Bupati Lantik TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, melantik Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora Masa Bakti 2025–2030 dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Blora Tahun 2025,  di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (5/6/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Arief mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan menekankan pentingnya peran strategis TP PKK dan Posyandu dalam pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“PKK dan Posyandu merupakan dua pilar penting dalam pembangunan sosial. Keduanya menjadi ujung tombak dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kita harapkan dampak nyata dapat dirasakan hingga pelosok desa,” kata Bupati.

Bupati menegaskan,  TP PKK bukan semata organisasi kaum ibu, tetapi merupakan gerakan pemberdayaan keluarga secara menyeluruh. Ia mengajak seluruh pihak, baik laki-laki maupun perempuan, untuk terlibat aktif dalam mewujudkan keluarga tangguh dan masyarakat sejahtera.

Ia juga menyampaikan harapan agar TP PKK Kabupaten Blora dapat bersinergi dengan organisasi wanita lainnya sekaligus bisa menyusun dan melaksanakan program kerja yang terukur, mengacu pada 10 Program Pokok PKK, serta menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah desa, kecamatan, dan perangkat daerah.

“TP PKK harus menjadi motor penggerak perubahan sosial, dengan menjunjung tinggi nilai gotong royong, keikhlasan, dan keteladanan, serta mendukung program bapak presiden seperti ketahanan pangan hingga program makan bergizi gratis,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Arief juga menekankan pentingnya peran Posyandu yang kini memasuki babak baru sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan dengan fungsi lebih luas dalam mendukung program Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Posyandu kini tak hanya melayani balita dan ibu hamil, tapi juga seluruh siklus kehidupan—mulai dari bayi, remaja, dewasa, hingga lansia,” jelasnya.

Merujuk pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang memperluas peran Posyandu untuk melaksanakan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, serta ketentraman dan perlindungan masyarakat.

Bupati meminta Tim Pembina Posyandu Kabupaten Blora segera mengambil langkah konkret, termasuk mempersiapkan kader yang siap berkolaborasi di tingkat desa dan kelurahan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Kita dorong inovasi di lapangan dan bangun kemitraan strategis, termasuk dengan dunia usaha, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan, demi keberlanjutan layanan Posyandu,” tegasnya.

Gotong Royong 

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandeng tangan mendukung program pembangunan daerah melalui pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga dan layanan dasar.

“Mari kita jadikan TP PKK dan Posyandu sebagai dua pilar utama dalam mewujudkan Blora yang maju dan berkelanjutan. 'Sesarengan mBangun Blora' bukan hanya slogan, tapi komitmen dan tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Blora yang sekaligus ketua Tim Pembina Posyandu Hj. Ainia Sholichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI dalam sambutannya mengucapkan, terimakasih kepada pak bupati, dan seluruh pihak yang telah mendukung pihaknya juga tak lupa mohon doa semoga semua pengurus diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas.

"Semoga setelah dilantik memiliki program program konkret yang bisa memberi perubahan besar di Blora, " harapnya.  

Acara pelantikan ditutup dengan foto  selamat dan harapan agar para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab dalam mendukung pemerintah memberdayakan masyarakat. (Prokompim/Redaksi) 

Share:

Dandim 0721/Blora Resmi Menutup TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 di Nglandeyan Kedungtuban


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah resmi ditutup dalam sebuah upacara yang berlangsung di lapangan desa setempat pada Rabu, 4 Juni 2025.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Inf Agung Cahyono, S.Sos., M.Han., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Sementara itu, Kapten Inf Agus Supriyanto bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup).

Dalam rangkaian kegiatan, Dandim secara simbolis menerima kembali alat kerja dari para perwakilan satgas TMMD. Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara serah terima hasil program TMMD antara Kodim 0721/Blora dan Pemerintah Kabupaten Blora, Bupati Blora yang diwakili Asisten Pemerintah dan Kesra Blora Agus Puji Mulyono, S.Sos., M.Si , 

Sebagai tanda resmi berakhirnya kegiatan TMMD, dilakukan pemukulan kentongan oleh Dandim 0721/Blora, didampingi jajaran Forkopimda Blora.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Agung Cahyono membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si. Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi dan kerjasama terpadu antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, daerah terpencil, perbatasan, kawasan kumuh perkotaan, serta daerah terdampak bencana.

“TMMD Reguler ke-124 dan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 mengusung tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,’” ujar Pangdam dalam amanat tertulisnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kepala daerah, Forkopimda, OPD terkait, TNI-Polri, serta seluruh lapisan masyarakat atas sinergi dan gotong royong selama satu bulan pelaksanaan TMMD.

Sementara itu, dalam laporannya, Pasiter Kodim 0721/Blora, Kapten Inf Maningsun, menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD dimulai sejak 6 Mei hingga 4 Juni 2025. Capaian fisik berupa pembangunan jalan makadam sepanjang 935 meter dengan lebar 2,5 meter serta pembuatan talud sepanjang 291 meter di sisi kanan dan kiri jalan telah selesai 100 persen.

“Untuk kegiatan non-fisik, seperti penyuluhan dan pelatihan keterampilan, dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh masyarakat,” tambah Kapten Maningsun. Ia juga menyampaikan bahwa selama pelaksanaan TMMD tidak terdapat kendala yang berarti.

Usai pelaksanaan upacara penutupan TMMD, Dandim bersama Forkopimda serta Forkopimcam Kedungtuban dengan menggunakan sepeda motor dinas menuju lokasi sasaran fisik untuk meresmikan hasil program TMMD Sengkuyung Tahap II.

Sejumlah pejabat dan tamu undangan hadir dalam acara ini, diantaranya Kasdim 0721/Blora Mayor Inf Bani, Kapolres Blora diwakili AKP Agus Budiana, Ketua Komisi A DPRD Kab. Blora H. Supardi, Kepala Dinas PMD Blora Yayuk Windrati, S.IP., Perwira Kodim Blora, Dansubdenpom IV/3-1 Blora, Kapten Cpm Abdul Aziz, serta unsur Forkompimcam Kedungtuban.

Hadir pula Ketua Persit KCK Cabang XLII Ny. Fitria Agung Cahyono, Ketua TP PKK Kabupaten Blora diwakili Ibu Ratnasari Irawadi, Ketua Persit KCK Cabang LX Yonif 410/Alugoro Ny. Olga Sudarmanto, perwakilan Bhayangkari Polres Blora, Kepala Desa Nglandeyan Agus Fauzan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan undangan lainnya. (Pendim/Redaksi)

Share:

Bupati dan NU Panen Raya Padi Organik, Awal Kebangkitan Pertanian Organik di Blora


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Dalam upaya mendorong pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman., bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blora dan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU), panen raya padi organik di areal persawahan Desa Sonokidul, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Senin 2 Juni 2025.

Kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah daerah, organisasi keagamaan, dan petani lokal dalam mewujudkan Blora sebagai pelopor pertanian organik di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan pertanian organik di seluruh pelosok desa. Ia menekankan pentingnya pelatihan dan pembinaan yang merata agar program ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.

“Saya minta LPPNU memberikan pelatihan dengan target satu ranting satu kader. Nantinya akan ada sekitar 300 kader petani organik. Saya juga menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pertanian agar memberikan pelatihan kepada kelompok tani. Selain itu, TNI dan Polri saya harap dapat ikut bersinergi dalam mendukung program ini,” ujar Bupati.

Terkait perluasan lahan pertanian organik, Bupati juga meminta dukungan dari seluruh kepala desa melalui koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)
‎“Saya sarankan setiap kepala desa menyediakan lahan bengkok sebagai lokasi uji coba. Targetnya, satu desa satu hektar. Untuk pemasaran, Pemkab Blora telah melakukan pendekatan dengan berbagai pihak, termasuk diaspora, guna mendukung standardisasi, sertifikasi, dan pengemasan produk agar layak dipasarkan lebih luas,” jelasnya.

Pemkab Blora juga akan menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi yang memiliki program studi pertanian, guna memperkuat riset dan inovasi di sektor ini. Hal ini penting, mengingat karakteristik tanah di Blora masih membutuhkan kajian mendalam untuk pengembangan pertanian organik. 

“Kami juga akan menggandeng BUMN, termasuk Pertamina, untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para petani. Kami berharap NU, khususnya LPPNU, terus berperan aktif agar semangat petani organik bisa menyebar ke seluruh desa. Harapan kami, Blora bisa menjadi brand sebagai Kabupaten Organik,” tegas Bupati.

Ketua PCNU Blora, Muhammad Fatah, menyambut baik langkah ini dan menyatakan bahwa Nahdlatul Ulama siap mengawal cita-cita besar tersebut. 

“PCNU Blora bersama LPPNU dan para kader petani Nahdliyin yang tergabung dalam kelompok tani ‘Kadang Tani Sarwo Tulus’ siap mendukung Blora menjadi kabupaten pelopor pertanian organik. Ini bagian dari ijtihad kami untuk membumikan pertanian rahmatan lil alamin, yang memberikan manfaat bukan hanya bagi manusia, tetapi juga bagi tanah, air, dan lingkungan,” ungkapnya.

Salah satu petani organik binaan, Mas Duwi, turut membagikan pengalamannya selama tiga tahun mengembangkan pertanian organik. Ia mengungkapkan bahwa bertani dengan sistem organik lebih hemat dan hasilnya pun meningkat.

“Saya menggunakan pupuk organik sepenuhnya, jadi biaya produksinya jauh lebih murah. Pada masa tanam kedua ini, saya berhasil panen sebanyak 6,3 ton. Hasilnya sangat memuaskan,” tuturnya.

Panen raya ini diharapkan menjadi awal kebangkitan pertanian organik di Kabupaten Blora serta menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menerapkan sistem pertanian yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan demi kesejahteraan petani dan kelestarian alam. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Ketua DPRD Blora Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Ketua DPRD Blora menghadiri upacara peringatan hari lahir Pancasila yang diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Blora pada Senin, 2 Juni 2025. Kegiatan tersebut diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blora, DPRD dan peserta upacara.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dengan peserta upacara TNI/Polri, OPD, Pelajar, Pramuka, Mahasiswa,  ASN dan Ormas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman  membacakan amanat dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI).

Dalam amanatnya, disampaikan bahwa 1 Juni merupakan tonggak bersejarah bagi bangsa Indonesia, menandai lahirnya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Pancasila tidak hanya menjadi landasan hukum atau catatan sejarah, tetapi juga fondasi hidup yang membentuk karakter serta jati diri bangsa dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila adalah roh bangsa Indonesia. Ia menjadi pedoman moral, sosial, dan budaya yang menyatukan kita dalam keberagaman. Melalui nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila, kita diajak menjaga keharmonisan, menjunjung tinggi keadilan, serta membangun negeri ini dengan semangat gotong royong,” kata  Bupati Blora saat membacakan amanat BPIP RI.

Bupati Blora  menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang dimiliki Indonesia justru menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa. 

"Lebih dari 270 juta rakyat Indonesia disatukan oleh nilai-nilai luhur Pancasila," ujar Bupati Blora.

Namun demikian, lanjut Bupati Blora, tantangan global seperti arus informasi digital, perkembangan teknologi, serta penyebaran paham intoleransi dan radikalisme menjadi ujian serius dalam penerapan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Blora, H. Mustopa menyampaikan bahwa melalui program Asta Cita, pemerintah mengajak seluruh komponen bangsa untuk merevitalisasi semangat Pancasila dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital, imbuh Bu 

"Tujuannya adalah agar nilai-nilai luhur bangsa tetap hidup dan tidak terkikis oleh arus perubahan zaman," ucap Ketua DPRD Blora.

Ketua DPRD Blora, H. Mustopa menyampaikan bahwa upacara ini menjadi wujud komitmen bersama antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Blora dalam memperkuat ideologi Pancasila.

"Ideologi Pancasila sebagai pilar persatuan nasional, keadilan sosial, serta pembangunan masa depan bangsa yang lebih baik," tandas Ketua DPRD Blora. (Humas/Redaksi)
Share:

Bursah Zarnubi Terpilih sebagai Ketua Umum APKASI 2025-2030, Bupati Blora Ucapkan Selamat




𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Bupati Blora  mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Bupati Lahat Sumatera Selatan, Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2025-2030.

Ucapan selamat itu disampaikan Bupati Blora, Arief Rohman usai mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) APKASI ke VI di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat 30 Mei 2025.

"Selamat untuk Pak Bursah Lahat yang terpilih sebagai Ketum APKASI 2025-2030 dalam Munas yang berlangsung penuh kekeluargaan. Semoga beliau amanah, dapat merangkul semuanya untuk kompak bersama-sama menyukseskan pembangunan nasional dari daerah masing-masing. Selaras dengan tema Munas yakni Perkuat Soliditas Daerah dalam Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045," kata Bupati Blora. 

Menurut Bupati Blora, Bursah Zarnubi merupakan sosok senior, Bupati yang bisa mengayomi semua golongan dan memiliki jaringan yang luas. Apalagi istrinya juga anggota DPR RI sehingga dirinya yakin kedepan APKASI dapat menjadi wadah penyambung aspirasi teman-teman Pemkab ke kancah nasional.

"Kami yakin Pak Bursah dapat membawa APKASI menjadi lebih baik lagi. Terlebih dalam mengakomodir keinginan keinginan teman teman Bupati dalam menyambungkan komunikasi ke tingkat nasional," ucap Bupati Blora.

Bursah Zarnubi selaku Ketua Umum Apkasi terpilih, mengucapkan terimakasih kepada seluruh Bupati se Indonesia yang telah menyempatkan waktunya jauh jauh datang ke Minahasa Utara untuk menyukseskan Munas APKASI ke VI tahun 2025.



"Terimakasih kepada seluruh Bupati, seluruh teman teman anggota APKASI dan pengurus terdahulu yang telah hadir ke Minahasa Utara. Menurut kami APKASI ini sebuah organisasi tempat berkumpulnya, tempat berkomunikasinya para pimpinan daerah, khususnya Bupati, yang strategis sebagai penyalur aspirasi ke tingkat nasional," ujar Bursah Zarnubi.

Bursah Zarnubi mengajak seluruh Bupati se-Indonesia untuk kompak dalam melaksanakan kebijakan pusat hingga daerah. Apalagi menurutnya 60 persen kesuksesan pembangunan negara itu dimulai dari tingkat Kabupaten.

"Pembangunan Negara tidak akan berarti jika tidak ada Kabupaten. Karena di Kabupaten inilah pembangunan dijalankan dengan begitu kompleks sebanyak 60 persen. Sisanya 20 persen di Provinsi dan 20 persen lainnya oleh Pusat. Sehingga butuh sinergitas, kekompakan dan kebersamaan untuk seluruh Kabupaten se Indonesia yang jumlahnya 416 melalui APKASI," ungkap Bursah Zarnubi.

Bursah Zarnubi menyatakan kesiapannya untuk bersama sama para Bupati lainnya menjalankan APKASI sesuai AD ART yang telah disepakati.

"Sesuai amanah AD ART, setelah pemilihan dalam Munas ini kami akan segera menyiapkan susunan pengurus paling lambat 30 hari kedepan. Kami akan merangkul semua elemen yang mewakili seluruh wilayah untuk bergabung bersama sama dalam kepengurusan masa bakti 2025-2030. Mohon doanya," imbuh Bursah Zarnubi.

Hasil musyawarah mufakat tersebut, akhirnya Bursah Zarnubi selaku Ketua Umum APKASI terpilih menerima bendera Pataka Lambang APKASI dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk. Didampingi Joune Ganda Bupati Minahasa Utara sebagai Sekjen APKASI Terpilih.

Sebelumnya ada dua calon yang diajukan menjadi kandidat Ketua Umum APKASI. Yakni Joune Ganda Bupati Minahasa Utara (tuan rumah) dan Bursah Zarnubi Bupati Lahat Sumsel. Persaingan sangat ketat, hampir terjadi voting. Namun akhirnya berakhir aklamasi dalam musyawarah mufakat, hasilnya Bursah Zarnubi yang senior sebagai Ketua Umum dan Joune Ganda sebagai Sekjen. (Prokompim/Redaksi)



Share:

Deklarasi Damai Ormas se-Blora Sepakat Ciptakan Ketertiban dan Keamanan


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Pemerintah Kabupaten Blora menggelar kegiatan sarasehan bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang ada di wilayah Kabupaten Blora, di Auditorium Mapolres Blora, Selasa 27 Mei  2025. 

Dikesempatan tersebut Ormas se-Kabupaten Blora melakukan Deklarasi Damai, dalam rangka menciptakan ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Blora. 

Bupati Blora dan Kapolres Blora secara langsung menyaksikan penandatanganan deklarasi damai tersebut.

Adapun poin ikrar dalam deklarasi tersebut, meliputi mewujudkan situasi yang kondusif, aman, damai dan sejuk di wilayah pemerintahan Kabupaten Blora, menjunjung tinggi rasa persaudaraan, nilai-nilai moral dan budaya yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Blora, serta menolak segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, sepakat membangun dialog antar ormas dengan mengedepankan prinsip-prinsip musyawarah untuk mufakat

Sarasehan kali ini, mengusung tema 'Peran ormas dalam menciptakan ketertiban dan keamanan demi kelancaran pembangunan'. Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut dari Polres Blora, Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, dan TP2D Kabupaten Blora.

Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, M.Si, Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Forkopimda Blora, dan diikuti sekira seratus lebih pimpinan organisasi masyarakat se-Kabupaten Blora.

"Dalam rangka memperkuat sinergi ini, hari ini juga kita menyaksikan penandatanganan Deklarasi Damai sebagai simbol komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, menjunjung tinggi nilai persatuan, serta menolak segala bentuk provokasi dan perpecahan," ungkap Bupati Blora.

Lebih lanjut, Bupati Blora mengungkapkan bahwa peran serta organisasi kemasyarakatan sangatlah penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. 

"Ormas tidak hanya menjadi penyalur aspirasi, tetapi juga berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya ketertiban dan keamanan, serta mendorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah," ungkapnya

Melalui kegiatan sosial, pembinaan masyarakat, hingga kolaborasi dalam menciptakan suasana yang kondusif, Ormas adalah mitra strategis pemerintah. 

"Untuk itu, saya mengapresiasi komitmen seluruh Ormas di Kabupaten Blora yang telah ikut serta menciptakan suasana damai, rukun, dan sejuk," imbuh Bupati Blora.

Dikemukakan, kolaborasi antara pemerintah dan Ormas harus terjalin erat dan harmonis, karena pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang pembangunan karakter, ketertiban, dan keamanan sosial.

Ruang Dialog

Bupati Blora berharap agar kegiatan Sarasehan tersebut menjadi forum dialog yang produktif dan memperkuat komitmen dalam mendukung pembangunan Blora.

"Saya berharap kegiatan hari ini menjadi forum yang produktif, melahirkan ide-ide konstruktif, dan memperkuat komitmen kita bersama untuk membangun Blora yang lebih aman, damai, dan maju," harap Bupati Blora.

Sebelum Sarasehan Ormas Digelar, Bupati Blora juga merangkul tokoh agama dan tokoh masyarakat serta dari kalangan wartawan dalam kegiatan Ngopi Bareng, yang juga digelar Selasa 27 Mei 2025 di Mapolres Blora.

Bupati bersama Forkopimda mengajak dialog tokoh agama tokoh masyarakat dan wartawan se-Kabupaten Blora.

Pada kesempatan tersebut Bupati Blora  menerima masukan-masukan terkait  kondusivitas wilayah, sektor pendidikan, investasi, pertanian, dan sebagainya.

“Saya dengan Ibu Wakil Bupati menyampaikan terima kasih, apresiasi kepada jajaran Forkopimda, kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat dan partai politik atas semua dukungannya selama ini, mohon doa dan dukungannya untuk kita bersinergi membangun Kabupaten Blora,” ungkap Bupati Blora.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada teman-teman wartawan yang selama ini sudah ikut mendukung apa yang menjadi program pemerintah, tentunya kami mohon selalu doa dan dukungan, serta masukan dari rekan-rekan media,” imbuh Bupati Blora. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Kapolres Blora Pimpin Sertijab Tiga Kapolsek, Dorong Penyegaran dan Optimalisasi Kinerja


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 —  Kepolisian Resor (Polres) Blora menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) bagi tiga Kapolsek di lingkungan jajarannya pada Senin 27 Mei 2025. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Blora di halaman Mapolres Blora sebagai bentuk rotasi dan penyegaran struktural untuk mendukung peningkatan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Iptu Joko Sulistya resmi melepas jabatannya sebagai Kapolsek Todanan dan menempati posisi baru di Bagian Perencanaan (Bagren) Polres Blora. Posisi Kapolsek Todanan kini dijabat  oleh Iptu Suhari yang sebelumnya menjabat sebagai KBO Satreskrim Polres Blora. 

"Pergantian ini diharapkan membawa nuansa baru dalam penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Todanan," kata Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto saat memimpin upacara.

Sementara itu, AKP Sulbekti yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagbinops Polres Blora, kini mengemban amanah sebagai Kapolsek Jiken. Serah terima jabatan ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan atas pengalaman dan dedikasi AKP Sulbekti dalam menjalankan tugas kepolisian.

Perubahan juga terjadi di wilayah Kunduran, di mana Iptu Budi Santosa yang sebelumnya menjabat sebagai Panit Intelkam Polsek Blora Kota, kini mengisi jabatan sebagai Pelaksana Sementara (PS) Kapolsek Kunduran. 

"Diharapkan mampu memberikan pendekatan keamanan yang humanis dan solutif kepada masyarakat di wilayah tugas barunya," ucap Kapolres Blora.

Lebih lanjut, Kapolres Blora menyampaikan bahwa mutasi jabatan di lingkungan kepolisian merupakan hal biasa sebagai bagian dari dinamika organisasi. 

Kapolres juga mengapresiasi dedikasi para pejabat lama serta memberikan semangat kepada pejabat baru untuk segera beradaptasi dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. 

"Rotasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja kepolisian di setiap sektor," tegas Kapolres Blora. (Humas/Redaksi)

Share:

Ngopi Bareng Forkopimda Bersama Wartawan Ajak Bangun Blora Berkesinambungan

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Forkopimda Blora melakukan diskusi dengan awak media di wilayah Blora, terkait pelaksanaan program pemerintahan, prioritas dalam 99 hari pertama masa kepemimpinan Bupati Blora, Arief Rohman bersama Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, di gedung Ibrahim Mapolres Blora. Selasa, 27 Mei 2025.

Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora ingin menciptakan lingkungan yang kondusif untuk investasi, stabilitas ekonomi, dan pembangunan berkesinambungan.

"Konsifitas daerah harus terus ditingkatkan dengan menjaga kekompakan dalam masyarakat dan kerjasama antara pemerintah daerah, TNI Polri dan masyarakat," ujar Bupati Blora.

Kapolres Blora, AKBP Wawan mengatakan Kepolisian Resor Blora siap menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Blora.

"Kolaborasi dan sinergitas penting untuk membangun masa depan Blora," ucap Kapolres Blora.

Sementara itu, Dandim 0721/Blora mengucapkan terima kasih kepada awak media di Blora, yang telah menjaga kondusifitas wilayah Blora, dengan berita-berita melalui media di Blora.

"Terima kasih rekan - rekan media yang telah membuat berita yang berimbang, sehingga lebih cepat viral," kata Dandim 0721/Blora.

Pada kesempatan itu, Kajari Blora, M. Haris Hasbullah, S.H., M.H., menyampaikan kejaksaan lembaga penegak hukum, melakukan pencegahan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Bagaimana pengawalan pembangunan di Blora, kejaksaan sudah melakukan pendampingan," tandas Kajari Blora. 

Untuk diketahui, masih dalam menampung kritik dan saran pelaksanaan pemerintahan, prioritas dalam 99 hari pertama masa kepemimpinan Bupati, sebelumnya juga dilaksanakan Ngopi Bareng Forkopimda Blora bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan pengurus partai politik, ditempat yang sama dan sesudah dengan awak media ini, juga diselenggarakan Ngopi Bareng Forkopimda Blora bersama organisasi masyarakat (Ormas) se-Kabupaten Blora. (Redaksi)
Share:

BNPB Turun ke Blora Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔  — Bupati Dr. H. Arief Rohman, setibanya di Blora (usai tugas di Jakarta), langsung mengajak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turun ke lapangan menyalurkan bantuan kepada korban banjir, Jumat (23/05/2025). 

Penyaluran bantuan diawali di Desa Sumber Kecamatan Kradenan. Yakni di Pendopo Kantor Kepala Desa Sumber. Dari BNPB hadir Deputi Bidang Penanganan Darurat, Mayjend. TNI Lukmansyah, M.Tr. (Han), Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat, Agus Rianto ST., MM. Juga anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Sri Wulan.

Saat tiba di lokasi, Bupati dan rombongan BNPB, DPR RI, dan Forkopimda langsung berdialog dengan warga terdampak banjir yang terjadi sejak Selasa (20/05/2025) lalu.

Usai berdialog dilanjutkan penyerahan bantuan dari BNPB. Sinergi dengan BPBD Kabupaten Blora, Baznas, PMI, Bank BRI, Bank BPR BKK, dan Bank Jateng. 

Bantuan yang diserahkan dari BNPB berupa 200 paket sembako. Ditambah bantuan paket sembako dari BPBD, PMI, Baznas, BUMD dan Perbankan sebanyak 1.610 paket. Masing-masing paket senilai Rp 200 ribu. 

Paket sembako tersebut tidak hanya untuk korban banjir di Desa Sumber saja, namun juga untuk desa desa lainnya yang Selasa lalu terdampak banjir di 11 Kecamatan.

“Hari ini kita datang langsung untuk melihat kondisi lapangan atas laporan yang masuk. Dan memang benar kondisinya seperti ini. Untuk tahap awal kita salurkan bantuan sembako ini dulu. Selanjutnya nanti untuk perbaikan rumah dan infrastruktur yang rusak bisa diajukan ke BNPB untuk disurvei,” ucap Mayjend. TNI Lukmansyah, M.Tr. (Han).

Sementara itu, Bupati Dr. Arief Rohman, melaporkan, banjir yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi pada hari Selasa lalu itu mengakibatkan genangan di beberapa desa di Blora yang tersebar di 11 Kecamatan.

“Yang paling parah memang di Desa Sumber ini, dan Desa Mojorembun sebelahnya. Namun secara total keseluruhan ada 1.945 KK terdampak. Namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan banjir telah surut sehari kemudian,” ucap Bupati Arief.

Menurut Bupati, Pemkab pun langsung koordinasi dengan seluruh pihak terkait, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa juga dengan OPD-OPD terkait untuk pendataan kerugian akibat banjir. Termasuk penyaluran bantuan logistik dan pendirian dapur umum. 

“Tadi kami juga telah melakukan aksi penghijauan di Desa Mendenrejo, desa di sebelah Selatan Sumber dengan kegiatan Sedekah Pohon. Dengan harapan resapan air semakin banyak untuk pelestarian sumber mata air dan mengurangi potensi banjir. Kegiatan serupa kami dorong agar bisa dilakukan di wilayah lainnya juga,” lanjut Bupati.

Pihaknya mengaku turut prihatin atas kejadian banjir ini. Menurutnya Pemkab akan melaksanakan rapat dengan seluruh stakeholder terkait untuk mengevaluasi dan mencari apa penyebab banjir. Baik dari sisi kondisi alam di wilayah hulu, kondisi Sungai, maupun cuaca.

Kepala Desa Sumber, Aris Susanto, menyampaikan bahwa banjir yang terjadi di desanya kemarin karena tingginya debit hujan sehingga sungai Wulung yang melintasi desanya meluap.

“Sebelumnya sudah pernah banjir, tapi yang paling parah ya kemarin itu. Kantor Balai Desa sampai kemasukan. Soalnya air di Bengawan Solo juga sedang tinggi, sehingga Sungai Wulung ketika mau masuk Bengawan Solo airnya tertahan dan meluap ke desa-desa sekitarnya. Tapi alhamdulillah sehari langsung surut. Terimakasih atas bantuan sembako dan dapur umumnya,” ujar Kades Sumber.

Sementara itu, Kyai Tohir, salah satu warga Desa Sumber yang terkena banjir mengucapkan terimakasih atas kepedulian Bupati Blora dan seluruh jajaran. Pihaknya senang dikunjungi dan menerima bantuan sembako dari pemerintah.

“Terimakasih Pak Bupati, BNPB, dan semuanya saja. Semoga segera ada perbaikan dan kami berharap tidak ada banjir lagi,” ujarnya singkat. 

Usai penyerahan bantuan, Bupati dan rombongan meninjau infrastruktur jalan dan jembatan di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan. (Prokompim/ Redaksi)

Share:

Hot News

AKBP Inggal Widya Perdana Resmi Jabat Kapolres Blora, Siap Perkuat Pelayanan Publik dan Kamtibmas

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SEPUTARBLORA.MY.ID) —  Kepolisian Resor (Polres) Blora menggelar tradisi penyambutan dan pelepasan (Welcome and Fare...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »