Momen HUT ke-81 RI di Kabupaten Blora, Bupati Ajak Warga Kirim Doa dan Uluran Tangan untuk Korban Gempa NTT


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Bupati Blora menyampaikan duka cita dan doa bagi masyarakat, korban bencana di sejumlah wilayah Indonesia, pesan tersebut disampaikan seusai upacara peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Blora, di Alun-Alun kota Blora, Senin 17 Agustus 2026.

Momentum peringatan kemerdekaan tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman mengajak masyarakat Blora untuk turut merasakan duka yang dialami saudara-saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah.

"Tentunya dalam momen ini kami mewakili masyarakat Kabupaten Blora menyampaikan turut berduka atas terjadinya musibah di NTT dan juga Sulawesi, Sumatera," kata Bupati Blora.

Bupati Blora mendoakan para korban meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik disisi Tuhan serta masyarakat yang terdampak segera mendapatkan penanganan dan bantuan.

"Semoga korban yang meninggal diberikan tempat yang tenang di sisinya dan untuk korban yang tertimpa musibah ini," ucap Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, pemerintah telah bergerak cepat dalam menangani dampak bencana.

Bupati Blora berharap seluruh korban dan masyarakat terdampak dapat segera memperoleh bantuan sesuai kebutuhan.

Bupati Blora menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Blora akan turut berpartisipasi dalam membantu para korban melalui donasi maupun bentuk kepedulian lainnya.

"Semoga bisa tertangani dan tentunya nanti dari masyarakat Blora akan juga ikut berdonasi, berpartisipasi untuk meringankan saudara-saudara kita yang terkena musibah tersebut," ujar Bupati Blora.

Bupati Blora menegaskan, semangat kemerdekaan  juga dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong untuk membantu sesama.

"Doa kami dari Kabupaten Blora untuk yang terkena musibah di NTT, Sumatera, maupun Sulawesi," kata Bupati Blora.

Untuk perhatian, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Blora menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong dan kepedulian sosial, termasuk memberikan dukungan kepada masyarakat diberbagai daerah yang sedang menghadapi bencana.  



Jalannya Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Blora berlangsung lancar dan khidmat. Bupati Arief secara langsung mengapresiasi 31 anggota Paskibraka Kabupaten Blora Tahun 2026 yang telah menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih dengan baik.

"Alhamdulillah, kita tadi sudah melaksanakan upacara 17 Agustus di tingkat Kabupaten berjalan dengan lancar, sukses. Terima kasih untuk tim Paskibraka semuanya ya yang sudah melaksanakan tugas dengan baik dan lancar," ujar Bupati Arief.

Upacara Peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Blora  berlangsung khidmat di Alun-Alun Kabupaten Blora. Bupati Arief Rohman bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan dan laporan Komandan Upacara. Selanjutnya, pasukan Paskibraka Kabupaten Blora memasuki lapangan upacara untuk melaksanakan tugas pengibaran Bendera Merah Putih.

Pengibaran Sang Merah Putih berlangsung tertib dan lancar. Setelah bendera berkibar, upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Ketua DPRD Blora H. Mustopa, S.Pd.I., serta pembacaan teks Proklamasi oleh Inspektur Upacara.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, Andhika Bhayangkari, laporan Komandan Upacara, dan penghormatan pasukan sebelum upacara ditutup.

Dalam upacara tersebut, turut hadir Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, unsur TNI-Polri, organisasi wanita, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta peserta upacara lainnya.

Kapten Kavalerie Lilik Suprihatin, Komandan Koramil 08/Kedungtuban, bertugas sebagai Perwira Upacara, sedangkan Kapten Infanteri Sumarno, Komandan Koramil 06/Jiken, bertugas sebagai Komandan Upacara.

Sebanyak 31 pelajar putra-putri tingkat SMA/SMK/MA sederajat yang tergabung dalam Paskibraka Kabupaten Blora Tahun 2026 sukses menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih.

Dalam prosesi tersebut, Nadhifa Alya Putri asal SMK Negeri 1 Cepu bertugas sebagai pembawa baki pengibaran, Muhammad Nozha Zahir Mu’minin asal SMA Negeri 1 Cepu sebagai pembentang bendera, Muhammad Umairul Ahbab asal SMA Negeri 1 Randublatung sebagai penarik bendera, serta Dafa Eza Prasetyo asal SMA Negeri 1 Randublatung sebagai pembawa bendera.

Selain upacara, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Blora juga diisi dengan penyerahan sejumlah penghargaan dan bantuan secara simbolis.

Pemerintah Kabupaten Blora menyerahkan Satyalancana Karya Satya Tahun 2026 kepada tiga aparatur, yakni dr. Sistika Setyaningsih untuk masa pengabdian 10 tahun, Laxmono Sasongko Kusumo, S.T. untuk masa pengabdian 20 tahun, serta Agustinus Muning Suprihadi, S.A.P. untuk masa pengabdian 30 tahun.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan remisi kepada narapidana berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Tahun 2026 tentang Pemberian Remisi Umum Tahun 2026 kepada Narapidana. Remisi diberikan secara simbolis kepada perwakilan.

Pemerintah Kabupaten Blora juga menyerahkan bantuan sosial kepada LVRI Kabupaten Blora sebagai bentuk perhatian dan penghargaan kepada para veteran yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara. (Humas/Redaksi)

Share:

DPRD Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA - PPAS APBD Kabupaten Blora 2026


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pemerintah Kabupaten Blora bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026, sekaligus Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blora, Kamis (13/8/2026), sebagai bagian penting dari rangkaian proses penyusunan dan penetapan kebijakan anggaran daerah.

Rapat paripurna dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Blora, Forkopimda Kabupaten Blora, Ketua Pengadilan Negeri Blora, Komandan Batalyon 410/Alugoro Blora atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Blora beserta jajaran Staf Ahli Bupati, Asisten dan Kepala Bagian, para Kepala Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Blora, pimpinan partai politik dan organisasi kemasyarakatan, serta insan media.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blora menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Blora atas kerja sama yang telah terjalin selama proses pembahasan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 maupun KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027.

Menurutnya, kesepakatan yang dapat dicapai merupakan wujud sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam memastikan kebijakan anggaran dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blora.

“Adanya masukan dan saran yang disampaikan kepada kami menunjukkan bahwa fungsi legislatif dan eksekutif berjalan dengan harmonis dan sinergis, sehingga masing-masing pihak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Kami meyakini bahwa hal tersebut didasari niat dan komitmen bersama untuk membawa kemajuan pembangunan Kabupaten Blora,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026 merupakan bagian dari tahapan penetapan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Penyusunannya didasarkan pada Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blora Tahun 2026 serta Perubahan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Tahun 2026.

Perubahan tersebut diperlukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap dinamika pelaksanaan anggaran dan perkembangan kondisi daerah yang tidak sesuai dengan asumsi awal KUA. Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Dalam regulasi tersebut, perubahan KUA dan PPAS dapat dilakukan apabila terdapat pelampauan atau tidak tercapainya proyeksi pendapatan daerah, pelampauan atau tidak terealisasinya alokasi belanja daerah, maupun perubahan sumber dan penggunaan pembiayaan.

“Perubahan KUA merupakan dokumen yang terkait dengan proses penyusunan Perubahan APBD yang dibahas antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan DPRD Kabupaten Blora. Dalam Perubahan KUA tersebut memuat beberapa kebijakan umum yang menjadi landasan dalam penyusunan Perubahan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026,” jelasnya.

Selain membahas perubahan kebijakan anggaran Tahun 2026, Rapat Paripurna juga menjadi momentum penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027.

Penandatanganan tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, yang mengatur bahwa kesepakatan terhadap rancangan KUA dan rancangan PPAS ditandatangani oleh kepala daerah dan pimpinan DPRD paling lambat pada minggu kedua bulan Agustus.

Dengan ditandatanganinya kedua dokumen kesepakatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora bersama DPRD selanjutnya akan melanjutkan tahapan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026 serta Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027.

Bupati berharap sinergi dan komunikasi yang telah terbangun antara Pemerintah Kabupaten Blora dan DPRD dapat terus dipertahankan dalam setiap tahapan pembahasan anggaran berikutnya.

“Dengan telah ditandatanganinya Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 beserta KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 maka kita akan segera melanjutkan pada proses berikutnya yaitu penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026 dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027,” ungkapnya.

Menurut Bupati, kerja sama yang harmonis antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting dalam memastikan proses penganggaran daerah berjalan secara tertib, transparan, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan dan DPRD untuk terus menjaga komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan pembangunan agar kebijakan yang ditetapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap kerja sama yang telah terjalin dengan baik saat ini dapat dijaga dan dilanjutkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan rahmat, taufiq, hidayah dan inayah-Nya kepada kita sehingga mampu melaksanakan amanah yang dibebankan pada pundak kita dengan penuh rasa tanggung jawab,” pungkasnya. 


Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blora yang dilaksanakan pada:

Kamis, 13 Agustus 2026, Waktu :Pukul 13.00 WIB dilaksanakan Pukul 17.45 WIB.

Tempat : Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab. Blora

Acara : 

1.Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan KUA - PPAS APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2026

2. Penandatanganan Nota Kesepakatan RancanganKUA-PPAS APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran

(Humas/Redaksi)


Share:

TMMD Sengkuyung Tahap III di Blora Resmi Ditutup, Pembangunan Jalan, Talud dan RTLH Tuntas 100 Persen


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kodim 0721/Blora resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026).

Upacara penutupan dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhy Agus Setiyanto, S.Sos., sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.”

Penutupan ditandai dengan penyerahan simbolis peralatan kerja, penandatanganan naskah serah terima hasil TMMD antara Kodim 0721/Blora dan Pemerintah Kabupaten Blora oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., serta pemukulan kentongan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai simbol berakhirnya program.

Dalam kesempatan itu, Dandim membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Pangdam menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh instansi terkait atas dukungan selama pelaksanaan TMMD.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada unsur TNI, Polri, dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program selama satu bulan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat diselesaikan dengan baik.

“Saya berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa yang telah dibangun bersama hendaknya dipelihara dan dirawat dengan baik agar memiliki masa pakai yang panjang,” kata Pangdam dalam amanat tertulis yang dibacakan Dandim.

Selain itu, Pangdam meminta seluruh komandan satuan tugas TMMD melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program sebagai bahan perbaikan untuk kegiatan TMMD berikutnya.

Berdasarkan laporan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun, TMMD yang berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 berhasil mencapai target 100 persen.

Sasaran fisik yang diselesaikan meliputi pembangunan jalan makadam sepanjang 957 meter, pembangunan talud sepanjang 123 meter di sisi kanan dan kiri jalan, serta pembangunan dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sunti dan Slamet Riyadi.

Selain pembangunan fisik, program TMMD juga mencakup berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan bekerja sama dengan dinas dan instansi terkait di Kabupaten Blora.

Program TMMD Sengkuyung Tahap III tersebut dinilai menjadi bentuk komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat desa.

Usai upacara penutupan, unsur Forkopimda bersama jajaran TNI-Polri, dinas terkait, dan masyarakat meninjau hasil pembangunan fisik serta melakukan pemotongan pita di lokasi jalan makadam sebagai tanda peresmian infrastruktur baru di Desa Gembyungan.

Kegiatan itu turut dihadiri pejabat daerah, jajaran TNI-Polri, unsur Forkopimcam Randublatung, kepala desa, dan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa dan memperkuat ketahanan nasional dari tingkat desa. (Pendim/Redaksi) 


Share:

Wakil Ketua DPRD Blora Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Penerima Manfaat Perhutanan Sosial


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Lanova Candra menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kelompok Tani Hutan (KTH) Masjid Baitur Mulyo yang digelar di Kecamatan Sambong, pada Selasa 4 Agustus 2026. Kegiatan mengusung tema 'Dari Hutan Perhutanan Sosial untuk Kedaulatan Pangan' sebagai upaya memperkuat pengelolaan kawasan hutan yang produktif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
‎Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini  menyampaikan apresiasi kepada para petani hutan sosial yang terus berupaya mengelola kawasan hutan secara produktif dan bertanggung jawab. Menurutnya, berbagai dukungan yang telah diberikan pemerintah diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
‎"Semoga apa yang telah diberikan pemerintah dapat memberikan manfaat bagi para petani hutan sosial. Blora memiliki potensi yang sangat besar karena sekitar 60 persen wilayahnya merupakan kawasan hutan, sementara sebagian besar masyarakat tinggal di sekitar kawasan tersebut. Potensi ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya tanpa mengabaikan kelestarian hutan," ujar Wakil Bupati Blora.
‎Wakil Bupati Blora mengajak para anggota KTH untuk mulai mengembangkan usaha yang lebih beragam, tidak hanya mengandalkan budidaya jagung. Ia mendorong pengembangan usaha peternakan ayam petelur maupun budidaya ikan lele sebagai sumber pendapatan tambahan, tentunya dengan tetap berkoordinasi dan memperoleh izin dari pemangku kawasan hutan.
‎"Saya akan berupaya mencarikan dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk bantuan bibit lele, ayam, maupun kebutuhan lainnya. Harapan saya, setiap rumah nantinya bisa memelihara sekitar 50 ekor ayam petelur sehingga mampu menghasilkan tambahan penghasilan bagi keluarga," kata Wakil Bupati Blora.
‎Menurut Wakil Bupati Blora, pengelolaan kawasan perhutanan sosial yang dilakukan secara baik akan menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah maupun nasional sejalan dengan program pemerintah.

"Untuk itu, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pengelola kawasan hutan harus terus diperkuat agar pengelolaan berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat yang optimal," tandas Wakil Bupati Blora.
‎Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Lanova Candra, menyampaikan komitmen DPRD untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat penerima manfaat perhutanan sosial. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengupayakan program CSR dari Pupuk Indonesia seluas sekitar 2.000 hektare yang telah melalui verifikasi teknis di 11 desa pada tiga KTH.
‎"Program ini direncanakan mulai kick off pada September mendatang dengan nilai bantuan yang cukup besar. Targetnya sekitar 4.000 petani akan menerima manfaat. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pengembangan agroforestri sekaligus mengembalikan fungsi kawasan hutan menjadi lebih baik," ucap Lanova Candra.

Pada kesempatan itu, Penyuluh Pendamping KTH Masjid Baitur Mulyo, Agung Wibowo menyampaikan bahwa pendampingan terus dilakukan agar kawasan hutan tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, saat ini hasil yang dominan masih berasal dari panen jagung, namun ke depan petani didorong untuk menanam tanaman buah-buahan sebagai investasi jangka panjang.
‎"Ketika petani sudah beberapa tahun menanam jagung, nantinya tanaman buah dapat mulai dipanen sehingga nilai ekonominya akan lebih besar. Selain itu, limbah batang jagung setelah panen jangan dibakar karena dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman buah yang telah ditanam," ujar Agung Wibowo.
‎Agung Wibowo juga mengingatkan bahwa KTH Masjid Baitur Mulyo telah memperoleh kepercayaan pemerintah untuk mengelola kawasan perhutanan sosial seluas 759 hektare dengan masa izin hingga 35 tahun. Namun demikian, izin tersebut akan dievaluasi secara berkala sehingga pengelolaan harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
‎"Tahun ini kami mengusulkan penanaman tanaman buah seluas 50 hektare. Saya berharap seluruh anggota dapat merawatnya dengan baik dan tetap mematuhi seluruh aturan kelembagaan KTH Masjid Baitur Mulyo," pesan Agung Wibowo.

Hadir dalam kegiatan tersebut,  perwakilan Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta, perwakilan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Jawa Tengah, KPH Cepu, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora, Forkopimcam Sambong, para kepala desa, Ketua KTH se-Kabupaten Blora, serta perwakilan KTH dari Kabupaten Grobogan, Rembang, dan Bojonegoro. (Humas/Redaksi)
Share:

AKBP Inggal Widya Perdana Resmi Jabat Kapolres Blora, Siap Perkuat Pelayanan Publik dan Kamtibmas


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kepolisian Resor (Polres) Blora menggelar tradisi penyambutan dan pelepasan (Welcome and Farewell Parade) bagi pimpinan baru dan lama di halaman Mapolres Blora pada Jumat (31/7/2026). Suasana khidmat menyelimuti tradisi pedang pora saat melepas pejabat lama AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., sekaligus menyambut Kapolres Blora yang baru, AKBP Inggal Widya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan AKBP Inggal Widya Perdana oleh Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., dilanjutkan dengan pengalungan bunga, tradisi gerbang pora, hingga penyerahan kunci gedung Mapolres secara simbolis.

Dalam apel bersama, pejabat lama AKBP Wawan Andi Susanto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh personel atas dukungan yang diberikan selama masa pengabdiannya di Blora.

"Selama dua tahun satu bulan membersamai rekan-rekan, kami berterima kasih banyak atas dedikasi dan dukungan yang diberikan untuk kepolisian dan bangsa ini. Silakan lanjutkan dedikasi tersebut dan dukung Kapolres yang baru agar Polres Blora semakin bermanfaat bagi masyarakat," ujar AKBP Wawan Andi Susanto yang kini mengemban amanat baru sebagai Wadir Lantas Polda Jatim.

Sementara itu, Kapolres Blora yang baru, AKBP Inggal Widya Perdana, dalam arahan perdananya memohon dukungan dan kolaborasi dari seluruh jajaran Polres Blora untuk bersama-sama menjaga kamtibmas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Sebagai Kapolres Blora yang baru, kami memohon dukungan, bimbingan, serta masukan dari seluruh rekan-rekan agar bersama-sama dapat membawa Polres Blora menjadi institusi yang semakin profesional, presisi, dan semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ungkap AKBP Inggal Widya Perdana.

Ditemui usai kegiatan, Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H., menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara penyambutan, laporan kesatuan, hingga pelepasan pimpinan berjalan dengan aman dan lancar.

"Seluruh Rangkaian Kegiatan Welcome and Farewell Parade hari ini berlangsung tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan," terang AKP Midiyono. (Humas/Redaksi)

Share:

Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Kodim 0721/Blora Perkuat Silaturahmi Dengan Masyarakat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kodim 0721/Blora melalui seluruh Koramil jajaran menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di wilayah binaan masing-masing, Senin (20/7). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat komunikasi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam suasana yang penuh kebersamaan.

Nobar yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Koramil jajaran Kodim 0721/Blora tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Dalam kesempatan itu, prajurit TNI dan warga bersama-sama menyaksikan laga final yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina. Pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis Spanyol 1-0 melalui gol Ferran Torres pada menit ke-61.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., mengatakan kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media untuk mempererat hubungan antara TNI dan warga.

"Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Melalui momen sederhana seperti nonton bersama, komunikasi dan kedekatan yang selama ini telah terjalin dapat semakin kuat, sekaligus menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan," ujarnya.

Menurut Yudhi, hubungan harmonis antara prajurit TNI dan masyarakat perlu terus dipelihara melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan. Dengan demikian, sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan di lingkungan dapat semakin ditingkatkan.

Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung juga menjadi wadah memperkuat silaturahmi, membangun kepercayaan, serta meningkatkan kerja sama antara TNI dan warga.

Kegiatan nonton bareng berlangsung hingga pertandingan usai dalam suasana tertib dan penuh semangat. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan diharapkan semakin memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan, sekaligus menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas lingkungan. (Pendim/Redaksi)

Share:

66 Siswa Ma’rif Jateng Ikut Seleksi Nasional Program Magang di Jepang


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebanyak 66 pelajar Lembaga Pendidikan Maarif Jawa Tengah, baik dari jenjang SMA, SMK, maupun MA, mengikuti seleksi nasional program Magang ke Jepang, di pendopo rumah dinas Bupati Blora Jawa Tengah,  Program 'IM Japan' adalah program kerjasama Kemnaker RI – IM Japan. Senin 20 Juli 2026.

Pembukaan ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Bupati Blora, Arief Rohman didampingi Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah, KH. Agus Riyanto, Ketua LP Ma'arif PWNU Jawa Tengah, H. Fakhruddin Karmani, Tim IM Japan Indonesia, Nur Hidayat, dan perwakilan dari Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kemnaker Republik Indonesia, Yanti Apriyanti.

Ketua LP Ma'arif PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani menyampaikan bahwa setiap tahun LP Maarif PWNU Jawa Tengah meluluskan rata rata 34 ribu siswa siap kerja, atau melanjutkan perguruan tinggi. Sehingga ini menjadi tantangan bagi LP Maarif Jawa Tengah untuk membantu mencarikan peluang kerja. Salah satunya melalui program Magang ke Jepang ini.

“Program magang ke Jepang ini, pada awalnya ada 170 yang mendaftar. Namun yang registrasi hanya 67, dan yang datang 66 siswa. Meskipun seleksi awalnya dilaksanakan di Blora, namun pesertanya tidak hanya dari Blora, namun juga beberapa Kabupaten di Jawa Tengah. Seleksi akan dilakukan oleh tim IM Japan dan LP Maarif Jawa Tengah,” ujar Fakhruddin Karmani.

Adapun untuk seleksi final, lanjut Fakhruddin Karmani, akan dilaksanakan di Kota Pekalongan pada 10 Agustus 2026,  Pada pra seleksi awal akan dibekali kisi kisi mumpung masih ada kesempatan 3 minggu agar dimaksimalkan oleh teman teman LPK dengan pelatihan khusus.

"Kami berharap prosesnya bisa maksimal,” harap Fakhruddin Karmani.

Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah, Agus Riyanto mengapresiasi terselenggaranya seleksi nasional magang ke Jepang yang diselenggarakan LP Maarif Kerjasama dengan IM Japan dan Kemnaker RI.

“Kami apresiasi program baik ini untuk meningkatkan kualitas SDM lulusan LP Maarif di Jawa Tengah, termasuk Blora. Semoga nanti bisa belajar budaya kerja Jepang yang positif tanpa meninggalkan budaya Indonesia. Ini juga untuk mengurangi angka pengangguran terbuka 4,7 persen atau setara 7 jutaan orang. Tantangan bagi LP Maarif untuk meningkatkan kualitas SDM yang siap kerja,” ucap Agus Riyanto.

Menurutnya, kualitas pendidikan dan SDM di Jepang sudah sangat luar biasa. Oleh karena itu program ini bukan hanya untuk bekerja di Jepang saja namun juga belajar menimba ilmu menjadi SDM yang lebih unggul beradaptasi dengan budaya kerja yang disiplin.

“Semoga seleksi berjalan lancar dan bermanfaat untuk siswa LP Maarif NU di Jawa Tengah. Terimakasih Pak Bupati Blora yang telah mendukung program seleksi nasional magang Jepang ini,” imbuh Agus Riyanto.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman mengucapkan terimakasih kepada LP Maarif NU Jawa Tengah dan Kemnaker RI serta IM Japan yang bersedia membuka seleksi magang Jepang di wilayah Kabupaten Blora.

“Semoga anak anak semuanya mampu magang sekaligus bekerja. Tolong ikuti dengan serius, termasuk belajar Bahasa, budaya dll. Ikuti dengan baik, niatkan dengan sungguh sungguh. Tidak hanya Jepang, mungkin kedepan bisa juga ke Korea. Suatu saat jika disana sudah sukses, punya skill dan modal kuat, bisa kembali berusaha ke kampung halaman membangun kampung halaman,” terang Bupati Blora.

Sementara itu,  salah satu peserta seleksi, Muhammad Rifai mengaku senang tetapi juga merasa dag dig dug, deg deg_an, antara berani atau tidak, untuk ikut seleksi magang di Jepang.

“Ya karena disana bahasanya kan beda. Kita sudah belajar, tapi ya tetap dredeg Pak. Tapi saya optimis pasti bisa lolos. Baru kali ini saya ikut seleksi magang kerja keluar negeri, mohon doanya semoga memperoleh hasil terbaik,” kata  Muhammad Rifai. (Humas/Redaksi)


Share:

Kodim 0721/Blora Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kemanunggalan TNI dan Masyarakat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kodim 0721/Blora melalui jajaran Koramil menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di wilayah binaan masing-masing, Minggu 19 Juli 2026, sebagai upaya mempererat kebersamaan dan komunikasi antara TNI dengan warga.

Kegiatan yang berlangsung serentak di wilayah Koramil jajaran Kodim 0721/Blora tersebut diikuti masyarakat dengan antusias dan berlangsung aman serta tertib.

Dalam kegiatan itu, prajurit TNI bersama warga menyaksikan pertandingan Prancis melawan Inggris yang berakhir dengan kemenangan Inggris dengan skor 6-4.

Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., melalui Danramil 01/Blora Kapten Cpl Sumanto mengatakan kegiatan nobar menjadi salah satu sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui komunikasi yang lebih dekat dalam suasana kebersamaan.

"Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Melalui momen sederhana seperti nonton bersama, komunikasi dan kedekatan yang selama ini telah terjalin dapat semakin kuat, sekaligus menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan," katanya.

Menurut dia, hubungan yang harmonis antara prajurit TNI dan masyarakat perlu terus dibangun melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan sehingga mampu meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di lingkungan.

Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung juga menjadi media untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepercayaan dan kerja sama antara TNI dengan warga.

Kegiatan nobar berlangsung hingga pertandingan usai dengan suasana tertib dan penuh semangat. Warga bersama prajurit TNI mengikuti jalannya pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas sehingga tercipta kebersamaan yang hangat di wilayah binaan masing-masing. (Pendim/Redaksi)


Share:

Kakorbinmas Baharkam Polri Tutup Pendidikan dan pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Angkatan XXXII di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.ID) — Upacara penutupan pendidikan dan pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Angkatan XXXII hasil kolaborasi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Surya Arta Wiguna bersama Baznas Kabupaten Blora ditutup oleh Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Mardiyono, di pendopo rumah dinas Bupati Blora, pada Kamis 16 Juli 2026,
dihadiri Dirbinmas Polda Jateng, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Forkopimda, Kepala OPD dan Camat,  Ketua Baznas Blora, pimpinan PT Surya Arta Wiguna, para instruktur, serta seluruh peserta pelatihan.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dari Kakorbinmas Baharkam Polri, Polres Blora, Baznas Kabupaten Blora, PT Surya Arta Wiguna, dan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Blora.

"Pemerintah Kabupaten Blora mengapresiasi kolaborasi semua pihak yang telah terjalin dalam penyelenggaraan pelatihan ini. Kami berharap para lulusan pelatihan Gada Pratama mampu menjadi Satpam yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan rasa aman di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat," kata Wakil Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Mardiyono  menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pendidikan dan pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama hingga berjalan aman, tertib, dan lancar.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan pelatihan telah dapat dilaksanakan dengan aman, baik, tertib, dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari kesungguhan para peserta, dedikasi para instruktur, kesiapan panitia, serta dukungan semua pihak yang terlibat," ujar Kakorbinmas Baharkam Polri.

Kakorbinmas Baharkam Polri  menegaskan bahwa selesainya pelatihan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian sebagai anggota Satpam yang profesional.

"Kepada para peserta yang telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan ini saya ucapkan selamat. Namun perlu saya ingatkan kembali bahwa berakhirnya pelatihan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab saudara sebagai anggota Satpam yang profesional, disiplin, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat nyata di lingkungan kerja masing-masing," tegas Kakorbinmas Baharkam Polri.

Dikemukakan, pelatihan Gada Pratama merupakan bekal dasar bagi calon anggota Satpam dalam melaksanakan tugas pengamanan. Karena itu, seluruh materi yang diperoleh harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas.

"Setiap anggota Satpam harus mampu bertindak cepat, tepat, terukur, humanis, dan sesuai dengan standar operasional prosedur. Jangan pernah menganggap ijazah atau kartu tanda anggota sebagai tujuan akhir. Identitas profesi harus diimbangi dengan kompetensi, tanggung jawab, disiplin, etika, dan kemampuan menjaga kepercayaan pengguna jasa maupun masyarakat," imbuh Kakorbinmas Baharkam Polri.

Kakorbinmas Baharkam Polri juga mengingatkan bahwa Satpam merupakan mitra Polri dalam penyelenggaraan keamanan swakarsa sehingga dituntut menjaga integritas, meningkatkan kewaspadaan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan kepolisian.

"Jadilah Satpam yang bangga terhadap profesinya, tetapi tetap rendah hati dalam melayani, tegas dalam bertindak, namun tetap humanis dalam bersikap," pesan Kakorbinmas Baharkam Polri. (Humas/Redaksi)


Share:

Hot News

Momen HUT ke-81 RI di Kabupaten Blora, Bupati Ajak Warga Kirim Doa dan Uluran Tangan untuk Korban Gempa NTT

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Bupati Blora menyampaikan duka cita dan doa bagi masyarakat, korban bencana di sejumlah wila...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »