Polres Blora Polda Jawa Tengah Gelar Sosialisasi Alokasi Anggaran Tahun 2021


BLORA - Polres Blora Polda Jawa Tengah menggelar sosialisasi alokasi anggaran tahun 2021, Jumat, (13/11/2020) di Aula Arya Guna Polres Blora. Kegiatan dilaksanakan dengan sederhana dengan memperhatikan protokol kesehatan untuk antisipasi Covid-19.

Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Rorena Polda Jateng yang dipimpin oleh Ketua Tim Kabag Renprogar AKBP Yudy Priyono, SH,S.St,MK,MH
Sementara itu dari internal Polres Blora hadir Wakapolres Kompol Drs.Joko Watoro, Para Pejabat Utama serta Kapolsek Jajaran Polres Blora.

Tidak hanya itu, hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blora yang diwakili oleh Asisten 2 Drs. Suryanto,M.Si serta Forkopimda Blora lainnya, Ketua DPRD Blora, awak media, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat kabupaten Blora.

Kabag Ren Progar Rorena Polda Jateng AKBP Yudy Priyono mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi ini adalah salah satu wujud komitmen bersama dalam transparansi anggaran. Serta kesanggupan untuk patuh terhadap ketentuan yang berlaku dalam rangka mencegah dan memberantas korupsi.

"Sosialisasi ini merupakan tahap awal pembangunan zona integritas untuk mewujudkan WBK dan WBBM diwilayah Satker Polda Jateng, termasuk salah satunya di Polres Blora. Untuk itu kami harap program program yang telah direncanakan dapat dilaksanakan secara profesional, proporsional, transparan dan akuntabel," kata AKBP Yudy.

AKBP Yudy juga meminta Polres Blora agar dapat menggunakan anggaran secara tepat waktu, tepat sasaran, tepat manfaat dan tetap jumlah. Hal ini dilakukan demi suksesnya reformasi birokrasi Polri.

"Mari wujudkan pemerintah yang bersih dan bebas dari korupsi. Serta meningkatkan kapabilitas dan akuntabilitas kinerja termasuk penggunaan anggaran DIPA," lanjutnya.

Masih kata AKBP Yudy, anggaran Polri khususnya pada tingkat Polres terkait alokasi belanja modal sangat terbatas. Maka dari itu pihaknya meminta dukungan dari pemerintah daerah untuk membantu kebutuhan demi terciptanya kamtibmas dan kelancaran pelayanan masyarakat di Polres Blora.

Sementara itu, Kabagren Polres Blora AKP Slamet,SH,M.Si mengatakan pihaknya sengaja mengundang berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik dan transparansi Polres Blora.

Kabagren menjelaskan pagu anggaran Polres Blora pada Tahun 2021 mengalami penurunan dibanding tahun 2020. Dimana pada Tahun 2020 pagu anggaran Polres Blora sebesar RP 85.560.399.000, 00 Dan tahun 2021 sebesar Rp 84.703.293.000,00 Mengalami penurunan RP 857.106.000,00(-1,00%)

"Kami berharap pada anggaran 2021 bisa terserap dengan baik, dan kami ucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang berkenan hadir dalam kegiatan ini," tutur Kabagren Polres Blora.

Masih dalam kegiatan yang sama, Bupati Blora H. Djoko Nugroho yang diwakili oleh Asisten 2 Drs. Suryanto,M.Si mengapresiasi positif kegiatan sosialisasi anggaran yang digelar oleh Polres Blora tersebut, dan Pemkab Blora siap mendukung dan siap ikut berpartisipasi jika Polres Blora membutuhkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Blora.

"Ini adalah kegiatan yang positif, dimana Polres Blora telah berkomitmen untuk terbuka dan transparan dalam penggunaan anggaran, dan dari Pemkab Blora selalu siap membantu dan bekerja sama" ucap Drs. Suryanto. (ADY/Red)

Share:

PN Blora Lounching Dua Aplikasi Pintar Sijati Dan Gesitpol


BLORA - Meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat Kabupaten  Blora, Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Blora  melaunching pelayanan online berbasis WhatsApp  pintu Siap Jawab Otomatis (Sijati) klik 0812-1636-5007. Terasa istimewa karena launching tersebut dibarengi dengan  (Gesitpol) pelayanan online berbasis web www.pn-blora.go.id

Di tengah pandemi Covid-19, Pengadilan Negeri kelas IB Blora,  berinovasi membuat aplikasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan penyidik maupun petugas terkait.

Dua aplikasi itu adalah "Sijati" (Siap Jawab Otomatis) dan "Gesitpol" (Geledah Sita Tahanan Putusan Online). Masing - masing memiliki keunggulan sendiri.

Ketua Pengadilan Negeri Budi Setyawan, SH, MH mengatakan, nama Sijati ini diambil karena menghormati kearipan lokal di Blora banyak pohon jatinya maka dinamakan Sijati.

"Kita namakan Sijati, karena di Blora terkenal pohon jatinya. Aplikasi ini sangat mudah karena melalui WhatsApp. Jadi masyarakat bisa tanya apa saja tentang pelayanan di PN tanpa harus datang ke kantor," jelas Budi Setiawan.

Sedangkan Gesitpol ini, keunggulanya untuk para petugas atau rekan penyidik, bisa langsung mengirim berkas melalui web, tidak perlu datang ke Kantor.

"Rekan rekan penyidik dari kepolisian, kejaksaan bisa memanfaatkan aplikasi ini, tanpa harus ke kantor juga, apalagi jarak Polsek terjauh mencapai 30 kilometer," imbuhnya.

Kedua aplikasi ini, lanjutnya, sengaja di luncurkan ditengah Pandemi, karena untuk menghindari kerumunan. Dan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pengadilan dan Blora pada umumnya.

Dalam acara tersebut, hadir pula mitra pengadilan Kapolres Blora dan jajaranya, Kejaksaan Negeri, Kepala Rutan kelas II B Blora, dan Humas atau bagian hukum setda Blora. (ADY/Red)

Share:

Bupati Blora Ambil Keputusan Tegas Tentang Distribusi Pupuk Ke Petani


BLORA - Bertempat di ruang pertemuan Sekretariat Daerah, Bupati memimpin rapat koordinasi (rakor) pengendalian pupuk bersubsidi dengan menggunakan kartu tani di Kabupaten Blora didampingi oleh Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian dan Perkebunan  Provinsi Jawa Tengah, Ir. Tri Susilarjo, wakil ketua DPRD, Siswanto serta Perwakilan dari Kejaksaan Negeri, pada senin (09/11/2020).


Rapat tersebut dilaksanakan setelah melihat adanya permasalahan pendistribusian pupuk bersubsidi ke petani Blora, dimana saat musim tanam ini banyak petani yang mengeluh tentang kelangkaan pupuk bersubsidi.


Setelah mendengarkan keluhan yang disampaikan oleh perwakilan berbagai pihak mulai dari petani, distributor hingga  yang menyampaikan tentang permasalahan kelangkaan pupuk bersubsidi di pasaran, perwakilan distributor menyampaikan permasalahan distribusi pupuk bersubsidi ke petani terjadi karena adanya regulasi yang mengakibatkan distributor dan Kios Pupuk Lengkap (KPL) yang biasa disebut pengecer takut untuk mengambil keputusan.


Mendengar keluhan yang disampaikan, Bupati mengambil beberapa kebijakan tegas dan strategis, dimana sasaran utamanya adalah ketersediaan pupuk terutama yang bersubsidi dapat dinikmati petani untuk memperoleh hasil panen yang optimal.


Untuk para petani yang belum memiliki kartu tani dan sudah masuk ke Sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) harus segera dilayani oleh pengecer, dengan catatan mengisi form yang telah disediakan dimana form tersebut telah ditanda tangani, sehingga petani bisa segera menerima pupuk bersubsidi yang dibutuhkan dan pengecer tidak melanggar regulasi yang ada.


Sedangkan untuk yang telah memiliki Kartu Tani tetapi belum masuk ke sistem e-RDKK untuk tahun ini belum bisa dilayani dikarenakan meskipun telah memiliki Kartu Tani belum tentu  membutuhkan pupuk pada tahun ini, sehingga tidak mendaftar ke e-RDKK.


“Keputusan ini perlu saya tegaskan supaya tidak terjadi keruwetan dalam hal pendistribusian pupuk terutama yang bersubsidi,"  Ucap Djoko nugroho dan disambut baik oleh peserta yang hadir.


Bupati juga meminta kepada para distributor dan pengecer untuk mengoptimalkan pupuk bersubsidi dahulu dengan tujuan supaya petani dapat segera memulai masa tanam ini.


“Saya meminta para distributor dan pengecer tidak memaksakan pembelian pupuk non subsidi,” tandas Bupati.


Djoko Nugroho  juga menyampaikan bahwa pengawasan mengenai distribusi pupuk bersubsidi ini harus terlaksana dengan baik.


"Saya ingin sistem pengawasan distribusi pupuk bersubsidi mulai tingkat kabupaten, kecamatan sampai dengan desa harus terlaksana dengan baik, bukan hanya sebuah formalitas saja. Gunakan sumber dana yang ada dengan baik," kata Djoko Nugroho.


Di akhir rakor, Bupati memerintahkan kepada para camat dan forkopimcam untuk segera melakukan pengecekan pupuk bersubsidi ke gudang - gudang di semua wilayah Kabupaten Blora, dimana ada 4 gudang pupuk bersubsidi, distributor sampai ke pengecer yang melayani kebutuhan di wilayah Blora, dimana Gudang pupuk bersubsidi yang berasal dari produsen terlatak di Blora, Ngawen, Randublatung dan Cepu.


"Saya minta para camat didampingi forkopimcam untuk segera melakukan pengecekan ketersediaan pupuk bersubsidi ke semua gudang produsen, distributor sampai pengecer, hasilnya segera laporkan ke saya, untuk secepatnya kita ambil langkah tepat." tegas  Bupati.


Turut hadir dalam acara rakor ini adalah Forkopimda, anggota DPRD, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE, Msi, Kepala Dinas Pertanian, Komisi B DPRD, Staf Ahli Bupati dan Asisten sekda, Camat se Kabupaten Blora, Perwakilan pupuk Pusri dan Petrokimia, ADM perhutani se-Kabupaten Blora, Distributor pupuk bersubsidi, Pengecer pupuk subsidi dan HKTI Blora. (ADY/Red)

Share:

Tim Supervisi Dit Sabhara Polda Jateng Datangi Polres Blora


BLORA - Tim Supervisi Dit Sabhara Polda Jawa Tengah melakukan pengecekan di Mapolres Blora, Kamis, (12/11/2020). Dalam pengecekan itu, tim Supervisi Dit Sabhara Polda Jateng melakukan pemeriksaan langsung adminitrasi dan sarana prasarana fungsi Sat Sabhara Polres Blora.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Wadir Sabhara Polda Jateng AKBP Mochamat Soenardi,SIK,M.Si

beserta tim dan kedatangan tim disambut oleh Wakapolres Blora Kompol Drs. Joko Watoro bersama Kasat Sabhara Iptu Isnaeni,SH,MH beserta tim Dalmas kerangka Polres Blora.


Adapun kedatangan Tim Supervisi Dit Sabhara Polda Jawa Tengah di Polres Blora adalah untuk mengecek kesiapan anggota serta sarana dan prasarana Sabhara dalam rangka antisipasi kerawanan Pilkada 2020 serta untuk antisipasi bencana alam di wilayah kabupaten Blora.


Dalam arahannya Wadir Sabhara Polda Jateng menyampaikan bahwa menyikapi semakin dekatnya Pilkada, pasukan Dalmas harus siap terutama untuk antisipasi kerawanan Pilkada. "Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok, untuk itu kita harus selalu siap siaga untuk mengantisipasinya," ucap Wadir Sabhara.


Wadir Sabhara bersama timnya melakukan pemeriksaan adminitrasi dan sarana prasarana pendukung fungsi Sabhara Polres Blora. Mulai dari pemeriksaan peralatan patroli, kelayakan kendaraan bermotor, senpi, dalmas, hingga peralatan SAR.


“Pada intinya kami ingin pelaksanaan Pilkada 2020 berlangsung aman dan tentram. Hal itu tentunya dapat terwujud dengan kesiapan anggota dan sarana prasarana pendukung,”terangnya.


Ia menjelaskan, pembekalan kepada seluruh personil akan terus ia lakukan. Ia juga menyampaikan kepada personil untuk memberikan pelayanan secara profesional kepada masyarakat, sehingga dapat melaksanakan tugas secara profesional, guna memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman yang maksimal.


Disampaikannya, Sabhara merupakan ujung tombak kepolisian dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat. Karenanya para anggota harus mampu bersikap profesional.


“Kepercayaan masyarakat harus kami jaga, karena ini berpengaruh pada citra polisi di masa mendatang,” tutupnya. (ADY/Red)

Share:

Pemkab Blora Salurkan Bantuan Untuk Korban Puting Beliung


BLORA - Angin puting beliung disertai petir yang menerjang DUkuh Turi, Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung Senin petang (09/11/2020) lalu  menyebabkan beberapa rumah rusak, bahkan roboh. Kerugian materiil diperkirakan mencapai 150 juta rupiah.


Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupten Blora melalui Dinas Sosial P3A menyalurkan bantuan sebanyak 50 paket sembako bagi korban bencana, Selasa (10/11/2020). Bantuan tersebut terdiri dari 600 kg beras, 100 l minyak goring, 50 kg gula pasir, tas dan masker masing-masing 50 buah.


Bupati Blora, H. Djoko Nugroho hadir langsung untuk menyaksikan lokasi terparah akibat bencana angin puting beliung. Djoko Nugroho meminta kepada para korban untuk bersabar menghadapi musibah ini.


“Bapak/Ibu, mohon bersabar. Pemerintah hari ini memberikan bantuan berupa 50 paket sembako bagi para korban. Semoga dapat sedikit membantu meringankan beban Bapak/Ibu sekalian,” ungkap Djoko Nugroho.


Djoko Nugroho mengatakan bahwa Kecamatan Randublatung dan Kedungtuban merupakan daerah rawan bencana, sehingga perlu kewaspadaan dari seluruh warga terhadap bahaya bencana.


“Menghadapi musim penghujan, saya minta warga waspada terhadap potensi bencana yang dapat mengancam kapanpun. Saya minta kepada Camat dan jajaran Forkopimcam untuk dapat menjalankan langkah antisipatif, agar dapat meminimalkan kerugian apabila terjadi bencana di kemudian hari,” tutup Djoko Nugroho. (ADY/Red)

Share:

Sempat Buron Hingga Keluar Kota, Pembobol Alfamart di Blora Ditangkap Satreskrim Polres Blora Di Jawa Timur


BLORA - Satreskrim Polres Blora Polda Jawa Tengah berhasil menangkap seorang pria berinisial MFP, (28th) salah satu warga kecamatan Kriyan Kabupaten Sidoarjo, Kamis, (22/10/2020) lalu.

MFP ditangkap lantaran diduga telah melakukan pembobolan terhadap Supermarket Afamart di wilayah jalan Raya Blora - Cepu KM 07 tepatnya turut desa Pojok Watu Kecamatan Sambong Kabupaten Blora, Minggu, (06/09/2020) lalu.

Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Ferry Irawan,SIK,M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Setiyanto,SH,MH mengungkapkan, sempat buron selama satu bulan, petugas melakukan pengejaran hingga ke wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat dan akhirnya tersangka berhasil diamankan oleh Tim Buser Satreskrim Polres Blora yang dipimpin oleh Kaur Bin Ops Iptu Edi Santosa,SH saat berada di wilayah kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Jawa Timur.

Kasat Reskrim membeberkan tersangka berhasil diamankan berikut barang bukti berupa satu unit KBM Toyota Agya warna putih, satu unit KBM Toyota Kijang warna hijau serta satu buah kunci ring ukuran 8 merk AGE, dan satu unit Hand Phone merk Samsung warna putih serta satu unit Handphone Merk LG.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menguraikan bahwa menurut keterangan tersangka, dirinya tidak sendiri dalam menjalankan aksinya, dan petugas telah mengantongi tiga identitas tersangka lainnya.

"Atas kejadian pembobolan di Alfamart tersebut, korban mengalami kerugian RP. 60.000.000 lebih, dan saat ini kasus terus kita kembangkan,." ungkap Kasat Reskrim.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," pungkas Kasat Reskrim. (ADY/Red)

Share:

Bupati Pimpin Apel Kesiapsiagaan Dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana Di Blora


BLORA - Bupati Blora, H. Djoko Nugroho, Rabu (11/11/2020) bertempat di Alun-alun Blora memimpin Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana untuk menghadapi musim hujan tahun 2020 tingkat Kabupaten Blora.


Mengawali sambutannya Bupati mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini yang dinilai paling lengkap.


"Apel ini mungkin paling lengkap dibanding apel-apel serupa di Jawa Tengah, semua peralatan dikeluarkan. Dan memang seharusnya seperti ini," ucap Djoko Nugroho.


Selanjutnya, Bupati menyampaikan bahwa letak geografis Indonesia menjadikan negara ini dihadapkan dengan beraneka ragam bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan sebagainya.


"Letak geografis Indonesia diantara dua benua, dua samudra belum lagi lempengan-lempengan bisa dikatakan bahwa Indonesia supermarketnya bencana alam, mau dari atas dari permukaan dari bawah bencana itu ada semuanya dan sewaktu-waktu bisa muncul," kata Bupati


Bupati mnyontohkan bencana yang saat ini terjadi yaitu di Gunung Merapi, kampung-kampung diatas sana dikosongkan, karena ada indikasi turunnya lahar panas. Yang diawali dengan adanya letusan -letusan.


"Indikasi lainnya binatang-binatang turun semuanya. Alhamdulilah..Blora tidak ada gunung berapi, ada nya banjir. Banjir itu kiriman bengawan Solo ketika Gajahmungkur meluap, yang kita khawatirkan adalah terjadinya banjir  bandang," ungkap Bupati


Bencana di Kab. Blora kekeringan, kebakaran dan angin puting beliung yg beberapa waktu lalu menimpa warga Kab. Blora.


"Angin puting beliung sudah tiga kali terjadi di wilayah Blora dan syukur alhamdulilah atas kerjasama dan bantuan OPD-OPD bisa teratasi dengan baik," ujar Djoko Nugroho


Bupati menyampaikan ada keinginan dari Pemerintah Kabupaten Blora untuk melengkapi peralatan-peralatan mengatasi bencana, salah satunya mobil pemadam kebakaran di Kecamatan Ngawen dan Kecamatan Randublatung tahun depan.


"Saya ucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini, apel ini menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita siap membantu masyarakat Kab. Blora menghadapi bencana," lanjut Bupati.


Apel yang diikuti oleh Forkopimda, Kepala OPD terkait, Pasukan TNI/Polri serta tim gabungan penanggulangan bencana Kab. Blora dilanjutkan dengan peragaan penanganan bencana banjir oleh  Badan Penanggulangan Penanggulangan Bencana Kabupaten Blora. (ADY/Red)

Share:

Hanya Dalam 8 Jam, Polres Blora Bekuk WHN Residivis Begal Mobil


BLORA - Tak lebih dari 12 Jam, Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Cepu, Tim Buser Satreskrim Polres Blora unit Resmob bersama sudit 3 unit Jantanras Polda Jateng  berhasil meringkus seorang pria pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan barang bukti satu unit mobil yang terjadi di Jalan Hayam Wuruk Kecamatan Cepu, Selasa, (10/11/2020) siang kemarin.

Mendapat laporan pada Selasa, (10/11/2020) sekira pukul 03.45 wib, Selasa siang sekira pukul 13.30 wib tersangka berinisial WHN (22th) salah satu warga Cepu, berhasil diamankan petugas di wilayah Stasiun Tobo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, berikut barang bukti satu unit mobil Daihatsu Grand Max warna hitam serta satu unit Hand Phone merek Xiomi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK,M.Hum saat menggelar konfrensi pers di Polres Blora, Rabu, (11/11/2020) dengan didampingi oleh Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana,SH serta Kasat Reskrim AKP Setiyanto,SH,MH.

Kapolres mengungkapkan bahwa kejadian berawal dari laporan korban bernama Ikhsan Fauzi, (17) seorang warga kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen. Selasa, (10/11/2020) sekira pukul 03.45 WIB.

Kepada petugas, korban Ikhsan Fauzi mengaku bahwa dirinya telah janjian untuk bertemu dengan seseorang yang baru dikenalnya sebulan di media sosial facebook yang mengaku bernama "Titin", seorang wanita yang tinggal di Cepu. Yang ternyata nama tersebut hanyalah nama samaran dari tersangka untuk mengelabui korban.

"Tersangka mengelabui korban dengan membuat akun Facebook palsu, berbeda gender, dengan menggunakan identitas wanita bernama Titin," kata Kapolres Blora.

Korban bersama temannya berangkat dari Kebumen, Senin, (09/11/2020) sekira pukul 19.30 wib dengan menggunakan KBM Daihatsu Grand Max warna hitam yang disewa dari rental mobil dengan maksud untuk menjemput "Titin" yang ingin ikut ke Kebumen untuk mencari pekerjaan.

Selanjutnya Selasa, (10/11/2020) sekira pukul 02.00 dinihari, korban dan temannya sampai di wilayah kecamatan Padangan Bojonegoro, Jawa Timur. Kemudian sambil istirahat korban berkomunikasi dengan "Titin", untuk share lokasi melalui WA, guna dijemput oleh korban.

Korban kemudian mencari "Titin" sesuai dengan lokasi yang sudah di share melalui WA, namun korban sendirian karena temannya ditinggal di masjid Ad Dakwah di Kecamatan Padangan Bojonegoro.

Hingga akhirnya saat tiba di Jalan Hayam Wuruk Cepu, korban dihampiri oleh seorang lelaki yang tidak dikenal yang mengaku anak dari "Titin"  yang akan mengantar ke rumah "Titin".

Tersangka WHN masuk mobil kemudian naik di kursi tengah, sedangkan korban yang menyopir. Sesampainya di TKP, korban di suruh berhenti dengan alasan menunggu "Titin". Setelah mesin mobil dimatikan pelaku kemudian memukul korban menggunakan palu yang tebuat dari besi dari arah belakang sebanyak 3 kali yang mengenai kepala korban dan menodong korban menggunakan pisau.

Merasa pada posisi yang menakutkan korbanpun nekat melompat dari jendela mobil untuk menyelamatkan diri.

"Setelah berhasil keluar korban berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, namun tersangka berhasil melarikan diri membawa mobil korban," tandas Kapolres.

Mendapat laporan tentang kejadian tersebut. Polisi langsung melakukan oleh TKP dan penyelidikan, tak butuh waktu lama, hanya dalam hitungan jam tersangka berhasil ditangkap.

"Sekira pukul 13.30 wib tersangka berhasil kita amankan beserta barang bukti berupa satu unit mobil daihatsu Grand Max saat berada di Stasiun Tobo, Bojonegoro Jawa Timur dan ternyata tersangka adalah residivis yang sudah pernah melakukan tindak pidana yang sama diwilayah Bojonegoro Jawa Timur," beber Kapolres.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka robek berdarah yang cukup parah di kepala bagian belakang dan lecet di perut akibat terkena pisau serta kerugian materiil sekitar Rp 77.000.000,- (Tujuh Puluh Tujuh Juta Rupiah).

Pelaku terancam dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Selanjutnya Kapolres berpesan kepada warga agar selalu hati hati dan waspada dalam menggunakan media sosial, jangan mudah percaya apalagi kepada orang yang baru kenal. (ADY/Red)

Share:

Irup Harwan, Bupati Blora Inginkan Persatuan Dan Kesatuan


BLORA - Bupati Blora, H.  Djoko Nugroho bertindak sebagai Inspektur Upacara 

(Irup) pada Peringatan Hari Pahlawan (Harwan) 

Tahun 2020 di halaman Kantor Bupati Blora, Selasa (10/11/2020). Pada kesempatan ini, Bupati membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara.


Djoko Nugroho mengajak seluruh masyarakat Blora untuk terus mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal, dan termasuk berjuang melawan pandemi COVID-19 yang saat ini melanda dunia,” ujar Djoko Nugroho.


Meskipun dalam masa pandemi Covid-19, Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 tetap berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. Dan diharapkan dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.


Bupati mengajak seluruh masyarakat Blora untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara dengan menjadi pahlawan masa kini yang memiliki empati untuk menolong sesama, saling menghargai dan menghormati satu sama lain.


“Kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bersatu, bergotong royong mengisi kemerdekaan membangun negeri. Jangan sia-siakan perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi bumi pertiwi ini,” tegasnya.


Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 dengan bertemakan “Pahlawanku Sepanjang Masa” kali ini diikuti oleh Forkopimda Blora, dengan peserta upacara dari kalangan TNI-Polri, ASN, dan mahasiswa masing-masing sebanyak 7 orang.


Setelah upacara, Bupati Blora bersama Forkopimda melanjutkan rangkaian Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 dengan Ziarah Nasional di TMP Wira Bhakti Blora. (ADY/Red)

Share:

Hot News

Bupati Minta Dinas Sosial dan Baznas Dampingi Mbah Samijah dan Dua Cucu Difabelnya di Sambong Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Laporan warga mengenai kondisi rumah tidak layak huni milik Mbah Samijah (71), warga Desa ...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »