Forkompimda Blora Mengajak Pemuda Blora Tolak Paham Radikal

Talk Show Forkopimda Blora
Blora,- Semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober,  Forkompimda Blora mengajak seluruh Pemuda Blora untuk menolak paham radikal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, hal tersebut disampaikan dalam Talk Show Sumpah Pemuda yang di gelar di Jalan Pemuda, tepatnya depan kantor Bupati Blora, Minggu (27/10/2019) suasana Car Free Day.

Menurutnya, Inti dari tindakan radikalisme adalah sikap dan tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam mengusung perubahan yang diinginkan. Kelompok radikal umumnya menginginkan perubahan tersebut dalam tempo singkat dan secara drastis serta bertentangan dengan sistem sosial yang berlaku.

Radikalisme sering dikaitkan dengan terorisme karena kelompok radikal dapat melakukan cara apapun agar keinginannya tercapai, termasuk meneror pihak yang tidak sepaham dengan mereka. Walaupun banyak yang mengaitkan radikalisme dengan Agama tertentu, pada dasarnya radikalisme adalah masalah politik dan bukan ajaran Agama.

Narasumber Forkompimda Blora, Talk Show berjalan menarik dan meriah, dimana para pemuda di berikan kesempatan untuk bertanya dan  menyampaikan saran dan pendapat kepada Forkompimda Blora Jawa Tengah.

Talk Show yang di rangkaikan dengan senam bersama dan Pameran UMKM tersebut di hadiri oleh ratusan masyarakat Kabupaten Blora.

Bupati Blora H.Djoko Nugroho mengungkapkan Kegiatan ini adalah dalam rangka Hari Sumpah Pemuda Kabupaten Blora, Bupati mengajak kepada para Pemuda untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat untuk masyarakat Blora.

"Mari kita isi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, khususnya untuk pemuda Blora generasi penerus bangsa, hindari Miras dan Narkoba Serta jangan terpengaruh oleh Paham Radikal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa," tegas Bupati Blora.

Sementara itu Kapolres Blora AKBP Antonius Anang,SIK,MH menghimbau kepada para pemuda agar tidak mudah terpengaruh oleh Provokasi ataupun ajakan untuk ikut paham radikal ataupun tindakan anarkis yang menjurus  pengrusakan fasilitas umum.

Kapolres mencontohkan kejadian Unjuk rasa di Jakarta, dimana para pelajar SMA sudah ikut ikutan untuk demo, bahkan sampai melakukan pengrusakan fasilitas negara.

AKBP Antonius Anang  menyampaikan bahwa Dalam Penyampaian Pendapat telah di atur oleh Undang Undang, Jangan sampai melanggar aturan yang ada, khususnya di wilayah Kabupaten Blora.

Kapolres Berharap para pemuda di Blora tidak ikut ikutan anarkis, yang dapat meresahkan masyarakat.

"Penyampaian pendapat telah di atur dalam Undang-Undang, silahkan di sampaikan dengan cara cara yang baik dan sesuai aturan," tegas Kapolres.

Senada dengan Bupati dan Kapolres Blora, Dandim 0721/Blora Letkol Ali Mahmudi,SE menekankan kepada para pemuda, untuk terus semangat belajar dan meraih cita-cita, dengan prestasi setinggi tingginya.

"Pemuda harus fokus belajar, jangan terpengaruh dengan paham radikal yang hanya akan merusak bangsa dan negara, fokus belajar dan raih prestasi yang baik untuk menjadi  kebangaan Blora," pungkas  Dandim 0721. (HR/RED)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

DPRD Blora Terima Kasih kepada Pemilih, Penyelenggara Pemilu 2024, hingga Pemkab, TNI, dan Polri

BLORA — Lewat akun resmi ige Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora yang dikelola oleh Humas Protokol dan Publika...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »