Showing posts with label Tourist. Show all posts
Showing posts with label Tourist. Show all posts

Launching Desa Wisata Sedulur Sikep Sambongrejo Kecamatan Sambong

 


 

BLORA - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sido Rukun meluncurkan (melaunching) Desa Sambongrejo Kecamatan Sambong Kabupaten Blora sebagai Desa Wisata Samin Sedulur. Dalam agenda itu juga dihelat test tour dengan menyuguhkan aneka potensi wisata, produk, kesenian dan kuliner serta tracking berbasis kearifan lokal.

 

Test Tour Desa Wisata merupakan hasil dari pendampingan dalam rangka peningkatan kapasitas pengelolaan dan pengembangan desa wisata di kabupaten Blora. Sebelumnya dilakukan pembinaan dan pendampingan dengan menggandeng Desa Wisata Institut dari Yogyakarta

 

"Kini dilaksanakan tahapan akhir yaitu Test Tour atau Uji Coba Paket Wisata sekaligus di launching sebagai Desa Wisata," kata Janurman, Ketua Pokdarwis Sido Rukun Desa Sambongrejo, Sabtu, (30/10/2021).

 

Launching dilakukan Bupati Blora Arief Rohman,S.IP, M.Si di pendopo Samin Sedulur Sikep Sambongrejo, Sabtu (30/10/2021) malam.

 

Hadir pada launching tokoh Samin Sedulur Sikep Pramugi Prawiro Wijoyo, Kepala Dinporabudpar Slamet Pamuji, SH., M.Hum., Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Irfan Agustian Iswandaru,AP., M.Si, Kabid Pariwisata Dinporabudpar Wahyu Tri Mulyani, AP, MA yang kini menjabat Kepala Bidang Penelitian dan Perencanaan Bappeda Blora, Forkopimcam Sambong, Perhutani Cepu dan Kades Sambong serta para pendamping dari Desa Wisata Institut Yogyakarta.

 

Bupati Blora, H. Arief Rohman, antara lain menyampaikan, bahwa kita memang berupaya sektor pariwisata kedepannya menjadi salah satu sektor andalan di Blora.

 

"Alhamdulillah, malam hari ini senang sekali, sowan Mbah Pram berserta rombongan dalam rangka kita untuk launching desa wisata. Bu Wahyu juga (saat menjabat Kabid Pariwisata Dinporabudpar) kemarin propernya juga desa wisata ini. Kita berharap agar ini sinergi semuanya," kata Bupati Blora.

 

Bupati Blora mengatakan, ada hikmahnya, ketika penerbangan Citilink perdana di bandara Ngloram diundur.

 

"Semakin banyak orang bertanya. Teman-teman Diaspora bertanya, jadinya kapan. Nanti harus kita buat berkesan ketika penerbangan pertama, kita harus persiapkan lebih matang lagi. Termasuk, salah satu objek wisata yang dikunjungi adalah kampung Samin ini,” kata Bupati Blora.

 

"Termasuk seluruh hotel, nanti saya minta, kalau menerima tamu ini harus ada paket wisatanya. Pak Menteri Desa kapan hari sudah pesan saya lagi terkait desa adat, tolong ini nanti dikawal juga teman-teman, agar bisa ditetapkan sebagai desa adat," lanjut Bupati.

 

Dalam acara itu, Bupati Blora mendapat kesempatan untuk memotong tumpeng setelah dipanjatkan doa oleh Pramugi Prawiro Wijoyo, tokoh Samin Sedulur Sikep setempat.

 

Tumpeng yang dipotong Bupati, diserahkan kepada Ketua Pokdarwis Sido Rukun, Janurman.

 

Selain itu, Bupati juga diminta untuk menulis kalimat motivasi dan kesan yang ditandatangani pada kanvas untuk Pokdarwis Desa Tempuran dan Desa Sambongrejo.

 

Disela-sela acara, Pramugi Prawiro Wijoyo, berkesempatan memakaikan iket (udeng/ikat kepala) Samin Sedulur Sikep Sambongrejo kepada Bupati Blora.

 

Pramugi mengatakan, peluncuran desa wisata Sambongrejo oleh Bupati Blora sangat tepat dan telah diinginkan.

 

"Sebenarnya, ya inilah yang saya inginkan," ucap Pramugi.

 

Walaupun tanggal 30 Oktober 2021 baru diresmikan Bupati sebagai desa wisata, menurut dia, kampung ini telah didatangi pengunjung, walaupun sifatnya pengunjung lokal, dari Perguruan Tinggi atau tamu dari luar negeri dan dari teman-teman media se Jabanusa itu, sudah sejak dulu.

 

"Namun, ucapan terimakasih kepada Pak Bupati karena sudah dijadikan desa wisata," kata dia.

 

Dirinya juga berharap, mudah-mudahan wisata di Blora khususnya di kampung Samin Sambongrejo, tambah maju pesat sehingga membawa nama baik, perekonomian desa baik dan menjunjung nama Blora ke tingkat nasional.

 

Hal senada disampaikan Kades Sambongrejo, Wahono Heru Prayitno.

 

"Pendampingan dari Dinporabudpar sangat penting sekali untuk warga desa kami yang saat ini membetuk Pokdarwis. Sehingga bisa di uri-uri, bisa dikemas berkat bimbingan dari Bu Wahyu dan teman-teman serta dari Desa Wisata Institut Yogyakarta, yang mendampingi," ungkapnya.

 

Pemdes Sambongrejo, kata Heru, siap mendukung dan membantu untuk kelancaran dan kemajuan ke depan.

 

Dalam kesempatan itu Wahyu Tri Mulyani, mengatakan, tahun ini Dinporabudpar khususnya Bidang Pariwisata mengadakan pendampingan desa wisata kebetulan di Tempuran dan Sambongrejo.

 

"Dimana, pendampingan itu dalam rangka peningkatan kompetensi pengelola desa wisata, kelembagaannya, bagaimana mengemas potensi desa sehingga menjadi produk paket wisata yang menarik untuk ditawarkan pengunjung," terangnya.

 

Sehingga di dalam tahapan pendampingan itu mengadakan Test Tour, ujicoba kepada pengelola, sejauh mana mereka kemampuannya menerima pendampingan selama ini.

 

"Sehingga dengan adanya test tour ini kedepannya, kalau ada kunjungan wisata, teman-teman pengelola ini sudah siap, sehingga desa wisata yang ada di kabupaten Blora, semakin menjadi lebih baik dan siap dikunjungi wisatawan dari luar daerah kabupaten Blora," jelasnya.

 

 

Di akhir acara launching, tokoh samin sedulur sikep Sambongrejo Pramugi Prawiro Wijoyo memberikan petuah (ular-ular) yang intinya mengajak semua warga untuk hidup rukun dan gotong royong. (Red).

Share:

Hari Libur, TNI Polri Di Blora Intensif Pantau Lokasi Wisata

BLORA - Untuk mencegah gangguan kamtibmas serta untuk antisipasi pelanggaran protokol kesehatan dilokasi wisata, TNI Polri di Blora Jawa Tengah gencar melakukan patroli dan penjagaan dibeberapa lokasi wisata.

Seperti yang dilakukan oleh Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken Polres Blora Polda Jawa Tengah Nyamat Ari Widodo,ST bersama Babinsa Koptu Simin, Rabu, (26/05/2021) nampak melakukan patroli dialogis di kawasan Wisata Alam Bukit Kunci di Desa Bangowan kecamatan Jiken Kabupaten Blora.

Dalam sambang tersebut, petugas TNI Polri mengingatkan kepada pengelola agar selalu hati hati dan waspada, terutama dalam parkir kendaraan bermotor dari para pengunjung.

"Untuk parkir, kendaraan harus dikunci dan diawasi, jangan sampai terlena dengan situasi yang ada," ucap Bripka Nyamat.

Sementara itu, Koptu Simin selaku Babinsa berpesan kepada para pengunjung agar selalu menerapkan protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

"Tak bosan kita ingatkan, agar pengunjung selalu hati hati dan tertib dalam protokol kesehatan," kata Babinsa Koptu Simin.

Kehadiran petugas TNI Polri tersebut mendapat apresiasi dari pengunjung wisata, salah satunya adalah Mahira, seorang pemuda warga kecamatan Jepon.

"Alhamdulilah dengan kehadiran petugas kami merasa lebih aman," ungkap Mahira.

Terpisah, Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi,SH,MH menyampaikan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Bripka Nyamat sudah tepat. Dan kegiatan itu adalah salah satu wujud implementasi kebijakan Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK.

"Anggota TNI Polri ikut aktif memantau penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata, apalagi saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19," tandas Kapolsek. (ADY/Red)
Share:

Patroli Ke Tempat Wisata Waduk Greneng, Polisi Blora Imbau Warga Jangan Berenang

BLORA - Untuk antisipasi korban tenggelam di kawasan wisata Waduk Greneng diwilayah kecamatan Tunjungan, Polres Tunjungan Polres Blora melaksanakan patroli dengan sasaran pengunjung Waduk Greneng, Minggu, (07/03/2021).

Satu regu patroli yang dipimpin oleh Kanit Sabhara Iptu Samingan menyisir lokasi Waduk Greneng guna menyampaikan imbauan kamtibmas. Kepada warga pengunjung Waduk petugas berpesan agar selalu hati hati dan waspada.

Kapolsek Tunjungan AKP Budiyono,SH menyampaikan bahwa Waduk Greneng ramai dikunjungi oleh warga apalagi saat akhir pekan Sabtu dan Minggu atau saat hari libur lainnya.

"Kita ingatkan warga agar jangan main main di Waduk apalagi mandi atau berenang, karena debit air saat musim penghujan seperti ini airnya penuh. Berbahaya jika berenang," ucap Kapolsek Tunjungan AKP Budiyono,SH.

Masih tambah Kapolsek Tunjungan, Patroli rutin yang dilakukan oleh anggotanya selain menyisir kawasan wisata alam di kecamatan Tunjungan, juga patroli ke persawahan dan pemukiman penduduk.

"Memasuki musim panen padi, patroli juga kita kerahkan ke persawahan dan pemukiman penduduk, untuk antisipasi Curanmor, Curat ataupun Curas terutama saat rumah rumah ditinggalkan warga untuk beraktifitas disawah," tandas Kapolsek Tunjungan.

Rudiarto, salah satu pengunjung Waduk Greneng mengaku senang disambangi oleh petugas Kepolisian.

"Kami senang dengan kehadiran pak Polisi disini, kami merasa lebih aman dan terimakasih atas imbauannya," ucap Rudiarto pemuda asal kecamatan Jepon ini. (ADY/Red)
Share:

Team Gugus Tugas Covid Cek Kesiapan Simulasi dan Sosialisasi Obyek Wisata Kartini Mantingan

REMBANG - Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan lakukan koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Rembang untuk persiapan launching Wana Wisata Kartini Mantingan, Sabtu lalu  (06/03/2021).

Hadir dalam persiapan Simulasi dan Sosialisasi Camat Bulu Slamet Hariyanto,Ka. Polsek Bulu AKP Roy Irawan SH,MH ,Danramil Bulu Kapten Inf.  Budi Susanto, Team kesehatan dari Puskesmas Bulu, kepala Desa Mantingan, dan mahasiswa magang dari dari Universitas Satya Wacana Salatiga,kepala Desa Mantingan Sardi dan jajaran Perhutani KPH Mantingan.

Kepala Dinas Pariwisata Rembang Dwi Purwanto melalui Kepala bidang Wisata Purwono mengungkapkan bahwa untuk Wana wisata yang mau buka harus mendapatkan rekomendasi dahulu dari ketua Gugus Covid tingkat Kecamatan Bulu yang diketuai oleh Camat Bulu. Lanjut dia, karena letak area wisata ini berada di desa Mantingan kecamatan Bulu.

"Selanjutnya yang harus dilakukan diadakan simulasi penerapan protokol kesehatan di area wisata Kartini dengan mengundang team gugus Covid tingkat kecamatan, Apakah protokol kesehatannya sudah dilakukan atau belum ini akan mendapatkan pengamatan dari team gugus covid," jelas Purwono.   

Bila tahapan, lanjut  Purwono sudah dilakukan semua maka team akan memberikan Rekomendasi kepada pengelola Wana Wisata kartini Rembang untuk dapat membuka wana wisata dengan waktu terbatas mengingat masih diperlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro masih diperpanjang.

"Hanya bisa buka pada hari Sabtu dan Minggu dengan protokol kesehatan ketat dan pengunjung yang boleh masuk hanya 50% dari kapasitan hari biasa, loket buka jam 08.00  tutup pukul 15.00,” beber Purwono.

Ketua Gugus Covid Kecamatan Bulu Slamet Hariyanto yang juga sebagai Camat Bulu menambahkan Pengelola Wana wisata Mantingan segera saja merencanakan simulasi dalam persiapan membuka arena Wisata agar dimasa pandemi ini wana wisata Mantingan tetap dapat beroperasi.

"Wana wisata Mantingan tetap dapat beroperasi
dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai sengan surat edaran Bupati Rembang nomor 34 tahun 2020,”  tandasnya.

Administratur KPH Mantingan Widodo Budi Santoso melalui Waka Administratur KPH Mantingan Dwi Anggoro Kasih menjelaskan bahwa selama pandemi sejak bulan Maret 2020 Wana Wisata Mantingan berhenti total, padahal salah satu pendapatan KPH Mantingan ada di Wisata. Walaupun nilainya masih jauh dibanding dengan nilai Penjualan Kayu Jati dan Sonokeling.

"Untuk tahun 2020 kita hanya dapat 140 jutaan rupiah. sedangkan tahun 2019 kita bisa mendapatkan penghasilan hampir 600 jutaan,” Jelas Anggoro. (Kom-PHT/MNT/Sgt/Red).
Share:

Wisata Bukit Kunci Jiken Sediakan Cinderamata Kaos Untuk Pengunjung

BLORA - Berbagai upaya terus dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bangowan Polsek Jiken Polres Blora Polda Jawa Tengah Bripka Nyamat Ari Widodo,ST untuk mengembangkan Wisata Alam Bukit Kunci yang berada diwilayah binaannya.

Terobosan kreatif terus dilakukan dalam pengembangan salah satu ikon Wisata Alam yang menyajikan keindahan panorama alam didataran tinggi diwilayah Kabupaten paling ujung timur Provinsi Jawa Tengah tersebut. Setelah mengembangkan tanaman hidroponik dan pencanangan cemara Kamtibmas beberapa waktu lalu, terkini Bhabinkamtibmas Wisata Bukit Kunci Bripka Nyamat bersama Pengelola Wisata tersebut melaunching Kaos Khas Bukit Kunci. Minggu, (14/02/2021). Kaos tersebut nantinya akan dijual dan dipasarkan kepada masyarakat terutama para pengunjung Wisata Alam Bukit Kunci.

Bripka Nyamat mengungkapkan bahwa Launching Kaos Bukit Kunci ini adalah salah satu cara promosi atau pemasaran Wisata Alam tersebut kepada masyarakat luar.

"Kaos Bukit Kunci ini nanti, akan menjadi salah satu cinderamata, selain untuk promosi, dengan produksi Kaos ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian penduduk. Hasil dari penjualan bisa menjadi keuntungan pengelola, yang merupakan warga asli desa setempat. Selain itu jika laris penjualannya bisa menjadi tambahan modal untuk terus mengembangkan Wisata Bukit Kunci ini," ungkap Bripka Nyamat.

Pada kesempatan ini, untuk stok yang disiapkan di display lokasi Wisata Bukit Kunci masih terbatas, namun demikian pemesanan kaos Bukit Kunci tersebut bisa dipesan secara online, melalui akun Media Sosial (Instagram) Bukit Kunci ataupun akun Media Sosial (Instagram) Bhabinkamtibmas Desa Bangowan.

"Untuk pemasarannya, selain di Display, kita juga melayani pemesanan on line. Jujur masih terbatas mas, karena juga masih terkendala modal," tandas Bripka Nyamat.

Untuk diketahui harga dari kaos Bukit Kunci tersebut bervariasi yaitu untuk lengan pendek harga Rp 85.000,00 lengan panjang harga Rp 95.000,00 dan untuk anak anak Rp. 65.000,00.
"Harapannya jika cindera mata kaos ini laris, kita akan menambah beberapa cinderamata mungkin bisa gantungan kunci atau pernak pernik lainnya, kita ingin wisata disini berkembang sehingga menjadi destinasi bagi para wisatawan. Dan tentunya jika ramai dikunjungi pendapatan wargapun bisa bertambah, apalagi ditengah pandemi seperti ini, kita semua dituntut untuk kreatif," beber Bripka Nyamat Ari Widodo.

Sementara itu, Kepala Desa Bangowan, Sudarto menanggapi positif terobosan kreatif dari Bhabinkamtibmasnya tersebut. Awalnya dia mengaku pesimis bisa launching kaos Wisata Bukit Kunci.

"Alhamdulilah ini adalah wujud kerja sama kita semua, dan tak lepas dari peran serta pak Bhabinkamtibmas. Dan hari ini alhamdulilah bisa kita Launching Kaos Wisata Alam Bukit Kunci," ucap Kepala Desa.

Launching Kaos sengaja dipilih hari minggu dimana seperti biasa setiap akhir pekan, lokasi Wisata Bukit Kunci ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal Blora ataupun beberapa ada yang dari kabupaten tetangga seperti dari Kabupaten Grobogan, Rembang bahkan ada yang dari Kabupaten Tuban, dan Bojonegoro Jawa Timur.

"Tak bosan kita juga ingatkan pengunjung agar menerapkan disiplin protokol kesehatan, apalagi ini juga diberlakukan program PPKM Mikro, jadi mari kita sukseskan untuk menekan penyebaran Covid-19, terutama diwilayah kecamatan Jiken," pungkas Bhabinkamtibmas.

Terpisah, Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi,SH,MH mengungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Bripka Nyamat adalah salah satu wujud implementasi program dari Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK dimana selama situasi pandemi Covid-19 Polri dituntut untuk bisa menjadi inisiator ataupun penggerak ekonomi kreatif, tentunya dengan menjalin sinergi dengan instansi terkait dan stake holder yang ada.

"Sesuai dengan program dari Kapolres Blora, bahwa Polri harus bisa mendukung ekonomi kreatif, dan apa yang dilakukan oleh Bripka Nyamat sudah tepat dan akan terus kita dukung," kata Kapolsek Jiken. (ADY/Red)
Share:

Inovasi Bhabinkamtibmas Wisata Bukit Kunci, Musim Pandemi


BLORA - Untuk mendukung ekonomi warga desa binaan di kawasan wisata Bukit Kunci Desa Bangowan Kecamatan Jiken Kabupaten Blora, Bhabinkamtibmas Polsek Jiken Bripka Nyamat Ari Widodo,ST melakukan beberapa inovasi. Salah duanya adalah penyediaan wifi di bukit kunci serta promosi wisata melalui media sosial. (26/11/2020)


Menyadari bahwa Bukit Kunci mempunyai potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu wisata alam yang dapat membantu perekonomian warga setempat, Bhabinkamtibmas bersama Kepala Desa serta para pemuda terus berbenah. Jumat, (27/11/2020) nampak Bhabinkamtibmas bersama warga melakukan kerja bakti pemugaran spot spot dan arena foto serta menanam varian tanaman baru ditaman.


Bukit Kunci adalah salah satu wisata alam Kabupaten Blora yang mempunyai potensi jika dikelola dengan baik. Mulanya pola pikir warga masih tradisional dan masih monoton dengan hanya menyiapkan lokasi wisata di Puncak Bukit Kunci, tanpa memperhatikan unsur promosi.


Untuk itulah Bhabinkamtibmas Bripka Nyamat mempunyai inovasi penyediaan Wifi bagi pengunjung. Dimana pada era kemajuan media, wisata tak bisa lepas dari media sosial, dan dalam pengelolaan media sosial tentunya membutuhkan jaringan internet.


Bripka Nyamat menyampaikan usulan kepada pengelola wisata Bukit Kunci agar dipasang Wifi di lokasi wisata tersebut, dikarenakan pada lokasi ketinggian terkadang sinyal menjadi susah ataupun lemotnya jaringan.


Adapun tujuan pemasangan wifi adalah untuk mempermudah akses internet para pengunjung. Bripka Nyamat menyampaikan, pada saat ini pariwisata sangat erat hubungannya dengan media sosial terutama dalam mempromosikan lokasi wisata.


"Jika akses internet mudah, maka pengunjung dapat dengan cepat mengupload ataupun memposting foto foto dan video tentang keindahan Bukit Kunci, di situlah salah satu promosi gratis bagi kita," ungkap Bripka Nyamat saat membantu warga kerja bakti di Bukit Kunci.


Pengelola Bukit Kuncipun setuju dan mendukung usulan Bripka Nyamat tersebut, hingga akhirnya sudah sebulan berjalan, ada Fasilitas Wifi di sebuah ruangan yang biasa di sebut dengan Aula Bukit Kunci.


Wisata Bukit Kunci itu sendiri terletak di dataran tinggi, dimana dari atas puncak bukit kunci pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang indah. Panorama hijau tanaman jati dan hamparan luas sawah penduduk setempat yang dilihat dari puncak bukit, menjadi penyejuk hati dan memanjakan mata. Suasana semakin syahdu ketika angin sepoi sepoi bertiup mesra seolah membisikan suara alam, musik ciptaan Ilahi.


Saat ini atas puncak bukit telah di bangun taman taman yang indah dengan beraneka macam tanaman bunga dan sayuran. Pengelola telah menyiapkan spot untuk berswafoto atau selfi dari atas puncak bukit kunci, bahkan ada sebuah menara yang dibangun mirip dengan menara eifel, dan penduduk setempat menyebutnya menara eifel bukit kunci.


Bagi pengunjung tak perlu khawatir jika haus ataupun lapar, karena diatas puncak Bukit Kunci ada beberapa warung warga yang menyediakan kuliner lokal khas daerah setempat.


Salah satu menu andalannya adalah rica rica khas Bangoan dan nasi jagung khas Blora dengan lauk sambel gereh dan menu makanan tradisional lainnya.


Wisata Bukit Kunci ramai dikunjungi saat liburan atau akhir pekan, untuk menuju ke wisata alam ini, pengunjung bisa menggunakan sarana transportasi kendaraan roda empat atau mobil pribadi. Namun tak jarang pengunjung yang datang dengan mengayuh sepeda ontel ataupun trabas alas menggunakan sepeda motor Trail.


Hanya membutuhkan waktu sekitar 60 menit dari Alun Alun Kabupaten Blora untuk menuju bukit Kunci, dan diharapkan dengan berkembangnya wisata ini bisa menambah geliat perekonomian warga sekitar. "Alhamdulilah wisata Bukit Kunci ramai dikunjungi, baik pengunjung dari Blora maupun dari luar Blora," kata Kepala Desa Bangoan Sudarto.


Kepala Desa mengapresiasi keaktifan Bhabinkamtibmas dalam pengembangan wisata bukit kunci, dimana setiap saat dibutuhkan Bhabinkamtibmas selalu ada dengan ide ide dan inofasi baru yang bisa memajukan wisata bukit kunci, bahkan Bhabinkamtibmas juga telah membuatkan akun media sosial khusus bukit kunci yaitu akun dj Instagram dan Facebook sebagai sarana promosi. (ADY/Red)

Share:

Sinergi TNI Polri Sosialisasi Inpres 06 Tahun 2020 Di Tempat Wisata Blora

BLORA - Untuk mewujudkan kegiatan masyarakat yang aman dan bebas dari Covid-19, Polres Blora Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk mengawal
Inpres No.06 Tahun 2020 serta Perbup No.55 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Covid - 19. Kapolres AKBP Ferry Irawan,SIK telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan sosialisasi secara masif.

Seluruh lini masyarakat menjadi sasaran sosialisasi, terutama tempat tempat berkumpulnya masyarakat.

Namun demikian tempat wisata menjadi atensi khusus dari petugas Kepolisian. Setiap hari petugas Polres Blora di 16 Kecamatan melakukan patroli ketempat wisata untuk memastikan penerapan protokol kesehatan.

"Sosialisasi secara masif terus dilakukan, masyarakat wajib tahu dan tentunya harus punya kesadaran untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan, yang paling sederhana adalah disiplin 3M," ucap Kapolres Blora, Senin, (31/08/2020).

Kapolres menambahkan bahwa Polres Blora akan selalu bersinergi dengan Kodim 0721 serta Pemkab Blora untuk mewujudkan kabupaten Blora yang sehat.

"Kita akan terus bekerja sama dengan instansi terkait, tujuan utamanya adalah untuk mewujudkan kegiatan masyarakat yang aman dari Covid - 19," tandas Kapolres.

Kapolres menceritakan tempat wisata menjadi penting untuk dipatroli karena pada lokasi tersebut ramai dikunjungi masyarakat, apalagi saat hari libur, dimana warga telah bosan oleh pandemi corona dan untuk mencari hiburan warga mencurahkan dengan berkunjung ke tempat wisata.

"Wisata mulai berjalan lancar, tentunya perekonomian wargapun sudah mulai bergeliat, untuk itu mari kita jaga agar kegiatan ekonomi bisa terus berjalan namun aman dari Covid-19," pungkas Kapolres. (ADY/Red)
Share:

Wisata Unik Beri Makan Kethek di Tepi Jalan Raya

Pengunjung Beri Makan Monyet Dekat Tempat Wisata Goa Terawang Blora
BLORA - Sejumlah monyet (Kethek=Jawa) berkeliaran di tepi jalan Kunduran - Todanan, tepatnya di sebelah kiri tempat wisata alam Goa Terawang milik Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, ini dijadikan warga sekitar sebagai wisata baru yaitu memberi makan Kethek.

Pantauan awak media ini,  Minggu (02/07/2020) lalu, sejumlah warga sekitar, berjajar ditepi jalan sambil membawa makanan ringan, ada yang membawa keluarganya memberi makan monyet - monyet yang lepas dari Goa Terawang.

Mereka tampak gembira karena monyet - monyetnya lucu dan jinak, saat di beri makanan. Ada yang membawa pisang, ada juga yang membawa kacang kulit.

"Sudah biasa. Ini monyetnya suka dikasih makan, jadi gak nakal. Tiap pagi dan sore hari pasti monyetnya keluar, kayak sudah kebiasaan," ucap Supatmi salah satu warga (Minggu, 2/7/2020).

Ia mengaku, tiap pagi dan dan sore selalu mengajak keluarganya untuk menghilangkan rasa jenu di masa Pandemi Covid.

Selama Pandemi Covid -19 ini wisata alam Goa Terawang milik Perhutani KPH Blora ini ditutup. Karena untuk mencegah penyebaran penularan virus Corona.

Namun di masa tatanan kehidupan baru ini, wisata alam yang terkenal dengan sebuah Goa yang diatas dindingnya ada lubangnya, untuk masuk sinar matahari sehingga bisa menerawang kedalam ini, akan buka kembali menunggu ijin Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 Kabupaten Blora.

"Kita sudah ajukan ijin ke Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora, tapi menunggu ijin dari Tim Gugus Tugas," papar Adm. Perhutani KPH Blora Afwandi melalui Waka Adm.Muhammad Agus Nawin R, SHut

Pengunjung dari Kunden Blora, Dian Wuryaningsih yang sedang melewati  jalan itu merasa kagum, melihat monyet yang berkeliaran diberi makan warga. Ia turun bersama keluarganya ikut memberi makan monyet tersebut.

"Bagus sih, bisa menghibur. Ya heran juga kok banyak monyet dan tidak nakal. Jadi penasaran ya saya ajak anak saya ikut memberi makan monyet," kata Dian. (ADY/Red)
Share:

Bukit Kikik Todanan Perlu Perbaikan, Untuk Keselamatan Pengunjung

Rumah Pohon Diatas Bukit Kikik Todanan, Kabupaten Blora

BLORA - Inilah wisata alam alternatif di hari raya Idul Adha. Wisata alam Bukit Kikik yang terletak di Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Bukit Kikik merupakan wisata alam yang dikelola oleh pengusaha lokal di daerah setempat tepatnya di Jl Raya Todanan Banyukuning KM-1,  34KM dari pusat kota Blora.

Pemandanganya masih sangat alami namun sayang, sudah ada yang pada rapuk di makan usia seperti papan dan tangga di rumah pohon.

"Bagus sekali banyak sport untuk selfi, pemandanganya masih alami, namun saya kaget saat naik kerumah pohon kayunya sudah lapuk," kata Hawa Dinhar siswi kelas 8 SMP Negeri 1 Blora. (Sabtu, 02/07/2020)

Ia sengaja bersama keluarga menempuh jarak 45 km untuk menikmati indahnya bukit Kikik yang ada di Todanan. Karena merasa jenuh selam Covid - 19, dirumah dan mengerjakan tugas secara daring.

"Untuk menghilangkan jenuh, dirumah terus selam Covid -19, mumpung Idul Adha ga ada tugas saya ajak orang tua saya ke sini," imbuhnya.

Wisata bukit Kikik ini didirikan oleh pemiliknya di tahun 2016. Dengan tiket masuk hanya Rp.10.000,-  (sepuluh ribu rupiah), dengan tempat parkir yang luas, para wisatawan lokal dan luar kota, bisa menikmati lokasi pemandangan yang masih asri dari atas bukit.

Dengan dilengkapi kolam renang anak - anak dan water boomnya, serta warung makan khas Blora yang berada di sekitar wisata tersebut pengunjung tidak akan kesulitan mencari makanan. Karena letaknya jauh dari kota.

"Ini biasanya tiap hari Minggu ramai sekali. Tapi tiga bulan saat Covid -19 sepi sekali. Omset turun hingga 90%," kata Baho pengelola Bukit Kikik Todanan.

Ia mengaku sebelumnya omset sebelumnya bisa mencapai puluhan juta, namun setelah adanya Covid, turun drastis. Dan baru dua Minggu ini sudah mulai dikunjungi wisatawan itupun baru lokal.

"Baru dua Minggu ini agak mendingan mas, ini kami baru akan mulai perbaikan, terutama yang rapuh - rapuh, untuk keselamatan pengunjung," paparnya.

Ia sangat berterimakasih atas kritikan pengunjung, pihaknya berjanji akan segera memperbaiki, rumah pohon yang sudah mulai rapuk untuk kenyamanan pengunjung. (ADY/Red)
Share:

Goa Terawang Menuju New Normal, Akan di Buka Kembali

Goa Terawang
BLORA - Menuju tananan kehidupan baru atau new normal, sejumlah destinasi wisata di Blora, mempersiapkan untuk buka kembali.

Salah satunya wisata alam Goa Terawang milik Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora. Goa Terawang ini terletak di Desa Kedung wungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

Sebuah Goa yang memiliki keunikan tersendiri yaitu adanya lubang besar didinding atas, sehingga sinar matahari bisa masuk didalam goa tersebut. Lobang tersebut orang menyebutnya dengan Terawang,

Sejak adanya pandemi corona wana wisata Goa Terwang itu ditutup oleh pengelolanya, guna mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Blora.

Di era new normal ini, KPH Perhutani Blora Kamis, (25/06/2020) mempersiapkan Goa Terawang untuk dibuka kembali dengan menerapkan protokoler kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.

"Kami saat ini sudah siapkan alat cuci tangan di beberapa titik, sebelum masuk petugas akan cek suhu badan dengan Thermogun, dan pengunjung wajib pakai masker," ucap Afwandy Kepala Administratur KPH Blora saat ditemui diruanganya. (Kamis, 25/06/2020).

Selain itu KPH Perhutani Blora, juga sudah koordinasi dengan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora.

"Kami sudah koordinasi dengan Dinporabudpar, sambil menunggu putusan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Blora, kapan boleh dibuka lagi," imbuhnya.

Terpisah Kepala Dinporabudpar Blora Selamet Pamuji, mengatakan, ada 16 destinasi wisata di Kabupaten Blora yang sudah koordinasi.

Pihaknya sudah mendorong gugus tugas untuk segera menagmbil keputusan, Bupati Blora sendiri audah mengatakan awal Juli semua kegiatan akan dimulai menuju new normal dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.

"Kami sudah ajukan hal ini kepada gugus tugas. Harapan saya covid-19 tetap ditangani, roda perekonomian juga tetap jalan," jelas Mumuk sapaan akrab Kadinporabudpar Kabupaten Blora. (ADY/Red)
Share:

Ada Yang Baru Nih, Tempat Wisata Edukasi Kebun Anggur di Kunden Blora

Louching Tempat Wisata Kebun Anggur
Kunden Blora Jawa Tengah
BLORA - Wisata edukasi kebun anggur Blora Subur Makmur milik Agus Jumantoro di Kunden Blora Jawa Tengah, Minggu (08/03/2020) secara resmi dibuka untuk warga Blora dan sekitarnya.

Launching perdana kebun anggur ini berada dilahan seluas 300 meter, letaknya diselatan Perumda Blora, Kelurahan Kunden, Kabupaten Blora.

Acara ini dibuka oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, melalui wakil Bupati Arief Rohman, dihadiri dinas pemuda olahraga kebudayaan dan pariwisata (Disporabudpar), Lurah Kunden, dan warga sekitar.

"Saya apresiasi wisata edukasi anggur ini, Blora yang selama ini dianggap tanahnya tandus, ternyata buah anggur bisa ditanam disini," ucap Arief Rohman. (Minggu, 08/03/2020)

Wisata edukasi kebun anggur ini, lanjut Arief, merupakan satu - satunya di Blora. Semoga petani di Blora terinspirasi dan semakin banyak yang mengembangkan wisata buah seperti ini.

Selaku pengelola, Agus Jumantoro, mengucapkan terima kasih atas kehadiran wakil Bupati Arief Rohman yang telah sudi meresmikan kebun Anggurnya.

"Terima kasih pak Arief yang sudah melaunching wisata edukasi kebun anggur, dan semua yang hadir," ucap Agus.

Agus pria yang pernah menggeluti jurnalistik di tabloid Diva ini, mengaku baru tiga bulan merintis kebun anggurnya. Ia melihat potensi di Blora karena pernah belajar meneliti buah anggur import dan mencoba menerapkanya di lahan seluas 300 meter.

Ia yang sudah berpengalam mengikuti pelatihan, diberbagai daerah, melihat wisata edukasi yang didaerah lain kebanyakan pemiliknya adalah orang luar negeri bukan orang daerah sendiri. Jadi dibumi Blora ini iapun  ingin merintisnya.

"Konsep saya sederhana, nantinya kedepan, kita akan memberikan edukasi bagi para pengunjung, bagaimana mengembangkan anggur dengan memanfaatkan kebun yang ada," imbuhnya

Nantinya akan dibuat semacam sebuah wisata edukasi, dengan karcis masuk antara 5000 hingga 10.000 ribu rupiah. Namun bisa melihat dan memetik buah angggur dengan gratis.

"Selain wisata edukasi juga akan ada kedai buah anggur, minuman dan snack yang dibuat dari buah anggur," jelasnya

Salah satu pengujung bernama Setio Purnomo  mengatakan kagum di Blora bisa tumbuh pohon anggur apalagi anggur import.

"Bagus, kok bisa anggur tumbuh di tanah Blora, tapi setelah melihat ini ternyata benar, semoga pengelolaannya bisa baik," katanya.

Untuk diketahui, wisata edukasi kebun anggur di Kunden ini ada 13 varietas aggur impor dari berbagai negara, yakni, Rusia, Itali, Turki, daratan Amerika, dan Brazil. (JWN/RED)
Share:

Obyek Wisata Alam KDR Park Milik Perhutani KPH Blora Meriah

Panggung Gembira Dalam Acara
Jalan Sehat Hari Pahlawan 10 November  2019
BLORA - Blora merupakan salah satu daerah yang memiliki keanegaraman hayati yang tinggi berupa sumber daya alam yang berlimpah, terutama hutan. Semua potensi tersebut mempunyai peranan penting bagi pengembangan kepariwisataan, khususnya wisata alam di Kabupaten Blora.

Potensi Obyek wisata alam yang dimiliki Blora, antara lain berupa keanekaragaman hayati, keunikan dan keaslian budaya tradisional, keindahan bentang alam, gejala alam, peninggalan sejarah/budaya yang secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Nyantai bareng di Kunduran Distrik Refresh (KDR) Park eks-TPK di Desa  Kunduran Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora Jawa Tengah alternatif terbaik untuk berlibur di Blora.

Salah satu pengunjung Priyanto warga Ngawen mengatakan bahwa tempat wisata sangat potensi, karena KDR Park tempatnya dekat pemukiman yang sangat dibutuhkan tempat bergembira anak anak. (10/11/2019).

"Anak anak senang dengan adanya wisata bermain, misalnya ATV, dan yang paling digemari anak adalah arena bermain air," kata Priyanto.

Meski fasilitas sudah cukup lengkap, namun hendaknya fasilitas di KDR Park ini perlu di tingkatkan agar lebih meriah untuk  anak anak di sekitar Kunduran, tidak perlu jauh keluar kota, tambah Priyanto.

Sementara itu, Administratur Perhutani KPK Afwandy, melalui Asper BKPH Ngawenombo  Joko Sasmito menjelaskan KDR Park ini akan dikembangkan lagi sehingga bermanfaat bagi masyarakat Kunduran dan sekitarnya.

"KDR Park sudah tersedia tempat tempat nyaman mulai dari rumah pohon, ATV, Selfi deck, tempat bermain anak anak," ucap Asper Joko S.

Imbuh Asper, Keseluruhan potensi obyek wisata alam ini merupakan sumber daya ekonomi yang bernilai tinggi dan sekaligus merupakan media pendidikan dan pelestarian lingkungan di Blora.

"Tiap hari Minggu KDR Park akan membuat even even meriah untuk menarik pengunjung," tegas Joko Sasmito.

Untuk diketahui, Minggu 10 November 2019 KDR Park menyelenggarakan Jalan Sehat Hari Pahlawan 10 November, yang diikuti ratusan peserta, hadiah utama 2 sepeda MTB.

Pengunjung KDR Park asal Kunduran Wawan mengharapkan tempat wisata alam ini perlu ditambah arena bermain, semisal ada tempat outbond untuk mendidik dan melatih anak anak.

"Anak anak juga perlu di tingkatkan tempat outbond anak, untuk latihan mengenal alam," pungkas Wawan. (HR/RED)
Share:

Forkopimda Blora Louncing Wisata Baru, Kebun Duren dan Cemoro Pitu di Tunjungan

Forkopimda Blora Dalam Launching Wahana Wisata Kebun Duren Dukuh Nglawungan dan Cemoro 7
Di Waduk Greneng Kecamatan Tunjungan, Blora
Blora,- Usai bersepeda Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H sekaligus hadiri Launching wahana wisata Kebun Duren Dukuh Nglawungan dan Cemoro 7 Waduk Greneng Kecamatan Tunjungan, Blora, (02/02/2018).
Kapolres, AKBP Saptono mengatakan disela-sela kegiatan saat mengunjungi kebun duren bahwa sangat berpotensi sekali untuk dikembangkan dan di sosialisaikan lewat berbagai media bahwa Blora punya potensi buah duren yang tak kalah dengan kota lain.
Peresmian louncing wahana wisata tersebut diuresmikan Bupati Blora yang diwakili Wakil Bupati Blora H. Arif Rohman. Dengan dihadiri Dandim 0721/Blora, Ketua Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri Blora serta Kepala Dinas Instansi terkait berikut jajarannya.
Tampak keceriaan Kapolres Blora AKBP Saptono bercanda dengan Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Rizadly saat menikmati buah duren yang telah disediakan. “ Rasanya enak, manis dan mluber di mulut,” kata Kapolres sembari tertawa.
Tak hanya menghadiri peresmian, jajaran Forkopimda berikut Kapolres Blora juga dipersilahkan untuk menanam pohon guna penghijauan di sekitar area wisata Cemoro 7 Waduk Greneng.
Bagi penyuka duren dan yang senang berwisata tak perlu jauh-jauh untuk menikmati duren dan wisata alam yang sangat potensial ke luar daerah. “Ya, saat ini Kabupaten Blora telah sedikit-demi sedikit menggali potensi wisata yang banyak digandrungi oleh berbagai kalangan.” Ujar AKBP Saptono.
Usai penandatanganan prasasti, Wakil Bupati Blora H. Arif Rohman, mengatakan selama ini wisata Duren maupun waduk yang menawarkan berbagai wahana permaian seperti Jet Sky maupun Prahu hanya dikenal di Waduk Sarangan Magetan (Jawa Timur). Padahal sekarang pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pariwisata telah berupaya menggali dan memperbaiki fasilitas yang ada di Waduk greneng supatya menarik minat wisatawan.
“Untuk saat ini, pembangunan wahana wisata Waduk Greneng secara bertahap akan segera dikerjakan, mulai dari akses jalan menuju tempat wisata ini, telah saya sampaikan kepada kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk segera dikerjakan dengan anggaran 5, 5 Milyard,”terang Arif Rohman.
Dengan wisata Cemoro 7 dan Kebun Duren, kata Wakil Bupati, wisatawan bisa menikmati keindahan Blora dari sisi yang berbeda. “Sehingga diharapkan dengan launching seperti ini ada wahana baru yang bisa dinikmati wisatawan. Tentunya ujungnya ingin memberdayakan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Sehingga dengan adanya wisata baru itu, Kapolres Blora yang saat itu didampingi Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Rizadly Themba berharap nantinya dapat membuka lapangan pekerjaan yang berdampak pada menurunnya angka pengangguaran dan kriminalitas di wilayah. (adi sanrico)
Share:

Hot News

TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0721/Blora Dimulai, Infrastruktur Desa Jadi Sasaran Utama

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 yang d...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »