Sinergi TNI, Pemerintah Daerah dan Warga, Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Terus Dikebut


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Anggota Komando Distrik Militer 0721/Blora bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jumat 22 Mei 2026.

Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan akses transportasi dan memperlancar konektivitas antarwilayah, khususnya penghubung antara Dukuh Kemuning dengan Dukuh Karanganyar, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan.

Adapun sasaran pembangunan meliputi Jembatan Aramco yang berada di aliran Sungai Ceper dengan panjang 20 meter dan lebar 3 meter. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kurang lebih 1.000 jiwa masyarakat di wilayah setempat.

Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama warga menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong guna mempercepat proses pembangunan infrastruktur desa demi mendukung aktivitas dan perekonomian masyarakat.

PS. Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin terus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan warga, termasuk pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Letda Inf Taslan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan warga,” tambahnya.

Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 100 persen pada beberapa tahapan, diantaranya: Pekerjaan persiapan;Pemasangan bouwplank, Pekerjaan cofferdam, Pemasangan cerucuk dolken,Pekerjaan lantai kerja, serta Pekerjaan pondasi footplat dan pilar beton K-350.

Melalui pembangunan Jembatan Aramco tersebut, diharapkan akses mobilitas masyarakat semakin lancar, sehingga mampu menunjang aktivitas sosial maupun perekonomian warga Desa Karanganyar dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)


Share:

Upacara dan Ziarah di TMP Wira Bhakti Warnai Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke- 118 pada tanggal 20 Mei 2026 di Kabupaten Blora  berlangsung khidmat, diawali dengan Upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Blora, Rabu (20/5/2026), dengan Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, sebagai inspektur upacara.

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Blora membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid. 

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap 20 Mei menjadi momentum refleksi perjalanan bangsa. Peringatan ini merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 yang menandai lahirnya kesadaran berbangsa di kalangan kaum terpelajar pribumi.


Secara filosofis, Kebangkitan Nasional dimaknai sebagai proses yang terus menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. 


"Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital," ungkap Wabup membacakan Amanat Menkomdigi

Dalam konteks pembangunan nasional, pemerintah terus mendorong berbagai program strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

"Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat," tambahnya

Salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis yang kini telah berjalan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk memperkuat fondasi kesehatan generasi masa depan.

"Langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM," jelasnya

Di sektor kesehatan, Pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh," sambungnya

Selain itu, penguatan ekonomi masyarakat juga dilakukan melalui koperasi desa.
Upaya kesejahteraan rakyat juga Koperasi diperkuat melalui Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.


"Melalui koperasi tersebut, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri dan tidak bergantung pihak luar" tambahnya


Pemerintah juga memberi perhatian terhadap perlindungan generasi muda di ruang digital.

"Pemerintah juga telah melakukan ikhtiar besar dalam pelindungan generasi muda di ruang digital. Pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) pada awal tahun ini adalah wujud nyata kehadiran negara," Jelasnya

Disampaikan bahwa Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya.


Melalui kebijakan tersebut, diharapkan anak-anak sebagai tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita sebagai kompas utama dalam menghadirkan perubahan nyata di tengah kehidupan masyarakat.

"Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama," pungkasnya

Adapun Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah ”Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.  Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. 

Pasukan upacara terdiri dari berbagai unsur yang mewakili aparat keamanan, pemerintah daerah, pelajar, serta elemen masyarakat. 

Barisan tersebut meliputi pasukan TNI dan POLRI, Satpol PP dan Damkar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), gabungan mahasiswa,siswa SLTA dan SLTP, serta Pramuka. Selain itu, turut hadir Dharma Wanita, TP PKK Kabupaten Blora, Persit, dan Bhayangkari, bersama berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas).

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Ziarah Rombongan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 118. Kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan kepada arwah para pahlawan yang dipimpin oleh Pimpinan Ziarah dari Wakil Kepala Polres Blora, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. 

Selanjutnya, Pimpinan Ziarah melakukan peletakan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan. Kemudian dilanjutkan dengan penghormatan pasukan kepada arwah para pahlawan, sebelum diakhiri dengan prosesi penaburan bunga oleh Pimpinan Ziarah yang diikuti oleh Wakil Bupati Blora, Forkopimda, dan seluruh peserta ziarah.

Ziarah dilaksanakan dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blora, para Kepala OPD, Perwira Kodim dan Kasatdisjan, anggota Kodim 0721/Blora, personel Yonif 410/Alugoro, anggota Polres Blora, serta pasukan gabungan dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)
Share:

Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Capai 80 Persen, Perkuat Akses dan Perekonomian Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Dusun Kemuneng, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, terus dikebut pengerjaannya. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 80 persen dan ditargetkan segera rampung guna menghubungkan Dusun Kemuneng dengan Dusun Karanganyar yang selama ini terpisahkan oleh Sungai Ceper. 

Jembatan dengan panjang 20 meter dan lebar 3 meter tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Sedikitnya 1.000 jiwa akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan infrastruktur tersebut, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.
Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, menyampaikan bahwa sejumlah pekerjaan utama telah selesai dilaksanakan secara optimal.

“Beberapa item pekerjaan yang telah mencapai 100 persen meliputi tahap persiapan, pemasangan bowplank, galian urukan tanah, pemasangan cerucuk dolken, lantai kerja, hingga pembangunan pondasi footplat dan pilar beton K-350,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Ia menambahkan, untuk pekerjaan cefferdam saat ini telah mencapai 80 persen. Sementara itu, tahapan yang masih dalam proses penyelesaian meliputi urukan pasir bawah pondasi serta pengecatan jembatan.

Dalam pelaksanaan pengerjaan di lapangan, kegiatan melibatkan satu personel TNI bersama tujuh warga setempat. Kondisi cuaca yang cerah pada pagi hari turut mendukung kelancaran proses pembangunan. Situasi di lokasi kegiatan juga dilaporkan aman dan kondusif.

Lebih lanjut, Letda Inf Taslan menegaskan bahwa sinergi dan gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat membantu percepatan pekerjaan di lapangan. Melalui kebersamaan dan gotong royong, pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta sesuai kebutuhan warga,” ungkapnya.

Pembangunan Jembatan Aramco ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas antarwilayah di Desa Karanganyar. 

Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat nantinya tidak perlu lagi memutar melalui jalur yang lebih jauh maupun melintasi akses yang rawan ketika musim hujan tiba. (Pendim/ Redaksi)

Share:

HKG PKK Tingkat Jateng Diperingati di Blora, Wagub Apresiasi Inovasi Kencan Bumil dan SIM PKK


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Lapangan Desa Nglangitan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan peran keluarga, kesehatan ibu dan anak, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Selasa (19/5/2026).

Acara dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin, Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini, Ketua TP PKK Kabupaten Blora Ainia Salichah Arief Rohman, jajaran Forkopimda, kepala OPD provinsi dan kabupaten, serta pengurus TP PKK se-Jawa Tengah.

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan program “Kencan Bumil” dan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK sebagai upaya penguatan layanan kesehatan ibu hamil dan digitalisasi data PKK.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah didampingi Ketua TP PKK Provinsi Jateng, Bupati dan Wakil Bupati Blora, beserta Ketua TP PKK Kabupaten Blora.

Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan peninjauan layanan kesehatan dan sosial, seperti program Speling, cek kesehatan gratis, donor darah, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan KB, PAUD, pasar pangan murah, hingga stan UMKM.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin mengatakan, program “Kencan Bumil” dirancang untuk meningkatkan pendampingan kepada ibu hamil melalui keterlibatan kader PKK.

“Konsepnya satu kader mendampingi satu ibu hamil. Persoalan ibu dan anak tidak hanya persoalan medis, tetapi juga sosial. Karena itu pendampingan menjadi penting,” kata Nawal.

Ia menjelaskan, meski angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah terus menurun, kasus tersebut masih ditemukan di sejumlah daerah. Menurut dia, keberadaan SIM PKK juga diharapkan mempermudah pengelolaan dan akses data program PKK secara terintegrasi.

Dalam sambutannya, Nawal turut mengulas sejarah lahirnya PKK di Jawa Tengah. Ia menyebut organisasi tersebut berawal dari gerakan gotong royong perempuan untuk mengatasi persoalan busung lapar di kawasan Dieng, Wonosobo.

“PKK lahir dari semangat kepedulian dan gotong royong perempuan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi inovasi “Kencan Bumil” karena dinilai mampu meningkatkan perhatian keluarga terhadap kesehatan ibu hamil.

“Sering kali ibu hamil periksa tanpa didampingi suami. Padahal suami harus tahu kondisi istrinya sehingga risiko bisa diantisipasi sejak dini,” kata Taj Yasin.

Ia menilai pendampingan sejak masa kehamilan hingga pasca-persalinan penting untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak.

Selain itu, Taj Yasin juga mengapresiasi peluncuran SIM PKK yang dinilai dapat memperkuat sistem monitoring program pemberdayaan masyarakat.

“Saya sudah melihat langsung SIM PKK. Ini sangat membantu untuk pemantauan program secara cepat dan terintegrasi,” ujarnya.

Taj Yasin juga mengapresiasi gerakan penanaman pohon dan bantuan bibit tanaman yang diberikan kepada masyarakat dalam rangkaian HKG PKK ke-54 di Blora.

Menurut Taj Yasin, gerakan penghijauan yang digagas TP PKK Kabupaten Blora bersama Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora itu dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menjaga lingkungan.

“Terima kasih, ini bagian dari program PKK Blora melalui gerakan tanam yang rutin dilakukan setiap Rabu Pon,” kata Taj Yasin.

Bibit tanaman tersebut ditanam di sekitar rumah dan pekarangan warga agar dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan pangan rumah tangga.

Taj Yasin juga menjelaskan bahwa berbagai program PKK sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045.

Dikesempatan yang sama, Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menunjuk Kabupaten Blora sebagai tuan rumah HKG PKK ke-54 tingkat provinsi.

Ia menegaskan Pemkab Blora selama ini terus mendukung berbagai program PKK, terutama di bidang ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, dan kesehatan masyarakat.

“PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program prioritas pemerintah, Ibu-ibu desa bisa support, untuk hasil umkm desa bisa dijual di Koperasi Desa Merah Putih” kata Bupati Arief.

Ia mendorong produk UMKM desa dapat dipasarkan melalui koperasi desa sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Bupati Arief juga menyinggung program “Sedekah Buku” yang digagas TP PKK bersama Dinas Perpustakaan untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat.

“Nanti buku-buku itu bisa disalurkan ke madrasah, mushala, masjid desa, dan perpustakaan sekolah,” ujarnya.

*Penanaman Pohon dan Bantuan Sosial*

Rangkaian kegiatan HKG PKK juga diisi dengan penanaman pohon serentak oleh Wakil Gubernur, Ketua TP PKK Provinsi Jateng, Bupati dan Wakil Bupati Blora, serta pengurus PKK.

Selain itu dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara BKKBN dan TP PKK Provinsi Jawa Tengah dengan Universitas Diponegoro.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis, antara lain sertifikat pelatihan “Kencan Bumil”, bantuan sembako, bibit tanaman, bantuan kelompok usaha bersama (KUBE), kartu identitas anak (KIA), paket ternak ayam petelur, hingga alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Kegiatan ditutup dengan grebeg gunungan, pemotongan tumpeng HKG PKK, penyematan pin kader PKK, dan dialog interaktif daring bersama Kabupaten Pekalongan, Wonogiri, dan Sragen. (Humas/Redaksi)
Share:

Dandim 0721/Blora Pimpin Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Sendangwungu


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kodim 0721/Blora secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis 21 Mei 2026.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhy Agus Setiyanto, S.Sos., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Penutupan TMMD ditandai dengan penyerahan simbolis peralatan kerja, penandatanganan naskah serah terima hasil TMMD antara Kodim 0721/Blora dengan Pemerintah Kabupaten Blora oleh Bupati Blora diwakili Asisten 1 Setda Blora Agus Puji Mulyono, S.Sos, M.Si., serta pemukulan kentongan bersama unsur Forkopimda sebagai tanda berakhirnya kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0721/Blora membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han.

Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Bupati/Walikota beserta jajaran Forkopimda dan dinas terkait atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan TMMD.

Pangdam juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, pemuda, pelajar, serta masyarakat yang selama satu bulan penuh telah bekerja sama dan bergotong royong menyelesaikan seluruh program TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik.

“Saya berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya juga menitipkan pesan agar apa yang telah kita bangun bersama ini dapat dipelihara dan dirawat dengan baik sehingga memiliki masa pakai yang panjang,” demikian amanat Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga menekankan kepada seluruh Dansatgas TMMD agar segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap hasil kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan pada pelaksanaan TMMD di masa mendatang.

Sementara itu, berdasarkan laporan Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun, pelaksanaan TMMD yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 berhasil mencapai target 100 persen.

Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan jembatan panjang 6 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan talud sepanjang 200 meter sisi kanan/kiri jalan, serta pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak dua unit.

Selain sasaran fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan non fisik berupa penyuluhan, sosialisasi, serta pelatihan pemberdayaan masyarakat yang bekerja sama dengan dinas dan instansi terkait di Kabupaten Blora.

Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini menjadi bukti komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Usai upacara penutupan, unsur Forkopimda bersama jajaran TNI-Polri dan tokoh masyarakat meninjau hasil pembangunan RTLH serta melakukan pemotongan pita di lokasi jembatan sebagai tanda peresmian infrastruktur baru di Desa Sendangwungu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, jajaran TNI-Polri, unsur Forkompimcam Banjarejo, kepala desa, serta masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa serta memperkuat ketahanan nasional dari tingkat akar rumput. (Pendim/Redaksi)
Share:

Polres Blora Ringkus Komplotan Spesialis Pembobol Toko di Todanan, Kerugian Pemilik Capai Rp 45 Juta


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kepolisian Sektor Todanan, Polres Blora  mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang menyasar Toko Bima Perkasa di Desa Todanan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora Jawa Tengah. Tiga orang tersangka spesialis pembobol toko lintas wilayah diringkus polisi.

Aksi pencurian ini, diketahui terjadi pada Kamis 30 April 2026 sekira pukul 07.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban pemilik toko atas nama SK mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah setelah ratusan pres rokok berbagai merek digondol para pelaku.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto mengungkapkan bahwa kasus menonjol tersebut, menyampaikan  penangkapan komplotan pelaku ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang baik antar wilayah kepolisian di jajaran Polda Jawa Tengah.

"Benar, Unit Reskrim Polsek Todanan bersama Unit Resmob Polres Blora berhasil mengungkap kasus pembobolan toko di wilayah Kecamatan Todanan. Para pelaku merupakan komplotan spesialis pembobol toko lintas wilayah yang terorganisir," ungkap Kapolres Blora, kepada awak media Rabu 20 Mei 2026.

Ketiga tersangka yang diamankan, lanjut Kapolres Blora, masing-masing berinisial S (48) dan TO (27) yang merupakan warga Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, serta HA (36) warga Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang Jawa Tengah.

"Aksi pencurian ini pertama kali diketahui oleh karyawan toko saat hendak masuk kerja," jelas AKP Wawan Andi Susanto.

Lebih lanjut, Kapolres Blora menjelaskan bahwa mereka mendapati etalase rokok didekat kasir dalam kondisi berantakan. Saat diperiksa lebih lanjut, pintu gudang penyimpanan dan pintu belakang toko sudah dalam keadaan terbuka.

"Setelah dicek bersama pelapor, ratusan pres rokok persediaan di dalam gudang telah raib. Total kerugian yang dialami pihak toko mencapai Rp 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah)," kata Kapolres Blora.

Dikemukakan, pengungkapan kasus ini bermula pada Jumat 15 Mei 2026, saat Anggota Unit Resmob Polres Blora menerima informasi bahwa Unit Resmob Polresta Cilacap telah mengamankan tiga orang pelaku curat. Berdasarkan hasil pemeriksaan di Cilacap, komplotan tersebut mengaku pernah melancarkan aksinya di wilayah hukum Polres Blora, tepatnya di Kecamatan Todanan.

"Mendapat informasi penting tersebut, Unit Resmob Polres Blora bersama Unit Reskrim Polsek Todanan langsung bergerak menuju Polresta Cilacap untuk melakukan konfirmasi dan pemeriksaan mendalam. Hasilnya, ketiga pelaku mengakui telah membobol Toko Bima Perkasa di Todanan," ucap Kapolres Blora.

Disampaikan, dari tangan para tersangka dan tempat kejadian perkara, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 10 bungkus rokok yang tercecer di belakang toko, satu buah tangga bambu yang digunakan memanjat, satu buah linggis dan obeng sebagai alat pembobol, serta uang tunai sebesar Rp 1.200.000,- yang merupakan uang sisa hasil penjualan rokok curian.

"Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan," tegas Kapolres Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Kodim 0721/Blora Percepat Pembangunan Jembatan Aramco Untuk Dukung Akses Masyarakat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Aramco di dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Rabu (20/5/2026), pengerjaan infrastruktur tersebut telah memasuki tahap penyelesaian pengecoran badan jembatan.

Pembangunan yang dilaksanakan personel Kodim 0721/Blora bersama masyarakat ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu membuka akses transportasi masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan infrastruktur, terutama saat musim hujan.

Di lokasi kegiatan, personel TNI bersama warga tampak bergotong royong melaksanakan berbagai tahapan pekerjaan dengan penuh semangat dan kebersamaan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan jembatan tersebut.

Selain membantu mempercepat proses pembangunan, kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat juga memberikan motivasi serta menumbuhkan semangat gotong royong warga dalam mendukung pembangunan di wilayahnya.

Keberadaan Jembatan Aramco nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas antarwilayah serta mendukung peningkatan perekonomian warga melalui kemudahan distribusi hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat pemasaran.

Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman dan terpencil.

Menurutnya, proses pengerjaan terus dipercepat agar manfaat jembatan dapat segera dirasakan masyarakat.

“Pekerjaan terus kami tingkatkan secara bertahap. Saat ini sejumlah titik telah menyelesaikan tahap pengecoran badan jembatan. Kami berharap pembangunan ini dapat segera rampung sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Aramco bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga simbol hadirnya negara melalui TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah terpencil.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan.

“Kami bersama pemerintah daerah dan masyarakat terus bekerja sama menyelesaikan pembangunan ini. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama agar jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” tandasnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

55 Koperasi Merah Putih di Blora Diresmikan, Danrem 073/Makutarama Minta Manfaatkan Keberadaan KDKMP



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebanyak 55 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)  yang berada di 16  kecamatan di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah diresmikan secara serentak, pada Sabtu 16 Mei 2026. Peresmian tersebut serentak dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni 1.061 KDKMP di Seluruh Wilayah Republik Indonesia.

Peresmian Seluruh Indonesia dipusatkan di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, di Blora mengikuti secara virtual (zoom) yang dipusatkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.

Hadir Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Arm. Ezra Nathanael, beserta jajaran, Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Forkopimda Blora, Ketua TP PKK Kabupaten Blora beserta jajaran,  Kepala Perangkat Daerah terkait, Forkopimcam Ngawen, Lurah/Kepala Desa se-Kecamatan Ngawen, Pimpinan BUMN/ BUMD, Para ketua organisasi dan komunitas, Segenap pengurus KDKMP, dan warga desa Trembulrejo.

Bupati Blora, Arief Rohman berharap Kehadiran KDKMP ini mampu menjadi pilar penguat pangan, pertanian, dan sinergi lintas sektor di tingkat desa.  Sinergi antara jajaran TNI melalui Korem 073/Makutarama dan Kodim0721/Blora selama ini telah terbukti nyata, baik dalam pendampingan ketahanan pangan maupun pembinaan masyarakat.

"Kami berharap, dengan operasionalisasi KDKMP ini, kemitraan antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat dapat semakin solid demi kesejahteraan masyarakat Blora," harap Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora menjelaskan bahwa dari 295 Desa/Kelurahan di Kabupaten Blora, saat ini setidaknya 223 KDKMP sudah jadi dan sejumlah lainnya masih dalam proses, sedangkan  62 titik KDKMP belum dibangun.

"Untuk peresmian ini kami pusatkan Trembulrejo karena sudah berjalan sistem dan manajemennya. Tentunya ini menjadi salah satu contoh untuk KDKMP yang lain Kita berharap  KDKMP ini mampu menggerakan perekonomian masyarakat setempat dan saya juga harap keberadaan KDKMP ini bisa bekerja sama dengan MBG yang ada sehingga nantinya bisa bekerja sama dalam penyediaan kebutuhan bahan pokoknya," jelas Bupati Blora.

Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael  mengucapkan terimakasih atas Sinergi antara pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dengan jajaran TNI  hingga peresmian di Blora ini terlaksana.

"Kami harap setelah diresmikan ini nanti yang sudah beroperasi harus bisa berjalan secara maksimal. Program ini harus kita dukung bersama dan mari kita bersama sama bahu membahu memanfaatkan keberadaan KDKMP dengan baik," jelas Komandan Korem 073/Makutarama.

Komandan Korem 073/Makutarama mengajak, untuk mendukung bersama keberadaan KDKMP dan mendukung program Pemerintah untuk mencapai masyarakat yang adil dan sejahtera.

"Mari kita dukung program Pemerintah untuk mencapai masyarakat yang adil dan sejahtera," pinta Komandan Korem 073/Makutarama. (Humas/Redaksi)


Share:

Pengecoran Jembatan Aramco Todanan, Semangat Gotong Royong Kodim 0721/Blora dan Warga Luar Biasa!


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat terus terlihat dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Selasa (19/5/2026). Saat ini, pembangunan jembatan memasuki tahap penting, yakni pengecoran badan jembatan sebagai bagian dari proses percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur tersebut.

Di tengah kondisi medan yang cukup berat dan cuaca panas, personel Kodim 0721/Blora bersama warga tetap antusias melaksanakan pekerjaan pengecoran. Kebersamaan dan kekompakan terlihat saat personel TNI dan masyarakat bahu membahu mengangkut material, melakukan pengecoran, hingga merapikan konstruksi jembatan.

Koordinator lapangan pembangunan Jembatan Aramco, Letda Inf Taslan mengatakan, progres pembangunan terus menunjukkan hasil positif berkat sinergi dan kerja sama yang baik antara personel Kodim dan masyarakat setempat.

“Pengecoran badan jembatan mulai dilakukan sebagai tahapan penting menuju penyelesaian pembangunan. Semangat personel di lapangan bersama masyarakat sangat luar biasa. Mereka bekerja tanpa mengenal waktu demi menghadirkan akses yang layak bagi warga,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Aramco nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat pedesaan, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi dan distribusi hasil pertanian.

“Dengan hadirnya jembatan ini, mobilitas masyarakat akan lebih mudah, aman, dan cepat. Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Di lokasi pembangunan, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat tampak begitu kuat. Warga dari berbagai kalangan turut membantu proses pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga pelaksanaan pengecoran.

Melalui sinergi dan budaya gotong royong tersebut, pembangunan Jembatan Aramco diharapkan dapat segera selesai sehingga mampu membuka akses antarwilayah serta mendukung percepatan pembangunan dan kemajuan wilayah di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)
Share:

Hot News

Sinergi TNI, Pemerintah Daerah dan Warga, Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Terus Dikebut

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Anggota Komando Distrik Militer 0721/Blora bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »