Bupati Bersama Wakil Bupati Blora Ke Jombang Jatim Belajar Pengelolaan Air Minum dan Bank


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — JOMBANG — Pemerintah Kabupaten Blora melakukan kunjungan studi tiru (observasi dan pembelajaran) ke Pemerintah Kabupaten Jombang Jawa Timur, untuk belajar dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana dan Bank Jombang, Kamis 23 April 2026.

Dalam kunjungan ini dipimpin oleh Bupati Blora, Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, diikuti beberapa Kepala OPD, di Jombang  diterima langsung oleh Bupati Jombang,  Warsubi, di ruang rapat Swagata pendopo Kabupaten Jombang. 

Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan bahwa kunjungan kerja ke Kabupaten Jombang untuk mempererat hubungan antardaerah. Kunjungan ini bertujuan untuk studi banding dan penguatan kerjasama pemerintahan, khususnya dalam pengembangan potensi daerah dan tata kelola pemerintahan. 

"Kabupaten jombang ini seperti rumah kedua kami, sehingga ini kami ingin menjalin sinergi kerjasama untuk daerah masing masing," ucap Bupati Blora. 

Tak hanya itu, selain belajar dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), lanjut Bupati Blora, khususnya Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana dan Bank Jombang, juga ingin belajar sektor lain seperti pengembangan sektor pangan, pertanian, dan sektor Peternakan. 

"Jadi setelah pertemuan ini, nanti ada tim yang akan tinjauan langsung ke tempat pengolahan air minum yang sudah dikembangkan disini (Jombang) untuk nanti di implementasi ke kabupaten Blora," kata Bupati Blora. 

Top BUMD Awards 2026

Pada kesempatan itu, Bupati Jombang,  Warsubi mengucapkan selamat datang di Kabupaten Jombang kepada Bupati dan Wakil Bupati blora beserta seluruh jajaran.

"Kami menerima dan menyambut baik kunjungan bapak ibu sekalian dalam rangka studi tiru terkait pengelolaan perusahaan umum daerah air minum tirta kencana jombang," jelas Bupati Jombang. 

Menurut Bupati Jombang, perumda air minum tirta kencana adalah salah satu BUMD Kabupaten Jombang yang bergerak di sektor pelayanan air bersih, dengan perannya sebagai penyedia layanan air minum bagi masyarakat, serta pendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. 

"Pada tanggal 13 april 2026, di dian ballroom hotel raffles jakarta yang lalu, Alhamdulillah BUMD kami memperoleh penghargaan dalam ajang bergengsi Top BUMD Awards 2026. Perumda air minum tirta kencana sendiri berhasil membawa pulang medali golden atas konsistensi predikat bintang 5 selama empat tahun berturut-turut. bapak direktur perumdam tirta kencana Jombang juga dinobatkan sebagai top CEO BUMD 2026," ungkap Bupati Jombang.

Lebih lanjut, Bupati Jombang menjelaskan bahwa dalam penyediaan air minum, Pemkab Jombang terus berupaya memastikan terpenuhinya air minum sebagai kebutuhan dasar, dengan cara menjamin akses yang layak, aman, dan berkelanjutan, serta mendorong peningkatan kualitas layanan BUMD di sektor air minum.

Produksi Air Kemasan

"Pemkab Jombang mendorong perumda air minum tirta kencana untuk terus berinovasi, melalui optimalisasi sumber air, penguatan jaringan distribusi, serta transformasi layanan berbasis teknologi agar pelayanan kepada masyarakat semakin prima," ucap Bupati Jombang. 

Bupati Jombang berharap, melalui kegiatan studi tiru ini, akan terbangun sinergi yang baik antara Kabupaten Jombang dan Kabupaten Blora, melalui pertukaran pengalaman, inovasi, serta praktik baik, khususnya dalam pengelolaan air minum.

"Semoga kegiatan ini juga bisa memberikan gambaran yang komprehensif, menjadi sumber inspirasi, dan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan," tandas Bupati Jombang.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini mengapresiasi dan berterimakasih atas penerimaan rombongan dari Blora yang luar biasa ini. 

"Tentu ini ilmu yang luar biasa, jadi saya ingin tahu seperti apa awal mula dan sistem pengelolaannya dan tentu ini ilmu yang sangat bermanfaat bagi kami untuk meniru apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Jombang ini," ujar Wakil Bupati Blora. 

Usai berdiskusi, dilanjutkan peninjauan lapangan ke lokasi, untuk melihat proses produksi air kemasan yang di kelola oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Jombang Jawa Timur. (Humas/Redaksi)
Share:

Pembangunan Jembatan Garuda di Wotrangkul Klopoduwur Blora Tunjukkan Progres Signifikan

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki tahapan penting, personel TNI bersama masyarakat setempat melaksanakan pengecoran lantai jembatan, Jumat 24 April 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan akses transportasi serta mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

Danramil 03/Banjarejo, Kapten Inf Munawar, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pembangunan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Kami optimistis pembangunan Jembatan Garuda ini dapat diselesaikan tepat waktu. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pengerjaan di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat Desa Klopoduwur memberikan kontribusi besar dalam setiap tahapan pembangunan.

“Partisipasi dan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga,” tambahnya.

Dengan terus dipercepatnya proses pembangunan, Jembatan Garuda diharapkan dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas serta distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)
Share:

Bupati Minta Forum GenRe Blora Petakan Potensi Remaja dan Anak Putus Sekolah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pengukuhan 21 Pengurus Forum Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Blora Tahun 2026 di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Rabu 22 April 2026.

Pengukuhan tersebut dihadiri Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Shalichah Arief Rohman beserta jajaran, Plt Kepala Dindalduk KB Blora Agus Puji Mulyono, Kepala Dinporabudpar Iwan Setiyarso, Camat, jajaran pengurus KB, serta penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB).

Pengukuhan dilakukan oleh Ayah GenRe didampingi Bunda GenRe dan disaksikan perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama antara pengurus tingkat kabupaten dan pengurus tingkat kecamatan.

Pada kesempatan itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Eka Setya Ardiningsih mengatakan pentingnya menjaga ketahanan remaja ditengah tantangan sosial. Ia menyoroti fenomena fatherless, yakni kondisi ketika anak tumbuh tanpa peran aktif ayah, baik secara fisik maupun psikologis, yang dinilai berdampak pada perkembangan anak.

"Sebagai upaya penguatan peran keluarga, BKKBN mendorong Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Peran ayah sangat penting sebagai pendamping, pembimbing, dan pelindung bagi anak,” ujar Eka Setya Ardiningsih.

Perwakilan BKKBN Jawa Tengah mengingatkan pentingnya literasi digital bagi remaja, agar mampu memilah informasi positif dan informasi negatif diruang digital.

"Forum GenRe memiliki tugas menyebarluaskan informasi terkait triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yakni pencegahan pernikahan dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan NAPZA," jelas Perwakilan BKKBN Jawa Tengah.

Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman meminta Forum Generasi Berencana Kabupaten Blora berperan aktif memetakan potensi remaja, termasuk anak putus sekolah, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

“Potensi generasi remaja Blora sangat luar biasa. Saya minta dipetakan, program apa saja yang bisa disinergikan, baik dengan dinas pengendalian penduduk maupun dinas kepemudaan dan olahraga,” kata Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, pemetaan potensi remaja menjadi penting, terutama dalam menghadapi bonus demografi.

"Banyak sektor yang dapat dioptimalkan, mulai dari seni budaya, olahraga, hingga sektor pangan melalui keterlibatan komunitas petani milenial," ucap Bupati Blora.

Bupati Blora menekankan pentingnya penyediaan ruang kreatif bagi remaja agar terhindar dari berbagai risiko sosial, seperti penyalahgunaan narkotika, pernikahan dini, dan kenakalan remaja.

“Anak-anak Blora ini kreatif. Perlu difasilitasi event atau ajang untuk menampung kreativitas mereka,” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora meminta program GenRe diselaraskan dengan prioritas nasional, seperti ketahanan pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pengembangan koperasi desa.

"Sejumlah PR, diantaranya stunting dan angka putus sekolah. GenRe dapat menjadi motivator dikalangan remaja agar melanjutkan pendidikan," harap Bupati Blora.

Saat ini, kata Bupati Blora, baru sekitar 55–60 persen lulusan SMA di Blora yang melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Perlu dipetakan anak-anak yang pintar tetapi terkendala ekonomi agar bisa didorong melalui program beasiswa,” kata Bupati Blora.

Bupati Blora juga menyampaikan  peluang bagi lulusan SMK untuk bekerja sambil kuliah, termasuk kesempatan kerja di luar negeri seperti Jepang dan Korea.

"Pengurus GenRe menyusun program kerja yang realistis dan berbasis kebutuhan remaja, serta memperkuat sinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga pemerintah desa," pinta Bupati Blora. (Humas/ Redaksi)


Share:

Truck Hino Seruduk Pick Up di Jalan Blora-Cepu, Tidak Ada Korban Jiwa


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk Hino Nopol L 8532 UK dengan mobil Daihatsu Pick Up Nopol K 9792 HP terjadi di Jalan Blora-Cepu, di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Kamis, 23 April 2026, sekira pukul 12.30 WIB.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi laka lantas antara truk Hino dengan pick up di Jalan Blora-Cepu. Untuk korban jiwa nihil, hanya kerugian materiil,” jelas Kasihumas Polres Blora.

Berdasarkan kronologi, lanjut Kasihumas Polres Blora, mobil Daihatsu Pick Up yang dikemudikan RPP melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di TKP Desa Tempellemahbang, pick up bermaksud masuk ke jalan utama dan melaju ke barat. Saat bersamaan, dari arah belakang melaju truk Hino yang dikemudikan AA.

“Karena jarak sudah dekat, pengemudi truk tidak bisa menghindar sehingga terjadi tabrakan,” imbuh Kasihumas Polres Blora.

Masih kata Kasihumas Polres Blora, 
petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Blora telah mendatangi lokasi untuk olah TKP dan mengamankan kedua kendaraan. Polres mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati, menjaga jarak aman, dan waspada saat hendak masuk ke jalur utama.

“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan,” tandas Kasihumas Polres Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Wamenakes: Blora Harus Jadi Percontohan Penanganan Kasus TBC


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), melakukan kunjungan ke Kabupaten Blora, untuk meninjau pelaksanaan Active Case Finding (ACF) TB melalui Tracing TB Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG).  Rabu (22/4/2026).

Kehadiran Wamenakes ke Desa Tunjungan, kecamatan Tunjungan, Blora ini di dampingi oleh Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Bupati Blora, Dr. Arief Rohman, Wakil Bupati Hj. Sri Setiyorini, Forkopimda Kabupaten Blora,Ketua TP PKK Kabupaten Blora dan Kepala Dinkesda Kabupaten Blora.

Pada kunjungan Wamenakes pada pelaksanaan Active Case Finding (ACF) TB melalui Tracing TB Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Wamenakes meninjau pengobatan gratis, konsultasi dokter hingga rontgen.

Dalam sambuatanya Bupati Blora Arief Rohman mengucapkan selamat datang di wilayah Kabupaten Blora, tepatnya di Kecamatan Tunjungan. Alhamdulillah, hari ini kita dapat hadir dalam kegiatan Road Show Wakil Menteri Kesehatan RI dalam rangka pelaksanaan Active Case Finding (ACF) TB melalui Tracing TB Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Tuberkulosis atau TB masih menjadi tantangan kesehatan yang serius, baik di tingkat nasional maupun daerah. Oleh karena itu, percepatan eliminasi TB menjadi prioritas penting," ucapnya.

Bupati  melaporkan bahwa penemuan kasus Tuberkulosis di Kabupaten Blora pada tahun 2024 mencapai 1.485 kasus, dan meningkat pada tahun 2025 menjadi 1.676 kasus. Hal ini menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus semakin masif, namun juga menjadi pengingat bahwa TB masih menjadi masalah kesehatan yang perlu kita tangani bersama.

"Kami mohon bimbingannya dalam penanganan nya, kami juga ingin mohon bantuannya, kami ada 3 RSUD semoga kami bisa dibantu dan meningkatkan bersama dalam pelayanan nya dan stunting dan lainnya kami juga mohon dibantu. Alhamdulillah sinergi provinsi, hingga pusat ini bisa meningkatkan," terangnya.

"Dan sampai dengan hari ini, telah ditemukan 350 kasus positif TBC di Kabupaten Blora," imbuhnya.

Mas Arief menyebut sebagai salah satu upaya pencegahan, pihaknya telah melaksanakan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Namun dalam implementasinya, masih terdapat berbagai kendala di lapangan, baik dari sisi kesadaran masyarakat maupun jangkauan layanan.

Berbagai daerah di Indonesia telah menunjukkan bahwa integrasi skrining TB dengan pelayanan kesehatan gratis mampu meningkatkan penemuan kasus dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Hal ini menjadi bukti bahwa upaya promotif dan preventif harus terus diperkuat.

Bupati menyadari bahwa keberhasilan program ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan kolaborasi semua pihak, tenaga kesehatan, kader, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap Masyarakat semakin sadar tentang pentingnya deteksi dini TB.

"Penemuan kasus TB di Kabupaten Blora dapat meningkat secara signifikan sehingga Rantai penularan dapat ditekan dan pada akhirnya kita mampu mewujudkan Kabupaten Blora yang sehat dan bebas TB,"pungkasnya.

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, dalam sambutannya menyebutkan bahwa TBC ini penyakit yang sulit disembuhkan, karena kebal dengan obat, bahkan ia punya membran yang kuat sehingga btuh pengobatan yang lama.

"Indonesia dulu rangking 3 yang pertama china, india dan Indonesia. Namun sekarang pada kasus ini sekarang Indonesia masuk negara no 2 setelah india," ucapnya.

Menurut Edy dengan kegiatan ini tentunya penting bagi Blora dan Blora harus jadi percontohan, sehingga kegiatan yang dilakukan hari ini harus bisa menjadi penurunan TB yang ada di blora.

"Jika ini dilakukan dengan baik saya harap blora TBC nya jadi zero. Saya juga titip RSUD Samin surosentiko, yang berada di daerah selatan, dan keberadaan ini jauh dari akses sehingga nantinya jadi bagian pemerataan masyarakat dengan kesehatan," tuturnya.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), menjelaskan bahwa kedatangannya untuk melihat apa yang terjadi dilapangan dan permasalahan apa saja yang terjadi.

"Saya datang kesini agar semua bisa saling membantu, semua saling mengingatkan, jadi komitmen bersama dan suatu kebanggaan bagi kita jika Indonesia bebas dari TBC," jelasnya.

Wamenkes menyebut, kasus TBC di Indonesia sangat tinggi, oleh sebab itu harus segera ditangani serius. Pihaknya pun meminta seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk bersama-sama mencegah TBC.

"Penderita TBC harus langsung diberi pengobatan secara rutin selama 6 bulan. Tak hanya itu, pihak keluarga si penderita juga harus diberi obat pencegahan agar tak tertular penyakit ini," imbuhnya.

Wamenakes mencontohkan jika ada 1600 an kasus jadi nantinya ada 6000 orang yang akan diperiksa dan di tracking, jadi kalau yang sakit ada 500 dan sisanya pencegahan.

"Kita ingin TB ini berhasil di Blora, sehingga jika ada Masyarakat yang terdeteksi sakit TBC dapat segera diobati, Kontak serumah atau kontak erat yang tidak menunjukkan gejala dan hasil rontgen negatif akan diberikan TPT sebagai langkah pencegahan," Pungkasnya.

Usai kunjungan, Wamenakes, bersama Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Wakil Bupati Hj. Sri Setiyorini,Ketua TP PKK Kabupaten Blora dan Kepala Dinkesda Kabupaten Blora menyerahkan bantuan bedah rumah bagi penderita TB di Sarimulyo Ngawen. (Humas/Redaksi)


Share:

Petani di Blora Ditemukan Meninggal di Sawah Bangsri, Tersengat Listrik Jebakan Tikus


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Seorang petani ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik jebakan tikus di area persawahan Dukuh Nglorog, Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Selasa, 21 April 2026. Korban bernama Jasmin (46), warga Desa Bangsri.

Kapolsek Jepon, Iptu Moh. Junaidi menjelaskan bahwa peristiwa diketahui oleh saksi Widodo Lestari dan Sakijan sekira pukul 18.00 WIB. Keduanya curiga karena korban belum pulang sedangkan sepeda motornya masih berada di sawah. Saat dicari, korban ditemukan tergeletak ditepi pematang sawah dengan posisi terlentang menindih kawat jebakan tikus beraliran listrik.

“Saksi mengecek dan korban sudah tidak bernafas. Kawat untuk perangkap tikus itu dipasang sendiri oleh korban di sekeliling sawah dengan jarak 50 cm dari pematang dan tinggi 15 cm dari tanah,” jelas Kapolsek Jepon.

Lebih lanjut, Kapolsek Jepon menjelaskan petugas Polsek Jepon bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tim medis RS PKU Muhammadiyah Blora langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.

"Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda kekerasan. Ditemukan luka lecet di jari telunjuk tangan kanan korban yang diduga akibat sengatan listrik, dan tubuh dalam keadaan kaku. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat tersengat arus listrik," ungkap Kapolsek Jepon.

Masih kata Kapolsek Jepon bahwa barang bukti yang diamankan berupa satu kaos lengan panjang abu-abu dan satu celana pendek hitam milik korban.

"Jenazah telah diserahkan kepada Kepala Desa Bangsri mewakili keluarga untuk dimakamkan," ujar Kapolsek Jepon.

Kapolsek Jepon mengimbau warga tidak memasang jebakan tikus beraliran listrik karena membahayakan nyawa.

“Sudah banyak kejadian serupa. Kami minta masyarakat hentikan penggunaan setrum untuk berantas hama tikus,” tegas Kapolsek Jepon. (Humas/Redaksi)


Share:

Jembatan Garuda, Nafas Baru Penggerak Ekonomi Warga Jati Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Harapan baru mulai tumbuh di Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Pembangunan Jembatan Garuda yang membentang di atas Sungai Klanding kini menjadi simbol penghubung kehidupan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Keterbatasan akses menjadi kendala utama warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama dalam distribusi hasil pertanian dan mobilitas antarwilayah. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu menjawab persoalan tersebut, membuka keterisolasian, serta mempercepat perputaran ekonomi desa.

Komandan Koramil 11/Jati Kodim 0721/Blora, Kapten Inf Puryanto, yang meninjau langsung proses pembangunan, menegaskan pentingnya keberadaan jembatan tersebut bagi masyarakat.

“Jembatan ini nantinya akan memperlancar mobilitas warga yang selama ini terkendala akses. Kami berharap aktivitas ekonomi masyarakat bisa tumbuh, membuka peluang usaha baru, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya, Kamis 23 April 2026.

Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Garuda terus dikebut dengan tetap memperhatikan kualitas dan keselamatan kerja. Menurutnya, ketepatan waktu penyelesaian menjadi target penting, namun tidak boleh mengesampingkan standar konstruksi.

“Harus selesai tepat waktu, tetapi kualitas tetap menjadi prioritas utama. Yang tidak kalah penting adalah keselamatan selama proses pembangunan,” tegasnya.

Di sisi lain, antusiasme warga terlihat nyata. Sujariyanto (45), salah satu warga Desa Jati, mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan tersebut.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada TNI. Dengan adanya jembatan ini, aktivitas kami akan jauh lebih lancar dan ekonomi desa bisa berkembang,” katanya.

Pembangunan jembatan ini tidak hanya menjadi proyek infrastruktur semata, tetapi juga mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan di daerah. Upaya ini sejalan dengan program pembangunan nasional yang menekankan konektivitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan hadirnya Jembatan Garuda, Desa Jati kini menatap masa depan dengan optimisme baru, sebuah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi kehidupan warganya. (Pendim/Redaksi)

Share:

Kakek 62 Tahun Asal Mlangsen Ditemukan MD di Kamar Kos Kedungjenar Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kepolisian Sektor Blora mendatangi lokasi penemuan seorang pria meninggal dunia di kamar kost Jalan Reksodiputro Timur, Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora Jawa Tengah, Selasa, 21 April 2026. Korban diketahui bernama Faisal Yakin (62), warga Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora.

Penanganan TKP dilakukan oleh  Kapolsek Blora, Kanit Reskrim bersama anggota, Ka SPKT beserta piket jaga, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedungjenar, dan tim Puskesmas Blora.

Kapolsek Blora, AKP Nur Dwi Edie W   menjelaskan bahwa kejadian pertama kali diketahui saksi Sofiria Sahitaningrani sekira pukul 09.15 WIB saat hendak mengantar makanan dan mengajak korban ke rumah sakit. Korban diketahui telah menderita sakit selama 4 bulan dan tidak bisa bangun dari tempat tidur. 

"Saat saksi masuk ke kamar, korban sudah dalam kondisi tidak bergerak. Saksi kemudian memberitahu saksi Maryono dan pemilik kost Heny Purnomo yang langsung melapor ke Polsek Blora," ujar Kapolsek Blora.

Lebih lanjut, Kapolsek Blora menjekaskan bahwa petugas Polsek Blora bersama tim medis Puskesmas Blora mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda kekerasan. 

"Pada tubuh korban terdapat luka lecet di punggung akibat gesekan dengan tempat tidur karena sudah 4 bulan tidak bangun, serta pembengkakan di kedua kaki akibat asam urat. Korban diketahui memiliki riwayat sakit jantung dan asam urat akut," ungkap Kapolsek Blora.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan medis, lanjut Kapolsek Blora, korban meninggal dunia murni karena sakit. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Ciri-ciri korban, tinggi badan 170 centimeter, berat badan 55 kilogram, rambut beruban, kulit sawo matang. Saat ditemukan korban dalam kondisi tidak berpakaian," jelas Kapolsek Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 Kodim 0721/Blora Dukung Percepatan dan Pemerataan Pembangunan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan dan pemerataan pembangunan wilayah melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut secara resmi dibuka melalui upacara di Lapangan SDN 1 Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu 22 April 2026.

Upacara pembukaan dipimpin oleh Bupati Blora, kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam amanatnya, Bupati Blora, Arief Rohman  menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektoral dengan mengusung tema 'TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa'. Program ini menegaskan bahwa kemajuan bangsa berawal dari kemajuan desa.

TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa. Melalui program ini, TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat bersinergi dalam satu tujuan, yakni meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Pada TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Sendangwungu, sasaran fisik meliputi pembangunan jembatan berukuran 6 meter x 3 meter, pembangunan talud jalan sepanjang 200 meter guna memperlancar akses transportasi warga, serta rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Jami dan Bapak Isnadi agar lebih layak dan sehat.

Selain itu, sasaran non fisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi hukum dan kesehatan, serta pemberdayaan UMKM guna meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.

Seluruh kegiatan tersebut didukung anggaran sebesar Rp. 415.000.000,00 yang bersumber dari sinergi APBD Provinsi, APBD Kabupaten, dan Baznas.

“Ini merupakan amanah rakyat yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” tegasnya.

Menutup amanatnya, disampaikan imbauan kepada masyarakat Desa Sendangwungu untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan TMMD serta menjadikannya sebagai momentum menghidupkan kembali budaya gotong royong.

Kepada seluruh personel yang terlibat, ditekankan agar melaksanakan tugas secara profesional, mengutamakan faktor keamanan, serta menjaga komunikasi yang harmonis dengan masyarakat setempat.

Hadir Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., diwakili Kasdim Mayor Inf Bani, unsur Forkopimda Kabupaten Blora, kepala perangkat daerah dan instansi vertikal, pejabat utama Kodim 0721/Blora, Forkopimcam Banjarejo, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Dim 0721, Kepala Desa Sendangwungu, serta tamu undangan lainnya. (Pendim/Redaksi)

Share:

Hot News

Bupati Bersama Wakil Bupati Blora Ke Jombang Jatim Belajar Pengelolaan Air Minum dan Bank

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — JOMBANG — Pemerintah Kabupaten Blora melakukan kunjungan studi tiru (observasi dan pembelaja...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »