New Normal, DPRD Blora Minta Disdik Siapkan Skenario Di Sekolah

Achlif  Nugroho Widi UtomoAnggota DPRD Kabupaten Blora

BLORA - Pandemi Covid-19 masih berdampak pada dunia pendidikan. Saat ini sedang menghadapi  wacana New Normal yang harus mulai disiapkan sekolah - sekolah di daerah.

Komisi D DPRD Kabupaten Blora melakukan rapat dan akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora terkait kesiapan dunia pendidikan memasuki tahun ajaran baru sekolah pada era tatanan hidup baru (New Normal).

Seperti dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Rabu (20/05/2020), Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita mengatakan, new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal.

Namun, perubahan ini ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Anggota DPRD Kabupaten Blora, Achlif Nugroho Widi Utomo saat ditemui awak media ini di ruang Komisi D mengatakan, akan menanyakan kesiapan Dinas Pendidikan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada era new normal.

“Seperti yang digaungkan pusat dan provinsi menuju new normal, kita tanyakan kesiapan Dinas Pendidikan pada saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah,” kata Achlif Nugroho, Jum'at (29/05/2020).

Selaku anggota Komisi D PRD Kabupaten Blora, Achlif Nugroho menginginkan Dinas Pendidikan mempunyai inovasi dengan menerapkan protokol kesehatan terhadap para siswa maupun tenaga pengajar agar terjamin dalam hal kesehatan.

“Kita berharap Dinas Pendidikan memiliki inovasi, namun tetap menerapkan protokol kesehatan terhadap para siswa maupun tenaga pengajar agar terjamin kesehatannya," harapnya.
Mungkin, lanjut Achlif Nugroho, dalam proses belajar mengajar di sekolah memberlakukan shift belajar.

"Inovasi ini mungkin dalam proses belajar mengajar di sekolah mengurangi jumlah murid pada saat jam belajar, dengan cara memberlakukan shift belajar,” imbaunya.

Selanjutnya, politisi Partai Peratuan Pembangunan ini mengatakan, pihak sekolah juga harus memahami dan lebih memperhatikan protokol  kesehatan selama di lingkungan sekolah.

“Ya, pihak sekolah bisa lebih memperhatikan lagi mengenai protap kesehatan dan menekankan kepada siswanya untuk mengurangi kegiatan yang bersifat fisik,” tambahnya.
Kembali belajar mengajar ke sekolah di tengah pandemi Covid-19 dengan menerapkan new normal, peranan orangtua sangat penting bagi anak - anaknya.

Kembali belajar mengajar ke sekolah di tengah pandemi Covid-19, lanjut Achlif, orangtua harus mempersiapkan dan mengawal anak-anaknya untuk kembali ke sekolah dengan kondisi new normal.

Para orangtua harus memberi penjelasan kepada anak-anaknya  perihal bagaimana new normal, mulai dari penggunaan masker, cuci tangan dengan sabun, hingga menjaga jarak.

"Orangtua mempersiapkan kembali anak-anak ke sekolah, harus mengawal, memberi pengertian pada anak pentingnya mereka gunakan masker, cuci tangan dengan sabun sesering mungkin sebelum mereka sentuh bagian muka," ujar Achlif Nugroho.

Selain itu, tambah Achlif Nugroho, orangtua juga harus memastikan dan menjaga pola makan yang baik untuk anak-anaknya.

"Kami menghimbau kepada para orangtua untuk membawakan bekal kepada anak-anak saat sekolah," imbaunya.

Pola makan anak sangat penting untuk menjaga imunitas anak-anak agar tetap kuat yang walaupun terpapar tetapi virus tersebut bisa dikalahkan dengan imunnya yang kuat.

"Yang tak kalah pentingnya,  orangtua memberikan pengertian kepada anaknya, di sekolah pasti tergoda bermain dengan teman-temannya apalagi tiga bulan tidak bertemu," kata dia.

Terlebih, kata dia, hampir sebagian besar anak-anak merindukan sekolahnya. Dengan demikian, pengertian yang diberikan orangtua, saat anak - anak mereka berinteraksi dengan teman-temannya juga sangat dibutuhkan. Terutama agar menjaga jarak dan tidak saling bersentuhan.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Hendi Purnomo menjelaskan masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

"Kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Skenario seperti apa. Kami masih menunggu," ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Hendi Purnomo saat dihubungi media ini melalui sambungan WhatsApp.

Meski demikian, pihaknya menghimbau kepada pihak sekolah untuk mempersiapkan diri, untuk menata sarana dan prasana dan teknis pembelajaran.

"Yang jelas pembelajaran jalan, tapi kami belum memutuskan seperti apa," katanya.

Persiapan yang dilakukan, lanjut Hendi, untuk ruang kelasnya dapat menampung berapa siswa dengan penerapan social distancing. Kemudian tempat cuci tangan di masing-masing kelas.

"Protokol kesehatan terus dipersiapkan mumpung anak-anak belum masuk. Nanti juga akan disemprot dulu," terangnya.

Namun, pihaknya belum dapat memastikan kapan sekolah masuk karena masih menunggu keputusan pemerintah pusat imbuh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora. (ADY/Red)
Share:

Putus Rantai Covid-19, Polres Blora Imbau Warga Disiplin Taati Prosedur Kesehatan

Konferensi Pers Tim GTPP Covid-19 Kab.Blora
BLORA - Kepolisian Resor (Polres) Blora, Polda Jawa Tengah mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Blora untuk lebih disiplin menaati protokol kesehatan menyikapi persebaran Covid-19 yang meningkat di wilayah Kabupaten Blora.

Hal itu disampaikan oleh Wakapolres Blora Kompol Drs. M. Samdani, MH mewakili Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan, SIK pada konferensi pers laporan monitoring terkini perkembangan dan situasi Covid-19 di Kabupaten Blora melalui media center Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kamis (28/05/2020).

“Biasakan cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir. Rajin berolahraga di rumah dan jika terpaksa keluar rumah harus pakai masker, jaga jarak, serta hindari kegiatan berkerumun serta hindari kegiatan di luar yang tidak bermanfaat,” terangnya.

Wakapolres Blora Kompol Drs. M. Samdani, MH menyampaikan berdasarkan update terakhir monitoring data Covid-19 Kabupaten Blora hingga pukul 10.57 WIB, Kamis (28/5/2020) jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) 426, terdiri proses pemantauan 196, selesai pemantauan 229 dan meninggal 1 orang.

“Jumlah Orang Dalam Pemantaun (ODP) 922, proses pemantauan 28, selesai pemantauan 892, meninggal 2 orang,” ungkap Wakapolres Blora.

Selanjutnya, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 44, pengawasan 9, selesai pengawasan 25, Meninggal menunggu hasil swab 3 orang. Meninggal 5 (PCR Negatif bukan Covid-19) dan 2 orang meninggal.

“Kemudian warga yang reaktif rapid test sebanyak 84 orang, terinci reaktif OTG 68, ODP 10, PDP 6,” jelasnya.

Selanjutnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 24 orang, 19 orang dirawat, sembuh 2 dan 3 orang meninggal dunia.
Berikutnya, jumlah pemudik sampai dengan pukul 21.00 WIB, Rabu (27/5/2020) sejumlah 35.863 orang.

Polres Blora juga mengajak warga masyarakat untuk menjaga silaturahmi dan toleransi yang baik antar warga untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Blora.

“Untuk kelompok masyarakat, seperti pencak silat, hindari kegiatan mengumpulkan massa atau keluar dengan membawa kendaraan bergerombol,” tandasnya.

Hal itu perlu disikapi agar jangan sampai terjadi penularan Covid-19 atau memicu terjadinya konflik antar kelompok, kontak fisik, yang dapat memecah persatuan dan kesatuan di negara ini, khususnya di kabupaten Blora.

“Bagi warga yang sudah terlanjur mudik, tolong tetap dirumah, dan jangan kembali ke Jakarta atau tempat lain. Karena, kalau kembali ke tempat semula pasti akan ada pencegatan atau cek point,” tegasnya.

Hadir dalam konferensi pers, Direktur RSUD dr R. Soetijono Blora, dr Nugroho Adiwarso, Sp.Og dan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Bambang Sinung Widoyoko, S.Pd,M.Pd mewakili Kepala Dinas Pendidikan Blora Hendy Purnomo,S.STP, MA.

Pada kesempatan itu,  Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Bambang Sinung Widoyoko, S.Pd, M.Pd mewakili Kepala Dinas Pendidikan Blora Hendy Purnomo,S.STP, MA antara lain menyampaikan hal-hal yang berkaitan pembelajaran peserta didik saat ini selama pandemi Covid-19 dari SD dan SMP.

“Selama pandemi Covid-19, siswa harus tetap belajar. Komunikasi guru dan siswa tidak boleh terputus. Pembelajaran dilaksanakan dari rumah atau disebut pembelajaran jarak jauh,” jelasnya.

Direktur RSUD dr R. Soetijono Blora, dr Nugroho Adiwarso, Sp.Og menyampaikan di rumah sakit setempat merawat satu orang pasien, tetapi karena sudah baik maka akan segera dipulangkan.

“Sedangkan di Klinik Bakti Padma, ada 21 pasien, 15 pasien swab positif, yang lainnya menunggu swab ulang,” ungkapnya.

Pihaknya menyampaikan kepada warga masyarakat bahwa pasien yang dirawat benar-benar dilakukan perawatan secara intensif untuk memutus persebaran Covid-19.

“Jadi tidak ada maksud apa-apa, sehingga minta pengertiannya, mohon dibantu, diberi semangat kepada meraka yang masih kita rawat, begitu nanti swab negatif akan kita pulangkan,” ungkapnya.

Setelah dipulangkan nanti, lanjutnya, dimohon kepada warga masyarakat untuk bisa menerima, jangan diasingkan atau tidak boleh bergaul.

“Kami mohon tetap biasa, tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan,” ucapnya. (ADY/Red)
Share:

Rapid Tes Di Pasar Wulung Randublatung, 2 Orang Reaktif

Bupati Blora Di Pasar Wulung
BLORA - Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Blora terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dengan cara Rapid Test massal di Pasar Rakyat.

Kali ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora melakukan Rapid Test  dengan lokasi di Pasar Wulung Kecamatan Randublatung pada (28/05/2020).

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Blora tersebut diikuti oleh kurang lebih 70 orang pedagang dan pengunjung Pasar. Turut hadir dalam kegiatan Rapid Test tersebut diantarnya H. Djoko Nugroho, Plt Kepala Dinas DKK Blora Lilik Hernanto, SKM, M.Kes, Forkopimcam Randublatung, Kepala  Kesbangpol Kabupaten  Blora Wahyu Jatmiko, S.STP, Kepala Puskesmas Kecamatan Randublatung Dr. Didik, Kepala Puskesmas Kutukan Dewi Asmara, Kepala BPBD Kab. Blora Hadi Praseno, Perwakilan Kalur / Kades se-Kecamatan  Randublatung, dan para Pedagang dan Pengunjung Pasar Wulung.

Sebelum pelaksanaan Rapid Test kegiatan diawali dengan apel di Puskesmas Randublatung dan dilanjutkan dengan penyemprotan disinfektan di sepanjang jalan dari Puskesmas sampai Pasar wulung Kecamatan  Randublatung.

Camat Randublatung Budiman S.STP menyampaikan terima kasih hadirnya Bupati di Kecamatan Randublatung terutama di Kelurahan Wulung dan kegiatan di Pasar Wulung memberikan suport tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Sebelum kegiatan Rapid Test di Pasar Wulung kami dari Forkopimcam Randublatung telah melaksanakan penyemprotan di sepanjang  jalan dengn diawali dengan apel di Puskesmas Randublatung. Semoga kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar,” ucap Camat Randublatung.

Pada kesempatan itu,  Bupati Blora H. Djoko Nugroho memberikan sambutan bahwa Rapid Test Covid-19 tak kon neng pasar  ben ngecek wong sing neng pasar. Semoga sing dites gak ono opo - opo aman, nek ono cepet dingerteni supoyo ben gak nular mulone dicek Rapid iki.

“Terus tonggo - tonggone ojo meden - medeni. Nek penyakit virus iki gampang nular tapi cepet ilang,” tegas Djoko Nugroho.

Diharapkan kita Hidup harus bersahabat dan berdampingan dengan Corona. Blora selatan saya doakan semoga aman supaya masyarakat cari makan juga mudah imbuh Bupati Blora.

“Kita terima kasih dengan tenaga medis yang ada disini bekerja tidak mengenal lelah dengan adanya Covid-19,” kata Djoko Nugroho.

Adapun Rapid Test diikuti sebanyak 70 orang dengan hasil 2 orang Reaktif. Selanjutnya kepada 2 orang yang hasil Rapid Testnya Reaktif disarankan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah masing-masing. (WN/Red)
Share:

MAS Di amankan Polsek Ngawen, Usai Bobol ATM Ratusan Juta Rupiah

Pelaku Di Polsek Ngawen

BLORA - Unit Reskrim Polsek Ngawen Polres Blora berhasil mengungkap pembobolan ATM Bank Mandiri Di wilayah Kecamatan Ngawen. Seorang tersangka ini melakukan aksinya dengan cara merusak pintu pelindung kotak ATM menggunakan kunci almari.
Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K. melalui  Kapolsek Ngawen Iptu Sunarto, S.H menjelaskan bahwa tersangka bernama MAS (23th) alamat Desa  Margorejo RT. 03 RW. 01, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. 

"Tersangka terbilang profesional, membuka mesin ATM dengan kunci lemari. Dengan berani beraksi sendirian berangkat dari Kota Kudus menuju Ngawen Blora untuk mengambil uang sebanyak dua kali. Kejadian tersebut pada Selasa, 12 Mei 2020 pukul 05.30 WIB berhasil membawa uang sebesar Rp. 43.950.0000 dan Minggu, 17 Mei 2020 pukul 04.00 WIB sebesar Rp. 69.800.000," Ujar Kapolsek Ngawen, Kamis (28/05/2020).
Iptu Sunarto menuturkan ternyata tersangka tersebut diketahui mantan karyawan PT UG Mandiri Kudus. Dengan pengalamannya dan keahlian yang dimiliki tersebut digunakannya untuk berbuat kejahatan di Blora.

"Hasil pemeriksaan sementara oleh petugas tersangka memang mantan pegawai di perusahaan jasa pengisian ATM PT UG Mandiri Kudus selama 4 bulan dan di PHK pada April lalu," jelas Iptu Sunarto.

Tak perlu waktu lama, dari hasil rekaman CCTV di dalam ATM tersebut. Pelaku berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Ngawen Polres Blora bersama pihak PT UG Mandiri Kudus tanpa perlawanan.

"Hari Rabu, (27/05/2020) pukul 14.00 WIB kemarin, Kami amankan pelaku ketika sedang berada di rumahnya," terangnya.
Dari hasil perbuatannya,  Iptu Sunarto menjelaskan tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

"Total kerugian yang dialami PT UG Mandiri akibat perbuatan tersangka sebesar Rp. 113.750.000. Dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara," tegas Kapolsek Ngawen. (ADY/Red)
Share:

Tergerus Sungai Bengawan Solo, 2 Rumah Nyaris Hanyut

Tanah Pinggir Sungai Bengawan Solo
Di Cepu, Jawa Tengah
BLORA - Miris Dua Rumah Milik Mudiono (54th) dan Juari (50th) Tepatnya RT/RW 06/02 dukuh Jidan desa Jipang Kecamatan Cepu Kabupaten Blora,  Jawa Tengah Sudah hampir dua bulan ini tanah belakang rumah kurang lebih lebarnya 20 meter mengalami erosi disebabkan tergerus air sungai Bengawan Solo hingga mendekati pondasi rumahnya. Rabu (27/05/2020)

Mudiono, Ketika dikonfirmasi dia menyampaikan bahwa tanah saya sudah dua bulan mengalami erosi, awal mulanya tanah saya panjang ada kisaran 20 meter, dan rumah saya sebelum tergerus saya pindahkan sebelum semuanya tergerus jelas  Mudiono, yang sudah di PHK dari Perusahaannya.

Sementara itu, Kepala Desa Jipang Ngadi Ketika ditanya membenarkan adanya erosi di lokasi desanya. yakni dua warganya di dukuh jidan  ungkapnya.

Pihaknya, atas kejadian erosi tersebut menyatakan  sangat miris sekali, khawatir nya musim hujan turun lebih lebat lagi, sedangkan saat ini kondisi air sungai bengawan solo pasang, akhirnya longsor lagi tanah kedua warga nya.

"Kita khawatir sekali sedangkan saat ini musim juga tidak stabil dan kemarin sudah ditinjau dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS Solo) sudah meninjau," ungkap Ngadi. (ADY/Red)
Share:

Sepeda Onthel Bekas, Bisa Hasilkan Listrik 220 Hingga 400 Watt

Dakasyagi Karya Noor Chanif

BLORA - Di pasar pon,  sepeda bekas biasanya dijual dengan harga murah, namun ditangan seorang guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Blora ini, sepeda bekas  bisa dimodifikasi menjadi barang dengan harga jutaan rupiah karena dapat menghasilkan tegangan listrik.

Noer Chanief (53th), yang keseharianya mengajar sebagai guru SMKN 1 Blora jurusan otomotif ini, ditengah merebaknya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dia memanfaatkan waktunya dirumah dengan memodifikasi sepeda bekas menjadi sepeda bekas kaya energi (Dakasyagi).
Awalnya ia melihat di sebuah pasar mingguan di Blora (pasar pon=red), sepeda bekas banyak dijual dengan harga sangat murah kisaran 150 - 200 ribu rupiah.

Dari situlah muncul ide untuk membuat atau memanfaatkannya dengan memodifikasi sepeda tersebut menjadi dakasyagi, sehingga harga jualnya menjadi jutaan rupiah.

"Harganya sepeda hanya sekitar 200 ribuan kalau dijual apa adanya, jadi timbul ide saya bagaimana sepeda itu bisa dijual dengan harga mencapai jutaan rupiah," ucap Noer (Rabu, 27/05/2020).

Sepeda bekas, tambah Noer, ia beli dan dibawa pulang kerumahnya. Ban dalam dan luarnya dilepas, lalu dibuatkan tempat atau dudukan dari besi di las layaknya sepeda untuk olahraga (fitnes).

Roda bagian belakang diberi V-Belt disambungkan dengan sebuah dinamo kecil yang dihubungkan ke Accu sebagai pengumpul strum, sehingga menghasilkan listrik DC.

Supaya bisa menghasilkan listrik AC, dari Accu dihubungkan lagi ke power inverter untuk menimbulkan energi listrik tersebut, sehingga keluar arus listrik 220 volt.

Dari inverter itulah arus listrik bisa langsung digunakan untuk mengisi daya di Handphone, membuat juz, memasak dengan magicom dan lainnya.

"Kalau sudah menjadi Dakasyagi ini, selain bisa olahraga, badan sehat, bisa menghemat listrik, dengan memafaatkan daya yang dihasilkan dari mengayuh sepeda," tandasnya.

Menurutnya, Dakasyagi ini bisa menghasilkan daya hingga 400 Watt. Idenya ini muncul awal bulan Februari 2020 lalu, disaat sekolah diliburkan karena adanya Covid-19.

"Bulan Februari lalu mulai diliburkan, jadi saya manfaatkan untuk kegiatan dirumah, tapi menghasilkan," imbuhnya.
Untuk diketahui, satu produk Dakasyagi ia jual dengan harga tiga jutaan. Diharapkan dengan Dakasyagi ini selain tubuh sehat, bisa menghemat listrik di rumah. (ADY/Red)
Share:

Warga Blora Positif Covid-19 Tambah 3, Jadi 24 Orang

Bupati Blora H. Djoko Nugroho

BLORA - Hari pertama masuk kerja pasca lebaran, Selasa (26/05/2020), Bupati Blora  H. Djoko Nugroho kembali menyampaikan update perkembangan persebaran pandemi Covid-19 kepada masyarakat.

Penyampaian secara live streaming akun youtube Protokol dan Komunikasi Pimpinan Blora itu dilakukan Bupati Blora didampingi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

Bertempat di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Djoko Nugroho mengatakan bahwa hari ini ada penambahan 3 kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi berdasarkan pemeriksaan swab (Lab PCR).

“Jadi sekarang totalnya ada 24, 19 dirawat, 3 meninggal dan 2 sembuh. Rinciannya nanti akan disampaikan Kepala Dinas Kesehatan,” ucap Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa jumlah rapid-test reaktif juga semakin bertambah yang saat ini mencapai 75 orang. Menurut Bupati, penambahan reaktif rapid-test diperoleh setelah dilakukan tes massal di beberapa titik seperti pasar, swalayan, dan Alun-alun Kota Blora.

“Memang reaktif rapid-test ini belum tentu Covid-19, namun ini sebagai bentuk antisipasi dini pencegahan persebaran virus Corona. Yang hasilnya reaktif nantinya baru akan dilakukan pengambilan swab test untuk memastikan Covid-19 atau virus lain. Semoga saja tidak bertambah lagi. Ayo tetap patuhi protokol kesehatan dan ikuti himbauan pemerintah,” tegas Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu memperlakukan pasien reaktif rapid-test secara berlebihan, bahkan menjauhi keluarganya dan menutup akses menuju rumahnya.

“Sekali lagi saya tekankan bahwa reaktif rapid-test belum tentu Covid-19. Mereka justru butuh dukungan agar tetap sehat dan sembuh. Jangan malah dijauhi. Kebanyakan dari pasien yang diisolasi psikisnya drop gara - gara tekanan dari masyarakat sekitar, hal ini yang membahayakan sehingga imunitas pasien turun. Padahal pasien butuh imunitas yang baik untuk melawan keberadaan virus di tubuhnya,” lanjut Bupati.

Untuk data selengkapnya, Bupati meminta masyarakat bisa mengakses di website corona.blorakab.go.id yang terus diupdate realtime setiap hari oleh tim GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa adanya penambahan 3 kasus baru Covid-19 ini masih berasal dari kluster Temboro.

“Jadi jumlahnya 24, tersebar di 8 Kecamatan. Yang terbanyak di Kecamatan Jati 8 kasus, Blora Kota 5 kasus, dan Kunduran 3 kasus. Selebihnya Cepu 2 kasus, Kradenan 2 kasus, Ngawen 2 kasus, Jepon 1 kasus, dan Todanan 1 kasus,” jelas Lilik Hernanto.

Dari 24 kasus ini, sambung Lilik Hernanto jika dikelompokkan masih didominasi oleh kluster Temboro sebanyak 15 kasus. Kemudian kasus pertama Perumda telah menularkan ke 4 pasien sehingga ada 5 kluster Perumda. Sisanya 1 kasus Singget dari RS Purwodadi, 1 kasus Tegalgunung dengan pengorbit diabetes melitus, 1 kasus Kentong Cepu dari Jakarta, dan 1 kasus dari Ngawen dengan TBC kronis.

“Jika dilihat dari segi usia, dari 24 kasus ini sebanyak 70,83 persen berusia dibawah 35 tahun. Usianya mulai 13 tahun hingga 30 tahun. Kebanyakan santri Temboro. Karena mereka masih muda, kita berharap daya tahan tubuhnya baik dan bisa segera sembuh,” tambah Plt. Kepala Dinas Kesehatan.

Kemudian untuk rapid-test reaktif, menurut Lilik Hernanto dalam rapid-test massal di pasar, swalayan, dan Alun-alun beberapa hari  lalu diperoleh tambahan 31 orang reaktif.

“Kedepan akan kita lakukan rapid-test massal kembali di fasilitas umum, seperti Pasar Ngawen dan Pasar Randublatung. Mungkin lusa akan dilakukan,” pungkas Lilik Hernanto.

Adapun Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora, Purwadi Setiyono, SE, menyampaikan terimakasih kepada seluruh donatur, organisasi dan komunitas masyarakat yang selama ini telah menyalurkan bantuannya ke Posko GTPP Covid-19 Kabupaten Blora.

“Sudah banyak sekali bantuan yang kita terima berupa APD, obat-obatan, dan peralatan cuci tangan. Semuanya langsung kita salurkan. Posko tetap menerima dan masih membuka kesempatan untuk penyaluran bantuan. Hanya saja kita tidak menerima uang, hanya barang,” pungkas Purwadi Setiyono. (WN/Red)
Share:

Sesepuh Perguruan Silat Berkumpul, Untuk Hindari Tawuran Di Kedungtuban

Silaturrahmi
BLORA - Demi menjaga kerukunan dan menghindari perkelahian antar anggota organisasi pencak silat diwilayah hukum Polsek Kedungtuban Polres Blora, Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto berdayakan anggotanya untuk melaksanakan koordinasi dengan Ketua Pencak Silat yang ada di wilayah setempat, seperti yang dilakukan, Selasa, (26/05/2020).

Kanit Intelkam Polsek Kedungtuban Iptu Sugiman memimpin anggota polsek untuk sambang ke tokoh atau sesepuh perguruan silat diwilayah tersebut, adapun tokoh yang disambangi adalah Ketua Perguruan Setia Hati Terate Ranting  Kedungtuban Marsam, Ketua PSAW Winongo Ranting  Kedungtuban Tri, Ketua Pagar Nusa Ranting Kedungtuban serta Ketua IKSPI Ranting Kedungtuban Shobirin.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi antara Polsek Kedungtuban dengan Para Tokoh Pencak Silat di wilayah kecamatan Kedungtuban.

Dalam Kesempatan tersebut Kanit Intelkam menghimbau kepada ketua ranting pencak silat agar selalu bersinergi dengan pihak Kepolisian. Selain itu Kanit Intelkam juga menghimbau kepada warga perguruan silat agar selalu menjaga keamanan dan kenyamanan bersama di masyarakat

“Ayo, para Ketua perguruan silat  juga mengajak warga perguruan silatnya masing - masing untuk selalu menjaga keamanan dan kenyamanan bersama seperti tidak melakukan perkelahian dengan perguruan pencak silat lain, tidak mengkonsumsi narkoba maupun miras dan tidak terjerumus kepada hal - hal negatif yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas,” ajak Kanit Intelkam.

Terpisah, Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto mengatakan bahwa dalam setiap kegiatan perguruan silat harus bisa menjaga kondusifitas kamtibmas, dengan menjaga silaturahmi dan toleransi antar warga dan perguruan lainnya.

"Dalam setiap kegiatan diharapkan setiap perguruan silat bisa menjaga ketertiban dan kondusifitas dari warganya, kegiatan perguruan silat harus bisa menjaga kondusifitas kamtibmas," tegas  Kapolsek Iptu Suharto.

”Agar tercipta wilayah kecamatan Kedungtuban yang aman maka koordinasi itu perlu di laksanakan, dan ini untuk antisipasi agar jangan sampai terjadi kejadian yang tidak kita inginkan, yang bisa menjadi pemicu konflik  di wilayah Kedungtuban," tandas Kapolsek.

Kapolsek mengajak para tokoh silat agar bisa membina dan membawa anggotanya untuk bersama - sama menjaga silaturahmi dan kebersamaan, jangan sampai hal yang sepele malah menjadi pemicu konflik atau tawuran.

"Banyak kejadian terjadi selama ini dikarenakan adanya jiwa korsa dan euforia yang berlebihan dari para warga pencak silat, karena dengan terkumpulnya massa yang cukup besar, kemudian melakukan konvoi dengan kendaran rawan terjadi kekacauan,” pungkas Kapolsek.

Sementara itu, Ketua PSHT Kedungtuban Marsam mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung penuh polsek Kedungtuban dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah.

"Tentunya kita akan dukung penuh polsek kedungtuban, dan tentunya rekan - rekan perguruan silat semua akan selalu berkoordinasi dengan Polsek jika ada kegiatan," ucap Ketua PSHT Kedungtuban. (ADY/Red)
Share:

Korban 7 Rumah Terbakar, Terima Bantuan Sembako Dari Polres Blora

Kapolres Serahkan Bantuan
Kepada Korban Rumah Terbakar
BLORA - Masih terlihat raut kesedihan di wajah lima warga korban kebakaran rumah di Dukuh Sambonganyar RT 04/09 Desa Sumber Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora Jawa Tengah. Untuk diketahui Senin, (25/05/2020) dini hari tadi (pukul 23.00) telah terjadi kebakaran rumah di wilayah tersebut, si jago merah telah membakar habis tujuh rumah warga.

Kelima warga pemilik rumah tersebut adalah Purwanto, Wagirah, Pasir,  Maridin dan ibu Lampen. Senin, (25/05/2020) siang, Kapolres Blora merespon cepat kejadian tersebut dengan mendatangi kelima korban. Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K bersama Wakapolres Kompol Drs. M.Samdani,MH dan Pejabat Utama di dampingi Forkopimcam setempat menyerahkan bantuan sosial dengan mengerahkan satu truk dalmas.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi Beras 2,5 Kuintal, Mie Instan 30 karton, minyak goreng 5 karton, Roti biskuit 5 karton, dan Sarung 5 lusin, serta Kaos 5 lusin.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan mengungkapkan bahwa pihaknya ikut bersedih dan prihatin, dimana di saat hari raya Lebaran malah ada warga yang rumahnya terbakar habis.

"Tidak banyak yang kita berikan, semoga bermanfaat bagi mereka, yang sedang kena musibah," ucap Kapolres.

Lebih lanjut perwira polisi yang murah senyum ini menambahkan bahwa, kegiatan ini adalah salah satu respon cepat Polres Blora sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang sedang membutuhkan.

"Bahwa Polri adalah penggerak revolusi mental di ruang publik, semoga bakti sosial ini bisa menggugah para dermawan lain, untuk ikut membantu meringankan beban mereka, apalagi ditengah pandemi covid-19  seperti ini," tambah Kapolres.

Sementara itu, Purwanto salah satu korban kebakaran mengaku senang dengan bantuan yang diberikan.

"Tentunya ini semua sangat bermanfaat bagi kami pak, dan bantuan dari Polres Blora ini adalah yang pertama," kata Purwanto sambil berkaca kaca sorot matanya.

Sebelum meninggalkan lokasi kebakaran, Kapolres berpesan kepada warga agar gotong royong dan bahu membahu dalam membantu kelima korban kebakaran tersebut. Kapolres juga berpesan agar para korban sabar dan tawakal.

"Warga disini harus kompak membantu bapak dan ibu yang rumahnya terbakar, dan para korban harus bersabar, karena ini adalah ujian," pungkas Kapolres. (ADY/Red)
Share:

7 Rumah Ludes Terbakar Di Sumber Kradenan, Lebaran Pertama

Babinsa Desa Sumber Amankan Lokasi
BLORA - Hari pertama lebaran tepatnya Minggu (24/05/2020) sekira pukul 23.00 WIB di dukuh  Sambonganyar RT 004/009 Desa Sumber Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora telah terjadi kebakaran rumah yang diduga karena hubungan arus pendek jaringan PLN yang berada di rumah korban atas nama Purwanto, beralamat dukuh Sambonganyar RT 004/009 Desa Sumber Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Warga setempat yang mengetahui terjadi kebakaran tersebut. Meliputi Sucipto, Petani,  alamat dk. Sambonganyar RT 004/009 Ds. Sumber Kec. Kradenan Kab.Blora, Sipan, Petani, alamat dk. Sambonganyar RT 004/009 Ds. Sumber Kec. Kradenan Kab.Blora, dan Sutrisno, Petani, alamat dk. Sambonganyar RT 004/009 Ds. Sumber Kec. Kradenan Kab.Blora.

Adapun kronologi Kejadian kebakaran, pada pukul 23.00 WIB telah terjadi kebakaran yang berawal dari rumah  Purwanto  yang di sebabkan karena konsleting listrik yang berada pada jaringan kabel PLN milik bapak Purwanto. Korban melihat api membakar atap rumah, kemudian korban berteriak membangunkan warga sekitar untuk meminta pertolongan memadamkan api tersebut.

"Tolong, tolong... Lik, Rumahku kebakar," ucap Purwanto.

Karena rumah korban terbuat dari kayu dan jaraknya saling berdekatan dengan yang lain maka api cepat menjalar dan membakar rumah  yang berdekatan dengan rumah korban.

Mendengar teriakan korban tersebut akhirnya warga sekitar beramai-ramai berusaha memadamkan api dengan menggunakan air PDAM dan alat seadanya sambil menunggu tim Damkar Kab.  Blora, yang telah dihubungi lewat telepon.

Pukul 00.45 Tim pemadam kebakaran dari BPBD Kab. Blora  tiba di lokasi kebakaran dan langsung melaksanakan pemadaman Api. Dan Sekira pukul 01.15  WIB api dapat di padamkan namun sudah terdapat beberapa rumah warga yang terbakar.

Sementara itu, Kerugian  beberapa rumah warga yang terbakar akibat kebakaran yang berawal dari rumah Purwanto tersebut yang di taksir secara keseluruhan warga mengalami kerugian sebesar Rp. 525.000.000,- dengan perincian korban,
Wagirah, 1 rumah dengan ukuran 4 x 4 meter, rumah terbakar sebagian diperkirakan kerugian 10jt, Purwanto, 2 rumah bekuk lulang beralaskan kayu (gladak) habis dengan ukuran @9x12x3 meter, sepedah montor 1 unit, meja dan kursi, almari 2 unit serta surat penting diperkirakan kerugian 200jt, Pasir, 2 rumah bekuk lulang beralaskan kayu (gladak sebagian) habis dengan ukuran @9x12x3 meter, diperkirakan kerugian 150jt, dan  MARIDIN, 2 rumah bekuk lulang habis dengan ukuran @9x12x3 meter, diesel 1 unit, diperkirakan kerugian 150jt.

"Ini sebagian Rumah saya  perkirakan kerugian 15jt nan," pungkas Lampen.

Untuk diketahui, Berkat Tindakan yang dilakukan Masyarakat bersama aparat, langsung Mendatangi TKP, Melaporkan kejadian kepada instansi terkait,  Membantu pengamanan warga, Melaksanakan pemeriksaan saksi, dan
Melaporkan kepada pimpinan. (WN/Red)
Share:

277 Orang Ikut Rapid Test Massal Di Blora, Hasilnya 21 Reaktif

Bupati Beri Pengarahan Kepada
Peserta Rapid-Tes
BLORA - Bupati Blora, H. Djoko Nugroho juga ikut  memantau secara  langsung pelaksanaan rapid test Covid-19 kepada ratusan pengunjung di Mall Luwes.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes)  Kabupaten Blora, aktif gelar tes cepat (rapid test) Covid-19, untuk memastikan jumlah penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Blora.

Dinkes melakukan rapid test di tempat terbuka, yakni di empat lokasi (dua pasar tradisional) dan dua swalayan di wilayah Blora dan Cepu, Jum’at (22/05/2020).

Empat lokasi tersebut diantaranya Pasar Sido Makmur Blora, Swalayan Luwes, Pasar Cepu dan Swalayan Bravo. Hasilnya, dari 277 orang yang menjalani rapid test di empat lokasi itu, hasilnya, 21 orang diantaranya hasilnya reaktif.

”Di empat lokasi, masing-masing di Pasar Sido Makmur, Swalayan Luwes, Pasar Cepu dan Swalayan Bravo, ditemukan ada 21 orang yang hasil rapid test-nya reaktif,” jelas Kepala Dinkes Blora, Lilik Hernanto, kepada awak media usai melakukan rapid test di Swalayan Luwes Blora.

Rinciannya, lanjut Lilik Hernanto di Pasar Sido Makmur Blora jumlah warga yang diperiksa ada 80 orang hasilnya yang reaktif 12 orang. Sedangkan di Swalayan Luwes, ada 100 orang yang diperiksa ada reaktif 5 orang hasil rapid test-nya reaktif.

Sementara di Pasar Beras Cepu, yang diperiksa 80 orang diketahui 4 orang rapid test-nya reaktif. Sedangkan di Swalayan Bravo Cepu, yang diperiksa 17 orang, hasilnya tidak ada yang reaktif, imbuhnya.

Bupati Blora, H. Djoko Nugroho ikut memantau dan memberi arahan serta dukungan kepada masyarakat yang sedang menjalani pemeriksaan Rapid Test di Pasar Swalayan Luwes.

Mereka yang diperiksa adalah warga dari berbagai wilayah di Blora, saat hendak berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.

Bupati menegaskan, bahwa Pemkab Blora melalui Dinas Kesehatan, melakukan pemeriksaan rapid test di empat tempat. Masing-masing Pasar Rakyat Sido Makmur Blora, Supermarket Luwes, Pasar Cepu dan di Swalayan Bravo.

”Nanti semuanya, di eks kawedanan, di pendopo, saya lacak semuanya. Siapa tahu banyak saudara-saudara kita yang terdeteksi tetapi tidak diketahui. Makin cepat kita deteksi makin cepat penanganannya nanti,” terang Bupati Blora.

Warga Antusias, salah satunya Bambang, warga Kecamatan Ngawen, pengunjung Swalayan Luwes menceritakan, pada saat melakukan tes ia merasa takut, karena baru pertama kali melakukan ini.

“Tes ini inisiatif sendiri saya, mumpung ada tes rapid gratis akhirnya ikut saja,” katanya kepada media ini.

“Saya juga sebenarnya takut saat berpergian karena adanya virus corona, tapi walaupun berpergian harus berhati-hati, saya berharap hasilnya negatif," ungkapnya kembali.

Bupati Blora juga mengapresiasi antusiasme warga yang ikut test cepat penanganan Covid-19 ini, dan meminta warga untuk tenang, dan tidak panik, jika ternyata reaktif.

"Saya minta warga jujur, kepada keluarga, lingkungan dan teman - teman, sehingga bisa segera diatasi, dan kami meminta, agar lainnya tidak mengucilkan warga yang positif tertular, karena kita tidak tahu, oleh karena itu, jalankan anjuran pemerintah," tandasnya.  (WN/Red)
Share:

Humas Polres Blora Gandeng AXS Blora Mustika, Door To Door Rumah Warga Bagikan Sembako, Terdampak Covid-19

Komunitas Mobil AXS Blora Mustika membagikan paket sembako
BLORA - Berbagai kegiatan sosial terus di geber oleh Polres Blora Polda Jawa Tengah dalam kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat miskin di kabupaten Blora.

Kali ini Humas Polres Blora menggandeng Komunitas Mobil AXS Blora Mustika membagikan paket sembako sebanyak 75 paket. Pembagian paket sembako tersebut di bagikan secara door to door oleh anggota Humas Polres Blora bersama anggota AXS Blora Mustika.

Adapun pembagian paket sembako dilakukan di beberapa wilayah, meliputi di desa Tutup kecamatan Tunjungan, Kelurahan Sonorejo Blora, Kelurahan Tegalgunung Blora serta di wilayah desa Buluroto Banjarejo.

Paur Humas Polres Blora Bripka Arip Nirwanto mengungkapkan bahwa kegiatan sosial tersebut adalah salah satu wujud kepedulian terhadap sesama, dan ia mengajak bagi masyarakat yang mampu agar ikut membantu warga atau tetangga sekitar yang membutuhkan.

"Kita ingin mengajak kepada warga yang mampu agar ikut peduli terhadap saudara atau tetangga yang membutuhkan, apalagi dalam situasi pandemi seperti ini," ucap Paur Humas, Jumat, (22/05/2020).

Lebih lanjut Bripka Arip menceritakan bahwa dana yang digunakan untuk bakti sosial ini di dapatkan dari iuran sukarela dari anggota Humas dan anggota AXS Blora Mustika.

"Alhamdulilah, rekan rekan AXS Blora  Mustika ikut berperan aktif dalam kegiatan ini, saya harap ini menjadi contoh untuk warga lainya, terutama yang mampu agar membantu yang membutuhkan," tambah Bripka Arip.

Sementara itu, Agus Prayitno, Front Liner AXS Blora Mustika membeberkan bahwa kegiatan ini adalah sebagai bukti bahwa komunitas mobil juga ikut peduli terhadap warga miskin dan kaum dhuafa, Agus menjelaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini rutin dilakukan.

"Tidak banyak yang kami berikan, Semoga bermanfaat bagi mereka, dan semoga bisa menggugah teman teman semua untuk ikut berbagi pada mereka yang membutuhkan," ucap Agus.

Mbah Rumi, Salah satu warga desa buluroto penerima bantuan mengaku senang dengan adanya bantuan paket sembako.

"Alhamdulilah mugi mugi berkah pak," ucapan Lugu mbah Rumi.

Untuk diketahui, AXS Blora Mustika adalah salah satu komunitas mobil yang ada di Kabupaten Blora, dimana anggotanya berasal dari seluruh elemen masyarakat dan komunitas tersebut selain aktif di dunia touring dan otomotif juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. (ADY/Red)
Share:

Wakil Bupati Blora Jenguk Keluarga Bambang Tak Mau Terima BLT Dana Desa Pengkoljagong

Wakil Bupati Blora Jenguk Keluarga Bambang Pengkoljagong, Jati, Blora

BLORA - Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, M.Si, datangi Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati (Doplang). Kunjungannya kesana untuk menjenguk salah satu warga desa setempat, kemarin menyatakan diri mundur dari daftar penerima bantuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di wilayah tersebut. Kamis siang,  (21/05/2020).

Bertemu keluarga Bambang dan istrinya Siswati, yang beralamat di Dukuh Jagong RT 11, RW 03, Desa Pengkoljagong, didampingi Kades Pengkoljagong, Sugiyono, S.Pd, Wakil Bupati datang langsung ke rumah Bambang dan Siswati yang masih beralaskan tanah dan berbilik papan kayu.

Dihadapan Wakil Bupati, Bambang yang berprofesi sebagai petani ini mengaku mundur dengan kesadaran diri dan atas persetujuan istrinya secara tertulis dengan surat pernyataan bermaterai.

“Kami masih bisa kerja Pak, istri saya juga menyetujui, sehingga lebih baik kami mundur dari daftar penerima bantuan itu. Supaya bisa diberikan kepada orang lain yang lebih berhak dan sudah tidak bisa bekerja,” kata Bambang.

Padahal ketika di jenguk Wakil Bupati, kondisi istrinya (Siswati) sedang terbaring sakit di tempat tidur karena terkena kanker otak.

“Ya memang istri saya sedang sakit, sudah satu tahunan. Sudah pernah berobat ke Solo. Tapi sekarang berhenti karena memang kondisinya sedang seperti ini, wabah dimana - mana jadi ya di rumah saja dulu,” sambung Bambang.

Sementara itu, Kades Pengkoljagong, Sugiyono, membenarkan bahwa warganya ini mundur dari daftar penerima bantuan BLT Dana Desa pada hari Rabu (20/05/2020) kemarin.

“Kemarin saya langsung yang menerima surat pernyataan dari Bu Siswati, surat diantar oleh suaminya, Pak Bambang ke kantor balaidesa,” ujar Kades Sugiyono.

Menurut Kades Sugiyono, Siswati memang terdaftar menjadi penerima bantuan BLT Dana Desa yang sesuai Juknis Peraturan Menteri Desa diperuntukkan kepada masyarakat kurang mampu terdampak pandemi Covid-19 non-Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (non-DTKS) dan masyarakat yang sakit menahun.

“Namun karena yang bersangkutan menyatakan mundur, maka akan kita alihkan. Bu Siswati ini juga sudah punya BPJS Kesehatan untuk berobat. Sudah pernah dioperasi namun belum bisa tuntas. Semoga wabah ini segera usai sehingga bisa kembali berobat ke Solo,” ungkap Kades Pengkoljagong.

Mendengar itu, Wakil Bupati H. Arief Rohman, M.Si pun mengapresiasi kegigihan  Bambang dan istrinya, Siswati yang lebih memilih mundur dari penerima BLT Dana Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati.

“Kemarin saya dapat kabar dari teman bahwa ada warga Pengkoljagong yang mundur dari BLT Dana Desa, sehingga hari ini kita tinjau dan ternyata Pak Bambang ini semangat kerjanya top. Masih giat bertani, sebagai penarik mesin traktor. Kami doakan semoga pekerjaannya lancar, banyak job, dan Bu Siswati bisa segera menjalani pengobatan lanjutan sehingga sehat kembali, aamiin,” ucap Wakil Bupati.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyerahkan tali asih dan bingkisan lebaran untuk keluarga Bambang dan Siswati yang tinggal bersama satu orang anaknya yang masih sekolah SMA. Wakil Bupati berjanji akan mengawal proses pengobatan Bu Siswati.

“Nanti kita koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora agar Puskesmas terdekat, mungkin Puskesmas Doplang atau Puskesmas Randulawang bisa mengawal proses pengobatannya, dipantau ke rumah sambil menunggu kontrol ke Solo. Ternyata Bu Siswati ini juga pernah dibantu Baznas Kabupaten Blora untuk berobat ke Solo,” pungkas H. Arief Rohman. (ADY/Red)
Share:

Kapolres dan Dandim Blora Pantau Penyekatan Pemudik di Perbatasan

Kapolres Dandim Blora Pantau
Pos Pengamanan Perbatasan
BLORA - Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K.bersama Dandim 0721/Blora Letkol Inf.Ali Mahmudi,SE di dampingi Wakapolres Blora Kompol Drs.M.Samdani,MH dan Pejabat Utama Polres Blora memantau langsung kegiatan penyekatan pemudik yang dilakukan oleh aparat gabungan di perbatasan kabupaten Blora, Kamis, (21/05/2020) Siang hingga sore hari ini.

Kegiatan penyekatan pemudik dilakukan dilakukan oleh aparat gabungan Polres Blora, Kodim 0721/Blora, Satpol PP, Dinas Perhubungan Blora, serta relawan lainnya. Penyekatan pemudik dilakukan untuk mencegah menyebarnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Blora yang bisa saja di bawa oleh pemudik dari luar kota Blora.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K. mengungkapkan bahwa penyekatan pemudik dilakukan di beberapa wilayah di kabupaten Blora yang berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten tetangga.

"Penyekatan dilakukan di perbatasan, dan ada satu check point, yaitu di pos pam terpadu ketapang Cepu, dimana wilayah tersebut berbatasan langsung dengan kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur," ucap Kapolres Blora.

Untuk diketahui, hari ini Kapolres dan Dandim memantau penyekatan di lima pos pam terpadu Operasi Ketupat Candi 2020, yaitu di pos pam ketapang Cepu, Pos Pam Randublatung, Pos Pam Singget Kecamatan Jati, Pos Pam Kunduran dan Pos Pam Todanan.

Dalam kunjungannya Kapolres berpesan kepada petugas gabungan, agar dalam pelaksanaan tugas tetap tegas namun humanis, dengan mengedepankan edukasi dan pemahaman kepada pemudik tentang pencegahan covid-19.

"Berikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, diperbatasan tentunya ada banyak kepentingan dan berbagai macam karakter manusia, maka petugas harus bijak dan luwes," tambah Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres dan Dandim juga menyerahkan bingkisan dan bantuan masker kepada petugas gabungan.

Sementara itu, Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Ali Mahmudi,SE membeberkan bahwa pihaknya akan mendukung penuh Polres Blora dan akan bahu membahu dengan semua elemen masyarakat dalam tugas kemanusiaan penanganan covid - 19, salah satunya adalah penyekatan pemudik di perbatasan.

"Tentunya kita harus kompak dan jalin sinergi, semua yang kita lakukan ini adalah untuk kebaikan masyarakat kabupaten Blora," beber Dandim. (ADY/Red)
Share:

Isolasi Mandiri Dengan Ketat Di Blora, 1 Pasien Kluster Kunden Sembuh Covid-19

Pemberian karangan bunga dan bingkisan kepada keluarga Hartono
BLORA - Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman, MSi  kunjungi Keluarga Hartono,  keluarga almarhum Wiwid Setyo Nugroho dalam rangka memberikan dukungan moril dan ucapan selamat atas kesembuhan Widya Eka Nurhartati Istri almarhum  dari covid-19 di Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora. (21/05/2020)

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes, menyampaikan  bahwa kedatangan kami ke Kunden ini dalam rangka menyampaikan kabar baik bahwa istri almarhum Wiwid Setyo Nugroho, yakni Widya Eka Nurhartati saat ini hasil Swab PCR Negatif.

"Saya menghimbau warga Kunden tidak boleh mendiskriminasi keluarga bapak Hartono, Kami dari Dinas kesehatan mengucapkan selamat atas kesembuhannya," ucap Lilik Hernanto.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman, MSi. mewakili Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga Hartono dan lingkungan perumda Kunden.

"Kami beserta rombongan berkunjung untuk memberikan motivasi bahwa corona bisa disembuhkan. Selamat atas kesembuhan. Kita berharap semoga wabah corona di kabupaten Blora segera berakhir," jelas Arief Rohman.

Pada kesempatan yang sama, Hartono yang sekaligus Ketua RT.002 RW.004 Kelurahan Kunden  mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada kami sehingga anaknya saat ini sembuh dari Covid-19. Terima kasih semua yang telah hadir di rumah kami untuk mengucapkan selamat kepada kami, imbuhnya.

"Saya mohon kepada Pemkab Blora untuk memberikan sosialisasi kepada warga apabila ada salah satu keluarga yang sedang isolasi tolong jangan dibully. Saya titip pesan kepada teman-teman yang saat ini menjalani isolasi, jangan mengabaikan dukungan sekecil apapun kepada kita karena itu sangat berarti bagi kita," tandas Hartono.

Perlu diketahui, Kesembuhan Widya Eka Nurhartati dari Positif Covid-19 merupakan kesembuhan yang pertama kalinya kasus Covid-19 di Kabupaten  Blora. Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Blora, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Kakesbangpol Kabupaten Blora, Forkopimcam Blora, Kepala Puskesmas Blora,
Lurah Kunden, Babinsa dan Bhabinkamtibmas kelurahan Kunden dan Warga setempat. (WN/Red).
Share:

Wabup Blora: Ada 1 Pasien Covid-19 Sembuh, 34 Reaktif Rapid Dinyatakan Negatif

Wabup Konferensi Pers

BLORA - Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si selaku Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, dalam konferensi pers Rabu siang (20/05/2020), menyampaikan bahwa hari ini ada pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan swab (lab PCR) dan jumlah rapid test reaktif berkurang.

“Hari ini ada kabar gembira dan ada kabar yang butuh perhatian kita bersama berdasarkan data monitoring Covid-19 Kabupaten Blora. Kabar gembiranya jumlah reaktif rapid test yang semalam mencapai 88 kini turun menjadi 54 karena 34 sudah keluar hasil swab lab PCR nya dan dinyatakan negatif covid-19,” ucap Wakil Bupati.

Dari 34 rapid reaktif yang negatif itu, menurut Wakil Bupati termasuk para tenaga medis dari RSUD dr. R. Soeprapto Cepu yang selama ini menjalani isolasi atau karantina di Hotel Grand Mega.

“Ada 12 tenaga medis dari RSUD Cepu yang dinyatakan negatif berdasarkan swab nya, dan hari ini mulai pulang dari Hotel Grand Mega. Nanti akan dijelaskan lebih lanjut oleh Direktur RSUD Cepu, Pak dr. Fatkhur,” lanjut Wakil Bupati.

Kemudian menurut Wakil Bupati yang menggembirakan ada satu pasien positif Covid-19 yang akhirnya dinyatakan sembuh setelah hasil swab nya dinyatakan negatif.

“Alhamdulillah kita pecah telur, ada satu pasien kluster Perumda yang selama ini menjalani isolasi mandiri di rumah akhirnya dinyatakan sembuh setelah hasil swab lab PCR nya keluar negative. Kita ucapkan selamat untuk kembali beraktifitas seperti semula. Kami mohon masyarakat sekitar Perumda bisa menerima dengan baik,” ungkap Wakil Bupati.
Namun yang perlu kita perhatian bersama, menurutnya hari ini juga ada penambahan 7 kasus positif covid-19 yang baru keluar berdasarkan hasil swab lab PCR. Tujuh kasus itu semuanya adalah dari kluster Temboro.

“Sehingga total kasus Covid-19 ada 21, 3 meninggal, 17 dirawat, dan 1 sembuh. Sedangkan PDP ada 13, ODP 56, dan OTG 189. Untuk sebarannya bisa dilihat langsung di website corona.blorakab.go.id,” tambah Wakil Bupati.

Dengan adanya penambahan 7 kasus baru ini maka zona merah bertambah 2 kecamatan yakni Todanan dan Jati.

“Oleh karena itu tidak bosan kami kembali mengingatkan agar masyarakat Blora tetap selalu waspada, gunakan masker, jaga jarak, cuci tangan, tidak berkerumun dan protokol kesehatan harus tetap ditingkatkan,” ujar Wakil Bupati.

Hal itu sangat perlu dilakukan mengingat antisipasi banyaknya pendatang atau pemudik yang hingga semalam mencapai 32.706 jiwa. Pendatang harus tetap wajib lapor ke desa dan isolasi mandiri selama 14 hari, serta periksa ke layanan kesehatan jika ada gejala sakit.

Sementara itu, Direktur RSUD Cepu, dr. Fatkhur membenarkan bahwa para tenaga medis dari rumah sakitnya yang sebelumnya reaktif rapid test dan melakukan isolasi kini sudah dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan swab lab PCR.

“Tenaga medis kami ada 14 yang reaktif rapid test, 12 diantaranya isolasi diri di Hotel Grand Mega dan hari ini sudah bisa pulang karena hasil swab nya negative. Sedangkan yang 2 melakukan isolasi diri secara mandiri di rumah, yang 2 ini juga swab nya negative. Ini membuktikan bahwa reaktif rapid-test belum tentu mengandung Covid-19. Sehingga masyarakat tidak perlu panik dan bertindak yang berlebihan, cukup dengan melakukan protokol kesehatan kita tetap aman,” tegas dr. Fatkhur.

Sedangkan kondisi di RSUD Cepu menurutnya hingga saat ini masih merawat 6 pasien yang semuanya memiliki riwayat rapid test reaktif.

“Dari enam pasien, 5 pasien di ruang isolasi Flamboyan termasuk salah satunya pasien positif Covid-19 dari Kentong yang masih proses penyembuhan. Sedangkan satu lagi kita rawat di ruang bersalin karena pasien adalah ibu hamil. Semoga semuanya bisa dikendalikan dengan baik,” tambah dr. Fatkhur.

Adapun yang masih menjalani isolasi di Hotel Grand Mega menurutnya masih ada 3 tenaga medis, satu dari RSUD Cepu, 1 dari Puskesmas Kapuan, dan 1 dari Puskesmas Jiken. 
“Mereka saat ini sedang menunggu hasil swab, semoga saja nanti hasilnya juga negative semuanya, aamiin,” lanjut dr. Fatkhur.

Acara ditutup dengan video call, yakni Wakil Bupati menghubungi salah satu tenaga medis (dokter) RSUD Blora yang hingga kini masih menjalani isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab PCR nya keluar. Wakil Bupati memberikan semangat dan motivasi kepada dokter tersebut agar terus menjalankan pola hidup sehat, dan meminta masyarakat bisa mendukung proses isolasi mandiri yang dilakukan di rumahnya. (ADY/Red)
Share:

Jelang Lebaran, Gudang Beras Stok Aman Mencukupi Di Blora

Stok Beras Aman
BLORA - Mengantisipasi penimbunan sekaligus memastikan ketersediaan stok beras bagi masyarakat kabupaten Blora menjelang lebaran di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K. memerintahkan jajarannya untuk melakukan pemantauan dan pengecekan gudang penyimpanan bahan pangan di wilayah jajaran.

Kegiatan tersebut dilakukan di enam belas polsek jajaran dengan tujuan utama memastikan stok bahan pangan untuk warga aman, dan mencegah adanya penimbunan yang bisa saja dilakukan oleh spekulan untuk mencari keuntungan.

"Kita berdayakan anggota, terutama bhabinkamtibmas untuk menjalin sinergi dengan Babinsa dan aparat pemerintah desa, untuk melakukan pemantauan di gudang bahan pangan, jika ditemukan penimbunan, maka akan kita tindak dengan tegas," ucap Kapolres Blora, Rabu, (20/05/2020).

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Trembulrejo Polsek Ngawen Polres Blora Bripka Wahyudi Purno,SH bersama Babinsa Koramil Kodim 0721/Blora Sertu Sukardi melakukan pemantauan stok beras di gudang beras UD Sumber Makmur Desa Trembulrejo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora.

Dari hasil pemantauan tersebut stok beras terdapat aman dan cukup untuk kebutuhan masyarakat setempat, adapun stok beras di gudang penyimpanan tersebut sebanyak 113. 900 kg.

"Stok beras sampai hari ini masih aman, hal itu di dukung oleh musim panen raya padi, dimana sebagian besar warga Blora adalah petani," ucap Warto salah satu penjaga Gudang. (ADY/Red)
Share:

Cara Menanam Dan Merawat Tanaman Buah Dalam Pot Di Rumah Aja

Buah Naga Di Pot Rumah Aja

Kelebihan Menanam Pepohonan
Keuntungan pepohonan memang sudah kita kenal bersama untuk lingkungan kita. Sebagai salah satu pensuplay oksigen & pengurang karbon dioksida, keberadaan pepohonan sangat penting bagi lingkungan kita.

Penyejuk Udara

Adanya pohon di pekarangan tempat tinggal kita amat membantu dalam mewujudkan rumah yang sejuk & asri. Dengan adanya pepohonan di sekitar rumah, maka panas matahari bisa diserap sehingga udara yang ada di sekitar pohon yang teduh akan terasa lebih sejuk & nyaman. Beda halnya kalau suatu pekarangan rumah tidak ada pohon yang lebat, ketika matahari bersinar terik maka udara akan terasa pengap & kering.

Filter Polusi Udara

Antara lain keunggulan dari tumbuhan yang berdaun lebat ialah bisa melakukan filterisasi udara kotor atau polusi yang dihasilkan oleh mesin-mesin & proses pembakaran lainnya. Semakin banyak pepohonan maka semakin banyak pula udara yang dapat disaring sehingga udara akan lebih sejuk dan segar.

Sebagai Tempat Bernaung

Berlindung di bawah pohon yang rimbun ialah hal yang sangat menyenangkan. Rasanya akan berbeda jika berada di bawah naungan lainnya seperti genteng contohnya. Hal ini karena dedaunan pada pepohonan bisa mengeluarkan udara oksigen yang semakin membuat nyaman. Pada waktu udara panas anda dapat menaruh kursi malas atau tempat duduk lainnya untuk bersantai di bawah pohon rindang tersebut.

Sebagai Hiasan Hidup

Pada situasi tempat tinggal yang dijual dalam keadaan terdapat pepohonan rindang, tentu nuansanya akan lebih indah. Berbeda dengan situasi tempat tinggal yang mau dijual dalam keadaan gersang, tentu nilai estetikanya bisa berkurang. Oleh karena itu, ketika melihat iklan rumah dijual maka perlu dilihat keberadaan pepohonan ini. Dengan perawatan yang baik dari kecil hingga besar, maka pepohonan buah-buahan yang ditanam bisa tumbuh seperti apa yang diimpikan. Dengan dipadu padan dengan pohon dalam pot maka pohon-pohon buah yang ada pun akan terlihat lebih menarik.

Tanaman Buah Dalam Pot

Pohon buah adalah salah satu jenis tanaman yang mempunyai daya tarik tersendiri untuk dibudidayakan dipekarangan. Selain dijadikan sebagai peneduh juga menghasilkan buahnya untuk dimakan. Mungkin untuk orang yang tinggal di wilayah pedesaan menanam tanaman buah di pekarangan tidak menjadi kendala karena halaman dipedesaan masih cukup luas. Berbeda dengan masyarakat yang tinggal diperkotaan yang tidak memiliki halaman yang cukup luas untuk menanam pohon buah.

Sekarang keterbatasan itu sudah hilang dengan munculnya inovasi tabulampot atau tanaman buah dalam pot. Dengan memanfaatkan media pot untuk menanam pohon buah akan lebih efektif dalam mengunakan lahan pekarangan.

Cara menanam buah dalam pot tidaklah sulit hanya saja perlu penanganan lebih karena media tanam lebih kecil. Oleh karena itu dibutuhkan ketelatenan agar pohon buah bisa tumbuh subur dan cepat berbuah.

Tanaman buah dalam pot saat ini sudah tren dikalangan masyarakat luas oleh karena itu untuk mendapatkan pohon yang sudah siap tanam tidaklah sulit karena sudah amat banyak dijual dipasaran. Bibit yang dipasarkan saat ini sudah banyak yang memiliki kwalitas unggul jadi jangan heran dengan harganya yang lebih mahal. Namun keuntungan yang kita peroleh jauh lebih banyak daripada membili bibit dengan kwalitas yang biasa saja.

Teknik Pemilihan Bibit

Cara memilih bibit untuk pohon buah dalam pot biasanya sama dengan pemilihan bibit pada umumnya. Hal yang perlu diperhatikan ialah menyesuaikan syarat tumbuh tanaman. Apabila anda memilih pohon apel yang hidup didataran tinggi namun anda tinggal di dataran rendah, maka yang terjadi pohon buah apel yang kita tanam akan susah berbuah. Jadi usahakan mencari pohon buah yang sesuai dengan karakteristik tempat tinggal anda.

Aneka Pohon Buah Yang Bisa Ditanam Dalam Pot
Jenis tanaman buah yang bisa di tanam didalam pot diantanya:

1.      Pohon Mangga
2.      Pohon Jeruk
3.      Belimbing
4.      Durian
5.      Pohon Jambu Air
6.      Rambutan
7.      Pohon Alpukat
8.      Apel
9.      Pohon Kelengkeng
10. Anggur
11. Buah Naga
12. Buah tin

Setelah kita memilih aneka tanaman buah yang akan anda tanam maka kita dapat langsung menanamnya dirumah. Tapi untuk lebih mudah, belilah bibit dengan potnya, terkadang tabulampot memang dijual bersamaan dengan potnya. Selanjutnya anda tinggal merawat tanaman tersebut dirumah. Teknik perawatan tanaman buah dalam pot relatif sama dengan tanaman buah dihalaman bahkan tabulampot lebih mudah untuk dikontrol bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti serangan hama & sebagainya. Perawatan pohon meliputi penyiraman, pemangkasan, pemupukan & pengendlian hama & penyakit.

Menyiapkan Bibit Tanaman Buah dalam Pot

Bibit tanaman merupakan salah satu factor yang sangat menentukan keberhasilan tabulampot. Ada 2 jenis bibit pohon yang dapat digunakan, yakni bibit hasil budidaya vegatatif (cangkok, okulasi dan penyambungan) & bibit hasil budidaya generatif (dari biji).

Untuk budidaya dengan cara tabulampot baiknya menggunkan bibit dari hasil vegatatif. Keunggulan jenis bibit ini ialah sifat tanaman yang sudah dapat dipastikan, karena akan sama dengan induknya. Sehingga keberhasilan dalam membudidayakan tanaman ini lebih sukses. Selain itu proses pembibitan dengan cara vegetatif lebih gampang & cepat berbuah. Kekuarangan dari jenis benih ini ialah akar tanaman yang tidak begitu kuat, sehingga pohon mudah roboh.

Tingkat keberhasilan dalam membudidayakan pohon buah dalam pot sangat ditentukan oleh bibit pohon yang dipakai. Oleh karena itu pakailah bibit pohon yang sudah jelas sifat-sifatnya. Bebas dari hama & penyakit tanaman. Untuk memastikan hal tersebut kita bisa membeli bibit pada toko yang telah memiliki reputasi baik dan bersertifikat dari lembaga pemerintah atau lembaga terpercaya yang lain.

Menyiapkan Media Tanam Tabulampot

Media tanam diguakan sebagai tempat tumbuhnya akar yang menyuplai nutrisi sekaligus menopang batang pohon. Oleh sebab itu media tanam tabulampot harus bisa menyimpan air dan memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman.

Jenis media tanam yang dipakai untuk menanam tabulampot ialah perpaduan kompos, tanah, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1. Kamu juga bisa menggunakan campuran lain yang terbuat dari tanah, sekam, pupuk kambing dengan komposisi 1:1:1. Supaya biaya pembuatan tabulampot bisa ditekan, anda bisa menggunakan media tanam yang ada di sekitarmu.

Tanah dan material organik di daerah tropis mempunyai kandungan asam yang relative tinggi. Bila hal itu terjadi maka kurangi kadar keasaman media tanam tersebut dengan memberikan campuran kapur pertanian atau dolomit ke dalamnya.
Setelah media tanam selesai disiapkan, selanjutnya adalah menyiapkan pot sebagai tempat pohon. Jenis pot yang dipakai bisa bermacam-macam seperti pot dari tanah, kayu, logam (drum bekas), & semen. Tetapi jenis pot yang terbuat dari kayu dan merupakan wadah yang sangat baik untuk tabulampot. Jenis media tanam itu memiliki pori-pori sehingga kelembaban dan suhu lebih stabil. Kelemahannya ialah jenis media tanam seperti ini mudah rusak.

Cara Menanam Bibit Tabulampot

Untuk menanam bibit ke dalam tempat tabulampot tidak dapat dilakukan sembarangan. Kalau dilakukan dengan asal-asalan dapat berakibat gagalnya proses tabulampot. Untuk itu ikuti langkah-langkah menanam tabulampot di bawah ini.
Siapkan media tanam yang akan digunakan, lalu ayak dan buang kerikil-kerikil yang tercampur di dalamnya. Aduk bahan-bahan media tanam dalam satu tempat sampai tercampur rata.

Siapkan pot yang akan digunakan. Besarnya pot disesuaikan dengan bibit yang ditanam. Untuk awal-awal baiknya gunakan pot dengan ukuran kecil, sehingga ketika tanaman tumbuh besar pot bisa diganti, sekaligus sebagai penanda untuk menganti media tanam yang digunakan.

Taruh pencahan genteng pada bagian dasar pot, kemudian lapisi menggunakan ijuk atau sabut kelapa. Setelah itu baru diisi media tanam sampai setinggi setengah pot yang digunakan.

Untuk mengurangi penguapan tanaman, pangkas sebagian daun atau batang pohon kemudian buka polybag bibit tanaman dan letakkan ke dalam pot. Letaknya harus pas di tengah pot, lalu timbun dengan media tanam sampai pangkal batang.
Padatkan media tanam di sekitar tanaman, pastikan tanaman sudah ditopang dengan kuat sehingga tidak tumbang. Lalu siram menggunakan air untuk menjaga kelembaban tanaman.

Letakan tabulampot di tempat yang teduh agar dapat beradaptasi dengan lingkungan. Siram setiap pagi atau sore hari. Setelah satu minggu dari masa tanam, pindahkan tabulampot ke tempat yang terkena matahari secara langsung.

Buah Di Pot Rumah Aja

Perawatan Tanaman Buah dalam Pot / Tabulampot

Supaya proses penanaman tabulampot bisa berjalan dengan baik maka setelah selesai menanam harus dilakukan beberapa perawatan rutin. Berikut adalah beberapa perawatan harian yang perlu dikerjakan dalam menanam pohon buah dalam pot.

Penyiraman

Tabulampot yang telah jadi dan tumbuh besar harus diletakan di tempat terbuka yang terkena sinar matahari secara langsung. Pada waktu musim kemarau, penyiraman dilaksanakan setiap hari pada pagi atau sore hari. Bila ketika musim hujan, penyiraman hanya dilakukan bila media tanam terlihat kering. Penyirman dapat dilakukan dengan menggunakan selang atau memakai gembor.

Bila membudidayakan tabulampot dengan jumlah yang banyak, maka sebaiknya penyiraman dilakukan dengan membangun sistem irigasi. Sistem irigasi yang paling cocok untuk tabulampot ialah irigasi tetes. Sistem irigasi ini mempunyai kelebihan yakni hemat air, irit tenaga kerja dan mudah dikontrol. Tetapi untuk membuatnya dibutuhkan modal dana yang tidak sedikit.

Pemangkasan

Selama proses penanaman tabulampot, proses pemangkasan dilaksanakan bertujuan untuk membetuk tanaman, pemangkasan produksi dan pemangkasan untuk peremajaan. Pemangkasan bentuk dilakukan agar semua bagian pohon bisa terkena sinar matahari secara langsung.

Salah satu terori yang sering digunakan dalam tabulampot adalah 1-3-9. Artinya dalam 1 buah batang utama hanya terdapat maksimal 3 batang sekunder dan dalam 1 batang sekunder hanya ada 3 batang tersier. Batang yang dipilih haruslah yang berkualitas, yaitu bebas dari penyakit & hama serta memiliki unsur estetika.

Pemangkasan produksi berkaitan dengan fungsi produksi tanaman. Pemangkasan itu dilakukan pada tunas air untuk merangsang pembungaan. Selain itu, pemangkasan dilakukan terhadap batang yang terlihat berpenyakit.

Terakhir pemangkasan peremajaan, dilaksanakan untuk tanaman yang telah tua. Pada tabulampot yang sudah tua biasanya dilakukan penggantian media tanam dan pot (repotting). Pada fase ini, beberapa cabang perlu dipangkas. Bahkan pada kasus-kasus tertentu hanya menyisakan batang primer saja.

Pemupukan

Media tanam tabulampot mempunyai cadangan nutrisi yang sangat terbatas, oleh sebab itu perlu dilaksanakan pemupukan supaya kandungan unsur hara pada media tanam tetap terjaga. Pemupukan pertama dilakukan satu bulan setelah masa tanam. Selanjutnya pemupukan dilaksanakan setiap 4 bulan sekali.

Jenis pupuk sebaiknya menggunakan jenis pupuk organik. Jenisnya dapat berupa kompos, pupuk kandang atau dapat menggunakan pupuk cair organik. Meskipun kandungan unsur haranya tidak seakurat pupuk kimia, namun pupuk organik memiliki kandungan unsur hara yang lebih lengkap.

Pemberian pupuk kimia sebaiknya dilakukan pada waktu-waktu tertentu seperti saat masa pembungaan dan pembuahan, dimana pada waktu tersebut pohon membutuhkan banyak unsur hara.

Pengendalian Hama, & Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman buah dalam pot sebaiknya dilakukan sejak dini yakni dengan mencari bibit yang berkualitas. Bibit unggul lebih kuat & tahan terhadap serangan penyakit dan hama. Selain itu pengendalian hama juga bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan media tanam yang digunakan. Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman, karena hal itu akan menjadi sumber penyakit.

Bila pohon sudah terlanjur terinfeksi penyakit dan hama dapat langsung mengendalikannya secara manual yaitu dengan mengambil hama tersebut secara langsung. Untuk pemberantasan hama sebaiknya menggunakan pestisida organik.

Mengganti Media Tanam

Pergantian media tanam dilaksanakan pada pohon yang sudah tumbuh besar & memerlukan ruang yang lebih luas untuk menopang ruang gerak pohon. Pemindahan dalaksanakan sekaligus mengganti media tanam. Selain itu pada saat pemindahan juga dilakukan pemangkasan & peremajaan. Conthnya dengan memangkas akar tanaman, karena akar tanaman yang terus tumbuh akan membuat media tanam menjadi padat.

Tips Tanaman Buah Dalam Pot Cepat Berbuah

Banyak cara dan trik sederhana untuk membuat tanaman dalam pot cepat berbuah, khususnya tanaman buah yang di tanaman dalam sebuah pot. Cara yang paling mudah agar tanaman pot tersebut berbuah adalah dengan cara melakukan “Stres Air“ pada tanaman tersebut. Stres air digunakan untuk merangsang agar pohon pot cepat menghasilkan buah lebat caranya sangat mudah, yang perlu anda lakukan ialah dengan cara jangan melakukan penyiraman pada waktu tertentu. Sebagai contoh, Lakukan penyiraman saat tanaman pot tersebut supaya tanaman itu tidak mati saja, dapat 10 hari sekali atau bahkan kita siram 1 bulan sekali saja.
Terapkan stes air ini selama 3 bulan saja. Selanjutnya, setelah 3 bulan, lakukan penyiraman normal seperti semula, yaitu setiap pagi & sore hari. Tidak akan lama, pohon buah tersebut akan berbunga dengan lebat, dan selanjutnya berbuah.

Selain itu, lakukan pemupukan dengan menggunakan Pupuk NPk dengan ukuran satu sendok makan di tabur secara merata untuk melebatkan daun & membesarkan batang.

Biasanya tidak lama setelah kita melakukan stres air pada tanaman buah dalam pot ini, kurang lebih di butuhkan waktu 1 sampai 2 bulan saja, bibit tanaman itu akan langsung berbunga lebat.

Trik inilah yang banyak di gunakan para penjual bibit tanaman buah dalam pot di pasaran maupun yang melalui keliling. Umumnya orang akan langsung tertarik untuk membeli bibit tanaman buah tersebut apalagi kalau sudah menghasilkan buah. Harga yang di tawarkan juga akan semakin mahal.

Ada juga, para penjual tanaman buah yang bibitnya berasal dari sambungan mata tempel atau yang biasa di sebut Okulasi. Metode okulasi bibit dalam pot di lakukan pada induk pohon yang sehat dan unggul agar bibit yang di hasilkan juga berkualitas. Ini semua untuk meningkatkan daya jual pohon tersebut.

Namun ada juga yang menggunakan bibit cabutan yang segaja di benih oleh para petani. Untuk nilai jual bibit cabutan yang di tanaman dalam sebuah polybag ukuran 3 s/d 40cm di jual dengan harga 10 sampai 50 ribu rupiah.

Anda sendiri juga bisa menghasilkan bibit tanaman dalam pot yang unggul dengan cara melakukan penyetekan atau okulasi dan melalui sistem cangkok agar tanaman itu dapat berbuah lebat.

Intinya, lakukan perawatan secara rutin, jangan lupa untuk menyiram dan melakukan pemupukan secara teratur agar pohon buah dalam pot tersebut cepat berbuah, kalau perlu lakukan stres air seperti yang sudah saya jabarkan di atas untuk merangsang daya tumbuh bunganya.

Read More: https://inspirasitanaman.wordpress.com/2016/12/05/menanam-tanaman-buah-dalam-pot-cepat-berbuah/
Share:

Hot News

Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Bupati Blora dengan DPRD Terhadap Rancangan Perda APBD 2024

BLORA —  Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora dalam rangka jawaban Bupati Blora atas pandangan ...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »