Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Seorang Petani di Bogorejo MD Terkena Pisau Gerinda


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Peristiwa tragis menimpa S (69), seorang petani asal Desa Karang, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora Jawa Tengah. S  ditemukan meninggal dunia didalam rumah anaknya akibat mengalami luka parah setelah terkena mata pisau yang dipasang pada mesin gerinda, Selasa 14 April 2026.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis, korban diduga kuat mengalami kecelakaan kerja saat sedang mengoperasikan mesin gerinda.

"Korban terkena mata pisau buatannya sendiri sepanjang 14 cm yang dipasang pada mesin gerinda. Saat mesin dihidupkan, mata pisau tersebut menyangkut pada jaring paranet yang berada didekatnya hingga patah dan terpental mengenai kaki korban," terang AKP Midiyono.

Lebih lanjut, Kasihumas Polres Blora menjelaskan bahwa insiden ini pertama kali diketahui oleh anak korban, AZ (39), sekira pukul 11.00 WIB, saat itu, saksi mencari keberadaan ayahnya di rumah sang kakak, Marpuah, yang kebetulan sedang kosong namun sering digunakan korban untuk melakukan aktivitas pertukangan.

"Saat memasuki rumah tersebut, saksi mendapati korban sudah dalam posisi telentang bersimbah darah," jelas Kasihumas Polres Blora.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Kasihumas Polres Blora, korban mengalami luka terbuka yang cukup dalam pada paha kaki kiri dan pergelangan kaki kanan hingga mengakibatkan patah tulang. Berdasarkan pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Bogorejo, penyebab utama kematian korban adalah kehabisan darah akibat putusnya pembuluh darah arteri dibagian paha.

"Pihak medis menyatakan terdapat luka terbuka pada paha kiri dengan kedalaman mencapai tulang yang memicu pendarahan aktif. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian," imbuh Kasihumas Polres Blora.

Masih kata Kasihumas Polres Blora,
di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa mesin gerinda, dua buah mata pisau modifikasi, jaring paranet, serta peralatan pertukangan lainnya.

"Pihak keluarga menyebutkan bahwa korban memang memiliki kebiasaan memodifikasi sendiri alat-alat pertukangan untuk kegiatannya sehari-hari," ungkap Kasihumas Polres Blora.

Kepolisian Resor Blora mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan alat pertukangan, terutama alat yang telah dimodifikasi secara mandiri karena memiliki risiko keamanan yang tinggi.

"Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman," ucap Kasihumas Polres Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Seorang Petani di Bogorejo MD Terkena Pisau Gerinda

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Peristiwa tragis menimpa S (69), seorang petani asal Desa Karang, Kecamatan Bogorejo, Kabup...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »