GAJI GURU PAUD AKAN DITINGKATKAN

Bunda Paud Memberikan Surat Keputusan Pengurus Himpaudi Blora
Blora,- Bupati Blora melantikan Pengurus Cabang Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) masa kerja 2016-2020. Kamis (23/03/2017) bertempat di Pendopo Rumah Dinas. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Blora menjanjikan akan menaikkan gaji tutor atau guru PAUD yang tadinya Rp 200.000 per bulan menjadi Rp 400.000 per bulan. “Mulai tahun depan gaji guru PAUD saya tambahi Rp 100.000 per bulan. Yang tadinya Rp 200.000 per bulan jadi Rp 300.000 per bulan. Monggo Pak Camat dan Pak Kades juga ikut memikirkan kesejahteraan guru-guru PAUD dengan menambahkan Rp 100.000 per bulan. Jangan Bupati saja yang memikkirkan guru PAUD. Sepakat nggih? Sepakat jadi Rp 400.000 mulai tahun depan. Mumpung ini ada anggota Komisi D biar bisa memperjuangkan,” jelas Kokok panggilan akrab Djoko Nugroho Bupati Blora.
Hal itu dilakukan Bupati karena menurutnya seluruh guru dan tutor PAUD desa yang berjumlah sekitar 700 an orang itu adalah pendidik generasi penerus bangsa sejak dini. Pembentukan karakter anak terjadi di tahapan ini, sehingga sangat penting dan butuh perhatian besar. Sedangkan Bunda PAUD Kabupaten Blora Hj.Umi Kulsum Djoko Nugroho juga mengajak para Kades dan Camat untuk membantu peningkatan sarana prasarana PAUD di pedesaan. Ia mengungkapkan belum lama ini berkunjung ke salah satu PAUD yang ada di Blora, namun kondisi gedung dan lantainya sangat memprihatinkan. “Membangun jalan dan talud di desa memang penting, namun pembangunan di bidang pendidikan juga tak kalah penting. Saya berharap para Camat dan Kepala Desa bisa ikut menganggarkan pembangunan PAUD di masing-masing desanya. Gedung PAUD tidak terlalu besar, saya kira Desa dengan APBDes nya mampu,” ujar Umi Kulsum.
Setelah pelantikan pengurus cabang HIMPAUDI Kabupaten Blora, Bupati dan Bunda PAUD lantas memberikan ucapan selamat serta pengarahan. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Anggota Komisi D Bidang Pendidikan DPRD Kabupaten Blora, Kepala UPTD TK-SD, dan seluruh Camat.

Tidak hanya pelantikan pengurus cabang HIMPAUDI, di akhir kegiatan juga dilaksanakan lomba tari kreatifitas pendidik PAUD antar Kecamatan. Masing-masing menyuguhkan berbagai tari kreasi tradisional yang berbasis kearifan lokal Kabupaten Blora. (adi sanrico)
Share:

MALING MENGGASAK SD BALONGREJO POLRES BLORA LIDIK PELAKUNYA

Ilustrasi : Maling Menggasak SD 1 Balongrejo Kecamatan Banjarejo
Blora,- Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarejo Polres Blora, AKP Budiyono, S.H saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya pencurian yang terjadi di SDN 1 Balongrejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, diperkirakan pencurian tersebut terjadi saat dini hari. “Ya benar, sekolah SDN 1 Balongrejo dini hari tadi telah dibobol pencuri. Para pencuri itu, mengambil empat Laptop, dua Unit proyektor dan satu kamera Digital,” ungkap AKP Budiyono melalui ponselnya, (21/03/2017).
Kapolsek Banjarejo Polres Blora, AKP Budiyono, S.H mengutarakan, setelah mendapatkan laporan resmi terkait kejadian tersebut sekira pukul 06.15 WIB pagi tadi. Kejadian curat tersebut dilaporkan langsung Kepala Sekolah SDN 1 Balongrejo Sunaryanto (52th) warga Desa Sukorejo Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora ke Mapolsek Banjarejo. Menanggapi hal tersebut pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa para saksi di sekitar TKP. “Kasus pencurian ini, masih diselidiki Unit Reskrim Polsek Banjarejo untuk mencari tahu modus operandi dan siapa pelaku pencurian di sekolah SDN 1 Balongrejo tersebut,” jelas Kapolsek Banjarejo.
Lanjut AKP Budiyono, bahwa aksi pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah SDN 1 Balongrejo bernama Kartono (32th) dan istrinya Endang Lestiyowati (35th). Saat itu, Kartonoakan membuka pintu sekolah, dirinya kaget melihat jendela ruang guru sudah terbuka dengan ditopang sebatang bambu dan besi tralis sudah tersandar di samping tembok ruang kelas 1 SD.
Beberapa saat kemudian Kartono pulang kerumah, lalu mengajak Endang Lestiyowati untuk bersama-sama mengecek kedalam ruang guru tersebut. Setelah masuk dan melakukan pengecekan ternyata diketahui barang-barang yang berada dalam lemari berisikan 4 unit Laptop, 2 unit proyektor dan 1 buah kamera digital sudah raib hilang dibawa pencuri.

Kemudian dirinya langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada Kepala Sekolah dan guru di SDN 1 Balongrejo tersebut, lalu Kepala Sekolah melaporkannya ke Polsek Banjarejo pagi tadi. “Atas kejadian pencurian dengan pemberatan yang dialami SDN 1 Balongrejo tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian materiil sebesar 21 juta 800.000 rupiah,” Pungkas Kapolsek Banjarejo. (adi sanrico)
Share:

BUPATI BLORA CANANGKAN GERAKAN TANAM BUAH

Foto Bersama Bupati Blora Usai  Pencanangan Tanah Buah
Blora,- Pemerintah Kabupaten Blora mencanangkan dan melaksanakan Gerakan Tanam Buah serentak yang dipusatkan di Desa Tempuran Kecamatan Blora. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Djoko Nugroho, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Reni Miharti M.Agr Bus, Camat Blora Kota Sarmidi dan Forkopimcam, (20/03/2017) Gerakan itu dilaksanakan di tengah hamparan kebun buah jambu kristal yang sudah ditanam sejak tahun 2016. Pada eksmepatan itu, Bupati mempersilahkan perwakilan kelompok tani untuk menanam bibit jambu kristal secara bersama-sama untuk perluasan.
Diantaranya hadir perwakilan 5 kelompok tani yakni Poktan Karya Tani Makmur dari Desa Gadu Kecamatan Sambong, Poktan Srimulyo dari Desa Srigading Kecamatan Ngawen, Poktan Ngudi Rahayu 2 dari Desa Tempuran Kecamatan Blora Kota, Poktan Tunjungsari dari Desa Tunjungan Kecamatan Tunjungan dan Poktan Wana Barokah Desa Gempol Kecamatan Jati.
Tidak hanya melakukan penanaman jambu di lokasi, masing-masing kelompok tani juga diberikan bantuan bibit tanaman sejumlah 1900 batang yang terdiri dari berbagai jenis tanaman buah. Poktan Karya Tani Makmur dari Desa Gadu menerima bantuan 150 batang bibit kelengkeng dan 300 batang bibit pisang, Poktan Srimulyo dari Desa Srigading menerima bantuan 100 batang bibit durian dan 100 batang bibit alpukat.
Sementara itu Poktan Ngudi Rahayu 2 dari Desa Tempuran menerima bantuan 600 bibit pisang dan 300 batang bibit jambu kristal. Lantas Poktan Tunjungsari dari Desa Tunjungan menerima bantuan 100 batang bibit pohon matoa, dan Poktan Wana Barokah Desa Gempol menerima bantuan 150 batang bibit alpukat dan 100 batang bibit jeruk trigas. “Tolong semua bibit tanaman yang kita bagikan untuk ditanam dan dirawat sebaik mungkin. Menanam tanaman buah itu harus dirawat seperti halnya kita merawat anak. Tanaman juga perlu perawatan dan perhatian agar bisa berbuah dengan baik. Jika ada kendala, segera konsultasikan dengan petugas penyuluh pertanian terdekat. Saya ingin Blora yang dahulunya terkesan gersang karena didominasi jati, kini harus bisa menjadi pusat komoditas hortikultura,” ujar Bupati.
Khusus untuk Poktan Ngudi Rahayu 2 dari Desa Tempuran, Bupati berpesan agar semua bibit tanaman bisa ditanam dan harus sukses berbuah. “Daerah Tempuran ini kaya air dengan waduk yang begitu besar. Jenengan semua harus bisa memanfaatkan air tersebut untuk pertanian. Jangan kalah dengan petani di Desa Tanggel Kecamatan Randublatung yang sudah lama terkenal sukses berbudidaya jeruk siam. Padahal wilayahnya ada di tengah hutan dan sulit air saat kemarau tiba,” lanjut Bupati.
Sedangkan untuk wilayah yang kering, ia mempersilahkan kelompok tani untuk mengajukan bantuan pembangunan sumur air tanah kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. “Ini tugasnya Kepala UPTD Pertanian untuk melakukan pendampingan kelompom tani agar bisa menyusun proposal pengajuan bantuan sumur air tanah,” tegasnya.
Adapun Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Reni Miharti M.Agr Bus menjelaskan kepada petani, agar tidak kelamaan menunggu masa panen buah-buahan dipersilahkan melaksanakan sistem tumpangsari. Ia mencontohkan kebun jeruk di Tanggel yang berbuah setelah 3 tahun ditanam. Sambil menunggu jeruk berbuah dan panen, petani disana melakukan tumpang sari dengan menanam cabai merah, terong dan sayuran lainnya diantara pohon jeruk. Sehingga walaupun belum mendapatkan hasil dari jeruknya. Sudah bisa merasakan panen cabai, terong dan lainnya.

Usai penyerahan bantuan bibit tanaman buah, seluruh perwakilan kelompok tani bersama Bupati dan seluruh tamu undangan dipersilahkan mengikuti panen perdana buah jambu kristal di lahan milik Pak Taki yang dijadikan lokasi kegiatan. Untuk diketahui, beberapa tahun terakhir memang Blora terus menggalakkan pengembangan tanaman hortikultura. Berbagai buah terus ditanam, dan diantaranya yang berhasil adalah kelengkeng, durian, jambru kristal, jeruk siam dan buah naga. Sehingga kedepannya petani tidak hanya mengandalkan tanaman pangan padi dan jagung dalam menjalankan pertaniannya. (adi sanrico)
Share:

KAPOLRES BLORA PIMPIN LANGSUNG MEDIASI DAN BUBARKAN WARGA TOLAK PENGAJIAN MTA

Kapolres Blora AKBP Surisman Ditengah-tengah Massa Anti Pengajian
Blora,- Senin  kemarin, (21/03/2017) ratusan warga menolak dan memblokade jalan akses masuk lorong menuju lokasi pengajian Majelis Tafsir Al Qur’an (MTA), yang bertempat di rumah Ali Sugeng, RT 005 RW 002, Dukuh Ngrowo, Desa Japah, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. Warga setempat menghalangi para jemaah MTA yang akan melaksanakan pengajian di rumah Ali Sugeng tersebut. Kapolres Blora AKBP Surisman, SIK, M.H, turun tangan langsung untuk melakukan mediasi dan membubarkan warga yang memblokade jalan menuju rumah Ali Sugeng Dukuh  Ngrowo, Desa Japah supaya tidak terjadi bentrokan yang mengakibatkan korban.
Kericuhan hampir terjadi saat sejumlah warga sekitar lokasi menghadang para jamaah MTA yang akan melaksanakan pengajian pada pukul 15.00 WIB. Warga membuat barikade di depan lorong masuk menuju lokasi pengajian. Jarak dari lorong masuk menuju lokasi pengajian di rumah Ali Sugeng sekitar 100 meter. (21/03/2017)
Aksi warga yang menentang itu, menutupi jalan tersebut dengan cara berjejer di tengah jalan seperti halnya barikade. Para jemaah MTA yang akan melakukan penganjian tersebut dihalangi dan di perintahkan warga setempat untuk kembali kerumah masing-masing.
Pimpinan wilayah meliputi Camat Japah Kiswoyo, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Blora, Kepala Desa Japah, Kapolres Polres Blora AKBP Surisman, Kapolsek Japah AKP Daryoto, Dandim 0721 Blora Letkol Inf Susilo, mencoba berdialog dengan jemaah MTA dan warga Dukuh Ngrowo, Desa Japah.
Pertama mediasi dengan warga setempat tetapi gagal. Warga bersikukuh agar  jamaah MTA tidak boleh melakukan aktivitas pengajian dilingkungan RT 005 RW 002 Dukuh Ngrowo, Desa Japah dan mengharapkan untuk berpindah tempat.
Selanjutkan Kapolres Blora AKBP Surisman bersama Furkopimcam Japah mencoba mediasi dengan ketua MTA Cabang Blora Suradi, di rumah Ali Sugeng yang akan di tempati pengajian. Sempat terjadi perdebatan yang cukup rumit antara Kepolisian, Furkopimcam dengan jamaah MTA. Mereka beragumen bahwa aktivitas pengajian yang dilakukan tidak melanggar peratuan perundang-undangan. Ketua MTA Blora Suradi bersikukuh bahwa MTA sama halnya dengan ajaran Islam pada umumnya tetapi kenapa ditentang walau pun jamaah MTA adalah kaum minoritas.
Kapolres Blora AKBP Surisman mencoba menawarkan alternative lain untuk berpindah tempat yang aman dan segala sesuatunya akan di fasilitasi, tetapi para jamaah MTA terutama Ali Sugeng dan Suradi tetap menolak dan bersikukuh untuk megadakan pengajian dirumahnya.
Orang nomor satu di Polres Blora itu AKBP Surisman menegaskan bahwa Kepolisian Republik Indonesia (Polri) adalah representasi kehadiran negara dalam masyarakat. Hak warga melaksanakan ibadah harus dilindungi dan dijamin. Kapolres tidak menampik bahwa polisi harus menggunakan upaya paksa membubarkan suatu kegiatan yang diperkirakan akan menimbulkan kekacauan. Setelah memberikan pengertian dari pihak Kepolisian bersama Furkopimcam Japah akhirnya Ketua Cabang MTA Blora Suradi dan Ali Sugeng akhirnya memutuskan untuk tidak jadi melakukan pengajian dirumahnya dan setuju dengan hasil mediasi untuk berpindah tempat di rumah Sagimin yakni RT 008 RW 005 Dukuh Ngrowo, Desa Japah, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. “Polres Blora menyarankan agar tempat pengajian dipindahkan, ditempat yang lebih nyaman,” tegas Kapolres Blora.

Situasi berjalan aman dan lancar sampai pukul 16.30 WIB, Kapolres AKBP meninggalkan rumah Ali Sugeng bersama Dandim 0721/Blora dan selanjutnya Camat Japah membubarkan massa yang masih bergerombol di depan lorong serta menghimbau warga untuk pulang kerumah masing-masing dengan menjaga situasi kamtibmas tetap terjaga kondusif. “Saudara-saudara tolong kembali ke rumah masing-masing, karena pengajian sudah dipindahkan ke tempat lain, mohon pengertiannya, terima kasih,” pungkas Kiswoyo Camat Japah. (adi sanrico/hms-resbla)
Share:

DONOR DARAH PERSIT KODIM BLORA

Ketua Persit Kodim Blora Mengawasi Pelaksanaan Donor Darah Di Aula Makodim Blora
Blora,- Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLII Kodim 0721/Blora bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah, dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) ke-71 tahun 2017, bertempat di Aula Kodim 0721/Blora, Jalan Pemuda Nomor 44 Blora, (21/03/2017)
Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf. Surana menjelaskan bahwa bhakti sosial donor darah tersebut diikuti sebanyak 45 orang dari Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Cabang XLII Kodim 0721/Blora. Kegitan itu dihadiri Kasdim 0721/Blora Mayor Kav Hyasintus waleng, P, ST, Pasi Pers Kapten Inf Heri Waluyo, Pasiter Kapten Inf Surana, Ketua Persit KCK Cabang XLII Dim 0721/Blora Ny. Yulia Susilo beserta anggota persit, personel PMI Blora. "Sesuai jumlah peserta Absensi yang hadir 45 orang, sedangkan yang bisa diambil darahnya hanya 42 kantong, se-lainnya dikarenakan tensinya tinggi dan HBnya rendah," ungkap Kapten Inf. Surana.

Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XLII Dim 0721/Blora Ny. Yulia Susilo Menjelaskan, kegiatan donor darah ini adalah sebagai wujud kepedulian Persatuan Isteri Prajurit (Persit) KCK Cabang XLII Dim 0721/Blora terhadap masyarakat dalam memberikan sumbangsih kepada sesama yang membutuhkan pertolongan. Selain itu, untuk meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama, “Dengan setitik darah kita dapat menolong orang yang membutuhkan,” pungkas Ketua Persit Kodim Blora Ny. Yulia. (adi sanrico)
Share:

BUPATI BLORA MOU DENGAN UGM YOGYAKARTA

Foto Bersama Usai Penandatanganan MoU
Blora,- Pemerintah Kabupaten Blora menjalin kerja sama dengan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Kerja sama itu bertujuan untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Blora. Penandatanganan Master Of Understanding (MoU) dilakukan antara Bupati Djoko Nugroho dengan Rektor UGM Yogyakarta yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni Dr. Paripurna, S.H., M.Hum, LL.M. Disaksikan jajaran OPD Kabupaten Blora serta pimpinan rektorat, dekan terkait dari UGM di Kampus Utama UGM, Jumat (17/3).
Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya menyambut baik adanya penandatanganan kesepakatan bersama tentang tri dharma perguruan tinggi ini. Ia ingin kerjasama ini dapat difokuskan di bidang pertanian dan peternakan, mengingat Blora merupakan salah satu daerah penghasil jagung terbesar di Jawa Tengah dan penghasil sapi peranakan ongole terbesar di Indonesia. “Alhamdulillah kami bisa menjalin kerjasama dengan UGM. Ini langkah yang bagus untuk memajukan pembangunan di Kabupaten khususnya di bidang peternakan dan pertanian, serta berkembang di bidang lainnya. Sengaja kami bawa seluruh kepala dinas terkait agar mereka bisa menindaklanjuti kerjasama ini,” tegas Bupati.
Bupati yang akrab dipanggil Pak Kokok ini juga meminta kerjasama tentang penyelenggaraan KKN. Ia ingin mahasiswa UGM juga bisa melaksanakan KKN di wilayah Blora guna membantu percepatan pembangunan di desa-desa hutan. “Wilayah kami hampir 50 persen berupa hutan milik perhutani, dimana di dalam kawasan hutan tersebut terdapat 82 desa dengan jumlah penduduk sebanyak 200 ribu jiwa lebih. Saya ingin mahasiswa UGM nanti bisa KKN disana agar bisa mengabdikan diri membangun desa hutan. Coba nanti Bappeda bisa merumuskannya,” lanjut Bupati.
Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M dalam sambutannya mengatakan bahwa UGM terbuka untuk bekerja sama dengan daerah mana saja, termasuk Blora. Paripurna menyebutkan sektor peternakan serta pertanian cukup terbuka untuk dikembangkan oleh Blora bersama UGM. “UGM terbuka dan setiap saat siap bekerja sama dengan Blora, terutama pengembangan sektor peternakan dan pertanian. Apalagi beberapa kali UGM pernah mengunjungi Blora untuk melakukan penelitian dan pengembangan pertanian di kawasan hutan,” papar Paripurna.
Di tempat yang sama, Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA, DEA, yang kebetulan asli Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora, menambahkan bahwa pengembangan integrated farming sangat cocok dilakukan di Blora. Ia optimis sinergi kedua belah dengan melibatkan para dosen dan peneliti UGM akan semakin mengoptimalkan pengembangan sektor peternakan dan pertanian di Blora. “Kita juga ada program Bengkel Ternak untuk perbaikan dan pengembangan potensi peternakan. Saya yakin sinergi yang bagus bisa terjalin,” imbuh Ali.
Di akhir acara, Dr. Paripurna, S.H, M.Hum., LL.M memastikan bahwa UGM akan memberikan perhatian besar terhadap Blora. “Pak Bupati tak perlu khawatir, kita akan berikan perhatian yang besar untuk Blora. Di dalam ruangan Bu Rektor saja terpampang besar foto Presiden, Gubernur dan Rektor saat panen jagung di area hutan Blora beberapa tahun lalu. Ini secara tidak langsung menjadi bukti bahwa Blora tak dilupakan,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut untuk mendampingi Bupati, Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setyo Edi SH, M.Hum, Asisten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Slamet Pamudji SH, M.Hum, Asisten 3 Bidang Administrasi Drs. Chris Hapsoro AW, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ir. Wahyu Agustini SE, M.Si, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Reni Miharti M.Agr Bus, Kepala Dinas Pendidikan Drs. Achmad Wardoyo M.Pd, Kepala Dinas Kesehatan dr. Henny Indriyanti M.Kes, Kepala Dinkominfo Drs. Sugiyono M.Si dan beberapa Kabag. (adi sanrico)
Share:

ANTISIPASI DEMAM BERDARAH KORAMIL TUNJUNGAN DIFOGGING

Kantor Koramil Tunjungan Di Fogging
Blora,- Untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), maka Koramil 04/Tunjungan Kodim 0721/Blora bekerja sama dgn Puskesmas Tunjungan  melaksanakan kegiatan pengasapan (fogging) di sekitar perkantoran Koramil 04/Tunjungan (20/03/2017). Oleh karena musim hujan saat ini tidak menentu, sehingga memudahnya nyamuk ganas tersebut berkeliaran dimana-mana, sekaligus mengajak masyarakat Tunjungan dan sekitarnya untuk peduli terhadap lingkungannya, secara gotong-royong membersihkan selokan-selokan yang ada didepan dan disamping rumahnya.
Danramil Tunjungan Kapten Czi Sundiro menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata hanya menangkal bahayanya nyamuk Aides Agepty berkembang di masyarakat sekitar Koramil Tunjungan, namun kebersamaan dan kepedulian Koramil Tunjungan terhadap masyarakat sekitarnya atas lingkungan musim hujan saat ini, “Kegiatan ini merupakan antisipasi terhadap merebaknya DBD. Pencegahan perlu dilakukan dan ini sangat penting,” tegas Danramil Tunjungan Kapten Czi Sundiro.

Lebih Lanjut Danramil Tunjungan juga mengharapkan kepada masyarakat harus selalu melakukan pembersihan di tempat-tempat umum dengan cara menguras dan menyikat bak mandi/WC dan tempat penampungan air lainnya sekurang-kurangnya setiap seminggu sekali. “Selanjutnya juga menutup rapat-rapat tempat penampungan air dan lain-lain serta kemudian mengubur atau menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air hujan,” pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

PEMBANGUNAN JALAN PRIORITAS PEMBANGUNAN KABUPATEN BLORA

Bupati Blora H. Djoko Nugroho Saat Memberikan Paparan Di Musrenbang se-eks Karesidenan Pati
Blora,- Bupati Blora Djoko Nugroho menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) se-Eks Karesidenan Pati bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pendopo Kabupaten Kudus, (14/3/2017). Dalam kesempatan itu, Bupati Blora menyampaikan poin poin prioritas pembangunan di Kabupaten Blora yang sebagian besar adalah pembangunan infrastruktur di wilayah Blora Selatan.
Prioritas pembangunan tersebut diantaranya adalah pembangunan jalan Menden-Megeri dengan pagu anggaran Rp 20 miliar, peningkatan jalan Randublatung-Getas dengan pagu anggaran Rp 15 miliar. Selanjutnya adalah peningkatan jalan Doplang-Kunduran dengan pagu anggaran Rp Rp 10 miliar, dan peningkatan jalan Ngliron-Kalisari dengan pagu anggaran Rp 14,85 miliar.
Sedangkan untuk peningkatan jalan Kalisari-Wulung, pihaknya memberikan pagu anggaran Rp 6,3 miliar. Lantas peningkatan jalan Kamolan-Klopoduwur dengan pagu Rp 8,55 miliar. Semuanya itu untuk meningkatkan kualitas jalan di Blora Selatan sehingga perekonomian Kabupaten Blora bisa merata, tidak hanya di wilayah Utara, Barat dan Timur saja.  Prioritas pembangunan lainnya adalah Pembangunan Pasar Rakyat Kabupaten Blora dengan pagu anggaran Rp 25 miliar, kemudian pembanguan trotoar penataan kota dari pertigaan Wonorejo hingga persimpangan Bank BNI 46 Kecamatan Cepu dengan pagu Rp 9 miliar. Pembangunan trotoar jalan Gatot Subroto dengan pagu Rp 6 miliar dan revitalisasi Pasar Rakyat Kecamatan Cepu sebesar Rp 26,5 miliar.
Bupati juga meminta dukungan pendampingan kepada Gubernur agar bisa membantu pembangunan sejumlah infrastruktur prioritas tersebut dan pengaktifan lapangan terbang di Ngloram Kecamatan Cepu sebagai daya ungkit peningkatan ekonomi Kabupaten Blora. “Terimakasih Pak Gubernur, sekarang sebagian besar jalan provinsi di Kabupaten Blora sudah dicor beton. Tinggal beberapa bagian akan dilanjutkan tahun 2017 ini,” ujar Bupati yang akrab disapa Kokok. .
Mendengar pemaparan Bupati tersebut, Gubernur Ganjar Pranowo langsung memberikan respon. Ia memahami bahwa wilayah Blora cukup luas dan banyak kerusakan jalan yang belum tersentuh karena keterbatasan anggaran. “Mungkin Blora ini memang anggarannya nggih Pak Kokok yang kurang. Nanti kita dorong Pak, jangan khawatir Pak, kita bantu biar nanti kondisinya bisa meningkat. Saya paham kebutuhan jalan di Kabupaten itu cukup tinggi, namun dengan dikroyok bersama-sama nanti Insya Allah akan bisa teratasi,” kata Ganjar Pranowo.
Gubernur juga mendorong DPD RI untuk bersama-sama berjuang melakukan review aturan tentang bagian cukai dan bagi hasil migas. “Biar Blora jalannya tidak hanya dipikir Bupati sendiri, harus dapat pemasukan dari bagi hasil migas untuk pembangunan infrastruktur. Apalagi ada anggota DPD RI dari Blora yakni Pak Bambang Sadono, akan kita dorong,” lanjut Ganjar.

Sementara itu untuk pengaktifan lapangan terbang Ngloram, menurut Gubernur saat ini dirinya terus melakukan lobi ke Kementerian ESDM. “Untuk lapangan terbang Ngloram sedang kita lobi ke Menteri ESDM. Mengingat migas di Blora sudah mulai muncrat, produksinya pasti nanti juga akan meningkat. Sudah saatnya memiliki akses transpotrasi. Saya minta ada agenda penerbangan kesana dan kelayakannya sedang dihitung-hitung oleh Menteri ESDM dan Menteri Perhubungan,” pungkasnya. (adi sanrico)
Share:

SIMPATIK BLORA RUN 5K POLRES BLORA PESERTANYA MEMBLUDAK

Kasat Lantas Canangkan Simpatik Run 5K Polres Blora Bersama Forkopimda Blora Di Alun2 Kota Blora
Blora,- Satlantas Polres Blora tetap berkeyakinan bahwa  pendekatan sinergi polisional proaktif dalam menerapkan strategi program kerja Kepolisian dengan semangat keinginan untuk   dekat bersama masyarakat sangatlah positif dan bermanfaat, disini banyak  cara yang dapat menimbulkan kesan positif dalam hal  menyampaikan pesan secara langsung dan tidak langsung, sehingga sentuhan kinerja yang pas dan mengena menjadi harapan jajaran Polres Blora yang dipimpin Kapolres Blora AKBP. Surisman, S.I.K, M.H.
Kapolres Blora melalui Kasat Lantas AKP Febriyani Aer, S.I.K menjelaskan bahwa  dalam hal ini senantiasa melakukan terobosan yang kreatif dan inovatif dalam menerapkan kebijakan strategis untuk menjalankan program-program yang tepat sasaran. Kali ini Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora membuktikan langkah inovatif  dan kreatif dalam rangka Operasi Simpati Candi 2017 dengan mengadakan acara yang digelar pagi hari  saat momen Car Free Day, yang  dikemas cerdas dalam acara ”SIMPATIK RUN 5K POLRES BLORA” yakni program peduli keselamatan berlalu lintas guna mendorong masyarakat menjadi pelopor penggerak  maupun agen-agen perubahan kualitas budaya keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Blora (10/03/2017). “Acara ini merupakan salah satu bentuk sinergitas Satlantas Polres Blora dengan Pemkab Blora dengan menggandeng beberapa seponsor untuk menarik minat masyarakat Kabupaten Blora melalui pendekatan pendekatan  olahraga lari yang dapat menarik animo dan partisipasi masyarakat yang tinggi,” ungkap AKP Febriyani Aer.
Kasat Lantas Polres Blora AKP febriyani Aer, S.I.K yang sudah banyak pengalaman dibidang lalu lintas dalam riwayat karirnya di kepolisian, nampak begitu lihai ketika menyampaikan himbauan keselamatan berlalu lintas kepada ribuan masyarakat yang memadati alun-alun kota Blora. Hadir dalam acara Simpatik Run 5K Polres Blora  Bupati Blora H. Djoko Nugroho, Komandan Kodim 0721 Blora Letkol Inf Susilo, Komadan Batalyon Yonif 410 Alugoro Letkol Inf Heri Amrullah serta jajaran Furkopimda Blora lainnya sekaligus mengibarkan bendera start dalam pembukaan Simpatik Run 5 K Polres Blora, adapun  Start dan Finish di alun-alun Kota Blora didepan Museum Replika Gajah Purba.
Lanjut Kasat Lantas, Simpatik Run 5K Polres Blora atau lari marathon 5K ini berhasil menarik perhatian masyarakat hal ini bisa dilihat  kurang lebih sebanyak 1.000 peserta yang ikut berpartisipasi baik dari dalam kota maupun luar Kota Blora. Terbukti para peserta yang mengikuti Simpatik Run 5 K Polres Blora ini mulai dari anak anak sampai orang dewasa, bahkan para atlet daerah sampai nasional mengikutinya.
Dihadapan para awak media cetak dan elektronik yang meliput kegiatan yang baru pertama kali digagas di kota Samin Surosentiko, Kapolres Blora AKBP  Surisman SIK, M.H menyampaikan berbagai hal terkait pentingnya tertib dan mengutamakan keselamatan pada saat berkendara di jalan raya, saya  mengajak segenap elemen masyarakat baik dari Kabupaten Blora maupun luar kota untuk senantiasa mengedepankan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di jalan. “Saya harap melalui kegiatan Simpatik Run 5 K Polres Blora ini, masyarakat lebih tertib dan memperhatikan keselamatan dirinya sendiri maupun orang lain saat berkendara di jalan raya,” tegas Kapolres Blora.
Sementara itu, Bupati H. Djoko Nugroho didampingi Kapolres Blora AKBP Surisman sebelum membuka secara simbolis memberikan sedikit sambutan yang intinya berkompetisilah dengan menjunjung tinggi sportifitas dan selalu perhatikan keselamatan saat berkendara dengan selalu taati peraturan lalu lintas. Kemudian dengan mengucap “Basmmillah” Bupati bersama Kapolres Blora mengangkat bendera start sebagai tanda dimulainya digelarnya acara ini, sorak sorai penonton tanpa dikomando menyambut tepuk tangan meramaikan suasana minggu pagi di alun-alun Blora, dan para pelari sudah melejit melewati garis start.
Pelari urutan pertama sampai kelima baik putra maupun putri yang sampai  garis finish mendapatkan medali dan uang penghargaan sebagai wujud apresiasi kepada peserta yang berprestasi dengan mampu menyelesaikan medan dan jarak tempuh lari marathon 5 Kilometer. Medali dan penghargaan diberikan langsung oleh Kapolres Blora AKBP Surisman SIK. M.H.
Hasil Simpatik Run 5K Polres Blora sebagai Juara 1 pelari kategori putra Ari Suwandono dengan catatan waktu 16.21 menit asal Kecamatan Cepu, Juara dua Noce Makital dengan catatan waktu 16.28 menit asal Kecamatan Cepu, Juara 3 Ahmad Muntohar dengan catatan waktu 16.30 menit asal Kodam 4 Diponegoro Semarang Jawa Tengah.
Juara pertama pelari kategori putri adalah Vivi Tri  Setiani dengan catatan waktu 19.45 menit, Juara 2 Cika Mega Puspita dengan catatan waktu 21.52 menit, Juara ketiga Erisa Putri Ayu dengan catatan waktu 22.12 menit. Ketiga juara pelari kategori putrid tersebut semuanya berasal dari Kecamatan Cepu.

Kasatlantas mengakui bahwa acara kreatif ala Satlantas Polres Blora ini sungguh telah berhasil menyedot animo yang sangat tinggi dari ribuan masyarakat Blora berbondong-bondong mengunjungi alun alun kota Blora dimana lokasi acara ini berlangsung. Disela-sela acara hiburan juga selalu tiada hentinya disampaikan pesan keselamatan dan tertib berlalu lintas, “Mari kita mematuhi aturan berlalu lintas yang baik dan benar, sesuai dengan undang-undang lalu lintas nomor 22 tahun 2009,” tegas Kasat Lantas Polres Blora AKP Febriyani Aer.  (adi sanrico)
Share:

Hot News

Merah Putih Berkibar Gagah di HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Paskibraka Blora Diapresiasi Bupati

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Paskibraka Kabupaten Blora sukses menunaikan tugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-8...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »