Bupati harapkan GP Ansor Blora harus tetap bersinergi


BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si menghadiri dan membuka Konferensi Cabang (Konfercab) XIII Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Blora. Konfercab GP Ansor digelar di Ruang Pertemuan Setda pada Sabtu (05/06/2021).

Pembukaan Konfercab dihadiri oleh Ketua PCNU Blora, M. Fatah, Wakil Ketua DPRD, Mustofa, Ketua GP Ansor Pusat Gus Ulil Arham, Ketua GP Ansor Wilayah Teguh Darus Jamil, Ketua PC GP Ansor Blora, Ahmad Riyadi.

“Terima kasih atas sumbangsihnya selama ini dengan ikut andil dalam pembangunan di Blora. Saya berharap sinergi yang sudah terbangun ini bisa terus dijaga," ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati juga mengajak pemuda Ansor dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, dan berperan sebagai salah satu kekuatan dalam membangun bangsa dan negara, khususnya generasi muda di Blora, serta meningkatkan ukhuwah Islamiyah.

"Kedepan kita harus bersama-sama merubah wajah Blora, agar lebih manfaat, barokah, maslahah untuk umat untuk masyarakat, dengan meningkatkan kapasitas SDM maupun program-program baik itu dengan pelatihan maupun program  pemberdayaan bidang pertanian, peternakan, dan UKM," ungkapnya

Disampaikan juga oleh Bupati bahwa menurut data sensus BPS, akan ada bonus demografi terkait usia yakni akan banyak generasi muda.

"Demografi ini merupakan tantangan bagi kita sebagai generasi muda, bagaimana kita mengawal agenda-agenda pembangunan," jelasnya.

Sedangkan Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, Ulil Arham mengharapkan agar PC GP Ansor Blora lebih mengedepankan sinergi dengan pihak terkait Seperti TNI, Polri dan Pemerintah Daerah.

“Kita harus bersinergi menjadi mitra yang baik kepada Pemerintah Daerah dan TNI-Polri, maupun organisasi lainya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Blora, M. Fatah menyampaikan, keterlibatan NU pada organisasi Ansor sangat berperan karena Ansor sendiri adalah anak dari NU. Untuk itu, gerakan maupun kegiatan Ansor perlu adanya koordinasi dengan NU. GP Ansor sendiri sudah diakui sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia, yang berafiliasi dengan NU.

"Saya selalu menekankan bahwa sebagai keluarga besar bapak bapak di NU, ibu ibu Muslimat, pemuda Ansor, Fatayat IPNU IPPNU Banser harus saling bersinergi seiya, sekata," himbaunya.

Disisi lain, konfercab tersebut untuk menentukan kepengurusan PC GP Ansor yang baru Masa Khidmah 2021- 2025 dimana untuk posisi ketua terpilih secara musyawarah mufakat, Ahmad Yusuf.

Sebagai informasi, acara tersebut terpantau menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat dengan menyediakan hand sanitizer, mewajibkan peserta menggunakan masker dan serta pengecekan suhu tubuhnya dengan menggunakan (thermo gun). Peserta yang terdiri dari para ketua PAC dan ketua Ranting GP Ansor se kabupaten Blora dan tamu undangan pun dibatasi maksimal 50 orang. Untuk anggota PAC dan Ranting menyaksikan melalui virtual zoom meeting. (ADY/Red)

Share:

Inilah Pesan pentingnya dalam Kunjungan Panglima TNI dan Kapolri di Blora Jawa Tengah

Panglima TNI dan Kapolri Naik Helikopter Turun di lapangan  Batalyon 410/Alugoro

BLORA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo,M.Si, Kepala BNPB Ganip Warsito dan Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto beserta rombongan tiba di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah, Sabtu, (05/06/2021).

Dalam kunjungan tersebut hadir Gubernur Jawa Tengah yang diwakili Sekda Jateng, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi,SH,S.St,MK serta Para Pejabat Utama Polda Jateng Dan Kodam IV Diponegoro.

Menggunakan 3 helikopter rombongan mendarat di lapangan Batalyon Infantri 410/Alugoro Blora. Dengan  pengawalan ketat petugas gabungan, rombongan menuju ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.

Di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora Panglima TNI dan Kapolri melakukan tatap muka dan diskusi dengan  Forkopimda Blora. Dalam sambutannya Bupati Blora H. Arief Rohman, SIP., M.Si menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan yang berkenan hadir di Kabupaten Blora.

"Kami ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Panglima TNI, Dan Kapolri beserta rombongan di Blora. Adalah sebuah kehormatan kami didatangi oleh pucuk pimpinan TNI dan Polri. Selanjutnya kami mohon bimbingan dan petunjuk," ucap Bupati Blora.

Bupati Blora  menyampaikan bahwa untuk kasus Covid-19 di Kabupaten Blora hingga saat ini mencapai 7.068 kasus positif dan pasien sembuh mencapai 6.486. Presentase kesembuhan mencapai 91,8%.

"Untuk vaksinasi di wilayah Kabupaten Blora hingga kini telah mencapai 141.016 warga. Dengan rincian 3.667 tenaga kesehatan, 53.743 tenaga pelayanan publik dan 83.607 warga lanjut usia," jelas H. Arief Rohman.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito mengapresiasi atas kinerja Forkopimda Blora yang telah kompak dalam penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Blora.

"Kinerja yang baik, telah disampaikan oleh Bupati Blora bahwa tingkat presentase kesembuhan Covid-19 mencapai 91,8 %," tandas Letjen Ganip Warsito.

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo,M.Si menegaskan bahwa menyikapi lonjakan kasus di Kabupaten Kudus, hal tersebut harus diwaspadai. Karena wilayah Rembang, Pati, Dan Blora adalah dekat dengan Kabupaten Kudus. Untuk itu harus betul betul diperhatikan, jangan sampai kejadian serupa terjadi di Kabupaten Blora.

"Tingkat kejenuhan masyarakat terkait protokol kesehatan sudah mulai menurun. Namun demikian seperti yang kita ketahui kasus Covid-19 betul betul masih ada. Sebagai contoh adanya ledakan kasus di negara tetangga seperti Malaysia. Untuk itu harus kita antisipasi," ucapnya.

Lanjut Kapolri, kemudian pasca Idul Fitri 2021, meskipun telah dilakukan penyekatan oleh petugas gabungan namun kegiatan antisipasi harus terus dilakukan.

"Gelorakan 5 M dalam kehidupan apalagi saat kegiatan hajatan warga ataupun hal lain yang bisa menimbulkan kerumunan," tegasnya.

Kapolri menekankan agar
Langkah - langkah kontigensi disiapkan, mulai dari sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan yang dimulai dari PPKM mikro disetiap wilayah. Serta 3T untuk antisipasi penularan Covid-19.

"Bahkan tak kalah penting ruang isolasi harus disiapkan untuk antisipasi lonjakan Covid-19," tandas Kapolri.

Pada kesempatan itu,  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan Bahwa saat ini tugas kita adalah dalam rangka mengendalikan Covid-19. Untuk melawan tidak mungkin. Yang harus kita lakukan adalah mempelajari data data kasus positif di Kabupaten Blora. Kemudian adalah angka kesembuhan, angka kematian BOR dan ICU setiap hari harus di cek. Laksanakan koordinasi dan kolaborasi dengan lintas sektoral yang ada.

"Kembali tegaskan PPKM Mikro dan lalukan penebalan petugas di Posko PPKM yang tentunya di imbangi dengan sarana dan prasarana kesehatan. Antisipasi kegiatan budaya ataupun kearifan lokal diwilayah seperti acara adat pasca panen atau sedekah bumi. Jangan sampai terjadi kerumunan yang dikhawatirkan menimbulkan penularan Covid-19," beber Panglima TNI.

Masih tambah Panglima TNI, pengawasan terhadap protokol kesehatan dalam kegiatan masyarakat harus terus dilakukan. Bahwa protokol kesehatan bukan karena keterpaksaan, namun karena kebutuhan untuk menjaga kesehatan. Jika semua itu bisa kita lakukan maka Covid-19 bisa dikendalikan.

Seusai kegiatan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora Dilanjutkan apel bersama di Alun Alun Kota Blora, dengan pasukan gabungan TNI, Polri. (ADY/Red)

Share:

Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BNPB Pimpin Apel bersama TNI Polri dan Satgas Covid-19 di Blora

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, memimpin Apel Bersama TNI Polri Dan Satgas Covid-19 di Alun2 Kota Blora

BLORA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama 
Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M memimpin Apel Bersama TNI Polri Dan Satgas Covid-19 Dalam Rangka Penanganan Covid-19 Di Kabupaten Blora, Sabtu, (05/06/2021) di alun alun setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang diwakili oleh Sekda Prov, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi,SH,S.St,MK serta seluruh jajaran Forkompinda Kabupaten Blora.

Adapun pasukan upacara terdiri dari petugas gabungan Polres Blora, Kodim 0721/Blora, Satpol PP, BPBD, Dinas perhubungan, Dinas kesehatan serta Perwakilan Petugas PPKM Mikro.

Dalam amanatnya Panglima TNI Hadi Tjahjanto menekankan dua hal untuk penanganan Covid-19. Terutama diwilayah kabupatan Blora. Hal yang pertama adalah pengetatan PPKM Mikro serta pengetatan disiplin protokol kesehatan.

"Ada dua hal yang harus kita tegaskan yaitu PPKM Mikro dan disiplin protokol kesehatan. Jika berhasil kita terapkan maka Covid-19 akan bisa kita kendalikan," jelas  Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima berpesan agar seluruh lintas sektoral di kabupaten Blora kompak dan bahu membahu dalam kegiatan penanganan Covid-19. Karena Covid-19 adalah musuh bersama yang harus kita hadapi dengan kebersamaan terutama dalam disiplin protokol kesehatan.

"Apel bersama ini adalah salah satu rangkaian kunjungan kerja Kapolri dan Panglima TNI beserta rombongan di Kabupaten Blora," tandasnya.

Untuk diketahui kegiatan ini adalah salah satu rangkaian safari pemantauan wilayah yang dilakukan pimpinan tertinggi TNI Polri di wilayah Jawa Tengah, dimana Jumat, (04/06/2021) kemarin pemantauan wilayah di lakukan di wilayah kabupaten Cilacap dan selanjutnya hari ini di Kabupaten Blora kemudian setelah dari Blora rombongan menuju ke wilayah kabupaten Pati. (JW/Red)
Share:

Alsin Sederhana Tepat Guna Untuk Petani Jagung


INDONESIA - Pada kondisi dimana petani berada pada tingkat yang rendah dalam hal kesejahteraan, akses terhadap sumber daya, kesadaran kritis, partisipasi dan posisi tawar; maka masukan teknologi mekanisasi pertanian mempunyai peran yang strategis.  (10/02/2017)

Teknologi mekanisasi pertanian merupakan salah satu alternatif untuk mencapai peningkatan produktifitas dan efisiensi pada proses produksi pertanian tanaman pangan dan pengolahan hasil agar segera dapat memenuhi kebutuhan petani dengan kualitas yang baik dan berdaya jual tinggi. 

Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) telah melakukan kegiatan Perekayasaan dan Pengembangan Alat dan Mesin Pertanian Sederhana dan Tepat Guna dalam rangka memenuhi kebutuhan petani tersebut, yaitu Alat Penanam Benih Jagung Tipe Tugal.

Alat Penanam Benih Tipe Tugal ini dirancang dan direkayasa khusus oleh BBP Mektan untuk daerah-daerah lereng dan berbukit, alat ini sangat ringan dengan bobot hanya 2,6 kg, tipe manual dengan dimensi 1,35 M dan matering benih roll type yang berkapasitas kerja mencapai 70 jam/ha.


Fungsi dan keunggulan alat ini adalah menanam benih jagung tipe tugal, mudah dalam pengoperasian, mobilitas sangat tinggi dan dapat bekerja pada berbagai kondis tanah. Sistem penyiapan lahan, baik sistem olah tanah sempurna (OTS) maupun sistem tanpa olah tanah (TOT), juga tidak terlalu berpengaruh terhadap alat tanam tipe tugal ini. (Balitbang/Kementan/wir)
Share:

Pemkab Launching Portal Satu Data Blora, Embrio 'Command Center'

BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., pada Jumat (04/06/2021) melaunching penggunaan Portal Satu Data yang disiapkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo)  bekerjasama dengan OPD terkait.

Bertempat di Ruang Pertemuan Setda Blora, launching juga disaksikan Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., serta Kepala OPD hingga para Camat. Acara dilangsungkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Launching dilakukan Bupati dengan menekan layar video wall yang terpasang di dalam ruangan, yang menampilkan video pendek profil portal Satu Data Blora.

Kepala Dinkominfo Blora, Drs. Sugiyono, M.Si menyampaikan bahwa portal Satu Data Blora adalah sebuah inisiatif pemerintah untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah, yang masuk sebagai salah satu program 99 hari kerja Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati.

“Satu Data ini memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman bagi instansi daerah dalam rangka penyelenggaraan tata kelola data. Mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagikan antar instansi pusat dan daerah, secara terintegrasi,” ucap Sugiyono.

Selain itu menurutnya juga untuk mendorong keterbukaan dan transparansi data sehingga tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis pada data.

“Semua data pemerintahan, kondisi sosial, ekonomi, budaya hingga statistik kependudukan dan lain sebagainya tersaji semua dalam portal ini. Pembaharuan datanya pun bisa dilakukan secara berkala. Jadi tidak hanya data dinamis, namun juga data statis. Portalnya bisa diakses melalui laman http://data.blorakab.go.id/,” tambah Sugiyono.

Sementara itu, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., menjelaskan bahwa adanya portal Satu Data Blora ini diharapkan kedepan bisa menjadi embrio pendirian Command Center. Menurut Sekda, Blora memang butuh ketepatan data yang terintegrasi dengan seluruh OPD agar Bupati dalam menentukan kebijakan bisa sesuai sasaran.

“Apalagi Pak Bupati dan Bu Wakil sangat paham teknologi dan aktif media sosial, sehingga data yang akurat sangat perlu kita sajikan dalam command center,” ungkap Sekda Blora.

Bupati Arief Rohman didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati lantas mengucapkan terimakasih dan berharap portal Satu Data Blora ini bisa terus dikembangkan dan dilanjutkan agar Command Center bisa benar-benar diwujudkan.

“Dulu sering kita jumpai ketidaksamaan data antara satu OPD dengan OPD lainnya. Sehingga tidak sinkron dan dalam menyalurkan program sering tumpang tindih hingga tidak tepat sasaran. Dengan adanya Satu Data Blora ini, semoga hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi. Kita tinggal klik dan control programnya dengan membuka portal lewat smartphone maupun nanti melalui Command Center,” harap Bupati.

Untuk diketahui, dalam laman http://data.blorakab.go.id/, Satu Data Blora merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah yang bertujuan untuk menciptakan data berkualitas, mudah diakses, dan dapat dibagi pakaikan antar Instansi. (ADY/Red)
Share:

Bupati Launching SLRT Blora Untuk Ngopeni Kadang Kekurangan

BLORA - Satu lagi program kerja 99 hari Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., yang kini diresmikan. Yakni program “Ngopeni Kadang Kekurangan” dengan membentuk kantor Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT).

Dibawah koordinasi Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), kantor SLRT selesai diwujudkan dan diresmikan Bupati bersama Wakil Bupati pada Jumat (04/06/2021). Lokasinya berada di Gedung Samin Surosentiko lantai 1 (barat Kantor Bupati Blora).

Acara juga dihadiri Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo, ST., MM., serta Sekda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Baznas, dan instansi terkait lainnya.

Launching ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan untaian bunga dan pelepasan balon udara oleh Bupati dan Wakil Bupati. Dilanjutkan menyaksikan simulasi pelayanan masyarakat oleh petugas SLRT dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Kepala Dinsos P3A, Dra. Indah Purwaningsih, M.Si, menyampaikan bahwa SLRT ini merupakan system layanan yang mengidentifikasikan kebutuhan dan keluhan fakir miskin dan orang tidak mampu. Serta melaksanakan rujukan kepada pengelola program fakir miskin dan orang tidak mampu di pusat dan daerah.

“Kita bermitra dengan Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, Dinas Pendidikan, Baznas, dan lainnya. Setiap ada laporan yang masuk akan kita identifikasi kebutuhannya dan dirujuk sesuai masalahnya,” ucap Indah.

Menurutnya, di SLRT ini juga dilakukan pelayanan pembuatan Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, validasi data kemiskinan dan sebagainya.

Adapun Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah , Harso Susilo, ST., MM., mengapresiasi pelaksanakan launching SLRT di Kabupaten Blora. Menurutnya Blora menjadi yang pertama di Jawa Tengah pada tahun 2021 ini.

“Blora berhasil menjadi yang pertama di tahun 2021 se-Jawa Tengah. Terimakasih atas komitmen Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang terus menyemangati dan membimbing Dinas Sosial P3A sehingga SLRT bisa dilaunching untuk membantu saudara-saudara kita yang kekurangan,” ungkapnya.

Sedangkan Bupati Arief mengucap syukur karena satu lagi programnya bersama Bu Wakil Bupati bisa terwujud untuk membantu masyarakat miskin dan kurang mampu.

“Tolong segera disosialisasikan kepada masyarakat bahwa kita sudah punya SLRT. Jika di Trenggalek ada Posko Gertak, kita kini luncurkan SLRT atau SILARUT (Sistem Layanan Rujukan Terpadu). Peran TKSK untuk mengawal sangat diperlukan. Tujuan akhirnya kita ingin masalah sosial dan kemiskinan perlahan terus berkurang,” ucap Bupati.

“Jadi bagi masyarakat Blora yang membutuhkan layanan sosial, bisa datang ke SLRT ini untuk mengadukan permasalahannya agar bisa dibantu pemerintah, Misalnya ada keluarga kurang mampu yang KIS nya tidak aktif atau tidak punya KIS, bisa diaktifkan kembali agar bisa mendapat akses BPJS. Semoga bermanfaat untuk masyarakat lainnya, terimakasih,” sambung Bupati. 

Acara diakhiri dengan penyerahan kartu KIS secara simbolis dan penyerahan bantuan santunan pengobatan kesehatan dari Baznas Kabupaten Blora kepada masyarakat yang membutuhkan. (Redaksi)
Share:

Resmi Dibuka, MPP Blora Diklaim Yang Tercepat di Indonesia Oleh Kemen PAN-RB

BLORA - Setelah tiga bulan dikebut, akhirnya Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora yang berada di Jl. Blora-Cepu km 5 Kecamatan Jepon resmi dibuka untuk umum. Peresmian dilakukan dalam acara grand launching yang dilaksanakan Kamis (03/06/2021). 

Pembentukan MPP Blora inipun diklaim Kementerian Pemdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagai yang tercepat di Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA., selaku Deputi Bidang Pelayanan Publik, KemenPAN-RB usai menghadiri grand launching.

“Kami mewakili Pak Menteri, sangat mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Pak Bupati, Bu Wakil Bupati dan seluruh jajarannya yang telah bekerja keras mewujudkan MPP ini dengan waktu yang singkat. Sejak penandatanganan komitmen pembentukan MPP di depan Pak Menteri 2 Maret lalu, kini sudah diresmikan. Ini yang tercepat,” ungkap Diah Natalisa.

Menurutnya ini merupakan semangat yang luar biasa untuk menghadirkan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Pihaknya meminta agar inovasi terus dilakukan sehingga keberadaan MPP selalu memberikan manfaat untuk publik.

Dirinya juga menyerahkan Piagam Penghargaan dari Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo yang diberikan kepada Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., atas keberhasilan pembentukan MPP sebagai wujud komitmen kerjasama yang baik antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, Menteri Tjahjo yang hadir secara daring dalam sambutannya menekankan bahwa inti dari reformasi birokrasi itu adalah bagaimana seorang pimpinan daerah bisa semakin cepat memberikan pelayanan yang mudah dan murah. Maka dengan adanya MPP ini menjadi sebuah cerminan adanya reformasi birokrasi itu.

“Bapak Presiden menginginkan bahwa salah satu reformasi birokrasi itu bagaimana aparatur pemerintah bisa memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah dan murah kepada masyarakatnya hingga tingkat desa. Baik dalam hal pelayanan dasar pembuatan KTP, perpanjangan KTP, dokumen kependudukan, serta surat perizinan lainnya khususnya di Blora. Serta instansi vertical lainnya. Maka adanya MPP ini sebagai wujud dari itu. Selamat untuk Blora,” terang Tjahjo Kumolo.

Dengan adanya MPP ini, Menteri Tjahjo berharap bisa mempercepat proses peran serta masyarakat dalam peningkatan iklim usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Meskipun Blora berada di pinggiran Jawa Tengah, namun di sebelahnya ada Rembang, Grobogan, hingga Bojonegoro. Maka Blora juga harus mampu tumbuh dengan segala potensinya sebagai wilayah penopang, apalagi Bandara juga akan segera hadir,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang memberikan sambutannya secara virtual melalui zoom meeting live dalam perjalanannya menuju Purbalingga.

“Selamat untuk Blora, MPP kini telah hadir disana. Pak Bupati dan jajarannya memang top, dan kami percaya Blora akan bisa tumbuh lebih baik lagi. Pesan kami berikan pelayanan yang lebih mudah, murah, cepat, tuntas dan berintegritas,” tegas Gubernur.

“Sebenarnya saya ingin datang langsung ke Blora, namun karena bersamaan dengan acara di Purbalingga yang memang juga sudah dinanti lama tentang pembukaan penerbangan di Bandara Jendral Besar Sudirman, maka saya mohon maaf hanya bisa hadir secara daring. Namun kita yakin sebentar lagi Blora, Cepu juga akan ikut melaju kencang dengan Bandara Ngloramnya. Pak Bupati sudah keliling ke beberapa maskapai, kami siap mendukung agar Ngloram bisa nyusul Bandara Purbalingga,” sambung Gubernur.

Sedangkan Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dalam sambutannya mengatakan bahwa pembentukan MPP Kabupaten Blora ini hanya butuh 94 hari sejak awal hingga grand launching hari ini. 

“Terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Pembentukan MPP yang singkat ini memang diklaim yang tercepat, bahkan beberapa waktu lalu Kota Pasuruan sudah studi banding kesini karena Blora dinilai luar biasa bisa membentuk MPP kurang dari 100 hari. Anggarannya juga Cuma sedikit dari APBD hanya sekitar 244 juta, selebihnya adalah patungan OPD dan CSR Bank Jateng sehingga total menghabiskan anggaran 844 juta,” ujar Bupati. 

Menurut Bupati,  dari 29 instansi di MPP ini membuka 261 layanan, dilengkapi pusat kerajinan dan UKM, pojok baca, tempat bermain anak, ruang laktasi, pojok ngopi, crisis center, hingga auditorium. Juga akan ada mobil MPP Keliling.

“Jika sebelumnya masyarakat harus wira wiri untuk mengurus dokumen, maka ini cukup datang di satu tempat semuanya beres. MPP kita harapkan bisa meningkatkan efektifitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelayanan publik,” sambungnya.

“Semoga capaian ini dicatat sebagai amal ibadah kita semuanya, dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Blora. Yang berujung pada kemudahan investasi, pertumbuhan ekonomi, dan pengurangan pengangguran… Bismillah.. Semangat Sesarengan mBangun Blora yang unggul dan berdaya saing,” pungkas Bupati.

Acara grand launching ditutup dengan peninjauan pos layanan dan menyaksikan proses pencatatan pernikahan di Dindukcapil yang ada di lantai 2, dan berakhir konferensi pers pada media.

Turut hadir secara luring, Wakil Bupati, Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Forkopimda Blora, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK, Sekda, dan OPD terkait, terbatas sesuai prokes. Sedangkan OPD lainnya bersama para Camat menyaksikan peremian MPP secara online melalui siaran live streaming youtube Prokompim Blora dan Dinkominfo Blora. (Red).
Share:

Bupati Blora berharap Bendung Gerak Karangnongko Pasok Air Bersih 3 Kecamatan


BLORA - Dalam rangka mendukung kelancaran tahapan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko di Kecamatan Kradenan yang akan membendung Sungai Bengawan Solo. Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., pada Rabu siang kemarin  (02/06/2021) melaksanakan kunjungan kerja ke kantor Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS-BS) yang ada di Kabupaten Sukoharjo.

Dalam kesempatan itu, Bupati meminta penjelasan perkembangan terakhir tahapan pembangunan Bendung Gerak yang menjadi salah satu proyek strategis nasional tersebut. Sehingga Pemkab Blora bisa merumuskan langkah-langkah pendamping agar dalam pelaksanaannya di lapangan nanti tidak ada hambatan.

“Ya, kita datang langsung ke BBWS Bengawan Solo selain untuk silahturahim juga untuk berkoordinasi tentang pembangunan Bendung Gerak Karangnongko yang tahun ini akan dimulai tahapannya di Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan. Mengingat nantinya juga mengharuskan adanya relokasi pemukiman warga di beberapa desa bagian hulu. Sehingga butuh penyamaan langkah,” ucap Bupati Arief.

Selain itu, Bupati berharap dengan sangat agar bending gerak ini nantinya bisa menyukupi kebutuhan air bersih untuk wilayah 3 Kecamatan yakni Kradenan, Randublatung hingga Jati yang selalu kekeringan saat musim kemarau tiba.

“Kami mohon dari BBWS Bengawan Solo bisa ikut mengupayakan ini. Salah satu janji politik kami bersama Bu Wakil Bupati adalah tentang air bersih. Nah kami sangat berharap adanya proyek nasional bending gerak Karangnongko ini bisa menunjang program tersebut. Untuk teknisnya seperti apa, kami dari Pemkab siap,” tambah Bupati.

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati yang ikut hadir dalam acara tersebut. Dirinya ingin keberadaan bending gerak bisa benar-benar memberikan manfaat untuk masyarakat di Blora Selatan.

“Beban sosial kami cukup berat karena harus merelokasi pemukiman warga. Sehingga kami sangat berharap azas manfaatnya bisa benar-benar untuk Blora. Selain untuk air baku pemenuhan air bersih, juga irigasi dan pariwisatanya. Tampak mukanya di wilayah Blora,” ungkap Wakil Bupati.

Adapun permintaan Bupati, direspon langsung oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech.

“Nanti bisa kita hitung lagi untuk asas manfaat bagi warga Blora. Tolong dihitung saja Pak seberapa besar kebutuhan air bersih di wilayah tersebut. Agar bisa kita sampaikan lagi ke Dirjen. Untuk tampak muka Bendung Gerak sampai saat ini masih di wilayah Blora,” respon Kepala BBWS Bengawan Solo.

Sementara itu, Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur SDA, Ali Rahmat, ST, MT menyampaikan bahwa desain terakhir untuk bending gerak ini ada perubahan.

“Berdasarkan hasil Pembahasan Desain Bendungan Karangnongko dengan Balai Teknik Bendungan pada 20 Mei 2021, diputuskan untuk lokasi as bendung dipindahkan dari instream ke offstream. Pertimbangan pemilihan as bendung gerak di offstream karena tidak membutuhkan saluran pengelak sungai, efisiensi waktu pelaksanaan, dan tidak membutuhkan jembatan penghubung antar desa,” ungkap Ali Rahmat.

Bendung Gerak akan berada di perbatasan Desa Mendenrejo Kecamatan Kradenan (Blora), dan Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo (Bojonegoro). Luas Genangan Full Suply Water 1.026,55 ha, dan Kapasitas Tampung Efektif 59,1 juta m3.

“Manfaat dari Bendung Gerak ini nantinya untuk suplai Air D.I. Karangnongko Kiri 1.746 Ha sebesar 2,85 m3/dt, suplai Air D.I. Karangnongko Kanan 5.203 Ha sebesar 7,90 m3/dt . Kemudian untuk Air Baku Blora, Bojonegoro, Ngawi sebanyak 880 lt/dt, serta PLTMH sebesar 1 MWatt. Potensi irigasi seluas 152.000 hektar,” papar Ali Rahmat.

Sedangkan untuk kebutuhan lahan menurut Ali Rahmat, total seluas 680,3 Ha dengan rincian wilayah Kabupaten Blora 386 Ha dan Kabupaten Bojonegoro 294,3 Ha.

“Untuk pembebasan lahannya nanti akan ada tahapan dan sosialisasinya sendiri dari tim. Pak Bupati tidak perlu khawatir, untuk anggaran pembebasan lahannya akan dicover dari anggaran APBN pemerintah pusat. Kami minta kerjasamanya untuk dampak sosialnya ke masyarakat, dari hati ke hati,” pintanya.

Atas penjelasan dari Kepala Balai Besar dan timnya tersebut, Bupati meminta agar OPD teknis terkait baik dari Bappeda , DPUPR, Dinrumkimhub, Dinporabudpar hingga Dinas Sosial untuk terus berkomunikasi dengan BBWS Bengawan Solo. Sehingga apa-apa saja yang harus dilakukan Pemkab bisa sejalan dan sesuai time schedhulenya.

Untuk diketahui, saat ini masih sampai pada persiapan tahapan pembebasan lahan yakni pemberitahuan perencanaan pembangunan. Bulan Juli akan dilaksanakan pendataan awal untuk konsultasi publik di Agustus. Untuk penetapan lahan mana saja yang akan dibebaskan ditetapkan bulan September hingga Oktober 2021. Adapun target pembangunan selesai pada 2023 akhir.

Hadir mendampingi Bupati dalam acara kunjungan kerja tersebut Wakil Bupati, Plt. Kepala Bappeda, Kepala DPUPR, Kepala Dinrumkimhub, perwakilan Disporabudpar dan OPD terkait lainnya (ADY/Red).

Share:

Semua Anggota DPRD Blora Jalani Test Swab

BLORA - Sebanyak 45 Anggota DPRD Kabupaten Blora menjalani proses pengambilan sampel swab virus corona (Covid-19), Rabu (02/06/2021) menyusul adanya salah satu anggota dewan terpapar Covid -19 berdasarkan hasil swab PCR.

Plt. Sekretaris DPRD Kabupaten Blora, Suryanto membenarkan jika seluruh anggota dewan Blora serta staf Sekretariat jalani swab test. Namun belum semua, dikarenakan ada beberapa anggota dewan dari Komisi B tengah kunker ke luar kota.

“Iya, anggota DPRD Blora jalani swab test, tapi belum semua. Karena ada beberapa anggota dewan dari Komisi B tengah kunker ke luar kota,” ucap Suryanto.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi A DPRD Blora, Supardi ketika dihubungi melalui sambungan telepon seluler.

“Iya, membenarkan jika dirinya dan sejumlah anggota dewan lainnya menjalani swab test, menyusul ada salah satu anggota yang diketahui terpapar Covid,” terang Supardi.

Diketahui, salah satu anggota DPRD Blora diketahui terpapar Covid-19 dan saat ini tengah menjalani perawatan di luar kota. Anggota dewan dimaksud mengaku bahwa dirinya sudah menjalani vaksin dua kali.

“Tidak ada gejala apa-apa, baik sesak nafas, hilang penciuman maupun hilang rasa tidak saya alami. Saya sebenarnya sudah mendapat vaksin dua kali,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes Blora), Edi Widayat membenarkan jika seluruh anggota DPRD Blora jalani swab test. Targetnya, ada 50 orang.

“Targetnya keseluruhannya ada sekitar 50 orang. Diantaranya seluruh anggota dan pendamping,” ujar Edi

Edy Widayat juga mengingatkan, vaksin hanya sebagai pelengkap dari protokol kesehatan. Seseorang yang sudah vaksin masih bisa terkena, tetapi dengan gejala yang lebih ringan.

Untuk itu, Edi mengimbau kepada masyarakat yang sudah divaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Sudah divaksinpun masih bisa tertular kalau tidak menerapkan protokol kesehatan. Seperti tidak memakai masker, tidak menjaga jarak dan tidak menghindari kerumunan serta tidak selalu mencuci tangan pakai sabun,” terang Edi.

Kuncinya, sambung Edi, kita harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Perlu diketahui, dari hasil Test PCR Swab di lingkungan Pasar Tradisional Medang, Senin (31/05/2021) lalu, diketahui ada 3 pedagang setempat dinyatakan positif virus corona atau Covid -19. Hal ini juga dibenarkan oleh Edy Widayat.

“Betul fakta itu,” jelasnya.

Untuk perkembangan kasus Covid-19 di Blora, berdasarkan monitoring data Covid-19 Kabupaten Blora, per Selasa (01/06/2021) pukul 12.21 WIB, ada penambahan kasus Covid baru di Blora sebanyak 45 kasus. Sehingga total jumlah kasus ada 7.013 kasus. Dari jumlah kasus yang ada, yang dinyatakan sembuh sebanyak 6.463 orang, dan yang meninggal dunia sebanyak 354 orang. Untuk yang menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 33 orang, sementara yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 163 orang. (ADY/Red)
Share:

Hot News

Merah Putih Berkibar Gagah di HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Paskibraka Blora Diapresiasi Bupati

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Paskibraka Kabupaten Blora sukses menunaikan tugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-8...

Piblic Service

Piblic Service
Instagram

Blog Archive

Social Media

Technology

Next More »

Labels

Community

Next More »