TRADISI SATUAN YONIF 410/ALUGORO BLORA

Penghormatan dan Penciuman Anggota Baru
Blora,- Tepat pada hari selasa (19/01/2016) pukul 06.00 sebanyak 36 anggota  Yonif 410/Alugoro Pimpinan Letda Inf Sudiono melaksanakan Tradisi Satuan dari Kecamatan Ngawen Desa Trembulrejo sampai dengan Markas Komando (Mako) Yonif 410/Alugoro Blora. Kurang lebih berjarak 40 KM yang harus dilalui oleh anggota baru yang melaksanakan tradisi Satuan tersebut rata-rata adalah dari luar jawa dan mereka belum tau tempat dari Yonif 410/Alg tersebut, karena baru kali ini menginjakkan tanah di Kabupaten/Kota Blora.
Pelaksanaan Tradisi Satuan dilaksanakan dengan cara menginap di Kecamatan Ngawen Desa Trembulrejo pada malam hari sebelum pelaksanaan tradisi tersebut, dan tidak lupa pula tim kesehatan Yonif 410/Alg mengecek kesehatan para peserta tradisi sebelum melaksanakan acara tradisi,dan tepat pada pukul 06.00 wib, peserta tradisi mulai berlari menuju ke Mako Yonif 410/Alg.
Kerumunan masyarakat di sepanjang jalan kearah Kota Blora terkadang membuat macet kendaraan yang dilewati jalur Blora-Purwodadi tersebut, dikarenakan masyarakat antusias melihatnya secara dekat dan tidak memperhatikan kendaraan yang melewati.
Tepat pukul 11.30    Wib para peserta tradisi satuan Yonif 410/Alg tiba di pintu gerbang, dan memberikan penghormatan pertamanya kepada satuan dipimpin oleh Letda Inf Sudiono, setelah masuk satuan para peserta melaksanakan orientasi perkenalan terhadap satuan, dilanjutkan pembacaan sejarah Yonif 410/alg dan upacara penerimaan sebagai anggota baru Yonif 410/Alg.    

Penyiraman Air Kembang Oleh Komandan Yonif 410/Alg
Acara tradisi tersebut bertujuan untuk memperkenalkan peserta terhadap apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu–pendahulu anggota Yonif 410/Alg yang terlebih dahulu melaksanakannya, dan memberikan rasa bangga terhadap para peserta tradisi agar merasa memiliki Yonif 410/Alg kebanggaan sebagai satuan pemukul Korem 073/Makutarama,” tegas Komandan Yonif 410/Alg Mayor Inf Heri Amrulloh, S.Sos. dalam amanatnya setelah proses upacara penciuman tunggul dan  penyiraman air kembang. (adi sanrico)
Share:

KEPALA RUTAN BLORA BERSAMA BINMAS POLRES BLORA LAKUKAN PEMBINAAN TERHADAP 150 WARGA RUTAN BLORA

Kepala Rutan Blora Bersama
Kasat Binmas Polres Blora
Blora,- Kepala Rutan Kabupaten Blora Fajar Nurcahyono bersama Kasat Binmas Polres Blora AKP Yoris Prabowo melakukan pembinaan terhadab 150 warga penghuni rutan Blora. Oleh karena pihaknya tidak ingin terjadi ada kerusuhan antar warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) yang dipimpinnya. (18/01/2016)
Menurut keterangan Kepala Rutan Blora Fajar Nurcahyono bahwa ditempatnya sampai saat ini belum pernah ada terjadi kerusuhan antar warga seperti di Rutan lainnya yang baru-baru ini terjadi di rutan Grobogan dan Medan, namun demikian dengan dilakukannya pembinaan kali ini diharabkan setiab warga binaan bisa lebih saling menghargai dan saling menjaga agar tidak terjadi perselisian diantara mereka.
Sedangkan pembinaan yang sudah dilakukan selama ini diantaranya dengan cara melakukan pendekatan ke masing-masing pribadi, memberikan bimbingan rohani, memberi motivasi untuk berbuat baik dengan tidak mengulang kesalahan yang sama, dan juga memberi sejumplah ketrampilan untuk bekal apabila kelak sudah kembali ke masyarakat.
Sementara itu menurut Kasat Bimas Polres Blora AKP Yoris Prabowo dilingkungan rutan sangatlah berpotensi sekali terjadi kerusuhan antar warga dengan berbagai macam persoalan yang ada seperti rebutan makanan, rebutan tempat tidur dan bahkan antara penghuni lama dan baru juga bisa terjadi keributan.

Oleh karena itu diharabkan petugas keamanan rutan bisa deteksi dini apabila ada gejala-gejala yang mencurigakan pemicu keributan, dan diminta untuk segera minta bantuan aparat Kepolisian apabila dirasa cukup membahayakan. "Mencibtakan situasi keamanan dan ketertiban agar kondusif di lingkungan rutan merupakan tanggung jawab bersama" tandas Kasat Bimas Polres Blora AKP Yoris Prabowo. (adi sanrico)
Share:

KAYU JATI CURIAN UKURAN JUMBO BERSERAKAN DI SUNGAI

Kayu Jati Tergeletak Di Pinggir Sungai
Blora,- Lagi-lagi masih ditemukan kayu jati curian, walaupun sudah sering dilakukan operasi gabungan antara petugas keamanan KPH Cepu bersama Kepolisian Jajaran Polres Blora, bahkan sudah puluhan meter kubik kayu jati yang berhasil diamankan di Desa Nglebur Kecamatan Jiken (17/01/2016).
Dan kali ini petugas keamanan KPH Cepu bersama Polsek Jiken kembali menemukan 7 kayu jati olahan yang disebunyikan di sungai Desa Nglebur dengan ukuran 30cm x 30cm x 500cm.
Menurut Koordinator Keamanan yang Juga Waka ADM KPH Cepu Agus Kusnandar bahwa kayu jati olahan yang ditemukan di sungai tersebut apabila di jual dipasaran umum, harga per batangnya bisa mencapai kisaran 20 juta hingga sampai 25 juta rupiah.
Apalagi 2 truk kayu jati curian ukuran jumbo yang berasal dari Desa Nglebur juga, yang belum lama ini berhasil diamankan anggota Keamanan KPH Cepu bersama Kepolisian Jajaran Polres Blora belum lama in, tentu harga jualnya makin sangat mahal karena ada yang berukuran 50cm x 50cm x 500cm dan 40cm x 40cm x 600 cm.
Dengan adanya temuan kali ini Agus Kusnandar bersama seluruh anggotanya akan lebih meningkatkan pengawasan di kawasan hutan BKPH Nglebur dan sekitarnya, menimbang tegaan pohon jati yang ada saat ini sudah siap produksi dan rawan akan pencurian baik yang di lakukan sebagian masyarakat sekitar maupun dari luar.

"Selain meningkatkan pengawasan di wilayah kawasan hutan, kami juga akan lakukan operasi di wilayah kering yang berdekatan dengan hutan" tandas Koordinator Keamanan yang Juga Waka ADM KPH Cepu Agus Kusnandar. (adi sanrico)
Share:

KODIM 0721/BLORA SELENGGARAKAN KOMSOS KREATIF BERSAMA TOGA, TOMAS DAN WARTAWAN

Blora,- Komsos Kreatif Bersama Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga), Tokoh Daerah (Toda), dan Wartawan / Media Elektronik Dalam Rangka Panggung Prajurit di Halaman Markas Komando Distrik Militer 0721/Blora. (15/01/2016)
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0721/Blora Letkol Inf Ariful Mutaqin berbangga hati dan mengucapkan terimakasih kepada wartawan Blora baik cetak maupun elektronik. Pasalnya, pada pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 95 Tahun 2015 lalu, satuan yang dipimpinnya menyabet juara I tingkat nasional atas karya jurnalistik.
“Terima kasih rekan-rekan wartawan, berkat kerja keras rekan-rekan akhirnya mendapatkan hasil sesuai yang kita inginkan. Tanpa bantuan rekan wartawan melalui media, Juara I Nasional karya jurnalistik dalam rangkaian TMMD ke 95, tentu tidak akan kita peroleh,” ungkap Letkol Inf Ariful Mutaqin.
Dandim 0721/Blora lebih lanjut menyampaikan dalam sambutannya bahwa selain satuan yang dipimpinnya meraih Juara I Tingkat Nasional Karya Jurnalistik, Dandim Letkol Inf Ariful Mutaqin juga mengaparesiasi atas karya tulis salah seorang wartawan Blora, yakni Urip Daryanto yang meraih juara III tingkat nasional.
Penyerahan Penghargaan Oleh Dandim
Kepada Wartawan Blora
“Selama pilkada, tidak ada hal yang timbul dari masyarakat, sehingga tercipta suasana seperti ini. Mari malam ini bergembira, kami berharap tidak ada keraguan, karena acara ini dari kita untuk kita,” ujarnya.
Usai sambutan, Dandim menyerahkan penghargaan kepada wartawan Blora baik cetak maupun elektronik. Pada malam tersebut, Dandim beserta jajarannya mengenakan busana hitam, ala pakaian adat Samin. 
Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora Wahono, dalam sambutannya mengapresiasi atas prestasi KODIM dan jurnalis Blora. “Kami ucapakan selamat kepada KODIM. Selama 30 tahun saya menjadi wartawan, selama itu saya merasakan ada sekat dengan TNI, tetapi sekarang seperti teman. Setiap waktu dikonfirmasi, selalu mendapat jawaban pasti,” ujar Wahono. Tidak hanya di KODIM katanya, acara keakraban di Yonif 410 Alugoro yang beberapa waktu menggelar acara Coffe Morning dengan wartawan menunjukkan keterbukaan kerja sama yang baik dengan insan pers.
Hadir pada acara Komsos Kreatif, Pj Bupati Blora Dr. Ihwan Sudrajat dan unsur Forkompimda, Forkopimcam, sejumlah pimpinan SKPD serta anggota jajaran Kepolisian Resor Blora. Acara dimeriahkan dengan sajian seni musik moderen dari Group Sanjaya Blora. (adi)
Share:

PANEN PADI PERDANA DI KECAMATAN KEDUNGTUBAN BLORA

Blora,- Ini kabar yang menggembirakan. Baru-baru ini di Desa Panolan Kecamatan Kedungtuban Blora, di lahan seluas 1,5 Hektar milik Sugiyanto poktani Sri Rahayu dilaksanakan panen perdana padi jenis Situbagendit.
Panen  Padi Perdana Di Kecamatan Kedungtuban
Kegiatan Panen Perdana sekaligus Panen Raya, kini di hadiri Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan (Dintanbunakikan) Kabupaten Blora Reni Miharti, Pendamping Upsus Pajale Kementan Made, Camat Kedungtuban Dasiran, Danramil 08/Kedungtuban Kapten Inf Tejo Mulyanto, Kapolsek Kedungtuban AKP Sugiharto, Ka. UPTD Pertanian Kecamatan Kedungtuban, PPL, Kades, Para Poktani dan Masyarakat
Di sela-sela kegiatan tersebut, Kepala Dintanbunakikan Kabupaten Blora Reni Miharti meminta para petani, Upaya untuk meningkatkan Upsus (Upaya Khusus) Pajale, para petani harus kerja keras, antisipasi adanya berbagai serangan hama, lakukan koordinasi dengan Ka. UPTD Pertanian, PPL terutama dengan Babinsa yang saat ini menjadi pendamping pertanian. Jelasnya.
Di tempat yang sama, Danramil 08/Kedungtuban Kapten Inf Tejo Mulyanto menjelaskan, keterlibatan TNI dalam panen raya padi perdana ini, merupakan  bagian dalam suksesi program presiden ketahanan dan kemandirian pangan.
TNI juga terlibat langsung di saat pembukaan dan pengolahan lahan, pemupuan termasuk pengamatan dan mengantisipsi serangan hama. Jelas Danramil Kedungtuban Kapten Inf Tejo Mulyanto. (adi)
Share:

REKOMENDASI PSLH UGM ATAS AIR WADUK BENTOLO KINI

Dr. Doni Prakasa Ekaputra Memaparkan
Hasil Penelitian Air Waduk Bentolo
Blora,- Adanya keluhan warga di sekitar lokasi berdirinya Pabrik Gula Blora, PT. Gendhis Multi Manis (PT.GMM) akibat tercemarnya air waduk bentolo di Desa Tinapan, maka Pemerintah Kabupaten Blora melalui Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Blora bekerja sama dengan Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk melakukan kajian terhadap air Waduk Bentolo. Keluhan warga yang muncul berdasarkan dugaan bahwa aktivitas industri di Pabrik Gula Blora itulah yang menjadi penyebab tercemarnya air Waduk Bentolo kini dapat diredam, menyusul paparan yang dilakukan oleh peneliti dari PSLH UGM, Dr. Doni Prakasa Ekaputra.
Dalam paparannya di Ruang Pertemuan Bupati, (14/01/2016) Dosen Teknik Geologi Air Tanah itu menyebutkan bahwa terjadi penurunan kualitas air Waduk Bentolo. “Hasil penelitian kami menyebutkan terjadinya penurunan kualitas air Waduk Bentolo, yang disebabkan oleh limbah padat coal dan blonthong tebu hasil Pabrik Gula Blora yang diletakkan langsung di tanah (open dumping) yang kurang tertata dengan baik,” Terang Dr. Doni Prakasa Ekaputra. Lebih lanjut, Dr. Doni menerangkan bahwa berdasarkan dokumen AMDAL PT. GMM, dapat diketahui bahwa kualitas air Waduk Bentolo sebelum proses pembangunan Pabrik Gula Blora pada tahun 2011 yang lalu tidak memenuhi mutu air untuk digunakan sebagai air baku untuk air minum.
Dirut PT. GMM, Kamajaya, melalui Humas GMM menyatakan bahwa PT. GMM siap melaksanakan rekomendasi-rekomendasi yang diajukan oleh PSLH UGM untuk meminimalisir pencemaran air Waduk Bentolo akibat aktivitas industri Pabrik Gula Blora dan meminimalisir penggunaan air tanah dengan membangun embung. “Kita sedang menerapkan langkah-langkah penghematan air dengan membangun embung-embung baru sesuai arahan Dirut PT.GMM,” kata Humas GMM

Pj. Bupati Blora, Dr. Ir. Ihwan Sudrajat, M.M. mengatakan bahwa persoalan ini akan dapat diselesaikan dengan baik oleh PT. GMM. “Tadi sudah dibacakan komitmen dari PT. GMM terhadap rekomendasi PSLH UGM. Dan itu memang saya minta untuk dibuat dan Pemkab melalui BLH akan melakukan pemantauan situasi di sana,” tegasnya. Ihwan Sudrajat juga menyampaikan terima kasih kepada PT. GMM atas sikap kooperatifnya selama dilakukan penelitian terhadap air Waduk Bentolo dengan memberikan data-data yang diperlukan. (adi)
Share:

PENERAPAN RETRIBUSI KIOS PASAR DI KABUPATEN BLORA BERLANGSUNG EFEKTIF

Ketua Paguyuban Pasar Menyampaikan Keluhannya
Kepada Pj.Bupati Blora
Blora,- Dengan telah selesainya pembangunan atau revitalisasi pasar di Kabupaten Blora ternyata tidak membuat para pedagang pasar merasa puas hal ini disebabkan pemberlakuan Perda restribusi pasar dianggap memberatkan para pedagang sehingga para pedagang masih belum menempati kios yang telah tersedia, hal ini terungkap dalam audensi paguyuban pasar se-Kabupaten Blora dengan Pj. Bupati Blora, Dr. Ihwan SudrajaT yang dihadiri Asisten 2, Asisten 3, Kepala Disperindagkop dan UKM Blora.
Para Ketua Paguyuban Pasar menyampaikan kepada Pj. Bupati mohon Pemkab dapat meninjau ulang Perda yang telah diberlakukan dan memberikan keringanan terhadap para pedagang, mereka meminta besaran retribusi antara Rp. 200.000 hingga Rp. 300.000 pertahunnya, retribusi itu bisa dibayar tiap bulan atau setiap hari.
Setelah mendengar keluhan–keluhan dan tuntutan dari para pedagang Pj. Bupati Blora Ihwan Sudrajat,  menjawab bahwa Saya (Bupati) hanya ketiban sampur, dan saya hanya menerapkan karena Perda itu sudah ada pada Tahun 2010 dan 2013. Selain diterapkan ketiga Perda tersebut dan dengan kondisi bangunan pasar sudah bagus dan sudah selesai direvitalisasi, dengan begitu omzet para pedagang diharapkan semakin naik dan bagus, sehingga retribusi dalam perda itu dinilai sudah terjangkau.
Selain itu Pj. Bupati Blora Ihwan Sudrajat juga merinci jumlah pengeluaran sehari, sebulan dan setahun sesuai dengan kios yang ada, untuk retribusi kios kelas I permeternya Rp. 15.000,- perbulan, berarti perharinya hanya Rp. 500,- sementara untuk setahun pedagang harus membayar Rp. 180.000,-, jumlah tersebut sudah termasuk biaya kebersihan. Kios kelas II, pedagang hanya membayar Rp. 12.000,- perbulannya permeternya, sehingga perhari hanya Rp. 400,-, jumlah pertahunnya Rp. 144.000,- Sedangkan kelas III Rp. 10.000 permeternya perbulannya, perharinya Rp. 330,- jumlah pertahunnya Rp. 120.000,-  Setelah dijabarkan besaran retribusi tersebut para pedagang bisa mengerti dan menerima, serta akan tetap membayar besaran retribusi tersebut. (adi)
Share:

KLINIK PRATAMA YONIF 410/ALUGORO MELAYANI MASYARAKAT UMUM

Blora,- Fasilitas kesehatan yang lengkap ternyata tidak hanya bisa di dapat di Puskesmas atau Rumah Sakit. Bila berkunjung ke Markas Yonif 410/Alugoro Blora, masyarakat akan menemukan Fasilitas kesehatan berupa Klinik.
Klinik Pratama Yonif 410/Alugoro
Jl.Jend.Sudirman Blora
Dokter umum beroperasi pada hari Senin – Jumat, pukul 08.00 – 14.00 WIB.  yang ditangani oleh dokter dan bidan yang berpengalaman, Tidak hanya fasilitas kesehatan berupa Klinik, Klinik Pratama Yonif 410/Alugoro juga melayani KB.
Masyarakat yang mempunyai kartu BPJS/Askes dapat berobat gratis, sedangkan yang tidak mempunyai kartu tersebut dikenakan biaya standar, dengan harga terjangkau sesuai kebutuhan obat yang diperlukan, sedangkan pelayanan selain hari itu atau diatas jam tersebut dilayani oleh tim kesehatan Yonif 410/alg.
Klinik Pratama Yonif 410/Alugoro ini terbuka untuk umum. Siapapun bisa menjalani perawatan dan pemeriksaan kesehatan. “Layanan rutin Klinik Pratama Yonif 410/Alugoro ini terbuka untuk umum. Baik itu anggota TNI, maupun masyarakat sekitarnya,” kata dr.Oktavia Dyah Rahmawati, Kepala Klinik Pratama Yonif 410/Alugoro (13/01/2016)
Diharapkan banyak warga masyarakat yang akan terbantu dengan adanya Klinik Pratama Yonif 410/Alugoro, terutama masyarakat di sekitar Batalyon 410/Alugoro Blora, sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh ke tempat lain, Jelasnya. (adi)
Share:

COFFEE MORNING SATUAN BATALYON 410/ALUGORO DENGAN WARTAWAN DI KABUPATEN BLORA

Blora,- Komandan Batalyon (Danyon) Yonif 410/Alugoro Blora  Mayor Inf M. Heri Amrullah S.Sos mengundang wartawan coffee morning/kopi pagi  di Aula Komando Yonif  410/Alugoro, (08/01/2016) pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai. Danyon mengatakan, pihaknya mengharapkan adanya koordinasi dan kerjasama yang baik dengan wartawan dalam pemberitaan, acara coffee morning yang digelar kali ini, untuk mengakrabkan pihak Batalyon 410/Alugoro Blora dengan para awak media cetak/elektronik dan online sebagai  SAHABAT BATALYON, tegas Heri Amrullah.
Foto Bersama Awak Media Dengan
Satuan Batalyon 410/Alugoro
Dikatakan lebih lanjut, bahwa dalam era keterbukaan ini para insan pers dalam melaksanakan tugasnya sebagai fungsi kontrol, harus benar-benar bisa menyajikan ataupun mempublikasikan pemberitaan yang baik, mendidik, lugas terpercaya serta berimbang.
Oleh sebab itu kata Danyon, diharapkan adanya kerjasama yang baik dari seluruh insan pers dengan semua Sahabat Batalyon yang ada di Kabupaten Blora, sehingga semua kegiatan yang telah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan oleh satuan Batalyon 410/Alugoro dapat dipublikasikan, agar masyarakat dapat mengetahui bahwa satuan Batalyon tidak hanya melaksanakan tugas satuan Militer tetapi kegiatan kemasyarakatan juga dilaksanakan oleh satuan Batalyon, pinta Heri Amrullah. “Saya menyadari penafsiran kata-kata oleh masing insan media berbeda-beda, namun itu adalah suatu wujud kebersamaan dalam membangun masyarakat di Kabupaten Blora,” harapnya.
Usai acara Coffee Morning di lanjutkan pemberian cindera mata dan foto bersama di depan Aula Komando Yonif 410/Alugoro Blora. (adi)
Share:

Hot News

TNI Bersama Warga Nglebur Jiken Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — TNI bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih ya...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »