Soal Aspirasi Petani Tebu, Bupati Blora Kawal Serapan Panen dan Revitalisasi Pabrik GMM Todanan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Bupati Blora, Arief Rohman menerima audiensi perwakilan petani tebu di Rumah Dinas Bupati, Jumat 10 April 2026. Pertemuan ini digelar untuk memastikan hasil panen tebu di Blora dapat terserap maksimal, sekaligus mengawal proses revitalisasi Pabrik Gula (PG) GMM milik Perum Bulog.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Blora, Kasdim 0721/Blora, serta Kapolres Blora. Audiensi ini berlangsung hangat, meski sebelumnya para petani beberapa waktu lalu sempat menggelar aksi demonstrasi di depan Pendopo Kabupaten Blora saat bupati sedang berada di luar kota untuk mengurus persoalan yang sama.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman membeberkan secara lengkap hasil perjalanannya ke Jakarta demi memperjuangkan nasib para petani tebu.

”Saya kemarin berkunjung ke Perum Bulog di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi para petani tebu di Blora. Kami memastikan tebu dari petani dapat terserap dengan baik dan revitalisasi Pabrik Gula GMM milik Bulog di Blora berjalan, mulai dari perbaikan mesin hingga pergantian atau penataan pengelola manajerial pabrik,” jelas Bupati Blora.

Lebih lanjut, Arief memaparkan langkah konkret yang sudah dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Blora bersama Perum Bulog.

”Menyampaikan hasil pertemuan di Perum Bulog, kami telah menyerahkan surat dari kami dan petisi para petani. Kami diminta untuk bersama APTRI dan dinas terkait mendata tebu di Blora, ada berapa tebu yang siap panen berdasarkan data riil. Bulog menyampaikan akan membentuk tim terkait ini,” kata Bupati Blora.

”Kami juga meminta tuntutan terkait manajemen akan dipenuhi, tapi butuh waktu karena ada prosedural BUMN. Insyaallah Senin atau Selasa depan kami akan ke Bulog kembali untuk kelanjutan dari tuntutan para petani. Dan kemarin saya minta ke direksi Bulog untuk mengajak perwakilan petani,” tegas bupati.

Bupati Arief juga menjamin kesiapannya untuk mendampingi petani membawa masalah ini ke tingkat pusat.

”Kami siap untuk mengantar para petani jika ingin menyalurkan aspirasi secara langsung ke kementerian dan DPR RI. Tuntutan kita ya penyelamatan pabrik ini, kita kawal terus ini. Saya akan bersurat ke DPR RI dan Kementerian Pertanian untuk menjembatani teman-teman petani tebu menyampaikan aspirasi secara langsung,” ungkap Bupati Blora, Arief Rohman.

Langkah cepat dan transparan dari Bupati Blora ini mendapat apresiasi dari perwakilan petani tebu Blora. Sunoto, salah satu perwakilan petani tebu, menyampaikan rasa terima kasihnya.

”Terima kasih atas jerih payah dan usahanya dalam menyampaikan aspirasi para petani. Perjuangan ini sudah diupayakan sejak 2025 oleh Pak Bupati dan Bu Wabup. Pesan saya, jangan sampai para petani tebu mudah terhasut dan dialihkan, serta perjuangan ini jadi sia-sia,” ujar Sunoto.

Hal senada diungkapkan oleh Darmawan. Pihaknya memaklumi ketidakhadiran bupati saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

”Kami sangat berterima kasih sudah diterima di sini, walaupun beberapa waktu di depan pendopo kami mengadakan aksi demonstrasi. Kami memaklumi Pak Bupati tidak bisa menemui kami karena sedang di Jakarta. Intinya kami berterima kasih dan mengapresiasi Pak Bupati bolak-balik ke Jakarta, dan kami memohon maaf. Untuk jangka panjang, perbaikan pabrik tetap kami kawal. Untuk jangka pendek, yang terpenting tebu dari petani terserap, dan untuk ini kami minta pengawalan,” kata Darmawan.

Sementara itu, perwakilan petani tebu  lainnya, Nur Amin, menaruh harapan besar agar Pemkab terus mendampingi petani.

”Sebagai orang tua kami, tolong Pak, Pabrik GMM diselamatkan. Walaupun di tahun ini belum langsung beroperasi optimal, minimal ada kepastian perbaikan. Supaya para petani sudah bisa ayem (tenang). Intinya kami minta tolong ke Pak Bupati, agar ekonomi petani membaik,” tandas Nur Amin. (Humas/Redaksi)

Share:

Perkuat Ekonomi Desa, Babinsa Koramil 07/Sambong Kawal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali diperkuat dalam upaya mendukung program pemberdayaan ekonomi desa. Babinsa Koramil 07/Sambong, Kodim 0721/Blora, Serka Kasmari melaksanakan monitoring Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Brabowan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Jumat 10 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konkret mengawal program strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa, khususnya melalui pengembangan koperasi sebagai penggerak sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Babinsa Koramil 07/Sambong, Serka Kasmari menyampaikan bahwa  keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga memastikan program KDKMP berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami tidak hanya hadir, tetapi juga ikut mengawal agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Koperasi ini harus menjadi kekuatan ekonomi baru di desa,” ujar Serka Kasmari.

Menurut Serka Kasmari, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih  memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian desa sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

“Jika dikelola dengan baik, koperasi ini bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan pendapatan, tetapi juga penciptaan lapangan kerja,” kata Serka Kasmari.

Kegiatan monitoring, lanjut Serka Kasmari, diisi dengan interaksi langsung bersama warga guna menyerap aspirasi serta memastikan pengelolaan koperasi berjalan sesuai harapan.

Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme terhadap program yang dinilai mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga desa," jelas Serka Kasmari.

Salah satu warga desa Brabowan, Dwipuji mengatakan bahwa suasana gotong royong tampak selama kegiatan berlangsung. Babinsa dan warga bekerja bersama dalam suasana kebersamaan yang mencerminkan kuatnya kemanunggalan.

"Bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat dapat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan dan memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat desa," ujar Dwipuji. (Pendim/Redaksi)
Share:

Dibawah Terik Matahari, TNI dan Warga Gotong Royong Wujudkan Jembatan Impian di Jiken


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Terik matahari tak menyurutkan semangat personel TNI bersama warga Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, dalam menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Garuda. Pada Jumat 10 April 2026, mereka terus mengebut proses pengecoran pondasi jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Di lokasi pembangunan, kebersamaan terlihat nyata. Warga dan personel Kodim 0721/Blora bahu-membahu mengangkut material, merakit besi, hingga melakukan pengecoran pondasi di kedua sisi jembatan.

Komandan Koramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, mengatakan bahwa pengerjaan pondasi menjadi tahap krusial dalam memastikan kekuatan struktur jembatan.

“Pengecoran ini kami lakukan secara bertahap untuk memperkuat struktur dasar jembatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang baik berkat sinergi yang terus terjalin antara TNI dan masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mempermudah akses pendidikan.

Bagi warga, kehadiran jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan harapan baru akan konektivitas yang lebih aman dan layak. (Pendim/Redaksi)


Share:

Pangdam Mayjen TNI Achiruddin Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Prabowo di Magelang


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —MAGELANG – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. memimpin tugas pengamanan VVIP Presiden RI dalam rangka kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di wilayah Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).

Seluruh pasukan pengamanan Kodam IV/Diponegoro  digelar sesuai sektor tugas dan tanggungjawabnya guna menjamin dan memastikan seluruh rangkaian kunker Presiden RI berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Dalam tugas Pengamanan VVIP tersebut, juga melibatkan perbantuan personel dari unsur Polri dan Pemda sesuai kebutuhan di sektor Pam Terluar. Sinergi lintas instansi ini menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan situasi kondusif selama rangkaian kunjungan berlangsung.

Menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto, proses sterilisasi dilakukan secara ketat di kawasan pabrik PT VKTR Sakti Industries. Pengawasan akses masuk, pengamanan perimeter, serta pengendalian area dilakukan berlapis untuk memastikan standar keamanan terpenuhi secara maksimal.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden dijadwalkan meninjau sekaligus meresmikan fasilitas produksi kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan industri ramah lingkungan dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Dengan kesiapan personel di lapangan serta koordinasi yang solid antarinstansi, pengamanan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh pihak serta memastikan seluruh rangkaian kunjungan Presiden RI di Magelang berjalan tanpa hambatan. (Pendam IV/Diponegoro)

Share:

Waspada 11 Ciri - Ciri Orang Licik Yang Harus Anda Hindari


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebelas Ciri-ciri orang licik yang perlu Anda waspadai antara lain:

​1. Berpura-pura Mencintai dan Peduli 

​Mereka menggunakan kasih sayang sebagai instrumen kendali. Perhatian yang mereka berikan biasanya memiliki "udang di balik batu". Mereka hanya terlihat peduli saat mereka membutuhkan sesuatu dari Anda atau saat ingin mendapatkan kepercayaan penuh guna memanipulasi keadaan di kemudian hari.

​2. Menghindar dari Tanggung Jawab

​Orang licik adalah ahli dalam permainan lepas tangan. Saat terjadi kesalahan, mereka memiliki seribu alasan untuk menyalahkan keadaan atau orang lain. Mereka ingin menikmati hasilnya, tetapi tidak sudi menanggung risikonya.

​3. Mudah Melupakan Janji

​Bagi mereka, janji hanyalah alat penenang sementara. Mereka akan mengobral janji manis untuk mendapatkan apa yang diinginkan saat itu, namun dengan sengaja "melupakannya" tanpa rasa bersalah ketika saatnya tiba untuk menepati.

​4. Berusaha Memecah Belah Hubungan

​Strategi devide et impera (adu domba) adalah keahlian mereka. Mereka sering menyebarkan rumor atau memutarbalikkan fakta untuk merusak hubungan antar teman atau rekan kerja agar mereka bisa menjadi pihak yang paling diuntungkan atau dipercaya.

​5. Berperilaku Terlalu Manis atau Ramah

​Hati-hati dengan "Love Bombing" atau keramahan yang berlebihan. Orang licik sering menggunakan pesona buatan untuk melumpuhkan logika korbannya. Jika seseorang terasa "terlalu sempurna" atau ramah secara tidak wajar dalam waktu singkat, itu bisa jadi tanda peringatan.

​6. Menghindari Keterbukaan dan Transparansi

​Mereka hidup dalam bayang-bayang. Orang licik cenderung tertutup mengenai niat asli mereka dan sering memberikan informasi yang setengah-setengah. Ketidakterbukaan ini bertujuan agar mereka memiliki ruang untuk bermanuver atau berbohong jika diperlukan.

​7. Selalu Memanfaatkan Kelemahan Orang Lain

​Bukannya membantu, mereka justru mencatat kekurangan atau rahasia Anda untuk dijadikan senjata. Mereka memetakan kelemahan orang di sekitar mereka agar tahu kapan dan di mana harus menyerang atau memeras secara emosional.

​8. Mencari Keuntungan Pribadi Lewat Kesulitan Orang Lain

​Istilahnya adalah "menari di atas penderitaan orang lain". Mereka melihat kegagalan atau masalah Anda sebagai peluang emas bagi mereka untuk naik jabatan, mendapatkan materi, atau sekadar terlihat lebih unggul.

​9. Kurang Empati dan Emosi Palsu

​Mereka mungkin bisa akting menangis atau terlihat sedih, namun itu biasanya hanya manipulasi emosi. Di balik itu, mereka tidak benar-benar merasakan apa yang Anda rasakan. Hubungan bagi mereka bersifat transaksional, bukan emosional.

​10. Senang Melihat Orang Lain Menderita

​Ada kepuasan batin bagi si licik saat melihat orang yang mereka anggap saingan jatuh. Meskipun di depan publik mereka menunjukkan simpati, di balik layar mereka merayakan kegagalan tersebut sebagai kemenangan pribadi.

​11. Membalas Kebaikan dengan Pengkhianatan

​Inilah ciri yang paling menyakitkan. Orang licik tidak mengenal balas budi. Setelah Anda membantu mereka mencapai puncak, mereka tidak segan-segan untuk "membuang" atau menusuk Anda dari belakang jika Anda dianggap sudah tidak berguna lagi.

​Catatan Penting:

Mengetahui ciri-ciri ini bukan untuk membuat kita menjadi paranoid, melainkan agar kita lebih selektif dalam memberikan kepercayaan. Jaga jarak yang sehat dengan orang-orang yang menunjukkan pola perilaku diatas.

Source: Daily Growth
#FYP #Trending #Dailygrowth

Share:

Koperasi Desa Merah Putih Pojokwatu Rampung, Siap Jadi Penggerak Ekonomi Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kabar menggembirakan datang dari Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) setempat telah rampung 100 persen dan siap difungsikan sebagai pusat penggerak ekonomi masyarakat, Kamis 9 April 2026.

Keberadaan KDKMP Desa Pojokwatu diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan fasilitas yang telah tersedia, koperasi ini nantinya akan melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari penyediaan bahan kebutuhan pokok hingga mendukung aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa.

Proses pembangunan yang berjalan lancar hingga tahap penyelesaian tidak lepas dari sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan partisipasi aktif masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kunci utama sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa kendala berarti.

Di sisi lain, peran Babinsa Pojokwatu Koramil 07/Sambong, Serka Utoyo, dalam pendampingan pembangunan turut memberikan motivasi serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana. 

"Hal ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk kemajuan desa," ujar Serka Utoyo.

Untuk diketahui, dengan rampungnya pembangunan KDKMP, masyarakat Desa Pojokwatu menaruh harapan besar agar koperasi ini dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Ke depan, KDKMP diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi desa yang mendorong kemandirian serta meningkatkan taraf hidup warga secara merata. (Pendim/Redaksi)

Share:

Kodim 0721/Blora Bersama Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Nglebur


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, anggota Kodim 0721/Blora bersama masyarakat Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, melaksanakan kegiatan gotong royong pemasangan rangka besi disisi sungai sebagai bagian dari pembangunan Jembatan Gantung Garuda, Kamis 9 April 2026.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam upaya meningkatkan konektivitas wilayah serta memperkuat akses transportasi bagi warga. Pemasangan rangka besi menjadi tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan, yang berfungsi sebagai fondasi penopang utama agar konstruksi jembatan memiliki kekuatan dan ketahanan optimal.

Sejak pagi hari, anggota Kodim 0721/Blora bersama warga tampak antusias dan kompak bahu-membahu mengangkat material, merakit, serta memasang struktur besi di lokasi pembangunan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi cerminan kuatnya kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto melalui Danramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Nglebur dan sekitarnya, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi,” ujar Danramil 06/Jiken.

Danramil 06/Jiken menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kami hadir tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam membantu kesulitan masyarakat di wilayah. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, kami ingin terus memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan,” imbuh Danramil 06/Jiken.

Sementara itu, salah satu warga Desa Nglebur, Bambang menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan tersebut. Selama ini, akses penyeberangan sungai seringkali menjadi kendala, khususnya saat musim hujan dengan debit air yang meningkat.

"Dengan dibangunnya Jembatan Gantung Garuda, diharapkan akses antarwilayah menjadi lebih aman, cepat, dan efisien, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat," ujar Bambang.

Untuk perhatian, kegiatan pemasangan rangka besi ini akan dilanjutkan dengan tahapan konstruksi berikutnya hingga jembatan dapat difungsikan secara optimal untuk kepentingan masyarakat luas. (Pendim/Redaksi)

Share:

Diduga Penyakit Vertigo Kambuh, Petani di Bogorejo Ditemukan MD di Sawah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Seorang petani berinisial S (55), warga Desa Gayam, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia (MD) di area persawahan desa Gayam pada Rabu 8 April 2026 sekira pukul 04.30 WIB. 

Korban diduga terjatuh dan tak sadarkan diri akibat penyakit vertigo yang dideritanya kambuh saat sedang beraktivitas.

Kronologinya, peristiwa pilu ini bermula saat korban berpamitan kepada istrinya, S, untuk pergi ke sawah pada Selasa (07/04/2026) sekira pukul 14.30 WIB. Hingga petang hari, korban tak kunjung pulang ke rumah. Sang istri yang saat itu sedang dalam kondisi kurang sehat sempat merasa gelisah, namun baru bisa melakukan pencarian pada Rabu dini hari sekira pukul 04.00 WIB.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Plh. Kapolsek Bogorejo,  Iptu Gito Prayitno menjelaskan bahwa korban ditemukan pertama kali oleh istrinya sendiri di sawah yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah.

"Istri korban mencari menggunakan senter dan melihat cangkul berdiri di pinggir sawah. Setelah didekati, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di sawah yang tergenang air," jelas Iptu Gito Prayitno.

Melihat kondisi suaminya, lanjut Iptu Gito Prayitno, saksi langsung berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Bogorejo. 

"Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Bogorejo segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar jenazah," kata Iptu Gito Prayitno.

Masih kata Plh. Kapolsek Bogorejo, 
berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh tim Puskesmas Bogorejo, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan baik benda tumpul maupun tajam pada tubuh korban. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari enam jam sebelum ditemukan.

"Korban diketahui memiliki riwayat sakit vertigo. Diduga saat penyakitnya kambuh, korban terjatuh dengan posisi wajah terbenam di air sehingga mengakibatkan pecahnya pembuluh darah di otak karena kesulitan bernapas," imbuh Plh. Kapolsek Bogorejo.

Plh. Kapolsek Bogorejo menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

"Setelah pemeriksaan usai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman," ucap Plh. Kapolsek Bogorejo. (Humas/Redaksi)

Share:

KDKMP Pulo Blora Hampir Rampung, Peran Aktif Babinsa Dorong Percepatan Pembangunan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Pulo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, saat ini memasuki tahap akhir. Progres pembangunan menunjukkan percepatan signifikan yang diharapkan segera memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat. Rabu 8 April 2026

Percepatan tersebut tidak terlepas dari peran aktif Babinsa Koramil 08/Kedungtuban Kodim 0721/Blora, Sertu Eko Fitrianto, yang secara konsisten melaksanakan monitoring dan pengawasan di lapangan. Selain menjalankan fungsi pengawasan, Babinsa juga terlibat langsung dalam pekerjaan fisik bersama para tukang dan warga.

Di lokasi pembangunan, Sertu Eko Fitrianto turut membantu berbagai pekerjaan, di antaranya pemasangan kusen aluminium pada bagian gerai dan klinik, serta pengecatan plafon bangunan. Keterlibatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab aparat kewilayahan dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.

“Kami terus memantau perkembangan pembangunan KDKMP agar berjalan sesuai rencana. Apabila diperlukan, kami juga turut membantu pekerjaan di lapangan guna mempercepat proses penyelesaian,” ujar Sertu Eko Fitrianto.

Lebih lanjut disampaikan, sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam mendorong percepatan pembangunan secara optimal.

Sementara itu, Danramil 08/Kedungtuban, Kapten Czi Sundiro, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam mengawal percepatan pembangunan merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan di wilayah binaan,” tegasnya. (Pendim/Redaksi)

Share:

Hot News

Soal Aspirasi Petani Tebu, Bupati Blora Kawal Serapan Panen dan Revitalisasi Pabrik GMM Todanan

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Bupati Blora, Arief Rohman menerima audiensi perwakilan petani tebu di Rumah Dinas Bupati, ...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »