PENGGUNA SEKALIGUS PENGEDAR SABU-SABU BERHASIL DIBEKUK


Penguna Sekaligus Pengedar Sabu-sabu
Blora,- Pekan lalu Satuan Narkoba Polres Blora berhasil menangkap dua pemilik narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 16 paket yang digunakan untuk dirinya sendiri dan juga untuk dijual ke orang lain. Dua pemilik tersebut diantaranya Slamet Haryanto alias Memet warga RT.01 RW.04 Jalan Jenderal Sudirman nomor 163A Kelurahan Bangkle Blora dan Lulus Sugiharto alias Bulus warga RT.04 RW.02 Kelurahan Bangkle Blora.
Kasat Narkoba Polres Blora AKP Abdul Fatah menjelaskan bahwa kedua tersangka berhasil diringkus berawal dari informasi masyarakat, bahwa Jumat (22/01/2016) akan ada transaksi narkoba jenis sabu-sabu di Jalan Cendana Desa Beran Kecamatan Blora.
Mendapat informasi tersebut selanjutnya AKP Abdul Fatah memerintahkan seluruh anggotanya untuk melakukan penggrebegan, dan setelah dilakukan penggrebegan ternyata informasi dari masyarakat tersebut benar adanya. Slamet Hariyanto di tangkap pada pukul 14.20 WIB. dan setelah dilakukan penggeledahan oleh petugas ditemukan barang bukti 1 paket sabu-sabu yang disimpan disaku celananya.
Pengembangan Kasus
Tidak hanya disitu saja akan tetapi pada saat itu juga petugas terus melakukan pengembangan kasus dengan cara mengintrogasi Slamet Haryanto, dan Slamet Haryanto akhirnya mengakui kalau barang tersebut di dapat dari Lulus Sugiharto.
Tidak lama kemudian petugas berhasil menangkap Lulus Sugiharto di salah satu rumah makan, setelah petugas menghubungi Lulus Sugiharto lewat telepon selulernya, dengan nomor yang diberikan Slamet Haryanto dengan cara berpura-pura akan membeli sabu-sabu.
Setelah tertangkap kemudian Lulus Sugiharto digiring pulang kerumahnya diminta untuk menunjukkan dimana menyimpan barang yang lainnya, dan setelah dilakukan penggeledahan dirumahnya petugas Satuan Narkoba menemukan 15 paket sabu-sabu yang disimpan dalam bungkus rokok.
Sementara itu Kapolres Blora AKBP Dwi Indra Maulana berharap satu per satu para penguna maupun penjual narkoba di Kabupaten Blora akan tertangkap dengan bantuan informasi masyarakat. "Dengan demikian mata rantai peredaran narkoba di Kabupaten Blora bisa diputus," tegas Dwi Indra Maulana. (adi sanrico)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

Top ! Desa Bangowan Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik 2024 di Indonesia

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mulai melakukan penilaian dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (AD...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »