Kabareskrim Polri Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Yang Ikut Vaksinasi di Blora


BLORA - Pada Rabu, 30 
Maret 2022 bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora Jawa Tengah telah dilaksanakan kegiatan vaksinasi serentak dan bakti sosial pembagian paket sembako kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut terasa istimewa karena hadir langsung Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto,SH,MH. Kehadiran Perwira Tinggi Polri asli Blora tersebut sekaligus membagikan bantuan sosial kepada masyarakat yang mengikuti vaksinasi.

Selain mendapat vaksin dan sembako gratis, warga yang mengikuti vaksin hari ini juga mendapat kesempatan untuk mendapatkan hadiah berupa satu unit Sepeda Motor yang sudah disiapkan oleh Pemkab Blora.

Hadir dalam kegiatan Wakabareskrim Polri Irjen. Pol. Drs. Syahar Diantono, M.Si, Kapus Inafis Brigjen Pol Mashudi,SIK,M. Hum, Brigjen Pol Sudaryono, Kombes Pol Drs. Mas Gunarso, SH,M.Si serta Pejabat Utama Mabes Polri dan Polda Jawa Tengah.

Kedatangan Kabareskrim beserta rombongan disambut oleh Forkopimda Blora di bandara Ngloram kecamatan Cepu.

Kegiatan vaksin berlangsung lancar dengan menerapkan protokol kesehatan. Untuk mengurangi kerumunan warga, pelaksanaan vaksinasi dibagi pada empat lokasi berberda yaitu di eks kawedanan Blora, eks kawedanan Cepu dan eks kawedanan Ngawen dan Randublatung dan warga yang sudah mendaftar vaksinasi adalah 6093 orang.

Pelaksanaan vaksinasi serentak tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat kabupaten Blora. Antusias mayarakat begitu ramai untuk mendapatkan vaksin yang disertai dengan pembagian paket sembako.

Mariyantun, salah satu lansia warga kelurahan Sonorejo Blora mengungkapkan kebahagiaannya. Ia mengaku senang dan tak menyangka bisa bertemu langsung dengan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto,SH,MH. "Terima kasih pak atas bantuannya. Alhamdulilah hari ini dapat vaksin dan juga dapat sembako," kata Mariyantun.

Setidaknya Kabareskrim menyiapkan enam ribu paket sembako lebih yang dibagikan kepada masyarakat kabupaten Blora. Dan untuk antisipasi kerumunan, distribusi bantuan dilakukan melalui Polsek dan juga Bhabinkamtibmas di tiap desa. Sedangkan penyerahan sembako di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora hanya secara simbolis oleh perwakilan penerima.

Sementara itu, Bupati Blora Jawa Tengah H. Arief Rohman,SIP,M.Si mengapresiasi atas kedatangan Kabareskrim Polri beserta rombongan.

"Kami mewakili warga Blora mengucapkan terima kasih kepada bapak Kabareskrim Polri beserta rombongan yang berkenan hadir di kabupaten Blora. Ini adalah sebuah kebanggaan, dan tentunya kami akan melaksanakan petunjuk dan imbauan dari Bapak Kabareskrim," ucap Bupati Blora. (ADY/Red).
Share:

Hadiri Opening Ceremony Summit Seminar dan Expo Kabupaten/Kota Sehat Indonesia 2022, Wabup Berharap Blora Segera Keluar Dari Pandemi


BLORA - Mewakili Bupati Blora, Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati ST., MM., pada Senin (28/03/2022) kemarin, mengikuti opening ceremony Summit Seminar dan Expo Kabupaten/Kota Sehat Indonesia 2022 atau Healthy Cities Summit dari  Semarang untuk Indonesia pada 27 - 30 Maret 2022.

Bertempat di Gedung Rama Shinta Patra Jasa Semarang, acara dibuka oleh Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin secara daring dan diikuti oleh perwakilan Kementerian terkait dan seluruh Kepala Daerah (Kabupaten/Kota) se-Indonesia secara luring.

Hadir Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH., M.IP., Walikota Bogor, Bima Arya 
Sugiarto; selaku Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), dan Walikota Semarang, Hendrar Pribadi selaku tuan rumah event. 

Wapres Ma'ruf Amin, dalam sambutan pembukaan nya mengapresiasi terselenggaranya acara Summit Kota Kabupaten Sehat Indonesia 2022 yang dilaksanakan di Semarang. 

"Pembangunan daerah saat ini jangan hanya berorientasi pada infrastruktur saja, namun juga kesehatan. Terimakasih atas partisipasi Pemerintah Daerah yang telah menjadikan sektor kesehatan menjadi sasaran utama pembangunan. Visi besar pembangunan kota kabupaten sehat butuh dukungan sinergi antar stakeholder secara berkesinambungan. Harapannya ketika kota sehat aman nyaman akan menyejahterakan masyarakat, ini adalah visi besar yang harus dilaksanakan seluruh pemerintah daerah," ucap Wapres Ma'ruf Amin. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini kesehatan menjadi hal yang krusial, yang harus dapat perhatian besar pemerintah dalam mewujudkan pembangunan. 

"Di Jawa Tengah sendiri akibat pandemi, tahun 2021 Angka Kematian Ibu (AKI) meningkat. Setelah saya cek ke dinas ternyata kasus meninggal terjadi bukan karena melahirkan namun karena terkena Covid-19 saat hamil. Hal ini menandakan bahwa kita juga harus berubah dalam menyikapi perkembangan ini. Maka merencanakan  Kabupaten atau Kota yang sehat sangatlah penting," ujar Gubernur. 

"Sudah dua tahun kita diberikan pengalaman yang sangat berharga dalam menghadapi yang namanya Covid-19. Semoga ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua tentang pentingnya membangun pelayanan kesehatan yang baik. Selamat mengikuti healthy cities summit, semoga banyak ilmu yang diperoleh selama acara berlangsung hingga besok (hari ini-red)," tambahnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati yang duduk bersebelahan dengan Wakil Bupati Brebes, Ketua Tim Penggerak PKK Blora, dan Bupati Sukabumi, mengatakan bahwa kedepan Blora juga harus semakin sehat, keluar dari pandemi. 

"Dari sini kita dapat banyak pengalaman berbagai daerah dalam menjalankan pembangunan kesehatan di wilayahnya masing - masing. Pandemi terkendali yang berorientasi pada pembangunan kesehatan daerah yang berkesinambungan. Kita bersama Pak Bupati akan terus berkomitmen memperbaiki pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Selain itu, menuju endemi ini akan terus kita genjot vaksinasi. Kita ingin Blora segera keluar dari pandemi. Serta program new zero stunting," ucap Wabup Tri Yuli. 

Juga hadir mendampingi Wakil Bupati adalah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora, Edi Widayat, S.Pd., M.Kes., MH.

Usai pembukaan,acara dirangkaikan dengan expo dan sejumlah seminar kesehatan dengan narasumber Walikota Surakarta, Walikota Bogor, dan Walikota Semarang. (ADY/Red)
Share:

Inovasi Baru, Bupati Berharap CSR Bisa Disalurkan Untuk Dukung Pembangunan Blora

 
BLORA - Terobosan baru (Inovasi) untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan tahun 2023 nanti terus dilakukan Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Blora. Setelah beberapa waktu lalu melaksanakan Musrenbang  Kelompok Rentan (Keren) untuk menampung usulan pembangunan dari kelompok perempuan, anak, lansia dan disabilitas. 

Kali ini, Rabu 23 Maret 2022 giliran melaksanakan Musrenbang CSR untuk pertama kalinya Pemkab Blora. Yakni musyawarah perencanaan pembangunan untuk menyusun kelembagaan dan usulan program penyaluran Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TSLP) atau yang sebelumnya lebih dikenal dengan istilah  Corporate Social Responsibility (CSR).

Seluruh pimpinan perusahaan yang beroperasi maupun berdiri diwilayah Kabupaten Blora diundang dalam forum Musrenbang CSR ini. Setidaknya ada 75 peserta yang diundang berdasarkan data dari Bappeda Kabupaten Blora.

“Alhamdulillah atas arahan Pak Bupati, hari ini Pemkab Blora bisa melaksanakan Musrenbang CSR untuk pertama kalinya. Dari 75 undangan yang kita sebar, semuanya hadir untuk mengikuti acara ini. Hal ini menandakan bahwa seluruh perusahaan di Kabupaten Blora, baik plat merah maupun swasta berkomitmen untuk Sesarengan mBangun Blora,” ujar Kepala Bappeda, A Mahbub Djunaidi, S.Pd., M.Si.

Hadir dari Exxon Mobil Cepu, Pertamina, Ademos Indonesia, PT. GMM, kalangan Perbankan, kalangan BUMN, hingga BUMD hingga lembaga penyalur zakat, serta LSM dan tokoh masyarakat.

Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., membuka acara ini menyampaikan terimakasih dan menjelaskan alasan diselenggarakannya Musrenbang CSR ini.

“Mungkin ini hal baru di Blora. Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Kami sadar, tugas pembangunan di Kabupaten Blora ini sangatlah banyak dan tidak mungkin hanya diselesaikan oleh Pemkab. Oleh sebab itu kami ajak teman-teman perusahaan yang ada di Blora untuk Sesarengan mBangun Blora, bergandengan tangan membantu masyarakat,” ucap Bupati Blora.

Menurut Bupati H. Arief, sesuai regulasi yang berlaku, setiap perusahaan atau badan usaha memiliki tanggung jawab sosial untuk lingkungan sekitarnya. Sehingga hal ini diharapkan bisa didata dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan yang ada. Agar program yang dilaksanakan perusahaan dalam rangka penyaluran CSR bisa mendukung upaya percepatan pembangunan atau pengentasan kemiskinan daerah.

“Selama ini penyaluran CSR masih dilaksanakan oleh masing-masing perusahaan, yang terkadang sasarannya tumpang tindih dengan sasaran program pembangunan dari pemerintah. Kedepan kita ingin lebih tertata, indikatornya jelas, dan sasarannya tepat. Jika semula forum CSR diketuai Sekda, maka nanti akan kita rubah. Ketuanya kita serahkan kepada forum perusahaan yang ada. Sedangkan unsur pemerintah daerah hanya sebagai penyaji data dan pencatat atau sekretariatnya. Yang dalam hal ini Bappeda,” jelas Bupati.

Dari forum ini, Bupati Blora  berharap CSR bisa disalurkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pemberdayaan perempuan, bantuan disabilitas, rehab Rumah Tidak Layak Huni  (RTLH), pembinaan UMKM dan lainnya.

Dalam acara ini, Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan untuk para pimpinan perusahaan yang hadir mengikuti Musrenbang CSR sebagai bentuk apresiasi dari Pemkab Blora.

Usai dibuka Bupati, Musrenbang CSR  diawali  dengan paparan proritas pembangunan 2023 oleh Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., yang diharapkan bisa ditopang dengan program CSR dari berbagai perusahaan.

Setelah itu, diisi juga dengan paparan dan diskusi penyusunan kelembagaan forum CSR Kabupaten Blora dengan narasumber Dra. Erni Februaria, M.Si., seorang penggiat Forum CSR dari Kota Yogyakarta, yang juga Diaspora asli Blora. 

Hadir dalam Musrenbang CSR, Ketua DPRD Blora, HM Dasum, SE., MMA., perwakilan TNI - Polri, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  terkait. (ADY/Red)
Share:

Pemuda Blora Ikut Pelatihan Ternak Sapi Milenial di Yogyakarta


BLORA (SUARABARU.ID) -  Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora untuk membangkitkan potensi pemuda sebagai pengelola pertanian dan peternakan masa depan diwujudkan dengan mengirimkan sejumlah pemuda Blora untuk mengikuti pelatihan peternak milenial ke Kalijeruk, Sleman, 
Yogyakarta.

Tidak main-main, pelatihan peternak milenial ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN. Eng., seorang Guru Besar UGM Yogyakarta sekaligus mantan Dekan Fakultas Peternakan UGM. Pelatihan berlokasi di Bengkel Sapi Kalijeruk, Sleman, Yogyakarta, Selasa, 22 Maret 2022.

Yang dikirimpun bukan sembarang pemuda. Namun berbagai pemuda - pemudi calon petani dan peternak milenial dari sejumlah Kecamatan se-Kabupaten Blora yang memang ingin pulang kampung untuk bersama - sama ikut membangun sektor pertanian dan peternakan di wilayah  Blora. 

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, drh. R. Gundala Wijasena, MP., menyampaikan bahwa jumlah pemuda yang mengikuti pelatihan peternak milenial sejumlah 17 orang dari beragam latar belakang. Rabu,  (23/3/2022)

"Untuk tahap ini ada 17 peserta yang kita kirim ke Prof. Ali Agus dalam rangka mengikuti pelatihan peternak milenial. Harapannya kedepan mereka semakin mantap untuk ikut terjun menjadi peternak di daerah," ucap Gundala Wijasena. 

Pada kesempatan itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., pun kemarin,  hadir dalam pembukaan pelatihan di Bengkel Sapi Kalijeruk sebagai bentuk dukungan kuat kepada para pemuda Blora ini. Keduanya bahkan  mengikuti sesi materi pembuka dari Prof. Ali Agus, dan sempat ikut berkeliling ke kandang sapi. 

"Ya, kemarin kita kawal langsung 17 adik - adik kita untuk mengikuti pelatihan peternak milenial di bengkel sapi milik Prof. Ali Agus, diaspora asli Blora yang kini sukses menjadi guru besar peternakan UGM. Kita ingin mereka kedepan bisa menjadi para peternak muda yang mampu membangun sektor peternakan sapi maupun kambing di Blora. Mengingat saat ini jumlah populasi sapi kita terbesar di Jawa Tengah," ujar Bupati H. Arief. 

"Ini sebagai wujud komitmen kita untuk membangun SDM daerah berdasarkan potensi wilayah. Apalagi industri pangan baik pertanian maupun peternakan ini memiliki masa depan yang cerah di tengah gerusan teknologi. Semaju apapun teknologi, kebutuhan pangan terus meningkat seiring bertambahnya populasi penduduk dunia," sambung Bupati. 

Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini pun mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Pemkab akan melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Darma Jaya Jakarta (BUMD Pangan DKI Jakarta) sebagai off taker penyaluran sapi untuk pemenuhan kebutuhan daging di Jakarta dari Kabupaten Blora. 

"Jika pemuda - pemuda yang kita kirim ini nanti sukses menjadi peternak milenial, maka kita siapkan juga pemasarannya. PT Darma Jaya akan siap jadi off taker nya, karena tidak lama lagi Pemkab akan melakukan penandatanganan kerjasama dengan nya. Sehingga daging daging sapi dari Blora bisa dikirim ke Jakarta dengan baik. Sedangkan permodalan, akan kita gandeng perbankan daerah untuk memberikan kredit murah," tambah Bupati Blora. 

Oleh karena itu, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Prof. Ali Agus yang telah berkenan memberikan ilmunya kepada para generasi muda Kabupaten Blora, dan berharap seluruh peserta bisa mengikuti pelatihan dengan baik. 

"Kita ucapkan terimakasih kepada Prof. Ali Agus yang sudah berkenan kita repoti. Setelah beberapa waktu lalu kita kirim pemuda dari Desa Megeri ke Kalijeruk, kini giliran 17 pemuda dari berbagai wilayah di Blora ke Kalijeruk. Semoga apa yang kita lakukan ini bermanfaat untuk Blora kedepannya," tandas Bupati H. Arief.

Sementara itu, Prof. Ali Agus menerangkan selama pelatihan, seluruh peserta diberikan edukasi tentang cara memilih bakalan, kemudian teknologi penggemukkan ternak sapi, cara membuat pakan, perawatan sapi, hingga bagaimana cara menanam hijauan sebagai bahan dasar pakan ternak. 

"Rasanya senang bisa berbagi ilmu dan pengalaman dengan para pemuda Blora. Apalagi saya juga asli Blora. Semoga melalui ini, kita bisa ikut Sesarengan mbangun Peternakan Blora, yang ujungnya bisa meningkatkan kesejahteraan para peternak dan petani, hingga menurunkan angka kemiskinan. Kita terbuka, jika nanti ingin belajar lagi kesini ya silahkan. Sudah lama saya ingin agar peternakan di Kabupaten Blora bisa maju, dan kebetulan kali ini Bupati serta Wakil Bupati nya punya komitmen yang kuat untuk ini," ungkap Prof. Ali Agus.

Disela - sela pelatihannya, Khoirunnisa, salah satu peserta pelatihan peternak milenial asal Desa Bakah, Kecamatan Kunduran, mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti kegiatan ini di Bengkel Sapi Kalijeruk, Yogyakarta.

"Terimakasih Pak Bupati dan jajarannya yang telah memfasilitasi kami bersama teman-teman untuk belajar kesini. Ini kesempatan yang langka sekaligus luar biasa bagi kami semua. Harapannya nanti tidak semua pemuda yang lulus kuliah berharap jadi pegawai negeri atau mencari pekerjaan formal di kota orang, namun bersedia pulang kampung membangun usaha sendiri untuk mengembangkan potensi yang ada di wilayahnya seperti peternakan ini. Sekaligus dapat ikut membuka lapangan pekerjaan di desanya," harap Khairunnisa. (Kudnadi)
Share:

Untuk Warga Provinsi Jawa Tengah, Vaksinasi Covid-19 secara DTD



SEMARANG – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Tengah gencarkan vaksinasi Covid-19 secara Door To Door (DTD) pada masyarakat umum, anak usia 6 tahun hingga umur 11 tahun, dan lannjur usia (lansia). Program vaksinasi ini sebagai upaya mempercepat terbentuknya herd immunity masyarakat di Jateng.

Kabinda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan bahwa  vaksinasi digelar pada 2 Kota, 21 Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Adapun target yang dilakukan sebanyak 49.000 ribu dosis vaksinasi.

"Diantaranya Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Magelang, Banjarnegara, Banyumas, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Grobogan, Kudus, Jepara, Rembang, Pati, Blora, Boyolali, Wonogiri, Sukoharjo, Cilacap,dan Karanganyar,” ujar Brigjen TNI Sondi Siswanto. Jumat (18/03/2022).

Selain itu Kabinda Jateng  juga mengatakan, vaksinasi ini menargetkan 49.000 ribu dosis yang terdiri dari siswa SD usia 6 sampai 11 tahun, masyarakat umum dan lansia yang akan fokus dilakukan dengan cara DTD.


Program vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya dalam mengatasi virus berkembang varian omicron. Dengan ini, Binda Jateng bekerjasama dengan pemerintah daerah terus berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Kegiatan ini merupakan upaya Binda Jateng dalam mengatasi ancaman kesehatan khususnya bahaya Covid-19 varian Omicron dan kami akan terus melakukan upaya bersama-sama pemerintah daerah untuk mengatasi masalah kesehatan karena pandemi Covid-19," tandas Brigjen TNI Sondi Siswanto.

Kabinda Jawa Tengah juga  menghimbau dan mengajak, kepada seluruh masyarakat di wilayah Provinsi Jawa Tengah
yang telah melakukan vaksinasi agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketika beraktifitas dan atau di lingkungan sekitarnya. (ADY/Red). 

Share:

Pastikan Tuntas, PEP Cepu Field Lakukan Pengecekan dan Pembersihan Area Pipa Sambong


BLORA - Pertamina EP Cepu Field terus berupaya menyelesaikan dampak rembesan pipa yang terjadi di Desa Pojok Watu, Kecamatan Sambong Kabupaten Blora, Selasa (15/03/2022). Sesaat setelah terindikasi adanya retakan pipa, dilakukan penghentian pemompaan dan penutupan block valve pada jalur pipa MOS Menggung sehingga aliran fluida seketika dapat dihentikan. 

Field Manager PEP Cepu Field, Agung Wibowo, mengatakan retakan pipa telah ditutup dengan pemasangan klem tadi malam, dan hari ini tim masih melakukan pemantauan pipa yang telah diperbaiki serta saluran pipa lainnya untuk memastikan tidak ada lagi rembesan. 

“Tim berfokus pada pengecekan pipa yang sudah diperbaiki dan juga melakukan kegiatan pembersihan di sekitar area kejadian. Untuk aliran anak sungai dari awal sudah dilakukan penyekatan menggunakan _oilboom_ untuk mempermudah penyedotan menggunakan _vacuum truck_,” jelas Agung. 

PEP Cepu Field juga terlihat melakukan pembersihan pada aliran parit di sekitar area, “Kegiatan pembersihan  ditargetkan  tuntas pada hari ini, semoga cuaca mendukung sehingga semua ceceran minyak dapat dibersihkan,” tambah Agung.

Dalam melakukan penanganan insiden, PEP Cepu Field melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan  selalu mengedepankan aspek keselamatan manusia, keamanan dan lingkungan. (DNR/Red)
Share:

Ziarah Pocut Meurah Intan Di Blora, Gubernur Aceh Siap Pemugaran Makam


BLORA  -  Kunjungan kerja Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT., beserta istri dan beberapa Kepala SKPD terkait ke Kabupaten Blora pada Kamis (17/3/2022) dimulai dengan melakukan kegiatan ziarah ke Makam Pocut Meurah Intan di Desa Temurejo, Kecamatan Blora.

Didampingi Bupati Blora,  Gubernur Nova menziarahi makam pahlawan perempuan asal Aceh yang dimakamkan di Makam Keluarga Tegalsari, Desa Temurejo, Kabupaten Blora. 

Lantunan doa dipanjatkan bersama - sama dengan masyarakat sekitar di area  pemakaman. Duduk kursi di bawah pohon juwet dan kamboja yang rindang, kedua kepala daerah itu  bersama rombongan tampak khusyuk mendoakan mendiang Pocut Meurah Intan. 

Usai doa bersama, dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga oleh Gubernur H. Nova Iriansyah bersama Bupati H. Arief Rohman. Turut mengikuti tabur bunga, istri Gubernur, dan istri Bupati. 

Gubernur H. Nova Iriansyah, dalam sambutan singkatnya menyatakan bahwa rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada Pemkab Blora serta masyarakat sekitar yang telah ikut menjaga dan merawat makam Pocut Meurah Intan. 

"Alhamdulillah, akhirnya kami bisa ziarah ke Makam Pocut Meurah Intan. Sosok pahlawan dari Aceh yang kini tidak hanya milik Aceh tetapi milik Indonesia, dan milik masyarakat Blora. Terimakasih sudah menjaga dan merawat makam beliau," ucap Gubernur H. Nova. 

Pihaknya juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Aceh siap membantu pemugaran atau penataan kawasan Makam Pocut Meurah Intan di Kabupaten Blora ini. 

"Sebagai bentuk penghormatan kami, InshaAllah kedepan Pemprov Aceh akan ikut membantu pemugaran makam Pocut Meurah Intan. Akan kami upayakan anggarannya dalam APBD Perubahan, kalau di Aceh namanya APBA (Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh)," ucap Gubernur Aceh. 

Disinggung tentang berapa besaran anggarannya saat doorstop media, Gubernur yang berperawakan tinggi ini pun belum bisa menyebutkan besarannya. 

"Kita belum bisa sebut nominal, kita lihat dulu perencanaannya nanti, kebutuhannya apa saja. Disinkronkan dengan perencanaan Pemkab Blora, akan kita sinergikan. Namun khusus untuk kunjungan hari ini saya akan serahkan bantuan Rp 20 juta untuk penjaga dan pemelihara makam terlebih dahulu. Mohon saya titip Pak Bupati untuk dikawal," sambung Gubernur H. Nova. 

Dengan adanya pemugaran, dirinya berharap kedepan makam Pocut Meurah Intan bisa menjadi wisata ziarah dan membangkitkan pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat Blora. 

"Kita ingin keberadaan makam Pocut ini juga bisa memberikan manfaat untuk masyarakat Blora. Selain itu kita juga akan mengusulkan Pocut Meurah Intan agar bisa ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah pusat. InshaAllah semoga November nanti bisa dikabulkan, tentunya akan ada tim yang mengawal," pungkas Gubernur Aceh. 

Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menyatakan bahwa saat ini juga sedang dilakukan penataan jalan masuk komplek makam dengan pemasangan paving agar peziarah bisa lebih nyaman. 

"Pemkab Blora juga siap bersinergi dengan Pemprov Aceh untuk menata kawasan Makam Pocut Meurah Intan. Terimakasih Pak Gubernur atas responnya, kita juga siap untuk ikut mengusulkan beliau menjadi pahlawan nasional. Meskipun perjuangannya dilakukan di Aceh, namun beliau selama pengasingannya di Blora hingga meninggal juga berperilaku baik kepada masyarakat. Kita siap untuk mewujudkan cita-cita bersama ini," kata Bupati H.  Arief. 

Usai ziarah, Gubernur Aceh  dan Bupati Blora  melanjutkan perjalanan ke PEM Akamigas Cepu untuk mengisi kuliah umum. Turut hadir dalam acara ziarah adalah Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST., MM., Dandim Kodim 0721/Blora Letkol Inf. Andy Soelistyo Kurniawan Putro, S.Sos., M.Tr (Han), Sekda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinsos P3A, dan Forkompimcam Blora. (ADY/Red)
Share:

Gerak Cepat PEP Cepu Field Tangani Insiden Pipa di Sambong – Blora


 
BLORA - Pertamina EP (PEP) Cepu Field melakukan upaya cepat dalam penanganan ceceran minyak akibat terjadinya retakan pada pipa yang terjadi di Desa Pojok Watu, Kecamatan Sambong Kabupaten Blora, selasa (15/03/2022).  

Sesaat setelah diketahui adanya ceceran minyak, tim PEP Cepu Field langsung melakukan penghentian pemompaan dan penyetopan valve pada jalur pipa MOS Menggung sehingga aliran saat ini sudah dapat dihentikan. 

Sesuai dengan Standar Operating Prosedur (SOP) untuk pengamanan lokasi, PEP Cepu memasang safety line dan melakukan pula penyekatan drainase serta anak sungai. Field Manager PEP Cepu Field, Agung Wibowo mengatakan upaya penyekatan tersebut dilakukan untuk meminimalkan fluida mengalir ke tempat lain dan terkumpul, sehingga akan memudahkan penyedotan menggunakan vacuum truck dan pembersihan area. 

Saat ini tim PEP Cepu Field sedang melakukan perbaikan pada pipa sumber ceceran dengan pemasangan klem, “Tim berusaha bekerja cepat dan sebaik mungkin serta akan memastikan tidak ada lagi rembesan atau ceceran fluida. Saat ini kondisi aman terkendali,” ujar Agung.

Dalam melakukan penanganan insiden, PEP Cepu Field melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan  selalu mengedepankan aspek keselamatan manusia dan lingkungan. (DNR/Red)
Share:

Kawal Pembangunan dan Kondusifitas Wilayah, Pemkab Teken MoU Dengan Kejari dan Polres


BLORA - Guna mengawal pelaksanaan pembangunan yang lebih baik lagi di tahun 2022 dan menciptakan kondusifitas wilayah di Kabupaten Blora. Pemkab Blora pada Rabu siang (16/03/2022) melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan bersama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri dan Polres.

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si dengan Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Ichwan Effendi, SH., MH., tentang Kerjasama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Dan MoU dengan Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah, SH., MH., tentang Sinergi Penyelenggaraan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Kabupaten Blora.

Turut menyaksikan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, Wakil Ketua DPRD Mustofa, perwakilan Dandim dan Sekda. 

Usai penandatanganan MoU, dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Kondusifitas Wilayah Kabupaten Blora yang diikuti oleh seluruh Kepala SKPD/OPD, Camat, hingga para Direktur RSUD se Kabupaten Blora, dengan narasumber Bupati dan jajaran Forkopimda.

“Penandatanganan MoU ini sebagai komitmen kita bersama untuk melakukan fungsi pencegahan dan pengawalan pembangunan yang lebih baik lagi, aman, dan kondusif di tahun 2022. Kami berharap Pak Kajari dan Pak Kapolres turut serta mengawal dan membimbing jajaran SKPD agar dalam melaksanakan program pembangunan di tahun ini bisa berjalan dengan baik dan kondusif,” ucap Bupati Arief Rohman.

Sedangkan Kepala Kejaksaan Negeri Blora, menekankan agar seluruh SKPD/OPD bisa berjalan sesuai jalur dan aturan yang berlaku.

“Jika khawatir terjadi penyimpangan, gunakan fungsi pencegahan dengan konsultasi kepada kami. Kami dari Kejaksaan siap membuka ruang diskusi agar pembangunan daerah berjalan lancar. Kedepan kami juga menyediakan layanan rumah restorative justice, silahkan dimanfaatkan. Kami inginnya ketemu Bapak Ibu semuanya dalam fungsi koordinasi dan diskusi. Jangan sampai kita bertemu dalam hal penegakan hukum,” ucap Kajari Ichwan Effendi.

Adapun Kapolres Blora, AKBP Aan Hardiansyah, SH., MH., menekankan agar seluruh OPD bisa memegang teguh aturan atau peraturan yang berlaku.

“Jenengan semua bekerja kan ada dasarnya. Sepanjang apa yang jenengan kerjakan itu sesuai dengan peraturan yang berlaku ya aman, aman saja. Namun jika keluar dari aturan ya nanti akan ada akibatnya tersendiri. Mudah kok, yang penting sesuai aturan,” tegas Kapolres.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab tentang pengawalan pelaksanaan pembangunan oleh para Kepala SKPD dengan Kejari dan Kapolres Blora. (ADY/Red)
Share:

Sinergi Bupati Blora dan Ngawi Siap Kawal Pembangunan Bendung Gerak Hingga Infrastruktur Jalan


NGAWI - Sinergitas antar Kabupaten untuk mematangkan perencanaan pembangunan wilayah perbatasan terus dibangun Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., salah satunya dengan Pemkab Ngawi, Jawa Timur. Seperti yang dilakukan pada Selasa  (15/03/2022), Bupati yang akrab dipanggil Mas Arief ini menghadiri undangan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Ngawi untuk koordinasi langsung dengan Bupati H. Ony Anwar Harsono ST., MH.

Kedua Bupati ini pun tampak intens berdiskusi di Pendopo Kabupaten Ngawi, sebelum dimulainya Musrenbang. Setidaknya ada tiga usulan pembangunan yang dibahas bersama dan nantinya memiliki manfaat bagi kedua daerah saling berbatasan ini. 

"Ya, benar, Mas Bupati Ngawi ini sahabat lama kami. Kita ingin bangun sinergitas antar daerah untuk membangun kawasan. Ada tiga hal yang kita diskusikan tadi di dalam, yakni pertama terkait rencana pembangunan Bendung Gerak Karangnongko yang diupayakan masuk proyek strategis nasional. Bendung gerak ini mana akan membendung Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Kradenan," ucap Bupati Arief. 

"Meskipun bendungannya di perbatasan Blora dan Bojonegoro, tapi airnya bisa untuk memenuhi kebutuhan industri di Ngawi, sinergitas karena kita Indonesia. Sedangkan Blora bisa untuk membantu irigasi pertanian, pariwisata, dan pemenuhan air bersih," sambung Bupati Arief.

Kemudian yang kedua menurut Bupati Arief adalah dukungan usulan pembangunan ruas jalan tembus Blora - Ngawi via Randublatung - Getas - Banjarejo - Sonde. Jalan ini akan menjadi akses strategis dari Blora ke Ngawi, untuk membuka kawasan Blora Selatan dan mempermudah ekonomi masyarakat menuju Ngawi. 

"Kita ingin kedepan ada pembangunan dari pihak Ngawi juga menuju perbatasan Blora, begitu juga sebaliknya dari pihak Blora. Nantinya akses ini akan lebih efektif untuk menuju akses toll Ngawi, dari Blora tidak harus berputar ke Cepu - Padangan. Kita juga upayakan agar dapat bantuan dari Pusat," ungkap Bupati Arief. 

"Terakhir, yang ketiga kita minta dukungan pengembangan peternakan sapi terpadu hulu - hilir di Desa Megeri, Kecamatan Kradenan. Lokasinya masuk kawasan KHDTK Getas Ngandong yang dikelola UGM Yogyakarta di perbatasan Blora - Ngawi," tambah Bupati Arief. 

"Jadi Megeri ini wilayah Blora, dari Blora waktu tempuhnya dua jam, namun dari Alun-alun Ngawi cukup lima belas menit. Plat nomor kendaraan nya Ngawi. Mohon doa nya semoga Pemkab Blora dan Ngawi bisa sinergi untuk maju bersama. Maturnuwun Pak Bupati Ony Anwar atas sambutan dan arahannya," pungkas Bupati Arief di hadapan awak media. 

Sementara itu, Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono, ST., MH., mengucapkan terimakasih kepada Bupati Arief Rohman yang telah hadir secara langsung ke Ngawi untuk sinergi membangun daerah.

"Terimakasih Pak Bupati Blora atas kehadirannya, ini bukti komitmen kita bersama untuk memajukan kedua daerah. Ini menjadi penyemangat kami, karena dengan sinergi maka percepatan pembangunan skala prioritas nasional bisa kita tindaklanjuti secara baik," ujar Bupati Ony Anwar. 

"Tadi disampaikan Bapak Bupati Blora ada Bendung Gerak Karangnongko, kemudian jalan tembus Blora ke Ngawi yang secara aksesbilitasnya ketika itu terbangun nantinya masyarakat Blora akan semakin mudah berkegiatan di Kabupaten Ngawi. Ikut menopang perekonomian di Kabupaten Ngawi. Dan bisa akses jalan tol dengan cepat," lanjut Bupati Ony. 

"Pola sinergi seperti ini yang kemudian ingin kita sinkronkan untuk dikomunikasikan lebih lanjut sehingga percepatan bisa kita lakukan bersama, saya kira itu," pungkas Bupati Ngawi. 

Keduanya lantas menyempatkan diri untuk foto bersama dengan berjabat tangan sebagai wujud kekompakan. (ADY/Red)
Share:

IPB Bogor Kembangkan Agribisnis Peternakan Sapi di Blora


BLORA - Potensi populasi sapi di Kabupaten Blora yang jumlahnya besar nampaknya mulai banyak dilirik perguruan tinggi yang memiliki disiplin ilmu peternakan dan turunannya. Setelah beberapa waktu lalu ada UGM Yogyakarta dan PT. Andini Blora Gama Sejahtera (ABGS) yang akan mendirikan peternakan sapi modern hulu hilir di Desa Megeri, 
Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Kini hadir Institut Pertanian Bogor (IPB) yang juga ingin berkontribusi dalam pembangunan peternakan sapi di wilayah Blora. Jumat malam (11/3/2022), sekira pukul 20.00 WIB.

Malam itu, Tim Departemen Agribisnis IPB Bogor datang langsung ke Blora untuk melakukan presentasi dan penjajakan pengembangan peternakan sapi dengan Bupati Blora.

Tim diterima langsung oleh Bupati di kantor Sekretariat Daerah, Jl. Pemuda no.12 Blora.  Tim terdiri dari Dr. Ir. Suharno, M.Adev (Wakil Program Studi S2 Agribisnis IPB); kemudian Dr. Ir. Anna Fariyanti, M.Si (Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Bidang Akademik dan Kemahasiswaan); serta Dr. Ir. Dwi Rachmina, M.Si (Ketua Departemen Agribisnis FEM IPB). 

Ketiganya bersama anggota lainnya nampak berdiskusi dengan hangat bersama Bupati Blora yang didampingi Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan, Sekretaris Dinas Pendidikan dan para Kabid DP4.

Wakil Program Studi S2 Agribisnis IPB, Dr. Ir. Suharno, M.Adev menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim berminat ikut membangun peternakan Blora karena di wilayah Blora sini ada potensi sapi sangat besar. 

“Komoditas unggulan peternakan Blora adalah sapi, terbesar di Jawa Tengah dan kedua terbesar di Indonesia. Jumlah ini meningkat sebesar 7.22%/tahun. Namun pengelolaan usaha ternak belum mengarah pada pengelolaan bisnis dan masih bersifat individu. Dan juga keterbatasan pakan ternak terbatas pada musim kemarau dan belum mengoptimalkan sumberdaya yang ada  (mis: limbah jerami, bungkil jagung, limbah tebu dan lainnya). Sehingga kami tertarik untuk ikut membantu,” ungkap Suharno.

“Kami ingin mengembangkan agribisnis peternakan di Kabupaten Blora, dengan menjalankan bisnis sapi potong sebagai ekonomi andalan kawasan berlandaskan ilmu dan teknologi. Kemudian meningkatkan pendapatan peternak dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora,” tambah nya.

Gagasan ini menurutnya akan diwujudkan melalui program Kedaireka - Matching Fund Agribisnis - Pemda Blora. Serta Pengembangan Agribisnis Peternakan Sapi Potong Melalui Inovasi Kelembagaan Sekolah Peternak Rakyat di Kabupaten Blora.

Diskusi berlangsung hingga larut malam bersama SKPD terkait untuk memetakan wilayah mana yang akan dijadikan percontohan program dari IPB ini.

Pada kesempatan itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pun menyampaikan rasa bangganya dan apresiasi setinggi-tingginya atas niat baik IPB Bogor dalam keikutsertaannya untuk bersama - sama membangun sektor peternakan di Kabupaten Blora.

“Ya semalam kita diskusi bersama di kantor hingga larut malam. InshaAllah IPB Bogor bersedia membantu kita lewat program Kedaireka - Matching Fund Agribisnis - Pemda Blora untuk Sesarengan mbangun Blora dalam hal Pengembangan Agribisnis Peternakan Sapi Potong Melalui Inovasi Kelembagaan Sekolah Peternak Rakyat di Kabupaten Blora,” ungkap Bupati, Sabtu pagi (12/3/2022).

Menurut Bupati Blora, ada beberapa desa yang akan disurvei terlebih dahulu untuk menentukan mana lokasi yang cocok, untuk dikembangkan peternakan sapi.

“Rencananya akan melakukan survei terlebih dahulu ke beberapa desa. Kita minta SKPD terkait untuk mendampingi, seperti ke Desa Palon Kecamatan Jepon, Desa Pengkolrejo Kecamatan Japah, dan beberapa desa lainnya. Mohon doa nya semoga tahapannya lancar agar kedepan para peternak di  Kabupaten Blora semakin baik, dan dapat meningkatkan kesejahteraan nya. Dengan begitu perekonomian Blora dari sektor peternakan juga akan tumbuh,” tandas  Bupati Blora. (ADY/Red)
Share:

Bupati Blora Serahkan Surat Perhitungan DBH Migas ke Dirjen Perimbangan Keuangan


KUDUS - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pada Jumat (11/03/2022) mengikuti kick off sosialisasi Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah (HKPD) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, di Pendopo Kabupaten Kudus. 

Dalam sosialisasi yang dihadiri langsung oleh Dirjen Perimbangan Keuangan ini, Bupati Blora, H. Arief Rohman, menyerahkan surat usulan perhitungan teknis pembagian DBH Migas yang diharapkan bisa menjadi aturan turunan dari UU HKPD yang salah satunya akan mengatur pembagian DBH Migas Blok Cepu bagi Kabupaten Blora. 

"Kami sangat bersyukur, akhirnya perjuangan kita untuk memperoleh DBH Migas Blok Cepu mulai terbuka dengan lahirnya UU HKPD yang baru. Adapun berdasarkan UU HKPD yang baru disahkan ini, ada klausul yang menerangkan bahwa daerah perbatasan kabupaten penghasil berhak atas DBH sebesar 3 persen. Padahal ada 7 Kabupaten yang berbatasan dengan Kabupaten penghasil (Bojonegoro) yakni Blora, Tuban, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, dan Lamongan. Namun jika melihat posisi Blora di Blok Cepu, kita masuk wilayah kerja penambangan (WKP) Blok Cepu sebanyak 37 persen yang sumur produksi nya ada di Bojonegoro. Sehingga hemat kami porsi yang diperoleh Blora dari 3 persen ini lebih banyak daripada 6 Kabupaten lain yang berbatasan dengan Bojonegoro namun tidak masuk WKP," ucap Bupati Arief. 

"Formulasi nya telah coba kita susun dalam FGD beberapa waktu lalu dengan stakeholder terkait, yang hari ini kita tuangkan dalam surat dan kita serahkan ke Pak Dirjen Perimbangan Keuangan. Hitung hitungannya semoga Blora dapat 2 persen, satu persen sisanya dibagi ke 6 Kabupaten perbatasan lainnya berdasarkan panjang garis perbatasan. Ya kita prediksi Blora akan dapat sekitar 200 miliar hingga 300 miliar. DBH ini akan kita manfaatkan untuk membangun infrastruktur Blora yang kondisinya masih banyak kerusakan," sambung Bupati. 

Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini sudah sewajarnya Kabupaten Blora menerima DBH Migas Blok Cepu karena sudah lama hanya menjadi penonton meskipun masuk dalam WKP sebanyak 37 persen. 

"Sebelum adanya UU HKPD yang baru, pembagian DBH Migas hanya dihitung berdasarkan letak mulut sumur dan kabupaten tetangga yang berada dalam satu provinsi dengan Kabupaten penghasil. Sedangkan Blora meskipun masuk WKP dan berbatasan langsung dengan kabupaten penghasil namun karena beda provinsi dengan Bojonegoro, maka DBH nya nol. Sehingga kita sangat bersyukur dengan adanya UU HKPD yang baru ini, maturnuwun Bu Menteri Keuangan dan DPR RI atas pengesahan UU HKPD," pungkas Bupati.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Daerah Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti, mengatakan, keberadaan UU HKPD ini menjamin daerah tetangga penghasil migas bisa mendapatkan keuntungan darinya.

"Sebelumnya, basis pembagian DBH berdasarkan wilayah provinsi. Hal inilah yang kemudian membuat Blora 'gigit jari' karena Blok Cepu mulut sumurnya ada di Bojonegoro. Secara administratif, Blora masuk Jawa Tengah dan Bojonegoro Jawa Timur. Jadi sekarang yang tidak satu provinsi namun berbatasan juga dapat (DBH migas)," kata dia.

Dirinya juga mengapresiasi semangat Bupati Blora dalam mendorong perolehan DBH Migas lewat UU HKPD ini. 

"Pak Bupati ini semangat nya luar biasa. UU nya baru disahkan dan disosialisasikan, ternyata sudah menyusun usulan perhitungan DBH migasnya lewat surat yang diserahkan langsung hari ini. Ini terlalu semangat sekali, luar biasa. Surat usulan akan kami terima untuk nantinya dibahas bersama," ucap Dirjen Perimbangan Keuangan.

Dalam penyerahan surat usulan tersebut, turut menyaksikan Anggota Komisi XI DPR RI, Musthofa; kemudian Bupati Kudus, Hartopo; dan Bupati Rembang, Abdul Hafidz; yang juga hadir dalam sosialisasi UU HKPD.

Merespon hal ini, Anggota Komisi XI DPR RI, Musthofa, mengatakan, bahwa daerah penghasil mulai dari batubara, sawit, sampai migas berhak mendapat DBH berdasarkan UU HKPD. Termasuk daerah perbatasan dalam sektor Migas. 

"Sementara untuk lebih detail atau penerjemahan UU tersebut, kita masih akan mengawal aturan turunan berupa peraturan pemerintah (PP). Setelah UU, kan ada turunannya, setelah ada turunannya kami kawal terus sehingga tidak ada lagi daerah termarjinalisasi sebagai daerah penghasil maupun daerah perbatasan," katanya.

Terpisah, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dalam kick off sosialisasi UU HKPD di Kabupaten Demak, satu hari sebelumnya (10/3/2022) menerangkan bahwa Indonesia adalah negara kesatuan yang secara geografis luasnya hampir sama dengan daratan Eropa dan secara populasi terbesar ke-4 di dunia.

"Sehingga setiap rakyat Indonesia baik yang tinggal di Jakarta, Semarang, Demak, Grobogan, Blora ataupun di Papua harus bisa merasakan kualitas pelayanan publik yang sama baiknya. Itu yang disebut konsep kesatuan. Untuk itu saya sampaikan bahwa hadirnya UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) adalah upaya pemerintah untuk mewujudkan konsep kesatuan tersebut," ucap Sri Mulyani dikutip dari akun instagram pribadinya. 

Melalui UU HKPD, menurut Sri Mulyani, pemerintah ingin menyinkronkan kebijakan fiskal APBN dan APBD untuk mengoptimalkan kualitas belanja daerah dan meningkatkan tax ratio di daerah. Harapannya, kesenjangan antardaerah dapat makin diperkecil dan kesejahteraan dapat makin merata di seluruh Indonesia. Dengan begitu, ke depan, seluruh anak Indonesia dapat merasakan layanan fasilitas publik yang baik, transportasi dan sekolah dengan kualitas yang bagus. Sehingga bisa memutus mata rantai kemiskinan dan anak-anak Indonesia bisa tumbuh menjadi generasi yang lebih baik.

"Semoga ini menjadi awalan yang baik untuk terus meningkatkan kerja sama yang makin intensif antara pusat dan daerah dan kiranya niat baik ini akan terus bisa memperbaiki Indonesia, terutama di dalam menjalankan prinsip desentralisasi dan otonomi daerah yang makin berkualitas dan bertanggung jawab," tulisnya. (ADY/Red)
Share:

Bupati Blora Apresiasi Pelaksanaan Bhakti Sosial Pelayanan KB di Aisyiyah Blora


BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menghadiri Pelaksanaan Penilaian Penggerakan dan Bhakti Sosial Pelayanan KB Aisyiyah tingkat Provinsi Jawa tengah di Kampus Terpadu STAI/STKIP Muhammadiyah Blora, Rabu (09/03/2022). 

Dalam penilaian ini Bupati sadir dengan didampingi, Sekretaris Dalduk KB, Kepala Dinas Kesehatan, dan Dirut RS PKU Muhammadiyah Blora. 

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga melihat langsung pelaksanaan pelayanan KB, Pelayanan Kesehatan Gratis dan pemberian bantuan sosial.

Bupati H. Arief Rohman pun mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan bhakti sosial pelayanan KB yang dilaksanakan oleh Aisyiyah Blora. 

“Peran Muhammadyah dan Aisyiyah di Blora sangat luar bisa, kontribusi dalam bidang kesehatan dan kemanfaatan untuk masyarakat sudah dirasakan,” ungkap Arief Rohman. 

Bupati menjelaskan bahwa bentuk kepedulian pemerintah terhadap peningkatan Kualitas Penduduk difokuskan pada Program Bangga Kencana, melalui Pengendalian Kelahiran, memperkecil angka kematian, peningkatan kualitas dan kuantitas Program Bangga Kencana.

"Untuk mendukung kebijaksanaan tersebut diperlukan 4 elemen utama yaitu Pendewasaan Usia Perkawinan,Pengaturan Kelahiran,Peningkatan Ketahanan Keluarga; dan
Peningkatan Kesejahteraan Keluarga," jelas Bupati.

Oleh karena itu lanjut Bupati, menyadari ancaman terjadinya masalah peledakan penduduk yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan, maka Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana harus mendapatkan perhatian bersama.

"Program Bangga Kencana bukan hanya dimaksudkan untuk mengatur jumlah anak semata, tetapi lebih dari itu, mewujudkan keluarga sakinah melalui perwujudan Keluarga Kecil yang Bahagia dan Sejahtera," imbuhnya. 

Selain itu, lanjut Bupati permasalahan stunting yang masih menjadi permasalahan bersama diharapkan Aisyiyah dapat berperan dalam upaya menurunkan angka stunting, karena upaya penurunan angka stunting adalah tugas kita bersama.

"Mari kita tingkatkan kerjasama, kekompakan agar semua program di Kabupaten Blora bisa dilaksanakan dengan baik, " pungkasnya. 

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Blora  Hj Siti Sofiyati Anas mengatakan Pelayanan KB dan bhakti sosial, terlaksana dalam rangka adanya penilaian dari Tim Kabupaten Blora, evaluasi penggerakan dan pelayanan keluarga berencana (KB). Selama ini kemitraan Aisyiyah Blora dengan Pemerintah dalam pelayanan KB, sudah terjalin selama ini ke depan diharapkan akan semakin baik lagi terutama dalam perluasan jejaring dan optimalisasi pelayanan KB di Faskes yang menjadi milik persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah.

“Bukan hanya pelayanan KB kepada masyarakat, tetapi juga kami berikan 60 paket sembako kepada peserta KB dan juga pengobatan gratis,” jelasnya.

Menurutnya rangkaian kegiatan tersebut sekaligus dalam rangka mensukseskan Muktamar Muhammadyah dan Aisyiyah 2022 dan Milad Aisyiyah ke-108. Juga diadakan bazar produk olahan yang dibuat oleh Pengurus PCA se-Kabupaten Blora.  Pada kesempatan tersebut, Ketua PDA Blora memaparkan proges kegiatan yang dilaksankaan dihadapan tim penilai yang berasal dari Dinas Pengendalian Pendudukan dan BKKBN, PKK Kabupaten Blora. Adapun dari PWA JAteng, Dr Masiyah dan dr Sri Rejeki. (ADY/Red)
Share:

Polres Blora Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Di Cepu Peragakan 11 Adegan


BLORA -  Petugas gabungan dari Satreskrim Kepolisian Resor (Polres) Blora Polda Jawa Tengah bersama Unit Reskrim Polsek Cepu melaksanakan rekonstruksi kasus pembunuhan, Selasa, (8/3/2022).

Hadir dalam rekonstruksi  tersebut Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana,SH, Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto, SH, MH, Kaur Bin Ops Satreskrim Iptu Beno, serta Kanit Reskrim Polsek Cepu Ipda Budi Santoso,SH dan Kasi Piddum Kejaksaan Negeri Blora Bagus,SH.

Adapun kasus pembunuhan terjadi pada 16 Pebruari 2022 silam dengan tempat kejadian perkara (TKP) di persawahan ikut wilayah kelurahan Balun Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, dengan menetapkan 1 orang tersangka berinisial N.

Pada konferensi pers yang disampaikan oleh Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH sebelumnya, bahwa N diamankan lantaran diduga melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap temannya karena masalah utang piutang.

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah melalui 
Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana menyampaikan bahwa rekonstruksi ini dilakukan, untuk memberikan gambaran secara nyata sehingga dari hasil pemeriksaan yang telah dilaksanakan terhadap para saksi maupun tersangka terjadi sinkronisasi dan kejelasan.

"Hari ini kita lakukan rekonstruksi kasus pembuhan dengan tujuan untuk memberikan gambaran secara nyata dan untuk mendapatkan kejelasan kejadian yang telah terjadi," kata Kapolsek AKP Agus Budiana usai kegiatan rekonstruksi.

Rekonstruksi mulai dari awal sebelum kejadian hingga selesainya kejadian. Dimana dilakukan peragaan adegan per-adegan, semuanya langsung diperagakan oleh saksi dan tersangka.

Adapun rekontruksi di gelar di tempat kejadian perkara yaitu di wilayah persawahan di wilayah kelurahan Balun Kecamatan Cepu.

"Dalam rekonstruksi diperagakan 11 adegan," ucap Kapolsek Cepu.

Dalam rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut tidak ada temuan ataupun adegan tambahan.

Seluruh rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut 
disaksikan oleh Kepala Kelurahan Balun Kecamatan Cepu beserta perangkat dan warga sekitar, kegiatan rekonstruksi berjalan aman dan lancar dengan pengamanan dari petugas gabungan. (ADY/Red)
Share:

Bupati Apresiasi Sinergi PPNI Blora, Hadirkan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat


BLORA - Bupati Arief Rohman, S.IP, M.Si., didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., berkesempatan membuka acara Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Blora, di Gedung Perawat, pada sabtu (05/03/2022) kemarin. 

Acara Musda yang mengangkat tema "Profesional dan Kesejahteraan Perawat merupakan kekuatan Pembangunan Kesehatan" ini bertujuan untuk menunjuk nahkoda baru DPD PPNI Kabupaten Blora periode 2022 - 2027.

Dalam sambutan pembukaannya Bupati menyampaikan apresiasi kepada PPNI Kabupaten Blora yang telah bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam memberi yang terbaik, utamanya di bidang kesehatan. 

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora sangat mengapresiasi kinerja PPNI yang telah bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik terutama dalam bidang kesehatan," Ucap Mas Arief, sapaan akrab Bupati. 

Selanjutnya, Arief Rohman  menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan berupaya meningkatkan kesejahteraan perawat di Kabupaten Blora ini. 

Diharapkan dengan peningkatan kesejahteraan nantinya dapat dibarengi dengan semakin meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 “Terkait dengan peningkatan kesejahteraan bagi perawat khususnya di Kabupaten Blora Insyaallah akan menjadi perhatian kita,” terang Bupati

“Jadi kalau kesejahteraanya naik, tentunya harus diimbangi dengan profesionalitas dalam memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” tambahnya

Bupati berpesan pada perawat agar terus menghadirkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalitas.

“Saya tunggu  dedikasi dari para perawat ini dan kita berikan kesempatan berkiprah tentunya harus lebih  mengedepankan profesionalitas,” pungkasnya

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Blora periode 2014-2021, Joko Heri Budi Santoso mengungkapkan bahwa Musda kali ini sangatlah penting untuk keberlangsungan organisasi PPNI Blora.

“Melalui Musda ini Insyaallah kita akan menentukan ketua DPD dengan program kerjanya untuk masa bhakti 2022-2027,” paparnya

Pihaknya mengajak kepada segenap pihak untuk memberikan support kepada ketua periode selanjutnya sehingga program-program kepengurusan selanjutnya dapat berjalan lancar.

“Siapapun nanti yang menjadi ketua DPD, kita support bersama yang pasti tadi disampaikan Bapak Bupati bahwa profesionalisme harus diikuti komitmen yang kuat dari kita bersama,” pungkasnya

Kemudian, terkait Gedung Perawat, Joko berharap dengan adanya gedung tersebut nantinya dapat bermanfaat dalam mendukung berbagai kegiatan PPNI, maupun berbagai kegiatan lainnya.

Setelah membuka acara Musda ini, Bupati Arief Rohman, S.IP, M.Si., didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., serta Anggota DPR RI Dr. Edy Wuryanto, SKp,.M.Kep, meresmikan Gedung Perawat yang berlokasi di jalan Blora - Ngawen KM. 5.

Hadir dalam acara ini, ketua PPNI Provinsi Jawa Tengah, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Forkopimcam serta para perwakilan perawat Kabupaten Blora. (ADY/Red)
Share:

Ketua DPRD Blora Hadiri Peresmian TPS3R Desa Wado Kedungtuban


BLORA - Bupati Blora meresmikan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse-reduce-recycle (TPS3R) "Greget Lumintu" dirangkaikan dengan penghijauan di Desa Wado Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. Jumat (04/03/2022). 

Peresmian ini juga dihadiri oleh, Ketua DPRD Blora, H. Dasum, SE., MMA., Ketua TP PKK Blora, dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Kedungtuban. 

Dalam peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti serta menyaksikan penandatanganan peraturan Desa Terkait pengelolaan Sampah. 

Pada kesempatan itu, Kepala DLH Blora Istadi Rusmanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional, yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu dengan sejumlah rangkaian kegiatan mulai lakukan live talkshow di radio, melakukan kebersihan di area sungai grojokan, operasi sampah liar, FGD dan grebeg sampah di Desa hingga saat ini peresmian TPS3R di Desa Wado. 

"Dengan adanya gedung ini, semoga bisa terlaksana dengan baik, dan TPS ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Semoga bisa jadi percontohan di Kecamatan Kedungtuban," jelas Istadi. 

Untuk TPS3R menurutnya,  saat ini baru ada 2 lokasi yaitu di Desa Purwosari, Kecamatan Blora dan di Desa Wado Kecamatan Kedungtuban. 

"Semoga kedepan tiap kecamatan ada TPS3R, mengingat keberadaannya sangat  bermanfaat," jelas Istadi. 

Pihaknya juga mengaku, TPS3R GREGET LUMINTU ini juga merupakan satu satunya TPS yang sudah memiliki Peraturan Desa (Perdes) akan pengelolaan sampah. 

"Dan ini tadi juga ditandatangani disaksikan Bupati terkait perdes pengelolaan sampah, semoga ini jadi percontohan di desa lain," ucap Istadi Rusmanto. 

Sementara itu, Ketua DPRD Blora, HM. Dasum  mengaku senang di Kedungtuban ada pengelolaan sampah yang benar - benar diperhatikan dan dilakukan. 

"Semoga yang hadir ini nanti bisa menjadi pelopor masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan, Kita siap membantu dalam penanggulangan sampah ini," kata HM. Dasum. 

Pada kesempatan yang sama, Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengapresiasi atas dibentuknya TPS3R di Wado ini. Bupati juga berharap potensi sampah ini bisa dikelola dengan baik, bisa menjadi sesuatu manfaat dan bisa mengasilkan. 

"Termasuk sekolah sekolah, desa - desa dan kelurahan, bisa dikoordinir dan semoga kedungtuban ini menjadi embrio percontohan dalam penanganan sampah," harap Bupati. 

Soal TPS3R ini, lanjut Bupati nantinya perlu dicontoh, bank sampah ini bisa menjadi kebanggaan dan bisa di kelola dengan baik. 

"TPS3R ini bisa mengurangi sampah di TPA, saat ini kita punya 2 TPA Cepu dan Blora, semoga menjadi percontohan desa lainnya, 
Kami juga berharap nantinya bisa disinergikan dengan ibu - ibu PKK, jika ditempat lain sampah bisa ditukar dengan beras, di Wado ini kenapa tidak? terlebih di kedungtuban ini lumbung padi, kalau daerah lain bisa disini harus bisa," pinta Bupati H. Arief. 

Bupati H. Arief Rohman berharap progam ini tidak hanya di sini saja, namun segera bisa ditularkan ke desa - desa lain. 

"Kalau perlu dilombakan, saya bayangkan sampah yang awalnya jadi problem ini nanti bisa jadi solusi bagi kita semua," harap H. Arief Rohman. 

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyerah secara simbolis bibit pohon mahoni, dan melakukan penanaman pohon di area TPS3R Greget Lumintu di Desa Wado Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. (ADY/Red)
Share:

Bupati Blora Rintis Kerjasama Pembangunan Daerah Dengan UI


BLORA - Tagline "Sesarengan mBangun Blora : Unggul dan Berdaya Saing" terus diupayakan Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dengan menggandeng berbagai stakeholder pembangunan, termasuk kalangan akademisi. Seperti yang dilakukan pada Rabu (02/03/2022) kemarin, Bupati mendatangi Universitas Indonesia (UI) untuk merintis peluang kerjasama pembangunan daerah dengan salah satu kampus negeri favorit di Indonesia. 

Bupati Blora datang didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) A Mahbub Djunaidi, S.Pd., M.Si., bersama sekretaris dan para kepala bidang di Bappeda Kabupaten Blora. 

Rombongan diterima langsung oleh Wakil Rektor Universitas Indonesia bidang SDM dan Aset, Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA., dan jajaran di ruang rapat utama Rektorat, Gedung Pusat Administrasi Universitas Indonesia. 

Kedua belah pihak melaksanakan diskusi bersama tentang peluang kerjasama pembangunan dan tantangan pembangunan daerah kedepan. Disertai paparan potensi daerah oleh Bupati H. Arief Rohman kepada pihak Universitas Indonesia. 

"Alhamdulillah... Setelah Selasa lalu dari kampus Undar Jombang, Rabu kemarin kita bergerak ke Universitas Indonesia, kampus S2 saya. Kita diterima Prof. Dedi, Wakil Rektor UI bidang SDM dan Aset. Banyak hal yang kita sampaikan dan kita diskusikan bersama tentang proyeksi pembangunan Blora kedepan. Termasuk program penanggulangan kemiskinan, peningkatan SDM, peluang investasi daerah, dan lainnya," ucap Bupati H. Arief, Kamis (03/03/2022). 

"Gayung bersambut, melalui Pak Wakil Rektor, Prof. Dedi InshaAllah UI dengan jaringan alumninya yang luas siap membantu pembangunan Blora. Banyak alumni UI yang kerja di lembaga negara dan BUMN, sehingga potensi ini bisa dijalin kerjasama untuk pendampingan pembangunan daerah. Kita juga meminta database mahasiswa UI dan lulusan UI asli Blora dan sekitarnya untuk bersama-sama memberikan pengabdian kepada masyarakat," kata   Bupati. 

"Kami berharap luasnya jaringan alumni UI bisa, ikut mendorong investasi di Kabupaten Blora. Apalagi banyak pengusaha sukses dari UI. InshaAllah konsep ini akan segera kita matangkan melalui penandatanganan MoU dalam waktu dekat dengan Pak Rektor. Semangat Sesarengan mBangun Blora," jelas Bupati Blora. 

Pada kesempatan itu, Wakil Rektor (Warek) UI bidang SDM dan Aset, Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi., DEA., ketika  dihubungi menyampaikan apresiasinya atas kegigihan Bupati Blora dalam membangun sinergitas dengan berbagai stakeholder untuk mendukung pembangunan daerah. 

"Rupanya Pak Bupati Blora ini alumni S2-nya juga di UI, kalau tidak salah lulusan 2007. Semangatnya luar biasa untuk menjalin kerjasama demi kemajuan daerahnya. InshaAllah UI siap menjalin kerjasama, draft MoU nya akan segera kita susun bersama agar nantinya bisa diteken bersama. Penandatanganan-nya bisa di kampus UI atau kita yang ke Blora, sekalian mencicipi Sate Blora yang terkenal enak," ujar Warek Dedi. 

Saat ditanya tentang peluang kerjasama apa yang bisa dijalin diantara kedua belah pihak. Dirinya menyebutkan beberapa kemungkinan poin kerjasama seperti peningkatan SDM melalui pemberian beasiswa pendidikan, pemberian program tugas belajar bagi ASN Kabupaten Blora. Kemudian riset dan kajian kebijakan reformasi birokrasi, kajian peluang kerjasama SDM vokasional untuk kebutuhan wilayah Kabupaten Blora, hingga pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). 

"Banyak kemungkinan lainnya juga yang bisa dikerjakan termasuk pendampingan ekonomi sektor UMKM dan industri. Semoga setelah diskusi ini, segera bisa dilaksanakan penandatanganan MoU sebagai dasar pelaksanaan program kerjasama," ungkap Prof. Dedi. 

Usai diskusi bersama, menurut Bupati Blora sempat dilakukan foto bersama dan penegasan tahapan penyusunan draft dokumen MoU. (ADY/Red)
Share:

Hot News

Sejumlah Titik di Ruas Jalan Jepon-Bogorejo Blora Mulai Dibangun

  𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sejumlah titik (enam titik) di ruas jalan Jepon-Karang-Bogorejo, yang merupakan jalan alternatif menuju wilayah J...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »