Showing posts with label Market. Show all posts
Showing posts with label Market. Show all posts

Jembatan Perintis Kedungglongong Mulai Dipasang Besi Angkur, Hubungkan Dua Dukuh Di Randublatung


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
Pembangunan Jembatan Perintis atau jembatan gantung di atas Sungai Kedungglonggong, Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres.
Jembatan yang memiliki panjang sekitar 45 meter dan lebar 1,2 meter tersebut nantinya akan menghubungkan Dukuh Kedungglonggong, Desa Kediren, dengan Dukuh Bulakan, Desa Pilang, Kecamatan Randublatung.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia dalam upaya meningkatkan konektivitas dan membuka akses masyarakat di wilayah pedesaan, yang dalam pelaksanaannya dikerjakan oleh TNI Angkatan Darat.

Saat ini, proses pembangunan memasuki tahap pemasangan besi angkur pada kolom jembatan. Pekerjaan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan struktur jembatan, sebelum dilanjutkan dengan tahapan pekerjaan berikutnya.
Pasiter Kodim 0721/Blora, Kapten Inf Maningsun, mengatakan keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mempermudah mobilitas warga dari kedua wilayah.

Menurutnya, jembatan tidak hanya menjadi sarana penghubung antar-dukuh, tetapi juga diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari akses menuju lahan pertanian, pendidikan, hingga kegiatan perekonomian.

“Jembatan ini bukan hanya sebuah bangunan fisik, tetapi merupakan akses yang sangat berarti bagi masyarakat. Dengan terhubungnya Dukuh Kedungglonggong dan Dukuh Bulakan, kami berharap mobilitas warga semakin mudah, aktivitas perekonomian meningkat, dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” jelasnya. (Pendim/Redaksi)

Share:

Pemkab Gelar 'Blora Job Fair 2026' Sediakan 7.439 Lowongan Kerja


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Ribuan lowongan pekerjaan terbuka dari puluhan perusahaan dalam acara Blora Job Fair 2026, yang diselenggarakan mulai hari ini, Rabu 10 Juni 2026 hingga Kamis 11 Juni 2026, di GOR Mustika, sejak pagi hingga sore (10/6), ratusan pencari kerja mulai berdatangan silih berganti untuk mengikuti bursa kerja tahunan yang diselenggarakan Pemkab Blora ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora, Endro Budi Darmawan menyampaikan bahwa gelaran Job Fair kali ini diikuti oleh 34 perusahaan baik dari dalam wilayah Kabupaten Blora maupun luar kota Blora.

“Selama dua hari, mulai hari ini hingga besok. Ada 34 perusahaan dengan total lowongan pekerjaan sebanyak 7439 posisi yang ditawarkan dengan berbagai kriteria atau jenis pekerjaan. Silahkan warga masyarakat Blora untuk hadir memanfaatkan kesempatan emas ini,” ucap Kepala Dinperinaker Blora.

Kepala Dinperinaker Blora  menyontohkan ada Perusahaan PT Anak Baik Sejahtera yang membuka lowongan pekerjaan untuk posisi admin keuangan, admin HRD, admin outlet, public relation, desain grafis, crew Gudang, crew distribusi, auditor, sales, kasir, CS, hingga driver.

“Ada juga loker dari PT Pungkook Indonesia, PT Parkland World Indonesia, PT Cakra Naga Furniture, PT Indomarco Prismatama, PT Pentawira Agraha Sakti, berbagai Perbankan, dll,” ujar Kepala Dinperinaker Blora.

Lebih lanjut, Kepala Dinperinaker Blora menjelaskan bahwa Blora Job Fair 2026 ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan program Bupati Wakil Bupati yakni 'golek gawean gampang'. Memfasilitasi para calon pekerja agar lebih mudah dalammendapatkan pekerjaan, membantu perusahaan mencari pekerja sesuai kebutuhan, dan mengurangi angka pengangguran.

“Hari pertama ini selain pembukaan juga langsung dilanjutkan penerimaan pendaftaran para calon pekerja. Sedangkan pada hari kedua besok akan diisi talkshow dan bursa kerja. Dari jumlah lowongan sebanyak 7439 ini, pada hari pertama pagi tadi baru ada 1004 pencari kerja yang mendaftar, rata rata lulusan SMK SMA sederajat dan fresh graduated. Jumlahnya akan terus bertambah hingga besok,” ungkap Kepala Dinperinaker Blora.

Pada kesempatan itu, Sekda Blora, Komang Gede Irawadi menyampaikan  apresiasi kepada panitia, dinas terkait, serta seluruh mitra perusahaan yang telah bekerja keras menyinkronkan data lowongan kerja agar dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

"Informasi kuota lowongan dan keterlibatan puluhan perusahaan yang dilaporkan menjadi bukti nyata sinergi kita bersama dalam menekan angka pengangguran di Blora. Tantangan ketenagakerjaan saat ini memang tidak mudah. Pertumbuhan angkatan kerja yang cepat sering kali tidak berbanding lurus dengan ketersediaan lapangan kerja, masalah ini diperparah oleh  adanya kesenjangan informasi (information gap)." kata Sekda Blora.

Banyak pencari kerja, lanjut Sekda Blora, dipelosok daerah kesulitan mengakses info lowongan yang up-to-date, sementara di sisi lain, perusahaan juga sering kesulitan mendapatkan kandidat yang kualifikasinya sesuai kebutuhan. 

“Oleh karena itu, saya rasa Job Fair ini hadir sebagai solusi strategis untuk memutus jarak tersebut. Ini adalah ruang pertemuan langsung di mana perusahaan dapat melakukan seleksi awal secara efektif, dan para pencari kerja dapat langsung memilih peluang yang sesuai dengan minat serta kompetensinya,” jelas Sekda Blora.

Masih kata,  Sekda Blora, urusan penyerapan tenaga kerja bukanlah tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kolektif kita bersama. Melalui momentum ini, saya mengajak dunia usaha dan lembaga pendidikan untuk terus berkolaborasi menciptakan iklim kerja yang harmonis, produktif, dan menyejahterakan.

“Untuk adik-adik para pencari kerja, manfaatkan peluang emas ini dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan kompetensi, etos kerja yang tinggi, dan semangat pantang menyerah,” imbuh Sekda Blora.

Sementara itu, salah satu pencari kerja dari Kecamatan Japah, Aditya (20) merasa antusias mengikuti bursa kerja dalam acara Job Fair 2026 kali ini. Ia mengaku datang bersama beberapa temannya untuk mencari pekerjaan.

“Tadi pagi datang bersama 3 teman lainnya. Ingin tahu lowongan pekerjaan yang dibuka. Oleh panitia diarahkan untuk mendaftar secara online terlebih dahulu dengan cara scan barcode. Setelah dapat nomor pendaftaran baru bisa masuk ke dalam bursa kerja. Bagus jadi semuanya termonitor. Doakan semoga ada lowongan yang cocok untuk saya,” ucap Aditya. (Humas/Redaksi)


Share:

Teliti dan Berdedikasi, Babinsa Klopoduwur Turut Percantik Jembatan Garuda


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap akhir, pengerjaan tidak hanya berfokus pada konstruksi utama, tetapi juga pada penyempurnaan detail guna memastikan kualitas dan ketahanan infrastruktur.

Salah satu tahap finishing yang kini dilakukan adalah pengecatan pagar jembatan. Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Desa Klopoduwur, Serda Bambang, bersama warga setempat yang bekerja secara gotong royong.

Di bawah terik matahari, Serda Bambang tampak teliti merapikan setiap sisi pagar. Ia memastikan lapisan cat teraplikasi secara merata sehingga menghasilkan tampilan yang rapi sekaligus memberikan perlindungan optimal terhadap material.

“Pengecatan ini bukan hanya untuk memperindah tampilan jembatan, tetapi juga sebagai upaya melindungi material agar lebih awet dan aman digunakan masyarakat. Kami ingin hasilnya benar-benar maksimal karena jembatan ini akan dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Serda Bambang. Sabtu (
2 Mei 2026.

Pembangunan Jembatan Garuda yang berada di wilayah Kodim 0721/Blora ini menjadi salah satu wujud nyata peran TNI dalam mendukung peningkatan konektivitas dan keselamatan warga.

Melalui perhatian pada setiap detail pengerjaan, Babinsa bersama masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur bukan semata menyelesaikan proyek, melainkan menghadirkan fasilitas publik yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat Blora.

Semangat kebersamaan yang tercermin dalam proses ini sekaligus menegaskan kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan di daerah. (Pendim/Redaksi)
Share:

Pengecoran Cakar Ayam Jembatan Gantung di Nglebur Blora, Wujud Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan jembatan gantung di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahapan pengecoran pondasi cakar ayam sebagai bagian dari penguatan struktur dasar jembatan, Selasa (07/4/2026).

Jembatan gantung dengan panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dibangun sebagai sarana penghubung antar wilayah yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi warga.

Kegiatan pengecoran dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan personel Kodim 0721/Blora bersama masyarakat setempat. Hal ini merupakan implementasi nyata dari pembinaan teritorial dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Komandan Koramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, menyampaikan bahwa proses pengecoran pondasi merupakan tahapan krusial dalam pembangunan jembatan.

“Pengecoran cakar ayam ini menjadi bagian penting untuk memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan. Kami bersama masyarakat terus bersinergi agar proses pembangunan berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kehadiran jembatan gantung ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan gantung di Desa Nglebur diharapkan dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan. (Pendim/Redaksi)

Share:

Festival Ekonomi Kreatif 2025, Bupati: Pemkab Siapkan Laporan ke Menekraf Blora Siap Jadi Kabupaten Kreatif



‎𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Dalam pembukaan Blora EKRAF Festival 2025 yang digelar pada Kamis 14 November 2025 telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, Bupati Blora  menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Blora  mendorong perkembangan ekosistem ekonomi kreatif dan menjadikan Blora sebagai salah satu Kabupaten Kreatif di Jawa Tengah. 

Lebih lanjut, ‎Bupati Blora, Arief Rohman  mengungkapkan bahwa sehari sebelumnya ia bertemu dengan Menteri Ekonomi Kreatif untuk membahas perkembangan sektor kreatif di Blora.
‎
‎“Kemarin saya bertemu dengan Menteri Ekonomi Kreatif, ngobrol tentang geliat ekonomi kreatif di Blora. Beliau langsung merespon dan menanyakan apakah Blora siap menjadi Kabupaten Kreatif. Saya jawab: siap. Untuk itu saya minta Pak Kadis Porabudpar menyiapkan laporan lengkap tentang kegiatan ekonomi kreatif selama setahun, termasuk dokumentasinya,” ujar Bupati Blora.
‎
‎Bupati Blora menyampaikan bahwa laporan tersebut akan diajukan sebagai langkah awal menuju audiensi resmi dengan kementerian.
‎
‎"Kita ingin suatu saat audiensi ke Pak Menteri agar Blora bisa menjadi pelopor Kabupaten Kreatif di Jawa Tengah. Mimpi para pelaku ekonomi kreatif di Blora harus bisa menasional bahkan mendunia. Saya atas nama Pemkab Blora mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pelaku ekonomi kreatif,” imbuh Bupati Blora.
‎
‎Bupati Blora menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah dalam memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.
‎
‎Pada kesempatan itu, ‎Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Abdullah Aminudin menyampaikan apresiasi tinggi atas pesatnya perkembangan ekonomi kreatif di Blora. Ia bahkan menjadikan Blora sebagai rujukan bagi daerah lain.
‎
‎“Teman-teman dari kabupaten lain meminta dibantu supaya bisa seperti Blora. Alhamdulillah, kini sudah ada sekretariat dan fasilitas titik-titik ekonomi kreatif di Jawa Tengah dengan dukungan sekitar Rp 250 juta. Ke depan masih banyak peluang kolaborasi,” jelas Abdullah Aminudin.
‎
‎Abdullah Aminudin menjelaskan bahwa program kecamatan berdaya milik Pemerintah Provinsi mengalokasikan sekitar Rp20 miliar yang turut diperuntukkan mendukung UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.

Blora Kreatif Berbudaya
‎
‎“Kami ikut berbangga dan berharap kegiatan seperti ini semakin meriah dan istiqomah. Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, mari kita kolaborasikan. Dengan perkembangan teknologi dan IT, peluangnya sangat terbuka,” ujar  Abdullah Aminudin.
‎
Sementara itu, ‎‎Kepala Dinas Porabudpar Kabupaten Blora, Iwan Setiyarso  menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen untuk memperkuat ekosistem kreatif daerah.
‎
‎“Mari kita berkolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan para pelaku agar ekonomi kreatif di Blora tumbuh dan berkembang. Harapannya, sektor ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Iwan Setiyarso.
‎
‎Disampaikan, Blora EKRAF Festival 2025 festival tahun ini telah menjadi agenda rutin dan terus mengalami perkembangan signifikan, ‎berikut Perkembangan Blora EKRAF Festival 2025.

Tahun 2023: Perdana digelar di Taman Tirtonadi, memperkenalkan potensi kreatif lokal ke publik.
‎
Pada ‎2024: Mengusung tema 'Blora Kreatif Berbudaya' dengan penekanan kreativitas berbasis budaya.

Jelang Hari Jadi Blora ke-276

‎Dan ditahun 2025: Mengangkat tema “Creative Culture as The New Engine of Growth” sebagai penegasan kreativitas dan budaya sebagai mesin penggerak ekonomi Blora.
‎
‎Partisipasi UMKM kuliner dan pelaku ekonomi digital melalui program Inkubasi Bisnis dan Teknologi (IBT) hasil kolaborasi Komite Ekonomi Kreatif Blora, Dindagkop UMKM, dan Beperrinda.
‎
‎11 tenant lolos tahap awal dari 79 pendaftar, menuju seleksi 15 tenant terbaik. Untuk Lomba Desain Logo Hari Jadi ke-276 diikuti 115 peserta, dengan pemenang diumumkan pada malam puncak dan diserahkan langsung oleh Bupati  Blora.
‎
‎Blora Space mencatat 20 kegiatan komunitas sepanjang satu tahun, mulai dari pameran seni, diskusi, workshop, bedah buku, hingga kelas kreatif.
‎
‎Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang Sayembara Logo Hari Jadi Kabupaten Blora ke-276. (Humas/Redaksi)


Share:

Semakin Menarik, Jelajahi Wisata Alam Gua Terawang Ecopark


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Obyek wisata Gua Terawang Ecopark, di Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan untuk bersantai dan berlibur di tahun baru ini.

Meski berjarak kurang lebih 32 Km arah Barat dari pusat kota Blora, gua ini terletak di tengah hutan jati. Gua terawang menawarkan keindahan bagi anda yang mengunjunginya.

Di gua Terawang, pemandangan dalamnya cukup mempesona pada cuaca cerah, karena lubang-lubang bebatuan kapur yang terdapat di langit-langit gua membuat cahaya matahari yang masuk akan menimbulkan bayangan siluet yang sangat indah. 

Waktu yang tepat untuk berkunjung di gua ini adalah saat siang hari, karena keindahan gua ini akan semakin terlihat saat sinar matahari mulai masuk ke dalam gua melalui lubang-lubang kecil yang ada di langit-langitnya. 

Gua terawang Ecopark saat ini sudah mulai berbenah, yang tentunya menarik perhatian para pengunjung, bahkan saat ini di dalam gua juga bisa bersantai dan menikmati keindahan stalaktit ratusan tahun yang ada di dalam gua ini.

Administratur Perum Perhutani KPH Blora Yeni Ernaningsih, mengatakan Gua Terawang Ecopark ini adalah salah satu objek wisata yang dimiliki oleh perum Perhutani yang terletak di wilayah pangkuan perum Perhutani KPH Blora yang terletak di RPH Kalonan BKPH Kalonan. 

"Selain keindahan gua, di sini juga ada satwa liar yang memang kita biarkan untuk menjadi salah satu daya tarik dan mereka juga berkembang biak sesuai dengan baik," jelas Yeni, minggu (29/12/2024).

Menurutnya, disini (gua terawang ) yang sangat menarik adalah adanya cahaya yang masuk dari atas begitu indah menambah eksotis wisata ini, sekaligus bisa dinikmati wisatawan di jam jam tertentu.

"Karena memang di sini ada cahaya yang masuk dari atas. Yang bisa kita nikmati di beberapa waktu ini nanti cahaya bisa masuk dan cukup indah. Beberapa kali fotografer datang kesini untuk mengambil gambar dan mengambil video sangat bagus terutama di jam 09.00  sampai 12,00 seperti ini," ucapnya.

Terus Dikembangkan

Yeni menambahkan saat ini KPH Blora terus berupaya dan berusaha untuk mengembangkan objek wisata ini melalui promosi maupun pengembangan beberapa spot spot yang ada di Gua Terawang

"Saat ini untuk pengembangan wisata di dalam gua tetap terjaga keasliannya. Hanya saja memang dilakukan pengerasan jalan dan itu tidak tebal agar pengunjung ke dalam gua tidak tidak licin dan tentunya terjaga keamananya, tapi untuk dinding dan stalaktit, ekosistem yang sudah ada dan dinding di dalam gua tetap terjaga keasliannya," terangnya.

Yeni menambahkan, untuk harga tiket masuk tentunya tidak ada perubahan dan masih di harga Rp 10.000  dan parkir motor  2.000, sedangkan parkir mobil Rp 5. 000.

"Untuk HTM memang tidak berubah kami memang memberikan kesempatan pada pengunjung untuk bisa menikmati Suasana alam yang ada di gua terawang ini," tuturnya.

Untuk liburan ini, pengunjung/ wisatawannya kurang lebih 400- 600 wisatawan baik lokal. Blora maupun sekitar Blora dan ini tentunya akan meningkat seiring liburan sekolah yang masih berlangsung.

"Rencananya ke depan kami akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Blora, untuk mengembangkan wisata gua terawang ecopark ini, yang pasti jika pecinta fotografi ingin mencari spot foto seperti dahulu tetap bisa, dan tetap bisa membuat foto sebaik mungkin dalam gua" pungkasnya.

Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman mengapresiasi langkah Perhutani dalam mengembangkan wisata gua terawang ini dan yang sekarang diberi nama Gua Terawang Ecopark.

"Dari pihak perhutani sudah menggandeng investor, untuk menata Gua terawang ini , sebuah potensi wisata alam di blora ini, tentunya ini hal positif, namun kami tetap berpesan agar ekosistem yang ada tetap dijaga, keasliannya dijaga, dan pengunjung bisa tertib tidak merusak wisata alam yang sangat bagus ini," pesan Bupati.

Mas Arief sapaan akrabnya menjelaskan, melihat adanya perubahan ini, banyak laporan ia diterima masyarakat Blora maupun luar Blora  banyak yang merespon positif.

" Masyarakat banyak yang mengapresiasi langkah perhutani ini ya, yang semula  tidak terurus, dulunya masuk sini licin sekarang sudah bagus, jalannya cukup baik dan untuk pegiat fotografer tetap bisa kesempatan dan tidak ada yang diubah, hanya diberi lighting, tentunya ada kemajuan juga dengan tetap mengedepankan keasliannya," terang Bupati.

"Karena ini asetnya milik perhutani, dan tentunya punya aturan aturan sendiri.  Alhamdulillah juga mulai menyerap tenaga kerja, dari warga sekitar sini dan sekitar 30 orang, dan sekarang ini namanya Gua Terawang Ecopark," tambahnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung dari Wirosari, Erika mengaku senang dengan adanya pembangunan yang di gua terawang ini.

"Ya perkembangannya bagus, luar biasa dari segi penataan tidak merubah keasliannya, jadi tetap bisa berfoto didalam gua ini," terangnya.

Bahkan menurutnya dengan adanya inovasi inovasi yang dibuat seperti kafe didalam dan penataan lighting menjadikan suasana di dalam gua semakin hidup.

"tentunya anak anak maupun pengunjung lainnya tidak boring jika di dalam gua, dan pastinya semakin betah. Sebab sebelumnya kalau kesini masuk ya udah hanya lihat stalaktit saja dan itupun gelap dan sekarang sudah bagus dan lebih hidup," pungkasnya.

Saat ini gua terawang edupark masih dalam tahap perbaikan baik dari infrastruktur maupun Destinasi lain untuk mendukung keindahan gua terawang. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Kaget, Semalam Bupati Blora Lihat Banjir di Pasar Rakyat Kecamatan Jepon


Pemilik sedang membersihkan
Lapak dan kios di Pasar Rakyat Jepon
yang terkena Banjir, ditinjau Bupati Blora. Foto: Prei-0 Blora.  


BLORA (SUARABARU.ID) – Hujan yang mengguyur wilayah Blora semalam, Selasa 29 November 2022  menimbulkan banjir di beberapa titik, terutama di pusat keramaian di wilayah kecamatan. 

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dengan didampingi Kepala BPBD Blora meninjau banjir yang melanda pasar rakyat Jepon dan pintu air yang berada di Desa Pelem, Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. 

Dalam tinjauan di pasar tersebut, Bupati melihat kondisi pasar dan menyapa para pedagang yang sedang membersihkan lumpur yang terbawa air. 

Bupati Blora H. Arief Rohman, menjelaskan banjir yang terjadi ini merupakan banjir bawaan dari hulu yang kemungkinan kiriman air dari hutan. 

"Saya ya kaget kok Jepon banjir seperti ini, dulu pernah banjir namun sudah lama sekitar 25 tahun lalu," jelas Bupati saat tinjau Banjir di Pasar Jepon.  Selasa (29/11/2022).

Bupati mengaku untuk wilayah hulu rencana ya akan dilakukan pengecekan, apakah hutan yang sudah gundul atau seperti apa.

"Tidak hanya pasar Jepon tadi ya dapat laporan juga daerah daerah lain seperti bleboh, gandu, Jiken, Bogorejo juga banjir,  bahkan ada jembatan putus juga sekitar 2 jembatan," kata Bupati Blora. 

Untuk pasar Jepon yang banjir, Bupati minta nantinya bisa dilakukan bersih - bersih secara gotong royong. 

Baru Inventarisasi Wilayah  Banjir

"Nanti saya minta BPBD, agar bisa ikut membantu membersihkan kios-kios yang kebanjiran, dengan sinergi bersama TNI/Polri," jelas Bupati Blora. 

Salah seorang warga kecamatan Jepon, Wahyu Purnomo menyampaikan bahw hujan deras membuat sejumlah wilayah jepon terendam air hingga kurang lebih sampai lutut orang dewasa. 

"Wilayah pasar Jepon terendam juga, biasanya kalau hujan tidak separah ini, dan hujan sore ini memang keliatannya rata. Banyak wilayah yang terendam banjir, " ungkap Wahyu Purnomo. 

Dalam video yang beredar di Medsos memang sejumlah wilayah turun hujan sejak sore tadi, bahkan dijalan nasional tepatnya di wilayah Tempellemahbang, Kecamatan Jepon juga mengalami banjir akibat debit air yang tinggi.  Kendaraan dari arah Blora menuju Cepu dan sebalik harus berhati-hati. Bahkan sebagian kendaraan lain, harus bergantian jalan untuk mencapai tujuan.

Informasi yang dihimpun  akibat hujan tersebut  sejumlah wilayah mengalami banjir seperti, di Kecamatan Jiken, Bogorejo, Jepon, hingga saat ini, wilayah blora masih turun hujan dengan intensitas ringan. 

Semantara, TRC BPBD Kabupaten Blora hingga saat ini terus melakukan inventarisasi wilayah -  wilayah mana saja yang mengalami banjir. (Prie0/ADY/Redaksi)
Share:

Keaktifan Gerakan Pangan Murah di Wilayah Blora Tiap Jumat Diapresiasi Dishanpan Jateng


Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah, Ir. Dyah Lukisari, M.Si,
apresiasi Keaktifan Gerakan Pangan Murah di wilayah Blora secara rutin. Foto: Prokompim Blora.
 
BLORA – Kabupaten Blora merupakan salah satu daerah yang rutin menyelenggarakan Kegiatan Gerakan Pasar Murah di Jawa Tengah. Selain, untuk mengurangi dampak inflasi kegiatan tersebut dapat mendukung kestabilan pasokan dan harga, bahkan bermanfaat bagi para petani.
 
Atas kegiatan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah, Ir. Dyah Lukisari, M.Si, mengapresiasi Keaktifan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan di wilayah Blora secara rutin.
 
“Blora ini termasuk daerah di Jawa Tengah yang aktif melakukan gerakan pangan murah setiap hari Jumat, dalam catatan kami ini yang aktif seperti Kota Semarang, Blora, dan ada lagi di Sukoharjo,” ungkap Ir Dyah ketika menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan Dishanpan Jawa Tengah dengan Dinas P4 Kabupaten Blora, dan Bapanas RI, di Kantor Kecamatan Cepu. Kamis,  (24/11/2022).
 
Seperti halnya kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar kali ini merupakan salah satu upaya dilakukan dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan harga pangan, sekaligus untuk mengendalikan dampak inflasi.
 
Dalam kegiatan pangan murah ada berbagai komoditas pangan yang disediakan mulai dari pangan strategis (Beras, Gula, Minyak Goreng, Telur, Daging, Bawang Merah, Bawang Putih, Cabai Merah Keriting) dan pangan lainnya dengan harga yang cukup murah, seperti sayuran, buah, pangan olahan. Selain itu disediakan pula komoditas lainnya seperti aneka produk olahan dari UMKM Kabupaten Blora.
 
Gerakan pangan ini juga melibatkan BUMN, BUMD, perusahaan swasta, Gapoktan, UMKM  Kabupaten Blora, dan lainnya.
 
Kendalikan Dampak Inflasi

Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, ST, MM mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora melalui dinas terkait akan terus berperan aktif dalam mengendalikan dampak inflasi di daerah, salah satunya berkaitan dengan sektor pangan.

 
“Program ketahanan pangan yang ada di Kabupaten Blora, untuk inflasi yang ada di Kabupaten Blora ini cenderung stabil dibandingkan dengan kabupaten sekitarnya, karena salah satunya tadi kegiatan seperti ada kegiatan pasar, pangan murah, salah satunya ini bagaimana kami tidak hanya mengatasi dampak inflasi, ini juga bagaimana untuk menstabilkan harga itu yang terpenting,” jelas  Wabup Blora
 
Dikatakan Wabup Tri Yuli Setyowati, bahwa Pemkab Blora akan siap melaksanakan dan mendukung program-program dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang ada di Kabupaten Blora, khususnya terkait dengan ketahanan pangan maupun untuk pengendalian dampak inflasi.
 
Setelah kegiatan pengarahan, Wakil Bupati bersama Kepala Dishanpan Jateng, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, meninjau masing-masing stand bazar pangan murah yang ada. 

Nampak masyarakat Cepu dan sekitarnya antusias berbelanja di lokasi bazar. Salah satunya adalah Eni, ibu rumah tangga asal Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu tersebut sengaja datang ke lokasi Bazar Pangan Murah tersebut untuk berbelanja kebutuhan pokok.
 
"Tadi saya beli beras, gula, minyak goreng, bagus ada kegiatan ini, tadi saya beli juga harganya juga terjangkau," ungkap Eni  usai berbelanja.
 
Dalam kegiatan tersebut Dinas P4 Kabupaten Blora juga menghadirkan sekitar 200 paket sembako kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau. Hadir pada kegiatan kali ini Wakapolres Blora, Danramil Cepu, Kepala DP4 Blora. Camat dan Forkopimcam Cepu, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora (Prokompim/ADY/Redaksi)
Share:

Ketua DPRD Blora Hadiri Pembukaan Pameran Produk Desa Wisata se-Pakujembara di Desa Wisata Sambongrejo


H.M. Dasum, SE, M.MA, hadiri dalam Pembukaan Pameran Produk Desa Wisata se-
Pakujembara di Desa Wisata Sambongrejo di Pendopo Sedulur Sikep Sambongrejo,
Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Foto: Setwan Blora.

BLORA – Ketua DPRD Kabupaten  Blora H.M. Dasum, SE, M.MA, hadir dalam Pembukaan Pameran Produk Desa Wisata se-Pakujembara di Desa Wisata Sambongrejo  di Pendopo Sedulur Sikep Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Ketua DPRD Blora,  Wakil Bupati Blora dan Jajaran Forkopimda Blora  bersama Sedulur Sikep  pada Sabtu, (19/12/2022).

Tampak pula, Mbah Dasum panggilan akrab H.M. Dasum berbaur dengan ibu - ibu turut memainkan kesenian lesung, dalam kesempatan tersebut.  Mbah Dasum  menyampaikan bahwa pihaknya mendukung dan berupaya sektor pariwisata kedepannya menjadi salah satu sektor andalan di Kabupaten Blora.

Desa Wisata Sambongrejo yang berbasis budaya ini, para wisatawan akan diajak untuk berinteraksi dan belajar nilai-nilai luhur bersama Warga Samin atau dikenal dengan Sedulur Sikep," kata Mbah Dasum. 

"Selain itu pertunjukan kesenian lesung, wisatawan juga akan disuguhkan pertunjukan kelas membatik, sajian kuliner khas, serta berbagai kegiatan menarik lainnya," imbuhnya. 

Diketahui, diacara malam penganugerahan festival juga dihadiri oleh desa wisata dari Pakujembara (Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Blora). Hadir pula, tokoh masyarakat sedulur sikep Mbah Pramugi, Camat dan Forkopimcam Sambong, hingga perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. (ADY/Redaksi)
Share:

Gebyar Pameran UKM dan Talk Show, Bangkitkan Ekonomi UKM di Blora


BLORA - Sebuah terobosan baru, membangkitkan kembali perekonomian sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) pasca dua tahun pandemi dilakukan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Blora dengan menggelar “Gebyar Pameran UKM dan Talk Show” selama bulan Ramadhan 1443 H di Alun-alun Blora.

Pembukaan dilaksanakan Minggu sore (3/4/2022) ditandai dengan pemukulan kentongan dan pelepasan balon ke udara, oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, didampingi Ketua Dekranasda Blora, Hj. Ainia Salichah Arief Rohman, dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., beserta suami, Yusuf Ismail.

Hadir Pembukaan tersebut,  Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., beserta istri, dan para Kepala Perangkat Daerah, hingga para pengurus organisasi wanita lintas sektoral.

Ketua Dekranasda Blora, Hj. Ainia Salichah menerangkan bahwa “Gebyar Pameran UKM dan Talk Show” ini baru pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Blora bertepatan dengan bulan suci Ramadhan tahun ini.

“Kami ingin memanfaatkan momentum Ramadhan ini untuk mencari keberkahan bagi saudara-saudara pelaku UKM di Blora yang terdampak pandemi. Sudah dua tahun kita menghadapi pandemi, kini saatnya kita bangkitkan ekonomi UKM dengan menggelar pameran. Apalagi Pak Presiden telah memperbolehkan kegiatan terbuka, tentunya tetap dengan prokes dan capaian vaksinasi yang cukup,” ucap Hj. Ainia Salichah.

“Berkenaan dengan itu, kita fasilitasi 60 tenda untuk pedagang UKM secara gratis. Nantinya mereka akan berjualan setiap hari mulai 15.30 WIB hingga  selesai, selama bulan Ramadhan. Ada yang jualan makanan takjil, makanan ringan, sayur untuk buka puasa, kue kering, buah-buahan, pakaian, hijab, camilan khas Blora dan lainnya. Harapannya ekonomi mereka tumbuh, dan nanti bisa dibeli para pemudik menjelang lebaran,” ungkap Hj. Ainia Salichah..

Pihaknya, juga mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh pihak sehingga acara yang baru pertama kali digelar ini bisa terlaksana, lancar  dan diminati masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati H. Arief Rohman mengaku senang dan sangat mengapresiasi terobosan Dekranasda dalam rangka mendukung kebangkitan ekonomi sektor UKM di Kabupaten Blora dengan menggelar pameran selama puasa Ramadhan 1443 H.

“Ini bagus, tadi saya keliling yang beli juga banyak. Ramai sekali, sampai arus kendaraan mulai tersendat. Semoga laris semuanya, laris manis tanjung kimpul, barangnya habis uangnya kumpul. Ayo bela dan beli produk UKM Blora,” tegas Bupati.

Dalam kesempatan iini, Bupati juga mengingatkan masyarakat yang belum vaksin lengkap bisa segera mengikuti vaksinasi di layanan kesehatan terdekat.

“Berkegiatan akan lebih tenang jika kita semuanya sudah vaksin lengkap. Utamanya yang belum booster segera booster. Mari kita bangkitkan ekonomi, seiring dengan peningkatan kesehatan,” ujar Bupati.

“Selanjutnya kita minta masing-masing dinas, perangkat daerah untuk digilir setiap hari mengerahkan staf dan karyawannya untuk membeli produk-produk UKM ini. ASN Pemkab harus ikut mendukung pengembangan UKM,” tandas Bupati.

Sementara itu, Retno, salah satu warga Jetis, yang ikut jualan camilan kue kering merasa senang bisa ikut berjualan di stand pameran UKM yang ada di Alun-alun kota Blora.

“Alhamdulillah, maturnuwun Pak Bupati, Bu Wakil Bupati dan Dekranasda yang telah menggelar pameran atau pasar UKM selama Ramadhan ini. Kami merasa sangat terbantu, semoga hingga lebaran nanti selalu ramai pembeli,” harap Retno.

Usai pembukaan, Bupati bersama rombongan pun menyempatkan keliling ke tenda - tenda UKM mulai Jalan Alun-alun Utara, kearah timur hingga Alun-alun Selatan. Arus lalu-lintas sore itu pun tampak padat merayap karena banyak masyarakat yang ikut berhenti berbelanja. (ADY/Red)
Share:

Blusukan Pasar, Polsek Bogorejo Polres Blora Ingatkan Warga Disiplin Protokol Kesehatan

BLORA - Polsek Bogorejo Polres Blora Polda Jawa Tengah menggelar patroli blusukan pasar tradisional, Selasa, (25/05/2021). Patroli yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Markus tersebut menyasar para pedagang dan pengunjung pasar.

Selain untuk antisipasi gangguan kamtibmas seperti copet, jambret ataupun curanmor dipasar, petugas kepolisian juga menyampaikan imbauan protokol kesehatan (Prokes) karena masih dalam situasi pandemi Covid-19 bahkan kepada warga yang belum memakai masker, juga diberikan masker oleh anggota Polsek Bogorejo.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Bogorejo AKP Markus mengungkapkan bahwa patroli sebenarnya telah rutin dilakukan, namun pasca lebaran, kegiatan rutin kepolisian lebih ditingkatkan terutama di lokasi pusat keramaian masyarakat seperti pasar.

"Patroli adalah salah satu kegiatan antisipasi tindak kriminal, sehingga warga bisa aman dan nyaman saat di pasar," kata AKP Markus.

Kehadiran anggota Polsek Bogorejo mendapat tanggapan positif dari warga. Salah satunya adalah Annisa, ia mengaku lebih tenang saat belanja, di pasar Bogorejo.

"Alhamdulilah lebih tenang dengan kehadiran pak polisi," kata Annisa, warga desa Bogorejo. (ADY/Red)
Share:

Aparat Gabungan Di Blora Semprot Disinfektan Pasar Sido Makmur

BLORA - Dua Hari Program Jateng Di Rumah Saja, dimanfaatkan oleh petugas gabungan di Blora untuk melakukan penyemprotan dilokasi Pasar Rakyat Sido Makmur, Minggu, (07/02/2021). 

Aparat gabungan yang terdiri dari anggota Polres Blora Polda Jawa Tengah, Kodim 0721/Blora, Subdenpom, serta Satpol PP dan BPBD tersebut blusukan hingga ke sudut sudut pasar guna mengguyur lokasi dalam pasar dengan disinfektan.

Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kaposko Terpadu Pengendalian Covid-19 Pasar Sido Makmur Ipda Deni mengungkapkan bahwa selama dua hari tersebut, petugas gabungan menempati posko yang di dirikan didepan Pasar Rakyat Sido Makmur. 

Sembari memantau kegiatan pasar yang ditutup pada pukul 10.00 wib, petugas gabungan tersebut melakukan penyemprotan disinfektan ketika pasar dalam keadaan kosong.

Ipda Deni menjelaskan bahwa penyemprotan tersebut adalah inisiatif dari BPBD dan Satpol PP Kabupaten Blora, namun demikian TNI Polri dan instansi yang ikut berjaga di pasar, ikut membantu melakukan penyemprotan.

"Dua hari momen Jateng Di Rumah Saja, kita manfaatkan untuk menyemprot pasar dengan disinfektan, harapannya dapat mengurangi resiko penularan Covid-19 di pasar," kata Ipda Deni.

Ipda Deni menguraikan, berjalan dua hari penjagaan yang dilakukan dipasar Sido Makmur Blora, warga sudah sadar dan tertib untuk melaksanakan Surat Edaran Bupati Blora tentang pembatasan jam operasional pasar.

"Sebagian besar warga sudah sadar, dan jika sudah memasuki pukul 10.00 wib mereka sudah berkemas dan menutup lapak lapaknya," pungkas Ipda Deni.

Sementara itu, Siti salah satu pedagang di Pasar Sido Makmur mengapresiasi penyemprotan disinfektan yang dilakukan petugas gabungan tersebut, "Sebenarnya berat juga untuk tutup lebih awal, namun demikian ini adalah kebijakan pemerintah. Semoga virus Corona ini segera pergi sehingga kehidupan bisa normal lagi, dan kami ucapkan terimakasih telah dilakukan penyemprotan disinfektan disini," ucap Siti. (JW/Red)
Share:

Pasar Di Blora Sepi, dan Dibatasi Hanya Sampai Pukul 10.00 WIB

BLORA - Situasi terkini pasar - pasar tradisional dan pusat keramaian masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah terpantau sepi dan lengang. Sabtu  (06/02/2021) 

Hal tersebut lantaran pelaksanaan Program Jateng Di Rumah Saja yang dicetuskan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah.

Untuk mendukung program tersebut seluruh elemen masyarakat Kabupaten Blora baik dari Pemkab, Polres Blora, Kodim 0721/Blora, Serta seluruh elemen lainnya kompak melakukan pengawalan dan penjagaan.

Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Blora, Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK  menginstruksikan jajarannya untuk mendirikan posko terpadu pengendalian Covid-19 di lokasi keramaian masyarakat guna memantau kegiatan masyarakat.

Seperti yang dilakukan petugas gabungan di Pasar Rakyat Sido Makmur Blora, Sabtu, (06/02/2021). Dengan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Blora Kompol Supriyo,S.Sos,M. Si petugas gabungan melakukan pemantauan aktifitas dipasar. Hal itu mendasari pembatasan jam operasi pasar yang hanya sampai pukul 10.00 wib diseluruh Kabupaten Blora.

"Petugas gabungan melakukan pantauan dan menyampaikan imbauan protokol kesehatan, bahwa selama Sabtu dan Minggu ini kegiatan masyarakat dibatasi, kami mohon kerja samanya karena itu semua untuk kesehatan bersama," ungkap Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kabag Ops Kompol Supriyo.

Terpantau situasi di Pasar Rakyat Sido Makmur sepi dan lengang, apalagi diiringi dengan hujan yang lebat. Bukan hanya diwilayah dalam kota saja, kegiatan serupa juga dilakukan di 16 Polsek jajaran diseluruh wilayah kabupaten Blora, imbuhnya.

"Penjagaan dan pemantauan oleh petugas gabungan, dilakukan di 16 kecamatan, dengan melibatkan Polsek, Koramil dan Kecamatan setempat," pungkas Kabag Ops. (JW/Red)
Share:

Aplikasi Dolan Blora Sebagai Media Promosi Wisata Di Kota Sate


BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora terus mempromosikan sejumlah potensi pariwisata yang ada. Promosi dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui aplikasi digital.


Dalam upaya tersebut Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora mengundang para pengiat wisata dan sejumlah Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) yang ada di Blora. 


Acara dibuka langsung oleh kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Slamet Pamudji, SH, M.Hum, dan diikuti oleh Genpi, duta wisata dan sejumlah pengelola wisata yang ada di Blora. 


Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Slamet Pamudji, SH, M.Hum, mengatakan semua media promosi kita coba, salah satunya mengembangkan website dan aplikasi Dolan Blora.


"Aplikasi ini untuk mempermudah wisatawan yang nantinya akan berkunjung ke obyek wisata yang diinginkan", jelas Slamet Pamudji,  Senin (30/11/2020) 


Aplikasi Dolan Blora ini bertujuan utk mendukung percepatan promosi wisata dan meningkatkan kjnuungan wisata,  pejualan paket wisata,  usaha pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta memperluas akses pasar di Blora maupun luar Blora.


"Jadi memang harus ada kerjasama dengan berbagai pihak, kami minta juga bantuan pengelola wisata untuk ikut mempromosikan aplikasi ini", ucap Mumuk. 


Menurut Mumuk Dinporabudpar Blora akan selalu mensupport dan mempromosikan daya tarik wisata serta potensi pariwisata yg ada di kab blora. Semakin banyak promosi diharapkan semakin luas masyarakat yg tahu dan akan berkunjung ke Blora.


"Promosi sangat penting, kami akan selalu bantu dalam pendampingan, kita dorong agar pengelola wisata bisa terus mengembangkan wisatanya." Jelasnya 


Sementara itu Yeti Romdonah, Kasi Promosi dan informasi Pariwisata Dinporabudpar mengaku Dolan Blora menjadi branding Wisata Blora.


"Kegiatan hari ini kita laksanakan untuk menyempurnakan aplikasi Dolan Blora. Pengelola wisata dan PHRI diharapkan memberikan masukan, informasi data yang kita butuhkan sehingga di awal tahun 2021 aplikasi Dolan Blora bisa kita Launching." ujar Yeti. 


Yeti menjelaskan, sistem yang akan dikembangkan itu juga merupakan kerja sama dengan berbagai pihak pengelola tempat wisata.


"Geliat wisata akan kelihatan jika kita sengkuyung bersama sama, aplikasi ini juga kita promosikan bersama sama , Didalam aplikasi tersebut terdapat sejumlah fitur dengan sejumlah pilihan seperti info wisata, kuliner, hotel, event, dan sejumlah fitur lainnya." Ujarnya 


Pihaknya mengaku meski belum begitu sempurna aplikasi ini nantinya diharapkan bisa mempermudah para wisatawan saat ingin memilih wisata di blora. (ADY/Red)

Share:

HP ANDROID UNTUK BERBISNIS YANG MENGIURKAN

Penyerahan Voucher Bea Siswa Mahasiswa Oleh Motivator Dan Ketua YPP Mustika Sejati Blora
Blora,- Himpunan Mahasiswa Tehnik Informatika Sekolah Tinggi Management Informasi dan Komunikasi (STIMIK) Semarang bekerjasama dengan Yayasan Peduli Pendidikan (YPP) Mustika Sejati Blora mengadakan Seminar Dan Workshop Inovasi Technologi Leadership Berbasis Android. Mahasiswa diharapkan berkompetisi dengan baik sesuai kemampuan mahasiswa, membangun ekonomi kreatif, dan mahasiswa diharapkan bisa membuka lapangan kerja sendiri.
Ketua YPP Mustika Sejati Blora Bambang Anto Wibowo, SH. Mengemukakan bahwa dalam kegiatan tersebut, pihaknya memberikan voucher bea siswa mahasiswa yang kurang mampu, untuk membantu proses belajarnya di Perguruan Tinggi, “Kami memberikan beasiswa kepada Sularto utomo (28th) alamat Jalan Camar VI nomer 11 Kelurahan Karangjati, Wahyu Wikaningtyas (20th) alamat Desa Padaan RT 004  RW 001 Kecamatan Japah,” ungkap Bambang Anto Wibowo.
Penyerahan Voucher Bea Siswa Mahasiswa Oleh Pemateri
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Blora diwakili Disperindag Edi Suprapto yang memberikan sambutan mengatakan bahwa mahasiswa sebagai anak muda diharapkan memajukan, mengembangkan, membantu UMKM yang ada di Kabupaten Blora. Undangan disebarkan sejumlah 300 lembar, yang daftar ulang sebanyak 250 orang peserta dari Umum,  kalangan Mahasiswa, dan pelajar.
Lanjut Ketua YPP Mustika Sejati, Pemateri Pakar Android dari Semarang Probo Asmoro, Motifator dari ketua STIMIK Septia Lutfi M.Kom, “Diharapkan bisa memmanfaatkan tehnologi bukan dimanfaatkan tehnologi artinya memanfaatkan hp android yang dimilikinya,” jelas  Ketua YPP Mustika Sejati.
Sementara itu, Ketua panitia sekaligus sebagai mahasiswa STIMIK Sundoyo mengatakan bahwa tujuan diadakannya seminar ini, adalah untuk membagi wawasan kepada generasi  muda sebagai penerus bangsa agar berfikir dan mempunyai ide yang kreatif, kritis, mandiri dan inovatif. “Masyarakat pada ummnya mampu menciptakan wirausaha yang mampu membuat website sendiri tentunya berbasis android untuk mengembangkan UMKM yang  ada di wilayah Kabupaten Blora,” harap Sundoyo.

Usai Seminar Dan Workshop Inovasi Technologi Leadership Berbasis Android, peserta mendapat sertifikat peserta yang diserahkan oleh Pemateri bersama motivator dan Ketua Yayasan. (adi sanrico)
Share:

Sosialisasi Pembangunan Lewat Media Film Layar Lebar

Kasi RFTP Dinkominfo Kabupaten Blora
Blora,- Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora merencanakan sosialisasi pembangunan dan layanan publik melalui media film layar lebar di wilayah desa dan kecamatan. Kepala Dinkominfo Blora Sugiyono, melalui Kepala Seksi (Kasi) Radio Film Televisi dan Pers (RTFP) Samedi Djoko Waspodo SH, (27/02/2017), mengatakan pemutaran film layar lebar akan di launching bulan awal April 2017 di 16 desa pada 16 Kecamatan di Kabupaten Blora. “Kami melakukan persiapan seperti peralatan dan film dokumenter serta pesan publik. Recana di launching bulan awal bulan April 2017 di Desa Bangsri Kecamatan Jepon yang akan dihadiri Bapak Bupati Blora,” kata Kasi RTFP Dinkominfo Blora Samedi Djoko Waspodo.
Tujuannya, kata dia, untuk sosialisasi hasil pembangunan, menyampaikan informasi tentang layanan publik dan memberikan hiburan kepada warga masyarakat. “Untuk kegiatan ini, kerja sama dengan Bank Jateng Cabang Blora dan KPP,” imbuhnya.
Hanya saja, kerja sama itu dilakukan secara terpisah untuk dua kali pemutaran selama dua bulan kegiatan berlangsung. Ia menjelaskan, berdasarakan pelaksanaan pemutaran film tahun sebelumnya, meski sudah memasuki era internet dan televisi masuk desa, tetapi warga perdesaan dinilai masih butuh hiburan yang bisa menyenangkan. ”Meski sudah ada internet atau televisi masuk desa, warga pedesaan masih membutuhkan hiburan. Ini terbukti, dengan pemutaran film dengan media layar lebar masih antusias datang untuk menonton,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan nanti, menurut Kasi RTFP yang akrab disapa Djoksam, akan berkoordinasi dan melibatkan aparat pemerintah desa, babinkamtimmas, babinsa dan unsur forkopimcam. “Harapannya, dengan kegiatan ini bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat sehingga lebih sejahtera dan bermartabat,” pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

Hot News

TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0721/Blora Dimulai, Infrastruktur Desa Jadi Sasaran Utama

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 yang d...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »