753 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Resmi Dilantik dan Terima SK Bupati Blora


BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora pada  Rabu (20/4/2022) melaksanakan acara Penandatanganan Perjanjian Kerja dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi jabatan fungsional guru.

Setidaknya ada 753 guru yang dilantik dan resmi diangkat menjadi PPPK Kabupaten Blora, oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., di Pendopo Rumah Dinasnya. Disaksikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Asisten Administrasi Umum, dan sejumlah Kepala SKPD terkait.

Karena masih pandemi, pelantikan dan penandatanganan pengangkatan 753 PPPK ini dilaksanakan secara luring terbatas di Pendopo Rumah Dinas Bupati sebanyak 50 personil, dan sisanya daring dari Dinas Pendidikan dan Korwil Pendidikan tiap Kecamatan.

“Selamat kepada 753 PPPK Formasi Guru yang hari ini kita lantik dan menerima Nomor Induk PPPK. Selamat bergabung menjadi bagian dari ASN Kabupaten Blora. Dengan dilantik menjadi PPPK, kami harap ada perubahan sikap yang lebih disiplin dan lebih kreatif serta inovatif dalam bekerja, karena kini sudah jadi ASN. Berikan kinerja yang terbaik dalam mendidik generasi penerus kita,” ucap Bupati Arief.

Menurut Bupati, acara ini sudah banyak dinanti-nantikan oleh para guru yang tahun 2021 kemarin dinyatakan lolos seleksi PPPK.

“Kemarin sudah banyak sekali yang bertanya kepada saya tentang kapan pelaksanaan pelantikannya. Akhirnya hari ini bisa kita laksanakan setelah proses pemberkasannya selesai. Berkah Ramadhan semoga memberkahi semuanya. Jadilah PPPK yang “BerAKHLAK” yaitu Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Monggo Sesarengan mBangun Pendidikan Blora,” tambah Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa PPPK yang dilantik paling tua adalah Sri Martini Guru SDN 2 Nglengkir Bogorejo usia 57 tahun, dan termuda Mila Dayanti Guru SDN Sambiroto Kunduran usia 23 tahun.

Sementara itu, Kepala BKD Blora, Drs. Heru Eko Wiyono, M.Si., menerangkan bahwa 753 PPPK yang dilantik kali ini merupakan hasil seleksi pengadaan PPPK di tahun 2021 kemarin.

“Saat itu ada 822 formasi yang kita buka. Jumlah pendaftar 2.476 orang, dan yang dinyatakan lulus setelah ujian tertulis CAT sebanyak 756 orang. Ada 69 formasi yang masih kosong tidak ada pendaftar. Hanya saja dari 756 yang lulus, ada 3 yang mengundurkan diri karena alasan diterima menjadi perangkat desa dan sakit. Sehingga hari ini hanya 753 yang dilantik,” jelas Heru Eko Wiyono.

Menurut Heru, 753 Guru PPPK yang dilantik ini terdiri dari 682 orang Guru yang berasal dari Sekolah Negeri dan 71 orang Guru yang berasal dari Sekolah Swasta.

“PPPK Guru akan melaksanakan perjanjian kerja paling lama 5 tahun yaitu mulai tanggal 1 Mei 2022 s/d 30 April 2027 atau sampai dengan batas usia jabatan guru (60 Tahun). Karena nanti ada cuti bersama lebaran, maka PPPK Guru mulai melaksanakan tugas pada 7 Mei 2022,” tambah Heru.

Sri Martini Guru SDN 2 Nglengkir Bogorejo selaku PPPK tertua dengan usia 57 mengaku sangat senang, dan merasa ini merupakan kado menjelang masa purnanya di usia 60 nanti.

“Alhamdulillah meskipun sudah senior masih bisa lolos PPPK. Maturnuwun Pak Bupati, setelah lama mengabdi sebagai guru akhirnya kini bisa menjadi bagian ASN Kabupaten Blora,” ungkapnya singkat. 

Usai acara, dilanjutkan dengan pembekalan dan sosialisasi pembayaran gaji dari Bank Jateng Cabang Blora. (ADY/Red).

Share:

Bupati Blora Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Kutukan

 
BLORA - Kebakaran saat bulan Ramadhan yang menghanguskan rumah Pak Suwandi dan merusak sebagian rumah Sutrisno, mengundang keprihatinan banyak pihak, tidak terkecuali Bupati Blora.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. inipun hadir langsung untuk menyalurkan bantuan kepada Suwandi dan Sutrisno, pada Senin sore (18/4/2022), di wilayah RT 04, RW 02, Dukuh Peting, Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung. 

Didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Sekretaris Dinas Sosial P3A, BPBD dan Baznas, Bupati menyerahkan bantuan berupa sembako, peralatan rumah tangga, hingga dana sosial Baznas sejumlah Rp 7,5 juta untuk Suwandi dan Rp 3 juta untuk Sutrisno.

“Kami ikut prihatin atas musibah kebakaran yang melanda keluarga Pak Suwandi dan Pak Sutrisno di Desa Kutukan ini. Apalagi kejadiannya terjadi di bulan Ramadhan, saat ditinggal sholat tarawih. Semoga bantuan dari Pemkab bersama Dinas Sosial, dan Baznas Kabupaten Blora ini bisa untuk mendukung perbaikan rumah,” ucap Bupati.

Dalam kesempatan ini, Bupati Blora juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran.

“Kebakaran tidak mengenal musim, oleh karena itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan. Ketika meninggalkan rumah harus memastikan semua sumber api telah padam. Baik kompor, maupun bediang (perapian hewan ternak), termasuk cek berkala kabel listrik. Kita berharap musibah seperti ini tidak terjadi kembali,” tambah Bupati.

Sementara itu, Suwandi, mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan jajaran yang telah menyempatkan hadir ke rumahnya untuk menyerahkan bantuan.

“Maturnuwun sanget Pak Bupati, Bu Wakil Bupati, dan seluruh jajaran atas bantuan serta perhatiannya untuk kami di Peting Kutukan ini. Musibah memang tidak tahu kapan datangnya. Semoga ini bisa menjadi pembelajaran bagi kami kedepannya,” ungkap Suwandi.

Pihaknya lantas menceritakan bahwa peristiwa kebakaran ini terjadi pada hari Jumat, 8 April 2022 lalu. Tepatnya malam hari sekitar pukul 20.00 WIB.

“Saat itu kita sedang melaksanakan sholat tarawih yang tidak jauh dari rumah. Ternyata dapat kabar rumah sudah terbakar hebat. Kemungkinan besar akibat perapian bediang kandang ternak. Alhamdulillah masih ada beberapa barang yang bisa diselamatkan, sapi juga lari selamat, dan tidak ada korban jiwa. Rumah saya hangus, sedangkan rumah Pak Sutrisno rusak bagian samping,” terangnya.

Saat itu pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh petugas Damkar Satpol PP Blora, Tim Water Suplay BPBD, Damkar Pos Randublatung, TNI Polri, relawan PMI, dan warga sekitar. Sehingga tidak meluas ke rumah warga lainnya. 

Hadir dalam acara penyerahan bantuan ini, Camat Randublatung, Sutarso, Forkopimcam Randublatung, dan Kades Kutukan. (ADY/Red).
Share:

Piwara Blora Berbagi Kebaikan Ramadan, Bagikan 200 Paket Takjil


BLORA - Persatuan Istri Wakil Rakyat Blora (Piwara) bagikan 200 paket takjil untuk warga Blora, hadapi  berbuka puasa Ramadhan 1443 H.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (16/4/2022), atau menjelang berbuka puasa, suasana ramai terjadi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, pasalnya ratusan orang sedang antri untuk mendapatkan 200 paket takjil, yang dibagikan oleh Ibu - ibu yang tergabung dalam Persatuan Istri Wakil Rakyat Blora yang disingkat Piwara.

"Hari ini, kami dari Piwara Blora ingin berbagi kebaikan untuk mendapatkan berkah di bulan suci Ramadhan, dengan membagikan 200 paket takjil, untuk masyarakat Blora yang melintas di depan kantor  DPRD ini," ungkap Ny.  Jayadi, istri politikus Gerindra.

Tetap Jaga Ketertiban

Dalam pembagian takjil gratis tersebut, mereka berupaya keras mengatur warga, yang ingin meminta takjil agar antri dan tidak berkerumun dan berdesak - desakan, serta memarkir sepeda atau sepeda motornya dengan rapi di pinggir, agar tidak menimbulkan kemacetan jalan Ahmad Yani Blora  tersebut.

"Kami berupaya agar warga mau sabar, mau antri dengan tertib, semua akan kebagian, kita dulukan anak - anak, dan orang tua atau lansia, satu orang mendapat satu paket," ujar Ny. Siswanto, istri Wakil Ketua DPRD Blora dari Partai Golkar.

Untuk memperlancar jalannya pembagian paket takjil tersebut, hadir membantu anggota Piwara Blora yang lain, yaitu Ny.  Sakijan, Ny. Labib Hilmy, Ny. Munthohar, Ny.  Supriedi, Ny. Anief Mahmudi, serta dibantu oleh dua anggota Satuan Pengamanan Dalam DPRD Blora, hingga akhir, giat tersebut berjalan dengan tertib dan lancar.

Untuk diketahui, Kegiatan  Positif Piwara Tampak hadir mendampingi dan memantau, Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, yang sangat mendukung kegiatan positif istri - istri anggota Dewan Blora yang tergabung dalam Piwara. Dan pihaknya berharap bisa terus ditingkatkan peranannya untuk membantu masyarakat Blora, dan terus berbagi kebaikan.

"Jadi kami, para suami ini, sangat mendukung kegiatan sosial istri - istri kami, berbagi kebaikan ini harusnya ditingkatkan, tidak hanya saat bulan puasa, bulan - bulan biasa juga harus terus dilakukan, sehingga menjadikan acara kumpul - kumpul yang lebih positif," tandas Siswanto, Wakil Ketua DPRD Blora ini kepada awak media. (ADY/Red)
Share:

Bingkisan Lebaran Untuk Warga Binaan Lapas Blora Usai Ikut Vaksinasi



BLORA (SUARABARU.ID) - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, Rabu (13/04/2022) berusaha menekan penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan gencar menggelar vaksinasi.

"Binda Jateng pada kesempatan kali ini  melaksanakan Vaksinasi di Lapas Kelas II/B di Kabupaten Blora dan Kudus dengan target total 2100 dosis,” Ujar Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah, Brigjen TNI Sondi Siswanto.

Ia juga mengatakan vaksinasi di lapas ini merupakan sinergitas hasil kerjasama di tingkat pusat antara BIN dengan Kemenkumham RI.
Selain itu, dirinya juga mengatakan selain lapas vaksinasi juga di laksanakan pada 25 Kabupaten atau Kota diantaranya Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Boyolali, Brebes, Demak.
Selanjutnya, Grobogan, Cilacap, Kebumen, Kendal, Magelang, Pati, Wonogiri, Purbalingga, Pekalongan, Rembang, Semarang, Wonosobo, Sukoharjo, Temanggung, Karanganyar, Pemalang,dan Sragen dengan target 17.300 dosis.

Sebagai informasi, dalam  melakukan vaksinasi di lapas-lapas atau Lembaga Pemasyarakatan daerah Jawa Tengah adalah suatu hal yang penting karena diduga mempunyai potensi besar menjadi kluster penyebaran Covid-19.
Hal ini lantaran adanya interaksi sosial yang sangat tinggi antar narapidana dan petugas lapas, sehingga vaksinasi perlu dilakukan sebagai langkah mitigasi, imbuhnya.

Lanjut Binda Jateng,
kegiatan sinergitas Rutan, Binda, Pemkab, Polres dan Rumkitban Blora dalam percepatan vaksinasi tersebut, juga diberikan bingkisan lebaran kepada warga binaan.

"Kita bingkisan hidangan lebaran dan sarung untuk menunjang ibadah warga binaan di Lapas Blora ini," ucap Binda Jateng.

Sementara itu, salah satu warga binaan Lapas Kelas II/B di Kabupaten Blora, yang tak mau disebutkan namanya, merasa bersyukur bulan puasa ini bisa ikut vaksin dari kerjasama lapas dengan  pemerintah Kabupaten Blora Jawa Tengah.

"Habis vaksin dapat hadiah sarung dan makanan untuk lebaran, senang pak," ucap warga binaan lapas Blora  lirih, sambil tersipu - sipu sembunyikan wajahnya dari kamera. (ADY/Red)

Share:

Komisi D DPRD Blora, Siap Kawal Evaluasi SK Pengangkatan dan Mutasi Kepala Sekolah


BLORA - Dengan karakter yang keras, tegas dan berapi - api, Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Blora, Sintong Joko Kusworo, menyampaikan alasannya mengajukan permohonan audiensi kepada DPRD Blora, yang diterima oleh tujuh anggota Komisi D, sebagai mitranya Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, di Ruang Rapat DPRD Blora, pada Senin pagi (11/4/2022).

"Kami minta agar dievaluasi kembali SK pengangkatan dan mutasi Kepala Sekolah yang telah lalu, karena kami duga itu efek dari Pilkada, padahal itu sudah selesai, dan kami sama - sama ingin mewujudkan sesarengan mbangun Blora, tolong kami ini berjuang memajukan pendidikan anak - anak Blora, mutasi ini justru membuat kami tidak sejahtera, kami terkesan dibuang, karena kami ditempatkan di daerah terpencil," ungkap Sintong.

Belum Pernah Komunikasi

Sementara itu, keluhan yang sama juga disampaikan oleh Sumaji, pengurus PGRI Blora yang lain, dalam audiensi tersebut dirinya menyampaikan tidak adanya komunikasi yang baik antara Pengurus PGRI Blora dengan jajaran Pemkab Blora, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, sehingga menimbulkan keresahan atas munculnya Surat Keputusan (SK)  pengangkatan dan mutasi Kepala Sekolah.

"Kami bertanya kenapa keinginan kami untuk berdialog dengan Bupati, yang mana notabene adalah Ketua Dewan Pembina PGRI Blora adalah Bupati, jadi tidak melihat siapa tetapi berkaitan dengan jabatannya yaitu Bupati, otomatis akan menjadi Ketua Dewan Pembina kami, dan Wakil Ketuanya adalah Kepala Dinas Pendidikan, yang juga merupakan bapak kami, tapi mengapa sulit sekali untuk diajak berkomunikasi, tolonglah Pilkada sudah selesai, mari bersama - sama, kita mewujudkan pendidikan yang unggul dan berdaya saing, kalau seperti ini, bagaimana bisa terwujud" ujar Sumaji.

Ingatkan Sanksi Pegawai

Di saat yang sama, Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah, Heru Eko Wiyono, mengingatkan sanksi kepada pegawai termasuk dari unsur kependidikan, yaitu Guru dan Kepala Sekolah untuk taat aturan kepegawaian. Dirinya mengingatkan aturan baru sanksi untuk kehadiran pegawai di era Presiden Jokowi ini, semakin berat dan ketat.

"Kami ingatkan sanksi disiplin untuk pegawai yang tidak menjalankan tugasnya, atau tidak masuk selama tiga hari berturut, maka akan kami sangsi dengan surat teguran, bila tidak masuk sepuluh hari berturut - turut, turun jabatan dan dua puluh delapan hari absen berturut - turut, maka akan diberhentikan dengan tidak hormat atau dipecat, oleh karena lebih baik dilakoni dulu saja, nanti kita lakukan evaluasi bersama ke depannya, dengan melakukan monitoring evaluasi berapa bulan sekali, mari kita sepakati bersama," papar Heru Eko Wiyono.

Akan Dievaluasi Bersama 

Di penghujung audiensi, Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Irfan Iswandaru mengungkapkan bahwa Pemkab Blora siap memfasilitasi dialog untuk pelaksanaan evaluasi terkait Surat Keputusan Pengangkatan dan Mutasi Kepala Sekolah yang dikeluarkan oleh Bupati Blora H Arief Rohman.

"Terkait hal ini, yaitu permohonan untuk  evaluasi SK Pengangkatan dan Mutasi Kepala Sekolah ini, sudah akan ditindaklanjuti, usai pertemuan Ketua PGRI Blora, Pak Sintong dengan Sekretaris Daerah, Komang Gede Irawadi di Kantor Setda Blora beberapa waktu yang lalu. Dan hasil dari pertemuan inipun akan segera kami sampaikan ke Pak Sekda dan Bapak Bupati, semoga bisa segera terlaksana dialog dan keputusan yang baik," ujar Irfan Iswandaru.

Komisi D Siap Kawal

Sebagai tuan rumah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kabupaten Blora, yakni Komisi D, Achlif Nugroho Widhi Utomo, dari PPP yang didampingi oleh Arifin Muhdiarto (PKS), Supriedi (Demokrat), Irma Isdiana (Nasdem), Jariman (PPP), Ketut Kunarwo (PKB) dan Anief Mahmudi dari PDIP, menyambut baik audiensi yang diajukan oleh Pengurus PGRI Blora.

Kepada awak media, Achlif Nugroho menyampaikan bahwa audiensi tersebut adalah wujud untuk mendengarkan aspirasi dari para Guru atau Kepala Sekolah, yang merasa resah atas pengangkatan dan mutasinya, karena diduga sarat dengan kepentingan politik pasca Pilkada Blora.

"Berdasarkan hasil kunjungan kami ke lapangan, dan mendengarkan keresahan dan aspirasi dari para Kepala Sekolah, maka kami fasilitasi untuk audiensi dengan para stakeholder, dan hasilnya cukup positif tadi, akan dilakukan evaluasi dan direview SK tersebut, dan kami akan kawal prosesnya, agar berjalan dengan baik untuk semuanya, dan tadi kami juga mengusulkan agar dilakukan Musrenbang khusus bidang pendidikan, sehingga tahu kondisi dan aspirasi dari para pelaku pendidikan di Blora," tandas Achlif Nugroho. (ADY/Red)
Share:

Luar Biasa, Tampilan Dekranasda Blora di Muffest 2022 Bikin Istri Ganjar Pranowo Kagum, Busana Hasil Kreasi Batik Blora


BLORA - Yogyakarta, Kreasi busana batik Dekranasda Blora berhasil tampil dalam ajang fashion show bergengsi, yakni Muffest atau Muslim Fashion Festival 2022 yang diselenggarakan di Atrium Hartono Mall Yogyakarta, Sabtu sore, malam Minggu  (9/4/2022). 

Acara tersebut diselenggarakan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Yogyakarta  bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Blora dan Hanum Rahmadiyanti.

Dalam kesempatan yang indah itu, perajin Batik dan UKM Blora yang karyanya ditampilkan antara lain Nenni R Bayu (Hanum Rahmadiyanti), Go Ethic by Jessie Siregar, Sony by Wasono Basuki, Jannie by Ony Med Lisiana, Nusantara by Yayuk Rahayu DP, Manggar Pelangi by Vinda Hanifah, EEN Production by Batik Sekar Kedaton, Nimas Barokah by Yanik Mariana, ZALFAS by Suthree Utomo, Een Production by Een Martini, dan Snap Customwear by Christina Damayanti.

Para model dengan anggun dan elegan mampu menampilkan berbagai macam busana batik Blora di atas catwalk. Hal tersebut turut memikat perhatian para pengunjung mall yang saat itu sedang ramai-ramainya.

Batik Blora, saat ini memang tengah gencar untuk dikenalkan tak hanya di dalam daerah Kota Blora saja namun hingga daerah-daerah lainnya. Salah satunya melalui ajang Muffest 2022 kali ini.

Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Hj. Siti Atikoh Ganjar Pranowo, bahkan ikut hadir menyaksikan fashion show tersebut.

Hj. Siti Atikoh bahkan nampak mengenakan busana batik bermotif Alas Jati Lestari dengan warna dasar hijau kompak dengan Ketua Dekranasda Blora dan Wakil Bupati Blora.

Atikoh merasa bangga, dengan inovasi - inovasi dari Dekranasda Blora dalam mendorong karya para perajin dan pelaku UKM Blora untuk lebih dikenal luas.

"Saya selaku Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah tentu sangat bangga dengan tampilnya dekranasda kabupaten Blora di event ini," ucap Hj. Siti Atikoh Istri Gubernur Jawa Tengah, usai menyaksikan fashion show tersebut.

Istri Ganjar Pranowo menyebut, potensi kreasi  batik dari Kabupaten Blora sangatlah luar biasa. Bahkan batik tersebut bisa dikreasikan dalam berbagai bentuk busana yang menarik.

"Karena luar biasa sekali potensinya, tadi kita lihat sendiri sangat beragam baik dari busana-busana muslim yang casual, yang resmi, sampai gaun bentuk-bentuk seperti baju pesta," jelas Atikoh.

"Pemilihan warna motif batiknya perpaduan ada batik dengan lurik, dibuat jaket, tentu ini luar biasa sekali," tambah Istri Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah.

Ditambahkannya, saat ini masyarakat mungkin cenderung lebih memilih busana - busana yang nyaman dipakai tetapi tetap fashionable dan bisa mendukung aktivitas yang ada.

Hj. Siti Atikoh  menyampaikan, bahwa  Dekranasda yang ada di Kabuoaten Blora maupun yang di Provinsi Jawa Tengah sangat mensupport ini. 

Ia berharap dengan mulai membaiknya situasi saat ini, harapannya ini juga menjadikan peluang pasar untuk fashion muslim terbuka. Sehingga para perajin Batik dan pelaku UKM dapat terus berkembang.

Atikoh berharap Jawa Tengah bisa menjadi pusat fashion muslim khususnya, bahkan fashion secara umumnya. Pasalnya di Jawa Tengah memiliki banyak potensi  mulai dari batik, tenun, bordir termasuk dari segi sumber daya manusia. Kemudian, dukungan dari Pemerintah dan Dekranasda sangat diperlukan.

"Tinggal bagaimana kita dari sisi Dekranasda maupun Pemerintah bisa mendorong agar banyak event - event seperti ini.
Karena kalau pengrajin terus fashion designer kurang mendapat tempat, tentu mereka juga kesulitan untuk mempublish produk-produk dia," ungkap Istri Ganjar Pranowo.

Ia pun mengapresiasi Dekranasda Blora yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Muffest kali ini untuk mengenalkan kreasi busana batik dari Blora.

"Dengan seperti ini tidak hanya masyarakat Blora yang tahu, tapi masyarakat Yogja, masyarakat Indonesia akan semakin paham," tandas Hj. Siti Atikoh.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Blora Hj. Ainia Shalichah Arief Rohman, menyampaikan rasa syukurnya karena kreasi busana batik Blora berhasil ditampilkan dalam ajang Muffest tersebut.

"Ini menjadi satu langkah maju, prestasi untuk teman - teman Dekranasda sudah bisa memberikan, mempersembahkan kreasi  terbaik terkini, ready to wear, pastinya sudah tidak bahan lagi yang kita upayakan, tapi bahan berikut busana yang siap pakai," jelas Ainia. 

Tak hanya itu, lanjut Ainia  dengan berbagai macam kreasi desain busana Batik tersebut, diharapkan mampu menarik berbagai kalangan masyarakat. Termasuk kalangan anak muda.

"Desain-desain baju seperti itu, saya berharap anak muda juga bisa mengenakan batik dengan enjoy dalam bentuk apapun, formal, non formal, sporty, bahkan semua bisa masuk sesuai minat," imbuh Ainia Istri Bupati Blora. 

Dirinya juga mengungkapkan bahwa Ketua Dekranasda Jawa Tengah sangat antusias dan kagum dengan hasil karya  perajin dari Blora tersebut. 

"Bu Ganjar tampak kagum, dimana beliau melihat  Blora daerah yang jauh tapi potensinya luar biasa," kata Ainia. 

Bahkan, saat menyaksikan peragaan busana berlangsung Atikoh pun sering menanyakan perihal busana Batik Blora. 

"Disampaikannya, ini luar biasa, ini bagus, ini bisa naik ketingkat nasional, dan beliau luar biasa, nampak terkesima," imbuh nya. 

Setelah penampilan di Muffest ini kedepannya berbagai ajang pameran baik luar daerah maupun dalam daerah akan terus digiatkan. Termasuk di Kabupaten Blora.

"Saya berharap di UMKM Bazaar teman - teman yang sudah tampil disini akan tampil lagi, kita sampaikan kepada masyarakat di Blora sendiri bahwa ini loh yang ditampilkan di Muffest seperti ini, bentuk kemajuan dari pembatik kita UMKM Blora," pungkasnya. 

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Blora, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD terkait. 

Terpisah, Yanik Mariana selaku owner Batik Tulis Blora Nimas Barokah, mengaku senang karena baru pertama ini bisa mengikuti fashion show Batik Blora di luar kota, kali ini Yogyakarta.

"Senang rasanya bisa mengenalkan desain -  desain baju batik bertema casual classic di Yogyakarta. Kalau sebelum sebelumnya seringkali kita pameran batik yang masih dalam bentuk kain. Tapi kali ini sudah dalam bentuk baju. Alhamdulillah diapresiasi banyak pihak. Terimakasih kerjasamanya. Semoga kedepan bisa lebih baik dan bisa berkelanjutan. Batik Blora pasti bisa...!!!," ucap Yanik Mariana.

Hal yang sama juga diungkapkan Christina Damayanti, owner Batik Snap Customwear Blora. Perempuan yang karya jaketnya sempat viral dibeli Presiden Jokowi ini mengaku bangga dan senang bisa tampil bersama teman - teman UKM lainnya di Muslim Fashion Festival  Yogyakarta.

"Dengan kesempatan ini kita tampilkan potensi UKM Batik dan desainer Blora. Ternyata kami mampu menampilkan yang beda dan menarik untuk Blora di panggung ini. Acara seperti inilah impian kita para pelaku UKM. Semoga ini menjadi awal bangkitnya UKM Blora setelah dua tahun menghadapi pandemi," harap Damayanti. (Redaksi)
Share:

Polres Vaksinasi Malam Hari di Alun - Alun Blora, Ramai Didatangi Warga

BLORA - Gebrakan Kepolisian Resor (Polres)  Blora untuk menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 terus dilakukan. Terkini melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) telah membuka gerai vaksin malam hari ketika  Ramadan 1443 H. Gerai vaksin tersebut dibuka di Alun - Alun Blora sebelah selatan.

Gerai vaksin malam hari tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat, terbukti dua malam berjalan selalu ramai didatangi warga. Jumat 08 April 2022  malam, ada 51 warga yang mengikuti vaksinasi. Tentunya usaha dari Polres Blora tidak sia - sia untuk membantu mensukseskan program vaksinasi di wilayah Kabupaten Blora.

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiasnyah,SH,MH melalui Kasi Dokkes dr. Kusumaningrum mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus menggelar vaksinasi malam hari selama bulan Ramadan harapannya masyarakat akan terus bertambah yang mendapat vaksinasi Covid-19 terutama vaksin dosis 3,  oleh karena kabupaten Blora perolehannya masih rendah.

"Vaksinasi malam hari ini akan terus kita gelar selama bulan Ramadan. Alhamdulilah antusias warga juga bagus. Tentunya kami juga mohon dukungan dari seluruh masyarakat yang belum ikut vaksin silahkan mendaftar. Dan jika berkunjung ke Alun - Alun Blora untuk momong keluarga, silahkan mampir ke gerai vaksin Polres Blora," kata dr. Kusumaningrum.

Ika Purnomo, salah satu warga kecamatan Blora yang ikut vaksinasi merasa senang. Ia tak menyangka ketika dirinya bermain ke Alun - Alun kota Blora ada gerai vaksinasi yang melayani vaksin.

"Awalnya tak menyangka bisa vaksin saat malam hari. Soalnya mau vaksin siang takut, apalagi puasa. Dan Alhamdulilah bisa vaksin malam hari di gerai vaksin Polres Blora ini," kata Ika.

Untuk diketahui, gerai vaksinasi Polres Blora pada malam hari dibuka mulai pukul 19.30 Wib sampai dengan selesai, di Alun Alun Kota Blora sebelah selatan. (ADY/Red)
Share:

Blora Menyapa Jadi Ajang Sosialisasi Kambtimas dan Ajakan Vaksinasi Lengkap


BLORA - Kegiatan Blora Menyapa selama Bulan Ramadhan kini kembali dilaksanakan, memasuki hari ketiga pelaksanaan pada Kamis (07/04/2022), serta dilaksanaknan di Desa Geneng, Kecamatan Jepon dan Desa Andongrejo Kecamatan Blora. Selain untuk silaturahmi dan menyerap masukan dari masyarakat, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyamapaikan himbauan kamtibmas dan ajakan untuk vaksinasi lengkap.

Bupati Blora H.Arief Rohman S.IP, M.Si, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, bersama Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah SH MH, dan Forkopimda, mengawali kegiatan dengan menyapa dan berdialog dengan masyarakat Jepon, dan kemudian shalat Maghrib berjamaah di Masjid Al Mubaroqoh Desa Geneng.

“Kegiatan ini dikandung maksud kita ingin bersilaturahmi ingin tau kondisi masyarakat di Kabupaten Blora ini termasuk juga dengan Pak Kapolres memberikan pesan-pesan Kamtibmas, karena ini bulan Ramadhan dan juga menjelang Idul Fitri. Ini kita harus bersama sama menjaga kondusivitas yang ada di kabupaten Blora,” ucap Bupati Arief

Selain itu, tambah Bupati, agar masyarakat bisa merasa lebih tenang dan lebih terlindungi dari Covid-19 dalam momen Idul Fitri dan mudik lebaran, maka diharapkan dapat melengkapi vaksinasi hingga dosis ketiga.  

Jelasnya dengan divaksin lengkap maka kekebalan tubuh dapat lebih baik dalam menghadapi covid-19.

“Monggo kita bersama mensukseskan vaksinasi agar imunity warga ini bagus, dengan vaksin lengkap, hingga dosis ketiga, ini kalau bapak ibu mudik ke saudara-saudara nya menjadi lebih tenang dan lebih leluasa, Presiden memberikan kebijakan untuk libur dan cuti lebarannya ini hampir satu Minggu,” Jelasnya

Bupati juga berpesan, agar jajaran Puskesmas, Forkopimcam, hingga kepala desa untuk bersama-sama mensukseskan program vaksinasi ini.

“Menjelang mudik, yang belum vaksin segera vaksin agar ketahanan kesehatan kita semakin baik,” ungkapnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan informasi berkaitan dengan program-program pemerintah kepada masyarakat diantaranya berkaitan dengan infrastruktur, perekonomian, hingga sektor pendidikan.

“Prioritas pembangunan di kab Blora tetap terkait infrastruktur tahun ini kita tetap melanjutkan pembangunan jalan dan sebagainya, untuk menunjang tentunya kalau dalane alus Insyaallah ekonomi akan bisa bergerak,” Jelas Bupati

“Pemkab Blora terus berupaya pembangunan infrastruktur jalan untuk kita kerjakan, kalau jalannya bagus insyaallah sektor lainnya bisa terbantu  tahun ini kita menganggarkan se kabupaten sekitar 290 miliar hampir 300 miliar, tapi sabar karena ini dibagi bagi karena beban infrastruktur jalan yang rusak di kabupaten ini ratusan kilometer,” tambahnya

Kemudian, Bupati menyampaikan bahwa ekonomi kabupaten Blora pertumbuhannya positif.

“Alhmdulillah walaupun situasi pasca pandemi kami melaporkan  bahwasaya ekonomi  ini kabupaten Blora ini pertumbuhannya positif,” Ungkapnya

“Ini Alhamdulillah menandakan bahwa ketahanan masyarakat Blora ini luar biasa, dengan sektor pertaniannya, sektor UKM nya,” tambahnya

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen bagaimana pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama ini menjadi perhatian pemerintah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada masyarakat kurang mampu dan yatim piatu di dua desa lokasi Blora Menyapa tersebut.

“Malam ini kita juga ada berbagi dari Baznas ini merupakan zakat infaq sedekah dari para ASN untuk berbagi untuk saudara saudara kita yang tidak mampu,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Blora menyampaikan bahwa khususnya terkait masalah himbauan Kamtibmas, pihaknya sudah menyebarkan beberapa bhabinkamtibmas untuk membacakan himbauan Kamtibmas di desa-desa.

Beberapa diantaranya berkaitan dengan himbauan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran dan gangguan kamtibmas lainnya.

“Penyebab-penyebab kebakaran saat makan sahur saat tarawih tolong dilihat lagi jangan sampai ada kebakaran karena kita teledor terkait kompor, pintu dan jendela termasuk sepeda motor saya minta tolong bapak ibu semua untuk dijaga keamanannya khususnya saat pelaksanaan kegiatan ibadah tarawih dan sholat subuh,” Jelasnya 

“Saya minta tolong mulai sekarang kita tertib kita jaga barang kita sendiri, apalagi nanti menjelang pada saat Idul Fitri, rumahnya tolong tetap dikunci, nanti akan saya perintahkan seluruh polisi juga Bhabinkamtibmas, patroli untuk menjaga situasi di wilayah-wilayah,” ungkapnya

Selain itu, mengingat bahwa menjelang lebaran kebutuhan masyarakat juga meningkat, Kapolres juga meminta masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan iming-iming penipuan undian termasuk juga pinjaman online. 

“Ketiga banyak juga kamu menerima laporan masalah penipuan, tidak pernah ikut undian tapi tiba-tiba menang dengan posisi kebutuhan menjelang lebaran, ampun jenengan terkecoh penipuan yang disebarkan baik itu melalui media sosial maupun SMS,” Ucapnya

“Pinjol, pinjaman online minta tolong untuk dihindari, karena banyak terjadi (permasalahan) terkait pinjaman online ini,”imbuhnya

Kapolres juga menghimbau agar para orang tua turut mengawasi para anak-anaknya agar tidak balapan liar hingga melakukan kegiatan yang menganggu kamtibmas. 

“Tolong untuk adik-adik remaja jangan ada balapan liar, bermain petasan,” pungkasnya

Saat berada di Desa Geneng Kecamatan Jepon Bupati dan Forkopimda turut menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Adapun bantuan yang diberikan berupa beras,sembako dan uang tunai. Setelah shalat maghrib, Bupati kemudian melaksanakan shalat tarawih di Masjid Nurul Jannah Desa Andongrejo, Kec. Blora. Di tempat tersebut, Bupati juga menyapa dan memberikan bantuan kepada masyarakat.

Hadir pada kesempatan tersebut,  Gus Labib Hilmy, Kakan Kemenag Blora,  Sekda Blora, Asisten Sekda Blora, Kepala OPD terkait, Forkopimcam Jepon dan Blora, tokoh agama dan tokoh masyarakat (ADY/Red)
Share:

Polsek Jiken Pantau Ketersediaan Bahan Pangan dan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional


BLORA - Untuk  mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah kecamatan Jiken Kabupaten Blora.  Kepolisian Sektor (Polsek) Jiken Polres Blora terus melaksanakan kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan.

Salah satunya adalah patroli dan pemantauan wilayah. Selain untuk mewujudkan kondusifitas keamanan selama bulan puasa, kegiatan Polsek Jiken juga memantau ketersediaan bahan pangan serta harga kebutuhan pokok dipasaran.

Kamis, (07/04/2022) satu regu patroli yang dipimpin oleh Kapolsek Jiken Iptu Zaenul Arifin,SH,MH menyambangi pasar tradisional serta beberapa pertokoan di wilayah setempat. Lokasi yang pertama didatangi adalah pasar tradisional kecamatan Jiken, kemudian dilanjutkan di pertokoan modern yang ada di Jalan Raya Blora Cepu.

Kapolsek Jiken Iptu Zaenul Arifin mengungkapkan bahwa pemantauan stok pangan dan harga kebutuhan pokok adalah instruksi langsung dari Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah serta stabilitas pangan di bulan puasa.

"Selain untuk antisipasi gangguan kamtibmas di bulan puasa, kehadiran petugas dilapangan juga memantau ketersediaan bahan pangan," kata Kapolsek Jiken.

Petugas Polsek Jiken menyempatkan diri untuk berbincang dan berdiskusi dengan pemilik toko serta karyawan. Kapolsek berpesan agar dalam bertransaksi selalu teliti dan waspada terhadap peredaran uang palsu. "Kita tekankan kepada warga agar waspada gangguan kamtibmas serta waspada terhadap peredaran uang palsu," tandasnya.

Berdasarkan pantauan dipasaran untuk wilayah kecamatan Jiken stok pangan aman dan harga relatif stabil, jikapun ada kenaikan harga masih dalam batas wajar.

Pada bulan puasa ini, Kapolsek Jiken mewanti -  wanti jangan ada penimbunan bahan pangan karena jika ditemukan hal tersebut akan diberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku. (ADY/Red)
Share:

Hot News

AKBP Inggal Widya Perdana Resmi Jabat Kapolres Blora, Siap Perkuat Pelayanan Publik dan Kamtibmas

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kepolisian Resor (Polres) Blora menggelar tradisi penyambutan dan pelepasan (Welcome and Fare...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »