Pemkab Gelar 'Blora Job Fair 2026' Sediakan 7.439 Lowongan Kerja


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Ribuan lowongan pekerjaan terbuka dari puluhan perusahaan dalam acara Blora Job Fair 2026, yang diselenggarakan mulai hari ini, Rabu 10 Juni 2026 hingga Kamis 11 Juni 2026, di GOR Mustika, sejak pagi hingga sore (10/6), ratusan pencari kerja mulai berdatangan silih berganti untuk mengikuti bursa kerja tahunan yang diselenggarakan Pemkab Blora ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora, Endro Budi Darmawan menyampaikan bahwa gelaran Job Fair kali ini diikuti oleh 34 perusahaan baik dari dalam wilayah Kabupaten Blora maupun luar kota Blora.

“Selama dua hari, mulai hari ini hingga besok. Ada 34 perusahaan dengan total lowongan pekerjaan sebanyak 7439 posisi yang ditawarkan dengan berbagai kriteria atau jenis pekerjaan. Silahkan warga masyarakat Blora untuk hadir memanfaatkan kesempatan emas ini,” ucap Kepala Dinperinaker Blora.

Kepala Dinperinaker Blora  menyontohkan ada Perusahaan PT Anak Baik Sejahtera yang membuka lowongan pekerjaan untuk posisi admin keuangan, admin HRD, admin outlet, public relation, desain grafis, crew Gudang, crew distribusi, auditor, sales, kasir, CS, hingga driver.

“Ada juga loker dari PT Pungkook Indonesia, PT Parkland World Indonesia, PT Cakra Naga Furniture, PT Indomarco Prismatama, PT Pentawira Agraha Sakti, berbagai Perbankan, dll,” ujar Kepala Dinperinaker Blora.

Lebih lanjut, Kepala Dinperinaker Blora menjelaskan bahwa Blora Job Fair 2026 ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan program Bupati Wakil Bupati yakni 'golek gawean gampang'. Memfasilitasi para calon pekerja agar lebih mudah dalammendapatkan pekerjaan, membantu perusahaan mencari pekerja sesuai kebutuhan, dan mengurangi angka pengangguran.

“Hari pertama ini selain pembukaan juga langsung dilanjutkan penerimaan pendaftaran para calon pekerja. Sedangkan pada hari kedua besok akan diisi talkshow dan bursa kerja. Dari jumlah lowongan sebanyak 7439 ini, pada hari pertama pagi tadi baru ada 1004 pencari kerja yang mendaftar, rata rata lulusan SMK SMA sederajat dan fresh graduated. Jumlahnya akan terus bertambah hingga besok,” ungkap Kepala Dinperinaker Blora.

Pada kesempatan itu, Sekda Blora, Komang Gede Irawadi menyampaikan  apresiasi kepada panitia, dinas terkait, serta seluruh mitra perusahaan yang telah bekerja keras menyinkronkan data lowongan kerja agar dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

"Informasi kuota lowongan dan keterlibatan puluhan perusahaan yang dilaporkan menjadi bukti nyata sinergi kita bersama dalam menekan angka pengangguran di Blora. Tantangan ketenagakerjaan saat ini memang tidak mudah. Pertumbuhan angkatan kerja yang cepat sering kali tidak berbanding lurus dengan ketersediaan lapangan kerja, masalah ini diperparah oleh  adanya kesenjangan informasi (information gap)." kata Sekda Blora.

Banyak pencari kerja, lanjut Sekda Blora, dipelosok daerah kesulitan mengakses info lowongan yang up-to-date, sementara di sisi lain, perusahaan juga sering kesulitan mendapatkan kandidat yang kualifikasinya sesuai kebutuhan. 

“Oleh karena itu, saya rasa Job Fair ini hadir sebagai solusi strategis untuk memutus jarak tersebut. Ini adalah ruang pertemuan langsung di mana perusahaan dapat melakukan seleksi awal secara efektif, dan para pencari kerja dapat langsung memilih peluang yang sesuai dengan minat serta kompetensinya,” jelas Sekda Blora.

Masih kata,  Sekda Blora, urusan penyerapan tenaga kerja bukanlah tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kolektif kita bersama. Melalui momentum ini, saya mengajak dunia usaha dan lembaga pendidikan untuk terus berkolaborasi menciptakan iklim kerja yang harmonis, produktif, dan menyejahterakan.

“Untuk adik-adik para pencari kerja, manfaatkan peluang emas ini dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan kompetensi, etos kerja yang tinggi, dan semangat pantang menyerah,” imbuh Sekda Blora.

Sementara itu, salah satu pencari kerja dari Kecamatan Japah, Aditya (20) merasa antusias mengikuti bursa kerja dalam acara Job Fair 2026 kali ini. Ia mengaku datang bersama beberapa temannya untuk mencari pekerjaan.

“Tadi pagi datang bersama 3 teman lainnya. Ingin tahu lowongan pekerjaan yang dibuka. Oleh panitia diarahkan untuk mendaftar secara online terlebih dahulu dengan cara scan barcode. Setelah dapat nomor pendaftaran baru bisa masuk ke dalam bursa kerja. Bagus jadi semuanya termonitor. Doakan semoga ada lowongan yang cocok untuk saya,” ucap Aditya. (Humas/Redaksi)


Share:

Wabup Blora Minta GWS Fokus Kapasitas Pelaku Usaha Perempuan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kabupaten Blora menjadi tuan rumah Rapat Pleno Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Wanita Sejahtera (GWS)  se-Jawa Tengah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Senin 8 Juni 2026.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini  menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Blora sebagai tuan rumah penyelenggaraan rapat pleno DPW dan DPC tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, saya menyampaikan sugeng rawuh, selamat datang di Kabupaten Blora kepada seluruh pengurus DPW dan DPC GWS se-Jawa Tengah. Sebuah kehormatan bagi Kabupaten Blora dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda yang sangat strategis ini,” ujar Wakil Bupati Blora.

Dikemukakan, Gerakan Wanita Sejahtera selama ini telah menunjukkan kiprah nyata sebagai mitra pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan.

“Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) selama ini telah membuktikan peran nyatanya sebagai mitra tak terpisahkan dari pemerintah, khususnya dalam mendongkrak kemandirian ekonomi perempuan,” kata Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora juga menilai GWS merupakan organisasi yang konsisten bergerak dibidang sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan secara independen tanpa terlibat dalam politik praktis.

"Kiprah GWS mampu memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan melalui peningkatan kemandirian ekonomi, sekaligus memperjuangkan kesetaraan gender yang sejalan dengan program pembangunan daerah," jelas Wakil Bupati Blora.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Blora menjelaskan bahwa peran perempuan dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat ini semakin strategis. Karena itu, GWS terus berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha perempuan melalui penguatan literasi digital hingga kelembagaan koperasi wanita.

“Tidak hanya itu, selaras dengan arah kebijakan Kementerian Koperasi dan UKM serta Rakornas GWS, di mana lebih dari 60% UMKM di Indonesia kini digerakkan oleh kaum perempuan, GWS terus berfokus pada penguatan kapasitas pelaku usaha perempuan, literasi digital, hingga penguatan kelembagaan berbasis koperasi wanita agar mampu mencetak wirausaha yang tangguh dan naik kelas,” ungkap Wakil Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Ketua DPC GWS Kabupaten Blora, Trisiana Setyarini menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Blora serta berbagai pihak yang selama ini telah menjalin kolaborasi dengan GWS dalam berbagai program pemberdayaan perempuan.

"Disini saya merasakan bahwa GWS di Blora ini tidak terlepas didukung oleh Pemkab Blora, Bunda Ainia, dan juga Ibu Ketua GOW Kabupaten Blora, yang selalu support kami," ujar Ketua DPC GWS Blora.

Sementara itu, Penasehat GWS Kabupaten Blora, Ainia Shalichah  berharap rapat kerja GWS mampu menghasilkan program-program yang semakin memperkuat peran perempuan.

"Saya mengucapkan selamat Rakerwil GWS semoga benar-benar perempuan memang harus berdaya, dalam hal apapun dan dimanapun, dan tidak boleh tergerus oleh zaman, oleh karenanya mari kita terus tingkatkan kualitaskan diri wahai perempuan Indonesia, perempuan harus berdaya," tandas  Penasehat GWS Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Dua Jembatan Aramco di Wilayah Kodim 0721/Blora Rampung, Siap Tingkatkan Mobilitas dan Perekonomian Masyarakat


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —   Pembangunan dua titik Jembatan Aramco di wilayah Kodim 0721/Blora yang berlokasi di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, dan Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, telah rampung 100 persen. Infrastruktur yang dikerjakan oleh Satgas Kodim 0721/Blora bersama masyarakat tersebut kini siap diresmikan dan segera dimanfaatkan oleh warga, Selasa (9/6/2026).

Rampungnya pembangunan dua jembatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Kehadiran Jembatan Aramco diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

Dengan konstruksi yang kokoh, kuat, serta aman untuk dilintasi, kedua jembatan tersebut akan menjadi akses vital yang menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan pendidikan, pertanian, hingga perekonomian.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Aramco akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat di kedua desa tersebut.

“Setelah diresmikan, jembatan ini dapat langsung dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari. Baik untuk ke sekolah, menuju lahan pertanian, maupun berbagai kegiatan lainnya, sehingga menjadi lebih mudah, aman, dan efisien,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa akses transportasi yang semakin baik akan berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Dengan akses yang semakin lancar, distribusi hasil pertanian dan perkebunan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sambongwangan, Wahyudi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas bantuan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih yang telah dinantikan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut membawa perubahan besar bagi kehidupan warga. Sebelum jembatan dibangun, masyarakat, termasuk para pelajar, harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas, terutama saat musim hujan yang kerap menghambat mobilitas.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat bersyukur dan bahagia karena kini telah memiliki jembatan yang layak. Anak-anak sekolah dapat berangkat dengan lebih aman dan nyaman, sementara masyarakat juga lebih mudah menjalankan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Wahyudi menambahkan, jembatan tersebut diperkirakan akan dimanfaatkan oleh sekitar 1.500 warga dan memberikan manfaat besar bagi para petani. Sebelumnya, saat debit sungai meningkat akibat banjir, akses menuju lahan pertanian sering terputus. Dengan hadirnya jembatan baru, aktivitas pertanian dapat berjalan lebih lancar tanpa terkendala kondisi cuaca.

Sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan, masyarakat Desa Karanganyar menggelar tasyakuran bersama anggota Koramil 14/Todanan sebagai ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan Jembatan Aramco yang akan segera dimanfaatkan oleh masyarakat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Lalai Matikan Kompor, 3 Rumah Kayu di Kedungtuban Terbakar



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Polsek Kedungtuban menangani kebakaran 3 rumah kayu jati di dukuh Wadung RT 005 RW 005 Desa Kedungtuban, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Senin, 8 Juni 2026 sekira pukul 02.00 WIB. Api diduga berawal dari kelalaian saat memasak nasi.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono menyampaikan bahwa kebakaran pertama kali diketahui saksi Aziz Nurwidyatama sekitar pukul 01.50 WIB., mendengar suara 'kretek-kretek' dari dapur samping rumah korban Satiran Bin Tarmo (60).

“Menurut keterangan istri korban Saudara Asmuah, beliau ketiduran saat memasak nasi pakai kompor gas di dapur. Api cepat membesar dan menyambar 2 rumah lain milik Saudara  Yuliana dan Saudara Sudirman,” kata   Kasihumas Polres Blora.

Rumah korban 1 Satiran, lanjut Kasihumas Polres Blora, habis terbakar, luas 7x12 m dan 4x12 m yang dipakai tempat tinggal, warung pecel, dan bengkel motor. Rumah korban ke-2 Yuliana ukuran 9x10 m juga habis terbakar dalam keadaan kosong.

"Rumah korban 3 Saudara Sudirman hanya terbakar bagian dinding dapur dan kamar. Kerugian ditaksir Rp275 juta," ujar Kasihumas Polres Blora.

Dikemukakan, petugas gabungan Polsek Kedungtuban, Kanit Reskrim, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Damkar Cepu-Randublatung, BPBD, PS. Kapolsek Kedungtuban PS. Iptu Hadi Setyo P, dan Koramil Kedungtuban datang ke lokasi kejadian.

"Api berhasil dipadamkan pukul 04.00 WIB dengan 4 unit damkar. Tidak ada korban jiwa. Untuk sementara keluarga korban 1 mengungsi di rumah tetangga Saudara Ngatemi," ucap Kasihumas Polres Blora.

Kepolisian Resor Blora mengimbau warga agar lebih waspada saat beraktifitas di rumah, terutama pada waktu memasak.

“Jangan tinggalkan kompor menyala, apalagi saat mengantuk. Pastikan api sudah padam dan tabung LPG ditutup rapat sebelum tidur. Keselamatan keluarga nomor satu,” pesan Kasihumas Polres Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Rampung, Perkuat Akses dan Dorong Perekonomian Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Aramco di dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora telah selesai 100 persen pada Senin (8/6/2026). Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi warga setempat.

Pembangunan Jembatan Aramco merupakan wujud sinergi TNI melalui Kodim 0721/Blora dalam mendukung program pembangunan infrastruktur di daerah. Kehadiran jembatan ini menjadi solusi untuk mempermudah akses transportasi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang selama ini membutuhkan sarana penghubung yang lebih memadai.

PS. Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, mengatakan bahwa selesainya pembangunan jembatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Karanganyar dan wilayah sekitarnya.

“Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih mudah dan aman sehingga dapat menunjang kegiatan sehari-hari maupun aktivitas perekonomian warga,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh tahapan pekerjaan telah diselesaikan sesuai rencana sehingga progres pembangunan mencapai 100 persen. Kondisi cuaca yang cerah selama pelaksanaan pekerjaan turut mendukung kelancaran proses pembangunan di lapangan.

Letda Inf Taslan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung pembangunan Jembatan Aramco. Berkat kerjasama yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu serta sesuai target yang telah ditetapkan.

Ia berharap keberadaan jembatan tersebut tidak hanya memperlancar arus transportasi warga, tetapi juga membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong kesejahteraan warga di Kecamatan Todanan.

“Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan menjadi salah satu pendukung terwujudnya Kecamatan Todanan yang semakin maju dan sejahtera. TNI akan terus mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tandasnya. (Pendim/Redaksi)
Share:

Pemkab Blora Dukung Insersi Pendidikan Perkoperasian Pemprov Jateng di Sekolah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerinrah Kabupaten Blora mendukung dan mengimplementasikan Program Insersi Pendidikan Perkoperasian yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program Insersi ini akan menjangkau sekitar 6,38 juta peserta didik mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA hingga SLB di seluruh Jawa Tengah.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Blora usai menghadiri peluncuran Program Insersi Pendidikan Perkoperasian di gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Jumat, 5 Juni 2026.

Hadir Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, Menteri Agama RI,  Nasaruddin Umar, serta Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Toni Toharudin.

Saat itu, Wakil Bupati Blora hadir bersama Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Blora, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Blora.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan bahwa pendidikan perkoperasian memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang mandiri, berjiwa wirausaha, serta memahami prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan.

“Pendidikan perkoperasian penting dikenalkan sejak dini agar generasi muda memahami nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kemandirian ekonomi. Ini menjadi bekal yang sangat penting untuk menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” ujar Wakil Bupati Blora.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Blora mengatakan bahwa Pemkab Blora akan segera melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah, khususnya jenjang SD dan SMP yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Blora, implementasi program tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan satuan pendidikan.

“Untuk penerapannya secara bertahap, mungkin bisa dimulai dari SMP terlebih dahulu kemudian SD. Karena memang kewenangan kami berada di jenjang SD dan SMP, sedangkan SMA menjadi kewenangan pemerintah provinsi,” kata Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora menegaskan bahwa  penerapan pendidikan perkoperasian tidak akan menambah mata pelajaran baru maupun membebani peserta didik,  materi perkoperasian akan diintegrasikan kedalam mata pelajaran yang sudah ada melalui metode insersi kurikulum.

“Jadi tidak ada tambahan mata pelajaran baru. Materi perkoperasian akan dimasukkan kedalam pelajaran yang relevan sehingga siswa dapat memahami konsep koperasi secara lebih kontekstual,” jelas Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora berharap program tersebut mampu melahirkan generasi muda yang memiliki literasi ekonomi yang kuat, memahami pentingnya kerja sama, serta mampu mengembangkan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan dimasa depan.

Untuk diketahui, Program Insersi Pendidikan Perkoperasian merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengintegrasikan materi perkoperasian kedalam mata pelajaran yang relevan pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA hingga SLB mulai tahun ajaran 2026/2027.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan bahwa program insersi pendidikan perkoperasian tersebut, merupakan langkah strategis untuk mengenalkan kembali koperasi kepada generasi muda sejak dini.

“Koperasi merupakan amanat Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33, sekaligus pilar ekonomi nasional yang perlu dipahami sejak usia sekolah,” kata Gubernur Jawa Tengah.

Menurut Gubernur Jawa Tengah, program insersi pendidikan perkoperasian ini juga selaras dengan berbagai kebijakan pemerintah.

"Termasuk penguatan Koperasi Merah Putih yang saat ini tengah dikembangkan diberbagai daerah," tandas Gubernur Jawa Tengah.

Sementara itu, Menteri Koperasi RI,  Ferry Juliantono menegaskan bahwa koperasi tidak boleh hanya dipandang sebagai lembaga simpan pinjam semata.

“Koperasi adalah badan usaha yang mencerminkan nilai gotong royong, kekeluargaan, dan kebersamaan yang menjadi karakter bangsa Indonesia. Nilai-nilai itu perlu ditanamkan sejak dini melalui dunia pendidikan,” tandas  Menteri Koperasi. (Humas/Redaksi)


Share:

Jembatan Aramco Rampung, Akses Antar Desa di Randublatung Kini Semakin Lancar


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Mobilitas masyarakat Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kini semakin mudah dan lancar. Jembatan Aramco yang menjadi akses penghubung vital antarwilayah telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan secara penuh oleh masyarakat mulai Minggu (7/6/2026).

Jembatan sepanjang 28 meter tersebut merupakan hasil sinergi antara Kodim 0721/Blora, Pemerintah Daerah dan masyarakat setempat dalam upaya meningkatkan konektivitas serta mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan.

Pembangunan jembatan dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Kodim 0721/Blora bersama warga. Berbekal semangat kebersamaan, proses pengerjaan dilakukan menggunakan peralatan sederhana, seperti cangkul, sekop, angkong, mesin molen, dan linggis hingga akhirnya dapat diselesaikan sesuai rencana.

Keberadaan Jembatan Aramco diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian warga. Selama ini, keterbatasan akses infrastruktur menjadi salah satu kendala dalam mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Dengan rampungnya pembangunan jembatan tersebut, warga kini memiliki akses yang lebih aman, cepat, dan efisien untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk mengangkut hasil panen menuju pusat pemasaran serta menjangkau wilayah lain di sekitarnya.

Danramil 09/Randublatung Kapten Kav Teguh Linarto mengatakan, pembangunan Jembatan Aramco merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

"Jembatan ini dibangun melalui semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Kami berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga, memperlancar akses transportasi, serta mendukung peningkatan perekonomian masyarakat Desa Sambongwangan dan sekitarnya," ujar Kapten Kav Teguh Linarto.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan jembatan tersebut tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat yang turut bergotong royong selama proses pengerjaan berlangsung.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Aramco, diharapkan konektivitas antar wilayah di Kecamatan Randublatung semakin baik, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Pendim/Redaksi)
Share:

Blora Penuhi Target Nasional LSD dan LP2B Lancarkan Investasi dan Kampus Baru


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kabupaten Blora memenuhi target nasional penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), sehingga bisa  memberikan kepastian bagi sejumlah program strategis daerah, mulai dari pendirian Kampus Program Studi diluar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) hingga pengembangan investasi.

Hal tersebut disampaikan Bupati Blora  usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kementrian ATR/BPN di hotel Gumaya, Kota Semarang, Kamis 4 Juni 2026.

Bupati Blora, Arief Rohman  mengatakan bahwa capaian Blora yang masuk dalam kelompok 13 kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan persentase LP2B di atas 87 persen menjadi kabar baik bagi sejumlah agenda pembangunan daerah.

“Dengan masuknya Blora dalam 13 kabupaten/kota yang sudah memenuhi target LSD, kita berada pada angka sekitar 88 persen sehingga masuk kategori aman dan tidak terkena pembatasan,” kata Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, kepastian tersebut turut mendukung penyelesaian berbagai persyaratan perizinan strategis, termasuk pendirian PSDKU UNY di Kabupaten Blora.

“Izin pendirian PSDKU UNY di Blora akhirnya tuntas. Status Blora masuk dalam 13 kabupaten/kota yang sudah di atas 87 persen. Kita LP2B-nya sekitar 88 persen. Ini menjadi syarat penting untuk perizinan LSD, Sekolah Rakyat, maupun pendirian kampus UNY,” ucap Bupati Blora.

Bupati Blora menegaskan bahwa lahan yang telah ditetapkan sebagai LP2B tidak boleh dialihfungsikan karena menjadi bagian dari komitmen menjaga ketahanan pangan nasional.

Bupati Blora telah menerima dua SK terkait penggunaan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat tercatat dengan nomor 689/SK-PP.04.03/V/2026, dan SK penggunaan lahan untuk pembangunan Kampus PSDKU UNY bernomor 688/SK-PP.04.03/V/2026.

“Kami juga sudah menerima SK Menteri ATR/BPN tentang Rekomendasi Perubahan Penggunaan Tanah pada Lahan Sawah Dilindungi sudah keluar. Diserahkan oleh Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Pak Lampri,” ujar Bupati Blora.

Selain mendukung sektor pendidikan, penetapan LP2B juga dinilai memberikan kepastian bagi investasi dan menjadi dasar dalam peninjauan kembali Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Blora.

“Dengan kepastian ini, kran investasi semakin terbuka lebar. Penetapan LP2B juga menjadi dasar untuk peninjauan kembali Perda RTRW yang masa berlakunya berakhir pada 2021,” jelas  Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa Kabupaten Blora berdasarkan data pengendalian Lahan Baku Sawah tahun 2026,  telah mengusulkan penetapan sekitar 61.006 hektare lahan sebagai LP2B atau mencapai 88,23 persen dari total Lahan Baku Sawah seluas 69.145 hektare.

"Angka tersebut melampaui target nasional minimal 87 persen," kata Gubernur Jawa Tengah.

Disampaikan, bagi Blora, capaian LP2B sebesar 88,23 persen dan dua SK Mentri ATR/BPN tidak hanya menunjukkan komitmen menjaga ketahanan pangan, tetapi juga membuka ruang percepatan pembangunan sektor pendidikan, investasi, dan penataan ruang wilayah secara lebih terarah.

"Dengan kepastian status lahan tersebut, sejumlah proyek strategis daerah kini memiliki landasan hukum yang lebih kuat untuk direalisasikan," tandas Gubernur Jawa Tengah.

Sementara itu, Wakil Menteri ATR/BPN,  Ossy Dermawan mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang melibatkan seluruh kepala daerah dalam percepatan penetapan luas baku sawah.

Secara regional, kata Ossy Dermawan, luas Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) yang telah masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Tengah mencapai sekitar 825 ribu hektare. Adapun luas baku sawah yang telah terdata mencapai sekitar 970 ribu hektare atau setara 85,11 persen dari target nasional.

“Jawa Tengah termasuk daerah yang progresif. Tinggal sedikit lagi yang harus dikejar agar mencapai target nasional,” ujar Wakil Menteri ATR/BPN. (Humas/Redaksi)


Share:

TNI dan Warga Percepat Penyelesaian Jembatan Aramco di Randublatung


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus ditunjukkan dalam penyelesaian pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. Memasuki tahap akhir pengerjaan, personel Koramil 09/Randublatung bersama warga setempat bahu-membahu mempercepat proses finishing agar jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat itu segera dapat digunakan.

Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto, mengatakan seluruh personel tetap mempertahankan semangat kerja tinggi meskipun proyek pembangunan telah memasuki tahap penyelesaian. Menurutnya, kualitas hasil pembangunan menjadi prioritas utama agar manfaat jembatan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Walaupun pekerjaan sudah memasuki tahap finishing, seluruh personel tetap bekerja dengan penuh semangat. Kami ingin memastikan jembatan ini selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan, percepatan penyelesaian pembangunan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat yang telah menaruh harapan besar terhadap keberadaan jembatan tersebut. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Selain mempermudah akses transportasi, jembatan tersebut juga diyakini dapat mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian, kegiatan perdagangan, hingga pelayanan masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih efektif.

Kapten Kav Teguh Linarto menambahkan, keterlibatan aktif warga dalam proses pembangunan menjadi bukti bahwa nilai-nilai gotong royong masih terjaga dan berkembang di tengah masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga selama pengerjaan berlangsung mencerminkan kemanunggalan yang tidak hanya hadir dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam upaya pembangunan fasilitas publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan ini menjadi bukti bahwa ketika TNI dan masyarakat bersatu, berbagai tantangan dapat diselesaikan dengan baik. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi warga,” tambahnya.

Penyelesaian Jembatan Aramco diharapkan menjadi salah satu infrastruktur pendukung yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Desa Sambongwangan dan sekitarnya, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah di Kecamatan Randublatung. (Pendim/Redaksi)


Share:

Wabup Minta Pelayanan di MPP Blora Lebih Mudah, Cepat, Nyaman, dan Akuntabel


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora merayakan hari jadi ke-5, dengan cara yang unik dan merakyat, dibawah naungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Blora.

Perayaan ulang tahun kali ini dimeriahkan dengan acara 'Ngopi Sinergi' serta gelaran Bazar UMKM di halaman gedung MPP Blora, Rabu 3 Juni 2026, dihadiri oleh Wakil Bupati Blora, kepala OPD terkait, instansi vertikal.

Wakil Bupati Blora, Sri Setiyorini  mengatakan hari ini, MPP Kabupaten Blora genap berusia 5 tahun. Lima tahun adalah waktu yang cukup untuk bertumbuh dari tempat pelayanan bersama (co-location) menjadi pusat integrasi layanan publik yang sesungguhnya. 

"Saya ingin mengingatkan kita semua MPP ini bukan proyek fisik, melainkan komitmen moral. Keberhasilan MPP tidak diukur dari megahnya gedung, melainkan dari seberapa cepat masyarakat pulang membawa solusi," ucap Wakil Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Blora memberikan apresiasi atas dedikasi MPP Blora yang selama lima tahun ini telah konsisten memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat Blora, acara yang bertajuk 'Ngopi Sinergi' tentunya menjadi kebersamaan untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya minta, jadikan momentum ini untuk meruntuhkan ego sektoral.  Layanan publik yang modern tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Masyarakat tidak mau tahu Anda dari dinas apa,  yang mereka tahu, Anda adalah representasi dari Negara dan Pemerintah Kabupaten Blora, Kami juga berpesan agar pelayanan ini bisa luwes, demi peningkatan kualitas pelayanan ke depan," kata Wakil Bupati Blora.

Dikemukakan, sinergi langsung diwujudkan secara konkret melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Blora dan BPJS Kesehatan. Dengan masuknya layanan administrasi kepesertaan, informasi, hingga penanganan pengaduan JKN ke dalam MPP, kita sedang memotong birokrasi.

"Saya minta kepada pihak kesatu (DPMPTSP) dan pihak kedua (BPJS Kesehatan) untuk langsung tancap gas dengan Patuhi SOP bersama!," pinta  Wakil Bupati Blora.

Wakil Bupati Blora juga berpesan jangan biarkan masyarakat mengantre tanpa kepastian. Optimalkan sarana prasarana. fasilitas IT, internet, hingga aksesibilitas untuk rekan-rekan difabel harus dipastikan prima setiap hari. 

"Mari jadikan HUT ke-5 ini sebagai momentum evaluasi. Tolong cek kembali counter pelayanan instansi Anda di MPP. Apakah SDM yang Anda tempatkan sudah tersenyum hari ini? Apakah mereka sudah solutif?  Mari kita bawa MPP Kabupaten Blora naik kelas: lebih mudah, lebih cepat, lebih nyaman, dan akuntabel," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Blora,  Bondan Arsiyanti sekaligus Penanggungjawab MPP menjelaskan bahwa ulang tahun ke-5 yang jatuh pada hari ini 3 Juni 2026 sebagai bentuk Syukur doa bersama.

"Acara ini kita lakukan secara sederhana yang dirangkai penandatanganan kerjasama DPMPTSP dengan BPJS kesehatan dan penandatanganan kerjasama pinjam pakai gedung antara imigrasi kelas 1 Non TPI Blora dengan DPMPTSP dan ada bazar dari Mitra,  sehingga masyarakat bisa merasakan kehadiran kami selama melayani," ujar  Kepala DPMPTSP Blora.

Penanggungjawab MPP Blora berharap diusia 5 tahun, semakin semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat dan semakin meningkat sinergi dengan seluruh pihak.

"Hari ini kami juga memperkenalkan inovasi konsep ngopi sinergi (ngobrol produktif untuk sinergi kolaborasi dan integrasi) antara perangkat daerah dan instansi vertikal dengan pelayanan publik di MPP. Tentunya inovasi ini salah satu langkah untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat," tandas  Kepala DPMPTSP Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Simbol Gotong Royong TNI dan Warga Kebut Penyelesaian Jembatan Aramco di Desa Sambongwangan



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Simbol Gotong Royong TNI dan Warga Kebut Penyelesaian Jembatan Aramco. Semangat pengabdian tanpa mengenal waktu terus ditunjukkan personel Koramil 09/Randublatung dalam menuntaskan pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Memasuki tahap akhir pengerjaan, personel TNI bersama warga bahu-membahu mempercepat proses finishing agar jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat itu segera dapat dimanfaatkan.

Sejak pagi hingga sore hari, suasana di lokasi pembangunan dipenuhi aktivitas. Personel Koramil bersama warga tampak fokus menyelesaikan berbagai pekerjaan detail yang menjadi penentu kualitas dan keamanan konstruksi.

Penyempurnaan bagian jembatan, pengecekan struktur, hingga penataan area sekitar dilakukan secara cermat demi memastikan fasilitas tersebut benar-benar siap digunakan.

Pembangunan Jembatan Aramco bukan sekadar proyek fisik semata. Kehadirannya membawa harapan besar bagi masyarakat Kampung Putih yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang lebih aman, nyaman, dan representatif untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto, menegaskan bahwa seluruh personel tetap mempertahankan semangat kerja tinggi meskipun proyek telah memasuki tahap penyelesaian.

Menurutnya, kualitas hasil pembangunan menjadi prioritas utama agar manfaat jembatan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Walaupun pekerjaan sudah memasuki tahap finishing, seluruh personel tetap bekerja dengan penuh semangat. Kami ingin memastikan jembatan ini selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, percepatan penyelesaian pembangunan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat yang telah menaruh harapan besar terhadap keberadaan jembatan tersebut.

Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mempermudah akses berbagai kegiatan sosial maupun ekonomi masyarakat.

Lebih jauh, Kapten Kav Teguh Linarto menilai proses pembangunan yang melibatkan warga secara aktif menjadi bukti kuat bahwa budaya gotong royong masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara TNI dan warga selama pengerjaan berlangsung mencerminkan kemanunggalan yang tidak hanya terlihat dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam upaya membangun fasilitas publik yang bermanfaat bersama.

“Pembangunan ini menjadi bukti bahwa ketika TNI dan masyarakat bersatu, berbagai tantangan dapat diselesaikan dengan baik. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi warga,” tambahnya.

Keberadaan Jembatan Aramco nantinya diproyeksikan menjadi salah satu akses vital bagi warga Desa Sambongwangan dan sekitarnya.

Selain mempercepat mobilitas masyarakat, jembatan tersebut juga berpotensi mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi lokal, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dengan progres pembangunan yang kini semakin mendekati garis akhir, harapan masyarakat untuk segera menikmati manfaat Jembatan Aramco pun kian besar.

Di balik kokohnya konstruksi yang berdiri, tersimpan cerita tentang kerja keras, pengabdian, dan semangat gotong royong yang menjadi fondasi utama terwujudnya pembangunan bagi kepentingan rakyat. (Pendim/Redaksi)
Share:

Petani Sumber Tewas Terserempet KA Ambarawa Ekspres di Kradenan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kepolisian sektor  Kradenan bersama Koramil Kradenan dan Puskesmas Menden mendatangi TKP orang meninggal dunia, akibat terserempet Kereta Api Ambarawa Ekspres, Minggu, 31 Mei 2026 sekira  pukul 10.30 WIB., lokasi kejadian di sepanjang rel KM-72+0 petak Randublatung-Wado, Dukuh Mberan RT 006 RW 003 Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora Jawa Tengah.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono menyampaikan bahwa korban bernama Wiji Bin Wajir  (56), warga Dukuh Sumber RT 009 RW 002 Desa Sumber, berangkat dari rumah pukul 08.00 WIB untuk menyemprot hama padi di sawah yang berada disebelah rel.

“Setelah selesai menyemprot, sekitar pukul 10.30 WIB., korban naik sepeda motor Honda Supra X hitam-merah melintas dari barat ke timur di sepanjang jalur rel. Saat di KM-72 datang KA Ambarawa Ekspres dari arah barat ke timur sambil membunyikan klakson terus-menerus. Saksi Saib dan Supriyanti sudah berteriak mengingatkan, namun korban tidak mendengar. Korban terserempet dan terpental sekitar 10 meter,” jelas  Kasihumas Polres Blora.

Pelapor Daman, lanjut Kasihumas Polres Blora, penjaga palang pintu Mberan Sumber, langsung menghubungi Polsek Kradenan, sekira Pukul 11.00 WIB.,  petugas Polsek Kradenan dipimpin Kapolsek AKP Umbaran Wibowo tiba di TKP.

"Tim medis Puskesmas Menden melakukan visum luar dan memastikan korban mengalami luka serta patah tulang dibeberapa bagian tubuh. Jenazah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," ujar Kasihumas Polres Blora.

Disampaikan, Barang bukti yang diamankan berupa sepeda motor Honda Supra X, alat semprot hama, obat hama, sabit, kaos biru lengan pendek, dan celana pendek kolor hitam. Diimbau
kepada warga, khususnya petani yang lahannya berbatasan dengan rel kereta api, agar tidak menjadikan jalur kereta sebagai jalan pintas.

“Jalur rel bukan jalan umum. Matikan musik/headset, berhenti, tengok kanan-kiri sebelum menyeberang. Patuhi rambu dan petugas palang pintu. Satu detik lengah bisa berakibat fatal,” ucap Kasihumas Polres Blora. (Humas/Redaksi)


Share:

Pembangunan Jembatan Aramco Desa Sambongwangan Masuki Tahap Finishing, Siap Dukung Mobilitas dan Perekonomian Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Personel Koramil 09/Randublatung Kodim 0721/Blora bersama masyarakat terus mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Kamis (4/6/2026). Pembangunan jembatan tersebut kini telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Keberadaan Jembatan Aramco diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Sambongwangan dan sekitarnya.

Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto, mengatakan bahwa progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap finishing dengan fokus pada penyempurnaan seluruh bagian konstruksi agar jembatan siap digunakan secara aman dan nyaman.

“Pekerjaan sudah memasuki tahap finishing. Saat ini kami fokus pada penyempurnaan di berbagai bagian agar jembatan ini benar-benar siap digunakan dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, tahap penyelesaian akhir meliputi pengecatan badan jembatan, perapian struktur konstruksi, serta pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh komponen, mulai dari rangka utama hingga bagian pendukung lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas dan keamanan jembatan sebelum dioperasikan.

Kapten Kav Teguh Linarto menambahkan, keberhasilan pembangunan Jembatan Aramco merupakan hasil sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi yang terjalin dengan baik menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan, termasuk kondisi cuaca yang tidak menentu.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Jembatan Aramco memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi warga, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai tahap akhir, Jembatan Aramco Desa Sambongwangan diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kelancaran mobilitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Randublatung. (Pendim/Redaksi)


Share:

Dua Warga Jerman Terpesona Destinasi Wisata di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Dua warga Jerman, Joann Liewald dan Claudia Liewald terpesona dengan berbagai destinasi wisata di Blora. Menurutnya Blora tempat yang sangat bagus untuk dikunjungi. Terlebih orang-orang di Blora ramah-ramah. 
Sejak Senin 1 Juni hingga hari ini (03/06), mereka telah mengunjungi beberapa tempat.

Pada Senin, mereka berkunjung di Loco Tour sejak pagi hingga sore. Lalu berlanjut pada malam hari menikmati kuliner di Sate Pak Daman. 
Di rumah makan Sate Pak Daman, kedua bule itu dijamu Bupati Blora Arief Rohman. Joann Liewald dan Claudia Liewald berterimakasih lantaran Pemerintah Kabupaten Blora menyambut dengan baik. 

"Government is very friendly," tutur Joann Liewald. 

Sementara mencicipi Sate Kambing adalah pengalaman pertama bagi mereka. Claudia menilai makanan khas Blora itu lezat. 

"Kami makan sate yang sangat lezat. Sate lokal dari daging kambing. Kami sudah tahu sate ayam dan sate sapi, tapi belum pernah mencoba sate kambing. Jadi, itu sesuatu yang baru bagi kami," jelas Claudia.

Setelah jamuan malam itu, Selasa (2/06) Joann Liewald dan Claudia Liewald melanjutkan kunjungan. Yakni ke Goa Terawang dan Wisata Banyu Bening (WBB). 

Kunjungan berlanjut pada Rabu (03/06). Mereka menyambangi Kopi Santen dan Kampung Samin Klopoduwur. 

Dari berbagai tempat yang telah disambangi, Joann Liewald terpesona dengan berbagai destinasi wisata yang ada di Blora. Karena bervariasi dan menjadi hal baru bagi dia.

"Ini tempat yang sangat, sangat bagus dan semua orang sangat ramah kepada kami," bebernya. 

Saat di Loco Tour ia menyaksikan banyak kereta tua. Ia bersama istrinya juga menaiki kereta tua itu. Hal itu jadi pengalaman yang menarik.

"Menyenangkan sekali pergi dengan kereta api," ujarnya.

Sementara saat di Goa Terawang, selain melihat goa yang unik dengan pencahayaan dari atas, pohon-pohon jati yang besar di sekitar goa menyajikan pemandangan indah.

"Di Goa Terawang, ya, monyet-monyet tentunya, lalu goa itu sangat indah dan mistis. Ya, saya bisa merasakan aura mistis di dalam tempat itu, sangat bagus saat cahaya masuk ke dalam. Sangat luar biasa, saya menyukainya," jelas Claudia.

Ia mengapresiasi kebersihan di Goa Terawang lantaran dirawat dengan baik. Lingkungan lestari.

"Di dalamnya di mana-mana semuanya sangat bersih. Mereka merawatnya dengan sangat baik. Jadi, kami senang melihat orang-orang menjaga alam dengan sangat baik. Itu sangat bagus," terang Joann menambahkan.

Joann Liewald dan Claudia Liewald akan melanjutkan kunjungan ke tempat-tempat ikonik dan bersejarah di Blora lainnya sampai 5 Juni. Mereka baru angkat kaki dari Blora 6 Juni  untuk kembali ke Jerman. 

Kunjungan mereka di Blora ini awalnya untuk menjenguk penulis Soesilo Toer, adik dari Sastrawan kondang Pramoedya Ananta Toer. Lalu berlanjut dengan menyambangi berbagai destinasi wisata. 

Mereka rela menempuh perjalanan antar benua untuk bertemu Soesilo Toer, bukanlah tanpa sebab.

Joann bercerita, semua bermula dari ibunya, Margit Liewald yang waktu itu ikut penggalangan dana melalui Amnesty Internasional untuk turut serta membebaskan Pramoedya Ananta Toer keluar dari penjara.

Joann bilang dia sempat berjumpa dengan Pramoedya Ananta Toer sebelum tahun 2000. Ia pun mengaku punya kedekatan emosional dengan keluarga besar Pramoedya Ananta Toer.

"Saya tahu Pramoedya sudah meninggal. Saya juga tahu adiknya, Soesilo Toer. Dan tahun lalu, saat liburan, kami baru mengetahui kalau Soesilo masih hidup, jadi kami ingin mengunjunginya," terang dia. (Humas/Redaksi)
Share:

Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Masuki Tahap Finishing, TNI dan Warga Percepat Penyelesaian


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Personel Koramil 14/Todanan Kodim 0721/Blora bersama masyarakat setempat terus mengintensifkan pekerjaan finishing guna memastikan jembatan dapat segera difungsikan untuk mendukung aktivitas warga.

Pada Rabu (3/6/2026), personel TNI melaksanakan berbagai pekerjaan penyempurnaan, meliputi pengurugan dan penimbunan akses jalan menuju badan jembatan, pengecatan, perapian konstruksi, serta pengecekan menyeluruh terhadap seluruh komponen dan sarana pendukung lainnya. Seluruh tahapan dilakukan secara cermat untuk menjamin keamanan, kekuatan, dan kelayakan jembatan sebelum digunakan oleh masyarakat.

Di lokasi kegiatan, tampak personel TNI bekerja bahu-membahu bersama warga dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih tersisa. Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan.

Plh. Danramil 14/Todanan Kodim 0721/Blora, Letda Inf Taslan, menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Aramco menunjukkan hasil yang sangat baik dan saat ini telah memasuki tahap finishing.

“Pekerjaan telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Saat ini kami fokus pada penyempurnaan seluruh bagian jembatan agar benar-benar siap, aman, dan nyaman digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat yang selama ini aktif bergotong royong dalam setiap tahapan pekerjaan.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci utama percepatan pembangunan. Meskipun menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu serta kondisi medan yang cukup berat, seluruh pihak tetap berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Keberadaan Jembatan Aramco memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas dan konektivitas masyarakat Desa Karanganyar dan sekitarnya. Jembatan ini diharapkan mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi warga.

Dengan segera rampung dan difungsikannya jembatan tersebut, akses menuju lahan pertanian, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat akan semakin mudah dan lancar. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Pendim/Redaksi)


Share:

Polsek Blora Evakuasi Tukang Bangunan Kesetrum Listrik Tegangan Tinggi di Mlangsen


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kepolisian Sektor Blora menangani kasus orang kesetrum di wilayah hukumnya, kali ini terjadi di proyek perumahan ruko Gabus ikut tanah Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora, pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekira pukul 11.30 WIB., korban Supardi (44), warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora Jawa Tengah, hingga saat ini dirawat di UGD RSU Permata.

Kapolsek Blora, AKP Nur Dwi Edie W bersama Kanit Reskrim IPDA Eko Purnomo dan piket jaga langsung mendatangi tempat kejadian untuk olah TKP, mencatat identitas, dan memeriksa saksi Sutriyono dan Ruli.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Blora, AKP Nur Dwi Edie W menyampaikan bahwa  korban bekerja sebagai tukang bangunan, saat memasang pagar besi hollow di lantai 2, besi yang dipegang menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. Korban langsung terpental jatuh dan ditolong oleh rekan kerja.

“Besi yang dibawa korban membentur kabel bertegangan tinggi sehingga tersengat arus listrik, rekan kerja langsung menolong dan membawa ke RSU Permata. Hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar dan kulit terkelupas di kedua kaki, dada, serta telapak tangan kiri. Pakaian yang dikenakan juga terbakar, tidak ditemukan tanda kekerasan,” ungkap  Kapolsek Blora.

Kapolsek Blora mengimbau kepada para pekerja proyek dan tukang bangunan agar lebih waspada, pada saat bekerja dekat jaringan listrik bertegangan tinggi.

“Pastikan area kerja aman, gunakan APD lengkap, dan koordinasi dengan PLN bila bekerja dekat kabel tegangan tinggi. Jangan memindahkan besi atau bahan panjang tanpa pengawas,” pesan   Kapolsek Blora. (Humas/ Redaksi)


Share:

Mengabdi 31 Tahun, Sekda Blora Beri Teladan: Pensiun Langsung Lanjut Doktoral


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Suasana haru sekaligus penuh kehangatan terasa di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Selasa (2/6/2026). Di tengah penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 62 Pegawai Negeri Sipil (PNS), ada satu sosok yang menjadi perhatian banyak orang, yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi.

Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi sebagai aparatur sipil negara di Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi akan memasuki masa pensiun dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Agustus 2026.

Bagi Pemerintah Kabupaten Blora, momen tersebut bukan sekadar penyerahan SK pensiun biasa. Sebab, Komang dikenal sebagai ASN paling senior sekaligus pejabat dengan pangkat tertinggi di lingkungan Pemkab Blora.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, mengaku momen itu terasa istimewa karena dirinya bersama Wakil Bupati dapat menyerahkan langsung SK pensiun kepada para ASN yang telah mendedikasikan puluhan tahun hidupnya untuk melayani masyarakat.

Dengan didampingi oleh Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Bupati menyerahkan SK Pensiun kepada 62 ASN yang akan purna tugas

“Bapak Ibu sekalian pagi hari ini terasa istimewa karena penyerahan SK purna tugas ini ada salah satu ASN terbaik kita, ASN senior di Kabupaten Blora, Bapak Sekda Komang beliau ini pangkatnya pangkat tertinggi IV/e sebagai ASN tertinggi yang ada di Kabupaten Blora,” terang Bupati

“Jadi kami merasa hari ini sangat luar biasa karena kita bisa menyerahkan langsung dan berkumpul bersama bapak ibu semuanya sudah memberikan pengabdian untuk Pemerintah Kabupaten Blora yang berada di tugasnya ini Pak komang 31 tahun jadi PNS di Blora, ada Ibu Tri Marheni beliau sudah 41 tahun jadi PNS di Kabupaten Blora.” sambungnya

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa para ASN yang memasuki masa purna tugas berasal dari berbagai profesi, mulai dari guru, tenaga kesehatan, dokter, bidan hingga pegawai pemerintahan. Semuanya telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.

“Ini masa pengabdian yang tidak sedikit, artinya bapak ibu semuanya yang sekarang kita lepas ini sudah membantu Kabupaten Blora ada dalam berbagai bidangnya,” paparnya

Salah satunya adalah Sekda Komang, selama 31 tahun mengabdi, Ia telah menjadi bagian dari berbagai perjalanan pembangunan Kabupaten Blora. Karier birokrasi yang panjang mengantarkannya hingga menduduki jabatan tertinggi di kalangan ASN daerah sebagai Sekretaris Daerah.

Namun yang menarik, di saat banyak orang memilih menikmati masa pensiun dengan beristirahat, menjalankan usaha, dan sebagainya, Komang justru menyiapkan langkah baru. Ia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Bupati Arief Rohman yang menyebut rencana tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa.

“Tapi kalau Pak Sekda ini pensiun malah mau sekolah S3, ini luar biasa, jadi ini mau pensiun malah mendaftar doktoral di UNY mau sekolah S3 jadi hobinya karena beliau ini belajar jadi walaupun pensiun masih kuliah lagi.” Paparnya

Pilihan Komang untuk kembali ke bangku kuliah menjadi pesan tersendiri bahwa belajar tidak mengenal batas usia maupun jabatan. Masa pensiun bukan akhir perjalanan, melainkan awal babak baru untuk terus berkembang dan berkarya.

Menurutnya, pensiun sejatinya bukan berhenti mengabdi, melainkan untuk melanjutkan pengabdian dengan memberikan kemanfaatan di tengah-tengan masyarakat

“Saya tentunya berpesan agar bapak ibu semuanya yang selama ini sudah memberikan kemanfaatan untuk bangsa dan negara, untuk masyarakat, kami mohon bapak ibu sebagai sosok yang menjadi panutan di lingkungannya masing-masing untuk tetap membantu,” katanya.

Bupati menegaskan, pengalaman puluhan tahun yang dimiliki para pensiunan tetap menjadi aset berharga bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Pengalaman bapak ibu selama puluhan tahun di birokrasi ini menjadi modal yang dibutuhkan oleh masyarakat dan juga memberikan saran masukan kepada kami.” Tambahnya

Di hadapan para calon purnatugas, Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun untuk Kabupaten Blora.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mengaturkan rasa terima kasih penghargaan yang setinggi-tingginya atas semua dedikasi loyalitas, pengabdian yang sudah bapak ibu berikan selama ini, kalau ujian itu istilahnya sudah cumlaude semua, sudah lulus semua.”pungkasnya

Sehubungan dengan telah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki batas usia pensiun, Pemerintah Kabupaten Blora akan menyerahkan SK Pensiun kepada 62 orang PNS yang akan memasuki masa purna tugas. Jumlah tersebut terdiri atas 31 orang PNS dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli 2026 dan 31 orang PNS dengan TMT 1 Agustus 2026.

Untuk PNS yang pensiun dengan TMT 1 Juli 2026, terdiri dari 1 pejabat administrator, 3 pejabat pengawas, 22 pejabat fungsional, dan 5 pelaksana. Sementara itu, PNS yang pensiun dengan TMT 1 Agustus 2026 terdiri dari 1 pejabat pimpinan tinggi, 1 pejabat administrator, 1 pejabat pengawas, 23 pejabat fungsional, dan 5 pelaksana. (Pendim/Redaksi)


Share:

Akhirussanah MIN Blora, Bupati Minta Tingkatkan Inovasi dan Kolaborasi Dengan Perguruan Tinggi


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Acara akhirussanah dan pelepasan siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Blora, Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Sabtu 30 Mei 2026.

Akhirussanah tersebut dihadiri Bupati Blora, Arief Rohman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Roziqun, Bunda Literasi Kabupaten Blora, Ainia Shalichah, jajaran guru MIN dan tenaga kependidikan, komite sekolah, serta para orang tua dan wali murid.

Saat menghadiri acara tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman mendorong Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Blora untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui inovasi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.

"Langkah ini penting untuk mewujudkan MIN Blora sebagai madrasah favorit di Kabupaten Blora," ujar Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora menyampaikan bahwa peningkatan kualitas lulusan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Menurutnya, sekolah yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas akan semakin diminati oleh masyarakat.

"Kalau kualitas lulusan terus meningkat, Insya Allah nanti yang daftar akan semakin banyak. Kunci menjadi sekolah favorit adalah melakukan inovasi dan pembaruan-pembaruan," kata Bupati Blora.

Bupati Blora mengatakan MIN Blora memiliki potensi besar untuk berkembang karena merupakan satu-satunya Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Kabupaten Blora.

"Keunggulan yang telah dimiliki, seperti kemampuan hafalan Al-Qur'an para siswa, perlu terus diperkuat dengan kompetensi lain yang relevan dengan perkembangan zaman," ungkap Bupati Blora.

Dikemukakan, Pemerintah Kabupaten Blora siap mendukung pengembangan MIN Blora melalui berbagai bentuk kerja sama dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, hingga penguatan karakter dan keterampilan siswa.

"Kami optimistis MIN Blora bisa terus berkembang. Dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah, perguruan tinggi, komite sekolah, orang tua, dan seluruh pihak, sekolah ini bisa menjadi madrasah yang semakin maju dan menjadi pilihan masyarakat," ucap Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, keberadaan perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis dalam mendampingi sekolah mengembangkan berbagai program unggulan.

"Dengan dukungan akademisi dan dunia pendidikan tinggi, madrasah dapat lebih cepat beradaptasi terhadap kebutuhan pendidikan masa depan," kata Bupati Blora.

Bupati Blora menegaskan bahwa lokasi sekolah yang berada di wilayah pedesaan tidak menjadi penghalang untuk menjadi lembaga pendidikan unggulan. Yang terpenting, kata dia, sekolah memiliki keunggulan, inovasi, dan kualitas lulusan yang mampu menjawab harapan masyarakat.

"Meskipun lokasinya di desa, kalau punya keunggulan pasti akan dilirik orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya di sini," jelas Bupati Blora.

Sementara itu, Kepala MIN Blora, Umi Khoirunisyaatin menyampaikan bahwa pada Tahun Pelajaran 2025/2026 sebanyak 46 siswa kelas VI dinyatakan lulus.

"Para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan membawa nama baik almamater,"  harap Kepala MIN Blora. (Humaa/Redaksi)


Share:

Hot News

Pemkab Gelar 'Blora Job Fair 2026' Sediakan 7.439 Lowongan Kerja

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Ribuan lowongan pekerjaan terbuka dari puluhan perusahaan dalam acara Blora Job Fair 2026, ...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »