Momen HUT ke-81 RI di Kabupaten Blora, Bupati Ajak Warga Kirim Doa dan Uluran Tangan untuk Korban Gempa NTT
DPRD Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA - PPAS APBD Kabupaten Blora 2026
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026, sekaligus Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027.
Penandatanganan tersebut dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blora, Kamis (13/8/2026), sebagai bagian penting dari rangkaian proses penyusunan dan penetapan kebijakan anggaran daerah.
Rapat paripurna dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Blora, Forkopimda Kabupaten Blora, Ketua Pengadilan Negeri Blora, Komandan Batalyon 410/Alugoro Blora atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Blora beserta jajaran Staf Ahli Bupati, Asisten dan Kepala Bagian, para Kepala Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Blora, pimpinan partai politik dan organisasi kemasyarakatan, serta insan media.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blora menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Blora atas kerja sama yang telah terjalin selama proses pembahasan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 maupun KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027.
Menurutnya, kesepakatan yang dapat dicapai merupakan wujud sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam memastikan kebijakan anggaran dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blora.
“Adanya masukan dan saran yang disampaikan kepada kami menunjukkan bahwa fungsi legislatif dan eksekutif berjalan dengan harmonis dan sinergis, sehingga masing-masing pihak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Kami meyakini bahwa hal tersebut didasari niat dan komitmen bersama untuk membawa kemajuan pembangunan Kabupaten Blora,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan, Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026 merupakan bagian dari tahapan penetapan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Penyusunannya didasarkan pada Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blora Tahun 2026 serta Perubahan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Tahun 2026.
Perubahan tersebut diperlukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap dinamika pelaksanaan anggaran dan perkembangan kondisi daerah yang tidak sesuai dengan asumsi awal KUA. Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Dalam regulasi tersebut, perubahan KUA dan PPAS dapat dilakukan apabila terdapat pelampauan atau tidak tercapainya proyeksi pendapatan daerah, pelampauan atau tidak terealisasinya alokasi belanja daerah, maupun perubahan sumber dan penggunaan pembiayaan.
“Perubahan KUA merupakan dokumen yang terkait dengan proses penyusunan Perubahan APBD yang dibahas antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan DPRD Kabupaten Blora. Dalam Perubahan KUA tersebut memuat beberapa kebijakan umum yang menjadi landasan dalam penyusunan Perubahan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026,” jelasnya.
Selain membahas perubahan kebijakan anggaran Tahun 2026, Rapat Paripurna juga menjadi momentum penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027.
Penandatanganan tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, yang mengatur bahwa kesepakatan terhadap rancangan KUA dan rancangan PPAS ditandatangani oleh kepala daerah dan pimpinan DPRD paling lambat pada minggu kedua bulan Agustus.
Dengan ditandatanganinya kedua dokumen kesepakatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora bersama DPRD selanjutnya akan melanjutkan tahapan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026 serta Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027.
Bupati berharap sinergi dan komunikasi yang telah terbangun antara Pemerintah Kabupaten Blora dan DPRD dapat terus dipertahankan dalam setiap tahapan pembahasan anggaran berikutnya.
“Dengan telah ditandatanganinya Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 beserta KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 maka kita akan segera melanjutkan pada proses berikutnya yaitu penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026 dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027,” ungkapnya.
Menurut Bupati, kerja sama yang harmonis antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting dalam memastikan proses penganggaran daerah berjalan secara tertib, transparan, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan dan DPRD untuk terus menjaga komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan pembangunan agar kebijakan yang ditetapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap kerja sama yang telah terjalin dengan baik saat ini dapat dijaga dan dilanjutkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan rahmat, taufiq, hidayah dan inayah-Nya kepada kita sehingga mampu melaksanakan amanah yang dibebankan pada pundak kita dengan penuh rasa tanggung jawab,” pungkasnya.
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blora yang dilaksanakan pada:
Kamis, 13 Agustus 2026, Waktu :Pukul 13.00 WIB dilaksanakan Pukul 17.45 WIB.
Tempat : Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab. Blora
Acara :
1.Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan KUA - PPAS APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026
2. Penandatanganan Nota Kesepakatan RancanganKUA-PPAS APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran
(Humas/Redaksi)
TMMD Sengkuyung Tahap III di Blora Resmi Ditutup, Pembangunan Jalan, Talud dan RTLH Tuntas 100 Persen
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kodim 0721/Blora resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026).
Upacara penutupan dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhy Agus Setiyanto, S.Sos., sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.”
Penutupan ditandai dengan penyerahan simbolis peralatan kerja, penandatanganan naskah serah terima hasil TMMD antara Kodim 0721/Blora dan Pemerintah Kabupaten Blora oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., serta pemukulan kentongan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai simbol berakhirnya program.
Dalam kesempatan itu, Dandim membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Pangdam menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh instansi terkait atas dukungan selama pelaksanaan TMMD.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada unsur TNI, Polri, dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program selama satu bulan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat diselesaikan dengan baik.
“Saya berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa yang telah dibangun bersama hendaknya dipelihara dan dirawat dengan baik agar memiliki masa pakai yang panjang,” kata Pangdam dalam amanat tertulis yang dibacakan Dandim.
Selain itu, Pangdam meminta seluruh komandan satuan tugas TMMD melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program sebagai bahan perbaikan untuk kegiatan TMMD berikutnya.
Berdasarkan laporan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun, TMMD yang berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 berhasil mencapai target 100 persen.
Sasaran fisik yang diselesaikan meliputi pembangunan jalan makadam sepanjang 957 meter, pembangunan talud sepanjang 123 meter di sisi kanan dan kiri jalan, serta pembangunan dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sunti dan Slamet Riyadi.
Selain pembangunan fisik, program TMMD juga mencakup berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan bekerja sama dengan dinas dan instansi terkait di Kabupaten Blora.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III tersebut dinilai menjadi bentuk komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat desa.
Usai upacara penutupan, unsur Forkopimda bersama jajaran TNI-Polri, dinas terkait, dan masyarakat meninjau hasil pembangunan fisik serta melakukan pemotongan pita di lokasi jalan makadam sebagai tanda peresmian infrastruktur baru di Desa Gembyungan.
Kegiatan itu turut dihadiri pejabat daerah, jajaran TNI-Polri, unsur Forkopimcam Randublatung, kepala desa, dan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa dan memperkuat ketahanan nasional dari tingkat desa. (Pendim/Redaksi)
Wakil Ketua DPRD Blora Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Penerima Manfaat Perhutanan Sosial
AKBP Inggal Widya Perdana Resmi Jabat Kapolres Blora, Siap Perkuat Pelayanan Publik dan Kamtibmas
Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Kodim 0721/Blora Perkuat Silaturahmi Dengan Masyarakat
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kodim 0721/Blora melalui seluruh Koramil jajaran menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di wilayah binaan masing-masing, Senin (20/7). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat komunikasi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam suasana yang penuh kebersamaan.
Nobar yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Koramil jajaran Kodim 0721/Blora tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Dalam kesempatan itu, prajurit TNI dan warga bersama-sama menyaksikan laga final yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina. Pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis Spanyol 1-0 melalui gol Ferran Torres pada menit ke-61.
Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., mengatakan kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media untuk mempererat hubungan antara TNI dan warga.
"Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Melalui momen sederhana seperti nonton bersama, komunikasi dan kedekatan yang selama ini telah terjalin dapat semakin kuat, sekaligus menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan," ujarnya.
Menurut Yudhi, hubungan harmonis antara prajurit TNI dan masyarakat perlu terus dipelihara melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan. Dengan demikian, sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan di lingkungan dapat semakin ditingkatkan.
Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung juga menjadi wadah memperkuat silaturahmi, membangun kepercayaan, serta meningkatkan kerja sama antara TNI dan warga.
Kegiatan nonton bareng berlangsung hingga pertandingan usai dalam suasana tertib dan penuh semangat. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan diharapkan semakin memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan, sekaligus menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas lingkungan. (Pendim/Redaksi)
66 Siswa Ma’rif Jateng Ikut Seleksi Nasional Program Magang di Jepang
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebanyak 66 pelajar Lembaga Pendidikan Maarif Jawa Tengah, baik dari jenjang SMA, SMK, maupun MA, mengikuti seleksi nasional program Magang ke Jepang, di pendopo rumah dinas Bupati Blora Jawa Tengah, Program 'IM Japan' adalah program kerjasama Kemnaker RI – IM Japan. Senin 20 Juli 2026.
Pembukaan ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Bupati Blora, Arief Rohman didampingi Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah, KH. Agus Riyanto, Ketua LP Ma'arif PWNU Jawa Tengah, H. Fakhruddin Karmani, Tim IM Japan Indonesia, Nur Hidayat, dan perwakilan dari Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kemnaker Republik Indonesia, Yanti Apriyanti.
Ketua LP Ma'arif PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani menyampaikan bahwa setiap tahun LP Maarif PWNU Jawa Tengah meluluskan rata rata 34 ribu siswa siap kerja, atau melanjutkan perguruan tinggi. Sehingga ini menjadi tantangan bagi LP Maarif Jawa Tengah untuk membantu mencarikan peluang kerja. Salah satunya melalui program Magang ke Jepang ini.
“Program magang ke Jepang ini, pada awalnya ada 170 yang mendaftar. Namun yang registrasi hanya 67, dan yang datang 66 siswa. Meskipun seleksi awalnya dilaksanakan di Blora, namun pesertanya tidak hanya dari Blora, namun juga beberapa Kabupaten di Jawa Tengah. Seleksi akan dilakukan oleh tim IM Japan dan LP Maarif Jawa Tengah,” ujar Fakhruddin Karmani.
Adapun untuk seleksi final, lanjut Fakhruddin Karmani, akan dilaksanakan di Kota Pekalongan pada 10 Agustus 2026, Pada pra seleksi awal akan dibekali kisi kisi mumpung masih ada kesempatan 3 minggu agar dimaksimalkan oleh teman teman LPK dengan pelatihan khusus.
"Kami berharap prosesnya bisa maksimal,” harap Fakhruddin Karmani.
Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah, Agus Riyanto mengapresiasi terselenggaranya seleksi nasional magang ke Jepang yang diselenggarakan LP Maarif Kerjasama dengan IM Japan dan Kemnaker RI.
“Kami apresiasi program baik ini untuk meningkatkan kualitas SDM lulusan LP Maarif di Jawa Tengah, termasuk Blora. Semoga nanti bisa belajar budaya kerja Jepang yang positif tanpa meninggalkan budaya Indonesia. Ini juga untuk mengurangi angka pengangguran terbuka 4,7 persen atau setara 7 jutaan orang. Tantangan bagi LP Maarif untuk meningkatkan kualitas SDM yang siap kerja,” ucap Agus Riyanto.
Menurutnya, kualitas pendidikan dan SDM di Jepang sudah sangat luar biasa. Oleh karena itu program ini bukan hanya untuk bekerja di Jepang saja namun juga belajar menimba ilmu menjadi SDM yang lebih unggul beradaptasi dengan budaya kerja yang disiplin.
“Semoga seleksi berjalan lancar dan bermanfaat untuk siswa LP Maarif NU di Jawa Tengah. Terimakasih Pak Bupati Blora yang telah mendukung program seleksi nasional magang Jepang ini,” imbuh Agus Riyanto.
Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman mengucapkan terimakasih kepada LP Maarif NU Jawa Tengah dan Kemnaker RI serta IM Japan yang bersedia membuka seleksi magang Jepang di wilayah Kabupaten Blora.
“Semoga anak anak semuanya mampu magang sekaligus bekerja. Tolong ikuti dengan serius, termasuk belajar Bahasa, budaya dll. Ikuti dengan baik, niatkan dengan sungguh sungguh. Tidak hanya Jepang, mungkin kedepan bisa juga ke Korea. Suatu saat jika disana sudah sukses, punya skill dan modal kuat, bisa kembali berusaha ke kampung halaman membangun kampung halaman,” terang Bupati Blora.
Sementara itu, salah satu peserta seleksi, Muhammad Rifai mengaku senang tetapi juga merasa dag dig dug, deg deg_an, antara berani atau tidak, untuk ikut seleksi magang di Jepang.
“Ya karena disana bahasanya kan beda. Kita sudah belajar, tapi ya tetap dredeg Pak. Tapi saya optimis pasti bisa lolos. Baru kali ini saya ikut seleksi magang kerja keluar negeri, mohon doanya semoga memperoleh hasil terbaik,” kata Muhammad Rifai. (Humas/Redaksi)
Kodim 0721/Blora Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kemanunggalan TNI dan Masyarakat
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kodim 0721/Blora melalui jajaran Koramil menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di wilayah binaan masing-masing, Minggu 19 Juli 2026, sebagai upaya mempererat kebersamaan dan komunikasi antara TNI dengan warga.
Kegiatan yang berlangsung serentak di wilayah Koramil jajaran Kodim 0721/Blora tersebut diikuti masyarakat dengan antusias dan berlangsung aman serta tertib.
Dalam kegiatan itu, prajurit TNI bersama warga menyaksikan pertandingan Prancis melawan Inggris yang berakhir dengan kemenangan Inggris dengan skor 6-4.
Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., melalui Danramil 01/Blora Kapten Cpl Sumanto mengatakan kegiatan nobar menjadi salah satu sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui komunikasi yang lebih dekat dalam suasana kebersamaan.
"Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Melalui momen sederhana seperti nonton bersama, komunikasi dan kedekatan yang selama ini telah terjalin dapat semakin kuat, sekaligus menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan," katanya.
Menurut dia, hubungan yang harmonis antara prajurit TNI dan masyarakat perlu terus dibangun melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan sehingga mampu meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di lingkungan.
Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung juga menjadi media untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepercayaan dan kerja sama antara TNI dengan warga.
Kegiatan nobar berlangsung hingga pertandingan usai dengan suasana tertib dan penuh semangat. Warga bersama prajurit TNI mengikuti jalannya pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas sehingga tercipta kebersamaan yang hangat di wilayah binaan masing-masing. (Pendim/Redaksi)
Kakorbinmas Baharkam Polri Tutup Pendidikan dan pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Angkatan XXXII di Blora
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) — Upacara penutupan pendidikan dan pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Angkatan XXXII hasil kolaborasi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Surya Arta Wiguna bersama Baznas Kabupaten Blora ditutup oleh Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Mardiyono, di pendopo rumah dinas Bupati Blora, pada Kamis 16 Juli 2026,
dihadiri Dirbinmas Polda Jateng, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Forkopimda, Kepala OPD dan Camat, Ketua Baznas Blora, pimpinan PT Surya Arta Wiguna, para instruktur, serta seluruh peserta pelatihan.
Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dari Kakorbinmas Baharkam Polri, Polres Blora, Baznas Kabupaten Blora, PT Surya Arta Wiguna, dan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Blora.
"Pemerintah Kabupaten Blora mengapresiasi kolaborasi semua pihak yang telah terjalin dalam penyelenggaraan pelatihan ini. Kami berharap para lulusan pelatihan Gada Pratama mampu menjadi Satpam yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan rasa aman di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat," kata Wakil Bupati Blora.
Pada kesempatan itu, Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Mardiyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pendidikan dan pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama hingga berjalan aman, tertib, dan lancar.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan pelatihan telah dapat dilaksanakan dengan aman, baik, tertib, dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari kesungguhan para peserta, dedikasi para instruktur, kesiapan panitia, serta dukungan semua pihak yang terlibat," ujar Kakorbinmas Baharkam Polri.
Kakorbinmas Baharkam Polri menegaskan bahwa selesainya pelatihan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian sebagai anggota Satpam yang profesional.
"Kepada para peserta yang telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan ini saya ucapkan selamat. Namun perlu saya ingatkan kembali bahwa berakhirnya pelatihan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab saudara sebagai anggota Satpam yang profesional, disiplin, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat nyata di lingkungan kerja masing-masing," tegas Kakorbinmas Baharkam Polri.
Dikemukakan, pelatihan Gada Pratama merupakan bekal dasar bagi calon anggota Satpam dalam melaksanakan tugas pengamanan. Karena itu, seluruh materi yang diperoleh harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas.
"Setiap anggota Satpam harus mampu bertindak cepat, tepat, terukur, humanis, dan sesuai dengan standar operasional prosedur. Jangan pernah menganggap ijazah atau kartu tanda anggota sebagai tujuan akhir. Identitas profesi harus diimbangi dengan kompetensi, tanggung jawab, disiplin, etika, dan kemampuan menjaga kepercayaan pengguna jasa maupun masyarakat," imbuh Kakorbinmas Baharkam Polri.
Kakorbinmas Baharkam Polri juga mengingatkan bahwa Satpam merupakan mitra Polri dalam penyelenggaraan keamanan swakarsa sehingga dituntut menjaga integritas, meningkatkan kewaspadaan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan kepolisian.
"Jadilah Satpam yang bangga terhadap profesinya, tetapi tetap rendah hati dalam melayani, tegas dalam bertindak, namun tetap humanis dalam bersikap," pesan Kakorbinmas Baharkam Polri. (Humas/Redaksi)
Hot News
Momen HUT ke-81 RI di Kabupaten Blora, Bupati Ajak Warga Kirim Doa dan Uluran Tangan untuk Korban Gempa NTT
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Bupati Blora menyampaikan duka cita dan doa bagi masyarakat, korban bencana di sejumlah wila...





