Penyampaian Rancangan KUA PPAS APBD 2023 dan Rancangan KUA PPAS Perubahan APBD 2022 Kabupaten Blora


BLORA - Bupati Blora H Arief Rohman, S.IP, M.Si mengungkapkan bahwa penyusunan rencana pembangunan dan keuangan daerah harus disinergikan dengan rencana  di tingkat provinsi hingga nasional.

“Rencana pembangunan dan keuangan daerah disusun tidak hanya berdasarkan potensi unggulan, prioritas dan kemampuan yang dimiliki oleh Kabupaten Blora, tetapi juga harus bersinergi dengan rencana pembangunan Provinsi Jawa Tengah dan nasional,” Hal tersebut diungkapkan Bupati dalam sambutan pengantar dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Blora, Jumat (29/7/2022).

Pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan rancangan KUA dan rancangan PPAS Tahun Anggaran 2023 serta rancangan Perubahan KUA dan rancangan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2022 kepada DPRD Kabupaten Blora.

Dihadapan Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DPRD Kabupaten Blora, serta para kepala perangkat daerah Pemkab Blora, pihaknya menyampaikan sambutan pengantar.

“Kebutuhan terhadap ketersediaan rencana pembangunan dan keuangan daerah yang adaptif, aspiratif dan mampu menjadi rujukan pelaksanaan pembangunan di daerah menjadi semakin penting,” terang Bupati

Lanjut Bupati, kebijakan pembangunan ekonomi Kabupaten Blora Tahun 2023 sesuai dengan Visi dan Misi dalam RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2021-2026 yang menitikberatkan pada penguatan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

“Searah dengan tema pembangunan Kabupaten Blora tahun 2023 yaitu Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur Pendukung Perekonomian Daerah serta Pemantapan Tata Kelola Pemerintahan,”  tambahnya

Bupati Arief mengatakan  bahwa pembangunan ekonomi nasional tahun 2023 akan dilaksanakan untuk mendukung proses transformasi ekonomi.

“Diharapkan hasilnya dapat mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkualitas yang ditunjukkan dengan keberlanjutan daya dukung sumber daya ekonomi bagi peningkatan kesejahteraan secara adil dan merata,”  Jelas Bupati H. Arief.

Selanjutnya, tambah Bupati, arah kebijakan keuangan Kabupaten Blora tahun 2022 secara garis besar didasarkan pada kondisi makro pada tahun 2021 dan kondisi awal pada tahun 2022. 

 “Kondisi perekonomian Kabupaten Blora pada tahun 2021 dan proyeksi capaian pada tahun 2022 memberikan harapan lebih terhadap peningkatan ekonomi di Kabupaten Blora tahun 2022,"  tambahnya

Berdasarkan hasil realisasi dan perkiraan sumber-sumber pendanaan daerah, maka dirumuskan kebijakan di bidang keuangan daerah yang terdiri dari kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan. 

Dengan telah disampaikannya dokumen rancangan tersebut, Bupati berharap agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami sangat berharap semuanya dapat segera dibahas dan disepakati menjadi KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2023 serta Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2022,” pungkasnya

Ketua DPRD Blora HM Dasum, SE, MMA mengungkapkan bahwa berdasaarkan Pasal 89 Peraturan Pemerintah No 12 tahun 2019, KUA dan PPAS disusun berdasarkan RKPD. KUA dan PPAS merupakan dokumen yang terkait dengan proses penyusunan APBD yang dibahas antara Pemda dengan DPRD.

“Dalam KUA memuat beberapa kebijakan umum yang menjadi landasan dalam penyusunan APBD,” Jelasnya

setelah rancangan KUA dan PPAS diserahkan, maka DPRD akan segera menindaklanjutinya.

“Bahwa setelah penyampaian rancangan KUA dan PPAS ini selanjutnya segera akan kita tindaklanjuti dengan pembahasan antara lesgislatif dan eksekutif,” papar Ketua DPRD

Hadir pada kesempatan tersebut, Dandim 0721 Blora, Forkopimda Blora dan perwakilan, Sekretaris Daerah Blora, Asisten I Sekda Blora, Kepala OPD Pemkab Blora (Prokompim/ADY/Red)
Share:

Ny. Ainia Arief Rohman Dikukuhkan sebagai Bunda Forum Anak


 
BLORA  - Ketua TP-PKK Kabupaten Blora,  Ny. Ainia Arief Rohman, dikukuhkan menjadi Bunda Forum Anak oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si

Pengukuhan istri Bupati Blora, H. Arief Rohman Msi sebagai Bunda Forum Anak itu dilaksanakan secara zoom, bersamaan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2022 di Kompleks Pendopo Si Panji, Kota Lama Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (27/7/2022).
 
Diketahui, pada peringatan Hari Anak Nasional Jawa Tengah itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan hadiah buku dan mainan kepada sejumlah anak. 
 
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Pemprov Jawa Tengah dan UNICEF menggelar kegiatan Festival Anak Jawa Tengah 2022 untuk memperingati Hari Anak Nasional dengan tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju.
 
Dalam acara  tersebut Ganjar meluncurkan layanan aplikasi Jogo Konco, yang dapat digunakan oleh anak untuk menjadi pelopor dan pelapor kegiatan perlindungan anak di Jawa Tengah dari sisi pendidikan, kesehatan, sosial budaya dan perlindungan anak. (Prokompim/ADY/Red)
Share:

Ketua DPRD Blora Hadiri Pemkab Hibahkan Tiga Bidang Tanah kepada Polres


 
BLORA -  Bentuk dukungan Pemkab Blora kepada  Polres Blora untuk menjaga kondusifitas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Blora. Selain memberikan mobil dan motor operasional, juga hibahkan tiga bidang tanah, termasuk usulkan kenaikan status Polsek Cepu.
 
Disela-sela perkenalan Kapolres Blora yang baru, AKBP Fahrurozi, S.I.K., MM., MH, di Pendopo Rumah Dinas Bupati,  Rabu siang (27/07/2022), Bupati Blora,  H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. serahkan sejumlah fasilitas penunjang Polres Blora tersebut.    
 
Yakni bantuan kendaraan operasional, satu unit mobil patroli pengawalan (Patwal) dan satu unit kendaraan sepeda motor trail. Termasuk hibah tiga bidang tanah dari Pemkab Blora untuk Polres Blora dan usulan kenaikan status Polsek Cepu. 
 
Tiga bidang tanah yang dihibahkan tersebut, masing-masing  sebidang tanah di Kelurahan Jepon untuk perluasan Mapolres Blora dengan status hak pakai. Kemudian sebidang tanah untuk bangunan Pos jaga di Perumnas Karangjati dengan status hak pakai, serta sebidang tanah Pos Polisi Polaman, Desa Sendangharjo di tepi Jalan Nasional Blora-Rembang dengan status hak pakai.
 
Ikut menyaksikan penyerahan fasilitas dan hibah tanah itu,  Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda Blora. 
 
Bupati Blora H. Arief Rohman  menyampaikan, penyerahan kendaraan dinas operasional dan hibah tanah tersebut merupakan dukungan Pemkab Blora untuk Polres dalam hal meningkatkan pelayanan.
 
“Ke depan akan semakin banyak tamu yang datang ke Blora, mengingat operasional Bandara akan dilakukan dan peningkatan pelayanan stasiun Besar Cepu. Sehingga Polres Blora butuh tambahan kendaraan patwal guna mendukung tugas pengawalan,” papar Bupati Arief.
 
Sedangkan hibah tanah dengan status hak pakai, menurut Bupati juag untuk meningkatkan pelayanan kamtibmas Polres Blora. Salah satunya untuk perluasan lahan Mapolres yang ada di Jl. Blora – Cepu KM 5, Jepon.
 
“Selain itu, kami juga akan mengusulkan peningkatan status Polsek Cepu mengingat banyak aset vital negara disana, mulai Bandara, Stasiun Besar, Pertamina dll. Sehingga kepada Kapolres Blora yang baru, Komandan Fahrurozi, kami mohon agar usulan ini dikawal bersama,” lanjut Bupati.

 
Dalam kesempatan ini, H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini juga ucapkan selamat datang kepada AKBP Fahrurozi SIK., MM., MH., yang baru saja menjabat sebagai Kapolres Blora. Bupati menyatakan siap untuk terus bersinergi mendukung program program pembangunan kamtibmas dalam rangka mewujudkan Blora yang aman, damai, dan kondusif.
 
“Kita juga ingin terus bersinergi dengan Polri maupun TNI untuk membangun kondusifitas daerah. Bersama Pak Kapolres yang baru, Pak Dandim, Kajari, Bu Wakil Ketua DPRD dan lainnya akan bersama-sama mengawal ini. Kita Blora aman, kondusif, bukan tidak mungkin akan banyak yang tertarik untuk berinvestasi kesini. Mohon doanya,” tambah Bupati.
 
Sementara itu, Kapolres AKBP Fahrurozi, SIK., MM., MH., menyampaikan terimakasih kepada jajaran Pemkab Blora yang telah memberikan perhatian luar biasa kepada jajaran Kepolisian Polres Blora.
 
“Ini sambutan yang hangat, hangat sekali. Ketika kami baru saja tiba bertugas di Blora, langsung menerima bantuan kendaraan operasional dan hibah tanah. Tentunya ini sebuah amanah yang harus kami jaga dan kami manfaatkan untuk menunjang kelancaran tugas. Sekali lagi terimakasih Pak Bupati. Mohon kami diterima sebagai anggota keluarga besar Kabupaten Blora. Kami siap menyukseskan program program Pemkab Blora,” terang Kapolres.
 
Usai penyerahan kendaraan patwal dan hibah tanah, dilanjutkan dengan Perkenalan Kapolres baru dengan jajaran Forkopimda, OPD, para Camat, Kapolsek, dan seluruh Danramil, di Rumah Dinas Bupati. Dalam kesempatan ini, hadir AKBP Fahrurozi, S.I.K., MM., MH., selaku Pejabat Kapolres Blora yang baru, bersama istri, Ny. Jean Fahrurozi.
 
Untuk diketahui, unsur Forkopimda Blora hadir komplit, mulai Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Ketua DPRD H. M. Dasum, SE., MMA., Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Andy Soelistyo, KP., S.Sos., M.Tr (Han)., Kajari Ichwan Effendi, SH., MH., hingga Kepala PN, PA, dan Sekda. Turut hadir para istri dan suami Forkopimda. (Prokompim/ADY/Red)
Share:

Via TMMD, TNI Akan Bantu Petani Desa Sempu Atasi Hama Tanaman Cabai


BLORA - Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sangat dinantikan oleh masyarakat Desa Sempu, Kecamatan Kunduran. Selain berbagai kegiatan fisik pembangunan, sasaran kegiatan non fisik seperti penyuluhan peningkatan hasil pertanian sangat dinantikan masyarakat Desa Sempu.

Mengingat, masyarakat setempat secara umum merupakan petani cabai, yang kini tengah resah dengan adanya hama yang melanda tanaman cabai mereka.

Dipimpin Bupati Blora H. Arief Rohman, pembukaan TMMD Sengkuyung tahap II Tahun Anggaran 2022 telah secara resmi dilakukan pada Selasa (26/7/2022), di Lapangan Desa Sempu, Kunduran, Kab. Blora sekaligus menandai awal pelaksanaan kegiatan fisik maupun non fisik. 

Hadir pula Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Dandim 0721 Blora Letkol Inf Andy Soelistyo, K.P, S.Sos.,M.Tr. (Han), Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto; dan Forkopimda, serta Kepala OPD.

Bupati berharap nantinya program TMMD ini bisa berjalan lancar dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Desa Sempu, dan sekitarnya. Termasuk juga  bagi para petani yang ada di desa tersebut.

“Semoga TMMD ini bisa memberikan kontribusinya untuk pembangunan infrastruktur yang ada di Desa Sempu, selain sasaran fisik, sasaran non fisik yang ada diharapkan mampu bermanfaat bagi masyarakat, juga para petani,” ungkap Bupati 

Bupati Arief dalam upacara tersebut membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ia mengungkapkan bahwa keberadaan TMMD ini telah membantu pemerintah daerah dalam akselerasi pembangunan yang akan meningkatakan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan fisik maupun sasaran non fisik.

“TMMD ini mempercepat pembangunan desa, terutama untuk daerah tertinggal, terpencil/terisolir, perbatasan, pulau-pulau kecil terdepan, kumuh perkotaan yang belum tersentuh oleh pembangunan dan daerah yang terkena dampak bencana alam,” ujarnya

Dalam kegiatan TMMD turut melibatkan berbagai dinas terkait di Pemkab Blora, PKK, termasuk dari Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) kaitannya dalam penyuluhan terkait peningkatan hasil pertanian.

Sementara itu, Dandim Blora mengungkapkan bahwa TMMD ini mencakup sasaran fisik dan sasaran non fisik. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan melaksnakaan tugas operasi bakti TNI, dalam rangka percepatan program pembangunan di wilayah Kabupaten Blora.

“Untuk membangun sinergitas untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan membantu rakyat dalam hal infrastruktur,”  tambahnya.

Diungkapkan Dandim, kegiatan ini juga menyasar non fisik, baik penyuluhan maupun pembekalan keterampilan untuk masyarakat yang ada di Desa Sempu. 

“Dan yang menonjol adalah bidang pertanian, bagaimana cara mengatasi hama cabai karena di wilayah kudnuran imi secara umum masyarakat memiliki profesi sebagai petani cabai,” ucapnya

Untuk informasi, adapun sasaran kegiatan dalam TMMD ini mencakup fisik dan non fisik, berkaitan dengan fisik diantaranya meliputi pembuatan jalan makadam sepanjang 765 meter(m), dengan lebar 3 m, kemudian talud I kiri sepanjang 300 m, talud II kanan sepanjang 300 m, serta talud III sepanjang 66 m.

Kemudian, sasaran non fisik mencakup penyuluhan kependudukan dan KB, penyuluhan pendidikan karakter, penyuluhan wasbang dan bela negara, penyuluhan kerukunan umat beragama, penyuluhan kamtibmas dan terorisme, penyuluhan peningkatan hasil pertanian, penyuluhan manfaat dan bahaya listrik, penyuluhan kebersihan lingkungan, penyuluhan keterampilan PKK, penyuluhan pertolongan pertama pada kecelakaan, dan penyuluhan kesehatan.

Dibutuhkan Para Petani Cabai

Kepala Desa Sempu, M Lilik Zubaidi, menceritakan bahwa di desanya merupakan daerah penghasil cabai, yang mana saat ini para petani tengah resah dengan adanya hama. 

M Lilik berharap lewat program TMMD ini, salah satunya nanti para petani bisa memperoleh ilmu dan sekaligus cara untuk mengatasi hama tanaman cabai.

“Di Desa Sempu, khususnya Dukuh Guplo Kulon ini dikenal sebagai sentral tanaman cabai sehingga di tahun lalu kita inisiasi sebagai kampung cabe, permasalahan ketika petani cabai ini adanya hama-hama, diharapkan nanti dalam TMMD ini bersama dinas terkait bisa memberikan penyuluhan kepada maayarakat kami,” Jelas Lilik

Tak hanya itu, tambah Kades, berbagai kegiatan non fisik lainnya seperti penyuluhan dan pengembangan keterampilan akan sangat bermanfaat bagi warganya.

Kades menambahkan, terkait dengan sasaran fisik, Ia mengapresiasi adanya pembangunan-pembangunan seperti talud maupun jalan makadam. Bahkan pembangunan jalan tersebut juga penting untuk menunjang pertanian.

“Ini adalah ruas jalan penghubung antar desa juga, ini lokasinya di persawahan yang itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya petani,” kata Lilik

Pihaknya mewakili pemerintah desa dan masyarakat Desa Sempu menyampaikan rasa terima kasihnya atas dimulainya TMMD di desa mereka.

“Terima kasih, kami mewakili pemerintah desa dan masyarakat Sempu menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Bupati,  bapak Dandim, atas pelaksanaan kegiatan TMMD Sengkuyung yang dilaksanakan di Desa Sempu,” tandasnya. (Prokompim/ADY/Red)
Share:

Bupati Buka TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim Blora di Desa Sempu


BLORA - Upacara pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA 2022 resmi dibuka oleh Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si didampingi Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro, S.Sos., M.Tr (Han) bersama Forkopimda Blora di lapangan Desa Sempu Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora, Selasa (26/7/2022).

Program TMMD adalah suatu program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah demi mensejahterakan masyarakat serta sebagai upaya mempererat kemanunggalan TNI­ dengan rakyat.

Amanat Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH., M.IP yang dibacakan Bupati Blora H. Arief Rohman menyatakan, Alhamdulillah, pada hari ini spirit kegotong-royongan dan kebersamaan kembali kita teguhkan dalam suatu aksi nyata melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-114 dan Sengkuyung Tahap II TA. 2022.

Program TMMD telah menjadi bagian dari cara merawat dan meningkat kebersamaan serta kegotongroyongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita hari ini. Karena mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja.

"Semua mesti keroyokan, dan semua mesti bersinergi serta berkolaborasi bersama rakyat untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut," kata Gubernur Jawa Tengah.

Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi.

Program TMMD menggunakan sistem "Bottom Up Planning," yaitu proses perumusan pembangunan yang dilakukan secara berjenjang dari level desa hingga Kabupaten/Kota, yang memenuhi aspek kesejahteraan masyarakat dan bermanfaat untuk pertahanan negara.

"TMMD selama ini telah membantu Pemerintah Daerah dalam akselerasi pembangunan yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan fisik maupun sasaran non fisik guna memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh terutama untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM di Jawa Tengah," ungkap Ganjar Pranowo. 

TMMD ini telah mempercepat pembangunan desa terutama untuk daerah tertinggal, terpencil/terisolir, perbatasan, pulau-pulau kecil terdepan, kumuh perkotaan yang belum tersentuh oleh pembangunan dan daerah yang terkena dampak bencana alam. Hasil pekerjaan fisik dan non fisik TMMD tentunya telah banyak memberikan dampak positif bagi kemajuan Jawa Tengah.

Melalui TMMD ini mari kita gelorakan lagi semangat kolektifitas, kerja-kerja kolosal serta persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat yang ada, imbuh Gubernur.

"Mari kita bangun sarana prasarana fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat desa saya juga ingin mengingatkan bahwa di tengah wabah virus Corona yang melanda ini kewaspadaan perlu dilakukan tapi jangan terus khawatir berlebihan ayo budayakan hidup bersih dan sehat," tandas Bupati Blora membacakan Amanat Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo. (Pendim/ADY/Red)
Share:

Universitas Indonesia Siap Kurangi Angka Kemiskinan di Kabupaten Blora


 
DEPOK - Universitas Indonesia (UI) yang berlokasi di Depok, Jawa Barat, siap bantu pembangunan di  Kabupaten Blora. Salah satunya mengurangi angka kemiskinan.
 
Usai melakukan penandatanganan MoU dengan Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, di gedung Pusat Administrasi UI, Rabu, 20 Juli 2022, Wakil Rektor UI Bidang Kerjasama, Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA. menyatakan,  UI siap membantu pembangunan di Kabupaten Blora.
 
“Usai penandatanganan MoU, semua ilmu dan teknologi yang dimiliki UI miliki siap diperbantukan untuk Blora. Program -  program kerjasama akan segera disusun secara teknis," ungkap Prof. Dedi.
 
Bupati Blora, H. Arief Rohman merasa bersyukur akhirnya Pemkab Blora bisa membangun kerjasama dengan kampus almamaternya ketika kuliah S2.

"Alhamdulillah akhirnya kita deal, sepakat membangun kerjasama dengan UI yang kita tandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pak Wakil Rektor," papar H. Arief Rohman. 
 
Dikemukakan, dalam waktu dekat, tim teknis UI dan OPD teknis Pemkab akan segera menyusun program kerjasama dalam rangka membantu pembangunan Kabupaten Blora. Tidak hanya pendidikan SDM saja, namun juga pembangunan bidang lainnya seperti pemberdayaan masyarakat, rintisan desa binaan, kesehatan, kelestarian lingkungan.

 
Bupati H. Arief berharap, UI bisa berkontribusi dalam pengurangan angka kemiskinan melalui program desa binaan.
 
Dijelaskan oleh Bupati, bahwa di Blora  saat ini ada 48 desa yang masuk zona merah kemiskinan. Bupati Arief menyatakan, keinginannya tidak muluk-muluk.  Satu saja desa zona merah yang dijadikan binaan Perguruan Tinggi pastinya akan bisa membawa perubahan pada desa tersebut.
 
“Jadi nanti UI punya satu desa binaan di Blora. Hal yang sama juga kita minta ke Perguruan Tinggi lainnya. Hingga saat  ini sudah ada sekitar 38 Perguruan Tinggi yang kita gandeng," imbuh H. Arief.
 
Atas harapan itu semua,  Wakil Rektor UI Bidang Kerjasama, Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA. Menyatakan, UI menyambut baik rencana Bupati H. Arief Rohman yang ingin menggandeng kerjasama pembangunan berwawasan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat desa kawasan hutan, pengembangan UMKM, termasuk penanganan kesehatan dan stunting.
 
"Apa apa saja yang menjadi permasalahan Blora bisa didiskusikan bersama. Kita dari Perguruan Tinggi juga ingin hadir memberikan manfaat untuk masyarakat melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi," terang Prof. Dedi Priadi.
 
Hadir saat MoU, Direktur Kerjasama Dr. Toto Pranoto S.E, M.M., Direktur Kemahasiswaan Dr. Badrul Munir, ST., M.Eng., Direktur Pengelolaan dan Pengembangan Unit Usaha, T.M. Zakir Sjakur Machmud, M.Ec., Ph.D.,. Juga Kepala Lembaga Sains Terapan FMIPA UI Prof. Jatna Supriatna. Serta Prof. Dr. dr. Imam Subekti, Sp.PD-KEMD, guru besar Fakultas Kedokteran UI asli Blora. (Prokompim/ADY/Red)
Share:

Dinas Pusdataru Jateng dan DPUPR Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Embung Karangjati Blora


Blora - Jajaran Dinas PUPR Kabupaten Blora Bidang Sumber Daya Air (SDA) bersama Jajaran Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah Bidang Pengembangan dan Pembinaan Teknis melakukan peninjauan lapangan bersama di lokasi rencana Embung Karangjati Blora, tepatnya di lokasi tanah bengkok kelurahan,  dukuh Nglawiyan Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora Kabupaten Blora, Rabu, (20/7/2022).

Hadir dalam peninjauan lapangan tersebut adalah jajaran staf Subkoordinator SID Bidang PPT Dinas Pusdataru Provinsi Jateng didampingi langsung oleh Kabid SDA DPUPR Kab.Blora beserta jajaran dari Kelurahan Karangjati Kec.Blora yang dipimpin langsung oleh Lurah Karangjati.

Kepala DPUPR Blora Ir. Samgautama Karnajaya, MT melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air SDA DPUPR, Surat, ST, MT, menyampaikan bahwa  lokasi rencana embung yang ditinjau berada di tanah bengkok kelurahan Karangjati.

"Berlokasi di Dukuh Nglawiyan Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora dengan luas area kurang lebih ada dua hektar yang diusulkan untuk bisa dibangun embung," jelasnya.

Karena, di lokasi itu yang dapat berguna untuk penyediaan air irigasi pertanian dan penyediaan air baku bagi masyarakat.

Peninjauan itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti koordinasi yang telah dilakukan oleh DPUPR Kab.Blora melalui kepala Bidang SDA pada Selasa 19/7/2022 di Kantor Dinas Pusdataru Semarang terkait usulan rencana Pembangunan Embung Karangjati Blora beberapa tahun lalu yang sudah disampaikan oleh Bupati Blora kepada kepada Menteri PUPR dengan tembusan kepada K/L dan OPD terkait di tingkat pusat maupun provinsi termasuk salah satunya ke Dinas Pusdataru Provinsi Jateng.

"Dan akhirnya dari hasil koordinasi kami kemarin secara langsung ke Dinas Pusdataru Provinsi Jateng telah merespon usulan kami dengan rencana mengalokasikan anggaran untuk penyusunan Dokumen SID/DD Embung Karangjati pada tahun 2023," jelas Surat.

Kunjungan lapangan hari ini, dari jajaran staf Subkoordinator SID Bidang PPT Dinas Pusdataru Prov.Jateng dalam rangka untuk meninjau kelayakan lokasi dan data-data teknis yang diperlukan guna mendukung usulan anggaran untuk penyusunan dokumen SID/DD rencana Pembangunan Embung Karangjati Blora pada tahun 2023.

Harapannya, dokumen SID/DD embung Karangjati ini dapat terealisasi divtahun 2023, kemudian untuk konstruksinya dapat dianggarkan di tahun berikutnya mulai tahun 2024 dan seterusnya baik melalui Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

Mengingat rencana Pembangunan Embung Karangjati ini sudah masuk di Perpres nomor 79 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal - Semarang - Salatiga - Demak - Grobongan, Kawasan Purworejo - Wonosobo - Magelang - Temanggung, dan Kawasan Brebes - Tegal - Pemalang.

"Dimana salah satu infrastruktur pembangunan embung di kawasan Banglor (Rembang-Blora) adalah Pembangunan Embung Karangjati Blora," ujar Surat.

Dengan sudah masuknya usulan pembangunan embung Karangjati ini di Perpres Nomor 79 tahun 2019 bisa dijadikan pijakan dasar hukum yang kuat bagi Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat untuk dapat segera merealisasikan pembangunannya yang sudah dinantikan oleh masyarakat Blora.

"Tentu saja, untuk mendukung program pemerintah pusat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur penyediaan air irigasi untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupataen Blora di tahun-tahun mendatang," tandasnya. (DPUPR/ADY/Red)
Share:

Pemkab Blora Dukung Percepatan Evakuasi Pesawat TNI AU di Nginggil Kradenan


 
BLORA -  Mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, ST., MM.,  meninjau langsung proses evakuasi pesawat TNI AU yang jatuh di Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Blora, Selasa (19/7/2022).
 
Proses evakuasi pesawat latih TNI AU dari Pangkalan Lanud Iswahyudi Madiun yang jatuh kecelakaan di kawasan hutan Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Blora, terus berlangsung. 
 
Dirikan Dapur Umum

Sigap tanggap darurat,  karena lokasi  proses evakuasi,  jauh dari pemukiman, dan yang terlibat dalam evakuasi lebih dari  300 personil, ditambah warga juga ikut membantu, Wabup Tri Yuli langsung perintahkan Dinas Sosial untuk mendirikan dapur umum. 

‘’ Agar seluruh anggot dan relawan yang membantu evakuasi tercukupi kebutuhan makan minumnya," tandasnya. 
 
Diketahui, pesawat TNI AU jenis T-50i Golden Eagle yang diawaki satu penerbang,  Lettu Pnb Allan Syafitra Indera Wahyudi, S.T. (Han) (26), dilaporkan mengalami kecelakaan saat latihan Night Tactical Intercept, Senin malam. Hilang kontak sekitar pukul 19:25 WIB.
 
Petugas gabungan dari pangkalan TNI AU Iswahyudi Madiun, Polri, Kodim Blora, BPBD Blora, Basarnas dan para relawan lainnya Senin malam itu langsung bergerak melakukan evakuasi di TKP hingga dini hari. Dan Selasa (19/7/2022),  proses evakuasi kembali dilanjutkan.
 
Naik Sepeda Motor Trail
 
Karena titik lokasi jauh dari pemukiman penduduk, yakni berada di tengah persil hutan, setidaknya berjarak 5 Km dari Balai Desa Nginggil,  saat meninjau lokasi kejadian,  rombongan Wabup Tri Yuli harus menaiki motor trail untuk dapat sampai ke titik jatuhnya pesawat.

 
Sesampainya di lokasi, Wakil Bupati Tri Yuli pun langsung melakukan koordinasi dengan Tim dari TNI Polri dan Basarnas hingga BPBD yang masih melakukan evakuasi.
 
Mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Etyk inipun menyatakan bahwa Pemkab bersama masyarakat siap membantu percepatan proses evakuasi.
 
"Kami mewakili Bapak Bupati menyatakan turut berdukacita terjadinya musibah ini. InshaAllah kita siap membantu percepatan evakuasi. Sejak semalam BPBD dan para relawan kita gerakkan. Hari ini masyarakat juga ikut bergotong royong membantu evakuasi, karena memang mereka yang hafal kondisi medan disini," ucap Wabup.
 
Wabup juga menyampaikan bahwa sejak semalam sudah ada 120 personil yang diturunkan ke TKP untuk membantu evakuasi. Baik evakuasi jenazah maupun serpihan pesawat. Sedangkan hari ini ada tambahan 180 personil dari TNI Polri.
 
"Karena lokasinya jauh dari pemukiman, maka tadi langsung kita kontak Dinas Sosial untuk mendirikan dapur umum disini. Agar seluruh anggot dan relawan yang membantu evakuasi tercukupi kebutuhan makan minumnya," lanjut Wabup.
 
Pihaknya berharap proses evakuasi bisa berjalan lancar tanpa halangan cuaca yang saat ini kerap berubah ubah.
 
"Tadi juga ada 2 helikopter TNI yang membantu evakuasi jenazah dan serpihan pesawat untuk diangkut ke Pangkalan TNI AU Iswahyudi Madiun. Kita berharap agar evakuasi bisa segera dituntaskan. Apa-apa yang dibutuhkan, langsung dikomunikasikan saja. InshaAllah kita siap bantu. Semoga ini menjadi kejadian yang terakhir," tambahnya.
 
Sementara itu, Agung Tri, salah satu petugas evakuasi dari BPBD Kabupaten Blora menerangkannya bahwa dirinya dan tim mulai meluncur ke TKP pada Senin malam dan langsung melakukan pencarian hingga dini hari.
 
"Pesawat dan jenazah awak pesawat sudah tidak berbentuk. Hanya kita temukan dalam bentuk serpihan.,’’ ungkap Agung Tri. (Prokompim/ADY/Red)
Share:

Ada 48 Desa Zona Merah Kemiskinan di Blora, Bupati MoU dengan IAIN Kudus

 
KUDUS –  Satu lagi Perguruan Tinggi (PT) di Jawa Tengah yang akan terlibat sesarengan mbangun Blora. Menyusul Unisnu Jepara yang akan latih mengukir jati untuk warga Blora, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus
juga akan terjun ke wilayah  Blora untuk membantu pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. 
 
Ketika Bupati Blora  berkunjung ke kampus IAIN Kudus untuk melakukan penandatanganan MoU, Kamis sore (14/7/2022), Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, LC., M.Ag, menyatakan siap untuk membantu Blora dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing itu.
 
“InsyaAllah kita siap membantu Blora. Apalagi Blora ini masuk salah satu dapil pendidikan kami. Buktinya bulan Mei lalu dua wisudawati terbaik kita berasal dari Blora. Ini menandakan bahwa SDM Blora tidak kalah dengan daerah lainnya,” ucap Rektor IAIN  Kudus.   
 
H. Abdurrohman Kasdi  mengatakan, bahwa skema pemberian beasiswa kuliah akan coba disusun bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. Selain itu, program KKN dan pemberdayaan masyarakat desa oleh kampus IAIN Kudus juga akan dilaksanakan di wilayah Blora dengan menyasar desa-desa wilayah hutan.
 
“Mahasiswa kami jumlahnya 14 ribu, yang terbagi dalam 5 fakultas. Mereka itu lebih suka KKN di desa, daripada di Kota. Kalau di desa suasananya lebih enak dan lebih dihormati. Mereka jadi lebih semangat berbagi ilmu dan menyusun program pemberdayaan masyarakat. InsyaAllah kami siap membantu Pak Bupati Airef,” ungkap Rektor IAIN Kudus yang baru satu bulan ini menjabat.
 
Desa Zona Merah Kemiskinan
 
Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., yang hadir bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan Asisten hingga para Kepala OPD terkait itu, menyambut baik program kerjasama yang ditawarkan Rektor IAIN.

 
“Alhamdulillah satu lagi perguruan tinggi yang akan membantu Blora. Kami sadar, dalam membangun daerah tidak bisa sendiri. Oleh karena itu seluruh stakeholder kita ajak bersama-sama untuk Sesarengan mBangun Blora, termasuk salah satunya perguruan tinggi,” ungkap Bupati H. Arief.
 
Diungkapkan Bupati, di Kabupaten Blora ada 48 desa zona merah kemiskinan. Pihaknya punya cita-cita ada 48 perguruan tinggi yang kerjasama dengan Pemkab, dan masing - masing perguruan tinggi mendampingi satu desa saja. Maka kami yakin desa itu akan terangkat ekonominya, meningkat kualitas SDM-nya. Dan IAIN Kudus ini kalau tidak salah masuk perguruan tinggi ke -35 yang kami ajak kerjasama,” lanjut Bupati Blora.
 
Selain beasiswa pendidikan, Bupati Blora meminta IAIN Kudus bisa memilih satu desa di kawasan hutan yang masuk zona merah kemiskinan menjadi desa binaannya.
 
“Mungkin nanti Pak Rektor kita undang ke Blora, melihat dan mengisi pengajian di Desa Kepoh. Kebetulan salah satu wisudawati terbaik IAIN Kudus bulan Mei lalu asalnya dari Kepoh. Desa pelosok hutan di wilayah Blora Selatan, ikutnya Kecamatan Jati. Saya akan bersyukur jika Desa Kepoh ini nanti bisa menjadi binaan IAIN Kudus,” imbuh H. Arief.
 
Hal itu, lanjut Bupati H. Arief Rohman, tentunya sesuai dengan program Kampus Merdeka yang saat ini juga sedang digencarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Jadi ibarat tidak hanya mempelajari ilmunya di langit, namun juga membumi, melaksanakan ilmunya langsung ke masyarakat," tandas Bupati.
(Prokompim/ADY/Red)
Share:

Hot News

Merah Putih Berkibar Gagah di HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Paskibraka Blora Diapresiasi Bupati

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Paskibraka Kabupaten Blora sukses menunaikan tugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-8...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »