembatan Garuda di Wotrangkul Blora

 
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pagi itu, derap langkah dan suara percakapan warga terdengar bersahut-sahutan di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora Jawa Tengah. Di bawah terik matahari, warga bersama anggota TNI tampak bergotong royong melansir material untuk pembangunan Jembatan Garuda, sebuah akses penting yang telah lama dinantikan. Senin, 20 April 2026.

Material bangunan harus dilansir dari jalan utama menuju lokasi jembatan dengan cara manual. Meski medan cukup menantang, hal itu tak menyurutkan semangat warga. Dengan dipikul dan diangkat bersama, setiap sak semen, bondek/alas cor lantai dan material lainnya yang dipindahkan menjadi simbol kebersamaan dan harapan akan akses yang lebih baik.

Di tengah aktivitas itu, Babinsa Koramil 03/Banjarejo Kodim 0721/Blora, Serda Bambang, terlihat menyatu dengan warga. Tanpa sekat, ia ikut mengangkat material, menyapa, dan memberi semangat.

“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat ada kesulitan seperti ini. Gotong royong seperti ini bukan hanya mempercepat pekerjaan, tapi juga mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Bagi warga, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik. Selama ini, mereka harus menempuh jalur yang lebih jauh dan sulit, terutama saat musim hujan. Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan dapat membuka akses yang lebih mudah untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja hingga anak-anak menuju sekolah.

Semangat kebersamaan yang terjalin antara TNI dan warga pun menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan. Canda tawa di sela kerja keras menjadi penguat, bahwa apa yang mereka bangun hari ini adalah untuk masa depan bersama.

“Semoga jembatan ini segera selesai dan bisa digunakan warga. Ini bukan hanya tentang bangunan, tapi tentang harapan,” kata Serda Bambang.

Gotong royong yang terbangun di Dukuh Wotrangkul hari itu menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan, kebersamaan mampu menghadirkan solusi dan harapan yang terus dijaga bersama. (Humas/Redaksi)
Share:

Zaenal Petir Raih Penghargaan IKADIN Semarang, Konsisten Beri Bantuan Hukum Rakyat Kecil


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — 
Advokat Zainal Abidin Petir menerima penghargaan dari DPC Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Kota Semarang sebagai Advokat Dedikasi Luhur Akses Keadilan.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rapat anggota cabang (RAC) DPC IKADIN Kota Semarang yang dirangkaikan halal bihalal di Metro Park View Hotel Kota Lama Semarang, Sabtu malam, 18 April 2026.

Zainal Petir dikenal sebagai advokat yang gigih membela masyarakat kecil, termasuk dalam sejumlah perkara yang melibatkan aparat kepolisian maupun kelompok rentan, seperti kasus Gamma, pelajar SMK yang tewas ditembak oknum polisi, kasus Levi, dosen Untag yang melibatkan perwira menengah Polda Jateng, hingga pembelaan terhadap pedagang kaki lima (PKL).

Ketua DPC IKADIN Kota Semarang, DR. Sunarto atau biasa dipanggil Cak Narto, mengapresiasi kiprah Zaenal yang konsisten memperjuangkan akses keadilan bagi masyarakat tidak mampu.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Mas Zainal Petir, yang secara konsisten sering memberikan bantuan hukum cuma-cuma (pro bono) kepada rakyat miskin, berpihak pada masyarakat kecil, serta menghadirkan dampak nyata dalam penegakan keadilan,” ujar Sunarto.

Ia menjelaskan, penerima penghargaan dipilih melalui mekanisme penjaringan dan penilaian internal, termasuk polling anggota, sehingga mencerminkan aspirasi organisasi.

“Seperti Pak Zainal Petir, kepeduliannya terhadap rakyat kecil dan konsistensinya membela hak-hak masyarakat tertindas sangat terlihat. Bahkan, beliau sudah dua kali menerima penghargaan serupa,” tambahnya.

Sementara itu, Zaenal mengaku tidak menyangka akan menerima penghargaan tersebut.

“Saya tidak menyangka mendapat penghargaan ini. Saya ditelpon panitia untuk hadir, karena agak ga enak badan mau ijin. Eh malah dapat penghargaan. Niat saya semata-mata membela masyarakat tidak mampu, lillahi ta’ala, untuk menegakkan keadilan,” ungkapnya.

Penghargaan ini diberikan kepada advokat yang dinilai konsisten memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma, berpihak pada masyarakat kurang mampu, serta memiliki kontribusi nyata dalam memperluas akses keadilan.


Sunarto menegaskan, IKADIN ingin mendorong lahirnya advokat yang tidak hanya berorientasi pada industri hukum, tetapi juga memiliki semangat pengabdian.

Menurut Cak Narto, masih banyak masyarakat yang kesulitan mengakses bantuan hukum karena stigma biaya yang mahal.

“IKADIN ingin menjadi jembatan. Kami mendorong anggota untuk memiliki semangat juang dalam membela keadilan, terutama bagi masyarakat yang lemah secara ekonomi maupun pengetahuan,” jelasnya.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi advokat lain untuk terus berkontribusi dalam memperluas akses keadilan.


Rapat anggota cabang DPC IKADIN Kota Semarang juga menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan arah perjuangan advokat ke depan.

Sekretaris Jenderal DPP IKADIN, Rivai Kusumanegara, SH., MH, menyebut RAC sebagai forum strategis untuk memperkuat soliditas organisasi.

“Selain penyegaran organisasi, forum ini juga untuk mengonsolidasikan anggota serta menentukan arah perjuangan IKADIN sesuai kearifan lokal masing-masing daerah,” ujarnya.

Rivai juga menyoroti tantangan penegakan hukum ke depan, termasuk implementasi KUHP dan KUHAP baru serta pembahasan hukum acara perdata.

“Kami berharap IKADIN dapat menjadi yang terdepan dalam memperjuangkan sistem hukum yang lebih modern, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan keadilan masyarakat," tegasnya. (Humas/Redaksi)

Share:

Pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Blora Berjalan Sesuai Tahapan Perencanaan

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —   Pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di dusun Jati, Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora Jawa Tengah, terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Minggu, 19 April 2026, kegiatan difokuskan pada proses pengecoran tiang sebagai bagian dari penguatan struktur jembatan.

Pelaksanaan di lapangan melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat yang bekerja sama secara konsisten untuk mendukung percepatan pembangunan. Sinergi tersebut terlihat dari keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari pengangkutan material hingga proses pengecoran.

Komandan Koramil 11/Jati, Kapten Inf Puryanto, mengatakan bahwa pengecoran pondasi dilakukan secara bertahap di kedua sisi jembatan guna memastikan kekuatan dan ketahanan konstruksi.

“Pengecoran tiang terus dilaksanakan untuk memperkuat struktur jembatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini didukung oleh partisipasi masyarakat yang tetap terjaga sehingga kegiatan dapat berjalan efektif dan efisien.

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur wilayah, khususnya dalam mendukung aksesibilitas masyarakat Desa Jati dan sekitarnya. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta menunjang aktivitas perekonomian dan akses pendidikan.

Dengan progres yang terus berjalan, pembangunan jembatan diharapkan dapat selesai sesuai target, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat dalam bentuk akses yang lebih aman, nyaman, dan layak. (Pendim/Redaksi)
Share:

Hot News

Pria Asal Tuban Jatim Diduga Selundupkan 200 LPG 3 Kilogram Ditangkap Polisi Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.ID ) — Satuan Reserse Kriminal Polres Blora Polda Jawa Tengah menggagalkan upaya penyalahgunaan penga...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »