JAMAAH AL-KHIDMAH DZIKIR UNTUK HARI JADI BLORA KE-267 AGAR AMAN DAN KONDUSIF

Jamaah Al-Hikmah Dan Warga Blora
Dalam Dzikir Hari Jadi Kota Blora Ke-267
Di Alun2 Kota Blora
Blora,- Alun-alun Blora setiap minggu pagi biasanya digunakan warga untuk berolahraga atau sekedar jalan-jalan menikmati udara pagi, namun hari ini, Minggu (04/12/2016) tampak berbeda. Ribuan warga berpakaian serba putih berduyun-duyun memadati alun-alun Blora, untuk melakukan istightsah, pembacaan manaqib (sejarah) Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani, tahlil, Maulidurrasul dan haul Akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Jadi Kabupaten Blora ke-267.
Pembacaan manaqib Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani dan Maulidurrasul Muhammad SAW menghipnotis ribuan umat yang datang dari berbagai penjuru Blora dan kabupaten sekitar. Gema Sholawat dengan iringan rebana menambah ribuan jamaah turut larut melantunkan puji-pujian mengagungkan kebesaran Nabi Muhammad SAW.
“Syukur Alhamdulillah kita diberikan kesempatan bisa menghadiri pengajian Al-Khidmah Jawa Tengah. Semoga barokah,” ujar Bupati Blora Djoko Nugroho saat menyampaikan sambutan.
Ia berpesan, agar umat Islam selalu mengedepankan kerukunan berbagsa dan bernegara. Umat Islam yang selalu menghargai perbedaan dan menghormati umat lainnya. Dalam perayaan Natal nanti, pihaknya meminta Banser (Barisan Anshor Serbaguna) Nahdlatul Ulama (NU), turut menjaga gereja-gereja selama perayaan Natal.
Bupati Blora Djoko Nugroho Memberikan Sambutan
Dalam Dzikir Hari Jadi Kota Blora Ke-267
Di Alun2 Kota Blora
Dalam kehidupan bermasyarakat, Bupati Djoko Nugroho menyampaikan Hadist Rosulullah SAW, yang artinya Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.  “Jangan dilihat agamanya, jangan dilihat sukunya, jangan dilihat golongannya. InsyaAllah jika kita bisa melakukan itu Surga balasannya,” katanya
Sebagai umat Islam, lanjutnya, hendaknya juga bisa bermanfaat untuk agamanya, jangan sampai malah menjadi beban agamnya. Seperti memberikan infaq, Bupati mencontohkan. Ia juga menyampaikan Hadist lainnya, Cinta tanah air adalah sebagian dari iman. Untuk itu, jamaah Al-Khidmah diminta untuk selalu cinta kepada negaranya. Jangan sampai mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas, tandasnya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blora K. H. Muharror Ali yang juga selaku pimpinan Pondok Pesantren Khozinatul Ulum Blora, menjelaskan, pembacaan istighotsah, tahlil, manaqib, mauliddurrosul SAW sangat penting dibaca umat Islam, untuk membentengi umat Islam dari aliran-aliran radikal. “Apabila dikampung-kampung ada maulid nabi, tahlil, manaqib insyaAllah aman,” katanya.
Untuk itu, lanjutnya, mantan Syuriah NU Kabupaten Blora ini berharap, agar kampung-kampung digalakkan pengajian-pengajian seperti ini, karena berkah bagi dirinya, keluarganya, masyarakat dan lingkungannya.
Sementara itu, panasnya suhu politik di Jakarta menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Pimpinan Pusat Jamaah Al-Khidmah, Joko Suyono, menandaskan bahwa Jamaah Al-Khidmah tidak ada yang ikut demo di Jakarta, baik tanggal 4 November dan 2 Desember.
Ia menjelaskan, bahwa jamaah Al-Khidmah tidak mau terlibat urusan politik, bahkan sebaliknya jamaah Al-Khidmah berkewajiban menjaga ketentraman dimasyarakat. “Seperti dawuh hadratussyaikh Romo Kyai Ahmad Asrori Al-Ishaqi, tugas kita adalah mengumpulkan orang sebanyak-banyaknya untuk diajak berdzikir kepada Allah SAW serta mendoakan orangtua, guru, keluarga, masyarakat, serta bangsa dan negara agar diberikan keselamatan dan keberkahan,” jelasnya.
Kapolres AKBP Surisman Memberikan Sambutan
Dalam Dzikir Hari Jadi Kota Blora Ke-267
Di Alun2 Kota Blora
Kapolres Blora, AKBP Surisman, SIK dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada warga Blora yang turut menjaga situasi Kamtibmas berlangsung aman. Dalam mensikapi adanya demo terkait dugaan penistaan agama oleh salah satu calon Gubernur Jakarta, menurutnya, Kabupaten Blora sangat kondusif. “Terima kasih telah mempercayakan penanganan kasus ini kepada Kepolisian. Saat ini sudah akan mulai pada tahap persidangan, masyarakat saya minta untuk bersabar, jangan mudah terpancing isu-isu yang belum tentu pasti benar. Saya minta masyarakat tetap tenang dan sama-sama menjaga suasana yang kondusif,” harapnya.
Majelis ini juga dihadiri sesepuh Al-Khidmah Jawa Tengah, K. H. Munir Abdullah, Wakil Bupati Blora Arief Rohman, Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Blora, Plt. Sekda Blora, para Camat, Danramil dan Kapolsek Se Kabupaten Blora, Pengurus NU Kabupaten Blora serta Badan Otonomnya yaitu, Banser, Fatayat, Muslimat, IPNU-IPPNU Blora, Forum Kerukunan Antar Umat Beragama dan Himpunan Warga Tiong Hoa Blora.

Jamaah Al-Khidmah didirikan oleh K. H. Ahmad Asrori Al-Ishaqy putra dari K. H. Ustman Al-Ishaqy. Nama Al-Ishaqy dinisbatkan kepada Maulana Ishaq, ayah Sunan Giri, karena Kiai Utsman masih keturunan Sunan Giri. Semasa hidup, Kiai Utsman adalah mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah. Sepeninggal Kiai Utsman tahun 1984, atas penunjukan langsung Kiai Utsman, Kiai Ahmad Asrori meneruskan kedudukan mursyid ayahnya. Konon, ketokohan Kiai Asrori berawal dari sini. (adi sanrico)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

Sejumlah Titik di Ruas Jalan Jepon-Bogorejo Blora Mulai Dibangun

  𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sejumlah titik (enam titik) di ruas jalan Jepon-Karang-Bogorejo, yang merupakan jalan alternatif menuju wilayah J...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »