PERSIT KODIM BLORA ZIARAH KE TMP WIRA BHAKTI BLORA

Persit Kodim Blora Ziarah Di TMP Wira Bhakti Blora
Blora,- Dalam rangka memperingati  Hari Ulang Tahun (HUT) Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) ke-71 tahun 2017, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Dim 0721/Blora bersama Persit KCK sejajaran Satdisjan wilayah Blora melaksanakan kegiatan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wira Bhakti Blora yang diikuti sebanyak 150 orang Persit KCK (03/04/2017).
Ketua Persit KCK Cabang XLII Dim 0721/Blora Ny. Yulia Susilo diwakili Ketua Persit Kartika Chandra Kirana ranting 7 Minvet Blora Ny. Dwi Sri Harjanto selaku Pimpinan rombongan menyampaikan, kegiatan ziarah ini bertujuan agar seluruh anggota Persatuan Isteri Prajurit (Persit)  untuk lebih bisa memahami dan menghargai para pendahulu yang telah berjasa mendirikan dan membangun organisasi Persit Kartika Chandra Kirana (KCK). “Persit Kodim Blora bisa melanjutkan perjuangan yang telah dirintisnya, serta terus mendukung tugas suami dalam rangka membangun dan mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, kegiatan ziarah diawali dengan upacara, selaku pimpinan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Dim 0721/Blora Ny. Yulia Susilo diwakili  Ketua Persit Kartika Chandra Kirana ranting 7 Minvet Blora Ny. Dwi Sri Harjanto dilanjutkan tabur bunga di atas makam para pendiri organisasi Kersit KCK dan diikuti seluruh peserta ziarah. (adi sanrico)
Share:

WARUNG KOPI 24 BANGKITKAN MINAT BACA BUKU PEMUDA BLORA

Bakul Kopi Dan Warung Buku Gratis
Blora,- Membaca buku pengetahuan umum dan belajar di warung kopi (warkop) mungkinkah ? hal itu tidak ada yang tidak mungkin ketika ngopi di warung kopi 24 jalan jenderal sudirman timur jembatan Bangkle, sebuah terobosan cerdas yang dilakukan oleh Sersan Agus Supriyono anggota Kodim 0721/Blora, itulah yang terlihat ketika berkunjung ke warung kopi 24. Dengan ditemani suasana tempat asri dan natural rumah serba bambu pengunjung warung kopi sambil membaca buku pengetahuan umum gratis.
Warung yang identik dengan konsep penataan tempo dulu ini, keistimewaan lain dari warung kopi 24 adalah tersedianya berbagai macam buku dari berbagai literasi yang dipinjamkan secara gratis ke pengunjung sembari menikmati kopi, makanan ringan, dan beberapa minuman lainnya.
Dibukanya warung tersebut atas ide kreatifnya seorang anggota Kodim Blora Sersan Agus Supriyono warga Kelurahan Bangkle Kecamatan Blora, menjelaskan bahwa dirinya merasa prihatin terhadap kurangnya minat baca pemuda di Kabupaten Blora, sehingga berinisiatif mendirikan warung kopi 24 yang dilengkapi warung baca buku gratis, “Selain kita bisa ngopi, kita juga bisa menambah pengetahuan umum kita dengan membaca di warung kopi,” ungkap pria yang masih aktif sebagai anggota Kodim Blora. (02/04/2017).
Suasana Warung Kopi 24 Di Jalan Jenderal Sudirman Bangkle Depan Kecamatan Blora  
Awalnya Sersan Agus Supriyono sempat pesimis dengan bisnis warung kopi dengan diselingi buku bacaan, karena memang pembaca di daerah Blora sangat minim tetapi keistimewaan lain dari warung ini adalah tidak hanya free wifi tapi tempatnya strategis dan buka 24 jam nonstop, “Kemarin ada orang dari Luar kota kebingungan mencari warung kopi yang buka 24 jam, sampai muter2 di Blora akhirnya ketemu di warung kopi kami,” jelasnya.
Lanjut Agus, bahwa koleksi buku yang ada diwarung ini pun baru sekira 40 judul buku, mulai dari fiksi, sastra, agama dan lain sebagainya. Hal ini akan menambah pengetahuan pengunjung, khususnya menumbuhkan minat baca pemuda sehingga akan mengubah mainset bahwa ngopi sambil belajar dan membuka pengetahuan umum dengan buku, “Belajar bisa dimanapun dan kapanpun, itu slogan yang saya tempel diwarung kopi ini,” ucap pria berbadan kekar itu yang berharap ada yang bersedia membantu memberikan buku literatur lainnya.

Sementara itu salah satu pengunjung warung kopi 24 Sudarmono mengatakan bahwa ngopi yang nyaman dan asri memang dibutuhkan pemuda jaman sekarang apalagi yang bisa belajar dan juga disediakan berbagai literatur bagi pengunjung warkop, “Ngopi disini enak dan nyaman karena kita juga mendapatkan ilmu dari membaca buku yang disediakan di warung kopi sini,” tutur Sudarmono warga Kelurahan Kunden Blora  yang mengaku sering nongkrong di warkop 24. (adi sanrico)
Share:

KELUARGA PEGAWAI RUMAH SAKIT HARUS SEHAT

Kepala Kejaksaan Negeri Blora Yulitaria SH MH Mengangkat Bendera Start
Blora,- Dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-67 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.R.Soetijono Blora, Minggu 02 April 2017 sekira pukul 07.00 WIB. di halaman RSUD dr.R.Soetijono Blora dilaksanakan jalan sehat keluarga pegawai RSUD menempuh jarak 5 kilometer. Diikuti peserta jalan sehat kurang lebih 300 orang. Hadir dan ikut dalam acara jalan sehat tersebut Bupati Blora Djoko Nugroho dan Wakil Bupati Blora. Kepala Kejaksaan Negri Blora Yulitaria SH,MH., Direktur RSUD dr. Nugroho dan Jajaran pimpinan Rumah Sakit, Setda Blora Ir Bondan Sukarno, Kepala  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gunadi S.Sos., Anggota DPRD Blora Supardi, para dokter, pegawai dan karyawan RSUD Blora.
Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutannya sebelum jalan sehat keluarga antara lain menyebutkan bahwa dengan mengucap puji syukur kepada Alloh SWT, kita semua masih di beri kesehatan dan keselamatan, sehingga kita bisa berkumpul melaksanakan jalan sehat keluarga dalam rangka hari ulang tahun ke-67 RSUD dr.R.Soetijono Blora. “Keluarga besar pegawai RSUD harus sehat, sebelum melayani masyarakat Kabupaten Blora,” jelas Kokok Panggilan akrab Djoko Nugroho.
Bupati Blora Djoko Nugroho Bersama Kajari Dan Wabup Jalan Sehat Bersama HUT Ke-67 RSUD Blora
Lanjut Bupati Blora, bahwa dengan melakukan pelayanan dengan baik, Alhamdullilah RSUD Blora bisa lolos akreditasi. Pada kesempatan ini atas nama Pemerintah Kabupaten Blora Bupati Blora mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-67 dan semoga lolos akreditasi sehingga RSUD Blora kedepan tambah baik dan selalu di cintai oleh warga masyarakat blora, “RSUD Blora selalu meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien dalam kebersamaan kemajuan kesehatan yang baik di Kabupaten Blora,” tegas Bupati Blora.
Setelah sambutan Bupati Blora dilanjutkan pelepasan balon tanda di mulainya jalan sehat oleh bupati blora. Pemberangkatan peserta jalan sehat keluarga dilalukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Blora Yulitaria SH,MH. dengan tanda pengakatan bendera start. “Dengan mengucap Bismilahirrohmanirrohiiim. Jalan sehat keluarga RSUD Blora kita berangkatkan, satu dua tiga...... jalan,” ucap Kajari Blora Yulitaria SH, MH sembari mengangkat bendera start.

Sementara itu, Direktur RSUD dr.R.Soetijono Blora dr. Nugroho menjelaskan bahwa Route jalan sehat kali ini, start dari halaman RSUD Blora,  jalan dr. Soetomo ke timur, lalu jalan Ahmad Yani ke utara sampai dengan pom bensin belok kiri ke jalan GOR Mustika ke barat sampai  jalan gunung wilis  perempatan lurus, sampai perempatan ringin belok kiri, jalan RA Kartini ke selatan belok kiri sampai di jalan dr Soetomo lagi terus ke timur dan finish di halaman RSUD dr.R.Soetijono di lanjutkan sarapan pagi dan penarikan undian berhadiah sepeda, kulkas, mesin cuci, tv berwarna dan hadiah doorprize lainnya, “Terima kasih Pak Bupati beserta ibu dan Pak Wabup bersama-sama kami, berkenan menempuh jalan sehat bersama menyusuri jalan dalam kota blora, yang diikuti para peserta lainnya,” pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

KAPOLRES BLORA AKBP SURISMAN HIMBAU KEWASPADAAN SEKOLAH ANTISIPASI PENCURIAN

Kapolres Blora AKBP Surisman Ketika Memberikan Pengarahan Kepala Sekolah
Blora,- Saat ini, Pihak sekolah harus meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan sekolah atas barang electronic inventaris yang ada di Sekolah masing-masing, karena akhir-akhir ini banyak terjadi pembobolan sekolah pada malam hari yang mengakibatkan beberapa barang seperti computer, LCD dan laptop raib, dibawa tamu tak diundang.
Kapolres Blora, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Surisman S.I.K,M.H. mengimbau kepada seluruh sekolah dari SD sampai SMA agar meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan terkait maraknya kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di beberapa sekolah dalam kurun waktu terakhir ini, “Penjaga sekolah dimalam hari jangan lengah atas lingkungan sekolah yang sedang dijaganya,” tegas AKBP Surisman Minggu (02/03/2017).
Lanjut AKBP Surisman, Kewaspadaan pihak sekolah harus ditingkatkan, agar dapat menekan terjadinya kasus pencurian dengan pemberatan, karena kasus tersebut terjadi akibat kelalaian pihak sekolah yang tidak menyimpang barangnya di tempat yang aman serta kurangnya kamera pengintai (CCTV) dan minimnya penjaga malam terhadap keamanan sekolah untuk menjaga barang berharga yang ada di dalamnya. “Kasus pembobolan sekolah banyak disebabkan akibat kelalaian dari pihak sekolah sendiri. Contohnya banyak sekolah di Kabupaten Blora yang tidak memiliki pengaman seperti teralis di jendela, barang berharga hanya disimpan di dalam almari dan dikunci ala kadarnya, tidak adanya CCTV dan kelengahan penjaga malam sekolah tertidur sehingga memudahkan para pelaku masuk ke dalam sekolah,” ungkap AKBP Surisman.
Maka dari itu Kapolres Blora memerintahkan kepada seluruh anggota Polsek Jajaran khususnya Bhabinkamtibmas agar aktif memberikan himbauan kamtibmas kepada pihak sekolah dan masyarakat di wilayah binaannya masing-masing. Serta untuk personil Polsek agar meningkatkan giat Blue Light Patrol pada jam rawan khusunya pada waktu tengah malam sampai dini hari untuk mengantisipasi tidak kriminal.

AKBP Surisman meminta pihak Kepala Sekolah apabila suatu saat Sekolahnya menjadi korban pencurian harus segera melapor ke kepolisian terdekat, sehingga polisi setempat dapat segera melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti kasus kejahatan yang terjadi tersebut. Untuk menekan kasus pencurian dan tindak kriminal yang lain, tambah AKBP Surisman, diperlukan kerja sama antara kepolisian dengan seluruh instansi terkait dan masyarakat, selain meningkatkan kewaspadaan, pihak sekolah atau masyarakat juga secepatnya melapor ke kepolisian jika menjadi korban tindak kejahatan. “Banyak kejadian kejahatan baru melapor sehari setelah kejadian. Harapan saya semakin cepat dilaporkan, polisi bisa lebih cepat melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku kejahatan tersebut,” pungkas Kapolres Blora AKBP Surisman, S.I.K,M.H. (adi sanrico)
Share:

WARGA DESA ROWOBUNGKUL DAN GEDEBEG IURAN BANGUN JEMBATAN TANPA APBD


Ketua Partai Golkar Blora Siswanto SPd Bersama Warga Di Sekitar Jembatan
Blora,- Selama 25 tahun Harapan warga Dua Desa di Kecamatan Ngawen yaitu Desa Rowobungkul dan Desa Gedebeg untuk melakukan aktifitas sehari-hari dan keperluan lain harus berputar menempuh sepanjang 6 kilometer karena sudah lama tidak memiliki jembatan sendiri. Namun harapan untuk meminimkan jarak tempuh sepanjang itu menjadi 400 meter segera terwujud, karena jembatan tersebut mulai dibangun. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Partai Golkar Kabupaten Blora Siswanto, S.Pd. (01/04/2017).
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora Siswanto, S.Pd. menjelaskan bahwa dengan cara menggerakkan Kepala Desa dan warga di empat desa Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora pada bulan Februari yang lalu. Hasilnya, sebanyak 28 truk batu dan grosok terkumpul, juga warga bergiliran kerja bakti selama 7 hari. Menurut Pantaunnya di lapangan, material pasir, kayu, semen, batu, besi sudah berada di lokasi pembangunan jembatan. “Ini saya gerakkan warga bangun jembatan gratis APBD alias tanpa APBD,” ucap Pria yang juga mantan aktivis di Kabupaten Blora dan Semarang ini.
Lanjut Siswanto, saya justru salut pada warga dua Desa yang mau iuran dan kerja bakti yang direncanakan selama 21 hari. Kebetulan rumah saya ini kan perbatasan hutan Ngawen dengan Randublatung dan Kunduran selatan, Selain itu, Siswanto juga telah sukses menyelesaikan proyek Jeglongan sewu atau jalan berlubang 500 meter dengan metode gotong royong. “Di bekas jembatan dan sekitar situ tempat saya saat SD dan SMP menyabit rumput dan menggembala sapi mas. Makanya saya inisiasi, agar warga bergotong royong,” ujarnya Sambil mengingat masa kecil dan bersyukur.
Sementara itu, disela-sela pembicaraannya Ketua Karang Taruna Dukuh Kepitu Desa Gedebeg Yoto menyampaikan bahwa apa yang saat ini dilakukan warga tidak pernah terpikirkan sebelumnya. “Ini seperti mimpi. Anak-anak Desa kami naik sepeda 12 kilometer pulang pergi untuk sekolah. Ibu-ibu berjalan kaki 12 kilometer pulang pergi untuk ke pasar, kami bersyukur, pembangunan jembatan ini dimulai,” tutur Yoto.
Pada kesempatan itu pula, Kamituwo Kepitu Panijan menjelaskan bahwa pihaknya telah menghitung keperluan pembangunan jembatan tersebut di perkirakan menelan biaya lebih dari 30juta rupiah dengan Ukuran panjangnya 16 meter, lebar 2 meter, “Iuran warga sebesar 50ribu sampai 100ribu per rumah. Sedangkan tenaga kerja gotong royong setiap hari, diperkirakan selama 3 minggu jembatan ini akan selesai,” katanya.
Saat ditanya apakah tidak ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Blora maupun Pemerintah Desa setempat, dia menyatakan memang tidak dianggarkan. “Kami berterima kasih kepada Mas Siswanto, tokoh muda yang menginisiasi, mengaspirasi dan membantu penuh dimulainya pembangunan jembatan,” paparnya.

Lebih lanjut Panijan menyatakan bahwa Ketua Partai Golkar Blora Siswanto akan menanggung semua kekurangan biaya asal warga ikhlas iuran dan mau gotong royong, “Mas Sis komitmen membangun sampai jadi. Harus jadi. Syaratnya warga iuran dan tenaga kerja gotong royong. Berapapun kurangnya Mas Sis siap,” Pungkas Punijan saat ditemui di lokasi pembangunan jembatan. (adi sanrico)
Share:

BARISAN NU BLORA PERANG MELAWAN BERITA HOAX

Warga NU Selenggarakan Diklat Jurnalistik Di GSNU Blora
Blora,- Bertempat di Gedung Serbaguna (GS) NU Blora 31 Maret hingga 02 April 2017, Lembaga kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul ‘Ulama (NU) Blora menyelenggarakan Diklat Jurnalistik. Agenda ini berlangsung selama tiga hari. Diklat ini rencana selesai pada Senin (03/04/2017)  pagi. Selain untuk mencetak insan-insan pers Nahdliyyin yang berkualitas, agenda ini juga bertujuan melawan pemberitaan tidak berimbang yang mulai bermunculan. Materi yang ditekankan adalah untuk menangkal dan melawan berita-berita bohong (Hoax) yang selama ini masih beredar di dunia maya. Barisan NU bertekat menghilangkan Hoax dari muka bumi Indonesia.
Ketua Lakpesdam NU Blora Moesafa menjelaskan bahwa maraknya pemberitaan yang tidak berimbang menjadi perhatian khusus lembaga think tank NU ini. Kemampuan menganalisa wacana yang berkembang di berbagai media menjadi fokus dalam diklat tiga hari ini. Dengan agenda ini, kita ingin meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Nahdliyyin Blora, utamanya dalam bidang jurnalistik dan pengelolaan media informasi. “Kita segera akan mendistribusikan lulusan diklat ini ke dalam tim redaksi website NU Blora yang sudah ada.” ungkap Moesafa, yang pernah menjadi ketua Gerakan Pemuda Anshor Blora.
Diklat dibuka sore hari usai sholat Jum’at. Hadir dalam acara pembukaan tersebut Ketua NU Blora Aunurrofiq, dan Rois Syuriah NU Blora KH. Ma’sum Fathoni. Dalam diklat tersebut Lakpesdam NU Blora mendatangkan beberapa pakar, diataranya pakar media dari NU Online Muhammad Ichwan hadir sebagai pemateri dalam diklat tersebut. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dari Redaktur Media Duta Islam Abdullah Badri dan Mantan wartawan Cakra TV Tomy Setyawan. “Peserta diklat akan mendapatkan pengetahuan baru tentang analisa wacana dan media. Ini untuk melawan pemberitaan yang tidak berimbang dan sarat fitnah. Setelah ini, kita juga akan membentuk jejaring netizen di semua kecamatan se-Kabupaten Blora,”  tegas Ketua Lakpesdam NU Blora.

Lanjut Moesafa, bahwa diklat Jurnalistik Lakpesdam NU Blora ini diikuti oleh peserta dari utusan MWC (Majelis Wakil Cabang)  NU se- Blora, utusan banom (badan otonom) NU dan utusan Pondok Pesantren di Blora sekitar 35 orang warga NU berkualitas yang akan ikut membidani bangkitnya website NU Blora setelah lulus diklat jurnalistik kali ini, “Menjadi Awal Warga Nahdlatul ‘Ulama bersama masyarakat agar cermat dan cerdas dalam menghadapi informasi hoax,” pungkas Moesafa. (adi sanrico)
Share:

TERHARU LIHAT JALAN RUSAK BERAT POLISI BERSAMA WARGA PERBAIKI JALAN

Bhabinkamtibmas Desa Sukorejo Ikut Memperbaiki Jalan Rusak Berlobang
Blora,- Bhabinkamtibmas Desa Sukorejo Polsek Tunjungan Polres Blora Aiptu Sistiyono bersama warga Desa Sukorejo melaksanakan gotong royong kerja bakti perbaikan jalan yang rusak sudah banyak lubang di jalan, bahkan nyaris tidak bisa dilewati, jalan yang menghubungkan antar desa, yakni dari Desa Karangrejo dengan Desa Sukorejo Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jumat (31/03/17). Jalan yang rusak dan berlubang ini memang sangat mengganggu kelancaran transportasi dan aktivitas warga, bahkan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas pada saat turun  hujan, sehingga berakibat jalan menjadi licin. Kondisi jalan yang rusak ini memang luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Blora. Bhabinkamtibmas bersama tokoh masyarakat Karena kesadaran sendiri dan berhasil menggalang biaya secara swadaya dari masyarakat Desa Sukorejo, mereka berinisiatif melakukan penggurukan jalan menggunakan tanah grosok.
Bhabinkamtibmas Desa Sukorejo Aiptu Sustiyono sebagai aparat polisi tidak hanya berdiam diri melihat warganya kerja bakti gotong royong memperbaiki jalan rusak. Pada saat pelaksanaan pengurukan, dirinya tanpa malu dan gengsi turut membantu warganya, bukan sekedar pencitraan semata hal ini dilakukan dari ketulusan hati untuk beribadah dan mengabdi kepada masyarakat, selain itu menurut Aiptu Sustiyono kegiatan ini juga untuk sarana mendekatkan diri kepada masyarakat agar polisi bisa dikenal lebih baik di mata masyarakat khususnya di daerah Desa Sukorejo Kecamatan Tunjungan. “Kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan Polri dengan masyarakat di pedesaan dimana anggota Bhabinkamtibmas selain sebagai pembina Kamtibmas di desa juga dapat merangkul kekompakan warga dalam ikut andil pro-aktif kerja bakti gotong royong di lingkungannya, untu membenahi fasilitas umum yang ada di desa,”  tutur Aiptu Sustiyono.
Sementara itu, Kapolsek Tunjungan AKP Supriyo, S.H saat dikonfirmasi mengatakan bahwa diberbagai kesempatan personel kami selalu terlibat di kegiatan masyarakat. Ini sudah merupakan salah satu tugas Bhabinkamtibmas yang peduli dengan warga desa binaannya. “Diharapkan dengan turunnya anggota bhabinkamtibmas pada setiap kegiatan di desa binaannya dapat meminimalisir aksi kejahatan terutama curat, curas dan curankor (C3). Selain itu juga dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya Harkamtibmas.

Lanjut Kapolsek, Dengan kegiatan ini Bhabinkamtibmas bersama warga Desa Sukorejo berharap keikutsertaan bersama warga, akan terus berlanjut hingga partisipasinya dalam memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif, sehingga peran petugas dalam hal ini Polri sebagai pendorong dan membangun keikutsertaan masyarakat terhadap Kamtibmas sesuai Program Kapolri akan terlaksana dengan baik. “Kami mengharap kepedulian pemerintah kabupaten agar memperhatikan kondisi jalan yang rusak di daerah pedesaan supaya segera di perbaiki,” ” Pungkas  Kapolsek Tunjungan. (adi sanrico)
Share:

Kesiapan Pelaksanaan USBN dan UNBK di Kabupaten Blora

Bupati Blora Djoko Nugroho Memberikan Pembinaan dan Pemantapan Pelaksanaan UNBK Di Kab.Blora
Blora,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Dinas Pendidikan menyelenggarakan Pembinaan dan Pemantapan Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandart Nasional (USBN) untuk SD dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMP/MTs sederajat. Pembinaan dipimpin langsung oleh Bupati Blora Djoko Nugroho, di pendopo rumah dinas, Senin (27/3).
Bupati menyoroti tentang persiapan USBN SD dan UNBK SMP sederajat. Diantaranya, penggandaan soal ujian SD yang dulu dilakukan oleh pemerintah provinsi, tapi pada tahun ini secara mendadak diserahkan kepada Kabupaten. Sehingga perlu disikapi, mengingat anggaran yang dibutuhkan tidak tercover dalam APBD 2017. “Dadakan, soal penggandaan naskah ujian kini diserahkan pada Kabupaten. Padahal tidak ada anggaran dalam APBD untuk itu. Maka saya sarankan untuk penggandaan naskah soal ujian bisa menggunakan dana BOS. Saya rasa ini tidak menyalahi aturan. Sedangkan untuk tahun depan akan kita anggarkan dalam APBD,” kata Bupati dan disetujui oleh forum.
Sedangkan untuk persiapan UNBK SMP/MTs sederajat, Bupati meminta kepastian kepada seluruh Kepala Sekolah agar bisa melaksanakannya dengan baik dan lancar. Jika ada kendala, ia meminta agar Kepala Sekolah bisa berembug dengan Komite dan Dinas Pendidikan. Contohnya ketika menghadapi kendala ketersediaan peralatan komputer.
Acara diikuti seluruh Kepala UPTD TK/SD, Kepala SMP Negeri dan Swasta se Kabupaten Blora, Komite dan LSM. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Blora, perwakilan Polres Blora, Kepala Disdik Blora, Anggota Komisi D DPRD Blora dan Dewan Pendidikan. “Kami berkomitmen bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Pihak sekolah kerjasama dengan Komite mengusahakan peralatan komputer untuk UNBK anak-anak yang akan dilaksanakan 2 Mei mendatang. Siswa kelas IX kami ada 148 orang, dan saat ini sudah ada 50 unit komputer. Sesuai standart, setiap sekolah bisa melaksanakan UNBK secara mandiri ketika memiliki peralatan komputer minimal sepertiga dari jumlah seluruh siswa. Sehingga kami sudah bisa melaksanakan sendiri,” kata Sri Nugraheni, Kepala SMPN 2 Jiken.
Sementara itu untuk SMP 1 Kristen Blora, berdasarkan keterangan dari Kepala Sekolah, Kustiyah, mengemukakan, pihaknya terpaksa melaksanakan UNBK dengan menumpang di SMK Kristen. Hal itu dikarenakan pihak sekolah tidak mempunyai peralatan komputer yang memadai, sehingga memutuskan untuk menggunakan komputer SMK Kristen.
Menyikapi hal tersebut, Bupati langsung memerintahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) untuk mendata kebutuhan komputer seluruh SMP/MTs sederajat dalam pelaksanaan UNBK. “Tolong Pak Wardoyo Kadisdik untuk mendata ketersediaan kompuer di seluruh SMP. Sementara jika masih ada yang menumpang UNBK di sekolah lain tidak apa-apa. Tahun depan kita berikan bantuan komputer agar tidak numpang lagi. Berikan bantuan sesuai kebutuhannya, bukan berdasarkan keinginannya,” tegas Bupati.
Ia mengapresiasi beberapa sekolah yang telah berusaha mengadakan pengadaan komputer bersama dengan Komite Sekolah. Seperti SMP Negeri 2 Jiken yang letaknya di Desa Bleboh ternyata bisa melaksanakan UNBK secara mandiri karena telah mempunyai peralatan komputer dari sekolah dan hasil sumbangan komite.
Tidak hanya ketersediaan komputer saja, Bupati juga meminta sekolah bisa mengusahakan adanya genset untuk mewaspadai jika sewaktu-waktu listrik padam ketika dilangsungkan UNBK. Hal tersebut bisa mengganggu konsentrasi anak-anak. “Sekolah harus menyediakan genset. Nanti saya juga ingin rapat dengan PLN dan Telkom agar saat UNBK tidak ada listrik padam serta jaringan internet yang lelet,” lanjut Bupati.
Setelah memastikan seluruh sekolah berkomitmen dapat menyukseskan UNBK 2017, acara dilanjutkan dengan sosialisasi Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Utamanya pasal yang mengatur tentang perbedaan pungutan dan sumbangan untuk sekolah.
Bupati Djoko Nugroho menegaskan untuk sekolah swasta diperbolehkan menarik pungutan, sedangkan untuk sekolah negeri tidak diperbolehkan menarik pungutan dari orang tua yang tergabung dalam komite. “Sekolah negeri hanya diperbolehkan menerima sumbangan, bukan menarik pungutan,” ucap Bupati.
Agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa mengarah ke ranah hukum, Kepala Kejaksaan Negeri Blora Yuliarti langsung ikut angkat bicara dalam forum tersebut. Menurutnya seluruh Kepala Sekolah dan Komite harus bisa memahami dan membedakan antara pungutan dan sumbangan.
Menurutnya pungutan itu sifatnya memaksa dan besarannya telah ditentukan. Sedangkan untuk sumbangan sifatnya sukarela dan tidak menentukan besaran yang diminta. Ia pun memberikan contoh untuk pengadaan komputer UNBK. “Disaat sekolah tidak mampu memenuhi komputer untuk UNBK, maka sekolah diperbolehkan mengumpulkan orang tua untuk mengeluh dan meminta tolong. Bilang saja Bapak, Ibu kami mengalami kekurangan komputer untuk UNBK, apakah ada yang bersedia memberikan bantuan?. Hal itu diperbolehkan. Namun jika menggunakan kalimat Sekolah kekurangan komputer, kami minta bantuan kepada orang tua untuk membelikan komputer, ini berarti pungutan dan tidak diperbolehkan. Dilihat konteks kalimatnya, intinya pada komunikasi,” ucap Yuliarti.

Ia mempersilahkan kepada seluruh sekolah untuk menjalin MoU dengan Kejaksaan Negeri guna memperoleh bantuan hukum atau pendampingan, agar tidak salah melangkah dalam mengambil kebijakan. Sehingga potensi pelanggaran hukum bisa diminimalisir. (adi sanrico)
Share:

TMMD SENGKUYUNG TAHAP I TAHUN 2017 AKAN BERLANGSUNG DI JEGONG JATI

Sosialisasi TMMD Sengkuyung Tahap I Di Desa Jegong Kecamatan Jati

Blora,- Sosialisasi yang berlangsung di Balai Desa Jegong Kecamatan Jati Kabupaten Blora, Jumat (31/03/2017) merupakan bagian dari awal kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun 2017 rencana akan dibuka 05 April 2017. Kegiatan sosialisasi itu bermaksud memberikan suatu gambaran kepada masyarakat Desa Jegong, agar dalam pelaksanaan nantinya tidak ada hambatan maupun kendala sehingga lancar sesuai harapan serta selesai tepat pada waktunya. Pasiter Kodim Blora Kapten Inf Surana menjelaskan bahwa dalam kegiatan Fisik antara lain Jalan Makadam Panjang 1.300 Meter  X Lebar 2,5 Meter, Talud Panjang  200 Meter X Lebar 1 Meter, Plat Beton Panjang 3,5 Meter X Tinggi 1 Meter X Lebar 1 Meter sebanyak 5 unit, Drainase MD 60 Panjang 150 Meter. “Ada dua kegiatan dalam TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2017, yakni kegiatan Fisik dan Non Fisik,” ungkap Pasiter Kapten Inf Surana.
Lanjutnya, kegiatan Non Fisik akan diisi berbagai kegiatan penyuluhan dari instansi terkait sesuai jadwal dari Kodim 0721/Blora. Rencananya dari dinas kesehatan dan kantor kementerian agama. “Kegiatan ini untuk menciptakan kemanunggalan tentara dengan rakyat, terutama kesadaran masyarakat untuk bergotong-royong,” jelas Pasiter Kodim Blora.
Sementara itu, Kades Jegong Priyanto mengucapkan terimaksih kepada Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo bahwa Proyek TMMD tahun ini dialokasikan di desa kami, “ Warga masyarakat antusias dan mendukung sampai kegiatan TMMD selesai dan berhasil,” jelas Kades Jegong.

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Camat Jati Bawa Dwi Raharjo, Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Surana, Danramil 11/Jati Kapten Inf Suwarno, Kapolsek Jati AKP Sugito, Kepala BPMPKB Blora di wakili Suyono, Kasi Perencanaan Gambar RAB DPUK Blora Sutono, ST, MM, Bappeda Blora Bambang S, Kades Jegong Priyanto, Tokoh agama, Tokoh adat serta masyarakat. (adi sanrico)
Share:

Hot News

Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Seorang Petani di Bogorejo MD Terkena Pisau Gerinda

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Peristiwa tragis menimpa S (69), seorang petani asal Desa Karang, Kecamatan Bogorejo, Kabup...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »