Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Blora Masuki Tahap Pemasangan Tiang Pylon


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap lanjutan, pekerjaan konstruksi kini difokuskan pada pemasangan tiang pylon atau menara sebagai komponen utama jembatan gantung. Senin 27 April 2026.

Tim teknisi di lapangan, Nur Solikin (37), menjelaskan bahwa pemasangan tiang pylon dilakukan setelah pondasi yang telah dicor dinyatakan kering dan siap menopang konstruksi berikutnya.

“Hari ini mulai dilaksanakan pemasangan tiang pylon/menara setelah pondasi dipastikan siap. Tahap ini menjadi bagian penting dalam keseluruhan pembangunan jembatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, tiang pylon memiliki fungsi vital sebagai penopang utama kabel jembatan, sehingga dalam pengerjaannya diperlukan ketelitian tinggi serta kekuatan konstruksi yang optimal.

Di lapangan, personel TNI bersama masyarakat setempat melaksanakan pekerjaan secara gotong royong, mulai dari pengangkutan material, proses pengelasan, hingga perakitan struktur baja. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan dimulainya tahap pemasangan tiang pylon, pembangunan Jembatan Perintis Garuda memasuki fase lanjutan setelah sebelumnya menyelesaikan struktur dasar, meliputi pondasi, blok angkur, dan kait angin.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat segera rampung sehingga mampu meningkatkan aksesibilitas serta memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya para petani dan warga yang memanfaatkan jalur tersebut dalam aktivitas sehari-hari. (Pendim/Redaksi)


Share:

Buka Rakerkab KONI, Bupati Targetkan Blora Masuk 5 Besar Porprov Jateng 2026


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Bupati Blora membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kabupaten Blora Tahun 2026, di ruang pertemuan Setda Blora. Sabtu 25 April 2026, Rakerkab ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan dan strategi peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Blora.

Rakerkab tersebut dihadiri oleh Bupati Blora, Ketua DPRD Blora, Mustopa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Blora, Kepala Dinporabudpar Blora, Ketua KONI Jawa Tengah yang diwakili oleh Ketua Bidang Hukum KONI Jawa Tengah M. Ali Purnomo, Ketua KONI Kabupaten Blora, Setiyono, dan seluruh perwakilan cabang olahraga se-Kabupaten Blora.

Ketua KONI Kabupaten Blora, Setiyono, menjelaskan bahwa Rakerkab ini  menjadi sarana evaluasi kinerja pembinaan prestasi serta penyusunan program kerja kedepan. Disampaikan bahwa KONI Blora telah mengikuti babak kualifikasi Porprov 2026 dan berhasil meloloskan 37 cabang olahraga.

“Nantinya dalam Porprov Jateng ke-17 ini Kabupaten Blora akan memberangkatkan 313 orang, terdiri dari 245 atlet dan 68 pelatih ditambah nanti ofisial dan jumlah yang diikuti dalam Porprov sebanyak 37 cabor dari 59 cabor yang dipertandingkan,” ungkap  Ketua KONI Blora.

Dalam rangka memaksimalkan persiapan, KONI Blora juga akan menggelar pemusatan latihan tingkat kabupaten (training center) bagi atlet-atlet yang diproyeksikan meraih medali.

"Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Blora dalam upaya pembinaan olahraga yang berkelanjutan, guna meningkatkan prestasi daerah di tingkat provinsi maupun nasional," kata Ketua KONI Blora.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi yang telah diraih para atlet Blora selama ini.

“Pada prinsipnya, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, menyampaikan apresiasi, terima kasih ya atas prestasi yang sudah diraih oleh KONI Semoga di Porprov tahun ini kita masih bisa bertahan juara dalam enam ya, syukur-syukur bisa naik,” terang Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Blora berharap melalui Rakerkab ini dapat dirumuskan agenda strategis olahraga sepanjang tahun 2026, termasuk penyusunan roadmap pembinaan prestasi kedepan.

"Perlu adanya inovasi, seperti gagasan pemusatan latihan (training center) di Blora yang berpotensi menarik cabang olahraga tertentu untuk berlatih di daerah tersebut," ujar Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, Kabupaten Blora memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi hingga level nasional maupun internasional.

“Pada intinya Blora ini potensi untuk melahirkan atlet nasional bahkan internasional. Kita punya pesepak bola Arhan dan juga beberapa yang lain termasuk dulu bulu tangkis, nah ini kalau bisa nanti kita bisa tingkatkan lagi,” kata Bupati Blora.

Selain itu, masih kata Bupati Blora,  Pemerintah Kabupaten Blora telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, salah satunya Universitas Negeri Yogyakarta, yang direncanakan akan membuka program studi olahraga di Blora.

“Dan saya memang meminta agar yang dibuka di UNY di sini itu jurusan olahraga biar ada fasilitas juga, karena nanti mungkin akan ada fasilitas olahraga semisal stadion dan sebagainya. Ini saya kira potensi, kalau nanti ada kampus UNY ini yang ada jurusan olahraga,” imbuh Bupati Blora.

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Tengah,
Sujarwanto Dwiatmoko melalui Ketua Bidang Hukum KONI Jawa Tengah, M. Ali Purnomo menyampaikan bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah ke-17 akan digelar di Semarang Raya pada akhir Oktober 2026.

“Dalam rapat kerja Provinsi Jawa Tengah di tanggal 4 April 2026, maka kemudian sudah ditetapkan bahwa waktu penyelenggaraan Porprov ke 17 tahun 2026 Semarang Raya akan dilaksanakan pada tanggal 25 sampai 31 Oktober 2026,” jelas Ketua Bidang Hukum KONI Jateng.

M. Ali Purnomo mengapresiasi pelaksanaan Rakerkab KONI Blora yang difokuskan untuk mempersiapkan kontingen dalam menghadapi Porprov Jateng. Pada ajang Porprov Pati Raya sebelumnya, Kabupaten Blora berhasil menempati peringkat ke 6 tingkat Jawa Tengah dengan raihan 39 medali emas, 43 perak, dan 41 perunggu.

“Kabupaten Blora di Porprov Pati Raya telah meraih medali 39 emas 43 perak dan 41 perunggu dan berada di urutan ke 6, ini merupakan prestasi yang membanggakan dan tentunya bisa ditingkatkan lagi,” harap Ketua Bidang Hukum KONI Jateng. (Kudnadi Saputro)


Share:

Hadir di Bedah Buku 'Mens Rea' Karya Kajati Jateng, Bupati Siap Undang Kajati ke Blora Untuk Pencerahan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — SEMARANG - Bupati Blora, Arief Rohman didampingi Kepala Bagian Hukum Setda Blora, Slamet Setiono menghadiri kegiatan bedah buku di Fakultas Hukum, Universitas 17 Agustus 1945, Semarang Jawa Tengah, dihadiri sejumlah kepala daerah serta kalangan akademisi dan praktisi hukum. Jumat 24 April 2026.

Buku berjudul 'Esensi Niat Jahat (Mens Rea) dalam Perkara Korupsi yang Mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara' ditulis oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Dr. Siswanto, bersama Dr. Rudi Margono. Keduanya mengulas secara mendalam konsep mens rea atau niat jahat dalam perkara tindak pidana korupsi.

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum Untag Semarang, Dr. Edi Pranoto, S.H., M.H., dan sejumlah pakar hukum yang menjadi pembedah buku, yakni Prof. Dr. Pujiyono, SH., M.Hum, Prof. Dr. Mashari, SH, M.Hum, dan Dr. Broto Hastono, SH., MH.

Dekan Fakultas Hukum Untag Semarang, Edi Pranoto menyampaikan  bahwa konstruksi tindak pidana tidak hanya mencakup perbuatan melawan hukum (actus reus), tetapi juga unsur niat jahat (mens rea) yang menjadi dasar kesalahan subjek hukum, unsur ini dapat berbentuk kesengajaan maupun kelalaian.

"Unsur ini dapat berbentuk kesengajaan maupun kelalaian," ujar Dekan Fakultas Hukum Untag Semarang.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah,  Siswanto menjelaskan bahwa dalam praktik penanganan perkara korupsi, khususnya yang berkaitan dengan kerugian keuangan negara sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, kerap muncul perbedaan penafsiran terkait keberadaan mens rea. 

"Hal ini berpotensi menimbulkan kekeliruan dalam menilai kesalahan pelaku," ucap Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng.

Dalam sejumlah kasus, lanjut Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, suatu perbuatan dinilai telah memenuhi unsur tindak pidana dan dinyatakan terbukti, namun aspek niat jahat tidak selalu terungkap secara jelas dalam fakta persidangan.

"Mens rea dalam tindak pidana korupsi mencakup adanya maksud untuk menguntungkan atau memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi," jelas Kajati Jawa Tengah. 

Selain itu, unsur penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang melekat pada jabatan, serta potensi kerugian keuangan negara, kerap bersinggungan dengan aspek administrasi.

"Diperlukan kehati-hatian aparat penegak hukum dalam menentukan dan membuktikan unsur kesalahan," tandas  Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng. 

Dalam buku tersebut juga mengkaji banyak persoalan secara komprehensif, mencakup teori hukum, pandangan para ahli, serta praktik penanganan perkara korupsi. Pembahasannya meliputi aspek sejarah hukum, subjek hukum, sistem pembuktian, mekanisme penyelesaian kerugian negara, hingga bentuk pertanggungjawaban pidana, perdata, dan administrasi.

Tujuan dari bedah buku tersebut yakni muncul pemahaman yang lebih utuh mengenai esensi Mens Rea dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi, sekaligus menjadi referensi bagi aparat penegak hukum dan kalangan akademisi.

Pada sesi diskusi, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan kepada Dr. Siswanto, Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng (Penulis buku) berkenan meluangkan waktu apabila diundang oleh Pemerintah Kabupaten Blora untuk memberikan pencerahan terkait pengambilan kebijakan publik. 

"Hal tersebut dinilai penting agar setiap keputusan yang diambil pemerintah daerah dapat terhindar dari potensi mens rea," ujar Bupati Blora. (Humas/Redaksi)
Share:

Kodim 0721/Blora Kerahkan Alat Berat Percepat Pembangunan Jembatan Garuda


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kodim 0721/Blora mengerahkan alat berat untuk mempercepat pembangunan Jembatan Garuda di Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Minggu 26 April 2026.

Penggunaan alat berat tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pengerjaan jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat setempat. Dengan dukungan tersebut, proses pembangunan yang sebelumnya dilakukan secara manual diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan optimal.

Danramil 11/Jati Kapten Inf Puryanto mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya di sektor infrastruktur.

“Jembatan ini sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan adanya alat berat, pengerjaan bisa dipercepat dan hasilnya lebih maksimal,” ujar Puryanto.

Selain mengerahkan alat berat, personel TNI juga terlibat langsung dalam proses pembangunan bersama warga. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran program tersebut.

Warga Desa Jati menyambut positif langkah yang dilakukan Kodim 0721/Blora. Mereka berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat segera rampung sehingga mempermudah mobilitas sekaligus mendorong peningkatan perekonomian desa.

Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan selesai tepat waktu serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Jati dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)

Share:

Hari Kartini dan HKG, PKK Blora Tebar Benih Ikan dan Tanam Pohon di Bendungan Randugunting


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora menggelar kegiatan tebar benih ikan dan gerakan menanam pohon sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan. Kegiatan peringatan tersebut dilaksanakan di Bendungan Randugunting, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora Jawa Tengah, pada Kamis 23 April 2026.

‎Sebanyak 2.000 benih ikan nila ditebar ke perairan waduk Randugunting, disertai penanaman bibit pohon buah seperti alpukat dan mangga di sekitar kawasan bendungan. Kegiatan ini melibatkan TP PKK Kecamatan Japah, TP PKK desa se-Kecamatan Japah, serta Forkopimcam Japah.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang telah memberikan izin dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan di Waduk Randugunting, Kecamatan Japah.

Disampaikan ‎peringatan Hari Kartini ke-147 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54  mengusung tema 'semangat kebersamaan dan kepedulian', rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini ke-147 dan HKG PKK ke-54 ini bisa memberikan manfaat nyata serta keberkahan bagi masyarakat Blora.

‎Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Shalichah Arief Rohman menyampaikan bahwa peringatan HKG PKK ke-54 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan keluarga.

‎“PKK hadir tidak hanya sebagai gerakan sosial, tetapi juga sebagai kekuatan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dimulai dari lingkup keluarga,” ujar Ketua TP PKK Blora.

‎Lebih lanjut, Ketua TP PKK Blora mengatakan bahwa semangat Hari Kartini harus terus dihidupkan sebagai inspirasi perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih kesempatan, kesetaraan, serta peran aktif dalam pembangunan.

‎“Kartini telah membuka jalan. Tugas kita adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan karya nyata,” kata Ketua TP PKK Blora.

‎Menurut Ketua TP PKK Blora, kegiatan menanam pohon dan menebar benih ikan bukan sekadar simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam membangun ketahanan pangan serta keberlanjutan bagi generasi mendatang.

‎“Apa yang kita tanam hari ini, InshaAllah akan memberikan manfaat besar di masa depan,” ucap Ketua TP PKK Blora.

‎‎Ketua TP PKK Blora mengajak seluruh kader PKK untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat sinergi, serta berinovasi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.

‎“Jadikan keluarga sebagai pusat pembangunan, karena keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” pesan Ketua TP PKK Blora.

‎Ketua TP PKK Blora juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Blora yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

‎"Agar seluruh perempuan, khususnya kader PKK, untuk terus berkarya dan menjadi inspirasi di lingkungan masing-masing," pinta Ketua TP PKK Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Dibalik Medan Sulit, TNI dan Warga Nglebur Bahu Membahu Wujudkan Jembatan Garuda Impian


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —   Keterbatasan akses jalan yang tak dapat dilalui kendaraan roda empat tak menyurutkan langkah pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Di tengah medan sempit dan menantang, anggota Kodim 0721/Blora bersama warga setempat tetap melanjutkan pekerjaan dengan melansir material secara manual menggunakan gerobak dorong. Sabtu 25 April 2026

Upaya tersebut menjadi solusi di tengah kondisi geografis yang sulit. Material bangunan diangkut secara bertahap dari titik terdekat yang bisa dijangkau kendaraan menuju lokasi pembangunan, menyusuri jalur yang hanya bisa dilewati dengan tenaga manusia.

Di balik keterbatasan itu, tumbuh semangat gotong royong yang kuat antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan ini bukan sekadar upaya menyelesaikan pembangunan, tetapi juga mencerminkan kepedulian bersama dalam meningkatkan aksesibilitas desa yang selama ini terbatas.

“Meski akses terbatas, kami bersama warga tetap berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu,” ujar Babinsa Desa Nglebur, Sertu Joko Maskumambang, di sela kegiatan.

Jembatan Gantung Garuda diharapkan menjadi penghubung vital antarwilayah, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Selama ini, medan yang sulit kerap menjadi hambatan dalam keseharian masyarakat.

Dengan terus mengedepankan kerjasama dan semangat kebersamaan, pembangunan jembatan ini diharapkan rampung sesuai target. Kehadirannya kelak bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara aparat dan warga dalam mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Desa Nglebur dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

Bupati Bersama Wakil Bupati Blora Ke Jombang Jatim Belajar Pengelolaan Air Minum dan Bank


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — JOMBANG — Pemerintah Kabupaten Blora melakukan kunjungan studi tiru (observasi dan pembelajaran) ke Pemerintah Kabupaten Jombang Jawa Timur, untuk belajar dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana dan Bank Jombang, Kamis 23 April 2026.

Dalam kunjungan ini dipimpin oleh Bupati Blora, Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, diikuti beberapa Kepala OPD, di Jombang  diterima langsung oleh Bupati Jombang,  Warsubi, di ruang rapat Swagata pendopo Kabupaten Jombang. 

Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan bahwa kunjungan kerja ke Kabupaten Jombang untuk mempererat hubungan antardaerah. Kunjungan ini bertujuan untuk studi banding dan penguatan kerjasama pemerintahan, khususnya dalam pengembangan potensi daerah dan tata kelola pemerintahan. 

"Kabupaten jombang ini seperti rumah kedua kami, sehingga ini kami ingin menjalin sinergi kerjasama untuk daerah masing masing," ucap Bupati Blora. 

Tak hanya itu, selain belajar dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), lanjut Bupati Blora, khususnya Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana dan Bank Jombang, juga ingin belajar sektor lain seperti pengembangan sektor pangan, pertanian, dan sektor Peternakan. 

"Jadi setelah pertemuan ini, nanti ada tim yang akan tinjauan langsung ke tempat pengolahan air minum yang sudah dikembangkan disini (Jombang) untuk nanti di implementasi ke kabupaten Blora," kata Bupati Blora. 

Top BUMD Awards 2026

Pada kesempatan itu, Bupati Jombang,  Warsubi mengucapkan selamat datang di Kabupaten Jombang kepada Bupati dan Wakil Bupati blora beserta seluruh jajaran.

"Kami menerima dan menyambut baik kunjungan bapak ibu sekalian dalam rangka studi tiru terkait pengelolaan perusahaan umum daerah air minum tirta kencana jombang," jelas Bupati Jombang. 

Menurut Bupati Jombang, perumda air minum tirta kencana adalah salah satu BUMD Kabupaten Jombang yang bergerak di sektor pelayanan air bersih, dengan perannya sebagai penyedia layanan air minum bagi masyarakat, serta pendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. 

"Pada tanggal 13 april 2026, di dian ballroom hotel raffles jakarta yang lalu, Alhamdulillah BUMD kami memperoleh penghargaan dalam ajang bergengsi Top BUMD Awards 2026. Perumda air minum tirta kencana sendiri berhasil membawa pulang medali golden atas konsistensi predikat bintang 5 selama empat tahun berturut-turut. bapak direktur perumdam tirta kencana Jombang juga dinobatkan sebagai top CEO BUMD 2026," ungkap Bupati Jombang.

Lebih lanjut, Bupati Jombang menjelaskan bahwa dalam penyediaan air minum, Pemkab Jombang terus berupaya memastikan terpenuhinya air minum sebagai kebutuhan dasar, dengan cara menjamin akses yang layak, aman, dan berkelanjutan, serta mendorong peningkatan kualitas layanan BUMD di sektor air minum.

Produksi Air Kemasan

"Pemkab Jombang mendorong perumda air minum tirta kencana untuk terus berinovasi, melalui optimalisasi sumber air, penguatan jaringan distribusi, serta transformasi layanan berbasis teknologi agar pelayanan kepada masyarakat semakin prima," ucap Bupati Jombang. 

Bupati Jombang berharap, melalui kegiatan studi tiru ini, akan terbangun sinergi yang baik antara Kabupaten Jombang dan Kabupaten Blora, melalui pertukaran pengalaman, inovasi, serta praktik baik, khususnya dalam pengelolaan air minum.

"Semoga kegiatan ini juga bisa memberikan gambaran yang komprehensif, menjadi sumber inspirasi, dan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan," tandas Bupati Jombang.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini mengapresiasi dan berterimakasih atas penerimaan rombongan dari Blora yang luar biasa ini. 

"Tentu ini ilmu yang luar biasa, jadi saya ingin tahu seperti apa awal mula dan sistem pengelolaannya dan tentu ini ilmu yang sangat bermanfaat bagi kami untuk meniru apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Jombang ini," ujar Wakil Bupati Blora. 

Usai berdiskusi, dilanjutkan peninjauan lapangan ke lokasi, untuk melihat proses produksi air kemasan yang di kelola oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Jombang Jawa Timur. (Humas/Redaksi)
Share:

Pembangunan Jembatan Garuda di Wotrangkul Klopoduwur Blora Tunjukkan Progres Signifikan

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki tahapan penting, personel TNI bersama masyarakat setempat melaksanakan pengecoran lantai jembatan, Jumat 24 April 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan akses transportasi serta mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

Danramil 03/Banjarejo, Kapten Inf Munawar, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pembangunan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Kami optimistis pembangunan Jembatan Garuda ini dapat diselesaikan tepat waktu. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pengerjaan di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat Desa Klopoduwur memberikan kontribusi besar dalam setiap tahapan pembangunan.

“Partisipasi dan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga,” tambahnya.

Dengan terus dipercepatnya proses pembangunan, Jembatan Garuda diharapkan dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas serta distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)
Share:

Bupati Minta Forum GenRe Blora Petakan Potensi Remaja dan Anak Putus Sekolah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pengukuhan 21 Pengurus Forum Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Blora Tahun 2026 di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Rabu 22 April 2026.

Pengukuhan tersebut dihadiri Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Shalichah Arief Rohman beserta jajaran, Plt Kepala Dindalduk KB Blora Agus Puji Mulyono, Kepala Dinporabudpar Iwan Setiyarso, Camat, jajaran pengurus KB, serta penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB).

Pengukuhan dilakukan oleh Ayah GenRe didampingi Bunda GenRe dan disaksikan perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama antara pengurus tingkat kabupaten dan pengurus tingkat kecamatan.

Pada kesempatan itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Eka Setya Ardiningsih mengatakan pentingnya menjaga ketahanan remaja ditengah tantangan sosial. Ia menyoroti fenomena fatherless, yakni kondisi ketika anak tumbuh tanpa peran aktif ayah, baik secara fisik maupun psikologis, yang dinilai berdampak pada perkembangan anak.

"Sebagai upaya penguatan peran keluarga, BKKBN mendorong Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Peran ayah sangat penting sebagai pendamping, pembimbing, dan pelindung bagi anak,” ujar Eka Setya Ardiningsih.

Perwakilan BKKBN Jawa Tengah mengingatkan pentingnya literasi digital bagi remaja, agar mampu memilah informasi positif dan informasi negatif diruang digital.

"Forum GenRe memiliki tugas menyebarluaskan informasi terkait triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yakni pencegahan pernikahan dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan NAPZA," jelas Perwakilan BKKBN Jawa Tengah.

Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman meminta Forum Generasi Berencana Kabupaten Blora berperan aktif memetakan potensi remaja, termasuk anak putus sekolah, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

“Potensi generasi remaja Blora sangat luar biasa. Saya minta dipetakan, program apa saja yang bisa disinergikan, baik dengan dinas pengendalian penduduk maupun dinas kepemudaan dan olahraga,” kata Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, pemetaan potensi remaja menjadi penting, terutama dalam menghadapi bonus demografi.

"Banyak sektor yang dapat dioptimalkan, mulai dari seni budaya, olahraga, hingga sektor pangan melalui keterlibatan komunitas petani milenial," ucap Bupati Blora.

Bupati Blora menekankan pentingnya penyediaan ruang kreatif bagi remaja agar terhindar dari berbagai risiko sosial, seperti penyalahgunaan narkotika, pernikahan dini, dan kenakalan remaja.

“Anak-anak Blora ini kreatif. Perlu difasilitasi event atau ajang untuk menampung kreativitas mereka,” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora meminta program GenRe diselaraskan dengan prioritas nasional, seperti ketahanan pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pengembangan koperasi desa.

"Sejumlah PR, diantaranya stunting dan angka putus sekolah. GenRe dapat menjadi motivator dikalangan remaja agar melanjutkan pendidikan," harap Bupati Blora.

Saat ini, kata Bupati Blora, baru sekitar 55–60 persen lulusan SMA di Blora yang melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Perlu dipetakan anak-anak yang pintar tetapi terkendala ekonomi agar bisa didorong melalui program beasiswa,” kata Bupati Blora.

Bupati Blora juga menyampaikan  peluang bagi lulusan SMK untuk bekerja sambil kuliah, termasuk kesempatan kerja di luar negeri seperti Jepang dan Korea.

"Pengurus GenRe menyusun program kerja yang realistis dan berbasis kebutuhan remaja, serta memperkuat sinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga pemerintah desa," pinta Bupati Blora. (Humas/ Redaksi)


Share:

Hot News

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Blora Masuki Tahap Pemasangan Tiang Pylon

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabup...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »