𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Proses pembangunan Jembatan Aramco atau yang dikenal masyarakat sebagai Jembatan Merah Putih di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Selasa (26/5/2026), pembangunan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 70 persen.
Pada tahap pengerjaan saat ini, personel Koramil 09/Randublatung bersama masyarakat melaksanakan penimbunan struktur jembatan dengan mengangkut batu dan tanah guna memperkuat serta memadatkan pondasi.
Jembatan dengan panjang 28 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3,5 meter tersebut nantinya akan menjadi akses penghubung vital bagi sejumlah wilayah di sekitar Desa Sambongwangan. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial warga.
Kepala Desa Sambongwangan, Wahyudi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terlaksananya pembangunan Jembatan Merah Putih yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, pembangunan Jembatan Merah Putih ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga Dukuh Sambongwangan dan Dukuh Nguleng, serta menghubungkan akses menuju Desa Gembyungan, Kepoh, dan desa-desa lainnya,” ujar Wahyudi di lokasi kegiatan.
Menurutnya, pembangunan jembatan telah berlangsung selama kurang lebih tiga pekan dan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat, mengingat sebelumnya akses penghubung antarwilayah mengalami kendala.
Ia juga menjelaskan bahwa di sekitar lokasi masih terdapat sisa tiang jembatan lama peninggalan jalur lori pengangkut hasil hutan pada masa lampau.
“Dulu di lokasi ini terdapat jembatan lori yang digunakan untuk mengangkut hasil hutan. Kini keberadaan Jembatan Merah Putih diharapkan dapat kembali menjadi sarana penunjang aktivitas masyarakat,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Wahyudi berharap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus mendapat perhatian.
“Semoga pembangunan seperti ini terus berlanjut sehingga masyarakat di desa dan pelosok semakin merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Danramil 09/Randublatung Kapten Kav Teguh Linarto menyampaikan bahwa keterlibatan personel TNI dalam pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan rakyat.
“Melalui karya bakti ini, kami berharap pembangunan jembatan dapat segera selesai sehingga masyarakat dapat kembali menikmati akses transportasi yang aman dan lancar,” tegasnya. (Pendim/Redaksi)





