Tak Puas Sekali, Pemkab Blora Kembali 'Sidak' Rahasia Sukses Air Minum di Jombang
TNI Bersama Warga Percepat Pembangunan Jembatan Aramco di Sambongwangan Blora
Pemkab Terima 2 SK Menteri ATR BPN, Proyek Sekolah Rakyat Cepu dan Kampus UNY Blora
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — JAKARTA — Proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang baru, di wilayah Kecamatan Cepu, serta pembangunan gedung Kampus PSDKU Universitas Negeri Yogyakarta di wilayah Kecamatan Blora, segera berlanjut.
Bupati Blora menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) perihal penggunaan lahan untuk pembangunan dua proyek tersebut.
Bupati Blora, Arief Rohman menyatakan bahwa dirinya menerima SK Menteri ATR BPN tersebut pada Rabu 20 Mei 2026, pukul 16.30 WIB. di Jakarta.
“Alhamdulillah kemarin SK Menteri ATR BPN telah keluar. Yakni SK Menteri ATR BPN tentang Rekomendasi Perubahan Penggunaan Tanah pada Lahan Sawah, untuk kelanjutan pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY. SK yang diteken Pak Menteri tersebut, kemarin diserahkan oleh Pak Lampri, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang,” ucap Bupati Blora kepada awak media. Kamis, 21 Mei 2026.
Disampaikan, SK Menteri ATR BPN tentang penggunaan lahan pembangunan Sekolah Rakyat, bernomor 689/SK-PP.04.03/V/2026. Sedangkan SK Menteri ATR BPN tentang penggunaan lahan untuk pembangunan Kampus PSDKU UNY Yogyakarta bernomor 688/SK-PP.04.03/V/2026.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Pak Menteri ATR BPN, Pak Nusron Wahid, atas keluarnya dua SK ini. SK ini bisa keluar setelah dilakukan pengecekan bersama lintas dinas OPD dan Kementerian terkait luas lahan persawahan yang dilindungi di Kabupaten Blora. Yang mana Blora telah memenuhi syarat lahan LP2B nya yakni 88,23 %, lebih dari 87 % (batas minimal nasional),” ujar Bupati Blora.
Bupati Blora mengucapkan terimakasih kepada seluruh OPD yang bergerak cepat menyiapkan segala laporan untuk mendukung terbitnya SK Menteri ATR BPN tersebut.
“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bu Wakil Bupati, dan seluruh tim OPD yang telah menyiapkan seluruh dokumen pendukung. Ada tim gabungan dari BPPKAD, DPUPR, Dinsos P3A, Dinas Pendidikan, Perizinan DPMPTSP, Dinrumkimhub, hingga Kantor Pertanahan Blora, dll. Semua telah bersinergi menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan. Terimakasih atas kerja cepatnya,” ungkap Bupati Blora.
Dikemukakan, selanjutnya, SK Menteri ATR BPN ini akan disampaikan kepada Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR untuk dukungan percepatan pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang baru di dekat SPBU Balun Kecamatan Cepu. Serta disampaikan ke Rektorat UNY Yogyakarta agar tahapan pembangunan gedung kampus bisa segera disusun.
“Sekolah Rakyat yang baru nanti akan dibangun di lahan dekat SPBU Cepu, belakang SPBU yang dekat PDAM. Sedangkan kampus PSDKU UNY Yogyakarta akan dibangun di dekat Kantor Camat Blora Kota, berseberangan dengan Pasar Induk Sido Makmur,” imbuh Bupati Blora.
Untuk diketahui, adapun proses pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu nantinya akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, dan pembangunan kampus PSDKU UNY Yogyakarta akan dibiayai oleh UNY. Pemerintah Kabupaten Blora hanya ditugaskan menyiapkan lahan lokasi pembangunannya. (Humas/Redaksi)
Kodim 0721/Blora Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung
Polres Blora Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Launching SPPG Polri Secara Virtual
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Polres Blora mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang diresmikan langsung Presiden RI melalui Zoom Meeting, Sabtu, 16 Mei 2026.
Kegiatan pusat berlangsung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sementara Polres Blora memusatkan kegiatan di Dukuh Sumengko, Desa Bodeh, Kecamatan Randublatung. Acara dimulai pukul 12.00 WIB dan berjalan kondusif.
Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H. menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. “Polres Blora bersama Forkopimda dan Forkopimcam Randublatung hadir langsung di lokasi panen raya. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar Polri menjadi garda terdepan menjaga stabilitas pangan,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H.
Hadir dalam kegiatan Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.I.P., http://M.Si., Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0721 Blora yang diwakili, ADM Randublatung Rovi Tri Kuncoro, Kabulog Blora Agus S., Kepala DP4 Ngaliman, S.P., http://M.MA., Ketua Bhayangkari Cabang Blora Ibu Retno Wawan Andi, serta PJU Polres Blora dan jajaran Forkopimcam Randublatung.
Dalam sambutannya secara virtual, Presiden RI mengapresiasi peran Polri dalam mendukung swasembada jagung nasional. Presiden juga meresmikan 166 SPPG Polri sebagai ujung tombak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan melakukan peletakan batu pertama 10 gudang ketahanan pangan Polri. “SPPG ini bukan sekadar dapur, tapi ujung tombak pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Polri harus pastikan distribusi tepat sasaran, higienis, dan akuntabel,” kutip AKP Midiyono.
AKP Midiyono menambahkan, Polri menargetkan 1500 SPPG di seluruh Indonesia pada 2026. Saat ini Polri telah memiliki 18 gudang penyimpanan jagung dengan kapasitas masing-masing 1000 ton. “Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga turun langsung mendukung produksi dan distribusi pangan bersama petani dan BUMDes,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan di Blora meliputi sambutan Kapolres Blora, panen raya simbolis, foto bersama, dan dilanjutkan mengikuti prosesi peresmian secara virtual oleh Presiden RI. Seluruh rangkaian berlangsung aman dan lancar. (Humas/Redaksi)
Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung Capai 60 Persen, Hubungkan Tiga Desa
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Sambongwangan, Desa Sambongwangan, Randublatung terus berjalan. Progres pekerjaan sudah mencapai 60 persen.
Jembatan ini dibangun di atas Sungai Sambongwangan dengan panjang 28 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3,5 meter. Lokasinya berada tepat di bawah bekas jembatan lori peninggalan Belanda yang sudah lama rusak dan tak bisa dilalui.
Danramil 09/Randublatung Kapten Kav Teguh Linarto mengatakan, jembatan ini jadi penghubung penting bagi tiga desa sekaligus.
“Jembatan ini menghubungkan Desa Sambongwangan, Desa Gembyungan, dan Desa Kepoh. Kalau selesai, akses warga akan jauh lebih cepat dan aman,” ujarnya.
Sebanyak 1.200 jiwa dipastikan merasakan manfaatnya. Selama ini warga harus memutar jauh atau melewati jalur berbahaya untuk beraktivitas ke desa tetangga.
Pengerjaan dilakukan TNI bersama masyarakat dengan semangat gotong royong. Fokus saat ini pada penguatan struktur dasar jembatan agar tahan lama dan aman saat musim hujan.
Kapten Teguh menambahkan, pembangunan jembatan Aramco ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan desa.
“Harapannya begitu selesai, roda ekonomi dan aktivitas warga di tiga desa ini bisa lebih lancar,” tutupnya.
Warga setempat menyambut baik pembangunan ini. Kasbun, salah satu warga Sambongwangan, mengaku senang dan tidak sabar menunggu jembatan selesai.
“Kami sangat antusias. Adanya jembatan ini nanti pasti mempermudah mobilitas, apalagi untuk anak sekolah dan petani yang bawa hasil panen,” kata Kasbun. (Pendim/Redaksi)
Hari Pendidikan Nasional di Blora, Bupati Minta Everyplace is School, Everything is Teacher
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menggelar Karya Pendidikan Masyarakat di GOR Mustika Blora, selama 2 hari 20 Mei hingga 21 Mei 2026.
Karya Pendidikan Masyarakat dibuka oleh Bupati Blora, Arief Rohman bersama Bunda PAUD / Bunda Literasi Kabupaten Blora, Ainia Solikhah, dan Abdullah Aminudin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jateng.
Kepala Dinas Pendidikan Blora, Sunaryo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan Media publikasi dan edukasi pentingnya peran Pendidikan Masyarakat dalam meningkatkan angka melek huruf masyarakat Blora, utamanya meningkatkan Angka RTLS dan Angka Harapan Lama Sekolah. Untuk karya produk-produk yang dihasilkan oleh Pendidikan Masyarakat, utamanya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui berbagai pelatihan kewirausahaan dan keterampilan.
"Perserta yang mengikuti kegiatan ini antara lain, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKB),Sanggar Kegiatan Belajar (SKB),Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP),Perwakilan dari SD (K3S) dan SMP (MKKS), IGTKI dan Himpaudi, Dharma Wanita Dinas Pendidikan,Palang Merah Indonesia (PMI),Rangkaian Kegiatan,Pameran gelar karya,Lomba Mewarnai TK/PAUD (1.000 siswa), Pentas anak,Fashion show,Lomba dance,Senam Bersama,Demo keterampilan,Donor darah," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Blora, kepada awak media. Rabu 20 Mei 2026.
Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman menjelaskan bahwa pendidikan masyarakat merupakan ruh utama dari pembelajaran sepanjang hayat (long-life learning) yang bertujuan untuk memberdayakan individu dan komunitas.
"Ditengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan tidak lagi boleh disekat hanya didalam bangku sekolah formal. Kita harus menanamkan pola pikir bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja," jelas Bupati Blora.
Dikemukakan, kegiatan Karya Pendidikan Masyarakat ini tentunya sangat selaras dengan tema yang diusung pada perhelatan hari ini, yakni 'Everyplace is school, Everything is teacher'. Pada gelaran ini, lanjut Bupati Blora, Pemerintah Kabupaten Blora sangat mengapresiasi langkah nyata yang diinisiasi oleh DPD FK-PKBM Blora bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.
"Kegiatan Gelar Karya ini menjadi jawaban sekaligus wadah penting untuk mengenalkan dan mengamplifikasi inovasi luar biasa dari jalur Pendidikan Non-Formal kepada publik yang lebih luas," ujar Bupati Blora.
Lebih lanjut, Bupati Blora menyampaikan bahwa melalui program kesetaraan, literasi, dan vokasi, pendidikan non-formal terbukti menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan mengentaskan kemiskinan di akar rumput, khususnya di wilayah Kabupaten Blora.
"Gelar Karya ini bukan hanya ajang pameran biasa. Pagi ini, saya sangat bangga melihat stan pameran yang menampilkan kreativitas, kerajinan tangan, produk olahan pangan, hingga inovasi literasi digital hasil karya warga belajar kita," imbuh Bupati Blora.
Selain itu, lanjut Bupati Blora, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi yang sangat kaya, mulai dari Lomba Mewarnai anak PAUD, Lomba Dance tingkat pelajar dan umum, panggung hiburan multi-jenjang, hingga aksi sosial kemanusiaan Donor Darah bersama PMI yang mengusung semangat kearifan lokal yang luar biasa, 'Ojo Leren dadi wong apik'.
"Dukung terus produk-produk unggulan hasil pelatihan keterampilan warga belajar kita agar mereka dapat terhubung dengan ekosistem industri dan pasar yang lebih luas," tandas Bupati Blora.
Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jateng, Abdullah Aminudin mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan ini. Tentunya semangat yang sangat luar biasa ini menunjukkan bahwa kita bersama ini merupakan satu keluarga, Artinya bahwa nilai pendidikan yang ada di Kabupaten Blora ini betul-betul merasuk oleh karenanya saya tentunya mengucapkan selamat hari pendidikan nasional.
"Mudah-mudahan dengan tema everywhere is school, semua tempat adalah sekolah everything is teacher semuanya segala sesuatu adalah guru ini benar-benar menjadi inspirasi bagi kita semua," kata anggota DPRD Provinsi Jateng. (Humas/Redaksi)
Sinergi TNI, Pemerintah Daerah dan Warga, Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Terus Dikebut
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Anggota Komando Distrik Militer 0721/Blora bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan Jembatan Aramco di Dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jumat 22 Mei 2026.
Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan akses transportasi dan memperlancar konektivitas antarwilayah, khususnya penghubung antara Dukuh Kemuning dengan Dukuh Karanganyar, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan.
Adapun sasaran pembangunan meliputi Jembatan Aramco yang berada di aliran Sungai Ceper dengan panjang 20 meter dan lebar 3 meter. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kurang lebih 1.000 jiwa masyarakat di wilayah setempat.
Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama warga menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong guna mempercepat proses pembangunan infrastruktur desa demi mendukung aktivitas dan perekonomian masyarakat.
PS. Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.
“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin terus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan warga, termasuk pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Letda Inf Taslan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan warga,” tambahnya.
Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 100 persen pada beberapa tahapan, diantaranya: Pekerjaan persiapan;Pemasangan bouwplank, Pekerjaan cofferdam, Pemasangan cerucuk dolken,Pekerjaan lantai kerja, serta Pekerjaan pondasi footplat dan pilar beton K-350.
Melalui pembangunan Jembatan Aramco tersebut, diharapkan akses mobilitas masyarakat semakin lancar, sehingga mampu menunjang aktivitas sosial maupun perekonomian warga Desa Karanganyar dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)
Upacara dan Ziarah di TMP Wira Bhakti Warnai Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Blora
Hot News
Tak Puas Sekali, Pemkab Blora Kembali 'Sidak' Rahasia Sukses Air Minum di Jombang
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — JOMBANG — Pemkab Blora kembali melakukan studi referensi— ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda)...





