PEMBUKAAN PELATIHAN WIRAUSAHA PRODUKTIF


Pelatihan Di Pondok Pesantren Al Banjari
Kecamatan Tunjungan
Blora,- Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman M.Si membuka Pelatihan Wirausaha Baru Produktif oleh Kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Blora di Pondok Pesantren Al-Banjari Kecamatan Tunjungan. Rabu, (28/09). Acara ini dihadiri oleh Kepala Balai Besar Peningkatan Produktifitas Direktorat Jenderal Pembinaan, Pelatihan dan Produktifitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Sri Utami Indarti, serta Ketua GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Ali.
Pelatihan ini difokuskan pada pelatihan budidaya tanaman buah dan akan diselanggarakan selama 3 hari, yaitu dari tanggal 28 hingga 30 September 2016. Para peserta akan dilatih langsung oleh instruktur dari Balai Besar Peningkatan Produktifitas Direktorat Jenderal Pembinaan, Pelatihan dan Produktifitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Ketua GP Ansor Jawa Tengah, Sholahuddin Ali dalam sambutannya menyampaikan bahwa diharapakan praktek langsung dalam pelatihan ini dapat dikembangkan ke masyarakat maupun komunitas-komunitas yang ada di Kabupaten Blora. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberdayakan kader-kader GP Ansor sehingga menjadi kader yang aktif dalam pembangunan.
Dalam sambutannya, Kepala Balai Besar Peningkatan Produktifitas Direktorat Jenderal Pembinaan, Pelatihan dan Produktifitas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Sri Utami Indarti menyampaikan bahwa saat ini terdapat banyak lahan yang tidak produktif. Apabila lahan tersebut dikelola dengan baik maka dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Kader GP Ansor dapat membudidayakan tanaman buah yang memiliki nilai ekonomi yang menjadi unggulan disetiap daerah. Selain itu juga, dengan pelatihan ini peserta bisa menjadi wirausaha tangguh yang dapat memberikan perubahan bagi Kabupaten Blora.
Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman M.Si menyampaikan bahwa Blora memiliki kontur lahan yang tandus, akan tetapi dengan adanya pengelolaan yang baik akan memberikan keuntungan. Salah satu contohnya adalah kawasan waduk Greneng yang dahulunya sebagai lahan tandus kini telah menjadi sentra buah.

Saat ini Kabupaten Blora tengah berupaya untuk mengembangkan potensi lokal seperti sentra buah dan peternakan yang nantinya dapat membantu perekonomian daerah. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan ini dapat membantu mewujudkan program-program pemerintah untuk memberdayakan masyarakat sesuai dengan potensi daerah setempat.(adi sanrico)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

Top ! Desa Bangowan Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik 2024 di Indonesia

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mulai melakukan penilaian dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (AD...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »