Pembangunan Jembatan Merah Putih di Sambongwangan Capai 70 Persen, TNI dan Warga Gotong Royong Percepat Pekerjaan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Proses pembangunan Jembatan Aramco atau yang dikenal masyarakat sebagai Jembatan Merah Putih di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Selasa (26/5/2026), pembangunan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 70 persen.

Pada tahap pengerjaan saat ini, personel Koramil 09/Randublatung bersama masyarakat melaksanakan penimbunan struktur jembatan dengan mengangkut batu dan tanah guna memperkuat serta memadatkan pondasi.

Jembatan dengan panjang 28 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3,5 meter tersebut nantinya akan menjadi akses penghubung vital bagi sejumlah wilayah di sekitar Desa Sambongwangan. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Kepala Desa Sambongwangan, Wahyudi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terlaksananya pembangunan Jembatan Merah Putih yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, pembangunan Jembatan Merah Putih ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga Dukuh Sambongwangan dan Dukuh Nguleng, serta menghubungkan akses menuju Desa Gembyungan, Kepoh, dan desa-desa lainnya,” ujar Wahyudi di lokasi kegiatan.

Menurutnya, pembangunan jembatan telah berlangsung selama kurang lebih tiga pekan dan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat, mengingat sebelumnya akses penghubung antarwilayah mengalami kendala.

Ia juga menjelaskan bahwa di sekitar lokasi masih terdapat sisa tiang jembatan lama peninggalan jalur lori pengangkut hasil hutan pada masa lampau.

“Dulu di lokasi ini terdapat jembatan lori yang digunakan untuk mengangkut hasil hutan. Kini keberadaan Jembatan Merah Putih diharapkan dapat kembali menjadi sarana penunjang aktivitas masyarakat,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Wahyudi berharap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus mendapat perhatian.

“Semoga pembangunan seperti ini terus berlanjut sehingga masyarakat di desa dan pelosok semakin merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 09/Randublatung Kapten Kav Teguh Linarto menyampaikan bahwa keterlibatan personel TNI dalam pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan rakyat.

“Melalui karya bakti ini, kami berharap pembangunan jembatan dapat segera selesai sehingga masyarakat dapat kembali menikmati akses transportasi yang aman dan lancar,” tegasnya. (Pendim/Redaksi)


Share:

Tak Puas Sekali, Pemkab Blora Kembali 'Sidak' Rahasia Sukses Air Minum di Jombang


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — 
JOMBANG — Pemkab Blora kembali melakukan studi referensi— ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Jombang, Jumat 22 Mei 2026.

Kunjungan kedua tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola dan peningkatan pelayanan air minum bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung di Kantor Perumda Tirta Kencana Jombang dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang serta Kabupaten Blora, termasuk pimpinan perangkat daerah, dewan pengawas, direksi perusahaan daerah air minum beserta jajaran.

Wakil Bupati Jombang KH. Salmanuddin Yazid menyambut langsung rombongan Pemkab Blora. Ia berharap kunjungan studi tiru tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi kedua daerah.

“Semoga kunjungan Pemkab Blora yang kedua kali ini bisa betul-betul mendapat manfaat dari studi tiru yang dilakukan pada pagi hari ini,” ujar Salmanuddin.

Ia mengatakan, Perumda Tirta Kencana Jombang memiliki peran strategis dalam peningkatan pelayanan air minum masyarakat. Salah satu program yang dinilai berhasil ialah perluasan cakupan layanan di kawasan pondok pesantren, termasuk Pondok Pesantren Tebuireng.

“Nanti Pemkab Blora juga bisa meniru cakupan layanan kami di Pondok Pesantren Tebuireng yang nantinya juga bisa diterapkan di pondok pesantren yang ada di Blora,” katanya.

Salmanuddin menegaskan, Pemkab Jombang akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan badan usaha milik daerah (BUMD), khususnya sektor air minum agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia juga membuka peluang kerja sama timbal balik antarwilayah. Menurut dia, Jombang dapat belajar dari Blora terkait pengelolaan sampah.

“Saat ini sampah masyarakat yang dikelola Pemkab Jombang masih 50 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora Hj Sri Setyorini dalam sambutannya menyampaikan apresiasi Pemkab Jombang dan Perumda Tirta Kencana yang kembali menerima kunjungan studi referensi tersebut.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari studi referensi yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 23 April lalu,” katanya.

Menurut Budhe Rini sapaan akrab Wakil Bupati Blora Hj Sri Setyorini, Perumda Tirta Kencana Jombang dipilih sebagai lokus referensi utama karena dinilai memiliki reputasi operasional yang sehat, inovatif, dan efisien dalam pengelolaan air minum, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Berbagai terobosan dan penghargaan yang telah diraih oleh Perumda Tirta Kencana Jombang menjadi bukti nyata keberhasilan tata kelola yang ingin kami adopsi dan pelajari,” ujarnya.

Budhe Rini menilai tantangan pengelolaan air minum ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan inovasi, penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan pelayanan pelanggan, serta pengembangan sumber daya manusia yang adaptif.

Melalui studi referensi tersebut, Budhe Rini berharap dapat memperoleh pengalaman dan praktik terbaik yang nantinya dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum Tirta Amerta Blora.

“Kami percaya sinergi dan kolaborasi antardaerah seperti ini sangat penting untuk saling belajar dan saling menguatkan demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik dan berkualitas,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Perumda Tirta Kencana Jombang Khoirul Hasyim memaparkan berbagai capaian dan inovasi perusahaan dalam pengelolaan layanan air minum. Ia menjelaskan, Perumda Tirta Kencana mengusung visi menjadi BUMD air minum yang modern, maju, dan sejahtera melalui penguatan teknologi informasi, tata kelola perusahaan yang baik, serta perluasan cakupan layanan.

Saat ini, Perumda Tirta Kencana melayani 23.817 pelanggan dengan dukungan 106 karyawan yang tersebar di sejumlah wilayah layanan di Kabupaten Jombang.

Khoirul juga memaparkan sejumlah indikator kinerja perusahaan yang terus mengalami peningkatan. Tingkat kehilangan air atau non revenue water (NRW) berhasil ditekan dari 28 persen pada 2022 menjadi 23 persen pada 2025. Sementara tingkat kepuasan pelanggan meningkat dari 80,39 persen pada 2024 menjadi 92,08 persen pada 2025.

Selain itu, Perumda Tirta Kencana mengembangkan berbagai inovasi teknologi layanan, di antaranya sistem pengaduan pelanggan digital, aplikasi baca meter berbasis real time, Geographic Information System (GIS), hingga Internet of Things (IoT) untuk pemantauan level air dan panel listrik operasional.

“Kami terus melakukan penguatan pelayanan berbasis teknologi dan pengembangan sumber daya manusia agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat, dan akurat,” ujar Khoirul.

Di akhir kegiatan, rombongan Pemkab Blora dan jajaran Perumda Tirta Amerta mengikuti diskusi mendalam terkait pengelolaan manajemen perusahaan daerah air minum, mulai dari tata kelola operasional, strategi pelayanan pelanggan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Instalasi Pengolahan Air milik Perumda Tirta Kencana Jombang untuk melihat secara langsung sistem pengolahan dan distribusi air bersih yang diterapkan perusahaan daerah tersebut. (Humas/Redaksi)

Share:

TNI Bersama Warga Percepat Pembangunan Jembatan Aramco di Sambongwangan Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Upaya percepatan pembangunan infrastruktur terus digencarkan oleh TNI bersama masyarakat di wilayah Kabupaten Blora. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Senin (25/5/2026).

Pembangunan jembatan ini menjadi langkah strategis dalam memulihkan akses transportasi masyarakat yang sebelumnya sempat menghambat berbagai aktivitas warga. Kehadiran jembatan diharapkan mampu membuka kembali jalur vital yang menghubungkan antarwilayah, sehingga mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. 

Di lokasi pembangunan, personel Koramil 09/Randublatung jajaran Kodim 0721/Blora terlihat bahu-membahu bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong. Sinergi yang terjalin antara TNI dan warga mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat dalam setiap tahapan pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga proses penimbunan struktur jembatan.

Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto, menjelaskan bahwa kegiatan pada hari tersebut difokuskan pada tahap penimbunan struktur Aramco menggunakan material batu dan tanah. Tahapan ini memiliki peran penting dalam pembangunan jembatan karena menjadi pondasi utama yang menentukan kekuatan dan ketahanan struktur. 

“Penimbunan ini bertujuan untuk menyatukan badan jalan dengan struktur jembatan, sehingga nantinya dapat dilalui kendaraan masyarakat dengan aman dan nyaman. Ini merupakan bagian krusial dalam proses pembangunan,” ujarnya. 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan jembatan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, baik dari segi waktu pelaksanaan maupun standar kualitas. Hal tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat yang secara sukarela turut berpartisipasi dalam pembangunan.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Sambongwangan yang setiap hari hadir membantu. Ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan di daerah,” tambahnya.

Pembangunan Jembatan Aramco ini ditargetkan dapat segera diselesaikan dan difungsikan dalam waktu dekat. Namun demikian, aspek kualitas dan keamanan tetap menjadi prioritas utama agar jembatan dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang tanpa kendala. 

Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendukung peningkatan perekonomian warga di wilayah tersebut.

Dengan terbangunnya akses yang lebih baik, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat diyakini akan kembali tumbuh dan berkembang, sehingga kesejahteraan warga pun dapat meningkat secara bertahap. (Pendim/Redaksi)

Share:

Pemkab Terima 2 SK Menteri ATR BPN, Proyek Sekolah Rakyat Cepu dan Kampus UNY Blora



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — JAKARTA — Proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang baru, di wilayah Kecamatan Cepu, serta pembangunan gedung Kampus PSDKU Universitas Negeri Yogyakarta di wilayah Kecamatan Blora, segera berlanjut.

Bupati Blora menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) perihal penggunaan lahan untuk pembangunan dua proyek tersebut.

Bupati Blora, Arief Rohman  menyatakan bahwa dirinya menerima SK Menteri ATR BPN tersebut pada Rabu 20 Mei 2026, pukul 16.30 WIB. di Jakarta.

“Alhamdulillah kemarin SK Menteri ATR BPN telah keluar. Yakni SK Menteri ATR BPN  tentang Rekomendasi Perubahan Penggunaan Tanah pada Lahan Sawah, untuk kelanjutan pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY. SK yang diteken Pak Menteri tersebut, kemarin diserahkan oleh Pak Lampri, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang,” ucap Bupati Blora  kepada awak media. Kamis, 21 Mei 2026.

Disampaikan, SK Menteri ATR BPN tentang penggunaan lahan pembangunan Sekolah Rakyat, bernomor 689/SK-PP.04.03/V/2026. Sedangkan SK Menteri ATR BPN tentang penggunaan lahan untuk pembangunan Kampus PSDKU UNY Yogyakarta bernomor 688/SK-PP.04.03/V/2026.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pak Menteri ATR BPN, Pak Nusron Wahid, atas keluarnya dua SK ini. SK ini bisa keluar setelah dilakukan pengecekan bersama lintas dinas OPD dan Kementerian terkait luas lahan persawahan yang dilindungi di Kabupaten Blora. Yang mana Blora telah memenuhi syarat lahan LP2B nya yakni 88,23 %, lebih dari 87 % (batas minimal nasional),” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora mengucapkan terimakasih kepada seluruh OPD yang bergerak cepat menyiapkan segala laporan untuk mendukung terbitnya SK Menteri ATR BPN tersebut.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bu Wakil Bupati, dan seluruh tim OPD yang telah menyiapkan seluruh dokumen pendukung. Ada tim gabungan dari BPPKAD, DPUPR, Dinsos P3A, Dinas Pendidikan, Perizinan DPMPTSP, Dinrumkimhub, hingga Kantor Pertanahan Blora, dll. Semua telah bersinergi menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan. Terimakasih atas kerja cepatnya,” ungkap Bupati Blora.

Dikemukakan, selanjutnya, SK Menteri ATR BPN ini akan disampaikan kepada Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR untuk dukungan percepatan pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang baru di dekat SPBU Balun Kecamatan Cepu. Serta disampaikan ke Rektorat UNY Yogyakarta agar tahapan pembangunan gedung kampus bisa segera disusun.

“Sekolah Rakyat yang baru nanti akan dibangun di lahan dekat SPBU Cepu, belakang SPBU yang dekat PDAM. Sedangkan kampus PSDKU UNY Yogyakarta akan dibangun di dekat Kantor Camat Blora Kota, berseberangan dengan Pasar Induk Sido Makmur,” imbuh Bupati Blora.

Untuk diketahui, adapun proses pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu nantinya akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, dan pembangunan kampus PSDKU UNY Yogyakarta akan dibiayai oleh UNY. Pemerintah Kabupaten Blora hanya ditugaskan menyiapkan lahan lokasi pembangunannya. (Humas/Redaksi)

Share:

Kodim 0721/Blora Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kodim 0721/Blora bersama masyarakat kembali melanjutkan pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Dusun Sambongwangan, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Minggu 24 Mei 2026.

Pembangunan Jembatan Aramco tersebut memiliki panjang 28 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 3,5 meter. Jembatan ini menjadi akses penghubung bagi tiga desa, yakni Desa Sambongwangan, Desa Gembyungan, dan dusun Banyuurip Desa Kepoh, Kecamatan Randublatung.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas perekonomian warga di wilayah setempat. Adapun jumlah penerima manfaat dari pembangunan jembatan tersebut mencapai sekitar 1.200 jiwa.

Danramil 09/Randublatung Kapten Kav Teguh Linarto menyampaikan bahwa kegiatan pembangunan jembatan dilaksanakan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur warga.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi masyarakat serta mempercepat distribusi hasil pertanian dan aktivitas warga sehari-hari,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah. (Pendim/Redaksi)
Share:

Polres Blora Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Launching SPPG Polri Secara Virtual


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Polres Blora mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang diresmikan langsung Presiden RI melalui Zoom Meeting, Sabtu, 16 Mei 2026.

Kegiatan pusat berlangsung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sementara Polres Blora memusatkan kegiatan di Dukuh Sumengko, Desa Bodeh, Kecamatan Randublatung. Acara dimulai pukul 12.00 WIB dan berjalan kondusif.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H. menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. “Polres Blora bersama Forkopimda dan Forkopimcam Randublatung hadir langsung di lokasi panen raya. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar Polri menjadi garda terdepan menjaga stabilitas pangan,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H.

Hadir dalam kegiatan Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.I.P., http://M.Si., Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0721 Blora yang diwakili, ADM Randublatung Rovi Tri Kuncoro, Kabulog Blora Agus S., Kepala DP4 Ngaliman, S.P., http://M.MA., Ketua Bhayangkari Cabang Blora Ibu Retno Wawan Andi, serta PJU Polres Blora dan jajaran Forkopimcam Randublatung.

Dalam sambutannya secara virtual, Presiden RI mengapresiasi peran Polri dalam mendukung swasembada jagung nasional. Presiden juga meresmikan 166 SPPG Polri sebagai ujung tombak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan melakukan peletakan batu pertama 10 gudang ketahanan pangan Polri. “SPPG ini bukan sekadar dapur, tapi ujung tombak pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Polri harus pastikan distribusi tepat sasaran, higienis, dan akuntabel,” kutip AKP Midiyono.

AKP Midiyono menambahkan, Polri menargetkan 1500 SPPG di seluruh Indonesia pada 2026. Saat ini Polri telah memiliki 18 gudang penyimpanan jagung dengan kapasitas masing-masing 1000 ton. “Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga turun langsung mendukung produksi dan distribusi pangan bersama petani dan BUMDes,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan di Blora meliputi sambutan Kapolres Blora, panen raya simbolis, foto bersama, dan dilanjutkan mengikuti prosesi peresmian secara virtual oleh Presiden RI. Seluruh rangkaian berlangsung aman dan lancar. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung Capai 60 Persen, Hubungkan Tiga Desa


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Sambongwangan, Desa Sambongwangan, Randublatung terus berjalan. Progres pekerjaan sudah mencapai 60 persen.

Jembatan ini dibangun di atas Sungai Sambongwangan dengan panjang 28 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3,5 meter. Lokasinya berada tepat di bawah bekas jembatan lori peninggalan Belanda yang sudah lama rusak dan tak bisa dilalui.

Danramil 09/Randublatung Kapten Kav Teguh Linarto mengatakan, jembatan ini jadi penghubung penting bagi tiga desa sekaligus.

“Jembatan ini menghubungkan Desa Sambongwangan, Desa Gembyungan, dan Desa Kepoh. Kalau selesai, akses warga akan jauh lebih cepat dan aman,” ujarnya.

Sebanyak 1.200 jiwa dipastikan merasakan manfaatnya. Selama ini warga harus memutar jauh atau melewati jalur berbahaya untuk beraktivitas ke desa tetangga.

Pengerjaan dilakukan TNI bersama masyarakat dengan semangat gotong royong. Fokus saat ini pada penguatan struktur dasar jembatan agar tahan lama dan aman saat musim hujan.

Kapten Teguh menambahkan, pembangunan jembatan Aramco ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan desa.

“Harapannya begitu selesai, roda ekonomi dan aktivitas warga di tiga desa ini bisa lebih lancar,” tutupnya.

Warga setempat menyambut baik pembangunan ini. Kasbun, salah satu warga Sambongwangan, mengaku senang dan tidak sabar menunggu jembatan selesai.

“Kami sangat antusias. Adanya jembatan ini nanti pasti mempermudah mobilitas, apalagi untuk anak sekolah dan petani yang bawa hasil panen,” kata Kasbun. (Pendim/Redaksi)

Share:

Hari Pendidikan Nasional di Blora, Bupati Minta Everyplace is School, Everything is Teacher


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menggelar Karya Pendidikan Masyarakat di GOR Mustika Blora,  selama 2 hari 20 Mei hingga 21 Mei 2026.

Karya Pendidikan Masyarakat dibuka oleh Bupati Blora, Arief Rohman  bersama Bunda PAUD / Bunda Literasi Kabupaten Blora, Ainia Solikhah, dan Abdullah Aminudin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jateng.

Kepala Dinas Pendidikan Blora, Sunaryo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan Media publikasi dan edukasi pentingnya peran Pendidikan Masyarakat dalam meningkatkan angka melek huruf masyarakat Blora, utamanya meningkatkan Angka RTLS dan Angka Harapan Lama Sekolah.  Untuk karya produk-produk yang dihasilkan oleh Pendidikan Masyarakat, utamanya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui berbagai pelatihan kewirausahaan dan keterampilan.

"Perserta yang mengikuti kegiatan ini antara lain, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKB),Sanggar Kegiatan Belajar (SKB),Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP),Perwakilan dari SD (K3S) dan SMP (MKKS), IGTKI dan Himpaudi, Dharma Wanita Dinas Pendidikan,Palang Merah Indonesia (PMI),Rangkaian Kegiatan,Pameran gelar karya,Lomba Mewarnai TK/PAUD (1.000 siswa), Pentas anak,Fashion show,Lomba dance,Senam Bersama,Demo keterampilan,Donor darah," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Blora, kepada awak media. Rabu 20 Mei 2026.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman menjelaskan bahwa pendidikan masyarakat merupakan ruh utama dari pembelajaran sepanjang hayat (long-life learning) yang bertujuan untuk memberdayakan individu dan komunitas.

"Ditengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan tidak lagi boleh disekat hanya didalam bangku sekolah formal. Kita harus menanamkan pola pikir bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja," jelas Bupati Blora.

Dikemukakan, kegiatan Karya Pendidikan Masyarakat ini tentunya sangat selaras dengan tema yang diusung pada perhelatan hari ini, yakni  'Everyplace is school, Everything is teacher'.  Pada gelaran ini, lanjut Bupati Blora, Pemerintah Kabupaten Blora sangat mengapresiasi langkah nyata yang diinisiasi oleh DPD FK-PKBM Blora bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

"Kegiatan Gelar Karya ini menjadi jawaban sekaligus wadah penting untuk mengenalkan dan mengamplifikasi inovasi luar biasa dari jalur Pendidikan Non-Formal kepada publik yang lebih luas," ujar Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora menyampaikan bahwa melalui program kesetaraan, literasi, dan vokasi, pendidikan non-formal terbukti menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan mengentaskan kemiskinan di akar rumput, khususnya di wilayah Kabupaten Blora. 

"Gelar Karya ini bukan hanya ajang pameran biasa. Pagi ini, saya sangat bangga melihat stan pameran yang menampilkan kreativitas, kerajinan tangan, produk olahan pangan, hingga inovasi literasi digital hasil karya warga belajar kita," imbuh Bupati Blora.

Selain itu, lanjut Bupati Blora, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi yang sangat kaya, mulai dari Lomba Mewarnai anak PAUD, Lomba Dance tingkat pelajar dan umum, panggung hiburan multi-jenjang, hingga aksi sosial kemanusiaan Donor Darah bersama PMI yang mengusung semangat kearifan lokal yang luar biasa, 'Ojo Leren dadi wong apik'. 

"Dukung terus produk-produk unggulan hasil pelatihan keterampilan warga belajar kita agar mereka dapat terhubung dengan ekosistem industri dan pasar yang lebih luas," tandas  Bupati Blora.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jateng, Abdullah Aminudin mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan ini. Tentunya semangat yang sangat luar biasa ini menunjukkan bahwa kita bersama ini merupakan satu keluarga,  Artinya bahwa nilai pendidikan yang ada di Kabupaten Blora ini betul-betul merasuk oleh karenanya saya tentunya mengucapkan selamat hari pendidikan nasional.

"Mudah-mudahan dengan tema everywhere is school, semua tempat adalah sekolah everything is teacher semuanya segala sesuatu adalah guru ini benar-benar menjadi inspirasi bagi kita semua," kata anggota DPRD Provinsi Jateng. (Humas/Redaksi)


Share:

Sinergi TNI, Pemerintah Daerah dan Warga, Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Terus Dikebut


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Anggota Komando Distrik Militer 0721/Blora bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jumat 22 Mei 2026.

Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan akses transportasi dan memperlancar konektivitas antarwilayah, khususnya penghubung antara Dukuh Kemuning dengan Dukuh Karanganyar, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan.

Adapun sasaran pembangunan meliputi Jembatan Aramco yang berada di aliran Sungai Ceper dengan panjang 20 meter dan lebar 3 meter. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kurang lebih 1.000 jiwa masyarakat di wilayah setempat.

Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama warga menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong guna mempercepat proses pembangunan infrastruktur desa demi mendukung aktivitas dan perekonomian masyarakat.

PS. Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin terus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan warga, termasuk pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Letda Inf Taslan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan warga,” tambahnya.

Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 100 persen pada beberapa tahapan, diantaranya: Pekerjaan persiapan;Pemasangan bouwplank, Pekerjaan cofferdam, Pemasangan cerucuk dolken,Pekerjaan lantai kerja, serta Pekerjaan pondasi footplat dan pilar beton K-350.

Melalui pembangunan Jembatan Aramco tersebut, diharapkan akses mobilitas masyarakat semakin lancar, sehingga mampu menunjang aktivitas sosial maupun perekonomian warga Desa Karanganyar dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)


Share:

Hot News

Pembangunan Jembatan Merah Putih di Sambongwangan Capai 70 Persen, TNI dan Warga Gotong Royong Percepat Pekerjaan

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Proses pembangunan Jembatan Aramco atau yang dikenal masyarakat sebagai Jembatan Merah Put...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »