Manganan Janjang Blora Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Ada yang istimewa di 'Manganan Janjang' yang digelar warga masyarakat Desa Janjang, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora Jawa Tengah, sertifikat dan piagam penghargaan diserahkan dalam acara tersebut, di kompleks Makam dan Tapaan Mbah Janjang (Jatikusuma, Jatiswara), Jumat 27 Maret 2026.  

Pada Manganan Janjang, sertifikat dan piagam penghargaan diserahkan oleh Bupati Blora, Arief Rohman yang datang di tradisi manganan Janjang itu, dengan didampingi Ketua TP PKK, Wakil Bupati, Sri Setyorini, dan jajaran Forkopimda Blora,

Sertifikat dan piagam penghargaan yang diserahkan itu, masing-masing sertifikat dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, nomor 169/WB/KB.00.01/2025, perihal penetapan Manganan Janjang sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. 

Bersamaan itu, juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan, Surat Keputusan Bupati Blora nomor 400.6/487/2025 tertanggal 19 Desember 2025 yang menetapkan Desa Janjang sebagai Desa Budaya di Kabupaten Blora.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Janjang, Ngasi menyampaikan syukur atas gelaran Manganan Janjang tahun ini berjalan lebih ramai dibandingkan tahun lalu. 

“Alhamdulillah tahun ini lebih ramai dibandingkan tahun lalu. Tidak hanya warga Blora saja yang hadir. Ada dari Jawa Timur bahkan Jawa Barat. Manganan Janjang ini diselenggarakan setiap Jumat Pon setelah Lebaran Idul Fitri setiap tahunnya. Terimakasih juga atas hadirnya Pak Bupati dan rombongan. Semoga membawa keberkahan untuk desa kami. Cuacanya juga cerah, tidak hujan, semoga desa kami jauh dari pagebluk,” ungkap Ngasi.

Bupati Blora berharap sertifikat dari Menteri Kebudayaan tentang penetapan Manganan Janjang sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, dan SK Bupati Blora tentang penetapan Desa Budaya untuk Janjang, bisa semakin mengukuhkan Desa Janjang sebagai pusat pelestarian budaya di Kabupaten Blora.

"Ini sudah paten dan harus terus kita lestarikan Manganan Janjang ini. Selain menjadi daya tarik wisata religi, juga bisa menjadi pendorong bangkitnya perekonomian desa,” ucap Bupati Blora.

Bupati Blora melihat langsung ada ratusan pedagang makanan, minuman, pakaian, jajanan hingga mainan anak ikut ngalap rezeki dari para peziarah. Halaman rumah rumah warga hingga halaman sekolah penuh menjadi tempat parkir dadakan selama event tahunan ini.

“Luar biasa Manganan Janjang ini. Menjadi tradisi budaya sedekah bumi yang paling ramai, paling banyak pengunjungnya di Kabupaten Blora. Potensinya bagus untuk menggerakkan ekonomi desa. Semoga kedepan bisa ditata lebih baik oleh Pak Kades Janjang. Ini wujud kerukunan, kebersamaan dan potret semangat berbagi untuk sesama. Sekaligus bentuk kekompakan warga masyarakat desa untuk bersama sama berdoa untuk keselamatan desa Janjang, dan Kabupaten Blora. Apalagi akses jalan dari Cabak ke Janjang sudah selesai dibangun, jadi lebih nyaman kesini,” ucap Bupati Blora.

Salah satu warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sumirah (56) 
mengaku sering datang ke acara Manganan Janjang ini bersama suami dan anak anaknya. 

“Sudah enam kali saya ikut Manganan di Janjang ini. Awalnya dulu pengen ziarah sekaligus cari nasi berkat yang dibungkus daun jati rasanya sedap mas. Namun belakangan ini saya ikut menyerahkan ambeng ingkung untuk dibagikan bersama. Idep-idep ikut bersedekah untuk sesama. Acaranya bagus kok, semuanya kelihatan guyub rukun,” ucap Sumirah.

Juga warga Rembang Jawa Tengah, Radit (25) menyampaikan senang bisa hadir langsung ke acara Manganan Janjang. Ia mengaku baru sekali ini ikut acara Manganan Janjang.

“Tadinya penasaran karena diceritain saudara. Nah kebetulan ini tadi pas main ke Blora sekalian saja ke Janjang. Bagus sih tradisinya masih kuat. Meskipun letaknya pelosok, ternyata pengunjungnya ribuan dari berbagai daerah. Jalannya juga sudah bagus, suasananya seger adem di komplek sini. Betah rasanya,” ujar Radit.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan bahwa baru kali ini ikut acara Manganan Janjang.

“Sering beberapa kali ke Janjang. Tapi acaranya lain. Kalau untuk Manganan Janjang baru kali ini. Ternyata ramai sekali. Potensinya luar biasa. Tadi saya juga dapat berkat bungkus daun jati rasanya enak khas ndeso ngangeni. Tahun depan pasti akan kesini lagi. Keren Janjang,” ujar Wakil Bupati Blora. 

Untuk diketahui, diacara manganan Janjang 2026 kali ini, tampak ribuan warga dari berbagai daerah, sejak pagi silih berganti berjalan kaki menaiki anak tangga komplek makam gedong, untuk bersedekah mengirimkan makanan berupa ambeng ingkung ayam atau nasi berkat. 

Makanan itu dibagikan secara gratis kepada seluruh pengunjung usai berziarah ke makam Mbah Janjang. Oleh karena itu dinamakan 'Manganan', saling berbagi makan makan gratis sebagai bentuk syukur atas hasil bumi satu tahun terakhir.

Pihak desa atau Pemerintah Desa Janjang juga menyembelih hewan seperti sapi dan kambing di komplek makam tersebut. Yang kemudian dagingnya dimasak bersama sama dan dibagikan secara gratis kepada seluruh pengunjung atau peziarah.

Uniknya, semua nasi dan bumbu yang dibagikan dibungkus dengan daun jati sesuai antrian kedatangan peziarah. Pihak panitia menyediakan ribuan daun jati untuk peziarah. Masing-masing mengambil daun jati itu untuk dasar antrian pembagian nasi berkat dari panitia. Yang dibuka di gazebo utara makam utama.

Selama acara manganan Janjang 2026 berlangsung, juga diramaikan dengan pertunjukan kesenian wayang krucil khas Janjang. Yang merupakan peninggalan Mbah Jatikusumo Jatiswara. Potret budaya lokal yang terus dilestarikan sebagai pengiring acara Manganan Janjang. (Humas/Redaksi)

Share:

Babinsa Koramil 02/Jepon Terus Monitoring Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Binaan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus didukung oleh TNI AD melalui peran aktif para Babinsa di wilayah. Pada Sabtu, 28 Maret 2026, Sertu Siswanto Babinsa Koramil 02/Jepon melaksanakan pengawasan dan monitoring pembangunan Koperasi Merah Putih yang berlokasi di Desa Palon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Selain itu, Sertu Sismanto turut melakukan komunikasi dengan para pekerja untuk memastikan tidak ada hambatan berarti selama proses pembangunan berlangsung. 

Menurutnya, Koperasi Merah Putih menjadi salah satu program strategis desa yang diharapkan mampu menjadi pusat penguatan ekonomi warga, baik dalam pengelolaan usaha kecil maupun pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. 

“Pembangunan koperasi ini akan memberikan banyak manfaat bagi warga. Kami sebagai Babinsa berkewajiban ikut mengawal agar semuanya berjalan aman, tertib, dan sesuai harapan,” ujar Sertu Sismanto. 

Selama kegiatan berlangsung, seluruh proses pengawasan berjalan aman, lancar, dan kondusif, menunjukkan sinergi yang baik antara aparat desa, pekerja, dan masyarakat. 

Dengan adanya dukungan penuh dari Babinsa, pembangunan Koperasi Merah Putih diharapkan dapat segera rampung dan segera memberikan dampak positif bagi kemajuan ekonomi Desa Palon.  (Pendim/Redaksi)

Share:

Sebagian Wilayah Pulau Jawa Berpotensi Banjir, Berikut Data Flood Hub Terbaru


JAWA TENGAH - Sebagian wilayah Pulau Jawa saat ini tertutup awan hujan tebal. Hal ini dipicu oleh adanya area tekanan rendah di barat daya Jawa yang memengaruhi pola angin dari selatan (Australia). Akibatnya terjadi pertemuan angin dari utara dan selatan yang memicu pertumbuhan awan hujan secara masif. Kondisi ini sudah berlangsung sejak kemarin dan masih berlanjut hingga hari ini.

Dampaknya, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat meningkat dan berisiko menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Berdasarkan data dari Flood Hub (update observasi pukul 10.00 WIB, Kamis 26 Maret 2026), berikut daerah dengan notifikasi potensi banjir tinggi (merah):

1. DKI Jakarta (seluruh wilayah kota administratif)
2. Kota Tangerang
3. Kabupaten Tangerang
4. Kota Tangerang Selatan
5. Kota Depok
6. Kabupaten Bogor
7. Kota Bogor
8. Kota Bekasi
9. Kota Semarang
10. Kabupaten Semarang
11. Kota Surakarta
12. Kabupaten Karanganyar
13. Kota Surabaya

Sementara itu, untuk kategori potensi ringan hingga sedang (kuning), wilayahnya jauh lebih luas dan tersebar di banyak daerah di Pulau Jawa.

Tetap waspada, karena potensi ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dinamika atmosfer yang terus berkembang. Pantau terus informasi cuaca terbaru dan siapkan langkah antisipasi, terutama bagi yang berada di daerah rawan banjir.

Update Peringatan Dini Cuaca Jawa Tengah, Prakirawan BMKG Jawa Tengah

Pada 26 Maret 2026 pkl 14:05 WIB masih berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang pada pkl. 14:15 WIB di Kabupaten Wonogiri: Waduk Gadjah Mungkur, Giriwoyo, Batuwarno, Tirtomoyo, Nguntoronadi, Baturetno, Eromoko, Wuryantoro, Manyaran, Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Sidoharjo, 
Kabupaten Banyumas: Tambak, 
Kabupaten Banjarnegara: Susukan, Mandiraja, Kabupaten Kebumen: Kebumen, Pejagoan, Sruweng, Rowokele, Sempor, Karanganyar, Karanggayam, Sadang, Karangsambung, 
Kabupaten Purworejo: Pituruh, Kemiri, Bruno, Gebang, Bener, 
Kabupaten Wonosobo: Wadaslintang, Kepil, Kertek, Garung, Kejajar, 
Kabupaten Magelang: Salaman, Borobudur, Ngluwar, Salam, Srumbung, Dukun, Sawangan, Muntilan, Mungkid, Mertoyudan, Tempuran, Kajoran, Bandongan, Candimulyo, Pakis, Ngablak, Grabag, Tegalrejo, Secang, Windusari, Kabupaten Boyolali: Selo, Ampel, Cepogo, Boyolali, Mojosongo, Teras, Sawit, Banyudono, Sambi, Ngemplak, Nogosari, Simo, Kabupaten Klaten: Juwiring, Wonosari, Delanggu, Polanharjo, Kabupaten Sukoharjo:  Weru, Bulu, Tawangsari, Sukoharjo, Bendosari, Polokarto, Mojolaban, Grogol, Baki, Gatak, Kartasura, Kabupaten Karanganyar:  Jumantono, Ngargoyoso, Karanganyar, Tasikmadu, Jaten, Colomadu, Gondangrejo, Kebakkramat, Mojogedang, Kerjo, Jenawi, 
Kabupaten Sragen: Masaran, Kedawung, Sambirejo, Gondang, Karangmalang, 
Kabupaten Grobogan: Pulokulon, Kradenan, Gabus, Ngaringan, Wirosari, 
Kabupaten Blora: Jati, Randublatung, Kradenan, Jepon, Blora, Tunjungan, Banjarejo, Ngawen, Kunduran, Todanan, Japah, 
Kabupaten Rembang: Sumber, Bulu, Pamotan, Sulang, Kaliori, Rembang, Kabupaten Pati:  Winong, Pucakwangi, Jaken, Batangan, Gembong, Tlogowungu, Gunungwungkal, 
Kabupaten Kudus: Jekulo, Dawe, 
Kabupaten Jepara: Batealit, Keling, Kembang, Pakis Aji, Kabupaten Semarang: Susukan, Kaliwungu, Kabupaten Temanggung: Bulu, Tembarak, Temanggung, Parakan, Ngadirejo, Candiroto, Tlogomulyo, Selopampang, Bansari, Kledung, Wonoboyo, 
Kabupaten Batang: Subah, Batang, Kandeman, Kabupaten Pekalongan: Tirto, Wonokerto, 
Kabupaten Pemalang: Ulujami, 
Kabupaten Brebes: Tonjong, 
Kota Magelang: Magelang Selatan, Magelang Utara, Magelang Tengah, Kota Surakarta:  Laweyan, Serengan, Jebres, Banjarsari, 
Kota Pekalongan: Pekalongan Utara, dan sekitarnya.

Dan dapat meluas ke wilayah 
Perairan: Waduk Kedungombo, 
Kabupaten Semarang: Waduk Rawa Pening, Getasan, Tengaran, Suruh, Pabelan, Tuntang, Banyubiru, Jambu, Sumowono, Ambarawa, Bawen, Bringin, Bergas, Pringapus, Bancak, Ungaran Barat, Ungaran Timur, Bandungan, 
Kabupaten Cilacap: Nusawungu, Cimanggu, Majenang, Wanareja, Dayeuhluhur, 
Kabupaten Banyumas: Kemranjen, Sumpiuh, Somagede, Kalibagor, Banyumas, Sokaraja, Purwokerto Selatan, 
Kabupaten Purbalingga: Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Kaligondang, Purbalingga, Kalimanah, Kutasari, Mrebet, Bobotsari, Karangreja, Karanganyar, Karangmoncol, Rembang, Bojongsari, Padamara, Pengadegan, Karangjambu, Kertanegara, 
Kabupaten Banjarnegara: Purworeja Klampok, Purwanegara, Bawang, Banjarnegara, Sigaluh, Madukara, Banjarmangu, Wanadadi, Rakit, Punggelan, Karangkobar, Pagentan, Pejawaran, Batur, Wanayasa, Kalibening, Pandanarum, Pagedongan, 
Kabupaten Kebumen: Ayah, Buayan, Puring, Petanahan, Klirong, Buluspesantren, Ambal, Mirit, Prembun, Kutowinangun, Alian, Adimulyo, Kuwarasan, Gombong, Bonorowo, Padureso, Poncowarno, 
Kabupaten Purworejo: Kaligesing, Purworejo, Banyuurip, Bayan, Loano, 
Kabupaten Wonosobo: Sapuran, Kaliwiro, Leksono, Selomerto, Kalikajar, Wonosobo, Watumalang, Mojotengah, Sukoharjo, Kalibawang, 
Kabupaten Magelang: Kaliangkrik, 
Kabupaten Boyolali: Musuk, Karanggede, Klego, Andong, Kemusu, Wonosegoro, Juwangi, 
Kabupaten Klaten: Prambanan, Gantiwarno, Wedi, Bayat, Cawas, Trucuk, Kebonarum, Jogonalan, Manisrenggo, Karangnongko, Ceper, Pedan, Karangdowo, Karanganom, Tulung, Jatinom, Kemalang, Ngawen, Kalikotes, Klaten Utara, Klaten Tengah, Klaten Selatan, 
Kabupaten Sukoharjo: Nguter, 
Kabupaten Wonogiri: Pracimantoro, Giritontro, Jatiroto, Jatisrono, Girimarto, Karangtengah, Paranggupito, Kabupaten Karanganyar:* Jatipuro, Jatiyoso, Jumapolo, Matesih, Tawangmangu, Karangpandan, 
Kabupaten Sragen: Kalijambe, Plupuh, Sambungmacan, Ngrampal, Sragen, Sidoharjo, Tanon, Gemolong, Miri, Sumberlawang, Mondokan, Sukodono, Gesi, Tangen, Jenar, 
Kabupaten Grobogan: Kedungjati, Karangrayung, Penawangan, Toroh, Geyer, Tawangharjo, Grobogan, Purwodadi, Brati, Klambu, Godong, Gubug, Tegowanu, Tanggungharjo, 
Kabupaten Blora: Kedungtuban, Cepu, Sambong, Jiken, Bogorejo, 
Kabupaten Rembang: Gunem, Sale, Sarang, Sedan, Pancur, Kragan, Sluke, Lasem, 
Kabupaten Pati: Sukolilo, Kayen, Tambakromo, Juwana, Jakenan, Pati, Gabus, Margorejo, Wedarijaksa, Margoyoso, Cluwak, Tayu, Dukuhseti, Trangkil, 
Kabupaten Kudus: Kaliwungu, Kota Kudus, Jati, Undaan, Mejobo, Bae, Gebog, 
Kabupaten Jepara: Kedung, Pecangaan, Welahan, Mayong, Jepara, Mlonggo, Bangsri, Karimun Jawa, Tahunan, Nalumsari, Kalinyamatan, Donorojo, 
Kabupaten Demak: Mranggen, Karangawen, Guntur, Sayung, Karangtengah, Wonosalam, Dempet, Gajah, Karanganyar, Mijen, Demak, Bonang, Wedung, Kebonagung, 
Kabupaten Temanggung: Pringsurat, Kaloran, Kandangan, Kedu, Jumo, Tretep, Kranggan, Bejen, Gemawang, 
Kabupaten Kendal: Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Patean, Singorojo, Limbangan, Boja, Kaliwungu, Brangsong, Pegandon, Gemuh, Weleri, Cepiring, Patebon, Kendal, Rowosari, Kangkung, Ringinarum, Ngampel, Kaliwungu Selatan, 
Kabupaten Batang: Wonotunggal, Bandar, Blado, Reban, Bawang, Tersono, Gringsing, Limpung, Tulis, Warungasem, Pecalungan, Banyuputih, 
Kabupaten Pekalongan: Kandangserang, Paninggaran, Lebakbarang, Petungkriyono, Talun, Doro, Karanganyar, Kajen, Kesesi, Sragi, Bojong, Wonopringgo, Kedungwuni, Buaran, Wiradesa, Siwalan, Karangdadap, 
Kabupaten Pemalang: Moga, Pulosari, Belik, Watukumpul, Bodeh, Bantarbolang, Randudongkal, Pemalang, Taman, Petarukan, Ampelgading, Comal, Warungpring, 
Kabupaten Tegal: Margasari, Bumijawa, Bojong, Balapulang, Pagerbarang, Lebaksiu, Jatinegara, Kedungbanteng, Pangkah, Slawi, Adiwerna, Talang, Dukuhturi, Tarub, Kramat, Suradadi, Warureja, Dukuhwaru, 
Kabupaten Brebes: Salem, Bantarkawung, Bumiayu, Paguyangan, Sirampog, Jatibarang, Wanasari, Brebes, Songgom, Kersana, Losari, Tanjung, Bulakamba, Larangan, Ketanggungan, Banjarharjo, 
Kota Salatiga: Sidorejo, Tingkir, Argomulyo, Sidomukti, 
Kota Semarang: Genuk, Pedurungan, Semarang Selatan, Candisari, Gajahmungkur, Tembalang, Banyumanik, Gunungpati, Semarang Barat, Mijen, Ngaliyan, Tugu, 
Kota Pekalongan: Pekalongan Barat, Pekalongan Timur, Pekalongan Selatan, 
Kota Tegal: Tegal Barat, Tegal Timur, Tegal Selatan, Margadana, dan sekitarnya.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 17:15 WIB

Prakirawan BMKG Jawa Tengah
https://nowcasting.bmkg.go.id
Share:

Kodim 0721/Blora Perketat Siaga Pos Terpadu, Arus Balik Idul Fitri 1447 H Jadi Perhatian


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah, personel Kodim 0721/Blora bersama anggota Polres Blora dan instansi terkait meningkatkan kesiapsiagaan di sejumlah Pos Terpadu yang tersebar di wilayah Kabupaten Blora, Kamis, 26 Maret 2026.

Kegiatan siaga tersebut difokuskan pada pengamanan dan pengendalian arus balik yang mulai meningkat di sejumlah titik strategis. Personel gabungan tampak aktif melakukan pemantauan serta membantu kelancaran mobilitas masyarakat yang kembali dari kampung halaman.

Selain itu, Pos Terpadu juga difungsikan sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang membutuhkan bantuan maupun informasi selama perjalanan arus balik. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto melalui Pasiops Kodim 0721/Blora, Lettu Inf Santoso menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel di Pos Terpadu menjadi langkah penting dalam mengantisipasi kepadatan arus balik serta potensi gangguan di lapangan.

Ia menyampaikan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, dan instansi terkait harus terus diperkuat guna memastikan arus balik Idul Fitri berjalan aman, tertib dan lancar.

“Seluruh personel harus tetap siaga dan responsif dalam menghadapi dinamika di lapangan, sehingga masyarakat yang melaksanakan arus balik dapat merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” ujar Lettu Inf Santoso.

Lebih lanjut, Lettu Inf Santoso  mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta bisa memanfaatkan Pos Terpadu di wilayah Kabupaten Blora.

"Bisa memanfaatkan Pos Terpadu apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan arus balik," tandas Lettu Inf Santoso. (Humas/Redaksi)
Share:

Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Kodim 0721/Blora Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kinerja

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Dalam suasana penuh kebersamaan pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kodim 0721/Blora menggelar kegiatan halal bihalal yang diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegiatan ini menjadi momentum untuk saling memaafkan serta mempererat tali silaturahmi di lingkungan satuan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kembali cuti Hari Raya Idul Fitri yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., bertempat di lapangan apel Makodim Blora, Jl. Pemuda No. 44 Blora, Rabu 25 Maret 2026.

Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menekankan pentingnya menjaga disiplin serta meningkatkan semangat kerja usai melaksanakan cuti lebaran. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk kembali fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi dan profesionalisme.

“Melalui momentum halal bihalal ini, mari kita jadikan sebagai sarana untuk saling memaafkan, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Dandim 0721/Blora.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Seluruh prajurit dan PNS saling bersalaman sebagai wujud saling memaafkan di hari yang fitri.

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Kodim 0721/Blora, sekaligus meningkatkan soliditas dan sinergitas dalam mendukung pelaksanaan tugas ke depan. (Pendim/Redaksi)

Share:

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Intensifkan Patroli di Wisata Noyo Gimbal Bangsri


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Masa libur Lebaran 2026, pengamanan di sejumlah objek wisata di wilayah Kabupaten Blora mulai diperketat, salah satunya terlihat di destinasi wisata Noyo Gimbal View, Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, yang menjadi sasaran patroli rutin oleh aparat kewilayahan guna menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Babinsa Desa Bangsri, Serda Rondi, bersama Bhabinkamtibmas Desa Bangsri, Aipda Sugeng, terpantau melakukan patroli dialogis di area wisata tersebut pada Selasa 24 Maret 2026. 

Langkah ini sejalan dengan instruksi Kapolri untuk memperketat pengawasan di objek wisata selama momentum Idulfitri 1447 H guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Prioritas Keselamatan dan Ketertiban

Dalam kegiatannya, Serda Rondi dan Aipda Sugeng memberikan imbauan langsung kepada para wisatawan agar selalu waspada terhadap barang bawaan serta memperhatikan keselamatan keluarga, terutama saat berada di wahana permainan seperti rainbow slide, kereta mini, dan kolam renang anak yang ada di Noyo Gimbal View.

"Kami bersinergi memastikan situasi tetap kondusif. Mengingat Noyo Gimbal View sering diserbu hingga ribuan pengunjung per hari saat musim liburan, pengaturan lalu lintas dan pengawasan area parkir juga menjadi prioritas kami," ujar Aipda Sugeng dalam keterangannya.

Sinergi dengan Pengelola Wisata

Selain menyapa pengunjung, kedua aparat ini juga berkoordinasi dengan pengelola BUMDES Maju Mapan selaku pengelola Noyo Gimbal View untuk memastikan fasilitas keselamatan berfungsi dengan baik. 

Hal ini merespons imbauan pemerintah agar pengelola wisata tidak lalai dalam membatasi kapasitas jika terjadi kepadatan berlebih.

Objek wisata Noyo Gimbal View sendiri dikenal sebagai destinasi edukasi dan sejarah yang menawarkan patung raksasa serta wahana ATV Adventure yang melintasi persawahan. 

Dengan kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas, diharapkan masyarakat dapat menikmati libur Lebaran dengan rasa aman tanpa gangguan kamtibmas.

Pihak kepolisian dan TNI di wilayah Blora rencananya akan terus mensiagakan personel di titik-titik keramaian hingga berakhirnya masa libur lebaran dalam kerangka Operasi Ketupat Candi 2026. (Pendim/Redaksi)

Share:

H+3 Idul Fitri 1447 H, Kodim 0721/Blora Siagakan Personel di 5 Pos Pengamanan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah, Kodim 0721/Blora bersama aparat terkait siaga di 5 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Blora. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026 sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. 

Disampaikan keberadaan 5 pos pengamanan Lebaran 2026 ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membantu kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik pada Idul Fitri 1447 H.

Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto melalui Perwira Seksi Operasi Kodim 0721/Blora, Lettu Inf Santoso menyampaikan bahwa sejumlah pos yang menjadi titik pengamanan antara lain berada di kawasan Alun-alun kota Blora, di wilayah Kecamatan Cepu, Randublatung, Jiken, dan Kecamatan Kunduran. 

"Penempatan personel dilakukan sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam memberikan pelayanan maksimal bagi para pemudik," jelas Lettu Inf Santoso. Selasa 24 Maret 2026.

Lebih lanju, Lettu Inf Santoso  mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui kehadiran personel di lapangan.

“Kami menurunkan personel untuk bersiaga di lima pos pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan pelayanan kelancaran arus balik kepada masyarakat yang sudah  melaksanakan mudik,” ujar Lettu Inf Santoso.

Pengamanan dilakukan, lanjut Lettu Inf Santoso, selama 24 jam dengan sistem dua shift setiap harinya. Masing-masing pos diisi oleh sejumlah personel yang bertugas secara bergantian agar pengawasan tetap optimal.

“Kami ingin memastikan para pemudik merasa aman dan terbantu selama melintasi wilayah Kabupaten Blora,” imbuh Lettu Inf Santoso. (Pendim/Redaksi)

Share:

Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Perkuat Pengamanan Lebaran 2026 di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan instansi terkait terus diperkuat dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M di wilayah Kabupaten Blora. Senin 23 Maret 2026.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pendirian Pos Terpadu yang menjadi pusat kendali pengamanan sekaligus pelayanan bagi masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Pos Terpadu utama berada di Alun-Alun Blora, serta didukung pos-pos lainnya di sejumlah titik strategis seperti Cepu, Randublatung, Jiken, dan Kunduran.

Kegiatan ini melibatkan unsur gabungan, antara lain Kodim 0721/Blora, Subdenpom Blora, Polres Blora, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Senkom, Linmas, serta Pramuka, yang bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., melalui Pasiops Kodim 0721/Blora, Lettu Inf Santoso menegaskan bahwa pengamanan Lebaran merupakan prioritas bersama guna menjamin stabilitas wilayah tetap kondusif.

“Sinergi ini merupakan bentuk komitmen kami bersama seluruh unsur terkait untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Lettu Inf Santoso.

Ia menambahkan bahwa selain aspek pengamanan, Pos Terpadu juga difungsikan sebagai pusat layanan terpadu yang menyediakan informasi, pelayanan kesehatan, serta respons cepat terhadap kondisi darurat di lapangan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban selama perjalanan mudik maupun balik, sehingga situasi tetap aman dan terkendali,” tambah Lettu Inf Santoso.

Untuk perhatian, dengan kesiapsiagaan seluruh personel gabungan, diharapkan pelaksanaan perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Blora dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat. (Pendim/Redaksi)

Share:

Dandim 0721/Blora Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H


Segenap Pimpinan, Anggota Kodim 0721/Blora menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul fitri 2026, pada Sabtu 21 Maret 2026.

Sekretaris DPRD Blora, Catur Pambudi Amperawan, S.Sos., menyampaikan bahwa apel yang di ikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Blora tidak lain adalah untuk memulai tugas dan pengabdian.

Keluarga besar Kodim 0721/Blora mengucapkan selamat hari raya Idul fitri  1 Syawal 1447 Hijriah.

“Mohon maaf lahir dan bathin, semoga dengan saling membukakan pintu maaf, lebur semua kesalahan kita selaku manusia dan yakinlah, setelah lebur semua kesalahan antar manusia, Allah SWT niscaya akan memberikan ridlo kepada kita sekalian,"  ucap Dandim 0721/Blora. 

*بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ   الرَّحِيْـــــم*  

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1447 H.

TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM  BARAKALLAHU FIIKUM

Mohon maaf lahir bathin atas segala kekhilafan dan kesalahan kami,
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur yang barokah dan dapat bertemu lagi di bulan Ramadhan yang akan datang. Insya Allah, Aamiin Yaa Rabbal Alamin.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos.
Dandim 0721/Blora
Share:

Hot News

Manganan Janjang Blora Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Ada yang istimewa di 'Manganan Janjang' yang digelar warga masyarakat Desa Janjang, Kecamatan Jiken, Kabupa...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »