DLH BLORA PERKETAT PENGAWASAN LIMBAH PUSKESMAS DAN RS

Pemantauan Limbah Berbahaya

Blora,- Sangatlah penting perihal keberadaan limbah untuk diperhatikan pengelolaannya, utamanya limbah medis jika tidak dikelola dengan baik dapat berpotensi menimbulkan dampak yang berbahaya bagi kesehatan lingkungan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Lingkungan Hidup saat ini sedang gencar memperketat pengawasan pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) terutama Limbah B3 Medis.

Menurut keterangan dari Kasi Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora, Bayu Himawan, ST, MM, menyampaikan bahwa pihaknya kini secara rutin berkeliling ke seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit se Kabupaten Blora untuk memonitor langsung pengelolaan limbah medisnya.

“Kami sudah keliling ke 26 Puskesmas dan seluruh Rumah Sakit di Kabupaten Blora untuk melihat secara langsung proses pengelolaan Limbah B3 Medis. Jangan sampai salah kelola sehingga merugikan lingkungan sekitar,” ucap Bayu Himawan, Rabu (31/07/2019).

Proses pengelolaan Limbah B3 Medis yang diawasi menurutnya mulai dari ruang tindakan sampai pada Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 yang kemudian diangkut oleh transporter selaku pihak ketiga.

“Alhamdulillah semua Puskesmas dan Rumah Sakit di Blora sudah bekerja sama dengan transporter Limbah B3 yang terdaftar di Kementerian LHK, jadi yang kami pantau saat ini adalah pengelolaan di internal Puskesmas dan Rumah Sakit,” lanjutnya.

Pihaknya menambahkan bahwa prosedur pengelolaan dan persyaratan teknis Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3 Medis sudah cukup jelas diatur dalam Peraturan Menteri LHK No. P.56 Tahun 2015 dan juga pada Permenkes No. 7 tahun 2019, sehingga Petugas Kesehatan Lingkungan masing-masing Fasilitas Kesehatan Masyarakat bisa mempelajari dan mempedomani peraturan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora Ir. Dewi Tedjowati, yang mengatakan bahwa Dinas Lingkungan Hidup akan selalu memonitor dan mendampingi serta membina tentang Pengelolaan Limbah B3 Medis di Kabupaten Blora.

“Sudah menjadi tugas kami Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora untuk memantau, membina dan mendampingi pengelolaan limbah B3 Medis di Kabupaten Blora. Harapan kami  tahun 2020 Kabupaten Blora sudah terbebas dari permasalahan Limbah B3 Medis dan "Zero Waste” untuk permasalahan sampah dengan target 30% pengurangan sampah dan 70% penanganan sampah sesuai dengan Kebijakan Strategi Daerah ucap Ir. Dewi Tedjowati.  (HR/RED)
Share:

SUNGGUH BEJAT, AYAH KANDUNG DI JAPAH HAMILI ANAK KANDUNGNYA

Ilustrasi

Blora,-  Nekat bejat, seorang ayah kandung di Kabupaten Blora, Jawa tengah tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Kini korbanpun hamil 6 bulan. Peristiwa tersebut dialami S warga RT.03 RW.05  Desa Pengkol Kecamatan Japah, Kabupaten Blora.

Kepala Desa Pengkol, Senen, membenarkan adanya kejadian itu. Menurut Kades, Pelaku bernama ML.

"Iya benar, pelakunya ayahnya sendiri bernama ML,"  kata Senen saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (31/07/2019).

Dijelaskan Senen, banyak warga yang tidak mengetahui kejadian tersebut. Selama ini, korban memang tinggal bersama pelaku dan neneknya. Sementara sang ibu telah meninggal dunia pada 2015 lalu.

"Kita juga gak tahu sejak kapan itu kejadiannya. Selama ini kan memang  mereka hanya tinggal bersama adik dan neneknya. Istrinya kan sudah meninggal dunia tahun 2015. Jadi apakah sudah lama digauli, warga juga gak tahu. Tahunya kemarin Pak Dhe korban yang melaporkan ke polisi," jelas Senen.

Sementara itu, Kapolsek Japah, AKP Yulianto mengaku kasus tersebut saat ini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polres Blora.

"Iya baru ditangkap 2 Minggu lalu di terminal Ngawen. Mungkin mau pulang. Kan pelaku sempat kabur ke Jakarta. Saat itu, yang menangkap langsung unit PPA kita hanya backup saja," pungkas Kapolsek Japah. (HR/RED)
Share:

TANGIS HARU IRINGI KEBERANGKATAN CALON JAMAAH HAJI KABUPATEN BLORA

Isak Tangis Keluarga Calon Jamaah Haji Blora

Blora,-  Suasana haru mengiringi keberangkatan calon jamaah haji asal Kabupaten Blora, Senin pagi (22/07/2019) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.

Isak tangis anggota keluarga pecah, saat Bupati Blora melepas keberangkatan calon jamaah haji ke Asrama Donohudan Solo.

Salah satunya adalah, Firdaus Aji warga Kelurahan Kunden, Blora. Ia tak kuasa menahan tangisnya saat melepas kedua orang tuanya berangkat ke Makkah Arab Saudi.

Dengan berat hati, ia terus memeluk kedua orang tuanya yang akan menjalankan ibadah haji ke tanah suci.

"Gak tega aja mas, gak pernah ditinggal lama orang tua. Semoga bapak ibu diberi keselamatan dan bisa kembali dengan sehat dan selamat," harap Firdaus dengan nada terisak isak.

Pada tahun ini, jumlah calon jamaah haji asal Kabupaten Blora sebanyak 458. Mereka terbagi dalam dua kloter, yakni kloter 55 dan 56.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Blora, Dwiyanto mengatakan, pemberangkatan akan dilakukan dua tahap, untuk tahap pertama, kloter 55 diberangkatkan Senin pagi, sementara tahap kedua, kloter 56 akan diberangkatkan Senin siang pukul 13.30 WIB.

"Untuk kloter 55 jumlahnya ada 322 kita berangkatkan pagi (senin-red) ini, dan  kloter 56 sebanyak 126 akan kita berangkatkan nanti siang pukul setengah dua siang," ucap Dwiyanto.

Dwiyanto menjelaskan, calon jamaah haji diangkut menggunakan 9 bus menuju Embarkasi Donohudan Surakarta. Disana mereka akan menjalani  cek kesehatan sebelum terbang ke tanah suci Arab Saudi.

Imbuhnya, Kita tadi cuma pemberangkatan saja, untuk cek kesehatan nanti di Asrama Donohudan. Disana nanti mereka akan menjalani tes kesehatan sebelum berangkat ke tanah suci.

"Alhamdulillah pemberangkatan  kloter 56 tadi berjalan lancar sesuai skedul, kita nanti tinggal berangkatkan kloter 56 sekitar pukul 13.30 siang ini," pungkasnya. (HR/RED)
Share:

KOALISI MASYARAKAT SIPIL BLORA BENTUK TIM TUNTUT DBH BLOK CEPU


Aliansi Masyarakat Sipil Blora
Blora, Koalisi masyarakat sipil Blora bentuk tim menuntut Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas bumi (migas) Blok Cepu, di Cendana Room Arra Kyriad Hotel, Cepu, Blora,Minggu (21/07/2019) pagi hingga sore.

Koalisi tersebut di beri nama Aliansi Masyarakat Sipil Blora (ASMB),dengan ketua terpilih Seno Margo Utomo mantan anggota DPRD Kabupaten Blora dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sekarang menjadi staf ahli di DPRRI.

“AMSB terus begerak,  melangkah mencari keadilan DBH Blok Cepu,” ungkap Seno panggilan akrabnya. Minggu (21/7/2019),

Selain didukung sejumlah ahli migas, dan non goverment organization (NGO) di Jakarta, kalangan anggota dewan juga mendukung penuh rencana itu.

Kegiatan tersebut antara lain dihadiri mantan Dirut Pertamina, Muhamad Husen.
Selain itu hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Blora Bambang Soesilo, Wakil ketua DPRD Abdullah Aminudin, Abu Navi dan Siswanto Ketua DPD Golkar Kabupaten Blora, yang memberikan dukungan penuh terhadap pergerakan ASMB menuntut Judicial Review Undang -Undang DBH migas.

Menurut Seno, untuk mencari keadilan DBH Migas Blok Cepu,  perlu dukungan dan sinergi para pihak.

Sinergi untuk menyatukan langkah tersebut, antara lain dengan menggugat perubahan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004.

Penggagas AMSB lainnya, Sudarwanto, menyatakan optimismenya dalam rencana judicial review (JR) UU 33/2004.

UU 33/2004 tentang perimbangan keuangan pusat dan daerah, lanjutnya, tidak adil untuk masyarakat Blora, khususnya DBH Migas Blok Cepu.

“Makanya, kami warga Blora membentuk AMSB,” tandas mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Blora, Sudarwanto yang juga Sekretaris ASMB. (HP/RED)
Share:

CEGAH KORUPSI, KEJARI BLORA LAUNCHING E-PIDSUS DI ANDROIT

Kepala Kejari Blora
Blora,- Kejaksaan Negeri Blora Jawa Tengah launcing aplikasi E-Pidsus, aplikasi ini digunakan untuk mempermudah masyarakat Kabupaten Blora melaporkan tindak pidana korupsi yang di tangani Kasi pidana khusus (Pidsus).

"Mulai Juni kemarin kami telah launching aplikasi e-pidsus guna mencegah korupsi yang ada di Blora," ujar I made Sudiatmika Kepala Kejari Blora, usai gelar pemusnahan BB (Rabu, 17/07/2019)

Ia menjelaskan aplikasi e-pidsus ini dapat di download di Playstore, karena aplikasi e-pidsus berbasis android, oleh karena masyarakat di Blora sudah banyak yang menggunakan Handphone (HP) android.

Dengan aplikasi ini masyarakat dengan mudah melaporkan tindak pidana korupsi di Kabupaten Blora, tanpa harus repot datang ke kantor Kejaksaan Negeri Blora Jalan Ahmad Yani Blora Jawa Tengah.

"Kami akan merahasiakan identitas pelapor, jadi masyarakat tidak perlu takut," tegas I Made panggilan akrab Kajari Blora.

Sampai dengan hari ini, setelah e-pidsus di launching bulan Juni kemarin sudah ada 2 pelapor menggunakan e-pidsus.

Selanjutnya oleh Kejari Blora, laporan tersebut akan di verifikasi, palapor akan medapatkan penjelasan dari Kejari Blora jika laporannya sudah terverifikasi melalui email yang di cantumkan di e-pidsus.

E-pidsus yang dimiliki Kejari Blora ini merupakan satu-satunya aplikasi se-Jawa Tengah yang ada di Kejaksaan Negri.

"Aplikasi berbasis teknologi ini baru kami rintis, mudah-mudahan bisa bermanfaat, dan menjadi contoh Kejaksaan negeri lainya," pungkas I made. (HP/RED)
Share:

PEM AKAMIGAS WISUDA 142 SARJANA TERAPAN TAHUN AKADEMIK 2018/2019

Wisuda 142 Sarjana Terapan Di PEM Akamigas Cepu

Blora,- Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu, Kabupaten Blora Jawa tengah menggelar wisuda mahasiswa tahun akademik 2018/2019. Sebanyak 142 sarjana terapan sektor minyak dan gas bumi menjalani wisuda di Graha Oktana Gedung PEM Akamigas Cepu, Selasa (16/7). 46 sarjana diantaranya dinyatakan lulus dengan predikat pujian (Cumlaude).

Direktur PEM Akamigas Cepu, Prof. Dr. R.Y. Perry Burhan, M.Sc Mengucapkan selamat atas keberhasilan para wisudawan dalam menyelesaikan pendidikannya di Kampus PEM Akamigas Cepu. 

Sebagai inovasi pembekalan lulusan PEM Akamigas, lulusan tahun ini adalah lulusan yang benar-benar siap kerja, dibekali dengan 3 sertifikat untuk memasuki dunia kerja global, yaitu sertifikat K3 berlisensi BNSP, Sertifikat kompetensi berlisensi BNSP dan Sertifikat Institusional TOEFL. 

"Kami mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang lulus dengan predikat terbaik untuk masing-masing program studi," kata Direktur PEM Akamigas Cepu, Prof. Dr. R.Y. Perry Burhan, M.Sc. 

Sejumlah wisudawan yang memiliki predikat terbaik diantaranya diraih oleh Maysita Ayu Larasati Wisudawan terbaik Sarjana Terapan Program Studi Teknik Produksi Migas dengan IPK 3,68,  Anis Hanan Azzah Wisudawan terbaik Sarjana Terapan Program Studi Teknik Pengolahan Migas dengan IPK 3,72, Dzul Fadhli Aziz Wisudawan terbaik Sarjana Terapan Program Studi Teknik Instrumentasi Kilang dengan IPK 3,62, 

Adistara Surya Rahmanda Wisudawan terbaik Sarjana Terapan Program Studi Teknik Mesin Kilang dengan IPK 3,44, Abdul Harun, Wisudawan terbaik Sarjana Terapan Program Studi Logistik Migas dengan IPK 3,65 dan Tengku Ferdy Hendrawan Wisudawan terbaik Sarjana Terapan yang mengikuti Pendidikan Alih Jenjang dari Program Diploma III dari Program Studi Teknik Pengolahan Migas, unit asal PT. Pertamina EP Asset 5 Bunyu dengan IPK 3,86. 

"Semoga capaian ini membawa keberkahan bagi para wisudawan yang bersangkutan, serta mampu mengangkat harkat dan derajat seluruh keluarganya dan bangsa Indonesia," Harap Perry. (HP/RED)

Share:

POLRES BLORA BERHASIL TANGKAP 3 DARI 7 ORANG DIDUGA PEMBUNUH MAYAT DALAM KARUNG HUTAN RANDUBLATUNG

Konferensi Pers Kapolres Blora

Blora,- Penemuan mayat laki-laki dalam karung yang ditemukan oleh seorang penggembala sapi di tengah hutan jati. Tepatnya di petak 113 KRPH Jati Kusumo, Dukuh Loji ijo, Desa Kalisari, Kecamatan Randublatung, Blora, pada Kamis (11/7) sore lalu sempat membuat geger warga.

Tim INAFIS gabungan Polres Blora dan Polda Jateng kemudian melakukan outopsi dan Visum terhadap mayat tersebut di rumah sakit umum R. Sutijono, Blora. Ternyata dari hasil Identivikasi, korban diketahui bernama Deny Triatama (16) warga Kelurahan/Kecamatan Jepon, Blora.

Setelah mengantongi keterangan para saksi dan beberapa alat bukti, Sat Reskrim Polres Blora langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembunuhan sadis tersebut. Hasilnya pada hari Sabtu (13/07) kemarin, berhasil menangkap tiga dari tujuh pelaku penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Kejadian tersebut diterangkan Kapolres Blora AKBP Antonius Anang, S.I.K, M.H gelar Konfrensi Pers didampingi Kasat Reskrim AKP Herry Dwi Utomo dan Kapolsek Randublatung AKP Supriyo, Senin (15/07) siang.

Kapolres mengatakan korban dituduh mencuri HP rekannya pada saat nongkrong bareng bebrapa waktu lalu dan mengakuinya. Kemudian pada hari Senin (15/07) malam lalu, korban diajak rekannya nongkrong di taman Kecamatan Randublatung sambil minum minuman keras.

“Dengan keadaan mabuk, dari situlah awal korban dikeroyok rekannya tujuh orang hingga tewas. Saat ini kita baru amankan tiga tersangka, sedangkan empat tersangka lainnya masih buron,” ujarnya.

AKPB Anang menambahkan ketiga pelaku yang masih dikategorikan anak dibawah umur ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Untuk ancaman hukumannya akan tetap diproses sesuai dengan ketentuan hukum perundangan yang berlaku.

“Mereka para tersangka akan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak junto Pasal 170 ayat (2) KUHPIDANA tentang penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa. Dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.” tandas Kapolres Blora. (HP/RED)
Share:

JALANI LAGA PERDANA, PERSIKABA GAGAL AMANKAN POINT PENUH

Laga Perdana Liga 3 Jateng Di Blora

Blora,- Laga perdana liga 3 Jateng antara tuan rumah Persikaba Blora melawan Persab Brebes berjalan sengit. Laga yang digelar di stadion Kridosono tersebut berakhir dengan skor imbang 0:0.

Sejak kick off babak pertama dimulai, laga langsung berlangsung sengit. Jual beli serangan diperagakan oleh kedua tim. Sejumlah peluang emas yang dihasilkan tidak mampu diselesaikan dengan gol oleh kedua tim.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Gino Saputro, papan skor tidak berubah.
Dengan hasil ini, target tuan rumah untuk mengamankan point penuh di laga kandang perdana akhirnya pupus.

Pelatih Persikaba, Tomy Parcep mengakui kedua tim bermain cukup seimbang. Banyak peluang yang dihasilkan namun tidak bisa membuahkan gol.

Bahkan pada dua menit tambahan waktu babak kedua, Peluang di depan mata pasukan Tomy Parcep juga masih belum membuahkan gol.

"Peluang terakhir mungkin Tuhan belum sayang kita," kata Tomy Parcep.

Dengan hasil ini, target meraih point penuh tim berjuluk laskar Arya Penangsang di laga kandang perdana liga 3 Jateng  akhirnya gagal.

Sementara itu pelatih Persab Brebes Bambang Warsito mengaku puas dengan permainan anak didiknya.

"Kedua tim bermain cukup seimbang. Saya puas dengan permainan anak didik saya. Walau sebenarnya kita target menang, namun point satu cukup baik buat kami," kata Bambang.

Pada pertandingan selanjutnya Persikaba Blora akan melakoni laga tandang melawan Persak Kebumen. Pertandingan sendiri akan digelar pada 21 Juli mendatang. Pada laga itu, pelatih Persikaba optimis mampu meraih point penuh. (HP/RED)
Share:

GASDESA, WARGA GEDANGDAWA SALING LEMPAR AMBENG TUMPENGAN


Acara Awur Awur Gasdesa Gedangdawa
Kecamatan Jepon
Blora,- Warga Desa Gedangdowo, Kecamatan Jepon saling lempar ambeng (tumpeng), wadah berisi nasi, sayuran dan lauk pauk, dalam acara gas Deso/sedekah bumi yang dilaksanakan di lapangan Sentono, Jumat(05/07/2019) siang.

Ratusan warga desa Gedangdowo berjubel saling berebut tumpeng, 2 tumpeng yang disediakan panitia ludes di keroyok warga, dilempar dihantamkan ke sesama warga lainnya.

Adat saling lempar tumpeng tersebut oleh warga di beri nama Awur awur, yang dilaksanakan tiap setahun sekali, di makam Sentono.

Dalam berebut tumpeng ada salah satu pemuda hingga pingsan terkena lemparan tumpeng.

Muhamad Irfan (20th) salah satu pemuda Desa Gedangdowo mengaku senang ikut berebut tumpeng.

"Senang, ini adat Desa sini, sudah biasa terkena lemparan, walaupun sakit jika kena lemparan," kata Irfan sambil tersenyum.

Usai acara Awur awur dilanjutkan doa bersama dipimpin tokoh agama di Desa Gedangdowo, puluhan tumpeng yang dibawa warga didoakan untuk di bagikan ke warga.

Kepala Desa Gedangdowo Sutikno mengungkapkan jika, acara awur awur tidak dilaksanakan, akan terjadi bencana.

"Suatu ketika tidak ada awur awur, dulu pernah terjadi bencana panen warga jadi berkurang," pungkas Sutikno usai doa bersama. (HP/RED)
Share:

Hot News

Kodim 0721/Blora Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat, Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Kodim 0721/Blora melalui Koramil 05/Cepu dan Koramil 06/Jiken menggelar kegiatan nonton bar...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »