Ada Anjing Pelacak, Hingga Wartawan Gakbisa Liput, Debat Publik Pilkada Blora 2020


BLORA - Anjing pelacak K9 juga diterjunkan untuk membantu pengamanan ketat dilakukan petugas gabungan TNI Polri serta Satpol PP Kabupaten Blora saat berlangsungnya debat publik pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Blora di hotel Arra Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (25/11/2020). 


Pengamanan ketat dilakukan petugas di mulai di depan pintu masuk hotel. Sejumlah warga yang tidak berkepentingan dilarang masuk area hotel. Hanya para paslon dan ketua parpol dan tim relawan yang diberi akses untuk masuk hotel. Sebelum masuk ke dalam gedung tempat berlangsungnya debat publik, para calon diminta untuk melakukan cuci tangan dan melewati pengecekan suhu tubuh oleh petugas keamanan  hotel. 


Protokol kesehatan ini juga berlaku untuk seluruh awak media yang akan meliput. Meski begitu, KPU Blora juga melarang media untuk masuk ke dalam gedung. Media hanya diperbolehkan menunggu di loby sambil menyaksikan jalannya debat melalui live streaming salah satu stasiun tv lokal dari Jawa Timur. 


Kabag Ops Polres Blora, Kompol Supriyo mengatakan, Pengamanan jalannya debat ini dibagi menjadi 3 ring. Pengamanan Paslon selama di jalan, pengamanan di lokasi debat serta di luar hotel.


"Pengamanan ketat kita lakukan, untuk  antisipasi gangguan kamtibmas. Kita sudah floting setiap anggota yang ditugaskan di titik-titik yang telah ditentukan,"  ucap Kabag Ops.


Adapun Paslon pertama datang ke lokasi hotel adalah pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 3 yaitu pasangan Umi Kulsum dan Agus Sugianto, (Umat) selanjutnya datang pasangan nomor urut 1 Dwi Astutiningsih dan Riza Yudha (Asri), serta pasangan terakhir yang datang adalah pasangan nomor urut 2 yaitu pasangan Arief Rohman dan Tri Yuli, (Artys).


Sementara itu, ketua KPU Blora, M.Kamdun mengatakan debat akan berlangsung selama 120 menit dimana 30 menit nanti akan digunakan sebagai iklan layanan publik. 


Debat digelar terbatas dengan hanya mengijinkan  Paslon dan ketua tim kampanye dan ketua parpol pendukung yang diijinkan masuk ke lokasi ruangan debat publik Pilkada Blora 2020.


"Untuk peserta memang kita batasi. Hanya paslon dan ketua parpol dan ketua timses. Ditambah komisioner yang kita ijinkan masuk. Untuk media juga kita tidak ijinkan masuk. Nanti bisa menunggu diluar gedung," ucap Kamdun. 


Acara debat dipimpin oleh tiga orang akademisi yakni Prof. Dr. Tri Marhaeni Pudji Astuti dari Unnes (Universitas Negeri Semarang), Prof. Dr. Umar Ma'ruf Unissula (Universitas Sultan Agung), dan Dr. Ir. Doni Muhardiansyah dari STTP (Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti). (ADY/Red)

Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

DPRD Blora Terima Kasih kepada Pemilih, Penyelenggara Pemilu 2024, hingga Pemkab, TNI, dan Polri

BLORA — Lewat akun resmi ige Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora yang dikelola oleh Humas Protokol dan Publika...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »