Lansia Hilang 5 Hari Ditemukan MD di Hutan Todanan, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Penganiayaan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Seorang lansia berinisial S (89), warga Dukuh Banat, Desa Bedingin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang dilaporkan hilang selama 5 hari, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) di kawasan hutan persilan Petak 29 RPH Gendongan, BKPH Ngapus, KPH Blora, pada Rabu 1 April 2026.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Todanan, Iptu Suhari menjelaskan bahwa penemuan jasad korban bermula dari laporan pihak keluarga ke Polsek Todanan pada Selasa (31/03/2026). Sebelumnya, korban diketahui meninggalkan rumah sejak Sabtu (28/03/2026) pagi untuk menuju rumah anaknya, namun korban dilaporkan hilang setelah tidak terlihat lagi di lokasi tersebut hingga sore hari.

"Warga bersama petugas kepolisian sempat melakukan pencarian dan menyebarkan informasi kehilangan melalui media elektronik sebelum akhirnya korban ditemukan oleh saksi di tengah hutan," ungkap Kapolsek Todanan.

Lebih lanjut, Kapolsek Todanan mengonfirmasi bahwa setelah menerima laporan penemuan tersebut, petugas segera meluncur ke lokasi bersama tim medis dari Puskesmas Gondoriyo dan anggota Koramil Todanan untuk melakukan olah TKP serta pemeriksaan fisik.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Gondoriyo, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Kondisi kulit yang mengelupas dibeberapa bagian tubuh diduga kuat akibat paparan panas sinar matahari dalam waktu lama," ujar Iptu Suhari.

Kepolisian menduga, lanjut Kapolsek Todanan, korban meninggal dunia akibat kondisi fisik yang lemas serta mengalami dehidrasi berat.

"Korban diduga kekurangan cairan dan nutrisi karena selama lima hari tidak makan dan minum didalam hutan," imbuh Kapolsek Todanan.

Usai dilakukan pemeriksaan secara intensif di lokasi kejadian, petugas bersama warga kemudian mengevakuasi jenazah korban. Atas kesepakatan keluarga dan hasil pemeriksaan yang menyatakan tidak ada unsur tindak pidana, jenazah S langsung diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Bedingin untuk proses pemakaman, imbuh Iptu Suhari.

"Kehadiran personel kepolisian ditengah masyarakat dalam proses pencarian hingga evakuasi ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Blora HEBAT (Hadir, Berbuat, Bermanfaat) dalam memberikan pelayanan dan respon cepat terhadap setiap laporan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Blora," tandas Kapolsek Todanan. (Humas/Redaksi)

Share:

Sinergi TNI dan Warga, Jembatan Garuda di Jati Blora Tingkatkan Kesejahteraan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Dalam rangka membantu mengatasi kesulitan masyarakat kembali ditunjukkan Kodim 0721/Blora melalui pembangunan Jembatan Garuda di Dukuh Jati, Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Kamis 2 April 2026.

Pembangunan jembatan tersebut melibatkan Babinsa bersama warga setempat sebagai bentuk gotong royong dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur yang vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

Keberadaan anggota Babinsa Koramil 11/Jati di tengah masyarakat menjadi wujud kepedulian terhadap akses penghubung antar wilayah yang selama ini dibutuhkan warga, khususnya untuk menunjang kegiatan pertanian, perekonomian, dan aktivitas sosial.

Koptu Pujiono mengatakan, kondisi jembatan sebelumnya kurang memadai dan kerap menjadi kendala, terutama saat musim hujan.

“Dulu jembatan ini cukup menyulitkan warga saat beraktivitas, apalagi ketika hujan turun,” ujarnya di sela kegiatan pembangunan.

Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto melalui Danramil 11/Jati Kapten Inf Puryanto menyampaikan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Pusat melalui TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Menurut dia, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

“Pembangunan ini adalah wujud kebersamaan TNI dan rakyat. Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Jati dan sekitarnya,” kata Kapten Inf Puryanto.

Untuk atensi, warga Desa Jati Kecamatan Jati, Kabupaten Blora menyambut baik pembangunan tersebut. Mereka berharap Jembatan Garuda dapat memperlancar akses transportasi, meningkatkan keamanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Pendim/Redaksi)

Share:

Babinsa Koramil 05/Cepu Awasi Progres Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Untuk  mendukung kelancaran dan kualitas pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Blora Jawa Tengah, Babinsa Koramil 05/Cepu Kodim 0721/Blora Serma Slamet Hariyanto aktif mengawasi progres pembangunan KDKMP, melaksanakan pengawasan pembangunan di wilayah binaan, berjalan lancar di Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Senin 30 Maret 2026.

Babinsa Koramil 05/Cepu, Serma Slamet Hariyanto melihat langsung ke lokasi pembangunan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

"Pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan serta wujud tanggung jawab sebagai Babinsa dalam membantu pemerintah desa agar pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," ujar Serma Slamet Hariyanto.

Lebih lanjut, Serma Slamet Hariyanto mengatakan bahwa kehadirannya di lapangan bertujuan untuk memastikan pembangunan KDKMP berjalan lancar, aman, serta sesuai dengan spesifikasi teknis.

Selain itu, tugas Babinsa juga menjalin komunikasi yang baik dengan pelaksana kegiatan dan warga sekitar guna mengantisipasi kendala yang mungkin muncul selama proses pembangunan, imbuh Babinsa Koramil 05/Cepu.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami berkewajiban mengawal dan mengawasi pembangunan KDKMP di desa binaan agar hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Babinsa.

Sementara itu, Kepala Desa Kapuan, Hariyono menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang secara aktif melakukan pengawasan dan pendampingan, diharapkan dengan adanya sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan KDKMP dapat berjalan baik.

"Diharapkan dengan adanya sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan KDKMP dapat berjalan optimal serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga," kata Kades Kapuan. (Pendim/Redaksi)


Share:

Kebijakan Transformasi Budaya Kerja dan Efisiensi Energi April 2026


(SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kebijakan Transformasi Budaya Kerja dan Efisiensi Energi, berlaku 1 April 2026

1. Kondisi Umum:
- Ekonomi Indonesia stabil & kuat
- Stok BBM aman, Fiskal terjaga
- Situasi global jadi momentum untuk penyesuaian pemakaian energi secara wajar dan bijak.

2. WFH Nasional:
- ASN WFH 1 hari/minggu (setiap Jumat). 
- Swasta dianjurkan mengikuti. 
Tujuan: efisiensi, digitalisasi, kurangi mobilitas.

3. Sektor Tetap Normal:
- Sektor layanan publik seperti kesehatan, keamanan, kebersihan, serta sektor strategis seperti industri/produksi, energi, air, bahan pokok, makanan/minuman, perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan tetap WFO. 
- Sekolah tetap tatap muka normal.

4. Efisiensi Besar-Besaran:
- Perjalanan dinas: Dalam negeri ↓ 50 persen, Luar negeri ↓ 70 persen. 
- ⁠Pembatasan penggunaan kendaraan dinas. Dorong transportasi publik.

5. Refocusing anggaran:
- Rp121–130 Triliun dialihkan ke program prioritas, termasuk pemulihan Sumatera.

6. Pembelian BBM Subsidi:
- Pakai barcode MyPertamina. Maks 50 liter/hari (non-angkutan umum).

7. Harga BBM subsidi dan non subsidi: Tidak ada perubahan.

8. Makan Bergizi Gratis: 
- Fokus 5 hari/minggu kecuali untuk kelompok tertentu seperti asrama, daerah 3T, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi. Potensi efisiensi: Rp20 Triliun.

“Sekali lagi, pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha mari terus berpartisipasi dalam mendukung langkah-langkah transformasi budaya kerja ini, mari tetap tenang, mari tetap produktif, semua terkendali. Dan apa yang disampaikan di sini sifatnya dinamis, nanti apabila ada perubahan pasti akan disampaikan oleh pemerintah secara cepat,” pesan Sekretaris Kabinet Merah Putih.

Source: sekretariat.kabinet
Share:

Bahu Jalan Blora-Randublatung Longsor, Polres Blora Pasang Drum Tanda Pembatas dan Banner Imbauan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah  mengakibatkan bahu jalan di jalan raya Blora-Randublatung, tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, mengalami longsor pada Rabu 1 April 2026. Longsor tersebut mengancam badan jalan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Banjarejo, AKP Gembong Widodo mengatakan bahwa anggota Polsek Banjarejo bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta pengamanan di titik koordinat longsor sekitar pukul 15.15 WIB.

"Berdasarkan hasil tinjauan di lapangan, kerusakan bahu jalan tersebut memiliki dimensi panjang sekitar 19 meter dengan kedalaman mencapai 3 meter akibat tergerus debit air hujan yang tinggi," ungkap Kapolsek Banjarejo.

Lebih lanjut, Kapolsek Banjarejo  menjelaskan bahwa langkah antisipasi telah diambil guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di area tersebut.

"Kami telah menerjunkan personel untuk memastikan kondisi di lapangan. Saat ini, di lokasi longsor sudah dipasang tanda pembatas menggunakan drum. Selain itu, dari arah utara maupun selatan juga telah kami pasang banner imbauan agar pengendara lebih berhati-hati," ujar Kapolsek Banjarejo.

Saat ini, tim Polres Blora, terdiri dari Aipda Karyanto, Aipda Wawan Kurniawan, dan Brigpol Winarto  melakukan pembuatan video imbauan Kamseltibcarlantas sebagai bentuk sosialisasi visual kepada masyarakat luas. 

"Langkah ini diambil mengingat jalan  Blora-Randublatung merupakan akses vital yang cukup padat kendaraan," ucap Kapolsek Banjarejo.

Polres Blora mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk mengurangi kecepatan dan tetap waspada saat melintasi Desa Sidomulyo,  Kecamatan Banjarejo.

"Waspada pada malam hari atau saat hujan kembali turun, guna menghindari potensi longsor susulan yang lebih luas," tandas Kapolsek Banjarejo. (Humas/Redaksi)

Share:

Dandim 0721/Blora Ikuti Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, mengikuti rapat lanjutan evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui konferensi video, Selasa 31 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R dan diikuti jajaran TNI Angkatan Darat dari berbagai wilayah. Dandim 0721/Blora mengikuti kegiatan dari lokasi KDKMP Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

Dalam rapat tersebut, setiap Panglima Komando Utama (Pangkotama) memerintahkan kepada para Komandan Korem (Danrem) dan Komandan Kodim (Dandim) untuk menyiapkan paparan terkait perkembangan KDKMP di wilayah masing-masing. Paparan tersebut mencakup strategi pencapaian target berbasis milestone, termin penyaluran anggaran, persentase progres pembangunan, hingga capaian pembangunan yang telah mencapai 100 persen.

Selain itu, masing-masing satuan kewilayahan juga diminta melaporkan hasil pengecekan di lapangan, termasuk berbagai kendala yang dihadapi serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan bersama pemerintah daerah dan BUMN.

Rapat evaluasi ini bertujuan untuk memastikan percepatan pembangunan KDKMP berjalan sesuai target. Dalam forum tersebut juga disampaikan laporan umum mengenai capaian program, hambatan yang muncul, serta upaya yang telah dilakukan guna mendukung pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. (Pendim/Redaksi)

Share:

Gelar Rakor POK Perangkat Daerah, Pemkab Blora Tekankan Pencegahan Korupsi


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Pemerintah Kabupaten Blora menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) perangkat daerah di Pendopo rumah dinas Bupati Blora, Selasa 31 Maret 2026.

Rapat yang diikuti seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat itu dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman bersama Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini dan Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi. 

Kegiatan tersebut menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih serta upaya pencegahan korupsi, sebagai tindak lanjut arahan Pemerintah Provinsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam forum koordinasi kepala daerah se-Jawa Tengah.

Dalam arahannya, Bupati Blora Arief Rohman meminta seluruh jajaran OPD meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pelanggaran, terutama pada aspek perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pengisian jabatan.

“Area rawan harus diantisipasi sejak dini. Jangan sampai terjadi di Kabupaten Blora,” ujarnya.

Bupati Blora menegaskan, pengisian jabatan di lingkungan pemerintah daerah harus mengedepankan sistem merit dan bebas dari praktik jual beli jabatan. Proses tersebut harus berjalan transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Silahkan kepala OPD kalau ada bawahan yang berprestasi, yang bagus, diusulkan saja pada baperjakat, nanti ada seleksi terbuka dan nanti ada pula kepala OPD yang bergeser," jelasnya. 

Selain itu, lanjut Bupati, perencanaan pembangunan juga menjadi sorotan dalam rakor bersama KPK. Pemerintah daerah diminta memastikan sinkronisasi program, termasuk mengakomodasi pokok-pokok pikiran DPRD agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.

Mengacu pada penguatan pengawasan oleh komisi pemberantasan korupsi, terdapat tiga sektor utama yang menjadi perhatian, yakni perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta praktik jual beli jabatan. KPK juga menekankan pentingnya integritas aparatur dan pengawasan yang berkelanjutan untuk mencegah korupsi.

Bupati dan Wakil Bupati juga berkomitmen menciptakan kondisi daerah yang aman dan kondusif melalui penguatan harmonisasi antarunsur pemerintahan serta peningkatan sistem pengawasan internal.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi mengungkapkan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan melakukan pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah pada April 2026.

“Seluruh OPD diminta mempersiapkan dokumen secara optimal,” kata dia.

Sekda menambahkan, KPK juga menekankan pentingnya pendekatan pencegahan melalui sosialisasi, monitoring, dan pengawasan secara berkelanjutan guna membangun kesadaran antikorupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Sebelum rakor POK digelar, kegiatan diawali dengan pelepasan purna tugas Kepala Bapperida Kabupaten Blora A. Mahbub Djunaidi dan Camat Kunduran Suharto. Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas dedikasi keduanya selama bertugas. (Humas/Redaksi)

Share:

Dari Baksos ke Pembangunan, Jembatan Garuda Jadi Harapan Baru Warga Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda oleh Kodim 0721/Blora berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Selasa (31/3/2026).

Tidak sekadar seremoni pembangunan infrastruktur, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi. Bantuan tersebut disalurkan di empat titik wilayah pembangunan, yakni Dukuh Wotrangkul (Desa Klopoduwur), Dukuh Jati (Desa Jati), Dukuh Gabeng (Desa Pengkolrejo), dan Desa Nglebur.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Garuda diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendukung aktivitas masyarakat, terutama akses anak-anak menuju sekolah.

“Pembangunan jembatan ini merupakan upaya untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan konektivitas wilayah. Kami juga ingin berbagi melalui kegiatan bakti sosial agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh warga,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan. Kehadiran TNI melalui pembangunan jembatan sekaligus penyaluran bantuan sosial disambut hangat oleh masyarakat yang selama ini menantikan akses penghubung yang lebih memadai.

Warga Dukuh Wotrangkul menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia menilai, keberadaan jembatan tersebut nantinya akan sangat membantu mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda, diharapkan infrastruktur di Kabupaten Blora semakin berkembang dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga. (Pendim/Redaksi)

Share:

Ketua DPRD Blora Rapat Paripurna tiga agenda Untuk Efisiensi Percepatan Program Kerja Daerah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora menggelar rapat paripurna dengan tiga acara Persetujuan Bersama Penetapan 2  Raperda Kabupaten Blora, Penyampaian (penyerahan) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blora Tahun Anggaran 2025 dan Halalbihalal Forkopimda Blora dengan Pimpinan dan Anggota DPRD Blora, di ruang pertemuan gedung DPRD Jl. A Yani Blora, Selasa 31 Maret 2026.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Blora, Mustopa menyampaikan bahwa rapat paripurna dalam acara Persetujuan Bersama Penetapan 2 Raperda, dan penyerahan LKPJ Bupati Blora Tahun Anggaran 2025.

“Dua Raperda tersebut adalah Raperda Kabupaten Blora tentang  Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh serta Raperda Pengembangan Ekonomi Kreatif. Kedua Raperda itu merupakan tindak lanjut hasil fasilitasi Gubernur Jawa Tengah,” jelas Mustopa.

Ketua DPRD Blora menyampaikan bahwa pelaksanaan tiga agenda dalam satu waktu ini merupakan langkah efisiensi demi percepatan program kerja daerah.

“Untuk itu marilah kita ikuti acara selanjutnya yaitu Laporan PANSUS, yang akan disampaikan juru bicaranya, saudari Ratna Pancarini,” kata Ketua DPRD Blora Mustopa.

Setelah disampaikan oleh juru bicara, pimpinan rapat paripurna DPRD memintakan persetujuan secara lisan kepada semua anggota DPRD terhadap dua Reperda Pemkab Blora tersebut.

“Dalam persetujuan anggota DPRD, akan kami gunakan sebagai dasar untuk menandatangani berita acara persetujuan bersama, dan selanjutnya akan kami tuangkan dalam keputusan DPRD,” ucap Mustopa.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara Bupati dan Pimpinan DPRD Blora.  

Memasuki acara berikutnya yaitu Penyampaian (penyerahan) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blora Tahun Anggaran 2025.

“Pada hari Senin 30 Maret 2026, Pemerintah Kabupaten Blora telah mengirimkan buku LKPJ Bupati Blora Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Blora, Nomor 900.1.15.5/295/2026, perihal Penyampaian (penyerahan) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blora Tahun Anggaran 2025,” ungkap Mustopa. 

Penyerahan secara resmi Buku LKPJ Bupati Blora Tahun Anggaran 2026 diserahkan langsung oleh Bupati Blora,  Arief Rohman kepada pimpinan DPRD Blora.

Dalam kesempatan itu, Bupati Blora juga menyampaikan sambutannya.  Bupati Blora secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk transparansi kinerja eksekutif selama satu tahun anggaran.

Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Bupati Blora Arief Rohman memaparkan capaian realisasi program, serapan anggaran, serta indikator keberhasilan pembangunan yang telah dicapai sepanjang tahun lalu.

Setelah diserahkan oleh Bupati Arief Rohman, pimpinan rapat paripurna meminta kepada Anggota DPRD segera melakukan pembahasan atas LKPJ Bupati Blora Tahun Anggaran 2025.

Untuk diketahui, masih dalam momen Idulfitri 1447 H, acara rapat paripurna ditutup dengan silaturahmi dan halalbihalal antara jajaran Forkopimda Blora dengan Pimpinan serta Anggota DPRD untuk mempererat sinergitas antar instansi. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran eksekutif, legislatif, serta unsur pimpinan daerah lainnya. (Humas/Redaksi)


Share:

Hot News

TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0721/Blora Dimulai, Infrastruktur Desa Jadi Sasaran Utama

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 yang d...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »