Lantik 8 Kepala Desa Baru, Ini Pesan Bupati Blora
Wabup Blora Ajak Perempuan Berani Bersuara Sampaikan Ide dan Gagasan
Rapat Paripurna DPRD Persetujuan Bersama Dua Raperda dan Propemperda Tahun 2022
Peringkat Pertama SPBE, Blora Lakukan Studi Komparasi Ke Sumedang Jawa Barat
SUMEDANG -
Pemerintah Kabupaten Blora melakukan studi komparasi tentang penyelenggaraan
pemerintahan dan pembangunan dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang, Selasa
(21/12/2021).
Untuk diketahui,
Pemerintah Kabupaten Sumedang memiliki capaian indeks 3,81 dan menempati urutan
pertama dari Kabupaten/Kota seluruh Indonesia untuk nilai indeks Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Kedatangan
Bupati Blora H. Arief Rohman, S. IP, M.Si & Wakil Bupati Blora Tri Yuli
Setyowati, ST, MM beserta rombongan diterima oleh Bupati Sumedang Dr. H. Dony
Ahmad Munir, ST, MM, Sekretaris Daerah, dan Asisten di Gedung IPP Sumedang.
Bupati Arief
Rohman beserta rombongan kemudian berdiskusi sekaligus menerima paparan dari
Bupati Sumedang, kemudian dilanjutkan penandatanganan Kesepakatan Bersama di
Ruangan Sumedang Command Center Lantai III Gedung IPP Sumedang.
“Saya
menyampaikan terimakasih kepada senior saya, Kang Dony Bupati Sumedang, kita
sudah melakukan MoU dan terima kasih sudah diberikan hibah untuk e-OFFICE dan
e-SAKIP, ini akan kita aplikasikan di Blora,” ucap Bupati Arief Rohman
Disampaikan
Bupati, bahwa Pemkab Blora menghadirkan jajaran Kepala OPD untuk hadir
melakukan studi komparasi di Sumedang, selain itu dari Blora turut mengikuti
secara virtual.
“Kami bawa
rombongan, ada 88 orang, Pak Bupati kami ini serius utuk belajar di Sumedang
ini, dan juga di Blora juga secara zoom seluruh eselon III dan IV dan kepala
desa kita minta untuk mengikuti kegiatan ini,” terangnya
Bupati
mengungkapkan bahwa Kabupaten Sumedang memiliki banyak inovasi dan prestasi,
yang nantinya dapat untuk ditiru dan diterapkan di Kabupaten Blora.
“Beberapa waktu
lalu kita sudah pernah diskusi dengan Pak Bupati tentang inovasi terkait
mengatasi kemiskinan di Sumedang,” ungkapnya
“Ini bagus,
termasuk stunting kita harus belajar dari sini bagaimana stunting di Sumedang
ini penurunannya sangat luar biasa,” tambahnya
Adapun dua
kesepakatan bersama yang ditandatangani kedua Bupati dalam kesempatan tersebut
antara lain kesepakatan kerjasama antara Pemerintah daerah Kabupaten Blora
dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang tentang kerjasama pembangunan dan
pengembangan potensi daerah.
Kemudian,
penandatanganan perjanjian hibah antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang
dan Pemerintah Daerah Kabupaten Blora tentang aplikasi e-OFFICE dan e-SAKIP.
Bupati Sumedang
dan Bupati Blora turut menyaksikan penandatanganan perjanjian Kerjasama antara
Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Persandian dan Statistik Kab. Sumedang
dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Blora tentang implementasi aplikasi
sistem pemerintahan berbasis elektronik Di Pemda Kab Blora.
Bupati Sumedang
menyambut baik adanya studi dan Kerjasama yang dilakukan Pemda Kabupaten Blora
dengan Pemda Kabupaten Sumedang.
“Selamat datang
terimakasih atas kehadirannya, mudah mudahan dengan silaturahim kita bisa lebih
merekatkan hubungan antara Pemda Blora dengan Pemda Sumedang,” ucapnya
Pihaknya juga
memaparkan bahwa Sumedang memiliki capaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
yang baik.
“Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik kami, 3,81 nomor satu di nasional,” paparnya
Bupati Dony
menjelaskan, dengan adanya berbagai inovasi dan command center ini salah
satunya adalah untuk dipergunakan dalam pengambilan kebijakan.
“Kami buat
command center ini, karena data yang baik, good data, good decision, and good
result. Data yang baik akan menghasilkan keputusan yang baik dan hasil yang
baik,” terangnya
Disampaikannya,
command center yang dimilikinya berbeda dengan daerah-daerah lainnya, command
center yang dimiliki Sumedang difokuskan untuk menjadi big data.
“Kalau command
center di beberapa tempat biasanya sebuah CCTV dimana-mana, kalau kami
benar-benar jadi big data. Hakikat
command center data jadi referensi kami untuk mengambil kebijakan,” imbuh
Bupati Sumedang
Pada kesempatan
tersebut dilakukan pemaparan terkait e-OFFICE dan e-SAKIP oleh Bupati Sumedang
dan dilanjutkan diskusi dan tanya jawab.
Sebagai
informasi, Command Center yang dimiliki Sumedang ini memiliki banyak fitur.
Selain kamera pengawas lalu lintas dan keamanan kota (CCTV), berbagai sistem
informasi juga terintegrasi seperti aplikasi e-office, penilaian pegawai,
sistem penanggulangan stunting, perizinan, pariwisata, dan lain-lain tersedia
di Sumedang Command Center.
Diharapkan
melalui penerapan SPBE dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih,
efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan
terpercaya.
Hadir mendampingi Bupati Blora, Sekretaris Daerah Kab. Blora, Asisten I dan II Sekda Blora, Inspektur Daerah, Kepala Bappeda, Kepala BKD, dan Kepala OPD terkait. (Redaksi)
Buka Turnamen Golf dan Kicau Burung, Bupati Blora Berharap Sport Tourism Blora Terus Berkembang
BLORA - Bupati
Blora, H. Arief Rohman S.IP., M.Si, pada hari Minggu (19/12/2021) membuka dua
event olahraga dan komunitas di Kecamatan Cepu. Yakni Turnamen Golf bertajuk KA
PPSDM MIGAS GOLF TOURNAMENT 2021 di lapangan golf Nglajo, dan Lomba Kicau
Burung “BUPATI CUP BLORA feat 3 Kawan Lama” di halaman parker Gedung SOOS Cepu.
Pelaksanaan
turnamen golf yang lokasinya satu komplek dengan Migas Cepu Edupark ini menurut
Bupati mendorong tumbuhnya sport tourism di Kabupaten Blora. Selain
berolahraga, keluarga juga bisa berwisata edukasi di edupark yang didirikan
PPSDM Migas.
Begitu juga
lomba burung kicau yang dilaksanakan oleh teman-teman komunitas di Kecamatan
Cepu, menurut Bupati ini akan menjadi magnet tumbuhnya ekonomi kreatif dari
hobi burung kicau. Apalagi menurutnya kini Bandara Ngloram telah beroperasi,
sehingga harus ada event-event yang dilaksanakan untuk menarik wisatawan.
“Kami sangat
mengapresiasi hari ini ada 2 event di Kecamatan Cepu, baik turnamen golf maupun
lomba kicau burung. Pesertanya banyak dari luar kota, bahkan luar provinsi
lintas Jateng - Jatim. Ini menandakan ekonomi mulai membaik di tengah pandemi
yang mulai melandai,” ucap Bupati.
Pihaknya akan
terus mendorong dan siap mendukung pelaksanaan event, festival atau sejenisnya
di Kabupaten Blora agar bisa ikut mendongkrak kunjungan wisata hingga
pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Namun harus
tetap patuh pada protokol kesehatan. Pesan kami jangan sampai lupakan masker.
InshaAllah jika kita sehat, ekonomi terus akan tumbuh menguat,” tambah Bupati.
Kepala PPSDM
Migas Cepu, Waskito Tunggul Nusanto, mengaku senang dan berterimakasih kepada
Bupati yang berkenan hadir untuk membuka turnamen golf ini.
“Terimakasih Pak
Bupati. Turnamen golf ini sebagai salah satu wujud dukungan kami untuk
mendorong tumbuhnya minat olahraga sekaligus wisata di Kabupaten Blora. Karena
memang lokasinya berada satu komplek dengan Migas Cepu Edupark,” kata Tunggul.
Pihaknya
menyatakan siap mendukung Kabupaten Blora untuk terus tumbuh melalui
optimalisasi potensi olahraga dan wisata yang ada.
“Banyak asset
PPSDM Migas di Kabupaten Blora, yang jika kita optimalkan bisa mendatangkan
banyak kunjungan. Kita siap membantu Pak Bupati untuk Sesarengan mBangun
Blora,” tambahnya.
Sementara itu,
Ketua Panitia Lomba Kicau Burung, Okta Nanda, juga menyatakan terimakasih atas
dukungan Bupati Arief Rohman dalam penyelenggaraan lomba kicau burung BUPATI
CUP BLORA ini.
“InshaAllah ini akan menjadi event rutin bagi kita untuk ikut menyemarakkan Kabupaten Blora. Maturnuwun Pak Bupati yang sudah ikut hadir membuka acara dengan melepaskan burung bersama-sama sebagai tanda dimulainya acara,” ungkap Okta Nanda. (Redaksi)
Pastikan Kelancaran Nataru di Blora, Bupati Gelar Rakor Ekuinda
BLORA - Pemerintah Kabupaten
Blora menggekar Rapat Koordinasi Ekonomi, Keuangan dan Industri Daerah
(Ekuinda) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022, pada Jumat (17/22/2021)
di Ruang Pertemuan Setda Blora.
Rapat dipimpin oleh Bupati Blora
H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Blora, Kabag Ops
Polres Blora, dan perwakilan dari Kodim 0721, serta diikuti oleh OPD dan camat.
Dihadapan para peserta, Bupati
meminta agar di tingkat kecamatan dilakukan koordinasi yang baik.
“Untuk para camat dengan
forkopimcam nanti koordinasi terkait pengamanan. Ini ada varian baru yang masuk
ke Indonesia, tadi Pak Dirjen, juga menyampaikan untuk para Bupati untuk mulai
hati-hati,” terangnya
Disampaikannya, momen Natal dan
Tahun Baru (Nataru) ini menjadi perhatian penting agar di awal tahun tidak
terjadi lonjakan kasus.
“Kita diuji untuk Nataru ini,
kalau Nataru ini aman, Insyaallah Januari ini kita akan bisa aman,” papar
Bupati
“Tapi kalau ada kejadian di
Nataru ini, entah itu ada varian baru masuk atau lonjakan, maka kita akan
kerepotan kembali di awal tahun, oleh karena itu kami mohon kerjasamanya pihak
pihak terkait” lanjutnya
Bupati menegaskan, agar semua
pihak untuk mengantisipasi dan berjaga-jaga agar momen Nataru ini berlangsung
lancar dan aman.
“Tolong nanti hal-hal yang
menjadi kebijakan tolong juga untuk dibuat edaran” pungkasnya
Sementara itu, Kabag Ops Polres
Blora Kompol Supriyo mewakili Kapolres Blora, menyampaikan paparannya dalam
rangka kesiapan pengamanan natal 2021 dan tahun baru 2022.
Dijelaskannya, kepolisian akan
menggelar Operasi Lilin Candi 2021.
“Untuk perayaan Natal dan Tahun
baru ini Polisi akan menggelar Operasi Lilin Candi 2021 mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan
2 Januari 2022 atau selama 10 hari,” paparnya.
Adapun jumlah personil yang akan
bergerak dalam operasi lilin candi nantinya akan bersinergi melibatkan berbagai
pihak.
“Rencana personil akan melibatkan
168 dari Polres Blora dan diperkuat dari Kodim 50 personil, dari Batalyon 410
ada 31 personil, Satpol PP 50 personil, Dishub 20 personil dan Dinkes ada 30
personil, bersama-sama melaksnakan pengamanan dan pelayanan selama Nataru,”
paparnya
Pihaknya menambahkan bahwa untuk
Kabupaten Blora akan mendirikan sebanyak 5 pos. Diantaranya, pos pelayanan di
Alun-Alun Blora, lalu pos check point atau pos perbatasan.
“Kemudian 3 pos yang lain pospam,
kita akan tempatkan di tempat ibadah. Jadi rencana pos yang kita dirikan ada 5 pos, ini tanggal 22 seluruh pos sudah
harus berdiri mohon dukungan semua pihak,” imbuhnya
Pihaknya juga memaparkan terkait
skema penutupan atau pengalihan arus paa malam tahun baru. Terakhir, pihaknya
berpesan agar jangan sampai terjadi penambahan kasus covid-19 dalam momen tahun
baru
“Informasi omricon juga sudah
masuk di Indonesia, jangan sampai malam tahun baru ini menjadi kluster
penambahan covid-19,” pungkasnya
Kemudian, Kepala Dinporabudpar
Blora, Drs. Kunto Aji mengungkapkan bahwa rencananya pihaknya akan membuat
surat edaran.
“Kami akan melaksanakan membuat
surat edaran sekaligus pemantauan terkait tempat hiburan” ungkapnya
“Terkait tempat-tempat obyek
wisata, kami menyesuaikan regulasi dalam hal ini kita menggunakan Inmendagri No 66,” imbuhnya
Pada kesempatan tersebut, Plt Kepala Dindagkop UKM Blora turut menyampaikan perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok. (ADY/Redaksi).
Dukung Pengawasan Pemerintah, Bupati Buka Larwasda Tahun 2021 dan Launching Whistle Blowing System
BLORA - Bupati
Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si membuka Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda)
Kabupaten Blora tahun 2021 dirangkaikan dengan launching Whistle Blowing System
(WBS), Rabu (15/12/2021) di Ruang Pertemuan Setda Blora.
“Dengan
mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, gelar pengawasan daerah secara resmi saya
nyatakan dibuka dan whistle blowing system kita launching. Semoga apa yang kita
lakukan ini akan memberikan harapan baru untuk pelaksnaaan kinerja pemerintahan
di Blora yang semakin baik,” ucap Bupati menandai dibukanya Larwasda.
Bupati
mengungkapkan Larwasda merupakan bagian dari upaya memasyarakatkan pengawasan,
khususnya pelaksanaan pengawasan fungsional dan pengawasan masyarakat.
“Larwasda
merupakan cermin atas hasil pengelolaan kegiatan yang selama ini dilaksanakan,
dan menjadi referensi dalam merumuskan langkah-langkah penyelesaian tindak
lanjut atas hasil temuan,” ucapnya.
Dikatakannya,
terkait dengan akuntabilitas keuangan pihaknya menegaskan bahwa terdapat 4 hal
yang harus menjadi perhatian.
“Saya tegaskan
ada 4 pilar yang harus diperhatikan, yakni efektifitas dan efisiensi pencapaian
tujuan, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya.
Bupati mengatakan,
pengawasan harus mampu memberi makna, mampu memainkan perannya dengan baik,
sehingga pihak yang diawasi merasa dibantu dalam mencapai visi dan misinya
secara lebih efisien dan efektif.
“Suasana
keterbukaan, kejujuran, partisipasi dan akuntabilitas, saya harapkan akan
tercipta, sehingga timbul rasa saling percaya baik di dalam organisasi maupun
di luar organisasi, sebagai perwujudan dari Good Governance,” paparnya.
Bupati
bersyukur, berkat upaya dan kerja keras serta komitmen dari berbagai pihak, Kabupaten
Blora telah mampu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama 7(tujuh)
tahun berturut-turut.
“Keberhasilan
tersebut tentu saja tidak lepas dari kontribusi seluruh stakeholder dan warga
Blora yang terus bersinergi dalam membangun Blora yang lebih baik,” jelas
Bupati.
“Prestasi ini
diharapkan akan lebih memacu kita, khususnya aparatur pemerintah, untuk dapat
lebih baik lagi dalam mengelola keuangan dan aset Pemerintah Kabupaten Blora ke
depannya,” tambahnya.
Bupati Arief
menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang telah bersinergi dengan
baik. Pihaknya juga meminta agar Kejaksaan Negeri dan Polres Blora untuk terus
mendampingi dan memberikan saran kepada Pemkab Blora.
“Kami juga
sampaikan terimakasih apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Kajari dan
juga Kapolres atas sinergi yang sudah kita lakukan selama ini. Kita mohon terus
agar didampingi, diberikan pengawasan diberikan saran masukannya terkait
penyelenggaran pemerintahan yang ada di Kabupaten Blora,” paparnya
Dijelaskan
Bupati, berkaitan dengan temuan-temuan, pihaknya menegaskan bahwa adanya tindak
lanjut sangatlah penting. Maka kemudian pihaknya mengajak agar semua OPD untuk
aktif berpartisipasi dalam rangka meuwujudkan sistem pemerintahan yang bersih.
“Tadi
disampaikan Pak Kajari bahwa kita ingin ada upaya pencegahan ini yang menjadi
titik poin kita, oleh karena itu kami harapkan OPD bagaimana bisa bersinergi
dengan aparat penegak hukum untuk selalu mendapatkan masukan-masukan,”
terangnya.
Bupati turut
mengapresiasi adanya Whistle Blowing System, pihaknya berharap agar adanya WBS
tersebut dapat mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik.
Pada kesempatan
tersebut, Inspektur Daerah Kabupaten Blora Drs. Sugiyono, M.Si menjelaskan
beberapa tujuan adanya kegiatan Larwasda tersebut.
“Maksud dan
tujuan dari Larwarsda pada hari ini adalah untuk menginformasikan capaian hasil
kinerja pengawasan internal sejauh mana capaian pengawasan yang dilakukan oleh
Inspektorat Kabupaten Blora,” terangnya.
“Bisa
meningkatkan integritas anti korupsi di kalangan aparatur pemerintah,
meningkatkan peran, serta mewujudkan bikrokrasi yang profesional, progresif,
bersih dan akuntabel,” imbuhnya.
Pihaknya juga
memaparkan mengenai data-data terkait capaian hasil kinerja Kabupaten Blora di
tahun 2020. Inspektur Daerah Kabupaten Blora juga memaparkan mengenai kondisi
dan tindak lanjut atas hasil pengawasan eksternal BPK dan inspektorat provinsi.
Kemudian
pihaknya juga memaparkan hasil audit
APIP Inspektorat pada OPD, berupa data jumlah rekomendasi dan capaian
tindak lanjutnya.
“Untuk hasil
audit inspektorat APIP, kita laksanakan di OPD ada 594 temuan untuk 2020,
rekomendasinya ada 594, sudah diselesaikan 310,” terangnya.
Dijelaskannya,
yang sudah selesai tindak lanjutnya ada 25 OPD sedangkan 31 diantaranya belum
selesai atau belum menindaklanjuti.
Inspektorat juga
memberikan apresiasi kepada beberapa OPD yang telah menyelesaikan tercepat atas
rekomendasi atau Tindak Lanjut Hasil Pengawasan/Pemeriksaan (TLHP) yang diberikan.
Diantaranya
adalah Dinas PMD Kabupaten Blora, Pemdes Kecamatan Kradenan, Dinas Pengendalian
Penduduk dan KB, BPPKAD Kabupaten Blora,
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Pemdes Kecamatan Kedungtuban.
Sugiyono
menjelaskan bahwa WBS merupakan sarana bagi masyarakat untuk melaporkan
pelanggaran yang dilakukan khusus oleh ASN.
“WBS ini adalah
sarana untuk masyarakat, salah satunya untuk melaporkan terhadap pelanggaran
yang dilakukan khusus oleh ASN yang berwujud diketahui ada gratifikasi,
penyimpangan tugas, benturan kepentingan, pelanggaran peraturan, tindak pidana
korupsi, bisa disalurkan pada WBS,” paparnya.
Diharapkan
dengan adanya WBS dapat mendukung terwujudnya good governance di Kabupaten
Blora, imbuhnya.
“Tujuannya
membantu terwujudnya good governance Kabupaten Blora sebagaimana visi Bupati,
melalui WBS ini implementasi percepatan good governance khsusunya transapransi
dan akuntabilitas,” tandas Sugiyono.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Blora Yohanes Avilla
Agus Awanto Putra, dan Kapolres Blora yang diwakili oleh Kompol Budiyono turut
memberikan arahannya kepada jajaran perangkat daerah Pemerintah Kabupaten
Blora. Pihaknya mengungkapkan bahwa instansinya siap bersinergi dalam mendukung
penyelenggaraan pemerintahan yang baik di Kabupaten Blora.
Hadir pada kesempatan Larwasda Kabupaten Blora tahun 2021 dan launching Whistle Blowing System, Sekretaris Daerah Blora, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Blora. (Kudnadi)
Captions:
01. Forkopimda Blora dampingi Bupati launching Whistle Blowing System
02. Forkopimda Blora hadiri Larwasda Kabupaten Blora tahun 2021 dan WBS
03. Inspektur Daerah Kabupaten Blora Drs. Sugiyono
04. Sekretaris Daerah Blora, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Blora hadiri Larwasda Kabupaten Blora tahun 2021.
Bupati Dorong Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa Lewat Aplikasi Siswaskeudes
BLORA- Bupati
Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si membuka secara resmi acara Sosialisasi
Aplikasi Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswaskeudes) di Aula Inspektorat Kabupaten
Blora, Senin pagi (13/12/2021).
Adapun sosialisasi
yang sekaligus bimbingan teknis tersebut akan berlangsung selama dua hari yakni
dari tanggal 13-14 Desember 2021.
Bupati Blora
berharap dengan adanya sosialisasi aplikasi Siswaskeudes, dapat meningkatkan
kemampuan SDM dalam menjamin penggunaan anggaran dana desa secara baik.
"Melalui
sosialisasi aplikasi Siswaskeudes hari ini, saya sangat berharap dapat menjamin
penggunaan anggaran dana desa secara transparan, akuntabel, efektif, efisien
dan partisipatif, yang hasilnya bermanfaat bagi masyarakat," terang Bupati
Disampaikannya,
bahwa saat ini desa menempati posisi yang teramat penting dalam proses
pembangunan nasional. Desa tidak lagi menjadi objek, melainkan subjek
pembangunan.
"Pembangunan
pedesaan merupakan bagian penting dari pembangunan nasional, mengingat wilayah
Indonesia dominan pedesaan" tambahnya.
Saat ini,
berdasarkan regulasi yang ada, desa diberi keleluasaan untuk merencanakan,
menganggarkan, melaksanakan, melaporkan serta mempertanggungjawabkan sendiri
pembangunannya.
Maka kemudian pengawalan
terhadap pengelolaan keuangan desa
menjadi hal penting. Karena merupakan bagian dari upaya meningkatkan
akuntabilitas penggunaan keuangan negara di desa.
"Dengan
kemajuan teknologi informasi, penggunaan aplikasi berbasis platform dapat
digunakan sebagai bagian dari upaya mempermudah pengawalan terhadap keuangan
desa," paparnya
Bupati
mengungkapkan, salah satunya dengan adanya Aplikasi Siswaskeudes. Aplikasi
tersebut merupakan Aplikasi Pengawasan atas Pengelolaan Keuangan Desa bagi
APIP.
"Siswaskeudes
akan mempermudah pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun kabupaten/kota
dalam mengawasi pengelolaan keuangan desa. Sedangkan bagi perangkat desa
bermanfaat untuk menginput pengelolaan anggaran desa secara digital,"
terang Bupati
"Siswaskeudes
ini bertujuan untuk membantu APIP dalam mengoptimalkan peran pengawasan
keuangan desa yang efektif dan efisien,"
tambahnya
Disampaikan
Bupati, bahwa adanya aplikasi tersebut membutuhkan kecakapan dan kompetensi SDM
yang memadai, baik oleh aparatur desa maupun APIP.
"Jika kita
ingin menerapkan sistem aplikasi Siswaskeudes pada perangkat desa, maka
terlebih dahulu kita memahami tujuan dari implementasi aplikasi agar bermanfaat
bagi masyarakat. Untuk itu, kita harus proaktif" terangnya
"Kepada
masing-masing peserta, agar dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan baik dan
sungguh-sungguh," pesan Bupati
Sementara itu,
Plh Kepala PMD Kabupaten Blora Yayuk Windrati, S.IP menjelaskan bahwa kegiatan
ini dalam rangka mendukung pengawasan pengelolan keuangan desa, serta untuk
menjaga pengelolaan keuangan desa yang transparan akuntabel.
"Pemkab
memfasilitasi dan pembinaan atas pengelolaan keuangan desa untuk dapat patuh,
tertib dan akuntabel mulai dari penerbitan regulasi, penyaluran hingga
pelaporan dan pengawasan keuangan desa," paparnya.
Yayuk
menjelaskan bahwa sebanyak 62 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan
narasumber dari BPKP Provinsi Jawa Tengah.
“Peserta kegiatan kali ini sebanyak 62 orang itu dari auditor, sekretariat inspektorat, pegawai dinas PMD, pihak kecamatan. Adapun narasumber pada kegiatan ini adalah BPKP Perwakilan Jawa Tengah,” pungkasnya (ADY/Red)
Teken MOU Bersama, Telkom University Nyatakan Siap Bantu Pembangunan Blora
BANDUNG -
Pemerintah Kabupaten Blora pada hari Kamis kemarin (9/12/2021) kembali
melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding)
dengan perguruan tinggi untuk mendukung percepatan pembangunan daerah. Kali ini
penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan Bupati H. Arief Rohman, S.IP.,
M.Si., dengan Rektor Telkom University (Tel-U) Bandung, Prof. Dr. Adiwijaya,
S.Si., M.Si.
Penandatanganan
dilakukan di Gedung Perpustakaan Telkom University, disaksikan Wakil Bupati Tri
Yuli Setyowati, ST., MM., para Wakil Rektor, Dekan, Asisten Daerah, dan OPD
terkait.
“Alhamdulillah
satu lagi perguruan tinggi yang bisa kerjasama dengan Pemkab Blora. Kali ini
langsung dengan Pak Rektor Telkom University. Perguruan tinggi ini dulu kita
kenal dengan STT Telkom, salah satu perguruan tinggi BUMN terbaik di Indonesia
yang banyak diminati masyarakat,” ungkap Bupati Arief.
Pihaknya
berharap agar dengan adanya penandatanganan MoU ini, Tel-U bisa membantu
pembangunan Kabupaten Blora dalam berbagai bidang.
“Selain
kerjasama penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi , KKN dan lainnya, kita juga
ingin agar kedepan anak-anak Blora yang berprestasi, utamanya dari keluarga
kurang mampu bisa ikut kuliah disini dengan beasiswa. Sebagai wujud dukungan
program Satu Desa Dua Sarjana,” kata Bupati.
Selain itu,
Bupati juga menyampaikan banyak hal tentang potensi Kabupaten Blora yang dapat
dikerjasamakan dengan Tel-U (sebutan lain Universitas Telkom).
“Kita ingin
langsung ada wujud konkret sebagai tindak lanjut MoU ini. Apalagi bulan Agustus
lalu kita juga telah melaksanakan MoU dengan PT Telkom Witel Kudus. Sehingga
bisa dikolaborasikan dengan Tel-U ini,” sambung Bupati.
Beberapa program
kerjasama yang ingin segera dilakukan, menurut Bupati diantaranya adalah
pembangunan portal Satu Data Blora, digitalisasi pemerintahan, command center,
pengelolaan perpustakaan digital, hingga kemungkinan kerjasama pendirian menara
pemancar signal telekomunikasi bagi desa terpencil.
“Oleh karena itu
ini kita ajak Bappeda dan Dinas Kominfo untuk bisa langsung menyusun tindak
lanjut kerjasama yang konkrit, yang sekiranya bisa langsung diwujudkan
bersama,” tambah Bupati.
“Kami juga ingin
meminta data para alumni dan mahasiswa dari Blora yang masih kuliah di kampus
ini, sehingga kita bisa memetakan potensi SDM lulusan Universitas Telkom yang
ada di Blora. Untuk diajak bekerjasama Sesarengan mBangun BLora,” pungkasnya.
Sementara itu,
Rektor Tel-U, Prof. Adiwijaya menyampaikan rasa senang dan bangganya karena
bisa menyambut kedatangan Bupati Blora sekaligus menjalin kerjasama dengan
Pemkab Blora.
“Saya sangat
senang bisa bersilahturahmi dengan Pak Bupati Blora dan jajarannya. Ini
merupakan satu kesempatan emas, bagaimana kami sesuai visi untuk mewujudkan
research and entrepreneur university itu adalah perlu mengcapture poin-poin
yang ada di masyarakat. Dari sinilah maka kita bisa memberikan solusi-solusi
lewat mahasiswa, dosen dan berbagai penelitian,” kata Prof. Adiwijaya.
“Ini merupakan
salah satu poin penting konstribusi kami untuk bangsa ini. InshaAllah kami akan
siap memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Blora,” kata Prof. Adiwijaya.
Usai penandatanganan MoU, rombongan Bupati diajak berkeliling meninjau Perpustakaan Tel-U yang tertata dengan baik, kemudian melihat bank data kampus, studio command center, hingga ke fasilitas Telkom Infra Project yang diproyeksikan bisa dikerjasamakan dengan Pemkab Blora. (ADY/Red)
Hot News
AKBP Inggal Widya Perdana Resmi Jabat Kapolres Blora, Siap Perkuat Pelayanan Publik dan Kamtibmas
𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kepolisian Resor (Polres) Blora menggelar tradisi penyambutan dan pelepasan (Welcome and Fare...





