Terkait 303 Di Blora, Kapolres: Media Dan Polisi Kalaupun Ada Itu Adalah Oknum

Kapolres Blora Usai Serahkan Bansos Di Balaidesa Sambongrejo, Kec.Tunjungan
BLORA - Menanggapi maraknya pemberitaan akun Toto Gelap yang mencatut LSM, Ormas dan Media, Kapolres Blora, Jawa Tengah AKBP Ferry Irawan, SIK. Jumat (26/06/2020) berjanji akan sapu bersih salah satu  penyakit masyarakat "Judi Togel" di Kabupaten Blora.

"Kasus 303 di Blora bukan berarti tidak ada, terbukti kami sudah tangkap dan melakukan pengrebekan, Sudah ada lima kasus yang kita tangani, dengan tersangka sebanyak sembilan orang," jelas  Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan usai serahkan  Bansos di Balaidesa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan (Jumat, 26/06/2020) sore tadi.

Judi togel, sambung  Kapolres, merupakan bagian dari penyakit masyarakat. Menurutnya ada beberapa penyakit masyarakat yang mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Diantaranya, menurut Kapolres ada minuman keras, judi toto gelap (togel), narkoba, dan hal - hal lainnya yang sifatnya bisa mengganggu situasi kamtibmas.

AKBP Ferry Irawan juga menambahkan, situasi sekarang perekonomian sedang tidak bagus, adanya Covid-19, membuat pihaknya dan Pemerintah sekarang sedang fokus menangani pencegahan penyebaran virus corona, agar masyarakat terhindar dari covid-19.

"Kita tidak perlu melakukan kegiatan yang tidak perlu, sehingga adanya niat dari masyarakat atau orang- orang tertentu yang ingin mengambil kesempatan, diberi kesempatan oleh masyarakat, akhirnya berjalan," paparnya.

Menurutnya, Kepolisian sudah berulang kali melakukan penangkapan, penggerebekan.  Namun jika masyarakatnya masih terus menerima hal tersebut, pihaknya akan merasa kesulitan.

"Polres Blora akan berusaha membersihkan, akan terus membersihkan virus - virus yang menjadi penyakit masyarakat yang ada di Kabupaten Blora," tegas Kapolres Blora.

Mengenai ramainya pemberitaan yang mencatut media, Kapolres menegaskan pihaknya yakin media di Blora tidak seperti itu, Kalaupun ada itu adalah oknum, Polisipun kalau ada itu adalah oknum.

"Jangan mendiskriditkan bahwa Polisi melegalkan, TNI melegalkan, bahwasanya barang-barang tersebut merupakan budaya, tapi kita harus menegakan budaya yang tidak baik itu jangan dilaksanakan," pungkasnya (ADY/Red)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

DPRD Blora Terima Kasih kepada Pemilih, Penyelenggara Pemilu 2024, hingga Pemkab, TNI, dan Polri

BLORA — Lewat akun resmi ige Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora yang dikelola oleh Humas Protokol dan Publika...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »