Halalbihalal 'Paguyuban Keluarga Ngayogyakarta' di Blora: Targetkan Tali Silaturahmi Tidak Putus


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Ratusan warga Blora asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang kini menetap di Kabupaten Blora berkumpul dalam acara Halal Bihalal 'Paguyuban Keluarga Ngayogyakarta', di aula wisata Noyo Gimbal, Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Sabtu 11 April 2026.

Acara ini menjadi momentum penting bagi para perantau asal DIY untuk melepas rindu sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan di tanah kelahiran kedua mereka, yakni Kabupaten Blora.

Ketua Panitia Pelaksana Halal Bihalal 'Paguyuban Keluarga Ngayogyakarta',  Gundala Winjasena menyampaikan bahwa kehadiran warga Yogyakarta di Blora ternyata sangat signifikan. Mereka berasal dari lima kabupaten/kota di DIY, yakni Kulon Progo, Gunungkidul, Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul.

"Tujuan utama kami adalah supaya silaturahmi ini terus berjalan dan tidak putus. Ternyata warga Yogyakarta yang ada di Blora ini jumlahnya sangat banyak dan tersebar di berbagai wilayah," ujar Gundala Winjasena.

Salah satu fakta unik, lanjut Gundala Winjasena, yang terungkap dalam pertemuan tersebut adalah keberadaan warga asal Gunungkidul yang melakukan migrasi besar-besaran di masa lalu.

"Bahkan dulu ada yang migrasi ke Blora satu kampung dari Gunungkidul dan sekarang semuanya berdomisili di Desa Plantungan, Blora," ungkap Gundala Winjasena.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi warga keturunan asal Yogyakarta terhadap pembangunan di Kabupaten Blora.

Bupati Blora bersikap terbuka mengenai tantangan pembangunan, terutama terkait infrastruktur jalan yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

"Kami memohon maaf kalau selama ini dalam pembangunan infrastruktur jalan masih banyak yang belum selesai. Kami terus berupaya, dan berterima kasih pula atas bantuan dari pemerintah pusat yang sangat membantu kami di daerah," ucap Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora menekankan bahwa pemerintah daerah masih memiliki banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan. Ia berharap warga paguyuban dapat mengambil peran aktif sesuai dengan profesi masing-masing.

Tak hanya itu, Bupati Blora juga mengapresiasi kontribusi yang telah ikut andil warga Yogyakarta di berbagai sektor profesi yang telah membantu dalam kemajuan Blora.

Kerjasama antara Yogyakarta dan Blora selama ini sudah berjalan sangat luar biasa. kehadiran masyarakat Jogja di Blora dapat terus bersinergi dalam pembangunan daerah, imbuh Bupati Blora.

"Diprofesi apa pun, sumbangsih Bapak dan Ibu semua tentu telah membantu Blora. Kami ingin kehadiran masyarakat Yogyakarta ini bisa terus berjalan beriringan dengan pemerintah untuk membangun daerah yang kita cintai ini," tandas Bupati Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Babinsa Monitoring Pembangunan Gerai KDKMP di Blora, Perkuat Ekonomi Warga Desa


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Dukungan TNI terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali ditunjukkan melalui pendampingan pembangunan Gerai KDKMP di Desa Getas, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Selasa (14/4/2026).

Babinsa Koramil 10/Kradenan Kodim 0721/Blora, Serda Didik Iswanto, turun langsung ke lokasi guna memastikan proses pembangunan berjalan lancar, tertib, dan sesuai perencanaan.

Kehadiran Babinsa tidak hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Didik berkoordinasi dengan perangkat desa, pengelola KDKMP, serta masyarakat setempat. Kehadirannya dinilai mampu meningkatkan rasa aman sekaligus mendorong partisipasi warga dalam pembangunan fasilitas ekonomi tersebut.

“Gerai KDKMP ini diharapkan menjadi wadah pengembangan usaha masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan warga,” ujar Didik.

Pembangunan Gerai KDKMP ini diharapkan dapat rampung tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. (Pendim/Redaksi)
Share:

Progres Jembatan Garuda di Blora, TNI dan Warga Mulai Gali Pondasi


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Kodim 0721/Blora terus menunjukkan progres. Memasuki tahap lanjutan, TNI bersama warga mulai melakukan penggalian pondasi di Dukuh Gabeng, Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan personel TNI dari Kodim 0721/Blora yang bekerja sama dengan masyarakat setempat. Penggalian pondasi menjadi salah satu tahap penting dalam pembangunan jembatan yang akan melintasi Sungai Gabeng.

Danramil 15/Japah, Kapten Czi Didik Pujiono, mengatakan pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di wilayah.

“Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian dan pendidikan warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan.

“Gotong royong antara TNI dan warga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap pembangunan ini bisa selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Didik.

Sementara itu, salah satu warga Desa Pengkolrejo, Suyanto (45), menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Menurut dia, selama ini akses menuju lahan pertanian dan wilayah seberang sungai cukup sulit dilalui.

“Kalau musim hujan, kami harus memutar jauh. Dengan adanya jembatan ini, kami sangat terbantu, terutama untuk membawa hasil panen,” ujarnya.

Jembatan Garuda dirancang sebagai penghubung antar wilayah yang selama ini sulit diakses, terutama untuk mendukung aktivitas pertanian, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari warga.

Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilitas warga serta mempermudah distribusi hasil pertanian. Selain itu, akses yang lebih baik diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat desa.

Dengan dukungan berbagai pihak, pembangunan Jembatan Garuda ditargetkan selesai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat. (Pendim/Redaksi)


Share:

Babinsa Koramil 08/Kedungtuban Monitoring Pembangunan Gedung KDKMP di Sogo


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
Dalam rangka mendukung kelancaran program pembangunan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 08/Kedungtuban, Sertu Ngadimin, melaksanakan kegiatan monitoring wilayah sekaligus pemantauan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Senin 13 April 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab aparat kewilayahan dalam memastikan setiap program pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa melakukan pemantauan secara langsung terhadap progres pembangunan KDKMP guna mengantisipasi adanya kendala maupun potensi penyimpangan yang dapat menghambat jalannya kegiatan.

Selain itu, Sertu Ngadimin juga melaksanakan koordinasi dengan pihak terkait serta masyarakat setempat untuk mendukung kelancaran dan ketertiban proses pembangunan.

Dari hasil monitoring yang dilakukan, secara umum kegiatan pembangunan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Melalui pengawasan yang berkesinambungan, diharapkan pembangunan KDKMP di Desa Sogo dapat diselesaikan tepat waktu serta memberikan manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Pendim/Redaksi)



Share:

Jembatan Garuda Jadi Harapan Baru Akses Warga Nglebur Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus menunjukkan progres positif. Semangat kebersamaan tampak kuat dalam kegiatan kerja bakti yang digelar warga pada Senin 13 April 2026.

Sejak pagi, warga datang ke lokasi untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Nglebur tersebut. Kehadiran jembatan ini menjadi harapan besar masyarakat karena akan menghubungkan Desa Nglebur dengan Desa Janjang.

Selain sebagai akses penghubung antar wilayah, jembatan ini juga diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, terutama dalam mendukung kegiatan pertanian serta akses menuju layanan pendidikan dan kesehatan.

Partisipasi aktif masyarakat terlihat dari keterlibatan mereka dalam berbagai pekerjaan di lapangan. Warga bahu-membahu menyumbangkan tenaga demi mempercepat proses pembangunan.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan mencerminkan tingginya kepedulian warga terhadap kemajuan desanya. Tanpa mengenal lelah, mereka bekerja dengan penuh keikhlasan demi terwujudnya infrastruktur yang akan membawa manfaat jangka panjang.

Babinsa Desa Nglebur, Sertu Joko Maskumambang, turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi juga memberikan motivasi kepada warga agar terus menjaga kekompakan.

“Antusiasme masyarakat hari ini sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa pembangunan jembatan ini benar-benar menjadi harapan bersama. Dengan kebersamaan seperti ini, pekerjaan akan terasa lebih ringan dan cepat selesai,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pihaknya pun berkomitmen untuk terus mendampingi hingga pembangunan selesai.

Warga berharap Jembatan Gantung Garuda dapat segera rampung sehingga bisa dimanfaatkan untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan jembatan ini diyakini akan berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Kehadirannya diharapkan menjadi simbol kemajuan sekaligus wujud nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah. (Pendim/Redaksi)

Share:

Rangkul Gen Z Lewat Turnamen E-Sports, Kapolres Blora Cup 2026 Sukses Digelar


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Polres Blora menggelar turnamen E-Sports Free Fire memperebutkan Piala Kapolres Blora Cup 2026 di Auditorium Iwan Ibrahim, Sabtu 11 April 2026.

Ajang bergengsi yang diikuti oleh sekitar 350 peserta dari 72 tim ini menjadi wadah positif bagi generasi muda di Kabupaten Blora untuk menyalurkan bakat di bidang teknologi dan ketangkasan digital.

Bupati Blora, Arief Rohman hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polres Blora.

Menurut Bupati Blora, langkah ini merupakan program inovatif untuk menumbuhkan potensi anak muda dalam hal positif serta membangun sportivitas sejak dini.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres Blora yang telah mengadakan event ini. Pelaksanaan E-Sports Free Fire merupakan cabang olahraga resmi di Indonesia. Semoga melalui kegiatan ini dapat melahirkan bibit-bibit juara dari Blora, baik di tingkat regional maupun nasional," ujar Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang bermain game, melainkan strategi Kepolisian untuk merangkul dan membangun komunikasi dengan masyarakat, khususnya Generasi Z.

"Kegiatan ini merupakan wadah dari Kepolisian untuk merangkul dan membangun komunikasi dengan masyarakat, khususnya anak-anak Gen Z, guna bersama-sama menjaga Harkamtibmas. Kami membuka ruang komunikasi aktif agar mereka turut andil membangun Harkamtibmas di kab.Blora tercinta ini," ungkap AKBP Wawan Andi Susanto.

Kapolres Blora mengatakan bahwa melalui kompetisi ini, para peserta diharapkan mampu melatih kreativitas, ketangkasan, serta

"Melatih disiplin mental yang kuat dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kekompakan tim," kata Kapolres Blora.

Untuk diketahui, setelah melalui persaingan yang ketat sejak pagi hari, SMA N 1 Cepu akhirnya keluar sebagai Juara I dan berhak membawa pulang piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan sebesar Rp 3.000.000.

Posisi kedua diraih oleh tim MUDA X BURIRAM dari SMK Muhammadiyah 2 Cepu, disusul oleh SMK Migas Cepu di tempat ketiga.

Beberapa sekolah lain juga mencatatkan prestasi, di antaranya SMA N 2 Blora di posisi keempat, SMA N Jepon (SMANJEP HIGH) posisi kelima, SMK N 1 Blora (Bocil Epep) posisi keenam, SMA N 1 Tunjungan (Supervilainv 1) posisi ketujuh, dan SMA N 1 Blora (Smansa X Rebelion) di posisi kedelapan.

Turnamen yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, jajaran PJU Polres Blora, Wakil ketua KONI Kabupaten Blora, Ketua PBESI Blora, serta Kabid Dikdas Kabupaten Blora.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, penuh antusiasme dan harapan peserta turnamen ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. (Pendim/Redaksi)


Share:

Babinsa Koramil 04/Tunjungan Awasi Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Dalam rangka mendukung kelancaran serta peningkatan kualitas pembangunan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 04/Tunjungan Kodim 0721/Blora, Koptu Agus Sutamto, melaksanakan kegiatan pengawasan terhadap progres pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, pada Minggu 12 April 2026.

Kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan secara langsung di lokasi pembangunan guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk pendampingan serta tanggung jawab aparat kewilayahan dalam mendukung pemerintah desa demi terwujudnya pembangunan yang tepat waktu, tepat guna, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, Koptu Agus Sutamto menyampaikan bahwa kehadirannya di lokasi bertujuan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai standar yang berlaku.

“Pada hari ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan kusen aluminium pada bangunan gerai,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, melalui kegiatan pengawasan ini diharapkan setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti, sehingga kualitas hasil pembangunan tetap terjaga sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. (Pendim/Redaksi)
Share:

Jembatan Garuda di Blora Dikebut, Pengecoran Pondasi Utama Dimulai



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Jati, Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Proyek yang menjadi harapan masyarakat setempat itu kini memasuki tahap krusial, yakni pengecoran pondasi utama.

Pada Minggu (12/4/2026), personel Kodim 0721/Blora bersama masyarakat melaksanakan pengecoran pondasi tiang jembatan. Infrastruktur ini nantinya akan menjadi akses vital yang menghubungkan aktivitas warga sehari-hari.

Proses pembangunan melibatkan sinergi antara Kodim 0721/Blora, Denzibang, serta partisipasi aktif masyarakat Desa Jati. Keterlibatan berbagai pihak tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Di lokasi pembangunan, semangat gotong royong terlihat kuat. Warga bersama personel TNI bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Kebersamaan tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Danramil 11/Jati Kapten Inf Puryanto mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayah tersebut.

“Jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan perekonomian warga. Kami berharap, melalui semangat gotong royong, pembangunan dapat segera selesai dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Puryanto.

Dengan progres yang terus berjalan, Jembatan Garuda diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan sebagai akses penghubung yang aman, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Hujan Deras Guyur Cepu, Sejumlah Ruas Jalan Tergenang Air


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Intensitas hujan tinggi dan durasi lama yang mengguyur wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah, mengakibatkan munculnya genangan air di sejumlah titik pada Jumat 10 April 2026, Kepolisian bersama tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan rekayasa lalu lintas untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

Genangan air mulai muncul setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Cepu tersebut sejak pukul 17.00 WIB. Beberapa lokasi yang terdampak diantaranya Jalan Stasiun Kota lingkungan Ngareng dan Pertigaan Kalis dengan ketinggian air mencapai sentimeter, selain itu, genangan setinggi 10 sentimeter juga terpantau di Jalan Cepu-Randublatung, tepatnya di Desa Mulyorejo.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono menyampaikan bahwa personel Polsek Cepu telah diterjunkan ke lokasi sesaat setelah laporan diterima untuk memantau situasi dan membantu masyarakat.

"Petugas dari Polsek Cepu bersama Babinsa, Satpol PP, BPBD Blora, dan relawan sudah berada di lapangan. Fokus utama kami adalah melaksanakan pengalihan arus atau rekayasa lalu lintas di seputar titik genangan guna mencegah kendaraan terjebak," ujar AKP Midiyono.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, lanjut Kasihumas Polres Blora, penyebab genangan diduga akibat drainase yang kurang maksimal dalam menampung debit air hujan, serta adanya luapan air sungai.

"Khusus untuk wilayah Desa Mulyorejo, genangan dipicu oleh luapan air sawah dari dataran tinggi yang mengalir ke jalan raya," jelas Kasihumas Polres Blora.

Lanjutnya, meski sempat menghambat akses, kondisi saat ini dibeberapa titik seperti lingkungan Ngareng dan Desa Mulyorejo dilaporkan sudah mulai surut. Kendaraan roda dua maupun roda empat kini telah dapat melintasi jalur-jalur tersebut dengan normal.

"Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan. Saat ini cuaca masih gerimis, dan petugas tetap melakukan monitoring debit air serta membantu warga yang sedang melakukan pembersihan saluran," imbuh Kasihumas Polres Blora.

Untuk perhatian Kepolisian Sektor Cepu  mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada saat berkendara ditengah cuaca ekstrem, mengingat curah hujan yang masih berpotensi terjadi di wilayah Blora dan sekitarnya. (Humas/Redaksi)


Share:

BPJS Kesehatan Gandeng Tokoh Agama Jadi Mitra Strategis Sosialisasi JKN di Blora



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — BPJS Kesehatan Cabang Pati terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digelar di Kabupaten Blora pada Jumat 10 April 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Aisyiyah, Fatayat NU, serta GP Ansor sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya kepesertaan JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh agama menjadi langkah strategis dalam menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Ia menilai bahwa pendekatan melalui jalur keagamaan mampu membangun kesadaran kolektif terkait pentingnya jaminan kesehatan sebagai kebutuhan dasar.

“Sinergi dengan tokoh agama sangat penting karena mereka memiliki kedekatan dengan masyarakat dan mampu menyampaikan pesan secara efektif,” ujar Nuzuludin Hasan.

Lebih lanjut, Nuzuludin Hasan menjelaskan bahwa Program JKN hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, pemahaman yang baik akan mendorong masyarakat untuk lebih sadar dalam menjaga status kepesertaan agar tetap aktif.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa JKN adalah kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh setiap individu,” imbuh Nuzuludin Hasan.

Pada kesempatan itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Blora, Muhammad Saifuddin menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya BPJS Kesehatan dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait jaminan kesehatan. Ia menilai bahwa Program JKN selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang selama ini dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah.

“Program JKN sangat membantu masyarakat, terutama dalam memberikan kepastian akses layanan kesehatan yang layak,” ucap Muhammad Saifuddin.

Edukasi Secara Aktif

Kesiapan Muhammadiyah untuk, lanjut Muhammad Saifuddin, turut serta dalam menyosialisasikan program tersebut melalui berbagai forum yang dimiliki. Menurutnya, kolaborasi ini penting agar manfaat JKN dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami siap ikut serta menyampaikan informasi ini melalui berbagai kegiatan keagamaan agar manfaatnya semakin luas dirasakan,” kata Muhammad Saifuddin.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Blora, M Yusuf Aksin Saqo mengatakan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan Program JKN. Ia menilai bahwa keterlibatan pemuda dapat mempercepat penyebarluasan informasi yang benar ditengah masyarakat.

“Peran pemuda sangat penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan membangun kesadaran masyarakat,” kata M Yusuf Aksin Saqo.

Lanjut M Yusuf Aksin Saqo, GP Ansor siap menjadi bagian dari upaya tersebut dengan mengedukasi masyarakat secara aktif. Menurutnya, semakin banyak pihak yang terlibat, maka semakin kuat pula pemahaman masyarakat terhadap pentingnya jaminan kesehatan.

Pendekatan Berbasis Komunitas

“Kami di GP Ansor siap menjadi bagian dari upaya ini agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan,” ujar M Yusuf Aksin Saqo.

Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Blora, Imatul Imro'ah  menyampaikan bahwa edukasi terkait JKN perlu dilakukan secara berkelanjutan agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai bahwa peran perempuan, khususnya ibu dalam keluarga, sangat penting dalam memastikan perlindungan kesehatan anggota keluarga.

“Edukasi yang berkelanjutan sangat diperlukan agar masyarakat benar-benar memahami manfaat JKN,” ujar Imatul Imro'ah.

Ia juga menyampaikan bahwa Fatayat NU siap membantu menyampaikan informasi tersebut melalui jaringan yang dimiliki. Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas akan lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Kami siap membantu menyampaikan informasi ini kepada para ibu dan keluarga agar semakin banyak yang terlindungi,” tandas Imatul Imro'ah.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga membagikan buku kumpulan khutbah Jumat bertema 'Mensyukuri Nikmat (Jaminan Kesehatan Nasional)'. Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para tokoh agama dalam menyampaikan pesan tentang pentingnya jaminan kesehatan sebagai bagian dari hak dasar setiap individu, sehingga dapat memperkuat pemahaman masyarakat secara luas. (Humas/Redaksi)



Share:

Koperasi Merah Putih Sumberpitu Digenjot, Jadi Motor Ekonomi Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sumberpitu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora terus dikebut. Proyek ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan koperasi.

Pendampingan pembangunan dilakukan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05/Cepu, Kodim 0721/Blora, Serka Yoni Utamariyadi. Ia aktif memantau progres di lapangan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan target waktu.

“Pembangunan ini untuk kepentingan bersama. Karena itu, dibutuhkan dukungan seluruh pihak. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis hasilnya akan maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Yoni saat meninjau lokasi pembangunan, Sabtu (11/4/2026).

Menurut dia, kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap bersemangat dalam menyelesaikan pembangunan.

“Kami siap mendampingi setiap kegiatan masyarakat yang berdampak positif, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian desa,” katanya.

Sejauh ini, pembangunan gedung KDKMP berjalan lancar. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, serta dukungan kondisi cuaca yang relatif kondusif, menjadi faktor pendukung utama kelancaran proyek tersebut.

Komandan Koramil (Danramil) 05/Cepu Kapten Inf Lukman Hakim juga memastikan bahwa pendampingan oleh Babinsa dilakukan secara intensif agar pembangunan dapat rampung tepat waktu.

“Dengan pengawasan yang berkelanjutan, kami berharap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, gedung KDKMP akan difungsikan sebagai pusat aktivitas ekonomi warga. Selain menjadi tempat distribusi kebutuhan pokok, koperasi ini juga diharapkan mampu menjadi offtaker hasil pertanian masyarakat setempat.

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan usaha bersama, meningkatkan pendapatan warga, serta mendorong terwujudnya desa yang mandiri.

Pembangunan ini juga mencerminkan komitmen TNI AD melalui Kodim 0721/Blora dalam mendukung program prioritas nasional yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Pendim/Redaksi)

Share:

Jembatan Garuda Klopoduwur Dikebut, Pengecoran Pondasi Jadi Fokus Utama

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Garuda di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora terus menunjukkan progres positif. Pada Sabtu (11/4/2026), kegiatan difokuskan pada pengecoran pondasi sebagai bagian penting dalam struktur utama jembatan.

Tahapan ini menjadi kunci untuk memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang. Dengan penggunaan material yang berkualitas serta pengerjaan yang teliti, pondasi diharapkan mampu menopang beban secara maksimal dan memberikan keamanan bagi pengguna.

Kegiatan di lapangan melibatkan personel Kodim 0721/Blora bersama masyarakat setempat. Gotong royong yang terjalin mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Komandan Koramil (Danramil) 03/Banjarejo, Kapten Inf Munawar, menegaskan komitmen TNI dalam membantu pembangunan wilayah.

“Pengecoran pondasi ini merupakan tahap yang sangat penting dalam pembangunan jembatan. Kami bersama masyarakat terus bekerja sama agar proses berjalan lancar dan hasilnya kokoh serta dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan pembangunan di desa.
Ke depan, Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, membuka akses antar wilayah, serta meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Klopoduwur dan sekitarnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

Soal Aspirasi Petani Tebu, Bupati Blora Kawal Serapan Panen dan Revitalisasi Pabrik GMM Todanan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Bupati Blora, Arief Rohman menerima audiensi perwakilan petani tebu di Rumah Dinas Bupati, Jumat 10 April 2026. Pertemuan ini digelar untuk memastikan hasil panen tebu di Blora dapat terserap maksimal, sekaligus mengawal proses revitalisasi Pabrik Gula (PG) GMM milik Perum Bulog.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Blora, Kasdim 0721/Blora, serta Kapolres Blora. Audiensi ini berlangsung hangat, meski sebelumnya para petani beberapa waktu lalu sempat menggelar aksi demonstrasi di depan Pendopo Kabupaten Blora saat bupati sedang berada di luar kota untuk mengurus persoalan yang sama.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman membeberkan secara lengkap hasil perjalanannya ke Jakarta demi memperjuangkan nasib para petani tebu.

”Saya kemarin berkunjung ke Perum Bulog di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi para petani tebu di Blora. Kami memastikan tebu dari petani dapat terserap dengan baik dan revitalisasi Pabrik Gula GMM milik Bulog di Blora berjalan, mulai dari perbaikan mesin hingga pergantian atau penataan pengelola manajerial pabrik,” jelas Bupati Blora.

Lebih lanjut, Arief memaparkan langkah konkret yang sudah dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Blora bersama Perum Bulog.

”Menyampaikan hasil pertemuan di Perum Bulog, kami telah menyerahkan surat dari kami dan petisi para petani. Kami diminta untuk bersama APTRI dan dinas terkait mendata tebu di Blora, ada berapa tebu yang siap panen berdasarkan data riil. Bulog menyampaikan akan membentuk tim terkait ini,” kata Bupati Blora.

”Kami juga meminta tuntutan terkait manajemen akan dipenuhi, tapi butuh waktu karena ada prosedural BUMN. Insyaallah Senin atau Selasa depan kami akan ke Bulog kembali untuk kelanjutan dari tuntutan para petani. Dan kemarin saya minta ke direksi Bulog untuk mengajak perwakilan petani,” tegas bupati.

Bupati Arief juga menjamin kesiapannya untuk mendampingi petani membawa masalah ini ke tingkat pusat.

”Kami siap untuk mengantar para petani jika ingin menyalurkan aspirasi secara langsung ke kementerian dan DPR RI. Tuntutan kita ya penyelamatan pabrik ini, kita kawal terus ini. Saya akan bersurat ke DPR RI dan Kementerian Pertanian untuk menjembatani teman-teman petani tebu menyampaikan aspirasi secara langsung,” ungkap Bupati Blora, Arief Rohman.

Langkah cepat dan transparan dari Bupati Blora ini mendapat apresiasi dari perwakilan petani tebu Blora. Sunoto, salah satu perwakilan petani tebu, menyampaikan rasa terima kasihnya.

”Terima kasih atas jerih payah dan usahanya dalam menyampaikan aspirasi para petani. Perjuangan ini sudah diupayakan sejak 2025 oleh Pak Bupati dan Bu Wabup. Pesan saya, jangan sampai para petani tebu mudah terhasut dan dialihkan, serta perjuangan ini jadi sia-sia,” ujar Sunoto.

Hal senada diungkapkan oleh Darmawan. Pihaknya memaklumi ketidakhadiran bupati saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

”Kami sangat berterima kasih sudah diterima di sini, walaupun beberapa waktu di depan pendopo kami mengadakan aksi demonstrasi. Kami memaklumi Pak Bupati tidak bisa menemui kami karena sedang di Jakarta. Intinya kami berterima kasih dan mengapresiasi Pak Bupati bolak-balik ke Jakarta, dan kami memohon maaf. Untuk jangka panjang, perbaikan pabrik tetap kami kawal. Untuk jangka pendek, yang terpenting tebu dari petani terserap, dan untuk ini kami minta pengawalan,” kata Darmawan.

Sementara itu, perwakilan petani tebu  lainnya, Nur Amin, menaruh harapan besar agar Pemkab terus mendampingi petani.

”Sebagai orang tua kami, tolong Pak, Pabrik GMM diselamatkan. Walaupun di tahun ini belum langsung beroperasi optimal, minimal ada kepastian perbaikan. Supaya para petani sudah bisa ayem (tenang). Intinya kami minta tolong ke Pak Bupati, agar ekonomi petani membaik,” tandas Nur Amin. (Humas/Redaksi)

Share:

Perkuat Ekonomi Desa, Babinsa Koramil 07/Sambong Kawal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali diperkuat dalam upaya mendukung program pemberdayaan ekonomi desa. Babinsa Koramil 07/Sambong, Kodim 0721/Blora, Serka Kasmari melaksanakan monitoring Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Brabowan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Jumat 10 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konkret mengawal program strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa, khususnya melalui pengembangan koperasi sebagai penggerak sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Babinsa Koramil 07/Sambong, Serka Kasmari menyampaikan bahwa  keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga memastikan program KDKMP berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami tidak hanya hadir, tetapi juga ikut mengawal agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Koperasi ini harus menjadi kekuatan ekonomi baru di desa,” ujar Serka Kasmari.

Menurut Serka Kasmari, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih  memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian desa sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

“Jika dikelola dengan baik, koperasi ini bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan pendapatan, tetapi juga penciptaan lapangan kerja,” kata Serka Kasmari.

Kegiatan monitoring, lanjut Serka Kasmari, diisi dengan interaksi langsung bersama warga guna menyerap aspirasi serta memastikan pengelolaan koperasi berjalan sesuai harapan.

Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme terhadap program yang dinilai mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga desa," jelas Serka Kasmari.

Salah satu warga desa Brabowan, Dwipuji mengatakan bahwa suasana gotong royong tampak selama kegiatan berlangsung. Babinsa dan warga bekerja bersama dalam suasana kebersamaan yang mencerminkan kuatnya kemanunggalan.

"Bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat dapat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan dan memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat desa," ujar Dwipuji. (Pendim/Redaksi)
Share:

Dibawah Terik Matahari, TNI dan Warga Gotong Royong Wujudkan Jembatan Impian di Jiken


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Terik matahari tak menyurutkan semangat personel TNI bersama warga Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, dalam menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Garuda. Pada Jumat 10 April 2026, mereka terus mengebut proses pengecoran pondasi jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Di lokasi pembangunan, kebersamaan terlihat nyata. Warga dan personel Kodim 0721/Blora bahu-membahu mengangkut material, merakit besi, hingga melakukan pengecoran pondasi di kedua sisi jembatan.

Komandan Koramil 06/Jiken, Kapten Inf Sumarno, mengatakan bahwa pengerjaan pondasi menjadi tahap krusial dalam memastikan kekuatan struktur jembatan.

“Pengecoran ini kami lakukan secara bertahap untuk memperkuat struktur dasar jembatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang baik berkat sinergi yang terus terjalin antara TNI dan masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mempermudah akses pendidikan.

Bagi warga, kehadiran jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan harapan baru akan konektivitas yang lebih aman dan layak. (Pendim/Redaksi)


Share:

Pangdam Mayjen TNI Achiruddin Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Prabowo di Magelang


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —MAGELANG – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. memimpin tugas pengamanan VVIP Presiden RI dalam rangka kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di wilayah Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).

Seluruh pasukan pengamanan Kodam IV/Diponegoro  digelar sesuai sektor tugas dan tanggungjawabnya guna menjamin dan memastikan seluruh rangkaian kunker Presiden RI berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Dalam tugas Pengamanan VVIP tersebut, juga melibatkan perbantuan personel dari unsur Polri dan Pemda sesuai kebutuhan di sektor Pam Terluar. Sinergi lintas instansi ini menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan situasi kondusif selama rangkaian kunjungan berlangsung.

Menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto, proses sterilisasi dilakukan secara ketat di kawasan pabrik PT VKTR Sakti Industries. Pengawasan akses masuk, pengamanan perimeter, serta pengendalian area dilakukan berlapis untuk memastikan standar keamanan terpenuhi secara maksimal.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden dijadwalkan meninjau sekaligus meresmikan fasilitas produksi kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan industri ramah lingkungan dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Dengan kesiapan personel di lapangan serta koordinasi yang solid antarinstansi, pengamanan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh pihak serta memastikan seluruh rangkaian kunjungan Presiden RI di Magelang berjalan tanpa hambatan. (Pendam IV/Diponegoro)

Share:

Waspada 11 Ciri - Ciri Orang Licik Yang Harus Anda Hindari


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Sebelas Ciri-ciri orang licik yang perlu Anda waspadai antara lain:

​1. Berpura-pura Mencintai dan Peduli 

​Mereka menggunakan kasih sayang sebagai instrumen kendali. Perhatian yang mereka berikan biasanya memiliki "udang di balik batu". Mereka hanya terlihat peduli saat mereka membutuhkan sesuatu dari Anda atau saat ingin mendapatkan kepercayaan penuh guna memanipulasi keadaan di kemudian hari.

​2. Menghindar dari Tanggung Jawab

​Orang licik adalah ahli dalam permainan lepas tangan. Saat terjadi kesalahan, mereka memiliki seribu alasan untuk menyalahkan keadaan atau orang lain. Mereka ingin menikmati hasilnya, tetapi tidak sudi menanggung risikonya.

​3. Mudah Melupakan Janji

​Bagi mereka, janji hanyalah alat penenang sementara. Mereka akan mengobral janji manis untuk mendapatkan apa yang diinginkan saat itu, namun dengan sengaja "melupakannya" tanpa rasa bersalah ketika saatnya tiba untuk menepati.

​4. Berusaha Memecah Belah Hubungan

​Strategi devide et impera (adu domba) adalah keahlian mereka. Mereka sering menyebarkan rumor atau memutarbalikkan fakta untuk merusak hubungan antar teman atau rekan kerja agar mereka bisa menjadi pihak yang paling diuntungkan atau dipercaya.

​5. Berperilaku Terlalu Manis atau Ramah

​Hati-hati dengan "Love Bombing" atau keramahan yang berlebihan. Orang licik sering menggunakan pesona buatan untuk melumpuhkan logika korbannya. Jika seseorang terasa "terlalu sempurna" atau ramah secara tidak wajar dalam waktu singkat, itu bisa jadi tanda peringatan.

​6. Menghindari Keterbukaan dan Transparansi

​Mereka hidup dalam bayang-bayang. Orang licik cenderung tertutup mengenai niat asli mereka dan sering memberikan informasi yang setengah-setengah. Ketidakterbukaan ini bertujuan agar mereka memiliki ruang untuk bermanuver atau berbohong jika diperlukan.

​7. Selalu Memanfaatkan Kelemahan Orang Lain

​Bukannya membantu, mereka justru mencatat kekurangan atau rahasia Anda untuk dijadikan senjata. Mereka memetakan kelemahan orang di sekitar mereka agar tahu kapan dan di mana harus menyerang atau memeras secara emosional.

​8. Mencari Keuntungan Pribadi Lewat Kesulitan Orang Lain

​Istilahnya adalah "menari di atas penderitaan orang lain". Mereka melihat kegagalan atau masalah Anda sebagai peluang emas bagi mereka untuk naik jabatan, mendapatkan materi, atau sekadar terlihat lebih unggul.

​9. Kurang Empati dan Emosi Palsu

​Mereka mungkin bisa akting menangis atau terlihat sedih, namun itu biasanya hanya manipulasi emosi. Di balik itu, mereka tidak benar-benar merasakan apa yang Anda rasakan. Hubungan bagi mereka bersifat transaksional, bukan emosional.

​10. Senang Melihat Orang Lain Menderita

​Ada kepuasan batin bagi si licik saat melihat orang yang mereka anggap saingan jatuh. Meskipun di depan publik mereka menunjukkan simpati, di balik layar mereka merayakan kegagalan tersebut sebagai kemenangan pribadi.

​11. Membalas Kebaikan dengan Pengkhianatan

​Inilah ciri yang paling menyakitkan. Orang licik tidak mengenal balas budi. Setelah Anda membantu mereka mencapai puncak, mereka tidak segan-segan untuk "membuang" atau menusuk Anda dari belakang jika Anda dianggap sudah tidak berguna lagi.

​Catatan Penting:

Mengetahui ciri-ciri ini bukan untuk membuat kita menjadi paranoid, melainkan agar kita lebih selektif dalam memberikan kepercayaan. Jaga jarak yang sehat dengan orang-orang yang menunjukkan pola perilaku diatas.

Source: Daily Growth
#FYP #Trending #Dailygrowth

Share:

Hot News

Halalbihalal 'Paguyuban Keluarga Ngayogyakarta' di Blora: Targetkan Tali Silaturahmi Tidak Putus

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Ratusan warga Blora asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang kini menetap di Kabupaten B...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »