Petugas Gabungan Bubarkan Pentas Barongan tak Berijin dan Menimbulkan Kerumunan di Todanan Blora

BLORA - Petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Todanan Polres Blora, Satpol PP dan Koramil Todanan Kodim 0721/Blora membubarkan pentas seni Barongan yang digelar di desa Kajengan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora, Jumat, (14/05/2021).

Pentas seni barongan tersebut menyedot animo banyak warga hingga akhirnya menimbulkan kerumunan masyarakat. Sangat disayangkan karena situasi saat ini masih dalam pandemi Covid-19. Untuk itulah Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK didampingi Wakapolres Kompol Dr. Rubiyanto,M.Si mendatangi lokasi langsung dan meminta kepada panitia agar menghentikan pentas barongan tersebut.

Hadir dalam pembubaran kegiatan tersebut Pejabat Utama Polres Blora, Kapolsek Todanan, Danramil dan Camat Todanan serta petugas gabungan Polsek, Satpol PP dan Koramil.

"Kami berikan edukasi dan pemahaman, bahwa pelarangan kegiatan yang menimbulkan kerumunan dimasa pandemi, semata mata adalah untuk kesehatan dan kebaikan bersama. Jangan sampai muncul kluster baru Covid-19 dari kerumunan masyarakat," ungkap Kapolres Blora.

Untuk diketahui kegiatan yang digelar di desa Kajengan kecamatan Todanan tersebut ternyata tidak mempunyai ijin, dan akhirnya petugas gabungan menghentikan dan membubarkannya.

"Setelah kita lakukan diskusi dan edukasi kepada panitia, akhirnya panitia sepakat untuk menghentikan pentas barongan tersebut," tandas AKBP Wiraga Dimas Tama.

Lebih lanjut Kapolres, menjelaskan bahwa  selama masih dalam suasana pandemi Covid-19, ia meminta agar warga bisa menahan diri. Jangan sampai dengan adanya kegiatan yang menimbulkan kerumunan malah akan memunculkan kluster baru Covid-19.

"Mari kita berkaca pada negara India. Jangan sampai Covid-19 melebar luas seperti di India gara gara kita teledor akan disiplin protokol kesehatan," pungkas Kapolres Blora.

Suwanto, (25) salah satu penitia kegiatan, meminta maaf dan menerima jika kegiatan harus dihentikan. Ia mengaku sebenarnya telah berusaha menerapkan protokol kesehatan, namun tak diduga penonton yang datang ternyata banyak hingga akhirnya menimbulkan kerumunan.

"Kami mewakili panitia mohon maaf, kami tidak menyangka akan terjadi kerumunan seperti ini. Dan kami bisa menerimanya, selanjutnya untuk panggung dan tratak akan kita bongkar. Kami mohon maaf pak," kata Suwanto.

Sementara itu, Camat Todanan Edi Widayat,S.Pd,M.Kes menyampaikan kepada warga, khususnya panitia. Agar kejadian seperti ini tidak terulang. Karena mengumpulkan orang banyak apalagi hingga terjadi kerumunan sangat rawan sekali menjadi sarana penularan Covid-19. Camat Todanan berpesan, setiap ada kegiatanmasyarakat agar selalu dikoordinasikan dengan pihak Kecamatan, Polsek ataupun Koramil Todanan.

"Masih dalam situasi pandemi, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Karena rawan penularan Covid-19," kata Camat Todanan. (JW/Red)
Share:

Malam Takbir dan Pelaksanaan Shalat Id di Blora Aman dan Kondusif

BLORA - Malam takbiran dan pelaksanaan ibadah sholat Idul Fitri 1442 H di kabupaten Blora berjalan aman, lancar dan kondusif. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK, Kamis, (13/04/2021).

Dalam pengamanan malam takbiran hingga pelaksanaan ibadah Shalat Id Polres Blora bersinergi dengan Kodim 0721 dan instansi terkait lainnya melaksanakan pengamanan maksimal. Bahkan Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK bersama Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi,SE,MM terjun langsung memantau situasi di perbatasan Cepu - Jawa Timur.

"Alhamdulilah situasi di Blora hingga saat ini aman dan kondusif. Tidak ada laporan yang masuk kaitannya gangguan kamtibmas yang menonjol," kata Kapolres Blora.

Selanjutnya Kapolres Blora mengungkapkan bahwa pelaksanaan perayaan Idul Fitri 1442 H ini berbarengan dengan Hari Kenaikan Isa Al Masih. Kapolres berpesan agar seluruh masyarakat menjaga kerukunan dan toleransi.

"Selain pengamanan ibadah Sholat Idul Fitri hari ini petugas gabungan juga melakukan pengamanan di gereja gereja," lanjut Kapolres Blora.

Masih tambah Kapolres, kegiatan pengamanan dan penjagaan tempat ibadah dilakukan serentak oleh Polsek jajaran di 16 kecamatan di Kabupaten Blora, tentunya bersinergi dengan TNI dan instansi terkait lainnya.

"Selain untuk antisipasi gangguan kamtibmas,  pengamanan sekaligus dilakukan untuk antisipasi kerumunan masyarakat yang dikhawatirkan akan menimbulkan penularan Covid-19," pungkas Kapolres Blora. (ADY/Red)


Al-Arief-Hms-ResBla
Share:

Pelayanan SIM Dan Samsat Blora Libur Saat Lebaran, Begini Mekanismenya

BLORA - Pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, layanan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Satlantas Polres Blora Polda Jawa Tengah akan tutup selama lima hari. Di mulai pada 12 hingga 16 Mei 2021 mendatang.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Lantas AKP Edi Sukamto,SH,MH mengatakan layanan SIM akan kembali beroperasi pada Senin, 17 Mei 2021.

“Dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, pelayanan SIM ditutup sementara waktu,” ujar AKP Edi Sukamto, Rabu, (12/05/2021).

Meskipun demikian, pihaknya memberikan kompensasi bagi pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada tanggal 12-16 Mei 2021.

“Mereka dapat memperpanjang masa berlakunya kembali pada 17-19 Mei 2021 dengan mekanisme perpanjangan,” papar Perwira Polri berlatar belakang Brimob ini.

Namun, bagi pemegang SIM yang tidak melaksanakan perpanjangan pada tenggang waktu tersebut, maka akan melaksanakan mekanisme untuk pembuatan SIM baru.

“Sesuai dengan standar dan persyaratan yang telah ditentukan. Berupa melengkapi syarat administrasi, tes psikologi hingga uji materi dan praktik berkendara,” ungkap AKP Edi.

Sementara itu, untuk pelayanan Samsat juga tutup mulai dari 12 sampai 16 Mei 2021. Dan bagi wajib pajak yang jatuh tempo pembayaran pajak kendaraan bermotornya jatuh pada tanggal 12 - 16 Mei bisa dibayarkan pada Senin tanggal 17 Mei 2021 dan tidak dikenakan denda.

AKP Edi berharap, para pengendara baik roda dua dan empat untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas.

“Tunda mudik terlebih dahulu, hindari berbagai macam tindakan melawan hukum, khususnya di bulan Ramadhan dan menjelang lebaran ini,” harapnya.

Mantan Kasat Sabhara Polres Klaten ini menjelaskan, upaya antisipasi kemacetan dan pelanggaran protokol kesehatan akan terus dilakukan yaitu dengan melaksanakan patroli dan pemantauan lokasi keramaian masyarakat secara berkala.

Selain itu, juga untuk mencegah aksi balap liar serta pelanggaran lalu lintas termasuk menekan angka kecelakaan di wilayah kabupaten Blora. (ADY/Red)


Al-Arief-Hms-ResBla
Share:

Polres Blora Gelar Konferensi Pers Terkait Dugaan Kasus Premanisme Di Pasar Jepon

BLORA - Kepolisian Resor (Polres) Blora Polda Jawa Tengah menggelar konferensi pers terkait kasus oknum anggota ormas Pemuda Pancasila yang diduga melakukan tindak pidana percobaan pencurian dengan disertai kekerasan atau ancaman kekerasan subsider pemerasan. Selasa, (11/05/2021) dihalaman belakang Polres Blora.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK memimpin langsung konferensi pers tersebut dengan didampingi oleh Wakapolres Kompol Dr. Rubiyanyo,M.Si, Kasubbag Humas AKP H. Soeparlan, SH, Kasat Reskrim AKP Setiyanto,SH,MH, Kasat Sabhara, Kasi Propam serta KBO Satreskrim Polres Blora dan Kasat Sabhara.

Dalam konferensi pers tersebut, kelima tersangka yang dihadirkan antara lain, M, S,K,A, serta I kelimanya adalah warga kecamatan Jepon.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, lima orang tersangka ini merupakan anggota pemuda Pancasila yang sifatnya adalah oknum, karena tidak ada ormas yang melaksanakan kegiatan di luar hukum," ucap Wiraga Dimas Tama,SIK di Mapolres Blora.

Selain kelima tersangka, pihak kepolisian juga masih mengejar seorang pelaku yang saat ini berstatus sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima tersangka yang sudah tertangkap dijerat dengan Pasal 365 juncto Pasal 53 KUHP subsider Pasal 368 juncto Pasal 53 KUHP.

"Ancaman pidananya 9 tahun penjara," tegas Wiraga.

Terkait ditangkapnya para tersangka dugaan kasus percobaan pencurian yang disertai dengan kekerasan atau pemerasan, AKBP Wiraga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut ke para oknum yang melakukan pemerasan.

"Saya selaku Kapolres Blora mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut terhadap aksi premanisme, kami pada intinya berkomitmen tidak mentolerir segala kegiatan yang terkait premanisme," katanya.

"Apabila masyarakat menemukan atau mengalami kejadian premanisme silakan segera melapor kepada kepolisian terdekat, kami akan segera tindaklanjuti seperti halnya yang terjadi dan kita tangani sekarang ini," lanjutnya.

Sebelumnya, beredar video aksi premanisme yang terjadi di Pasar Jepon, Blora, pada Kamis (6/5/2021) pagi. Dalam video tersebut, aksi premanisme ditujukan kepada ibu-ibu pedagang. Bahkan, ibu-ibu tersebut sempat berteriak meminta pertolongan.

Salah seorang pedagang, Masrindo Sinaga kemudian membuat laporan ke Polsek Jepon dan mengajak sejumlah orang yang diduga menjadi korban pemerasan. (ADY/Red)
Share:

Tertarik Batik Hasil Karya Pelatihan BLK, Bupati : Batiknya Akan Saya Pakai

BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP.,M.Si dan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM tertarik dengan kain batik hasil karya dari tangan-tangan kreatif para peserta pelatihan tahap 2 di UPTD  Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Blora.

Bupati pada kesempatan tersebut hadir dalam acara  Penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II di UPTD BLK Kab. Blora, Senin (10/05/2021).

Salah satu peserta dari kelas batik, Ika, dengan bangga menunjukan hasil karyanya dan teman-teman pelatihannya, berupa kain batik cap dan tulis di hadapan Bupati dan Wakil Bupati.

Sembari menunjukan lembaran kain batik dengan motif corak bunga dan aneka warna, pihaknya pun turut meminta saran agar kedepannya batik produksinya dapat dikenal luas.

“Kami ingin bapak bupati dan ibu wakil bupati untuk merekomendasikan bagaimana kita harus menyalurkan dan mendistribusikan hasil karya kita (kain batik) ini agar  sesuai harapan kita (dikenal luas),” ucap Ika

Ika pun berharap agar Bupati dan Wakil Bupati berkenan untuk memakai batik hasil karya para peserta pelatihan di BLK.

“Hasil karya kita, kami harapkan untuk digunakan dan dikenal oleh masyarakat blora dan dapat dipakai oleh bapak bupati  dan ibu wakil bupati, dan pemerintah,” Harapnya

Usai menyaksikan kain batik yang dipamerkan Ika, Arief Rohman mengapresiasi hasil karya batik yang menurutnya bagus dan menarik. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati berencana akan menggunakannya.

“Saya nanti coba beli hasilnya, nanti biar saya pakai sama Bu Wakil sekaligus untuk saya kenalkan, batiknya bagus-bagus,” ungkap Bupati dengan bangga, yang langsung disambut riuh gembira para peserta.

Bupati menjelaskan, di era pandemi ini salah satu hal utama yang menjadi permasalahan adalah pengangguran. Termasuk, pemerintah berupaya mendorong investor untuk membuka lapangan pekerjaan di Blora.

“Biar bisa menyerap tenaga kerja, apalagi yang sudah siap kerja ini (alumni pelatihan BLK) sudah punya skill keahlian tinggal nanti disalurkan,” ungkap Bupati

Termasuk, Bupati mendorong agar kedepannya sektor perbankan turut digandeng agar alumni BLK ini mendapat kesempatan kaitannya dengan pinjaman untuk modal jika ingin membuka usaha.

"Bagaimana nanti bisa mendapat pinjaman dengan skema KUR, skema yang paling murah kira-kira apa, jadi bisa dijadikan modal. Memang sering kendalanya setelah punya skill, pulang mau buka usaha peralatan dan sebagainya belum ada," Jelas Mas Arief panggilan akrab H. Arief Rohman

“Maka ini nanti juga harus disambungkan dengan perbankan atau kita bisa ada pendampingan untuk mbak mas yang berusaha mandiri jadi pengen menciptakan lapangan kerja baru,” imbuhnya

Selanjutnya, H. Arief Rohman mengapresiasi adanya pelatihan yang dilakukan BLK. Ia berharap agar ilmu dan skill yang diperoleh para alumni pelatihan bisa digunakan untuk memperoleh pekerjaan maupun membuka lapangan pekerjaan.

"Saya mengapresiasi terselenggaranya pelatihan dan berharap para peserta  pelatihan yang telah lulus segera bisa mendapatkan pekerjaan dan hasil dari pelatihan bisa diimplementasikan kepada masyarakat,” ucap Bupati.

Bupati juga mendorong agar hasil karya para alumni pelatihan BLK untuk dapat di promosikan di Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Kita buka MPP, nanti disana juga ada showroom untuk UMKM, hasil dari BLK ini bisa ikut dipromosikan," pesan Arief

Sementara itu, Kepala UPTD BLK Blora Dra. Amik Kristanti  menyampaikan bahwa melalui APBN 2021 pihaknya menerima 17 program  kegiatan yang dilaksanakan tiga tahap.

“Tujuannya adalah untuk pencari kerja, sehingga nanti bisa mandiri di dunia usaha dan industri,” ucapnya.

Sebagai informasi, selama tahun 2018 hingga 2020, BLK Blora telah meluluskan 928 orang, yang berdasarkan data sebelum pandemi, sebagian besar telah membuka usaha sendiri atau memperoleh pekerjaan.

Amik merinci, pada tahap II yang dimulai 5 April 2021 dengan membuka kelas Tata Boga selama 18 hari, Komputer selama 33 hari, Jahit  selama 33 hari, Salon selama 33 hari serta Batik selama 33 hari. Dengan jumlah peserta masing-masing kelas 16 orang.

“Tiga bulan pasca pelatihan, para alumni atau peserta diminta wajib melaporkan apakah sudah mendapatkan kerja atau belum,” pesannya

Turut ditampilkan hasil karya yang menarik dari para peserta yang lulus pelatihan BLK  berupa batik, taplak meja tas dan sebagainya. Selain itu, ditampilkan pula fashion show yang menampilkan busana apik nan menawan hasil kreasi para peserta pelatihan.

Menandai penutupan pelatihan, Bupati dan Wakil Bupati dengan didampingi Plt Kepala Disperinaker Kabupaten  Blora menyerahkan sertifikat kelulusan pada perwakilan peserta. (ADY/Red)
Share:

Antisipasi Balap Liar, Personel Polsek Jiken Polres Blora Lakukan Patroli Jelang Buka Puasa

BLORA (SUARABARU.ID) -
Polsek Jiken Polres Blora Polda Jawa Tengah terus menggencarkan patroli menjelang buka puasa. Hal itu dilakukan demi mengantisipasi balapan liar di wilayah kecamatan Jiken Kabupaten Blora yang dilakukan oleh pemuda setempat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi,SH,MH bersama personel lainnya.
Patroli dilakukan dengan mobile system menyasar jalan diwilayah kecamatan Jiken yang dianggap rawan akan penyakit masyarakat seperti balapan liar.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi mengatakan, patroli diintensifkan di jam-jam rawan terjadi balapan liar yang dilakukan oleh para pemuda dan remaja selama Ramadhan.

"Makanya kami Polsek Jiken melakukan pencegahan dengan melakukan patroli menjelang buka puasa agar tidak ada balap liar," kata Kapolsek Jiken, Minggu, (09/05/2021).

Ia mengatakan, aksi balap liar sangat membahayakan masyarakat pengguna jalan. Karena dapat menimbulkan berbagai bahaya seperti laka lantas dan lain sebagainya.

Menurutnya, balapan liar sangat meresahkan pengguna jalan lainnya bahkan dapat menjadi gangguan Kamtibmas.

"Kegiatan ini juga tidak pernah dibenarkan dari pihak manapun karena sangat bertentangan dengan hukum juga dapat menimbulkan korban baik luka-luka maupun yang meninggal," ujarnya.

Apalagi lanjut Kapolsek Jiken, disaat ini negara kita dilanda Covid-19 seharusnya masyarakat lebih baik berdiam diri di rumah jika tidak ada hal yang sangat penting.

Dalam patroli tak lupa petugas menyampaikan imbauan protokol kesehatan kepada masyarakat, terutama para remaja dan pemuda yang ditemukan dilapangan tidak memakai masker.

Masih tambah Kapolsek, Daripada keluyuran di luar yang dapat menimbulkan klaster-klaster baru Covid-19 di Kabupaten Blora. Sehingga langkah pencegahan harus dilakukan demi keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat.

"Jadi kami imbau masyarakat juga agar tetap mematuhi prokes dimana pun berada," tutupnya. (ADY/Red)
Share:

Inilah ajakan Ketua DPRD Kabupaten Blora, jelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah

BLORA - Ketua DPRD Kabupaten Blora HM. Dasum, SE, MM.A mengajak kepada warga masyarakat  untuk tertib mematuhi  protokol kesehatan dan menjaga kondusifitas wilayah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Disamping itu, dirinya juga meminta masyarakat tidak mudik Lebaran dan lebih memilih silahturahmi secara virtual yang lebih efisien serta aman terhindar Covid-19.

“Kita semua harus maklum, situasi pandemi belum selesai. Silaturahmi secara virtual mudah dilakukan dengan biaya yang ringan, waktu yang efisien, tidak bermacet-macetan di jalan. Misalnya lewat zoom," kata Ketua DPRD Blora, Kamis kemarin  (06/05/2021).

Selain itu pihaknya juga mengapresiasi kegiatan gotong royong berbagai pihak, baik dari perorangan, lembaga, TNI-Polri selama Ramadan 1442 Hijriah.

“Tentu saja saya mengapresiasi, semangat gotong royong dan berbagi ini sebaiknya menjadi penyemangat dan bisa ditiru oleh yang lain,” ucapnya.

Dikatakannya, pemerintah tengah gencar dalam upaya pengendalian Covid-19, mulai dari vaksinasi massal, pelarangan mudik Lebaran 2021 hingga pelarangan takbir keliling. 

“Menteri Agama juga sudah menyampaikan kepada masyarakat alangkah lebih baik menggelar salat Idul Fitri (Id) di rumahnya masing-masing untuk menghindari diri dari terpapar Covid-19. Sebaiknya imbauan itu juga kita tindaklanjuti bersama,” ungkapnya.

Meskipun demikian, salat Id hanya boleh dilakukan di zona hijau dan kuning dengan protokol kesehatan dan pembatasan 50 persen.

Sementara itu, berdasarkan monitoring data Covid-19 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blora, Kamis (06/05/2021) lalu, kasus Covid-19 positif di Blora mencapai  6.624, Covid-19 positif dirawat (isolasi mandiri) 164, dirawat di rumah sakit 25 orang.

Berikutnya, sembuh 6.110, meninggal 125. Pemeriksaan swab 26.664.

Sedangkan berdasarkan peta zonasi 26 April 2021 hingga 2 Mei 2021 tertera zona risiko tinggi (zona merah) yakni kecamatan Ranbdublatung, Kedungtuban, Cepu dan Sambong.

 Zona risiko sedang (zona orange), Kecamatan Ngawen, Jati, Banjarejo dan Blora.  Zona risiko rendah (kuning) Kecamatan Kradenan, Jepon, Jiken, Tunjungan, Japah, Todanan dan Kunduran.

Berikutnya, zona tidak terpapar (zona hijau) hanya Kecamatan Bogorejo, imbuhnya. (ADY/Red)
Share:

Setda Berbagi, Sekda Ingatkan ASN Terkait Larangan Mudik

BLORA - Sekretaris Daerah (Sekda) Blora Komang Gede Irawadi S.E., M.Si didampingi Ketua DWP Persatuan Kabupaten Blora dan DWP Unit Setda Kabupaten Blora menyerahkan secara simbolis bingkisan untuk saudara-saudara yang kurang beruntung dalam program “SETDA BERBAGI” pada Jumat (07/05/2021).

Bertempat di halaman belakang Kantor Bupati Blora, Sekda menyampaikan terimakasih dan apresiasi untuk seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora yang secara sukarela menyisihkan rejekinya untuk berperan aktif membantu saudara-saudara yang kurang beruntung.

“Saya sampaikan terimakasih atas peran serta seluruh ASN, karyawan/karyawati di lingkungan Sekretariat Daerah yang dengan sukarela menyisihkan rejeki nya untuk program “Setda Berbagi”, terlebih saat ini masih dalam masa pandemi. Semoga bantuan ini dapat membantu saudara-saudara yang kurang beruntung untuk menyambut hari raya Idul Fitri,” kata Sekda.

Lebih lanjut Sekda mengingatkan akan adanya edaran dari Menteri Dalam Negeri RI perihal larangan mudik bagi ASN.

“Saya ingatkan kembali untuk seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah, bahwa Covid19 itu ada dan tahun ini pandemi masih berlangsung, Mendagri telah membuat surat edaran yang melarang ASN untuk mudik dan menggelar open house. Jadi tolong surat edaran ini dipahami dan dilaksanakan, silaturahmi tetap berjalan, lewat aplikasi Zoom atau video call, agar tidak menimbulkan cluster-cluster baru dan menghindari persebaran varian virus baru. Semoga setelah hari raya tidak timbul cluster baru dan negara kita bisa lebih baik dan lebih sehat,” pungkas Komang Gede Irawadi.

Penyerahan simbolis bantuan paket lebaran diberikan kepada teman-teman kebersihan dan keamanan oleh Sekda Kabupaten Blora dan DWP Unit Setda Kabupaten Blora yang dilaksanakan di ruangan terbuka ini dilanjutkan dengan silaturahmi serta berbagi dengan salah satu keluarga di Desa Ngampon Kelurahan  Beran.

Hadir mendampingi Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Asisten Administrasi Umum Sekda serta seluruh Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora. (ADY/Red)
Share:

Polisi Hutan Blora dan Mantingan Pantau Pelaku lewat jalan – jalan tikus di sekitar Kedungbacin dan Ronggo Mulyo

MANTINGAN - Polisi hutan Perhutani Mantingan dan Blora pantau pelaku lewat jalan-jalan tikus disekitar Kedungbacin dan Ronggo Mulyo. Rabu kemarin  (05/05/2021).  kegiatan pemantauan berawal dari informasi masyarakat bahwa menjelang lebaran banyak kayu masuk desa Ronggo lewat jalan-jalan tikus.

Untuk menghadang pelaku polisi hutan Rembang Blora melakukan pantauan dan patroli preventif. Secara bersama-sama mereka  dengan bersenjata lengkap memasuki  beberapa titik pantauan yang diperkirakan untuk lewat kendaraan roda dua maupun truk angkutan pelaku illegal logging.

Administratur KPH Mantingan Widodo Budi Santoso  melalui Wakil Administratur Dwi Anggoro Kasih kita mempersempit gerak para pelaku yang coba untuk para pelaku tindak kehutanan yang mencoba mengeluarkan barang curiannya lewat jalur tikus di daerah kedung Bacin, Malat, Japah serta Todanan,” tuturnya.

Lanjut Anggoro untuk mencegah timbulnya pelaku Illegal Logging patroli bersama diperlukan dan secara periodik, harus terus dilakukan baik dengan persenjataan lengkap maupun dengan preventif secara terus menerus.

Sementara Itu,  Administratur KPH Blora Agus Widodo lewat waka adm Atang Purnama menambahkan kita membuat peta kerawanan untuk jalan-jalan yang sering dilalui oleh pelaku dimalam hari. disamping itu memaksimalkan hasil laporan masyarakat.

"Kita juga mengupayakan penyelesaian akhir dilapangan dengan kasus kehutanan tingkat lapangan. agar mereka tahu bahwa pengtingnya konservasi dalam kawasan hutan untuk dijaga kelestariannya," ucapnya.  

"Kita tetap akan melakukan patroli bersama secara acak dan jadwal tidak seseuai dengan jam-jam dimana petugas itu lengah. sehingga gerakan kita tidak mudah terbaca oleh para pelaku illegal logging,“ terangnya sambil menunjukkan rute-perjalanan pasukan pantauan.  (ADY/Red)
Share:

Hot News

Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Yonif TP 455/Satria Pandanaran Siap Hadapi Tugas

SEMARANG ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meninjau langsung kondisi personel...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »