TNI dan Warga Gotong Royong Pasang Besi Jembatan dalam Program TMMD Sengkuyung Tahap IV di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Anggota Koramil 11/Jati bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pemasangan besi jembatan dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Kodim 0721/Blora di Desa Pelem, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Senin (26/10/2026).

Pemasangan besi jembatan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan infrastruktur guna memperkuat konstruksi jembatan serta menunjang keamanan dan ketahanan bangunan dalam jangka panjang.

Pasi Ter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan jembatan melalui program TMMD merupakan bentuk nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

“Melalui program TMMD ini, kami berharap pembangunan jembatan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi dan menunjang aktivitas sehari-hari. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pembangunan ini,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, anggota Koramil 11/Jati bersama warga setempat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan pemasangan besi jembatan. Kebersamaan tersebut menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas masyarakat Desa Pelem dan sekitarnya, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan aktivitas perekonomian masyarakat.

Melalui program TMMD Sengkuyung Tahap IV, Kodim 0721/Blora terus berupaya mendukung pembangunan wilayah dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (Pendim/Redaksi)


Share:

Babinsa Koramil Cepu Dampingi Kadet Unhan RI Beri Pembekalan Siswa SRMA 18 Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Babinsa Koramil 05/Cepu, Pelda M. Intan, mendampingi kegiatan pembekalan oleh Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) kepada siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora, Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut bertujuan menanamkan kedisiplinan, memperkuat semangat kebangsaan, serta meningkatkan motivasi belajar siswa.

Dalam kegiatan tersebut, para kadet memberikan materi interaktif untuk memperluas wawasan kebangsaan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan peserta didik. Para siswa juga mendapat kesempatan mengenal pengalaman akademik para kadet sebagai motivasi untuk lebih giat belajar dan meraih cita-cita.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan edukatif yang melibatkan institusi pendidikan dan masyarakat. Selain memastikan kegiatan berlangsung tertib, kehadiran Babinsa juga diharapkan memperkuat sinergi antara TNI, Unhan RI, dan pihak sekolah dalam mendukung pembinaan generasi muda.

Pelda M. Intan mengatakan, kegiatan pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan, integritas, dan semangat nasionalisme.

"Kami hadir untuk mendampingi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar. Pendampingan ini juga merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat dan institusi pendidikan," ujarnya.

Menurut dia, penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini penting untuk membangun karakter generasi muda agar mampu menghadapi tantangan di masa depan tanpa meninggalkan semangat persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara TNI, Unhan RI, dan pihak sekolah diharapkan dapat terus terjalin guna mendukung pendidikan karakter serta membangun generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan.
(Pendim/Redaksi)


Share:

Perkuat Pembinaan Teritorial, Babinsa Koramil 06/Jiken Komsos Bersama Warga dan Pekerja KDKMP di Janjang

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Babinsa Koramil 06/Jiken, Koptu Setiyono, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama warga dan pekerja KDKMP di Desa Janjang, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Kamis 22 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi serta meningkatkan komunikasi dan kebersamaan di wilayah binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Koptu Setiyono berinteraksi langsung dengan warga dan pekerja KDKMP sebagai upaya membangun kedekatan serta mengetahui perkembangan situasi di lingkungan desa. Komsos merupakan bagian dari pembinaan teritorial guna memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Koptu Setiyono menyampaikan bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga hubungan harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat. “Melalui komunikasi sosial, Babinsa dapat mengetahui secara langsung berbagai informasi dan perkembangan situasi di wilayah binaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Babinsa Koramil 06/Jiken berharap sinergi dan kebersamaan dengan warga serta pekerja KDKMP semakin kuat, sehingga turut mendukung terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Humas/Redaksi)

Share:

Babinsa Koramil 05/Cepu Dampingi Pembekalan Kadet Unhan RI kepada Siswa SRMA 18 Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Babinsa Koramil 05/Cepu Kodim 0721/Blora, Peltu Samuri, mendampingi kegiatan pembekalan oleh Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora, di Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air. Melalui pembekalan ini, para siswa diharapkan memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang dapat menunjang proses pembelajaran sekaligus membangun kepribadian yang positif.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap dunia pendidikan, sekaligus upaya memperkuat sinergi antara TNI, tenaga pendidik, dan Kadet Unhan RI dalam membina generasi muda.

Selain melaksanakan pendampingan, Babinsa turut mendukung kelancaran kegiatan agar berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Dengan demikian, materi pembekalan diharapkan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh para siswa.

Kegiatan ini dihadiri Babinsa Koramil 05/Cepu, Kadet Unhan RI, para guru, serta siswa-siswi SRMA 18 Blora.

Melalui kegiatan pembekalan tersebut, para siswa diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan semangat belajar, menumbuhkan kedisiplinan, serta memperkuat rasa cinta tanah air sebagai bekal dalam meraih masa depan yang lebih baik. (Humas/Redaksi)


Share:

DPRD Gelar Rapat Paripurna, Bupati Blora Sampaikan Raperda APBD 2027


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Blora menyelenggarakan rapat paripurna dengan agenda utama Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tahun Anggaran 2027 pada Kamis 8 Oktober 2026. Strategi rapat yang menjadi landasan arah kebijakan pembangunan Blora ke depan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Paripurna Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jl A. Yani Blora.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa, S.Pd.I. Jalannya rapat paripurna dihadiri oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Blora, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.

Dalam pengantarnya, Ketua DPRD Blora,  Mustopa menyampaikan rancangan APBD Kabupaten Blora berpedoman pada sejumlah peraturan. Yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 tahun 2019 tentang sistem informasi pemerintahan daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah.

“Penyusunan rancangan Perda tentang APBD tahun anggaran 2027 didahului dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Bupati dengan DPRD tetang KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2027. Kesepakatan ini telah dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD pada tanggal 13 Agustus 2026 yang lalu,” kata Mustopa.

Berdasarkan kesepakatan itu pemerintah daerah telah menyusun dan menyusun rencana peraturan daerah tersebut kepada DPRD pada hari Rabu tanggal 9 September 2026 dengan surat nomor 180.14/1096/2026.

Mengawali acara dalam rapat paripurna menyampaikan rencana peraturan daerah APBD Kabupaten Blora tahun 2027 Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan Berbagai Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Tahun Sementara Anggaran 2027.

“Menjadi harapan kita semua bahwa proses penyusunan APBD Kab.Blora Tahun Anggaran 2027 ini akan dapat terselesaikan sesuai jadwal waktu yang ditentukan. Kita bersyukur karena beberapa tahapan proses penyusunan APBD telah kita selesaikan bersama, dan beberapa waktu yang lalu telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan DPRD Kabupaten Blora tentang Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Tahun Sementara Anggaran 2027, artinya tinggal beberapa tahapan lagi proses penyusunan APBD akan kita selesaikan bersama,” kata Bupati Blora.

“Dan pada hari yang berbahagia ini, kita telah masuk pada tahap representasi Rancangan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya,” ucapnya.

“Mejadi harapan saya, beserta seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Blora, agar Rancangan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027 ini dapat segera melakukan pembahasan dan menetapkan menjadi Peraturan Daerah sehingga roda pemerintahan dan proses pembangunan di Kabupaten Blora akan dapat berjalan sebagaimana mestinya dan hasilnya dapat dinikmati semua lapisan masyarakat di Kabupaten Blora,” imbuhnya.

“Saya yakin dengan kerja sama antara eksekutif dengan legislatif yang terjalin dengan baik serta komitmen yang tinggi untuk kepentingan, seluruh proses penyusunan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027 akan segera dapat diselesaikan,” kata Bupati Blora.

Bupati Blora menyampaikan, dalam dokumen RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2025-2029, Tema Pembangunan Tahun 2027 adalah 'Peningkatan Produktivitas Daerah dan Pengembangan Pariwisata serta Ekonomi Kreatif'.

Tema pembangunan Kabupaten Blora diselaraskan dan mendukung tema dalam RPJMN dan Provinsi Jawa Tengah. Tema Pembangunan Kabupaten Blora tahun 2027 tersebut akan dijabarkan dalam prioritas pembangunan Kabupaten Blora Tahun 2027.

Selanjutnya Bupati Blora menyampaikan prioritas pembangunan Kabupaten Blora Tahun 2027 sebagai berikut :

1. Peningkatan kinerja infrastruktur untuk pengembangan wilayah yang berkelanjutan;

2. Peningkatan kinerja sumber daya manusia yang cerdas dan produktif;

3. Peningkatan kinerja perekonomian untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat;

4. Peningkatan kinerja tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan transformatif;

5. Peningkatan kinerja ketahanan wilayah dan masyarakat; dan

6. Peningkatan kinerja wilayah yang kondusif dan stabil untuk mewujudkan kemandirian daerah.

Pada sambuatan itu, Bupati Arief Rohman juga menyampaikan substansi Rancangan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2027 yang dalam penyusunannya mendasari Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebagai berikut :

I. PENDAPATAN DAERAH

Rencana pendapatan daerah pada RAPBD Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp. 2.294.740.329.000,00 (dua triliun dua ratus sembilan puluh empat miliar tujuh ratus empat puluh juta tiga ratus dua puluh sembilan ribu rupiah) dengan rincian sebagai berikut:

1. Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 617.338.000.000,00 (enam ratus tujuh belas miliar tiga ratus tiga puluh delapan juta rupiah);

2. Pendapatan Transfer, sebesar Rp. 1.677.402.329.000,00 (satu triliun enam ratus tujuh puluh tujuh miliar empat ratus dua juta tiga ratus dua puluh sembilan ribu rupiah);

Namun demikian, berdasarkan surat Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan nomor S-95/PK/2026 perihal Penyampaian Rancangan Alokasi Transfer ke Daerah TA.2027 tanggal 29 September 2026, Pemerintah Kabupaten Blora mendapatkan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp.1.492.097.767.000,00 (satu triliun empat ratus sembilan puluh dua miliar puluh tujuh juta seratus enam puluh tujuh ribu rupiah),” kata Bupati Blora Arief Rohman.

Alokasi ini mengalami kenaikan sebesar Rp 8.351.541.000,00 (delapan miliar tiga ratus lima puluh satu juta lima ratus empat puluh satu ribu rupiah) karena pada tahun sebelumnya Pemkab Blora mendapatkan alokasi TKD sebesar Rp. 1.483.746.226.000,00 (satu triliun empat ratus delapan puluh tiga miliar tujuh ratus empat puluh enam juta dua ratus dua puluh enam ribu rupiah).

Selain itu, jika dibandingkan dengan TKD yang dianggarkan pada RAPBD TA. 2027 yang telah disampaikan ke DPRD sebesar Rp. 1.585.665.195.000,00 (satu triliun lima ratus delapan puluh lima miliar enam ratus enam puluh lima juta ratus sembilan puluh lima ribu rupiah) atau mengalami penurunan sebesar Rp. 93.567.428.000,00 (sembilan puluh tiga miliar lima ratus enam puluh tujuh juta empat ratus dua puluh delapan ribu rupiah). Sehingga alokasi pendapatan akan dianggarkan sesuai surat dari Kementerian Keuangan.

II BELANJA DAERAH

Penyusunan belanja daerah mempertimbangkan prinsip efisiensi dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.
Rencana belanja daerah pada RAPBD Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp. 2.238.740.329.000,00 (dua triliun dua ratus tiga puluh delapan miliar tujuh ratus empat puluh juta tiga ratus dua puluh sembilan ribu rupiah) dengan perincian :

1. Belanja Operasi sebesar Rp.1.775.152.821.394,00 (satu triliun tujuh ratus tujuh puluh lima miliar Seratus lima puluh dua juta delapan ratus dua puluh satu ribu tiga ratus sembilan puluh empat rupiah);

2. Belanja Modal sebesar Rp.97.738.507.606,00 (sembilan puluh tujuh miliar tujuh ratus tiga puluh delapan juta lima ratus tujuh ribu enam ratus enam rupiah);

3. Belanja Tidak Terduga sebesar Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah);

4. Transfer Belanja sebesar Rp.360.894.000.000,00 (tiga ratus enam puluh miliar delapan ratus sembilan puluh empat juta rupiah)

III PEMBIAYAAN DAERAH

Pada Tahun Anggaran 2027 pembiayaan daerah dianggarkan sebagai berikut :

A. Penerimaan Pembiayaan
Rencana pembiayaan yang dianggarkan dalam RAPBD Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp. 41.000.000.000,00 (empat puluh satu miliar rupiah).

b. Pengeluaran Pembiayaan

Rancangan pengeluaran pembiayaan yang dianggarkan dalam PPAS Tahun 2027 sebesar Rp. 97.000.000.000,00 (sembilan puluh tujuh miliar rupiah) yang terdiri dari:

Penyertaan Modal Daerah sebesar Rp.5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) dan Pembayaran Cicilan Pokok Utang yang Jatuh Tempo sebesar Rp.92.000.000.000,00 (sembilan puluh dua miliar rupiah).

Dari perhitungan tersebut diatas terlihat bahwa struktur anggaran dalam RAPBD Tahun Anggaran 2027 mengalami surplus sebesar Rp.56.000.000.000,00 (lima puluh enam miliar rupiah). Surplus tersebut digunakan untuk menutup kekurangan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp56.000.000.000,00 (lima puluh enam miliar rupiah) sehingga jumlah pembiayaan penerimaan sebesar Rp41.000.000.000,00 (empat puluh satu miliar rupiah) yang berasal dari SiLPA tahun sebelumnya Rp41.000.000.000,00 (empat puluh satu miliar rupiah).

Sedangkan pengeluaran pengeluaran sebesar Rp97.000.000.000,00 (sembilan puluh tujuh miliar rupiah) yang terdiri dari penyertaan modal sebesar Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) dan pembayaran cicilan pokok yang jatuh tempo sebesar Rp92.000.000.000,00 (sembilan puluh dua miliar rupiah) sehingga secara riil pada RAPBD Kab. Blora Tahun Anggaran 2027 memiliki Sisa Lebih Pembiayaan Tahun Berkenaan (SILPA) sebesar Rp.0,00 (nol rupiah).

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Blora diakhiri dengan Bupati Blora menyerahkan/menyampaikan buku rencana peraturan daerah APBD Kabupaten Blora tahun 2027 beserta nota keuangannya kepada Ketua DPRD Blora. (Tim Kominfo Blora)(Humas/Redaksi)

Share:

Estafet Kepemimpinan Kodam IV/Diponegoro Berlanjut, Mayjen TNI Sudaryanto Terima Penyerahan Satuan dari Mayjen TNI Achiruddin


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — SEMARANG – Estafet kepemimpinan Kodam IV/Diponegoro resmi berlanjut. Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menyerahkan satuan Kodam IV/Diponegoro kepada Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han., dalam Apel Penyerahan Satuan yang berlangsung di Lapangan Makodam IV/Diponegoro, Semarang, Senin (19/10/2026).

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan kepada seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan keluarga besar Kodam IV/Diponegoro yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama menjabat sebagai Pangdam. Menurutnya, berbagai pencapaian yang diraih satuan merupakan hasil dari komitmen, dedikasi, loyalitas, dan kerja sama seluruh personel.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program kerja dan anggaran, serta dukungan terhadap program pemerintah di daerah, tidak terlepas dari kontribusi seluruh jajaran. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih atas pengabdian tanpa pamrih yang telah diberikan untuk menjaga nama baik dan kejayaan Kodam IV/Diponegoro.

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel atas segala kekhilafan selama menjalankan tugas bersama. Ia berharap hubungan kekeluargaan dan silaturahmi yang telah terjalin tetap terpelihara meskipun dirinya melanjutkan pengabdian sebagai Wakil Kepala Staf Teritorial TNI.

Kepada seluruh prajurit dan PNS, ia berpesan agar tetap menjaga semangat, dedikasi, dan loyalitas serta mendukung sepenuhnya kepemimpinan Pangdam yang baru. Baginya, kesinambungan pengabdian menjadi modal penting agar berbagai program positif yang telah berjalan dapat terus dikembangkan demi kemajuan satuan dan kepentingan bangsa serta negara.

Menerima estafet kepemimpinan tersebut, Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han. menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan karya yang telah ditorehkan Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. selama memimpin Kodam IV/Diponegoro. Ia menilai berbagai kebijakan strategis, inovasi, serta pembangunan yang telah dilaksanakan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan satuan dan meningkatkan kesejahteraan prajurit beserta PNS.

Atas nama keluarga besar Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han. menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan kontribusi pendahulunya. Ia mengajak seluruh prajurit dan PNS untuk mempertahankan soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah, TNI Angkatan Darat, dan program Kodam IV/Diponegoro.

Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han. juga menegaskan kesiapannya menerima tugas, wewenang, dan tanggung jawab sebagai Pangdam IV/Diponegoro. Dengan dukungan seluruh personel, ia berharap kesinambungan program dan semangat pengabdian dapat terus dijaga untuk membawa Kodam IV/Diponegoro semakin maju dan dicintai rakyat.

Apel penyerahan satuan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, melainkan simbol kesinambungan tanggung jawab, loyalitas, dan pengabdian. Tongkat komando boleh berpindah tangan, tetapi semangat menjaga kehormatan satuan dan mengabdi kepada bangsa dan negara harus tetap menyala dalam diri setiap prajurit.

Dengan semangat kebersamaan dan soliditas yang terpelihara, keluarga besar Kodam IV/Diponegoro diharapkan terus melangkah menghadapi tantangan tugas ke depan, melanjutkan capaian yang telah dirintis, serta memperkuat komitmen untuk menjadi satuan yang profesional, modern, dan semakin dekat dengan rakyat. (Pendim/Pendam IV/Diponegoro/Redaksi)


Share:

TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0721/Blora Dimulai, Infrastruktur Desa Jadi Sasaran Utama


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0721/Blora resmi dibuka melalui upacara di Lapangan Desa Pelem, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa 13 Oktober 2026. Mengusung tema 'TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa',  program ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan fisik maupun nonfisik.

Upacara pembukaan dipimpin Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., serta dihadiri Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., Kasdim 0721/Blora Mayor Arm Imam Sunandar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora, kepala perangkat daerah dan instansi vertikal, pejabat utama Kodim 0721/Blora, Forkopimcam Jati, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Dim 0721, Kepala Desa Pelem, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0721/Blora, Polri, instansi lintas sektoral, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi mendukung pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0721/Blora, Polri, instansi lintas sektoral, serta seluruh komponen masyarakat yang senantiasa berkolaborasi secara nyata demi kemajuan daerah,” ujarnya.

Pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026, sasaran fisik meliputi pembangunan jalan makadam sepanjang 4.677 meter dengan lebar 2,5 meter, pembangunan jalan sepanjang 25 meter di sisi kanan dan kiri, pembangunan jembatan berukuran panjang 6 meter dan lebar 3 meter, pembangunan plat beton berukuran panjang 5 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 1 meter, serta rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Selain pembangunan fisik, program TMMD juga menyasar kegiatan non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi hukum, penyuluhan kesehatan, serta pencegahan stunting. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kapasitas masyarakat dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup warga desa.

Bupati Blora menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan sarana dan prasarana, melainkan juga menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai luhur bangsa, khususnya semangat gotong royong dan kebersamaan.


Menurutnya, kemanunggalan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga solidaritas serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Hal tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Blora, yakni “Sesarengan mBangun Blora”.

Pembangunan akses jalan dan infrastruktur dasar melalui program TMMD diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.

Kepada masyarakat Desa Pelem dan seluruh warga di wilayah sasaran TMMD, Bupati Blora berpesan agar menyambut kehadiran prajurit TNI dengan baik, mempererat silaturahmi, serta berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan melalui semangat gotong royong. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dan memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kepada prajurit TNI dan seluruh personel Satgas TMMD, Bupati Blora menyampaikan ucapan selamat bertugas serta berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dedikasi dan pengabdian prajurit Kodim 0721/Blora merupakan bukti nyata bahwa TNI senantiasa hadir di tengah-tengah rakyat dan menjadi bagian dari upaya menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah,” ungkapnya.

Program TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 Kodim 0721/Blora dijadwalkan berlangsung mulai Selasa, 13 Oktober 2026, dan ditutup pada Rabu, 11 November 2026. Melalui program ini, sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan desa yang merata dan berkelanjutan. (Pendim/Redaksi)


Share:

Pecah Bintang, Komunitas Tenis Blora Ucapan Selamat Kepada Kolonel Inf Ali Mahmudi


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Ketua Pelti Blora, Eko, mewakili Komunitas Tenis Blora, menyampaikan ucapan selamat dan rasa syukur atas anugerah jabatan Kolonel Inf. Ali Mahmudi, S.E., M.M., CHRMP, sebagai Danrindam IV/Diponegoro.

Ungkapan syukur tersebut diwujudkan melalui acara syukuran yang dihadiri langsung oleh Kolonel Inf. Ali Mahmudi bersama istri, Ny. Yenny Ali Mahmudi, Dandim 0721/Blora Letkol Kav. Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., beserta Ketua Persit KCK Cabang XLII Kodim 0721/Blora, Ny. Dessy Yudhi Agus Setiyanto, serta anggota Komunitas Tenis Blora.

Dalam kesempatan tersebut, Eko menyerahkan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan doa atas amanah jabatan baru yang diemban Kolonel Ali Mahmudi. Acara kemudian dilanjutkan dengan olahraga tenis bersama dalam suasana penuh keakraban.

Kolonel Ali Mahmudi menyampaikan terima kasih atas kejutan dan perhatian dari Komunitas Tenis Blora. Ia berharap dukungan dan doa dari keluarga serta rekan-rekan dapat menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam menjalankan tugas.

Ia juga memohon doa agar amanah jabatan sebagai Danrindam IV/Diponegoro yang diterimanya pada 1 Oktober 2026 dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Sosok Kolonel Ali Mahmudi bukanlah nama asing bagi masyarakat Kabupaten Blora. Ia pernah menjabat sebagai Dandim 0721/Blora dan menorehkan prestasi melalui keberhasilan meraih Juara I Nasional TMMD Reguler ke-104 Tahun 2019.

Perjalanan hidupnya pun menjadi inspirasi. Berasal dari keluarga sederhana, putra seorang petani ini pernah bekerja sebagai kernet bus sebelum akhirnya menempuh pendidikan di Akademi Militer dan mengabdi sebagai prajurit TNI hingga meraih amanah jabatan saat ini.

Di akhir acara, Kolonel Ali Mahmudi kembali memohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga serta rekan-rekan agar dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara, serta terus membawa manfaat bagi masyarakat. (Pendim/Redaksi)


Share:

Kodim Blora Matangkan Persiapan TMMD Sengkuyung Tahap IV, Sasar Jalan hingga RTLH


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kodim 0721/Blora mematangkan persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 dengan  Rapat koordinasi teknis (Rakornis) di Aula Makodim 0721/Blora, Jalan Pemuda, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat 9 Oktober 2026.

Program TMMD yang akan berlangsung di Desa Pelem, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, pada 13 Oktober hingga 11 November 2026 itu menyasar pembangunan infrastruktur desa dan peningkatan pengetahuan masyarakat melalui kegiatan non fisik.

Rakornis digelar untuk memantapkan perencanaan, menyamakan persepsi, serta memperkuat koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0721/Blora Mayor Arm Imam Sunandar yang mewakili Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos. Hadir pula Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Blora Agus Puji Mulyono, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Blora, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD), perwira Kodim 0721/Blora, serta unsur Forkopimcam Jati.

Hadir pula, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Kodim 0721/Blora, Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Bhayangkari Polres Blora, serta Kepala Desa Pelem beserta perangkatnya.

Bangun Jalan Makadam, Jembatan, dan Talud

Pada kesempatan itu, Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto melalui Kasdim 0721/Blora, Mayor Arm Imam Sunandar, TMMD Sengkuyung Tahap IV mengusung tema 'TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa'.

"Program ini merupakan bentuk sinergi TNI dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan wilayah pedesaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat," jelas Mayor Arm Imam Sunandar.

Sasaran fisik TMMD di Desa Pelem, lanjut Mayor Arm Imam Sunandar,  meliputi pembangunan jalan makadam sepanjang 4.677 meter dengan lebar 2,5 meter, talud jalan sepanjang 25 meter di sisi kanan dan kiri, serta jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 3 meter.

"Selain itu, program ini mencakup pembangunan plat beton berukuran panjang 5 meter dan lebar 1 meter, serta rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH)," tandas Mayor Arm Imam Sunandar.

Sementara itu, sasaran non fisik berupa kegiatan penyuluhan kepada masyarakat yang akan dilaksanakan oleh instansi terkait di Kabupaten Blora. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam berbagai bidang.

Dandim 0721/Blora berharap seluruh sasaran yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Pelem. Ia juga menekankan pentingnya menyelaraskan program TMMD dengan rencana pembangunan pemerintah daerah agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan warga.

Pemkab Blora Tekankan Sinergi dan Gotong Royong

Asisten I Setda Kabupaten Blora, Agus Puji Mulyono menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0721/Blora, atas sinergi yang terjalin dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Blora.

Menurutnya, TMMD menjadi salah satu upaya untuk mempercepat pembangunan, terutama di wilayah pedesaan yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa koordinasi antar instansi perlu diperkuat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Blora juga berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait dapat memberikan dukungan optimal serta memastikan manfaat pembangunan tetap berkelanjutan setelah program TMMD berakhir.

Masyarakat pun diharapkan terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan, sekaligus menjaga dan merawat hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Melalui rakornis TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga seluruh kegiatan di Desa Pelem dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga. (Pendim/Redaksi)


Share:

Kejar Target Penurunan Kemiskinan, Wabup Blora Minta Camat dan Kades Turun Langsung Ke Warga


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Ditengah tren penurunan angka kemiskinan dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Blora masih menghadapi pekerjaan besar. Angka kemiskinan daerah ini tercatat 10,58 persen pada 2025 dan ditargetkan turun lagi pada 2026. Namun, di balik statistik tersebut, masih banyak warga yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan penanganan langsung dari pemerintah.

Karena itu, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini meminta seluruh camat, kepala desa, lurah, hingga perangkat wilayah tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi turun langsung menemui warga miskin untuk memastikan bantuan dan program pemerintah benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

"Kalau kita turun ke desa-desa, faktanya masyarakat miskin masih banyak. Ada yang benar-benar membutuhkan perhatian dan penanganan. Karena itu, kita tidak boleh hanya melihat data, tetapi harus melihat kondisi riil di lapangan," ujar Sri Setyorini saat memimpin Rapat Koordinasi Penguatan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kecamatan (TKPKK) di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora, Senin (5/10/2026).

Rapat tersebut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora.

Budhe Rini sapaan akrab Wakil Bupati Blora Sri Setyorini menjelaskan, berdasarkan target pembangunan daerah, angka kemiskinan Kabupaten Blora pada 2026 ditargetkan turun sekitar 0,11 hingga 0,71 persen dari capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 10,58 persen. Dengan demikian, angka kemiskinan diharapkan dapat ditekan hingga mendekati 10,47 persen atau bahkan lebih rendah.

Menurut Budhe Rini, target tersebut hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen pemerintah bergerak bersama hingga tingkat paling bawah. Peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan menjadi sangat penting untuk memastikan tidak ada warga miskin yang luput dari perhatian.

"Kalau ada keluarga yang membutuhkan bantuan, jangan menunggu. Segera laporkan dan carikan solusi bersama. Bisa melalui OPD, Baznas, pemerintah desa, atau pihak lain yang memiliki program bantuan," katanya.

Budhe Rini menilai salah satu tantangan utama penanggulangan kemiskinan di Blora adalah laju penurunannya yang masih relatif lambat. Karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak cukup hanya melalui bantuan sosial, tetapi harus disertai program pemberdayaan yang mampu menciptakan sumber penghasilan bagi masyarakat.

Ia mencontohkan bantuan produktif berupa ayam petelur yang dinilai lebih berkelanjutan dibanding bantuan konsumtif. Dengan jumlah ternak yang memadai serta dukungan kandang dan pakan, bantuan tersebut dapat menjadi sumber pendapatan keluarga.

"Jangan hanya memberi bantuan untuk dimakan hari ini. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana masyarakat bisa memperoleh penghasilan dan hidup lebih mandiri," ujarnya.

Selain aspek ekonomi, Budhe Rini menegaskan bahwa kemiskinan harus dipandang sebagai persoalan multidimensi yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, perumahan, dan pemenuhan kebutuhan dasar. Karena itu, intervensi pemerintah harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut, ia juga meminta seluruh kecamatan memperkuat pendataan keluarga miskin dan kelompok rentan. Data yang akurat dinilai menjadi fondasi utama dalam menentukan bentuk bantuan maupun program pemberdayaan yang tepat sasaran.

Menurutnya, keberhasilan menurunkan kemiskinan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh ketepatan sasaran program dan kuatnya kolaborasi antarinstansi.

"Jangan sampai ada keluarga yang sangat membutuhkan tetapi tidak terdata. Kita harus hadir, melihat langsung, dan memastikan mereka mendapatkan penanganan yang tepat. Penanggulangan kemiskinan adalah tugas kita bersama," tegasnya. (Humas/Redaksi)
Share:

63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim: Tingkatkan Profesionalisme dan Tanggung Jawab


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Sebanyak 63 prajurit Kodim 0721/Blora menerima kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026. Pelantikan kenaikan pangkat Bintara dan Tamtama tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., di Aula Makodim 0721/Blora, Jalan Pemuda Nomor 44, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026).

Dalam amanatnya, Dandim 0721/Blora menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari negara sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa atas dedikasi dan keberhasilan prajurit dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab selama ini.

“Kenaikan pangkat merupakan suatu penghargaan dari negara dan karunia Tuhan Yang Maha Esa yang patut kita syukuri. Selamat kepada para anggota yang naik pangkat. Semoga kenaikan pangkat ini membawa hikmah dan semakin mendorong peningkatan kinerja, rasa tanggung jawab, serta semangat dalam melaksanakan tugas dan kewajiban masing-masing,” ujar Dandim.

Menurutnya, kenaikan pangkat merupakan hak setiap prajurit yang diperoleh melalui proses dan persyaratan yang telah ditentukan. Namun demikian, kenaikan pangkat bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan merupakan hasil dari dedikasi, pengabdian, serta pelaksanaan tugas yang dilandasi tanggung jawab.

“Karena itu, kenaikan pangkat hendaknya diiringi dengan kesiapan diri dan kematangan pribadi untuk memikul tugas dan tanggung jawab yang lebih besar serta mampu bersikap semakin dewasa dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan ucapan selamat kepada Peltu (K) Yuli Retno Subiandini beserta 62 prajurit lainnya yang memperoleh kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026.

“Atas nama komando, saya mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026. Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai motivasi untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, kinerja, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Upacara Korps Raport kenaikan pangkat tersebut menjadi momentum penting bagi para prajurit untuk meningkatkan semangat pengabdian dan kualitas pelaksanaan tugas, sejalan dengan tuntutan profesionalisme prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan. (Pendim/Redaksi)


Share:

HUT Ke-81 TNI, Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional di TMP Wira Bhakti


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 0721/Blora melaksanakan ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Wira Bhakti, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Senin 28 September 2026.

Ziarah nasional dipimpin oleh Dandim  0721/Blora, yang merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan serta tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hadir Kasdim 0721/Blora, Mayor Arm Imam Sunandar, Dansubdenpom IV/3-1 Blora Kapten Cpm Karmawan, para perwira staf, Danramil jajaran Kodim 0721/Blora, prajurit TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLII Kodim 0721/Blora.

Pada kesempatan itu, Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menyampaikan bahwa ziarah nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang sekaligus merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

“Ziarah dan tabur bunga ini merupakan wujud penghormatan kita kepada para pahlawan. Perjuangan dan pengorbanan mereka harus senantiasa menjadi inspirasi bagi setiap prajurit TNI dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Dandim 0721/Blora.

Menurut Dandim 0721/Blora, semangat rela berkorban, pantang menyerah, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara yang telah ditunjukkan para pahlawan merupakan nilai luhur yang harus terus diwariskan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai kepahlawanan harus menjadi pijakan moral bagi prajurit TNI untuk senantiasa mengabdi dengan tulus, profesional, dan bertanggung jawab, serta selalu hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa,” imbuh Dandim 0721/Blora.

Masih kata Dandim 0721/Blora, bahwa
Peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 mengusung tema 'TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur', tema tersebut menjadi pengingat pentingnya sinergi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga kedaulatan negara serta mendukung terwujudnya kehidupan masyarakat yang adil dan sejahtera.

"Ziarah nasional ini, Kodim 0721/Blora meneguhkan komitmen untuk terus menghormati jasa para pahlawan sekaligus menjadikan semangat perjuangan mereka sebagai landasan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara," tandas Dandim 0721/Blora. (Pendim/Redaksi)


Share:

Bupati Kendal Ke Blora Demi Bongkar Resep Sukses Infrastruktur dan Ekonomi Petani


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Ditengah upaya banyak daerah mencari model pembangunan yang mampu menekan kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, Kabupaten Blora justru menunjukkan hasil nyata melalui pengembangan pertanian organik.

Keberhasilan itu menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Kendal yang datang langsung untuk mempelajari berbagai program pembangunan Blora, dengan beras organik Sehati sebagai salah satu sorotan utama.

Kunjungan kerja yang dipimpin Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E.,di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Jumat (25/9/2026), tidak hanya membahas pengelolaan data kemiskinan dan pembangunan infrastruktur. Perhatian khusus juga tertuju pada keberhasilan Blora mengembangkan beras organik yang dinilai mampu menjawab dua tantangan sekaligus, yakni peningkatan kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi petani.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Kendal diterima oleh Asisten Administrasi Sekda Blora Bawa Dwi Raharja, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Retno Kusumowati, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Luluk Kusuma, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Hendi Purnomo, serta Kabag Prokompim Setda Blora Budiman.

Salah satu isu yang mengemuka saat pertemuan tersebut adalah pengelolaan data kesejahteraan sosial, khususnya terkait data desil yang menjadi dasar penentuan penerima bantuan sosial.

Kepala Dinsos P3A Blora Luluk Kusuma menjelaskan bahwa pemerintah daerah kerap menghadapi kendala akibat lamanya proses persetujuan perubahan data desil dari pemerintah pusat. Menurutnya, hasil pengajuan perubahan data bisa memerlukan waktu hingga tiga bulan karena harus menunggu persetujuan administrator Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial.

Kondisi tersebut, lanjut Luluk, sering menjadi persoalan ketika pemerintah daerah harus segera memberikan intervensi kepada warga yang membutuhkan penanganan cepat, seperti penderita hidrosefalus, penyakit autoimun, maupun kasus sosial lainnya.

“Sering kali masyarakat mempertanyakan ketika status desil mereka berubah atau belum berubah. Pemerintah daerah berupaya menjembatani kebutuhan masyarakat dengan memanfaatkan berbagai sumber anggaran yang tersedia sambil menunggu proses validasi dari pusat,” ujarnya.

Selain persoalan data kemiskinan, pertemuan juga membahas tantangan meningkatnya kasus judi online yang mengakibatkan penangguhan bonsos.

Dalam diskusi tersebut, Bupati Kendal juga menyinggung persoalan pembangunan infrastruktur daerah. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal pernah menghadapi situasi ketika bantuan keuangan provinsi (Banprov) yang sebelumnya direncanakan untuk pembangunan jalan mendadak tidak dapat direalisasikan.

Padahal, menurutnya, rencana pembangunan jalan tersebut telah disampaikan kepada masyarakat sehingga menimbulkan ekspektasi tinggi.

Menanggapi hal itu, jajaran Pemerintah Kabupaten Blora menjelaskan strategi percepatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan melalui skema pinjaman daerah pada tahun 2025. Kebijakan tersebut ditempuh untuk mempercepat penyelesaian sejumlah ruas jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Pembahasan juga menyentuh sektor kehutanan. Pemerintah Kabupaten Blora menjelaskan bahwa sejumlah pembangunan jalan di kawasan hutan telah mendapatkan izin dan koordinasi dengan Perhutani sejak lama sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai ketentuan.

Pada kesempatan itu, dipaparkan pula sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Blora. Tingkat kemiskinan Kabupaten Blora pada tahun 2025 tercatat turun menjadi 10,58 persen. Sementara jumlah penduduk mencapai sekitar 932 ribu jiwa dengan karakteristik wilayah yang sebagian besar berada di kawasan perhutanan, sehingga kepadatan penduduk dan luas kawasan hutan menjadi faktor penting dalam perencanaan pembangunan.

Diskusi turut mengulas potensi pendapatan daerah, termasuk mekanisme perhitungan Dana Bagi Hasil (DBH) sektor minyak dan gas bumi yang selama ini menjadi salah satu sumber penerimaan penting bagi Kabupaten Blora.

Di sektor pertanian, Blora memperkenalkan sejumlah komoditas unggulan seperti cabai jawa yang berkembang di Kecamatan Jati serta pengembangan padi organik yang terus didorong untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian.

Sebelum mengikuti rangkaian kegiatan resmi, Bupati Kendal mengaku sempat mencicipi kuliner khas Blora berupa lontong opor di kawasan Ngloram, Cepu. Ia juga menyatakan ketertarikannya untuk mencoba jalur baru Blora–Randublatung–Mantingan yang menghubungkan wilayah Blora dengan Kabupaten Ngawi.

Di akhir kunjungan, Bupati Kendal turut mempromosikan beras organik varietas Mentik Susu yang saat ini menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Blora. Menurutnya, produk tersebut memiliki kualitas yang baik dan berpotensi dikembangkan lebih luas sebagai komoditas unggulan daerah.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kendal telah merasakan langsung kualitas Beras Sehat (Sehati) yang menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Blora. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat, ia menilai keberhasilan Blora mengajak petani beralih menanam padi organik merupakan langkah yang patut diapresiasi.

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat, pengembangan beras organik juga dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan petani karena memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Kendal sudah pernah merasakan produk Beras Sehati dari Kabupaten Blora. Tentunya ini bagus dan sehat untuk kita semuanya, sekaligus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat karena nilai ekonominya semakin meningkat. Sukses untuk Kabupaten Blora yang telah berhasil mengajak para petani menanam Beras Sehati. Berasnya sehat, enak, pulen, wangi, harum, pokoknya pas,” ujar Dyah. (Humas/Redaksi)


Share:

Sambut HUT Ke-81 TNI, Kodim 0721/Blora Gelar Bakti Sosial Kesehatan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0721/Blora menggelar bakti sosial kesehatan bagi personel TNI, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Dim 0721, serta masyarakat. Kegiatan berlangsung di Rumkitban 04.08.05/Blora, Jalan Dr. Sutomo, Blora, Selasa 23 September 2026.

Bakti sosial kesehatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sejumlah layanan kesehatan diberikan kepada peserta, di antaranya donor darah dan pemeriksaan kesehatan.

Mewakili Dandim 0721/Blora, Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, sekaligus wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.

“Bakti sosial kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Kapten Inf Maningsun.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan donor darah mendapat dukungan tenaga medis Rumkitban Blora bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Blora. Selain donor darah, peserta juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan guna membantu mengetahui kondisi kesehatan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

Kapten Inf Maningsun menegaskan, peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian TNI, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

“Momentum HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro ini kami jadikan sebagai sarana untuk terus meningkatkan kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat memperkuat semangat kebersamaan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-81 TNI yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, sekaligus menjadi bagian dari upaya TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada tim medis, PMI Blora, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan bersama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat,” pungkas Kapten Inf Maningsun. (Pendim/Redaksi)


Share:

HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim Blora Gelar Bazar Murah


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —Menyambut HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro Tahun 2026, Kodim 0721/Blora menggelar bazar murah untuk  masyarakat, di halaman Makodim 0721/Blora, Jalan Pemuda Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Selasa 22 September 2026.

Bazar diawali dengan Zoom Meeting bersama komando atas, dilanjutkan dengan pemberian bingkisan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Blora, Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) Blora, serta warga Blora.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto mengatakan dalam bazar tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan produk kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. Komoditas yang disediakan antara lain beras, gula, minyak goreng, dan telur.

"Untuk beras, Kodim 0721/Blora menyediakan sebanyak 5 ton dengan harga Rp55.000 per kemasan. Sementara itu, gula disediakan sebanyak 300 kilogram dengan harga Rp17.000 per kilogram, minyak goreng sebanyak 300 liter dengan harga Rp15.000 per liter, serta telur sebanyak 300 kilogram dengan harga Rp22.000 per kilogram," jelas Dandim 0721/Blora.

Selain kebutuhan pokok, lanjut Dandim 0721/Blora, bazar juga menghadirkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLII Dim 0721/Blora. 

"Produk yang dipasarkan diantaranya aneka makanan ringan, telur bebek, jamu tradisional, serta buah-buahan," ujar Dandim 0721/Blora.

Lebih lanjut, Dandim 0721/Blora  mengatakan bahwa bazar murah tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Dibawah Harga Pasar

“Memang kami menjual di bawah harga pasar untuk membantu masyarakat sekitar Blora. Prinsipnya dari masyarakat untuk masyarakat,” kata Dandim 0721/Blora.

Menurut DandimDandim 0721/Blora, khusus komoditas beras, Kodim Blora berkolaborasi dengan Perum Bulog untuk menyediakan stok beras dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

“Kami tidak mengambil selisih. Beras kami ambil dari Bulog, kemudian kami jual dengan harga dibawah pasar,” ujar Dandim 0721/Blora.

Dikemukakan, hal serupa diterapkan pada komoditas telur yang dijual dengan harga Rp22.000 per kilogram. Harga tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

"Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, bazar tersebut juga menjadi sarana untuk mendukung dan memperkenalkan produk UMKM. Produk UMKM binaan Persit KCK Cabang XLII Dim 0721/Blora turut dipasarkan kepada masyarakat yang hadir," ucap Dandim 0721/Blora.

Kolaborasi Perkuat Sinergi

Masih kata Dandim 0721/Blora, bazar murah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro. Sejumlah kegiatan lainnya juga telah disiapkan, termasuk kegiatan olahraga dan perlombaan.

“Untuk hari ini kami mengadakan bazar. Ke depan juga ada kegiatan lari, jalan santai dan padel,” ungkap Dandim 0721/Blora.

Dalam pelaksanaannya, kata Dandim 0721/Blora, Kodim 0721/Blora berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Bulog dan pihak terkait lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berkolaborasi dengan stakeholder, Bulog, dan pihak lainnya. Harapannya kegiatan ini dapat membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam rangka HUT TNI,” tandas Dandim 0721/Blora.  (Pendim/Redaksi)
Share:

Bupati Minta Dinas Sosial dan Baznas Dampingi Mbah Samijah dan Dua Cucu Difabelnya di Sambong Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Laporan warga mengenai kondisi rumah tidak layak huni milik Mbah Samijah (71), warga Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora Jawa Tengah langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Blora.

Bupati Blora turun langsung ke lokasi,  pada Selasa 15 September 2026 untuk menyerahkan bantuan sekaligus memastikan penanganan sosial bagi keluarga tersebut.

Dalam kunjungan itu, Bupati Blora didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora, Sutaat, Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Laga Kusuma, Kepala Desa Gagakan, Dinas Sosial P3A, serta Puskesmas setempat.

Bupati Blora, Arief Rohman  mengatakan informasi mengenai kondisi rumah Samijah diterimanya dari laporan media dan relawan sosial yang selama ini aktif menyampaikan berbagai persoalan masyarakat di lapangan.

"Kita menerima laporan dari teman-teman media bahwa ada masyarakat yang kondisi rumahnya tidak layak. Sore ini kita serahkan bantuan dari Baznas dan teman-teman ASN. Nanti kita minta rumahnya agar dibedah sehingga bisa menjadi rumah yang layak untuk ditempati," katanya.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati Blora juga menjenguk dua cucu Samijah yang mengalami disabilitas sejak lahir. Ia meminta Dinas Sosial, Baznas, dan pihak terkait untuk memberikan pendampingan berkelanjutan bagi keluarga tersebut.

"Ini juga ada anak difabel. Kita minta nanti dari Dinas Sosial dan juga Baznas untuk terus mengawal dan memberikan perhatian," ujarnya.

Menurut Bupati Blora, penanganan persoalan sosial membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat. Karena itu, ia mendorong IPSM dan insan media untuk terus menyampaikan berbagai aduan yang ditemukan di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti.

"Kita antara pemerintah dan teman-teman relawan harus terus bersinergi. Saya minta IPSM dan juga teman-teman media, kalau menemukan aduan dari masyarakat, mari kita tangani bersama-sama," katanya.

Ia mengapresiasi semakin banyaknya relawan sosial yang terlibat membantu masyarakat. Saat ini, jumlah relawan IPSM di Kabupaten Blora mencapai sekitar 150 orang yang aktif menangani berbagai persoalan sosial di tingkat desa.

Bupati Blora meminta pemerintah desa setempat mengawal proses perbaikan rumah Samijah dengan semangat gotong royong bersama masyarakat.

"Pak lurah, tolong segera dikawal. Dengan gotong royong masyarakat, rumah yang tidak layak ini semoga segera bisa dibangun menjadi rumah yang layak untuk ditinggali," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Blora,  Sutaat menjelaskan bahwa pihaknya menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta yang akan digunakan untuk rehabilitasi rumah Samijah. Selain itu, Dinas Sosial P3A turut memberikan bantuan kebutuhan dasar rumah tangga.

"Dari Baznas ada bantuan Rp20 juta untuk rehab rumah Bu Samijah. Ada juga bantuan dari Dinsos P3A berupa kasur, selimut, bantal, dan peralatan dapur," katanya.

Ia menambahkan, keluarga Samijah sebelumnya juga pernah menerima program bantuan rumah tidak layak huni. Pada tahun 2024, rumah anak pertama Samijah yang berada di sebelah rumahnya telah mendapatkan bantuan bedah rumah. (Humas/Redaksi)

Share:

Dibuka Wabup, 300 ASN Blora Ikuti Profiling di Kanreg I BKN Yogyakarta‎


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —
‎YOGYAKARTA — Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini membuka kegiatan Profiling (Pembuatan profil, penilaian, pemetaan),  ASN Pemerintah Kabupaten Blora yang dilaksanakan di Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta, Selasa 15 September 2026.
‎
‎Wakil Bupati yang akrab dipanggil Budhe Rini itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah mengikuti kegiatan profiling. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada panitia penyelenggara, khususnya Kantor Regional I BKN Yogyakarta yang telah memfasilitasi pelaksanaan profiling ASN tersebut.
‎
‎Menurutnya, profiling ASN menjadi bagian penting dalam upaya membangun tata kelola kepegawaian yang objektif dan berbasis kompetensi. Seluruh ASN, baik yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, maupun Fungsional dan Pelaksana, memiliki kewajiban untuk mengikuti profiling.
‎
‎“Profiling ini nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam penempatan jabatan yang sesuai dengan standar kompetensi, mendukung penerapan sistem merit, sekaligus mengisi basis data manajemen talenta secara objektif,” ujar Sri Setyorini.
‎
‎Ia menjelaskan, dalam penerapan manajemen talenta, tata kelola Jabatan Pimpinan Tinggi telah diatur secara nasional agar penempatan pejabat dapat disesuaikan dengan kompetensi serta kebutuhan organisasi dan negara. Dengan demikian, ke depan dimungkinkan adanya mobilitas Jabatan Pimpinan Tinggi antarinstansi, baik di tingkat pusat maupun daerah, secara lebih fleksibel sesuai ketentuan yang berlaku.
‎
‎Untuk itu, Wakil Bupati meminta seluruh peserta mengikuti proses profiling dengan sungguh-sungguh, jujur, dan memberikan performa terbaik.
‎
‎“Saya menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti profiling ini dengan sungguh-sungguh, jujur, dan memberikan performa terbaik. Ini adalah modal berharga bagi saudara untuk mengenali kapasitas diri sekaligus membuka peluang pengembangan karier di masa depan,” katanya.
‎
‎Sri Setyorini menegaskan, assessment yang dijalani bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk mengidentifikasi potensi dan kompetensi yang dimiliki masing-masing ASN.
‎
‎“Jadikan profiling ini sebagai kesempatan untuk mengenali potensi dan kompetensi diri. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan karier dan peningkatan kualitas ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora,” tambahnya.
‎
‎Pada bagian lain, Kepala BKPSDM Kabupaten Blora,  Drs. Heru Eko Wiyono menjelaskan, kegiatan profiling ASN tersebut dilaksanakan selama satu hari, Selasa (15/9/2026), di Kantor Regional I BKN Yogyakarta.
‎
‎Kegiatan diikuti 300 pesertleh a yang dibagi dalam dua sesi. Masing-masing sesi diikuti 150 peserta. Peserta terdiri atas 18 pejabat Eselon II, 5 pejabat Eselon III, 48 pejabat Eselon IV, serta 229 ASN dari jabatan fungsional dan pelaksana.
‎
‎Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti assessment menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Setiap peserta mengerjakan sebanyak 500 soal dalam waktu 150 menit.
‎
‎Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora berharap tersedianya data kompetensi dan potensi ASN yang lebih komprehensif sebagai bagian dari penguatan manajemen talenta, penerapan sistem merit, serta mendukung penempatan ASN sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. (Humas/Redaksi)

Share:

Sapi Potong dan Beras Premium Blora Siap Diserap Pasar Ekspor Bersama Id Food


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — JAKARTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terus berupaya mengoptimalkan potensi daerah di sektor pangan. Dalam hal ini, Bupati Blora Dr. Arief Rohman melakukan kunjungan kerja ke kantor BUMN Holding Pangan ID FOOD di Jakarta guna menjajaki peluang kerja sama strategis dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, serta potensi daerah disektor lain.

Saat berkunjungan di kantor ID FOOD, Bupati diterima langsung oleh, Ghimoyo Direktur Utama ID FOOD, serta Bernadetta Raras Dir Supply Chain Management dan IT ID FOOD. 

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman memaparkan berbagai komoditas unggulan daerah yang dinilai memiliki daya saing tinggi dan potensi potensi lain yang bisa dioptimalisasi.

"Blora salah satu daerah penghasil padi terbesar, selain itu di sektor peternakan juga luar biasa, jadi kami ingin mengoptimalkan potensi potensi yang ada dan menggali potensi daerah disektor lain," ucapnya, senin sore ( 24/9/2026).

Mas Arief, sapaan Bupati Arief menjelaskan bahwa saat ini Blora juga mengembang beras organik. Dimana beras organik tersebut menjadi salah satu produk unggulan yang saat ini terus dikembangkan Pemkab Blora.

Selain beras organik, Bupati Arief memperkenalkan potensi peternakan Blora yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan populasi sapi potong terbesar di Jawa Tengah. Aktivitas perdagangan ternak di daerah itu juga dinilai sangat tinggi.

"Pasar hewan di Blora buka setiap pasaran Pon atau lima hari sekali. Nilai transaksi dalam satu kali pasaran mencapai miliaran. Tentunya ini juga menjadi salah satu potensi yang perlu dikembangkan," ujarnya.

"Tentunya kami ingin bermitra dengan ID FOOD tentunya disektor pangan, yang pasti dikelas premium dimana yang orientasinya nanti sampai ekspor, sehingga dari sisi penghasilan, para petani ini bisa bertambah," imbuhnya. 

Bupati Blora menyampaikan bahwa kerjasama dengan ID FOOD diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi para petani dan peternak lokal.  

"Blora juga menyimpan potensi besar pada komoditas tanaman pangan serta sektor peternakan sapi yang siap diintegrasikan dengan ekosistem ID FOOD," pungkasnya. 

Tak hanya itu, pihaknya saat ini fokus disektor pangan ini, bahkan Pemkab sangat terbuka untuk nanti para investor maupun pihak pihak yang ingin menjadikan Blora ini sebagai daerah yang komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional dari bapak Presiden. 

Menanggapi hal itu, Ghimoyo Direktur Utama ID FOOD menyambut baik kedatangan Bupati Blora ke kantornya untuk terus bekerjasama dengan ID FOOD terutama disektor pangan. 

"Kami menyambut baik kedatangan pak Bupati Blora ini, sebenarnya kami juga sudah kerjasama dengan Pemkab Blora, meskipun masih sekala kecil, tapi sudah ada produk dari Blora yang sudah kita ambil. Namun ke depan tidak hanya beras saja yang kita ambil, kami. Tapi kami siap support apa yang dibutuhkan untuk Blora," ucapnya. 

Terlebih selain disektor pangan, kabupaten Blora juga salah satu penghasilan sapi terbesar di Jawa Tengah.  "Jadi daging sapi ini juga kita masuk, sehingga apa yang bisa kita sinergikan kita dengan Pemkab Blora," Pungkasnya. 

ID FOOD menyambut positif langkah proaktif Pemkab Blora.  Demi mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Blora. (Humas/Redaksi)
Share:

Ikuti Rakor Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu, Bupati Bertekad Ubah Kawasan Kumuh di Blora Jadi Layak Huni


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) — Jakarta —  Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) menggelar Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu di Auditorium BRIN, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Forum ini diikuti sejumlah Kepala daerah se-Indonesia. Salah satunya Bupati Blora Jawa Tengah,  Dr. H Arief Rohman. Dia  hadir bersama sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah lainnya seperti,Kabupaten Grobogan, kabupaten Semarang, kabupaten banjarnegara, Kabupaten Kendal, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Brebes. 

Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu ini dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Dalam sambutannya, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, Pemerintah mencatat penurunan kawasan kumuh dari 2025 ke 2026 masih sangat kecil sehingga pembangunan rumah harus berjalan bersamaan dengan penyediaan air minum, sanitasi, dan infrastruktur lingkungan.

AHY sapaan akrab Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mengatakan, pemerintah tidak cukup hanya memperbaiki rumah karena kondisi permukiman juga menentukan kelayakan hunian. Indonesia masih menghadapi persoalan serius terkait kawasan permukiman kumuh. Saat ini terdapat sekitar 7.000 kawasan kumuh di Indonesia dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Pemerintah juga perlu mengurangi luas kawasan kumuh, yang sebagian besar masuk kategori ringan sebanyak 5.620 kawasan.

AHY mengatakan, dari ribuan kawasan tersebut, sebanyak 5.620 kawasan masuk kategori kumuh ringan, kemudian 1.666 kawasan berada dalam kategori sedang, sementara sekitar 100 kawasan tergolong kumuh berat.

"Alhamdulillah terjadi penurunan, tetapi tipis sekali dari 2025 ke 2026, selain membangun rumah, kita juga harus mengurangi area kumuh,” ujar. 

Ia mengatakan, penanganan kawasan kumuh tidak hanya berkaitan dengan kondisi rumah, tetapi juga lingkungan tempat tinggal masyarakat. Persoalan tersebut mencakup fasilitas pendukung seperti air minum, sanitasi, drainase hingga pengelolaan sampah.

"Kawasan kumuh tentu berkaitan dengan kondisi bangunan, yaitu kondisi bangunan atau rumah yang tidak layak. Namun, bukan hanya itu. Ingat, tanpa fasilitas pendukung, misalnya lingkungan, rumah masyarakat juga menjadi tidak beraturan. Masing-masing mencari cara untuk melakukan mobilitas di lingkungan tersebut. Pada akhirnya, menjadi sembarang," ujarnya.

Menurut AHY, persoalan air bersih juga menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas hidup masyarakat di kawasan permukiman.

"Jika air minum tidak terjamin dari sisi kualitas dan keberlanjutan, ini maka akan membuat masyarakat menjadi tidak berkualitas hidupnya," jelas dia.

Adapun dalam menangani kawasan permukiman kumuh, AHY menjelaskan, porsi pemerintah pusat menangani kawasan permukiman kumuh dengan luas lebih dari 15 hektare, sementara pemerintah daerah provinsi menangani kawasan dengan luas lebih dari 10 hektare hingga kurang dari 15 hektare.

Sementara pemerintah kabupaten/kota bertanggung jawab menangani kawasan permukiman kumuh dengan luas di bawah 10 hektare.

Dari keseluruhan kawasan tersebut, porsi penanganan terbesar berada di pemerintah kabupaten/kota, yakni 66%. Pemerintah pusat memiliki porsi 21%, sedangkan pemerintah provinsi sebesar 13%.

AHY menegaskan, penanganan kawasan kumuh juga harus memperhatikan risiko bencana. Ia menyoroti masih adanya kawasan permukiman yang berada di lokasi rawan bencana.

"Ada kawasan di bantaran sungai. Saya sudah mengatakan sebelumnya mengenai persoalan sungai kita, ada kawasan rawan bencana. Jangan membangun di lokasi rawan bencana. Ketika terjadi bencana, kemudian kita membangunnya kembali (di lokasi yang sama)," ucap AHY.

Menurut dia, pembangunan kembali kawasan terdampak bencana tidak boleh hanya mengembalikan kondisi seperti sebelumnya. Pemerintah perlu membangun kawasan yang lebih tangguh.

"Kita tidak hanya harus membangun kembali, tetapi juga membangun kembali dengan lebih baik, dan memiliki daya tahan yang berkualitas," katanya.

AHY mengatakan, pemerintah sebelumnya telah melakukan penanganan kawasan kumuh melalui berbagai instrumen, termasuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan prasarana, sarana dan utilitas (PSU), program perumahan terpadu hingga pembiayaan perumahan melalui FLPP.

Pada 2025, pemerintah pusat menangani 10 kawasan kumuh di sembilan provinsi dengan total luas 262,19 hektare untuk peningkatan kualitas permukiman kumuh. Sementara itu, pada 2026 pemerintah menargetkan penanganan 16 kawasan prioritas di 16 provinsi dengan total luas mencapai 436,32 hektare.

AHY menegaskan, penanganan kawasan kumuh harus dilakukan secara bertahap dan terukur.

"Jadi, sebenarnya ada cukup banyak instrumen dan model pendekatan yang dapat kita lakukan. Pada 2026, akan dilakukan penanganan di 16 kawasan dengan luas 436 hektare di 16 provinsi," tegasnya.

AHY menegaskan, penanganan kawasan kumuh harus mencakup rumah dan ekosistem permukiman di sekitarnya. 

“Penekanannya ada pada kata ‘terpadu’. Selama ini memang sudah ada, tetapi mungkin belum terlalu terintegrasi,” tutur AHY.

Menurut AHY, pendekatan tersebut juga akan menghubungkan perumahan dengan sekolah, pasar, transportasi, ruang terbuka, fasilitas olahraga, tempat ibadah, serta program pemerintah lain. Pemerintah kemudian ingin menggunakan sistem pemantauan untuk memetakan kawasan kumuh dan memastikan penanganan sesuai anggaran serta kewenangan masing-masing pemerintah.

“Bukan sekadar menambahkan dashboard baru, tetapi sebagai instrumen untuk memetakan berapa banyak dan di mana saja kawasan atau desa kumuh berada,” pungkasnya.

Menyikapi hal ini, Bupati Dr. H. Arief Rohman yang hadir dalam Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu dimana tentang pembahasan wilayah kumuh. Pemkab Blora khususnya di wilayah kelurahan untuk penanganan kawasan kumuh. 

"Untuk Blora utamanya di kelurahan Kunduran sudah kita laksanakan. Semoga kegiatan ini nanti juga menyebar lagi di wilayah wilayah lain yang ada di kabupaten Blora," ucapnya. 

Dalam acara Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu ini juga menghadirkan narasumber mulai dari sejumlah menteri, Gubernur, hingga tokoh inspiratif lain dalam pengerak pemberdayaan masyarakat. (Humas/Redaksi)
Share:

Hot News

TNI dan Warga Gotong Royong Pasang Besi Jembatan dalam Program TMMD Sengkuyung Tahap IV di Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( SEPUTARBLORA.MY.ID ) —  Anggota Koramil 11/Jati bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pemasangan besi j...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »