RIBUT! WARGA KETURUNAN DI BLORA RIBUT, HANYA KARENA SEBIDANG TANAH 4X5 METERKa


Kapolsek Dan Danramil Ikut Melerai Persengketaan Warga Keturunan
Blora,- Dua orang warga keturunan ribut gara gara sebidang tanah ukuran 4x5 meter di Jalan Ahmad Yani depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora. Keributan terjadi Senin (05/08/2019) siang, hingga menerjunkan Kapolsek dan Danramil Blora untuk melerainya.

Sebidang tanah milik keluarga Wiloso (50th) yang telah disewa Mimin (48th) dengan ukuran 4x5 meter dan telah di tempati selama 48 tahun kini di permasalahkan oleh pihak keluarga Wiloso.

Wiloso ingin memutus para penyewa yang dulu pernah menyewa tanahnya tersebut setelah orangtuanya tiada dengan perjanjian sewa baru.

"Setelah orang tua saya meninggal, saya mewakili keluarga mendata siapa saja yang menyewa tanah milik orang tua saya,  langkah pertama, saya harus memutus para penyewa tersebut," ujar Wiloso keras.

Dulu sama orang tuanya Wiloso para penyewa bisa dengan mudah menyewa dengan jangka waktu panjang dan harganya bisa terjangkau.

Sejak tahun 2017 pihak keluarga Wiloso merubahnya dengan aturan sewa baru, yaitu persatu tahun perpanjangan kontrak dengan harga lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

"Sebelum tahun 2017 saya bisa kontrak 10 tahun dan harganya cuma 2 juta 200 ribu rupiah, namun setelah tahun 2017 oleh Wiloso perjanjian kontrak di buat pertahun langsung naik 7 juta rupiah, tiap tahun naiknya 1 juta rupiah," kata Mimin salah satu penyewa warga keturunan

Mimin bermaksud meminta keringanan karena merasa sudah menempati selama 48 tahun meneruskan orangtuanya. Namun Wiloso bersikeras harus pakai aturan umum penyewa, sehingga menimbulkan keributan hingga Kapolsek Blora AKP Agus Budiana dan Danramil Blora Kapten Sudarmato terjun sendiri melerai kejadian tersebut.

"Kami TNI POLRI tidak ingin ada keributan yang menimbulkan masalah di wilayah kami, selesaikan dengan hati yang dingin, jangan sampai menggunakan kata kata yang menimbulkan permasalahan baru dan mengganggu ketertiban lingkungan," tegas AKP Agus Budiana saat di konfirmasi. (HR/RED)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Hot News

Emansipasi Wanita Ujung Tombak Pembentukan Karakter Bangsa

Sekelumit sejarah. Di era jawa kuno ; Wanita dilambangkan dalam simbol-simbol kehidupan. Kekuatan ( Api ), pengayom ( Bumi / Pra...

Public Service

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »