Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Kabupaten Blora 2021 Antara Bupati dan DPRD

 

Ranperda APBD Blora Tahun Anggaran 2021
Oleh Bupati dan Ketua DPRD Blora


BLORA - Setelah beberapa waktu lalu diserahkan oleh Bupati Blora (27/09), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggelar rapat paripurna dalam acara pandangan umum fraksi-fraksi dilanjutkan jawaban Bupati Blora dan persetujuan bersama terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 serta penyerahan tiga Ranperda.

 

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Blora HM Dasum, SE,MMA di ruang pertemuan setempat dengan dihadiri Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST.,MM., Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE., M.Si, Forkopimda Blora, Unsur Pimpinan dan Anggota DPRD serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (30/9/2021) siang.

 

HM Dasum dalam pengantarnya mengatakan, Rancangan Perda tentang Perubahan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021 telah diserahkan kepada DPRD dalam rapat paripurna, dan telah dilakukan pembahasan oleh DPRD.

 

“Dalam pembahasan, DPRD memandang masih ada beberapa permasalahan, oleh karena itu dalam rapat paripurna ini, Fraksi-Fraksi DPRD akan menyampaikan pandangan umumnya,” kata HM. Dasum.

 

Dalam menyampaikan pandangan umum Fraksi-Fraksi, Juru Bicara Gabungan Fraksi-Fraksi, Bibi Hastuti, SE menyampaikan 20 point.

 

Dari 20 point yang disampaikan antara lain, Pemerintah Kabupaten Blora agar memonitor desa-desa yang penyerapan anggaran dan pembelanjaan masih rendah, karena masih ada sebagian desa yang pembelanjaannya masih minim, sehingga uang masih tersimpan dan mengendap di rekening.

 

“Agar dipahami Tahun Anggaran 2021 tinggal tiga bulan efektif,” ucap Bibi Hastuti, SE.

 

Disampaikan juga perihal pengisian perangkat desa apakah sampai saat ini sudah ada revisi atas peraturan Bupati yang btelah berjalan dan digunakan kemarin saat seleksi perangkat desa di Kecamatan Kedungtuban, Jati, Kunduran, Jepon dan Todanan.

 

“Apakah Bupati telah menerbitkan rekomendasi lagi kepada desa-desa untuk mengisi perangkat desa ? Bupati pernah menyampaikan, target Desember 2021 semua kekosongan bisa terisi, apakah target itu tetap atau direvisi ?” ungkapnya.

 

Kemudian, disaat musim kemarau, Fraksi-Fraksi Gabungan berharap, pemerintah menyiapkan strategi apabila terjadi kekeringan di wilayah Kabupaten Blora.

 

Berikutnya, disampikan pula bahwa Sat Pol PP mempunyai peranan penting dalam menegakkan Perda dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentetraman masyarakat.

 

“Mengingat tugas ini bersinggungan langsung dengan risiko dan bahaya maka dipandang perlu pendidikan profesi bagi anggota Sat Pol PP sebelum ditugaskan,” ungkapnya.

 

Untuk bidang infrastruktur, hendaknya pemerintah daerah segera menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan, baik jalan provinsi maupaun jalan poros kabupaten. Mencari terobosan di pusat dan provinsi, memperhatikan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.

 

Selanjutnya juru bicara Fraksi Demokrat dan Hanura, Yusuf Abdurohman, SH menyampaikan 12 point pandangannya.


Ketua DPRD Blora tandatangani
berita acara persetujuan bersama.

 

Dari 12 point pandangan yang disampaikan juru bicara Fraksi Demokrat dan Hanura, Yusuf Abdurohman, SH, antara lain disampaikan, selain pembangunan fisik juga perlu dilakukan upaya pembangunan perkembangan sektor usaha industri baik kecil maupun menengah.

 

“Seperti UMKM, UKM, BUMDes harus ada pendampingan untuk memastikan jaminan penjualan produk, ketersediaan bahan baku, pelatihan dan pemberian modal usaha, bunga yang ringan dengan menjembatani dengan Perbankan HIMBARA. Karena kita sadar bahwa penyumbang PDRB terbesar ke-4 di Kabupaten Blora dari sektor ini,” terang Yusuf Abdurohman.

 

Berkenaan dengan tenaga pendidikan atau guru mengajar mulai dari tingkatan guru SD, SMP, MTS, SMA/SMK, TK/PAUD, MADIN/TPQ, pihaknya menyarankan ada pendataan nama-nama mereka yang belum merasakan bantuan dari pemerintah agar mendapatkan kesejahteraan secara maksimal dari pemerintah.

 

Di tempat yang sama, dilanjutkan dengan jawaban Bupati Blora H. Arief Rohman atas pandangan umum Fraksi-Fraksi. Semua pandangan Fraksi-Fraksi dijawab dengan tegas dan jelas oleh Bupati Blora sehingga bisa diterima oleh peserta yang hadir dalam rapat paripurna.

 

Namun sebelum pengambilan keputusan, pimpinan rapat partipurna HM Dasum menyatakan terlebih dulu akan disampaikan laporan Badan Anggaran tentang hasil pembahasan akhir atas rancangan Perda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021. Laporan itu disampaikan oleh juru bicara Badan Anggaran, Ahmad Habib Hilmy, yang selanjutnya bisa disetujui bersama.

 

Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama. Namun sebelum ditandatangani redaksional naskahnya dibacakan terlebih dahulu oleh Sekretaris Dewan, Catur Pambudi Amperiawan, S.Sos.

 

Setelah penandatanganan tersebut, Bupati Blora Arif Rohman menyerahkan dokumen tiga Raperda.

 

Yaitu, Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Blora, dan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2013 tentang Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor.

 

Sebelum rapat diakhiri, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, kembali menyampaikan sambutan dan menyampaikan apresiasasi sehingga semuanya bisa terwujud berkat kerjasama yang terjalin baik antara eksekutif dan legislatif, serta adanya berkomitmen bersama yang tinggi untuk segera menyelesaikan seluruh proses penyusunan Perubahan APBD tahun 2021.

 

Dikatakannya, setelah dilakukan persetujuan bersama, oleh karena itu setelah tiga hari kerja segera disampaikan kepada Gubernur untuk dievaluasi dan hasilnya untuk ditindaklanjuti bersama antara Bupati dan DPRD.

 

“Untuk itu kami sangat berharap agar proses penyusunan Perda Perubahan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021 dapat segera kita selesaikan agar jalannya pemerintahan serta roda pembangunan yang dituangkan dalam program kegiatan yang telah direncanakan di Kabupaten Blora dapat segera dilaksanakan,” kata Bupati Blora. (ADY/Red).

Share:

Antisipasi Kekeringan, PMI Blora Droping Air Bersih Usulan KRP

 



BLORA - Menyikapi kemarau panjang di daerah Blora, pengurus Komunitas Relawan Pendonor (KRP) mengajukan permohonan bantuan air bersih, di 16 titik lokasi  yang ada di 10 Desa di Kabupaten Blora.

 

Pada Rabu ini, (29/09/2021),  bantuan air bersih mulai tersalurkan di 4 titik lokasi , yaitu 2 lokasi di Desa Sambongrejo, dan 2 lokasi di Desa Sarimulyo Kecamatan Ngawen.

 

Noorman Pramono, Ketua Komunitas Relawan Pendonor (KRP) menyampaikan terima kasih, kepada PMI Blora dan PMI Kecamatan Ngawen karena telah mengabulkan usulan KRP dan direalisasikan di 16 titik lokasi.

 

"Saya mewakili pengurus KRP mengucapkan banyak terima kasih kepada PMI Blora dan PMI Kecamatan Ngawen, surat kami sudah direspon baik. Mudah-mudahan bermanfaat bagi warga yang sedang  membutuhkan," tutur Noorman yang juga sebagai Relawan Sosial di Dinsos P3A.

 

Bantuan air bersih bertahap sesuai dengan permintaan

 

Sementara itu, Ketua PMI Blora, Sutikno Slamet mengapresiasi dan mendukung penuh semua kegiatan yang akan dilakukan oleh KRP.

 

"Rasanya Minggu kemarin baru mengadakan senam massal dan donor darah. Sekarang sudah gerak lagi untuk bantuan air bersih. Mudah-mudahan kegiatan bisa Istiqomah. Terimakasih atas kerjasamanya,"  tutur Mbah Tik, sapaan akrab Sutikno Slamet. (ADY/Red)

Share:

Antusias Warga Wulung Randublatung Ikuti Vaksin Covid-19, Membludak




BLORA - Vaksinasi Sinovac Tahap 1, masih gencar dilaksanakan. Salah satunya di Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung. Vaksinasi tersebut diselenggarakan di Balai Kelurahan Wulung, yang dilaksanakan oleh tim medis dari Puskesmas Randublatung, pada Senin siang (27/09/2021).

 

Direncanakan, acara dimulai pukul 8 pagi, namun mulai pukul 7 pagi, telah banyak warga yang terlihat antusias, datang berbondong-bondong untuk mengantri vaksinasi tersebut.

 

Lurah Wulung, Prisujianto mengapresiasi antusiasme warganya untuk ikut vaksinasi tahap 1 di Kelurahan Wulung, Randublatung.

 

"Padahal pada edaran yang disampaikan melalui RT/RW masing-masing, sudah dibagi jadwal pelaksanaannya. Semisal RT 001 RW 001 dijadwalkan pukul 8 pagi, RT 003 RW 006 dijadwal pukul 10 pagi. Itu semua demi menghindari menumpuknya antrian warga," ujar Prisujianto.

 

Untuk menyikapi warga yang sudah terlanjur datang, pelayanan antrian tetap berdasarkan pada jadwal yang sudah ada. Warga yang belum saatnya mendapatkan giliran, diminta menunggu di luar Balai Kelurahan Wulung atau kembali lagi sesuai jam yang sudah dijadwalkan.

 

"Warga Wulung Randublatung Antusias Ikuti Vaksin Covid-19 tahap 1, Di bawah pengawasan aparat TNI - Polri  yang memantau disiplin prokes Covid-19," imbuh Lurah Prisujianto.

 

Kuota Vaksin Terbatas

 

Kuota vaksin tahap ini, lanjut Prisujianto, memang terbatas hanya sebanyak 200 dosis. Dan dibagi per wilayah RT. Jadi warga daftar vaksinasi melalui Ketua RT masing - masing.

 

"Bagi warga yang belum mendapatkan blangko dan nekad datang ikut antri, kami persilahkan antri di luar balai. Dengan harapan dapat mengganti, kalau mungkin ada pendaftar utama tidak lolos screening karena hipertensi dan sebagainya," kata Prisujianto.

 

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan vaksin kali ini kondisi terpantau aman lancar dan kondusif. Tampak dalam pelaaksanaan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pol PP Kecamatan dan TKSK Kecamatan Randublatung menyampaikan kepada warga untuk tetap mematuhi prokes. Lurah wulung juga menyedikaan masker gratis untuk warga. Tetapi ternyata warga yang hadir sudah memakai masker semua. (ADY/Red)

Share:

Bupati Dorong Pengaktifan Kembali RS NU Cepu, tinggalan Gusdur



 

BLORA (SUARABARU.ID) - Bupati Blora. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mendorong pengaktifan kembali Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RS NU) yang dulu diresmikan oleh KH Abdurrahman Wahid di Kecamatan Cepu. Hal ini diharapkan Bupati, agar bisa ikut berkontribusi memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Blora.

 

Hal ini diungkapkan Bupati Arief ketika meninjau gedung eks RS NU Cepu yang berada di Jl. Gajahmada dengan lahan seluas  5000 meter persegi, Senin siang (27/09/2021).

 

“Kami ingin RS NU ini bisa aktif kembali untuk memberikan pelayanan kesehatan. Rencananya akan kita jadikan rumah sakit tipe D, dengan menggandeng investor. Kita minta agar tahapan ini bisa dikawal Dinas Kesehatan. Semoga tahun depan sudah bisa dibuka, mengingat gedungnya sudah ada tinggal renovasi dan perbaikan,” ungkap Bupati.

 

Dengan semakin banyak RS di Kabupaten Blora, maka Bupati berharap ada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

 

“RS NU ini sejarahnya berdiri tahun 2002, dan sempat menjadi rumah bersalin hingga poliklinik. Namun beberapa tahun terakhir off, sehingga kita ingin kedepan RS NU ini bisa beroperasional kembali. Apalagi Cepu ini kita proyeksikan akan menjadi pusat ekonomi baru di Jawa Tengah bagian timur. Sehingga fasilitas kesehatan juga perlu disiapkan,” tambah Bupati.

 

“Setelah kita lihat tadi, ternyata di dalam gedung RS NU lama ini masih ada batu prasasti peresmian rumah sakit yang ditandatangani langsung oleh KH Abdurrahman Wahid atau Gusdur. Ini menandakan bahwa kala itu Gusdur pun punya cita-cita agar di Cepu ini bisa berdiri RS NU. Maka sudah sepantasnya kita bisa melanjutkannya,” pungkas Bupati.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat, S.Pd., M.Kes., M.H., menyampaikan siap untuk mengawal pengaktifan kembali RS NU ini bersama pengurus NU Kecamatan Cepu.

 

“Rencananya akan dijadikan Rumah Sakit untuk Ibu dan Anak. Investornya kita ajak langsung untuk melihat lokasi. Tadi ada juga Pak Camat Cepu dan pengurus NU Kecamatan Cepu,” ujar Edi Widayat.

 

Menurutnya, saat ini kebutuhan ideal tempat tidur rumah sakit di Kabupaten Blora masih kurang banyak mengingat jumlah penduduk yang hampir 1 juta jiwa.

 

“Blora masih kurang sekitar 400 tempat tidur, 6 Rumah Sakit di Blora (RSUD maupun swasta)  baru ada sekitar 600 tempat tidur. Sehingga dengan adanya RS NU ini nantinya bisa menambah ketersediaan tempat tidur rumah sakit di Kabupaten Blora. Tentunya diimbangi dengan kualitas pelayanan yang baik,” tambah Edi Widayat.

 

Dalam tinjauan tersebut, Bupati juga melakukan rapat terbatas dengan calon investor, Dinas Kesehatan, pengurus NU Kecamatan Cepu dan pihak-pihak terkait. (Kudnadi)

Share:

Penyerahan Buku Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 berserta Nota Keuangannya




BLORA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 beserta Nota Keuangannya. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Blora HM Dasum, SE., MMA., di ruang pertemuan DPRD Blora, Senin (27/09/2021).

 

Hadir pada rapat tersebut Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST., MM., unsur pimpinan DPRD, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., Forkopimda, anggota DPRD dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

Dalam pengantarnya, HM Dasum menyampaikan, sebagaimana diketahui bahwa penyusunan rancangan perda Perubahan APBD selalu didahului penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Bupati Blora dan DPRD.

 

“Kesepakatan bersama ini telah dilaksanakan pada rapat paripurna DPRD tanggal 17 September 2021 yang lalu,“ ucap HM Dasum.

 

Berdasarkan kesepakatan itu, Pemerintah Daerah menyusun rancangan Perda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 serta Nota Keuangan, dan pada hari tersebut akan diserahkan kepada DPRD.

 

“Perlu diketahui bahwa penyusunan rancangan Perda tentang Perubahan APBD masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Oleh karen itu kami sangat berharap agar kita harus bekerja keras sehingga Perubahan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021 dapat diambil persetujuannya tepat waktu sesuai peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

 

HM Dasum mengungkapkan sebelum memasuki acara pokok, ada dua hal yang perlu disampaikan.

 

Pertama, Menindaklanjuti Nota Kepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021, Pemerintah Daerah selanjutnya dapat menyusun rancangan Perda dan Nota Keuangannya dalam waktu singkat.

 

Kedua, Pedoman keuangan daerah telah diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 2019, dan secara khusus untuk penyusunan APBD Tahun Aanggaran 2021 telah diatur dalam Permendagri Nomor 64 Tahun 2020.

 

“Oleh karena itu dalam setiap tahapan kita harus berpedoman pada ketentuan-ketentuan dimaksud, serta peraturan-peraturan lain yang secara spesifik mengatur pelaksanaannya,” kata HM. Dasum.

 

Sementara itu, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M,Si menyertai penyerahan rancangan Perda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 serta Nota Keuangannya, terlebih dahulu menyampaikan sambutan.

 

“Besar harapan kami dalamm waktu yang tidak terlalu lama seluruh proses Perubahan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021dapat diselesaikan sehingga Rancangan Perubahan ABPD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021 dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah agar semua program dan kegiatan yang telah direncanakan segera dapat dilaksanakan,” kata Bupati Blora.

 

Setelah menyampaikan sambutannya, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si didampingi Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., menyerahkan buku rancangan Perda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 serta Nota Keuangannya kepada Pimpinan DPRD.

 

“Dengan telah diserahkan buku rancangan Perda tersebut, kami meminta kepada anggota dewan agar setelah rapat paripurna ini, segera melakukan pembahasan-pembahasan,” tutup HM. Dasum. (ADY/Red).


Share:

Satlantas Polres Blora Edukasi Operasi Patuh Candi 2021, Buka Stand Masker dan Bansos Gratis

Kasat Lantas AKP Edi Sukamto berikan
pengarahan kepada Warga Blora


BLORA - Cara unik dilakukan oleh Kepolisian Resor (Polres) Blora Polda Jawa Tengah untuk menarik simpatik masyarakat, terutama para pengendara yang melintas di kawasan Simpang Tiga Blok T Blora.

 

Sabtu, (25/09/2021) anggota gabungan Satgas Operasi Patuh Polres Blora membuka stand masker gratis serta bantuan sosial berupa pakaian barokah layak pakai.

 

Kapolres Blora Polda Jateng AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Lantas AKP Edi Sukamto,SH,MH menyampaikan bahwa pihaknya sengaja mendirikan stand bakti sosial di kawasan Blok T, dengan tujuan untuk menarik simpati dari warga sekaligus menyampaikan imbauan protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas. Adapun teknis pelaksaan kegiatan, setiap warga yang membutuhkan terutama kaum duafa seperti tukang becak, tukang sapi, tukang parkir dan lainnya dipersilahkan untuk mengambil sendiri masker ataupun pakaian barokah layak pakai.

 

"Kita siapkan stand khusus untuk mereka, boleh ambil seperlunya. Namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dan tentunya dalam kegiatan tersebut kita sampaikan imbauan prokes dan tertib berlalu lintas, sekaligus kita bagikan brosur dan stiker keselamatan," beber Kasat Lantas Polres Blora.

 

Perwira Polri yang suka olahraga sepeda ini menambahkan bahwa, kegiatan simpatik akan terus digelar oleh Polres Blora melalui Satgas Operasi Patuh Candi 2021, dan tentunya dengan sasaran dan lokasi yang berbeda.

 

"Meski kegiatan operasi patuh difokuskan pada bakti sosial dan imbauan prokes, kami harapkan masyarakat tetap waspada dan jaga keselamatan. Jangan coba coba melanggar aturan lalu lintas, karena dari pelanggaran itulah awal mula terjadinya kecelakaan. Jadi sayangi nyawa anda dengan patuh dan tertib berlalu lintas," tandas AKP Edi Sukamto.

 

Pembukaan Stand Bakti Sosial tersebut mendapat tanggapan positif dari warga, salah satunya adalah Sumarno, seorang tukang becak yang biasa mangkal di kawasan Stasiun lama. Ia mengaku senang mengucapkan terima kasih.

 

"Terima kasih atas bantuannya, tentunya pakaian pakaian ini sangat bermanfaat bagi kami," kata Sumarno.

 

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut dibagikan 200 lembar masker dan ratusan potong pakaian barokah layak pakai, untuk warga yang membutuhkan terutama kaum duafa seperti tukang becak, tukang sapi, tukang parkir, para pengendara yang sedang melintas di kawasan Simpang Tiga Blok T Blora.  (ADY/Red)

Share:

Kapolda Jawa Tengah pemantauan vaksinasi Covid-19 di Klenteng Hok Tik Bio Blora



BLORA - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa, ikut hadir menyambut kedatangan Kapolda Jawa Tengah bersama Forkopimda Blora yang terdiri dari Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati,ST,MM, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro,S.Sos,M.Tr Han, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK serta Forkopimda lainnya bersama pengurus Klenteng Hok Tik Bio Blora.

 

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi,SH,S.St,MK bersama Pejabat Utama melakukan pemantauan vaksinasi Covid-19 di Klenteng Hok Tik Bio Kabupaten Blora. (07/09/2021)

 

Vaksinasi tersebut adalah salah satu program Polda Jawa Tengah untuk mendukung percepatan vaksinasi pemerintah. Dimana hari ini digelar vaksinasi serentak di tempat ibadah oleh Polda Jateng yang bekerja sama dengan instansi pemerintah dan TNI.

 

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi,SH,S.St,MK mengungkapkan bahwa vaksinasi serentak di tempat ibadah hari ini digelar di 32 titik di seluruh wilayah Polda Jawa Tengah dengan rincian15 ponpes, 5 wihara, 5 Klenteng dan 5 gereja.

 

"Hari ini kita lakukan kroscek vaksinasi ditempat tempat ibadah, Polda Jawa Tengah bekerja sama dengan instansi pemerintah maupun TNI melaksanakan vaksinasi ditempat tempat ibadah di 32 titik," kata Kapolda Jateng saat menggelar konferensi pers di halaman Klenteng Blora.

 

Kapolda menambahkan bahwa alasan pesantren dan tempat ibadah menjadi target kegiatan vaksinasi, karena sesuai dengan kebijakan pemerintah bahwa setiap titik pemusatan masyarakat agar terjangkau vaksinasi.

 

"320 ribu vaksin kita siapkan, jika kurang akan ditambah lagi karena animo vaksinasi ditempat ibadah cukup tinggi," terang Kapolda Jateng.

 

Kapolda berharap dengan banyaknya masyarakat yang melakukan vaksinasi dapat segera tercipta herd immunity di seluruh lapisan masyarakat. Dan tak lupa ia berpesan meski sudah divaksin agar warga tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan.

 

"Meski sudah divaksin kita imbau protokol kesehatan untuk tetap dilaksanakan," harap Kapolda.

 

Dalam kegiatan tersebut Kapolda Jawa Tengah bersama Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Blora dan Pengurus Klenteng mengikuti kegiatan zoom meeting bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo. Dan melalui zoom meeting tersebut Presiden RI melakukan tanya jawab dengan beberapa daerah yang juga menggelar kegiatan vaksinasi. (ADY/Red)

Share:

Hot News

Top ! Desa Bangowan Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik 2024 di Indonesia

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mulai melakukan penilaian dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (AD...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »