Babinsa Koramil 04/Tunjungan Awasi Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Dalam rangka mendukung kelancaran serta peningkatan kualitas pembangunan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 04/Tunjungan Kodim 0721/Blora, Koptu Agus Sutamto, melaksanakan kegiatan pengawasan terhadap progres pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, pada Minggu 12 April 2026.

Kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan secara langsung di lokasi pembangunan guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk pendampingan serta tanggung jawab aparat kewilayahan dalam mendukung pemerintah desa demi terwujudnya pembangunan yang tepat waktu, tepat guna, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, Koptu Agus Sutamto menyampaikan bahwa kehadirannya di lokasi bertujuan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai standar yang berlaku.

“Pada hari ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan kusen aluminium pada bangunan gerai,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, melalui kegiatan pengawasan ini diharapkan setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti, sehingga kualitas hasil pembangunan tetap terjaga sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. (Pendim/Redaksi)
Share:

Jembatan Garuda di Blora Dikebut, Pengecoran Pondasi Utama Dimulai



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Jati, Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Proyek yang menjadi harapan masyarakat setempat itu kini memasuki tahap krusial, yakni pengecoran pondasi utama.

Pada Minggu (12/4/2026), personel Kodim 0721/Blora bersama masyarakat melaksanakan pengecoran pondasi tiang jembatan. Infrastruktur ini nantinya akan menjadi akses vital yang menghubungkan aktivitas warga sehari-hari.

Proses pembangunan melibatkan sinergi antara Kodim 0721/Blora, Denzibang, serta partisipasi aktif masyarakat Desa Jati. Keterlibatan berbagai pihak tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Di lokasi pembangunan, semangat gotong royong terlihat kuat. Warga bersama personel TNI bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Kebersamaan tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Danramil 11/Jati Kapten Inf Puryanto mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayah tersebut.

“Jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan perekonomian warga. Kami berharap, melalui semangat gotong royong, pembangunan dapat segera selesai dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Puryanto.

Dengan progres yang terus berjalan, Jembatan Garuda diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan sebagai akses penghubung yang aman, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Hujan Deras Guyur Cepu, Sejumlah Ruas Jalan Tergenang Air


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Intensitas hujan tinggi dan durasi lama yang mengguyur wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah, mengakibatkan munculnya genangan air di sejumlah titik pada Jumat 10 April 2026, Kepolisian bersama tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan rekayasa lalu lintas untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

Genangan air mulai muncul setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Cepu tersebut sejak pukul 17.00 WIB. Beberapa lokasi yang terdampak diantaranya Jalan Stasiun Kota lingkungan Ngareng dan Pertigaan Kalis dengan ketinggian air mencapai sentimeter, selain itu, genangan setinggi 10 sentimeter juga terpantau di Jalan Cepu-Randublatung, tepatnya di Desa Mulyorejo.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono menyampaikan bahwa personel Polsek Cepu telah diterjunkan ke lokasi sesaat setelah laporan diterima untuk memantau situasi dan membantu masyarakat.

"Petugas dari Polsek Cepu bersama Babinsa, Satpol PP, BPBD Blora, dan relawan sudah berada di lapangan. Fokus utama kami adalah melaksanakan pengalihan arus atau rekayasa lalu lintas di seputar titik genangan guna mencegah kendaraan terjebak," ujar AKP Midiyono.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, lanjut Kasihumas Polres Blora, penyebab genangan diduga akibat drainase yang kurang maksimal dalam menampung debit air hujan, serta adanya luapan air sungai.

"Khusus untuk wilayah Desa Mulyorejo, genangan dipicu oleh luapan air sawah dari dataran tinggi yang mengalir ke jalan raya," jelas Kasihumas Polres Blora.

Lanjutnya, meski sempat menghambat akses, kondisi saat ini dibeberapa titik seperti lingkungan Ngareng dan Desa Mulyorejo dilaporkan sudah mulai surut. Kendaraan roda dua maupun roda empat kini telah dapat melintasi jalur-jalur tersebut dengan normal.

"Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan. Saat ini cuaca masih gerimis, dan petugas tetap melakukan monitoring debit air serta membantu warga yang sedang melakukan pembersihan saluran," imbuh Kasihumas Polres Blora.

Untuk perhatian Kepolisian Sektor Cepu  mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada saat berkendara ditengah cuaca ekstrem, mengingat curah hujan yang masih berpotensi terjadi di wilayah Blora dan sekitarnya. (Humas/Redaksi)


Share:

BPJS Kesehatan Gandeng Tokoh Agama Jadi Mitra Strategis Sosialisasi JKN di Blora



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — BPJS Kesehatan Cabang Pati terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digelar di Kabupaten Blora pada Jumat 10 April 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Aisyiyah, Fatayat NU, serta GP Ansor sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya kepesertaan JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh agama menjadi langkah strategis dalam menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Ia menilai bahwa pendekatan melalui jalur keagamaan mampu membangun kesadaran kolektif terkait pentingnya jaminan kesehatan sebagai kebutuhan dasar.

“Sinergi dengan tokoh agama sangat penting karena mereka memiliki kedekatan dengan masyarakat dan mampu menyampaikan pesan secara efektif,” ujar Nuzuludin Hasan.

Lebih lanjut, Nuzuludin Hasan menjelaskan bahwa Program JKN hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, pemahaman yang baik akan mendorong masyarakat untuk lebih sadar dalam menjaga status kepesertaan agar tetap aktif.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa JKN adalah kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh setiap individu,” imbuh Nuzuludin Hasan.

Pada kesempatan itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Blora, Muhammad Saifuddin menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya BPJS Kesehatan dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait jaminan kesehatan. Ia menilai bahwa Program JKN selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang selama ini dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah.

“Program JKN sangat membantu masyarakat, terutama dalam memberikan kepastian akses layanan kesehatan yang layak,” ucap Muhammad Saifuddin.

Edukasi Secara Aktif

Kesiapan Muhammadiyah untuk, lanjut Muhammad Saifuddin, turut serta dalam menyosialisasikan program tersebut melalui berbagai forum yang dimiliki. Menurutnya, kolaborasi ini penting agar manfaat JKN dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami siap ikut serta menyampaikan informasi ini melalui berbagai kegiatan keagamaan agar manfaatnya semakin luas dirasakan,” kata Muhammad Saifuddin.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Blora, M Yusuf Aksin Saqo mengatakan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan Program JKN. Ia menilai bahwa keterlibatan pemuda dapat mempercepat penyebarluasan informasi yang benar ditengah masyarakat.

“Peran pemuda sangat penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan membangun kesadaran masyarakat,” kata M Yusuf Aksin Saqo.

Lanjut M Yusuf Aksin Saqo, GP Ansor siap menjadi bagian dari upaya tersebut dengan mengedukasi masyarakat secara aktif. Menurutnya, semakin banyak pihak yang terlibat, maka semakin kuat pula pemahaman masyarakat terhadap pentingnya jaminan kesehatan.

Pendekatan Berbasis Komunitas

“Kami di GP Ansor siap menjadi bagian dari upaya ini agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan,” ujar M Yusuf Aksin Saqo.

Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Blora, Imatul Imro'ah  menyampaikan bahwa edukasi terkait JKN perlu dilakukan secara berkelanjutan agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai bahwa peran perempuan, khususnya ibu dalam keluarga, sangat penting dalam memastikan perlindungan kesehatan anggota keluarga.

“Edukasi yang berkelanjutan sangat diperlukan agar masyarakat benar-benar memahami manfaat JKN,” ujar Imatul Imro'ah.

Ia juga menyampaikan bahwa Fatayat NU siap membantu menyampaikan informasi tersebut melalui jaringan yang dimiliki. Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas akan lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Kami siap membantu menyampaikan informasi ini kepada para ibu dan keluarga agar semakin banyak yang terlindungi,” tandas Imatul Imro'ah.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga membagikan buku kumpulan khutbah Jumat bertema 'Mensyukuri Nikmat (Jaminan Kesehatan Nasional)'. Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para tokoh agama dalam menyampaikan pesan tentang pentingnya jaminan kesehatan sebagai bagian dari hak dasar setiap individu, sehingga dapat memperkuat pemahaman masyarakat secara luas. (Humas/Redaksi)



Share:

Koperasi Merah Putih Sumberpitu Digenjot, Jadi Motor Ekonomi Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sumberpitu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora terus dikebut. Proyek ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan koperasi.

Pendampingan pembangunan dilakukan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05/Cepu, Kodim 0721/Blora, Serka Yoni Utamariyadi. Ia aktif memantau progres di lapangan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan target waktu.

“Pembangunan ini untuk kepentingan bersama. Karena itu, dibutuhkan dukungan seluruh pihak. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis hasilnya akan maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Yoni saat meninjau lokasi pembangunan, Sabtu (11/4/2026).

Menurut dia, kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap bersemangat dalam menyelesaikan pembangunan.

“Kami siap mendampingi setiap kegiatan masyarakat yang berdampak positif, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian desa,” katanya.

Sejauh ini, pembangunan gedung KDKMP berjalan lancar. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, serta dukungan kondisi cuaca yang relatif kondusif, menjadi faktor pendukung utama kelancaran proyek tersebut.

Komandan Koramil (Danramil) 05/Cepu Kapten Inf Lukman Hakim juga memastikan bahwa pendampingan oleh Babinsa dilakukan secara intensif agar pembangunan dapat rampung tepat waktu.

“Dengan pengawasan yang berkelanjutan, kami berharap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, gedung KDKMP akan difungsikan sebagai pusat aktivitas ekonomi warga. Selain menjadi tempat distribusi kebutuhan pokok, koperasi ini juga diharapkan mampu menjadi offtaker hasil pertanian masyarakat setempat.

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan usaha bersama, meningkatkan pendapatan warga, serta mendorong terwujudnya desa yang mandiri.

Pembangunan ini juga mencerminkan komitmen TNI AD melalui Kodim 0721/Blora dalam mendukung program prioritas nasional yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Pendim/Redaksi)

Share:

Jembatan Garuda Klopoduwur Dikebut, Pengecoran Pondasi Jadi Fokus Utama

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora terus menunjukkan progres positif. Pada Sabtu (11/4/2026), kegiatan difokuskan pada pengecoran pondasi sebagai bagian penting dalam struktur utama jembatan.

Tahapan ini menjadi kunci untuk memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang. Dengan penggunaan material yang berkualitas serta pengerjaan yang teliti, pondasi diharapkan mampu menopang beban secara maksimal dan memberikan keamanan bagi pengguna.

Kegiatan di lapangan melibatkan personel Kodim 0721/Blora bersama masyarakat setempat. Gotong royong yang terjalin mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Komandan Koramil (Danramil) 03/Banjarejo, Kapten Inf Munawar, menegaskan komitmen TNI dalam membantu pembangunan wilayah.

“Pengecoran pondasi ini merupakan tahap yang sangat penting dalam pembangunan jembatan. Kami bersama masyarakat terus bekerja sama agar proses berjalan lancar dan hasilnya kokoh serta dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan pembangunan di desa.
Ke depan, Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, membuka akses antar wilayah, serta meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Klopoduwur dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

Soal Aspirasi Petani Tebu, Bupati Blora Kawal Serapan Panen dan Revitalisasi Pabrik GMM Todanan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Bupati Blora, Arief Rohman menerima audiensi perwakilan petani tebu di Rumah Dinas Bupati, Jumat 10 April 2026. Pertemuan ini digelar untuk memastikan hasil panen tebu di Blora dapat terserap maksimal, sekaligus mengawal proses revitalisasi Pabrik Gula (PG) GMM milik Perum Bulog.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Blora, Kasdim 0721/Blora, serta Kapolres Blora. Audiensi ini berlangsung hangat, meski sebelumnya para petani beberapa waktu lalu sempat menggelar aksi demonstrasi di depan Pendopo Kabupaten Blora saat bupati sedang berada di luar kota untuk mengurus persoalan yang sama.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman membeberkan secara lengkap hasil perjalanannya ke Jakarta demi memperjuangkan nasib para petani tebu.

”Saya kemarin berkunjung ke Perum Bulog di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi para petani tebu di Blora. Kami memastikan tebu dari petani dapat terserap dengan baik dan revitalisasi Pabrik Gula GMM milik Bulog di Blora berjalan, mulai dari perbaikan mesin hingga pergantian atau penataan pengelola manajerial pabrik,” jelas Bupati Blora.

Lebih lanjut, Arief memaparkan langkah konkret yang sudah dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Blora bersama Perum Bulog.

”Menyampaikan hasil pertemuan di Perum Bulog, kami telah menyerahkan surat dari kami dan petisi para petani. Kami diminta untuk bersama APTRI dan dinas terkait mendata tebu di Blora, ada berapa tebu yang siap panen berdasarkan data riil. Bulog menyampaikan akan membentuk tim terkait ini,” kata Bupati Blora.

”Kami juga meminta tuntutan terkait manajemen akan dipenuhi, tapi butuh waktu karena ada prosedural BUMN. Insyaallah Senin atau Selasa depan kami akan ke Bulog kembali untuk kelanjutan dari tuntutan para petani. Dan kemarin saya minta ke direksi Bulog untuk mengajak perwakilan petani,” tegas bupati.

Bupati Arief juga menjamin kesiapannya untuk mendampingi petani membawa masalah ini ke tingkat pusat.

”Kami siap untuk mengantar para petani jika ingin menyalurkan aspirasi secara langsung ke kementerian dan DPR RI. Tuntutan kita ya penyelamatan pabrik ini, kita kawal terus ini. Saya akan bersurat ke DPR RI dan Kementerian Pertanian untuk menjembatani teman-teman petani tebu menyampaikan aspirasi secara langsung,” ungkap Bupati Blora, Arief Rohman.

Langkah cepat dan transparan dari Bupati Blora ini mendapat apresiasi dari perwakilan petani tebu Blora. Sunoto, salah satu perwakilan petani tebu, menyampaikan rasa terima kasihnya.

”Terima kasih atas jerih payah dan usahanya dalam menyampaikan aspirasi para petani. Perjuangan ini sudah diupayakan sejak 2025 oleh Pak Bupati dan Bu Wabup. Pesan saya, jangan sampai para petani tebu mudah terhasut dan dialihkan, serta perjuangan ini jadi sia-sia,” ujar Sunoto.

Hal senada diungkapkan oleh Darmawan. Pihaknya memaklumi ketidakhadiran bupati saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

”Kami sangat berterima kasih sudah diterima di sini, walaupun beberapa waktu di depan pendopo kami mengadakan aksi demonstrasi. Kami memaklumi Pak Bupati tidak bisa menemui kami karena sedang di Jakarta. Intinya kami berterima kasih dan mengapresiasi Pak Bupati bolak-balik ke Jakarta, dan kami memohon maaf. Untuk jangka panjang, perbaikan pabrik tetap kami kawal. Untuk jangka pendek, yang terpenting tebu dari petani terserap, dan untuk ini kami minta pengawalan,” kata Darmawan.

Sementara itu, perwakilan petani tebu  lainnya, Nur Amin, menaruh harapan besar agar Pemkab terus mendampingi petani.

”Sebagai orang tua kami, tolong Pak, Pabrik GMM diselamatkan. Walaupun di tahun ini belum langsung beroperasi optimal, minimal ada kepastian perbaikan. Supaya para petani sudah bisa ayem (tenang). Intinya kami minta tolong ke Pak Bupati, agar ekonomi petani membaik,” tandas Nur Amin. (Humas/Redaksi)

Share:

Perkuat Ekonomi Desa, Babinsa Koramil 07/Sambong Kawal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali diperkuat dalam upaya mendukung program pemberdayaan ekonomi desa. Babinsa Koramil 07/Sambong, Kodim 0721/Blora, Serka Kasmari melaksanakan monitoring Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Brabowan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Jumat 10 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konkret mengawal program strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa, khususnya melalui pengembangan koperasi sebagai penggerak sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Babinsa Koramil 07/Sambong, Serka Kasmari menyampaikan bahwa  keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga memastikan program KDKMP berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami tidak hanya hadir, tetapi juga ikut mengawal agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Koperasi ini harus menjadi kekuatan ekonomi baru di desa,” ujar Serka Kasmari.

Menurut Serka Kasmari, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih  memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian desa sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

“Jika dikelola dengan baik, koperasi ini bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan pendapatan, tetapi juga penciptaan lapangan kerja,” kata Serka Kasmari.

Kegiatan monitoring, lanjut Serka Kasmari, diisi dengan interaksi langsung bersama warga guna menyerap aspirasi serta memastikan pengelolaan koperasi berjalan sesuai harapan.

Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme terhadap program yang dinilai mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga desa," jelas Serka Kasmari.

Salah satu warga desa Brabowan, Dwipuji mengatakan bahwa suasana gotong royong tampak selama kegiatan berlangsung. Babinsa dan warga bekerja bersama dalam suasana kebersamaan yang mencerminkan kuatnya kemanunggalan.

"Bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat dapat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan dan memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat desa," ujar Dwipuji. (Pendim/Redaksi)
Share:

Dibawah Terik Matahari, TNI dan Warga Gotong Royong Wujudkan Jembatan Impian di Jiken


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Terik matahari tak menyurutkan semangat personel TNI bersama warga Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, dalam menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Garuda. Pada Jumat 10 April 2026, mereka terus mengebut proses pengecoran pondasi jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Di lokasi pembangunan, kebersamaan terlihat nyata. Warga dan personel Kodim 0721/Blora bahu-membahu mengangkut material, merakit besi, hingga melakukan pengecoran pondasi di kedua sisi jembatan.

Komandan Koramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, mengatakan bahwa pengerjaan pondasi menjadi tahap krusial dalam memastikan kekuatan struktur jembatan.

“Pengecoran ini kami lakukan secara bertahap untuk memperkuat struktur dasar jembatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang baik berkat sinergi yang terus terjalin antara TNI dan masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mempermudah akses pendidikan.

Bagi warga, kehadiran jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan harapan baru akan konektivitas yang lebih aman dan layak. (Pendim/Redaksi)


Share:

Hot News

Babinsa Koramil 04/Tunjungan Awasi Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Dalam rangka mendukung kelancaran serta peningkatan kualitas pembangunan di wilayah binaan,...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »