Pemkab Blora MoU dengan Universitas Ahmad Dahlan Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  YOGYAKARTA —  Pemerintah Kabupaten Blora melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, pada Rabu 15 Juli 2026, langkah konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mendukung pembangunan daerah berbasis kolaborasi.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh
Bupati Blora, Arief Rohman bersama  Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini dan  kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dengan Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. beserta jajaran di ruang audiovisual lantai 4 gedung museum Muhammadiyah kampus 4 UAD.

Bupati Blora, Arief Rohman menjelaskan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang dimiliki.

"Kami punya komitmen bahwa agar daerah bisa maju, kualitas SDM-nya harus maju. Oleh karena itu, selain pembangunan infrastruktur, program pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemkab Blora," ujar Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, saat ini sekitar 60 persen lulusan SMA di Blora telah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan angka tersebut melalui berbagai program dukungan pendidikan, tidak hanya masyarakat umum, Pemkab Blora juga mendorong aparatur sipil negara untuk meningkatkan kapasitas akademik melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

"Pejabat di lingkungan Pemkab Blora kami dorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 maupun S-3. Pembangunan daerah harus didukung SDM yang kompeten dan adaptif terhadap perubahan," kata Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora menjelaskan, pembangunan daerah saat ini tidak dapat dilakukan secara parsial. Karena itu, Pemkab Blora mengadopsi pendekatan pentahelix yang melibatkan unsur akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah, dan media, Ia menyebutkan kerja sama dengan UAD menjadi bagian dari strategi memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi.

"Kerja sama dengan UAD ini merupakan MoU ke-58 yang telah kami lakukan dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta. Kami selalu berupaya menjalin komunikasi dengan kampus-kampus yang memiliki mahasiswa asal Blora sekaligus mengajak para dosen untuk bersinergi membangun daerah," ujar Bupati Blora.

Sementara itu, Rektor UAD Yogyakarta,  Muchlas menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemkab Blora dan menyatakan kesiapan kampusnya untuk berkolaborasi dalam berbagai bidang.

"UAD saat ini memiliki 11 fakultas yang mencakup berbagai disiplin ilmu, ," kata Muchlas. (Humas/Redaksi)


Share:

TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0721/Blora Dimulai, Percepat Pemerataan Pembangunan Desa


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0721/Blora resmi dibuka dengan upacara di lapangan Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu 15 Juli 2026.

Mengusung tema 'TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa', program tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerataan pembangunan, mengingat kemajuan bangsa berawal dari kemajuan desa.

Upacara pembukaan dipimpin Bupati Blora, dihadiri Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, Kasdim 0721/Blora Mayor Arm Imam Sunandar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blora, kepala perangkat daerah dan instansi vertikal, pejabat utama Kodim 0721/Blora, Forkopimcam Randublatung, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Dim 0721, Kepala Desa Gembyungan, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman mengatakan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat semangat gotong royong ditingkat desa.

"TMMD bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga merawat semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa. Melalui program ini, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat bersatu dalam satu langkah untuk membangun desa," kata Bupati Blora.

Bupati Blora mengajak masyarakat Desa Gembyungan untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan TMMD sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

"Kepada seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan faktor keamanan, serta terus menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat selama pelaksanaan program berlangsung," pesan Bupati Blora.

Untuk diketahui, Pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, percepat pemerataan pembangunan desa, kegiatan difokuskan pada sasaran fisik dan nonfisik.

Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan makadam, pembangunan talud jalan sepanjang 957 meter, pembangunan talud penahan jalan sepanjang 123 meter di sisi kanan dan kiri jalan, serta rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sunti dan Slamet Riyadi.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas perekonomian warga.

Sedangkan sasaran non fisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi hukum, penyuluhan kesehatan, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III didukung anggaran sebesar Rp 405 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Blora, dan Badan Amil Zakat Nasional. (Pendim/Redaksi)


Share:

Kepatuhan Warga Blora Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Merosot Hingga 63 Persen


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor, dengan menggelar rapat bersama di ruang pertemuan Setda Blora, Selasa 14 Juli 2026.


Rapat bersama dipimpin Bupati Blora oleh Arief Rohman, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Sekretaris Daerah Blora, Komang Gede Irawadi, serta Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi, beserta jajaran, Jasa Raharja, Samsat Blora, Bank Jateng, Camat dan Kades di Kabupaten Blora.


Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan bahwa pertemuan bersama tersebut merupakan upaya untuk memperkuat kolaborasi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.


"Penerimaan dari sektor ini diharapkan semakin optimal sehingga mampu mendukung pembiayaan pembangunan, khususnya infrastruktur di Kabupaten Blora," ujar Bupati Blora.


Bupati Blora menegaskan bahwa Pajak Kendaraan Bermotor dan BBNKB memiliki peran penting karena berkaitan langsung dengan penerimaan daerah melalui skema opsen pajak.


"Ini hal yang penting karena terkait dengan PKB dan BBNKB ini nantinya termasuk opsen dan menjadi PAD untuk rakyat juga. Ini dipandang penting, oleh karena itu kami berkomitmen bagaimana akan menjalankan arahan dari Bapak Gubernur tersebut untuk bersama-sama, jadi kita lihat masih ada tungakan-tunggakan yang tahun kemarin, termasuk potensi yang tahun ini ada," jelas Bupati Blora.


Menurut Bupati Blora, sinergi antara Pemkab Blora dan Bapenda Jawa Tengah diharapkan mampu mengoptimalkan penagihan tunggakan maupun potensi penerimaan pajak tahun berjalan.


 "Semoga nanti dengan sinergi ini akan bisa kita tagih dan akan menjadi pendapatan yang nanti menjadi PAD kita. Yang muaranya adalah juga untuk pembangunan yang ada di Kabupaten Blora," ucap Bupati Blora.


Dikemukakan, Sebagai tindak lanjut, Pemkab Blora akan melakukan berbagai langkah inovatif berbasis data, termasuk mendata kendaraan milik Aparatur Sipil Negara agar seluruhnya taat membayar pajak kendaraan, upaya tersebut juga akan diperluas hingga tingkat kecamatan dan desa dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.


"Termasuk langkah-langkah inovasi, ini kan semuanya berbasis data. Nanti kami minta Pak Sekda untuk didata, yang kendaranya ASN khususnya, nanti kami minta untuk bisa segera membayar pajaknya, dan juga nanti akan kita turunkan sampai tingkat kecamatan, tingkat desa, termasuk sinergi dengan berbagai stakeholder untuk bagaimana upaya agar wajib pajak ini bisa taat." imbuh Bupati Blora.


Bupati berharap tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat meningkat seperti keberhasilan Kabupaten Blora dalam merealisasikan Pajak Bumi dan Bangunan yang capai 104 persen.


"Semoga nanti kaitannya dengan pajak kendaraan bermotor ini nanti juga bisa mendekati-mendekati sanalah," tandas Bupati Blora.


Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Masrofi mengatakan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor.


"Kami bersilaturahmi dengan Bapak Bupati, ibu Wakil bupati beserta jajaran berkaitan-berkaitan perintah Bapak Gubernur untuk bagaimana kita bersinergi dalam menangani pendapatan pajak kendaraan bermotor," kata Masrofi.


Lebih lanjut, Masrofi mengatakan bahwa tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Jawa Tengah saat ini mengalami penurunan sehingga memerlukan upaya bersama untuk meningkatkannya, kepatuhan saat ini itu cukup memperihatinkan, dari 68 persen sekarang menjadi ke 64-63 persen.


"Ini yang perlu kita lakukan bersinergi juga sama-sama dalam menangatasi kepatuhan pembayaran pajak bermotor ini yang semakin merosot." ungkap Masrofi.


Karena itu, Bapenda Jawa Tengah meminta dukungan Pemkab Blora melalui seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat desa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.


"Tadi kami sudah meminta kepada Pak Bupati agar dapat membantu dalam rangka kesadaran masyarakat membayar pajak. Utamanya karena Pak Bupati itu kan punya wilayah, punya camat, punya jajaran perangkat desa, RT, RW. Ini harapannya dapat membantu bersinergi dengan kita." ujar Masrofi. (Humas/Redakai)


Share:

Kodim 0721/Blora Gelar Nobar Semi Final Piala Dunia Bersama Warga, Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kodim 0721/Blora dan jajarannya menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia bersama masyarakat di wilayah teritorial masing-masing Koramil, Rabu 15 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Pada kesempatan itu, masyarakat bersama prajurit menyaksikan pertandingan semi final Piala Dunia antara Tim Nasional Prancis melawan Tim Nasional Spanyol. Suasana kebersamaan tampak begitu terasa sepanjang jalannya pertandingan, di mana seluruh peserta menikmati laga dengan canda tawa, tertib, aman, dan penuh semangat sportivitas.

Kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kebersamaan dalam menyaksikan pertandingan sepak bola, terjalin komunikasi yang semakin harmonis antara prajurit TNI dan masyarakat.

Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan nobar diharapkan mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekaligus menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan.

“Selain menjadi ajang hiburan bersama, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat serta menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, hubungan yang telah terjalin dengan baik dapat semakin erat,” ujarnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

Sinergi Antarinstitusi Kapolres bersama Wakapolres Kunjungan Kejari dan Kodim 0721/Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) — Kepolisian Resor Blora berkomitmen memperkuat sinergi antarinstitusi penegak hukum guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Langkah ini ditegaskan dengan kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto ke Kantor Kejaksaan Negeri Blora pada Selasa, 14 Juli 2026.

Kedatangan Kapolres Blora yang didampingi oleh Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto disambut oleh Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Khristiya Lutfiasandhi beserta jajaran Kasi Intelijen, Kasi Datun, dan Kasi PAPBB Kejaksaan Negeri Blora.

Pada kesempatan itu, Kapolres Blora,  AKBP Wawan Andi Susanto menyampaikan bahwa pertemuan tatap muka ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat soliditas institusi, khususnya dalam menghadapi dinamika kamtibmas di wilayah Kabupaten Blora.

"Pertemuan ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang intensif, terbuka, dan konstruktif. Kami ingin memastikan penegakan hukum di wilayah Blora berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat sinergi operasional guna mencegah terjadinya hambatan koordinasi di lapangan," ujar Kapolres Blora.

Lebih lanjut, Kapolres Blora mengatakan bahwa kedua lembaga sepakat untuk meningkatkan pertukaran informasi serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas maupun permasalahan hukum.

"Melalui komitmen bersama ini, diharapkan pengamanan berbagai agenda strategis dan penanganan konflik sosial di Kabupaten Blora dapat berjalan lebih optimal, kondusif, dan terkendali," tandas Kapolres Blora.

Dihari yang sama pada siang hari, Kapolres Blora bersama Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto juga  melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kodim 0721/Blora, disambut oleh Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto.

Saat kunjungan ke Kodim 0721/Blora,
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah nyata untuk menguatkan fondasi kesolidan antara Polres Blora dan Kodim 0721/Blora yang selama ini telah berjalan dengan sangat baik.

"Sinergitas ini tidak hanya di tingkat pimpinan saja, melainkan harus terjalin erat hingga jajaran paling bawah, yakni antara personel Polsek dan Koramil. Seluruh personel di lapangan wajib saling mengenal untuk memudahkan komunikasi," ujar Kapolres Blora.

Optimalkan Fungsi Deteksi Dini

Lebih lanjut, Kapolres Blora menjelaskan bahwa kedua instansi sepakat untuk mengintensifkan berbagai kegiatan bersama guna mempererat soliditas di lapangan. Bentuk kegiatannya akan dikemas secara variatif, mulai dari patroli gabungan berskala besar, olahraga bersama, aksi bakti sosial untuk masyarakat, hingga pengamanan bersama dalam setiap agenda kegiatan kemasyarakatan.

"Kami juga berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan fungsi deteksi dini serta saling bertukar informasi terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal ini penting agar setiap potensi konflik atau riak di masyarakat bisa diredam sejak awal," jelas Kapolres Blora.

Kapolres Blora menegaskan bahwa
TNI dan Polri di Kabupaten Blora bersikap tegas untuk tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang mencoba memecah belah soliditas kedua institusi pertahanan dan keamanan negara tersebut.

"Kesolidan Polres Blora dan Kodim 0721/Blora adalah harga mati. Kami tidak akan membiarkan kelompok manapun merusak kemitraan ini demi menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan seluruh warga Kabupaten Blora," tegas Kapolres Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Ajang Nguri-uri Budaya Lokal, Pemkab Blora Gelar Ruwatan Massal 2026


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pemerintah Kabupaten Blora Jawa Tengah menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai ajang spiritual sekaligus pelestarian kearifan lokal, menggelar acara ruwatan massal. Hadir Bupati Blora dalam acara ruwatan massal tahun 1448 H / 2026 M di stadium budaya Tirtonadi Blora, Sabtu 11 Juli 2026.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan apresiasinya atas terselenggara acara yang menjadi ajang nguri-uri, melestarikan budaya daerah. Rangkaian kegiatan ini berlangsung semarak dengan suguhan berbagai kesenian kebanggaan masyarakat Blora, mulai dari seni barongan, wayang kulit, hingga tari tayub.

"Saya mengapresiasi dan berterima kasih atas terselenggaranya acara ruwatan massal 2026 ini untuk nguri-uri budaya. Ini dimaksudkan sebagai doa bersama agar Blora senantiasa terhindar dari musibah, diberikan kelancaran, kemakmuran, dan menjadi kabupaten yang maju serta berkah," ujar Bupati Blora.

Bupati Blora menegaskan bahwa acara ini menjadi tonggak penting pelestarian budaya ditengah derasnya arus globalisasi yang perlahan mulai menggeser eksistensi budaya lokal. Diperlukan upaya bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga erat identitas budaya Blora.

"Kita terus berupaya agar budaya dan kesenian kita selalu dilestarikan. Ini menjadi kekuatan sekaligus khasanah kekayaan kita bersama," tegas Bupati Blora.

Warga Jepang hingga Papua

Sementara itu, Ketua Panitia Ruwatan Massal 2026, Edi Purwanto menjelaskan  bahwa antusiasme masyarakat dalam mengikuti tradisi ini terbilang sangat tinggi, tahun ini, ruwatan diikuti oleh 40 keluarga sukerta dengan total peserta mencapai kurang lebih 81 orang,
peserta terjauh yang hadir langsung di lokasi berasal dari Yogyakarta dan Pekalongan.

"Terdapat juga peserta ruwatan yang berasal dari Kota Chiba (Jepang) dan Merauke (Papua), namun mereka berhalangan hadir langsung karena terbentur tugas," ungkap Edi Purwanto.

Lebih lanjut, Edi Purwanto mengatakan bahwa ruwatan ini sarat akan makna dan nilai, selain sebagai upaya pelestarian seni budaya, ritual ini merupakan bentuk doa dan ikhtiar untuk memohon keselamatan serta menjauhkan diri dari sukerto atau sengkala (marabahaya/kesialan).  Ia berharap kedepan tradisi ruwatan massal ini bisa menjadi agenda rutin yang terus dilestarikan oleh masyarakat Blora.

"Harapannya acara ruwatan ini bisa dilaksanakan rutinan setiap tahun. Mungkin kedepannya bisa dikembangkan dengan lokasi dan kemasan yang berbeda mengikuti perkembangan zaman, namun tanpa menghilangkan esensi utamanya," tandas Edi Purwanto. (Humas/Redaksi)


Share:

Minggu Gembira, TNI dengan Masyarakat Nonton Bareng Piala Dunia Argentina vs Swiss


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss yang digelar jajaran Kodim 0721/Blora bersama masyarakat di sejumlah titik pada Minggu (12/7/2026).

Kegiatan nobar berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang memadati lokasi sejak sebelum pertandingan dimulai. Selain menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara prajurit TNI dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0721/Blora terus membangun kedekatan dengan warga melalui momentum positif yang mampu memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan komunikasi yang harmonis di tengah masyarakat. (Pendim/Redaksi)


Share:

Kondisi Jalan Mantap di Blora Mantap Capai 70 persen, Bupati Janji Bisa Tuntas 100 Persen


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Ditengah gemuruh gamelan dan antusiasme ribuan warga yang memadati arena pagelaran wayang kulit di halaman Balaidesa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora Jawa Tengah, pada Jumat 10 Juli 2026, Bupati Blora optimisme besar terhadap masa depan Kabupaten Blora.

Dalam acara Tasyakuran Sedekah Bumi (Gasdeso) Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora Jawa Tengahyang menghadirkan pagelaran wayang kulit lakon Babad Wanawarta oleh dalang Ki Sigit Ariyanto, Bupati Blora, Arief Rohman memaparkan capaian sektor pertanian, peternakan, ekonomi, hingga pembangunan sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora saat ini mencapai 5,49 persen.

Menariknya, panggung budaya yang biasanya menjadi ruang pelestarian tradisi malam itu juga dimanfaatkan sebagai sarana mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia desa.

Disampaikan, Badan Pusat Statistik mencatat, saat ini Blora sebagai daerah dengan populasi sapi potong terbesar di Jawa Tengah. Di sektor tanaman pangan, Blora menjadi penghasil jagung terbesar kedua serta masuk enam besar daerah penghasil padi di provinsi Jateng.

Tidak hanya ekonomi, lanjut Bupati Blora, pembangunan infrastruktur juga terus menunjukkan kemajuan. Kondisi jalan mantap di Kabupaten Blora kini telah mencapai sekitar 70 persen.

“Jalan Tunjungan-Japah sekarang sudah bagus dan mulus. Ini berkat dukungan pemerintah pusat melalui dana Inpres dan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Harapan kami sebelum masa jabatan berakhir, jalan di Kabupaten Blora bisa tuntas 100 persen,” ujar Bupati Blora.

Dari Wayang Menuju Pembangunan SDM

Bupati Blora mengajak kepala desa, perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader PKK, Karang Taruna, RT/RW, hingga kader Posyandu untuk melanjutkan pendidikan melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Negeri Semarang (UNNES).

“Saya, Mas Dalang Sigit, dan Pak Kades Imroni sama-sama alumni UNNES. Tahun ini program RPL dibuka lagi dengan kuota 230 mahasiswa. Ini kesempatan besar bagi para pegiat desa untuk meningkatkan kapasitas diri,” kata Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, pembangunan fisik tidak akan berjalan optimal tanpa didukung kualitas SDM yang memadai. Karena itu, pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Blora.

“Kalau SDM maju, pelayanan publik di desa juga akan semakin baik. Ini yang terus kami dorong,” ucap Bupati Blora.

Bupati Blora juga menginformasikan, hingga kini hampir 1.000 warga Blora telah menempuh pendidikan tinggi melalui berbagai program kerja sama dengan UNNES. Selain capaian pembangunan, Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Blora tengah mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang direncanakan berlangsung pada 2027.

“Insya Allah tahun 2027 mendatang akan dilaksanakan Pilkades Serentak di Kabupaten Blora,” kata Bupati Blora.

Dikesempatan yang sama, Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Padmasari Mestikajati mengapresiasi konsistensi Desa Trembulrejo dalam menjaga tradisi dan kebudayaan lokal, kegiatan sedekah bumi yang rutin digelar setiap tahun menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi dan fisik, tetapi juga menjaga akar budaya masyarakat.

“Setiap tahun Desa Trembulrejo selalu menghadirkan pagelaran budaya seperti wayang kulit dan ketoprak. Tradisi seperti ini harus terus dijaga karena menjadi identitas masyarakat sekaligus sarana pendidikan budaya bagi generasi muda,” kata Padmasari Mestikajati.

Regenerasi Pemimpin Desa

Sementara itu, Kepala Desa Trembulrejo, Muhamad Imroni mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai mengambil peran dalam pembangunan desa.

Menjelang Pemilihan Kepala Desa serentak yang direncanakan berlangsung pada 2027, Ia mendorong munculnya kader-kader pemimpin baru yang memiliki kapasitas dan komitmen membangun desa.

“Monggo para pemuda dan pemudi Trembulrejo yang ingin memajukan desa agar mulai menyiapkan diri. Siapa pun yang memiliki niat baik untuk membangun desa, silakan ikut berpartisipasi dalam Pilkades 2027 nanti,” tandas Kepala Desa Trembulrejo.  (Humas/Redaksi)


Share:

Pegiat dan Perangkat Desa di Blora Ikuti Program Rekognisi Pembelajaran Lampau di Unnes Semarang


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) ditingkat desa. Bupati Blora, Arief Rohman mendorong para pegiat desa, termasuk perangkat desa yang belum memiliki gelar sarjana, untuk segera mendaftarkan diri dalam program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Blora saat menghadiri acara pendampingan pendaftaran calon mahasiswa baru program RPL UNNES yang berlangsung di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Jumat 10 Juli 2026.

Bupati Blora, Arief Rohman meminta agar kuota yang tersedia tahun ini dapat terpenuhi secara maksimal. Berbeda dari tahun sebelumnya, sasaran peserta program RPL kali ini diperluas secara signifikan demi merangkul lebih banyak elemen masyarakat desa.

"Tahun ini sasaran peserta kita perluas. Tidak hanya untuk perangkat desa saja, tetapi juga kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengelola BUMDes, kader PKK, Karang Taruna, pengurus RT/RW, hingga kader Posyandu," ujar Bupati Blora.

Untuk mendukung antusiasme para aparatur dan pegiat desa tersebut, lanjut Bupati Blora, Pemerintah Kabupaten Blora dipastikan akan kembali menyiapkan stimulan pendidikan.

"Pemkab Blora akan memberi beasiswa, walaupun nominalnya tidak sebesar gelombang sebelumnya," imbuh Bupati Blora.

Masih kata Bupati Blora, program studi RPL yang dibuka di UNNES tahun ini mencakup berbagai disiplin ilmu yang relevan dengan tata kelola dan pengembangan potensi desa.

"Diantaranya adalah Akuntansi, Manajemen, Pendidikan Ekonomi Administrasi Perkantoran, Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, Pendidikan Nonformal, Ilmu Hukum, serta Pendidikan Kesejahteraan Keluarga," jelas Bupati Blora.

Untuk perhatian, masa pendaftaran program RPL Unnes ini berlangsung singkat, yakni mulai 13 Juli 2026 hingga 19 Juli 2026. Bagi masyarakat dan pegiat desa di Kabupaten Blora yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai syarat dan alur pendaftaran, dapat memantau kanal media sosial resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Blora.  (Humas/Redaksi)


Share:

Hot News

Pemkab Blora MoU dengan Universitas Ahmad Dahlan Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  YOGYAKARTA —  Pemerintah Kabupaten Blora melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU),...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »