Polres Blora Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Launching SPPG Polri Secara Virtual


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Polres Blora mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang diresmikan langsung Presiden RI melalui Zoom Meeting, Sabtu, 16 Mei 2026.

Kegiatan pusat berlangsung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sementara Polres Blora memusatkan kegiatan di Dukuh Sumengko, Desa Bodeh, Kecamatan Randublatung. Acara dimulai pukul 12.00 WIB dan berjalan kondusif.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H. menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. “Polres Blora bersama Forkopimda dan Forkopimcam Randublatung hadir langsung di lokasi panen raya. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar Polri menjadi garda terdepan menjaga stabilitas pangan,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H.

Hadir dalam kegiatan Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.I.P., http://M.Si., Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0721 Blora yang diwakili, ADM Randublatung Rovi Tri Kuncoro, Kabulog Blora Agus S., Kepala DP4 Ngaliman, S.P., http://M.MA., Ketua Bhayangkari Cabang Blora Ibu Retno Wawan Andi, serta PJU Polres Blora dan jajaran Forkopimcam Randublatung.

Dalam sambutannya secara virtual, Presiden RI mengapresiasi peran Polri dalam mendukung swasembada jagung nasional. Presiden juga meresmikan 166 SPPG Polri sebagai ujung tombak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan melakukan peletakan batu pertama 10 gudang ketahanan pangan Polri. “SPPG ini bukan sekadar dapur, tapi ujung tombak pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Polri harus pastikan distribusi tepat sasaran, higienis, dan akuntabel,” kutip AKP Midiyono.

AKP Midiyono menambahkan, Polri menargetkan 1500 SPPG di seluruh Indonesia pada 2026. Saat ini Polri telah memiliki 18 gudang penyimpanan jagung dengan kapasitas masing-masing 1000 ton. “Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga turun langsung mendukung produksi dan distribusi pangan bersama petani dan BUMDes,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan di Blora meliputi sambutan Kapolres Blora, panen raya simbolis, foto bersama, dan dilanjutkan mengikuti prosesi peresmian secara virtual oleh Presiden RI. Seluruh rangkaian berlangsung aman dan lancar. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung Capai 60 Persen, Hubungkan Tiga Desa


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Sambongwangan, Desa Sambongwangan, Randublatung terus berjalan. Progres pekerjaan sudah mencapai 60 persen.

Jembatan ini dibangun di atas Sungai Sambongwangan dengan panjang 28 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3,5 meter. Lokasinya berada tepat di bawah bekas jembatan lori peninggalan Belanda yang sudah lama rusak dan tak bisa dilalui.

Danramil 09/Randublatung Kapten Kav Teguh Linarto mengatakan, jembatan ini jadi penghubung penting bagi tiga desa sekaligus.

“Jembatan ini menghubungkan Desa Sambongwangan, Desa Gembyungan, dan Desa Kepoh. Kalau selesai, akses warga akan jauh lebih cepat dan aman,” ujarnya.

Sebanyak 1.200 jiwa dipastikan merasakan manfaatnya. Selama ini warga harus memutar jauh atau melewati jalur berbahaya untuk beraktivitas ke desa tetangga.

Pengerjaan dilakukan TNI bersama masyarakat dengan semangat gotong royong. Fokus saat ini pada penguatan struktur dasar jembatan agar tahan lama dan aman saat musim hujan.

Kapten Teguh menambahkan, pembangunan jembatan Aramco ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan desa.

“Harapannya begitu selesai, roda ekonomi dan aktivitas warga di tiga desa ini bisa lebih lancar,” tutupnya.

Warga setempat menyambut baik pembangunan ini. Kasbun, salah satu warga Sambongwangan, mengaku senang dan tidak sabar menunggu jembatan selesai.

“Kami sangat antusias. Adanya jembatan ini nanti pasti mempermudah mobilitas, apalagi untuk anak sekolah dan petani yang bawa hasil panen,” kata Kasbun. (Pendim/Redaksi)

Share:

Hari Pendidikan Nasional di Blora, Bupati Minta Everyplace is School, Everything is Teacher


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menggelar Karya Pendidikan Masyarakat di GOR Mustika Blora,  selama 2 hari 20 Mei hingga 21 Mei 2026.

Karya Pendidikan Masyarakat dibuka oleh Bupati Blora, Arief Rohman  bersama Bunda PAUD / Bunda Literasi Kabupaten Blora, Ainia Solikhah, dan Abdullah Aminudin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jateng.

Kepala Dinas Pendidikan Blora, Sunaryo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan Media publikasi dan edukasi pentingnya peran Pendidikan Masyarakat dalam meningkatkan angka melek huruf masyarakat Blora, utamanya meningkatkan Angka RTLS dan Angka Harapan Lama Sekolah.  Untuk karya produk-produk yang dihasilkan oleh Pendidikan Masyarakat, utamanya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui berbagai pelatihan kewirausahaan dan keterampilan.

"Perserta yang mengikuti kegiatan ini antara lain, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKB),Sanggar Kegiatan Belajar (SKB),Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP),Perwakilan dari SD (K3S) dan SMP (MKKS), IGTKI dan Himpaudi, Dharma Wanita Dinas Pendidikan,Palang Merah Indonesia (PMI),Rangkaian Kegiatan,Pameran gelar karya,Lomba Mewarnai TK/PAUD (1.000 siswa), Pentas anak,Fashion show,Lomba dance,Senam Bersama,Demo keterampilan,Donor darah," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Blora, kepada awak media. Rabu 20 Mei 2026.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman menjelaskan bahwa pendidikan masyarakat merupakan ruh utama dari pembelajaran sepanjang hayat (long-life learning) yang bertujuan untuk memberdayakan individu dan komunitas.

"Ditengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan tidak lagi boleh disekat hanya didalam bangku sekolah formal. Kita harus menanamkan pola pikir bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja," jelas Bupati Blora.

Dikemukakan, kegiatan Karya Pendidikan Masyarakat ini tentunya sangat selaras dengan tema yang diusung pada perhelatan hari ini, yakni  'Everyplace is school, Everything is teacher'.  Pada gelaran ini, lanjut Bupati Blora, Pemerintah Kabupaten Blora sangat mengapresiasi langkah nyata yang diinisiasi oleh DPD FK-PKBM Blora bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

"Kegiatan Gelar Karya ini menjadi jawaban sekaligus wadah penting untuk mengenalkan dan mengamplifikasi inovasi luar biasa dari jalur Pendidikan Non-Formal kepada publik yang lebih luas," ujar Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora menyampaikan bahwa melalui program kesetaraan, literasi, dan vokasi, pendidikan non-formal terbukti menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan mengentaskan kemiskinan di akar rumput, khususnya di wilayah Kabupaten Blora. 

"Gelar Karya ini bukan hanya ajang pameran biasa. Pagi ini, saya sangat bangga melihat stan pameran yang menampilkan kreativitas, kerajinan tangan, produk olahan pangan, hingga inovasi literasi digital hasil karya warga belajar kita," imbuh Bupati Blora.

Selain itu, lanjut Bupati Blora, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi yang sangat kaya, mulai dari Lomba Mewarnai anak PAUD, Lomba Dance tingkat pelajar dan umum, panggung hiburan multi-jenjang, hingga aksi sosial kemanusiaan Donor Darah bersama PMI yang mengusung semangat kearifan lokal yang luar biasa, 'Ojo Leren dadi wong apik'. 

"Dukung terus produk-produk unggulan hasil pelatihan keterampilan warga belajar kita agar mereka dapat terhubung dengan ekosistem industri dan pasar yang lebih luas," tandas  Bupati Blora.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jateng, Abdullah Aminudin mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan ini. Tentunya semangat yang sangat luar biasa ini menunjukkan bahwa kita bersama ini merupakan satu keluarga,  Artinya bahwa nilai pendidikan yang ada di Kabupaten Blora ini betul-betul merasuk oleh karenanya saya tentunya mengucapkan selamat hari pendidikan nasional.

"Mudah-mudahan dengan tema everywhere is school, semua tempat adalah sekolah everything is teacher semuanya segala sesuatu adalah guru ini benar-benar menjadi inspirasi bagi kita semua," kata anggota DPRD Provinsi Jateng. (Humas/Redaksi)


Share:

Sinergi TNI, Pemerintah Daerah dan Warga, Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Terus Dikebut


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Anggota Komando Distrik Militer 0721/Blora bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jumat 22 Mei 2026.

Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan akses transportasi dan memperlancar konektivitas antarwilayah, khususnya penghubung antara Dukuh Kemuning dengan Dukuh Karanganyar, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan.

Adapun sasaran pembangunan meliputi Jembatan Aramco yang berada di aliran Sungai Ceper dengan panjang 20 meter dan lebar 3 meter. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kurang lebih 1.000 jiwa masyarakat di wilayah setempat.

Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama warga menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong guna mempercepat proses pembangunan infrastruktur desa demi mendukung aktivitas dan perekonomian masyarakat.

PS. Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin terus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan warga, termasuk pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Letda Inf Taslan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan warga,” tambahnya.

Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 100 persen pada beberapa tahapan, diantaranya: Pekerjaan persiapan;Pemasangan bouwplank, Pekerjaan cofferdam, Pemasangan cerucuk dolken,Pekerjaan lantai kerja, serta Pekerjaan pondasi footplat dan pilar beton K-350.

Melalui pembangunan Jembatan Aramco tersebut, diharapkan akses mobilitas masyarakat semakin lancar, sehingga mampu menunjang aktivitas sosial maupun perekonomian warga Desa Karanganyar dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)


Share:

Upacara dan Ziarah di TMP Wira Bhakti Warnai Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke- 118 pada tanggal 20 Mei 2026 di Kabupaten Blora  berlangsung khidmat, diawali dengan Upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Blora, Rabu (20/5/2026), dengan Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, sebagai inspektur upacara.

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Blora membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid. 

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap 20 Mei menjadi momentum refleksi perjalanan bangsa. Peringatan ini merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 yang menandai lahirnya kesadaran berbangsa di kalangan kaum terpelajar pribumi.


Secara filosofis, Kebangkitan Nasional dimaknai sebagai proses yang terus menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. 


"Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital," ungkap Wabup membacakan Amanat Menkomdigi

Dalam konteks pembangunan nasional, pemerintah terus mendorong berbagai program strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

"Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat," tambahnya

Salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis yang kini telah berjalan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk memperkuat fondasi kesehatan generasi masa depan.

"Langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM," jelasnya

Di sektor kesehatan, Pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh," sambungnya

Selain itu, penguatan ekonomi masyarakat juga dilakukan melalui koperasi desa.
Upaya kesejahteraan rakyat juga Koperasi diperkuat melalui Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.


"Melalui koperasi tersebut, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri dan tidak bergantung pihak luar" tambahnya


Pemerintah juga memberi perhatian terhadap perlindungan generasi muda di ruang digital.

"Pemerintah juga telah melakukan ikhtiar besar dalam pelindungan generasi muda di ruang digital. Pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) pada awal tahun ini adalah wujud nyata kehadiran negara," Jelasnya

Disampaikan bahwa Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya.


Melalui kebijakan tersebut, diharapkan anak-anak sebagai tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita sebagai kompas utama dalam menghadirkan perubahan nyata di tengah kehidupan masyarakat.

"Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama," pungkasnya

Adapun Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah ”Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.  Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. 

Pasukan upacara terdiri dari berbagai unsur yang mewakili aparat keamanan, pemerintah daerah, pelajar, serta elemen masyarakat. 

Barisan tersebut meliputi pasukan TNI dan POLRI, Satpol PP dan Damkar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), gabungan mahasiswa,siswa SLTA dan SLTP, serta Pramuka. Selain itu, turut hadir Dharma Wanita, TP PKK Kabupaten Blora, Persit, dan Bhayangkari, bersama berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas).

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Ziarah Rombongan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 118. Kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan kepada arwah para pahlawan yang dipimpin oleh Pimpinan Ziarah dari Wakil Kepala Polres Blora, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. 

Selanjutnya, Pimpinan Ziarah melakukan peletakan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan. Kemudian dilanjutkan dengan penghormatan pasukan kepada arwah para pahlawan, sebelum diakhiri dengan prosesi penaburan bunga oleh Pimpinan Ziarah yang diikuti oleh Wakil Bupati Blora, Forkopimda, dan seluruh peserta ziarah.

Ziarah dilaksanakan dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blora, para Kepala OPD, Perwira Kodim dan Kasatdisjan, anggota Kodim 0721/Blora, personel Yonif 410/Alugoro, anggota Polres Blora, serta pasukan gabungan dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)
Share:

Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Capai 80 Persen, Perkuat Akses dan Perekonomian Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Dusun Kemuneng, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, terus dikebut pengerjaannya. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 80 persen dan ditargetkan segera rampung guna menghubungkan Dusun Kemuneng dengan Dusun Karanganyar yang selama ini terpisahkan oleh Sungai Ceper. 

Jembatan dengan panjang 20 meter dan lebar 3 meter tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Sedikitnya 1.000 jiwa akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan infrastruktur tersebut, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.
Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, menyampaikan bahwa sejumlah pekerjaan utama telah selesai dilaksanakan secara optimal.

“Beberapa item pekerjaan yang telah mencapai 100 persen meliputi tahap persiapan, pemasangan bowplank, galian urukan tanah, pemasangan cerucuk dolken, lantai kerja, hingga pembangunan pondasi footplat dan pilar beton K-350,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Ia menambahkan, untuk pekerjaan cefferdam saat ini telah mencapai 80 persen. Sementara itu, tahapan yang masih dalam proses penyelesaian meliputi urukan pasir bawah pondasi serta pengecatan jembatan.

Dalam pelaksanaan pengerjaan di lapangan, kegiatan melibatkan satu personel TNI bersama tujuh warga setempat. Kondisi cuaca yang cerah pada pagi hari turut mendukung kelancaran proses pembangunan. Situasi di lokasi kegiatan juga dilaporkan aman dan kondusif.

Lebih lanjut, Letda Inf Taslan menegaskan bahwa sinergi dan gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat membantu percepatan pekerjaan di lapangan. Melalui kebersamaan dan gotong royong, pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta sesuai kebutuhan warga,” ungkapnya.

Pembangunan Jembatan Aramco ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas antarwilayah di Desa Karanganyar. 

Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat nantinya tidak perlu lagi memutar melalui jalur yang lebih jauh maupun melintasi akses yang rawan ketika musim hujan tiba. (Pendim/ Redaksi)

Share:

HKG PKK Tingkat Jateng Diperingati di Blora, Wagub Apresiasi Inovasi Kencan Bumil dan SIM PKK


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Lapangan Desa Nglangitan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan peran keluarga, kesehatan ibu dan anak, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Selasa (19/5/2026).

Acara dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin, Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini, Ketua TP PKK Kabupaten Blora Ainia Salichah Arief Rohman, jajaran Forkopimda, kepala OPD provinsi dan kabupaten, serta pengurus TP PKK se-Jawa Tengah.

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan program “Kencan Bumil” dan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK sebagai upaya penguatan layanan kesehatan ibu hamil dan digitalisasi data PKK.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah didampingi Ketua TP PKK Provinsi Jateng, Bupati dan Wakil Bupati Blora, beserta Ketua TP PKK Kabupaten Blora.

Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan peninjauan layanan kesehatan dan sosial, seperti program Speling, cek kesehatan gratis, donor darah, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan KB, PAUD, pasar pangan murah, hingga stan UMKM.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin mengatakan, program “Kencan Bumil” dirancang untuk meningkatkan pendampingan kepada ibu hamil melalui keterlibatan kader PKK.

“Konsepnya satu kader mendampingi satu ibu hamil. Persoalan ibu dan anak tidak hanya persoalan medis, tetapi juga sosial. Karena itu pendampingan menjadi penting,” kata Nawal.

Ia menjelaskan, meski angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah terus menurun, kasus tersebut masih ditemukan di sejumlah daerah. Menurut dia, keberadaan SIM PKK juga diharapkan mempermudah pengelolaan dan akses data program PKK secara terintegrasi.

Dalam sambutannya, Nawal turut mengulas sejarah lahirnya PKK di Jawa Tengah. Ia menyebut organisasi tersebut berawal dari gerakan gotong royong perempuan untuk mengatasi persoalan busung lapar di kawasan Dieng, Wonosobo.

“PKK lahir dari semangat kepedulian dan gotong royong perempuan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi inovasi “Kencan Bumil” karena dinilai mampu meningkatkan perhatian keluarga terhadap kesehatan ibu hamil.

“Sering kali ibu hamil periksa tanpa didampingi suami. Padahal suami harus tahu kondisi istrinya sehingga risiko bisa diantisipasi sejak dini,” kata Taj Yasin.

Ia menilai pendampingan sejak masa kehamilan hingga pasca-persalinan penting untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak.

Selain itu, Taj Yasin juga mengapresiasi peluncuran SIM PKK yang dinilai dapat memperkuat sistem monitoring program pemberdayaan masyarakat.

“Saya sudah melihat langsung SIM PKK. Ini sangat membantu untuk pemantauan program secara cepat dan terintegrasi,” ujarnya.

Taj Yasin juga mengapresiasi gerakan penanaman pohon dan bantuan bibit tanaman yang diberikan kepada masyarakat dalam rangkaian HKG PKK ke-54 di Blora.

Menurut Taj Yasin, gerakan penghijauan yang digagas TP PKK Kabupaten Blora bersama Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora itu dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menjaga lingkungan.

“Terima kasih, ini bagian dari program PKK Blora melalui gerakan tanam yang rutin dilakukan setiap Rabu Pon,” kata Taj Yasin.

Bibit tanaman tersebut ditanam di sekitar rumah dan pekarangan warga agar dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan pangan rumah tangga.

Taj Yasin juga menjelaskan bahwa berbagai program PKK sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045.

Dikesempatan yang sama, Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menunjuk Kabupaten Blora sebagai tuan rumah HKG PKK ke-54 tingkat provinsi.

Ia menegaskan Pemkab Blora selama ini terus mendukung berbagai program PKK, terutama di bidang ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, dan kesehatan masyarakat.

“PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program prioritas pemerintah, Ibu-ibu desa bisa support, untuk hasil umkm desa bisa dijual di Koperasi Desa Merah Putih” kata Bupati Arief.

Ia mendorong produk UMKM desa dapat dipasarkan melalui koperasi desa sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Bupati Arief juga menyinggung program “Sedekah Buku” yang digagas TP PKK bersama Dinas Perpustakaan untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat.

“Nanti buku-buku itu bisa disalurkan ke madrasah, mushala, masjid desa, dan perpustakaan sekolah,” ujarnya.

*Penanaman Pohon dan Bantuan Sosial*

Rangkaian kegiatan HKG PKK juga diisi dengan penanaman pohon serentak oleh Wakil Gubernur, Ketua TP PKK Provinsi Jateng, Bupati dan Wakil Bupati Blora, serta pengurus PKK.

Selain itu dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara BKKBN dan TP PKK Provinsi Jawa Tengah dengan Universitas Diponegoro.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis, antara lain sertifikat pelatihan “Kencan Bumil”, bantuan sembako, bibit tanaman, bantuan kelompok usaha bersama (KUBE), kartu identitas anak (KIA), paket ternak ayam petelur, hingga alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Kegiatan ditutup dengan grebeg gunungan, pemotongan tumpeng HKG PKK, penyematan pin kader PKK, dan dialog interaktif daring bersama Kabupaten Pekalongan, Wonogiri, dan Sragen. (Humas/Redaksi)
Share:

Dandim 0721/Blora Pimpin Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Sendangwungu


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kodim 0721/Blora secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis 21 Mei 2026.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhy Agus Setiyanto, S.Sos., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Penutupan TMMD ditandai dengan penyerahan simbolis peralatan kerja, penandatanganan naskah serah terima hasil TMMD antara Kodim 0721/Blora dengan Pemerintah Kabupaten Blora oleh Bupati Blora diwakili Asisten 1 Setda Blora Agus Puji Mulyono, S.Sos, M.Si., serta pemukulan kentongan bersama unsur Forkopimda sebagai tanda berakhirnya kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0721/Blora membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han.

Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Bupati/Walikota beserta jajaran Forkopimda dan dinas terkait atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan TMMD.

Pangdam juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, pemuda, pelajar, serta masyarakat yang selama satu bulan penuh telah bekerja sama dan bergotong royong menyelesaikan seluruh program TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik.

“Saya berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya juga menitipkan pesan agar apa yang telah kita bangun bersama ini dapat dipelihara dan dirawat dengan baik sehingga memiliki masa pakai yang panjang,” demikian amanat Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga menekankan kepada seluruh Dansatgas TMMD agar segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap hasil kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan pada pelaksanaan TMMD di masa mendatang.

Sementara itu, berdasarkan laporan Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun, pelaksanaan TMMD yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 berhasil mencapai target 100 persen.

Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan jembatan panjang 6 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan talud sepanjang 200 meter sisi kanan/kiri jalan, serta pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak dua unit.

Selain sasaran fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan non fisik berupa penyuluhan, sosialisasi, serta pelatihan pemberdayaan masyarakat yang bekerja sama dengan dinas dan instansi terkait di Kabupaten Blora.

Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini menjadi bukti komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Usai upacara penutupan, unsur Forkopimda bersama jajaran TNI-Polri dan tokoh masyarakat meninjau hasil pembangunan RTLH serta melakukan pemotongan pita di lokasi jembatan sebagai tanda peresmian infrastruktur baru di Desa Sendangwungu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, jajaran TNI-Polri, unsur Forkompimcam Banjarejo, kepala desa, serta masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa serta memperkuat ketahanan nasional dari tingkat akar rumput. (Pendim/Redaksi)
Share:

Polres Blora Ringkus Komplotan Spesialis Pembobol Toko di Todanan, Kerugian Pemilik Capai Rp 45 Juta


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kepolisian Sektor Todanan, Polres Blora  mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang menyasar Toko Bima Perkasa di Desa Todanan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora Jawa Tengah. Tiga orang tersangka spesialis pembobol toko lintas wilayah diringkus polisi.

Aksi pencurian ini, diketahui terjadi pada Kamis 30 April 2026 sekira pukul 07.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban pemilik toko atas nama SK mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah setelah ratusan pres rokok berbagai merek digondol para pelaku.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto mengungkapkan bahwa kasus menonjol tersebut, menyampaikan  penangkapan komplotan pelaku ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang baik antar wilayah kepolisian di jajaran Polda Jawa Tengah.

"Benar, Unit Reskrim Polsek Todanan bersama Unit Resmob Polres Blora berhasil mengungkap kasus pembobolan toko di wilayah Kecamatan Todanan. Para pelaku merupakan komplotan spesialis pembobol toko lintas wilayah yang terorganisir," ungkap Kapolres Blora, kepada awak media Rabu 20 Mei 2026.

Ketiga tersangka yang diamankan, lanjut Kapolres Blora, masing-masing berinisial S (48) dan TO (27) yang merupakan warga Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, serta HA (36) warga Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang Jawa Tengah.

"Aksi pencurian ini pertama kali diketahui oleh karyawan toko saat hendak masuk kerja," jelas AKP Wawan Andi Susanto.

Lebih lanjut, Kapolres Blora menjelaskan bahwa mereka mendapati etalase rokok didekat kasir dalam kondisi berantakan. Saat diperiksa lebih lanjut, pintu gudang penyimpanan dan pintu belakang toko sudah dalam keadaan terbuka.

"Setelah dicek bersama pelapor, ratusan pres rokok persediaan di dalam gudang telah raib. Total kerugian yang dialami pihak toko mencapai Rp 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah)," kata Kapolres Blora.

Dikemukakan, pengungkapan kasus ini bermula pada Jumat 15 Mei 2026, saat Anggota Unit Resmob Polres Blora menerima informasi bahwa Unit Resmob Polresta Cilacap telah mengamankan tiga orang pelaku curat. Berdasarkan hasil pemeriksaan di Cilacap, komplotan tersebut mengaku pernah melancarkan aksinya di wilayah hukum Polres Blora, tepatnya di Kecamatan Todanan.

"Mendapat informasi penting tersebut, Unit Resmob Polres Blora bersama Unit Reskrim Polsek Todanan langsung bergerak menuju Polresta Cilacap untuk melakukan konfirmasi dan pemeriksaan mendalam. Hasilnya, ketiga pelaku mengakui telah membobol Toko Bima Perkasa di Todanan," ucap Kapolres Blora.

Disampaikan, dari tangan para tersangka dan tempat kejadian perkara, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 10 bungkus rokok yang tercecer di belakang toko, satu buah tangga bambu yang digunakan memanjat, satu buah linggis dan obeng sebagai alat pembobol, serta uang tunai sebesar Rp 1.200.000,- yang merupakan uang sisa hasil penjualan rokok curian.

"Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan," tegas Kapolres Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Hot News

Polres Blora Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Launching SPPG Polri Secara Virtual

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Polres Blora mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Groundbreaking 10 Gu...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »