Pegiat dan Perangkat Desa di Blora Ikuti Program Rekognisi Pembelajaran Lampau di Unnes Semarang


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) ditingkat desa. Bupati Blora, Arief Rohman mendorong para pegiat desa, termasuk perangkat desa yang belum memiliki gelar sarjana, untuk segera mendaftarkan diri dalam program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Blora saat menghadiri acara pendampingan pendaftaran calon mahasiswa baru program RPL UNNES yang berlangsung di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Jumat 10 Juli 2026.

Bupati Blora, Arief Rohman meminta agar kuota yang tersedia tahun ini dapat terpenuhi secara maksimal. Berbeda dari tahun sebelumnya, sasaran peserta program RPL kali ini diperluas secara signifikan demi merangkul lebih banyak elemen masyarakat desa.

"Tahun ini sasaran peserta kita perluas. Tidak hanya untuk perangkat desa saja, tetapi juga kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengelola BUMDes, kader PKK, Karang Taruna, pengurus RT/RW, hingga kader Posyandu," ujar Bupati Blora.

Untuk mendukung antusiasme para aparatur dan pegiat desa tersebut, lanjut Bupati Blora, Pemerintah Kabupaten Blora dipastikan akan kembali menyiapkan stimulan pendidikan.

"Pemkab Blora akan memberi beasiswa, walaupun nominalnya tidak sebesar gelombang sebelumnya," imbuh Bupati Blora.

Masih kata Bupati Blora, program studi RPL yang dibuka di UNNES tahun ini mencakup berbagai disiplin ilmu yang relevan dengan tata kelola dan pengembangan potensi desa.

"Diantaranya adalah Akuntansi, Manajemen, Pendidikan Ekonomi Administrasi Perkantoran, Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, Pendidikan Nonformal, Ilmu Hukum, serta Pendidikan Kesejahteraan Keluarga," jelas Bupati Blora.

Untuk perhatian, masa pendaftaran program RPL Unnes ini berlangsung singkat, yakni mulai 13 Juli 2026 hingga 19 Juli 2026. Bagi masyarakat dan pegiat desa di Kabupaten Blora yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai syarat dan alur pendaftaran, dapat memantau kanal media sosial resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Blora.  (Humas/Redaksi)


Share:

Makin Seru, TNI dan Masyarakat Nobar Piala Dunia di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Antusiasme masyarakat Kabupaten Blora dalam menyaksikan gelaran Piala Dunia 2026 semakin terasa.

Jajaran Kodim 0721/Blora kembali menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) bersama masyarakat di berbagai titik wilayah binaan, menciptakan suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Sejak sebelum pertandingan dimulai, warga dari berbagai kalangan berdatangan memenuhi lokasi nobar.

Mereka menikmati jalannya pertandingan dengan tertib, penuh sportivitas, dan saling mendukung tim favorit masing-masing. Sorak sorai penonton semakin menambah semarak suasana, menjadikan nobar sebagai hiburan yang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang hangat antara prajurit TNI dan masyarakat.

Melalui kebersamaan tersebut, terjalin komunikasi yang semakin erat serta memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.
Pelaksanaan nobar berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga pertandingan usai.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bersifat humanis ini menjadi wujud nyata kedekatan dengan rakyat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat di wilayah Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)


Share:

Pemkab Boyolali Belajar Kelola Potensi Sumber Daya Alam Migas di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Boyolali Jawa Tengah di ruang pertemuan Sekretariat Daerah Blora, pada Rabu 8 Juli 2026, kunjungan kerja tersebut menjadi ajang mempererat sinergi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan potensi sumber daya alam, khususnya sektor minyak dan gas bumi (migas) serta sumber daya mineral.

Rombongan dari Pemerintah Kabupaten Boyolali dipimpin oleh Bupati Boyolali  bersama jajaran kepala OPD, pimpinan BUMD PT Aneka Karya, serta pimpinan Bank Jateng Cabang Boyolali. Kedatangan rombongan dari Pemkab Boyolali diterima oleh Bupati Blora bersama Wakil Bupati Blora para kepala OPD dan kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Blora.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Boyolali, yang merupakan bentuk eratnya hubungan dan kolaborasi antardaerah di Provinsi Jawa Tengah.

"Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan yang luar biasa bagi kami menerima kunjungan resmi dari Pemerintah Kabupaten Boyolali. Kunjungan hari ini terasa sangat spesial karena menjadi momen kunjungan balasan yang sangat hangat," ujar Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Blora bersama jajaran PDAM Tirta Amerta Blora melakukan studi tiru ke Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mempelajari tata kelola air bersih dan pelayanan publik. Kini, melalui kunjungan balasan tersebut diharapkan kerja sama antardaerah semakin kuat.

"Ini adalah wujud nyata kolaborasi maju bersama antardaerah di Jawa Tengah. Semoga melalui pertemuan ini kita dapat saling berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi untuk kemajuan daerah masing-masing," imbuh Wakil Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Blora, Ahmad Gojali, menjelaskan bahwa tujuan kunjungan Pemerintah Kabupaten Boyolali adalah mempelajari tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mengelola potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Blora.

"Fokus pembelajaran yang ingin diketahui adalah pengelolaan sumur tua dan sumur rakyat yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Blora," jelas Ahmad Gojali. (Humas/Redaksi)


Share:

Nobar Perempat Final Piala Dunia 2026, TNI dan Warga Ramaikan Berbagai Titik di Wilayah Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Belgia pada Sabtu dini hari (11/07/2026) disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Blora.

Sejumlah Koramil jajaran Kodim 0721/Blora menggelar nonton bareng (nobar) bersama warga di berbagai titik sebagai sarana mempererat kebersamaan dan komunikasi dengan masyarakat.
Kegiatan nobar berlangsung serentak dengan melibatkan anggota TNI dan masyarakat yang bersama-sama menyaksikan jalannya pertandingan dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban.

Selain menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola dunia, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Antusiasme warga terlihat sejak pertandingan dimulai hingga peluit panjang dibunyikan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di setiap lokasi nobar. (Pendim/Redaksi)


Share:

208 Mahasiswa Kampus Elit IPB, UNS, dan Al-Anwar Serbu Desa-Desa di Blora, Siap Bantu Pembangunan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebanyak 208 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan STAI Al-Anwar Rembang diterima Pemerintah Kabupaten Blora di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Selasa 7 Juli 2026.

Bupati Blora, Arief Rohman  menyampaikan apresiasi kepada ketiga perguruan tinggi yang selama ini telah menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Blora melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Bora, kami mengucapkan apresiasi penghargaan setinggi-tingginya kepada IPB, UNS, dan STAI AL Anwar yang selama ini sudah bermitra dengan kami, sudah menjalin persaudaraan, kerjasama panjang, dan tentunya diwujudkan dalam bentuk tridharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” ujar Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, kehadiran mahasiswa KKN merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dalam menghadirkan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

"Kabupaten Blora masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketahanan pangan, pembangunan ekonomi, peningkatan daya saing desa, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS)," jelas Bupati Blora.

Bupati Blora berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat semakin memperkuat pembangunan daerah.

"Sinergi ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta nilai-nilai keagamaan diyakini menjadi modal penting untuk mewujudkan Kabupaten Blora yang maju, berkelanjutan, dan semakin sejahtera," tandas Bupati Blora.

Sementara itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno mengungkapkan bahwa UNS siap membantu desa-desa di Kabupaten Blora untuk mengembangkan potensinya.

“Terima kasih Pak Bupati atas kesediaannya menerima adi-adik mahasiswa di Kabupaten Blora, Jadi program utama kita ya terkait dengan SDGs, ya terkait dengan pengentasan kemiskinan, terkait dengan pendidikan, terkait dengan kesehatan, dan juga kerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu agar masyarakat untuk mengembangkan diri sesuai dengan potensi di masing-masing desa. Harapan kami ya adik-adik bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di desa lokasi, pada khususnya dan Kabupaten Blora,” ungkap Joko Sutrisno.

Pada kesempatan itu, Ketua Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Dr. Ir. Burhanuddin menyampaikan bahwa pihak IPB siap mendukung pembangunan Kabupaten Blora dengan berbagai inovasi.

“Terima kasih Pak Bupati, Blora memang bergelora,  inovasi ini menjadi titik fokus kami. Jadi kami ingin selaras dengan Kabupaten Blora supaya menjadi kabupaten yang paling inovatif,” tambah Burhanuddin. (Humas/Redaksi)

Share:

Sentuhan Magis Penyuluh Agama Blora: Ubah Ritual Nikah Jadi Ladang Pahala Lewat 'Gembol Catin'


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Bupati Blora, Arief Rohman menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Blora yang mengusung tema 'Merawat Negeri, Menjaga Harmoni', Rabu 8 Juli 2026) di PP Al Mujahidin Randublatung.

Kegiatan tersebut diisi dengan seminar, cek kesehatan gratis, bakti sosial, penanaman pohon, pelepasan burung merpati sebagai simbol kedamaian, serta penyerahan Sedekah Pohon.

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi atas kiprah IPARI yang dinilai telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, saya mengucapkan selamat memperingati HUT IPARI yang ke-3. Di usia yang masih muda ini, IPARI telah menunjukkan peran strategisnya sebagai garda terdepan dalam membangun mental, spiritual, dan kohesi sosial masyarakat. Sesuai dengan tema hari ini, Merawat Negeri, Menjaga Harmoni, komitmen ini harus terus kita tancapkan kuat-kuat di Blora," ujar Bupati.

Bupati juga mengapresiasi lahirnya gerakan "Jejak Jati" yang merupakan akronim dari Jaga Ekoteologi, Jalin Persaudaraan, Tanam Iman.

"Saya mengapresiasi gagasan luar biasa hari ini, yaitu gerakan Jejak Jati (Jaga Ekoteologi, Jalin Persaudaraan, Tanam Iman). Filosofi ini sangat mendalam," katanya.

Menurut Bupati, gerakan tersebut sejalan dengan nilai-nilai ekoteologi yang mengajarkan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama.

"Melalui dimensi Ekoteologi, kita disadarkan bahwa merawat alam adalah bagian langsung dari manifestasi keimanan. Agama tidak hanya mengatur hubungan vertikal manusia dengan Sang Pencipta atau horizontal dengan sesama manusia, tetapi juga hubungan sirkular dengan alam semesta," ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, Bupati bersama jajaran IPARI dan para tamu undangan mengikuti gerakan Jejak Jati melalui penanaman pohon bersama, pelepasan burung merpati secara simbolik, serta penyerahan Sedekah Pohon.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora juga menyampaikan dukungan terhadap program Gembol Catin (Gerakan Ekoteologi Memberi Bibit Pohon Oleh Calon Pengantin) sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak awal membangun rumah tangga.

"Hari ini, komitmen ekoteologi itu kita wujudkan secara nyata melalui aksi Sedekah Pohon serta simbolis penyerahan dan penanaman pohon lewat program Gembol Catin," tegas Bupati.

Melalui program tersebut, diharapkan setiap ikatan pernikahan tidak hanya melahirkan keluarga yang sakinah, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan bagi lingkungan melalui budaya menanam pohon sebagai investasi bagi generasi mendatang.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar IPARI Kabupaten Blora atas dedikasinya dalam menjaga kerukunan umat beragama sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

"Terima kasih kepada seluruh keluarga besar IPARI Kabupaten Blora yang terus menjadi garda terdepan dalam membangun kehidupan beragama yang rukun, moderat, dan peduli terhadap kelestarian alam. Semoga ikhtiar bersama ini menjadi amal kebaikan yang memberi manfaat bagi masyarakat dan masa depan Blora," pungkasnya. (Humas/Redaksi)

Share:

Kodim 0721/Blora Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 10 Titik, Perkuat Kebersamaan Masyarakat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kodim 0721/Blora kembali menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan pertandingan Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Maroko yang dilaksanakan secara serentak di 10 titik jajaran Koramil bersama masyarakat, Jumat 10 Juli 2026 dini hari.

Kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum pertandingan dimulai. Warga dari berbagai kalangan hadir memenuhi lokasi nobar untuk menyaksikan laga perempat final Piala Dunia 2026 dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh keakraban.

Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan Nobar Kebangsaan bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat.

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti nonton bareng, kedekatan TNI dengan rakyat akan semakin erat," ujar Dandim.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Kodim 0721/Blora dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif melalui pendekatan humanis serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian Nobar Kebangsaan di 10 titik berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat semangat persatuan di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)


Share:

285 Mahasiswa KKN Dilepas Bupati, Regular di 4 Kecamatan Wilayah Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora  melaksanakan pengiriman mahasiswa untuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), pada Senin 6 Juli 2026 pelepasan  dilaksanakan di pendopo rumah dinas Bupati Blora, diikuti oleh ratusan mahasiswa berbagai program studi.

Pelepasan KKN dipimpin langsung oleh Rektor IAI Khozinatul Ulum Blora, KH. Ahmad Zaki Fuad,  bersama Bupati Blora, Arief Rohman ditandai dengan pemakaian jaket almamater KKN kepada empat perwakilan mahasiswa.

“Total mahasiswa yang mengikuti KKN tahun ini adalah 285 orang. Sebanyak 261 mahasiswa akan mengikuti KKN regular di 4 Kecamatan wilayah Kabupaten Blora, seperti Kedungtuban, Jati, Kradenan, dan Randublatung. KKN mulai 7 Juli besok hingga akhir Agustus. Selanjutkan paparan hasil KKN akan digelar pada September,” ucap Ahmad Zaki Fuad.

Sedangkan 24 mahasiswa lainnya, lanjut  Rektor IAI Khozinatul Ulum Blora, bersama 6 dosen pembimbing akan mengikuti KKN Internasional di Malaysia, yakni di Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia, kemudian akan diterjunkan di lembaga pendidikan terdekat dengan kampus, sharing penelitian, kolaborasi dan pertukaran budaya selama 25 hari.

"Tidak hanya pengabdian kepada masyarakat tetapi juga meningkatkan ketrampilan komunikasi internasional dan mengenalkan Islam moderat dari Indonesia ke Malaysia,” ujar Ahmad Zaki Fuad.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman mengapresiasi IAI Khozinatul Ulum Blora yang secara konsisten dan progresif menyelenggarakan KKN ke-16, bahkan melebarkan jangkauan globalnya melalui KKN Luar Negeri ke-2 di Malaysia. Ini adalah bukti nyata eksistensi IAIKU sebagai institusi yang responsif terhadap tantangan zaman.

“Terimakasih IAI Khozinatul Ulum yang terus konsisten melaksanakan KKN hingga kali ke 16 dan kedua di tingkat internasional. Bagi yang KKN di Blora, kami minta dibantu 2 program utama yakni pendataan dan pemetaan anak tidak sekolah (ATS), serta pendalaman program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) di masing-masing sekolah yang ada di desa,” ucap Bupati Blora.

Bupati Blora berharap seluruh mahasiswa bisa membuat database ATS di desa lokasi KKN masing-masing. Dipetakan usia, alamat rumahnya, kondisi ekonominya hingga penyebab ia putus sekolah.

“Pemkab ingin agar seluruh ATS bisa terdata dengan baik. Jangan sampai ada yang luput, kita atasi bersama ATS agar bisa kembali ke bangku sekolah. Jika tidak memungkinkan sekolah reguler, bisa diusahakan ke kejar paket. Oleh karena itu mahasiswa bisa bersinergi dengan pemerintah desa masing-masing dalam melakukan pemetaan,” ajak Bupati Blora.

Kepada 24 mahasiswa yang akan berangkat ke Malaysia, Bupati Blora minta mahasiswa bisa mengemban misi penting sebagai duta budaya dan agen intelektual. Dikancah internasional, kalian dituntut untuk menunjukkan komparasi adaptif.

"Pelajari bagaimana tata kelola komunitas masyarakat disana, serap aspek positifnya, dan formulasikan pemikiran kritis tersebut untuk diaplikasikan sekembalinya ke tanah air. Ini adalah langkah konkret pembentukan global mindset yang berakar pada ke-Islam-an dan kearifan lokal,” tandas Bupati Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Ikut Turun Ke Sawah, Bupati Blora Kaget Lihat Hasil Panen Padi Organik Garapan NU


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Ditengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, model pertanian organik berbasis pemberdayaan petani yang dikembangkan PCNU Kabupaten Blora mulai menunjukkan hasil. Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman turun langsung mengikuti panen padi organik di Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Sabtu 4 Juli 2026.

Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi milik petani bernama Slamet dengan estimasi hasil mencapai 2 ton gabah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh, Ketua PCNU Blora H. M. Fatah, M.Ed., Camat Kedungtuban, jajaran LPPNU Blora, serta ratusan petani organik binaan.

Di balik panen tersebut, terdapat ekosistem pertanian yang tengah dibangun oleh PCNU Blora melalui pendampingan budidaya, penguatan kelembagaan petani, hingga pemasaran hasil panen. Saat ini, program tersebut telah menjangkau lahan seluas 41,3 hektare dengan melibatkan 139 petani binaan.

Pada musim tanam pertama tahun 2026, total produksi yang dihasilkan petani binaan diperkirakan mencapai sekitar 120 ton gabah kering panen (GKP). Namun, sebagian besar hasil produksi masih digunakan untuk konsumsi rumah tangga petani karena mayoritas peserta program merupakan petani gurem dengan kepemilikan lahan yang relatif terbatas.

Meski demikian, sebagian hasil panen telah berhasil masuk ke rantai pemasaran yang lebih terstruktur. Melalui Koperasi Berkah Jagad Nusantara milik LPP PCNU Blora, hasil panen petani dibeli secara langsung sehingga memberikan kepastian pasar bagi petani.

Pada musim panen tahun ini, koperasi tersebut diperkirakan menghimpun sekitar 19 ton gabah dari petani binaan untuk diproses dan dipasarkan lebih lanjut.

Gus Arief sapaan akrab Bupati Arief Rohman menilai, model yang dikembangkan PCNU dan LPPNU Blora menjadi contoh bagaimana sektor pertanian tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga membangun rantai nilai dari hulu hingga hilir.

"Kami mengapresiasi pendampingan yang dilakukan PCNU dan LPPNU Blora. Tidak hanya mendampingi proses budidaya, tetapi juga sampai tahap pengemasan dan pemasaran produk. Ini penting agar petani mendapatkan nilai tambah yang lebih besar," kata Gus Arief dalam sambutannya.

Menurut Gus Arief, pertanian organik memiliki prospek yang semakin menjanjikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pangan sehat dan ramah lingkungan. Selain itu, sistem pertanian organik juga dinilai mampu menjaga kualitas tanah dan mendukung keberlanjutan produksi pangan jangka panjang.

Gus Arief menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah, terutama dalam mendukung agenda ketahanan pangan dan energi yang menjadi prioritas nasional.

"Saat ini pemerintah sangat konsen pada ketahanan pangan dan energi. Karena itu pengembangan pertanian organik perlu terus diperluas dan diperkuat. Kami ingin sektor pertanian menjadi semakin produktif sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Sementara itu, Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh mengapresiasi langkah PCNU Blora yang tidak hanya mendorong peningkatan produksi pertanian, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendekatan kelembagaan.

Menurutnya, keberhasilan program pertanian tidak cukup diukur dari besarnya hasil panen, melainkan dari kemampuan petani memperoleh akses teknologi, pendampingan, dan pasar yang berkelanjutan. 

Dengan luas lahan binaan yang terus bertambah dan sistem pemasaran yang mulai terbentuk, Blora berupaya menempatkan pertanian organik bukan sekadar gerakan budidaya, tetapi juga sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi pedesaan dan ketahanan pangan daerah. (Humas/Redaksi)
Share:

Hot News

Pegiat dan Perangkat Desa di Blora Ikuti Program Rekognisi Pembelajaran Lampau di Unnes Semarang

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) diti...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »