Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Blora Masuki Tahap Pemasangan Tiang Pylon
Buka Rakerkab KONI, Bupati Targetkan Blora Masuk 5 Besar Porprov Jateng 2026
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Bupati Blora membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kabupaten Blora Tahun 2026, di ruang pertemuan Setda Blora. Sabtu 25 April 2026, Rakerkab ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan dan strategi peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Blora.
Rakerkab tersebut dihadiri oleh Bupati Blora, Ketua DPRD Blora, Mustopa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Blora, Kepala Dinporabudpar Blora, Ketua KONI Jawa Tengah yang diwakili oleh Ketua Bidang Hukum KONI Jawa Tengah M. Ali Purnomo, Ketua KONI Kabupaten Blora, Setiyono, dan seluruh perwakilan cabang olahraga se-Kabupaten Blora.
Ketua KONI Kabupaten Blora, Setiyono, menjelaskan bahwa Rakerkab ini menjadi sarana evaluasi kinerja pembinaan prestasi serta penyusunan program kerja kedepan. Disampaikan bahwa KONI Blora telah mengikuti babak kualifikasi Porprov 2026 dan berhasil meloloskan 37 cabang olahraga.
“Nantinya dalam Porprov Jateng ke-17 ini Kabupaten Blora akan memberangkatkan 313 orang, terdiri dari 245 atlet dan 68 pelatih ditambah nanti ofisial dan jumlah yang diikuti dalam Porprov sebanyak 37 cabor dari 59 cabor yang dipertandingkan,” ungkap Ketua KONI Blora.
Dalam rangka memaksimalkan persiapan, KONI Blora juga akan menggelar pemusatan latihan tingkat kabupaten (training center) bagi atlet-atlet yang diproyeksikan meraih medali.
"Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Blora dalam upaya pembinaan olahraga yang berkelanjutan, guna meningkatkan prestasi daerah di tingkat provinsi maupun nasional," kata Ketua KONI Blora.
Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi yang telah diraih para atlet Blora selama ini.
“Pada prinsipnya, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, menyampaikan apresiasi, terima kasih ya atas prestasi yang sudah diraih oleh KONI Semoga di Porprov tahun ini kita masih bisa bertahan juara dalam enam ya, syukur-syukur bisa naik,” terang Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Blora berharap melalui Rakerkab ini dapat dirumuskan agenda strategis olahraga sepanjang tahun 2026, termasuk penyusunan roadmap pembinaan prestasi kedepan.
"Perlu adanya inovasi, seperti gagasan pemusatan latihan (training center) di Blora yang berpotensi menarik cabang olahraga tertentu untuk berlatih di daerah tersebut," ujar Bupati Blora.
Menurut Bupati Blora, Kabupaten Blora memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi hingga level nasional maupun internasional.
“Pada intinya Blora ini potensi untuk melahirkan atlet nasional bahkan internasional. Kita punya pesepak bola Arhan dan juga beberapa yang lain termasuk dulu bulu tangkis, nah ini kalau bisa nanti kita bisa tingkatkan lagi,” kata Bupati Blora.
Selain itu, masih kata Bupati Blora, Pemerintah Kabupaten Blora telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, salah satunya Universitas Negeri Yogyakarta, yang direncanakan akan membuka program studi olahraga di Blora.
“Dan saya memang meminta agar yang dibuka di UNY di sini itu jurusan olahraga biar ada fasilitas juga, karena nanti mungkin akan ada fasilitas olahraga semisal stadion dan sebagainya. Ini saya kira potensi, kalau nanti ada kampus UNY ini yang ada jurusan olahraga,” imbuh Bupati Blora.
Sementara itu, Ketua KONI Jawa Tengah,
Sujarwanto Dwiatmoko melalui Ketua Bidang Hukum KONI Jawa Tengah, M. Ali Purnomo menyampaikan bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah ke-17 akan digelar di Semarang Raya pada akhir Oktober 2026.
“Dalam rapat kerja Provinsi Jawa Tengah di tanggal 4 April 2026, maka kemudian sudah ditetapkan bahwa waktu penyelenggaraan Porprov ke 17 tahun 2026 Semarang Raya akan dilaksanakan pada tanggal 25 sampai 31 Oktober 2026,” jelas Ketua Bidang Hukum KONI Jateng.
M. Ali Purnomo mengapresiasi pelaksanaan Rakerkab KONI Blora yang difokuskan untuk mempersiapkan kontingen dalam menghadapi Porprov Jateng. Pada ajang Porprov Pati Raya sebelumnya, Kabupaten Blora berhasil menempati peringkat ke 6 tingkat Jawa Tengah dengan raihan 39 medali emas, 43 perak, dan 41 perunggu.
“Kabupaten Blora di Porprov Pati Raya telah meraih medali 39 emas 43 perak dan 41 perunggu dan berada di urutan ke 6, ini merupakan prestasi yang membanggakan dan tentunya bisa ditingkatkan lagi,” harap Ketua Bidang Hukum KONI Jateng. (Kudnadi Saputro)
Hadir di Bedah Buku 'Mens Rea' Karya Kajati Jateng, Bupati Siap Undang Kajati ke Blora Untuk Pencerahan
Kodim 0721/Blora Kerahkan Alat Berat Percepat Pembangunan Jembatan Garuda
Hari Kartini dan HKG, PKK Blora Tebar Benih Ikan dan Tanam Pohon di Bendungan Randugunting
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora menggelar kegiatan tebar benih ikan dan gerakan menanam pohon sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan. Kegiatan peringatan tersebut dilaksanakan di Bendungan Randugunting, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora Jawa Tengah, pada Kamis 23 April 2026.
Sebanyak 2.000 benih ikan nila ditebar ke perairan waduk Randugunting, disertai penanaman bibit pohon buah seperti alpukat dan mangga di sekitar kawasan bendungan. Kegiatan ini melibatkan TP PKK Kecamatan Japah, TP PKK desa se-Kecamatan Japah, serta Forkopimcam Japah.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang telah memberikan izin dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan di Waduk Randugunting, Kecamatan Japah.
Disampaikan peringatan Hari Kartini ke-147 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 mengusung tema 'semangat kebersamaan dan kepedulian', rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini ke-147 dan HKG PKK ke-54 ini bisa memberikan manfaat nyata serta keberkahan bagi masyarakat Blora.
Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Shalichah Arief Rohman menyampaikan bahwa peringatan HKG PKK ke-54 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan keluarga.
“PKK hadir tidak hanya sebagai gerakan sosial, tetapi juga sebagai kekuatan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dimulai dari lingkup keluarga,” ujar Ketua TP PKK Blora.
Lebih lanjut, Ketua TP PKK Blora mengatakan bahwa semangat Hari Kartini harus terus dihidupkan sebagai inspirasi perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih kesempatan, kesetaraan, serta peran aktif dalam pembangunan.
“Kartini telah membuka jalan. Tugas kita adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan karya nyata,” kata Ketua TP PKK Blora.
Menurut Ketua TP PKK Blora, kegiatan menanam pohon dan menebar benih ikan bukan sekadar simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam membangun ketahanan pangan serta keberlanjutan bagi generasi mendatang.
“Apa yang kita tanam hari ini, InshaAllah akan memberikan manfaat besar di masa depan,” ucap Ketua TP PKK Blora.
Ketua TP PKK Blora mengajak seluruh kader PKK untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat sinergi, serta berinovasi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
“Jadikan keluarga sebagai pusat pembangunan, karena keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” pesan Ketua TP PKK Blora.
Ketua TP PKK Blora juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Blora yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
"Agar seluruh perempuan, khususnya kader PKK, untuk terus berkarya dan menjadi inspirasi di lingkungan masing-masing," pinta Ketua TP PKK Blora. (Humas/Redaksi)
Dibalik Medan Sulit, TNI dan Warga Nglebur Bahu Membahu Wujudkan Jembatan Garuda Impian
Bupati Bersama Wakil Bupati Blora Ke Jombang Jatim Belajar Pengelolaan Air Minum dan Bank
Pembangunan Jembatan Garuda di Wotrangkul Klopoduwur Blora Tunjukkan Progres Signifikan
Bupati Minta Forum GenRe Blora Petakan Potensi Remaja dan Anak Putus Sekolah
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pengukuhan 21 Pengurus Forum Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Blora Tahun 2026 di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Rabu 22 April 2026.
Pengukuhan tersebut dihadiri Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Shalichah Arief Rohman beserta jajaran, Plt Kepala Dindalduk KB Blora Agus Puji Mulyono, Kepala Dinporabudpar Iwan Setiyarso, Camat, jajaran pengurus KB, serta penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB).
Pengukuhan dilakukan oleh Ayah GenRe didampingi Bunda GenRe dan disaksikan perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama antara pengurus tingkat kabupaten dan pengurus tingkat kecamatan.
Pada kesempatan itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Eka Setya Ardiningsih mengatakan pentingnya menjaga ketahanan remaja ditengah tantangan sosial. Ia menyoroti fenomena fatherless, yakni kondisi ketika anak tumbuh tanpa peran aktif ayah, baik secara fisik maupun psikologis, yang dinilai berdampak pada perkembangan anak.
"Sebagai upaya penguatan peran keluarga, BKKBN mendorong Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Peran ayah sangat penting sebagai pendamping, pembimbing, dan pelindung bagi anak,” ujar Eka Setya Ardiningsih.
Perwakilan BKKBN Jawa Tengah mengingatkan pentingnya literasi digital bagi remaja, agar mampu memilah informasi positif dan informasi negatif diruang digital.
"Forum GenRe memiliki tugas menyebarluaskan informasi terkait triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yakni pencegahan pernikahan dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan NAPZA," jelas Perwakilan BKKBN Jawa Tengah.
Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman meminta Forum Generasi Berencana Kabupaten Blora berperan aktif memetakan potensi remaja, termasuk anak putus sekolah, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
“Potensi generasi remaja Blora sangat luar biasa. Saya minta dipetakan, program apa saja yang bisa disinergikan, baik dengan dinas pengendalian penduduk maupun dinas kepemudaan dan olahraga,” kata Bupati Blora.
Menurut Bupati Blora, pemetaan potensi remaja menjadi penting, terutama dalam menghadapi bonus demografi.
"Banyak sektor yang dapat dioptimalkan, mulai dari seni budaya, olahraga, hingga sektor pangan melalui keterlibatan komunitas petani milenial," ucap Bupati Blora.
Bupati Blora menekankan pentingnya penyediaan ruang kreatif bagi remaja agar terhindar dari berbagai risiko sosial, seperti penyalahgunaan narkotika, pernikahan dini, dan kenakalan remaja.
“Anak-anak Blora ini kreatif. Perlu difasilitasi event atau ajang untuk menampung kreativitas mereka,” ujar Bupati Blora.
Bupati Blora meminta program GenRe diselaraskan dengan prioritas nasional, seperti ketahanan pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pengembangan koperasi desa.
"Sejumlah PR, diantaranya stunting dan angka putus sekolah. GenRe dapat menjadi motivator dikalangan remaja agar melanjutkan pendidikan," harap Bupati Blora.
Saat ini, kata Bupati Blora, baru sekitar 55–60 persen lulusan SMA di Blora yang melanjutkan ke perguruan tinggi.
“Perlu dipetakan anak-anak yang pintar tetapi terkendala ekonomi agar bisa didorong melalui program beasiswa,” kata Bupati Blora.
Bupati Blora juga menyampaikan peluang bagi lulusan SMK untuk bekerja sambil kuliah, termasuk kesempatan kerja di luar negeri seperti Jepang dan Korea.
"Pengurus GenRe menyusun program kerja yang realistis dan berbasis kebutuhan remaja, serta memperkuat sinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga pemerintah desa," pinta Bupati Blora. (Humas/ Redaksi)
Hot News
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Blora Masuki Tahap Pemasangan Tiang Pylon
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabup...





