Kejar Target Penurunan Kemiskinan, Wabup Blora Minta Camat dan Kades Turun Langsung Ke Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Ditengah tren penurunan angka kemiskinan dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Blora masih menghadapi pekerjaan besar. Angka kemiskinan daerah ini tercatat 10,58 persen pada 2025 dan ditargetkan turun lagi pada 2026. Namun, di balik statistik tersebut, masih banyak warga yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan penanganan langsung dari pemerintah.

Karena itu, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini meminta seluruh camat, kepala desa, lurah, hingga perangkat wilayah tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi turun langsung menemui warga miskin untuk memastikan bantuan dan program pemerintah benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

"Kalau kita turun ke desa-desa, faktanya masyarakat miskin masih banyak. Ada yang benar-benar membutuhkan perhatian dan penanganan. Karena itu, kita tidak boleh hanya melihat data, tetapi harus melihat kondisi riil di lapangan," ujar Sri Setyorini saat memimpin Rapat Koordinasi Penguatan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kecamatan (TKPKK) di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora, Senin (5/10/2026).

Rapat tersebut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora.

Budhe Rini sapaan akrab Wakil Bupati Blora Sri Setyorini menjelaskan, berdasarkan target pembangunan daerah, angka kemiskinan Kabupaten Blora pada 2026 ditargetkan turun sekitar 0,11 hingga 0,71 persen dari capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 10,58 persen. Dengan demikian, angka kemiskinan diharapkan dapat ditekan hingga mendekati 10,47 persen atau bahkan lebih rendah.

Menurut Budhe Rini, target tersebut hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen pemerintah bergerak bersama hingga tingkat paling bawah. Peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan menjadi sangat penting untuk memastikan tidak ada warga miskin yang luput dari perhatian.

"Kalau ada keluarga yang membutuhkan bantuan, jangan menunggu. Segera laporkan dan carikan solusi bersama. Bisa melalui OPD, Baznas, pemerintah desa, atau pihak lain yang memiliki program bantuan," katanya.

Budhe Rini menilai salah satu tantangan utama penanggulangan kemiskinan di Blora adalah laju penurunannya yang masih relatif lambat. Karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak cukup hanya melalui bantuan sosial, tetapi harus disertai program pemberdayaan yang mampu menciptakan sumber penghasilan bagi masyarakat.

Ia mencontohkan bantuan produktif berupa ayam petelur yang dinilai lebih berkelanjutan dibanding bantuan konsumtif. Dengan jumlah ternak yang memadai serta dukungan kandang dan pakan, bantuan tersebut dapat menjadi sumber pendapatan keluarga.

"Jangan hanya memberi bantuan untuk dimakan hari ini. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana masyarakat bisa memperoleh penghasilan dan hidup lebih mandiri," ujarnya.

Selain aspek ekonomi, Budhe Rini menegaskan bahwa kemiskinan harus dipandang sebagai persoalan multidimensi yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, perumahan, dan pemenuhan kebutuhan dasar. Karena itu, intervensi pemerintah harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut, ia juga meminta seluruh kecamatan memperkuat pendataan keluarga miskin dan kelompok rentan. Data yang akurat dinilai menjadi fondasi utama dalam menentukan bentuk bantuan maupun program pemberdayaan yang tepat sasaran.

Menurutnya, keberhasilan menurunkan kemiskinan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh ketepatan sasaran program dan kuatnya kolaborasi antarinstansi.

"Jangan sampai ada keluarga yang sangat membutuhkan tetapi tidak terdata. Kita harus hadir, melihat langsung, dan memastikan mereka mendapatkan penanganan yang tepat. Penanggulangan kemiskinan adalah tugas kita bersama," tegasnya. (Humas/Redaksi)
Share:

63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim: Tingkatkan Profesionalisme dan Tanggung Jawab


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Sebanyak 63 prajurit Kodim 0721/Blora menerima kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026. Pelantikan kenaikan pangkat Bintara dan Tamtama tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., di Aula Makodim 0721/Blora, Jalan Pemuda Nomor 44, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026).

Dalam amanatnya, Dandim 0721/Blora menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari negara sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa atas dedikasi dan keberhasilan prajurit dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab selama ini.

“Kenaikan pangkat merupakan suatu penghargaan dari negara dan karunia Tuhan Yang Maha Esa yang patut kita syukuri. Selamat kepada para anggota yang naik pangkat. Semoga kenaikan pangkat ini membawa hikmah dan semakin mendorong peningkatan kinerja, rasa tanggung jawab, serta semangat dalam melaksanakan tugas dan kewajiban masing-masing,” ujar Dandim.

Menurutnya, kenaikan pangkat merupakan hak setiap prajurit yang diperoleh melalui proses dan persyaratan yang telah ditentukan. Namun demikian, kenaikan pangkat bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan merupakan hasil dari dedikasi, pengabdian, serta pelaksanaan tugas yang dilandasi tanggung jawab.

“Karena itu, kenaikan pangkat hendaknya diiringi dengan kesiapan diri dan kematangan pribadi untuk memikul tugas dan tanggung jawab yang lebih besar serta mampu bersikap semakin dewasa dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan ucapan selamat kepada Peltu (K) Yuli Retno Subiandini beserta 62 prajurit lainnya yang memperoleh kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026.

“Atas nama komando, saya mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026. Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai motivasi untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, kinerja, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Upacara Korps Raport kenaikan pangkat tersebut menjadi momentum penting bagi para prajurit untuk meningkatkan semangat pengabdian dan kualitas pelaksanaan tugas, sejalan dengan tuntutan profesionalisme prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan. (Pendim/Redaksi)


Share:

HUT Ke-81 TNI, Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional di TMP Wira Bhakti


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 0721/Blora melaksanakan ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Wira Bhakti, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Senin 28 September 2026.

Ziarah nasional dipimpin oleh Dandim  0721/Blora, yang merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan serta tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hadir Kasdim 0721/Blora, Mayor Arm Imam Sunandar, Dansubdenpom IV/3-1 Blora Kapten Cpm Karmawan, para perwira staf, Danramil jajaran Kodim 0721/Blora, prajurit TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLII Kodim 0721/Blora.

Pada kesempatan itu, Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menyampaikan bahwa ziarah nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang sekaligus merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

“Ziarah dan tabur bunga ini merupakan wujud penghormatan kita kepada para pahlawan. Perjuangan dan pengorbanan mereka harus senantiasa menjadi inspirasi bagi setiap prajurit TNI dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Dandim 0721/Blora.

Menurut Dandim 0721/Blora, semangat rela berkorban, pantang menyerah, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara yang telah ditunjukkan para pahlawan merupakan nilai luhur yang harus terus diwariskan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai kepahlawanan harus menjadi pijakan moral bagi prajurit TNI untuk senantiasa mengabdi dengan tulus, profesional, dan bertanggung jawab, serta selalu hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa,” imbuh Dandim 0721/Blora.

Masih kata Dandim 0721/Blora, bahwa
Peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 mengusung tema 'TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur', tema tersebut menjadi pengingat pentingnya sinergi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga kedaulatan negara serta mendukung terwujudnya kehidupan masyarakat yang adil dan sejahtera.

"Ziarah nasional ini, Kodim 0721/Blora meneguhkan komitmen untuk terus menghormati jasa para pahlawan sekaligus menjadikan semangat perjuangan mereka sebagai landasan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara," tandas Dandim 0721/Blora. (Pendim/Redaksi)


Share:

Bupati Kendal Ke Blora Demi Bongkar Resep Sukses Infrastruktur dan Ekonomi Petani


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Ditengah upaya banyak daerah mencari model pembangunan yang mampu menekan kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, Kabupaten Blora justru menunjukkan hasil nyata melalui pengembangan pertanian organik.

Keberhasilan itu menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Kendal yang datang langsung untuk mempelajari berbagai program pembangunan Blora, dengan beras organik Sehati sebagai salah satu sorotan utama.

Kunjungan kerja yang dipimpin Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E.,di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Jumat (25/9/2026), tidak hanya membahas pengelolaan data kemiskinan dan pembangunan infrastruktur. Perhatian khusus juga tertuju pada keberhasilan Blora mengembangkan beras organik yang dinilai mampu menjawab dua tantangan sekaligus, yakni peningkatan kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi petani.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Kendal diterima oleh Asisten Administrasi Sekda Blora Bawa Dwi Raharja, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Retno Kusumowati, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Luluk Kusuma, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Hendi Purnomo, serta Kabag Prokompim Setda Blora Budiman.

Salah satu isu yang mengemuka saat pertemuan tersebut adalah pengelolaan data kesejahteraan sosial, khususnya terkait data desil yang menjadi dasar penentuan penerima bantuan sosial.

Kepala Dinsos P3A Blora Luluk Kusuma menjelaskan bahwa pemerintah daerah kerap menghadapi kendala akibat lamanya proses persetujuan perubahan data desil dari pemerintah pusat. Menurutnya, hasil pengajuan perubahan data bisa memerlukan waktu hingga tiga bulan karena harus menunggu persetujuan administrator Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial.

Kondisi tersebut, lanjut Luluk, sering menjadi persoalan ketika pemerintah daerah harus segera memberikan intervensi kepada warga yang membutuhkan penanganan cepat, seperti penderita hidrosefalus, penyakit autoimun, maupun kasus sosial lainnya.

“Sering kali masyarakat mempertanyakan ketika status desil mereka berubah atau belum berubah. Pemerintah daerah berupaya menjembatani kebutuhan masyarakat dengan memanfaatkan berbagai sumber anggaran yang tersedia sambil menunggu proses validasi dari pusat,” ujarnya.

Selain persoalan data kemiskinan, pertemuan juga membahas tantangan meningkatnya kasus judi online yang mengakibatkan penangguhan bonsos.

Dalam diskusi tersebut, Bupati Kendal juga menyinggung persoalan pembangunan infrastruktur daerah. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal pernah menghadapi situasi ketika bantuan keuangan provinsi (Banprov) yang sebelumnya direncanakan untuk pembangunan jalan mendadak tidak dapat direalisasikan.

Padahal, menurutnya, rencana pembangunan jalan tersebut telah disampaikan kepada masyarakat sehingga menimbulkan ekspektasi tinggi.

Menanggapi hal itu, jajaran Pemerintah Kabupaten Blora menjelaskan strategi percepatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan melalui skema pinjaman daerah pada tahun 2025. Kebijakan tersebut ditempuh untuk mempercepat penyelesaian sejumlah ruas jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Pembahasan juga menyentuh sektor kehutanan. Pemerintah Kabupaten Blora menjelaskan bahwa sejumlah pembangunan jalan di kawasan hutan telah mendapatkan izin dan koordinasi dengan Perhutani sejak lama sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai ketentuan.

Pada kesempatan itu, dipaparkan pula sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Blora. Tingkat kemiskinan Kabupaten Blora pada tahun 2025 tercatat turun menjadi 10,58 persen. Sementara jumlah penduduk mencapai sekitar 932 ribu jiwa dengan karakteristik wilayah yang sebagian besar berada di kawasan perhutanan, sehingga kepadatan penduduk dan luas kawasan hutan menjadi faktor penting dalam perencanaan pembangunan.

Diskusi turut mengulas potensi pendapatan daerah, termasuk mekanisme perhitungan Dana Bagi Hasil (DBH) sektor minyak dan gas bumi yang selama ini menjadi salah satu sumber penerimaan penting bagi Kabupaten Blora.

Di sektor pertanian, Blora memperkenalkan sejumlah komoditas unggulan seperti cabai jawa yang berkembang di Kecamatan Jati serta pengembangan padi organik yang terus didorong untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian.

Sebelum mengikuti rangkaian kegiatan resmi, Bupati Kendal mengaku sempat mencicipi kuliner khas Blora berupa lontong opor di kawasan Ngloram, Cepu. Ia juga menyatakan ketertarikannya untuk mencoba jalur baru Blora–Randublatung–Mantingan yang menghubungkan wilayah Blora dengan Kabupaten Ngawi.

Di akhir kunjungan, Bupati Kendal turut mempromosikan beras organik varietas Mentik Susu yang saat ini menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Blora. Menurutnya, produk tersebut memiliki kualitas yang baik dan berpotensi dikembangkan lebih luas sebagai komoditas unggulan daerah.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kendal telah merasakan langsung kualitas Beras Sehat (Sehati) yang menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Blora. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat, ia menilai keberhasilan Blora mengajak petani beralih menanam padi organik merupakan langkah yang patut diapresiasi.

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat, pengembangan beras organik juga dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan petani karena memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Kendal sudah pernah merasakan produk Beras Sehati dari Kabupaten Blora. Tentunya ini bagus dan sehat untuk kita semuanya, sekaligus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat karena nilai ekonominya semakin meningkat. Sukses untuk Kabupaten Blora yang telah berhasil mengajak para petani menanam Beras Sehati. Berasnya sehat, enak, pulen, wangi, harum, pokoknya pas,” ujar Dyah. (Humas/Redaksi)


Share:

Sambut HUT Ke-81 TNI, Kodim 0721/Blora Gelar Bakti Sosial Kesehatan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0721/Blora menggelar bakti sosial kesehatan bagi personel TNI, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Dim 0721, serta masyarakat. Kegiatan berlangsung di Rumkitban 04.08.05/Blora, Jalan Dr. Sutomo, Blora, Selasa 23 September 2026.

Bakti sosial kesehatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sejumlah layanan kesehatan diberikan kepada peserta, di antaranya donor darah dan pemeriksaan kesehatan.

Mewakili Dandim 0721/Blora, Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, sekaligus wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.

“Bakti sosial kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Kapten Inf Maningsun.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan donor darah mendapat dukungan tenaga medis Rumkitban Blora bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Blora. Selain donor darah, peserta juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan guna membantu mengetahui kondisi kesehatan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

Kapten Inf Maningsun menegaskan, peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian TNI, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

“Momentum HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro ini kami jadikan sebagai sarana untuk terus meningkatkan kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat memperkuat semangat kebersamaan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-81 TNI yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, sekaligus menjadi bagian dari upaya TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada tim medis, PMI Blora, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan bersama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat,” pungkas Kapten Inf Maningsun. (Pendim/Redaksi)


Share:

HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim Blora Gelar Bazar Murah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —Menyambut HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro Tahun 2026, Kodim 0721/Blora menggelar bazar murah untuk  masyarakat, di halaman Makodim 0721/Blora, Jalan Pemuda Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Selasa 22 September 2026.

Bazar diawali dengan Zoom Meeting bersama komando atas, dilanjutkan dengan pemberian bingkisan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Blora, Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) Blora, serta warga Blora.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto mengatakan dalam bazar tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan produk kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. Komoditas yang disediakan antara lain beras, gula, minyak goreng, dan telur.

"Untuk beras, Kodim 0721/Blora menyediakan sebanyak 5 ton dengan harga Rp55.000 per kemasan. Sementara itu, gula disediakan sebanyak 300 kilogram dengan harga Rp17.000 per kilogram, minyak goreng sebanyak 300 liter dengan harga Rp15.000 per liter, serta telur sebanyak 300 kilogram dengan harga Rp22.000 per kilogram," jelas Dandim 0721/Blora.

Selain kebutuhan pokok, lanjut Dandim 0721/Blora, bazar juga menghadirkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLII Dim 0721/Blora. 

"Produk yang dipasarkan diantaranya aneka makanan ringan, telur bebek, jamu tradisional, serta buah-buahan," ujar Dandim 0721/Blora.

Lebih lanjut, Dandim 0721/Blora  mengatakan bahwa bazar murah tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Dibawah Harga Pasar

“Memang kami menjual di bawah harga pasar untuk membantu masyarakat sekitar Blora. Prinsipnya dari masyarakat untuk masyarakat,” kata Dandim 0721/Blora.

Menurut DandimDandim 0721/Blora, khusus komoditas beras, Kodim Blora berkolaborasi dengan Perum Bulog untuk menyediakan stok beras dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

“Kami tidak mengambil selisih. Beras kami ambil dari Bulog, kemudian kami jual dengan harga dibawah pasar,” ujar Dandim 0721/Blora.

Dikemukakan, hal serupa diterapkan pada komoditas telur yang dijual dengan harga Rp22.000 per kilogram. Harga tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

"Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, bazar tersebut juga menjadi sarana untuk mendukung dan memperkenalkan produk UMKM. Produk UMKM binaan Persit KCK Cabang XLII Dim 0721/Blora turut dipasarkan kepada masyarakat yang hadir," ucap Dandim 0721/Blora.

Kolaborasi Perkuat Sinergi

Masih kata Dandim 0721/Blora, bazar murah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro. Sejumlah kegiatan lainnya juga telah disiapkan, termasuk kegiatan olahraga dan perlombaan.

“Untuk hari ini kami mengadakan bazar. Ke depan juga ada kegiatan lari, jalan santai dan padel,” ungkap Dandim 0721/Blora.

Dalam pelaksanaannya, kata Dandim 0721/Blora, Kodim 0721/Blora berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Bulog dan pihak terkait lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berkolaborasi dengan stakeholder, Bulog, dan pihak lainnya. Harapannya kegiatan ini dapat membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam rangka HUT TNI,” tandas Dandim 0721/Blora.  (Pendim/Redaksi)
Share:

Bupati Minta Dinas Sosial dan Baznas Dampingi Mbah Samijah dan Dua Cucu Difabelnya di Sambong Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Laporan warga mengenai kondisi rumah tidak layak huni milik Mbah Samijah (71), warga Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora Jawa Tengah langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Blora.

Bupati Blora turun langsung ke lokasi,  pada Selasa 15 September 2026 untuk menyerahkan bantuan sekaligus memastikan penanganan sosial bagi keluarga tersebut.

Dalam kunjungan itu, Bupati Blora didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora, Sutaat, Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Laga Kusuma, Kepala Desa Gagakan, Dinas Sosial P3A, serta Puskesmas setempat.

Bupati Blora, Arief Rohman  mengatakan informasi mengenai kondisi rumah Samijah diterimanya dari laporan media dan relawan sosial yang selama ini aktif menyampaikan berbagai persoalan masyarakat di lapangan.

"Kita menerima laporan dari teman-teman media bahwa ada masyarakat yang kondisi rumahnya tidak layak. Sore ini kita serahkan bantuan dari Baznas dan teman-teman ASN. Nanti kita minta rumahnya agar dibedah sehingga bisa menjadi rumah yang layak untuk ditempati," katanya.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati Blora juga menjenguk dua cucu Samijah yang mengalami disabilitas sejak lahir. Ia meminta Dinas Sosial, Baznas, dan pihak terkait untuk memberikan pendampingan berkelanjutan bagi keluarga tersebut.

"Ini juga ada anak difabel. Kita minta nanti dari Dinas Sosial dan juga Baznas untuk terus mengawal dan memberikan perhatian," ujarnya.

Menurut Bupati Blora, penanganan persoalan sosial membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat. Karena itu, ia mendorong IPSM dan insan media untuk terus menyampaikan berbagai aduan yang ditemukan di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti.

"Kita antara pemerintah dan teman-teman relawan harus terus bersinergi. Saya minta IPSM dan juga teman-teman media, kalau menemukan aduan dari masyarakat, mari kita tangani bersama-sama," katanya.

Ia mengapresiasi semakin banyaknya relawan sosial yang terlibat membantu masyarakat. Saat ini, jumlah relawan IPSM di Kabupaten Blora mencapai sekitar 150 orang yang aktif menangani berbagai persoalan sosial di tingkat desa.

Bupati Blora meminta pemerintah desa setempat mengawal proses perbaikan rumah Samijah dengan semangat gotong royong bersama masyarakat.

"Pak lurah, tolong segera dikawal. Dengan gotong royong masyarakat, rumah yang tidak layak ini semoga segera bisa dibangun menjadi rumah yang layak untuk ditinggali," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Blora,  Sutaat menjelaskan bahwa pihaknya menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta yang akan digunakan untuk rehabilitasi rumah Samijah. Selain itu, Dinas Sosial P3A turut memberikan bantuan kebutuhan dasar rumah tangga.

"Dari Baznas ada bantuan Rp20 juta untuk rehab rumah Bu Samijah. Ada juga bantuan dari Dinsos P3A berupa kasur, selimut, bantal, dan peralatan dapur," katanya.

Ia menambahkan, keluarga Samijah sebelumnya juga pernah menerima program bantuan rumah tidak layak huni. Pada tahun 2024, rumah anak pertama Samijah yang berada di sebelah rumahnya telah mendapatkan bantuan bedah rumah. (Humas/Redaksi)

Share:

Dibuka Wabup, 300 ASN Blora Ikuti Profiling di Kanreg I BKN Yogyakarta‎


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
‎YOGYAKARTA — Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini membuka kegiatan Profiling (Pembuatan profil, penilaian, pemetaan),  ASN Pemerintah Kabupaten Blora yang dilaksanakan di Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta, Selasa 15 September 2026.
‎
‎Wakil Bupati yang akrab dipanggil Budhe Rini itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah mengikuti kegiatan profiling. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada panitia penyelenggara, khususnya Kantor Regional I BKN Yogyakarta yang telah memfasilitasi pelaksanaan profiling ASN tersebut.
‎
‎Menurutnya, profiling ASN menjadi bagian penting dalam upaya membangun tata kelola kepegawaian yang objektif dan berbasis kompetensi. Seluruh ASN, baik yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, maupun Fungsional dan Pelaksana, memiliki kewajiban untuk mengikuti profiling.
‎
‎“Profiling ini nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam penempatan jabatan yang sesuai dengan standar kompetensi, mendukung penerapan sistem merit, sekaligus mengisi basis data manajemen talenta secara objektif,” ujar Sri Setyorini.
‎
‎Ia menjelaskan, dalam penerapan manajemen talenta, tata kelola Jabatan Pimpinan Tinggi telah diatur secara nasional agar penempatan pejabat dapat disesuaikan dengan kompetensi serta kebutuhan organisasi dan negara. Dengan demikian, ke depan dimungkinkan adanya mobilitas Jabatan Pimpinan Tinggi antarinstansi, baik di tingkat pusat maupun daerah, secara lebih fleksibel sesuai ketentuan yang berlaku.
‎
‎Untuk itu, Wakil Bupati meminta seluruh peserta mengikuti proses profiling dengan sungguh-sungguh, jujur, dan memberikan performa terbaik.
‎
‎“Saya menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti profiling ini dengan sungguh-sungguh, jujur, dan memberikan performa terbaik. Ini adalah modal berharga bagi saudara untuk mengenali kapasitas diri sekaligus membuka peluang pengembangan karier di masa depan,” katanya.
‎
‎Sri Setyorini menegaskan, assessment yang dijalani bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk mengidentifikasi potensi dan kompetensi yang dimiliki masing-masing ASN.
‎
‎“Jadikan profiling ini sebagai kesempatan untuk mengenali potensi dan kompetensi diri. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan karier dan peningkatan kualitas ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora,” tambahnya.
‎
‎Pada bagian lain, Kepala BKPSDM Kabupaten Blora,  Drs. Heru Eko Wiyono menjelaskan, kegiatan profiling ASN tersebut dilaksanakan selama satu hari, Selasa (15/9/2026), di Kantor Regional I BKN Yogyakarta.
‎
‎Kegiatan diikuti 300 pesertleh a yang dibagi dalam dua sesi. Masing-masing sesi diikuti 150 peserta. Peserta terdiri atas 18 pejabat Eselon II, 5 pejabat Eselon III, 48 pejabat Eselon IV, serta 229 ASN dari jabatan fungsional dan pelaksana.
‎
‎Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti assessment menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Setiap peserta mengerjakan sebanyak 500 soal dalam waktu 150 menit.
‎
‎Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora berharap tersedianya data kompetensi dan potensi ASN yang lebih komprehensif sebagai bagian dari penguatan manajemen talenta, penerapan sistem merit, serta mendukung penempatan ASN sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. (Humas/Redaksi)

Share:

Sapi Potong dan Beras Premium Blora Siap Diserap Pasar Ekspor Bersama Id Food


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — JAKARTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terus berupaya mengoptimalkan potensi daerah di sektor pangan. Dalam hal ini, Bupati Blora Dr. Arief Rohman melakukan kunjungan kerja ke kantor BUMN Holding Pangan ID FOOD di Jakarta guna menjajaki peluang kerja sama strategis dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, serta potensi daerah disektor lain.

Saat berkunjungan di kantor ID FOOD, Bupati diterima langsung oleh, Ghimoyo Direktur Utama ID FOOD, serta Bernadetta Raras Dir Supply Chain Management dan IT ID FOOD. 

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman memaparkan berbagai komoditas unggulan daerah yang dinilai memiliki daya saing tinggi dan potensi potensi lain yang bisa dioptimalisasi.

"Blora salah satu daerah penghasil padi terbesar, selain itu di sektor peternakan juga luar biasa, jadi kami ingin mengoptimalkan potensi potensi yang ada dan menggali potensi daerah disektor lain," ucapnya, senin sore ( 24/9/2026).

Mas Arief, sapaan Bupati Arief menjelaskan bahwa saat ini Blora juga mengembang beras organik. Dimana beras organik tersebut menjadi salah satu produk unggulan yang saat ini terus dikembangkan Pemkab Blora.

Selain beras organik, Bupati Arief memperkenalkan potensi peternakan Blora yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan populasi sapi potong terbesar di Jawa Tengah. Aktivitas perdagangan ternak di daerah itu juga dinilai sangat tinggi.

"Pasar hewan di Blora buka setiap pasaran Pon atau lima hari sekali. Nilai transaksi dalam satu kali pasaran mencapai miliaran. Tentunya ini juga menjadi salah satu potensi yang perlu dikembangkan," ujarnya.

"Tentunya kami ingin bermitra dengan ID FOOD tentunya disektor pangan, yang pasti dikelas premium dimana yang orientasinya nanti sampai ekspor, sehingga dari sisi penghasilan, para petani ini bisa bertambah," imbuhnya. 

Bupati Blora menyampaikan bahwa kerjasama dengan ID FOOD diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi para petani dan peternak lokal.  

"Blora juga menyimpan potensi besar pada komoditas tanaman pangan serta sektor peternakan sapi yang siap diintegrasikan dengan ekosistem ID FOOD," pungkasnya. 

Tak hanya itu, pihaknya saat ini fokus disektor pangan ini, bahkan Pemkab sangat terbuka untuk nanti para investor maupun pihak pihak yang ingin menjadikan Blora ini sebagai daerah yang komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional dari bapak Presiden. 

Menanggapi hal itu, Ghimoyo Direktur Utama ID FOOD menyambut baik kedatangan Bupati Blora ke kantornya untuk terus bekerjasama dengan ID FOOD terutama disektor pangan. 

"Kami menyambut baik kedatangan pak Bupati Blora ini, sebenarnya kami juga sudah kerjasama dengan Pemkab Blora, meskipun masih sekala kecil, tapi sudah ada produk dari Blora yang sudah kita ambil. Namun ke depan tidak hanya beras saja yang kita ambil, kami. Tapi kami siap support apa yang dibutuhkan untuk Blora," ucapnya. 

Terlebih selain disektor pangan, kabupaten Blora juga salah satu penghasilan sapi terbesar di Jawa Tengah.  "Jadi daging sapi ini juga kita masuk, sehingga apa yang bisa kita sinergikan kita dengan Pemkab Blora," Pungkasnya. 

ID FOOD menyambut positif langkah proaktif Pemkab Blora.  Demi mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Blora. (Humas/Redaksi)
Share:

Hot News

Kejar Target Penurunan Kemiskinan, Wabup Blora Minta Camat dan Kades Turun Langsung Ke Warga

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —   Ditengah tren penurunan angka kemiskinan dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupat...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »