TNI dan Warga Bahu Membahu, Jembatan Garuda Klopoduwur Blora Kian Mendekati Rampung
Bupati Blora Bersama Wakil Bupati Blora Ziarah ke Makam RA Kartini, Ini Pesannya
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
REMBANG — Dalam rangkaian Hari Kartini ke-147, Pemerintah Kabupaten Blora melakukan ziarah ke makam RA. Kartini terletak di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada Senin 27 April 2026.
Ziarah diikuti oleh Bupati Blora, Arief Rohman, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Forkopimda, Ketua TP PKK, organisasi wanita, para kepala OPD dan Camat.
Rombongan di kompleks makam R.A. Kartini Bulu disambut oleh perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Rembang beserta Pengurus Makam RA. Kartini.
Bupati Blora, Wakil Bupati Blora bersama rombongan, bersama-sama membacakan tahlil dan doa, kemudian melakukan prosesi tabur bunga di makam RA Kartini beserta keluarganya.
Bupati Blora, Arief Rohman berharap agar nilai-nilai perjuangan RA Kartini dapat diteladani dan diteruskan oleh generasi muda saat ini. 'Teruskan Inspirasi, Wujudkan Mimpi Sang Pejuang'.
"Alhamdulillah ini rombongan dari Kabupaten Blora saya bersama Forkopimda, Ibu Wakil Bupati, ketua TP PKK, dan juga GOW, hari ini bisa ziarah di makam R.A. Kartini, inspirasi kita semua, kita doakan semoga perjuangannya langgeng selalu dan bisa kita teruskan, semoga husnul khatimah juga," harap Bupati Blora.
Disampaikan, usai ziarah di makam R.A. Kartini Bulu, rombongan menuju ke Museum R.A Kartini yang terletak di wilayah dalam Kota Rembang, yakni lokasinya berada dekat rumah dinas Bupati Rembang.
Didampingi pemandu Museum, Bupati Blora, Wakil Bupati Blora bersama rombongan, diajak berkeliling untuk melihat tempat tinggal, dan barang - barang peninggalan R.A. Kartini beserta keluarga semasa hidup, dokumentasi foto-foto, diorama, sekaligus karya - karya tulisannya yang menginspirasi.
"Setelah berziarah di Makam RA Kartini kami bersama-sama mengunjungi Museum RA Kartini di Rembang," kata Bupati Blora.
Bupati Blora juga bersilaturahmi dengan Bupati Rembang, Harno, sekaligus berdiskusi terkait dengan pembangunan yang ada di wilayah Blora dan Rembang.
"Maturnuwun Pak Bupati Rembang ini senior saya, sedulur saya, Pak Harno dengan ibu, kami diterima dengan luar biasa setelah tadi dari makam RA Kartini lalu ke Museum RA Kartini, semoga persaudaraan antara Rembang dan Blora bisa kita terus kita jalin dan kita kerja sama," harap Bupati Blora.
Sementara itu, Bupati Rembang, Harno menyambut baik kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Blora dan Forkopimda Blora ke Kabupaten Rembang, dan berharap kedepannya Blora dan Rembang bisa terus berkolaborasi.
"Terima kasih Pak Bupati, Ibu Wakil Bupati dan semua rombongan Forkopimda dan OPD semuanya, saya ucapkan banyak terima kasih atas kunjungannya, silaturahminya, semoga kita bisa bersama- sama berkolaborasi demi kemajuan Kabupaten Rembang dan Blora," tandas Bupati Rembang. (Humas/Redaksi)
Pembangunan Jembatan Garuda di Nglebur Jiken Tahap Pemasangan Tali Sling
Peringati Hari Otonomi Daerah, Wabup Blora Instruksikan Reformasi Birokrasi Berbasis Hasil
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Memperingati Hari Otonomi Daerah, Wakil Bupati Blora sebagai inspektur upacara, yang digelar di halaman Kantor Bupati Blora, pada Senin 27 April 2026, dihadiri jajaran Forkopimda Blora, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian Sekretariat Daerah, para camat se-Kabupaten Blora, dan unsur pelajar, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan TNI/Polri.
Mengusung tema 'Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita', peringatan tahun ini menekankan pentingnya kemandirian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola potensi lokal. Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk sinkronisasi kebijakan, menjadi kunci dalam mendukung pencapaian pembangunan nasional secara optimal.
Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Otonomi daerah dinilai sebagai instrumen strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia," kata Wakil Bupati Blora,
Sejumlah langkah strategis, antara lain, lanjur Wakil Bupati Blora, integrasi perencanaan dan penganggaran nasional dan daerah guna menghindari tumpang tindih program, Reformasi birokrasi berbasis hasil (outcome) melalui digitalisasi dan inovasi daerah, Penguatan kemandirian fiskal untuk mengurangi ketergantungan terhadap transfer pusat, Peningkatan kolaborasi antar daerah dalam menangani isu lintas wilayah.
"Fokus pada pemenuhan layanan dasar serta pengurangan kesenjangan antar wilayah, Penguatan stabilitas dan ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai potensi krisis," ujar Wakil Bupati Blora.
Selain itu, kata Wakil Bupati Blora, pemerintah daerah juga didorong untuk mendukung agenda strategis nasional, antara lain swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan kewirausahaan, serta reformasi birokrasi yang transparan dan akuntabel, pentingnya semangat otonomi daerah dalam meningkatkan kinerja pemerintahan di daerah.
“Peringatan Hari Otonomi Daerah ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah harus mampu berinovasi, mandiri, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ucap Wakil Bupati Blora.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Blora menjelaskan bahwa sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara optimal dan merata,” imbuh Wakil Bupati Blora.
Dikemukakan bahwa pelaksanaan otonomi daerah yang telah berjalan selama tiga dekade menjadi landasan penting untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diyakini mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan. Pemerintah daerah juga diimbau untuk menyelenggarakan kegiatan secara sederhana, efisien, dan tidak berlebihan, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait penghematan anggaran.
"Dengan semangat otonomi daerah, seluruh elemen pemerintahan diharapkan terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi guna mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia," tandas Wakil Bupati Blora. (Humas/Redaksi)
Warga Tambakromo Cepu Ditemukan Meninggal di Sumur, Diduga Karena Depresi
Pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0721/Blora Masuki Tahap Pengecoran Pengaman
Ulang Tahun ke-76 RSUD dr. R. Soetijono Blora Resmikan Gedung Baru dan Acara Jalan Sehat
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Perayaan ulang tahun ke-76 RSUD dr. R. Soetijono Blora pada Minggu 25 April 2026, Bupati Blora meresmikan Gedung Rawat Inap Nusa Indah, didampingi Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Forkopimda Blora, Perwakilan Kepala OPD, dan jajaran direksi RSUD dr. R. Soetijono, serta keluarga besar RSUD dr. R. Soetijono Blora.
Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Puji Basuki mengatakan bahwa pada ulang tahun ke-76 ini mengambil tema 'pelayanan prima menuju rumah sakit Mandiri dan berdaya saing', dengan tujuan pada kondisi saat ini adanya efisiensi dari seluruh jajaran pusat ataupun daerah termasuk rumah sakit, ingin menyemangati semuanya dengan kemandirian.
"Kami berkomitmen terus memberikan semangat dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat," jelas Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora.
Lebih lanjut, Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora menjelaskan bahwa pada awal tahun RSUD mendapatkan predikat zona integritas, ini tentunya sejalan dengan semangat untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya pasien-pasien yang ada di RSUD dr. R. Soetijono Blora ini.
"Tentunya mutu yang sudah kita bentuk atau yang sudah kita implementasikan ini belum mencapai target yang sesuai harapan kita semuanya. Namun saya terima kasih kepada seluruh bapak ibu semua, yang hari demi hari pelayanan semakin membaik walaupun masih banyak yang perlu kita tingkatkan terutama dari sisi pelayanan," ujar Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora.
Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman mengucapkan selamat ulang tahun ke-76 kepada RSUD dr. R. Soetijono Blora. Semoga semakin matang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan masyarakat.
"Dalam acara ini kami juga meresmikan Gedung Rawat Inap Nusa Indah, dimana diruang ini ada kamar - kamar satu president Suite, dan 6 kamar VVIP dan VIP," ucap Bupati Blora.
Menurut Bupati Blora, pada peresmian Gedung Rawat Inap Nusa Indah ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan mutu layanan rumah sakit.
"Saya berharap gedung ini dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien, sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal," harap Bupati Blora.
Selanjutnya, penyerahan Ambulance PSC 119 dari Kepala Dinas Kesehatan Daerah kepada Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora ini merupakan, lanjut Bupati Blora, bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sistem layanan kegawatdaruratan. Dengan adanya tambahan armada ini, diharapkan respon terhadap kondisi darurat masyarakat dapat semakin cepat, tepat, dan terintegrasi.
"Semoga dengan penunjang fasilitas yang ada ini semakin memberikan respon dan pelayanan lebih baik kepada masyarakat," imbuh Bupati Blora.
Bupati Blora juga mengapresiasi dedikasi seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD dr. R. Soetijono Blora yang telah bekerja dengan penuh pengabdian.
"Matur nuwun atas dedikasi panjenengan. Kedepan, saya berharap RSUD ini terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat," pinta Bupati Blora.
Usai peresmian, seluruh rombongan melanjutkan pengecekan masing masing kamar yang tersedia pada Gedung Nusa Indah, untuk diketahui, pada Gedung Nusa Indah ini juga memberikan fasilitas berupa kamar president Suite, VVIP dan VIP.
Usai peninjauan ruangan, Bupati Blora bersama Wakil Bupati Blora dan rombongan melanjutkan kegiatan jalan sehat bersama, sebagai bentuk sarana untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan semangat kerja, serta membangun budaya hidup sehat di lingkungan RSUD dr. R. Soetijono Blora. (Humas/Redaksi)
Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Blora Ajak Fatayat NU Kembangkan Pertanian Organik
PKK Blora Tanam Bibit Pohon di Kawasan Situs Kesongo Gabusan
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Blora melaksanakan penanaman bibit pohon di kawasan Situs Kesongo, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, pada Jumat, 24 April 2026, dipimpin oleh Ketua TP PKK Kabupaten Blora.
Penanaman ini dihadiri oleh unsur Kepala Dinas PMD, perwakilan Dinas P4, dan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum. TP PKK Kecamatan Jati, Forkopimcam Jati, TP PKK desa se-Kecamatan Jati, Pemerintah Desa Gabusan, serta Kelompok Tani Hutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang disinergikan dengan peringatan Hari Kartini ke-147 Tahun 2026. Kegiatan tersebut juga menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.
Adapun jenis bibit yang ditanam dan didistribusikan dalam kegiatan ini meliputi tanaman jambu biji, beringin, gayam, trembesi, soko, dan tanaman palem.
Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Shalichah Arief Rohman mengatakan pentingnya pemeliharaan tanaman sebagai faktor penentu keberhasilan kegiatan penghijauan.
“Keberhasilan penanaman tidak hanya terletak pada proses tanam, tetapi juga pada perawatan yang berkelanjutan. Tanaman yang telah ditanam diharapkan dapat tumbuh optimal, memberikan manfaat, serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya sumber mata air,” ujar Ketua TP PKK Blora.
Sementara itu, Plt. Camat Jati, Suwiji menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan di wilayahnya. Ia menjelaskan kondisi Situs Kesongo saat ini relatif aman tanpa aktivitas erupsi, meskipun masih terdapat sejumlah area yang belum tertutup vegetasi.
Lebih lanjut, Plt. Camat Jati menjelaskan bahwa kegiatan penghijauan ini memiliki nilai strategis, mengingat kawasan Situs Kesongo direncanakan sebagai salah satu destinasi desa wisata di Kabupaten Blora.
“Keberadaan pepohonan dan kawasan hutan memiliki fungsi penting sebagai penyedia oksigen, penyerap karbon dioksida, serta menjaga keseimbangan cadangan air tanah. Untuk itu, diperlukan komitmen bersama dalam menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam,” ungkap Plt. Camat Jati.
(Humas/Redaksi)
Hot News
TNI dan Warga Bahu Membahu, Jembatan Garuda Klopoduwur Blora Kian Mendekati Rampung
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Penuh semangat kebersamaan, anggota TNI bersama warga masyarakat bahu membahu dalam pembangun...





