DURIAN NGLAWUNGAN DIKEMBANGKAN MENJADI KAWASAN WISATA KEBUN BUAH

Wakil Bupati Blora Arief Rohman Sedang Mencicipi Durian Di Dukuh Nglawungan Desa/Kecamatan Tunjungan
Blora,- Kabupaten Blora yang dikenal gersang dan penuh hutan jati ternyata menyimpan potensi buah-buahan yang luar biasa. Setelah Agustus lalu buah jeruk siam dan jeruk pamelo dari Kabupaten Blora memenangi kontes jeruk nasional, kini giliran durian khas Nglawungan sedang naik daun. Dengan citarasa yang khas dan beragam jenis, durian asli Dukuh Nglawungan, Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan memiliki rasa yang top dan mantab. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si saat berkunjung di kebun durian milik Mbah Sumijan bersama beberapa tamu, (03/01/2017). Ia terpikat dengan kelezatan daging durian runtuh dan langsung memakannya di kebun.
Ada beberapa jenis durian yang disajikan, diantaranya durian petruk, durian mrico, durian kendil dan durian kidang. Bentuknya berbeda-beda, rasanya juga beragam dengan kekhasan citarasa masing-masing. Terutama durian petruk, dagingnya tebal sehingga biji durian tipis. “Sudah lama saya ingin kesini. Kemarin dijanjikan Pak Kades Tunjungan kalau awal Januari mulai masak. Kali ini saya datangi, dan benar, rasanya top. Tidak kalah bersaing dengan durian-durian dari kota lainnya,” jelas H.Arief Rohman M.Si, sambil memegangi buah durian Nglawungan.
Menurutnya, potensi durian lokal Kabupaten Blora kedepan harus bisa dikembangkan menjadi wisata kebun unggulan. Apalagi tidak jauh dari lokasi sudah ada kebun buah Klapanan, sehingga bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata kebun buah. Hanya saja, di Dukuh Nglawungan ini pohon duriannya sudah besar-besar dan berumur tua. Sehingga produktifitas buahnya sudah tidak maksimal lagi seperti dahulu. Ia pun berjanji akan
Wakil Bupati Blora Bersama Kades Tunjungan (Kanan)
Dan Warga Dukuh Nglawungan Memanen Aneka Durian
mengajak tim ahli untuk melakukan penelitian agar durian khas Nglawungan bisa dikembang biakkan lebih cepat dan lebih banyak buahnya. “Pohon durian disini kebanyakan sudah besar dan tua, umurnya bisa ratusan tahun. Maka perlu dilakukan pengembang biakan atau peremajaan agar varietasnya tidak punah,” tegasnya.
Wabup meminta Kepada Yasir Kepala Desa (Kades) Tunjungan dan Sumijan pemilik kebun, agar kawasan kebun buah durian dukuh Nglawungan bisa dikelola dengan baik. Iapun berjanji akan membantu mempromosikan kebuh durian ini kepada relasinya yang ada di Jakarta agar mau datang berwisata buah ke Dukuh Nglawungan Desa/Kecamatan Tunjungan  Kabupaten Blora.
Sementara itu, Kades Tunjungan Yasir mengungkapkan bahwa di Dukuh Nglawungan sendiri terdapat kebun durian seluas 20 hektare yang dimiliki oleh warga. Pihak desa setuju jika Nglawungan akan dijadikan sentra kebuh buah durian. Sejak beberapa tahun lalu, ia sudah merintisnya. “Besok Sabtu 07 Januari 2017 akan ada kunjungan wisata buah sejumlah 200 orang dari Jakarta. Rencananya akan kita arahkan ke durian Nglawungan dan kebun buah Klapanan,” jelasnya.
Salah satu pemilik kebun durian Sumijan mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menjual durian miliknya sampai ke pasar. Karena setiap musim durian sudah banyak pembeli yang memboking dan datang langsung ke kebun. Satu buah durian berukuran besa dihargai dihargai cukup murah, hanya Rp 60 ribu saja. “Angger sampun musime, kathah ingkang pesen. Mboten ngantos disade ing pasar, sampun telas dipunduti tiyang,” (Setiap musim, banyak orang pesan durian, tidak pernah jual ke pasar, sudah habis dibeli orang disini-red) pungkas Sumijan. (adi sanrico)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

APTRI Blora Bangkit Sinergi dengan Pemda dan Berperan dalam Program Pergulaan Nasional

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP,M.Si menghadiri acara pelantikan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) ...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »