Konferensi Serentak Se-Jateng, Andita Nugrahanto Jadi Ketua DPC PDI Perjuangan Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — SEMARANG — Konferensi Cabang PDI Perjuangan yang digelar serentak se-Jawa Tengah di Kota Semarang pada Minggu 28 Desember 2025 menetapkan Andita Nugrahanto sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blora 2025-2030.

Konferensi Cabang ini merupakan agenda konsolidasi organisasi lima tahunan partai untuk memilih kepengurusan baru di tingkat DPC. Proses pemilihan berlangsung sesuai mekanisme partai dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat, serta diikuti oleh seluruh unsur struktural partai.

Usai ditetapkan sebagai Ketua DPC Blora terpilih, Andita Nugrahanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah dari seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Blora. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara kolektif bersama seluruh jajaran partai,” ujar Andita Nugrahanto.

Andita Nugrahanto menegaskan bahwa kedepan dirinya akan fokus memperkuat soliditas internal partai hingga ke tingkat akar rumput serta menjalankan instruksi partai dengan penuh kedisiplinan.

“Kami akan memperkuat gotong royong kader, memperkokoh struktur partai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting, serta terus hadir dan bekerja nyata untuk rakyat Blora sesuai dengan nilai-nilai PDI Perjuangan,” imbuh Andita Nugrahanto.

Andita Nugrahanto juga menekankan pentingnya kerja kerakyatan dan konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“PDI Perjuangan harus selalu berada di tengah rakyat, mendengar, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Itu menjadi komitmen utama kami ke depan,” tegas Ketua DPC Blora.

Untuk diketahui, dengan terpilihnya Andita Nugrahanto sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora, diharapkan kepemimpinan baru ini mampu membawa semangat pembaruan serta memperkuat posisi PDI Perjuangan sebagai partai yang solid dan dekat dengan rakyat.  (HumasPDIP/Redaksi)
Share:

1000 Anak Yatim Di Blora Terima Manfaat Dari Gastra


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Blora melaksanakan kegiatan program GASTRA dengan menyalurkan hasil pengumpulan dana untuk santunan 1.000 anak yatim/piatu di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (18/12/2025). 

1000 anak yatim/ piatu ini dihadirkan Baznas bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, menerima santunan masing-masing anak Rp 300 ribu hasil dari pengumpulan sedekah subuh yang diikuti Bupati, Forkopimda dan para Kepala OPD.

"Jadi yang kami undang untuk perwakilan 200 -an anak dan sisanya nanti diserahkan masing masing korwil," ucapnya H. Sutaat., Ketua Baznas Blora. 

Menurutnya,  Infaq dan sedekah subuh ini sifatnya sukarela, diluar dari zakat yang setiap bulan dipotong langsung dari gaji ASN. Fungsinya untuk membantu anak anak yatim piatu yang ada di Kabupaten Blora, dan kegiatan sosial keagamaan. 

"Alhamdulillah di Baznas kami punya program unggulan di antaranya program rumah tidak layak huni, Grobak UMKM, ternak ayam petelur, dan BPJS Kesehatan, dan alhamdulillah para penerima manfaat sangat senang," imbuhnya. 

Sementara itu, Bupati Dr. H. Arief Rohman menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BAZNAS Kabupaten Blora beserta seluruh pengurus GASTRA di setiap OPD. 

"Program ini merupakan wujud pengelolaan sedekah yang amanah, transparan, dan tepat sasaran, di mana hasil dari Gerakan Sedekah Subuh secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak yatim," ucapnya. 

Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan bahwa kalian tetap mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan agar dapat tumbuh menjadi anak-anak yang saleh, cerdas, dan berakhlak mulia.

"Kalian adalah generasi penerus bangsa dan harapan masa depan Kabupaten Blora. Jangan pernah merasa sendiri. Dengan progam ini anak anak harus semangat sekolah dan dengan program ini kami ingin mengawal anak anak bisa terus berprestasi dan tentunya dengan tujuan meningkatkan SDM kabupaten blora," harapnya. 

Kepada seluruh masyarakat dan para donatur, Bupati mengajak untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam program GASTRA. Semoga GASTRA semakin berkembang serta memberi manfaat yang lebih luas, khususnya bagi yang berhak di Kabupaten Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Bagikan Beasiswa PIP Lewat Nonton Bareng 'Tegar'


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Suasana haru dan penuh motivasi menyelimuti Bioskop Platinum Cineplex MD Mall Blora, Kamis (18/12/2025). Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Blora berkumpul bukan sekadar untuk menonton film, melainkan untuk merayakan semangat inklusivitas dan harapan melalui penyerahan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).

Acara nonton bareng (nobar) film Tegar ini diinisiasi oleh Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PKB, Eva Monalisa, dan dihadiri langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini serta jajaran terkait.

Bupati Arief Rohman memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata Eva Monalisa. Menurutnya, bantuan beasiswa PIP merupakan solusi krusial bagi permasalahan pendidikan di Blora, terutama terkait angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang mayoritas dipicu oleh kendala ekonomi.

"Penyerahan Beasiswa PIP ini sangat membantu kami. Dengan program ini, insyaAllah anak-anak kita tetap bisa sekolah dengan tenang, belajar dengan semangat, dan terus mengejar cita-cita tanpa terbebani persoalan biaya," ujar Bupati yang akrab disapa Mas Arief tersebut.

Beliau juga berpesan kepada para siswa penerima beasiswa agar memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya untuk mempersiapkan diri menjadi generasi emas yang membanggakan Blora.

Pemilihan film Tegar sebagai bagian dari acara ini bukan tanpa alasan. Film yang menceritakan petualangan anak disabilitas berusia 10 tahun yang berjuang untuk sekolah dan kesetaraan ini menjadi refleksi bagi seluruh hadirin.

Eva Monalisa menegaskan bahwa film ini adalah potret nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk bermimpi.

"Film ini bukan hanya sekadar tontonan, tapi mengajarkan keteguhan dan keyakinan. Anak-anak dengan segala keterbatasan juga bisa menjadi panutan," ungkap Eva di hadapan para siswa.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk sekolah luar biasa, guna memperkuat pesan inklusivitas, di antaranya: MI Al Huda Kunduran, MI NU Darul Ulum, MTS NU Diponegoro Kedungtuban, SLB Ceria Mandiri, SLB Budi Mulya dan SDN 2 Karangjati.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan legislatif pusat ini, diharapkan tidak ada lagi anak di Kabupaten Blora yang merasa sendirian dalam memperjuangkan hak pendidikan mereka, sebagaimana perjuangan tokoh Tegar di dalam layar lebar. (Humas/Redaksi)

Share:

Ketua DPRD Blora Bersama Pemkab Ziarah ke Makam RM. Djokomono Tirto Adhi Soerjo Tokoh Pers Nasional


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman,  bersama dengan para wartawan di Kabupaten Blora melakukan ziarah ke makam RM. Djokomono Tirto Adhi Soerjo, tokoh Bapak Pers Nasional yang merupakan asli kelahiran Blora, di Bogor, Senin (15/12/2025), di Bogor.

Bupati Blora hadir di TPU Blender, Bogor, bersama dengan Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Ketua DPRD Blora, Mustopa,  dan insan wartawan, didampingi salah satu perwakilan keluarga yang merupakan cicit dari Alm. RM. Djokomono Tirto Adhi Soerjo.

“Alhamdulillah, ini kita membersamai teman-teman media, teman-teman wartawan dari Blora. Kita bisa Ziarah di Makam Tirto Adhi Soerjo, ini adalah Bapak Pers kita. Sudah mimpi lama saya ingin ke sini. Alhamdulillah, ini disini kita ada cicitnya yaitu Mas Okky,” terang Bupati

Pada kesempatan tersebut pihak keluarga beserta dengan rombongan penziarah melantunkan doa dan tahlil bersama di hadapan pusara makam RM. Djokomono Tirto Adhi Soerjo. Setelah doa bersama tersebut, kemudian dilakukan prosesi tabur bunga, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD Blora, dan para wartawan.

Pihak keluarga, Okky, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Blora dan para rombongan yang telah menyempatkan waktu untuk berziarah.

“Yang pertama, saya makasih banyak Pak Bupati, ternyata beliau senior saya ini, sesama Nahdliyin. Jadi, terima kasih banyak sudah berkunjung jauh-jauh ke Bogor. Saya juga tadi dari Jakarta ke sini untuk menyambut teman-teman dari Blora,” imbuhnya

Ia menceritakan bahwa Tirto Adhi Soerjo pertama kali dimakamkan di Jakarta.

“Tirto Adhi Soerjo pertama kali dimakamkan di Jakarta, sebetulnya di Mangga Dua, cuma karena ada pembangunan dan lain sebagainya, tahun 1973 diputuskan untuk dipindahkan. Dimakamkan kembali di sini, di TPU Blender di Bogor,”

Pihaknya mengungkapkan bahwa banyak sejumlah tokoh yang telah datang berziarah, salah satunya Pramudya Ananta Toer dan sejumlah peneliti.

Kemudian ia juga menceritakan bahwa dahulu Tirto Adhi Soerjo dulu selain punya surat kabar Medan Priyayi juga mendirikan organisasai Serikat Dagang Islam. 

“Beliau dulu juga punya Hotel Medan Prijaji yang diduga posisinya di sekitaran PBNU itulah kira-kira di situ. Fungsinya dulu untuk menampung kalau orang mau berangkat haji sebelum ke Sunda Kelapa, di situ,” terangnya

Lanjutnya terkait pemindahan makam di Bogor tersebut, Ia menjelaskan bahwa Bogor memiliki nilai historis tersendiri.

“Jadi Serikat Dagang Islamiyah itu sebelum ada Serikat Dagang Islam di Solo oleh Samanhudi, lebih dahulu ada di Bogor, Di Tanjakan Empang.  Tirto bersama pedagang-pedagang Hadrami keturunan pada saat itu memutuskan untuk mendirikan Serikat Dagang Islamiyah. Dan pada akhirnya berdiri. Ada arsip sejarahnya ada, segala macam,” tambahnya

Haul Tirto Adhi Soerjo

Bupati Blora mengungkapkan jika di Bogor sudah ada nama jalan Tirto, pihaknya juga menyinggung kemungiknan pemberian nama Jalan Tirto di Blora kedepannya.

“Jadi kalau di Bogor aja udah ada Jalan Tirto, kira-kira kalau di Blora ada Jalan Tirto  setuju nggak”, ungkap Bupati

“Cocok itu, Pak. Alhamdulillah,” sahut Okky

Kemudian terkait dengan wacana Bupati Blora agar diadakan Haul Tirto setiap tahunnya di Kabupaten Blora, pihak keluarga mengungkapkan bahwa dahulu sebelumnya dulu pernah sempat dilakukan haul di Jakarta semasa era pemerintahan SBY dan internal keluarga.

“Jadi bikin kemarin haul dengan cara napak tilas. Dari mulai makam, terus Jalan Tirto, Tanjakan Empang tempat berdiri Syarikat Dagang Islam. Terus Pasar Baru di mana di situ dulu ada satu hotel yang sekarang udah hancur,” terangnya

Okky juga mengaku belum pernah menelisik jejak Tirto Adhi Soerjo di Blora, Ia mengaku siap kedepannya untuk berkunjung ke tanah kelahiran keluarganya tersebut.

“Saya belum pernah ke Blora, termasuk makam kakeknya yang Bupati Bojonegoro, tentu siap,” pungkasnya. (Humas/Redaksi)

Share:

Pulau Natal Lebih Dekat Pulau Jawa Daripada Ke Australia


Fakta unik Pulau Natal (Chrismas Island) terletak hanya sekitar 350 kilometer di selatan Pulau Jawa, jauh lebih dekat ke Indonesia dibandingkan ke daratan utama Australia yang berjarak lebih dari 1.500 kilometer. 

Dari peta, pulau kecil ini seolah berada di 'halaman belakang' Indonesia, dikelilingi Samudra Hindia dan jalur pelayaran penting di kawasan Asia Tenggara. Kedekatan geografis inilah yang sering membuat banyak orang terkejut ketika mengetahui bahwa Pulau Natal justru berada di bawah kedaulatan Australia.

Chrismas Island ke pemerintahan Perth Australia sekira 2300 kilometer, Pulau Natal ke pemerintahan Darwin Australia sekira 2800 kilometer.

Keunikan Pulau Natal tidak hanya soal letaknya, tetapi juga sejarah dan identitasnya. Pulau ini pernah dikelola Inggris, lalu diserahkan kepada Australia pada tahun 1958. 

Budaya masyarakatnya pun mencerminkan persilangan kawasan Asia dan Pasifik, dengan pengaruh kuat Tionghoa, Melayu, dan Eropa.

Di tengah hutan hujan lebat, tebing karang, dan fenomena migrasi kepiting merah yang mendunia, Pulau Natal menjadi contoh nyata bahwa batas negara tidak selalu mengikuti kedekatan jarak, melainkan ditentukan oleh sejarah, politik, dan perjanjian internasional.

#fakta #unik #geografy
Share:

Rumah Jawa Jaman Dulu dan Bagian-Bagiannya


𝗜𝗹𝘂𝘀𝘁𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗼𝗺𝗽𝗹𝗲𝗸𝘀 𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗝𝗮𝘄𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗴𝗶𝗮𝗻-𝗕𝗮𝗴𝗶𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮


Berikut ini Skema Kompleks Bentuk Rumah Jawa Jaman Dulu dan Bagian-bagiannya. 

1. Regol
Pintu gerbang utama menuju kompleks rumah Jawa. Biasanya berupa bangunan kecil beratap, sebagai akses masuk dari halaman luar ke halaman dalam.

2. Rana
Penyekat / pembatas pandangan setelah melewati regol. Biasanya berupa dinding pendek atau panel kayu yang berfungsi menjaga privasi agar bagian dalam rumah tidak langsung terlihat dari luar.

3. Sumur
Sumber air bersih yang biasanya terletak di halaman luar atau dekat gandhok. Dalam budaya Jawa, keberadaan sumur juga berkaitan dengan unsur kesucian dan keseimbangan alam.

4. Langgar
Langgar / Mushola kecil di dalam kompleks rumah Jawa, digunakan untuk sholat harian, mengaji, dan kegiatan keagamaan keluarga.

5. Kuncung
Bangunan kecil beratap (semacam pendhapa kecil) di depan pendhapa. Biasa berupa teras terbuka dengan atap sederhana, tempat menerima tamu biasa atau untuk duduk santai. Juga bisa dipakai untuk istirahat, ronda, atau tempat penjagaan simbolis sebelum masuk ke ruang utama.

6. Gedhogan (Kandang Kuda)
Bangunan khusus untuk menyimpan atau memelihara kuda, biasanya berada di halaman luar atau dekat gandhok. Gedhogan menunjukkan status sosial pemilik rumah. Pada zaman dahulu, kuda menjadi alat transportasi utama pemilik rumah, terutama kalangan bangsawan.

7. Pendhapa
Bangunan utama paling depan, berupa ruang besar tanpa dinding, terbuka luas dengan empat saka guru (tiang utama). Dipakai untuk menerima tamu, pertemuan, upacara adat, hingga rapat keluarga, maupun pertunjukan seni.

8. Longkangan
Lorong atau pintu kecil yang menghubungkan halaman luar dengan halaman dalam. Fungsinya sebagai jalan masuk sekunder atau untuk akses harian. Juga berfungsi sebagai transisi dari ruang publik menuju ruang semi-pribadi.

9. Seketheng (Seteng)
Dinding pembatas yang memisahkan halaman luar dan halaman dalam. Biasanya berupa tembok rendah yang sekaligus menjaga privasi dan keamanan.

10. Pringgitan
Ruang di antara pendhapa dan dalem. Biasanya digunakan untuk acara wayang, peralihan dari ruang publik (pendhapa) menuju ruang privat (dalem).

11. Dalem
Bagian inti rumah Jawa. Ruang privat tempat aktivitas keluarga berlangsung, seperti tidur, pertemuan keluarga kecil, dan penyimpanan barang penting.

12. Senthong Kiwa
Kamar sisi kiri dalam Dalem. Biasanya berfungsi sebagai kamar tidur keluarga atau penyimpanan barang berharga tertentu.

13. Senthong Tengah (Petanen)
Kamar tengah yang sangat sakral. Umumnya dipakai untuk menyimpan benda-benda pusaka, ritual tradisi.

14. Senthong Tengen
Kamar sisi kanan dalam Dalem. Fungsinya mirip senthong kiwa, tetapi bisa untuk tamu keluarga atau tempat menyimpan barang.

15. Gandhok
Bangunan samping kanan dan kiri yang memanjang. Biasanya digunakan sebagai kamar tambahan, ruang aktivitas, ruang kerja, tempat istirahat, atau tempat untuk sanak keluarga yang menetap.

16. Gadri
Serambi atau ruang belakang rumah, biasanya berupa teras memanjang. Dipakai untuk makan bersama atau tempat beraktivitas anggota keluarga. Pada beberapa rumah digunakan untuk menyajikan hidangan saat ada acara besar.

17. Pawon
Dapur tradisional Jawa. Ciri khasnya menggunakan tungku (pawon) berbahan kayu atau arang. Tidak hanya untuk memasak, tetapi juga pusat kehidupan keluarga pada pagi hari. Dindingnya sering berjelaga karena penggunaan kayu bakar.

18. Pekiwan
Tempat mandi / kamar mandi tradisional, sering berada dekat pawon atau di belakang rumah. Kadang berupa ruang terbuka dengan bak mandi dari batu.

-Wong Jawa-
Selasa Kliwon
09-12-2025
Share:

'Nyawiji mBangun Blora, Akur Makmur Misuwur', Ketua DPRD Ikut Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Tema peringatan hari jadi ke-276 Kabupaten Blora, ‘Nyawiji mBangun Blora, Akur Makmur Misuwur’ Bupati Blora tegaskan momentum ini untuk refleksi sejarah panjang Kabupaten Blora, dan sekaligus meneguhkan komitmen dalam membangun masa depan Blora. 

Disampaikan, saat ini, Blora telah menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang terus bergerak maju, terus berbenah, dan terus tumbuh menjadi kabupaten yang lebih kuat serta lebih sejahtera.

Hal itu disampaikan Bupati Blora, Arief Rohman saat memimpin upacara peringatan hari jadi ke-276 Kabupaten Blora di halaman kantor Bupati Blora, Kamis 11 Desember 2025, hadir Forkopimda Blora, Ketua DPRD Blora, pimpinan instansi vertikal, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Kepala OPD se-Kabupaten Blora, Ketua DWP Kabupaten Blora.

“Tema yang kita usung tahun ini, Nyawiji, berarti bersatu, menyatukan tekad, dan bekerja bersama, yang menggambarkan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat. mBangun Blora, artinya membangun Kabupaten Blora dalam seluruh aspek, mulai pemerintahan, ekonomi, sosial, hingga budaya,” ungkap Bupati Blora.

“Akur, maknanya rukun, selaras, dan harmonis. Semua pihak hidup berdampingan dan menjunjung tinggi toleransi dan Makmur, berarti sejahtera, baik secara ekonomi, sosial, maupun kualitas hidup masyarakat,” imbuh Bupati Blora.

Kemudian Misuwur, lanjut Bupati Blora, maknanya terkenal, harum namanya, diakui luas. Menggambarkan harapan agar Blora semakin dikenal dengan segala potensinya.

Lebih lanjut, Bupati Blora menjelaskan secara garis besar, tema tersebut artinya bersatu bersama-sama bergandengan tangan untuk mewujudkan Blora yang terus berkembang secara berkelanjutan, hidup dalam suasana damai dan rukun, menuju masyarakat yang semakin sejahtera serta dikenal luas melalui beragam potensi unggulannya.

“Tema ini selaras dengan arah pembangunan yang kita jalankan memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kualitas infrastruktur, memperluas lapangan kerja, memberdayakan UMKM dan ekonomi kreatif, memajukan pendidikan dan kesehatan, serta menjaga kelestarian alam dan kebudayaan Blora,” tegas Bupati Blora.

Bupati Blora mengungkapkan bahwa berbagai capaian pembangunan telah diraih berkat kerja keras dan sinergi bersama. Namun pihaknya menyadari masih terdapat banyak pekerjaan rumah seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, percepatan pemerataan pembangunan, dan penguatan ekonomi daerah.

“Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah daerah, Forkopimda, swasta, BUMN, BUMD, organisasi atau instansi vertikal, komunitas, generasi muda, dan rekan media dan seluruh yang terlibat untuk mari kita bersama sama Nyawiji, untuk bersama-sama membangun dalam kebersamaan. Mari kita cegah perpecahan, jaga harmoni, dan pererat gotong royong sebagai warisan luhur budaya Jawa yang menjadi roh kehidupan masyarakat Blora,” tandas Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora mengungkapkan hari jadi ini juga menjadi kesempatan untuk menghormati para leluhur dan pendahulu yang telah meletakkan dasar-dasar pembangunan Blora. 

“Kita doakan semoga para pendahulu kita para bupati-bupati terdahulu yang sudah meninggal kita doakan husnul khatimah, dan yang masih hidup semoga selalu diberikan kesehatan, tentunya kita akan terus lanjutkan perjuangan mereka dengan karya nyata, inovasi, dan semangat mengikuti perkembangan zaman,” harap Bupati Blora.

Pertahankan Prestasi

Bersamaan dengan momentum hari jadi tahun ini, Bupati Blora Arief Rohman baru saja menerima penghargaan dari Kemendagri pada Rabu (10/12). Berkat kerja keras semua pihak, Kabupaten Blora Kembali memperoleh Penghargaan Innovative Government Award (IGA) dengan kategori Kabupaten Terinovatif.

Bukan kali pertama Blora meraih penghargaan bergensi tersebut, melainkan sudah tiga tahun berturut-turut menjadi Kabupaten Terinovatif.  

“Alhamdulillah kemarin saya dengan beserta Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan beberapa Kepala Perangkat Daerah, Kabupaten Blora memperoleh penghargaan tertinggi di Kementerian Dalam Negeri jadi Kabupaten Terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) yang mana kita sudah menerima tiga kali secara berturut-turut,” ujar Bupati Blora.

Untuk diketahui, dari ratusan inovasi yang diajukan, tahun ini Kabupaten Blora mengusung inovasi unggulan BU DESI (BUMD Peduli Inflasi) PLUS dan SIKEP (Sistem Informasi Kinerja & Evaluasi Pembangunan).

Inovasi pertama adalah SIKEP (Sistem Informasi Kinerja dan Evaluasi Pembangunan), sebuah sistem digital berbasis data yang memungkinkan perangkat daerah memantau capaian pembangunan secara real-time dan berbasis data. Sehingga dengan SIKEP, seluruh proses pengambilan keputusan bisa lebih cepat, tepat, dan akuntabel. 

Kemudian, inovasi kedua adalah BU DESI PLUS (BUMD Peduli Inflasi dan Stabilitas Ekonomi). Inovasi ini menghubungkan BUMD, Bulog, kelompok tani, serta pelaku usaha lokal untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di Blora.

Inovasi BU DESI PLUS ini memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjadi kolaborasi konkret dalam pengendalian inflasi di daerah. Inovasi tersebut selaras dan mendukung program Kemendagri dalam mengatasi inflasi di daerah-daerah. 

Atas prestasi dan capaian Kabupaten Blora, Ketua DPRD Blora, Mustopa menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten, seluruh OPD dan seluruh masyarakat Blora dan seluruh pihak, juga ungkapkan rasa terima kasihnya atas partisipasi, dukungan, dan dedikasi dalam memajukan Blora tercinta.

“Semoga Kabupaten Blora semakin akur, makmur, misuwur, dan dikenal sebagai daerah yang ramah, berbudaya, berprestasi, serta terus berkembang maju menuju masa depan yang lebih baik,” harap Ketua DPRD Blora.

Upacara Hari Jadi ke 276 Kabupaten Blora berlangsung khidmat dan lancar. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Bupati Blora, H. Arief Rohman . Adapun Perwira Upacara Adalah Bambang Sugiatno, Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Blora. Sementara itu, Komandan Upacara dipimpin oleh Dananjaya Huda Setiawan, yang merupakan Kasi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Blora.  (Humas/Redaksi)

Share:

Kodam IV/Diponegoro Kirim Bantuan Untuk Korban Bencana Alam di Aceh dan Sumatera


SEMARANG – Kodam IV/Diponegoro mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di wilayah Aceh dan Sumatera pada Senin 08 Desember 2025. 

Bantuan kemanusiaan ini adalah merupakan satu bentuk kepedulian dari keluarga besar Kodam IV/Diponegoro, kepada masyarakat di Aceh dan Sumatera yang sedang berduka akibat dilanda musibah banjir bandang dan tanah longsor beberapa saat lalu.

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin menyampaikan bahwa 
seluruh Prajurit, PNS dan Persit KCK Kodam IV/Diponegoro bergerak cepat dengan penuh keikhlasan, menghimpun bantuan yang meliputi: bahan makanan, susu, biskuit, mie instan, pakaian, selimut, popok Bayi, obat-obatan, alat masak serta berbagai perlengkapan rumah tangga  lainnya yang dibutuhkan telah termuat sebanyak 40 truk. 

"Setelah berhasil dikumpulkan, selanjutnya  Bantuan dibawa menuju ke Posko utama yang berada di Cargo Lanud Halim Perdanakusumah Jakarta sebanyak 36 truk dan menuju ke Posko Bantuan yang berada di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara sebanyak 4 truk,  untuk kemudian diserahterimakan dan dibawa menuju ke titik distribusi bantuan di Aceh dan Sumatera," ungkap Pangdam IV/Diponegoro.
(Pendam IV/Diponegoro/Redaksi)
Share:

Rumah Suwoto Kunduran Ludes Dilalap Api, Diduga Akibat Percikan Puntung Rokok, Kerugian Capai Rp 300 Juta


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Sebuah rumah beserta seluruh isinya di Dukuh Baran, Desa Sambiroto, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, ludes dilalap api pada Selasa 02 Desember 2025. Kebakaran yang diduga berasal dari percikan puntung rokok ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Peristiwa nahas tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 06.15 WIB di rumah milik Suwoto (67), seorang petani yang beralamat di Dk. Baran RT 005 RW 001.

Kronologi Kejadian Awal mula kejadian diketahui oleh Lilis Puji Lestari (35), putri korban, yang saat itu sedang berada di depan rumah menyuapi anaknya. Saksi terkejut ketika mendengar suara letupan benda seperti terbakar. Setelah masuk ke dalam rumah, ia mendapati asap tebal dan api sudah berkobar membakar bagian rumah sebelah kanan belakang, tempat kandang sapi berada.

Saksi segera berteriak meminta tolong. Suji (50), warga sekaligus tetangga korban, langsung berupaya memadamkan api dengan air seadanya. Namun, api yang membesar dengan cepat karena konstruksi rumah yang didominasi kayu jati (blondoran) membuat warga kesulitan menjinakkan kobaran.

Tim pemadam kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Blora bersama personel Polsek Kunduran segera tiba di lokasi setelah menerima laporan. Meski tiga unit mobil Damkar diterjunkan, api sudah terlanjur menghanguskan seluruh bangunan dan isinya.

Penyebab dan Kerugian Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah puntung rokok. Dari keterangan yang diperoleh petugas, korban, Suwoto, mengakui sempat membuang puntung rokok yang masih menyala di tumpukan sampah yang berada di kandang sapi sebelum ia berangkat ke sawah. Percikan api dari puntung rokok itulah yang diduga memicu kebakaran besar.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, dugaan penyebab kebakaran adalah dari percikan api puntung rokok yang dibuang korban di tumpukan sampah di kandang sapi. Korban mengakui hal tersebut,” ujar Kapolsek Kunduran, Budi Santoso, pada Selasa (02/12/2025).

Akibat kebakaran ini, korban mengalami kerugian total sekitar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah). Seluruh harta benda tak sempat diselamatkan, termasuk satu unit mobil Mazda, dua unit sepeda motor, empat lemari, empat tempat tidur, dua TV, satu kulkas, satu mesin cuci, satu kompresor, hingga perhiasan, uang tunai, dan dua sertifikat tanah. Tragisnya, dua ekor sapi milik korban yang berada di kandang juga ikut terbakar.

Saat ini, Polsek Kunduran telah melakukan langkah-langkah kepolisian seperti mendatangi TKP, mencatat saksi-saksi, dan melakukan identifikasi barang yang terbakar untuk proses penyelidikan lebih lanjut.  (Humas/Redaksi)
Share:

DPRD Blora Ucapkan Harijadi ke-276 Kabupaten Blora

DPRD Blora Ucapkan Harijadi ke-276 Kabupaten Blora

Segenap Pimpinan, Anggota, Sekretariat   Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora atas bertambah usia ke-276 tahun ini, pada Kamis 11 Desember 2025.

"Semoga Blora Nyawiji mbangun Blora, Akur Makmur Misuwur, semakin kompak, makmur dan terkenal," kata Mustopa, Ketua DPRD Kabupaten Blora.

Sinergitas pimpinan daerah dalam membangun kota Blora, dan Kabupaten Blora semakin makmur dan terkenal.

"Selamat memperingati Harijadi ke-276  Kabupaten Blora," ucap Catur Pambudi Amperawan, S.Sos., Sekretaris DPRD Blora.

Melalui siaran instagram, DPRD Blora menyampaikan kanthi sesanti Blora Mustika, kula suwun dhumateng sedaya komponen masyarakat, mangga kita makarya sesarengan kanthi greget lan manunggaling tekad, kagem mujudaken Blora ingkang langkung makmur, adil, lan lestari.

"DPRD Blora tansah ndherekaken saha nyengkuyung sedaya program pamarentah ingkang ngrembaka kagem kamajengan lan kawigatosanipun rakyat," harap DPRD Blora.

"Rahajeng Ambal Warsa Kabupaten Blora. Mugi-mugi berkahing Gusti Allah tansah lumeber dhateng Blora saisinipun, ndadosaken Blora langkung sae lan dados kabanggaan".
(Redaksi)
Share:

Bupati Bersama DPRD Blora Setujui Ranperda APBD 2026, Optimalisasi PAD Hingga Infrastruktur Jadi Masukan Strategis


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kabupaten Blora tahun 2026 telah disetujui bersama pada Minggu 30 November 2025 oleh Bupati Blora dan DPRD Kabupaten Blora, dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jl A Yani Blora.

Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa menyampaikan bahwa sebelum persetujuan Ranperda, dilakukan penyampaian pandangan fraksi-fraksi  DPRD Blora dan penyampaian jawaban atas pandangan tersebut oleh Bupati Blora. Pada rangkaian rapat paripurna tersebut, juga dilakukan penetapan Progam Pembentukan Peraturan Daerah tahun 2026.

"Sejumlah fraksi dari DPRD Kabupaten Blora menyampaikan pandanganya terkait beberapa hal strategis untuk pembangunan Kabupaten Blora. Pandangan fraksi disampaikan oleh gabungan fraksi dengan juru bicara Galuh  Widiasih Mustikasari dan dari fraksi  PDI Perjuangan dengan juru bicara Bibi Hastuti," jelas Mustopa.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman  mengungkapkan bahwa di tahun 2026 mendatang terjadi penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat, sehingga perlu adanya langkah-langkah penyesuaian.

“Berkait dengan pandangan fraksi-fraksi, saya ingin mengucapkan terima kasih yang pertama dari fraksi gabungan, menyikapi penurunan TKD tentunya kami sepakat dengan fraksi gabungan bahwa perlu adanya optimalisasi PAD, optimalisasi penurunan pajak, dan juga masukan yang lainnya, termasuk terkait dengan BUMD,” jelas Bupati Blora.

Lanjut Bupati Blora, terkait dengan potensi PAD dari BUMD Kabupaten Blora, BUMD Energi, juga menjadi perhatian  untuk bisa dikawal bersama-sama.

“Terkait dengan potensi pendapatan di sektor migas, ini tentunya akan menjadi catatan untuk kita ke depan,” kata  Bupati Blora.

Lalu beberapa infrastruktur jalan yang masih perlu untuk perbaikan juga akan menjadi perhatian, termasuk opsi  skema pembiayaannya untuk melanjutkan pembangunanya.

Termasuk untuk jalan yang menjadi akses masyarakat dipelosok desa-desa juga akan diupayakan untuk ditangani, baik melalui program TMMD atau  skema lainnya, imbuhnya.

 “Selain dari pinjaman daerah, juga Inpres jalan daerah. Dan nanti tahun 2026 kita akan usulkan lagi, semoga beberapa ruas yang lain bisa kita usulkan melalui skema Inpres jalan daerah,” jelas Bupati Blora.

Adapun masukan dan saran dari DPRD Kabupaten Blora yang disampaikan dalam pandangan fraksi fraksi tersebut akan dijadikan pedoman untuk pembangunan kedepannya.

“Sudah kami catat dan akan kami jadikan perdoman untuk pelaksanaan pembangunan Kabupaten Blora ke depan,” ungkap Bupati Blora.

Kemudian berkaitan dengan dan kinerja OPD, pihaknya akan terus mengevaluasi, mengawal dan mendorong agar kinerja dari OPD bisa lebih efektif lagi. Sejalan dengan hal itu, peningkatan profesional ASN akan terus dilakukan.

“Kita akan terus upaya bagaimana kinerja ASN kita ini ke depan akan terus ditadami dan kita tingkatkan,” imbuh Bupati Blora.

Dari sektor pertanian, Pemkab akan terus berusaha agar petani bisa dengan mudah memperoleh alat pertanian dan sebagainya. Pihaknya kedepan akan terus bersinergi dan  mengusulkan baik ke Kementerian maupun ke Provinsi. Pihaknya juga menaruh perhatian terhadap pengembangan agroindustri.

Kemudian terkait program MBG, Satgas MBG Kabupaten Blora akan terus melakukan pengawasan agar program tersebut bisa berjalan dengan baik.

“Tentunya Satgas MBG yang diketuai oleh Wakil Bupati, Bu Wakil sudah berupaya untuk pengawasan ini. Kedepan kami minta dukungannya untuk kita bersama-sama mengawasi tentang pelaksanaan MBG yang ada di Kabupaten Blora,” ujar Bupati Blora.

Adapun masukan dan saran dari DPRD Kabupaten Blora yang disampaikan dalam pandangan fraksi tersebut akan dijadikan pedoman untuk pembangunan kedepannya.

“Sudah kami catat dan akan kami jadikan perdoman untuk pelaksanaan pembangunan Kabupaten Blora ke depan,” ungkap Bupati Blora.

Bupati Arief juga mengapresiasi sinergi dan dukungan dari DPRD Kabupaten Blora, sehingga Ranperda tersebut bisa disetujui.

“Alhamdulillah seluruh proses yang sudah kita jalani dan selanjutnya akan segera dikirim ke Provinsi untuk mendapatkan evaluasi Gubernur dan tentunya kita berharap proses untuk  tahun 2026 akan bisa kita jalankan dengan baik,” tandas Bupati Blora. 
(Humas/Redaksi)
Share:

Pemkab Blora Peringati HUT ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Meskipun cuaca tengah gerimis, Upacara dalam rangka memperingati HUT ke-54  Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat Kabupaten Blora tetap berlangsung khidmat. Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, bertindak sebagai inspektur upacara, Senin, 01 Desember 2025, di Alun-Alun Kabupaten Blora.

Upacara tersebut diikuti oleh ASN di lingkup Pemkab Blora, dengan dihadiri oleh Forkopimda Blora, Sekretaris Daerah Kabuapten Blora, Kepala OPD Pemkab Blora, Ketua TP PKK, Ketua DWP,dan sejumlah tamu undangan lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Blora KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH., yang menegaskan kembali jati diri KORPRI sebagai pilar pelayanan publik, penjaga persatuan, dan abdi negara yang bekerja untuk kemajuan bangsa.

“Tema peringatan HUT KORPRI ke-54 tahun ini “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju” terang Wabup Blora membacakan amanat Prof Dr. Zudan

Lanjutnya, Tema ini  mencerminkan tekad Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjaga persatuan, solid, berintegritas, dan mandiri dalam pengabdian, menjadi kekuatan moral dan profesional, menjadikan KORPRI sebagai kekuatan pemersatu dan penggerak birokrasi demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, berdaya saing, dan berkeadilan, dengan semangat memperkuat solidaritas dan persatuan di antara anggota KORPRI.


Wabup mengungkapkan, bahwa Korpri dimanapun berada untuk mengambil sikap KORPRI SIAGA.

“Mari kita jadikan momentum hari Peringatan ke 54 Tahun Korpri sebagai bentuk Apel Kesiapsiagaan Korpri untuk menutup tahun 2025 dan mengawali tahun 2026. Selanjutnya, Saya mengajak seluruh anggota Korpri yang berjumlah 5,5 Juta ASN untuk terus siap siaga,” jelasnya

Kemudian, Delapan Tekad Kesiapsiagaan Korpri agar terus laksanakan dengan penuh kekompakan dan soliditas. 

Antara lain, Perkuat persatuan dan soliditas korps; Tegakkan netralitas dan integritas; Tingkatkan profesionalisme dan kompetensi; Tanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin; dan tanggung jawab Seluruh ASN untuk siaga bencana; Peningkatan Pendapatan Negara dan Daerah harus menjadi fokus dari seluruh ASN; Korpri mengawal Reformasi Birokrasi agar bisa menuntaskan penyelesaian masalah kemiskinan, anak tidak sekolah, mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8%; mendorong pendapatan negara dan daerah; mencegah kebocoran anggaran; dan  Jaga nama baik KORPRI dan ASN

“Saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus berinovasi, memperkuat pengabdian, serta bekerja sepenuh hati untuk kemajuan bangsa dan negara. Pengabdian saudara senantiasa dinantikan oleh masyarakat,” pungkasnya

Dalam pelaksanaan upacara tersebut, bertindak sebagai Perwira Upacara yakni Edy Wibowo yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan, Pelatihan, dan Pembinaan Pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blora. 

Sementara itu, Ardian Sukmana, Kepala Sub Bagian Program pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora, dipercaya sebagai Komandan Upacara.

Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan oleh Puspo Kuncoro, S.STP. dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blora, dan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia dibacakan oleh Sofia Ranti Anggraini, S.STP. dari Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Blora. Adapun doa dipimpin oleh Mustafid dari Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blora.
Petugas pengibar bendera merah putih terdiri dari tiga pegawai Inspektorat Kabupaten Blora, yaitu Affriansyah Salfa Saputra, S.Tr.IP, Dicky Ageng Aristyono, S.Tr.IP, dan Ratih Yanuar Rizky, S.Tr.IP. Sedangkan tugas pembawa acara dipercayakan kepada Dhea Annisa Lupitasari, S.Tr.IP.

Pelaksanaan upacara dimulai dengan kedatangan Wakil Bupati Blora selaku Inspektur Upacara di lapangan upacara. Sesaat setelah beliau tiba, rangkaian prosesi dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, kemudian laporan Komandan Upacara yang menandai dimulainya kegiatan secara resmi. 

Seluruh undangan kemudian mengikuti prosesi pengibaran Sang Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Komandan Upacara, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Inspektur Upacara sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara yang diikuti seluruh peserta. Rangkaian berikutnya adalah pembacaan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia oleh petugas.

Upacara dilanjutkan dengan penganugerahan Satya Lancana Karya Satya sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para ASN.Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan amanat Inspektur Upacara.

Seusai amanat, seluruh peserta upacara bersama-sama menyanyikan lagu Mars KORPRI, dilanjutkan dengan Hymne Abdi Praja Dharma Satya Nusantara Bhakti dan lagu Andhika Bhayangkari sebagai bentuk penghormatan dan penguatan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selanjutnya, acara berlanjut dengan pembacaan doa, dan undangan kembali dipersilakan untuk duduk. Menjelang penutupan rangkaian kegiatan, Komandan Upacara memberikan laporan akhir, kemudian dilanjutkan dengan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara.

Berbagai Apresiasi

Setelah itu Wakil Bupati Blora  menyerahkan apresiasi dan penghargaan,
Wakil Bupati menyerahkan penghargaan Satyalacana X tahun kepada  dr. Sapta Eka Putra, M.H.Kes. dari UPTD Puskesmas Randublatung Kab. Blora, kemudian kepada drg. Wilys Yuniarti, M.M dari RSUD dr. R. Soeprapto Cepu Kab. Blora diserahkan penghargaan satyalancana karya satya XX tahun, lalu Dra. Dian Fatmayanti dari UPTD SMP Negeri 1 Jiken dengan penghargaan Satyalancana karya satya XXX tahun.

Kemudian Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi, S.E, M.Si yang merupakan ketua dewan pengurus Korpri Kabupaten Blora, turut menyerahkan sejumlah penghargaan kepada para pemenang lomba dalam rangka HUT Korpri  tingkat Kabupaten Blora untuk pemenang dari berbagai kategori kompetisi. 

Penghargaan pertama diberikan kepada para juara lomba olahraga dan seni, antara lain Juara 1 Lomba Tenis Meja Beregu Putra diraih oleh Kecamatan Blora, Juara 1 Lomba Tenis Meja Ganda Putri diraih oleh Kecamatan Sambong, dan Juara 1 Lomba Bulutangkis Beregu Putra dimenangkan oleh Puskesmas Eks Kawedanan Ngawen. Selanjutnya, Juara 1 Lomba Bulutangkis Ganda Putri diraih oleh Korwil Biddik Kecamatan Japah, Juara 1 Lomba Lantunan Sholawat Nariyah dimenangkan oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Blora, serta Juara 1 Lomba Senam Kreasi berhasil diraih oleh Korwil Biddik Kecamatan Ngawen.

Selain penyerahan hadiah lomba, KORPRI Kabupaten Blora juga memberikan tali asih sebagai wujud kepedulian dan penghargaan kepada anggota yang telah mengabdi. Tali asih tersebut diberikan kepada Siti Aisyah, S.H. dari Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, serta Mariyadi dari RSUD dr. R. Soeprapto Blora. (Humas/Redaksi)
Share:

Diapresiasi, PKK Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah di Kabupaten Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Peran PKK Kabupaten Blora sebagai mitra strategis pembangunan bagi Pemerintah Daerah, diapresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Blora melalui Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini. Apresiasi ini disampaikan saat membuka acara Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 PKK  tingkat Kabupaten Blora, di Hall Raflres Azana Garden Hill Hotel, Senin, 01 Desember 2025.  

“Peringatan HKG PKK bukan sekadar seremonial tahunan. Ini adalah momentum penting untuk kembali meneguhkan komitmen gerakan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang sehat, berdaya, dan sejahtera. PKK selama ini terbukti menjadi ujung tombak di berbagai lini pembangunan, mulai dari kesehatan, pendidikan keluarga, ekonomi kreatif, hingga penanganan stunting dan penguatan ketahanan pangan,” ucap Wabup Blora.

“Pemerintah Kabupaten Blora memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK yang telah bekerja dengan tulus dan penuh dedikasi. Tanpa kiprah ibu-ibu semua, banyak program pemerintah tidak akan berjalan seefektif hari ini. Terima kasih telah menjadi energi positif bagi masyarakat, terutama di tingkat desa dan kelurahan,” sambungnya.

Menurutnya, tema nasional HKG PKK tahun ini adalah “Bergerak Bersama PKK, Wujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”. Tema ini selaras dengan upaya Pemkab Blora untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Melalui kerja bersama antara pemerintah daerah, PKK, dan seluruh elemen masyarakat, saya yakin Blora bisa terus tumbuh sebagai daerah yang Maju Berkelanjutan, Akur, Makmur Misuwur, sebagaimana tema Hari Jadi tahun ini, dan PKK merupakan bagian penting dari kekuatan itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ainia Sholichah menyampaikan sambutan yang berisi pokok-pokok arahan Ketua Umum TP PKK Indonesia, Ny. Tri Tito Karnavian. 

Melalui sambutan itu, PKK diingatkan untuk terus memperkuat program kerja yang terintegrasi, meningkatkan kompetensi kader, serta memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital guna memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat hingga pedesaan.

“Inovasi dan langkah nyata dalam menjalankan program PKK, mulai dari peningkatan gizi keluarga, pencegahan stunting, hingga ekonomi keluarga berbasis pemberdayaan masyarakat sangatlah penting dilakukan dan disiapkan secara matang. Mari kita wujudkan bersama PKK Blora yang prima…!!,” ucap Ainia Sholichah.

Acara ini kemudian dilanjutkan dengan orientasi Ketua TP PKK Kecamatan, Desa, Kelurahan se Kabupaten Blora. Dalam kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan pemotongan tumpeng tasyakuran, flasmob, lomba peragaan busana dari bahan baku limbah dan zero waste, hingga penandatanganan MoU antara TP PKK Kabupaten Blora dengan Samsat, BNN, Poltekkes Kemenkes Semarang, dan Baznas Kabupaten Blora. (Humas/Redaksi)
Share:

Persetujuan Bersama Bupati dan DPRD Blora Atas Ranperda APBD 2026


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Rapat paripurna DPRD Kabupaten Blora dalam acara Pandangan umum fraksi-fraksi terhadap peran Perda Kabupaten Blora tahun 2025 tentang APBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2026; Jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan Perda APBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2026; Penetapan program pembentukan peraturan daerah tahun 2026; dan Persetujuan bersama Bupati Blora dan DPRD terhadap Ranperda APBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2026, digelar pada Minggu, 30 November 2025.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Blora, Mustopa berjalan lancar dengan jumlah  kehadiran 41 anggota dewan dari berbagai fraksi, sementara 4 anggota lainnya berhalangan hadir karena satu dan lain hal.

"Yang tidak hadir, Andita Nugrahanto, Mujoko, Aditya Chandra Yogaswara dan Santoso Budi Susetyo, karena berhalangan hadir,"  kata Mustopa.

Berdasarkan laporan kehadiran sekretariat  DPRD Blora, lanjut Mustooa, yakni fraksi PKB 11 anggota, fraksi PDIP 6 fraksi Golkar 5, fraksi Gerindra 5, fraksi Nasdem 5 fraksi pembangunan sejahtera 5 dan fraksi Demokrat Perindo 4.

Masih kata Mustopa, jadi jumlah kehadiran 41 anggota dari 45 anggota DPRD Blora, rapat paripurna hari ini dinyatakan memenuhi ketentuan kehadiran minimum. 

"Dengan demikian berdasarkan tata tertib DPRD Blora, rapat paripurna hari ini telah memenuhi kuorum untuk dilaksanakan," ucap Mustofa.

Untuk diketahui, rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan tahapan pembahasan pokok terkait rancangan anggaran pendapatan belanja daerah tahun 2026 sesuai acara yang telah ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD Blora tersebut. (Humas/Redaksi)
Share:

39 Tim OPD dan Instansi Vertikal di Blora Ikuti Lomba Senam Tabola Bale HUT ke-54 KORPRI


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Suasana meriah dan penuh energi positif mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 KORPRI di Kabupaten Blora yang dirayakan melalui Lomba Senam Kreasi Tabola Bale pada Kamis, 27 November 2025 di GOR Mustika Blora. 

Mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri, Mewujudkan Indonesia Maju”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebanyak 39 tim dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal berpartisipasi dalam lomba ini. Beragam kreasi, kostum menarik, hingga variasi gerak yang penuh kreativitas menjadi daya tarik utama yang menghibur para penonton yang memadati arena pertandingan.

Para peserta tampak antusias mempersiapkan penampilan terbaik mereka. Musik riang, koreografi penuh semangat, dan kekompakan tim menjadi penilaian penting bagi dewan juri. Suasana GOR Mustika semakin semarak dengan dukungan yel-yel yang menggema dari masing-masing tim pendukung.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman,  didampingi Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, para kepala OPD, serta pimpinan instansi vertikal dan BUMN/BUMD. 

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas antusiasme jajaran ASN Blora yang terus mendukung kegiatan KORPRI dari tahun ke tahun. Menurutnya, lomba senam kreasi menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang mempererat kebersamaan di lingkungan ASN.


“Saya menyambut baik penyelenggaraan lomba senam kreasi ini. Selain memberi ruang olahraga, kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk mengasah kreativitas. Saya yakin anggota KORPRI Kabupaten Blora mampu menampilkan yang terbaik,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Bugar 2045, sesuai amanat Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).


“Saya titip kepada seluruh ASN agar terus mengajak keluarga, sahabat, dan masyarakat untuk berolahraga. Olahraga bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Dengan tubuh yang sehat, pikiran lebih segar, hati gembira, dan tentu akan berdampak pada peningkatan kinerja,” imbuhnya.

Usai membuka acara, Bupati langsung bergabung dalam Flashmob Senam Kreasi Tabola Bale bersama para peserta. Keceriaan menyelimuti arena saat ribuan peserta bergerak serempak mengikuti ritme musik. Aksi spontan ini menambah kegembiraan dan menjadi momen favorit yang sempat menarik tepuk tangan meriah dari penonton.

Dalam pembukaan, Bupati juga mengingatkan pentingnya sportivitas dalam berkompetisi. Menurutnya, menang atau kalah adalah hal yang lumrah dalam perlombaan, namun nilai utama adalah kebersamaan, kreativitas, dan semangat dalam berpartisipasi.

“Bagi yang menang, panjenengan sedang diuji untuk tetap rendah hati dan mempertahankan prestasi. Bagi yang belum menang, berarti sedang diuji kesabarannya dan diberi ruang untuk terus meningkatkan kemampuan,” pesan Bupati. Beliau menambahkan bahwa tim-tim yang berhasil menjadi juara akan diberi kesempatan tampil pada berbagai event pemerintah daerah di kemudian hari.

Setelah seluruh tim tampil, dewan juri menyampaikan hasil penilaian sebagai berikut:
Juara 1 : Tim Korwil Ngawen – 9.060 poin
Juara 2 : Tim DINKESDA – 9.010 poin
Juara 3 : Tim DPMPTSP – 8.908 poin
Juara 4 : Tim SMKN 2 Blora – 7.500 poin

Seluruh juara menerima piagam penghargaan dan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Blora melalui panitia penyelenggara HUT KORPRI.

Lomba senam kreasi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan, tetapi juga simbol kolaborasi dan kekompakan antarinstansi. Berkat antusiasme peserta dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Blora, acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat soliditas ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan semangat 'Sesarengan mBangun Blora' untuk mewujudkan pembangunan yang maju dan berkelanjutan. (Humas/Redaksi)
Share:

10 KK Korban Tanah Geser di Cepu Dievakuasi Ke Rusunawa Tambakromo



𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Polres Blora bergerak cepat mengevakuasi 10 Kepala Keluarga (KK) korban bencana tanah longsor di Kampung Nglajo, Kelurahan/Kecamatan Cepu, Blora. Evakuasi ini dilakukan setelah tebing permukiman warga tergerus kuat oleh aliran sungai, menyebabkan rumah mereka terancam dan tidak layak huni.

Kegiatan evakuasi dilaksanakan pada Selasa 18 November 2025 mulai pukul 12.45 WIB., ada sejumlah 16 KK terdampak, yakni 10 KK dipindahkan ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tambakromo, Cepu, sementara untuk 6 KK, memilih mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

Evakuasi dipimpin Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, didampingi Waka Polres, PJU, dan anggota Polres Blora, serta turut dihadiri oleh instansi terkait dan Forkopimcam Cepu.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto mengatakan bahwa langkah evakuasi ini merupakan inisiatif kemanusiaan dari Polres Blora untuk memastikan para korban mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak. 

Masih kata, Kapolres Blora bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.

“Kami menginisiasi evakuasi ini untuk memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk dihuni. ada 10 KK yang kami pindahkan ke Rusunawa Tambakromo. Kami berkoordinasi dengan instansi terkait agar para korban longsor ini segera mendapat tempat bernaung yang baru,” ujar Kapolres Blora.

Lebih lanjut, Kapolres Blora mengatakan bahwa meskipun warga sudah dievakuasi, personel Polres Blora akan tetap disiagakan di lokasi longsor untuk mengamankan harta benda warga dan mengantisipasi segala bentuk potensi kejahatan yang mungkin timbul pasca-pengungsian.

"Proses evakuasi yang mencakup pemindahan barang-barang korban, seperti Sdr. Risman, Sdri. Yunita, Sdr. Margono, dan tujuh korban lainnya, berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif," tandas Kapolres Blora. (Humas/Redaksi)
Share:

Cuci Darah Seumur Hidup Akibat Makan Makanan Berlebihan


Banyak penyakit justru datang secara  diam-diam dari piring makan kita sendiri, saat makan berlebihan. Salah satunya yang paling berbahaya adalah gagal ginjal di usia 20-an tahun.

Berikut 7 makanan yang secara diam-diam menyeret kamu ke kursi cuci darah selamanya

1. Sayuran tinggi purin (daun singkong, bayam, kangkung, tauge, kembang kol) bisa memicu asam urat kalau dikonsumsi berlebihan.

2. Makan Tempe atau tahu berlebihan,  sering digoreng purin menggunakan  minyak goreng, bikin ginjal makin berat kerjanya.

3. Daging olahan (sosis, nugget dan sejenisnya) banyak pengawet dan garam yang tersembunyi di makanan tersebut.

4. Jerohan (terutama ayam potong) dan Sea-food pemicu asam urat. kandungan purin tinggi.

5. Gorengan racun buat tubuh kamu, bahaya minyak jelantah, dan lemak trans.

6. Mie instan keras dan tinggi natrium, menyebabkan ginjal kerja keras.

7. Minuman manis dan bersoda bisa merusak pembuluh darah ginjal, gula berlebih.

Awalnya cuma keliatan enak dan murah, tetapi kalau tiap hari menjadi kebiasaan, bisa jadi tiket ketemu mesin cuci darah seumur hidup anda.

Ini hanya saran untukmu, selanjutnya terserah anda, jaga kesehatan kamu, salam segerwaras.

Sumber : zakiyaa - InfoBermanfaat
Editor : Redaksi

Info Kesehatan 
#kesehatan #infosehat #hidupsehat #sehat #reels #trending #tips #ramuanherbal #obatherbal #segerwaras
Share:

Tanah Geser di Cepu, Kapolres Blora Minta Warga Tetap Waspada


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto didampingi Pejabat Utama (PJU) dan instansi terkait, meninjau langsung lokasi bencana pergeseran/penurunan tanah di bantaran sungai wilayah RT 04 RW 08, Lingkungan Nglajo, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, pada Senin 17 November 2025. Kunjungan ini sekaligus memberikan bantuan sosial kepada warga yang rumahnya terdampak parah.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.45 WIB ini berfokus pada peninjauan dan silaturahmi dengan 16 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan. Data dari Polsek Cepu menunjukkan, enam rumah mengalami rusak berat (nyaris ambruk), sembilan rumah rusak sedang, dan satu rumah rusak ringan akibat pergerakan tanah di kawasan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Blora menyerahkan bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian awal terhadap korban bencana.

"Kami hadir di sini untuk memastikan penanganan warga terdampak berjalan dengan baik dan cepat. Bantuan ini adalah wujud kepedulian Polri. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama mengingat kondisi tanah yang masih labil dan cuaca hujan ekstrem," ujar AKBP Wawan Andi Susanto.

Kapolres Blora menekankan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama. "Mengingat adanya kerugian material yang cukup signifikan dan kondisi tanah yang masih sangat labil, kami mendorong warga, khususnya yang rumahnya kategori rusak berat dan tidak layak huni, untuk segera mengungsi sementara," tambahnya.

Saat ini, Polsek Cepu telah mendirikan satu tenda posko tanggap bencana di halaman Gereja GKJ Nglajo sebagai tempat pengungsian sementara bagi warga yang terdampak, khususnya di malam hari. Selain itu, jajaran Polres dan Polsek Cepu bersama BPBD serta instansi lain terus bersiaga dan melakukan pemantauan di lokasi. Beberapa warga yang sakit dan lansia, seperti Ibu Patmi (sakit strok), sudah dievakuasi ke rumah kerabat.

Kapolsek Cepu AKP Edi Santosa, S.H., M.H., juga melaporkan bahwa gotong royong warga telah dilakukan untuk membersihkan dan melakukan penanganan awal untuk mencegah pergerakan tanah susulan. Pihak kepolisian juga terus memberikan imbauan kepada warga agar tidak nekat bertahan di rumah yang kondisinya membahayakan jiwa.

Rombongan Kapolres Blora meninggalkan lokasi pada pukul 11.10 WIB setelah memastikan bantuan telah tersalurkan dan posko bencana berfungsi dengan baik. (Humas/Redaksi)

Share:

Bupati Minta RAPI Bisa Jangkau Jaringan Komunikasi Darurat di 295 desa/kelurahan di Blora



BLORA — Bupati Blora memberikan apresiasi kepada Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) atas kontribusinya dalam mendukung komunikasi darurat, penyampaian informasi cepat, serta penguatan koordinasi lintas sektor di wilayah Kabupaten Blora. Hal tersebut disampaikan saat Ulang Tahun Ke-45 RAPI yang diselenggarakan di Balai Kelurahan Balun, Cepu. Minggu 16 November 2025.

Bupati Blora, Arief Rohman menegaskan bahwa peran RAPI selama ini sangat penting, terutama dalam memberikan informasi cepat pada situasi kedaruratan, termasuk kejadian-kejadian di wilayah hutan dan daerah terpencil. Dengan kondisi geografis Blora yang luas, keberadaan RAPI disebut sangat membantu dalam penyampaian informasi secara real-time.

“Wilayah kita ini luas, ada yang berada dalam kawasan hutan, sehingga membutuhkan dukungan komunikasi yang cepat. RAPI selama ini sangat responsif terhadap berbagai kejadian, dan kami menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut,” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora mendorong agar keberadaan RAPI dapat terus berkembang hingga menjangkau seluruh kecamatan dan 295 desa/kelurahan. Setiap desa diharapkan kelak memiliki anggota RAPI yang aktif sehingga jaringan komunikasi darurat semakin kuat.

Selain fungsi komunikasi, Bupati Blora mengajak RAPI memperluas manfaat organisasi, termasuk dalam peningkatan kapasitas dan ekonomi anggotanya. Pengurus RAPI yang banyak berasal dari kalangan pengusaha diminta mendata potensi anggota yang dapat dikembangkan, seperti usaha kecil atau keterampilan tertentu.

“Tidak hanya memberikan informasi, ke depan RAPI juga bisa menjadi wadah peningkatan kemampuan anggotanya. Misalnya melalui pelatihan UMKM, pengembangan usaha, bahkan akses permodalan jika dibutuhkan. Kita bisa kolaborasi dengan berbagai pihak,” ucap Bupati Blora.

Bupati Blora menilai semangat kebersamaan di tubuh RAPI merupakan kekuatan tersendiri. Organisasi ini tidak hanya ‘bersatu di udara’ melalui frekuensi komunikasi, tetapi juga bersatu di darat dalam menjalin solidaritas antar anggotanya.

“Nilai kebersamaan ini harus terus dijaga. RAPI telah menunjukkan kekompakan dan dukungan antar anggotanya. Semoga sinergi dengan TNI, Polri, BPBD, dan komunitas lainnya semakin kuat,” tandas Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Perwakilan RAPI Jawa Tengah, Mashuri mengungkapkan bahwa RAPI bukan hanya sekadar komunitas hobi, tetapi juga turut berperan penting dalam memberikan informasi layanan masyarakat, membantu komunikasi saat terjadi bencana, serta mendukung kegiatan sosial di berbagai wilayah. Dirinya berharap melalui acara ini, kerja sama antar anggota semakin solid, koordinasi semakin baik, dan manfaat RAPI semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

"Kami memohon arahan, bimbingan, serta dukungan dari semua pihak agar RAPI terus berkembang sebagai organisasi kemasyarakatan yang sigap, peduli, dan hadir di garis depan saat masyarakat membutuhkan", ungkap Mashuri. 

Untuk diketahui, acara HUT RAPI lokal Blora yang dinahkodai Rudi Hartono tersebut diikuti hampir 200 anggota, ada juga perwakilan RAPI wilayah Bojonegoro, Tuban, Rembang, Pati, Kudus. Diakhir acara diadakan penyematan pin komando kepada Bupati Blora sebagai tanda komandan utama RAPI Kabupaten Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Hot News

Cinta Terlarang di Keraton Yogyakarta: Kisah Nyi Ageng Serang Muda

Di lereng perbukitan Serang, Jawa Tengah, sekitar tahun 1752, lahirlah seorang anak perempuan dari keturunan bangsawan Mataram. ...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »