PROSES MUTASI WAJAR DI KEJAKSAAN NEGERI BLORA

Kepala Kejaksaan Negeri Blora Yulitaria SH. MH. Melantik Kasi Pidum Dan Kasi Pidsus Kejari Blora
Blora,- Serah terima jabatan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) dari Dwi Cipto Tunggal, SH kepada Hari Riyadi S.Kom SH. dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) dari Ahmad Sofyan SH kepada Nuri Sri Amarini SH MH di Kejaksaan Negeri Blora (31/03/2017) bertempat di Aula Gedung Kejaksaan Negeri Blora, Dwi Cipto Tunggal SH sekarang menjabat Kasi Intel Kejari Boyolali, Ahmad Sofyan SH. Pindah ke Bagian Pencegahan Kejagung. Pejabat baru Kasi Pidum Hari Riyadi S.Kom SH semula Kasi Datun Kejari Ciamis sedangkan Nuri Sri Amaranti SH MH semula bertugas sebagai Jaksa Fungsional Kejari Kajen Pekalongan.
Kepala Kejaksaan Negeri Blora Yulitaria SH. MH. ketika melantik pejabat tersebut  mengatakan bahwa proses mutasi wajar dalam lingkungan Kejaksaan adalah untuk mengantisipasi pejabat yang terlalu lama menjabat agar tidak menimbulkan akses negatif, disamping itu perputaran pejabat akan menghasilkan kinerja yang baik dalam penyegaran pejabat yang bersangkutan, "Bila ada pejabat terlalu lama menjabat suatu jabatan akan mengakibatkan kinerja kurang baik," jelas Yulitaria SH MH.
Lebih lanjut, Yulitaria SH. MH. mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama, yang telah bekerjasama dengan baik dalam memajukan kinerja Kejaksaan Negeri Blora. Dan mengucapkan selamat datang kepada pejabat yang baru bergabung dilingkungan Kejaksaan Negeri Blora, "Diharapkan membantu Kajari dalam menjalankan tugas-ugasnya masing-masing," tegas Kajari Blora.

Usai upacara Sertijab dilanjutkan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat Kasi Pidum dan Kasi Pidsus berjabat tangan, diawal dari kajari, pejabat lainnya di lingkungan Kajari Blora, "Selamat bergabung pejabat baru dan selamat menempati tugas yang baru di tempat lain," pungkas Yulitaria SH MH. (adi sanrico)
Share:

GOWES MAKUTARAMA DANREM 073/MKT AJAK ANGGOTA JAGA STAMINA

Bupati Blora Djoko Nugroho Bersama Forkopimda Blora Mengangkat Bendera Start Tanda Dimulai Gowes
Blora,- Sebanyak 250 orang peserta gabungan antara TNI, Forum Komunokasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blora, Komunitas sepeda Blora dan Komunitas sepeda Purwodadi ikuti Gowes Makutarama bersama Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Joseph Robert Giri, S.IP, M.Si menempuh jarak 66 Km, titik Start dari Halaman Makodim 0721/Blora  finish Makodim 0717/Purwodadi Grobogan. (31/03/2017)
Hadir dalam kegiatan gawes Makutarama tersebut, Bupati Blora Djoko Nugroho, Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Joseph Robert Giri, S.IP, M.Si beserta para Kasi dan anggota, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos beserta para perwira dan anggota, Dandim 0717/Purwodadi Letkol Arh Jan Piter Gurning beserta para perwira dan anggota, Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos., Forkopimda Blora, Dansubdenpom Blora,  Satdisjan Blora, Komunitas sepeda Blora, Komunitas sepeda Purwodadi.
Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf M. Heri Amrulloh Ikut Gowes Ke Grobogan
Peserta gowes Makutarama mengayuh sepeda melalui  rute yang telah ditentukan panitia, yakni, dari titik star Makodim 0721/Blora dilepas oleh Bupati Blora Djoko Nugroho, selanjutnya – menuju Jl. Protokol Blora Ngawen, Kunduran ( Ceka point Koramil 13/Kunduran). Dilanjut Jl. Protokol Kunduran Purwodadi finis Makodim 0717/Purwodadi.

Disela-sela istirahatnya, Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Joseph Robert Giri, S.IP, M.Si menyampaikan, tujuan dari kegiatan Gowes Makutarama ini, diantaranya untuk menjalin ikatan talisilaturahmi antara pimpinan, anggota dan masyarakat, disisi lain untuk menjaga dan meningkatkan stamina tubuh agar tetap sehat, segar dan bugar. “Bila prajurit sehat tentunya dalam pelaksanaan tugas akan menjadi ringan dan enjoi, sehingga keberhasilan tentunya akan didapatkan,”  pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

KOTA SATE BLORA OPTIMIS RAIH ADIPURA 2017

Piala Adipura Blora Di Jalan Ahmad Yani Depan DPRD Blora
Blora,- Bupati Blora Djoko Nugroho optimistis Kabupaten Blora akan kembali meraih Adipura pada tahun ini jika standar penilaian tidak berubah. “Tahun ini sudah banyak taman-taman yang telah selesai dibangun. Ruas jalan di dalam kota dan trotoarnya juga sudah diperbaiki. Seharusnya Blora bisa meraih Adipura lagi jika standar penilaiannya tidak berubah atau sama seperti tahun lalu ketika Blora mendapat penghargaan Adipura Buana,” ujar Bupati Djoko Nugroho, Sabtu (25/3).
Bupati mengakui, dari 14 titik pantau Adipura, beberapa diantaranya mengalami penurunan nilai. Itu diketahui setelah diumumkannya hasil penilaian tahap pertama. Penurunan nilai paling drastis dialami Terminal Gagak Rimang. Di penilaian tahap pertama Adipura 2017 Terminal Gagak Rimang Blora mengantongi nilai 68,47. Padahal pada penilaian Adipura tahun sebelumnya Terminal Gagak Rimang mendapat nilai 74,82.
Selain Terminal Gagak Rimang, penurunan nilai cukup signifikan dialami tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Temurejo.Tahun lalu ketika Blora mendapatkan penghargaan Piala Adipura Buana, TPA mengantongi nilai 74,05. Namun pada penilaian tahap pertama Adipura tahun ini, nilai yang diperoleh TPA Temurejo turun 71,18. “Titik pantau yang nilainya turun itu rata-rata karena sampah. Kebersihan dan pengelolaan sampahnya kurang bagus,” kata bupati.
Bupati meminta dinas dan instansi terkait segera melakukan pembenahan menjelang penilaian tahap kedua Adipura. Seluruh komponen masyarakat juga diharapkan turut membantu mewujudkan Blora menjadi kota bersih.
Menurut Djoko Nugroho, berbagai upaya yang dilakukan untuk mewujudkan kota bersih, sejatinya bukan semata-mata untuk meraih penghargaan Adipura. Melainkan guna mengubah perilaku masyarakat agar terbiasa hidup sehat di lingkungan yang bersih. “Upaya-upaya yang dilakukan untuk mewujudkan kota bersih itu agar kita menjadi lebih baik,” katanya.

Tahun lalu Blora mendapatkan penghargaan kota bersih Adipura Buana. Tahun ini, program Adipura kembali dilaksanakan. Bahkan penilaian tahap pertama sudah dilakukan Desember 2016. Sedangkan penilaian tahap kedua bakal digelar April 2017. Mengacu tahun lalu, pengumuman sekaligus penyerahan piala Adipura dilaksanakan di bulan Agustus. (adi sanrico)
Share:

LOMBA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA

Penilaian Lomba Desa Di Desa Brabowan Kecamatan Sambong
Blora,- Tim penilai lomba desa tingkat Kabupaten Blora mendatangi desa Brabowan Kecamatan Sambong untuk dinilai pada kegiatan lomba desa yang di adakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Desa Brabowan sendiri menjadi satu-satunya harapan bagi warga Sambong untuk berjaya di Kabupaten Blora membawa nama Kecamatan Sambong, karena desa Brabowan menjadi perwakilan satu-satunya dari Kecamatan Sambong yang lolos ferivikasi pada tahapan sebelumnya (31/03/17).
Hadir dalam penilaian desa tersebut yakni Camat Sambong Tjahyono, S.sos, Kepala Desa Brabowan Indarsih, Ketua Tim penilai Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Blora Catur Pambudi, Kapolsek Sambong diwakili Kanit Binmas Aiptu Partoni, Bhabinkamtibmas Desa Brabowan Bripka Agus Puji, Bhabinsa Koramil Sambong Sertu Jery Waluyo, dan ketua PKK Kabupaten Blora Yayuk.
Beberapa hari sebelumnya Bhabinkamtibmas Bripka Agus Puji bersama seluruh perangkat Desa Brabowan sudah mempersiapkan dan memberikan pembinaan terkait bidang Keamanan dan ketertiban masyarakat antara lain pembinaan baris berbaris terhadap peleton Linmas, pembinaan Sistim keamanan lingkungan dan administrasi serta perlengkapannya, Simulasi latihan penanggulangan ketika terjadi bencana alam dan mekanisme pelaporan oleh petugas siskamling ketika terjadi gangguan kamtibmas.
Adapun tujuan dari rangkaian secara umum tujuan dari lomba desa yaitu untuk mendorong usaha pembangunan yang dilaksanakan masyarakat desa dan kelurahan atas dasar tekad dan kekuatan sendiri. Untuk mengetahui kegiatan pembangunan yang dilaksanakan masyarakat di Desa dan Kelurahan selama kurun waktu satu tahun dalam wujud peningkatan kuwalitas hidup ekonomi, politik, sosial dan budaya dan Kamtibmas. Untuk menetapkan desa Desa atau Kelurahan yang berprestasi dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan lomba desa se-Kabupaten Blora oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa mempunyai sasaran yaitu pelaksaaan pemberdayaan masyarakat selama kurun waktu satu tahun terakhir yang dilaksanakan oleh masyarakat desa dan kelurahan bersama-sama dengan pemerintah yang dititik beratkan pada usaha gotong royong dan keswadayaan masyarakat berdasarkan data realita pembangunan dengan pembanding hasil pembangunan pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Bripka Agus Puji mengatakan secara umum di desa Brabowan memang menjadi sorotan utama untuk hal pembangunan desa dan kondisi kamtibmas yang kondusif, bhabinkamtibmas, babinsa dan kepala desa Brabowan sering menghimbau untuk seluruh warga.  “Seluruh elemen masyarakat bekerja besama-sama dengan asas gotong royong dalam kebersamaan untuk memelihara lingkungan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,”  pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

PEDAGANG DI CEPU SENANG PEROLEH GEROBAK PERINDO

Ketua DPD Perindo Blora, Bambang Anto Wibowo Menyerahkan Gerobak
Blora,- Sembilan pedagang makanan di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora mendapatkan bantuan gerobak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Partai Perindo, (30/3/2017). Pembagian bantuan gerobak dilakukan di Kantor DPC Perindo Cepu yang berada di Perumahan BRI Cepu. Sembilan pedagang yang mendapat bantuan gerobak merupakan mitra binaan UMKM DPD Perindo Blora.
Ketua DPD Perindo Blora, Bambang Anto Wibowo, menjelaskan bahwa tujuan pemberian gerobak UMKM binaan Perindo, untuk membantu meningkatkan ekonomi para pedagang kecil agar bisa lebih mandiri. "Kriteria pedagang yang mendapat bantuan gerobak minimal sudah berdiri selama satu tahun," ungkap  Bambang kepada media.
Harapannya, lanjut Bambang Anto Wibowo, bantuan gerobak bagi para pedagang bisa dimanfaatkan dengan baik agar perekonomiannya bisa meningkat. Pembinaan para pedagang yang dilakukan Partai Perindo akan terus dilakukan hingga mampu menjadi pengusaha UMKM yang mandiri. Sehingga kehidupannya bisa lebih sejahtera. "Harapannya bantuan gerobak ini bisa dimanfaatkan dengan baik agar kesejahteraan masyarakat kecil bisa tercapai," pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

PUSTERAD BERI PEMBELAKAN ANGGOTA 410/ALUGORO SEBELUM PRAJURIT TUGAS KE PAPUA

Pembekalan Binter Siapsat Tugas Ops Pamtas RI-PNG Tim Pusterad di Yonif 410/Alugoro
Blora,- Batalyon 410/Alugoro pada Rabu (30/03/2017) menerima kunjungan dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) dalam rangka memberikan arahan terkait kegiatan prajurit yang akan melaksanakan tugas di daerah perbatasan Papua oleh Kolonel Inf Sugiyono dari Pusterad bersama Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama Kolonel Inf Joseph Robert Giri, S.I.P, M.Si. yang didampingi Danyon 410/Alugoro Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos.
Sebagaimana keterangan pers yang disampaikan Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Joseph Robert Giri, S.I.P, M.Si. menerangkan bahwa dalam rangka tugas negara yang akan dilakukan oleh prajurit anggota Batalyon 410/Alugoro dalam melaksanakan tugas di Papua beberapa waktu terakhir ini, sering mendapatkan kunjungan dan arahan, dengan harapan prajurit dapat membaur dan membantu masyarakat di perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia di Papua, maka dari Pusat Teritorial Angkatan Darat ini  perlu memberikan pelajaran dan arahan yang terkait dengan pelaksanaan tugas khususnya bidang teritorial, pada kesempatan ini disampaikan oleh Kolonel Inf Sugiyono, “Beberapa waktu ini banyaknya kunjungan ke Alugoro, dalam rangka pengarahan dan pemeriksaan kesiapan pasukan itu sendiri, baik perlengkapan, kesiapan materiil dan kesiapan moral orang perorang itu sendiri,” jelas Danrem 073/Makutarama.
Lanjut Kolonel Inf Joseph Robert Giri, masih ada pembekalan dan pemeriksaan sebelum prajurit Batalyon 410/Alugoro melaksanakan tugas di Papua, yakni Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI mewakili Panglima TNI, setelah Asops memeriksa prajurit Batalyon 410/Alugoro dan menyatakan siap, maka prajurit dari Yonif 410/Alugoro diberangkatkan ke Papua, “Apabila telah dinyatakan siap maka dua minggu kedepan, pasukan TNI dari Batalyon 410 Alugoro Siap diberangkatkan,” tandas Kolonel Inf Joseph Robert Giri.
Mengingat selama melaksanakan tugas didaerah penugasan akan bersentuhan langsung dengan masyarakat, maka Pusterad memberikan pengetahuan tentang bagaimana bersikap yang baik dan santun dalam merebut hati rakyat selama di daerah penugasan.
Kolonel Inf Sugiyono dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) dalam arahan dan memberikan bekal kepada prajurit Yonif 410/Alugoro yang akan melaksanakan tugas mengatakan, pada intinya Binter sebagai fungsi utama untuk membantu pemerintah dan demi terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. “Buatlah sebaik mungkin Komunikasi Sosial dengan masyarakat, tunjukkan prestasi untuk membuat terobosan komsos agar kemanungalan TNI dengan Rakyat dapat terwujud di Papua,” pesan Kolonel Inf Sugiyono kepada prajurit Batalyon 410/Alugoro.

Beberapa hal yang turut disampaikan antara lain, menjaga komunikasi dan hubungan yang baik dengan para pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah terlebih masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan. (adi sanrico)
Share:

P4GN DI KABUPATEN BLORA

P4GN Di Kecamatan Banjarejo
Blora,- Bertempat di Kantor Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora, dilaksanakan Sosialisasi  Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkotika (P4GN) oleh Kesbang Pol Kabupaten Blora (28/03/2017). Hadir pada acara tersebut, Kepala Kesbang Pol Kabuapten Blora Mei Naryomo. Camat Kecamatan Banjarejo Supriyanto bersama Forkopimcam Banjarejo.
Camat Banjarejo Supriyanto menjelaskan bahwa dengan maraknya pengguna di mana-mana maka para undangan setelah mengikuti kegiatan ini, apa yang di sampaikan para nara sumber akan ditularkan kepada Masyarakat di sekitarnya .
Sementara itu, Kepala Kantor Kesbang Pol Kabupaten Blora Mei Naryono menegaskan apabila kita membicarakan adanya penyalahgunaan Narkoba ini.  Harapan dari Pemerintah dan Para Aparatnya supaya memerangi Narkoba, “Narkoba ini sudah melanda seluruh kalangan Masyarakat dari  berbagai unsur,” tegas Mei Naryono.
Pada kesempatan itu, Kasat Narkoba Polres Blora AKP Suparlan menyampaikan beberapa kasus di kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Menunjukkan Beberapa jenis Narkoba dan efek bagi si Pengguna, Dampak orang yang menggunakan atau meyalahgunaan narkoba  akan mengalami ketergantungan, terhadap obat-obatan  tersebut. “Apabila ada warga para kades ada yang merasa kena Narkoba Bisa menyampaikanya, itu nanti akan direhabilitasi/diobati, bukan dipenjara namun ada di Pondok Bahkan tempatcRehabilitasi itu ada di Purwodadi. Di Kabupaten Blora rencana juga akan dibangun  tempat Rehabilitasi,” harapan AKP Suparlan.
Nara Sumber dari Dinas Kesehatan  Nanik Srimulyani S.Kes.Msi. membeberkan bahwa mengapa banyak orang sudah tau kalo bagi Pengguna Narkoba itu berbahaya ? Ada 10 bahaya Narkoba bagi kesehatan yang wajib kita ketahui, merusak sistem pernafasan, asap dari Narkoba  seperti ganja, dan menggunakan Bong hal itu orang disekitarnya juga akan mengalami juga atau seperti menggunakanya, bahkan juga akan mengganggu kelancaran peredaran darah. “Gangguan sistem Syaraf Pusat. tidak butuh waktu lama  untuk senyawa kimia, juga bisa menyebabkan disfungsi hati, merusak juga sistem imun dalam tubuh, apabila mengkonsumsi Narkoba,” tegas Nanik Srimulyani S,Kes Msi.
Nara sumber dari Badan Narkotika Narkotika (BNN) Sutrianingsi S.Psi. mengatakan bahwa Narkotika sesuai undang-undang nomor 35 tahun 2009 Narkotika dibagi 3 Golongan, meliputi Golongan 1, tidak dipetbolehkan untuk pengobatan, namun untuk Narkotika. Untuk Golonan 2, diperbolehkan untuk pengobatan sebagaimana bila perlu menggunakam. Dan Golongan 3, memang untuk obat  bagi Pasien.
Memang obat-obatan dibuat dari bahan-bahan kimia yang membahayakan,  termasuk jamur kotoran Sapi (masrum),  Hal ini juga sangat membahayakan bagi penggunanya, “Ketika mengkonsumsi bisa membuat halusinasi  namun jamur ini juga sangat membahayakan, bagi orang yg menggunakan Narkoba juga akan segera mengalami penuaan, dan juga mudah marah, atau sensitif,” ungkap Sutrianingsi S.Psi.
Di akhir penyampaian materi, peserta memberikan pertanyaan-pertanyaan diataranya pertanyaan dari Anggota Koramil Banjarejo Babinsa Serda Suroto. Apabila ada pengguna yang jelas menggunakan apakah boleh langsung ditangkap.; “Masyarakat langsung boleh menangkap.apa lago Bhabinsa  ,sangat boleh langsung menyerahkan ke pihak Kepolisian,” Jawab AKP Suparlan.

Di Kabupaten Blora dari tingkat Kabupaten sampai Tingkat Kecamatan akan di bentuk Pemuda Anti Narkoba. Lalu pertayaan Ibu Ida warga Desa Sembungin Kecamatan Banjarejo. Mengenai bagaimana cara mengatasi anak yang mabuk berat. “Apabila ada keluarga yang Mabuk berat, dalam hal ini akan sembuh dengan sendirinya, atau  dimandikan,” jawab Nara Sumber dari DKK Kabupaten Blora. (adi sanrico)
Share:

KARYA BHAKTI DI TMP “WIRA BHAKTI” BLORA

Kegiatan Pembersihan TMP Wira Bhakti Blora
Blora,- Dalam rangka peringati HUT Persit KCK ke-71 tahun 2017, Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora melakukan Karya Bhakti pembersihan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wira Bhakti Blora, (30/03/2017) Pelaksanaan karya bhakti tersebut diterjunkan sejumlah 18 personel dari Koramil 01/Kota,
Danramil Kota, Kapten Chb M. Rifai agar dalam pelaksanaannya cepat rampung dan hasilnya bisa dipertanggung jawabkan dan di laporkan pada pimpinan. “Sasaran pembersihan seputaran Taman Makam Pahlawan baik di dalam maupun diluar area makam, pemotongan rumput dan pemangkasan tanaman serta pembersihan batu nisan,“ Jelas Danramil Kota.
Kegiatan karya bhakti di TMP Wira Bhakti Blora ini sudah menjadi rutinitas dan tanggung jawab Koramil 01/Kota, untuk menjaga dan merawatnya.
Peserta KB Dua Anak Cukup Desa Klagen Kecamatan Kedungtuban
Babinsa Koramil 08/Kedungtuban Dampingi Warga Program KB
Dalam rangka mendukung pemerintah Kabupaten Blora dibidang program Keluarga Berencana (KB) dua anak cukup, Babinsa Koramil 08/Kedungtuban Kodim 0721/Blora Pelda Wardoyo bersama tiga Babinsa lainnya, melaksanakan kegiatan pendampingan program KB pada warga Desa Klagen Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora, tempat di Puskesmas Kedungtuban dengan jumlah Akseptor 15 orang. (30/03/2017)
Kegiatan pendampingan KB merupakan salah satu pelaksanaan Binter di lapangan. Kegiatan ini tercipta karena koordinasi yg baik antara Koramil dengan PLKB Kecamatan Kedungtuban. “Dalam pelaksanaannya Babinsa didampingi kader KB Desa Klagen,” Kata Danramil Kapten Inf Darmanto.

Menurutnya, Pendampingan KB Kes sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat dan generasi yang sehat. Progam TNI manunggal KB kesehatan bertujuan mendukung upaya percapaian sasaran kegiatan KB, pembangunan keluarga sejahtera dan pembangunan kesehatan dengan sasaran warga yang mempuyai keterbatasan sarana dan prasarana dan kondisi sosial. “Keberhasilan progam KB tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak mulai dari unsur Pemerintah Daerah (Pemda) hingga tokoh masyarakat termasuk kader kelurga berencana kususnya anggota TNI yang berdinas disatuan Toritorial,” Pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

KASAT RESKRIM POLRES BLORA DIJABAT AKP HERRY DWI UTOMO

Serah Terima Jabatan Kasat Reskrim Polres Blora AKP Herry Dwi Utomo Disaksikan Kapolres Blora
Blora,- Dinamika organisasi di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Blora, Serah Terima Jabatan merupakan instrument yang sangat penting dan tepat, digunakan sebagai sarana evaluasi dan penyegaran terhadap kinerja kesatuan. Dengan pengisian jabatan sesuai dengan disipilin ilmu, pengalaman dan karakter tugas serta memungkinkan organisasi dapat lebih mampu mengembangkan produktifitas dan kinerja satuan.
Kapolres Blora AKBP Surisman SIK, M.H memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim dan Kasat Shabara  Polres Blora yang digelar di aula Arrya Guna Polres Blora, Rabu 29 Maret 2017 dimulai pukul 09.00 WIB, diikuti oleh pejabat utama yakni Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran dan perwakilan anggota yang ada di lingkungan Polres Blora, serta perwakilan Bhayangkari.
Sertijab ini dilaksanakan sesuai dengan Keputusan Kapolda Jawa Tengah nomor  KEP/658/III/2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan dilingkungan Polda Jateng.
Dua perwira yang menduduki jabatan baru di Kesatuan Polres Blora yakni  AKP Herry Dwi Utomo S.H, M.H yang sebelumnya menjabat Kasat Shabara Polres Blora, sekarang menduduki jabatan baru sebagai Kasat Reskrim Polres Blora menggantikan pejabat lama AKP Asnanto, S.H, yang sekarang menduduki jabatan baru sebagai Kasat Reskrim Polres Magelang. Sedangkan jabatan Kasat Shabara Polres Blora baru, dijabat oleh AKP Siswanto, S.sos yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Kragan Polres Rembang Polda Jateng.
Kapolres Blora dalam amanatnya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kinerja serta pengabdian pejabat lama yang telah mencurahkan pikiran dan tenaganya dalam pertugas selama ini. “Saya, atas nama pribadi dan selaku pimpinan mengucapkan selamat atas promosi jabatan yang diperoleh dan semoga ditempat tugas yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya,” ujarnya.
AKBP Surisman mengucapkan selamat kepada para pejabat baru yang telah dilantik yakni AKP Herry Dwi Utomo dan AKP Siswanto. “Saya yakin dan percaya dengan bekal pengalaman dan kemampuan yang saudara miliki selama ini, saudara mampu melaksanakan tugas sebagai Kasat Reskrim dan Kasat Shabara Polres Blora dengan baik, terlebih kepada AKP Siswanto saya harap agar segera menyesuaikan dengan lingkungan Polres Blora,” tegasnya.
Diharapkan dengan adanya bekal pengalaman-pengalaman bertugas di tempat sebelumnya, mampu memunculkan kreatifitas baru untuk kemajuan Polri dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.
Kapolres Blora juga memerintahkan para pejabat yang baru agar melanjutkan program-program dari pejabat lama jika dinilai baik. “Buatlah terobasan-terobosan yang bersifat inovatif dalam rangka trust building dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” imbuh AKBP Surisman.

Dalam kegiatan upacara sertijab yang berjalan lancar, diharapkan oleh Kapolres Blora setiap langkah pengabdian dalam rangka menegakkan supremasi hukum, menjaga kamtibmas serta sebagai pelindung, pengamyom dan pelayanan masyarakat. Usai upacara serah terima jabatan (sertijab) dilanjutkan jabat tangan pemberian ucapan selamat, dan kenal pamit dengan pemberian cindera mata kepada pejabat lama diaula Mapolres Blora. (adi sanrico)
Share:

PEMERIKSAAN KESIAPAN OPERASI SATGAS YONIF 410/ALUGORO

Pemeriksaan Kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon 410/Alugoro
Blora,- Yonif 410/Alugoro Dalam pelaksanaan satuan tugas tempur telah di periksa dalam kesiapannya oleh tim Mabesad Kolonel Inf Haryanto beserta rombongan untuk mengecek kesiapan operasi Yonif 410/Alugoro dalam melaksanakan tugas Pamtas darat RI-PNG TA 2017, dalam pengecekannya didampingi oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjend TNI Fadhilla beserta para Asisten Kodam IV/Diponegoro dan Kabalak, hadir juga Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Joseph Robert Giri, SIP, Msi turut mendampingi tim Mabesad dalam pelaksanaan pemeriksaan  kesiapan operasi Satgas Yonif 410/Alugoro.
Menurut penjelasan Tim Mabesad Kolonel Inf Haryanto mengatakan bahwa dalam pelaksanaan gelarpun semua perlengkapan baik personel maupun materiil diperiksa secara detail oleh tim Mabesad, dikarenakan semua Kaporlap dari baju, sepatu, obat-obatan atau lainnya pemberian negara yang harus sudah siap digunakan atau dipakai untuk berangkat ke medan tugas operasi di wilayah Papua.
Brigjend TNI Fadhilla Memeriksa Prajurit Batalyon 410/Alugoro
Sementara itu, Kasdam IV/Diponegoro Brigjend TNI Fadhilla  menyampaikan agar Yonif 410/Alugoro dalam melaksanakan tugas operasi selain melaksanakan tugas pokok menjaga pengamanan perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Papua Nugini (RI-PNG) dan menciptakan kesan yang baik bagi masyarakat Kabupaten Keerom yang masih sangat kurang dalam pendidikannya.

Komandan Satgas Yonif 410/Alugoro Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos. beserta 450 prajurit akan melaksanakan tugas ini dengan sepenuh hati demi keutuhan NKRI. “Prajurit Yonif 410/Alugoro sanggup melaksanakan tugas yang dibebankan oleh Negara dan siap melaksanakan dengan baik, sampai berhasil,” tegas Letkol Inf M. Heri Amrulloh. (adi sanrico)
Share:

PKD CETAK KADER MILITAN PMII BLORA

PKD Pengurus Cabang PMII Kabupaten Blora
Blora,- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Blora mengadakan kegiatan Pelatihan Kader Dasar (PKD) PMII di MI NU Bustanul Ulum Kedungwungu Todanan, kegiatan tersebut dilaksanakan Sabtu hingga Senin 25-27 Maret 2017. Hadir Dalam Pembukaan Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Todanan, Kyai Saimuri, Perwakilan MI NU Bustanul Ulum Kedungwungu sekaligus anggota Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Blora, Nur Faizin, S.Pd.I. Sekretari Umum PC PMII Blora, Abdul Malik beserta segenap pengurus, Delegasi 4 Pengurus Komisariat (PK) PMII se cabang Blora dan Peserta.
Pembukaan dilaksanakan pada pukul 19.30 WIB di Aula MI tersebut, sejumlah 20 Orang dari empat Komisariat PMII se-Cabang Blora yang telah melalui Screening Panitia.
Nara Sumber PKD meliputi Ngatono dari Mabincab PMII Blora, materi Strategi Pengembangan PMII. Agus Mulyono, Pengurus Besar (PB) PMII, materi Paradigma PMII. Mahmudi Abduh, PC NU Blora/Alumni PMII Blora, materi Ahlussunnah Wal Jamaah. M. Hamdun, Mabincab PMII Blora, Materi Analisi Sosial. M. Arib Pak’i, Mabincab PMII Blora, Materi Analisis Wacana. Nur Faizin S.PdI Mabincab PMII Blora, Materi Study Advokasi dan Pendampingan Msyarakat. Moesafa,S.Fil.I, Mabincab PMII Blora, Materi Teknik Loby & Membangun Jaringan dan M. Yunus Bahtiar R,Msi, Mabincab PMII Blora, Materi PMII dalam Bingkai Ke-Blora-an.
Dalam Sambutannya PC PMII Blora Abdul Malik menjelaskan bahwa PKD kali ini mentargetkan argetkan kader-kader yang memiliki militansi tinggi, untuk menjadi motor penggerak kaderisasi. Dalam kegiatan kaderisasi ini, juga akan diberikan bekal ilmu yang akan digunakan kader PMII dalam bertugas. PKD yang diikuti oleh 20 orang anggota pilihan yang berasal dari komisariat PMII di kampus-kampus di Blora.
“PKD merupakan agenda wajib yang dilaksanakan minimal satu tahun sekali. Sehingga, kader-kader alumni PKD bisa membantu kerja-kerja di Rayon, Komisariat maupun Cabang,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Blora, Nur Faizin Mengatakan bahwa kader PMII harus kuat dalam menghadapi segala situsi dan kondisi. Serta tetap semangat, optimis dan menjaga kesolidan. Karena tugas kedepan bukan hanya pintar saja, namun mampu mengaplikasian ilmu yang didapatkan. “Pikirane banter tangane kendo, bicarane banter pikirane kendo. Namun mampu menyeimbangan fikiran ucapan dan tindakan. Diharapkan PKD bukan hanya acara seremonial, tapi pasca PKD ada tindak lanjut formal, informal maupun nonformal, supaya terbangun ikatan emosional yang kuat antar kader dan alumni. Sehingga ada rasa Satu hati satu nasib satu pemikiran,” tandas Nur Faizin.

Pada kesempatan itu, Ketua Tanfidziah MWC Nahdlatul Ulama Kec. Todanan, Kyai Saimuri sekaligus Pembukaan Kegiatan PKD PMII Blora 2017 mengingatkan perlunya membangun gerakan PMII secara konsisten. “Albidayah Wa Nihayah, hidup kita adalah permulaan. Harokah kita junjung tinggi, kawitan nudohno pungkasan (Permulaan menunjukan hasil akhirnya). Selain itu, Ia menambahkan agar PMII menciptakan kader-kader yang berkualitas, sehingga mampu mengawal pembangunan di Blora. Agar lebih baik kedepannya dengan adanya PMII,” pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

PEMANAH MASA DEPAN KOTA SATE RAIH TIGA MEDALI DI KEJURNAS JOGJA OPEN 2017

Dhea Ediand Widiaksakti Pelajar SMP Negeri 1 Blora Juarra II Nasional Olympic Round  Dan Individual
Blora- Atlet panahan asal Blora telah menoreh prestasi lagi, dalam ajang bergensi di Yogyakarta kemaren berhasil membidik tiga medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas), 2nd Jogja Open Archery Competition 2017, 24-28 Maret 2017. Tiga medali itu diraih Arya Wibowo (umum), dan Dhea Ediand Widiaskati (SMP) yang turun di Divisi Standar Bow. “Blora turunkan delapan pemanah, dua diantaranya eks atlet PON Jabar,” jelas Ketua Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Blora, Sukiman, (28/03/2017).
Di Jogya Open tersebut, lanjut Sukiman, atlet Blora mendapat pengalaman yang cukup berharga, selain bertemu 700 lebih atlet panahan dari berbagai provinsi di Indonesia, juga berlomba dengan belasan pemanah luar negeri asal India dan Malaysia di Lapangan Minggiran, Suryodiningkratan, Yogyakarta.
Sementara itu, Pelatih Perpani Blora Winartono menjelaskan bahwa Aryo Wibowo (eks atlet PON Jabar) yang turun di Divisi Standar Bow, keluar sebagai juara III (medali perunggu) tingkat umum jarak 40 meter putra total individual. “Seharusnya Bowo bisa meraih medali emas atau perak, sayangnya dia kurang tenang di dua tembakan terakhir,” tandas pelatih Perpani Blora Winartono.
Namun tim Blora tetap merasa berbangga, karena pemanah masa depan “kota sate” Dhea Ediand Widiaksakti (kelompok SMP), berhasil membidik dua medali perak Divisi Standar Bow, masing-masing juara II total individual jarak 30 meter, dan di sesi olympic round (aduan). “Dhea cukup tenang di turujn di sesi aduan maupunjh antar jarak, namun bidikan lawannya lebih bagus,” tambah Winartono.

Lanjut Winartono, Pemanah lainnnya antara lain Novia Anggi Fitiriani, Putriana, Annisafatma belum berhasil meraih juara di event tingkat nasional itu. Demikian juga dengan Norika Yolandari (eks pemanah PON Jabar), kali ini juga belum bisa berprestasi, karena hanya berada di rangking 15 nasional dari 68 pemanah Divisi Fita Recurve yang turun di Kejurnas Jogja Open, karena faktor peralatan (bow). “Rencananya Blora kemaren mengirim 18 pemanah, namun banyak atlet yang harus konsentrasi di ujian sekolahnya,” pungkas Winartono. (adi sanrico)
Share:

PEMUDA MENCURI MOTOR DIARAK WARGA KE POLSEK JEPON

Barang Bukti Sepeda Motor K-5179-LN
Blora- Seorang laki-laki muda bernama Rio Ferdi Andika (20) warga Dk. Balongan RT.01/RW.16 Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Apes benar saat melakukan aksi pencurian sepeda motor harus diamankan Polsek Jepon Polres Blora setelah tertangkap tangan oleh warga lantaran melakukan pencurian sebuah sepeda motor. Korban Pencurian sekaligus pelapor Sugiyono (61th) warga Desa Geneng RT. 004 RW. 001 Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora membenarkan kejadian yang dialamiya sekitar pukul 14.00 WIB tadi. Sebuah sepedah motor Merk Suzuki Shogun Tahun 1997 Nomor Polisi K-5179-LN yang sedang terparkir di pinggir jalan dibawah pohon bambu di sikat pelaku.
Saat itu Sugiyono sedang bekerja disawah memakirkan sepeda motornya di pinngir jalan di bawah pohon bambu dengan kondisi kunci sepeda motornya masih menempel tergantung di sepeda motor tersebut. Rupanya keberuntungan tidak memihak kepada Rio Ferdi Andika (pelaku) yang berusaha akan melarikan sepeda motor itu, tiba-tiba pelapor Sugiyono melihat tersangka sudah berada di samping motornya dengan mencoba menyalakan mesin untuk membawa kabur motornya. Sepontan pelapor berteriak maling-maling-maling yang saat itu posisi sepeda motornya sudah berjalan kearah barat.
Sontak teriakan tersebut menggegerkan warga sekitar dan kemudian langsung membantu melakukan pengejaran terhadap tersangka. Tidak terlalu jauh baru dibawa lari kira-kira sekitar 50 meter pelaku berhasil ditangkap warga. Beruntung pelaku tidak dihakimi oleh warga, pelaku langsung bawa rame-rame dan diserahkan ke kantor Kepolisian Polsek Jepon Polres Blora untuk dilakukan langkah penahanan dan diproses secara hukum.

Dari hasil perbuatnya pelaku Rio Ferdi Andika dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian yakni mengambil barang milik orang lain yang sebagian atau seluruhnya dengan maksud memiliki secara melawan hukum, dengan ancaman hukuman penjara maksimal Lima tahun. (adi sanrico)
Share:

PRESTASI PECATUR MUDA BERBAKAT DARI BLORA

Adib Noor Dan Galang Kelvin Pecatur Muda Berbakat Asal Blora
Blora,- Satu medali emas dan satu medali perak yang diraih Adib Noor dan Galang Kelvin di Seleksi Liga Catur Yunior se-Korwil Pati eks Karesidenan Pati di Rembang pekan lalu diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi pecatur muda asal Blora lainnya guna meraih prestasi. Seleksi Liga Catur Yunior meliputi Usia 12 tahun (U12) Putra dan Putri, Usia 18 tahun (U18).
Sebanyak tiga puluh delapan atlet catur dari Kabupaten Blora mulai kemarin berlaga di seleksi bersaing dengan pecatur asal Kudus, Pati Jepara dan Rembang. Satu dari tiga puluh delapan pecatur yang tampil di persiapan liga itu adalah Adib Noor. Dia telah memperoleh peringkat satu U12 putra.
Usai menerima medali emas pecatur muda berbakat ini Adib Noor menuturkan bahwa persiapan untuk bertanding ini sudah dilakukan sejak setahun yang lalu, Adib Noor mengaku sudah rutin berlatih untuk mengasah kepandaian dan kepintaran dalam bermain catur sejak sekolah dasar, “Latihan rutin untuk melancarkan ketrampilan bermain catur harus dilakukan terus menerus,” jelas Adib Noor.
Selain itu, Galang Kelvin yang turun di U12 putra juga, harus puas memperoleh medali perak, namun dia tidak patah semangat untuk tetap berlatih melancarkan otak percaturannya, “Justru medali perak ini yang akan memacu saya untuk tetap giat berlatih,” ucap Galang Kelvin usai menerima medali perak tersebut.
”Prestasi yang diraih di Seleksi Liga Catur Yunior di Rembang kami harap bisa menjadi penyemangat guna berprestasi di kejuaraan selanjutnyua,” ujar Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Blora Siswanto S.Pd., kemarin.
Even yang diikuti ratusan pecatur muda berbakat dari seluruh eks-Karesidenan Pati ini merupakan ajang pemanasan bagi atlet sebelum tampil di Liga Catur Yunior tingkat Jawa Tengah.

Ketua Percasi Kabupaten Blora Siswanto S.Pd. mengatakan, Kejurprov Catur Jawa Tengah yang diikuti atlet dari kabupaten dan kota di Jateng ini diawali dari seleksi liga catur yunior dari berbagai Korwil, slah satunya adalah Korwil Pati kali ini ditempatkan di Rembang. ”Semoga pecatur muda berbakat dari Blora ada yang lolos tampil di tingkat Provinsi dan Kejurnas,” pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

WARGA KALINANAS CURI KAYU JATI DI HUTAN LINDUNG DIGARUK POLHUT DAN POLISI

Barang Bukti Kayu Jati Dari Hutan Lindung Blora
Blora,- Seorang pencuri kayu jati bernama Wagiman alias Leto (39th), warga Desa Kalinanas Kecamatan Japah Kabupaten Blora, diduga sedang mencuri kayu jati di kawasan hutan lindung BKPH Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, ditangkap petugas gabungan Polisi Hutan (Polhut) dan Polsek Japah Polres Blora. Minggu (26/03/2017). Dari tangan pelaku, petugas menyita lima batang kayu jati hasil curian.  Disita pula sejumlah peralatan gergaji untuk memotong kayu dan sebuah motor  yang dipakai untuk mengangkut kayu. “Tersangka saat itu sedang membawa kayu jati tersebut dari hutan. Namun, saat kita lakukan pemeriksaan ternyata pelaku tidak memiliki dokumen sah. Kita langsung amankan,” terang Kapolsek Japah, AKP Daryoto.
Penangkapan pelaku bermula, saat dia sedang melakukan aktivitas pengambilan kayu jati di hutan petak 71 RPH Sangkrah, BKPH Ngiri, KPH Mantingan pada Sabtu (25/03/2017) sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara salah satu petugas Polisi Hutan bernama Priyo (41th) yang curiga dengan kayu yang dibawa pelaku, kemudian memberikan informasi kepada rekannya yang berada di kantor perhutani untuk meneruskan ke Polsek Japah.
Berbekal informasi tersebut, petugas gabungan Polsek Japah dan Polisi Hutan kemudian melakukan penyelidikan di lokasi yang diinformasikan. “Dan saat tiba di lokasi, anggota yang datang kemudian melakukan pengejaran dengan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan beserta barang bukti hasil pencurian katu jati tersebut,” ujar AKP Daryoto Kapolsek Japah.

Dan akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 82 (1) huruf c dan (2) Jo pasal 12 huruf c UU RI No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberatan Perusakan Hutan, dan pasal 50 (3) huruf e, pasal 78 (5), UU RI No. 41 thn 1999 tentang Kehutanan. (adi sanrico)
Share:

MENELUSURI PECINAN BLORA SAMBANGI RUMAH DINAS WAKIL BUPATI

Wakil Bupati Blora Di Rumah Dinas Wabup Jalan Pemuda Blora
Blora,- Yayasan Mahameru Blora yang bergelut di bidang penelusuran sejarah dan benda-benda cagar budaya di Kabupaten Blora pada Minggu pagi (26/03/2017) menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Pecinan Blora. Dengan diikuti peserta sebanyak 30 an orang yang berasal dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum, mereka menyambangi bangunan-bangunan tua peninggalan etnis Tionghoa dan Kolonial Belanda yang merupakan cagar budaya di wilayah Kota Blora.
Kegiatan diawali dari komplek Klenteng TITD Hok Tik Bio Blora yang berada di Jalan Pemuda nomor 38. Disini mereka mengabadikan bangunan tempat ibadah yang digunakan sembahyang oleh agama Konghucu dan berdialog dengan juru kunci. Lantas bergeser ke beberapa rumah tua milik keturunan Tionghoa yang berada di pusat Kota Blora seperti rumah Tentara Pelajar, rumah Seruni, dan banyak lainnya.
Salah satunya adalah bangunan tua di Jalan Pemuda nomor 15 Kota Blora yang kini masih berdiri kokoh dan difungsikan sebagai rumah dinas Wakil Bupati Blora. Disini peserta Ekspedisi Pecinan diterima langsung oleh sang Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si. Mereka dipersilahkan mendokumentasikan gambar bangunan dari berbagai sudut ruangan. Bahkan seluruh peserta diijinkan masuk rumah hingga belakang. “Silahkan mau mau foto-foto rumah ini. Nanti kalau ada yang ingin ditanyakan tolong disampaikan saja,” ucap Arief Rohman sambil membukakan pintu rumah dinasnya.
Mereka tampak asik menjepret beberapa bagian bangunan rumah yang pernah digunakan sebagai Rumah Dinas Bupati disaat Pendopo Kabupaten direnovasi tahun 1980 an ini. Pilar bangunan yang besar dan pintu yang tinggi, menjadi pembeda dan dinilai khas sebagai bangunan peninggalan jaman kolonial Belanda. “Rumah ini dahulu pernah dijadikan Rumah Dinas Bupati di masa kepemimpinan Bupati Sumarno. Minggu lalu kebetulan salah satu putrinya datang ke Blora dan bernostalgia disini. Ia mengatakan bahwa dulu pernah tinggal disini saat Bapaknya menjadi Bupati. Setelah itu pernah digunakan untuk Kantor Bappeda Kabupaten Blora,” terang Arief Rohman kepada peserta Ekspedisi Pecinan.
Ia mengapresiasi kegiatan ekspedisi Pecinan yang diselenggarakan oleh Yayasan Mahameru tersebut. “Saya ucapkan terimakasih untuk para penggagasnya dari Yayasan Mahameru ada Mas Mas Nanang, Mas Iko, Mas Totok dan kawan-kawan. Dengan kegiatan ini kita bisa mengenalkan benda-benda atau bangunan cagar budaya kepada generasi muda. Bagus, bisa jadi agenda wisata jelajah bangunan tua Blora ini,” ujarnya.
Sementara itu Ayu Rosyida salah satu peserta Ekspedisi Pecinan dari Kecamatan Jepon mengaku senang bisa berekspedisi menjelajahi bangunan-bangunan tua di Kota Blora beramai-ramai. “Baru kali ini ikut kegiatan seperti ini. Rasanya senang bisa mengetahui sejarah gedung-gedung tua di Blora, apalagi tadi ikut masuk ke rumah dinas Wakil Bupati dan diterima dengan ramah,” tuturnya.
Untuk menambah semangat peserta Ekspedisi Pecinan, panitia penyelenggara juga mengadakan lomba foto pecinan. Sehingga tidak hanya sekedar berburu foto dan sejarah bangunan tua saja, mereka juga berkompetisi menciptakan karya foto yang menarik tentang bangunan tua.
Susanto Raharjo alias Teksun seorang tokoh keturunan etnis Tionghoa Blora juga turut senang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan Yayasan Mahameru. Bahkan dirinya bersedia menjadi pemandu atau narasumber tentang rumah-rumah tua yang ada di Blora.
Adapun Ketua Rombongan Ekspedisi Pecinan Blora, Nanang Fahrurozi menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan di Blora. Tujuannya untuk memperkenalkan benda dan bangunan cagar budaya peninggalan etnis Tionghoa ke kalangan masyarakat umum sehingga mewujudkan kebersamaan serta kesepahaman antara pribumi dan etnis keturunan. “Kami ingin benda dan bangunan cagar budaya di Kabupaten Blora ini tetap terjaga kelestariannya. Sehingga kami merasa perlu mengenalkannya kepada generasi muda. Selain itu juga agar timbul tali persaudaraan diantara pribumi dan etnis keturunan di Blora, ditengah santernya isu SARA yang berkembang di ibukota,” jelas Nanang.

Tidak hanya berhenti disini saja, menurutnya kedepan kegiatan seperti ini juga akan dilaksanakan secara rutin berkala. “Kami mohon doanya agar bisa dilaksanakan tiga bulan sekali. Harapannya kegiatan seperti ini bisa menjadi trip wisata edukasi. Kita jalan kaki bersama sama menyambangi bangunan bangunan tua di Kota Blora,” pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

ATLIT GULAT BLORA BORONG MEDALI KEJURDA

Pertandingan Kejurda Gulat Di Gor Gemilang Kabupaten Magelang
Blora,- Sembilan Orang Atlit Gulat asal Kabupaten Blora mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tingkat Jawa Tengah di GOR Gemilang Kabupaten Magelang kemaren (24/03/2017), dalam rangka memperebutkan piala Bupati Kejurda Gulat Jawa Tengah Kadet dan Remaja Kabupaten Magelang 2017. Perhelatan itu dilaksanakan selama tiga hari. Hadir dalam pembukaan Kejurda Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sekaligus membuka acara tersebut.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam sambutanya memberikan semangat kepada para atlit Gulat akan bertanding dalam Kejurda, walaupun yang mengikuti kejurda di Kabupaten Magelang kali ini hanya 18 Kabupaten dari 23 Kabupaten se-Jawa Tengah namun perlombaan ini hendaknya dipakai sebagai ajang peningkatan kemampuan diri dalam menghadapi lawan pertandingan, Memang hanya beberapa Kabupaten Kota yang mempunyai Atlit Gulat karena kelas yang di pertandingkan adalah Kadet Dan Remaja, “Sportivitas dalam pertandingan harus diutamakan, jangan hanya mengandalkan kekuatan tapi jangan lupa berdo’a sebelum bertanding,” pesan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Sementara itu, Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Blora H. Kusnan mengatakan bahwa dalam kejurda ini semoga atlit gulat asal Blora bisa menggondol medali Emas minimal 2. Karena kali ini dari Kabupaten Blora mengirimkan sejumlah 9 orang atlit, terdiri dari 4 Kadet dan 5 Remaja. H. Kusnan mengawal terus Kejurda yang di laksanakan selama 3 hari ini. Hari pertama pembukaan, hari kedua hingga hari ketiga perlombaan. "Target saya dapat medali emas, jadi tidak sia-sia selama ini melatih mereka," tandas H. Kusnan didampingi Suprapto pelatih Gulat asal Blora dan asisten pelatihnya Farid Rahmadi.

Perolehan Atlit Gulat Blora dalam mengikuti Kejurda Jateng  Bupati Magelang mendapatkan 1 Emas atas nama Riko setiyawan(SMP N 1 Todanan), 3 Perak diraih atas nama sigit putra Ardiyansah(SMPN 1 Todanan) Dwi Rahmawati(SMP Muh.IX Todanan) Lukmantoro (SMK Khosinatul ULum Todanan), dan 1 Perunggu atas nama Indra Budi Wijayanto(SMP N 1 Todanan), “Semoga perolehan medali dalam kejurda tahun ini di Magelang, dapat memberikan semangat atlit yang lain untuk giat berlatih, sehingga dalam pertandingan yang akan datang atlit Blora meraih medali emas semua,” pungkas H. Kusnan. (Adi Sanrico)
Share:

AKSI SOLIDARITAS WARGA BLORA KAKI COR SEMEN MENOLAK PABRIK SEMEN REMBANG

Di Alun-alun Blora Aksi Solidaritas Warga Blora Kaki Di Cor Semen Tolak Pabrik Semen Rembang
Blora,- Aksi solidaritas protes warga yang menolak kehadiran pabrik semen Rembang, Jawa Tengah masih berlangsung. Mereka yang menolak mayoritas gabungan dari beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Blora yakni LSM Geram diketuai oleh Eko Arifianto, LSM Arak diketuai oleh Kentut,  dan LSM Jati Bumi diketuai oleh Tejo Prabowo.
Aksi dilakukan oleh sekitar 50 simpatisan dari tiga LSM tersebut dengan menggelar aksi unjuk rasa di alun-alun Kota Blora sebelah timur, mendapat pengawalan ketat dari Kepolisian resor (Polres) Blora, (24/03/2017), menerjunkan sekitar 105  personilnya untuk mengamankan pengunjuk rasa yang menolak berdirinya Pabrik Semen Indonesia di Rembang.
Mereka menyampaikan beberapa tuntutan kepada pemerintah dan presiden yang diantaranya, menuntut Presiden Rebublik Indonesia Joko Widodo supaya menindak tegas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang telah menggeluarkan izin Nomor 660/1/6 tahun 2017 tentang penambangan kembali bahan baku semen di Pegunungan Kendeng Utara. “Ada tiga tuntutan yang kita bawa, yang pertama adalah menuntut Jokowi supaya menindak tegas Ganjar Pranowo yang telah mengeluarkan izin tambang, yang kedua menolak tegas aktifitas pertambangan semen di kendeng sedangkan yang terakhir meminta pemerintah untuk merehabilitasi korban-korban akibat pembangunan semen di perbukitan kendeng,” tegas koordinator lapangan Eko Arifianto.
Koordinator Aksi Solidaritas Eko Arifianto menjelaskan bahwa tujuan aksi ini hanyalah bentuk solidaritas untuk menyelamatkan warga Kecamatan Kendeng Kabupaten Rembang yang berjuang menolak pabrik semen diwilayahnya. Bukan hanya itu pendemo prihatin atas dampak lingkungan dan sosial masyarakat Kendeng akibat adanya pabrik semen tersebut. “Saya merasa prihatin dengan saudara-saudara saya warga Kendeng yang berjuang menolak pabrik semen, kami disini tergerak hati untuk turut membentu perjuangan warga Kendeng. Karena sudah terbukti banyak dampak negative yang timbul dikarenakan aktivitas pabrik semen. Warga Kendeng yang berprofesi sebagai petani sekarang sudah tidak berdaya lagi, mereka di paksa tanda tangan pembebasan tanah dan otomatis mereka kehilangan lahan persawahan tempat dimana warga Kendeng menggantungkan kehidupan sehari-hari dari hasil pertanian,” Ungkap Eko Arifianto Alias Eko Kotak.
Pengamanan aksi demo dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda untuk mengantisipasi hal-hal yang dapat menggangu situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Blora.
Lebih lanjut, Kabag Ops Kompol I Gede Arda megatakan bahwa tugas Kepolisian untuk mengawal dan mengamankan aksi demo agar masyarakat dapat menyuarakan aspirasinya di muka umum. Kepolisian tidak menghalangi siapa saja yang ingin berserikat dan berkumpul untuk mengungkapkan aspirasinya, asal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Sudah menjadi tugas Polri untuk mengawal dan mengamankan aksi unjuk rasa/demo yang dilakukan oleh masyarakat. Jajaran Polres hanya mengharapkan bahwa aksi demo jangan sampai mengganggu ketertiban umum dan juga tidak mengganggu ketertiban lalu lintas sehingga dapat merugikan orang lain. Apabila terjadi kerusuhan sebagai aparat Keamanan Polri harus bertindak tegas dengan membubarkan aksi unjukrasa tersebut.” Tegas Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda.

Aksi solidaritas demo penolakan pabrik semen yang dipusatkan di alun-alun kota Blora diwarnai dengan aksi pengecoran kaki menggunakan semen, seperti yang dilakukan warga Kendeng yang berdemo di depan Istana Kepresidenan Jakarta. “Selama kurang lebih satu setengah jam aksi demo tersebut berjalan tertib   dan aman, akhirnya para peserta demo membubarkan diri masing-masing pulang kerumahnya,” pungkas Kompol I Gede Arda. (adi sanrico)
Share:

AUDIT INDEPENDEN DAPAT TINGKATKAN KREDIBILITAS KOPERASI

Djoko Nugroho Memberikat Pengarahan Dalam RAT KPRI KS Blora
Blora,- Sebagai wujud pertanggungjawaban jajaran Pengurus dan Pengawasnya, KPRI “Karya Sejahtera” Blora menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Gedung Sasana Bhakti, yang dihadiri oleh Bupati Blora, Sekda Kabupaten Blora beserta segenap Pengurus dan Pengawas, (23/03/2017). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blora, Djoko Nugroho menyampaikan harapannya supaya koperasi-koperasi di Blora mampu menjadi saka guru perekonomian di Blora.
Secara khusus, Djoko Nugroho berharap KPRI “Karya Sejahtera” Blora dapat menjadi koperasi percontohan bagi koperasi-koperasi lain di Kabupaten Blora.

Di tengah persaingan antar lembaga keuangan yang semakin ketat, KPRI “Karya Sejahtera” Blora mampu bertahan dan berkembang dengan baik, bahkan mencatatkan keuntungan dari tahun ke tahun. Berdasarkan laporan Ketua PKPRI Kabupaten Blora, Teguh Waluyo Guntur, KPRI “Karya Sejahtera” Blora termasuk salah satu dari lima koperasi di Blora yang berani melakukan audit independen. Hal ini tentu akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas KPRI “Karya Sejahtera” Blora. “KPRI “Karya Sejahtera” Blora dapat menjadi agen gula di Jawa Tengah dengan pasokan gula dari Pabrik Gula Blora PT. GMM, bekerja sama dengan Bulog,” harap Kokok sapaan akrab Djoko Nugroho Bupati Blora. (adi sanrico)
Share:

TIM DALPROG KODAM IV KUNJUNGI KODIM BLORA

Ketua Tim Dalprog Kodam IV Memberikan Pengarahan Jajaran Kodim Blora
Blora,- Tim Pengawasan dan Pengendalian Program (Dalprog) Kodam IV/Diponegoro yang dipimpin Asrendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Tyas Koesharjadi bersama anggota Tim Dalprog melakukan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0721/Blora, Rabu (22/03/2017) kemarin. Kedatangan Tim tersebut diterima langsung oleh Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos di ruang Data Kodim 0721/Blora. Selanjutnya Dandim memaparkan kegiatan yang akan dilakukan oleh tim Dalprog
Dalam keterangannya  Dandim Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos menjelaskan bahwa tujuan kunjungan kerja Tim Pengawasan dan Pengendalian Program Kodam IV/Diponegoro tersebut adalah untuk melihat sejauhmana kemajuan administrasi dan fisik terhadap hasil Pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Kodim 0721/Blora. “Tim Dalprog memeriksa seluruh catatan dan kemajuan Kodim Blora sampai saat ini,” kata Dandim Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos
Pada kesempatan itu, Asrendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Tyas Koesharjadi menyampaikan bahwa, kegiatan Dalprog ini bukanlah dimaksudkan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi merupakan forum konsultasi terhadap program kerja yang dilaksanakan maupun program yang akan dilaksanakan agar lebih efektif dan efisien serta optimal dalam mencapai sasaran sesuai program dan ketentuan yang berlaku.

“Keberadaan Tim Dalprog dari Kodam IV/Diponegoro justru diharapkan mampu membantu memberikan masukan dan perbaikan kepada satuan bawah yang menjadi objek Dalprog, maupun kepada Pimpinan guna mengambil keputusan yang tepat pada pelaksanaan Program Kerja Kodim 0721/Blora,” jelas Ketua Tim Dalprog Kolonel Inf Tyas Koesharjadi. (adi sanrico)
Share:

Hot News

Emansipasi Wanita Ujung Tombak Pembentukan Karakter Bangsa

Sekelumit sejarah. Di era jawa kuno ; Wanita dilambangkan dalam simbol-simbol kehidupan. Kekuatan ( Api ), pengayom ( Bumi / Pra...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »