Korban 2 Bocah Tenggelam di Sungai Sumberagung Blora Terima Santunan dari Baznas Tiap Anak Rp 4 Juta


Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama
Kepala Dinas Sosial, Sosial P3A Kabupaten Blora
Dra. Indah Purwaningsih, M.Si.,
menyerahkan
santunan sebesar Rp 4 juta
dari Baznas Kabupaten Blora.
Foto: Kudnadi Saputro Blora

BLORA – Kejadian kecelakaan air di sungai Desa Sumberagung,  Kecamatan Banjarejo,  Kabupaten Blora yang mengakibatkan dua orang anak tenggelam dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengundang keprihatinan Bupati Blora. Sabtu malam 8 April 2023, Bupati Blora  didampingi BPBD Kabupaten Blora, langsung mengajak Baznas, dan Dinas Sosial P3A Blora untuk takziah ke rumah duka. Sekaligus menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga korban. 

Bupati Blora bersama rombongan datang ke rumah korban atas nama Mohammad Putra Mexel Exixanto (9th) di RT. 008, RW. 003, Dukuh Gempol, Desa Sumberagung, Kecamatan Banjarejo, dan rumah korban yang kedua Ahmad Heaven Ferdiawan (9th) di alamat sama, hanya berjarak 50 meter dari rumah korban pertama MP Mexel Exixanto.

Setibanya di rumah duka, sekira pukul 20.30 WIB, Bupati Blora langsung disambut Kepala Desa Sumberagung, Kecamatan Banjarejo dan masyarakat setempat yang baru saja selesai melaksanakan tahlilan. 

Bupati Blora langsung menemui ibu korban Mohammad Putra Mexel Exixanto, yang pandangannya masih tampak kosong, didampingi sang nenek. Sementara ayah korban juga baru saja meninggal 40 hari lalu karena sakit. 

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.,  mengucapkan turut berduka cita dan menyerahkan santunan sebesar Rp 4 juta dari Baznas Kabupaten Blora. Dan bantuan paket sembako dari Dinas Sosial P3A Blora. Kemudian dilanjutkan ke rumah duka almarhum Ahmad Heaven Ferdiawan, langsung menemui kedua orang tuanya. Keluarga besar juga masih lengkap karena korban baru saja ditemukan pada Sabtu pagi (8/4/2023) dan dimakamkan siangnya.

Kepada keluarga almarhum Ahmad Heaven Ferdiawan, Bupati Blora juga menyerahkan santunan duka cita sebesar Rp 4 juta dari Baznas  Kabupaten Blora dan paket sembako dari Dinas Sosial P3A Blora. 

"Kami atas nama pribadi dan Pemkab Blora mengucapkan turut berduka cita atas musibah tenggelamnya dua anak warga Dukuh Gempol, Desa Sumberagung, Kecamatan Banjarejo, yang hanyut di sungai. Kami ini hadir takziah bersama Baznas, Dinas Sosial, dan BPBD ke rumah duka. Sekaligus menyerahkan santunan duka cita. Semoga seluruh korban husnul khotimah, aamiin," ucap Bupati Blora. 

Bupati Blora berharap kejadian ini tak terulang lagi. Sehingga pihaknya mengajak seluruh orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mengawasi aktivitas anak anaknya. 

"Semoga ini yang terakhir dan tidak terulang lagi. Apalagi ini musim hujan masih berlangsung. Mari kita tingkatkan pengawasan kepada anak anak agar tidak bermain ke sungai," lanjut Bupati Blora. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Blora, Sri Widjanarsih, menerangkan bahwa kedua korban berpamitan bermain usai ngaji pada Kamis siang (6/4/2023) sekira pukul 13:30 WIB. Namun hingga petang tak kunjung pulang, hanya ditemukan sepeda dan pakaiannya di tepi sungai desa Sumberagung. 

"Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, korban Mohammad Putra Mexel Exixanto ditemukan meninggal 1 km dari lokasi tenggelam pada Kamis malam (6/4/2023). Sedangkan korban kedua Ahmad Heavan Ferdiawan baru ditemukan Sabtu pagi (8/4/2023) di sungai Lusi berjarak 8 km dari lokasi tenggelam. Kedua korban langsung dikebumikan oleh keluarga," ungkap Sri Widjanarsih. 

Pada kesempatan itu,  Kepala Desa Sumberagung, Sudarsono, didampingi orangtua korban, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Blora dan jajaran yang telah hadir memberikan ucapan dukacita, doa, dan santunan tali asih. 

"Maturnuwun Pak Bupati dan jajaran atas kepeduliannya untuk warga kami yang tertimpa musibah. Semoga bantuannya dapat membangun keluarga korban. Musibah seperti ini tidak ada yang tahu. Semoga semua korban husnul khotimah. Sebagai bentuk kewaspadaan, kini bendungan sungai lokasi kejadian sudah kita buka agar tidak ada anak anak yang bermain di sungai," kata Kades Sumberagung. 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga menyempatkan dialog dengan masyarakat Desa Sumberagung, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. (Prokompim/ADY/Redaksi)
Share:

Forkopimda Harapkan Umat Beragama Bisa Menjaga kerukunan, toleransi, dan kondusifitas di Blora


Pantau Pengamanan Ibadah Paskah,
Bupati dan Kapolres Blora Sampaikan
Pesan Kerukunan kepada jemaat gereja
di Blora. Minggu, 9 April 2023.

BLORA – Meskipun sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan, tidak membuat Bupati Blora membatasi kegiatannya di hari Minggu. Apalagi bertepatan dengan peringatan atau perayaan Hari Paskah bagi umat Kristiani. 

Bupati Blora bersama Kapolres Blora dan perwakilan Dandim, Kapten Subeno pun melaksanakan tinjauan pengamanan ibadah Hari Paskah ke beberapa Gereja di Kota Blora. Pihaknya memastikan seluruh kegiatan ibadah Hari Paskah berjalan lancar dan aman. Minggu,  (9/4/2023)

Lokasi pertama yang dituju adalah Gereja Kristen Jawa (GKJ) Blora yang berada di Jl. Kolonel Sunandar Kelurahan Mlangsen. Bupati dan rombongan disambut umat dengan hangat. Pihaknya bersama Kapolres pun menyampaikan beberapa pesan untuk terus menjaga keamanan dan kondusifitas Kabupaten Blora. 

Setelah dari GKJ, Bupati dan rombongan bergeser ke Gereja Katolik Santo Pius X Paroki Blora yang berada di Jl. Pemuda. Sesampainya di gereja, ratusan umat masih melangsungkan ibadah di dalam Gereja. Sehingga Bupati dan Kapolres hanya memantau dari luar didampingi pengurus gereja itu. 

Tampak puluhan anggota kepolisian dan tim gabungan melakukan pengamanan di lingkungan gereja tersebut. Pengamanan dilakukan sejak Jumat Agung lalu hingga hari ini bertepatan dengan Paskah. 

"Kami hadir bersama Kapolres, perwakilan Dandim dan jajaran lainnya untuk mengecek sekaligus memastikan pengamanan ibadah Paskah berjalan dengan baik. Selamat Paskah untuk seluruh umat Kristiani," ucap Bupati Blora. 

Dalam kesempatan ini, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.,  menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan, toleransi, dan kondusifitas di Kabupaten Blora agar program program pembangunan daerah bisa dijalankan dengan baik. 

Pantau Kegiatan Paskah

"Semoga semangat kerukunan, toleransi, guyub rukun bisa terus kita bangun untuk Blora yang aman dan kondusif. Dengan kerukunan, guyub rukun, saling toleransi, maka semuanya akan damai tenang. Sehingga program program pembangunan yang direncanakan bisa kita jalankan bersama dengan baik. Sesarengan mBangun Blora Berkelanjutan dalam bingkai NKRI," ucap Bupati Blora. 

Pada kesempatan itu, Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, SIK, MM, MH ., menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan pada hari ini dan laporan kegiatan dari awal Jumat, Sabtu hingga Minggu ini. Pelaksanaan Rangkaian Ibadah Hari Paskah berjalan aman dan lancar. 

"Selamat Hari Paskah kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan. Kami mengapresiasi kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Blora. Secara umum situasi di kabupaten Blora terpantau aman dan kondusif," kata Kapolres Blora.

Untuk diketahui, sejak Jumat, dan Sabtu hingga Minggu hari ini petugas gabungan di Kabupaten Blora yang terdiri dari anggota Polres Blora, Kodim, Satpol PP, dan lintas sektoral lainnya telah mengamankan rangkaian perayaan Hari Paskah. 

"Pelaksanaan perayaan Hari Paskah di Bulan Ramadan di Blora berjalan aman. Ini adalah sebagai bukti bahwa toleransi antar umat di Blora kuat," tandas Kapolres Blora.

Adapun pemantauan pelaksanaan ibadah Hari Paskah masih akan berlanjut pada sore hari nanti, karena beberapa gereja melaksanakan ibadah pada sore hari nanti. 

Sementara salah satu pengurus Gereja Kristen Jawa, Suhariyono,  mengucapkan  terimakasih sekaligus bangga atas kehadiran Bupati dan jajaran untuk menyapa umat yang sedang beribadah Paskah di gereja nya. 

"Maturnuwun Pak Bupati dan jajaran. Berkat kepemimpinan beliau, kami dapat beribadah dengan baik. Karena Pemerintah juga hadir untuk memberikan pengamanan. Blora adalah rumah seluruh umat beragama. Kami siap mendukung program program pemerintah. Sekali lagi maturnuwun atas hadirnya," ujar  Suhariyono. (Prokompim/ADY/Redaksi)
Share:

Operasi Katarak Gratis yang ke-2 dari Polres Blora


4 warga ikuti bakti kesehatan
operasi katarak gratis Polres Blora
ini berlaku bagi seluruh warga Blora.
Foto: Polres Blora.

BLORA – Setelah bulan kemarin berhasil menggelar Bhakti Sosial Operasi Katarak gratis terhadap lima warga Blora  yang memenuhi syarat. Kini, Rabu, (5/4/2023) Kepolisian Resor  (Polres)  Blora Polda Jawa Tengah  bekerja sama dengan RSUD dr. R. Soetijono Blora kembali melaksanakan kegiatan serupa, yakni Operasi Katarak Gratis.

Sasaran Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis Polres Blora hari ini adalah empat warga yaitu: Slamet Widodo, warga Kelurahan Tegalgunung kecamatan Blora; Haryanto warga kampung Sidoarjo kelurahan Cepu; Radi, warga kecamatan Blora dan Widji warga desa Ledok kecamatan Sambong.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH melalui Kasi Dokkes Polres Blora dr. Kusumaningrum mengungkapkan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan Operasi Katarak gratis ini dilaksanakan secara rutin setiap bulannya.

"Hari ini kita operasi sebanyak empat orang. Alhamdulilah warga antusias mengikuti kegiatan ini. Ada banyak yang mendaftar namun kita lakukan pemeriksaan terlebih dahulu, jika memenuhi syarat baru kita lakukan operasi. Itupun sesuai dengan petunjuk dari dokter ahli RSUD R. Soetijono Blora," ungkap Kasi Dokkes Polres Blora.

Salah satu warga desa Ledok kecamatan Sambong yang mengikuti bakti kesehatan operasi katarak gratis dari Polres Blora, Wiji merasa senang,  mengucapkan terima kasih dan harapannya.

"Alhamdulilah, kami ucapkan terima kasih kepada Polres Blora atas diselenggarakannya operasi katarak gratis. Ini sangat bermanfaat bagi warga, terutama kami yang kurang mampu dalam ekonomi," kata Wiji.

Untuk diketahui, bakti kesehatan operasi katarak gratis Polres Blora ini berlaku bagi seluruh warga Blora, hubungi Kepolisian Sektor (Sektor) terdekat, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku diantaranya: Khusus untuk keluarga tidak mampu; Usia diatas 50 tahun; Dan setelah itu melalui pemeriksaan kesehatan di Klinik Pratama Bhayangkara Susamarbusu Polres Blora beralamat di Jalan Bhayangkara Nomor 22 Blora. (Polres/Redaksi)
Share:

Nekat Naik Motor Knalpot Brong Ditilang, Satlantas Blora Temukan 94 Pelanggaran

Anggota Satlantas Blora tunjukkan
knalpot brong akan ditilang.
Foto: Polres Blora.

BLORA – Mengganggu kebisingan, hingga masih adanya pelanggaran lalu lintas yang meresahkan masyarakat dan pengendara lain,  utamanya pelanggaran knalpot brong atau knalpot tidak standar di wilayah hukum Polres Blora.

Menanggapi hal itu, Satlantas Polres Blora Polda Jawa Tengah melakukan penindakan secara langsung, Senin malam, (3/4 2023).

Kasat Lantas Polres Blora AKP Noach Hendrik,SIK,MA melalui Kanit Gakkum Ipda Riska Taufik Sunny,SH,MH mengatakan bahwa kegiatan ini adalah atensi dari Polda Jateng dalam menanggapi keresahan warga terkait penggunaan knalpot brong.

“Malam ini, kami melaksanakan penindakan secara langsung pelanggaran kasat mata terutama knalpot brong atau knalpot tidak standart dan ini merupakan atensi langsung Kapolda Jawa Tengah melalui Dirlantas Polda Jawa Tengah.” ungkap Kanit Gakkum, Ipda Riska Taufik Sunny.

Kembali ia menegaskan bahwa tindakan ini merupakan perintah dari Polda Jawa Tengah untuk menindak knalpot brong atau tidak standart.

Hal ini dikarenakan, lanjut Kanit Gakkum, pelanggaran knalpot brong atau knalpot tidak standart membuat resah masyarakat terutama mengganggu kekhusyukan utamanya dalam beribadah sholat tarawih di bulan Ramadan.

"Selain itu, yang terpenting dalam penindakan ini untuk mengurangi fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas, dimana akhir akhir ini kecelakaan lalu lintas ada sedikit peningkatan,” kata Kanit Gakkum.


Dalam upaya memberantas knalpot brong pihaknya akan rutin melakukan penindakan.

“Penindakan ini akan dilakukan terus menerus sampai tidak ada pelanggaran knalpot brong di wilayah hukum Polres Blora.” tegas Kanit Gakkum.

Selain knalpot brong,Ipda  Sunny menambahkan banyak pelanggaran lain diantaranya tidak pakai helm, tidak pakai spion dan tidak pakai plat nomor kendaraan.

“Dengan tidak memakai plat nomor maka tidak bisa ditindak dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), untuk itu kita lakukan tindakan secara langsung.” tandas Kanit Gakkum.

Kanit Gakkum kembali menyebutkan, bahwa  malam ini ditemukan 94 pelanggaran dengan barang bukti yang diamankan yakni SIM 4 buah, 35 STNK dan kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong, kendaraan tidak dilengkapi spion serta plat nomor tidak ada sebanyak 55 kendaraan.

“Pelanggaran kasat mata yang ditemukan malam ini didominasi anak anak muda.” kata Kanit Gakkum.

Untuk itu Kanit Gakkum  menghimbau agar masyarakat taat berlalu lintas.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar selalu hati hati dalam berkendara, taati aturan lalu lintas dan siapkan fisik sebaik mungkin demi keselamatan berkendara,” pinta Ipda Riska Taufik Sunny.(Polres/Redaksi)

Share:

Segera Hadir Rumah Sakit dan Kantor Bank di Randublatung


Bupati Blora dialog dengan warga Randublatung,
di Masjid Al Muslimiyah,
wilayah Desa Pilang
Kecamatan Randublatung. Senin,3 April 2023.
Foto: Prokompim Blora

BLORA – Bupati bersama Baznas Kabupaten Blora menyerahkan bantuan paket sembako dan santunan kepada 40 masyarakat kurang mampu di wilayah Desa Pilang, Kecamatan Randublatung,  selain itu juga menyerahkan bantuan kepada Takmir Masjid Al Muslimiyah.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menandaskan, bahwa  pembangunan sejumlah fasilitas dan layanan terus digencarkan di wilayah Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. Mulai dari pembangunan rumah sakit hingga sektor perbankan segera hadir di wilayah yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong tumbuhnya perekonomian di wilayah Blora Selatan.

“Selain membangun akses jalan, mohon doanya kita akan membangun rumah sakit di Randublatung.  Selain itu juga pembangunan yang lainnya terus kita dorong seperti perbankan juga minta akan hadir di wilayah ini. Karena Randublatung ini kecamatan yang strategis, ini nanti diharap jadi pusat pertumbuhan ekonomi, maupun pusat pendidikan di Blora Selatan,'' jelas Bupati Blora H. Arief Rohman saat menghadiri acara penyerahan santunan di Masjid Al Muslimiyah, Desa Pilang, Kecamatan  Randublatung, Senin (3/4/2023).  

Dikatakan Bupati Blora, pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Randublatung akan terus dilanjutkan. Diharap dengan akses jalan yang baik dan layak, bisa mendorong ekonomi masyarakat untuk tumbuh.

“Kita akan terus melanjutkan pembangunan yang sudah kita lakukan, seperti ruas-ruas jalan yang menjadi prioritas seperti halnya Randublatung-Getas dan lainnya akan kita dorong pembangunannya,” ungkap Bupati Blora.

Dihadapan masyarakat Randublatung yang hadir dalam acara penyerahan santunan di Masjid Al Muslimiyah, Bupati Blora  meminta doa dan dukungan masyarakat agar program pembangunan di wilayah Randublatung bisa berjalan lancar.

Hadir pada kegiatan tersebut, Camat dan Forkopimcam Randublatung, Kabag Kesra Setda Blora, Ketua Baznas Blora, Kepala Desa Pilang, Tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (Prokompim/ADY/Redaksi)
Share:

Pemkab Blora Minta BBWS Pemali Juana, Normalisasi Embung Jurangjero Antisipasi Banjir Bandang Terulang Lagi


Sedimentasinya cukup tinggi, saat hujan deras.
Keberadaan embung Jurangjero di Desa Sidomulyo,
Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora.
Foto : Prokompim Blora

BLORA – Kerap meluap dan menimbulkan banjir, karena sedimentasinya cukup tinggi, saat hujan deras. Keberadaan embung Jurangjero di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. 

Sedimentation is the deposition of sediments. It takes place when particles in suspension settle out of the fluid in which they are entrained and come to rest against a barrier. Quoted from Wikipedia.

Bupati Blora, H. Arief Rohman, SIP, MSi akan mengambil langkah untuk mengatasi persoalan tersebut. Yakni, akan mengkomunikasikan dengan Kepala BBWS Pemali Juana, Adek Rizaldi. Dinas terkait untuk bisa normalisasi Embung Jurangjero. Bupati Blora  bersama Kepala Desa Sidomulyo, Suyatman, sempatkan meninjau embung Jurangjero, Minggu sore (2/4/2023). Hal itu dilakukan usai banjir bandang yang melanda Dukuh Jurangjero pada Sabtu 1 April 2023  lalu.

"Setelah kita lihat bersama Pak Kades, ternyata di Embung Jurangrero ini memang banyak sedimentasi   (pengendapan-red), banyak tanaman ganggangnya juga. Sehingga Pak Kades mengusulkan agar ada normalisasi dan diperluas. Harapannya daya tampung bisa lebih maksimal, mengurangi potensi banjir dan memaksimalkan manfaat bendungan atau embung untuk irigasi pertanian," ucap Bupati Blora saat meninjau embung Jurangjero. 

Dikemukakan, karena ini merupakan aset yang dikelola Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, dibawah Ditjen SDA Kementerian PUPR, maka Bupati Blora pun akan berkomunikasi dengan Kepala BBWS Pemali Juana. 

"Akan kita komunikasikan dengan Kepala BBWS Pemali Juana, Pak Adek Rizaldi. Dinas terkait, DPUPR akan kita minta menyiapkan usulan teknisnya. Semoga nanti ada solusi bersama untuk Sesarengan mBangun Blora," tandas Bupati Blora.

Sementara itu, Kades Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo  Suyatman  mengatakan, bahwa ketika hujan lebat banyak ladang garapan masyarakat di sekitar embung Jurangjero juga ikut terendam air. 

"Kalau bisa dibebaskan sekalian untuk perluasan embung, dinormalisasi, agar daya tampungnya bisa lebih maksimal. Jika diperluas embung nya, bisa mengurangi potensi banjir. Embung ini sudah lama, bertahun-tahun tidak ada pengerukan. Hanya ada petugas jaga yang bertugas merawat mesin dan buka tutup pintu air," ungkap Kades Sidomulyo.

Menurut Kades Suyatman, normalisasi sangat dibutuhkan, dan mengecek kondisi anak sungai yang alirannya masuk ke embung Jurangjero. Karena akibat luapan embung, sudah ada dua kali banjir yang terjadi. Pihaknya berterimakasih kepada Bupati Blora yang telah bersedia ikut blusukan ke Embung Jurangjero dan mendorong normalisasi ke BBWS Pemali Juana. 

"Terimakasih Pak Bupati atas kedatangannya untuk melihat langsung Embung Jurangjero. Semoga dengan akses yang beliau miliki ke BBWS Pemali Juana bisa memberikan manfaat bagi kami yang ada di Desa Sidomulyo," ujar Kades Suyatman. (Prokompim/ADY/Redaksi) 
Share:

2 Rumah Roboh diterjang Banjir Bandang, PMI dan Baznas Blora Serahkan Bantuan Uang Tunai dan 40 Paket Sembako di Jurangjero Banjarejo


Ketua PMI Blora Ir. Sutikno Slamet menyerahkan
bantuan kemanusiaan untuk 2 korban Rumah Roboh
diterjang Banjir Bandang, di Jurangjero Banjarejo.
Foto: Prokompim Blora.
 
BLORA – Untuk meringankan beban dua warga Dukuh Jurangjero, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo yang rumahnya roboh disapu banjir bandang, Sabtu sore, 1 April 2023,  Bupati Blora, meluangkan waktunya untuk menjenguk dan memberikan bantuan.

Kepala Desa Sidomulyo, Suyatman, saat dihubungi Minggu (2/4/2023) membenarkan bahwa hujan deras yang turun kemarin siang hingga sore mengakibatkan banjir bandang di Dukuh Jurangjero dan membuat dua rumah warga roboh karena diterjang banjir.
 
"Ada dua rumah yang roboh diterjang banjir. Yakni rumah Warsi (60) dan rumah Yarini (50). Keduanya berada di wilayah RT 01, RW 06, Dukuh Jurangjero. Kemarin hujan turun memang sangat deras mulai jam dua siang hingga sore," ungkap Kepala Desa Sidomulyo.
 
Gerak cepat bersama BPBD, Baznas, Dinas Sosial P3A, dan PMI, Minggu  2 April 2023, Bupati Blora datang ke Desa Sidomulyo, untuk menjenguk dua warga setempat yang rumahnya roboh disapu banjir bandang. Yakni, masing-masing  Warsi (60th) dan Yarini (50th).
 
Kepada Warsi dan Yarini, Bupati menyerahkan bantuan dari Baznas Kabupaten Blora, masing-masing senilai Rp 5juta. Selain itu juga memberikan  sejumlah peralatan rumah tangga dan paket sembako dari Dinsos P3A, PMI, dan BPBD Kabupaten Blora.
 
"Kami turut prihatin atas musibah banjir yang kemarin sore terjadi di Dukuh Jurangjero, Sidomulyo ini. Semoga bantuan zakat dari ASN yang terkumpul di Baznas ini bisa meringankan beban para korban banjir, sehingga dapat digunakan untuk membantu pendirian rumahnya kembali. Tolong nanti bisa dibantu gotong royong. TNI Polri, Pak Kades bisa membantu," ucap Bupati Blora.
 
Diketahui bersama, bahwa hujan lebat yang turun selama beberapa jam pada  Sabtu sore, 1 April 2023,  mengakibatkan banjir bandang di Dukuh Jurangjero, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo. Air kiriman dari wilayah hulu kawasan hutan ini mengalir dengan derasnya ke perkampungan sehingga mengakibatkan dua rumah roboh.

Waspada Bencana

Saat ini banjir memang telah surut. Namun Bupati Blora meminta agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan selalu. Pasalnya saat ini cuaca sedang tidak pasti dan curah hujan diprediksi masih tinggi.
 
"Selain curah hujan yang tinggi, kami minta BPBD dan dinas terkait untuk mengidentifikasi kondisi wilayah hulu sungai. Apakah lahannya gundul atau seperti apa. Nanti bisa dikoordinasikan dengan Perhutani juga agar bisa dilakukan reboisasi atau apa, bersama masyarakat," imbuh Bupati Blora.
 
Bupati Blora  membenarkan, bahwa Sabtu sore ada beberapa titik lokasi banjir akibat hujan deras. Selain Sidomulyo, juga di Ngliron Randublatung, Kedungtuban, dan Cepu. Namun tidak ada korban jiwa.  Dan kini banjir telah surut.
 
"Selebihnya aman, tidak ada rumah roboh. Hanya di Sidomulyo ini ada rumahnya yang roboh. Kami minta BPBD terus memantau dan siaga 24 jam," tandas Bupati Blora.
 
Pada kesempatan itu, pemilik rumah roboh diterjang Banjir di Jurangjero, Banjarejo,  Warsi, didampingi Yarini, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Blora dan jajaran yang telah hadir langsung untuk menyerahkan bantuan kepada dirinya.
 
"Maturnuwun sanget Pak Bupati, dan jajarannya sedayane mawon. Maturnuwun sudah dibantu, semoga rumah kami bisa diperbaiki lagi. Saya rasanya sedih, mau lebaran malah rumahnya kena banjir," ujar Warsi dan Yarini.
 
Saat ini Warsi bersama Yarini menumpang di rumah tetangga dan saudaranya. Sambil menunggu perbaikan rumahnya.
 
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Blora, H Sutaat,S.Pd, menjelaskan, bahwa  selain memberikan bantuan Rp 10juta untuk dua KK yang rumahnya rusak, Juga menyerahkan 40 paket sembako senilai Rp 6juta untuk warga lainnya yang terdampak banjir di Jurangjero Banjarejo.

"40 paket sembako untuk warga lainnya yang terdampak banjir," ucap H Sutaat. (Prokompim/ADY/Redaksi)
Share:

40 Warga Kurang Mampu di Pojokwatu Sambong Terima Santunan dari Pemkab Blora dan Baznas


Blora Menyapa edisi Ramadhan 2023 Pemkab Blora
mampir di Masjid Baiturrahman, Desa
Pojokwatu, Kecamatan Sambong.
Foto: Prokompim Blora.
 
BLORA  - Bupati Blora  bersama jajaran sambangi wilayah Sambong, Jumat malam (31/3/2023). Orang nomor satu di Blora itu sempatkan mampir di Masjid Baiturrahman, Desa Pojokwatu untuk menyerahkan sejumlah santunan.
 
Hadir Kabag Kesra Setda Blora, Camat Sambong dan Forkopimcam Sambong, Ketua Baznas Blora, Sekretaris PCNU Blora, Kades Pojokwatu, dan MWC NU Sambong.

Perwakilan Takmir Masjid Baiturrahman Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Blora, Edy Puryanto, mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Pemerintah Kabupaten Blora dan Baznas kepada masyarakat kurang mampu di Desa Pojokwatu.
 
"Kami berterima kasih sekali atas kerawuhan Pak  Bupati dalam rangka pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Pojokwatu Kecamatan Sambong.  Selaku wakil dari takmir masjid kami hanya bisa mendoakan Bapak Bupati," ucap Edy Puryanto.

Disampaikan, santunan dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dan Baznas Kabupaten (Pemkab) Blora itu diberikan  kepada takmir masjid, serta kepada masyarakat kurang mampu yang ada di Desa Pojokwatu. Sedikitnya ada  40 masyarakat penerima santunan.

"Semoga adanya santunan ini dapat bermanfaat,’’ kata Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si,. 

 
Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora H. Arief Rohman,  menyampaikan bahwa Pemkab Blora akan terus melanjutkan program pembangunan di Kecamatan Sambong. Baik pembangunan infrastruktur maupun berbagai bidang lainnya.
 
"Kita berkomitmen kedepan akan terus melanjutkan apa yang menjadi program-program kita di Sambong ini, baik pembangunan infrastruktur, pembangunan jalan, jembatan, juga pembangunan bidang yang lainnya seperti pendidikan, keagamaan, kesehatan dan lainnya akan menjadi perhatian kita,"  ungkap Bupati Blora
 
Mengingat Kecamatan Sambong juga merupakan salah satu daerah strategis yang ada di Kabupaten Blora. Selain dekat dengan Cepu, wilayah Sambong juga memiliki banyak potensi. Untuk itu,  Bupati Blora  meminta dukungan dari segenap pihak untuk turut serta mensukseskan program pemerintah.
 
Dikemukakan, kepada seluruh pihak,  baik Camat,  Kapolsek, Danramil, MWC NU Sambong diminta bersinergi dengan pemerintah kabupaten untuk mewujudkan Blora yang kondusif dan kamtibmas yang terjaga, sehingga program pembangunan kita bisa berjalan lancar.

‘’Sinergi antara ulama dan umara penting untuk dilakukan. Juga antara pemerintah setempat dengan tokoh masyarakat,’’  imbuh Bupati Blora.
 
Bupati Blora juga mengapresiasi keberadaan PCNU beserta dengan banomnya yang telah turut serta berkontribusi dalam menyukseskan pembangunan Blora.

‘’Kami juga apresiasi peran dari NU dalam rangka mewujudkan kemaslahatan dan bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai bidang seperti sosial, pendidikan, pertanian dan sebagainya,"  tandas Bupati Blora.  (Prokompim/ADY/Redaksi)
Share:

Setan Ingin Pensiun, Tak Mau Tergoda Ulah Manusia

Setan ingin pensiun tergoda ulah manusia.
Monday, 21 May 2018. Foto: Kissparry

Setan Ingin Pensiun


Setan Ingin Pensiun ???,  Benarkah, karena Tak Mau Tergoda Ulah Manusia saat ini, bacalah tulisan berikut:

Oleh: Akhmad Supriadi

Dalam sebuah dialog imajiner, setan suatu ketika menghadap Allah SWT sambil berkata: ‘wahai Tuhanku kami selaku bangsa setan minta pensiun dini saja’.

Tuhan lalu bertanya: "Kenapa minta pensiun, padahal dulu saat kamu saya usir dari surga, kamu sendiri yang memohon agar kamu beserta keturunanmu diberikan lisensi dan dispensasi untuk selalu menggoda dan menyesatkan manusia agar menjadi penghuni neraka?”

setan pun menjawab: Ya Tuhan, ada dua alasan mendasar kenapa saya beserta pasukan minta pensiun dini. Alasan pertama, sekarang kelakuan manusia sudah melebihi kami setan, hamba kuatir dan takut nanti justru kami yang tergoda dan lebih tersesat dari manusia.

Coba saja lihat ya Tuhan, ketika kami para setan menggoda manusia untuk mencuri, ternyata manusia malah merampok, membunuh plus memperkosa.

Kami hanya menggoda manusia supaya menggoda isteri tetangga, Eh ternyata manusia malah berzina. Ujung-ujungnya manusia selalu menyalahkan setan, padahal yang enak mereka.

Alasan kedua, ungkap iblis, Sebelum kami goda pun manusia sudah kesetanan, sehingga kami para setan hampir tidak punya pekerjaan lagi karena manusia sendiri sudah berubah menjadi setan alias kesetanan.

Sudah menjadi setan sebelum digoda setan. Yang paling memilukan, tiap musim haji kami dilempari batu oleh berjuta-juta manusia, padahal di antara sekian banyak melempari itu sebagian ada kawan-kawan hamba juga.”

Salah satu topik pembicaraan yang cukup popular di bulan Ramadhan adalah tentang setan dan godaannya terhadap manusia.

Al-Quran menyebut sebanyak 88 kali kata setan dengan berbagai derivasinya. Setan sendiri berarti jauh, sesat berkobar selaras dengan esensi dirinya.

Hadist yang paling sering disitir di bulan puasa adalah pernyataan Rasulullah yang diriwayatkan oleh pakar hadis Imam Bukhari dan Muslim “Bila datang bulan Ramadhan, dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan para setan dibelenggu."

Pernyataan Rasulullah SAW tersebut sesungguhnya dapat dipahami baik secara hakiki maupun majazi (metaphor). Secara hakiki di bulan puasa memang setan dibelenggu, akan tetapi ada orang yang hawa nafsunya tidak dikendalikan, sehingga mereka itulah yang menebar kemaksiatan. Ini sejalan dengan pernyataan Al-Quran,

Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa manusia (jalan) kefasikan dan ketakwaannya; Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (QS. Asy-syams [91]: 7-10).



Para ulama menjelaskan bahwa ada perbedaan antara godaan setan dan hawa nafsu. Setan menggoda dengan tujuan merugikan dan menyesatkan manusia, atau paling tidak menjadikannya tidak beruntung. Karena itu setan dapat mengubah versi godaannya dari saat ke saat jika dia gagal dalam rayuan pertama. Sedangkan hawa nafsu hanya ingin memuaskan dirinya, sehingga bila dia menginginkan sesuatu, dia tidak akan mengubahnya dan terus mendesak kita untuk mencapai keinginannya tersebut.

Selanjutnya dalam pengertian majazi (mataforis), hadist  tersebut mengandung makna bahwa bulan puasa adalah bulan ibadah dan pendekatan diri kepada sang Khalik. Di dalamnya Allah melimpahkan ganjaran yang luar biasa dan berlipat ganda serta membuka pintu ampunan-Nya. Dengan sedikit amal saleh saja, manusia dapat memperoleh ganjaran yang luar biasa dan berlipat sehingga dapat menghantarkannya ke surga. Di sinilah, seolah-olah seluruh pintu-pintu surga terbuka bagi siapa saja.

Sebaliknya, pintu-pintu neraka karena begitu luasnya ampunan dan rahmat Allahsehingga seakan-akan tertutup bagi para pendosa. Sementara gerobolan setan selaku prajurit Iblis, karena kesadaran dan kuantitas amal ibadah manusia yang begitu tinggi untuk beribadah dan beramal saleh, seakan mereka terbelenggu alias tidak dapat berbuat apa-apa, karena tetutup oleh energy kesalehan yang teramat besar dan kuat.

Jika potensi negatif berupa setan dibelenggu di bulan puasa, lalu mengapa masih ada bahkan banyak manusia yang berbuat maksiat dan melakukan dosa? Mengutip pandangan pakar tafsir Quraish Shihab dalam karyanya Setan dalam Al-Quran, godaan dan kesesatan yang dialami manusia tidak lain kecuali bisikan negatif yang terdapat dalam diri manusia sendiri, atau setan adalah penjelmaan alam bawah sadar manusia dalam kompleksitas kejiwaannya.

Ibadah puasa sesungguhya adalah proses penyucian jiwa (tazkiyyatun nafs) untuk memulihkan dan mengeliminir potensi-potensi negatif berupa kefasikan dan dorongan keburukan Ibadah puasa sesungguhya adalah proses penyucian jiwa (tazkiyyatun nafs) untuk memulihkan dan mengeliminir potensi-potensi negatif berupa kefasikan dan dorongan keburukan tersebut

Proses penyucian jiwa melalui ibadah puasa akan membuka katup dan selubung yang menyelimuti mata batin agar steril dari virus setan dan nafsu. Nabi SAW mengingatkan, Sesungguhnya setan mengalir dalam diri manusia sebagaimana mengalirnya darah (HR Bukhari dan Muslim).

Al-quran bahkan senantiasa mengingatkan kita tentang misi setan: Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, Maka jadikanlah ia musuh(mu), karena Sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala (QS. Fathir [35]:6)

Puas sebagai proses pelatihan pengendalian hawa nafsu serta penempaan jiwa merupakan perjuangan batin maha berat (mujahadah) dalam rangka memerdekakan jiwa kita dari penjajahan hawa nafsu dan godaan setan. Puasa sebagai perjuangan dan peperangan batin (mujahadah) digambarkan Rasulullah SAW sebagai lebih berat dari perjuangan fisik membela agama (jihad), sehingga ia disebut sebagai jihadun nafs (perjuangan spiritual).

Sebaliknya, jika kita membiarkan potensi kejahatan berkembang biak melebihi potensi kebajikan, maka kita akan dikuasai hawa nafsu. Selanjutnya yang terjadi adalah setan berbulu manusia yang senantiasa menebar dan menabur kejahatan. kalau sudah demikian, seperti kisah humor tersebut, iblis dan setan benar-benar “merdeka” dan “pensiun” dari tugas dan profesinya sebab manusia sendiri telah berubah menjadi setan alias kesetanan sebelum digoda. (Humas IAIN Palangkaraya/ADY/Redaksi)

Source:  https://kampusitahnews.iain-palangkaraya.ac.id/berita/2018/05/21/setan-ingin-pensiun-tergoda-ulah-manusia/

Share:

Hot News

HUT Ke-81 TNI, Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional di TMP Wira Bhakti

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 0721/Blora melaksana...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »