Kemanunggalan TNI-Rakyat Kuatkan Pembangunan Jembatan Garuda di Jati Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali tercermin dalam pembangunan infrastruktur desa. Anggota Kodim 0721/Blora bersama warga melaksanakan gotong royong pemasangan dinding pembatas Jembatan Garuda di Sungai Klanding, Dukuh Jati, Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Kamis 7 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadirkan fasilitas umum yang aman, kokoh, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pemasangan dinding pembatas dilakukan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menyempurnakan konstruksi Jembatan Garuda agar lebih kuat dan layak digunakan dalam jangka panjang.

“Kami bersama warga hari ini melaksanakan pengecoran dinding pembatas jembatan. Pengerjaan terus kami percepat agar jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Koptu Pujiono selaku Babinsa Desa Jati di sela kegiatan.

Ia menambahkan, Jembatan Garuda memiliki peran strategis sebagai akses utama masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari sektor pertanian, pendidikan, hingga mendukung pertumbuhan perekonomian warga desa.

Antusiasme dan semangat gotong royong warga Desa Jati pun terlihat begitu kuat. Masyarakat turut terlibat langsung dalam proses pembangunan sebagai bentuk kepedulian dan harapan bersama terhadap hadirnya akses transportasi yang lebih baik.

Melalui kebersamaan dan kerja sama yang erat antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat segera rampung sehingga mampu memperlancar mobilitas warga serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Pendim/Redaksi)

Share:

Wujudkan PAUD Inklusif, Bunda PAUD Blora Terima Penghargaan Community Leader 2026


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — JAKARTA — Bunda PAUD Blora, Ainia Shalichah meraih penghargaan kategori Outstanding Community Leader in Early Childhood Advocacy dalam ajang Indonesia Leading Women Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur CNN Indonesia, Desi Anwar, di Auditorium Menara Bank Mega, Selasa (5/5).

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Ainia dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Blora. Ia dinilai aktif mendorong kolaborasi pembelajaran yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan bagi anak-anak.

“Pendidikan anak, terutama di usia dini, begitu penting. Hal inilah yang terus kami suarakan,” ujar Ainia.

Menurut dia, pembelajaran yang menyenangkan di kelompok bermain yang dikelola secara baik memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Ia menekankan bahwa usia 0–8 tahun merupakan masa emas yang menentukan perkembangan anak di masa depan.

“Intervensi melalui program PAUD berperan penting dalam menentukan masa depan anak,” ungkap Ainia yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora

Penghargaan disaksian sejumlah tokoh besar perempuan, antara lain Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan.

Dalam kesempatan itu, Founder sekaligus Ketua Yayasan CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, mengatakan ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan ruang untuk menghormati perjalanan panjang perempuan dalam menghadirkan perubahan.

“Ini bukan sekadar pemberian trofi, tetapi tentang jejak yang telah ditinggalkan oleh perempuan-perempuan hebat bagi bangsa Indonesia,” ujarnya saat membuka acara.

Sementara itu, tokoh perempuan Sinta Nuriyah Wahid menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa.

“Perempuan bukan bayang-bayang pria. Perempuan berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. Perempuan adalah tiang negara,” ujarnya saat menerima trofi dalam ajang tersebut.

Penghargaan yang diterima Ainia dinilai mencerminkan kepemimpinan perempuan berbasis dampak nyata, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pendidikan anak usia dini di daerah. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Blora Masuki Tahap Perakitan Lantai


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahapan krusial, saat ini pekerjaan difokuskan pada perakitan papan lantai jembatan. Rabu 6 Mei 2026.

Tahap perakitan lantai jembatan merupakan bagian penting dalam keseluruhan proses konstruksi, setelah sebelumnya berhasil diselesaikan pekerjaan pondasi, perakitan rangka, serta pengecoran kaki jembatan. Dimulainya tahapan ini menandakan pembangunan telah memasuki fase penyempurnaan struktur utama.

Sejak pagi hari, personel bersama warga di lapangan melaksanakan pekerjaan dengan penuh dedikasi, ketelitian, dan tanggung jawab. Setiap komponen papan lantai dirakit secara cermat dengan mengedepankan standar kualitas konstruksi, guna menjamin kekuatan, keamanan, serta daya tahan jembatan dalam jangka panjang.

Dalam keterangannya, Danramil 06/Jiken Kapten Inf Sumarno menyampaikan, “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara optimal, dengan mengedepankan kualitas, keamanan, dan ketepatan waktu.”

Lebih lanjut disampaikan, “Kami berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, memperlancar aktivitas perekonomian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.”

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda memiliki nilai strategis bagi masyarakat Desa Nglebur dan wilayah sekitarnya. Selain sebagai sarana penghubung antarwilayah, jembatan ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.

Progres pembangunan yang berjalan secara bertahap ini mencerminkan komitmen kuat dalam menghadirkan infrastruktur yang andal dan berkualitas. Sinergi antara personel di lapangan dan dukungan aktif masyarakat setempat menjadi faktor utama dalam menjamin kelancaran setiap tahapan pekerjaan.

Dengan terus berlanjutnya proses pengerjaan, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan menjadi sarana vital dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)


Share:

SPPG Karangjati 3 Milik Polres Blora Diresmkkan, Targetkan Sebanyak 1.050 Penerima Manfaat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui penguatan layanan diberbagai wilayah. Salah satunya dengan beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangjati 3 yang diresmikan pada Senin 4 Mei 2026.

SPPG Karangjati 3 yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Blora, diresmikan oleh Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto,  dihadiri Wakil Bupati Blora yang  sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Blora, Sri Setyorini, bersama Forkopimda Blora.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan apresiasi atas hadirnya SPPG Karangjati 3 sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak.

“Pemerintah Kabupaten Blora menyambut baik berdirinya SPPG Karangjati 3 ini. Diharapkan layanan ini mampu menyediakan makanan bergizi sesuai standar nasional sehingga dapat mendukung pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak,” ujar Wakil Bupati Blora.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Blora  mendorong agar pengembangan SPPG kedepan dapat menjangkau wilayah pedesaan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara merata.

“Kedepan, kami berharap pembangunan SPPG tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dapat menjangkau desa-desa seperti di wilayah Menden dan Jati, agar pemerataan layanan gizi dapat terwujud,” harap Wakil Bupati Blora.

Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto menjelaskan bahwa SPPG Karangjati 3 merupakan unit ketiga yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Blora.

“SPPG Karangjati 3 ini merupakan unit ketiga yang kami kelola. Kami optimistis pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagaimana unit sebelumnya,” jelas Kapolres Blora.

Untuk menjamin kualitas layanan, pihaknya juga melibatkan tim Dokkes Polres Blora dalam melakukan pengawasan secara berkala terhadap kebersihan dan mutu makanan.

“Kami telah menugaskan tim Dokkes untuk melakukan pengecekan rutin, baik dari sisi kebersihan maupun kualitas makanan yang disajikan, sehingga tetap memenuhi standar kesehatan,” ungkap Kapolres Blora.

Pada tahap awal operasional, lanjut Kapolres Blora, SPPG Karangjati 3 menargetkan sebanyak 1.050 penerima manfaat yang terdiri dari pelajar, balita, serta kelompok B3.

"Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi di Kabupaten Blora serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia," tandas Kapolres Blora.  (Humas/Redaksi)


Share:

Dandim 0721/Blora Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda, Pastikan Kualitas dan Progres Sesuai Target


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., melaksanakan peninjauan langsung pembangunan Jembatan Garuda di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Senin (4/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk pengawasan langsung guna memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan, serta selesai tepat waktu sesuai target.

Dalam peninjauan tersebut, Dandim melakukan pengecekan kondisi fisik jembatan dan memantau progres pekerjaan di lapangan. Ia juga berinteraksi dengan para pekerja serta masyarakat setempat untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan lancar dan sesuai perencanaan teknis.

Dalam keterangannya, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Garuda saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen dan memasuki tahap akhir penyelesaian.

“Pembangunan jembatan saat ini sudah mendekati 100 persen dan tinggal tahap finishing. Kami optimistis dalam beberapa hari kedepan pekerjaan dapat diselesaikan sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, keberadaan Jembatan Garuda diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Blora.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Blora saat ini terdapat 11 titik pembangunan jembatan yang sedang berjalan, terdiri dari 2 jembatan gantung, 2 jembatan beton, dan 7 jembatan Aramco yang tersebar di berbagai kecamatan.

Dengan pengawasan yang optimal dan sinergi seluruh pihak, diharapkan seluruh program pembangunan tersebut dapat selesai tepat waktu serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Sakit Prostat Akut, Pria Tua Ditemukan MD di Sumur Krabyakan Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Seorang pria lanjut usia S (73), warga Dukuh Ngareng, Desa Tambaksari, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora Jawa Tengah  ditemukan meninggal dunia (MD) di dalam sumur area persawahan Dukuh Krabyakan, Desa Temurejo, pada Senin, 4 Mei 2026. Korban diduga menceburkan diri ke sumur.

Petugas yang mendatangi TKP ditemukan orang MD, Waka Polsek Blora IPTU Bambang Utoyo, Kanit Reskrim IPTDA Eko Purnomo, KSPKT, petugas BPBD, Bhabinkamtibmas Polsek Blora, dan Babinsa Koramil Blora.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono menjelaskan bahwa Kepolisian Sektor (Polsek) Blora menerima laporan dari ketua RT Krabyakan sekira  pukul 08.00 WIB.

"Korban pertama kali ditemukan oleh  saksi di sumur tua area persawahan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” jelas Kasihumas Polres Blora. Senin, 4 Mei 2026.

Berdasarkan keterangan saksi, lanjut Kasihumas Polres Blora, korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 02.00 WIB. Hal itu terekam pada CCTV di samping rumah.

"Keluarga yang curiga kemudian mencari korban bersama warga hingga akhirnya menemukan korban didalam sumur dengan posisi tengkurap," ujar Kasihumas Polres Blora.

Masih kata Kasihumas Polres Blora,
Petugas Polsek Blora bersama BPBD Kabupaten Blora langsung mengevakuasi korban. Tim medis Puskesmas Blora yang melakukan pemeriksaan luar, dan tidak menemukan tanda kekerasan.

“Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal murni akibat tenggelam. Telapak tangan dan kaki keriput karena lama didalam air, serta dari mulut, hidung, dan telinga mengeluarkan air,” ungkap Kasihumas Polres Blora.

Lebih lanjut, Kasihumas Polres Blora myampaikan bahwa dari keterangan keluarga, korban semasa hidup menderita penyakit prostat akut.

“Diduga korban mengalami depresi karena penyakit yang dideritanya,” ucap Kasihumas Polres Blora.

Dikemukakan, barang bukti yang diamankan berupa baju batik warna coklat dan celana pendek warna biru tua yang dikenakan korban. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kejadian ini tertuang dalam LP/Gangguan/B/10/V/2026/SPKT/Sek.Blora/Res.Blora/Polda Jateng.

“Polri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keluarga, terutama lansia yang memiliki riwayat sakit. Segera ajak komunikasi atau bawa ke layanan kesehatan jika terlihat tanda depresi,” tandas Kasihumas Polres Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

TNI Bersama Warga Gotong Royong Kebut Pasang Gelagar Jembatan Garuda di Nglebur Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, memasuki tahap penting dengan dilaksanakannya pemasangan gelagar lantai jembatan gantung, Senin 4 Mei 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian krusial dalam proses pembangunan, mengingat gelagar lantai berfungsi sebagai struktur utama penopang beban lalu lintas kendaraan maupun aktivitas masyarakat. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara teliti dan terukur guna memastikan kekuatan serta keamanan konstruksi jembatan.

Dalam proses pengerjaan, tampak sinergi yang solid antara personel TNI dari Kodim setempat bersama masyarakat Desa Nglebur. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Danramil 06/Jiken Kapten Inf Sumarno menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara maksimal guna mendukung kemajuan Desa Nglebur,” ujarnya.

Partisipasi aktif masyarakat juga terlihat dalam berbagai kegiatan pendukung, mulai dari membantu pengangkutan material, pembersihan lokasi, hingga memberikan dukungan moril kepada personel yang bekerja di lapangan.

Lebih lanjut, Danramil menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya sebatas pembangunan fisik, namun juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan ini. Jembatan Garuda diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan Jembatan Garuda dapat segera difungsikan guna mendukung mobilitas serta pertumbuhan perekonomian masyarakat Desa Nglebur dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)

Share:

Adeging Mangkunegaran ke-269, Pemkab Blora Promosikan Sate Ayam dan Kerajinan Khas Daerah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kegiatan 'Mangkunegaran MakaN-MakaN' yang  digelar di pamedan pura Mangkunegaran, Surakarta, pada Sabtu 2 Mei 2026. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Blora menjadi bagian dari dukungan Blora dalam mempromosikan budaya dan kuliner khas daerah di tingkat regional.

Kegiatan tersebut, Kabupaten Blora menampilkan kesenian barongan dari kelompok Singo Sari Budoyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora,  penampilan tersebut menarik perhatian pengunjung dan menjadi salah satu representasi kekayaan budaya Blora di ajang Mangkunegaran Makan-Makan.

Hadir Ketua TP PKK Kabupaten Blora bersama Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Iwan Setiyarso. Acara ini dihadiri sejumlah kepala daerah serta pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Provinsi Jawa Tengah yang ikut berpartisipasi memeriahkan kegiatan tersebut.

Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Shalichah menyaksikan pertunjukan barongan, dan menyempatkan diri menyapa warga Blora yang hadir. Ia tampak antusias berinteraksi dengan masyarakat serta memberikan apresiasi terhadap partisipasi pelaku seni budaya,  
dan UMKM.

"Kita mengunjungi stan UMKM asal Blora, salah satunya Sate Ayam," ujar Ketua TP PKK Blora.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Blora mempromosikan kuliner khas Blora kepada para pengunjung, sebagai upaya memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong peningkatan ekonomi pelaku UMKM.

"Kegiatan Mangkunegaran makan-makan ini bertujuan untuk mendukung pelestarian budaya sekaligus mempromosikan kuliner dan kerajinan khas daerah," jelas Ketua TP PKK Blora.

Untuk diketahui, acara Mangkunegaran makan-makan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Adeging Mangkunegaran ke-269. Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. (Humas/Redaksi)



Share:

TNI Bersama Warga Nglebur Jiken Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — TNI bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah.

Komandan Koramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat melaksanakan tugas secara maksimal guna memastikan penyelesaian pembangunan tepat waktu.

“Pengerjaan dilaksanakan secara optimal dan terukur. Saat ini personel di lapangan tengah merampungkan struktur kerangka, perapian pondasi tali seling, serta dilanjutkan pemasangan lantai jembatan,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Lebih lanjut disampaikan, meskipun medan pembangunan cukup menantang, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari soliditas serta kerja sama yang baik antara prajurit TNI dan masyarakat.

Kodim 0721/Blora memastikan bahwa pembangunan dilaksanakan sesuai dengan rencana, dengan tetap mengedepankan faktor keamanan, ketelitian, dan kualitas hasil pekerjaan.

Keberadaan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian, distribusi hasil bumi, serta akses pendidikan bagi pelajar.

Pembangunan ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat sebagai solusi dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. (Pendim/Redaksi)


Share:

Hot News

Kemanunggalan TNI-Rakyat Kuatkan Pembangunan Jembatan Garuda di Jati Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali tercermin dalam pembangun...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »