Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Blora Masuki Tahap Perakitan Lantai


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahapan krusial, saat ini pekerjaan difokuskan pada perakitan papan lantai jembatan. Rabu 6 Mei 2026.

Tahap perakitan lantai jembatan merupakan bagian penting dalam keseluruhan proses konstruksi, setelah sebelumnya berhasil diselesaikan pekerjaan pondasi, perakitan rangka, serta pengecoran kaki jembatan. Dimulainya tahapan ini menandakan pembangunan telah memasuki fase penyempurnaan struktur utama.

Sejak pagi hari, personel bersama warga di lapangan melaksanakan pekerjaan dengan penuh dedikasi, ketelitian, dan tanggung jawab. Setiap komponen papan lantai dirakit secara cermat dengan mengedepankan standar kualitas konstruksi, guna menjamin kekuatan, keamanan, serta daya tahan jembatan dalam jangka panjang.

Dalam keterangannya, Danramil 06/Jiken Kapten Inf Sumarno menyampaikan, “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara optimal, dengan mengedepankan kualitas, keamanan, dan ketepatan waktu.”

Lebih lanjut disampaikan, “Kami berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, memperlancar aktivitas perekonomian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.”

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda memiliki nilai strategis bagi masyarakat Desa Nglebur dan wilayah sekitarnya. Selain sebagai sarana penghubung antarwilayah, jembatan ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.

Progres pembangunan yang berjalan secara bertahap ini mencerminkan komitmen kuat dalam menghadirkan infrastruktur yang andal dan berkualitas. Sinergi antara personel di lapangan dan dukungan aktif masyarakat setempat menjadi faktor utama dalam menjamin kelancaran setiap tahapan pekerjaan.

Dengan terus berlanjutnya proses pengerjaan, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan menjadi sarana vital dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)


Share:

SPPG Karangjati 3 Milik Polres Blora Diresmkkan, Targetkan Sebanyak 1.050 Penerima Manfaat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui penguatan layanan diberbagai wilayah. Salah satunya dengan beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangjati 3 yang diresmikan pada Senin 4 Mei 2026.

SPPG Karangjati 3 yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Blora, diresmikan oleh Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto,  dihadiri Wakil Bupati Blora yang  sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Blora, Sri Setyorini, bersama Forkopimda Blora.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan apresiasi atas hadirnya SPPG Karangjati 3 sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak.

“Pemerintah Kabupaten Blora menyambut baik berdirinya SPPG Karangjati 3 ini. Diharapkan layanan ini mampu menyediakan makanan bergizi sesuai standar nasional sehingga dapat mendukung pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak,” ujar Wakil Bupati Blora.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Blora  mendorong agar pengembangan SPPG kedepan dapat menjangkau wilayah pedesaan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara merata.

“Kedepan, kami berharap pembangunan SPPG tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dapat menjangkau desa-desa seperti di wilayah Menden dan Jati, agar pemerataan layanan gizi dapat terwujud,” harap Wakil Bupati Blora.

Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto menjelaskan bahwa SPPG Karangjati 3 merupakan unit ketiga yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Blora.

“SPPG Karangjati 3 ini merupakan unit ketiga yang kami kelola. Kami optimistis pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagaimana unit sebelumnya,” jelas Kapolres Blora.

Untuk menjamin kualitas layanan, pihaknya juga melibatkan tim Dokkes Polres Blora dalam melakukan pengawasan secara berkala terhadap kebersihan dan mutu makanan.

“Kami telah menugaskan tim Dokkes untuk melakukan pengecekan rutin, baik dari sisi kebersihan maupun kualitas makanan yang disajikan, sehingga tetap memenuhi standar kesehatan,” ungkap Kapolres Blora.

Pada tahap awal operasional, lanjut Kapolres Blora, SPPG Karangjati 3 menargetkan sebanyak 1.050 penerima manfaat yang terdiri dari pelajar, balita, serta kelompok B3.

"Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi di Kabupaten Blora serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia," tandas Kapolres Blora.  (Humas/Redaksi)


Share:

Dandim 0721/Blora Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda, Pastikan Kualitas dan Progres Sesuai Target


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., melaksanakan peninjauan langsung pembangunan Jembatan Garuda di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Senin (4/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk pengawasan langsung guna memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan, serta selesai tepat waktu sesuai target.

Dalam peninjauan tersebut, Dandim melakukan pengecekan kondisi fisik jembatan dan memantau progres pekerjaan di lapangan. Ia juga berinteraksi dengan para pekerja serta masyarakat setempat untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan lancar dan sesuai perencanaan teknis.

Dalam keterangannya, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Garuda saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen dan memasuki tahap akhir penyelesaian.

“Pembangunan jembatan saat ini sudah mendekati 100 persen dan tinggal tahap finishing. Kami optimistis dalam beberapa hari kedepan pekerjaan dapat diselesaikan sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, keberadaan Jembatan Garuda diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Blora.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Blora saat ini terdapat 11 titik pembangunan jembatan yang sedang berjalan, terdiri dari 2 jembatan gantung, 2 jembatan beton, dan 7 jembatan Aramco yang tersebar di berbagai kecamatan.

Dengan pengawasan yang optimal dan sinergi seluruh pihak, diharapkan seluruh program pembangunan tersebut dapat selesai tepat waktu serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Sakit Prostat Akut, Pria Tua Ditemukan MD di Sumur Krabyakan Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Seorang pria lanjut usia S (73), warga Dukuh Ngareng, Desa Tambaksari, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora Jawa Tengah  ditemukan meninggal dunia (MD) di dalam sumur area persawahan Dukuh Krabyakan, Desa Temurejo, pada Senin, 4 Mei 2026. Korban diduga menceburkan diri ke sumur.

Petugas yang mendatangi TKP ditemukan orang MD, Waka Polsek Blora IPTU Bambang Utoyo, Kanit Reskrim IPTDA Eko Purnomo, KSPKT, petugas BPBD, Bhabinkamtibmas Polsek Blora, dan Babinsa Koramil Blora.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono menjelaskan bahwa Kepolisian Sektor (Polsek) Blora menerima laporan dari ketua RT Krabyakan sekira  pukul 08.00 WIB.

"Korban pertama kali ditemukan oleh  saksi di sumur tua area persawahan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” jelas Kasihumas Polres Blora. Senin, 4 Mei 2026.

Berdasarkan keterangan saksi, lanjut Kasihumas Polres Blora, korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 02.00 WIB. Hal itu terekam pada CCTV di samping rumah.

"Keluarga yang curiga kemudian mencari korban bersama warga hingga akhirnya menemukan korban didalam sumur dengan posisi tengkurap," ujar Kasihumas Polres Blora.

Masih kata Kasihumas Polres Blora,
Petugas Polsek Blora bersama BPBD Kabupaten Blora langsung mengevakuasi korban. Tim medis Puskesmas Blora yang melakukan pemeriksaan luar, dan tidak menemukan tanda kekerasan.

“Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal murni akibat tenggelam. Telapak tangan dan kaki keriput karena lama didalam air, serta dari mulut, hidung, dan telinga mengeluarkan air,” ungkap Kasihumas Polres Blora.

Lebih lanjut, Kasihumas Polres Blora myampaikan bahwa dari keterangan keluarga, korban semasa hidup menderita penyakit prostat akut.

“Diduga korban mengalami depresi karena penyakit yang dideritanya,” ucap Kasihumas Polres Blora.

Dikemukakan, barang bukti yang diamankan berupa baju batik warna coklat dan celana pendek warna biru tua yang dikenakan korban. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kejadian ini tertuang dalam LP/Gangguan/B/10/V/2026/SPKT/Sek.Blora/Res.Blora/Polda Jateng.

“Polri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keluarga, terutama lansia yang memiliki riwayat sakit. Segera ajak komunikasi atau bawa ke layanan kesehatan jika terlihat tanda depresi,” tandas Kasihumas Polres Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

TNI Bersama Warga Gotong Royong Kebut Pasang Gelagar Jembatan Garuda di Nglebur Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, memasuki tahap penting dengan dilaksanakannya pemasangan gelagar lantai jembatan gantung, Senin 4 Mei 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian krusial dalam proses pembangunan, mengingat gelagar lantai berfungsi sebagai struktur utama penopang beban lalu lintas kendaraan maupun aktivitas masyarakat. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara teliti dan terukur guna memastikan kekuatan serta keamanan konstruksi jembatan.

Dalam proses pengerjaan, tampak sinergi yang solid antara personel TNI dari Kodim setempat bersama masyarakat Desa Nglebur. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Danramil 06/Jiken Kapten Inf Sumarno menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara maksimal guna mendukung kemajuan Desa Nglebur,” ujarnya.

Partisipasi aktif masyarakat juga terlihat dalam berbagai kegiatan pendukung, mulai dari membantu pengangkutan material, pembersihan lokasi, hingga memberikan dukungan moril kepada personel yang bekerja di lapangan.

Lebih lanjut, Danramil menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya sebatas pembangunan fisik, namun juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan ini. Jembatan Garuda diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan Jembatan Garuda dapat segera difungsikan guna mendukung mobilitas serta pertumbuhan perekonomian masyarakat Desa Nglebur dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)

Share:

Adeging Mangkunegaran ke-269, Pemkab Blora Promosikan Sate Ayam dan Kerajinan Khas Daerah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kegiatan 'Mangkunegaran MakaN-MakaN' yang  digelar di pamedan pura Mangkunegaran, Surakarta, pada Sabtu 2 Mei 2026. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Blora menjadi bagian dari dukungan Blora dalam mempromosikan budaya dan kuliner khas daerah di tingkat regional.

Kegiatan tersebut, Kabupaten Blora menampilkan kesenian barongan dari kelompok Singo Sari Budoyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora,  penampilan tersebut menarik perhatian pengunjung dan menjadi salah satu representasi kekayaan budaya Blora di ajang Mangkunegaran Makan-Makan.

Hadir Ketua TP PKK Kabupaten Blora bersama Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Iwan Setiyarso. Acara ini dihadiri sejumlah kepala daerah serta pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Provinsi Jawa Tengah yang ikut berpartisipasi memeriahkan kegiatan tersebut.

Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Shalichah menyaksikan pertunjukan barongan, dan menyempatkan diri menyapa warga Blora yang hadir. Ia tampak antusias berinteraksi dengan masyarakat serta memberikan apresiasi terhadap partisipasi pelaku seni budaya,  
dan UMKM.

"Kita mengunjungi stan UMKM asal Blora, salah satunya Sate Ayam," ujar Ketua TP PKK Blora.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Blora mempromosikan kuliner khas Blora kepada para pengunjung, sebagai upaya memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong peningkatan ekonomi pelaku UMKM.

"Kegiatan Mangkunegaran makan-makan ini bertujuan untuk mendukung pelestarian budaya sekaligus mempromosikan kuliner dan kerajinan khas daerah," jelas Ketua TP PKK Blora.

Untuk diketahui, acara Mangkunegaran makan-makan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Adeging Mangkunegaran ke-269. Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. (Humas/Redaksi)



Share:

TNI Bersama Warga Nglebur Jiken Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — TNI bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah.

Komandan Koramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat melaksanakan tugas secara maksimal guna memastikan penyelesaian pembangunan tepat waktu.

“Pengerjaan dilaksanakan secara optimal dan terukur. Saat ini personel di lapangan tengah merampungkan struktur kerangka, perapian pondasi tali seling, serta dilanjutkan pemasangan lantai jembatan,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Lebih lanjut disampaikan, meskipun medan pembangunan cukup menantang, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari soliditas serta kerja sama yang baik antara prajurit TNI dan masyarakat.

Kodim 0721/Blora memastikan bahwa pembangunan dilaksanakan sesuai dengan rencana, dengan tetap mengedepankan faktor keamanan, ketelitian, dan kualitas hasil pekerjaan.

Keberadaan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian, distribusi hasil bumi, serta akses pendidikan bagi pelajar.

Pembangunan ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat sebagai solusi dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. (Pendim/Redaksi)


Share:

Ketua DPRD Blora Minta Kesejahteraan Buruh Harus Jadi Perhatian Utama


​𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Momentum Hari Buruh Internasional (May Day) yang diperingati setiap 1 Mei, dimanfaatkan Ketua DPRD Kabupaten Blora, untuk mengingatkan kepada semua pihak agar menempatkan kesejahteraan pekerja/buruh sebagai prioritas. Jumat 1 Mei 2026.

Menurut Ketua DPRD Blora, Mustopa menyampaikan bahwa buruh merupakan penggerak utama roda ekonomi di wilayah Kabupaten Blora,  yang kontribusinya harus dihargai secara nyata.

"Kesejahteraan buruh harus menjadi perhatian utama," ujar Ketua DPRD Blora.

​Lebih lanjut, Ketua DPRD Blora menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya dukungan dari para pekerja diberbagai sektor, mulai dari industri, pertanian, hingga jasa,  oleh karena itu, jaminan hak-hak buruh menjadi poin yang tidak bisa ditawar.

​“Buruh adalah tulang punggung pembangunan kita. Maka dari itu, peningkatan kesejahteraan, perlindungan hak, dan jaminan kerja yang layak harus terus kita perjuangkan bersama,” ucap Mustopa kepada awak media, Jumat (1/5/2026).

​Politisi ini menambahkan bahwa perhatian terhadap buruh bukan hanya tugas pemerintah, melainkan juga komitmen dari dunia usaha.

"Kita dorong agar terciptanya hubungan industrial yang harmonis melalui dialog terbuka antara pengusaha dan pekerja guna menciptakan iklim kerja yang kondusif," kata Mustopa.

​Selain masalah upah dan perlindungan, lanjut Mustopa, DPRD Blora juga meminta pemerintah daerah untuk lebih serius dalam memberikan pelatihan keterampilan. Hal ini dianggap krusial agar tenaga kerja lokal di Blora memiliki daya saing tinggi di tengah perubahan teknologi dan dinamika pasar kerja.

​"Kita ingin para buruh kita tidak hanya bekerja, tapi juga memiliki kualitas hidup yang terus membaik dari tahun ke tahun," imbuh Ketua DPRD Blora.

​Ketua DPRD Blora mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah  Kabupaten Blora untuk menjadikan peringatan May Day tahun ini sebagai titik balik untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan keadilan bagi para pekerja.

​“Mari kita bangun lingkungan kerja yang adil dan aman agar kesejahteraan buruh di Kabupaten Blora benar-benar terwujud,” tandas Ketua DPRD Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Teliti dan Berdedikasi, Babinsa Klopoduwur Turut Percantik Jembatan Garuda


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap akhir, pengerjaan tidak hanya berfokus pada konstruksi utama, tetapi juga pada penyempurnaan detail guna memastikan kualitas dan ketahanan infrastruktur.

Salah satu tahap finishing yang kini dilakukan adalah pengecatan pagar jembatan. Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Desa Klopoduwur, Serda Bambang, bersama warga setempat yang bekerja secara gotong royong.

Di bawah terik matahari, Serda Bambang tampak teliti merapikan setiap sisi pagar. Ia memastikan lapisan cat teraplikasi secara merata sehingga menghasilkan tampilan yang rapi sekaligus memberikan perlindungan optimal terhadap material.

“Pengecatan ini bukan hanya untuk memperindah tampilan jembatan, tetapi juga sebagai upaya melindungi material agar lebih awet dan aman digunakan masyarakat. Kami ingin hasilnya benar-benar maksimal karena jembatan ini akan dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Serda Bambang. Sabtu (
2 Mei 2026.

Pembangunan Jembatan Garuda yang berada di wilayah Kodim 0721/Blora ini menjadi salah satu wujud nyata peran TNI dalam mendukung peningkatan konektivitas dan keselamatan warga.

Melalui perhatian pada setiap detail pengerjaan, Babinsa bersama masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur bukan semata menyelesaikan proyek, melainkan menghadirkan fasilitas publik yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat Blora.

Semangat kebersamaan yang tercermin dalam proses ini sekaligus menegaskan kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan di daerah. (Pendim/Redaksi)
Share:

Hot News

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Blora Masuki Tahap Perakitan Lantai

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Nglebur, Kecamatan Jik...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »