Aksi Protes Geram, Viralnya Video Anggota DPRD Blora

Aksi Protes Geram Jalan Kaki
BLORA - Viralnya video sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora marah - marah  ketika  diperiksa petugas Dinas Kesehatan di terminal Padangan, Bojonegoro, Jatim, menuai banyak protes dari berbagai kalangan.

Termasuk kaum buruh migran yang merasa dilecehkan oleh omongan oknum anggota DPRD dari partai Hanura H.M. Warsit.

Protes juga dilayangkan oleh sejumlah aktivis Blora yang mengatas namakan Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) yang dipimpin Eko Arifianto.

Geram melakukan aksi jalan kaki dari Alun - Alun Kota Blora menuju gedung DPRD Jalan A. Yani, yang jaraknya kurang lebih 4 kilometer.

Uniknya dalam aksi jalan kaki itu mereka mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, yang terbuat dari jashujan hingga masker safety.

Dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Kenekatan kunker DPRD Blora ke Lombok dan penolakan pemeriksaan oleh Dinkes adalah bukti tidak adanya empati dan pembangkangan hukum terhadap pemerintah Republik Indonesia, pada penanggulangan wabah penyakit menular Covid-19.


"Kami Geram melayangkan surat kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Blora, untuk segera memproses oknum anggota DPRD yang marah marah saat diperiksa," ucap Kotak panggilan akrab Eko Arifianto.

Menurutnya oknum tersebut juga telah menghina kaum buruh migran dengan ucapan kasar, dan merendahkan kaum buruh.

"Saya berharap BK segera bertindak keras terhadap oknum yang telah menghina dan merendahkan kaum buruh migran," imbuh Kotak.

Surat protes keras dari Geram itu diterima langsung, ketua BK Mujoko dari Partai bergambar Kepala Banteng moncong putih dan Ketua DPRD Kabupaten Blora.

"Saya terima surat ini, akan saya rapatkan dulu dengan Badan Musyawarah (Bamus) dan Badan Kehormatan (BK) hasilnya nanti saya beritahu," kata Mujoko

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Blora H.M.  Dasum meminta maaf atas kekasaran oknum anggota DPRD dari partai Hanura yang videonya telah viral di media sosial, media cetak, Online maupun Televisi.

"Saya selaku yang dituakan meminta maaf atas viralnya video itu, dan kami akan menindaklanjuti semua laporan yang masuk," pungkas Mbah Dasum panggilan akrab H.M.Dasum. (Jwn/Red)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

DPRD Blora Terima Kasih kepada Pemilih, Penyelenggara Pemilu 2024, hingga Pemkab, TNI, dan Polri

BLORA — Lewat akun resmi ige Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora yang dikelola oleh Humas Protokol dan Publika...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »