Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Blora Lantik 191 Pejabat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Bupati Blora melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 191 pejabat administrator, pengawas, dan pejabat fungsional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Blora di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Rabu 13 Mei 2026.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Blora dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 22 orang merupakan pejabat eselon III setingkat sekretaris dinas dan camat, kemudian 48 orang pejabat eselon III setingkat kepala bidang dan sekretaris kecamatan, sisanya merupakan pejabat eselon IV dan pejabat fungsional pada sejumlah organisasi perangkat daerah.

Bupati Blora, Arief Rohman  menyampaikan bahwa mutasi, promosi, dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi pemerintahan sebagai bagian dari pembinaan karier aparatur sipil negara sekaligus penyegaran organisasi.

“Pelantikan pada hari ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukan sekadar simbol kedudukan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab.

“Saya berharap pejabat yang dilantik hari ini dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan tugas yang baru, memahami tugas pokok dan fungsi jabatan dengan baik, membangun komunikasi yang harmonis, meningkatkan koordinasi antar perangkat daerah, serta menciptakan budaya kerja yang produktif dan kolaboratif,” harap Bupati Blora.

Bupati Blora mengingatkan seluruh ASN agar mampu bekerja secara cepat, tepat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta terus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Bupati Blora menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Blora dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta memperkuat reformasi birokrasi diseluruh sektor.

“Saya meminta seluruh pejabat agar selalu menjunjung tinggi disiplin, profesionalitas, dan etika birokrasi dalam setiap pelaksanaan tugas, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan masyarakat maupun mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah,” kata Bupati Blora.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora juga memastikan seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau ada temuan jual beli jabatan, laporkan kepada kami,” tegas Bupati Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Blora Diharapkan Tingkatkan Akses dan Ekonomi Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Babinsa Koramil 15/Japah, Serda Mustakhim, menyampaikan harapannya terhadap pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang saat ini tengah berlangsung di Dukuh Gabeng, Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026).

Jembatan gantung dengan panjang 40 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dinilai menjadi kebutuhan penting masyarakat untuk memperlancar akses transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

“Selama ini akses masyarakat cukup terbatas, terutama pada kondisi tertentu. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga diharapkan semakin lancar dan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Serda Mustakhim.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Gabeng tersebut kini telah memasuki tahap penyelesaian pengecoran pondasi tiang utama.

Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel TNI dari Koramil 15/Japah bersama puluhan warga setempat.
Sementara itu, Danramil 15/Japah Kapten Czi Didik Pujiono mengatakan, sebanyak lima personel TNI diterjunkan untuk mendampingi warga dalam proses pengerjaan tahap krusial tersebut.

“Hari ini kami telah menyelesaikan pengecoran pondasi tiang utama agar konstruksi jembatan nantinya kokoh, aman, dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut telah lama dinantikan warga karena dinilai mampu mempermudah distribusi hasil pertanian serta meningkatkan konektivitas antar wilayah di Kecamatan Japah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan jajaran TNI atas terealisasinya pembangunan jembatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Kehadiran jembatan ini akan sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bagian dari program TNI AD yang dilaksanakan di berbagai daerah dengan mengedepankan kolaborasi antara aparat dan masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Launching 1.061 KDKMP Nasional, Blora Siap 55 Gerai Koperasi Merah Putih





‎𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — ‎BOJONEGORO —  Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, dalam rangka meninjau kesiapan peluncuran serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei 2026. Peninjauan dilaksanakan di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Selasa 12 Mei 2026.Disampaikan, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat desa, pusat pengembangan produk UMKM, sekaligus penghubung ekonomi desa dengan pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital dan e-commerce.‎‎Saat menghadiri kunjungan kerja Wakil Panglima TNI tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan bahwa Pemkab Blora siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan program KDKMP di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah.‎‎“Program ini sangat baik untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di desa. Kami optimistis KDKMP mampu membantu masyarakat, terutama dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok seperti gas dan pupuk agar lebih mudah diakses masyarakat,” ujar Bupati Blora.‎‎Selain mendukung percepatan pembangunan sarana dan prasarana, lanjut Bupati Blora, Pemkab Blora juga berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola koperasi."Melalui pelatihan dan pendampingan agar koperasi dapat berkembang secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan," ujar Bupati Blora.‎Pada kesempatan itu, Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto menyampaikan bahwa  Kabupaten Blora ditargetkan memiliki 295 kantor KDMP/KDKMP hingga Juli 2026."Pembangunan telah berjalan di 233 titik dan ditargetkan selesai seluruhnya pada akhir Juli 2026," jelas Dandim 0721/Blora.‎‎Untuk tahap launching nasional, lanjut Dandim 0721/Blora, pada 16 Mei mendatang, Kabupaten Blora siap mengoperasikan 55 gerai KDKMP yang tersebar di 16 kecamatan se-Blora.‎‎“Kami terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat pemenuhan sarana dan prasarana sehingga pelaksanaan launching KDKMP di Kabupaten Blora dapat berjalan optimal,” ungkap Dandim 0721/Blora.‎‎Dalam peninjauan tersebut, Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita mengapresiasi progres pembangunan KDKMP di wilayah Bojonegoro, Lamongan, dan Blora yang dinilai menunjukkan kesiapan yang baik menjelang peluncuran nasional.‎‎“Kesiapan operasional harus dipastikan secara matang agar pelaksanaan program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Wakil Panglima TNI. (Humas/Redaksi)
Share:

Petani Kedungtuban Ditemukan Meninggal Mendadak di Lahan Perhutani, Diduga Karena Sakit



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Seorang petani, Samijan (76) ditemukan meninggal dunia (MD) secara mendadak di lahan milik Perhutani Petak 77C, RPH Pucung, Dukuh Wadung, Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora Jawa Tengah, pada Rabu, 13 Mei 2026 sekira pukul 10.00 WIB.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono membenarkan kejadian ditemukan orang meninggal dunia tersebut, di Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban.

“Korban saat itu sedang berada di lahan garapannya, menurut keterangan saksi, korban sempat mengeluh pandangan mata gelap dan merasa masuk angin, lalu minta dikeriki oleh saksi Sdri. Alif Surini dan Sdri. Kaswi,” jelas Kasihumas Polres Blora.

Setelah dikeriki, korban sempat merasa mendingan dan menyuruh kedua saksi pulang. Lanjut Kasihumas Polres Blora, namun tak lama kemudian saksi melihat korban sudah terbaring dan tidak merespon saat dipanggil. 

"Saksi lalu memberitahu warga dan saksi Saudara Sugito yang datang ke lokasi mendapati korban sudah meninggal dunia," ucap Kasihumas Polres Blora.

Dikemukakan, mendapat laporan dari Kepala Desa Kedungtuban, Irwan Teguh Pamungkas, petugas Polsek Kedungtuban dipimpin Kapolsek Iptu Hadi Setyo P bersama Ka SPKT, Kanit Reskrim, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tim medis Puskesmas Kedungtuban langsung mendatangi TKP.

“Dari hasil pemeriksaan luar oleh Bidan Desa Kedungtuban Sdri. Widya Liana, A.Md.Keb, korban dinyatakan meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Kasihumas Polres Blora.

Menurut Kasihumas Polres Blora, korban diketahui tinggal seorang diri karena istri sudah meninggal dan anak-anaknya berada diluar kota Blora.

“Kesimpulan sementara korban meninggal karena sakit. Keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menuntut pihak manapun, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” imbuh Kasihumas Polres Blora. 

Untuk diketahui, Polisi telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, dan membuat Laporan Polisi Nomor: LP/Gangguan/6/V/2026/SPKT/Sek Kdtbn/Res Blora. Barang bukti yang diamankan berupa celana pendek kain warna hitam yang dikenakan korban. (Humas/Redaksi)
Share:

TNI Rampungkan Perbaikan Jembatan Garuda, Akses Warga Desa Jati Kembali Lancar


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  TNI melalui Komando Distrik Militer 0721/Blora berhasil menuntaskan perbaikan Jembatan Garuda yang berada di Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora.

Infrastruktur penghubung sepanjang 15 meter dengan lebar 4 meter tersebut kini kembali dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses utama antarwilayah.

Danramil 11/Jati, Kapten Inf Puryanto, menyampaikan bahwa proses perbaikan telah selesai dilaksanakan dan jembatan siap digunakan kembali oleh masyarakat.

“Dengan selesainya perbaikan ini, masyarakat dapat kembali memanfaatkan jembatan sebagai akses utama guna menunjang aktivitas sehari-hari,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Sebelumnya, Jembatan Garuda mengalami kerusakan cukup parah yang menghambat mobilitas warga dan aktivitas perekonomian masyarakat setempat. Menindaklanjuti kondisi tersebut, personel TNI bersama warga bergotong royong melaksanakan perbaikan secara menyeluruh.

Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi pengecoran tiang pondasi, perbaikan lantai jembatan, pemasangan pagar pembatas, hingga pengecatan fasilitas jembatan.

Kapten Inf Puryanto menegaskan, perbaikan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah serta membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

“Perbaikan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sosial warga,” katanya.

Rampungnya perbaikan Jembatan Garuda mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Jati. Akses yang sebelumnya terganggu kini kembali normal, aman, dan nyaman dilalui.

TNI juga memastikan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pemulihan infrastruktur guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Pendim/Redaksi)


Share:

Bupati Bangga, BPR BKK Blora Buktikan Kelasnya Sebagai TOP BUMD Bintang 4


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Bupati Blora, Arief Rohman memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja PT BPR BKK Blora (Perseroda) yang dinilai mampu menunjukkan performa positif dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Blora

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Arief  saat menghadiri Gebyar Undian Tabungan 2026 PT BPR BKK Blora yang digelar meriah dengan berbagai hadiah menarik bagi para nasabah, Rabu (13/5/2026) di Hotel Azana Garden Hill Blora

Bupati menegaskan bahwa keberadaan BPR BKK Blora diharapkan mampu membantu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora di tahun 2026, yang mana pada tahun 2025  pertumbuhan ekonomi Blora tercatat meningkat menjadi 5,4 persen.

“Kami berharap pada tahun 2026 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora bisa lebih tinggi lagi. Ini salah satu peran yang kami harapkan dari BPR BKK, yakni bergerak di sektor-sektor riil dengan bisa memberikan kontribusi kaitannya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Bupati juga mengapresiasi berbagai penghargaan yang telah diterima oleh BPR BKK Blora, menurutnya penghargaan yang diterima menjadi bukti nyata bahwa telah dikelola secara profesional dan berintegritas tinggi.

“Atas berbagai prestasi yang sudah diraih BPR BKK Blora sebagai TOP BUMD Awards Bintang 4 dari Majalah Top Business, penghargaan dari Infobank, serta penghargaan lainnya, ini adalah sebagai bukti nyata bahwa bank ini sudah  dikelola dengan profesional dan berintegritas tinggi tentunya capaian ini merupakan sebuah kebanggan untuk kita dan  memotivasi kita khususnya para nasabah ini,” ujar Bupati.

Bupati menilai capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Blora sekaligus mampu meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap BPR BKK Blora.
“Saya berharap ini bisa memacu juga inovasi-inovasi yang lain yang sudah dilakukan BPR BKK, tadi disampaikan terkait keberpihakan sektor-sektor ekonomi masyarakat, UMKM, sektor pertanian, maupun sektor yang lain, dan juga terima kasih sudah memberikan devidennya untuk kabupaten maupun provinsi,”ungkap Bupati.

“Kita tentunya ingin agar keberadaan BPR BKK Blora ini mampu membantu tumbuhnya perekonomian di Kabupaten Blora,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora turut mengundi hadiah utama berupa satu unit mobil Toyota Avanza. Hadiah utama tersebut berhasil dimenangkan oleh nasabah BPR BKK Kecamatan Sambong.

Sekaligus menyerahkan Bantuan CSR Jambanisasi dari PT BPPR BKK Blora sebesar 50.960.000 kepada Desa Kembang Kecamatan Todanan.
Dalam Gebyar Undian Tabungan 2026 tersebut, PT BPR BKK Blora menyediakan berbagai hadiah menarik, di antaranya 1 unit mobil Toyota Avanza, 13 unit sepeda motor, 13 kulkas, 13 sepeda gunung, 13 kompor gas, 13 televisi, 13 kipas angin, dan 13 dispenser.

Melalui kegiatan undian tabungan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus membudayakan menabung dan menjadikan BPR BKK Blora sebagai tempat menabung dan berinvestasi yang terpercaya.

“Kita harap bapak ibu para nasabah bisa woro-woro ke yang lainnya agar di BPR BKK ini sebagai tempat untuk menabung dan berinvestasi,” ujarnya.

Bupati juga mengucapkan selamat kepada para nasabah yang nantinya beruntung memperoleh berbagai hadiah undian lainnya.

“Selamat kepada para nasabah yang nantinya beruntung meraih hadiah. Terus tingkatkan tabungan dan saldonya, semoga ke depan semakin banyak manfaat yang diberikan BPR BKK bagi nasabah, masyarakat, Kabupaten Blora, maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya.

Direktur Utama PT BPR BKK Blora  Puguh Haryono, mengungkapkan bahwa kinerja BPR BKK Blora menunjukan tren positif.

“Sebagai bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Blora, kami memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah, dengan rasa syukur kinerja keuangan BPR BKK Blora tetap terjaga dengan baik dan  memberikan tren yang positif” ujarnya.

Kinerja positif tersebut tercermin dari kontribusi deviden yang berhasil disetorkan pada tahun 2026 sebesar Rp9.078.785.484, dengan rincian Rp4.630.187.597 kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Rp4.448.604.887 kepada Pemerintah Kabupaten Blora.

Selain itu, BPR BKK Blora juga mencatat Return on Investment (ROI) sebesar 32,64 persen yang menjadi indikator bahwa pengelolaan perusahaan berjalan secara optimal dan memberikan  manfaat nyata bagi pemangku kepentingan.

Pihaknya berharap capaian kinerja yang telah diraih dapat menjadi fondasi bagi BPR BKK Blora untuk terus berkembang secara berkelanjutan.

“Kami berharap nasabah dapat terus menikmati kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam bertransaksi di seluruh jaringan kantor BPR BKK Blora,” pungkasnya.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar Undian Tabungan 2026 merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk apresiasi kepada para nasabah yang telah memberikan kepercayaan dan loyalitas kepada BPR BKK Blora.

“Kegiatan ini kami maknai sebagai wujud apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas para nasabah yang senantiasa menjadi bagian penting dalam perjalanan kami,” ungkapnya.

Pihaknya menyadari bahwa kepercayaan masyarakat merupakan aset paling berharga dalam industri jasa keuangan.

“Kepercayaan tersebut tidak hanya membangun loyalitas, tetapi juga menjadi amanat yang harus kami jaga melalui pelayanan yang terus ditingkatkan secara konsisten,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan undian tabungan tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin gemar menabung sekaligus memperkuat keyakinan bahwa BPR BKK Blora merupakan mitra keuangan yang dapat diandalkan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin gemar menabung sekaligus memperkuat keyakinan bahwa BPR BKK Blora siap mendukung masyarakat dalam merencanakan masa depan, mengembangkan usaha, maupun memenuhi kebutuhan finansial,” tambahnya.

Menurut Puguh Haryono, capaian tersebut bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan menjadi pengingat agar perusahaan terus berbenah dan meningkatkan standar pelayanan kepada seluruh nasabah.

"Pada tahun 2026, PT BPR BKK Blora berhasil meraih penghargaan TOP BUMD Awards dengan predikat Bintang 4. Selain itu, BPR BKK Blora juga memperoleh penghargaan sebagai The Best BPR BKK Pemerintah Daerah untuk kategori aset Rp250 miliar hingga Rp500 miliar," jelas Direktur Utama PT BPR BKK Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Nglebur Rampung 100 Persen


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora Jawa Tengah, rampung 100 Persen, Warga Kaligede Tak Lagi Terisolasi.

Jembatan gantung dengan panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter tersebut menjadi penghubung vital antara warga Dukuh Kaligede dan Janjang, sekaligus sebagai akses utama jalan pertanian masyarakat.

Keberadaan Jembatan Garuda membawa harapan baru bagi sekitar 20 kepala keluarga dengan lebih dari 100 jiwa warga Kaligede. Selama ini, warga harus menempuh perjalanan memutar hingga puluhan kilometer akibat keterbatasan akses penghubung.

Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, masyarakat tidak lagi terisolasi dan mobilitas warga menjadi jauh lebih mudah.

Tidak hanya membantu aktivitas warga dan distribusi hasil pertanian, jembatan tersebut juga memberikan manfaat besar bagi anak-anak sekolah yang kini dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman, cepat, dan efisien menuju sekolah mereka.

Jembatan Garuda menjadi simbol hadirnya pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat pedesaan.

Program pembangunan yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto diharapkan terus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses infrastruktur.

Dengan berdirinya Jembatan Garuda, masyarakat Desa Nglebur kini memiliki akses yang lebih baik untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial sehari-hari. (Pendim/Redaksi)

Share:

20 Calon Pejabat Eselon II Ikuti Uji Kompetensi di Mabes Polri


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
JAKARTA – Untuk memastikan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama diduduki oleh figur yang tepat, Wakil Bupati Blora meninjau langsung pelaksanaan penilaian kompetensi (asesmen) bagi 20 calon pejabat eselon II, di Ruang Assessment Center Polri, Gedung TNCC, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, pada Selasa 12 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menjelaskan bahwa uji kompetensi yang dijalani para kandidat berfokus pada dua aspek utama, yakni penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural.

"Evaluasi mendalam ini diperlukan untuk menyeleksi 20 kandidat yang akan mengisi empat kursi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Sekretaris DPRD (Sekwan)," ungkap Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Blora Jawa Tengah dengan institusi kepolisian.

"Kegiatan ini merupakan kerja sama yang luar biasa bagi kami. Karena sudah diselenggarakan sebanyak empat kali, yakni pada tahun 2021, 2022, 2024, dan di tahun 2026 ini," ujar Wakil Bupati Blora.

Menurut Wakil Bupati Blora, keterlibatan Mabes Polri dalam proses seleksi ini memberikan data yang sangat objektif dan komprehensif bagi Pemkab Blora dalam memetakan kualitas sumber daya birokratnya.

"Kami melihat dari hasil asesmen ini,  bahwa kami menjadi paham profil, potensi, dan kompetensi para calon pejabat eselon II. Ini sangat membantu kami," kata Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora memberikan ucapan  semangat kepada seluruh peserta asesmen dan memanjatkan harapan agar proses seleksi ini membuahkan hasil terbaik bagi kemajuan Kabupaten Blora.

"Semoga usaha yang kita lakukan bersama Mabes Polri ini mendapatkan rida Allah SWT dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang amanah. Selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini," tandas Wakil Bupati Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Garuda Desa Kapuan Rampung 100 Persen, Warga Kini Nikmati Akses Lebih Mudah dan Aman


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Program pembangunan Jembatan Garuda yang merupakan bagian dari program Bapak Presiden Republik Indonesia kini telah selesai 100 persen dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Jembatan yang berada di Sungai Ndoyo, Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora ini menjadi penghubung strategis antara Desa Kapuan dan Desa Cabean.

Jembatan tersebut dibangun dengan ukuran panjang 12 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 3,5 meter. Kehadiran jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses pelayanan kesehatan.

Selain menjadi penghubung antar desa, Jembatan Garuda juga mendukung konektivitas menuju Bandara Ngloram sehingga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Cepu dan sekitarnya.

Sebanyak 3.048 jiwa tercatat menjadi penerima manfaat langsung dari pembangunan jembatan ini. Warga kini dapat melintas dengan lebih aman, nyaman, dan efisien, terutama saat musim hujan yang sebelumnya kerap menghambat akses transportasi.

Hariyono Kepala Desa Kapuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas selesainya pembangunan jembatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah melalui Program Jembatan Garuda ini. Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat kami karena menjadi akses utama penghubung Desa Kapuan dengan Desa Cabean serta jalur menuju Bandara Ngloram. Semoga keberadaan jembatan ini membawa manfaat besar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kepala Desa Kapuan.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik serta mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora. (Pendim/Redaksi)

Share:

Hot News

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Blora Lantik 191 Pejabat

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Bupati Blora melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 191 pejabat administrator, pengawa...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »