Kawatir Beredar Uang Palsu, Polres Blora Patroli Pasar dan Swalayan

Anggota Polres Di Swalayan
BLORA - Untuk antisipasi peredaran uang palsu (Upal), Kepolisian Sektor (Polsek) Jiken Polres Blora Polda Jawa Tengah menggelar patroli ke pasar dan swalayan. Patroli tersebut dilakukan untuk menyampaikan imbauan kepada pelaku pasar baik penjual maupun pembeli agar waspada dan jeli dalam bertransaksi, terutama saat bertransaksi dalam nominal yang besar.

Kapolsek Jiken Iptu Eko Septi Supriyono,SE mengungkapkan bahwa patroli rutin terus di gelar di wilayahnya untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif, terutama di tengah pandemi covid-19 tak bosan dirinya mengajak anggota untuk aktif dalam memberikan imbauan terkait protokol kesehatan dalam rangka menuju adaptasi kehidupan baru.

"Selain untuk mencegah tindak kejahatan, anggota juga mengimbau warga agar berhati - hati dalam bertransaksi untuk antisipasi peredaran uang palsu di pasaran," ucap Kapolsek, Kamis, (16/07/2020).

Nampak satu regu patroli Polsek Jiken yang dipimpin oleh Ka SPKT Aiptu Suparno menyambangi salah satu swalayan dan mengimbau kepada karyawan agar lebih jeli dan teliti dalam bertransaksi.

"Tak bosan kita ingatkan warga agar lebih jeli saat bertransaksi," ucap Aiptu Suparno.

Lebih lanjut Ka SPKT menyampaikan jika ragu ragu saat menerima uang, lebih baik minta ganti dengan uang yang lain, dan dirinya berpesan sebelum menerima uang harus di cek dulu dengan di raba dan diterawang.

"Raba dan terawang, jika ragu kembalikan saja, pokoknya harus jeli," tandas Aiptu Suparno. (ADY/Red)
Share:

Pemkab Bojonegoro Mendukung Penuh Rencana Pembukaan Penerbangan Di Bandara Ngloram

Presentasi Rencana Penerbangan Di Bandara Ngloram

BLORA - Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Muawanah, menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap rencana pembukaan penerbangan di Bandara Ngloram Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Dukungan itu disampaikan langsung Bupati Bojonegoro kepada Bupati Blora, H. Djoko Nugroho dalam acara paparan Kepala Unit Penyelenggara Bandara Dewadaru dan General Manager (GM) Service Lion Air Group, semalam, Rabu (15/07/2020) di Hotel Ammi Cepu.

“Kami dari Pemkab Bojonegoro mendukung penuh rencana pembukaan penerbangan di Bandara Ngloram. Adanya bandara yang dekat ini memang sudah lama kami impikan. Bojonegoro jika harus ke Surabaya melalui jalan darat memakan waktu 3 jam. Sedangkan ke Cepu mungkin hanya 30 menit, sehingga aksesnya lebih dekat,” ungkap Dr. Hj. Anna Muawanah.
LllKeberadaan Bandara Ngloram menurut Bupati Bojonegoro tidak hanya mendongkrak ekonomi Blora, namun juga Bojonegoro. Apalagi saat ini produksi minyak nasional tertinggi ada di Blok Cepu Bojonegoro.

“Kita harus optimis Pak Djoko (Bupati Blora), Bandara ini pastinya nanti akan banyak dimanfaatkan. Apalagi jumlah penduduk Blora, Bojonegoro dan daerah sekitarnya semakin banyak, otomatis butuh akomodasi yang lebih cepat,” lanjut Bupati Bojonegoro.

Sebagai tahapan awal, Bupati Bojonegoro ini mengajak Bupati Blora untuk bersama-sama meminta bantuan stakeholder terkait yang dinilai memiliki potensi mobilitas tinggi bisa memesan (booking seat) pesawat sebagai jaminan ketersediaan penumpang pesawat kepada maskapai penerbangan.

“Mungkin nanti Pak Djoko bisa mewajibkan ASN nya naik pesawat ketika akan ke Jakarta , begitu juga Pertamina EP 4, BPSDM Migas,dan STEM Akamigas untuk booking seat. Saya nanti bagian yang Exxon Mobil, dll,” pungkas Dr. Hj. Anna Muawanah.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Djoko Nugroho pun mengapresiasi dan berterimakasih kepada Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Muawanah yang telah menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana pembukaan penerbangan di Bandara Ngloram, Blora Jawa Tengah.

“Terimakasih Bu Anna yang sudah mendukung kami. Kami akui, kita banyak belajar dari Bojonegoro. Selain dukungan terhadap Bandara Ngloram ini, Bojonegoro saat ini juga sedang membangunkan jembatan di Ngraho menuju Blora Selatan untuk membuka akses ekonomi di kedua wilayah yang selama ini terisolir,” ucap Bupati Djoko Nugroho.

Selanjutnya Bupati Blora  menegaskan bahwa penerbangan di Bandara Ngloram harus bisa segera terwujud. Apalagi saat ini GM Service Lion Air Group sudah berkenan hadir langsung ke Blora untuk meninjau kondisi landasan bandara dan berminat untuk membuka penerbangan perdana.

“Sudah banyak tahapan yang kita lalui. Lahan yang sebelumnya aset Kementerian ESDM dibawah pengelolaan BPSDM Migas sudah dihibahkan ke Kementerian Perhubungan agar bisa dibangun. Kementerian Perhubungan juga sudah mengucurkan anggaran besar untuk pembangunannya, maka tidak bisa tidak, penerbangan harus bisa terwujud di Bandara Ngloram,” tegas Bupati.

Djoko Nugroho kemudian  meminta Sekda untuk bisa menyusun rancangan kerjasama booking seat pesawat antara Pemkab dengan Lion Air Group sebagai jaminan bahwa kedepan akan ada penumpang di awal pembukaan penerbangan sembari mendorong minat pasar.

“Rencananya Kementerian Perhubungan akan membuka penerbangan pertama 17 September nanti, apa itu tidak terlalu dekat. Terlebih masih kondisi pandemi seperti ini. Pada prinsipnya kami mendukung,” pungkas Bupati.

Kepala Unit Penyelenggara Bandara Dewadaru, Ariadi Widiawan yang ditugasi Kemenhub untuk mengawal pembangunan Bandara Ngloram membenarkan bahwa pihaknya berkeinginan penerbangan perdana dilakukan 17 September 2020 nanti setelah dilakukan perpanjangan runway (landasan) dari 1200 meter menjadi 1500 meter.

“Sedianya akan diperpanjang hingga 1600 meter, namun karena pembebasan lahannya masih terkendala anggaran yang dialihkan untuk pandemi Covid-19 oleh Pemprov Jateng. Sehingga kami sementara hanya bisa melakukan perpanjangan hingga 1500 meter,” ucap Ariadi Widiawan.

Selain perpanjangan runway, menurutnya Kemenhub di 2020 ini juga melaksanakan rekonstruksi dan pelebaran apron, pembangunan gedung terminal sementara, pemasangan AFL dan melanjutkan pemasangan pagar pengaman bandara.

"Sebenarnya ada 19 paket pekerjaan di 2020 ini, namun karena masih pandemi sehingga hanya 5 paket itu tadi yang bisa berjalan. Jika menunggu pandemi selesai, bisa sampai 2023 baru jadi semuanya. Itu terlalu lama, sehingga kami buat terminal sementara dulu dan melobby Lion Air Group untuk bisa membuka penerbangan di akhir 2020. Target kami 17 September nanti bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional ada penerbangan perdana di Ngloram sebagai kado untuk masyarakat Blora yang sudah lama memimpikan adanya bandara,” terang Ariadi.

Pihaknya mengakui masih ada beberapa kekurangan karena terminalnya pun masih sementara. Begitu juga jalan akses masuk bandara masih jalan sementara yang kondisinya belum bagus. Namun setidaknya sudah bisa untuk landing dan take off pesawat jenis ATR 72.
Terakhir, General Manager (GM) Lion Air Group, Ari Azhari, menyatakan ketertarikannya membuka penerbangan di Bandara Ngloram. Awalnya pihaknya ingin membawa pesawat boeing 737-800 untuk Ngloram, namun karena landasannya nanti baru tersedia 1500 meter maka yang paling memungkinkan adalah pesawat Wings Air ATR-72.

“Kami dari Lion Air Group ini membawahi Lion Air, Batik Air, Wings Air, Malindo Air dll. Karena landasannya masih 1500 meter maka yang cocok adanya Wings Air ATR-72 sebagai pesawat pengumpan penumpang menuju Halim Perdana Kusuma Jakarta atau Surabaya. Setibanya di Jakarta bisa langsung lanjut ke Palembang, Banjarmasin, Lampung dll, terhubung langsung. Jadi ketika memegang tiket Cepu Blora-Jakarta secara otomatis akan terhubung dengan jadwal penerbangan selanjutnya menuju kota lain,” ungkap Ari Azhari.

Menurutnya Bandara Ngloram di Cepu, Kabupaten Blora ini memiliki potensi penerbangan yang besar. Terlebih ada industri migas di sekitarnya, selain itu juga pusat pendidikan migas, kemudian Perhutani, Exxon Mobil, Semen Indonesia dll.

“Dengan adanya penerbangan ke Cepu Blora dan sekitarnya ini kami yakin pembangunan daerah bisa ikut terdongkrak. Setelah kami hitung jarak tempuh dari Bandara Ngloram ke Halim Jakarta sekitar 1 jam 30 menit, dengan biaya operasional batas atasnya Rp 1,8 juta per penumpang. Semakin banyak penumpang maka biaya operasionalnya bisa semakin kecil. Kami mohon kerjasamanya dengan pimpinan daerah,” tambahnya. 

Dalam acara tersebut juga hadir perwakilan Pemkab Ngawi, Tuban, Rembang sebagai daerah potensi pasar penumpang Bandara Ngloram Cepu,  
Kabupaten Blora. Sebelumnya tim dari Kemenhub bersama GM Service Lion Air Group telah meninjau langsung kondisi bandara bersama Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, M.Si. (ADY/Red)
Share:

Satreskrim Polres Blora Amankan Empat Tersangka Pelaku Curanmor

Jumpa Pers Kasat Reskrim Polres Blora
BLORA - Dalam operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam kurun waktu bulan Mei hingga Juli 2020, Jajaran Satreskrim Polres Blora Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan pelaku curas dan curat dengan hasil barang bukti kendaraan bermotor.

Dalam operasi KRYD tersebut berhasil diamankan 4 tersangka. Hal tersebut di sampaikan oleh Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Setiyanto,SH,MH, Rabu, (15/07/2020) di halaman belakang Polres Blora.

Kasat Reskrim menjelaskan bahwa untuk menjaga kondusifitas wilayah di kabupaten Blora, Polres Blora Polda Jawa Tengah menggelar operasi KRYD (Kegiatan Rutin Yang di Tingkatkan) dimana dalam kurun waktu bulan Mei hingga pertengahan Juli 2020 ini
"Polres Blora berhasil mengamankan empat tersangka pelaku curas dan curat dengan hasil barang bukti kendaraan bermotor," jelas AKP Setiyanto.

Adapun 4 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berhasil diungkap adalah  di wilayah Kecamatan Jiken, Jepon, Banjarejo dan Tunjungan.

"Dari hasil ungkap kasus curanmor ini, ada 8 unit sepeda motor yang kita amankan, yang sekarang masih dalam pengembangan," ucap Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim menambahkan, dari empat kasus tersebut akan terus di kembangkan karena ada indikasi rentetan kejadian lain yang masih akan di dalami oleh petugas.

Lebih lanjut mantan Kapolsek Kragan Polres Rembang ini membeberkan bahwa jajaran Satreskrim Polres Blora akan terus menggelar operasi KRYD dengan tujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Blora.

Kasat Reskrim mengatakan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka, ke empat tersangka tersebut di jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara. (ADY/Red)
Share:

Lion Group Berminat Buka Penerbangan Di Bandara Ngloram

Wakil Bupati Blora Bersama GM Lion Di Bandara Ngloram, Cepu
BLORA - Lion Grup yang membawahi maskapai penerbangan Lior Air, Batik Air, dan Wings Air, Malindo Air dan lain lain, nampaknya berminat membuka jalur penerbangan dari dan menuju Bandara Ngloram Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

General Manager (GM) Lion Group, Ari Azhari datang ke Blora untuk meninjau langsung kondisi lapangan bersama tim dari Kementerian Perhubungan. Rabu siang (15/07/2020).

Didampingi Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman M.Si, GM Lion Group bersama tim Kemenhub RI, dalam hal ini Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Dewandaru Jepara, Ariadi Widiawan, dan Ketua Satuan Kerja Pelaksana Pembangunan Bandara Ngloram, Abdul Rozzaq, rombongan berkunjung ke Bandara Ngloram yang ada di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu.

Ketua Satuan Kerja Pelaksana Pembangunan Bandara Ngloram, Abdul Rozzaq menyatakan bahwa tahun 2020 ini akan dilakukan perpanjangan landasan dari 1200 meter menjadi 1500 meter sehingga akan bisa didarati pesawat pada akhir 2020 ini.

“Ini sedang dimulai untuk penataan lahan perpanjangan landasan atau runwaynya. Harapannya akhir 2020 ini  sudah bisa digunakan , jadi total 1500 meter landasannya,” ucap Abdul Rozzaq.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Dewandaru Jepara, Ariadi Widiawan menyatakan jika semua berjalan lancar pihaknya berharap pada 17 September 2020 bisa dilakukan pendaratan pesawat bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional.

“Kami dari Kementerian Perhubungan ingin memberikan kado terindah untuk masyarakat Blora yakni Bandara Ngloram bisa melayani penerbangan pesawat jenis ATR 72 yang saat ini sedang ditinjau langsung oleh GM Service Lion Group. Mudah mudahan ini segera terealisasi,” ungkap Ariadi.

Adapun GM Service Lion Group, Ari Azhari  mengatakan bahwa prospek penerbangan di Bandara Ngloram ini kalau tidak ke Jakarta ya ke Surabaya sehingga pihaknya akan melihat potensi pasar terlebih dahulu.

“Kalau tidak ke Halim (Jakarta) ya ke Surabaya. Kita lihat respon pasar. Ini nanti juga untuk mempercepat pembangunan daerah. Kami akan jajaki,” kata GM Service Lion Group, Ari Azhari.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si pun menyambut baik niat Lion Group yang berminat membuka penerbangan di Bandara Ngloram Kabupaten Blora.

“Kami dari Pemerintah Daerah akan mendukung penuh. Ini merupakan mimpi panjang masyarakat Blora yang sudah puluhan tahun menginginkan bandara ini hidup lagi. Dengan aktifnya kembali bandara ini, semoga perekonomian daerah lebih meningkat dan kesejahteraan masyarakat lebih baik lagi,” ujar Wakil Bupati.

Selain meninjau landasan, rombongan juga melihat maket perencanaan pembangunan Bandara Ngloram yang telah dibuat oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Rencananya, Rabu malam ini, Kemenhub dan Lion Air akan melakukan presentasi di depan Bupati Blora, Bojonegoro, Rembang, Tuban dan Ngawi. (ADY/Red)
Share:

Wakil Bupati Serahkan Bantuan Baznas Bedah Rumah Mbah Santoso Cepu

Rumah Baru Mbah Santoso Cepu
BLORA - Mbah Santoso (68th) yang hidup sebatang kara di rumahnya yang sudah tidak layak huni, di  lingkungan Wonorejo Lorong 2, RT 003, RW 013, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah akhirnya kini bisa tinggal di rumah yang lebih layak.

Pasalnya Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora telah memberikan bantuan untuk bedah rumahnya, sehingga kini tampak lebih rapi dan nyaman untuk tempat tinggal. Rumah kayunya yang sudah lapuk termakan usia, kini seratus persen diganti dengan material bangunan yang baru.

Kegiatan bedah rumah ini menurut Wakil Ketua Baznas Bidang Administrasi dan Umum, H. Abdul Halim telah dilakukan pada 12 Juli 2020 lalu dan hari ini, Rabu (15/07/2020) dilakukan penyerahan hasil pekerjaan bedah rumah tersebut.

Penyerahan rumah baru Mbah Santoso dilakukan oleh Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, M.Si didampingi Wakil Ketua Baznas Bidang Administrasi dan Umum, H. Abdul Halim, perwakilan Dinas Sosial P3A, Kecamatan Cepu, Kelurahan Cepu, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Wakil Ketua Baznas Bidang Administrasi dan Umum, H. Abdul Halim, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan bedah rumah ini berawal dari surat permohonan dari Lurah Cepu yang ditujukan kepada Baznas perihal bantuan bedah rumah Mbah Santoso pada 29 Juni 2020 lalu.

“Berbekal surat ini, kita lakukan koordinasi dengan tim untuk melakukan survey. Setelah disurvey ternyata kondisinya benar-benar memprihatinkan sehingga lakukan bedah rumah bersama-sama dengan bantuan senilai Rp 15 juta. Alhamdulillah kegiatan bedah rumahnya berjalan lancar dan hari ini hasilnya diserahkan kepada Mbah Santoso oleh Bapak Wakil Bupati,” ucap H. Abdul Halim.

Adapun Wakil Bupati H. Arief Rohman, M.Si, saat menyerahkan bantuan bedah rumah secara simbolis kepada Mbah Santoso, mengatakan bahwa bantuan ini adalah zakat dari seluruh ASN atau PNS Kabupaten Blora yang terkumpul di Baznas.

“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk Mbah Santoso sehingga bisa menempati rumah lebih layak. Kami juga ucapkan terimakasih kepada seluruh ASN/PNS Kabupaten Blora yang telah rutin menyisihkan rezekinya untuk menunaikan zakat di Baznas. Dana yang terkumpul digunakan untuk kegiatan sosial, seperti bedah rumah Mbah Santoso ini. Semoga berkah dan manfaat untuk semuanya,” ujar Wakil Bupati.

Pihaknya juga mengapresiasi semangat gotong royong para relawan dan masyarakat sekitar yang telah membantu proses bedah rumah Mbah Santoso Cepu.

Sementara itu, Mbah Santoso mengucapkan terimakasih atas pemberian bantuan bedah rumah kepada dirinya.

“Saya tidak mengira akan mendapat bantuan bedah rumah seperti ini. Maturnuwun Pak Arief Rohman, maturnuwun Pak Camat, maturnuwun Bu Lurah, Baznas, dan semuanya. Saya hanya bisa berdoa semoga Allah SWT bisa membalas semua kebaikan Bapak/Ibu semuanya, aamiin. Maturnuwun sanget,” ungkapnya. (ADY/Red)
Share:

Pengrajin Batik Difabel Permintaan Sepi, Terdampak Covid-19

Pengrajin Batik Difabel Blora
BLORA - Pandemi virus Corona berdampak langsung terhadap sejumlah pelaku UMKM di Indonesia.  Tak terkecuali yang dialami pengrajin Batik Difabel Indonesia di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sudah hampir 3 bulan lamanya, produksi batik mereka turun drastis. Sepinya permintaan pasar membuat omzet ikut turun.

"Kalau untuk kita dampaknya luar biasa mas.  Bisa dikatakan 80 persen produksi turun. Kita biasanya sebulan ada 30 sampai 50 pesanan, ini paling 3 sampai 5 saja. Tapi tetap kita layani, buat pekerjaan teman-teman," kata ketua perajin Batik Difabel Indonesia,  Abdul Ghofur, Rabu (15/07/2020).

Ghofur mengakui, pandemi virus Corona saat ini memaksanya mengatur strategi agar produksi batik tetap berjalan. Salah satunya dengan meliburkan beberapa karyawan.

"Kalau biasanya kita bisa libatkan 10 orang, saat ini paling separuhnya. Karena memang permintaan sepi, namun di satu sisi kita ingin produksi tetap berjalan agar tetap ada pemasukan buat teman-teman,"ungkapnya.

Lebih lanjut, Ghofur mengaku telah mengajukan bantuan ke kementrian UMKM untuk keberlangsungan usahanya itu. Namun, hingga kini bantuan yang diharapkan belum juga turun.

"Kalau bantuan kita sudah ajukan ke pusat 2 bulan lalu. Kita ajukan 50 juta sebagai stimulan. Tapi ya memang sampai sekarang belum cair," paparnya.

Ghofur berharap agar Pemkab Blora juga ikut peduli terhadap nasib batik difabel ini. Terlebih dampak besar sedang dihadapi batik difabel ini selama masa pandemi.

"Paling gak Pemkab juga kasih bantuan ke kita lah. Masak yang baru-baru saja dapat, kita yang sudah lama ada gak dapat," harapnya. (ADY/Red)
Share:

Satreskrim Polres Blora Amankan 17 Pelaku Judi

Kasat Reskrim Polres Blora Dalam Jumpa Pers
BLORA - Jajaran Satreskrim Polres Blora Polda Jawa Tengah kembali berhasil mengamankan 17 tersangka judi di wilayah Kabupaten Blora. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Setiyanto,SH,MH, Rabu, (15/07/2020) dalam jumpa pers di halaman belakang Polres Blora.

Kasat Reskrim menjelaskan bahwa selama operasi  Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) kurun waktu Mei hingga Juli 2020 Polres Blora terus melakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Blora, salah satunya adalah ungkap kasus judi togel.

"Kita amankan 17 tersangka, dari 13 kasus yang kita tangani di beberapa wilayah di kabupaten Blora," ucap Kasat Reskrim.

Selain mengamankan para tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit KBM Roda 4 , 4 unit sepeda motor, 15 hand phone dan beberapa rekapan togel, serta uang tunai jutaan rupiah.

"Total barang bukti uang tunai yang kita amankan dari tersangka judi tersebut Tujuh Juta Seratus Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah," beber Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim menambahkan operasi KKYD akan terus dilakukan dengan tujuan untuk menekan kegiatan perjudian yang meresahkan masyarakat.

"Kegiatan KKYD akan terus kita gelar sehingga situasi Blora aman dan kondusif," tandas Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim melanjutkan, atas perbuatan itu, mereka dijerat pasal 303 KUHP dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Sementara itu, SL, salah satu tersangka judi togel mengaku menjadi bandar togel sendiri, untuk mendapatkan keuntungan sendiri.

"Saya jadi bandar sendiri, jika ada yang menang saya sendiri yang membayar dan jika ada yang kalah saya sendiri yang mendapat keuntungan," kata SL. (ADY/Red)
Share:

Perhutani KPH Blora Bagikan APD dan Vitamin, Cegah Covid-19

Perhutani Bagi2 Masker, APD Dan Vitamin serta Sabun
BLORA - Era tatanan kehidupan baru (New Normal) para pekerja disemua bidang mulai beraktifitas, namun tetap menerapkan protkoler kesehatan.

Salah satunya di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) dan para pekerja non karyawan dilingkungan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora.

Para pekerja non karyawan Perhutani, bagian produksi dan persemaian serta di TPK sudah mulai beraktifitas, mereka wajib pakai masker, cuci tangan, tetap jaga jarak dan menghindari kerumunan.

Untuk mencegah penyebaran Covid - 19, dilingkungan pekerja non karyawan dan TPK Perhutani KPH Blora membagikan ratusan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, sabun cair, ditambah dengan Suplemen berupa vitamin.

Sebanyak 286 masker dibagikan per orang lima Pcs, sabun cair 0,05 ml per orang dan Suplemen/vitamin 25 butir per orang.

"Ini sebagai bentuk kepedulian kami, kepada para pekerja non karyawan dipersemaian, produksi dan di lingkungan TPK Perhutani KPH Blora, guna mencegah penyebaran Covid -19," ucap Ir. Afwandy Kepala Administratur (Adm) KPH Blora melalui Waka Adm Muhammad Agus Nawin R, SHut (Selasa, 14/07/2020).

Bantuan ini adalah merupakan salah satu program dari Perum Perhutani KPH Blora Bina Lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Agus Nawin meminta kepada para pekerja agar selalu mematuhi protokoler kesehatan, sesuai anjuran Pemerintah. Karena belum tahu sampai kapan Covid ini berakhir.

"Walaupun pemerintah sudah menerapkan new normal, namun kita tetap patuhi protokol kesehatan. Mari kita jaga diri dan lingkungan kita, Covid tetap kita cegah, namun ekonomi tetap jalan," jelasnya

Sementara Suwarno (40th) salah satu pekerja di TPK mengucapkan terimakasih atas bantuan APD dan Vitamin dari perhutani Blora.

"Terimakasih kepada pak Perhutani, telah memberi masker dan vitamin. Semoga Covid -19 ini segera berakhir," kata Suwarno (ADY/Red)
Share:

Agustinus Pejabat Baru Kasi Datun Kejari Blora

Sertijab Di Kajari Blora
BLORA - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Blora, I Made Sudiatmika Senin (13/07/2020) pimpin serah terima jabatan Kepala Seksi (Kasi) Perdata dan Tata Usaha  Negara (Datun).

Acara digelar sangat sederhana dengan menerapkan protokoler kesehatan, bertempat di Aula Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora.

I Made Sudiatmika, SH selaku Kejari Blora, melantik dan mengambil sumpah pejabat baru Agustinus Dian Leo Putra, SH sebagai Kasi Datun menggantikan Imam Tauhid, SH yang dimutasikan ke Kejaksaan Negeri Subang sebagai Kasi Intelijen.

"Hari ini kita melaksanakan Sertijab Kasi Datun, saya ucapkan selamat bertugas ditempat yang baru kepada pak Imam Tauhid, dan selamat bergabung kepada pak Agustinus Dian Leo Putra, sebagai Kasi Datun di Blora. Segera menyesuaikan," ujar I Made Sudiatmika (Senin, 13/07/2020).

Usai mengucapkan sumpah janji, secara simbolis, pejabat lama Imam Tauhid, menyerahkan dokumen kepada pejabat baru Agustinus Dian Leo Putra, untuk meneruskan tugas yang belum terselesaikan di Blora.

Acara sertijab Kasi Datun ini diikuti oleh para Kasi, Kasubag pembinaan, Jaksa Fungsional dan para Pegawai Kejari Blora dengan menerapkan Protokol kesehatan. (ADY/Red)
Share:

Hot News

Jembatan Perintis Kedungglongong Mulai Dipasang Besi Angkur, Hubungkan Dua Dukuh Di Randublatung

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) — Pembangunan Jembatan Perintis atau jembatan gantung di atas Sungai Kedungglonggong, Desa K...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »